RAYYA FATTIYAH UFAIRA (1,6 tahun, Thalasemia) Alamat Jalan HM. Suwignyo Gang Suka Bangun No.25 RT.002 RW.017 Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Propinsi Kalimantan Barat. Pada tanggal 8 Oktober 2018 kembali Adik Rayya harus menjalani Tranfusi darah karena HB dibawah 9,5. Bunda Rosida (27) bundanya Adik Rayya terus mendampingi putri tercinta dalam khtiar kesembuhannya terbukti dari semakin naiknya berat badan Adik Rayya yang awal berat tubuhnya hanya 9 kilo kini menjadi 11 kilo ini berat yang ideal buat Adik Rayya. Kembali bantuan lanjutan disampaikan kepada Adik Rayya untuk penunjang Nutrisi, semoga bantuan ini dapat membantu ikhtiar kesembuhan Adik Rayya, amin.

Jumlah bantuan : Rp. 720.000
Tanggal : 17 Oktober 2018
Kurir : Meta Nuryani, @ahmadtaqiyudin5

Rayya menderita thalasemia


MUAMAR HOLIDIN (8, Penurunan Kesadaran) Alamat : Dusun Parit Merdeka RT 16/RW 3, Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Povinsi Kalimantan Barat. Kondisi terakhir Adik Muamar mulai membaik dan in syaa Allah akan dilakukan konsultasi kembali ke rumah sakit. Berharap terus kondisi Adik Muamar stabil dan asupan nutri terus berlanjut dari selang makanan. Kembali bantuan lanjutan diberikan kepada Adik Muamar untuk pembayaran BPJS beberapa bulan kedepan. Semoga bantuan lanjutan ini bermanfaat dalam kesembuhan Adik Muamar, amin. Bantuan sebelumnya disampaikan pada tanggal 14 Septeber 2018.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Oktober 2018
Kurir. : @ferian_syah12, @ahmadtaqiyudin5

Muamar menderita penurunan kesadaran


TIMAH BINTI M. ASNAN (33, Tumor Kelenjar Teroid). Alamat : Jalan Ampera, RT 5/3, Kelurahan Twi Mentibar, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Pasien Dampingan SR Kalbar Timah binti M. Asnan kondisi terakhir semakin membaik, Kondisi Timah sekarang sehari-hari rutin duduk di kursi roda dari pada berbaring di tempat tidur agar terkena sinar matahari. Obat tidak lagi di konsumsi dan sekarang mengonsumsi susu entrasol untuk kebutuhan nutrisinya. Kembali Kurir Sedekah Rombongan menyampikan bantuan dari Sedekaholics guna pembelian susu untuk tambahan nutrisi dan bantuan tunai. Rasa terima kasih tak terhingga ibunda dan Timah sampaikan, semoga semua amal kebaikan dari Sedekaholics diterima Allah dan bantuan yang diberikan dapat membantu Timah dalam menjemput kesembuhannya. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Oktober 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5 , @ferian_syah12

Pak Timah menderita tumor kelenjar teroid


LALU KUSUMA WARDANA (23, Kelainan Tulang Belakang). Alamat : Dusun Cahaya, Desa Pelimpaan RT. 12/6, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Adik Lalu yang kini tinggal bersama Kakek dan neneknya sangat merasa bersyukur berkat bantuan dari Sedekaholik kini perkembangan terakhir Pasien Adik Lalu semakin membaik, luka di lengan kirinya dan luka pada punggung sudah mulai mengering, disamping itu pergerakan badan Adik Lalu juga sudah mulai meluas karena rasa nyeri dipunggung sudah hilang. Pengobatan yang dilakukan Adik Lalu sekarang hanya meminum obat-obatan herbal, seiring dengan membaiknya kondisi Adik Lalu In syaa Allah tahap selanjutnya Konsultasi kembali ke Pontianak. Rasa Syukur di sampaikan dari kakek dan Nenek Adik Lalu pada Allah, semoga apa yang disampaikan kepada Cucu beliau dibalas oleh Allah, Amin. Bantuan sebelumnya telah disampaikan pasa 24 Januari 2018.

Jumlah : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Oktober 2018
Surveyor : @ahmadtaqiyudin5 , @ferian_syah12

Lalu menderita kelainan tulang belakang


SEPTI RAHMADANI (11, Keperluan Kelengkapan Sekolah) Alamat : Jl. Bambang Ismoyo Gg. Cengkeh RT 7/3 Kelurahan Jawa Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang Povinsi Kalimantan Barat. Adik Septi Rahmadani merupakan anak ke 2 dari 5 bersaudara dan pelajar kelas 5 SD 17 Singkawang Tengah, sehari-hari setiap pagi pergi ke sekolah dengan berjalan kaki karena jarak sekolahnya juga dekat dengan rumahnya. Ada perlengkapan sekolah yang belum dimiliki adik Septi yaitu baju olahraga dan buku sekolah untuk bahan belajar tetapi tidak mengendorkan semangat belajarnya, ketika saat pelajaran olahraga ia hanya menggunakan baju olahraga kakaknya dulu karena belum bisa untuk membeli baju tersebut. Bapak yang bekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu dan ibu bekerja sebagai buruh cuci kesulitan dalam memenuhi kebutuhan anaknya yang masih sekolah. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan bertemu dengan Pejuang Kecil Adik Septi dan bantuan dari Sedekaholik juga sudah disampaikan. Rasa syukurpun di sampaikan pada Allah atas bantuan yang diberikan. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 700.000,-
Tanggal : 22 Oktober 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5 @ferian_syah12

Bantuan alat sekolah


KUSMIYATI (43 / Santunan, KUSMIYATI , Luka Bacok) Krajan RT 04 RW 02, Klegen, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah Sore itu tanggal 5 september 2018 ibu Kusmiyati tengah beristirahat dari aktivitas pekerjaannya. Diiringi penat menikmati lelap. Tanpa diduga putri sulungnya yang bernama Isti Amanatul Ula(21) yang mengalami gangguan jiwa mengayunkan sebilah parang tepat di kepala bagian kiri ibu Kusmiyati. Kaget heran dan kesakitan, begitu yang beliau rasakan ketika tersadar dari lelapnya. Dipegangilah kepalanya dengan tangan kirinya. Namun naas sabetan yang kedua dilayangkan kembali hingga membuat ketiga jari tangan ibu Kusmiyati terpotong. Alhamdulillah warga sekitar segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang dan menjalani perawatan intensif di sana. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tentara dr. Soedjono Magelang karena harus menjalani operasi. Selama di RSJ ibu Kusmiyati menggunakan fasilitas rawat inap umum sehingga harus membayar biaya administrasi sebesar Rp. 4.409.962 untuk biaya obat dan rawat. Kondisi keluarga membuat mereka tidak mampu untuk membayar biayanya. Suami ibu Kusmiyati, Asroni (47) hanya bekerja sebagai buruh penyadap nira kelapa dengan penghasilan yang tak menentu pula. Dengan kondisi yang demikian itulah Kepala Desa Klegen tempat ibu Kusmiyati tinggal, meminta bantuan dengan mengirimkan surat permohonan kepada Lembaga Amal#SedekahRombongan. Dan alhamdulillah tim #SedekahRombongan segera bergerak memberikan bantuan berupa santunan untuk membantu kesembuhan beliau.Terucap kata terimakasih kepada tim #SedekahRombongan yang sudah berkenan membantu pengobatan beliau.

