IHYA RAMADHANI (16, Truncus Arteriosus). Alamat : Jl. Domba No. 47, RT 11/4, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Provinsi Lampung. Ihya merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan. Ihya sudah didiagnosis Truncus Arteriosus atau lebih dikenal sebagai Sakit jantung yang langka sejak berusia 3 tahun. Dan sudah 8 tahun terakhir Ihya menjalani pengobatan rutin di RS Harapan Kita. Sampai saat ini Ihya telah melakukan operasi pemasangan kateter yang keempat. Diperlukan tindakan operasi besar pada jantungnya, tetapi sampai saat ini Ihya belum mendapatkan jadwal operasi. Kondisi Ihya terus menurun, tidak lagi dapat berjalan jauh. Ketika letih tubuh Ihya akan membiru dan pucat. Untuk memantau kondisinya mengharuskan Ihya kontrol ke RS Harapan Kita Jakarta rutin setiap bulan. Orang tua Ihya, Haryya Sakti (45) yang bekerja sebagai tukang servis elektronik dengan penghasilannya tak tentu, dan istrinya, Kusni Darty (44) yang berjualan nasi uduk saat pagi hari tidak mencukupi biaya transport untuk terus menerus berobat. Selama berobat ke RS Harapan Kita, Ihya hanya ditemani sang ibu dan fasilitas jaminan kesehatan yang digunakan berupa Jamkesmas. Bulan Oktober 2019 direncanakan akan melakukan operasi pemasangan kateter yang ke lima. Untuk itu bantuan kembali disampaikan untuk biaya transportasi dana akomodasi ke RS harapan Kita. Ihya merasa bersyukur bisa terus melakukan pengobatan atas bantuan sedekaholics dan Sedekah Rombongan. Bantuan terakhir tercatat dalam Rombongan Baru 26.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 10 Maret 2019
Kurir : @saesarraya @sayasepti Siti Aminah @xkurniawatix

Ihya sudah didiagnosis truncus arteriosus


SULTAN DARUL FASA’AN BIN NANA SUJANA (3 TH), kampung malang nengah desa suka sari kecamatan cipanas kabupaten lebak provinsi Banten, SULTAN DARUL FASA’AN awalnya adalah anak yang aktif sebelum menginjak usia 3 tahun, pada saat itu di tanggal 1 Februari 2019 SULTAN mengalami gejala seperti demam yaitu tubuhnya panas, mungkin pada saat itu orang tua SULTAN mengira gejala tersebut adalah hanya demam biasa lanyaknya anak anak seusianya dan langsung di bawa ke PUSKESMAS terdekat, setelah beberapa hari sepulangnya dari PUSKESMAS suhu tubuh SULTAN tidak ada perubahan malah makin memburuk, perutnya menjadi buncit, badannya menjadi lemas, SULTAN pun kembali di bawa ke PUSKESMAS dan dokter pun menganjurkan agar SULTAN menjalani perawatan di PUSKESMAS, setelah beberapa hari di rawat di PUSKESMAS mungkin pada saat itu orang tua SULTAN kehabisan biaya, karna tidak mempunyai jaminan kesehatan, kondisi orang tuanya tidak mampu, dan SULTAN pun di cabut dari PUSKESMAS dengan kondisi belum membaik, dari semenjak itu kondisi SULTAN semakin memburuk, berkat bantuan dari sodara orang tua SULTAN, SULTAN di bawa ke RUMAS SAKIT KARTINI untuk berobat se sampainya di sana dokter mengajurkan agar SULTAN di rawat namun orang tua SULTAN tidak menanggapi anjuran dokter karna terbentur biaya, se pulang dari RUMAH SAKIT orang tua SULTAN meminta bantuan kepada pihak pemerintah setempat untuk di buat kan JAMINAN KESEHATAN, setelah jaminan kesehatan itu beres SULTAN langsung di bawa ke RUMAH SAKIT ADJI DARMO dan menjalani perwatan, selama beberapa hari menjalani perwatan kondisi SULTAN tidak ada perubahan, bahkan tidak bisa duduk atau berjalan karna kondisi tubuh sangat lemas dan HB darah nya rendah, NIA RUSNIA WATI keluarga orang tua SULTAN, yang pada saat itu membantu mengurus ngurus persayaratan RUMAH SAKIT,bertemu dengan KURIR SEDEKAH ROMBONGAN BANTEN wilayah LEBAK ( sohibul mahmud ) di balai desa (kantor kelurahan), NIA pun menceritakan tentang kondisi SULTAN dan orang tua nya yang sedang di rawat di rumah sakit, KURIR pun segera menengok dan menyurvei, setelah mendapatkan informasi dan data yang akurat, pengajuan pun segera di buat dan di ajukan, dan pada tanggal 26 Maret 2019 bantuan pun segera di salur kan kepada SULTAN yang pada saat itu SULTAN akan di bawa kembali ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan,

JUMLAH BANTUAN : Rp. 500.000,00
TANGGAL PENYALURAN BANTUAN : 26 MARET 2019
KURIR : SOHIBUL.M

Bantuan tunai


ARTAWI (52,Hepaitis B + liver) Alamat : Kp.Pasilianlama Rt 2/3 Ds.Pasilian Kec.Kronjo Kab.Tangerang Prov.Banten. Bpk Artawi seorang ayah yg memiliki dua orang anak yang sehari hari nya bekerja sebagai buruh tani Sejak tahun 2013 mengalami sakit di bagian pinggang dan setelah di periksa pak Artawi mengalami sakit infeksi ginjal dan karna keterbatasan biaya pak artawi pun tak melanjutkan pengobatan nya setelah satu tahun berjalan sakit itu pun malah bertambah parah dan pak Artawi harus di larikan ke RS ternyata pak artawi di diagnosa mengalami sakit Hepatitis B dan semakin lama sakit pak Artawi sudah menjalar ke liver dan perut nya membesar. Pak Artawi sudah melakukan pengobatan ke berbagai RS antara lain RSUD Balaraja ,RSU Tangerang, RS Siloam dan skrng harus control sebulan 2x ke RSCM pasca 2 x oprasi dan pak Artawi harus melakukan sedot cairan yg ada di dlm perut nya Walaupun pak Artawi memilki jaminan kesehatan BPJS namun pak Artawi sering kebingungan kala waktunya tiba untuk kontrol karna tak memiliki uang untuk biaya transportasi ke RSCM. Alhamdulillah sedekah kholic lewat sedekah rombongan menitipkan sedekahnya untuk meringankan beban pak Artawi dalam melakukan pengobatan. Dan ketika kami menyantuni nya untuk yg ke 3kali pak Artawi dalam perawatan RS yaitu di RS Siloam untuk melakukan operasi penyedotan cair di rawat selama 5 hari , 2hari pasca pulang ke rumah setelah perawatan pak Artawi kembali Lg ke RS untuk kontrol dan pencabutan selang ,untuk selanjutnya nya pak Artawi harus tetap melakukan control 2x dlm sebulan. semoga pak Artawi dapat sembuh seperti sediakala Aamiin

Jumlah bantuan : Rp.500.000
Tgl Bantuan : 12 Maret 2019
Kurir : @Alvin @misnamina @fatmahalwiny

