ADE SOMADI (57, Darah Tinggi + Lemah Jantung). Alamat : Desa Pingit, Rt 1/1, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Awal bulan April 2018, Bapak Ade tiba-tiba pingsan di sawah saat sedang merumput untuk memberi makan kambingnya. Kemudian Bapak Ade dilarikan ke Puskesmas Rakit dan menjalani rawat inap selama 3 hari. Diagnosa dokter, Bapak Ade menderita darah tinggi dan lemah jantung. Kondisi beliau saat ini masih sering merasa pusing dan masih harus rutin kontrol. Bapak Ade tinggal bersama istrinya yaitu Ibu Suprillah (45) yang bekerja sebagai buruh tani menggantikan posisi Bapak Ade. Selama pengobatan, Bapak Ade menggunakan fasilitas kesehatan JKN-KIS Mandiri Kelas III. Kesulitan yang dihadapi oleh Bapak Ade adalah biaya kebutuhan sehari-hari dikarenakan beliau tidak bisa bekerja selama sakit. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Ade dan dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic untuk membantu biaya kebutuhan sehar-hari beliau. Semoga bermanfaat, dan Bapak Ade lekas diberi kesembuhan agar bisa beraktivitas seperti semula.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 22 Mei 2018
Kurir : @ddeean wiwid @Yaswi

Bapak Ade menderita darah tinggi dan lemah jantung


SUNARSO BIN SISWANTO (48, Stroke Infark). Alamat : Mersi, RT 8/1, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Sekitar 1 tahun lalu Bapak Sunarso mulai sakit-sakitan. Awal berobat di Puskesmas namun tak kunjung sembuh, lalu beliau dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sinar Kasih. Dokter mengatakan, Bapak Sunarso terkena typus dan infeksi paru-paru yang kemudian harus opname selama 5 hari. Selang beberapa minggu sakitnya kali ini beliau dilarikan ke RS Hidayah dua kali, namun naas opname kedua kalinya Bapak Sunarso jatuh dikamar mandi rumah sakit, sakitnyapun semakin parah, beliau tidak bisa berjalan dan sulit berbicara. Kemudian pada tanggal 27 Juni 2018 dirujuk ke margono dan menjalani opname selama 5 hari. Setelah itu kontrol 1 bulan sekali namun, keluarga meminta pihak Puskesmas untuk membuatkan surat rujukan kontrol di RS Dadi Keluarga saja karena di RS Margono terlalu ramai dan kondisi pasien tidak bisa berlama-lama mengantri . Di RS Dadi Keluarga disarankan untuk kontrol dan terapi 1 minggu sekali karena dinilai strokenya sudah parah. Bapak Sunarso tinggal bersama istrinya yaitu Ibu Ngatinah (35) yang bekerja sebagai pedagang. Selama pengobatan Bapak Sunarso menggunakan fasilitas jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Kesulitan yang seringkali dihadap oleh Bapak Sunarso yaitu biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan transport untuk kontrol. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic yang digunakan untuk membantu memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari. Semoga bermanfaat, dan Bapak Sunarso tetap semangat menjemput kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Oktober 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @yaswi_rd

Bapak Sunarso terkena typus dan infeksi paru-paru


VITA APRILIANA (9, Jantung Bocor). Alamat : Bojongsari, RT 1/1 , Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. 5 tahun lalu saat umurnya 4 tahun, Dik Vina mulai ada gejala batuk-batuk dan tak kunjung sembuh, lalu oleh orang tuanya diperiksakan ke Bidan setempat. Saat diperiksa Bidan tersebut merasa detak jantung Dik Vina tidak wajar, lalu disarankan untuk diperiksakan ke rumah sakit namun orang tuanya tidak menjalani saran bidan karena takut. Setelah bertahun-tahun vita dibiarkan tidak ditangani secara medis, hingga kini kondisi kesehatannya menurun, mudah lelah, sering lemas, ngos-ngosan, dan sering juga mengeluh kakinya sakit. Lalu akhirnya keluarga memutuskan untuk periksa ke Rumah Sakit (RS) Margono pada tanggal 30 Juli 2018 dan hasilnya positif jantung bocor. Dokter berencana akan merujuk ke rumah sakit lain di luar kota. Kondisi Dik Vita saat ini masih sering lemas ketika terlalu lelah. Dik Vita adalah putri dari Bapak Darto (45) yang bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan ibunya yaitu Ibu Sunarti (34) bekerja sebagai buruh pembuat bulu mata. Selama pengobatan Dik Vita menggunakan fasilitas kesehatan JKN-KIS PBI. Sedangkan kesulitan yang kerap kali dirasakan oleh orang tua Dik Vita adalah biaya kebutuhan sehari-hari dan transportasi selama proses pengobatan. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Vita sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic yang digunakan untuk membantu biaya kebutuhan sehari-hari Dik Vita. Semoga bermanfaat dan Dik Vita lekas sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 21 Oktober 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @yaswi_rd

Vita positif jantung bocor


RIZKY VERDY GUSTIAN (23, Retak Tulang Wajah). Alamat : Arcawinangun, RT 2/9, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Pada tanggal 18 Agustus, Rizky mengalami kecelakaan di Purbalingga saat akan pulang ke Purwokerto bersama temanya, lalu dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Margono. Bagian terparah dari kecelakaan tersebut yaitu bagian wajahnya. Rizky menjalani opname selama satu minggu , dan diagendakan kontrol tanggal 3 september. Saat kontrol tersebut dokter menyarankan untuk operasi, karna tulang wajah dan rahang mengalami keretakan yang cukup parah sampai Rizky tidak bisa berbicara. Operasi dilakukan pada tanggal 5 september dan rutin kontrol seminggu sekali sampai dengan saat ini. Rizky pun harus meminum susu peptisol khusus pasca operasi. Kondisi Rizky saat ini sering mengeluh sakit pada tangannya, sudah mulai bisa berbicara walaupun belum begitu lancar. Rizky adalah putra dari pasangan Bapak Taryanto (47) dan Ibu Maryati (44). Bapak Taryanto bekerja sebagai buruh las besi, sedangkan Ibu Maryati hanyalah seorang ibu rumah tangga. Selama pengobatan, Rizky menggunakan fasilitas kesehatan JKN-KIS PBI. Kesulitan yang dihadapi oleh keluarga Rizky adalah biaya kebutuhan sehari-hari Rizky. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Rizky sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic yang digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari Rizky. Semoga bermanfaat dan Rizky lekas diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Oktober 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @yaswi_rd

Rizky tulang wajah dan rahang mengalami keretakan


SUHARDJO IRAWAN (80, Paru-paru + Jantung). Alamat : Jalan Kelurahan Lama, RT 2/10, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Sejak bulan Agustus 2018 Bapak Suhardjo mulai sakit-sakitan, sesek nafas dan batuk yang tak kunjung sembuh. Kemudian beliau diperiksakan ke Klinik Amanda, dari Klinik Amanda dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Sinar Kasih dan harus opname selama 4 hari. Namun, beliau tidak kunjung ada perkembangan, yang akhirnya dirujuk kembali ke RS Wijaya Kusuma dan menjalani opname selama 6 hari. Dokter mendiagnosa Bapak Suhardjo terserang sakit jantung dan paru-paru. Dikarenakan di Rumah Sakit tersebut tidak ada poli paru-paru dan jantung, akhirnya Bapak Suhardjo dipulangkan ke rumah karna usianya pun sudah tua dan hanya menjalani rawat jalan. Sedangkan kondisi Bapak Suhardjo saat ini hanya bisa terbaring di tempat tidur karna kesulitan untuk berjalan. Bapak Suhardjo tinggal bersama anaknya. Istrinya, yaitu Ibu Silas telah meninggal dunia. Selama pengobatan, Bapak Suhardjo menggunakan fasilitas kesehatan JKN-KIS PBI. Kesulitan yang di hadapi beliau yaitu dalam hal memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Suhardjo sehingga dapat menyampaikan santunan yang digunakan untuk membantu biaya kebutuhan sehari-hari Bapak Suhardjo. Semoga bermanfaat dan Bapak Suhardjo tetap semangat menjalani pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Oktober 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @yaswi_rd

Bapak Suhardjo terserang sakit jantung dan paru-paru.


