AHMAT AZIKUR ROHMAN, (1, Penyakit Jantung Bawakan) Alamat Dusun Karang Semanding RT/RW 001/011, Desa Sukorjo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ahmat Azikur Rohman adalah anak kedua dari pasangan Bapak Ahmad Tauhid (36) dan Ibu Arifah Mahtum (24), yang lahir di Puskesmas Bangsalsari dengan keadaan Normal. Setelah tiga bulan berlalu adik Azikur Rohman mengalami muncul seperti bibir berwarna biru, lidah berwarna biru dan juga sesak pada pernapasan. Lalu oleh pihak keluarga adik Azikur Rohman di bawa ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakit yang dialaminya. Setelah sampai di Puskesmas, adik Azikur Rohman di periksa dan oleh pihak Dokter menyatakan bahwa adik Azikur Rohman mengalami kelainan pada Jantungnya memerlukan rujukan ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Karena orang tua Aziku Rohman tidak memiliki biaya dan tidak memiliki Jaminan apapun akhirnya Azikur Rohman dirawat di rumahnya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari warga sekitar bahwa adik Azikur Rohman memerlukan bantuan karena dari keluarga kurang mampu. Orang tua adik Azikur Rohman bekerja sebagai pedagang arum manis yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi ke tempat tinggal keluarga adik Azikur Rohman dan bersilahturahmi. Karena adik Azikur Rohman memiliki jaminan apapun, Kurir Sedekah Rombongan mengurus Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS NON PBI Kelas III yang meringankan beban pembiayaan selama di rumah sakit. Dan setelah Jaminan Kesehatan mulai Aktif Kurir Sedekah Rombongan langsung meminta rujukan dari Puskesmas ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan setelah tiba di RSUD Dr. Soebandi Jember adik Azikur Rohman di periksa dan Dokter menyatakan adik Azikur mengalami kelainan jantung. Dan disarankan untuk opname perbaikan kondisi. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Azikur Rohman. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembayaran BPJS setiap bulan, pembelian Suplemen dan Akomodasi selama di Rumah Sakit. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Azikur Rohman dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 20

Jumlah Santunan : Rp. 709.500,-
Tanggal : Desember 2018, Januari 2019, 22 Februari 2019
Kurir : @yudhoari @firmanyusnizar @viandwiprayugo @edikpurwanto

Azikur Rohman mengalami kelainan pada jantungnya


MUHAMMAD RAFA AZKA SATRIA, (2, Hydrocephalus) Alamat Dusun Kedungsuko 003/030, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ibu Ika Famawati (23) sedang hamil anak yang ketiga dari pasangan Kukuh Haryadi (31) kandungan istrinya sudah menginjak 10 bulan. Ibu Ika mengalami kesakitan untuk melahirkan Bayinya. Akhirnya pihak keluarga membawanya ke puskesmas terdekat karena mengalami pendarahan terus menerus, bidan setempat memberikan solusi untuk merujuk ke rumah sakit RSUD Balung Jember karena kondisi Ibu Ika darurat. Setelah sampai di rumah sakit RSUD Balung, selama 30 menit Ibu Ika melahirkan bayi kembar. Selang 3 hari salah satu bayi tersebut meninggal dunia di RSUD Balung. Bayi pertama mendapatkan perawatan 26 hari di RSUD Balung, tak lama kemudian Dokter merujuk ke rumah sakit Dr. Soebandi Jember karena alat RSUD Balung kurang memadai, karena Pasien mengalami Gangguan di kepala. Setelah sampai di rumah sakit Dr. Soebandi Jember bayi tersebut mendapatkan perawatan selama 1 bulan, Dan akhirnya setelah 1 bulan berlalu bayi tersebut dipulangkan, Dokter hanya menyarankan untuk rawat jalan. Karena kondisi keluarga tidak mampu untuk pengobatan anaknya akhirnya tidak Kontrol. Orang tua Adik Rafa kebingungan karena kondisi anaknya semakin menurun, Akhirnya orang tua tersebut mendatangi rumah kepala desanya untuk meminta bantuan. Dan setelah itu Bapak kepala desa setempat mehubungi salah satu Kurir Sedekah Rombongan memohon bantuan untuk mendapampingi selama dirumah sakit dan Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi rumah adik Rafa untuk bersilahturahmi kerumahnya untuk membantu biaya pengobatan adik Rafa. Adik Rafa anak dari Pasangan Kukuh Haryadi (31) dan Ibu Ika (23). Bapak Kukuh haryadi bekerja sebagai Tambal Ban di pinggir jalan yang penghasilannya tidak memungkinkan. Keluarga adik Rafa ini tergolong orang tidak mampu. Dan tempat tinggal yang di tempati hanya menumpang kepada Pamannya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Rafa. Santunan yang berikan sebagai Akomodasi selama dirumah sakit, Biaya BPJS dan pembelian Suplemen. Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh dariNya. Aamiin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 18

Jumlah Santunan : Rp. 513.100,-
Tanggal : November 2018, Desember 2018, Januari 2019, 26 Februari 2019
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firmanyusnizar @edikpurwanto

Azka menderita hydrocephalus


DWI AFIFATUL MAULIDAH, (7, Gangguan Syaraf, histeria) Alamat Kp Tunjang RT/RW 02/02, Desa Widoro Payung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Pada sore hari tahun 2015 Adik Afifa sedang berjalan-jalan hendak menyeberang ke seberang jalan. Tepat sebelum sampai ke trotoar adik Afifa tertabrak oleh sepeda angin, adik Afifa terpental dan kepala adik Afifa terbentur ke tepi trotoar, seketika itu adik Afifa muntah-muntah tetapi tidak sampai terjadi perdarahan hanya lebam pada kepala bagian samping (pelipis). Saat itu juga keluarga membawa adik Afifa ke bidan setempat, karena menurut bidan adik Afifa tidak terjadi hal yang gawat, adik Afifa hanya diberikan obat anti nyeri saja. Namun setelah beberapa hari (kurang lebih 2-3 hari dari kejadian) adik Afifa merasa pusing dan terus menerus menangis, karena keluarga menganggap hal tersebut berbahaya, keluarga membawa ke dokter spesialis anak untuk mencari pengobatan lanjutan, dari dokter tersebut adik Afifa disarankan pergi ke rumah sakit untuk menjalani tes kesehatan terpadu yaitu CT Scan, menurut dokter dikhawatirkan terjadinya cedera otak. Karena terbentur oleh dana dan transportasi keluarga hanya meminta obat jalan sementara, maka dokter hanya memberikan obat suplemen vitamin biasa. Selang beberapa tahun karena adik Afifa tidak ada keluhan yang berarti keluarga membiarkan saja. Namun setelah 2 tahun dari kejadian tersebut atau tepatnya sekitar tahun 2017, adik Afifa sering mengalami pusing dan sering pingsan, dan sampai saat ini adik Afifa tidak mendapatkan pelayanan medis yang layak karena masalah dana dan sebagainya. Kondisi terakhir saat survei adik Afifa tampak sering melamun dan berteriak sendiri, terkadang marah-marah tanpa ada hal yang jelas (histeris). Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para sedekaholics untuk membantu adik Afifa. Santunan yang diberikan untuk pembayaran tunggakan BPJS dan Akomodasi. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Afifa, Semoga sakit yang dialaminya dapat segera pulih seperti sediakala Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Maret 2019
Kurir : @firmanyusnizar @viandwiprayugo @budaili

Dwi menderita gangguan syaraf, histeria


HOFILA BINTI HASIM JAZULI, (47, Lhymphoma) Alamat JL KH Hasan GG Melati RT005/RW001, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Hofila biasa beliau panggil. Empat Bulan yang lalu Ibu Hofila memiliki benjolan kecil di pipi sebelah kanan, tetapi oleh Ibu Hofila dibiarkan karena hanya dianggap benjolan biasa dan tetapi semakin lama benjolan tersebut semakin membesar. Oleh keluarga diperiksakan lah ke RS di Probolinggo untuk mengetahui penyakit yang dialaminya. Setelah hasil CT Scan Diagnosa Dokter menyatakan bahwa Ibu Hofila mengalami penyakit Giant Lymphoma. Dokter menyarankan untuk di rujuk ke RS Saiful Anwar Malang. Ibu Hofila memiliki Jaminan Kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III yang meringankan beban keluarganya dalam pengobatan Ibu Hofila. Setelah dirujuk ke RS Saiful Anwawr Malang Ibu Hofila menjalankan Check Lab. dan cukup banyak biaya transportasi ke Probolinggo– Malang. Saat kondisi Ibu Hofila drop di rumah kediamannya warga sekitar menginformasikan bahwa Ibu Hofila membutuhkan bantuan dalam berobat dan biaya Transportasi. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal Ibu Hofila dan membawanya ke Rumah Sakit Probolinggo untuk pengobatan dan perawatan karena kondisi Ibu Hofila semakin Drop. Allah berkehendak lain, Ibu Hofila berpulang menghadap sang Ilahi. Sedekah Rombongan menyampaikan titipan untuk santunan kematian, semoga keluarga yang ditinggal kan di beri kesabaran dan ketabahan, Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 13 Maret 2019
Kurir : @firmanyusnizar @viandwiprayugo

Ibu Hofila mengalami penyakit giant lymphoma


ALM. MOHAMMAD REGA SAPUTRA (3, Jantung Bocor). Alamat : Jalan Wahyu Agung RT 01/01 Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir Rega sudah memiliki penyakit jantung bocor. Setelah semakin besar Rega sudah baik-baik saja dan bulan Agustus 2018 kondisi Rega panas dan dibawa ke puskesmas terdekat. Setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Islam Gondanglegi kemudian dirujuk ke RSUD Kepanjen dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSSA Malang dokter menyarankan untuk membawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Kondisi Rega sekarang ini masih belum memungkinkan untuk dirujuk ke RSCM Jakarta tapi Allah berkehendak lain. Rega telah meninggal dunia pada 6 September 2018. Keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian Rega. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Rega. Sedekah Rombongan berbelasungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Rega. Keluarga Rega mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Rega meninggal dunia. Keluarga Rega sekali lagi mengucapkan terimakasih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 8 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Rega memiliki penyakit jantung bocor


