MAHDI BIN TUR (59, Kanker Kulit). Alamat : Dusun Wonosroyo Barat, RT 26/6, Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada 2 tahun yang lalu, Bapak Mahdi yang kala itu bekerja mengalami kecelakaan kerja. Batu yang beliau hancurkan serpihannya mengenai tahi lalat di hidung beliau. Karena tidak dirasa parah, beliau hanya mengobatinya di Puskesmas terdekat. Setelah beberapa minggu, kejadian kecelakaan kerja itu terulang kembali dan mengakibatkan luka beliau semakin parah. Karena diketahui luka beliau semakin parah, beliau pun diberika surat rujukan ke Rumah Sakit Dr. H. Koesnadi. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis beliau mengalami kanker kulit. Beliau pun akhirnya mendapatkan perawatan rawat luka pada hidung beliau. Setelah menjalani perawatan, Bapak Mahdi pun diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. Akan tetapi setelah beberapa bulan, luka beliau semakin parah, Mengetahui akan hal tersebut, keluarga pun membawa beliau ke rumah sakit lagi dan beliau pun diberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan Juni, Bapak Mahdi menjalankan kontrol rutin dan pemeriksaan benjolan pada hidung. Bulan Juli, Beliau menjalankan CT Scan umum di Rumah Sakit Persada, pengambilan hasil CT Scan, cek laboratorium, dan direncanakan untuk sinar. Pada bulan Agustus, beliau menjalankan cek laboratoriumdan, kontrol rutin, dan CT Scan ulang di RSSA. Bapak Mahdi tinggal bersama istri beliau Ibu Suwarnik (54) yang setiap harinya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan Bapak Mahdi sebagai buruh menghancurkan batu memiliki penghasilan yang sangat sedikit. Jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki sangat membantu dalam biaya berobat. Akan tetapi beliau sangat terkendala akan biaya transportasi ke Malang dan kebutuhan hidup di Malang sangat tidak sedikit. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Mahdi. Bantuan pada bulan ini pun telah diberikan kepada untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, membeli obat dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1143. Semoga Bapak Mahdi lekas diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.450.000,-
Tanggal : 1 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Pak Mahdi mengalami kanker kulit


MIATUL MAULIDAH (18, Suspect Tumor Tulang Pinggul). Alamat : Dusun Krajan I, RT 4/2, Desa Bendoarum, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Sejak awal Bulan Mei 2017, Miatul mulai mengeluh kalau kakinya terasa linu-linu. Semakin lama semakin terasa sakit dan akhirnya diperiksakan ke Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis bahwa Miatul mengalami suspect tumor tulang. Miatul diberikan surat rujukan untuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Bulan Juli Miatul menjalankan kemoterapi yang ke 1 dan ke 2. Pada bulan Agustus Miatul kembali menjalankan kemoterapi yang ke 3 dan ke 4, serta kontrol ke poli jantung. Miatul merupakan anak ke 2 dari Bapak Supandi (44) dan Ibu Sukwati (38). Bapak Supandi yang sebagai tulang punggung keluarga bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang sedikit. Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang membantu akan biaya berobat. Akan tetapi, keluarga masih terbebani akan kebutuhan sehari-hari dan transportasi saat berobat ke Malang. Kurir Sedekah Rombongan yang mendapatkan info dari Sedekaholics bahwa Miatul memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Miatul untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Miatul. Semoga pengobatan yang dijalani Miatul diberikan kelancaran dan segera mendapatkan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 654.900,-
Tanggal : 24 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Miatul mengalami suspect tumor tulang


MISTI BINTI MISTI (75, Luka di wajah dan leher). Alamat : Dusun Kalinyamat RT 2/3 Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Ketika Ibu Misti masih muda muncul bisul didaerah leher tetapi tidak dihiraukan dan diobati. Luka di daerah wajah Ibu Misti berawal dari tahi lalat yang luka. Semakin lama semakin menyebar dan periksakan ke RSUD Kanjuruhan Malang dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif tetepi Ibu Misti tidak mau sehingga keluarga hanya merawatnya dirumah. Keadaan Ibu Misti saat ini masih bisa berjalan tetapi penglihatan beliau sudah tidak jelas. Ibu Misti hidup sendirian dirumah tetapi rumahnya masih berdekatan dengan keluarga beliau. Anak Ibu Misti merantau untuk mencari nafkah dan untuk kebutuhan Ibu Misti ditanggung oleh keluarga dekat beliau. Ibu Misti mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan apa yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya kebutuhan beliau. Semoga Ibu Misti diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Faatir @SiscaDwi

Bu Misti menderita luka di wajah dan leher


MISTINI BINTI ARSIMUN (41, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Kayu Jaran RT 01/ 01, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2016 Ibu Mistini mengalami pendarahan dan diperiksakan ke Rumah Sakit Siti Aisyah Probolinggo. Setelah pemeriksaan awal disana, Ibu Mistini kembali dirujuk ke RSUD Tongas dan didiagnosa menderita kanker servik. Setelah itu Ibu Mistini dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan lebih intensif. Pada bulan Agustus Ibu Mistini menjalankan cek laboratorium, kemoterapi ke 2 dan ke 3. Ibu Mistini bekerja sebagai buruh tani dan sedangkan suaminya bekerja sebagai perangkat desa. Ibu Mistini mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Probolinggo – Malang, biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS dan biaya supplement. Semoga Ibu Mistini segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Mistini menderita kanker servik

—-
MUHAMMAD ULIL AMRI (3, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Kebonsari Rt 1/11, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2017, Ulil merasa perih dimata dan muncul bintik putih pada mata sebelah kiri. Semakin lama semakin membengkak dan pandangan semakin kabur. Setelah mata Ulil semakin membesar orangtuanya memeriksakan ke RSUD Dr. Soebandi Jember kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi sekarang ini mata Ulil yang sebelah kiri sudah tidak bisa melihat dan semakin besar. Pada bulan ini, Ulil menjalankan cek laboratorium, kemoterapi yang ke 8. Orangtua Ulil yaitu Bapak Hadi Wiyono (42) mencari nafkah sebgai buruh tani dan ibunya, Ibu Nasriyatul Azizah (37) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Ulil mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS yang sangat membantu biaya pengobatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ulil, bantuan pun diberikan untuk biaya suplemen seperti pampes dan susu, biaya transportasi Jember-Malang dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 22. Semoga pengobatan yang dilakukan lancar dan segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 543.600
Tanggal : 18 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ulil menderita retinoblastoma


ALMH. PARTINI BINTI MARTO (54, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Tlogo III RT 2/2, Kelurahan Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada akhir tahun 2015, Ibu Partini mulai mengalami gejala dan hanya mengobatinya secara tradisional saja. Pada awal tahun 2017 beliau memeriksakannya ke puskesmas terdekat. Setelah diperiksakan Ibu Partini kemudian dirujuk ke RSUD Blitar dan melakukan pengobatan disana. Pada Desember 2017 Ibu Partini dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk melakukan pengobatan lebih lanjut. Pada Bulan Juli Ibu Partini mengalami penurunan dan dirawat di RSUD Blitar. Pada tanggal 13 Agustus 2018 Ibu Partini dikabarkan telah berpulang kepada rahmatullah. Keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian Ibu Partini. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian beliau. Sedekah Rombongan berbelasungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Ibu Partini. Keluarga Ibu Partini mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Ibu Nuryatin meninggal dunia. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Keluarga Ibu Partini sekali lagi mengucapkan terimakasih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 13 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Firman @SiscaDwi

Santunan kematian


RAFFA ADITYA PRATAMA (3, Hydrocephalus). Alamat : Jalan Sumber Urip, RT 19/10, Dusun Krajan, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir ada benjolan di belakang kepala bagian atas. Kemudian periksa ke bidan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hartoyo Lumajang. Namun, dari rumah sakit Hartoyo dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena peralatan medis yang lebih lengkap. Saat periksa ke dokter syaraf perkiraan Hydrocephalus. Setelah di CT-SCAN ternyata hasilnya positif Hydrocephalus. Kepala mulai membesar saat Raffa menginjak umur 1 minggu. Makin hari makin dirasa kedua orangtuanya kalau kepala putranya semakin membesar. Namun, dari pihak rumah sakit belum ada penanganan khusus hanya timbang dan ukur tinggi badan saja. Setelah berumur 5 bulan Raffa baru mendapat penanganan dan menentukan jadwal operasi. Bulan Juli sampai Agustus, Rafa menjalani kontrol rutin, rawat luka, sedot cairan dikepala, dan pengambilan obat. Rofik (39), ayah Raffa bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang rendah tiap harinya. Penghasilan tersebut hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja. Sumsila, istri beliau hanya menjadi ibu rumah tangga biasa. Raffa memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III, akan tetapi kendala yang dihadapi keluarga ini adalah tidak mempunyai dana untuk pengobatan dan tempat menginap. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka dan biaya iuran BPJS. Pada bulan kemarin bantuan untuk Raffa tercatat dalam rombongan baru 15. Semoga pengobatan yang dijalani Raffa diberikan kelancaran dan lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 683.600,-
Tanggal : 24 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Raffa positif hydrocephalus


SHELA OKTAVIA RAMADHANI (16, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Banjarjo RT 2/11, Kelurahan Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada satu tahun yang lalu mulai tumbuh benjolan kecil pada mata Shela sebelah kanan. Semakin lama semakin membesar dan akhirnya diperiksakan ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo Blitar. Shela menjalankan operasi di RSUD Mardi Waluyo Blitar sampai 3x tetapi benjolan tersebut terus tumbuh dan semakin membesar. Akhirnya Shela dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan Agustus Shela menjalankan kontrol pertama di RSSA Malang, tetapi keluarga memutuskan untuk berpindah ke pengobatan tradisional dan mengundurkan diri dari SR. Ibu Shela, Ibu Partiana (37) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa dan untuk kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh keluarganya. Shela mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Semoga Shela segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 893.600
Tanggal : 29 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Firman @SiscaDwi