ANWAR SETIAWAN (29, Lumpuh). Alamat : RT 1/2, Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Awalnya, Anwar terjatuh dari sepeda motor dan hanya lecet sedikit sehingga tidak diperiksakan lebih lanjut. Namun lambat laun, tulang punggungnya terasa sakit dan ia tidak dapat berjalan. Ia pun diperiksakan ke Rumah Sakit (RS) Nirmala. Dari hasil rontgen diketahui bahwa tulang belakangnya mengalami infeksi. Setelah itu belum ada tindakan lebih lanjut. Pengobatan selanjutnya dilakukan di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto. Namun setelah 6 kali berobat dibantu Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Banyumas Raya, dokter tidak dapat melanjutkan pengobatan. Kini ia masih belum dapat berjalan dan hanya di rumah. Kemampuan melukisnya belum dapat maksimal karena terkendala pemasaran. Ayahnya, Suwarto (56) bekerja sebagai petani, sedangkan ibunya, Nur Setiano (48) adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan keluarga mereka sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Anwar dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun, pengobatan sudah tidak dilanjutkan lagi. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Anwar sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kebutuhan sehari-hari. Sebelumnya Anwar dibantu rombongan 1093. Semoga Anwar segera diberi kesembuhan dan dapat beraktifitas seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Oktober 2018
Kurir : @ddeean Rahayu

Anwar tulang belakangnya mengalami infeksi


MUFLIHATUN NGAFIAH BINTI SAMI’IN (7, Kelainan Mata Karena Toksoplasma). Alamat : Campakoah RT 02 RW 02 Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah. Saat umur 1 tahun Dik Muflihatun menangis terus dan air mata terus keluar serta mata menjadi bengkak. Dek Muflihatun dibawa berobat ke Puskesmas Serayu Larangan. Oleh dokter puskesmas dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Goeteng Taroenadibrata dan diperiksa ke dokter spesialis mata. Pada tahun 2015 Dik Muflihatun dirujuk ke Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto dan dirujuk ke Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. Dik Muflihatun sudah kontrol 6 kali dan baru ditemukan penyebab sakit matanya karena virus toxoplasma. Untuk berobat Dik Muflihatun dibantu dengan Jaminan Kesehatan KIS-PBI Kelas III. Saat ini kondisinya semakin tidak bisa melihat. Dik Muflihatun kesulitan biaya kontrol ke RS Sardjito Yogyakarta dan biaya hidup sehari-hari karena kondisi keluarga yang kekurangan. Ayahnya, Sami’in (37) tidak bekerja karena pernah mengalami kesetrum saat bekerja sehingga badan sering ngilu. Sedangkan ibunya Saira (25) yang menjadi tulang punggung dengan bekerja di pabrik bulu mata. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Muflihatun dan keluarga sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic. Semoga Dik Muflihatun segera sembuh dan dapat melihat dengan normal.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 19 Oktober 2018
Kurir : @ddeean Rahayu

Muflihatun menderita kelainan mata karena Toksoplasma


ARSENA BIN RASIDI PANUT (17, Tunggakan Biaya Praktek Kerja Industri). Alamat RT 9/5, Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Arsena adalah siswa kelas XI Jurusan Multimedia di SMK Negeri 1 Bojongsari Purbalingga. Saat ini Arsena harus berangkat mengikuti Kunjungan Praktek Kerja Industri di Jakarta sebagai proses pembelajaran di sekolah. Tetapi Arsena mengalami kesulitan biaya karena pemasukan keluarga sangatlah kecil. Ayahnya, Rasidi Panut (60) yang sering mengalami nyeri di kaki dan pernah mengalami gejala stroke kesulitan bekerja dan hanya berjualan keranjang. Ibunya Alm. Jumirah sudah meninggal sejak 6 tahun yang lalu. Sedangkan yang bekerja adalah kakaknya sebagai buruh rongsok. Kedua adiknya juga masih sekolah di MTS dan MI. Arsena dan keluarga kesulitan untuk biaya hidup dan sekolah, kuga untuk kegiatan praktek kerja industri. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Arsena dan keluarga sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic. Semoga Arsena dapat melaksanakan praktek kerja industri dengan baik serta dapat menyelesaikan pendidikannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Oktober 2018
Kurir : @ddeean Rahayu

Biaya sekolah


GIANDRA GAUTAMA BIN SUTARMAN (2, Tumor Intra Okuler Mata Kanan). Alamat Jalan Jeruk Manis RT 0 5 RW 01 Desa Kedawung Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap provinsi Jawa tengah. Pada usia 8 bulan, retina mata kanan Dik Giandra terlihat seperti mata kucing. Keluarga memeriksakan Dik Giandra ke Puskesmas Rawalo dan kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto ntuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dokter Spesialis Patologi Anatomi RSMS mendiagnosis Dik Giandra Tumor Intra Okuler. Pada tanggal 1 Agustus 2018 Dik Giandra menjalani operasi pengangkatan jaringan tumor mata kanan di RSMS. Pasca menjalani operasi Dik Giandra di rujuk ke Rumah Sakit Pusat (RSUP) Sarjito untuk menjalani kemoterapi sebanyak 104 kali selama 26 minggu. Alhamdulillah biaya pengobatan Dik Giandra terbantu oleh Jaminan Kesehatan JKN KIS Mandiri Kelas 3 yang dimiliki. Selama Dik Giandra sakit, ayah nya Bapak Sutarman (38) tidak bisa bekerja dan ibu Sopiah Akhiyar (34) hanyalah seorang ibu rumah tangga. Pengobatan Dik Giandra terkendala oleh biaya transportasi dan kehidupan sehari – hari selama menjalani pengobatan di RSUP Sarjito Yogyakarta. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Giandra dan santunan dari Sedekaholics disampaikan untuk membantu transportasi dan kehidupan sehari – hari selama menjalani pengobatan di Yogaykarta. Semoga pengobatan Dik Giandra diberikan kemudahan dan kelancaran serta kesehatan seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 10 November 2018
Kurir : @ddeean @jemigigi Lasminah

Giangra menderita tumor intra okuler mata kanan

—-
NARTO BIN NADIRJA (50, Post Amputasi Kaki Kiri + Gula Basah). Alamat Desa Karangturi RT 11 RW 05 Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah. Berawal dari tahun 2016, Bapak Narto bekerja sebagai marketing minuman kemasan sehingga Bapak Narto juga sering mengkonsumsi minuman – minuman kemasan tersebut. Di tahun yang sama kaki bapak Narto terluka namun tidak kunjung kering dan tidak berobat. Setelah dua minggu luka pada kaki kiri Bapak Nartotidak kunjung sembuh, kemudian memeriksakan diri ke rumah sakit di Mangga Besar Jakarta. Dokter Spesialis Dalam mendiagnosa Bapak Narto terkena gula basah dan menjalani berobat jalan. Awal tahun 2018 bapak Narto melanjutkan pengobatan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka putih Jakarta karena luka pada jempol kaki kirinya tidak kunjung sembuh kemudian dilakukan tindakan amputasi jempol kaki kiri. Dua bulan pasca operasi, luka menjalar hingga kelingking jari – jari kaki kiri. Pada bulan Juni 2018 Bapak Narto menjalani amputasi kaki kiri hingga ke tulang kering. Alhamdulillah biaya pengobatan Bapak Narto terbantu oleh Jaminan Kesehatan (JKN) KIS Kelas 3 yang dimilikinya. Selama sakit Bapak Narto tidak mampu bekerja dan istri Beliau Ibu Suprihatin (48) hanyalah seorang ibu rumah tangga. Bapak Narto membutuhkan kaki palsu untuk menunjang aktivitasnya karena beliau adalah tulang punggung keluarga. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Narto dan santunan dari sedekaholics diberikan untuk membantu biaya pembuatan kaki palsu. Semoga Bapak Narto diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 17 November 2018
Kurir : @ddeean Tono

Pak Narto menderita post amputasi kaki kiri + gula basah


SARIS SAPTANTO (56, Stroke Hemoregik). Alamat Sokaraja Tengah RT 01 RW 01 Kecamatan Sokaraja Kababupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. Awal bulan Juli 2018 Bapak Saris sering merasakan pusing dan leher terasa kaku. Namun Bapak Saris tidak memeriksakan diri ke dokter hanya memakan obat yang dibeli di Apotek dan menggosokan minyak angin di sekitar leher. Merasa pusing yang tidak kunjung sembuh dan leher terasa sangat kaku, Bapak Saris memeriksaka diri ke Dokter di Sokaraja dan di diagnosis terkena hipertensi. Pada tanggal 22 September 2018 Bapak Saris berkunjung ke rumah Kakak di desa Pegalongan Kecamatan Patikraja Banyumas. Setelah selesai berbincang – bincang dengan anggota keluarga, Bapak Saris merasakat sakit di dada kiri kemudian tidak sadarkan diri. Keluarga membawa Bapak Saris ke Instasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Banyumas dan dilakukan serangkaian pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG), pemasangan oksigen dan infuse. Dari hasil pemeriksaan Bapak Saris mengalami Stroke Hemoregik yaitu keadaan dimana pembuluh darah lemah kemudian pecah dan menumpahkan darah ke sekitarnya. Sekitar pukul 22.00 WIB kondisi Bapak Saris kritis sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan CT Scan dan perawatan lebih lanjut. Hari Minggu 23 September 2018 pukul 02.00 WIB Bapak Saris meninggal dunia. Biaya pengobatan Bapak Saris terbantu oleh Jaminan Kesehatan (JKN) BPJS Kesehatan Kelas 2 yang dimilikinya. Bapak Saris adalah guru honorer di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banyumas dan tulang punggung keluarga sementara istri beliau Ibu Siti Nafsiyah (39) hanyalah seorang ibu rumah tangga. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Bapak Saris dan santunan diberikan untuk membantu biaya pemakaman dan kehidupan sehari – hari keluarga Bapak Saris. Semoga amal ibadah Bapak Saris diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 28 Oktober 2018
Kurir : @ddeean @ddeean