ALM. YEHEZKIEL ANDIKA KAPANTOW (8, Tumor Otak). Alamat : Dusun Wonorejo RT 3/1, Desa Resap Ombo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada saat Yehezkiel masih berumur 5 tahun pernah jatuh dan mengalami benturan dikepala. Setelah beberapa bulan Yehezkiel mulai mengalami gejala pusing dan muntah-muntah, pengobatannya hanya diperiksakan ke bidan terdekat. Pada bulan April 2018 Yehezkiel kesulitan untuk berbicara dan diperiksakan ke alternatif. Pada bulan Agustus badan Yehezkiel panas tinggi dan mengalami kejang, keluarga langsung membawanya ke RSUD Ngadi Waluyo Wlingi Blitar. Setelah dilakukan pemeriksaan disana dokter mendiagnosa tumor otak dan Yehezkiel mulai tak sadarkan diri. Yehezkiel dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Tetapi Allah berkehendak lain, Yehezkiel telah berpulang ke rahmatullah. Keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian Yehezkiel. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Yehezkiel. Sedekah Rombongan berbelasungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Yehezkiel. Keluarga Yehezkiel mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Yehezkiel meninggal dunia. Keluarga Yehezkiel sekali lagi mengucapkan terimakasih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Neni @SiscaDwi

Yehezkiel menderita tumor otak


ALMH. ADINDA SALSABILA (1, Tumor Ginjal+Ginjal Bocor). Alamat : Dusun Cokro RT 04/01 Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Agustus akhir suhu badan Adinda sangat panas, pucat dan perutnya bengkak. Adinda dibawa ke bidan dan disarankan untuk dibawa kerumah sakit. Akhirnya dibawa ke rumah sakit Sumber Sentosa Tumpang setelah dilakukan perawatan Adinda dipulangkan karena kondisi semakin kritis. Orangtua Adinda membawanya ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dapat pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan September, Adinda dirawat di HCU RSSA. Keluarga menolak melakukan CT scan dan foto rongten karena tidak mempunyai biaya dan juga tidak punya jaminan kesehatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan untuk pengurusan biaya rumah sakit diberikan dengan bantuan dari DinSos. Akhirnya Adinda mendapatkan perawatan yang diperlukan tetapi Allah berkehendak lain. Adinda telah berpulang ke rahmatullah. Keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian Adinda. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Adinda. Sedekah Rombongan berbelasungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Adinda. Keluarga Adinda mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Adinda meninggal dunia. Keluarga Adinda sekali lagi mengucapkan terimakasih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Adinda menderita tumor ginjal+ginjal bocor


ASIS DWI YONO (40, Kanker Laring). Alamat : Dusun Maskuning Wetan RT 04/01, Desa Maskuning Wetan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Januari 2018, Bapak Asis mengalami gejala suara serak, batuk-batuk dan sesak nafas. Semakin lama batuk semakin parah. Bapak Asis memeriksakannya di puskesmas terdekat dan dirujuk ke rumah sakit dr. Soebandi Jember. Setelah dilakukan perawatan disana, Bapak Asis dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi Bapak Asis sekarang ini, pada saluran tenggorokan dipasangi selang trakeostomi. Pada bulan Juli Bapak Asis menjalankan CT Scan, USG, dan kemoterapi yang ke 1. Pada bulan Agustus Bapak Asis menjalankan kemoterapi yang ke 2. Bulan September beliau menjalankan kemoterapi yang ke 3. Bapak Asis bekerja sebagai pedagang sebelum beliau sakit, Istrinya Ibu Nur Aeni (31) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya dapat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sekarang kebutuhan dibantu oleh pihak keluarga. Bapak Asis mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya rawat luka, biaya suplemen, biaya transportasi, dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Bantunan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1143. Semoga Bapak Asis dilancarakan pengobatannya dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Pak Asis menderita kanker laring


BRYAN ELFRAZA DARY (3, Jantung). Alamat : Dusun Sebaluh RT 25/05 Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir Bryan sudah mempunyai penyakit jantung bocor. Pada bulan Agustus Bryan mengalami sesak nafas dan diperiksakan ke puskesmas terdekat. Kemudian Bryan dirujuk ke rumah sakit Karsa Husada Batu dan didiagnosa penyempitan dan kerusakan bilik kanan jantung. Kondisi Bryan sekarang mata merah dan badan semakin kurus. Orangtua Bryan yaitu Bapak Deni (25) bekerja sebagai OB dan Ibunya sebagai penjaga toko yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bryan mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan apa yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan, biaya supplement dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga Bryan segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 12 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bryan mempunyai penyakit jantung bocor


BUDI HARTONO (41, Leukimia). Alamat : Dusun Jurangsapi, RT 54/18, Desa Jurangsapi, Kecamatan Yapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Bapak Budi sering mengeluh kalau sakit perut, badannya menjadi lemas dan tidak punya tenaga lagi. Pihak keluarga yang mengetahui akan hal tersebut berinisiatif membawa beliau ke RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukannya pemeriksaan, Bapak Budi akhirnya didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah. Pihak dokter menyarankan untuk merujuk Bapak Budi dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih intensif. Pada bulan Agustus Bapak Budi menjalankan kontrol rutin, cek laboratorium dan mengambil obat. Saat ini Bapak Budi tinggal bersama Istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Beliau bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan istri beliau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan dari Bapak Budi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi beliau sangat bersyukur dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III. Akan tetapi beliau masih mengalami kendala saat akan kontrol ke Malang. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan Jember dipertemukan dengan Bapak Budi dan santunan yang diberikan kepada Bapak Budi dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, biaya BPJS dan perbaikan keadaan umum beliau. Bapak Budi dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekah Rombongan dan Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan baru 25. Semoga Bapak Budi akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani pengobatan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 21 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bapak Budi sakit leukimia atau kanker darah


JASMINA BINTI MA’AT (56, Kista Ovarium). Alamat : Dusun Dawuhan RT 5/3, Desa Sumber Anom, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Awalnya Ibu Jasmina merasakan nyeri dan mengalami pendarahan yang berlebih. Semakin lama semakin sering terjadi dan beliau memutuskan untuk memeriksakannya ke dokter di RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah menjalankan pemeriksaan disana, Ibu Jasmina dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatan pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan Agustus Ibu Jasmina menjalankan cek laboratorium, foto rongten, cek jantung dan konsultasi pada dokter. Bulan September beliau menjalankan kontrol rutin dan dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi tetapi jadwalnya masih menunggu telepon dari pihak RSSA. Suami Ibu Jasmina, Bapak Dahnan (59) mencari nafkah sebagai buruh tani yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Jasmina mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan apa yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Bondowoso – Malang, biaya supplement, obat yang tidak ditanggung BPJS dan untuk biaya kebutuhan lainnya. Semoga Ibu Jasmina segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 560.000,-
Tanggal : 5 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Vian @SiscaDwi

Bu Jasmina menderita kista ovarium


LINTANG RAMADANI (22, Kista Pada Rahang Bawah). Alamat: Dusun Jangkung, RT 30/10, Desa Dadapan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awal tahun 2007 Lintang menderita sakit gigi, setelah itu dibawa ke dokter gigi dan dilakukan perawatan. Sakit giginya pun sembuh tapi masih bengkak di bagian rahang dan terus membengkak sampai sekarang dan terasa nyeri. Sempat operasi tahun 2009 di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), tapi karena sudah tidak ada biaya lagi, Lintang tidak bisa melanjutkan pengobatan. Bulan Agustus 2018 Lintang kembali untuk berobat di rumah sakit Lavalette tetapi dirujuk kembali ke RSSA untuk pengobatan lebih lanjut. Di RSSA Lintang menjalani kontrol, cek laboratorium, foto rongten, dan dokter menrencanakan untuk dilakukan operasi. Pada bulan September Lintang menjalankan operasi pengangkatan tumor di rahang bawah dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Lintang yang tinggal bersama suaminya Ahmad Surono (29), yang bekerja sebagai penjual bakso tidak memiliki penghasilan yang cukup untuk biaya berobat istrinya. Lintang mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Bantuan diberikan untuk biaya transportasi, membeli obat dan iuran BPJS. Ucapan terimakasih disampaikan keluarga Lintang kepada kurir #SedekahRombongan dan para #Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan lama 905. Alhamdulillah sedekahmu tersampaikan, semoga dengan sedekahmu dapat meringankan beban keluarga Lintang dan bisa lekas sembuh. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 515.900,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Lintang menderita kista pada rahang bawah


MIATUL MAULIDAH (18, Suspect Tumor Tulang Pinggul). Alamat : Dusun Krajan I, RT 4/2, Desa Bendoarum, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Sejak awal Bulan Mei 2017, Miatul mulai mengeluh kalau kakinya terasa linu-linu. Semakin lama semakin terasa sakit dan akhirnya diperiksakan ke Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis bahwa Miatul mengalami suspect tumor tulang. Miatul diberikan surat rujukan untuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Bulan ini Miatul menjalankan cek laboratorium dan kemoterapi yang ke 5. Miatul merupakan anak ke 2 dari Bapak Supandi (44) dan Ibu Sukwati (38). Bapak Supandi yang sebagai tulang punggung keluarga bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang sedikit. Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang membantu akan biaya berobat. Akan tetapi, keluarga masih terbebani akan kebutuhan sehari-hari dan transportasi saat berobat ke Malang. Kurir Sedekah Rombongan yang mendapatkan info dari Sedekaholics bahwa Miatul memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Miatul untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Miatul. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 26 Semoga pengobatan yang dijalani Miatul diberikan kelancaran dan segera mendapatkan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Mia menderita suspect tumor tulang pinggul


MISTINI BINTI ARSIMUN (41, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Kayu Jaran RT 01/ 01, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2016 Ibu Mistini mengalami pendarahan dan diperiksakan ke Rumah Sakit Siti Aisyah Probolinggo. Setelah pemeriksaan awal disana, Ibu Mistini kembali dirujuk ke RSUD Tongas dan didiagnosa menderita kanker servik. Setelah itu Ibu Mistini dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan lebih intensif. Pada bulan Agustus Ibu Mistini menjalankan cek laboratorium dan kemoterapi ke 4. Ibu Mistini bekerja sebagai buruh tani dan sedangkan suaminya bekerja sebagai perangkat desa. Ibu Mistini mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Probolinggo – Malang, biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS dan biaya supplement. Bantunan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 26. Semoga Ibu Mistini segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Mistini menderita kanker servik