Shela menderita retinoblastoma


SITI ROMLAH (45, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Tidu RT 3/4, Keurahan Kalipucang, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Oktober muncul benjolan pada payudara sebelah kanan Ibu Romlah yang semakin lama semakin membesar. Pada bulan Desember, Ibu Romlah memeriksakanya ke rumah sakit Dr. R Soedarsono Pasuruan dan didiagnosa kanker payudara. Kemudian Ibu Romlah dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Keadaan sekarang ini, payudara sebelah kanan Ibu Romlah semakin membesar. Pada bulan Juli, Ibu Romlah menjalankan operasi pengangkatan kanker di payudara sebelah kanan dan menjalankan kontrol pasca operasi. Pada bulan Agustus Ibu Romlah menjalankan kontrol luka bekas operasi, cek laboratorium, cek dipoli jantung, dan dokter menjadwalkan sinar. Ibu Romlah hanyalah sebagai ibu rumah tangga biasa dan suaminya, Bapak Mustofa (56) bekerja sebagai buruh harian lepas. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Romlah mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan, biaya transportasi dan biaya kebutuhan lainnya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga pengobatan yang dilakukan berjalan lancar dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 512.000
Tanggal : 15 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Romlah didiagnosa kanker payudara


SITI SABIKAH (45, Kanker Ovari). Alamat : Dusun Pujonlor RT 22/22, Desa Pujonlor, Kecamatam Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada bulan November Ibu Sabikah merasa perutnya bertambah besar dan diperiksakan ke rumah sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu. Dokter mendiagnosis bahwa terdapat tumor cair di perut Ibu Sabikah dan dirujuk ke rumah sakit Lavalette Malang. Kondisi terkini Ibu Sabikah perutnya semakin membesar dan terkadang terasa kaku dan perih. Setelah operasi Ibu Sabikah dijadwalkan untuk melakukan kemoterapi dan terdapat diagnosa baru yaitu kanker ovari. Pada bulan ini, Ibu Sabikah menjalankan cek laboratorium dan kemoterapi yang ke 8 dan ke 9. Suami Ibu Sabikah, yaitu Bapak Sudarno (40) mencari nafkah sebagai tukang ojek. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anaknya yang masih SMP. Ibu Sabikah mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dihadapi, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, supplement, dan biaya pengobatan yang tidak menjadi tanggungan jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 22. Semoga Ibu Sabikah diberikan kelancaran dalam pengobatan dan segera diberikan kesehatan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 18 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu siti didiagnosa kanker ovari


SUMIYATI BINTI SAIMON (53, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Cindogo, RT 18/7, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Mulai Bulan Juli 2016 Ibu Sumiyati sering mengalami pendarahan secara terus menerus dan kemudian pada bulan September diperiksakan ke Puskesmas Tapen kemudian dirujuk ke RS Koesnadi Bondowoso. Setelah mendapatkan surat rujukan, Ibu Sumiyati pun menjalani pemeriksaan di RS Koesnadi. Dokter pun akhirnya mendiagnosis pada dinding rahim Ibu Sumiyati terdapat sel kanker atau yang lebih sering disebut kanker serviks. Dari Rumah Sakit Koesnadi Bondowoso Ibu Sumiyati mendapatkan surat rujukan untuk melanjutkan proses pengobatan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini Ibu Sumiyati menjalani konsultasi ke dokter mengenai kaki yang bengkak dan cek jantung. Bapak Mochni (58) adalah suami beliau yang bekerja sebagai security pada malam hari dan pendapatan yang di dapat hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. Ibu Sumiyati terasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki, akan tetapi kebutuhan untuk transportasi, kebutuhan obat-obatan dan biaya hidup di Malang selalu menjadi beban beliau. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sumiyati, sehingga dapat meringankan beban yang beliau tanggung. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk biaya perbaikan keadaan umum, iuran BPJS dan transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1144. Semoga Ibu Sumiyati dapat segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Sumiyati menderita kanker serviks


SUNARTI BINTI ARTAYU (52, Kanker Servik). Alamat : Dusun Krajan II, RT 1/-, Desa Palalangan, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada 8 bulan yang lalu, Ibu Sunarti mulai merasakan nyeri pada bagian pinggang beliau dan sering mengalami keputihan bercampur dengan darah. Ibu Sunarti pun langsung memperiksakan diri ke Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis bahwa beliau mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim beliau. Karena tidak adanya obat-obatan yang dibutuhkan untuk proses pengobatan, Ibu Sunarti pun di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini April Ibu Sunarti menjalankan cek laboratorium dan pemeriksaan fisik. Bulan Juli Ibu Sunarti menjalankan sinar ke 23 sampai ke 25, cek laboratorium dan sinar dalam ke 1 sampai ke 3. Pada bulan Agustus Ibu Sunarti menjalankan cek laboratorium, cek jantung, sinar dalam ke 4 dan direncanakan untuk papsmear untuk kontrol selanjutnya. Ibu Sunarti merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Sudirma (58). Bapak Sudirma yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai pedagang di pasar. Penghasilan yang dimiliki Bapak Sudirma hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Sunarti memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang untuk melanjutkan pengobatannya. Selama ini Ibu Sunarti merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKlN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sunarti, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli pampers, transportasi dan biaya saat masuk rumah sakit. Bantuan sebelumnya tercatat dalam rombongan baru 15. Semoga pengobatan yang akan dijalani Ibu Sunarti diberikan kelancaran dan dapat lekas sembuh. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 542.000,-
Tanggal : 10 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Sunarti mengalami kanker servik


SUPIYA BINTI NITRO (46, Kanker Servik). Alamat : Dusun Nyato RT 10/02, Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada Bulan Mei 2015, Ibu Supiya mengalami pendaraha dan diperiksakan ke RSUD Waluyo Jati. Ibu Supiya didiagnosa terkena kanker serviks dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang (RSSA) untuk menjalankan pengobatan yang lebih intensif. Saat ini Ibu Supiya sudah menjalankan kemoterapi sebanyak 6 kali tetapi masih mengalami pendarahan. Bulan Juli Ibu Supiya menjalankan sinar ke 10 sampai ke 14. Pada waktu harus menjalankan sinar ke 15, Ibu Supiya mempunyai HB rendah sehingga tidak jadi menjalankan sinar. Setelah rawat inap di RSSA, Ibu Supiya dan keluarga memutuskan untuk pulang dan merawat beliau dirumah. Suami Ibu Supiya, yaitu Bapak Supandi (53) bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Supiya mempunyai Jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah sedekah rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Probolinggo – Malang, untuk pembelian pampes dan supplemen Ibu Supiya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam rombongan baru 15. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Supiya berjalan dengan lancar dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 533.400,-
Tanggal : 2 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bu Supiya mengalami kanker servik


SUTIK BINTI SUBUT (49, Kanker Tyroid). Alamat : Jalan Cangkring 21 E, RT 5/2, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Mulai 2012 terdapat benjolan di leher kiri Ibu Sutik, karena dianggap hanya benjolan biasa jadi beliau membiarkannya. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut bertambah besar dan Ibu Sutik diperiksakanlah ke Puskesmas Kanigaran. Karena sedikitnya peralatan yang dimiliki, Ibu Sutik pun diberi surat rujukan ke Rumah Sakit Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo. Setelah menjalani pemeriksaan dan telah di diagnosis dokter kanker tyroid. Ibu Sutik pun melakukan operasi pengangkatan sel kanker pada tahun 2013 akhir. Selang berapa bulan, muncul benjolan lain yang tumbuh di leher depan dan beliau pun akhirnya periksa lagi ke rumah sakit. Selama tahun 2014, Ibu Sutik telah menjalani operasi pengangkatan sel kanker di Rumah Sakit Umum Moh Shaleh Probolinggo sebanyak 2 kali. Pada operasi beliau yang terakhir menyebabkan infeksi dan benjolan pun semakin membesar. Akhirnya beliau pun dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan ini Ibu Sutik menjalankan sinar ke 1 sampai ke 8 dan cek laboratorium. Ibu Sutik dijadwalkan kontrol lagi pada bulan oktober untuk melanjutkan sinar. Ibu Sutik merupakan ibu rumah tangga yang di kepalai Bapak Juli (64) yang berprofesi sebagai buruh bangunan. Pendapat yang dimiliki suami hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI sangat membantu beliau dalam berobat, akan tetapi biaya transportasi dan akomodasi selama di Malang sangat tidak sedikit. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sutik, sehingga dapat membantu beliau untuk biaya transportasi, kebutuhan rawat luka dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 15. Semoga Ibu Sutik diberi kelancaran dan kesembuhan. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 530.300,-
Tanggal : 20 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Sutik menderita kanker tyroid


TEMON BINTI SAWAL (70, Kanker Servik). Alamat : Dusun Lebak Sari, RT 45/20, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar satu bulan yg lalu, Ibu Temon mulai merasakan nyeri secara terus menerus pada bagian alat vital beliau. Seiring berjalannya hari kondisi Ibu Temon menjadi lemas dan hanya bisa berbaring saja di tempat tidur. Karena kondisi beliau yag semakin parah, akhirnya beliau dibawa ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan yang intensif. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun menyimpulkan dari hasil pemeriksaan yang dijalani bahwa Ibu Temon mengalami Kanker Servik. Bulan ini Ibu Temon menjalani cek laboratorium dan pemeriksaan fisik. Bapak Lasimun (67) yang bekerja sebagai buruh tani di desanya. Terkadang Ibu Temon juga bekerja sebagai buruh tani untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena penghasilan yang di dapat sangat sedikit, sehingga mengurungkan niat beliau untuk pergi berobat. Ibu Temon yang memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Kelas III PBI sangat membantu beliau. Akan tetapi untuk biaya hidup saat di rumah sakit dan transportasi menjadi kendalanya. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Temon dan dapat membantu dalam pendampingan selama berobat. Bantuan yang telah diberikan kepada Ibu Temon dipergunakan untuk kebutuhan saat masuk rumah sakit, susu, pampers, transportasi dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan baru 15. Semoga bantuan yang telah diberikan dapat menjadikan jalan kesembuhan untuk Ibu Temon. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Ibu Temon mengalami kanker servik


WINARSI BINTI SIMAM (48, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Kenton RT 01/02 Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2015 Ibu Winarsi didiagnonas menderita kanker payudara. Beliau menjalankan operasi pengangkatan di RSUD Gambiran Kediri. Operasi dilakukan 2 kali dan setelah itu Ibu Winarsih dijadwalkan untuk kemoterapi tetapi beliau tidak melaksanakannya. Sel kanker pun tumbuh lagi dan pada tanggal 22 Mei 2018 dilakukan operasi yang ke 3. Setelah itu Ibu Winarsih dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalankan kemoterapi.Pada bulan Juni Ibu Winarsih menjalankan cek laboratorium dan rawat luka. Pada bulan Juli beliau menjalankan USG abdomen dan kontrol. Suami Ibu Winarsih, Bapak Kaseni (53) mencari nafkah sebagai petani sedangkan Ibu Winarsih hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Ibu Winarsih mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas 2. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan dan transportasi Kediri – Malang. Semoga Ibu Winarsih segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000,-
Tanggal : 18 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Winarsih menderita kanker payudara