Pak Artawi mengalami sakit infeksi ginjal


EEN JALU SUJAI (42,Parkinson saraf/saraf otak) Alamat Kp.Pengkolan Rt 2/1 Ds.Pasir jaya Kec.Cikupa Kab.Tangerang Provinsi.Banten. Ibu Een adalah seorang janda yg ditinggal menikah Lg oleh suami nya sejak ibu Een mengalami sakit 8th yang lalu. Awal sakit nya ibu Een yaitu sering mengalami kesemutan di bagian tangan kaki dan kepala tapi Bu Een tak pernah hiraukan hal itu karena tak ingin membebani anak anak nya. Semakin lama ibu Een sering merasakan kebas di bagian tubuh nya terutama tangan dan kaki dan pada akhir nya tangan dan kaki ibu Een pun tak dapat di gerakan ibu Een mengalami stroke ringan. Ibu Een pun di bawa ke RS Arya Medika Tangerang oleh anak nya dan dan mendapatkan perawatan RS selama 1 Minggu . Satu tahun lama nya ibu Een mengalami sakit suami ibu Een pun pergi meninggalkan kan rumah dan memilih untuk menikah lagi .dalam keadaan sakit seperti itu ibu Een pun mengalami depresi dengan keputusan suami nya yg meninggal kan nya dlm keadaan sakit . Pada akhir nya ibu Een seperti orang yg terganggu jiwanya sering melamun dan teriak teriak dan tak mau makan dan melakukan aktifitas. Ibu Een pun kembali di bawa ke RS Arya Medika dan melakukan pemeriksaan lebih intensif ternyata dokter mendiagnosa ibu Een mengalami sakit Parkinson /saraf otak dan ibu Een hidup nya harus bergantung dg obat . Setiap hari ibu Een harus konsumsi obat yg di anjurkan dokter selama masa pengobatan. Walaupun pengobatan ibu Een di tanggung BPJS namun tidak dg obat yg di konsumsi .ibu Een harus tebus obat sebulan 4x @Rp.300.000 .jadi sebulan untuk obat nya saja ibu Een harus mengeluarkan 1,2 juta Rupiah setiap bulan nya. Hampir 3th ibu Een konsumsi obat dan rasa lelah pun sering menghampiri anak2 nya yg menanggung semua beban hidup ibu Een. Alhamdulillah sedekah Rombongan dapat di pertemukan dg ibu Een wasilah menantu nya(mba Eka) yg pernah liat tayangan kegiatan sedekah rombongan di televise. Dan mba Eka pun menghubungi kurir SR Tangerang untuk menginfokan keadaan orang tua nya. Ucapan terimakasih dari kel.ibu Een kpd sedekah kholic yg telah memberikan bantuan kpd beliau

Jumlah bantuan :Rp.1.000.000
Tgl bantuan : 07 Maret 2019
Kurir @alvin @fatmahalwiny @misnamina

Ibu Een mengalami sakit parkinson /saraf otak


NURSALAMAH ABDULAH (8,Gangguan saraf) Alamat Kp.Rancalabuh Rt 10/2 Ds.Rancalabuh Kec.Kemiri Kab.Tangerang. Nur biasa di panggil adalah seorang anak bontot dari pasangan Bpk Abdulah(56) dan ibu Amsah (50) yg kini sudah bersekolah kelas 1 di SDN Rancalabuh 1.Nur memiliki semangat yg tinggi untuk belajar meskipun memiliki keterbatasan ,Nur tak dapat melihat dan berbicara serta perkembangan motorik nya yg lambat .Nur tidak seperti teman teman nya yg lain namun hal itu tak mematahkan semangat ibu Amsah untuk mengantarkan Nur setiap hari kesekolah meskipun banyak gunjingan dari teman” sesama wali murid yang lain Nur mengalami sakit semenjak dari lahir karena perkembangan janin yg tidak normal ketika hamil nya ,kurangnya informasi dan tak pernah memeriksakan diri ke bidan ketika hamil yg sudah memilki usia rawan akhir nya nur pun terlahir dg kondisi cacat di bagian saraf
Pada masa perkembangan usia balita Nur beda dgn anak anak yg lain keterlambatan fisik motorik serta keterlambatan bicara sampai sekarang .Kini orang tua Nur semangat untuk membawa Nur berobat dan Terapy ke RS Sari Asih Tangerang yg sebelum nya orang tua nya tak pernah membawa nur untuk berobat karena keterbatasan biaya .Nur memilki seorang kk (TUTI BINTI ABDULAH) yg juga mengalami gangguan saraf yg sama dan sedang menjalani pengobatan di RS dan menjadi pasien dampingan sedekah rombongan. Karena melihat semangat Nur yg tinggi untuk sekolah kami kurir SR pun kembali mengajukan bantuan untuk Nur guna menjalani pengobatan ke RS. Semoga Nur bisa sembuh dari sakit nya dan dapat bersekolah tanpa beda dengan yg lain

Jumlah bantuan : Rp.500.000
Tgl bantuan : 07 Maret 2019
Kurir @alvin @fatmahalwiny @misnamina

Nur mengalami gangguan saraf


TAMAH BINTI ADAM (54th, Batu Ginjal) Alamat : Kp.Pasilian Rt 3/3 DS.Pasilian Kec.Kronjo Kab.Tangerang Prov.Banten. Ibu Tamah adalah seorang Ibu rumah Tangga yg memiliki 4 orang Anak dan yang tinggal di daerah pelelangan ikan dan keseharian nya membantu suami nya yang bekerja sebagai nelayan . Ibu Tamah menderita sakit Batu ginjal sejak satu tahun yang lalu awal nya ibu Tamah sering sakit di bagian pinggang dan sering mengalami keram dan kesemutan namun hal itu tak pernah beliau hiraukan ,baru beberapa bulan terakhir sakit ibu Tamah semakin parah dan tak dapat berjalan ibu Tamah pun di bawa ke RSUD Tangerang untuk berobat namun setelah di lakukan pemeriksaan dokter pun menyarankan ibu Tamah untuk di rawat inap dan menjalani operasi karena batu ginjal nya sudah sangat banyak bersarang di dalam ginjal ibu Tamah . Selesai operasi pengangkatan batu ginjal dan menjalani perawatan selama beberapa hari dan ibu Tamah di anjurkan untuk melanjutkan pengobatan rawat jalan setiap bulan. Dan kini stelah beberapa bulan menjalani pengobatan rawat jalan ibu Tamah masih harus menunggu jadwal operasi ke 2 pengangkatan batu ginjal. Setelah menunggu kurang lebih 2 bulan sambil berobat jalan 2x dlm satu bulan tetapi ibu Tamah masih blm dapat jadwal untuk operasi lanjutan dan ibu Tamah masih harus tetap konsumsi obat yg di anjurkan dokter. Walaupun ibu Tamah memiliki kartu jaminan kesehatan KIS namun Suami ibu Tamah kerap kebingungan untuk biaya transportasi berobat ke RS, karena jarak dari rumah ke RS yg cukup jauh dan penghasilan suami ibu Tamah yang hanya seorang nelayan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga. Hal itu beliau ceritakan kepada kami ketika kami sedekah rombongan mengunjungi kediaman beliau untuk memberikan bantuan guna biaya berobat Isti beliau yaitu ibu Tamah. Semoga ibu Tamah segera sembuh dari sakit nya dan dapat beraktifitas seperti biasa nya aamiin

Jumlah bantuan. : Rp.500.000
Tgl bantuan. : 12 Maret 2019
Kurir @nurmamlana @alvin @faymahalwiny @misnamina