Jumlah bantuan:Rp. 1.000.000
Tanggal:26-10-2018
Kurir:Muhtar Nawawi

Bu Kusmiati menderita luka bacok


SUPIA BINTI GUSTAM (4, Jantung Bocor). Alamat : Dusun Baru, RT 16/5, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Hasil pemeriksaan tanggal 22 Oktober 2018 di Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang Adik Supiah penderita penyakit jantung bocor kondisi terakhir dalam keadaan sehat. Pemeriksaan selanjutnya disarankan Adik Supia untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta tepatnya di Rumah Sakit Harapan Kita guna menjalani pemeriksaan Jantung dan Pembuluh Darah. Menunggu kesiapan berobat lanjutan di jakarta kembali Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan dari Sedekaholics untuk pembelian obat jantung, tambahan nutrisi dan santunan tunai. Semoga Adik Supia segera sembuh, amin. Sebelumnya Adik Supia sudah terbantu pada tanggal 18 September 2018.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.772.000,-
Tanggal : 20 Oktober 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5 @ferian_syah12

Adik Supiah penderita penyakit jantung bocor


NIKY RAHAYUAJI (2 bulan 24 hari, Kelainan Jantung) Alamat : Trans SP II Pangmilang RT 16/2 Kelurahan Pangmilang Kecamatan Singkawang Selatan Kota Singkawang Povinsi Kalimantan Barat. Sakit kelainan jantung bawaan yang di derita adik Niky saat ibu melahirkan setelah sekitar 5 hari mendapat perawatan di RSUD Abdul Aziz Singkawang, adik Niky mendapat vonis kelainan jantung bawaan dan setelah 15 hari di rumah sakit langsung di rujuk ke RSUD Soedarso Pontianak, setelah mendapat perawatan adik Niky bisa pulang ke Singkawang tanggal 30 Juli 2018 dan disarankan oleh dokter untuk segera dilakukan tindakan operasi di Jakarta, selanjutnya akan menjalani kontrol setiap bulan selama belum bisa melakukan operasi. Adik Niky Sekarang mengonsumsi obat Captopril dan obat Spironolacton. Untuk sekarang kebutuhan untuk membeli susu ibu (prenagen ibu menyusui) untuk anak dan untuk kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah bantuan dari Sedekaholik telah disampaikan kepada orang tua Adik Niky, semoga bantuan yang diberikan memperlancar ikhtiar kesembuhan buat Adik Niky. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 700.000,-
Tanggal : 20 Oktober 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5 @ferian_syah12

Niky mendapat vonis kelainan jantung bawaan


ELYANTI (40, Kelenjar Tiroid) Alamat : Jalan Parit Ambok Pinang No.A 32, RT.20/RW. 05 Dusun Peniti Dalam Kec. Segedong Kab. Mempawa Provinsi Kalimantan Barat. Berawal dari tahun 2015 setelah melahirkan anak ke 2 sekitar 3 tahun yang lalu Ibu Eliyanti mengalami gejala seperti berat badan menurun drastis, pembengkakan pada mata dan di leher yang terus membesar (Kelenjar Tiroid) dan maah sering kambuh serta susah tidur. Selama 3 tahun hanya 2 kali ke rumah sakit karena kondisi ekonomi yang sangat kurang khawatir takut ada biaya yg harus dikeluarkan pada hal beliau memiliki BPJS, saat Kurir SR berkunjung ke rumah beliau, Kurir berusaha untuk meyakinkan pada beliau harus berobat lagi ke Rumah Sakit untuk periksaan lanjutan sebelum penyakitnya tambah parah, melalui Kurir bantuan pun diberikan dari Sedekaholik untuk Ibu Ely semoga dengan bantuan ini kelancaran pengobatan Ibu Ely semakin lancar. Amin

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 21 Oktober 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5@ayu_anizh

Bu Elyanti menderita kelenjar tiroid


TUGINAH BINTI ABDURRAHMAN (68, Diabetesmilitus). AlamatH.M. Suwignya Vila Andalas No. A5, Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Perkembangan terakhir Ibu Tuginah janda beranak satu ini dua minggu yang lalu baru keluar dari Rumah Sakit disebabkan gula darah beliau tinggi sehingga Ibu Tuginah tidak sadarkan diri. Kini perawatan dilanjutkan dirumah, kembali bantuan lanjutan diserahkan kepada Ibu Tuginah untuk pembelian susu dan pembayaran BPJS. Semoga Allah membalas semua kebaikan Sedekaholics dan tak lupa Ibu Tuginah sampaikan salam dan terima kasih tak terhingga kepada Sedekaholics. Amin Sebelumnya beliau sudah terbantu dalam Rombongan 10 (Baru)

Jumlah bantuan : Rp. 650.000,-
Tanggal : 22 Oktober 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5@ayu_anizh

Bu Tuginah menderita diabetesmilitus


RINI ASTUTI (46, HTN dan vertigo). Alamat jalan Sawo, Jalur 3 A, RT 002 RW 012, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Ibu Rini Astuti adalah pasien dampingan SR Kalbar yang terus bersemangat menggapai kesembuhannya, kondisi terakhir Bu Rini mengalami demam namun Vertigo yang diderita beliau kini sudah jarang kambuh. Kembali SR Kalbar menyampaikan bantuan dari Sedekaholics untuk pembayaran BPJS Kis dan Bantuan Tunai, semoga ibu Rini Astuti bertambah sehat, Amin. Bantuan sebelumnya juga sudah diserahkan dan masuk dalam Rombongan 10 (baru)

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 21 Oktober 2018
Kurir :@ahmadtaqiudin5@ayu_anizh

Bu Rini menderita HTN dan vertigo


KAMSIAH AYANG D (75, Janda Tua dan Duafa) Alamat : Jalan Setompak Permai RT. 006/RW. 002, Kelurahan Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Provensi Kalimantan Barat. Nenek Kamsiah janda yang ditinggal suaminya sejak 15 tahun lalu kini beliau tinggal seorang diri dirumah beliau yang kondisinya pun sudah semakin tua seiring usia Nenek Kamsiah. Dengan berbekal keterampian mengurut begitulah beliau mencari nafkah untuk dirinya sendiri dan keperluan lainnya. Jasa urut pun tidak dapat beliau dapat setiap hari, sehingga dalam memenuhi kebutuhan beliau juga dibantu oleh para tetangga. Nenek pun bukanlah muda lagi untuk mengurut pun beliau nanya menerima dirumah hanya sesekali aja beliau menerima pengurutan dirumah pasien itupun beliau harus dijemput. Harapan Nenek Kamsiah kondisi kesehatan selalu sehat selalu agar beliau bisa mencari rizki melalu jasa urut. Kurir SR berkesempatan memberikan bantuan lepas pada Nenek Kamsiah semoga bantuan dari Sedekaholik ini dapat membantu Nenek Kamsiah. Amin

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 17 Oktober 2018
Kurir : Bujang Suhadi @ahmadtaqiudin5 @indapras

Bantuan tunai


AMINAH (63, Jantung Bengkak + Janda Tua Duafa) Alamat : Jalan Setompak Permai, Lingkungan Setompak RT. 005/RW. 002 Kelurahan Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Provensi Kalimantan Barat. Semenjak suami Nenek Aminah meninggal di tahun 1998, nenek Aminah kini tinggal bermasa anaknya yang kini sudah berkeluarga. Kehidupan anak Nenek Aminah pun bukan orang yang berkecukupan hanya sebagai buruh tukang yang mana pendapat tidak diterima setiap hari, kehidupan semakin sulit ketika sebulan terakhir jantung Nenek Aminah membengkak jika kambuh nenek Aminah dibawa ke RSUD setempat. Nenek Aminah pun bukan lah bekerja semua kebutuhan bergantung pada anak beliau. Nenek Aminah berharap ada yang membantu untuk trasportasi bolak balik ke RSUD. Harapan Nenek Aminah dikabulakan oleh Allah, Kurir Sedekah Rombongan pun menyapakaikan bantuan dari Sedekaholic semogan dengan bantuan ini dapat meringankan beban Nenek Aminah dalam berobat. Amin

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 17 Oktober 2018
Kurir : Bujang Suhadi @ahmadtaqiudin5 @indapras

Bantuan tunai


SAFARUDIN(51, Hernia dan Tumor saluran Kencing) Alamat : Jalan Setompak Permai RT. 005/RW. 002 Kelurahan Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Provensi Kalimantan Barat. Awal penderitaan Bapak Safarudin bermula 3 tahun lalu hari-hari dilalui kesulitan dalam buang air kecil terasa sakit jika mau kencing. Pak Safarudin berikhiar selalu buat kesembuhannya pengobatan demi pengobatan dilalui dengan sabar, akhirnya dua bulan lalu pak Safarudin menjalani operasi Hernia. Kini beliau dalam tahap penyembuhan pada luka operasi. Dari pemeriksaan lanjutan ternyata Bapak Safarudin terdapat Tumor pada Saluran Kencingnya sehingga harus dilakukan Operasi pengangkatan Tumor tersebut. Operasi akan dilaksanakan setelah luka Operasi Herni ini sembuh. Beban hidup semakin bertambah setelah istri meninggalkan beliau karena tidak sanggup menanggung penderitaan. Kini Bapak Safarudin tinggal sendiri dirumahnya, ditemani sang Ibunda yang sekarang sudah berusia lanjut. Bersyukur pada Allah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Safarudin, bantuan dari Sedekaholik pun telah diserahkan pada Bapak Safarudin, semoga pengobatan beliau lancar Amin.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 17 Oktober 2018
Kurir : Bujang Suhadi @ahmadtaqiudin5 @indapras