WINDA NOVITA SARI (12, Hemangioma). Alamat : Dusun Pranggang Timur, Rt 2/2, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Winda adalah seorang pelajar kelas 6 SD. Ada benjolan yang muncul di badan Winda yaitu di daerah ketiak sebelah kiri. Benjolan itu muncul sejak Winda masih kecil. Awalnya, benjolan tersebut dianggap bukan penyakit yang serius tetapi semakin lama semakin membesar dan terasanya nyeri. Akhirnya Winda diperiksakan di puskesmas terdekat dan di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSSA dokter mendiagnosa hemangioma, dan sudah semakin menjalar ke daerah rongga dada. Pada bulan ini Winda menjalankan injeksi hemangioma dan kontrol rutin. Siti Romayah (41) adalah ibu Winda, beliau mencari nafkah sebagai buruh lepas. Penghasilan yang diperoleh Ibu Siti hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah kedua anaknya. Winda mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III yang dapat meringankan biaya pengobatannya. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Winda, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang dan juga biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 22. Semoga Winda segera diberikan kesehatan agar dapat bersekolah seperti anak-anak yang lainnya. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 10 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Winda didiagnosa hemangioma


YOYOK WINARKO (38, Patah Tulang Kaki Kanan). Alamat : Dusun Peteguhan RT 05/01, Kelurahan Argosari, Kecamatan Jabung, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada tanggal 25 Maret 2018 Bapak Yoyok telah mengalami kecelakaan di Pemalang Jawa Tengah. Bapak Yoyok telah menjalankan operasi pada kaki kanannya di Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang. Setelah kondisi Bapak Yoyok membaik, beliau memutuskan untuk kembali pulang ke rumahnya yang ada di Malang. Di Malang beliau kontrol ke puskesmas terdekat. Kondisi saat ini Bapak Yoyok masih membutuhkan alat bantu untuk bisa berjalan. Bapak Yoyok sebelum mengalami kecelakaan, beliau bekerja sebagai supir truk dan istrinya Ibu Erna (34) hanya sebagai ibu rumah tangga. Dengan kondisi sekarang ini Bapak Yoyok tidak bisa bekerja dan untuk kebutuhan sehari-hari beliau dibantu oleh keluarga. Bapak Yoyok mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesedihan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk kebutuhan pengobatan Bapak Yoyok. Semoga beliau segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Pak yoyok mengalami patah tulang kaki


ZAHIRA BILQIS SALSA BILA (4, Retinoblastoma). Alamat : Jalan Koptu Berlian, RT 04/07, Desa Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sejak dari lahir mata sebelah kiri Zahira sudah membengkak. Setelah empat tahun berlalu Zahira mengeluh kesakitan pada mata sebelah kirinya lalu diperiksakan ke RSUD Dr Soebandi Jember, tapi pengobatan ini tidak dilanjutkan karena keterbatasan biaya. Setelah tiga bulan berlalu, pembengkakan semakin membesar dan terdapat luka di bagian mata sebelah kirinya. Orangtua Zahira membawanya lagi ke RSUD Dr Soebandi Jember karena keterbatasan alat yang dipunyai akhirnya Zahira dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terakhir Zahira sebelum dialakukan pengobatan di RSSA Malang bola mata sebelah kiri terlihat putih dan kelopak matanya membengkak. Pada bulan Juli, Zahira menjalankan cek laboratorium, kemoterapi yang ke 8 dan dilakukan evaluasi hasil pengobatan pasien. Orangtua Zahira yaitu, Bapak Maryadi (41) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan Ibu Marlik (29) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Zahira mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III tetapi kendaala yang dihadapi keluarga Zahira yaitu biya transportasi Jember-Malang, biaya hidup selama di Malang dan juga tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Zahira, bantuan pun diberikan untuk membeli susu, pampes, obat-obatan, dan biaya pengobatan lainnya yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam rombongan baru 22. Semoga Zahira segera diberikan kesehatan agar bisa beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 760.200,-
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Zahira menderita retinoblastoma


ZAINAL ABIDIN (27, Limfamangioma) Alamat : Dusun Garu RT 08/02, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Juli 2016, timbul benjolan di perut sebelah kiri. Awalnya dikira hanya benjolan biasa tetapi semakin lama benjolan tersebut semakin besar. Zainal memeriksakaanya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke rumah sakit Wahidin Mojokerto dan dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada bulan ini, Zainal menjalankan kontrol dan sudah dinyatakan sembuh oleh dokter. Zainal adalah seorang yatim piatu yang mencari nafkah sebagai buruh lepas dan penghasilannya hanya cukup untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Zainal mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan untuk biaya transportasi. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1144. Semoga Zainal selalu diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Zainal menderita limfamangioma


IHYA RAMADHANI (16, Truncus Arteriosus). Alamat : Jl. Domba No. 47, RT 11/4, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Provinsi Lampung. Ihya merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan. Ihya sudah didiagnosis Truncus Arteriosus atau lebih dikenal sebagai Sakit jantung yang langka sejak berusia 3 tahun. Dan sudah 7 tahun terakhir Ihya menjalani pengobatan rutin di RS Harapan Kita. Sampai saat ini Ihya telah melakukan operasi pemasangan kateter yang keempat. Diperlukan tindakan operasi besar pada jantungnya, tetapi sampai saat ini Ihya belum mendapatkan jadwal operasi. Kondisi Ihya terus menurun, tidak lagi dapat berjalan jauh. Ketika letih tubuh Ihya akan membiru dan pucat. Untuk memantau kondisinya mengharuskan Ihya kontrol ke RS Harapan Kita Jakarta rutin setiap bulan. Orang tua Ihya, Haryya Sakti (45) yang bekerja sebagai tukang servis elektronik dengan penghasilannya tak tentu, dan istrinya, Kusni Darty (44) yang berjualan nasi uduk saat pagi hari tidak mencukupi biaya transport untuk terus menerus berobat. Selama berobat ke RS Harapan Kita, Ihya hanya ditemani sang ibu dan fasilitas jaminan kesehatan yang digunakan berupa Jamkesmas. Untuk itu bantuan kembali disampaikan untuk biaya transportasi dana akomodasi ke RS harapan Kita. Ihya merasa bersyukur bisa terus melakukan pengobatan atas bantuan sedekaholics dan Sedekah Rombongan. Bantuan terakhir tercatat dalam Rombongan Baru 18.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 8 Januari 2019
Kurir : @saesarraya @sayasepti Siti Aminah @xkurniawatix

Ihya didiagnosis truncus arteriosus


KAYLA ALMIRA FAREN (4, Tetralogy of Fallot). Alamat : Dusun II, RT 1/1, Desa Kedaton II, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Sekitar bulan April 2014 atau ketika Kayla berumur 4 bulan, pada saat dimandikan tiba-tiba kulitnya berubah jadi kebiruan. Kemudian Kayla juga mengalami batuk, dan sesak napas. Karena khawatir melihat keadaan Kayla langsung dibawa ke dokter spesialis anak. Mendapatkan diagnosa ISPA (Insfeksi Saluran Pernafasan Akut). Dan disarankan untuk berobat rutin selama 6 bulan. Setelah selesai pengobatan tapi tidak ada perubahan maka dibawa ke Rumah Sakit Mardi Waluyo. Dan didiagnosa Tetralogy of Fallot (TOF) atau dikenal dengan kebocoran jantung. Setelah dilakukan echocardiografi diketahui letak kebocoran ada pada serambi. Akhirnya Kayla harus dirujuk ke RS Harapan Kita Jakarta. Semula rutin melakukan kontrol setiap 3 bulan sekali untuk mengetahui perkembangan penyakitnya. Orangtua Kayla, Tata Boim (28) dan Yuli Arta (23) sering meninggalkan pekerjaannya sebagai petani untuk mendampingi pengobatan putrinya. Sehingga tidak ada lagi pemasukan tetap. Alhamdulillah, Kayla sudah memasuki tahap operasi dan sementara menetap di Jakarta untuk kontrol rutin. Sehingga Kayla menjadi dampingan Sedekah Rombongan Lampung. Kayla berobat menggunakan Jaminan Kesehatan KIS Mandiri Kelas III. Kembali disampaikan titipan sedekaholics untuk biaya transport dan biaya hidup selama menjalani pengobatan di RS Harapan Kita. Bantuan terakhir masuk dalam Rombongan Baru 18.

Jumlah bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 18 Januari 2019
Kurir : @saesaraya @sayasepti @sigitrudianto2 @xkurniawatix

Kayla mengalami kebocoran jantung


NESYA NUR ATHIFFA (3, Thalasemia). Alamat: Desa purwosari II, RT. 16/4, Kec. Gading Rejo, Kab. Pringsewu, Prov. Lampung. Pada awalnya bulan oktober 2017 Nesya sering demam, kemudian bapak Andi dan ibu Fiki memutuskan pergi ke puskesmas setempat untuk berobat. Selang beberapa hari demam yang dialami Nesya tak kunjung sembuh, hingga Nesya harus kembali berobat. Tapi kali ini berobat ke Dokter Nila dan dalam keadaan Nesya yang sudah pucat. Dokter Nila pun langsung memberikan surat rujukan untuk Nesya agar di bawa ke RS Surya Asih karena Dokter Nila khawatir dan mengindikasi jika Nesya mempunyai penyakit dalam. Akhirnya Nesya di bawa ke RS Surya Asih dan dirawat selama 3 hari, dan selama perawatan Nesya tranfusi darah sebanyak 2 kali. Setelah 3 hari dirawat keadaan Nesya mulai membaik dan dibawa pulang. Namun selang 2 bulan kemudian Nesya kambuh dan harus dibawa ke RS Surya Asih lagi, dan langsung dapat rujukan untuk cek laboratorium di klinik Prodia. Saat itulah Nesya di diagnosa sakit Thalasemia (kelainan darah). Setelah didiagnosa Thalasemia Nesya di haruskan tranfusi darah selama 3 bulan sekali dan harus kembali cek laboratorium (ferritin) untuk mengetahui kadar protein didalam tubuh Nesya. Dan sampai saat ini Nesya masih melanjutkan pengobatan.Nesya merupakan anak dari bapak Andi Asnanto (35) dan ibu Fiki Andriyani (22). Pengobatan herbal pun pernah dilakukan. Biaya untuk berobat Nesya ke rumah sakit bapak Andi mengandalkan BPJS yang mereka punya, namun untuk pengobatan yang tidak ditanggung BPJS mereka menunggu uluran tangan dari sanak saudara. Mereka tinggal dirumah yang berdinding gribik. Saat kurir #sedekahrombongan datang untuk memberikan santunan awal kepada Nesya, Bapak Andi dan ibu Fiki merasa berterima kasih dan kami pun merasakan kesulitan mereka. Semoga adek Nesya segera diberi kesembuhan dan lekas pulih kembali agar bisa bermain seperti anak-anak yang lainnya.