MOHAMAD AGUS (46, Luka Bakar 68%). Alamat : Dusun Plaosan RT 03/03 Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Febuari Bapak Agus mengalami kecelakaan ketumpahan kuah bakso yang masih panas hamper semua bagan sebelah kirinya. Bapak Agus langsung dibawa ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD Kanjuruhan Malang. Setelah melakukan perawatan selama 15hari disana, Bapak Agus dianjurkan untuk kontrol rutin tetapi tidak dilakukan karena terhalang biaya. Kondisi sekarang Bapak agus sering merasa nyeri di lukanya dan keloidnya semakin melebar. Bapak Agus sebelum sakit menjadi pedagang bakso keliling, sekarang istrinya Ibu Suryani (37) hanya sebagai ibu rumah tangga tapi setelah Bapak Agus sakit beliau menggantikan berjualan bakso dirumahnya. Penghasilan yang dihasilkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bapak Agus mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan apa yg dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan, biaya transportasi, dan kebutuhan lainnya. Semoga Bapak Agus segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 29 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bapak Agus mengalami luka bakar


MUHAMMAD ULIL AMRI (3, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Kebonsari Rt 1/11, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2017, Ulil merasa perih dimata dan muncul bintik putih pada mata sebelah kiri. Semakin lama semakin membengkak dan pandangan semakin kabur. Setelah mata Ulil semakin membesar orangtuanya memeriksakan ke RSUD Dr. Soebandi Jember kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi sekarang ini mata Ulil yang sebelah kiri sudah tidak bisa melihat dan semakin besar. Pada bulan ini, Ulil menjalankan cek laboratorium, kemoterapi yang ke 9. Orangtua Ulil yaitu Bapak Hadi Wiyono (42) mencari nafkah sebgai buruh tani dan ibunya, Ibu Nasriyatul Azizah (37) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Ulil mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS yang sangat membantu biaya pengobatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ulil, bantuan pun diberikan untuk biaya suplemen seperti pampes dan susu, biaya transportasi Jember-Malang dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 26. Semoga pengobatan yang dilakukan lancar dan segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 526.600
Tanggal : 10 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ulil menderita retinoblastoma


NURUL AFIDAH (38, Kanker Payudara) Alamat : Dusun Pranggang Barat RT 01/02, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Awalnya Ibu Nurul mendapati benjolan di payudara sebelah kanannya. Ibu Nurul memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada tahun 2011 Ibu Nurul menjalankan operasi pengangkatan kanker di payudara sebelah kanan. Pasca operasi Ibu Nurul menjalankan kontrol rutin saja. Setelah beberapa tahun ditemukan kembali benjolan di payudara sebelah kiri dan pada tanggal 5 Januari 2018 dilakukan operasi pengangkatan kanker di payudara sebelah kirinya. Pada bulan ini, Ibu Nurul menjalankan evaluasi dari hasil foto rongten, cek laboratorium, pemeriksaan fisik, dokter menjadwalkan untuk kontrol 6 bulan lagi. Ibu Nurul dan suaminya yaitu, Bapak Atmaji (37) bekerja sebagai pedagang. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Nurul mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang dan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 26. Semoga Ibu Nurul diberikan kelancaran dalam pengobatannya dan segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 10 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Akhyar @SiscaDwi

Bu Nurul menderita kanker di payudara sebelah kanan


RINA IKA SUSANTI (27, Kanker Ovarium). Alamat : Dusun Pager Gunung RT 20/07, Desa Dadapan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya Ibu Rina merasa ada benjolan di perut bagian bawahnya tapi mengabaikannya karena dikira hanya penyakit biasa. Semakin lama benjolan tersebut semakin besar terasa nyeri dan sesak, setelah diperiksakan ke puskesmas terdekat hanya diberikan obat nyeri. Kemudian Ibu Rina memeriksakan ke rumah sakit Lavalette Malang didiagnosa awal benjolan di perut. Ibu Rina menjalankan sedot cairan 2 kali dan dilakukan biopsi. Hasil dari biopsi menyatakan bahwa Ibu Rina positif terkena penyakit kanker ovarium. Setelah itu, Ibu Rina menjalankan kemoterapi yang ke 1. Suami Ibu Rina yaitu Bapak Jayadi (42) bekerja serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ibu Rina mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan apa yg dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya supplement, biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga Ibu Rina segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 639.200,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

bu Rina positif terkena penyakit kanker ovarium


RIO ADI PRANATAN (13, Tumor Otak). Alamat : Dusun Krajan RT 22/02 Kelurahan Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada bulan Mei 2018 Rio sering merasakan pusing. Semakin lama semakin sering dan juga mengalami muntah dan akhirnya diperiksakan ke dokter dan dirujuk ke rumah sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu. Dokter menyampaikan bahwa ada cairan di kepala Rio dan memutuskan untuk merujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalankan pengobatan lebih lanjut. Pada bulan September Rio menjalankan kontrol, dokter mendiagnosa memiliki Hydrocefalus dan tumor otak. Keluarga Rio ingin segera dilakukan operasi tetapi pihak rumah sakit tidak melakukannya karena kemungkinan berhasil yang kecil dan kondisi Rio sedang stabil atau tidak kritis. Akhirnya Rio kontrol umum di rumah sakit Lavalette Malang dan dokter menyarankan untuk dilakukan operasi di rumah sakit Persada dengan teknologi baru yang kemungkinan berhasilnya lebih besar. Tetapi operasi tersebut membutuhkan biaya yang sangat besar karena tidak semua ditanggung BPJS. Rio kembali kontrol ke RSSA dan meminta dokter untuk operasi, dokter menyampaikan untuk kontrol Rio jadwalnya menunggu telefon dari dokter. Orangtua Rio, Bapak Riyadi (36) mencari nafkah sebagai pedagang bakpia dan Ibu Yuli (33) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Rio mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan apa yang dialami, bantuan diberikan untuk biaya suplemen, biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS, biaya transportasi, dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga Rio segera mendapatan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.700.500,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Rio menderita hydrocefalus dan tumor otak


ROKAYA BINTI MUNIR (41, Mola Hidatildosa). Alamat : Jalan Koptu Berlian RT 4/7, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada bulan Januari 2018 Ibu Rokaya hamil tetapi pada saat USG terdapat keanehan. Beliau juga sering merasakan kesakitan di perutnya. Akhirnya dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit. Ibu Rokaya menjalani pemeriksaan di rumah sakit dr. Soebandi Jember. Setelah menjalankan pemeriksaan, Ibu Rokaya dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalankan pengobatan lebih intensif. Pada bulan Agustus Ibu Rokaya menjalankan kemoterapi yang ke 5 dan bulan September belian menjalankan kontrol rutin serta cek laboratorium. Suami Ibu Rokaya yaitu Bapak Imam (43) mencari nafkah sebagai kuli bangunan sedangkan Ibu Rokaya sebagai pedagang. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Rokaya mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikaan untuk biaya transportasi, biaya suplemen, biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 22. Semoga Ibu Rokaya segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Rokaya menderita mola hidatildosa


ROSALINE DHITA PARASWARI (26, Jantung). Alamat : Dusun Krajan RT 1/2 Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Awalmya pada tahun 2009 Rosaline didiagnosa mempunyai penyakit jantung. Rosaline sering mengalami kejang-kejang 1-3 kali dalam setahun. Pada Agustus 2018 Rosaline mengalami kejang hebat dan langsung dibawa ke RSUD Bangil. Setelah dilakukan pemeriksaan di sana, Rosaline di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi saat ini, Rosaline sudah tidak mengalami kejang dan kontrol ke poli syaraf hasilnya normal. Orangtua Rosaline, Bapak Bambang (77) merupakan pensiunan dan sedangkan Ibu Diana (48) bekerja sebagai tukang pijat pangilan. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Rosaline mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengonbatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan, biaya transportasi, biaya supplement dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga Rosaline segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.188.800,-
Tanggal : 18 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Rosaline didiagnosa mempunyai penyakit jantung


SUMIRA BINTI SAMSUDIN (49, Kanker Payudara Kanan). Alamat : Dusun Banjarsari I, RT 2/7, Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar 8 bulan yang lalu, tepatnya pada Bulan Desember 2016 mulai tumbuh benjolan kecil di payudara sebelah kanan. Karena tidak dirasa sakit, Ibu Sumira pun membiarkan benjolan tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu, benjolan tersebut semakin membesar dan mulai terasa nyeri. Tepat pada tanggal 20 Juli kemarin kondisi beliau tiba-tiba menurun, keluarga akhirnya membawa beliau ke Rumah Sakit Tentara Soepraon Malang. Setalah dilakukan beberapa pemeriksaan, dari hasil yang didapat dokter pun mendiagnosis terdapat sel kanker pada payudara kanan beliau. Sebelum berobat kembali, beliau sering merasakan nyeri pada payudara dan membuat keadaan beliau semakin melemah. Ibu Sumirah yang telah dipertemukan dengan Sedekah Rombongan dan telah menjadi dampingan Sedekah Rombongan Malang. Setelah menjalani operasi Ibu Sumira di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk kontrol pasca operasi. Pada bulan ini Ibu Sumira menjalankan kontrol rutin dan pengambilan obat. Ibu Sumirah tinggal suami beliau Imam Syafi’I (48) yang bekerja sebagai buruh bangunan dan kedua anak beliau yang masih bersekolah. Bapak Imam yang merupakan tulang punggung keluarga sangat terbebani akan biaya yang harus dikeluarkan saat berobat. Ibu Sumirah yang tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun harus menghentikan pengobatan yang dijalani. Alhamdulillah, Ibu Sumirah dipertemukan dengan Sedekah Rombongan. Sehingga bantuan yang telah dititipkan Sedekaholics dapat diberikan kepada beliau untuk biaya berobat ke rumah sakit, transportasi, kebutuhan saat masuk rumah sakit, susu, pembuatan BPJS dan perbaikan keadaan umum. Bantuan untuk Ibu Sumira sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1134. Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan dapat membuat Ibu Sumira tetap semangat untuk berikhtiar mencari kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Sumirah menderita kanker payudara kanan