Bapak Safarudin menderita Tumor pada saluran kencingnya


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Sembako Pasien RSSR Oktober 2018 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk pasien dampingan di Rumah Singgah dan keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan selama pasien dan keluarga pasien menginap sementara di rumah singgah di saat menunggu masa pengobatan di rumah sakit Dr. Soebandi Jember, yaitu selama bulan Oktober 2018. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 13

Jumlah Santunan : Rp. 921.400,-
Tanggal : 25 Oktober 2018
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @budaili

Biaya sembako pasien RSSR Oktober 2018


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Operasional RSSR Oktober 2018 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan seperti ATK, Renovasi Rumah Singgah, pembayaran Speedy, Hotline, Biaya Air / PDAM, Ekspedisi Berkas Dll. yaitu selama bulan Oktober 2018. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 13

Jumlah Santunan : Rp. 4.656.575,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @danafathorrohman

Biaya operasional RSSR Oktober 2018


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1272 SR + F 6185 BM, Biaya Operasional Oktober 2018 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) dan Motor Tempur Sedekah Rombongan ini, terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Biaya Kendaraan, Service MTSR dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 13

Jumlah santunan: Rp. 1.790.000,-
Tanggal: 30 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @budiali

Biaya operasional Oktober 2018


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1831 QE, Biaya Operasional Oktober 2018 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR), terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Service, Perpanjang STNK MTSR dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 13

Jumlah santunan: Rp.2.765.000,-
Tanggal: 30 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Biaya operasional Oktober 2018


BUNAYA BINTI SAMAN, (68, Dhuafa) Alamat Dusun Paseban RT/RW 003/013, Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Bunaya biasa beliau sapa. Mbah Bunaya adalah seorang janda tua yang tinggal sendiri di rumah berdinding bambu. Keseharian mbah Bunaya bekerja sebagai tukang pijit didesanya, penghasilannya pun tidak menentu hanya cukup untuk makan sehari hari. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan ibu Bunaya dengan warga sekitar yang sangat peduli dengan derita yang dialami Ibu Bunaya. Kembali bantuan lanjutan untuk biaya kebutuhan sehari hari Ibu Bunaya. Semoga Santunan lepas yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Bunaya dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 November 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bantuan tunai


MARHUMAH BINTI ABDUL HAYYI, (55, Ca Mamae) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/001, Desa Gungungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Ibu Marhumah merasakan benjolan pada payudara sebelah kiri sejak tiga tahun yang lalu dan itu tidak dirasa membahayakan karena tidak terasa sakit dan tidak membesar. Setelah 4 bulan berlalu, pada payudara sebelah kiri muncul benjolan namun benjolan di bagian kiri tersebut justru lebih cepat membesar dalam waktu 4 Bulan. Karena kendala biaya dan keadaan ekonomi yang juga terbatas, Ibu Marhumah hanya mengobati sakitnya dengan pengobatan tradisional tanpa memeriksakan ke dokter. Hasil pengobatan tidak signifikan dan benjolan terus membesar hingga akhirnya mulai menimbulkan rasa sakit dan nyeri yang hebat. Ibu Marhumah langsung dibawa ke salah satu rumah sakit swasta Waluyo Probolinggo. Untuk pemeriksaan awal Hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan bahwa sel kanker sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening, sehingga menyebabkan nyeri hebat pada beberapa bagian tubuh. Ibu Marhumah memiliki jaminan kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III yang dapat meringankan beban keluarganya untuk pengobatannya. Suami Ibu Marhumah, Bapak Sanusi (70) bekerja sebagai penjual susu kedelai yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari. setelah pengobatan di RSSA Malang semakin membaik, namun Allah berkehendak lain. Setelah empat bulan dalam masa dampingan Sedekah Rombongan, Ibu Marhumah berpulang menghadap sang Ilahi. semoga keluarga yang ditinggal kan di beri kesabaran dan ketabahan. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 November 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firman_yusnizar

Ibu Marhumah menderita ca mamae


MISTAR BIN MISNAWAR, (61, Dhuafa) Alamat Dusun Glagasan RT/RW 002/010, Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Mistar adalah seorang duda tua yang hidup sebatang kara dirumah berdinding bambu. Keseharian bapak Mistar adalah seorang buruh tani yang penghasilannya tidak menentu karena pekerjaannya tidak setiap hari dapat penghasilan. Warga sekitar menginformasikan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa bapak Mistar memerlukan bantuan. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan bapak Mistar dengan warga sekitar yang sangat peduli dengan derita yang dialami bapak Mistar. Kembali bantuan lanjutan untuk biaya kebutuhan sehari hari bapak Mistar. Semoga Santunan lepas yang diberikan bermanfaat bagi bapak Mistar dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 November 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bantuan tunai


RSSR PURWOKERTO (Bantuan Operasional, RSSR PURWOKERTO, Bulan September 2018) Sokabaru 4, No.327A, RT 2/4, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Purwokerto, merupakan rumah bersama yang digunakan untuk singgah dan tinggal sementara para pasien Sedekah Rombongan, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono, Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga dan Rumah Sakit Umum (RSU) Banyumas. RSSR Purwokerto biasanya menampung pasien dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Magelang, Pemalang, Purworejo, Pangandaran, dll yang hendak berobat ke RSUD Margono, RS Dadi Keluarga atau RSU Banyumas. Jumlah bantuan dana dari Sedekah Rombongan yang tertera di bawah ini digunakan untuk operasional bulanan RSSR seperti pembayaran listrik, PAM, hotline, dan lain sebagainya. Bantuan untuk operasional pasien sebelumnya sudah masuk dalam rombongan baru 10. Semoga dengan adanya RSSR Purwokerto dapat bermanfaat bagi para dhuafa. Jumlah Bantuan : Rp. 1.694.693 Tanggal : 30 September 2018 Kurir : @ddeean @menttariii

Jumlah:Rp. 1.694.693
Tanggal:30-09-2018
Kurir:Mentari Pagi

Biaya operasional September 2018


RIDHO IHSANI (10 Th/Biaya Pembuatan Tangan Palsu dan Sepatu (Afo), RIDHO IHSANI, Tumor Otak) Karang Wringin,Desa Baleraksa Rt.05/2 Kecamatan.Karangmoncol Kabupaten.Purbalingga ,Provinsi Jawa Tengah. Sejak usia 8 tahun Dik Ridho Ihsani mengalami kesulitan berjalan tangan lemas mata kabur dan sering mengeluh pusing. Awalnya diperiksakan ke dokter umum dan oleh dokter dirujuk ke Poli Anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Oleh dokter RSUD dirujuk ke poli saraf Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo yang kemudian dilakukan CT Scan. Hasilnya menunjukan Dik Ridho Ihsani mengidap Tumor Otak. Pada bulan Oktober 2017, Dik Ridho Ihsani menjalani operasi pemasangan selang. Dilanjutkan pada bulan Desember 2017 Dik Ridho Ihsani menjalani operasi pengambilan tumor. Namun kondisi Dik Ridho Ihsani hari Minggu lalu memburuk sehingga harus di bawa ke RS Margono Soekarjo. Pada tanggal 15 Mei 2018 Dik Ridho Ihsani menjalani operasi kembali. Biaya pengobatan Ridho Ihsani dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI tetapi kartunya hilang. Bapaknya, Sukhyat (39) bekerja sebagai buruh. Sedangkan ibunya, Jumiyah (35) adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan orang tua yang kecil dan tidak menentu menyebabkan kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan kembali dengan Dik Ridho Ihsani sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya Pembuatan tangan palsu dan sepatu. Bantuan sebelumnya sudah disampaikan dan tercatat pada rombongan 1140. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat dan Dik Ridho Ihsani dapat melanjutkan pengobatannya.