Jumlah bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 9 Januari 2019
Kurir : @saesar @leni @Rani @xkurniawatix

Nesya menderita thalasemia


BUHARI BIN RAHIM (36, Penggumpalan darah di otak). Alamat : Dusun Mekar Jaya RT. 1/3 Kelurahan Negeri Agung Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus Propinsi Lampung. Buhari adalah salah satu pasien Sedekah Rombongan wilayah Lampung, yang baru saja divonis mengalami penggumpalan darah di otak. Mulanya pada awal Februari 2018 Saudara Buhari mengeluhkan sakit perut dan dibawa ke puskesmas terdekat. Kemudian pihak puskesmas mendiagnosa Saudara Buhari mengalami maag dan diberi obat, lalu sembuh. Sekitar 2 bulan kemudian maag Saudara Buhari kembali kambuh disebabkan mengkonsumsi semangka. Namun, tiba-tiba seluruh badan Saudara Buhari tidak bisa digerakkan dan menjadi lumpuh total. Pihak keluarga segera membawa Buhari ke RSUD Pringsewu untuk diperiksa, tetapi pihak runah sakit merujuk Saudara Buhari ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk diperiksa lebih lanjut dan dirawat. Dari diagnosa rumah sakit, Saudara Buhari didiagnosa mengalami penggumpalan darah pada bagian otak dan harus segera dioperasi dan harus menyiapkan biaya pengobatan sebesar 45 juta. Saat ini kondisi badan Saudara Buhari mengalami lumpuh total dan tidak dapat berfungsi, sedangkan untuk makan dan buang air kecil harus menggunakan selang. Pak Rahim (50) ayahanda dari Buhari merupakan pedagang kecil yang harus membiayai 5 orang anak dan Jaenah (49) tahun istrinya yang hanya ibu rumah tangga biasa. Karena terkendala biaya, Saudara Buhari dipulangkan dan dirawat di rumah. Selama melakukan pengobatan, Saudara Buhari menggunakan jaminan kesehatan KIS PBI. Namun karena kendala biaya operasi, pengobatan harus dihentikan. Kurir Sedekah Rombongan tergerak menyampaikan santunan untuk membantu biaya proses perawatan dan kontrol Saudara Buhari. Semua usaha sudah dilakukan tapi Allah Swt berkehendak lain, semoga Pak Buhari tenang di sisi Nya.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 15 Januari 2019
Kurir : @saesarraya lenimarlina ganang @xkurniawatix

Pak Buhari didiagnosa mengalami penggumpalan darah pada bagian otak


KASLIAH BINTI SUKEMI (45, Ca Mammae). Alamat : Desa Kota Baru, RT 1/1, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Ibu Kasliah mendapati benjolan di payudara sebelah kiri bagian bawah sejak Januari 2015 lalu dan sampai saat ini benjolan tersebut semakin membesar, sudah sebesar telur ayam. Tentu saja sangat menyiksa karena tidak bisa bebas beraktifitas. Dengan kondisi itu Ibu Kasliah pergi ke dokter untuk pertama kalinya. Kemudian Ibu Kasliah mendatangi salah satu dokter di Sukanegara dan saran nya pun sama dengan dokter sebelumnya yakni harus diangkat kankernya dengan menjalani operasi. Namun Ibu Kasliah berterus terang kepada dokter tersebut bahwa dia tidak berani ke rumah sakit untuk operasi karena tidak punya biaya untuk itu. Dan sebagai gantinya dokter memberikan resep ramuan tradisional yang bisa diminum sebagai alternatif meringankan penyakitnya, yaitu dengan menggunakan rebusan daun jeruk nipis dan dioleskan pada bagian yang sakit. Dan semenjak 2 bulan yang lalu Ibu Kasliah sudah tak pernah ke dokter lagi, karena dengan rebusan jeruk nipis Ibu Kasliah merasa lebih enak dan berkurang rasa sakitnya, tidak seperti sebelumnya yang katanya sakitnya sampai ketulang punggung. Hingga saat ini Ibu Kasliah masih rajin memakai rebusan jeruk nipis tersebut dan fasilitas kesehatan pun belum dimiliki. Untuk membantu biaya berobat karena keluarganya yang tak mampu, Kurir Sedekah Rombongan segera bergerak untuk menyampaikan titipan dari para sedekaholics untuk Ibu Kasliah. Semoga Allah segera mengangkat penyakit Ibu Kasliah. Kini Ibu Kasliah telah menjadi pasien dampingan sedekah rombongan. Kondisi terakhir Ibu Kasliyah sudah mulai membaik meskipun terkadang masih terasa nyeri, payudaranya dilakukan kemo beberapa kali. Titipan langit selanjutnya kembali disampaikan kepada Ibu Kasliah guna biaya transportasi, akomodasi selama pengobatan dan juga biaya untuk membeli obat. Titipan Langit sebelumnya telah terdata dirombongan baru 23.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Januari 2019
Kurir : @saesarraya @siskakhadija @juniwahyu1927 @xkurniawatix

Bu Kasliah menderita ca mamae


UMARINI BINTI UTOMO (48,Ca Mamae). Alamat : Desa Tanjung anom, RT.15 RK B, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Sejak hampir setahun yang lalu di payudara Bu Umarini sudah ada benjolan, lalu beliau periksa kan ke rumah sakit dan dokter memvonis kalo benjolan itu adalah kanker, namun Bu umarini enggan untuk di operasi karena saat itu beliau yang berkerja menjadi tulang punggung keluarga,di karena kan suaminya sering sakit-sakitan. Akhirnya beliau memutuskan untuk mengobati menggunakan obat dari klinik pengobatan cina . Hingga akhirnya beberapa bulan ini beliau sudah tidak bisa bekerja lagi dan ternyata benjolan itu sudah membesar dan pecah membuat badannya lemas dan akhirnya keluarga membawa beliau ke RS Islam yang berada di Bandar Jaya Lampung Tengah, dan di cek laboratorium ternyata kanker tersebut sudah stadium 4 dan menyebar ke paru-paru. Didi Tasriyadi (48) suami ibu umarini sudah tidak mampu untuk bekerja sehingga keluarga ini membutuhkan bantuan biaya transportasi untuk berobat walaupun memiliki jaminan kesehatan berupa KIS PBI Kelas. Kurir #sedekahrombongan yang datang pada saat itu merasakan kesedihan yang dirasakan keluarga Ibu Umarini dan bantuan awalpun diberikan, Semoga Ibu Umarini lekas sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasanya.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 12 Januari 2019
Kurir : @saesarraya @siskakhadija andika @xkurniawatix

Bu Umarini menderita ca mamae


Afika Nurul Hidayah (6th, Afika Nurul Hidayah, Tumor mata) Simo Gunung kramat gang 9 Kota Surabaya Awalnya Afika merasa matanya sering berair dan diusap dengan tangan. keadaan tersebut berlangsung setiap hari selama 7 bulan dan bola matanya tepatnya yang sebelah kanan semakin membesar. Karena khawatir dengan kondisi tersebut Nuriyeh dan Hari Martono selaku orangtua Afika membawa Afika ke Klinik mata terdekat. mereka disarankan untuk menjalani CT scan. Tetapi karna keterbatasan biaya, sementara Ibu dan adiknya juga sakit, maka Afika sempat dibiarkan begitu saja oleh ayahnya. Para tetangga yang khawatir dengan kondisi Afika, Menassehati NUriyeh dan Martono tentang bahaya penyakit tersebut. Akhirnya Martono mengupayakan pengobatan Afika. tetapi masalah tidak terhenti sampai disitu. Ayah Afika tidak mempunyai Jaminan kesehatan untuk pengobatan Afika. maka dari itu tim #Sedekahrombongan yang mendengar informasi tersebut bergerak membantu keluarga Afika untuk mengurus jaminan kesehatan dan memberikan santunan untuk pengobatan Afika. Semoga keadaan Afika terus membaik

Jumlah:Rp. 500.000
Tanggal:23-11-2018
Kurir: Martino Afandi(martinomongi@gmail.com) – Surabaya

Afika menderita kanker mata


Ayu Lestari Elpina Pembiyanti (20, Ayu Lestari Elpina Pembiyanti, Osteosarcoma) Dusun Nganten Sokosari Soko Tuban Jawa Timur Januari 2018 dik Ayu sering merasa pegal di pijatkan tetapi kondisinya malah semakin memburuk. Lalu oleh keluarga, Dik Ayu lestari dibawa ke RSUD Bojonegoro tetapi diagnosa sementara dokter, dik ayu mengalami Kram saja. perkiraan tersebut timbul dengan tidak adanya hasil rontgen.. hanya sebagai nalar saja.. Pada bukan Juni ditemukan benjolan kecil pada kaki bagian atas kanan .. Lalu pihak keluarga membawa Dik Ayu ke RS Ibnu Sina Gresik dan dilakukan Rontgen. berdasarkan hasil Rontgen tersebut, menyatakan Dik Ayu terkena penyakit Kanker Tulang (Osteosarcoma). Krna keterbatasan biaya,, Ayu sempat menunda keberangkatannya ke Surabaya. Kakeknya hanya bekerja sebagai petani sementara ayahnya berjualan sembako di pasar. Keluarga sempat mempunyai keinginan untuk menjual tanahnya demi pengobatan Ayu.. tetapi hal tersebut urung dilakukan setelah bertemu dengan kurir #Sedekahrombongan yang bersilaturahmi dengan keluarganya berdasarkan informasi yang diterima. Selanjutnya #Sedekahrombongan membantu pengurusan Jaminan kesehatan demi kelancaran pengobatan Ayu. selain itu Ayu juga mendapatkan bantuan Transportasi dan uang saku selama pengobatan. Semoga kondisi dik Ayu segera sembuh dan dapat berkumpul dengan keluarganya lagi..