SUNARTI BINTI ARTAYU (52, Kanker Servik). Alamat : Dusun Krajan II, RT 1/-, Desa Palalangan, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada 8 bulan yang lalu, Ibu Sunarti mulai merasakan nyeri pada bagian pinggang beliau dan sering mengalami keputihan bercampur dengan darah. Ibu Sunarti pun langsung memperiksakan diri ke Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis bahwa beliau mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim beliau. Karena tidak adanya obat-obatan yang dibutuhkan untuk proses pengobatan, Ibu Sunarti pun di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini April Ibu Sunarti menjalankan cek laboratorium dan papsmear ke 1. Ibu Sunarti merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Sudirma (58). Bapak Sudirma yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai pedagang di pasar. Penghasilan yang dimiliki Bapak Sudirma hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Sunarti memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang untuk melanjutkan pengobatannya. Selama ini Ibu Sunarti merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKlN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sunarti, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli pampers, transportasi dan biaya saat masuk rumah sakit. Bantuan sebelumnya tercatat dalam rombongan baru 26. Semoga pengobatan yang akan dijalani Ibu Sunarti diberikan kelancaran dan dapat lekas sembuh. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Sunarti mengalami kanker servik


WINDA NOVITA SARI (12, Hemangioma). Alamat : Dusun Pranggang Timur, Rt 2/2, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Winda adalah seorang pelajar kelas 6 SD. Ada benjolan yang muncul di badan Winda yaitu di daerah ketiak sebelah kiri. Benjolan itu muncul sejak Winda masih kecil. Awalnya, benjolan tersebut dianggap bukan penyakit yang serius tetapi semakin lama semakin membesar dan terasanya nyeri. Akhirnya Winda diperiksakan di puskesmas terdekat dan di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSSA dokter mendiagnosa hemangioma, dan sudah semakin menjalar ke daerah rongga dada. Pada bulan ini Winda menjalankan injeksi hemangioma dan kontrol rutin. Siti Romayah (41) adalah ibu Winda, beliau mencari nafkah sebagai buruh lepas. Penghasilan yang diperoleh Ibu Siti hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah kedua anaknya. Winda mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III yang dapat meringankan biaya pengobatannya. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Winda, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang dan juga biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 26. Semoga Winda segera diberikan kesehatan agar dapat bersekolah seperti anak-anak yang lainnya. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 15 September 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Winda didiagnosa hemangioma


SURATMI BINTI SINUNG (55, Ca Nasofaring). Alamat : RT 25/2 Dusun Dokingkin, Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Ratmi sudah dua tahun terakhir menderita sakit Ca Nasofaring. Awal nya berobat di Rsud. Sayidiman Magetan, setelah itu dirujuk ke Rsud. Soedono Madiun. Akhirnya bu Ratmi dirujuk ke Rsud. Moewardi Solo dan dilakukan operasi pada bulan Juli 2017. Saat itu bu Ratmi belum punya Bpjs dan tidak ada yang mengarahkan sehingga pengobatan menggunakan biaya umum sehingga menghabiskan cukup banyak biaya. Suaminya yaitu pak Suparni (62) bekerja sebagai buruh tani sangat merasa berat untuk membiayai pengobatan bu Ratmi, sehingga setelah kontrol 4 kali pengobatan dihentikan karena kehabisan biaya. Pada bulan Desember 2017, penyakit bu Ratmi kambuh dan lebih parah dari sebelum nya. Informasi mengenai bu Ratmi diperoleh dari suami nya yang mendatangi rumah salah satu kurir Sedekah Rombongan Magetan. Bu Ratmi akhir nya masuk menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan pada tanggal 1 Januari 2018. Saat ini beliau kembali menjalani pengobatan di Rsdm Solo dengan plan pengobatan kemoterapi rutin. Setelah kemoterapi dilakukan, dilanjutkan dengan terapi sinar yang rencana nya dilakukan di RS. Ken Saras Ungaran mulai 28 Desember 2018 sebanyak 25 kali. Bantuan kesebelaspun disampaikan sebesar Rp. 2.500.000,- dan digunakan untuk biaya kost dan biaya makan selama 1 bulan di Ungaran setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1107, 1117, 1126, 1136, Rombongan baru 2, 3, 7, 13, 21 dan 23. Bu Ratmi sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga bu Ratmi segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasanya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal : 6 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Mukhlisin

Bu Ratmi menderita sakit Ca Nasofaring


SRI WAHYUNI BINTI AMAT MIMBAR (46, Ca Mamae). Alamat : Jalan Salak RT 9/2, Desa Gulun. Bu Yuni demikian biasa dipanggil adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita sakit Ca Mamae mulai tahun 2016. Berawal pada bulan September tahun 2016, merasakan ada benjolan di daerah dada kanan bawah, apabila dipegang tidak sakit, lalu di periksakan ke puskesmas setempat. Berikutnya bu Yuni dirujuk ke Rsau. Iswahyudi Maospati, dilakukan pemeriksaan Lab dan pemeriksaan lanjutan, kemudian tanggal 2 Januari 2017 dilakukan Operasi pengangkatan benjolan dan payudara. Usai operasi menjalani kontrol rutin 2 bulan. Berikutnya dirujuk ke RS Haji Sukolilo untuk dilakukan Kemoterapi. Setelah kemo 6 kali, dirujuk lagi ke Rsup Dr. Sutomo untuk terapi sinar sebanyak 25 kali, dimulai tanggal 22 Januari 2018. Pengobatan yang panjang sangat memberatkan pak Katino (53) yaitu suami bu Yuni yang bekerja sebagai buruh tani. Walaupun bu Yuni menggunakan jaminan KIS untuk proses pengobatan, tetapi biaya akomodasi transport dirasa cukup memberatkan. Informasi mengenai bu Yuni diperoleh dari salah satu kurir Sedekah Rombongan yang bertemu bu Yuni saat berobat di Rsup. dr. Soetomo Surabaya. Selanjutnya bu Yuni masuk menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan mulai 29 Januari 2018. Santunan kedelapan sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya Ranap di Rsud. Soedomo Madiun. Bantuan sebelum nya yang diterima oleh bu Yuni telah dilaporkan dan masuk pada Rombongan Lama 1117, 1126 dan Rombongan Baru 3, 12, 21, 23 dan 29. Bu Yuni sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan tang telah disampaikan. Semoga bu Yuni segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Dedik_Prasetyo @Okky

Sri menderita sakit ca mamae


SUYATIN BINTI SETU (68, Anemia + Diabet + Gagal Ginjal). Alamat : Desa Suratmajan RT 25/3, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Yatin, demikian beliau biasa dipanggil keluarga dan tetangga adalah seorang ibu rumah tangga yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami sakit anemia, Diabet dan gagal ginjal. Berawal saat bu Yatin pulang dari sawah dan terjatuh, kondisinya drop dan keluarga membawa ke Rsud. Sayidiman Magetan. Tidak disangka bahwa bu Yatin memiliki 3 penyakit serius setelah diadakan pemeriksaan secara intensif. Karena kondisi ini bu Yatin harus kontrol rutin dan transfusi darah seminggu sekali. Tentu saja keluarga bu Yatin dengan perekonomian dibawah rata-rata sangat keberatan dengan ritme pengobatan yang harus dijalani. Suaminya yaitu bapak Imam Muslih telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu sedangkan anak nya bekerja sebagai kuli bangunan yang penghasilan nya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Informasi mengenai bu Yatin diperoleh kurir SR saat sedang mendampingi pasien di Rsud. Sayidiman Magetan. Bu Yatin masuk dalam dampingan Sedekah Rombongan Magetan mulai 16 Oktober 2018. Santunan ketiga sebesar Rp. 1.000.000 pun disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi kontrol dan berobat serta biaya transport. Sebelum nya bu Yatin telah menerima bantuan dan pelaporan nya masuk dalam Rombongan Baru 16 dan 23. Bu Yatin sangat berbahagia dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan dari Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga bu Yatin bisa segera sembuh dan pulih seperti sediakala. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Khoirul_Busnajudin @Andhika_KAB @Alfi @Jeans_Oswolf

Bu Suyatin mengalami sakit anemia, diabet dan gagal ginjal


ARDINDA MAYANG MARSELA (12, pembengkakan jantung). Dusun Suruh RT 04/02, Desa Suruh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Dinda demikian gadis cilik ini biasa dipanggil adalah putri dari bapak Awit Ardino (43) dan bu Marsini (35). Kelainan jantung yang diderita Dinda adalah bawaan dari lahir tetapi baru dirasakan lebih parah pada bulan Maret 2018. Ditandai dengan badan lemas, sering sesak nafas dan sulit makan. Dinda sempat dirawat di Rsud. Soeroto Ngawi sampai akhirnya harus dirujuk ke Rsup. Sarjito Yogyakarta. Untuk pengobatan Dinda menggunakan fasilitas Bpjs Mandiri kelas 3 namun biaya akomodasi transport ke Yogyakarta dirasa sangat berat. Pak Awit yang bekerja di bengkel penghasilan nya hanya cukup untuk makan sehari-hari, sedangkan istrinya adalah seorang ibu rumah tangga yang praktis tidak mempunyai pendapatan sendiri. Terakhir ranap di Rsup. Sardjito Yogyakarta, Dinda diantar pulang oleh Mtsr Yogyakarta. Setelah disurvey oleh kurir Ngawi selanjutnya Dinda menjadi pasien dampingan SR Ngawi sejak 22 Juli 2018. Saat ini Dinda melakukan pengobatan dengan kontrol rutin tiap bulan ke Rsup. Sardjito Yogyakarta. Santunan kedelapan sebesar Rp. 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya transportasi ke Rsup. Sardjito Yogyakarta. Bantuan untuk Ardinda sebelum nya telah disampaikan dan dilaporkan pada Rombongan Baru 3, 7, 13, 14, 21, 23 dan 29. Bu Marsini sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan pada Dinda. Semoga Dinda segera sembuh dan dapat beraktifitas normal seperti teman-teman sebaya nya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Khoirul_Busnajudin @Alfi @Jeans_Oswolf @Andhika_KAB