Kurir : @ddeean Khaerul Rahayu
Jumlah:Rp. 500.000
Tanggal:15-09-2018

Biaya pembuatan tangan palsu dan sepatu


Rssr Magetan Oktober 2018 (0, Rssr Magetan Oktober 2018, Operasional SR) Jalan Hasanuddin Selosari Magetan Jatim RSSR MAGETAN, (Biaya operasional Rssr Magetan bulan Oktober 2018). Rssr adalah Rumah Singgah yang digunakan pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan dari luar kota untuk menginap selama proses pengobatan di Rumah Sakit. RSSR hadir di Magetan sejak bulan Oktober 2015. Kami mengontrak rumah di Jalan Hasanudin RT 4 RW 5 Selosari Magetan selama 2,5 tahun setelah 1 tahun sebelum nya berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomer 25 Magetan. RSSR digunakan sebagai tempat tinggal pasien yang berobat di Rumah Sakit sekitar Magetan. Fungsi dari adanya Rumah Singgah ini adalah untuk transit pasien Sedekah Rombongan yang berasal dari luar kota Magetan, biasanya dari wilayah Madiun, Ngawi atau Ponorogo yang harus menjalani pengobatan di Solo. Jadi untuk memudahkan perjalanan, pasien transit dulu di Rssr Magetan semalam untuk keesok hari nya, pagi Subuh bisa langsung berangkat ke Solo. Laporan ini ditujukan untuk kebutuhan rekening air, listrik, telpon, kebersihan dan prasarana lain untuk melengkapi kebutuhan Rumah Singgah Sedekah Rombongan serta kebutuhan pasien di Rssr Magetan selama bulan Oktober 2018 setelah sebelum nya masuk Rombongan Baru 13.

Jumlah Santunan : Rp 814.852,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional Oktober 2018


Mtsr 2 Magetan Oktober 2018 (0, Mtsr 2 Magetan Oktober 2018, Operasional SR) Jalan Hasanuddin Selosari Magetan Jatim MTSR 2 MAGETAN (AE 1495 KG, Biaya Operasional Oktober 2018). Pada tanggal 12 Agustus 2016 Sedekah Rombongan wilayah Magetan kembali mendapat amanah dari warga setempat berupa satu unit mobil Luxio tahun 2012 yang di pergunakan sebagai MTSR di wilayah Magetan dan sekitarnya. Mobil standart penumpang tersebut di pergunakan untuk mempermudah bergerakan Kurir Sedekah Rombongan Di wilayah Magetan untuk menyampaikan bantuan dari sedekaholic dan mengantar pasien dampingan ke Solo, Yogya, Surabaya maupun Malang. Mtsr 2 digunakan juga Untuk mengoptimalkan mobilitas MTSR di Kota Kabupaten Magetan yang juga mengcover wilayah Kabupaten Ngawi dan sekitarnya. Kebutuhan BBM Servis rutin dan biaya Operasional pastinya sangat di butuhkan. Bantuan kali ini pada bulan September 2018 sebesar Rp 3.023.000,- di alokasikan untuk biaya pembelian BBM, biaya cuci Mtsr serta biaya perawatan dan pemeliharaan rutin. Laporan keuangan Operasional MTSR AE 1495 KG sebelumnya masuk pada Rombongan Baru 13.

Jumlah Bantuan : Rp 3.023.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional Oktober 2018


Mtsr 1 Magetan Oktober 2018 (0, Mtsr 1 Magetan Oktober 2018, Operasional SR) Jalan Hasanuddin Selosari Magetan Jatim MTSR 1 MAGETAN (AE 8066 NE, Biaya Operasional Oktober 2018). Mobil APV tahun 2008 dengan nomor polisi AE 8066 NE. adalah sebuah mobil yang berfungsi sebagai MTSR Magetan dengan interior ambulance standart untuk membantu pergerakan Sedekah Rombongan Magetan sejak 19 April 2015 yang lalu. Survei, mengantar santunan dan mengantar juga menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan untuk menjemput kesembuhan ke berbagai rumah sakit setempat dan rumah sakit rujukan di luar kota Magetan seperti Surabaya, Malang, Solo dan Jogja juga kota lain adalah tugas utama MTSR tersebut. Medan yang sangat berat di lereng Gunung Lawu dan jarak tempuh yang sangat sering dengan tujuan luar kota mengharuskan para Kurir selalu melakukan pemeriksaan kondisi terutama pada fungsi pengereman MTSR agar tetap prima. Adapun biaya Operasional bulan Oktober 2018 sebesar Rp 3.516.000,- di gunakan untuk pembelian BBM, biaya cuci mobil, ganti oli, pembelian 1 set shock Apv dan As Stabilizer Apv. Semoga dengan bantuan dari Sedekaholic MTSR 1 Magetan dapat terus membantu pasien untuk menjemput kesembuhan ke rumah sakit. Sebelumnya laporan keuangan MTSR AE 8066 NE masuk pada Rombongan Baru 13

Jumlah Bantuan : Rp 3.516.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional Oktober 2018


MTSR Madiun Oktober 2018 (0, MTSR Madiun Oktober 2018, Biaya Operasional Oktober 2018) Madiun MTSR MADIUN (AD 9383 PR, Biaya Operasional Oktober 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil operasional yang digunakan untuk membantu kelancaran berobat para dhuafa dalam dampingan Sedekah Rombongan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soedono, RSUD Dolopo, Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyiyah Ponorogo serta mengantar pasien dampingan Sedekah Rombongan yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sarjito dan RSUP Moewardi dan juga RSUP. Dr. Soetomo. Penggunaan MTSR ini juga sangat bermanfaat, untuk mensurvey dhuafa, menyampaikan santunan maupun mengantar jenazah. Biaya operasional kali ini digunakan untuk bahan bakar kendaraan, biaya pemeliharaan dan perbaikan, konsumsi dan jasa driver. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan baru 13

Jumlah Bantuan : Rp. 3.250.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Biaya operasional Oktober 2018


Kasmi Binti Sakeran (41, Kasmi Binti Sakeran, Ca Mamae + Myom) Dusun Ngasem RT 2/1, Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur KASMI BINTI SAKERAN (41, Ca Mamae + Myom). Alamat : Dusun Ngasem RT 2/1, Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Kasmi adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita sakit Ca Mamae dan Myom selama satu tahun terakhir. Pertama kali bu Kasmi berobat ke dokter umum, selanjutnya dirujuk ke Rsud. Soedono Madiun. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa bu Kasmi menderita Ca Mamae dan Myom sehingga harus dirujuk ke Rsud. Moewardi Solo. Bu Kasmi mulai berobat ke Rsdm Solo bulan Mei 2017 dan operasi dilaksanakan tanggal 13 September 2017. Sebelum operasi sudah dilakukan kemoterapi sebanyak 3 kali. Jahitan bekas operasi sedikit mengalami kegagalan sampai harus 2 kali dilakukan perbaikan baik di Rsud. Magetan maupun di Rsdm Solo. Bu Kasmi tidak memiliki anak, dan suaminya sudah tidak memperdulikan dia lagi sehingga sering kali bu Kasmi harus berangkat berobat sendiri walau kadang didampingi kakak nya atau ibu mertua nya yang masih sangat perduli dengan bu Kasmi. Informasi tentang bu Kasmi diperoleh dari salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan. Setelah melalui proses Survey, bu Kasmi masuk menjadi salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan mulai Senin, 30 Oktober 2017. Saat ini direncanakan proses kemoterapi suntik sebulan sekali. Santunan kedelapan titipan para Sedekaholic sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi ranap, kontrol dan pengobatan setelah sebelum nya masuk rombongan 1083, 1094, 1107, 1117 dan 1142 dan Rombongan Baru 3 dan 12. Bu Kasmi sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga bu Kasmi segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti sebelumnya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Muklisin