Jumlah:Rp. 750.000
Tanggal:23-11-2018
Kurir: Martino Afandi(martinomongi@gmail.com) – Surabaya

Dik Ayu terkena penyakit kanker tulang


Rifky Elmadita (13, Rifky Elmadita, Kanker Kulit) Kampung Malang Kulon No 1/24 Kota Surabaya Profinsi Jawa Timur Rifky, sejak berusia 2 tahun mulai mengeluh mengalami alergi saat terkena sinar matahari. Setiap terkena sinar matahari, kulit Rifky muncul benjolan kuci yang terasa gatal. Kondisi tersebut hanya dibiarkan saja hingga benjolan semakin banyak. Kemudian Rifky dibawa ke Rumah Sakit setempat. Dari hasil pemeriksaan, Rifky didiagnosa menderita kanker kulit. Rifky dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk menjalani pengobatan yang lebih lengkap. Di RSUD Dr. Soetomo, Rifky menjalani operasi dan kondisinya sudah mulai membaik. Rifky dan keluarga mengalami kesulitan untuk biaya transportasi serta biaya pengobatan yang diluar tanggungan jaminan kesehatan. Ayah Rifky, Kasmadi (37) sehari-hari bekerja sebagai penjual cireng. Jumlah tanggungan keluarga adalah 2 orang. Jaminan kesehatan yang digunakan Rifky adalah Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah). Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit dan perjalanan pengobatan Rifky. Melihat semangat Rifky dan keluarga yang begitu besar, kami beruntung berkesempatan untuk membantu Rifky. Bantuan telah diberikan dan digunakan untuk biaya transportasi dan biaya pengobatan yang tidak termasuk dalam tanggungan Jamkesda. Bantuan sebelumnya tercatat pada rombongan 1028. Rifky dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini Rifky masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan. Jumlah Bantuan : Rp. 722.900,- Tanggal : 1 Juni 2017 Kurir : @Wahyu_CSD @Martinomongi @EArynta

Jumlah: Rp. 500.000
Tanggal: 22-11-2018
Kurir: Martino Afandi

Rifky didiagnosa menderita kanker kulit


Markini Binti Muhammad (66, Markini Binti Muhammad , Jantung+Darah Tinggi) Ngagel Rejo Utara Gang 1 no 10a Kota Surabaya Ibu Markini sakit Jantung sejak awal tahun 2010 silam. awalnya beliau merasakan sakit di bagian dadanya terutama saat menjalani aktifitas dirumahnya. beliau adalah seorang Single Parents dengan 2 orang anak.. anak pertamanya seorang wanita. dia bekerja sebagai tukang sapu di sebuah sekolah di dekat rumahnya. sementara anak keduanya seorang laki laki yang bekerja di Peti kemas di daerah Osowilangun, Gresik.. Ibu Markini sempat menjalani pengobatan di Rs Dr.Soetomo Surabaya.. Namun karena kondisi rumah sakit yang setiap hari ramai karna merupakan rumah sakit rujukan di indonesia bagian timur, proses pengobatan menjadi terhambat. oleh karena itu, Puskesmas Ngagel yang merujuk beliau ke soetomo memindahkan proses pengobatan beliau ke Rs.Soewandhi, Surabaya. pasien memiliki semangat hidup yang tinggi walau penyakit beliau tidak dapat disembuhkan. pengobatan yang dijalani hanya untuk mempertahankan kondisi beliau agar tetap stabil.. kendala yang sering dihadapi oleh beliau adalah tidak adanya uang transport dari rumah menuju rumah sakit sehingga beliau seringkali tidak bisa berangkat kontrol karna kedua anaknya harus bekerja

Jumlah: Rp. 500.000
Tanggal: 22-11-2018
Kurir: Martino Afandi

Bu Markini menderita jantung+darah tinggi


KEMAT BIN ISAMIN,( 81,Stroke). Alamat: Dusun Klodran RT 05 RW 06 Desa Gemawang, Kec. Gemawang, Kab Gemawang Propinsi Jawa Tengah. Pak Kemat biasa dipanggil , tiap harinya bekerja sebagai buruh tani yang hasilnya tidak menentu. Begitu pun istrinya yang bernama Ngatijem (75) yang hanya bisa membantu mbah Kemat saat bekerja di ladang orang. Jika tidak ada pekerjaan , Pak Kemat hanya mencari kayu bakar di hutan. 3 tahun lalu berawal dari bangun tidur, Pak Kemat merasakan kesemutan dibagian kaki. Namun karena kondisi ekonominya tidak memungkinkan untuk berobat ke Puskesmas karena tiap harinya juga tidak pasti pegang uang akhirnya mengurungkan diri. Untuk terapinya hanya diurut sama istrinya. Alhamdulillah berkat informasi dari masyarakat kurir Sedekah Rombongan bisa silahturohmi dan memberikan bantuan dari Sedekaholic guna biaya berobat ke Puskesmas dan biaya kehidupan sehari hari. Keluarga pak Kemat sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga semua kurir sedekah rombongan diberikan kesehatan ucap pak Kemat sembari mendoakan.

Jumlah : Rp. 1.000.000
Tanggal : 1 Agustus 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko, @M_Ilyam17

Mbah Kemat menderita stroke


WAHYUDI BIN DUTO WIKARTO ( 48, Trauna Tulang Belakang ) Alamt: Danurejo Gang 9 RT 3/9 Desa Danurejo, Kec. Kedu , Kab. Temanggung, Prov. Jawa tengah. Pak Wahyudi adalah bapak dari seorang anak perempuan berusia 11 tahun yang sudah 3 tahun ini tidak bisa berjalan, gejala awal yg dirasakan adalah kram diseluruh badan, setelah dibawa ke RSUD Temanggung, ternyata Pak Wahyudi menderita trauma tulang belakang yang mengganggu gerakan kaki nya, sejak itulah aktivitas Pak Wahyudi hanya berbaring di tempat tidur, dan tak ayal Pak Wahyudi tidak bisa menjalankan perannya sebagai bapak dan suami untuk mencarikan nafkah anak dan istrinya. Meskipun memiliki Jaminan Kesehatan namun Istrinya belum bisa membawanya ke RSUD mengingat untuk biaya transportasi dan akomodasi yang besar. Keluarga hanya bisa pasrah akan keadaan ini . Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim ke rumah beliau dan menyerahkan bantuan dari para Sedekahholics dimana bantuan itu digunakan untuk biaya transportasi dan santunan sehari hari. Istrinya mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan berharap Pak Wahyudi segera diberikan kesembuhan dan data bekerja seperti sedia kala kembali

Jumlah : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Agustus 2018
Kurir : @fathurrozaq82, swastiko, ika widyasari

Pak Wahyudi menderita trauma tulang belakang


ASIH BINTI NGATEMAN, (25, Epilepsi) Alamat : Dusun Serang RT04 RW03 Desa Derongisor, Kacamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Prov Jawa Tengah. Asih, begitulah orang tuanya memberikan nama pada perempuan tersebut. Nama yang singkat, sederhana dan penuh arti dengan harapan supaya semua orang bisa berbelas kasih padanya. Setelah kedua orang tuanya meninggal, Asih tinggal sendirian di rumah almarhum orang tuanya. Kehidupan sehari-hari Asih, hanya mengandalkan belas kasih tetangga dan saudaranya. Penyakit Epilepsi yang di deritanya sejak kecil menyebabkan Asih tidak bisa mencukupi kebutuhanya sendiri. Masyarakat setempat sudah berusaha membawa Asih ke tempat layanan kesehatan, tetapi terkendala dengan biaya, karena Asih tidak mempunyai Jaminan Kesehatan dari pemerintah. Asih pun sudah berulang kali di ajukan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk pengobatan, tetapi selalu tertolak dengan alasan Asih tidak mempunyai Nomer Induk Kependudukan (NIK). Berbekal informasi dari penduduk setempat, #Sedekah Rombongan berkunjung ke rumah Asih untuk menyalurkan bantuan dari Sedeksh Holic guna pengobatan. Asih tersenyum lebar seakan tau bahwa uang tersebut untuk pengobatan dirinya. Perangkat desa setempat mewakili Asih, menyampaikan beribu terima kasih kepada #Sedekah Rombongan atas bantuan yang di berikan untuk pengobatan warganya. Beliau berharap agar #Sedekah Rombongan tetap eksis di bidang sosial kesehatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82,swastiko,Tri.P

Bu Asih menderita epilepsi


TUKIJAH BINTI NOMO PAWIRO (74, Katarak ). Alamat : Kauman RT 1/1 Desa Kedu, Kec. Kedu, Kab. Temanggung, Prop. Jawa Tengah. Mbah Jah biasa orang memanggilnya, aktivitas sehari2 Mbah Jah adalah berjualan dipasar, Mbah Jah mempunyai 6 orang anak, 1 sudah meninggal, 1 ikut suami nya ke jakarta dan 4 orang dirumah walaupun mempunyai 4 orang anak Mbah Jah diumur yg sudah renta ini tetap menjadi tulang punggung kluarga. 2 tahun terakhir aktifitas Mbah Jah menjadi sangat terbatas karena penglihatannya yang tidak jelas, ketika berjualan Mbah Jah sampai tidak bisa membedakan uang yg beliau terima, tak jarang juga Mbah Jah hampir tertabrak kendaraan hanya karena tidak bisa melihat kendaraan di depannya. Setelah diperiksakan ke Puskesmas diketahui Mbah Jahmengalami Katarak dan harus segera dilakukan operasi. Berbekal Jaminan Kesehatan yang dimiliknya dilakukan Operasi dan berjalan dengan lancar. Namun untuk control rutinnya Mbah Jah sangat kesulitan biaya mengingat sudah tidak bekerja lagi. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memeberikan santunan dimana santunan itu digunakan untuk biaya transportasi control ke RSUD Temanggung. Mbah Jah sangat berterimakasih atas bantuan ini dan berharap untukdiberikan kesembuhan agar bisa beraktifitas lagi.