Ibu Tamah menderita sakit batu ginjal


SUKRI BIN SUANDA 53 th. Kampung cipaniis desa cipanas kecamatan cipanas kabupaten lebak provinsi Banten, adalah buruh harian lepas di tambang pasir hingga akhir nya di tahun 2014 tekerna penyakit liver yang cukup serius dan kerap keluar masuk rumah sakit, hampir satu tahun penyakit liver yang di derita SUKRI, setelah penyakit liver nya sembuh SUKRI mengalami beberapa gejala seperti kulit menjadi kering,pembengkakan di bagian tangan dan sakit pinggang, SUKRI pun kembali di bawa ke rumah sakit dan kurang lebih satu bulan di rawat di rumah sakit, pihak rumah sakit mengatakan bahwa SUKRI mengalami gagal ginjal, dan harus menjalani transfusi darah satu minggu dua kali selama se umur hidup, syukurnya dengan ke adaan tersebut SUKRI mendapatkan bantuan kartu BPJS dari pemerintah, dari semenjak itu SUKRI kembali menjalani kehidupan pada umum nya, dengan kondisi menjalani transfusi darah satu minggu dua kali seumur hidup di sisi lain SUKRI pun harus membiayai kedua anaknya yang masih sekolah, dengan posisi pekerjaan se adanya tidak menentu, kadang kala di sela sela kehidupan yang kurang mampu dan dengan kondisi sakit, SUKRI kerap merasa mengeluh dan putus asa dengan ke adaan yang ia alami, namun istri nya selalu menguatkan hati nya, agar lebih bersabar dan tabah akan nasib yang keluarga nya alami. SUKRI BIN SUANDA, sudah hampir empat tahun menjalani transfusi darah, walaupun menggunakan jaminan kesehatan, namun transfortasi dan akomodasi tidak tercantum di dalam jaminan kesehatan itu, dan kerap mengalami kesulitan untuk biaya transfortasi bulak balik rumah sakit satu minggu dua kali, sampai sampai SUKRI mempunyai tunggakan hutang kepada sodaranya sebesar 1,5 juta. Dan pada tanggal 16 maret 2019 SEDEKAH ROMBONGAN BANTEN mendapatkan informasi tentang kondisi SUKRI dari sodara BA’A (ketua pemuda kp.cipaniis) dan kurir pun segera mensurvey dan mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang kondisi dan keadaan SUKRI bin SUANDA, hingga pada tanggal 25 Maret 2019 SEDEKAH ROMBONGAN telah menyalurkan bantuan kepada SUKRI bin SUANDA.

JUMLAH BANTUAN : Rp.500.000,00
TANGGAL PENYALURAN BANTUAN : 25 MARET 2019
KURIR : SOHIBUL MAHMUD

Pak sukri mengalami gagal ginjal


YUNUS BIN ROMJALI 29 TH, kampung gunung julang desa lebak situ kecamatan lebak gedong kabupaten lebak provinsi banten, di tengah perekonomian kian menurun,harga sembako kian meningkat YUNUS memaksakan diri untuk mencari nafkah keluarga dengan menjadi kuli di tambang emas, walaupun saat itu cuaca yang kurang mendukung (musim hujan) dan kondisi tambang emas sedang rawan longsor tak menghentikan langkah dan kenyakinan nya untuk menafkahi keluarga, pada saat itu di tambang emas rombongan YUNUS mendapatkan giliran masuk kedalam lobang emas yang berkedalaman kurang lebih 200 Meteran, pada saat itu YUNUS berada di sumur ke 3 dari permukaan lobang, hasil bongkahan bongkahan batu emas yang sudah di ambil dari dasar lobang YUNUS harus membawa kembali bongkahan itu ke permukaan secara estapet,dengan kondisi lobang sempit dan lincin, tidak terduga musibah menimpanya ia tergelincir dari sumur ke tiga jatoh sampai sumur ke empat saat kembali mengambil bongkahan batuan emas, kira kira ketinggian nya mencapai 10 meter, benturan yang keras mengakibatkan patah tulang bagian belakang, beruntung ia masih di berikan hidup oleh sang kuasa walaupun kondisi nya kritis, dari kejadian kecalakaan itu, YUNUS di larikan ke RUMAH SAKIT, Setelah beberapa minggu menjalani perawatan di rumah sakit, dan kembali pulang ke rumah dengan kondisi masa penyembuhan, beberapa minggu ia lalui kehidupannya dengan terbaring di tempat tidur, pada waktu itu YUNUS mengalami beberapa gejala seperti mati rasa, perubahan pencernaan, dan rasa sakit di bagian perut, walaupun kondisi ekonomi yang tidak mampu dan tidak mempunyai jaminan kesehatan YUNUS pun kembali di bawa ke rumah sakit dengan biaya pinjaman kepada tetangga, setelah menjalani pemeriksaan YUNUS harus segera di operasi pada bagian perut, karna menurut dokter kemungkinan usus YUNUS mengalami pembusukan akibat benturan pada waktu itu, operasi pun berjalan dengan lancar, setelah itu YUNUS kembali di bawa pulang dan di rawat di rumahnya, dengan kondisi YUNUS yang tidak membaik dan sering menjalani pengobatan, mungkin istri YUNUS merasa kesal dan cape hingga pada saat itu YUNUS di bawa pulang ke rumah orang tuanya, dan sang istri minta di cerai. Bapak ROMJALI dan sang istri merawat putra dan cucunya, YUNUS dengan kondisi sakit dan anaknya yang masih kecil, sungguh memprihatinkan keadaan keluarga YUNUS, YUNUS dan juga anaknya di rawat oleh kedua orang yang sudah lanjut usia, Sampai sekarang YUNUS masih terbaring sakit, kadang kala di saat kondisinya sedang kritis karna persediaan obatnya habis YUNUS hanya bisa menahan rasa sakit karna tidak mampu untuk membeli obat yang sangat mahal, obat yang harus di beli YUNUS sekitar Rp.2.000.000 an, karna YUNUS tidak mempunyai jaminan kesehatan dan tidak ada tindakan dari pihak pemerintah setempat, YUNUS sangat mengharapkan bisa di bawa dan di rawat di rumah sakit, Pada saat itu tanggal 21 Maret 2019, kurir SEDEKAH ROMBONGAN mendapatkan info tentang keadaan YUNUS dan segera menengok dan menyurveinya, setelah mendapatkan info yang cukup pengajuan pun segera di buat, dan pada tanggal 26 Maret 2019 bantuan pun tersalurkan kepada YUNUS sebesar Rp.500.000,00

JUMLAH BANTUAN : Rp.500.000,00
TANGGAL PENYALURAN BANTUAN : 26 MARET 2019
KURIR : SOHIBUL.M

Pak Yunus mengalami patah tulang bagian belakang


AFWAN FAIJI (3,Tumor mata) Alamat Kp.Benyawakan jaya Rt 5/6 Dan.Klebet Kec.Kemiri Kab.Tangerang. Afwan seorang balita yang ceria meskipun memiliki sakit di bagian mata namun tak pernah menyurutkan semangat nya untuk bermain bersama teman teman sebaya nya. Afwan yg kini tinggal bersama nenek nya hanya bisa merasakan sakit nya dan benjolan dibawah mata nya yg semakin membesar. Afwan yg sudah memilki benjolan di bawah mata sejak bayi dan semakin bertambah nya usia semakin besar pula benjolan tersebut .tak jarang Afwan sering rewel ketika rasa sakit itu dating. Nenek Afwan yg orang kampung dan tak memiliki penghasilan tetap akan dapat berbuat banyak untuk kesembuhan Afwan .orang tua Afwan Bpk Wahruji (39) pergi entah kemana meninggal kan istri dan anak nya sedangkan ibu nya sudah menikah lagi dan di bawa suami nya. Nenek Afwan sudah membawa Afwan berobat dari puskesmas hingga ke RSUD Tangerang dan hasil nya Afwan harus di rujuk ke RSCM untuk di operasi. Nenek Afwan tak dapat melanjutkan pengobatan ke RSCM karena kendala biaya dan transportasi ketidak mampuannya untuk membawa Afwan ke RSCM hingga saat ini Afwan hanya di bawa berobat ke Alternatif. Afwan tidak memilki kartu jaminan kesehatan ketika akan berusaha untuk di urus Afwan juga tidak terdapat dalam kk orang tua nya atau pun nenek nya dan di saat kami menyambangi nya dan membujuk nenek nya untuk membawa Afwan berobat di nenek menolak dg alasan tidak ada yg mendampingi Afwan selama di RS karena si nenek punya kesibukan di rumah untuk berjualan jajanan anak anak guna memenuhi kebutuhan sehari hari
Ketika kurir SR menawarkan untuk mendampingi Afwan si nenek pun berdalih untuk rembukan dulu dengan orang tua Afwan. Semoga ada jln terbaik untuk kesembuhan Afwan