Bu Kasmi menderita sakit ca mamae dan myom


Margono Bin Sukadi (33, Margono Bin Sukadi, Pengapuran Ginjal) RT 3/1 Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur MARGONO BIN SUKADI (33, pengapuran ginjal). Alamat : RT 3/1 Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Mas Margono menderita sakit kurang lebih enam bulan terakhir, dimulai bulan Februari 2018. Sakit nya ditandai dengan tidak bisa Bab dan setelah sakit selama 2 bulan mas Margono tidak bisa berjalan sama sekali. Selama kurun waktu 6 bulan mas Margono menjalani rawat inap di Rsi selama 10 hari, di Rsud Soedono selama 14 hari, di Rsud Sayidiman Magetan selama 7 hari. Mas Margono divonis menderita pengapuran ginjal. Saat ini sedang menjalani pengobatan rutin di Rsud. Soedono Madiun. Sejak sakit otomatis mas Margono sudah tidak dapat bekerja lagi sedangkan istri nya yaitu bu Lulik Wahyuni (32) seorang ibu rumah tangga sehingga beban biaya pengobatan ini dirasa cukup berat apalagi harus menghidupi 2 anak mereka yang masih sangat kecil. Informasi mengenai mas Margono diperoleh dari salah satu teman kurir SR Magetan. Mas Margono masuk dampingan Sedekah Rombongan Magetan sejak 20 Agustus 2018. Bantuan ketiga sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan untuk biaya akomodasi rawat inap di Rsup. dr. Moewardi Solo. Sebelum nya mas Margono telah menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Baru 7 dan 13. Keluarga mas Margono merasa terharu dan mengucapkan terimakasih atas santunan yg telah disampaikan. Semoga mas Margono bisa segera sembuh dan mampu beraktifitas normal seperti biasanya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Anis_Setya

Mas Margono divonis menderita pengapuran ginjal


Prasulistyaningtyas Binti Satyo (38, Prasulistyaningtyas Binti Satyo, Gagal Ginjal) Desa Sambirobyong RT 3/2, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur PRASULISTYANINGTYAS BINTI SATYO (38, Gagal ginjal). Alamat : Desa Sambirobyong RT 3/2, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Tyas, demikian ibu dua orang anak ini biasa disapa menderita gagal ginjal. Pada bulan Oktober 2017 bu Tyas mengalami sakit punggung dan tidak nafsu makan dan karena terus berlanjut maka bu Tyas berobat ke Rsud. Pangkalan Maospati Magetan. Berikutnya saat pulang kampung di Solo, bu Tyas harus menjalani Rawat inap di RS. Panti Waloya selama seminggu di ICU dan dilakukan cuci darah sekali karena ternyata ginjal bu Tyas mengalami penurunan fungsi. Empat hari setelah pulang dari ranap kembali merasa sesak dan pusing sehingga harus dilarikan ke RS. Panti Waloya lagi dan langsung di lakukan hemodialisa. Saat ini bu Tyas harus menjalani hemodialisa rutin setiap hari Rabu dan Sabtu di Rsu. Oen Kandang Sapi. Suami nya yaitu pak Gito (36) bekerja di bengkel, harus tetap bekerja dan mengurus 2 anak nya yang masih kecil dan ibu dari pak Gito yang juga dalam kondisi sakit. Saat ini bu Tyas menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Solo karena hemodialisa dilakukan di Rumah Sakit area Solo. Bantuan kedelapan sebesar Rp. 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi hemodialisa setelah sebelumnya masuk dalam Rombongan 1090, 1117, 1136, 1142, Rombongan Baru 3, 7 dan 13. Bu Tyas sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga bu Tyas bisa sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Rubi_Farma

Bu Tyas menderita gagal ginjal


Yuni Purwaningsih (42, Yuni Purwaningsih, Ca Mamae) Jalan Kelud RT. 4/1 Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur YUNI PURWANINGSIH (42, Ca Mamae). Alamat : Jalan Kelud RT. 4/1 Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Yuni adalah seorang ibu dari 3 anak yang sehari-hari bekerja di warung kopi milik nya. Bulan Juni tahun 2015 Bu Yuni merasakan ada benjolan di payudara nya sebelah kanan tetapi tidak begitu dihiraukan. Pengobatan hanya dilakukan dengan mengkonsumsi obat alternatif karena terkendala keterbatasan biaya. Penghasilan bu Yuni di warung dan Suaminya yaitu Bapak Supriyanto (42 tahun) yang berjualan mie ayam keliling hanya cukup untuk kehidupan sehari-hari dan biaya sekolah 3 orang anak nya.Tetapi setelah hampir dua tahun penyakit nya semakin parah akhirnya Bu Yuni periksa ke dokter dan diharuskan melakukan check lab. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa harus segera dilakukan operasi untuk pengangkatan payudara kanan nya. Mulai tgl 20 Maret 2017 Bu Yuni menjadi pasien dampingan SR Magetan dengan melakukan pemeriksaan awal ke Rsup. Soedono Madiun untuk selanjutnya di rujuk ke Rsup. Moewardi Solo dengan menggunakan jaminan Bpjs Mandiri kelas 2. Setelah melalui rangkaian pemeriksaan yang meliputi rotgen, Usg, rotgen punggung dan check lab akhirnya operasi dilaksanakan hari Jum’at, 31 Maret 2017 dan Alhamdulillah berjalan lancar. Terapi sinar telah dilakukan sebanyak 10 kali untuk punggung dan sinar 24 kali untuk ca Mamae. Saat ini bu Yuni menjalani proses kemoterapi yang direncanakan sebanyak 6 kali. Santunan ke limabelas titipan dari para Sedekaholic sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi pengobatan setelah sebelum nya masuk Rombongan Lama 986, 1023, 1032, 1043, 1058, 1069, 1083, 1094, 1107, 1117, 1136, 1142 dan Rombongan Baru 3 dan 7. Pak Supriyanto dan Bu Yuni mengucapkan terimakasih atas bantuan dan pendampingan dari Sedekah Rombongan, semoga menjadi berkah untuk semua pihak.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Mukhlisin

Bu yuni menderita ca mamae


Aji Pangestu Bin Damin (11, Aji Pangestu Bin Damin, Katup Jantung) Jalan Kelud No. 378 RT 6/1 Dukuh Kauman Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur AJI PANGESTU BIN DAMIN, (11, Katup Jantung). Alamat : Jalan Kelud No. 378 RT 6/1 Dukuh Kauman Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Dik Aji mengalami sakit yang menurut hasil diagnosa dokter adalah penyakit katup jantung. Awal mula sakit Dik Aji ini adalah sesak di dada, pusing dan seluruh badan terasa lemas. Kemudian Dik Aji ini dibawa ke RSUD dr.Sayidiman Magetan pada hari Senin tanggal 30 Maret 2015. Karena harus diperiksa dan cek darah, akhirnya Dik Aji diharuskan menginap selama 1 minggu. Hasil diagnosa dokter Dik Aji ini mengalami penyakit katup jantung, dan oleh dokter disarankan untuk dirujuk ke RSU dr.Soedono Madiun untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Setelah dibawa ke RSUD Madiun, dokter menyarankan untuk dirujuk ke RSUD Moewardi Solo. Dik Aji ini masih sekolah kelas 5 SD. Bapak Dik Aji bernama Pak Damin (49) yang bekerja sebagai buruh di industri kulit. Penghasilan Pak Damin sebulan hanya sekitar Rp.1.000.000,- yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anak. Sedangkan ibunya, Bu Rusmiyati (50) sebagai ibu rumah tangga. Dik Aji adalah 2 bersaudara, kakaknya bernama Dwi. Dwi berusia 16 tahun kelas 1 SMA. Untungnya keluarga ini sudah memiliki Jamkesmas. Keluarga Dik Aji merasa senang bisa bertemu dengan Sedekah Rombongan. Informasi mengenai Dik Aji ini didapat dari salah satu kurir Sedekah Rombongan Magetan. Keluarga Dik Aji berharap Sedekah Rombongan bisa membantu untuk biaya pengobatan Dik Aji. Bantuan dana yang kesepuluh dari para sedekaholic sebesar Rp 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi selama pengobatan dan kontrol rutin setelah sebelum nya masuk Rombongan Lama 701, 800, 833, 897, 990, 1052, 1066, 1117 dan Rombongan Baru 3. Keluarga Pak Damin mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Mukhlisin