Jumlah : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Agustus 2018
Kurir : @fathurrozaq82, swastiko, ika widyasari

Mbah jah menderita katarak


MISKIYAH BINTI NGAMAR (34, TUMOR OTAK) Alamat Dusun Lemiring RT01 RW01, Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Prov Jateng. Miskiyah merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya sejak 3 bulan yang lalu. Keluarga Miskiyah bergegas memeriksakanya ke Rumah Sakit Umum Setjonegoro Wonosobo, Jawa Tengah supaya di ketahui penyakitnya. Betapa terkejutnya suami Miskiyah setelah mendapat penjelasan dari dokter yang menangani Miskiyah. Rasa takut dan sedih menghantui keluarga Miskiyah ketika mendengar vonis dokter bahwa Miskiyah mengalami sakit tumor di kepalanya dan harus menjalani operasi di RS Margono, Purwokerto. Sutrisno (45) suami Miskiyah yang sehari-hari bekerja sebagai tukang batu tetap berusaha tegar dan mencari jalan untuk kesembuhan istri tercintanya. Walaupun mempunyai jaminan kesehatan BPJS PBI, tidak lantas membuat Sutrisno membawa istrinya ke rumah sakit rujukan, di karenakan terkendala biaya perjalanan dan selama menunggu istrinya operasi. Beruntung #Sedekah Rombongan mengetahui permasalahan tersebut dari aparat desa setempat yang mendatangi Kurir #Sedekah Rombongan wilayah Wonosobo. Kurir#Sedekah Rombongan memberikan bantuan dari Sedekah Holic untuk perjalanan ke rumah sakit rujukan di RS Margono, Purwokerto. Sutrisno mewakili keluarga mengucapkan beribu terima kasih kepada #Sedekah Rombongan yang sudah membantu istrinya agar bisa berobat lagi. Sutrisno juga mendoakan para donatur #Sedekah Rombongan agar diberikan limpahan rejeki yang berkah.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2-8-2018

Miskiyah mengalami sakit tumor di kepalanya


AHMAD HELMI ASHAF, (20,KAKI PINCANG) Alamat : Dusun Serang RT03 RW03 Desa Derongisor, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Prov Jawa Tengah. Ahmad Helmi Ashaf adalah anak ke 3 dari pasangan Turip Rohmanudin (49) dan Khomsiyah (45) yang mengalami kelainan pada kedua kakinya. Helmi, begitu dia di panggil oleh warga sekitarnya, mengalami kelainan pada kakinya sejak umur 5 tahun. Sejak saat itu, kedua kaki Helmi menjadi pincang kalo untuk berjalan, padahal sebelumnya Helmi masih bisa bermain sepak bola layaknya anak kecil yang lain. Turip Rohmanudin, orang tua Helmi yang bekerja sebagai buruh tani, hanya bisa memeriksakan anaknya ke tukang pijat, dan belum pernah sama sekali membawa anaknya ke layanan kesehatan. Hal tersebut di lakukan karena orang tua Helmi tidak mempunyai biaya. Apalagi Turip Rohmanudin hanya bekerja dikala ada orang yang menyuruhnya untuk mencangkul sawah karena Turip tidak mempunyai sawah sendiri. Penghasilan dari buruh tani tidak cukup untuk membawa anaknya diperiksakan ke medis,padahal Turip Rohmanudin dan keluarganya mempunyai Jaminan Kesehatan BPJS PBI. Hal tersebut menjadi perhatian dari Kurir #Sedekah Rombongan yang segera mengunjungi rumah Helmi untuk memberikan bantuan transport pengobatan agar Helmi bisa di periksakan ke layanan kesehatan,sehingga di ketahui penyakitnya. Orang tua Helmi sangat senang dan bersukur mendapat perhatian dari #Sedekah Rombongan Jogja,dan akan segera memeriksakan anaknya ke rumah sakit terdekat. Turip Rohmanudin mengucapkan terima kasih kepada Kurir #Sedekah Rombongan yang sudah memberikan bantuan. Turip berharap agar #Sedekah Rombongan tetap jaya.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 2-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82,swastiko,Tri.P

Helmi mengalami kelainan pada kedua kakinya


GRASIA RALIN ( 5, Katarak + CP ). Alamat : Walitelon Selatan Rt3/1, Kec. Temanggung, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Ralin begitu disapa adalah anak kedua yang terlahir dari pasangan Bapak Harsono (39,, buruh bangunan) dan Ibu Dwi Lestari (37, ibu rumah tangga). Tanda tanda Ralin mengalami katarak sudah terdeteksi sejak usia 1,5 tahun, Setelah melakukan operasi 2 tahap di RS YAP Yogyakarta kondisi penglihatannya sudah membaik. Namun , kondisinya yang belum bisa apa apa bahkan utuk bicara saja sulit membuat orang tuanya segera membawanya lagike RSJ Magelang . Setelah dilakukan beberapa kali pemeriksaan ternyata Ralin mengalami Celebal Palsy (CP) sehingga diharuskan untuk dilakukan terapi rutin. Setelah melakukan beberapa kali terapi Dokter menyarankan agar membeli alat bantu jalan sehingga lebih mempermudah dalam melakukan terapinya. Orang tuanya yang hanya bekerja sebagai buruh sangat kesulitan biaya mengingat hasil yang di dapatkan juga pas pasan. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilarurahim kembali ke rumah beliau dan memberikan santunan dari para Sedekahholics dimana bantuan ini digunakan untu pembelian alat bantu jalan dan dan biaya transportasi terapike RSJ Magelang. Ini merupakan santunan kedua setelah bantuan pertama tergabung dalam rombongan 1088. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan berharap Ralin bisa diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 1-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82, swastiko, Anggoro

Ralin mengalami katarak dan celebral palsy


WALIYAH BINTI NAIM (69, Gejala Stroke). Alamat : Dusun Butuh 3/2 Desa Tanggulanom, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung, Prov Jawa Tengah. Mbah Yah begitu disapa adalah seorang janda tua yang hidup hanya seorang diri. Setiap harinya beliau bekerja mencari kayu dan ikut buruh di lading milik tetangganya. Awal kejadiannya sekitar 3 bulan yang lalu saat pagi hari beliau bangun tidur dirasakankaki dan tangannya gemetaran dan terasa berat untuk digerakkan. Tetangga yang peduli segera membawa ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan dan setelah diperiksa beliau mengalami gejala stroke dan diberikan obat jalan. Kendala Mbah Yah saat ini adalah biaya untuk periksa kePuskesmas mengingat dirinya hidup seorang diri dan sudah tidak bisa bekerja meskipun untuk pengobatannya menggunakan Jaminan Kesehatan KIS PBI JKN. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memberikan bantuan dari para sedekahholics dimana bantuan itu digunakan untuk biaya control di Puskesmas Setempat. Keluarga yang diwakili Pak kadus mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan Mbah Yah bisa segera sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82, swastiko

Mbah Yah mengalami gejala stroke


ADIBA BANUNINA NAJWA, (3, Tersiram Air Panas) Alamat : Dusun Mekarsari RT02 RW13, Kelurahan Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Prov Jateng. Sore itu Najwa pulang dari bermain dan hendak di mandikan oleh ibunya dengan air hangat. Setelah air yang di panasi mendidih, oleh Ibu Najwa air mendidih itu dituang dalam ember. Naas, Najwa langsung berlari masuk ke kamar mandi sebelum ibunya sempat menuangkan air dingin kedalam ember untuk mandi Najwa. Kontan saja Najwa menjerit kesakitan setelah tubuhnya masuk kedalam ember yang berisi air panas itu. Kontan saja tubuh mungil itu melepuh terkena air panas sehingga menyebabkan luka hampir 25 % di bagian perut, paha dan tangan. Beruntung keluarga tersebut mempunyai Jaminan Kesehatan BPJS PBI, sehingga semua biaya di rumah sakit di tanggung oleh pemerintah. Hanya saja orang tua Najwa, Arip Rohman (30) dan Ida Maulida (26) merasa berat untuk biaya transportasinya karena harus sering bolak-balik rumah sakit di Purwokerto dan di Jogja. Mereka hanyalah keluarga kecil yang penghasilanya pas-pasan dari hasil buruh bangunan. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Alloh dengan keluarga dan menyerahkan bantuan yang mana bantuan itu untuk biaya transportasi pengobatan ke RS Sarjito dan Purwokerto. Keluarga mengucapkan terimaksih atas bantuan ini dan berharap bantuan ini bermaanfaat dan semoga segrea diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 6-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82, swastiko, Tri.P

Adiba mengalami luka bakar hampir 25 % di bagian perut, paha dan tangan


SURATMI BINTI DALDIRI, (50, TUMOR PAYUDARA) Alamat : Dusun Kongsi RT03 RW03, Desa Bumirejo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Prov Jateng. Penyakit tumor payudara sudah menggerogoti Suratmi sejak satu tahun yang lalu. Payudara sebelah kiri harus diambil agar tidak menjalar ke bagian tubuh yang lain. Setelah menjalani operasi pengangkatan payudara, tidak lantas membuat Suratmi berdiam diri dan sembuh total. Suratmi masih harus menjalani khemotherapi di RSUD Temanggung, agar akar tumor yang ada di tubuhnya bisa mati dan tidak tumbuh lagi. Satu minggu dua kali Suratmi harus pulang pergi ke Temanggung, Kabupaten yang berdekatan dengan tempat tinggal Suratmi. Walaupun tidak terlalu jauh, tetap saja membuat Suratmi dan keluarganya merasa berat karena mereka harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit dan dua kali dalam seminggu pula mereka berhenti mengais rejeki. Rutinitas yang sangat melelahkan dan membutuhkan banyak biaya. Berbekal informasi dari aparat desa setempat, Kurir #Sedekah Rombongan mengunjungi kediaman Suratmi untuk menyalurkan bantuan dari para donatur, agar Suratmi bisa tetap melanjutkan kemotherapynya sampai selesai. Suratmi dan suaminya Mahmud (58) merasa kaget dan tidak menyangka akan mendapatkan rejeki dari #Sedekah Rombongan. Suratmi mendoakan kepada para donatur #Sedekah Rombongan di berikan rejeki yang melimpah dan berkah.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 12-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82,Swastiko,Tri.P

Bu Suratmi menderita tumor payudara


NURYADI BIN REJO ( 48, Stroke). Alamat: Dsn. Lembangan Rt 01 Rw 04 Ds. Balesari Kec. Bansari Kab. Temanggung Prov. Jawa Tengah. Derita ini sudah berlangsung sekitar 3 tahun yang lalu dan sampai saat ini bapak Nuryadi belum bisa beraktifitas . Semenjak Bapak Nuryadi menderita Stroke lalu istrinya( Slamet Mugiyarti) yang menggantikan suaminya untuk mencari nafkah keluarga yang hanya sebagai buruh menjahit ditetangganya. Awalnya Pak Nur terjatuh saat melakukan aktifitas di sawah.mengetahui suaminya terjatuh istrinya meminta tolong kepada tetangganya dan segera di bawa ke RSUD Temanggunguntuk dilakukan pemeriksaan dan menjalani rawat inap selam 1 minggu. Setelah diperbolehkan pulang Pak Nur harus rutin untuk melakukan control ke Dokter. Namun Kontrol dan terapi itu ternyata jarang dilakukan mengingat kondisi ekonomi yang sangat pas pasan mengingat masih harus menyekolahkan anaknya yang masih kecil. Istrinya hanya b isa pasrah akan keadaan ini. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memeberikan bantuan dari para Sedekahholcs dimana bantuan itu digunakan untuk biaya control Dokterdan pengobatannya. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan ini semoga ini menjadi jalan bagi kesembuhannya.