Jumlah bantuan Rp.500.000
Tgl bantuan : 07 Maret 2019
Kurir @alvin @misnamina @fatmahalwiny

Afwan menderita tumor mata


SAMA’AH BINTI ASARI (44,Kulit mengelupas) Alamat Kp.Benyawakan jaya Rt4/6 Ds.Klebet Kec.Kemiri Kab.Tangerang Prov.Banten. Ibu samaah adalah seorang ibu dari dua orang anak yg kini kedua nya masih bersekolah,suami nya yaitu Bpk Sulaeman (46) bekerja sebagai kuli serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu . Sejak 2 tahun lalu ibu samaah mengalami sakit di bagian kulit nya. Semua kulit ibu samaah menghitam dan mengelupas .tak di ketahui pasti apa penyebab nya .gejala awal nya seperti gatal gatal di sekujur tubuh nya dan terasa panas semakin lama semakin panas dan menghitam dan mengelupas. Sudah beberapa kali ibu samaah berobat dari mulai puskesmas,klinik sampai RS namun penyakit nya tak kunjung sembuh malah semakin parah dan kondisi tubuh nya pun semakin memprihatinkan kan dokter pun tidak bisa mendiagnosa penyakit apa yg di derita ibu samaah. Ibu samaah kini tidak dapat beraktifitas tubuh nya semakin lemah dan hanya bisa berbaring di tempat tidur bahkan untuk duduk saja harus di bantu untuk di bangunkan. Keluarga ibu samaah pun sudah pasrah dengan keadaan ibu samaah saat ini. Karena kurang nya biaya untuk berobat lanjutan dan ketidak pastian ttg penyakit ibu samaah keluarga pun hanya bisa pasrah ,walaupun ibu samaah memilki jaminan kesehatan BPJS namun keluarga kesulitan untuk biaya transportasi pergi ke RS untuk memenuhi kebutuhan sehari hari nya pun Bpk Sulaeman sering keteter. Hal itu Bpk Sulaeman ceritakan ke kami kala kami mengunjungi ibu samaah untuk memberikan bantuan guna meringankan sedikit beban ibu samaah dan keluarga.semoga ibu samaah dapat sembuh seperti sediakala

Jumlah bantuan Rp.500.000
Tgl bantuan : 07 Maret 2019
Kurir @alvin @fatmahalwiny @misnamina

Ibu samaah mengalami sakit di bagian kulit


ASTARI SELATIP (49 Stroke) Alamat :Kp.Selatip Rt 12/04 Ds.Lontar Kec.Kemiri Kab.Tangerang Prov.Banten. Bpk Astari seorang kepala keluarga yg kini tidak dapat melakukan aktifitas apapun bahkan tak dapat mencari nafkah untuk keluarga nya dan kini untuk memenuhi kebutuhan sehari hari nya pak Astari bergantung Sama anak bungsu nya yg bekerja Sebagai karyawan di sebuah pabrik. Sudah sejak 2 tahun lalu Bpk Astari terbaring sakit stroke dan lumpuh total dan tak dapat beraktifitas. Awal sakit nya pak Astari memilki riwayat darah tinggi sampai akhirnya di akhir tahun 2017 pembuluh darah pak Astari pecah dan langsung koma selama beberapa bulan dan dalam perawatan RS Siloam Tangerang. Semenjak itu pak Astari mengalami stroke di semua anggota tubuh nya kini pak Astari hanya terbaring lemah di tempat tidur dan harus melakukan rawat jalan ke RS untuk therapy 4x dlm sebulan. Meskipun pak Astari memilki jaminan kesehatan BPJS namun pak Astari kerap kebingungan kala waktu nya tiba untuk kontrol karena tak ada biaya untuk transportasi. Hal itu beliau sampaikan ke kami kala kami mengunjungi nya untuk memberikan sedikit bantuan biaya transportasi berobat jalan untuk pak Astari .semoga pak Astari lekas sembuh

Jumlah bantuan Rp.500.000
Tgl bantuan : 07 Maret 2019
Kurir @alvin @misnamna @fatmahalwiny

Bapak Astari terbaring sakit stroke dan lumpuh total


ALISIA RAHMA SARI (14 thn. Kelenjar getah bening). Kp. Pabuaran RT 002/002 Ds. Buniayu Kec. Sukamulya Kab. Tangerang Prov. Banten. Sudah satu bulan lamanya dek Rahma merasakan sakit di bagian payudaranya yang sebelah kanan. Beberapa kali Suarsih (ibunda Rahma) membawa dek Rahma berobat ke klinik tapi sakit di payudaranya tidak kunjung sembuh, malah bertambah sakit dan membengkak. Karena khawatir dek Rahma terkena kanker payudara, akhirnya ibu Suarsih memberanikan diri membawa dek Rahma berobat ke RSUD Balaraja. Dengan berbekal kartu JKN-KIS yang dibayarkan pemerintah dek Rahma bisa dirawat di RSUD Balaraja Kab. Tangerang. Setelah dilakukan USG dan cek darah diketahui bahwa dek Rahma mengalami pembengkakan kelenjar getah bening dan bukan terkena kanker payudara. Pihak keluarga pun sangat bersyukur terutama ibu Suarsih mengetahui bahwa dek Rahma tidak terkena kanker hanya saja kata dokter dek Rahma harus tetap menjalani operasi karena dikhawatirkan pembengkakan kelenjar getah bening tersebut akan berubah menjadi tumor ganas jika dibiarkan begitu saja. Mendengar hal tersebut ibu Suarsih menjadi sangat bingung dan sedih darimana ia akan mendapatkan uang untuk biaya operasi apalagi ayahnya dek Rahma telah lama meninggal semenjak Rahma masih kecil. Untunglah dek Rahma mempunyai kartu JKN-KIS yang dibayari pemerintah sehingga ia bisa berobat dengan gratis. Setelah dirawat selama delapan hari di RSUD Balaraja dek Rahma diperbolehkan pulang tetapi harus melakukan rawat jalan. Kebetulan ketika kurir SR datang berkunjung, esok harinya dek Rahma akan melakukan kontrol atau rawat jalan ke rumah sakit. Ibu Suarsih dan dek Rahma pun merasa sangat terharu dan berterima kasih kepada para sedekaholick yang telah memberikan bantuan melalui SR untuk biaya transportasi berobat dek Rahma. Semoga Allah segera mengangkat penyakit dek Rahma dan menyembuhkannya. Aamiin.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000;
Tanggal pemberian : 26-03-2019
Kurir : @alvin noor pratama @mistaaja

Rahma mengalami pembengkakan kelenjar getah bening


IBU ITI (90 Tahun).Alamat : Kp. Gerubuk RT. 01 RW. 04, Kec. Bojong Nangka, Kab. Tangerang. Beliau seorang lansia yang setiap harinya beraktifitas ringan seperti sholat, makan, minum, berjalan-jalan didepan halaman rumah. Sebelum penyakit stroke itu datang, kurang lebih 3 bulan yang lalu, nenek Iti sedang mengambil air wudhu untuk menunaikan sholat, namun pada saat masuk kamar mandi nenek Iti terjatuh dan sejak itu badan sebelah kiri nenek Iti tidak bisa digerakkan seperti semula. Nenek Iti ingin sekali sembuh dari penyakitnya namun karena keterbatasan biaya nenek Iti hanya dapat berbaring di atas kasur tipis ala kadarnya. Saat ini nenek Iti pasrah dengan takdir Alloh, semoga Alloh mengangkat penyakit nenek Iti. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan santunan untuk membantu biaya pembelian obat nenek Iti. Semoga Allah berikan kesabaran dan kesembuhan atas penyakit yang diderita nenek Iti.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 31 Maret 2019
Kurir : @seruni