Bapak Saris mengalami stroke hemoregik


MUHAMAD FAIQ MAULANA (1, Gizi Buruk). Alamat Desa Sudimara RT 07 RW 03 Sudimara Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. Sejak lahir berat badan Dik Faiq kecil dan grafik tumbuh kembang di Kartu Menuju Sehat (KMS) berada di garis merah. Dik faiq sering mengalami demam, batuk serta pilek di karenakan kurangnya asupan nutrisi dan lingkungan tempat tinggal yang kurang sehat. Keluarga sering membawa Dik Faiq berobat ke mantri desa dan di saran kan untuk berobat ke dokter spesialis anak untuk membantu menstabilkan berat badan Dk Faiq. Kondisi keluarga yang kurang mampu di tambah kurangnya pengetahuan orang tua Dik Faiq dalam menjaga serta memberi nutrisi yang baik makin memperburuk kondisi Dik Faiq ditambah lagi tidak memiliki jaminan kesehatan untuk memeriksakan Dik Faiq ke rumah sakit. Ayah Dik Faiq, Bapak Erik Setiawan (31) bekerja sebagai buruh harian lepas sedangkan ibunya Ibu Taslimah hanyalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan Bapak Erik hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari keluarga dengan tiga orang anak. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Faiq dan santunan dari sedekaholics disampaikan untuk membantu pembuatan kartu JKN KIS Kelas 3 dan biaya hidup sehari – hari. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan kondisi dik faiq makin membaik.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 19 Oktober 2018
Kurir : @ddeean @ddeean

Faiq menderita gizi buruk


RAFA AZANI IBRAHIM (6, Retak Tulang Tengkorak Kanan). Alamat Desa Gambuhan Dusun Saben RT 02 RW 06 Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah. Jumat 19 Oktober 2018 Dik Rafa tertabrak kendaraan bermotor yang tidak diketahui jenisnya karena tidak ada saksi mata dan diperkirakan korban tabrak lari saat pulang sekolah. Pukul 10.00 WIB ibu Dik Rafa mendapatkan kabar dari para tetangga tentang kecelakaan Dik Rafa. Penjual bensin di dekat SD Gambuhan Kabupaten Pemalang ketika sedang keluar rumah segera mendatangi Dik Rafa yang tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi sangat memprihatinkan. Darah terus keluar dari kepala, mulut Dik Rafa dikuti kejang – kejang dan mengeluarkan busa dari mulut. Penjual bensin tersebut beserta ibu Dik Rafa membawa Dik Rafa dengan menggunakan motor ke Klinik Roja Asyifa Moga. Karena keterbatasan alat pada klinik tersebut, Dik Rafa dirujuk Ke Rumah Sakit Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto. Kondisi Dik Rafa Koma dan dilakukan perawatan khusus di ruang HCU RSMS. Dari hasil Ronsen diketahui tulang tengkorak Dik Rafa retak. Belum bisa dilakukan tindakan operasi menunggu hasil observasi apakah ada pendarahan di kepala DIk Rafa. Dik Rafa tidak memiliki jaminan kesehatan untuk membiayai perawata selama di RSMS. Bapak Dik Rafa, Bapak Rohiman (35) hanyalah seorang kuli bangunan dan Ibu Sri Ningsih (34) seorang ibu rumah tangga. Penghasilan Bapak Rohiman hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari dan biaya sekolah Rafa dan kakaknya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Dik Rafa dan santunan dari Sedekaholics disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama menjalani perawatan di RSMS. Semoga Dik Rafa segera diberikan kesadara dan bisa sekolah kembali seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp 2.000.000,-
Tanggal : 22 Oktober 2018
Kurir : @ddeean @ddeean

Tulang tengkorak dik Rafa retak


MTSR JOGJA (AB 9032 WK, Operasional Bulan Oktober 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) ialah kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses survei pasien, menyampaikan santunan, dan antar-jemput pasien dari rumah ke rumah sakit. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan wilayah Jogja diberi amanah enam unit mobil tanggap, lima mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 9032 WK ini ialah salah satu MTSR yang dioperasionalkan sebagai ambulans transport. MTSR ini mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Biaya bulan operasional ini untuk pembelian bahan bakar, tambal ban dan isi angin selama pertengahan bulan September hingga awal tanggal 15 Oktober 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada laporan Rombongan Baru 13. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan.­

Jumlah Bantuan : Rp. 3.058.000,-
Tanggal : 27 Oktober 2018
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bBulan Oktober 2018


MTSR JOGJA (AB 1473 RT, Operasional Bulan Oktober 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) atau biasa dikenal dengan ambulans transport ini difungsikan sebagai kendaraan operasional yang mensupport pengabdian Sedekah Rombongan kepada dhuafa pada khususnya dan masyarakat umum. Saat ini, Sedekah Rombongan wilayah Jogja memiliki lima unit mobil tanggap, yakni empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta terutama di Kabupaten Gunungkidul. Kendaraan ini juga biasa digunakan untuk mendukung kurir Sedekah Rombongan saat survei pasien, proses santunan dan pendampingan pasien, juga menjemput dan mengantar pasien dari rumah ke rumah sakit atau sebaliknya, dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline MTSR 081906800900. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan September hingga awal Oktober 2018. Pelaporan MTSR Jogja sebelumnya dilaporkan di Rombongan Baru 13. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.707.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bBulan Oktober 2018


MTSR JOGJA (AB 1583 VT, Operasional Bulan Oktober 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR ini juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk transportasi menuju rumah target pasien (survey pasien) dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka atau mengantar ke pemakaman. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap atau ambulan yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Masyarakat yang membutuhkan ambulans transport ini bisa menghubungi nomor hotline 081906800900. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans transport Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta utamanya wilayah Kabupaten Gunungkidul. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pembelian bahan bakar selama pertengahan September hingga awal pertengahan Oktober 2018. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada Rombongan Baru 10.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.707.960,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir: @anggakusumaari @wulansa43510514 @anjesmou @panggihjuni

Biaya operasional bBulan Oktober 2018


RSSR JOGJA (Operasional Bulan Oktober 2018). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno, RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. RSSR Jogja merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara para pasien dampingan Sedekah Rombongan. RSSR Jogja ini makin dikenal oleh masyarakat sebagai rumah singgah yang diperuntukkan khusus bagi pasien dampingan Sedekah Rombongan yang berasal dari golongan tidak mampu. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. RSSR Jogja terdiri dari 2 rumah singgah yaitu RSSR 1 dengan bangunan 2 lantai yang dipergunakan untuk rumah singgah pasien anak dan kantor aadministrasi pusat, dan RSSR 2 untuk pasien dewasa. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya operasional bulan Oktober 2018 yang meliputi biaya administrasi perkantoran, biaya telekomunikasi perawat, pembelian perlengkapan RSSR, dan biaya listrik/air/internet, biaya pemeliharaan dan peralatan rumah singgah. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan Baru 13. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 746.775,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @anggakusumaari @wulansa43510514 @najwaaFN @panggihjuni Perawat RSSR

Biaya operasional bBulan Oktober 2018


RSSR JOGJA (Bantuan Biaya Makan dan Obat Pasien Oktober 2018). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Yogyakarta. Rumah Singgah Sedekah Rombongan merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan. Pasien-pasien tersebut sedang melakukan pengobatan rawat jalan di rumah sakit rujukan di Yogyakarta, seperti RSUP dr. Sardjito, RS Panti Rapih, dan RSPAU dr. Hardjolukito. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Kemudian pasien yang telah selesai berobat diantarkan kembali ke rumah masing-masing. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Setiap hari, rata-rata RSSR Jogja dihuni oleh 10-17 pasien beserta pendamping pasien. Pasien yang singgah di RSSR Jogja berasal dari wilayah DIY, tetapi ada juga yang berasal dari luar Kota Jogja, misalnya Purworejo, Purwokerto, Banjarnegara, Temanggung bahkan dari luar pulau seperti Sorong, Batam dsb. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya konsumsi dan katering pasien, biaya pembelian suplemen pasien, pembelian obat-obatan untuk pasien fisioterapi pasien, dan biaya hidup pasien selama bulan Oktober 2018. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan Baru 13. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.683.127,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir: @anggakusumaari @wulansa43510514 @najwaaFN @panggihjuni Perawat RSSR

Bantuan biaya makan dan obat pasien Oktober 2018


MASJID AL-FURQON (Pembelian Microfon, Mixer dan Sound) Alamat: Sonayan, Madurejo, Prambanan, Sleman, DIY. Masjid ini berada di pinggiran jalan Prambanan-Piyungan yang digunakan aktif untuk berjamaah dan juga digunakan untuk istirahat para musafir. Karena berada dipinggir jalan yang terlalu bising maka diperlukan alat pengeras suara yang sesuai. Agar suara imam saat sholat berjamaah dan khotib memberikan tausiah terdengar jelas oleh jamaah maka dibutuhkan mixer, microfon dan juga sound. Masjid ini juga sering digunakan untuk pengajian dan TPA. Dana masjid yang diperoleh dari kotak infak, sudah digunakan untuk merenovasi beberapa bagian masjid yang sudah tidak layak dan juga untuk operasional TPA. Melihat hal itu, Sedekah Rombongan segera merespon dengan memberikan bantuan untuk pembelian microfon, mixer, dan juga sound, agar dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari dan juga memperjelas suara imam/ustad ketika pengajian. Diharapkan dengan penambahan Microfon, Mixer, dan Sound jamaah lebih khusuk beribadah dan tidak terganggu lagi dengan suara bising kendaraan di jalan raya. Semoga titipan sedekaholics tersebut menjadi jariyah yang senantiasa mengalir dari kekhusukan ibadah jamaah masjid Al-Furqon dan musafir yang sedang mampir ke masjid tersebut, Aamiin.