Jumlah bantuan: Rp.500.000
Tanggal: 04 Agustus 2018
Kurir: @fathurrozaq82,Swastiko,Basyir

Bapak Nuryadi menderita Stroke


NUR FATONI ( 51, Stroke). Alamat: Dsn. Tanjungsari Rt 02 Rw 04 Ds. Mojisari Kec. Bansari Kab. Temanggung Prov. Jawa Tengah. Pak Fathoni yang setiap harinya hanya duduk dan berbaring di kamar tidur akibat terkena penyakit stroke semenjak lima tahun yang lalu. Sakitnya Pak Fathoni berawal dari bangun tidur yang secara tiba tiba kaki dan badannya tidak bisa digerakan. Istrinya (marfiyah, 49) segera membawa ke Puskesmas seetempat dan setelah mendapatkan pemeriksaan mengalami Stroke kaki kanan sehingga diharuskan untukkontrol rutin ke Puskesmas Setempat bertemu Dokter untuk dilakukan terapi. Berbekal kartu Jaminan Kesehatan yang dimilikinya Pak Fatoni awalnya rutin berobat namun sekitar 3 bulan terkahir ini beliau sudah jarang melakukan control dikarenakan keterbatasan biaya. Untuk mencukui kebutuhan sehari harinya istrinya yang harus banting tulangdan harus menyekolahkan anaknya yang duduk di bangku SD dan SMP. Saat ini Pak Fatoni hanya duduk di kamar dan di ruang tamu saja. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memeberikan bantuan dari para Sedekahholcs dimana bantuan itu digunakan untuk biaya control Dokter dan pengobatannya. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan ini semoga ini menjadi jalan bagi kesembuhannya.

Jumlah bantuan: 500.000
Tanggal: 04 Agustus 2018
Kurir: @fathurrozaq82,Swastiko,Basyir

Bapak Fathoni menderita Stroke


WALDI BIN SUNARTO ( 54, Patah tulang bagian lambung). Alamat: Desa Tlogowero Rt. 02 Rw. 01 Kec. Bansari Kab. Temanggung Prov. Jawa Tengah. Pak Waldi penderita patah tulang sejak bulan maret 2018 yang lalu. Derita ini dimulai saat Pak Waldi seperti biasanya kerja di saawah dan kebetulan sawahnya berada di dekat jurang.Tanpa di sadari beliau terpeleset sehingga terjatuh ke jurang itu. Istrinya mengetahui hal itusegera memintatolong tetangga untuk membawa ke RS Ngesti Waluyo Parakan. Setelah di tangani RS Ngesti Waluyo memberikan rujukan ke RSUD Purwokerto untuk mendapatkan perawatan yang lebih optimal. Setelah hampir 1 bulan di RSUD Purwokerto diketahui Pak Waldi mengalamipatah tulang bagian lambungnya dan dilakukan operasi. Saat ini beliau masih dalam keadaan lemah karena jadwal control ke RSUD temanggung setelah mendapatkan rujukan baik dari RSUD Purwokerto tidak dilakukandengan rutin mengingat kondisi biaya. Meskipun pengobatan menggunakan KIS PBI JKN namun untuk biaya transportasi dan control ke Doktersering tidak dilakukan. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahi kembali ke rumah beliau dan memberikan santunan untuk biaya pengobatan dan control ke Dokter dimana ini merupakan santunan kedua setelah santunan pertama tergabung dalam rombongan 1143. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan meminta doanya agar Pak Waldi dapatsegera diberikan kesembuhan.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 04 Agustus 2018
Kurir: @fathurrozaq82,Swastiko,Basyir

Pak Waldi penderita patah tulang


PONIDI BIN MUNARTO (25, KECELAKAAN KERJA,PATAH TULANG) Alamat : Dusun Macanan RT 10 RW 01, Desa Mojosari, Kecamatan Bansari, Kabupaten ,Temanggung Prov Jateng. Pagi itu,tepatnya tanggal 22 juni 2018 adalah hari sial bagi ponidi,karena saat itu seperti biasanya Ponidi melakukan aktifitas kerja di pabrik tahu ,namun entah apa yang terjadi drum gas pabrik tahu tersebut tiba-tiba saja meledak,bersama karyawan lain Ponidi tidak sempat menyelamatkan diri. Tembok gudang tempat Ponidi bekerjapun ikut roboh, oleh tetangga dan majikanya Ponidi dilarikan ke RS Ngesti Waluyo Parakan. Karena luka dibagian pantat dan kaki bagian belakang yang parah,bahkan anuspun dibuatkan diperut,serta diketahui patah tulang,maka pihak RS Ngesti Waluyo disarankan dibawa ke RS Panti Rapih jogjakarta,dan langsung dibawa kesana,selanjutnya dilakukan operasi. Selama 20 hari di RS ponidi telah menjalai operasi 3 kali dan pulang tanggal 19 juli 2018. Setelah pulang dari RS Panti Rapih Ponidi dirawah dirumah oleh keluarga terutama ayahnya. Ponodi hidup bersama dengan istri dan satu anak serta satu rumah dengan Ponidi adalah kedua orang tua yaitu Minarto (58 th) dan Misni (55 th). Keluarga Ponidi seperti halnya yang lain hidup dari pertanian terutama ayahnya walaupun ladangnya tergolong sedikit,terkadang juga buruh pertanian ditempat tetangganya,dan saat ini tidak bisa berbuat apa apa karena merawat Ponodi. Kondisi ponidi saat kurir sedekah silaturahmi ke rumahnya,tidak bisa beraktifitas terbaring di tempat tidur tidak bisa duduk ataupun jalan bahkan untuk BAB pun dibuatkan alat karena anusnya tidak berfungsi,serta patah tulang belakang dan kaki bagian belakang. Kurir #Sedekah Rombongan mengunjungi kediaman keluarga Ponidi untuk menyalurkan bantuan dari para donatur, agar bisa meringankan beban keluarga dimana bantuan ini digunakan untuk biaya transportasi dan berobat.. keluarga Ponidi bertetima kasih dan mendoakan kepada para donatur Sedekah Rombongan agar di berikan rejeki yang melimpah dan berkah.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82,Swastiko,huri

Pak ponidi menderita patah tulang


HAZLANA YUSUF DAFINANDRA ( 9 , LEUKIMIA ,AL L-Z HR) Alamat : Subersari RT 01 RW 011 Parakan Wetan Kabupaten Temanggung, Prov Jateng. Hazlana Yusuf Dafinadra atau biasa dipanggil Hazel,diketahui sekitar bulan maret 2017 mengidap penyakit berawal dari ketika dia jatuh di sekolah, karena demamnya tinggi oleh keluarga Hazel dibawa periksa ke Dr.Bambang di Maron,oleh Dokter diketahui tidak ada apa-apa,namun orang tua masih kurang puas dibawa ke Dokter lain sampai 4 Dokter, karena kondisi Hazel masih belum membaik atas saran Dokter PKU Muhamadiyah Parakan, Hazel dirujuk untuk berobat ke RS Sardjito Yogyakarta. Dari situlah Hazl diketahui mengidap penyakit Leukimia tepatnya tanggal 21 april 2017. Ahmad Miftah (40th) adalah ayah dari Hazel,bekerja sebagai penjahit dan Animaria adalah ibunda Hazel bekerja sebagai perias serta seorang kakak perempuan yang masih duduk dibangku SMA. Keluarga Hazel terbilang keluarga yang sederhana sehingga beban biaya pengobatan yang mahal dan sering kali obatnya tidak ada serta rutinya kontrol ke RS Sardjito menjadi kendala meskipun pengobatannya menggunakan kartu BPJS Mandiri kelas III. Kondisi Hazl ketika Kurir #Sedekah Rombongan mengunjungi kediamannya tanpa rambut,nampak seperti sehat tapi tidak bisa tahan duduk lama-lama. Alhamdulillah kami kurir #Sedekah Rombongan berkesempatan menyampaikan amanah dari sedekaholick, dimana bantuan ini digunakan untuk biaya transportasi dan membeli obat. keluarga Hazel mengucapkan terima kasih dan mendoakan semoga Alloh yang membalasnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82,Swastiko,huri