Ibu Iti menderita penyakit stroke


KAISAH BINTI ABING, (75 th. Diabetes). Kp. Pabuaran RT. 002/002 Ds. Buniayu Kec. Sukamulya Kab. Tangerang Prov. Banten. Mak Icah (biasa ia dipanggil), adalah seorang nenek yang aktif dan kuat meskipun sudah sepuh ia masih sanggup untuk mengurus dirinya sendiri tanpa merepotkan orang lain. Ia mengerjakan sendiri pekerjaan rumah tangganya dari mulai memasak, mencuci, membersihkan rumah sampai mengambil air. Sejak suaminya meninggal beberapa tahun yang lalu, Mak Icah hidup seorang diri, ia hanya ditemani oleh salah seorang cucunya (Sandi, 16 th.) yang tinggal bersamanya setelah kedua orang tuanya bercerai. Kelima orang anaknya sudah berkeluarga semua dan tinggal jauh dari rumah Mak Icah. Untuk memenuhi kebutuhan hidup ia dan cucunya mak icah berjualan nasi uduk. Meskipun lelah dan hasilnya tak seberapa tapi bagi Mak icah itu sudah cukup yang penting bisa menyambung hidup ia dan cucunya. Ia tidak mau hidupnya menjadi beban bagi anak-anaknya karena ia sadar bahwa anak-anaknya pun hidup serba kekurangan. Tapi sejak dua bulan lalu ia tidak bisa lagi berjualan karena kakinya luka dan mengoreng. Awalnya kaki Mak icah terkena penyakit gatal kemudian lama-kelamaan karena sering digaruk akhirnya kakinya mengoreng dan bengkak. Ketika diperiksa dokter di Puskesmas ternyata Mak icah terkena diabetes sehingga ia harus rutin berobat dan istirahat penuh. Mak icah pun menjadi sangat bingung dan sedih, bagaimana mungkin ia bisa berobat sedang untuk biaya makan sehari-hari saja ia kesulitan. Alhamdulillah Sedekah Rombongan bisa dipertemukan dengan Mak Icah dan memberikan bantuan lanjutan dari para sedekaholick untuk membantu biaya pengobatan dan kebutuhan hidup Mak Icah. Kondisi terkini Mak Icah alhamdulillah koreng dikakinya sudah kering dan kakinya tidak lagi membengkak. Tapi menurut dokter di klinik tempat Mak Icah berobat ia masih harus kontrol dan rajin minum obat agar penyakitnya tidak kambuh lagi. Semoga Allah segera mengangkat dan menyembuhkan penyakit Mak Icah. Aamiin.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000;
Tanggal pemberian : 26-03-2019.
Kurir #SR : @alvin noor pratama @mistaaja

Mak Icah menderita diabetes


SITI JULEHA (21 th. TB. paru). Kp. Tarikolot RT 003/002 Ds. Kaliasin Kec. Sukamulya Kab. Tangerang Prov. Banten. Teh Leha (biasa ia dipanggil) adalah seorang gadis yang rajin dan ulet. Sejak kecil dia sudah terbiasa membantu ibunya membereskan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, memasak, mencuci piring dan lain sebagainya. Apapun yang ia bisa bantu kerjakan untuk membantu ibunya ia lakukan. Anak kedua dari pasangan ibu Sainah dan bapak Udin ini memang terkenal rajin dan baik hati. Sejak kecil dia sudah terbiasa mandiri dan tidak manja. Teh Leha sadar bahwa keluarganya bukanlah keluarga kaya, ayahnya hanya bekerja sebagai tukang ojek yang penghasilannya tidakl seberapa dan tidak menentu, kadang dapat duit kadang tidak. Teh Leha tidak mau merepotkan dan menambah beban penderitaan kedua orang tuanya, sehingga demi membantu meringankan beban kehidupan orang tuanya Teh Leha rela bekerja sebagai buruh cuci gosok di rumah tetangganya. Uang hasil kerjanya tersebut ia gunakan untuk membiayai sekolahnya dan membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Hal itu ia lakukan sejak kelas satu SMP hingga lulus SMA. Setelah lulus dari SMA Teh Leha tidak bisa melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi karena keterbatasan biaya. Selain itu ia juga tidak tega dengan kondisi ayahnya yang mulai sering sakit-sakitan. Setelah setahun menganggur ia mencoba melamar pekerjaan di sebuah pabrik sepatu swasta di daerah Balaraja dan alhamdulillah diterima. Mulai saat itulah Teh Leha bekerja sebagai buruh pabrik di bagian produksi. Tapi sayang setelah tiga tahun bekerja di pabrik tersebut kondisi kesehatan Teh Leha semakin menurun mungkin disebabkan terlalu lelah bekerja dan kurang istirahat sehingga menyebabkan Teh Leha jatuh sakit. Ia sering mengeluh sakit di dadanya dan sering batuk-batuk. Tapi hal iti tidak ia rasakan ia tidak mau kalah denga rasa sakitnya. Ia tidak mau berhenti bekerja karena sekarang dialah yang menjadi tulang punggung keluarga. Ayahnya sudah tidak ngojeg lagi karena sering sakit-sakitan. Kakaknya sudah menikah dan tinggal di rumah suaminya. Sedangkan adiknya masih membutuhkan banyak biaya untuk sekolah. Teh Leha tidak ingin adiknya seperti dirinya yang hanya bisa sekolah sampai SMA, tapi kalau bisa adiknya harus kuliah dan menjadi sarjana. Tapi apa mau dikata semua tinggal harapan, lama kelamaan sakit Teh Leha semakin parah dan akhirnya ia benar-benar jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Setelah diperiksa dokter dan dilakukan tes lab, ia dinyatakan terkena TB. Paru. Setelah dirawat selama kurang lebih satu minggu di RSUD Balaraja ia diperkenan pulang tapi diharuskan berobat jalan selama enam bulan agar kondisinya benar-benar pulih dan sehat kembali. Untunglah biaya pengobatan dan berobat jalan bisa ditanggung BPJS sehingga Teh Leha tidak khawatir akan biayanya, tapi yang membuatnya khawatir adalah biaya untuk bolak balik berobat dan biaya untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari sedangkan selama enam bulan kedepan ia harus berhenti bekerja karena harus istirahat total agar bisa segera sembuh. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Teh Leha serta keluarganya dan memberikan bantuan lanjutan untuk biaya transportasi berobat dan biaya kebutuhan hidup Teh Leha. Kondisi terkini Teh Leha masih terus kontrol atau berobat jalan dua minggu sekali tapi karena RSUD Balaraja cukup jauh dari kediaman Teh leha ia minta dipindahkan kontrolnya ke Puskasmas Sukamulya. Semoga Allah segera menyembuhkan dan mengangkat penyakit Teh Leha. Aamiin.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000;
Tanggal pemberian: 26-03-2019
Kurir : @alvin noor pratama @mistaaja

Teh leha menderita TB Paru


Siti binti Kusen (47th, Kanker Payudara) Kp. Batung rt/rw 003/005 Ds Cinangka Kec Cinangka Kab Serang Banten. Bu Siti sapaan sehari-hari, mempunyai tiga orang anak dan dua orang cucu. Ibu Siti merupakan pasien Kanker Payudara dampingan Sedekah Rombongan . Kondisi saat ini payudara sebelah kanan mengalami pembengkakan dan mengeras. Sehingga memerlukan tindakan selanjutnya untuk segera ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam. Bu siti memerlukan biaya untuk transpotrasi ke RS Darmais di Jakarta yang cukup jauh dari kediamannya. Sedekaholic membantu meringankan biaya transportasi bu Siti. Kanker payudara sebelah kiri berhasil dioperasi. Bu Siti dan keluarga menghaturkan terima kasih untuk para donatur SR yang telah membantunya.