Jumlah Bantunan : Rp. 4.000.000,-
Tanggal : 9 Oktober 2018
Kurir : @anggakusumaa @wulansa4567213 @Rizky Alda

Bantuan pembelian microfon, mixer dan sound


PARIDIN BIN WAJIMAN, (50, Jantung Lemah) Alamat Dusun Krajan RT/RW 13/03, Desa Nogosari, Kec Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Paridin mulai sakit pada tahun 2015. Bapak Paridin tinggal bersama Istrinya dan anak angkatnya yang bekerja sebagai Buruh bangunan. Bapak Paridin menjalani pengobatan rutin di RSUD Dr.Soebandi Jember pada tahun 2016 dan sakit yang dialaminya semakin membaik dan berhenti menjalanin kontrol karena faktor perekonomiannya. Saat pada bulan Agustus 2018 sakit yang dialami beliau kambuh dan langsung dilarikan ke UGD Dr. Soebandi Jember, dan oleh Dokter harus di rawat di ruang ICCU. Jaminan yang dimiliki bapak Paridin menggunakan SPM Pemerintah. Bapak Paridin mempunyai semangat yang tinggi untuk menggapai kesembuhannya. seringkali ia tidak berangkat berobat karna tidak punya uang transport untuk membayar angkot dari rumahnya kerumah sakit. sementara anak angkatnya harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bapak Paridin pun di vonis tidak dapat sembuh. Pengobatan yang saat ini dijalani hanya untuk mempertahankan kondisinya agar tidak Drop. Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari sedekaholics untuk membantu bapak Paridin. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi selama di rumah sakit Dr. Soebandi Jember. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Paridin dan keluarganya.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : Oktober 2018 dan 22 Desember 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Pak paridin menderita jantung lemah


MOHAMMAD JEFRI UBAIDILLAH, (11, Anak Yatim). Alamat Jatitamban RT/RW 012/004, Desa Jatitamban, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Anak yatim ini yang bernama Jefri anak dari Ibu (43) Jumariyeh yang bekerja sebagai pembuat besek ikan yang terbuat dari anyaman bambu yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Hal ini sangat dibutuhkan bagi mereka mengingat jarak sekolahan yang cukup jauh dari rumah tinggal Jefri yang menempuh kurang lebih 2km. Meski anak Yatim ini tidak memiliki Ayah tetapi mereka tetap bersemangat untuk sekolah dan ingin megapai cita-citanya. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi tempat tinggal anak yatim ini yang membutuhkan bantuan mereka. Lokasi yang cukup masuk ke pedalaman menyulitkan bagi Kurir Sedekah Rombongan untuk menyalurkan bantuan ini. Santunan yang diberikan berupa sepeda kayuh untuk aktivitas sekolah adik Jefri. Semoga Santunan yang di berikan Bermanfaat Bagi Anak-anak Yatim dan semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Aamiin

Jumlah Santunan : Rp. 1.075.000,-
Tanggal Santunan: 27 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @Soekarman

Santunan anak yatim


MOH RIFQI ARDIANSYAH, (13, Tumor Mata) Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/010, Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada sejak umur 7 tahun, diketahui terdapat benjolan kecil pada kelopak mata Kiri adik Rifqi. Karena dirasa biasa dan tidak terasa sakit, benjolan tersebut dibiarkan saja. Seiring berjalannya waktu, benjolan yang awalnya kecil menjadi semakin membesar. Adik Rifqi pun segera dibawa untuk periksa ke rumah sakit. Dokter pun langsung mendiagnosis tumor mata karena benjolan yang sudah membesar. Rifqi pun diberikan surat rujukan untuk ke Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya untuk pengobatan yang lebih lengkap. adik Rifqi telah menjalani beberapa pemeriksaan. Ayah Rifqi, Bapak Solihen (39) bekerja sebagai buruh ngiris getah pohon karet hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu adik Rifqi, Ibu Holifah (33) hanya sebagai buruh gudang tembakau yang penghasilan hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Adik Rifqi memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS NON PBI kelas III. Akan tetapi, keluarga tidak sanggup membayarnya hingga pengobatan saat di Surabaya pun terhenti. Setelah dua tahun berhenti berobat adik Rifqi sering mengalami kesakitan. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan adik Rifqi saat berusia 13 tahun saat ini. menceritakan bahwa keluarga kesulitan dalam biaya berobat, transportasi dan pembayaran BPJS sehingga menunggak. Adik Rifqi memiliki semangat untuk sembuh, dan mulai saat ini Bulan November 2018 adik Rifqi menjadi dampingan Sedekah Rombongan dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan lebih lanjut. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan mencoba membantu meringankan kesulitan adik Rifqi. Santunan disampaikan untuk pembayaran tunggakan BPJS dan Akomodasi. keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Sedekah Rombongan dan sedekaholics.

Jumlah Santunan : Rp. 1.628.500,-
Tanggal : November 2018, 17 Desember 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Rifky menderita tumor mata


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1272 SR + F 6185 BM, Biaya Operasional Desember 2018 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) dan Motor Tempur Sedekah Rombongan ini, terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Biaya Kendaraan, Service MTSR dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 21

Jumlah santunan: Rp. 3.672.400,-
Tanggal: 28 Desember 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @budiali

Biaya operasional Desember 2018


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1831 QE, Biaya Operasional Desember 2018 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR), terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Service, Perpanjang STNK MTSR dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 21

Jumlah santunan: Rp.1.588.225,-
Tanggal: 26 Desember 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Biaya operasional Desember 2018


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Operasional RSSR Desember 2018 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan seperti ATK, Renovasi Rumah Singgah, pembayaran Speedy, Hotline, Biaya Air / PDAM, Ekspedisi Berkas Dll. yaitu selama bulan Desember 2018. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 21

Jumlah Santunan : Rp. 1.510.534,-
Tanggal : 31 Desember 2018
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @danafathorrohman



SITI ALFIAH, (45, Ca Mamae) Alamat Dusun Jatilawang RT/RW 001/011, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ibu Siti adalah seorang ibu dari 2 anak yang sehari-hari sebagai Ibu Rumah tangga. Bulan Mei tahun 2017 Ibu Siti merasakan ada benjolan di payudara nya sebelah kanan tetapi tidak begitu dihiraukan. Pengobatan hanya dilakukan dengan mengkonsumsi obat alternatif karena terkendala keterbatasan biaya. Suaminya yaitu Bapak Jahenuri (44 tahun) yang bekerja sebagai Buruh tani yang penghasilannya hanya cukup untuk kehidupan sehari-hari dan biaya sekolah dua orang anak nya. Tetapi setelah hampir dua tahun penyakit nya semakin parah akhirnya Ibu Siti periksa ke dokter dan diharuskan melakukan check lab. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa harus segera dilakukan operasi untuk pengangkatan payudara kanan nya. Mulai tgl 7 Mei 2017 Ibu Siti menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan dengan melakukan pemeriksaan awal ke RSUD Balung Jember untuk selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Swasta DKT Jember dengan menggunakan Jaminan kesehatan berupa KIS. Setelah melalui rangkaian pemeriksaan yang meliputi rotgen, Usg, rotgen punggung dan check lab akhirnya operasi dilaksanakan hari Senin, 15 Mei 2017 dan Alhamdulillah berjalan lancar. Terapi sinar telah dilakukan sebanyak 10 kali untuk punggung dan sinar 24 kali untuk ca Mamae. Saat ini Ibu Siti menjalani proses kemoterapi yang direncanakan sebanyak 6 kali. setelah pengobatan di RS DKT Jember Ibu Siti Alfiah semakin membaik, namun Allah berkehendak lain. Setelah satu tahun dalam masa dampingan Sedekah Rombongan, Ibu Siti alfiah berpulang menghadap sang Ilahi. semoga keluarga yang ditinggal kan di beri kesabaran dan ketabahan. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 Januari 2019
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bu Siti menderita ca mamae


ALI IMRON, (8, Meninokel) Alamat Dusun Sumber Balin 004/003, Desa Cumedak, Kecamatan SumberJambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Awal mula Adik Ali dirujuk ke Puskesmas SumberJambe karena Ali merasa pusing, sesudah itu Ali Imron bertemu dengan kurir Sedekah Rombongan di saat Ali di Puskesmas. Kurir Sedekah Rombongan membawa Ali dirujuk kerumah sakit Dr Soebandi Jember Untuk pemeriksaan lebih lanjut hingga sampai penjadwalan Operasi Meninokel yang dialami Adik Ali. setelah itu usai penjadwalan Operasi Ali Imron kembali lagi setelah 1 bulan mendatang. 1 bulan berlalu Adik Imron menjalanin operasi yang sakit di alami adik Ali. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan titipan para sedekaholics untuk membantu biaya pasca operasi dan obat-obatan selama perawatan di rumah sakit Dr Soebandi Jember. Santunan yang digunakan untuk pembayaran Tunggakan BPJS. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda dariNYA, Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.787.500,-
Tanggal : 14 Januari 2019
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @reza