Aji mengalami sakit katup jantung


Rokhimin Bin Slamet (38, Rokhimin Bin Slamet, Gangguan Tulang Belakang) Desa Prambon, RT 9/2, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur ROKHIMIN BIN SLAMET (38, Tulang Belakang). Alamat : Desa Prambon, RT 9/2, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Rokhim adalah seorng kepala rumah tangga yang dahulu berkerja untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari anak dan istrinya, namun sekarang harus terbaring sakit dan akhirnya sekarang istrinya yang harus bekerja keras membanting tulang untuk mncukupi kebutuhn sehari – hari. Istrinya pak Rokhim bekerja sebagai penjaga kantin sebuah sekolahan di kecamatan Dagangan yang sekarang menjadi tulang punggung keluarga. Sakit pak Rokhim bermula sekitar 2 tahun yang lalu menderita gangguan di tulang belakang, pernah berobat ke RSUD Dolopo (fisio trapi) hampir 1 tahun. Alhamdulillh bisa berjalan tetapi jalannya membungkuk. Sebenarnya beliau mau melanjutkan berobat, karena kendala biaya walaupun mempunyai BPJS kelas 3 namun sampai sekarang beliau tidak pernah konsultasi ke dokter lagi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Rokhim sekeluarga. Santunan kesepuluhpun disampaikan untuk membantu biaya akomodasi berobat pak Rokhim, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada Rombongan Lama 1094, 1107, 1116, 1125, 1133, Tombongan Baru 2, 3, 7 dan 12. Selain menjalani terapi rutin, pak Rokhimin juga disarankan untuk memakai korset khusus untuk terapi sakitnya tersebut. Dan alhamdulillah sekarang sudah mendapatkat korset untuk terapi yang selalu dipakainya setiap saat. Beliau merasa senang sekali, bersyukur, dan tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Pak Rokhim menderita gangguan di tulang belakang


Yuliana Binti Usup (37, Yuliana Binti Usup, Kanker Payudara) Desa Dagangan, RT 5/2, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur YULIANA BINTI USUP (37, Ca Mamae). Alamat : Desa Dagangan, RT 5/2, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Provinsi Jawa Timur. Bu Yuli adalah seorang ibu rumah tangga. Beliau dikaruniai seorang anak yang masih berusia 2 tahun. Suaminya bekerja sebagai karyawan di sebuah toko mebel. Dua bulan yang lalu Bu Yuli terindikasi mengidap penyakit kanker payudara. Setelah konsultasi dengan dokter, kemudian beliau dianjurkan untuk segera operasi. Karena takut kanker semakin menyebar akhirnya keluarga mengikuti saran dari dokter untuk segera dilakukan tindakan operasi. Keadaan beliau waktu itu belum mempunyai jaminan kesehatan apapun. Hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk meminjam uang pada tetangga untuk biaya operasi yang kurang lebih menghabiskan dana 13 juta. Akhirnya operasi pun dilakukan pada akhir bulan Juli di RS DKT Kota Madiun, dan alhamdulillah berjalan dengan lancar. Setelah dilakukan operasi kemudian dokter menyarankan untuk dilakukannya kemo terapi. Karena terkendala biaya akhirnya keluarganya pun segera membuat jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 3 dan telah mulai aktif sejak tanggal 18 Agustus. Kesulitan beliau pun saat ini bertambah karena beliau di rujuk ke Solo untuk menjalani kemo terapi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami bu Yuli. Bantuan ketigapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada Rombongan Baru 7 dan 12. Bu Yuli sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan sehingga bisa melakukan kemoteraphi demi menjemput kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @AliFirdaus

Bu Yuli terindikasi mengidap penyakit kanker payudara


Katiyem Binti Jaiman (59, Katiyem Binti Jaiman, Asictes) Desa Kare, RT 6/1, Kec. Kare, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur KATIYEM BINTI JAIMAN (59, Asictes). Alamat : Desa Kare, RT 6/1, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Katiyem adalah seorang ibu yang mengalami sakit asictes (perut semakin membesar) sudah lama . Karena keterbatasan ekonomi maka kondisi tersebut tidak pernah diperiksakan. Bu Katiyem hidup dengan anaknya yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Anaknya yang berpendidikan kurang sehingga untuk bekerja sehari – hari mengalami kesulitan. Dan anaknya tersebut sekarang sudah berkeluarga sendiri. Sungguh kasihan melihat keluarga tersebut. Sejak lama bu Katiyem ingin memeriksakan sakitnya, namun karena keterbatasan biaya, sehingga hanya pasrah. Pada saat Sedekah Rombongan berkunjung ke rumahnya, bu Katiyem kelihatan kasihan sekali. Dengan kondisi pakaian yang dikenakan seadanya dengan kondisi perut yang semakin membesar. Bu Katiyem hanya bisa duduk di teras. Bu Katiyem memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dirasakan keluarga tersebut. Bantuan kesepuluhpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, yang sebelumnya sudah menerima santunan dan masuk pada Rombongan Lama 1007, 1054, 1094, 1116 , 1125, 1133, Rombongan Baru 3, 7 dan 12. Bu Katiyem sudah menjalani sedot cairan dua kali, sehingga sangat senang dan berterimakasih sekali kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Bu Katiyem mengalami sakit asictes


Mudjiaman Bin Sadiran (52, Mudjiaman Bin Sadiran, Kanker Leher) Jl. Merpati, Gg. Ayam Alas, No. 6B, RT 7/3, Kec. Manguharjo, Kota Madiun, Prov. Jawa Timur MUDJIAMAN BIN SADIRAN (52, Kanker Leher). Alamat : Jalan Merpati, Gang Ayam Alas, No. 6B, RT. 7/3, Kec. Manguharjo, Kota Madiun, Prov. Jawa Timur. Pak Jaman biasa dipanggil demikian oleh tetangga. Pak Jaman awalnya kontrak rumah sendiri di Jl. Merpati Madiun, karena semenjak 4 bulan yang lalu dinyatakan oleh dokter mengidap tumor colli (leher kiri) akhirnya beliau memutuskan untuk pulang kumpul bareng di rumah ibunya (yg hidup sendiri). Pak Jaman adalah seorang dhuafa yang tidak memiliki tempat tinggal dan juga tidak punya pekerjaan tetap. Beliau tinggal disebuah rumah kecil yang berdiri diatas tanah milik org lain bersama ibunya (80). Untuk makan setiap hari biasanya tergantung pada tetangganya dan saudara jauh. Setelah beliau dinyatakan positif mengidap kanker, beliau rutin untuk periksa yang kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Moewardi Solo. Karena sakit yang dideritanya membutuhkan penanganan yang intensif dan alat yang memadai, maka saat ini beliau dirujuk ke RSUP Dr. Karyadi Semarang. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Jaman sekeluarga. Santunan keduapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat pak Jaman, yang sebelimnya sudah menerima dan masuk pada Rombongan Baru 13. Keluarga dari pak Jaman merasa senang sekali dan mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Pak Jaman mengidap tumor colli


Mudjiati Binti Maryo Marni (52, Mudjiati Binti Maryo Marni, Kanker Payudara) Desa Sukosari, RT 4/1, Kec. Babadan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur MUDJIATI BINTI MARYO MARNI (52, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Bangunsari, Desa Sukosari, RT 4/1, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Bu Mudji biasa dipanggil oleh tetangga demikian, adalah seorang ibu dengan 2 orang anak. Bu Mudji telah berpisah dengan suaminya 22 tahun yang lalu. Untuk kebutuhan sehari – hari, bu Mudji bekerja sebagai buruh cuci di sebuah keluarga di daerah Caruban kabupaten Madiun. Bu Mudji menderita sakit sejak 2011 dan operasi pada tahun 2013 di RS Aisiyah Ponorogo dan menjalani Kemo 3 kali di RS Aisyah Ponorogo. Bu Mudji menggunakan Jamkesmas, awal 2014 Jamkesmas berganti KIS akhirnya di rujuk ke RSUP dr Sutomo Surabaya. Untuk saat ini beliau kesulitan biaya untuk ongkos ke Surabaya dan biaya kos selama menjalani pengobatan di sana. Bu Mudji memiliki keinginan sembuh yang tinggi. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan bu Mudji. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami bu Mudji. Bantuan kesebelaspun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, yang sebelumnya sudah menerima dan masuk pada Rombongan Lama 1083, 1094, 1107, 1116, 1124, 1133, 1142, Rombongan Baru 4, 7, dan 12. Beliau dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan yang telah membantu untuk berikhtiar menjemput kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Bu Mudji menderita ca mamae