Dinda menderita pembengkakan jantung


ATIK MARYATI BINTI JUARI (26, Polip). Alamat : Gurdo Barat, Desa Rejuno RT 5/5, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Atik demikian ibu muda ini biasa disapa oleh sanak saudara dan para tetangga. Mbak Atik menderita sakit polip mulai tahun 2016 ditandai dengan perasaan pusing dan sering mimisan. Awalnya berobat di Rsud. dr. Soeroto Ngawi dan pada bulan April 2016 dirujuk ke Rsud. Soedono Madiun. Setelah berobat beberapa saat mbak Atik dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Bulan Juli 2018 penyakitnya kembali kambuh dan berobat lagi di Rsud. Soedono Madiun. Setelah pengobatan selama 3 bulan akhirnya mbak Atik mendapat rujukan pengobatan ke Rsud. Moewardi Solo dan harus melakukan tindakan operasi. Kondisi ini sangat memberatkan mbak Atik dan suaminya yaitu pak Jamun (40) yang bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan pak Jarmun tidak menentu bahkan untuk makan pun kadang masih kurang. Awal berobat mbak Atik dibantu oleh para tetangga dan sanak saudara dengan patungan uang. Alhamdulillah mbak Atik dipertemukan dengan Sedekah Rombongan berdasarkan informasi yang masuk dari kurir Sedekah Rombongan Madiun. Mbak Atik akhirnya menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan mulai 21 Oktober 2018 dan melanjutkan pengobatan ke Rsup. Moewardi Solo dan sudah menjani operasi. Saat ini menjalani kontrol rutin seminggu sekali ke Rsdm Solo. Bantuan kelima sebesar Rp. 1.000.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya transport dan rawat inap. Sebelum nya mbak Atik telah menerima bantuan dan dilaporkan pada Rombongan Baru 14, 21, 24 dan 29. Mbak Atik dan suami sangat bersyukur mengucapkan terimakasih atas bantuan dari para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga mbak Atik bisa segera sembuh dan beraktifitas seperti biasanya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Khoirul_Busnajudin @Alfi @Jeans_Oswolf @Andhika_KAB

Mbak Atik menderita sakit polip


FAJRIL REVAN NURAYA (14, Jantung Bocor). Alamat : Dusun Tumpang RT 2/2, Desa Selopanggung, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Fajril demikian anak ini biasa dipanggil adalah putra pasangan bapak Ardi Gumar (40) dan bu Neti (40), tetapi kondisi orang tua sudah bercerai. Fajril mengalami sakit semenjak 3 tahun yang lalu. Awalnya berobat di Rsup. Soedono Madiun dan selanjut nya dirujuk ke Rsup. Sarjito Yogyakarta. Fajril berobat menggunakan fasilitas Bpjs pemerintah tetapi untuk berobat ke Yogya dibutuhkan biaya yang sangat besar. Bu Neti yang bekerja serabutan sangat merasa berat dengan biaya transportasi berobat ke Yogyakarta belum lagi harus menanggung 2 anak usia sekolah. Saat ini Fajril menjalani pengobatan dengan kontrol rutin sebulan sekali. Informasi mengenai Fajril diperoleh dari warga sekitar yang masih perduli dengan kondisi Fajril. Fajril mulai di dampingi Sedekah Rombongan Magetan sejak 14 November 2018. Bantuan ketiga sebesar Rp.500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya transport ke Rsup. Sarjito Yogyakarta. Bantuan sebelumnya telah disampaikan dan dilaporkan pada Rombongan Baru 21 dan 23. Bu Neti sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang disampaikan oleh para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga Fajril bisa segera sembuh dan bisa bersekolah normal seperti sebelum nya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_ Busnajudin @Andhika_KAB @Alfi

Fajril menderita jantung bocor


RUMINI BINTI SUPARMAN (53, Kelenjar Getah Bening). Alamat : Desa Botok RT 1/2, Kecamatan Karas Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Bu Rum, demikian biasa beliau dipanggil oleh keluarga, sanak saudara dan para tetangga. Bu Rum diusia nya yang menginjak 53 tahun belum menikah dan hidup berdua dengan ibunya yang sudah sangat sepuh sekali. Selama ini beliau bekerja merantau di Jakarta puluhan tahun sebagai pembantu rumah tangga dan akhirnya harus pulang ke kampung halaman karena menderita sakit kelenjar getah bening dalam setahun terakhir. Pengobatan dimulai di Rsud Sayidiman Magetan dan dirujuk ke Rsup. Moewardi Solo sejak 14-12-2018. Bu Rum berobat dengan menggunakan fasilitas Bpjs Mandiri tetapi sangat keberatan untuk biaya trsnsport dan akomodasi ke Solo karena memang beliau sudah tidak mampu bekerja lagi. Selama berobat, beliau di dampingi oleh tetangga nya yaitu Bu Siti yang begitu telaten menemani beliau berobat ke Solo walaupun usia bu Siti sudah 60 tahun lebih. Operasi bu Rum telah dilakukan tanggal 8-1-2019 dan saat ini sedang menjalani kemoterapi. Bu Rum masuk dalam dampingan SRmagetan sejak 10-2-2019. Santunan awal sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi kemoterapi. Bu Rum sangat berbahagia dan bersyukur karena atas bantuan dari para Sedekaholic sekalian bisa melanjutkan pengobatan karena beliau hampir putus asa tidak berobat karena kurang nya biaya. Semoga dengsn ikhtiar pengobatan yang maksimal ini bu Rum bisa segera sembuh dan beraktifitas kembali seperti sedia kala. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 10 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Anggariantuka

Bu Rumini menderita kelenjar getah bening


MARGONO BIN SUKADI (33, pengapuran ginjal). Alamat : RT 3/1 Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Mas Margono menderita sakit kurang lebih satu tahun terakhir, dimulai bulan Februari 2018. Sakit nya ditandai dengan tidak bisa Bab dan setelah sakit selama 2 bulan mas Margono tidak bisa berjalan sama sekali. Selama kurun waktu 6 bulan mas Margono menjalani rawat inap di Rsi selama 10 hari, di Rsud Soedono selama 14 hari, di Rsud Sayidiman Magetan selama 7 hari, di Rsdm Solo selama 1 bulan dan 2 minggu. Saat menjalani pengobatan rutin di Rsud. Soedono Madiun divonis menderita pengapuran ginjal tetapi begitu dirujuk di Rsdm Solo dan menjalani beberapa pemeriksaan dan observasi di vonis tumor leher. Sepanjang bulan Januari 2019 Pak Margono menjalani rawat inap karena kondisinya yang lemah. Sejak sakit otomatis mas Margono sudah tidak dapat bekerja lagi sedangkan istri nya yaitu bu Rulik Wahyuni (32) seorang ibu rumah tangga sehingga beban biaya pengobatan ini dirasa cukup berat apalagi harus menghidupi 2 anak mereka yang masih sangat kecil. Informasi mengenai mas Margono diperoleh dari salah satu teman kurir SR Magetan. Mas Margono masuk dampingan Sedekah Rombongan Magetan sejak 20 Agustus 2018. Bantuan ketujuh sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan untuk biaya akomodasi rawat inap. Sebelum nya mas Margono telah menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Baru 7, 13,17, 21, 23 dan 29. Keluarga mas Margono merasa terharu dan mengucapkan terimakasih atas santunan yg telah disampaikan. Semoga mas Margono bisa segera sembuh dan mampu beraktifitas normal seperti biasanya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Busnajudin @Rubi_Farma

Mas Margono menderita pengapuran ginjal


JUMIATI BINTI SUPANGAT (44, Ca Colon). Alamat : Dusun Ngasem RT 1/2, Desa Turi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Jum, demikian ibu setengah baya ini biasa disapa oleh keluarga, sanak saudara dan para tetangga. Bu Jum mulai sakit sejak Januari 2018, terdapat benjolan di anus nya. Oleh pak Jarni (46) suaminya, dibawa berobat ke poly bedah Rsud. Sayidiman Magetan. Sempat dirawat inap selama 8 hari dan kontrol 2 kali tetapi karena tidak ada perubahan maka pengobatan dihentikan. Kondisi bu Jum semakin parah, sama sekali tidak bisa duduk dan sedikit kesulitan untuk berjalan. Bu Jum berobat menggunakan Bpjs pemerintah, namun demikian pak Jarni yang bekerja sebagai buruh tani tidak punya cukup biaya untuk melanjutkan pengobatan bu Jum. Setelah 10 bulan diabaikan tanpa pengobatan, bu Jum dipertemukan dengan Sedekah Rombongan Magetan berdasarkan informasi dari salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan. Bu Jum menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan mulai tanggal 7 November 2018, beliau diantar membuat rujukan di Puskesmas Panekan dan langsung menjalani rawat inap selama 5 hari di Rsud. Sayidiman Magetan untuk pemulihan kondisi. Setelah membaik bu Jum dirujuk ke Rsud. Soedono Madiun, dan setelah beberapa kali pemeriksaan langsung di rujuk ke Rsup. Moewardi Solo dan menjalani rawat inap selama 2 minggu. Menurut pemeriksaan dokter, kanker nya sudah tidak dapat diangkat dan akan dilakukan kemoterapi untuk menghancurkan kanker. Sedangkan untuk saluran pencernakan dibuatkan melalui perut dengan tindakan operasi. Saat ini bu Jumiati menjalani kemoterapi yang rencananya dilakukan sebanyak 6 kali kemoterapi. Bantuan keempat sebesar Rp. 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi rawat inap setelah sebelumnya menerima bantuan dan dilaporkan pada Rombongan Baru 21, 23 dan 29. Pak Jarni mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan oleh para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga bu Jum segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti sedia kala. Amin

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Rubi_Farma @Andhika_KAB @Alfi

Bu Jumiati menderita ca colon


MISRIPAH BINTI SARDI (51, pengkristalan ginjal + kista ovarium + Liver). Alamat : Desa Bandar RT 1/1 Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Bu Mis demikian beliau biasa disapa oleh keluarga, sanak saudara dan para tetangga. Bu Mis adalah seorang single mother yang menghidupi 2 orang anak nya karena suaminya sudah meninggal sejak kedua anaknya masih kecil. Bu Mis mencari nafkah keluarga dengan berjualan jajan an gendong dengan berkeliling di area Rsud. Sayidiman Magetan. Alhamdulillah saat ini putra sulung nya sudah bekerja dan adiknya duduk di klas X SMK. Tetapi malang tidak dapat ditolak, pada akhir Desember 2018 bu Mis tiba-tiba sakit dan harus rawat inap di Rsud. Sayidiman Magetan selama satu minggu kemudian di rujuk ke Rsud. Soedono Madiun dan terakhir di rujuk ke Rsup. Moewardi Solo dan menjalani rawat inap disana kurang lebih 10 hari. Hasil diagnosa dokter, bu Mis menderita kista ovarium + pembengkakan ginjal + liver. Bu Mis berobat dengan menggunakan jaminan BPJS tetapi masih merasa berat untuk ongkos transportasi dan akomodasi. Apalagi semenjak ibunya sakit, anak sulung bu Mis sudah tidak bekerja karena menunggu ibunya yang sedang sakit. Saat ini bu Mis menjalani kontrol rutin dua minggu sekali ke Rsup . Moewardi Solo. Informasi mengenai bu Mis diperoleh dari penduduk srkitar yang masih perduli dengan kondisi keluarga Bu Mis. Santunan awal sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya transportasi berobat. Bu Mis sangat terharu dan mengucapkan terimakasih pada sedekaholic, semoga berbalas beribu kebaikan. Semoga bantuan ini berguna untuk keluarga bu Mis sehingga beliau bisa sehat kembali dan beraktifitas seperti sedia kala. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 20 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jesns_Oswolf @Khoirul_Busnajudin