Ali menderita meningokel


MOHAMMAD RISKI, (9, Anak Yatim). Alamat Dusun Ampel, Desa Bercak, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Anak yatim ini yang bernama Riski anak dari Ibu (38) Sumarna yang bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Hal ini sangat dibutuhkan bagi mereka mengingat jarak sekolahan yang cukup jauh dari rumah tinggal mereka yang menempuh kurang lebih 3km. Meski anak Yatim ini tidak memiliki Ayah tetapi mereka tetap bersemangat untuk sekolah dan ingin megapai cita-citanya. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi tempat tinggal anak yatim ini yang membutuhkan bantuan mereka. Lokasi yang cukup masuk ke pedalaman menyulitkan bagi Kurir Sedekah Rombongan untuk menyalurkan bantuan ini. Santunan yang diberikan berupa sepeda kayuh untuk aktivitas sekolah adik Riski. Semoga Santunan yang di berikan Bermanfaat Bagi Anak-anak Yatim dan semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Aamiin

Jumlah Santunan : Rp. 1.075.000,-
Tanggal Santunan: 27 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Santunan anak yatim


SALAMI BINTI JUMARI, (50, Tumor Rongga Perut) Alamat Dusun Ranu RT/RW 031/011, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Sejak akhir Desember 2017 Bu Salami sering mengalami mual, namun tidak muntah. Beberapa hari kemudian ia merasakan sakit di bagian perut dan terasa perutnya penuh terisi, padahal tidak makan banyak. Ia pun mencoba mengobati rasa sakit tersebut menggunakan obat warung alakadarnya, namun tak ada perubahan. Keadaannya semakin memburuk, perutnya semakin sakit dan susah buang air besar. Bu Salami pun kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat, ia sempat menjalani rawat inap satu malam di Puskesmas tersebut. Besoknya Bu Salami dirujuk ke Rumah Sakit Umum Lumajang untuk menjalani pemeriksaan lebih lengkap, maka dengan bantuan aparat setempat dan uang hasil meminjam dari tetangga Bu Salami pun dibawa ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Hasil pemeriksaan di RS tersebut menunjukkan bahwa terdapat Tumor Rongga perut di perut Bu Salami. sehingga dokter pun masih mengupayakan pengobatan menggunakan obat-obatan. Kini Bu Salami membutuhkan biaya akomodasi menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya tersebut, suaminya yang merupakan seorang buruh tani tak memiliki penghasilan yang cukup. Maklum saja, sebagai seorang buruh tani penghasilannya baru cukup untuk biaya hidup sehari-hari saja. Alhamdulillah dengan ijin Allah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bu Salami dan keluarga dengan niatan menyampaikan titipan bantuan dari para sedekaholics untuk biaya pengobatannya. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bu Salami dan Terima Kasih kepada Sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 11 Januari 2019
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @cakimin

Bu salami menderita tumor rongga perut


ICHSAN HAKIM, (11, Bantuan Sepeda Kayuh). Alamat Tangsil Kulon RT/RW 002/001, Desa Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Ichsan Hakim adalah anak dari pasangan Bapak (33) Iwan Efendi dan Ibu (30) Arista Afrianti. Bapak Iwan mengalami sakit kebutaan sejak umur 31 tahun, sehingga tidak dapat berkerja. Dan Ibu Arista bekerja sebagai pembantu Ibu Rumah tangga yang penghasilannya tidak menentu. Adik Ichsan ketika sepulang sekolah sering membantu orang tuanya menjadi kernet taksi atau angkutan umum, yang hasilnya di beri ke orang tua untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari hari. Hal ini sangat dibutuhkan bagi adik Ichsan mengingat jarak sekolahan yang cukup jauh dari rumah tinggal adik Ichsan yang menempuh kurang lebih 2km. Meski keadaan ekonomi dan orang tua mengalami sakit, tetapi adik Ichsan tetap bersemangat untuk sekolah dan ingin megapai cita-citanya. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi tempat tinggal adik Ichsan ini yang membutuhkan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan yang diberikan berupa sepeda kayuh untuk aktivitas sekolah adik Ichsan. Semoga Santunan yang di berikan Bermanfaat Bagi Adik Ichsan dan semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Aamiin

Jumlah Santunan : Rp. 1.075.000,-
Tanggal Santunan: 27 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @Soekarman

Bantuan sepeda kayuh


AMIR MAHMUD BIN ANDI MAKKAWARU (48 Tahun, CHF + Hepatitis) Alamat : Kampung Pitara No 7, Pancoran Mas – Kota Depok. Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, saudara Amir Mahmud bin Andi Makkawaru telah meninggalkan dunia untuk selama lamanya pada tanggal 14 November 2018 pukul 16.40 WIB di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto, Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat orang anak yang masih kecil kecil, sudah lebih dari dua minggu Almarhum mendapatkan perawatan intensif di rumah ICU Gatot Soebroto, tapi ternyata Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkehendak lain. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan keluarga Amir Mahmud, bantuan diberikan untuk membantu biaya pemakaman almarhum. Semoga pihak keluarga almarhum bisa tabah dan sabar menjalani kehidupan ke depannya.

Jumlah Bantuan : Rp 2.000.000
Tanggal : 15 November 2018
Kurir : Alvin Noor Pratama

Pak Amir menderita CHF + hepatitis


SAPTI BINTI MADROI (54 tahun) Alamat : kp. Cipaniis Rt/Rw_02/02 Desa Cipanas,Kecamatan Cipanas Kab.Lebak BANTEN 42372, Ibu SAPTI BIN MADROI ini sudah lebih dari 20 tahun ditinggal mati suami nya,dan kurang lebih sekitar 2 tahun terakhir ini kesehatan pasien semakin memburuk akibat penyakit diabetes,dan sakit jantung yang di deritanya, sehingga mengharuskan pasien untuk dirawat inap di RSU.ADJI DARMO rangkas bitung,kabupaten lebak,setelah agak baikan. Baru diperbolehkan pulang dan dipertemukan dengan team sedekah rombongan lewat Alam muharam selaku informan,dan saat ini pasien di rawat (rawat jalan) ,dirumah adik kandungnya, Ibu.ANAH/ASMANAH,sendiri selaku keluarga pasien,sering kali kesulitan untuk biaya berobat SAPTI BIN MADROI,karna selama ini untuk berobat dan biaya hidup sehari-hari hanya mengandalkan kiriman dari anak nya yang kerja dan tinggal di tangerang,terutama jika pasien mendadak sesak karna jantung ditambah gula darah nya yang naik,dan Alhamdulillah pada tanggal 6-8-2018, Sedekah rombongan berhasil mensurvey dan mendapatkan info yang cukup,untuk memberikan bantuan dana,semoga bantuan dari sedekah rombongan bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban biaya pengobatan pasien.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 8 Januari 2019
Kurir : Dodik muhamad A.k

Bu Sapti menderita penyakit diabetes dan sakit jantung


ARTAWI (52,Hepaitis B +liver) Alamat Kp.Pasilianlama Rt 2/3 Ds.Pasilian Kec.Kronjo Kab.Tangerang Prov.Banten. Bpk Artawi seorang ayah yg memiliki dua orang anak yang sehari hari nya bekerja sebagai buruh tani Sejak tahun 2013 mengalami sakit di bagian pinggang dan setelah di periksa pak Artawi mengalami sakit infeksi ginjal dan kqrna keterbatasan biaya pak artawi pun tak melanjutkan pengobatan nya setelah satu tahun berjalan sakit itu pun malah bertambah parah dan pak Artawi harus di larikan ke RS ternyata pak artawi di diagnosa mengalami sakit Hepatitis B dan semakin lama sakit pak Artawi sudah menjalar ke liver dan perut nya membesar. Pak Artawi sudah melakukan pengobatan ke berbagai RS antara lain RSUD Balaraja ,RSU Tangerang, RS Siloam dan skrng harus control sebulan 2x ke RSCM pasca 2 x oprasi dan pak Artawi harus melakukan sedot cairan yg ada di dlm perut nya, Walaupun pak Artawi memilki kaminan kesehatan BPJS namun pak Artawi sering kebingungan kala waktunya tiba untuk kontrol karna tak memiliki uang untuk biaya transportasi ke RSCM. Alhamdulillah sedekah kholic lewat sedekah rombongan menitipkan sedekah nya untuk meringankan beban pak Artawi dalam melakukan pengobatan semoga pak Artawi dapat sembuh seperti sediakala Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tgl bantuan : 13 januari 2018
Kurir : @Alvin @misnamina @fatmahalwiny