Tanggal pemberian bantuan : 27 Maret 2019
Besar Bantuan : Rp 500.000,.
Kurir @evairmakusmayanti

Bu Siti menderita kanker payudara


JURI BIN SEMAT, (38 th. Katarak). Kp. Pabuaran RT 002/002 Ds. Buniayu Kec. Sukamulya Kab. Tangerang Prov. Banten. Kang Juri (begitu dia biasa dipanggil) adalah seorang pekerja keras yang pantang menyerah meskipun dengan kekurangan penglihatan yang dimilikinya, ia tak pernah putus asa untuk mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan hidup dia dan ibunya yang sudah tua. Ya putera keempat dari pasangan ibu Juriah dengan bapak Semat almarhum ini memang hanya hidup berdua dengan ibunya, ketiga kakak-kakaknya sudah menikah semua dan tinggal jauh dari desanya. Kang Juri menderita kelainan pada matanya sejak lahir, ia tidak bisa melihat benda di sekitarnya dengan jelas sehingga terkadang ia menabrak atau terjatuh karena tidak tahu akan apa yang ada di depannya. Meskipun begitu semangatnya untuk bekerja sangat luar biasa, demi untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan ibunya ia rela bekerja apa saja dari menjadi kuli bangunan sampai menjadi buruh harian lepas di sebuah lapak barang bekas. Bahkan dulu kang Juri pernah bekerja sebagai buruh pabrik kompor rumahan di Jakarta. Tapi semenjak beberapa bulan yang lalu kang Juri tidak bisa lagi bekerja karena kelainan yang terjadi pada matanya semakin parah, matanya sekarang tidak bisa lagi melihat alias buta. Menurut diagnosis dokter di Puskesmas, kedua bola mata kang Juri terkena katarak dan kalau ingin bisa melihat normal kembali matanya harus dioperasi. Mendengar hal tersebut kang Juri sangat sedih bercampur bingung darimana dia bisa mendapatkan biaya operasi untuk mengobati matanya sedangkan untuk makan sehari-hari saja dia kesusahan. Sejak matanya buta ia tidak bisa bekerja, untuk makan sehari-hari ia dan ibunya hanya mengandalkan kiriman uang dari kakak-kakanya yang sudah berkeluarga dan tinggal jauh. Itu pun tidak seberapa karena kondisi kehidupan kakaknya sama saja dengan dia hanya bekerja serabutan sebagai buruh harian lepas atau kuli bangunan. Untungnya banyak dari tetangga kang Juri yang merasa iba akan kesusahanya dan terkadang memberikan bantuan baik berupa makanan ataupun uang kepadanya. Alhamdulillah Kurir SR bisa dipertemukan dengan kang Juri dan menyampaikan bantuan lanjutan dari para sedekaholick kepada kang Juri. Syukurlah sekarang kang Juri sudah membuat BPJS tapi belum bisa digunakan karena harus menunggu pencetakan kartu BPJSnya terlebih dahulu. Mudah-mudahan kartu BPJSnya bisa segera selesai dan kang Juri bisa langsung berobat ke rumah sakit untuk dioperasi. Semoga bantuan tersebut bisa membantu meringankan beban penderitaan kang Juri dan semoga Allah segera mengangkat dan menyembuhkan penyakitnya. Aamiin.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000;
Tanggal pemberian : 26-03-2019
Kurir : @alvin noor pratama @mistaaja

Pak juri menderita katarak


MTSR JOGJA (AB 1583 VT, Operasional Bulan Januari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR ini juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk transportasi menuju rumah target pasien (survey pasien) dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka atau mengantar ke pemakaman. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap atau ambulan yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Masyarakat yang membutuhkan ambulans transport ini bisa menghubungi nomor hotline 081906800900. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans transport Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta utamanya wilayah Kabupaten Gunungkidul. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pembelian bahan bakar minyak selama awal Januari sampai dengan pertengahan bulan Januari 2019, serta biaya perawatan antara lain service Tie Road Stabil. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada Rombongan Baru 34.

Jumlah Bantuan : Rp.4.269.600 ,-
Tanggal : 30 Januari 2019
Kurir: @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Januari 2019


MTSR JOGJA (AB 1473 RT, Operasional Bulan Januari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) atau biasa dikenal dengan ambulans transport ini difungsikan sebagai kendaraan operasional yang mensupport pengabdian Sedekah Rombongan kepada dhuafa pada khususnya dan masyarakat umum. Saat ini, Sedekah Rombongan wilayah Jogja memiliki lima unit mobil tanggap, yakni empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta terutama di Kabupaten Gunungkidul. Kendaraan ini juga biasa digunakan untuk mendukung kurir Sedekah Rombongan saat survei pasien, proses santunan dan pendampingan pasien, juga menjemput dan mengantar pasien dari rumah ke rumah sakit atau sebaliknya, dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline MTSR 081906800900. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian bahan bakar awal bulan Januari hingga pertengahan bulan Januari 2019. Pelaporan MTSR Jogja sebelumnya dilaporkan di Rombongan Baru 34. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala jariyah bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.949.600,-
Tanggal : 30 Januari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Januari 2019


MTSR JOGJA (AB 9032 WK, Operasional Bulan Januari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) ialah kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses survei pasien, menyampaikan santunan, dan antar-jemput pasien dari rumah ke rumah sakit. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan wilayah Jogja diberi amanah enam unit mobil tanggap, lima mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 9032 WK ini ialah salah satu MTSR yang dioperasionalkan sebagai ambulans transport. MTSR ini mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Biaya bulan operasional ini untuk pembelian bahan bakar, selama pertengahan bulan Januari 2019. Biaya ini juga digunakan untuk perawatan MTSR antara lain pembelian Aki dan Tambal Ban Tubles, Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada laporan Rombongan Baru 33. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan.­

Jumlah Bantuan : Rp. 4.995.100,-
Tanggal : 30 Januari 2109
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Januari 2019


MTSR JOGJA (AB 9032 WK, Operasional Bulan Februari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) ialah kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses survei pasien, menyampaikan santunan, dan antar-jemput pasien dari rumah ke rumah sakit. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan wilayah Jogja diberi amanah enam unit mobil tanggap, lima mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 9032 WK ini ialah salah satu MTSR yang dioperasionalkan sebagai ambulans transport. MTSR ini mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Biaya bulan operasional ini untuk pembelian bahan bakar, selama pertengahan bulan Januari hingga pertengahan Februari 2019. Biaya ini juga digunakan untuk perawatan MTSR antara lain pembelian Aki dan Tambal Ban Tubles, Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada laporan Rombongan Baru 33. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan.­

Jumlah Bantuan : Rp. 3.334.600,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Februari 2019


MTSR JOGJA (AB 1583 VT, Operasional Bulan Februari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR ini juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk transportasi menuju rumah target pasien (survey pasien) dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka atau mengantar ke pemakaman. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap atau ambulan yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Masyarakat yang membutuhkan ambulans transport ini bisa menghubungi nomor hotline 081906800900. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans transport Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta utamanya wilayah Kabupaten Gunungkidul. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pembelian bahan bakar minyak selama awal Januari sampai dengan pertengahan bulan Januari 2019, serta biaya perawatan antara lain service Tie Road Stabil. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada Rombongan Baru 34.