Bu Mis menderita pengkristalan ginjal + kista ovarium + liver


MUTI BINTI BONTAYIB (64, Tumor paru). Alamat : Dusun Karangasem II, RT. 4/6 Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Bu Muti terpaksa pulang kampung sehabis menjalani operasi pengangkatan tumor paru di Jakarta, tepatnya bulan April 2018. Dengan harapan memperoleh kesembuhan setelah menjalani operasi tersebut. Namun kenyataannya beliau masih didera sakit nyeri dada dan sesak. Sekarang menjalani pengobatan kemoterapi di Rsup. Moewardi Solo sebulan sekali. Segala harta yang dimiliki telah habis dijual, hanya rumah yang ditempati dengan anak cucunya yang tersisa. Untuk biaya hidup dan keperluan lain diperoleh dari suaminya yang bekerja menunggui warung kopinya di Jakarta. Kalau lagi ada rejeki sebulan sekali kirim uang, kalau tidak menunggu bulan berikutnya. Informasi mengenai bu Muti diperoleh dari salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan Solo. Bantuan ketiga telah disampaikan sebesar Rp.500.000,- dan digunakan untuk biaya akomodasi berobat dan kontrol ke Rsdm Solo. Bantuan sebelumnya telah disampaikan dan dilaporkan pada Rombongan Baru 21 dan 23. Bu Muti sangat terharu dan berterima kasih atas bantuan yang diterimanya, semoga para sedekaholic mendapat imbalan dari Allah SWT dan diijabah segala hajat hidupnya. Amin

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Mukhlisin @Andhika_KAB @Rubi_Farma

Bu Muti menderita tumor paru


RUBIATUN BINTI PARTOREJO (34, ginjal bocor ). Alamat : Desa Ngelang RT 12/3 Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Bu Rubi, demikian ibu muda ini biasa dipanggil oleh sanak keluarga dan tetangga sekitar. Bu Rubi menderita sakit ginjal bocor sejak 2 tahun terakhir. Pengobatan sudah dilakukan di berbagai macan Rumah sakit, baik di Magetan, Klaten, Solo bahkan Surabaya tetapi hasil nya belum maksimal. Beliau berobat menggunakan jaminan BPJS mandiri tetapi masih dirasa berat karena harus menyiapkan dana untuk kebutuhan transport dan akomodasi selama rawat inap karena bu Rubi sering sekali keluar masuk rumah sakit. Suaminya yaitu pak Maliki (35) bekerja sebagai tukang mebel yang pendapatan nya bahkan belum cukup untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari apalagi untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Kedua orang tua bu Rubi juga sudah sangat sepuh sehingga sudah tidak mampu berbuat banyak untuk kesembuhan anaknya. Informasi mengenai bu Rubi diperoleh dari salah seorang pedamping pasien SRmagetan yang kebetulan bertetangga dengan bu Rubi. Berdasarkan survey yang telah dilakukan maka santunan lepas senilai Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk tambahan biaya berobat. Pak Maliki sangat terharu dan mengucapkan banyak terimakasih atas santunan yang telah disampaikan. Semoga bantuan tersebut bisa bermanfaat dan bu Rubi bisa sembuh seperti sedia kala. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 23 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Andhika_KAB @Alfi @Khoirul_Mukhlisin

Bu Rubi menderita sakit ginjal bocor


SRINARTI BINTI SLAMET (47, Ca Cervix + Myom). Alamat : RT 14 / 4 Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Narti, demikian beliau biasa disebut oleh keluarga, sanak saudara dan tetangga. Bu Narti merasakan sakit sejak bulan Januari 2018. Pertama beliau berikhtiar untuk berobat ke Rsud. Sogaten Madiun. Setelah 3 bulan bu Narti di rujuk ke Rsud. Soedono Madiun dan divonis menderita Ca cervix, Myom dan Pembengkakan ginjal. Untuk berobat, bu Narti menggunakan jaminan Bpjs Mandiri kelas 3. Selanjutnya bu Narti dirujuk ke Rsup. Moewardi Solo sehingga beliau merasa kesulitan untuk biaya transportasi dan akomodasi. Suaminya yaitu pak Wiyono (49) bekerja sebagai buruh tani sehingga pendapatan nya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Apalagi saat harus mendampingi istri nya berobat, praktis pak Wiyono tidak busa bekerja sama sekali. Saat ini bu Narti sudah menjalani 5 kali kemoterapi dan dilanjutkan dengan terapi sinar. Terapi sinar telah dilakukan sebanyak 25 kali mulai tanggal 26 Oktober 2018 sampai 29 November 2018. Sinar dalam pun sudah dilakukan sebanyak 3 kali selama bulan Januari 2019. Informasi mengenai bu Narti diperoleh dari kurir SR Magetan yang sedang mengantar pasien ke Rsdm Solo. Akhirnya bu Narti menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan mulai tanggal 16 September 2018. Bantuan keenam sebesar Rp. 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi kontrol dan berobat. Bantuan sebelumnya telah disampaikan dan dilaporkan pada Rombongan Baru 13, 14, 21, 23 dan ke 29. Rasa haru dan ucapan terimakasih disampaikan oleh bu Narti atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga beliau segera pulih dan sembuh seperti sedia kala sehingga bisa beraktifitas normal kembali. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Khoirul_Busnajudin @Alfi @Jeans_Oswolf @Andhika_KAB

Bu Narti menderita ca cervix, myom dan pembengkakan ginjal


NURYADI BIN SUPARMIN ( 31, tulang kaki kanan remuk karena kecelakaan kerja) Alamat : RT 1/3 Dusun Basri, Kelurahan Sidorejo Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Bang Nurcarik, biasa Nuryadi di panggil, namun pagilan Nurcarik ternyata tidak seperti yang kita pikirkan yang artinya Nur sekretaris desa. Nur hanya bekerja sebagai kuli batu di pertambangan batu di sekitar desanya. Suatu hari Nur punya niatan membangun rumah dan mencari batu sendiri di sela-sela pekerjaanya sebagai kuli batu. Namun, mala petaka menimpanya ketika ia berniat memecah batu untuk rumahnya. Batu tersebut bukan nya pecah namun jatuh dan menimpa kaki kanan nya hingga mengakibatkan tulang besar kakinya hilang 10 cm. Kejadian itu menimpanya sekitar tiga tahun yang lalu, penanganan operasi pertama di lakukan di RSUD Mojosongo dengan biaya umum. Karena sudah kehabisan biaya, akhirnya Nur mendaftarkan diri ke BPJS mandiri dan selanjutnya di rujuk ke RSUD dr Suharso/Ortopedi Solo. Sekali lagi Nur kembali memiliki kendala biaya transportasi, karena tidak ada pemasukan sama sekali dan istrinya seorang ibu rumah tangga dan mempunyai 2 tanggungan anak usia sekolah. Akhirnya keluarga Nur mencari informasi tentang Sedekah Rombongan yang pernah membantu tetangganya berobat dan di lanjutkan mendatangi RSSR Magetan untuk mengajukan bantuan. Nur akhirnya menjadi pasien dampingan #SR Magetan. Operasi ke lima Nuryadi dilakukan Oktober 2016 sedangkan operasi lanjutan dilakukan tanggal 2 November 2016. Operasi terakhir dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2017. Pada bulan Januari 2018 dilakukan operasi untuk pelepasan pen pada kaki nya. Dan pada 30-8-2018 dilakukan operasi pemasangan Ilizarof untuk yang kedua kali. Titipan santunan keduapuluhtiga dari sedekahholic sebesar Rp 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk pembayaran Bpjs Mandiri dan biaya akomodasi rawat inap, setelah sebelum nya masuk rombongan 785, 798, 846, 853, 874, 909, 929, 976, 1007, 1052, 1069, 1083, 1091, 1107, 1117, 1126, 1136 dan Rombongan baru 7, 12, 16, 23 dan 29. Nuryadi sekeluarga mengucapkan terimakasih atas segala bantuan dari Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 26 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Mirsa_DP @Khoirul_ Busnajudin

Mas Nur tulang kaki kanan remuk karena kecelakaan kerja


SUDARSI BINTI MARTO SIRMAN (43, Ca Mamae). Alamat : Dukuh Mbiroto RT 2/2, Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Darsi demikian beliau biasa dipanggil adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita Ca Mamae kurang lebih setahun yang lalu. Penyakit ini ditandai dengan ada nya benjolan pada payudara tetapi karena tidak timbul rasa sakit maka bu Sudarsi membiarkan nya saja. Baru setelah setahun timbul rasa sakit maka bu Sudarsi mencoba periksa ke Rsud. Sayidiman Magetan dan dinyatakan perlu tindakan operasi. Suami bu Sudarsi yaitu pak Muhamad Shokib (59) cukup panik takut biaya yang dibutuhkan tinggi sedangkan keluarga ini belum memiliki Bpjs. Pak Sokib sendiri bekerja dengan beternak kelinci dan ayam serta menjual nya ke pasar, wajar beliau kebingungan dengan biaya operasi untuk istrinya. Akhirnya dengan saran keluarga pak Shokib mendaftarkan Bpjs. Setelah Bpjs aktif, maka bu Darsi melanjutkan pengobatan dan operasi telah dilaksanakan pada awal bulan Desember 2017. Saat ini beliau melakukan pengobatan lanjutan dengan kontrol rutin di Rsup. Moewardi Solo. Informasi mengenai bu Sudarsi diperoleh dari salah satu teman kurir Sedekah Rombongan Magetan. Santunan ketigabelas titipan para Sedekaholic pun telah disampaikan sebesar Rp. 500.000,- dan digunakan untuk biaya akomodasi rawat inap setelah sebelum nya masuk Rombongan Lama 1090, 1107, 1117, 1126, 1136, 1142, Rombongan Baru 3, 7, 12, 16, 21 dan 23. Rasa terimakasih disampaikan untuk bantuan yang telah diterima. Semoga bu Sudarsi bisa sembuh dan beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Mukhlisin @Rubi_Farma