Pak Artawi mengalami sakit Hepatitis B


IBU SILIH (52 Tahun) seorang Janda. Alamat : Kp. Gerubuk RT. 01 RW. 04, Kec. Bojong Nangka, Kab. Tangerang. Kurang lebih 10 tahun lalu (2008) Beliau berprofesi sebagai pemulung. Suatu saat selepas bangun tidur beliau mendapati benjolan disebelah matanya sebesar kelereng. Awalnya beliau dan keluarganya mengira hanya digigit serangga, namun benjolan tersebut tidak kunjung mengecil dan akhirnya Ibu Silih memutuskan untuk mengobati benjolan tersebut ke rumah sakit siloam Tangerang. Setelah diperiksa Ibu Silih didiagnosa tumor mata dan dokter tidak menyarankan untuk dioperasi. Ibu Silih tidak patah semangat, beliau mencari jalan lain untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya dengan cara pengobatan alternatif. Sudah beberapa kali benjolan tersebut disedot dan mengeluarkan darah yang bisa dibilang tidak sedikit. Namun karena keterbatasan biaya Bu Silih harus menghentikan ikhtiarnya dalam pengobatan alternatif tersebut. Saat ini Ibu Silih yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga merasa pasrah dengan takdir Alloh, semoga Alloh mengangkat penyakit Ibu Silih. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan santunan untuk membantu biaya sehari-hari dan pembelian obat Ibu Silih. Semoga Allah berikan kesabaran dan kesembuhan atas penyakit yang diderita Ibu Silih.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Januari 2019
Kurir : @seruni

Bantuan tunai


HILMAN HERMAWAN ( 8,Infeksi lambung) Alamat :Ds.Pagenjahan Rt 2/3 Kel.Pagenjahan Kec.Kronjo Kab.Tangerang Prov.Banten. Hilman adalah seorang anak yg saat ini bersekolah di SDN pagenjahan dan baru kelas 2 , hilman mengalami sakit infeksi lambung sejak beberapa bulan lalu semua bermula ketika hilman sepulang sekolah badan nya panas dan mengeluh saki perut dan sakit ketika menelan makanan .orang tua hilman pun membawa anak nya ke klinik terdekat setelah di berikan pertolongan pertama hilman pun di bolehkan pulang dan di kasih obat penurun panas serelah 3 hari sakit hilman tak kunjung sembuh orang tua hilman pun membawa anak nya ke puskesmas, karna kondisi hilman yg lemah dan harus mendapat perawatan lebih hilman pun di rujuk ke RSUD tangerang dan mendapat perawatan selama 1 minggu.meskipun hilman memiliki kartu jaminan kesehatan (KIS) namun orang tua hilman (Bpk Laode) yg bekerja sebagai supir tembak dan hanya berpenghasilan 50rb/ hari itu di pergunakan untuk membiayai 2 orang anak nya yg masih bersekolah dan untuk kebutuhan sehari hari mereka .pak Laode sempat kebingungan mencari biaya untuk kebutuhan selama di RS. Alhamdulillah ada tetangga bpk Laode yg berbaik hati dan menghubungi sedekah rombongan untuk minta bantuan guna merinhankan beban bpk laode. Atas izin Allah sedekah rombongan pun dapat memberikan bantuan guna meringan lan beban Bpk Laode

Jumlah bantuan :Rp 500.000
Tanggal bantuan : 20 desember 2018
Kurir : @nurmanmlana @alvin @fatmahalwiny @misna_mina

Hilman mengalami sakit infeksi lambung


JENAB BINTI ASPURI, (70, Tumor). Kp. Pabuaran RT. 002/002 Ds. Buniayu Kec. Sukamulya Kab. Tangerang. Bi Jenab (biasa orang memanggilnya) adalah perempuan desa yang sederhana. Dulu sebelum suaminya meninggal, ia adalah seorang wanita yang periang dan penyabar. Ibu dua orang anak ini tidak pernah mengeluh akan kesusahan dan penderitaan hidupnya. Meskipun panghasilan suaminya tidak seberapa ia terima dengan ikhlas. Tetapi setelah kematian suaminya beberapa tahun yang lalu, bi Jenab menjadi pendiam dan pemurung. Ditambah lagi ketika anaknya yang kedua meninggalkan rumah. Entah permasalahan apa yang menyebabkan anaknya tersebut kabur dari rumah. Hingga kini seringkali bi Jenab duduk melamun memikirkan nasib anaknya yang tak ada kabar beritanya. Lengkap sudah penderitaan hidup bi Jenab, sejak kecil dia sudah menderita karena tumor dikakinya. Sekarang dia ditinggalkan oleh oleh suami dan anaknya. Semua kejadian tersebut hampir-hampir membuatnya gila, sehingga penyakit tumor yang dideritanya sejak kecil tidak pernah ia hiraukan, walaupun semakin hari benjolan dikakinya tersebut semakin membesar dan membuat sulit untuk berjalan. Pernah suatu ketika bi jenab tejatuh dan benjolan dikakinya itu robek dan banyak mengeluarkan darah. Karena tidak ada biaya bi Jenab hanya di bawa berobat ke klinik terdekat. Kang Jasam anak pertama bi Jenab tak mampu membawa ibunya ke rumah sakit. Penghasilannya sebagai buruh pembersih rongsokan dan barang bekas di lapak tetangganya hanya cukup untuk makan. Itu pun kalau barang-barang bekas dilapak tersebut sedang banyak tapi kalau barang bekasnya sedikit seringkali ia tidak kebagian dan terpaksa bekerja serabutan apa saja untuk memenuhi kebutuhan hidup ia dan ibunya. Terkadang ada tetangga bi Jenab yang merasa kasihan dan memberikan bantuan makanan dan uang ala kadarnya. Mendengar tentang penderitaan bi Jenab kurir Sedekah Rombongan pun merasa iba dan memberikan bantuan awal kepada bi Jenab. Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa meringankan beban penderitaan hidup yang dialami oleh bi Jenab.

Besar bantuan: Rp. 500.000;
Tanggal pemberian bantuan: 03-12-2018
Kurir #SR: @alvin @mistaaja @ririn_restu

Bu jaenab menderita tumor


SARNO BIN SALIP, (46 thn, Stroke). Kp. Pabuaran RT 001/002 Ds. Buniayu Kec. Sukamulya Kab. Tangerang – Banten. Mang Sarno (biasa dia dipanggil), adalah seorang suami yang rajin dan bertanggung jawab. Dia tidak malu bekerja apa saja yang penting halal dan bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Ia tidak mau anak-anaknya nanti bernasib seperti dirinya, hanya sekolah tamatan SD, meskipun miskin ia ingin dua orang anaknya sekolah tinggi minimal sampai lulus SMA sehingga nantinya bisa mencari pekerjaan yang layak dan terhornat tidak seperti dirinya yang hanya bisa bekerja serabutan kadang bekerja sebagai buruh harian lepas, kuli bangunan, bahkan jadi buruh tani atau membantu membersihkan ladang tetangga. Meskipun hidupnya susah tapi tak pernah sekalipun mang Sarno bersedih ia selalu terlihat semangat dan bahagia, tak pernah sekalipun ia mengeluh tentang kesusahan hidupnya. Tetapi sejak satu bulan yang lalu mang Sarno tidak bisa lagi bekerja seperti biasa. Dia terkena strooke, badanya yang sebelah kiri mati rasa tidak bisa digerakan. Hal itu bermula ketika ia membantu tetangganya membuat empang untuk dijadikan tempat peternakan lele. Entah karena terlalu lelah atau kondisi tubuhnya memang sudah drop, setelah beberapa hari mengerjakan empang tersebut, malamnya ketika ia pergi ke kamar mandi ia terjatuh dan tak sadarkan diri. Ketika terbangun bagian kiri tubuhnya tak bisa digerakkan dan mati rasa. Suami dari ibu Rasmanah ini pun oleh keluarganya langsung dilarikan ke RSUD Balaraja setelah diperiksa oleh dokter ternyata ia terkena strooke yang mengakibatkan tubuhnya mati sebelah. Mang Sarno hanya bisa pasrah pada nasibnya kini ia hanya terbaring di tempat tidur dan tidak bisa lagi mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Beruntung istrinya ibu Rasmanah adalah istri yang setia dengan sabar ia yang selama ini merawat dan mengurus segala keperluan suaminya. Ia juga yang mengantikan suaminya untuk mencari nafkah dengan bekerja menjadi buruh tani atau buruh cuci gosok tetangganya. Walaupun tak seberapa tapi hasilnya bisa untuk menyambung hidup keluarga, sedangkan untuk biaya berobat suaminya sudah ditanggung oleh BPJS. Kurir Sedekah Rombongan pun merasakan derita dan kesusahan yang dialami oleh mang Sarno sekeluarga dan memberikan bantuan awal untuk membantu biaya transportasi berobat mang Sarno. Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa meringankan beban hidup dan penderitaan mang Sarno sekeluarga.