Danis Aldhian Faeza (6, Danis Aldhian Faeza, Leukimia) Jl. Lapangan, RT 1/6, Desa Banaran, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur DANIS ALDHIAN FAEZA (6, Leukemia). Alamat : Jl. Lapangan, RT 1/6, Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Dek Danis, di usia yang masih belia, menderita sakit leukemia. Sementara ibunya Danis tuna rungu, namun tetap semangat bekerja demi dua orang anaknya yang masih kecil. Danis yang masih sekolah TK mempunyai adik perempuan usia 3 tahun. Ibunya Danis bekerja apabila ada tetangga yang memanggilnya untuk membantu mencuci, seterika dan membersihkan rumah. Kadang juga ke SLB Kebonsari untuk membantu menjahit, sehingga mendapatkan tambahan penghasilan. Kondisi Danis awalnya badannya panas, biasanya kalau diperiksakan ke mantri kesehatan sudah sembuh. Ini sampai 3 hari tidak sembuh-sembuh. Akhirnya diperiksakan ke puskesmas. Dan disuruh membawa ke Rsud. Soedono. Dari Rsud. Soedono dirujuk ke Rsup. Sutomo Surabaya, sampai sekarang masih rutin kontrol dan kemo di Rsup. Sutomo Surabaya. Dan perkiraan bisa sampai 3 bulanan untuk proses awal pengobatan Danis. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami keluarga dek Danis. Bantuan ke sebelas pun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat dek Danis, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada Rombongan Lama 1083, 1094, 1107, 1116, 1125, 1133, Rombongan Baru 2, 4, 7, dan 12. Dek Danis jadwal kontrolnya masih sering/padat dan juga masih sering ranap. Pamannya dek Danis, atas nama keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Danis menderita sakit leukemia


Salamun Bin Sholikan (60, Salamun Bin Sholikan , Leukimia) Desa Sidorejo, RT 6/3, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur SALAMUN BIN SHOLIKAN (60, Leukemia). Alamat : Desa Sidorejo, RT 6/3, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Salamun, adalah seorang bapak yang semenjak bulan Januari sudah mulai merasakan sakit. Pada bulan Puasa Ramadhan tahun kemarin, masih bisa untuk kerja di sawah. Juga sudah pernah diperiksakan. Sampai habis lebaran, suatu hari terasa seperti masuk angin. Dan perut lama kelamaan semakin membesar dan keras. Hasil periksanya, didiagnosa kebanyakan darah putih. Setelah diberi obat maka terasa sudah sembuh. Namun kambuh lagi 3 bulan terakhir. Pak Salamun dan istrinya, walau dengan perjuangan yang cukup besar, istrinya tetap berusaha rutin untuk kontrol. Untuk setiap kontrol ke Rumah Sakit, istri pak Salamun harus mnyiapkan biaya untuk menyewa mobil, bensin, dan sopirnya. Biasanya sekali berobat harus menyiapkan uang sampai 400 ribu rupiah. Walau memiliki BPJS kelas 3, namun istri pak Salamun sangat keberatan dan kerepotan untuk membiayai suaminya. Sebenarnya istri pak Salamun memiliki warung di rumahnya. Namun sekarang sering tutup karena merawat suaminya agar bisa sembuh lagi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami keluarga pak Salamun. Bantuan ketiga belaspun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat pak Salamun, yang sebelumnya telah menerima santunan dan masuk pada Rombongan Lama 1018, 1079, 1083, 1094, 1107, 1116, 1124, 1133, Rombongan Baru 2, 3, 7 dan 12. Pak Salamun merasakan banyak sekali perubahan setelah melakukan kontrol rutin. Dan sedikit demi sedikit mulai beraktifitas. Ucapan syukur dan terimakasih tidak lupa disampaikan kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan kepada pak Salamun.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Pak salamun menderita sakit leukemia


Musofa Hamdan (15, Musofa Hamdan, Shepinabifida) Desa Pucanganom, RT42/4, Kec. Kebonsari, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur MUSOFA HAMDAN (15, Shepinabifida). Alamat : Dusun Baliboto, RT 42/4, Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Hamdan, begitulah nama seorang anak putra dari Ibu Ayib. Di usianya yg ke 15 tahun ini seharusnya dia masih bisa merasakan indahnya bersekolah dan bertemu teman-temannya. Seharusnya Hamdan sekarang kelas 9 SLTP, namun karena penyakit yang dideritanya kini ia harus berhenti sekolah dan hanya bisa terdiam di rumah. Shepinabifida ialah penyakit benjolan di tulang ekor akibat keluarnya bagian sumsum tulang belakang. Penyakit ini diderita sejak kecil, yang hingga sekarang merambat pada ginjal dan jantungnya. Ibunya yang bekerja sebagai buruh serabutan tak lagi sanggup untuk membawanya berobat. Apalagi Ibu Ayib masih mempunyai tanggungan 2 anaknya. Kini Ibu Ayib harus berjuang menghidupi keluarganya seorang diri menjadi single parent. Sementara Hamdan masih merasakan sakit yang dideritanya, bahkan sekarang salah satu kakinya untuk berjalan tidak bisa sempurna seperti biasanya. Ibunya sudah tidak mempunyai simpanan untuk biaya berobat Hamdan. Saat ini Hamdan menggunakan fasilitas KIS. Dengan keadaan tersebut, Hamdan yang sebelumnya sudah menerima santunan dan masuk pada Rombongan Lama 897, 959, 976, 989, 1018, 1039, 1083, 1094, 1107, 1116, 1125, 1133, Rombongan Baru 2, 3, 8 dan 12. Kali ini Hamdan kembali menerima santunan yang ke tujuh belas untuk biaya pengobatan. Sedekah Rombongan selalu memberi semangat untuk Hamdan untuk bisa berjuang melawan sakit yang dideritanya. Dan alhamdulillah setelah sekian lama dengan sabar dan telaten secara rutin berobat, maka tahun ajaran baru 2017/2018 ini dek Hamdan sudah bisa masuk sekolah lagi, namun masih masih tetep rutin kontrol. Kondisi terakhir dek Hamdan selain kontrol rutin ke rumah sakit Sudono Madiun, juga dirujuk ke rumah sakit dr. Sutomo Surabaya . Semoga Hamdan diberi kesehatan kembali, sehingga ia dapat meraih cita – citanya. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Musofa menderita shepinabifida


Ajijah Binti Rahmin (42, Ajijah Binti Rahmin , Tumor Otak) Dusun Gandu, RT 8/3, Desa Metesih, Kec. Jiwan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur AJIJAH BINTI RAHMIN (42, Tumor Otak ). Alamat : Dsn. Gandu, RT 8/3, Desa Matesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Ajijah adalah seorang ibu rumah tangga. Ibu dari satu anak ini tiba- tiba sering merasakan pusing dan tidak pernah periksa. Dan suatu hari karena sudah tidak tahan dengan sakitnya, bu Ajijah memeriksakan sakitnya dan ternyata diagnosanya tumor otak stadium 4 dan belum pernah operasi. Meski sudah pernah menjalani kemo, namun terhambat biaya akodasi untuk perjalanan ke Rumah Sakit. Bu Ajijah mempunyai fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami oleh bu Ajijah. Alhamdulillah bu Ajijah mendapatkan bantuan kesepuluh dari Sedekah Rombongan untuk biaya akomodasi berobat, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada rombongan 1033, 1107, 1116, 1125, 1133, 1142, Rombongan Baru 4, 8 dan 12. Sehingga sekarang bu Ajijah sudah mulai dilakukan sinar secara rutin, dan alhamdulillah sudah ada perkembangan yang baik, badan nampak lebih segar dari sebelumnya dan lebih ceria. Namun pendengaran bu Ajijah agak berkurang. Bu Ajijah mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan, sehingga bisa membantu pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 700.000,-
Tanggal : 25 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Bu ajijah menderita tumor otak stadium 4


Nirwasita Binti Kateni (9, Nirwasita Binti Kateni, Liver) Desa Purworejo, RT 36/4, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur NIRWASITA BINTI KATENI (9, Liver). Alamat : Purworejo Wetan, RT 36/4, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Sita panggilan akrab sehari hari, Sita adalah pelajar kelas 2 SD, dalam dua bulan terakhir ini Sita mengalami sakit perutnya membesar. Sita pernah dibawa keluarganya ke RSUD Dolopo namun karena keterbatasan biaya dan belum punya BPJS Sita dibawa pulang. Untuk ke sekolah sehari – hari Sita sering di antar pamannya yang kebetulan satu rumah dengannya. Saat ini Sita tinggal bersama kakek dan neneknya, untuk keperluan sehari – hari Sita di tanggung nenek nya yang bekerja sebagai tukang pijat, karna bapak ibu nya sudah berpisah dan ayahnya yang bekerja serabutan terpaksa menitipkan Sita kepada neneknya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Sita, dan Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi Sita saat ini. Bantuan kedelapanpun disampaikan kepada Sita, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada Rombongan Lama 1116, 1125, 1133 dan 1142, Rombongan Baru 4, 7 dan 12 untuk biaya akomodasi berobat. Keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan sehingga bisa membantu berikhtiar menjemput kesembuhan bagi Sita.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Sita menderita sakit liver