Bu Sudarsi menderita ca mamae


KASMI BINTI SAKERAN (41, Ca Mamae + Myom). Alamat : Dusun Ngasem RT 2/1, Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Kasmi adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita sakit Ca Mamae dan Myom selama satu tahun terakhir. Pertama kali bu Kasmi berobat ke dokter umum, selanjutnya dirujuk ke Rsud. Soedono Madiun. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa bu Kasmi menderita Ca Mamae dan Myom sehingga harus dirujuk ke Rsud. Moewardi Solo. Bu Kasmi mulai berobat ke Rsdm Solo bulan Mei 2017 dan operasi dilaksanakan tanggal 13 September 2017. Sebelum operasi sudah dilakukan kemoterapi sebanyak 3 kali. Jahitan bekas operasi sedikit mengalami kegagalan sampai harus 2 kali dilakukan perbaikan baik di Rsud. Magetan maupun di Rsdm Solo. Bu Kasmi tidak memiliki anak, dan suaminya sudah tidak memperdulikan dia lagi sehingga sering kali bu Kasmi harus berangkat berobat sendiri walau kadang didampingi kakak nya atau ibu mertua nya yang masih sangat perduli dengan bu Kasmi. Informasi tentang bu Kasmi diperoleh dari salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan. Setelah melalui proses Survey, bu Kasmi masuk menjadi salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan mulai Senin, 30 Oktober 2017. Saat ini direncanakan proses kemoterapi suntik sebulan sekali. Santunan kesebelas titipan para Sedekaholic sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi kontrol dan pembelian obat diluar Bpjs setelah sebelum nya masuk rombongan 1083, 1094, 1107, 1117 dan 1142 dan Rombongan Baru 3, 12, 17, 23 dan 29. Bu Kasmi sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga bu Kasmi segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti sebelumnya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Busnajudin @Rubi_Farma

Bu Kasmi menderita sakit ca mamae dan myom


MTSR 1 MAGETAN (AE 8066 NE, Biaya Operasional Februari 2019). Mobil APV tahun 2008 dengan nomor polisi AE 8066 NE. adalah sebuah mobil yang berfungsi sebagai MTSR Magetan dengan interior ambulance standart untuk membantu pergerakan Sedekah Rombongan Magetan sejak 19 April 2015 yang lalu. Survei, mengantar santunan dan mengantar juga menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan untuk menjemput kesembuhan ke berbagai rumah sakit setempat dan rumah sakit rujukan di luar kota Magetan seperti Surabaya, Malang, Solo dan Jogja juga kota lain adalah tugas utama MTSR tersebut. Medan yang sangat berat di lereng Gunung Lawu dan jarak tempuh yang sangat sering dengan tujuan luar kota mengharuskan para Kurir selalu melakukan pemeriksaan kondisi terutama pada fungsi pengereman MTSR agar tetap prima. Adapun biaya Operasional bulan Februari 2019 sebesar Rp 2.241.000,- di gunakan untuk pembelian BBM dan biaya pemeliharaan dan perbaikan serta biaya branding. Semoga dengan bantuan dari Sedekaholic MTSR 1 Magetan dapat terus membantu pasien untuk menjemput kesembuhan ke rumah sakit. Sebelumnya laporan keuangan MTSR AE 8066 NE masuk pada Rombongan Baru 29

Jumlah Bantuan : Rp 2.241.000,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew SRMagetan

Biaya operasional Februari 2019


MTSR 2 MAGETAN (AE 1495 KG, Biaya Operasional Februari 2019). Pada tanggal 12 Agustus 2016 Sedekah Rombongan wilayah Magetan kembali mendapat amanah dari warga setempat berupa satu unit mobil Luxio tahun 2012 yang di pergunakan sebagai MTSR di wilayah Magetan dan sekitarnya. Mobil standart penumpang tersebut di pergunakan untuk mempermudah bergerakan Kurir Sedekah Rombongan Di wilayah Magetan untuk menyampaikan bantuan dari sedekaholic dan mengantar pasien dampingan ke Solo, Yogya, Surabaya maupun Malang. Mtsr 2 digunakan juga Untuk mengoptimalkan mobilitas MTSR di Kota Kabupaten Magetan yang juga mengcover wilayah Kabupaten Ngawi dan sekitarnya. Kebutuhan BBM Servis rutin dan biaya Operasional pastinya sangat di butuhkan. Bantuan kali ini pada bulan Februari 2019 sebesar Rp 2.425.000,- di alokasikan untuk biaya pembelian BBM, biaya ganti oli dan pemeliharaan rutin. Laporan keuangan Operasional MTSR AE 1495 KG sebelumnya masuk pada Rombongan Baru 29.

Jumlah Bantuan : Rp 2.425.000,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew SRMagetan

Biaya operasional Februari 2019


RSSR MAGETAN, (Biaya operasional Rssr Magetan bulan Februari 2019). Rssr adalah Rumah Singgah yang digunakan pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan dari luar kota untuk menginap selama proses pengobatan di Rumah Sakit. RSSR hadir di Magetan sejak bulan Oktober 2015. Kami mengontrak rumah di Jalan Hasanudin RT 4 RW 5 Selosari Magetan selama 2,5 tahun setelah 1 tahun sebelum nya berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomer 25 Magetan. RSSR digunakan sebagai tempat tinggal pasien yang berobat di Rumah Sakit sekitar Magetan. Fungsi dari adanya Rumah Singgah ini adalah untuk transit pasien Sedekah Rombongan yang berasal dari luar kota Magetan, biasanya dari wilayah Madiun, Ngawi atau Ponorogo yang harus menjalani pengobatan di Solo. Jadi untuk memudahkan perjalanan, pasien transit dulu di Rssr Magetan semalam untuk keesok hari nya, pagi Subuh bisa langsung berangkat ke Solo. Laporan ini ditujukan untuk kebutuhan rekening air, listrik, telpon, kebersihan, sembako pasien, perlengkapan kantor dan prasarana lain untuk melengkapi kebutuhan Rumah Singgah Sedekah Rombongan serta kebutuhan pasien di Rssr Magetan selama bulan Februari d 2018 setelah sebelum nya masuk Rombongan Baru 29.

Jumlah Santunan : Rp 933.160,-
Tanggal : 28 Februari 2019
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew SRMagetan

Biaya operasional Rssr Magetan bulan Februari 2019


SLAMET RIYADI (11, Patah Tulang + Epilepsi). Alamat : RT 7/1, Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Saat Dik Slamet berusia 5 bulan, ia mengalami demam tinggi dan kejang-kejang. Ia pun dibawa ke Puskesmas Sumpiuh. Keadaannya membaik, namun dokter menyarankan agar Dik Slamet diperiksakan ke dokter spesialis anak. Dokter mendiagnosis ia menderita epilepsi. Kondisi tubuhnya semakin membaik namun badannya tidak ada perkembangan dan badannya semakin lemah. Tangan dan kakinya mengecil dan sampai sekarang belum bisa bicara dan berjalan. Dua bulan yang lalu ia kembali mengalami kejang dan langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Siaga Medika Banyumas. Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa ada tulangnya yang patah, sehingga ia harus menjalani operasi. Dik Slamet dianjurkan untuk menjalani kontrol setiap 2 pekan sekali. Kini kondisi badan Dik Slamet masih lumpuh, tidak bisa bicara serta tangan dan kakinya mengecil. Ayahnya, Dariyo (40) bekerja sebagai buruh, sedangkan ibunya, Suswanti (37) adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan keluarga yang kecil sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Dik Slamet dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III. Namun pengobatannya masih terkendala biaya akomodasi selama kontrol ke rumah sakit. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Slamet sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi selama kontrol di RS Siaga Medika dan biaya kehidupan sehari-harinya. Santunan sebelumnya terdapat dalam Rombongan 1137. Kini Dik Slamet menjalani kontrol setengah bulan sekali ke RS Siaga Medika, fisioterapi epilepsi dan tulang. Semoga Dik Slamet segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Januari 2019.
Kurir : @ddeean Lasminah Rahayu

Slamet menderita patah tulang dan epilepsi


Athalah Zhafran Musyafa (1, Congenital Tibia Hemimelia ) Desa Arcawinangun RT 5 RW 8 Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. Ketika baru lahir Dik Zhafran mengalami kelainan rangka pada bagian kaki kirinya padahal kata ibunya, Nurhasanah (24) ketika dilakukan USG tidak ada kelainan apapun. Pada usia 3 hari Dik Zhafran diperiksakan di Rumah Sakit (RS) Kartini, namun dari rumah sakit tersebut dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Siaga Medika, opname selama 4 hari. Karena keterbatasan alat di rumah sakit tersebut akhirnya Dik Zhafran dirujuk ke rumah sakit lain yaitu ke RS Soeharso Solo. Sudah satu tahun lebih Dik Zhafran melakukan pengobatan di sana dengan agenda kontrol satu bulan sekali, pada tanggal 2 April 2018 Dik Zafran menjalani operasi dan dipasang alat yang fungsinya untuk memanjangkan tulang. Setelah operasi tersebut agenda kontrol menjadi 2 pekan sekali. Selama pengobatan Dik Zhafran dibantu jaminan kesehatan berupa BPJS Non PBI Kelas I, yang biaya iurnya dibayarkan oleh pemilik toko tempat ayahnya, Tarsino (24), bekerja. Namun kesulitan memenuhi biaya kehidupan sehari-hari dan kesulitan untuk biaya transport ke Solo. Alhamdulillah, atas izin Alloh Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Zhafran sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic untuk membantu meringankan biaya transport. Bantuan sebelumnya sudah tercatat dan masuk dalam rombongan baru 10. Saat ini kondisi Dik Zhafran belum bisa berjalan dan masih memakai alat untuk memanjangkan tulang.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 Februari 2019
Kurir : @ddeean @menttariii @yaswi_rd