Hazl diketahui mengidap penyakit leukimia


MUHAMMAD DESTIAN (11, Kanker Darah ). Alamat : Link Tlasri RT 2/1 Kelurahan Giyanti, Kec. Temanggung, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Destian adalah anak kedua dari pasangan Gunarno (38, Buruh Serabutan) dan Nurul Siam (39, Ibu rumah tangga). Derita Destian dimulai sekitar 1 tahun yang lalu dimana sekitar 2 bulan yang lalu proses kemoterapi sudah selesai dilakukan dan Destian bisa melanjutkan sekolah lagi. Namun, sekitar 1 bulan yang lalu Destian mengalami drop lagi dan kedua orang tuanya segera membawa ke RS Sarjito lagi untuk dilakukan pemeriksaan kembali dan hasilnya masih ada sel kanker yang menyerang sehingga dilakukan untuk kemoterapi sebanyak 16 minggu. Dengan masih berbekal Jaminan Kesehatan yang dimilikinya Destian saat ini masih menjalani rawat jalan kemoterapi setiap minggunya. Ini harus rutin dilakukan mengingat terapi ini harus rutin dan tidak boleh terputus. Kedua orang tuanya juga sangat semangat agar Destian bisa segera sembuh. Namun, kendala itu muncul masalah biaya untuk transportasi dan akomodasinya selama melaakukan terapi. Keduanya sudah berusaha dengan sekuat tenaga namun kadang hasilnyamasih nihil. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan danpat bersilaturahim kembali dan memeberikan bantuan dimana bantuan ini digunakan untuk biaya transortasi dan akomodasi selama melakukan terapi di RS Sarjito. Bantuan ini merupakan yang kedua setelah sbelumnya bantuan pertama tergabung dalam Rombongan 1070. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan dan memohon doanya agar Destian segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,
Tanggal : 6 Agustus 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko

Destian menderita kanker darah


FATIMAH BINTI HARJO (70, Stroke). Alamat Desa Kacepit RT 3/1, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung, Prov. jawa Tengah. Mbah Timah begitu disapa adalah seorang janda yang memiliki 2 orang anak dimana anak anaknya tinggal di luar kota sehingga Mbah Timah hanya seorang diri. Derita Mbah Timah sudah sekitar 1 tahun yang lalu dimana saat itu beliau terjatuh saat hendak ke kamar mandi.mengetahui hal itu Mbah Timah berteriak meminta tolong kepada tetangganya dan segera dibawa ke Puskesmas setempat. Namun, Puskesmas memberikan rujukan ke RSUD Temanggung untuk penanganan lebih lanjut. Setelah dilakukan penanganan diketahui Mbah Timah mengalami stroke sebelah kanan. Anaknya yang berada diluar kota memutuskan untuk pulang dan merawat Mbah Timah karena diharuskn untuk melakukan terapi rutin setian minggunya. Berbekal Jaminan Kesehatan KIS PBI JKN Mbah Timah melakukan beberapa kali terapi dan rutin mengikuti saran Dokter. Kondisi Saat ini sudah bisa duduk meski belum bisa untuk berjalan. Hal ini membuat anaknya merasa kasulitan untuk membawa Mbah Timah ke RSUD Temanggung untuk terapi dan untuk perawatan dirumah bahkan untuk sekedar menghirup udara pagi hari. Saat Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim ke rumahnya Keluarga mengatakan sangat membutuhkan alat bantu berupa kursi roda untuk membantu perawatan Mbah Timah. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim kembali kerumah Mbah Timah dan memberikan bantuan dari para sedekahholics dimana bantuan tersebut digunakan untuk pembelian kursi roda. Dengan berurai air mata keluarga mengucapkan terimakasih dan mendoakan semoga paradonatur diberikan banyak rejeki dan meminta doanya agar Mbah Timah dapat segera sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 6-8-2018
Kurir : @fathurrozaq82, swastiko

Mbah Timah mengalami stroke sebelah kanan


URIP SUSWANTI (27, Gagal Ginjal). Alamat : Dusun Ganjuran 3/2 Desa Bulan, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung, Prov Jawa Tengah. Sus begitu disapa adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang anak yang masih berusia 5 dan 1 tahun. Awal deritanya sekitar 1 tahun yang lalu, saat itu dirasakan pusing dan muntah. Oleh Suaminya dibawalah ke Puskesmassetempat dan diberikan rujukan ke RSUD Temanggung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksanaan diketahui ada masalah di ginjalnya dan diberikan rawat jalan. Namun kondisinya tak kunjung membaik dan akhirnya sejak 3 bulan lalu dilakukan cuci darah seminggu 2 kali. Saat masuk berobat Sus menggunakan Jaminan Kesehatan KIS Mandiri kelas 3 sehingga setiap bulannya harus membayar. Awalnya pebayaran itu berjalan dengan lancar. Namun selama 3 bulan terakhir ini pembayaran tidak dilakukan mengingat sudah tidak mempunyai biaya. Kondisi seperti ini ditambah dengan kepergian suaminya yang sampai sekarang tidak ada kabar beritanya. Sus hanya bisa pasrah akan keadaan ini mengingat dia harus melakukan cuci darah sementara kartu BPJSnya mengalami penundaan dikarenakan belum terbayarkan iurnya. Saat ini kondisinya sangat lemah dan perutnya sudah terlihat semakin membuncit. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memberikan santunan daripara Sedekahholics dimana bantuan ini digunakan untuk melunasi iur tertunggak BPJS dan biaya untuk transportasi untuk berobat. Keluarga yang diwakili Ibu Kesra mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan meminta doa semoga Sus dapat segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 05 September 2018
Kurir : @fathurrozaq82, swastiko

Urip menderita gagal ginjal


NURUL AFIDAH (38, Kanker Payudara) Alamat : Dusun Pranggang Barat RT 01/02, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Awalnya Ibu Nurul mendapati benjolan di payudara sebelah kanannya. Ibu Nurul memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada tahun 2011 Ibu Nurul menjalankan operasi pengangkatan kanker di payudara sebelah kanan. Pasca operasi Ibu Nurul menjalankan kontrol rutin saja. Setelah beberapa tahun ditemukan kembali benjolan di payudara sebelah kiri dan pada tanggal 5 Januari 2018 dilakukan operasi pengangkatan kanker di payudara sebelah kirinya. Pada bulan ini, Ibu Nurul menjalankan USG, fotorongten dan masih menunggu hasilnya. Ibu Nurul dan suaminya yaitu, Bapak Atmaji (37) bekerja sebagai pedagang. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Nurul mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang dan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1136. Semoga Ibu Nurul diberikan kelancaran dalam pengobatannya dan segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 10 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @KatinoRianto @SiscaDwi

Bu Nurul menderita kanker di payudara sebelah kanan


Suharnanik Sumaryono (55, Suharnanik Sumaryono, Tumor Rahim) Jalan Letjen S. Parman Gang Mayor, RT 3/1, Kecamatan Badean, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Bu Suharnanik sakit sejak tahun 2016. Saat itu Bu Nanik mendapati perioder menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu. Beliau juga mengeluh sering mengalami nyeri pada perut. Suatu ketika, Bu Nanik akhirnya memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Di Puskesmas, Bu Nanik dirujuk ke RS Citra Husada untuk menjalani pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bu Nanik didiagnosa menderita Lilomyoma of uterus, unspecified atau yang biasa disebut tumor rahim. Bu Nanik akhirnya dirujuk lagi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Bu Nanik adalah seorang ibu rumah tangga. Suami beliau, Sumaryono (61) bekerja sebagai juru parkir di dekat rumah mereka. Mereka memiliki 2 orang anak yang sudah menikah. Selama menjalani pengobatan, Bu Nanik menggunakan jaminan kesehatan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Walaupun demikian, beliau masih mengalami kesulitan mengenai transportasi ketika kontrol rutin ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan akomodasi. Saat mengetahui kondisi Bu Nanik, Sedekah Rombongan segera membantu beliau. Bantuan dari para sedekaholics yang disalurkan melalui Sedekah Rombongan akhirnya disampaikan. Bantuan digunakan untuk biaya pengobatan Bu Nanik dan transportasi. Pada bulan ini Bu Nanik masih menjalani pengobatan untuk proses kesembuhannya. Semoga Bu Nanik dapat segera sembuh dan dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala. Amin.

Jumlah: Rp. 500.000
Tanggal: 22-12-2018
Kurir:Martino Afandi

Bu Nanik menderita tumor rahim

—–
REKAPUTILASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 MAHDI BIN TUR 2,450,000
2 MIATUL MAULIDAH 654,900
3 MISTI BINTI MISTI 500,000
4 MISTINI BINTI ARSIMUN 500,000
5 MUHAMMAD ULIL AMRI 543,600
6 ALMH. PARTINI BINTI MARTO 1,000,000
7 RAFFA ADITYA PRATAMA 683,600
8 SHELA OKTAVIA RAMADHANI 893,600
9 SITI ROMLAH 512,000
10 SITI SABIKAH 500,000
11 SUMIYATI BINTI SAIMON 500,000
12 SUNARTI BINTI ARTAYU 542,000
13 SUPIYA BINTI NITRO 533,400
14 SUTIK BINTI SUBUT 530,300
15 TEMON BINTI SAWAL 500,000
16 WINARSI BINTI SIMAM 800,000
17 WINDA NOVITA SARI 500,000
18 YOYOK WINARKO 1,000,000
19 ZAHIRA BILQIS SALSA BILA 760,200
20 ZAINAL ABIDIN 500,000
21 IHYA RAMADHANI 1,500,000
22 KAYLA ALMIRA FAREN 1,500,000
23 NESYA NUR ATHIFFA 750,000
24 BUHARI BIN RAHIM 500,000
25 KASLIAH BINTI SUKEMI 1,000,000
26 UMARINI BINTI UTOMO 1,000,000
27 Afika Nurul Hidayah 500,000
28 Ayu Lestari Elpina Pembiyanti 750,000
29 Rifky Elmadita 500,000
30 Markini Binti Muhammad 500,000
31 KEMAT BIN ISAMIN 1,000,000
32 WAHYUDI BIN DUTO WIKARTO 500,000
33 ASIH BINTI NGATEMAN 500,000
34 TUKIJAH BINTI NOMO PAWIRO 500,000
35 MISKIYAH BINTI NGAMAR 1,000,000
36 AHMAD HELMI ASHAF 1,000,000
37 GRASIA RALIN 1,000,000
38 WALIYAH BINTI NAIM 500,000
39 ADIBA BANUNINA NAJWA 1,000,000
40 SURATMI BINTI DALDIRI 1,000,000
41 NURYADI BIN REJO 500,000
42 NUR FATONI 500,000
43 WALDI BIN SUNARTO 1,000,000
44 PONIDI BIN MUNARTO 500,000
45 HAZLANA YUSUF DAFINANDRA 1,000,000
46 MUHAMMAD DESTIAN 500,000
47 FATIMAH BINTI HARJO 1,000,000
48 URIP SUSWANTI 1,000,000
49 NURUL AFIDAH 800,000
50 Suharnanik Sumaryono 500,000
Total 37,903,600