Jumlah Bantuan : Rp. 6.274.600 ,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir: @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Februari 2019


MTSR JOGJA (AB 1473 RT, Operasional Bulan Februari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) atau biasa dikenal dengan ambulans transport ini difungsikan sebagai kendaraan operasional yang mensupport pengabdian Sedekah Rombongan kepada dhuafa pada khususnya dan masyarakat umum. Saat ini, Sedekah Rombongan wilayah Jogja memiliki lima unit mobil tanggap, yakni empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta terutama di Kabupaten Gunungkidul. Kendaraan ini juga biasa digunakan untuk mendukung kurir Sedekah Rombongan saat survei pasien, proses santunan dan pendampingan pasien, juga menjemput dan mengantar pasien dari rumah ke rumah sakit atau sebaliknya, dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline MTSR 081906800900. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian bahan bakar pertengahan bulan Januari hingga pertengahan Februari 2019. Pelaporan MTSR Jogja sebelumnya dilaporkan di Rombongan Baru 34. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala jariyah bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.919.600,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Februari 2019


NAZRAN MUHAMMAD AKBAR KHALFANI (3 / Pasien, NAZRAN MUHAMMAD AKBAR KHALFANI , Gloucoma + CP) Dusun Trimulyo RT 02 RW 01 Desa Trimulyo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah Sejak usia 1.5 bulan ananda Akbar sapaan akrabnya, diberikan ujian dari Alloh. Saat itu gejala awal yang ditunjukkan adalah demam dan kejang, kemudian orang tua membawa Ananda ke bidan desa setempat. Karena kondisi Ananda yang semakin parah lalu dirujuk ke RS. Tjitro Wardjojo Purworejo selama 3 minggu dengan menggunakan fasilitas Jamkesda. Dari efek sakit panas dan kejang kemudian terjadi pendarahan otak yang menyebabkan semakin lama fungsi penglihatan menurun, hydrocepallus dan mengalami perkembangan mental. Atas saran dari dokter yang menangani ananda dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta agar hasil diagnosa dan penanganan lebih lanjut bisa dilaksanakan semaksimal mungkin. Hasil diagnosa dokter gangguan mata ananda karena Gloucoma. Ananda Akbar adalah anak bungsu dari 3 bersaudara pasangan bapak Bambang Sukmantoro (50) dan ibu Elin Herlina (37). Pak Bambang yang berprofesi sebagai penjual sembako tidak cukup untuk membawa ananda berobat ke RS Sardjito Yogjakarta. Selain hasilnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari pak Bambang juga masih membiayai sekolah kedua kakak ananda Akbar. Alhamduliah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ananda Akbar, kami prihatin dengan kondisi Ananda yang hampir 7 bulan tidak ditanggani medis dengan semestinya. Ananda Akbar telah menjadi pasien dampingan sedekah rombongan sejak tahun 2016. Ia sering singgah di rumah singgah sedekah rombongan Jogja selama menjalani pengobatan di RSUP Sardjito. Saat ini ia masih menjalani terapi rutin untuk perkembangan kesehatannya. Bantuan kali ini untuk biaya fisioterapi, pembelian obat yang tidak tercover Jamkesda dan pembelian susu Akbar selama bulan Januari 2018. Bantuan sebelumnya telah terlapor pada Rombongan Baru 21.

Kurir : @anggakusumaari @najwaaFN @panggihjuni Perawat RSSR Jogja
Jumlah:Rp. 742.317,-
Tanggal: 29 Januari 2018

Akbar menderita gloucoma


NAZRAN MUHAMMAD AKBAR KHALFANI (3 / Pasien, NAZRAN MUHAMMAD AKBAR KHALFANI , Gloucoma + CP) Dusun Trimulyo RT 02 RW 01 Desa Trimulyo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah Sejak usia 1.5 bulan ananda Akbar sapaan akrabnya, diberikan ujian dari Alloh. Saat itu gejala awal yang ditunjukkan adalah demam dan kejang, kemudian orang tua membawa Ananda ke bidan desa setempat. Karena kondisi Ananda yang semakin parah lalu dirujuk ke RS. Tjitro Wardjojo Purworejo selama 3 minggu dengan menggunakan fasilitas Jamkesda. Dari efek sakit panas dan kejang kemudian terjadi pendarahan otak yang menyebabkan semakin lama fungsi penglihatan menurun, hydrocepallus dan mengalami perkembangan mental. Atas saran dari dokter yang menangani ananda dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta agar hasil diagnosa dan penanganan lebih lanjut bisa dilaksanakan semaksimal mungkin. Hasil diagnosa dokter gangguan mata ananda karena Gloucoma. Ananda Akbar adalah anak bungsu dari 3 bersaudara pasangan bapak Bambang Sukmantoro (50) dan ibu Elin Herlina (37). Pak Bambang yang berprofesi sebagai penjual sembako tidak cukup untuk membawa ananda berobat ke RS Sardjito Yogjakarta. Selain hasilnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari pak Bambang juga masih membiayai sekolah kedua kakak ananda Akbar. Alhamduliah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ananda Akbar, kami prihatin dengan kondisi Ananda yang hampir 7 bulan tidak ditanggani medis dengan semestinya. Ananda Akbar telah menjadi pasien dampingan sedekah rombongan sejak tahun 2016. Ia sering singgah di rumah singgah sedekah rombongan Jogja selama menjalani pengobatan di RSUP Sardjito. Saat ini ia masih menjalani terapi rutin untuk perkembangan kesehatannya. Bantuan kali ini untuk biaya fisioterapi, pembelian obat yang tidak tercover Jamkesda dan pembelian susu Akbar selama bulan Desember 2018. Bantuan sebelumnya telah terlapor pada Rombongan Baru 21.

Kurir : @anggakusumaari @najwaaFN @panggihjuni Perawat RSSR Jogja
Jumlah:Rp. 569.600,-
Tanggal: 29 Desember 2018

Akbar menderita gloucoma


RSSR Jogja (Operasional Bulan Januari 2019). Alamat : Jalan Munggur Gang Permadi No. 50A RT 15/5, Demangan Kidul, Demangan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. RSSR Jogja merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara para pasien dampingan Sedekah Rombongan. RSSR Jogja ini makin dikenal oleh masyarakat sebagai rumah singgah yang diperuntukkan khusus bagi pasien dampingan Sedekah Rombongan yang berasal dari golongan tidak mampu. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. RSSR Jogja sejak 1 Januari 2019 telah menempati rumah singgah yang baru. Di rumah singgah baru ini pasien anak dan dewasa tinggal disatu rumah yang sama dengan pemisahan kamar pasien dewasa dan anak. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya operasional bulan Januari yang meliputi biaya administrasi perkantoran, biaya telekomunikasi perawat, pembelian perlengkapan RSSR, dan biaya listrik/air/internet, biaya pemeliharaan dan peralatan rumah singgah. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan Baru 33. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.808.399,-
Tanggal : 31 Januari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @najwaaFN @panggihjuni Perawat RSSR

Biaya operasional bulan Januari 2019


RSSR JOGJA (Bantuan Biaya Makan dan Obat Pasien Januari 2019) Alamat : Jalan Munggur Gang Permadi No. 50A RT 15/5, Demangan Kidul, Demangan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rumah Singgah Sedekah Rombongan merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan. Pasien-pasien tersebut sedang melakukan pengobatan rawat jalan di rumah sakit rujukan di Yogyakarta, seperti RSUP dr. Sardjito, RS Panti Rapih, dan RSPAU dr. Hardjolukito. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Kemudian pasien yang telah selesai berobat diantarkan kembali ke rumah masing-masing. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Setiap hari, rata-rata RSSR Jogja dihuni oleh 10-17 pasien beserta pendamping pasien. Pasien yang singgah di RSSR Jogja tidak hanya berasal dari wilayah DIY, tetapi ada juga yang berasal dari luar Kota Jogja, misalnya Purworejo, Purwokerto, Banjarnegara, Temanggung bahkan dari luar pulau seperti Sorong, Batam dsb. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya konsumsi dan katering pasien, biaya pembelian suplemen pasien, pembelian obat-obatan untuk pasien fisioterapi pasien, dan biaya hidup pasien selama bulan Januari 2018. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan Baru 33. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 12.627.498,-
Tanggal : 30 Januari 2019
Kurir: @anggakusumaari @wulansa43510514 @najwaaFN @panggihjuni Perawat RSSR