Tanggal pemberian bantuan: 03-12-2018
Besar bantuan : Rp. 500.000;
Kurir #SR: @alvin @mistaaja @ririn_restu

Pak sarno menderita stroke


MAEMUNAH BINTI BANID (74, Diabetes). Alamat : Kp. Pabuaran, RT 3/2, Desa Buniayu, Kec. Sukamulya, Kab. Tangerang, Prov. Banten. Bi Mun, biasa ia disapa adalah seorang wanita yang ulet dan setia, setelah suaminya meninggal ia tidak mau menikah lagi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolah kelima anaknya, Bi Mun rela berjuang keras berdagang keliling menjual bubur di pagi hari dan es cendol di siang hari. Hal itu Bi Mun jalani dengan sabar tanpa mengeluh sekalipun, tapi sejak 3 tahun lalu ia tidak bisa lagi berjualan akibat luka borok pada kaki yang dideritanya. Awalnya Bi Mun sering mengalami sakit kepala yang membuatnya tidak mampu berjualan seperti biasa. Bi Mun lalu merasakan gatal yang tak tertahankan pada kaki kanannya, luka tersebut ia garuk hingga terluka dan membengkak yang kemudian berlubang dan mengeluarkan nanah. Menurut dokter di Pukesmas, Bi Mun mempunyai riwayat diabetes sehingga lukanya tak kunjung kering dan sembuh. Dokter pun menyarankan Bi Mun berobat ke rumah sakit tetapi karena ketiadaan biaya ia memilih pengobatan alternatif. Sudah sekian lama berobat tapi penyakit Bi Mun tak kunjung membaik dan ia hanya bisa pasrah menerima nasibnya. Bi Mun hanya tinggal dengan seorang anaknya yang belum menikah, keempat anaknya yang sudah berkeluarga tinggal jauh darinya. Untuk berobat dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, Bi Mun hanya mengandalkan pekerjaan anaknya sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang sangat kecil dan juga dari pemberian orang lain yang merasa iba dengan kondisinya. Bi Mun masih berobat rutin di Klinik Rajeg, Tangerang. Luka di kaki kanannya sudah kering namun muncul luka di kaki kirinya. Perkembangan saat ini, kedua kaki Bi Mun mengalami pembengkakan. Beliau masih harus melakukan kontrol. Bahkan kondisinya dari hari ke hari semakin melemah. Bantuan lanjutan diberikan untuk membantu biaya operasional Bi Mun. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan biaya pengobatan dan perawatan rawat jalan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Desember 2018
Kurir : @nurmanmlana @mistaaja @ririn_restu

Bi Mun menderita diabetes


IMAN BIN ELIH (44, TB Paru). Alamat : Kp. Pabuaran RT 1/2, Ds. Buniayu, Kec. Sukamulya, Kab. Tangerang, Prov. Banten. Sungguh malang nasib Mang Iman, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Bagaimana tidak, Ia yang sedari kecil mengalami kebutaan kini mengalami sakit TB Paru. Mang Iman yang sehari-harinya menjadi muadzin di masjid ini sungguh sangat penyabar dan qona’ah dalam hidupnya. Meskipun hidupnya serba kekurangan, tinggalnya pun hanya di gubug bambu tapi tak pernah sekalipun ia mengeluh akan penderitaan hidupnya. Begitu pula istrinya, Bi Rukmini, tak pernah sekalipun ia mengeluh dan menyesali keadaan hidup yang dijalaninya bersama sang suami. Ketika Mang Iman sedang sakit, istrinya lah yang setia menemani dan mendampingi. Awalnya Mang Iman terserang batuk yang tak kunjung sembuh, setelah dua bulan batuknya semakin parah sehingga Bi Rukmini mengajak suaminya untuk berobat ke Puskesmas. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan tes dahak, diketahui bahwa Mang Iman terkena TB Paru. Untung saja kondisinya belum parah dan Mang Iman diharuskan minum obat secara rutin selama 6 bulan. Alhamdulillah kondisi terkini sudah mulai membaik dan sesak nafas juga jarang terjadi. Kurir Sedekah Rombongan pun merasakan kesusahan yang dialami oleh Mang Iman dan keluarganya. Bantuan awal pun diberikan untuk biaya transportasi berobat. Bantuan Lanjutan diberikan kepada Mang Iman untuk membantu biaya operasional Mang Iman. Semoga bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban kesulitan Mang Iman sekeluarga dan mudah-mudahan penyakitnya segera diangkat oleh Allah SWT.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Desember 2018
Kurir : @nurmanmlana @mistaaja @ririn_restu

Pak Iman mengalami sakit TB Paru


MTSR MALANG (AB 9044 WK, Biaya Operasional Bulan Juni 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil yang dikendarai oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk beraktivitas seperti mengantar / menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang, mensurvei pasien yang akan dijadikan pasien dampingan dan bahkan menyampaikan santunan titipan yang diberikan dari Sedekaholics. Dengan nomor hotline 0818-0808-8001 yang tertera di badan mobil ambulance MTSR ini diharapkan masyarakat yang membutuhkan dapat langsung menghubungi MTSR ini. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, uang konsumsi kurir saat move, cuci ambulan, biaya isi ulang kartu E-tol. Bantuan bulan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1144. Semoga MTSR semakin bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi ladang amal bagi para Sedekaholics. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.197.000,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rofik @SiscaDwi

Biaya operasional bulan Juni 2018


MTSR MALANG (N 1208 CJ, Biaya Operasional Bulan Juni 2018). Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobilitas kurir yang biasa disebut dengan “move” pun cepat dan padat sekali. Kebutuhan antar pasien tak jarang juga berbeda-beda, beda rumah sakitnya, beda tempat tinggalnya dan perbedaan tujuan tempat yang lain. Untuk mendukung performa mobil agar tetap dalam kondisi baik, maka bulan ini keperluan MTSR (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) yang diperlukan antara lain untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, konsumsi kurir saat move ke luar kota, cuci ambulance, biaya pajak kendaraan, dan service rutin setiap bulannya. Laporan keuangan MTSR pada bulan sebelumnya telah masuk di nomor rombongan 1144. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dan ibadah yang kita lakukan dengan sebaik-baiknya pembalasan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 6.522.500,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rofik @SiscaDwi

Biaya operasional bulan Juni 2018


MTSR MALANG (L 1533 MF, Operasional Juni 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobil luxio hitam yang dimiliki Sedekah Rombongan Malang ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, untuk survey pasien baru, menyampaikan santunan di area Malang, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lainnya. Perawatan serta kebersihan terus dilakukan oleh para kurir agar tetap bisa memberikan kenyamanan saat digunakan. Dengan adanya MTSR baru ini diharapkan lebih bisa membantu masyarakat dan pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang yang berada di Kota Kediri, Blitar dan Tulungagung. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli bahan bakar untuk kebutuhan penjemputan pasien dan untuk membeli pulsa. Bantuan untuk MTSR sebelumnya masuk rombongan nomor 1144. Semoga para Sedekaholics diberikan kelancaran untuk segala urusan yang dijalani. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.028.000,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir: @FaizFaeruz @KatinoRianto Fatir @SiscaDwi

Biaya operasional bulan Juni 2018


ASISEH BINTI SUTIYA (48, Kanker Servik). Alamat : Dusun Banyuwuluh, RT 4/2, Desa Banyuwuluh, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Gejala awal yang dirasakan Ibu Asiseh sudah dari 1 tahun yang lalu. Beliau mengaku kalau sering mengalami pendarahan dan keputihan serta rasa nyeri dibagian alat vital beliau. Beberapa hari kemudian beliau merasa kalau kondisinya semakin lemah dan sering mual-mual. Ibu Asiseh pun akhirnya diperiksakan ke Puskesmas Wringin, Puskesmas puna akhirnya memberikan surat rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang lengkap. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya dapat mendiagnosis kalau Ibu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim. Dokter akhirnya memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, Ibu Asiseh yang pada awalnya akan direncanakan untuk sinar dirubah oleh dokter dan di rencanakan untuk kemo terapi. Pada bulan Juli, Ibu Asiseh menjalankan papsmear ke 2. Pada bulan Agustus, beliau menjalankan papsmear ke 3. Ibu Asiseh merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Adenan (47). Bapak Adenan yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang dimiliki Bapak Adenan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Asiseh memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang. Ibu Asiseh merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Asiseh, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari para Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli susu, membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit dan transportasi pulang pergi Malang-Bondowoso. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan baru 15. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Asiseh diberikan kelancaran dan dapat lekas mendapat sembuh. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000,-
Tanggal : 15 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim


BUDI HARTONO (41, Leukimia). Alamat : Dusun Jurangsapi, RT 54/18, Desa Jurangsapi, Kecamatan Yapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Bapak Budi sering mengeluh kalau sakit perut, badannya menjadi lemas dan tidak punya tenaga lagi. Pihak keluarga yang mengetahui akan hal tersebut berinisiatif membawa beliau ke RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukannya pemeriksaan, Bapak Budi akhirnya didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah. Pihak dokter menyarankan untuk merujuk Bapak Budi dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih intensif. Pada bulan Agustus Bapak Budi menjalankan kontrol rutin, cek laboratorium dan mengambil obat. Saat ini Bapak Budi tinggal bersama Istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Beliau bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan istri beliau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan dari Bapak Budi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi beliau sangat bersyukur dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III. Akan tetapi beliau masih mengalami kendala saat akan kontrol ke Malang. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan Jember dipertemukan dengan Bapak Budi dan santunan yang diberikan kepada Bapak Budi dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, biaya BPJS dan perbaikan keadaan umum beliau. Bapak Budi dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekah Rombongan dan Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan baru 22. Semoga Bapak Budi akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani pengobatan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bapak Budi sakit leukimia