Zhafran mengalami kelainan rangka pada bagian kaki kirinya


PRIYO ADI SANTOSO (39, Depresi). Alamat : Jalan Krapyak, RT 6/3, Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Saat masih kecil, orang tua Mas Priyo bercerai. Ia pun dititipkan di Panti Asuhan Siloam hingga ia lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Setelah itu ia merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai pengurus kucing. Saat pulang ke Purwokerto, ia pun bingung harus tinggal dimana karena keadaan kedua orang tuanya sama-sama tidak memungkinkan. Ia pun tinggal bersama kerabat yang tinggal sendirian. Sejak saat itu ia mengalami depresi. Semakin hari keadaan Mas Priyo semakin memburuk. Ia sering melamun, bicara melantur, enggan mandi, serta bermain ke sungai dan sawah selayaknya anak kecil. Kerabat yang tinggal bersamanya, berinisiatif membawanya ke panti rehabilitasi di Kroya untuk berobat secara medis maupun non medis. Biaya pengobatannya dapat dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS. Namun, Mas Priyo masih kesulitan untuk memenuhibiaya hidup sehari-hari di panti rehabilitasi yang cukup besar. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan kembali dengan Mas Priyo sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu meringankan biaya hidup sehari-harinya di panti rehabilitasi. Bantuan sebelumnya sudah tercatat dan masuk dalam rombongan 1070.Semoga ia segera diberi kesembuhan dan dapat beraktivitas secara normal.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 22 Desember 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @paulsyifa

Mas Priyo mengalami depresi


ABDUR ROZAK (18, Gastritis). Alamat : RT 7/8, Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Sekitar 2 tahun lalu, Abdur Rozak sering keluar masuk rumah sakit karena selalu mengeluh sakit pada perutnya. Dari gejalanya, Abdur Rozak didiagnosis terkena Gastritis. Gastritis adalah kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan atau pengikisan. Terakhir Kali ia menjalani opname pada bulan Desember 2017. Saat ini kondisinya sudah mulai membaik dan sudah bisa beraktifitas kembali. Abdur Rozak bukan dari keluarga mampu. Ayahnya, Subekti (48) bekerja sebagai buruh harian lepas berpenghasilan kecil. Ibunya, Arlaniah (47) mengurus rumah tangga. Biaya pengobatan Abdur Rozak dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun mereka sangat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah, atas ijin Allah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Abdur Rozak sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari. Bantuan sebelumnya sudah tercatat dan masuk dalam rombongan 1109. Semoga santunan tersebut dapat bermanfaat dan Abdur Rozak dapat segera diberi kesembuhan sehingga dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 22 Desember 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @paulsyifa

Rozak terkena gastritis


Anggit Hermawan (23, Anggit Hermawan, Gagal Ginjal). Alamat : RT 03/05, Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2004, Anggit merasakan sakit pada pinggangnya dan deman tinggi. Lalu diperiksa ke mantri tapi tidak kunjung sembuh. Kemudian diperiksakan lagi ke Puskesmas Wangon 1 dan di rawat inap selama 2 hari. Dari Puskesmas Wangon 1 Anggit dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ajibarang. Di RSUD Ajibarang, Anggit melakukan cek laboratoriun ureum creatin. Karena keterbatasan alat, lalu dirujuk lagi ke RSUD Banyumas. Dokter spesialis mendiagnosis Anggit terkena gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah sepekan 2 kali hingga saat ini. Kondisi Anggit pun sekarang sering merasa nyeri pada perut, nafas sesak dan sulit berjalan. Sejak kecil Anggit tidak bisa berbicara dan ibunya meninggal dunia sejak usianya 8 tahun. Bapaknya Itmam Fauzi (54) bekerja sebagai tukang becak. Selama pengobatan Anggit menggunakan fasilitas jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Saat ini Anggit mengalami kesulitan dalam biaya transportasi untuk menjalani hemodialisa di RSUD Banyumas. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Anggit dan dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic. Santunan digunakan untuk membantu biaya transportsi untuk hemodialisa ke RSUD Banyumas. Bantuan sebelumnya sudah tercatat dan masuk dalam rombongan baru 11. Semoga santunan dari sedekaholic bermanfaat dan Anggit dapat sehat seperti semula.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Desember 2018
Kurir : @ddeean Toni Yahdianto @yaswi_rd

Anggit terkena gagal ginjal


NOVA ELIZA (4, Gangguan Tumbuh Kembang + Jantung bocor ). Alamat : RT 3/5, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Nova terlahir normal namun sejak berusia 5 bulan sampai saat ini tumbuh kembangnya melambat tidak seperti anak-anak seusianya. Sekitar dua tahun yang lalu Nova menderita badan lemas pucat, sesak nafas, batuk dan panas. Ia dibawa berobat ke puskesmas dan oleh pihak puskesmas disarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas. Nova langsung ditangani oleh dr. Hartono, Sp.A dan didiagnosis menderita gangguan pertumbuhan dan perkembangan serta jantung bocor. Kaki Nova kaku dan kecil. Ia dianjurkan untuk menjalani fisioterapi dan terapi wicara setiap setengah bulan sekali. Nova adalah anak kedua dari pasangan Wasito (42) dan Sarisah (36). Bapak Wasito bekerja sebagai buruh lepas, sedangkan Ibu Sarisah adalah seorang ibu rumah tangga. Biaya pengobatan Nova dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI Kelas III. Namun Nova dan keluarga masih kesulitan untuk biaya kebutuhan hidup sehari-hari, transportasi ke rumah sakit dan membayar iuran BPJS. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Nova sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics. Santunan disampaikan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari, membayar iuran BPJS, akomodasi serta transportasi ke RSUD Banyumas dan ke Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta tiga bulan sekali. Santunan sebelumnya terdapat dalam Rombongan baru 19. Kondisinya saat ini tuna rungu, kaki lututnya mengecil, pucat, lemas dan kesulitan bicara. Semoga santunan dari sedekaholic dapat bermanfaat dan Nova segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Januari 2019
Kurir : @ddeean Lasminah @yaswi_rd

Nova menderita badan lemas pucat, sesak nafas, batuk dan panas.


JUAN REVI MAHARDIKA (4, Radang Sendi + Leukemia). Alamat : RT 2/4, Desa Karangsalam, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Awal Juni 2017 orang tua Dik Juan mendapati sendi tangan dan kaki anaknya tiba-tiba membengkak. Kemudian Dik Juan dipijat dengan harapan pembengkakan pada sendinya berkurang namun kondisinya tidak membaik. Lalu ia dibawa berobat ke Rumah Sakit (RS) Medika Lestari Buntu dan diberikan beberapa obat, tetapi kondisi sendinya semakin membengkak. Orang tua Dik Juan lalu membawanya ke dokter spesialis anak, dr. Hartono dan dianjurkan untuk kontrol selama 10 hari. Namun setelah kontrol 10 hari kondisi Dik Juan tidak menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik. Karena kondisinya yang seringkali kambuh, akhirnya orang tua Dik Juan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas dan harus diopname selama 6 hari. Dokter mendiagnosis Dik Juan menderita radang sendi komplikasi leukemia, lalu dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta. Karena kondisinya tersebut, saat ini Dik Juan masih menjalani kemoterapi dan transfusi darah di RS Sardjito. Ayahnya, Imam Santoso (29) bekerja sebagai buruh harian lepas. Sementara ibunya, Marhamah (25) adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan yang kecil membuat ayah Dik Juan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membiayai keperluan akomodasi untuk kontrol Dik Juan. Selama berobat, Dik Juan dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Juan dan keluarga. Santunan dari sedekaholic diberikan untuk biaya akomodasi kontrol ke RS Sardjito Yogyakarta dan biaya kehidupan sehari-hari. Santunan sebelumya sudah diberikan dan laporannya terdapat dalam rombongan baru 19. Kondisi saat ini Dik Juan masih merasa nyeri dan kesemutan untuk berjalan, telapak kakinya membiru, lemas. Sekarang ia sedang menjalani kemoterapi selama tujuh minggu di RS Sardjito. Semoga Dik Juan dapat kembali sehat dan tumbuh dengan ceria.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Januari 2019
Kurir : @ddeean Lasminah @yaswi_rd

Dik Juan menderita radang sendi komplikasi leukemia

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 AHMAT AZIKUR ROHMAN 709,500
2 MUHAMMAD RAFA AZKA SATRIA 513,100
3 DWI AFIFATUL MAULIDAH 500,000
4 HOFILA BINTI HASIM JAZULI 1,000,000
5 ALM. MOHAMMAD REGA SAPUTRA 1,000,000
6 ALM. YEHEZKIEL ANDIKA KAPANTOW 1,000,000
7 ALMH. ADINDA SALSABILA 1,000,000
8 ASIS DWI YONO 500,000
9 BRYAN ELFRAZA DARY 1,000,000
10 BUDI HARTONO 500,000
11 JASMINA BINTI MA’AT 560,000
12 LINTANG RAMADANI 515,900
13 MIATUL MAULIDAH 500,000
14 MISTINI BINTI ARSIMUN 500,000
15 MOHAMAD AGUS 1,000,000
16 MUHAMMAD ULIL AMRI 526,600
17 NURUL AFIDAH 500,000
18 RINA IKA SUSANTI 639,200
19 RIO ADI PRANATAN 1,700,500
20 ROKAYA BINTI MUNIR 500,000
21 ROSALINE DHITA PARASWARI 1,188,800
22 SUMIRA BINTI SAMSUDIN 500,000
23 SUNARTI BINTI ARTAYU 500,000
24 WINDA NOVITA SARI 500,000
25 SURATMI BINTI SINUNG 2,500,000
26 SRI WAHYUNI BINTI AMAT MIMBAR 500,000
27 SUYATIN BINTI SETU 1,000,000
28 ARDINDA MAYANG MARSELA 500,000
29 ATIK MARYATI BINTI JUARI 1,000,000
30 FAJRIL REVAN NURAYA 500,000
31 RUMINI BINTI SUPARMAN 500,000
32 MARGONO BIN SUKADI 500,000
33 JUMIATI BINTI SUPANGAT 500,000
34 MISRIPAH BINTI SARDI 500,000
35 MUTI BINTI BONTAYIB 500,000
36 RUBIATUN BINTI PARTOREJO 1,000,000
37 SRINARTI BINTI SLAMET 500,000
38 NURYADI BIN SUPARMIN 500,000
39 SUDARSI BINTI MARTO SIRMAN 500,000
40 KASMI BINTI SAKERAN 500,000
41 MTSR 1 MAGETAN 2,241,000
42 MTSR 2 MAGETAN 2,425,000
43 RSSR MAGETAN 933,160
44 SLAMET RIYADI 500,000
45 Athalah Zhafran Musyafa 500,000
46 PRIYO ADI SANTOSO 1,000,000
47 ABDUR ROZAK 1,000,000
48 Anggit Hermawan 500,000
49 NOVA ELIZA 500,000
50 JUAN REVI MAHARDIKA 500,000
Total 38,952,760