Bantuan biaya makan dan obat pasien Januari 2019


MTSR JOGJA (AB 1056 EG, Operasional Bulan Januari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses pendampingan pasien dhuafa. Kegiatannya antara lain survei target pasien, penyampaian santunan, dan pendampingan dari rumah ke rumah sakit/rumah singgah atau sebaliknya. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk menyampaikan amanah dari sedekaholics untuk pondok/panti asuhan dan tempat ibadah. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 1056 EG inilah MTSR yang disebut mobil penumpang. Meski disebut mobil penumpang, wilayah operasional MTSR ini pun sama dengan yang lain, yaitu mengcover wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Bantuan ini digunakan untuk pembelian bahan bakar selama bulan Januari 2019. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada Rombongan Baru 33. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.044.600,-
Tanggal : 30 Januari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Januari 2019


MTSR JOGJA (AB 9043 WK, Operasional Bulan Januari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. MTSR diperuntukkan utamanya untuk pasien dhuafa, sebagai fasilitas pendukung proses menjemput kesembuhan. Selain untuk pasien dampingan Sedekah Rombongan, masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Sedekah Rombongan Jogja memiliki enam unit mobil tanggap, lima mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. Tiga diantaranya dioperasionalkan di area Yogyakarta, dua ambulans difokuskan untuk mengcover wilayah Kabupaten Gunungkidul, dan satu ambulan untuk area Kulonprogo. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta dan sekitarnya. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk mensurvei calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Bantuan ini dipergunakan untuk service kenteng, pembelian lampu mobil dan bahan bakar selama bulan Januari 2019. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada Rombongan Baru 34. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala yang berlipat dari tiap putaran rodanya bagi sedekaholics Sedekah Rombongan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.298.600,-
Tanggal : 30 Januari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Januari 2019


RSSR Jogja (Operasional Bulan Februari 2019). Alamat : Jalan Munggur Gang Permadi No. 50A RT 15/5, Demangan Kidul, Demangan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. RSSR Jogja merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara para pasien dampingan Sedekah Rombongan. RSSR Jogja ini makin dikenal oleh masyarakat sebagai rumah singgah yang diperuntukkan khusus bagi pasien dampingan Sedekah Rombongan yang berasal dari golongan tidak mampu. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. RSSR Jogja sejak 1 Januari 2019 telah menempati rumah singgah yang baru. Di rumah singgah baru ini pasien anak dan dewasa tinggal disatu rumah yang sama dengan pemisahan kamar pasien dewasa dan anak. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya operasional bulan Februari yang meliputi biaya administrasi perkantoran, biaya telekomunikasi perawat, pembelian perlengkapan RSSR, dan biaya listrik/air/internet, biaya pemeliharaan dan peralatan rumah singgah. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan Baru 33. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.775.750,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @najwaaFN @panggihjuni Perawat RSSR

Biaya operasional bulan Februari 2019


RSSR JOGJA (Bantuan Biaya Makan dan Obat Pasien Februari 2019). Alamat : Jalan Munggur Gang Permadi No. 50A RT 15/5, Demangan Kidul, Demangan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rumah Singgah Sedekah Rombongan merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan. Pasien-pasien tersebut sedang melakukan pengobatan rawat jalan di rumah sakit rujukan di Yogyakarta, seperti RSUP dr. Sardjito, RS Panti Rapih, dan RSPAU dr. Hardjolukito. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Kemudian pasien yang telah selesai berobat diantarkan kembali ke rumah masing-masing. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Setiap hari, rata-rata RSSR Jogja dihuni oleh 10-17 pasien beserta pendamping pasien. Pasien yang singgah di RSSR Jogja tidak hanya berasal dari wilayah DIY, tetapi ada juga yang berasal dari luar Kota Jogja, misalnya Purworejo, Purwokerto, Banjarnegara, Temanggung bahkan dari luar pulau seperti Sorong, Batam dsb. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya konsumsi dan katering pasien, biaya pembelian suplemen pasien, pembelian obat-obatan untuk pasien fisioterapi pasien, dan biaya hidup pasien selama bulan Februari 2019. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan Baru 33. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 12.140.099,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir: @anggakusumaari @wulansa43510514 @najwaaFN @panggihjuni Perawat RSSR

Bantuan biaya bakan dan obat pasien Februari 2019


MTSR JOGJA (AB 1056 EG, Operasional Bulan Februari 2019). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses pendampingan pasien dhuafa. Kegiatannya antara lain survei target pasien, penyampaian santunan, dan pendampingan dari rumah ke rumah sakit/rumah singgah atau sebaliknya. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk menyampaikan amanah dari sedekaholics untuk pondok/panti asuhan dan tempat ibadah. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 1056 EG inilah MTSR yang disebut mobil penumpang. Meski disebut mobil penumpang, wilayah operasional MTSR ini pun sama dengan yang lain, yaitu mengcover wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Bantuan ini digunakan untuk pembelian bahan bakar selama bulan Februari 2019. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada Rombongan Baru 33. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.219.600,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Februari 2019


MTSR JOGJA (AB 9043 WK, Operasional Bulan Februari 2019.Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. MTSR diperuntukkan utamanya untuk pasien dhuafa, sebagai fasilitas pendukung proses menjemput kesembuhan. Selain untuk pasien dampingan Sedekah Rombongan, masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Sedekah Rombongan Jogja memiliki enam unit mobil tanggap, lima mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. Tiga diantaranya dioperasionalkan di area Yogyakarta, dua ambulans difokuskan untuk mengcover wilayah Kabupaten Gunungkidul, dan satu ambulan untuk area Kulonprogo. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta dan sekitarnya. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk mensurvei calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Bantuan ini dipergunakan untuk bahan bakar selama bulan Februari 2018Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada Rombongan Baru 34. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala yang berlipat dari tiap putaran rodanya bagi sedekaholics Sedekah Rombongan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 919.600,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bulan Februari 2019

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 IHYA RAMADHANI 1,500,000
2 SULTAN DARUL FASA’AN BIN NANA SUJANA 500,000
3 ARTAWI 500,000
4 EEN JALU SUJAI 1,000,000
5 NURSALAMAH ABDULAH 500,000
6 TAMAH BINTI ADAM 500,000
7 SUKRI BIN SUANDA 500,000
8 YUNUS BIN ROMJALI 500,000
9 AFWAN FAIJI 500,000
10 SAMA’AH BINTI ASARI 500,000
11 ASTARI SELATIP 500,000
12 ALISIA RAHMA SARI 500,000
13 IBU ITI 500,000
14 KAISAH BINTI ABING 500,000
15 SITI JULEHA 500,000
16 Siti binti Kusen 500,000
17 JURI BIN SEMAT 500,000
18 MTSR JOGJA 4,269,600
19 MTSR JOGJA 3,949,600
20 MTSR JOGJA 4,995,100
21 MTSR JOGJA 3,334,600
22 MTSR JOGJA 6,274,600
23 MTSR JOGJA 4,919,600
24 NAZRAN MUHAMMAD AKBAR KHALFANI 742,317
25 NAZRAN MUHAMMAD AKBAR KHALFANI 569,600
26 RSSR Jogja 2,808,399
27 RSSR Jogja 12,627,498
28 MTSR JOGJA 3,044,600
29 MTSR JOGJA 5,298,600
30 RSSR Jogja 3,775,750
31 RSSR Jogja 12,140,099
32 MTSR JOGJA 1,219,600
33 MTSR JOGJA 919,600
Total 80,889,163