CHAYRA FAYYOLA NADHIFA (1, Hemangioma). Alamat : Dusun Punjul RT 4/4, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Chayra memiliki benjolan pada lehernya sejak lahir. Awalnya benjolannya kecil dan semakin lama semakin membesar. Orangtua Chayra memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD Pelem Kabupaten Kediri kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi Chayra sekarang ini benjolan semakin membesar. Bulan ini Chayra menjalankan kontrol rutin dan penyuntikan injeksi. Orangtua Chayra yaitu Bapak Imam Taufik (24) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan ibu Erlina Rahayu (20) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Chayra mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Chayra, bantuan diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang, biaya supplement seperti susu dan pampes, dan kebutuhan lainnya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan baru 22. Semoga pengobatan yang dilakukan Chayra diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 18 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Chayra memiliki benjolan pada lehernya sejak lahir


DEWI MUSOFA (55, Miom). Alamat : Jalan Tumapel 14 RT 06/06 Desa Pangentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2018 muncul gejala-gejala pada perut Ibu Dewi, seperti nyeri pada perut dan pinggul. Ibu Dewi mengabaikannya dan dianggap hanya sakit perut biasa tetapi semakin lama perut beliau semakin membesar. Ibu Dewi tidak pernah memeriksakan ke dokter ataupun rumah sakit. Pengobatan yang dilakukan hanya pengobatan alternatif. Ibu Dewi sebelum sakitnya mulai parah bekerja sebagai penjahit untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Ketika Ibu Dewi sakit biaya kebutuhan ditanggung oleh kakak beliau. Ibu Dewi tidak mempunyai jaminan kesehatan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan beliau, bantuan pun diberikan untuk kebutuhan Ibu Dewi. Semoga Ibu Dewi segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 1 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bu Dewi menderita miom


EDI SUPRAPTO (46, Ca. Nasofaring). Alamat : Jalan A. Yani, RT 01/01, Desa Dasabah, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2016 Bapak Edi merasakan sakit ditenggorokannya tetapi beliau abaikan dan tidak diperiksakan ke dokter. Setelah dua bulan berlalu rasa sakitnya semakin parah dan akhinya diperiksakan ke dokter. Selain rasa sakit di tenggorokan Bapak Edi juga mengalami penurunan pengelihatan. Dokter mengarahkan untuk memeriksakan ke dokter saraf. Pada bulan Juli 2016 Bapak edi memeriksakan ke dokter saraf dan melalukan pengobatan sesuai anjuran dokter. Suatu hari tiba-tiba muncul benjolan kecil pada leher Bapak Edi dan semakin lama semakin membesar. Pada tahun 2017 Bapak Edi memeriksakan ke RSUD Bondowoso dan dokter mendiagnosa Ca. Nasofaring. Bapak Edi dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang lebih lengkap. Pada bulan Agustus Bapak Edi menjalankan kontrol dan cek laboratorium. Bapak Edi bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil dan istrinya, Ibu Septin (25) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Bapak Edi memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas II yang sangat membantu biya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun disampaikan untuk biaya transportasi dan juga suplemen seperti susu, peptamen. Bantuan sebelumnya telah tercacat dalam nomor rombongan baru 22. Semoga Bapak Edi segera diberikan kesehatan agar dapat bekerja kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 15 Agustus2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bapak Edi didiagnosa ca. nasofaring


IMAM TAUFIK (52, Kanker Nasofaring). Alamat : Dusun Kalibening RT 33/12, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya Bapak Imam merasakan sakit nyeri dibagian leher sebelah kanan dan timbul benjolan kecil. Semakin lama benjolan tersebut semakin membesar dan akhirnya diperiksakan di puskesmas terdekat. Setelah diperiksa lebih lanjut di RSUD dr. Haryoto kemudian Bapak Imam dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Pada Bulan Agustus, Bapak Imam menjalankan cek laboratorium, foto rongten, dan kontrol ke poli jantung. Bapak Imam juga dijadwalkan untuk menjalankan biopsi untuk kontrol selanjutnya. Bapak Imam tinggal bersama kakaknya yaitu Ibu Paijah (68) yang mencari nafkah sebagai buruh tani dan yang menanggung biaya kebutuhan sehari-hari karena Bapak Imam sudah tidak dapat bekerja. Bapak Imam mempunyai jaminan kesehatan BPJS-PBI. Sedekah Rombongan ikut merasakan apa yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Lumajang – Malang, biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS, biaya supplement dan kebutuhan lainnya. Semoga Bapak Imam segera diberikan kesembuhan dan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bapak Budi sakit leukimia


ALMH. INA DAMAYANTI MASULA (40, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Tritihrejo RT 03/06, Kelurahan Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada 1 tahun yang lalu tumbuh benjolan di payudara sebelah kanan Ibu Ina dan beliau tidak memeriksakannya. Benjolan tersebut semakin lama semakin membesar, pengobatan yang dilakukan hanya herbal dan alternatif lainnya tanpa pernah memeriksakannya ke dokter. Pada bulan April 2018 Kanker pada payudara Ibu Ina meletus dan akhirnya dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Blitar. Setelah dilalukan pemeriksaan disana, Ibu Ina dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan Juli Ibu Ina dilakukan kontrol, cek laboratorium, foto rongten, dan kemoterapi ke 1. Setelah kemoterapi keadaan Ibu Ina tidak baik dan keluarga pasrah serta memutuskan untuk merawatnya sendiri dirumah. Pada tanggal 20 Agustus 2018 Ibu Ina telah meninggal dunia. Keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian Ibu Ina. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian beliau. Sedekah Rombongan berbelasungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Ibu Ina. Keluarga Ibu Ina mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Ibu Ina meninggal dunia. Keluarga Ibu Ina sekali lagi mengucapkan terimakasih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 29 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Firman @SiscaDwi

Bu Ina menderita kanker payudara


LAILATUL MUKAROMAH (1, Hydrocephalus) Alamat : Dusun Podokaton, RT 3/11, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Lailatul adalah seorang anak yang dari sejak lahir didiagnosa mempunyai penyakit Hydrocephalus oleh dokter. Dari sejak lahir kelapa Lailatul lebih besar dari badannya sehingga rumah sakit melakukan pemeriksaan. Pengobatan yang dilakukan hanya obat jalan di RSUD Bangil setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Lavalatte Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan ini, Lalilatul menjalankan kontrol rutin untuk mengecek selang VP shunt dan hasilnya normal. Orangtua Lailatul, Bapak Mulyadi (25) mencari nafkah sebagai kuli bangunan dan Ibu Rohmania (21) yang hanya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lailatul memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri kelas III sehingga dapat meringankan biaya yang ditanggung. Kendala lain yang dirasakan kedua orangtua Lailatul yaitu biaya pengobatan, biaya transportasi dan tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka, dan kebutuhan saat berada di rumah sakit. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan baru 15. Semoga Lailatul lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 900.000,-
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Laila menderita penyakit hydrocephalus

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 ADE SOMADI 750,000
2 SUNARSO BIN SISWANTO 1,000,000
3 VITA APRILIANA 500,000
4 RIZKY VERDY GUSTIAN 500,000
5 SUHARDJO IRAWAN 500,000
6 ANWAR SETIAWAN 500,000
7 MUFLIHATUN NGAFIAH BINTI SAMI’IN 1,000,000
8 ARSENA BIN RASIDI PANUT 1,000,000
9 GIANDRA GAUTAMA BIN SUTARMAN 1,000,000
10 NARTO BIN NADIRJA 1,000,000
11 SARIS SAPTANTO 1,000,000
12 MUHAMAD FAIQ MAULANA 1,000,000
13 RAFA AZANI IBRAHIM 2,000,000
14 MTSR JOGJA 3,058,000
15 MTSR JOGJA 2,707,000
16 MTSR JOGJA 2,707,960
17 MTSR JOGJA 746,755
18 RSSR JOGJA 5,683,127
19 MASJID AL-FURQON 4,000,000
20 PARIDIN BIN WAJIMAN 500,000
21 MOHAMMAD JEFRI UBAIDILLAH 1,075,000
22 MOH RIFQI ARDIANSYAH 1,628,500
23 MTSR JEMBER 3,672,400
24 MTSR JEMBER 1,588,225
25 RSSR JEMBER 1,510,534
26 SITI ALFIAH 1,000,000
27 ALI IMRON 1,787,500
28 MOHAMMAD RISKI 1,075,000
29 SALAMI BINTI JUMARI 1,000,000
30 ICHSAN HAKIM 1,075,000
31 AMIR MAHMUD BIN ANDI MAKKAWARU 2,000,000
32 SAPTI BINTI MADROI 500,000
33 ARTAWI 500,000
34 IBU SILIH 500,000
35 HILMAN HERMAWAN 500,000
36 JENAB BINTI ASPURI 500,000
37 SARNO BIN SALIP 500,000
38 MAEMUNAH BINTI BANID 500,000
39 IMAN BIN ELIH 500,000
40 MTSR MALANG 2,197,000
41 MTSR MALANG 6,522,500
42 MTSR MALANG 1,028,000
43 ASISEH BINTI SUTIYA 800,000
44 BUDI HARTONO 500,000
45 CHAYRA FAYYOLA NADHIFA 500,000
46 DEWI MUSOFA 500,000
47 EDI SUPRAPTO 500,000
48 IMAM TAUFIK 500,000
49 ALMH. INA DAMAYANTI MASULA 1,000,000
50 LAILATUL MUKAROMAH 900,000
Total 67,512,501