Gemi Binti Sadeli (34, Gemi Binti Sadeli, Kanker Payudara) Desa Bader, RT 17/3, Kec. Dolopo, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur GEMI BINTI SADELI (34, Ca Mamae). Alamat : Dusun Kayang, RT 17/3, Desa Bader, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Gemi biasa dipanggil tetangga sekitar. Gemi adalah seorang ibu rumah tangga. Beliau mempunyai satu anak perempuan dan suaminya bekerja di Bogor sebagai buruh pabrik. Awal mula sakit pada awal bulan September 2017. Beliau 2 kali oprasi di RSUD Dolopo kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Moewardi Solo untuk proses kemoterapi. Dalam proses berobat beliau ditemani kakak kandungnya dan sempat menginap 2 kali di teras RSUP Dr. Moewardi karena menanti hasil laboratorium esok hari dengan alas tidur seadanya. Saat ini beliau mempunyai jaminan kesehatan KIS. Beliau kesulitan perjalanan berobat ke RSUP Dr. Moewardi Solo dan biaya kost waktu proses kemoterapi. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan bu Gemi. Dan Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami bu Gemi. Bantuan kedelapanpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat bu Gemi, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada rombongan 1107, 1116, 1125, 1133, 1142, Rombongan Baru 4 dan 8. Beliau dan keluarga mengucapkan terimakasih kepada sedekaolics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan karena telah membantu berikhtiar menjemput kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Gemi menderita ca mamae


Zesika Kirana Putri (10, Zesika Kirana Putri, Jantung Bocor) Desa Purworejo RT8/1, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur ZESIKA KIRANA PUTRI (10, Jantung Bocor). Alamat : Desa Purworejo, RT 8/1, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Dek Chika biasa dipanggil demikian, adalah siswi kelas 4 di sebuah SD. Sejak usia 5 bulan dek Chika sering mengalami kejang dan tubuhnya membiru secara tiba-tiba. Setelah menjalani pemeriksaan berkala di RS Hardjono Ponorogo, dek Chika di diagnosa bahwa jantungnya berlubang. Pemeriksaan pun berlanjut ke Rsud. dr. Soedono. Namun karena terkendala biaya, dek Chika hanya mampu membeli obat sebagai penguat imun di apotek. Karena bapaknya dek Chika yang bekerja serabutan, sering hanya cukup untuk keperluan sehari – hari. Sampai suatu hari dek Chika demam tinggi dan kuku-kuku nya membiru lagi, dan terpaksa harus dilarikan ke Rsud dr. Soedono untuk rawat inap. Hasil pemeriksaan akhir, ternyata lubang jantung dek Chika semakin membesar dan harus segera di operasi. Dek Chika di rujuk ke Rsup dr. Soetomo Surabaya. Namun, lagi – lagi terkendala biaya untuk berobat jarak jauh yang tidak memungkinkan. Dek Chika memiliki fasilitas jaminan kesehatan berupa KIS. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami dek Chika dan orang tuanya. Santunan awalpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat. Ibunya, atas nama dek Chika mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan agar dapat melanjutkan pengobatan dan menjemput kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @DeniAsri

Chika di diagnosa jantungnya berlubang


Muhammad Rifai (12, Muhammad Rifai, Jantung Bocor) Desa Putat, RT 4/1, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur MUHAMMAD RIFAI (12, Jantung Bocor). Alamat : Desa Putat, RT 4/1, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Rifai, begitulah nama seorang anak desa yang begitu kurus tubuhnya. Di usianya yg ke 12 tahun ini, saat ini duduk di kelas 6 SD. Sejak kecil Rifai sudah menderita kelainan jantung dan hingga sekarang masih belum mendapatkan kesembuhan. Ibunya bekerja sebagai buruh serabutan tak lagi sanggup untuk membawanya berobat. Apalagi bapaknya juga seorang buruh tani. Sementara Rifai masih merasakan sakit yang dideritanya, bahkan sekarang kalau untuk berjalan sampai 15 meter saja sudah merasa lelah dan sesak nafasnya. Ibunya sudah tidak mempunyai simpanan untuk biaya berobat Rifai. Hanya kalau Rifai ada keluhan batuk pilek baru dibawa ke puskesmas pembantu di desanya. Tidak memeriksakan kondisi sakit jantungnya. Karena sewaktu usia 3 tahun, menurut dokter, Rifai harus dirujuk ke Surabaya. Saat ini Rifai menggunakan fasilitas BPJS kas 3. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan yang dialami ibunya Rifai, bantuan kesepuluh disampaikan untuk membantu biaya pengobatan Rifai, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada Rombongan Lama 1056, 1083, 1094, 1107, 1116, 1125, 1133, 1142 dan Rombongan Baru 4. Sampai saat ini Rifai masih rutin kontrol ke Rsup. dr. Sutomo Surabaya. Ibunya Rifai tak terasa meneteskan air mata karena terharu anaknya mendapatkan bantuan. Sebenarnya dek Rifai ingin segera bisa melanjutkan sekolah lagi ke SLTP, harapannya dalam waktu dekat ini dek Rifai bisa lekas menjalani operasi sehingga nanti di tahun pelajaran baru semoga sudah bisa sekolah. Ucapan terimakasih disampaikan kepada Sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan. Semoga Rifai diberi kesehatan kembali, sehingga ia dapat melanjutkan sekolah yang lebih tinggi lagi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @DeniAsri

Rifai sudah menderita kelainan jantung


Wakiyem Binti Maidi (65, Wakiyem Binti Maidi, Ca Servix) Jl. Binajaya, No. 22, Kelurahan Rejomulyo, RT 26/8, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Prov. Jawa Timur WAKIYEM BINTI MAIDI (65, Ca Cervik). Alamat : Jl. Binajaya, No. 22, Kelurahan Rejomulyo, RT 26/8, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur. Ibu Wakiyem adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita tumor /Ca Cervix sejak kurang lebih 1,5 tahun yang lalu, sebelum dirujuk ke Rsup. Moewardi Solo beliau sempat dirawat di Rsud Soedono Madiun. Karena sesuatu hal (hasil biopsi dinyatakan Ca cervik) maka dirujuklah ke Rsup Moewardi semenjak 1 tahun yang lalu. Selama dirawat di RS Muwardi solo, pasien sempat dilakukan kemoterapi 3x, setelah itu harus menjalani radioterapi 25x (sampai sekarang). Sementara suaminya yang bekerja sebagai tukang batu, semenjak istrinya sakit, tidak bisa bekerja secara maksimal dikarenakan harus merawat istrinya tersebut. Bu Wakiyem memiliki fasilitas kesehatan berupa KIS. Informasi tentang bu Wakiyem diperoleh dari teman salah satu kurir Sedekah Rombongan. Saat ini bu Wakiyem masih menjalani kemoterapi secara rutin. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami oleh bu Wakiyem. Santunan lepaspun disampaikan untuk biaya berobat bu Wakiyem. Suaminya, atas nama bu Wakiyem merasa senang sekali dan tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Ibu Wakiyem menderita tumor /ca cervix


Jamilatun Binti Slamet (57, Jamilatun Binti Slamet, Kanker Saluran Kencing) Jl. Binajaya, No. 22, Kelurahan Rejomulyo, RT 26/8, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Prov. Jawa Timur JAMILATUN BINTI SLAMET (57, Kanker saluran kencing). Alamat : Dusun Gilis, Desa Joho, RT 2/1, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Jamil, demikian biasa dipanggil oleh tetangganya, adalah seorang ibu rumah tangga yang hidup berdua dengan anak perempuannya. Keseharian bu Jamil biasanya selalu ke sawah untuk bercocok tanam padi. Namun semenjak awal tahun 2018 ini, bu Jamil sudah jarang ke sawah karena merasakan sering tidak enak badan, apalagi saat kencing, terasa agak sakit. Sebenarnya sudah diperiksakan ke bidan desa, disuntik dan diberi obat, bisa sembuh. Namun hal tersebut sering terjadi. Sejak dua bulan terakhir, semakin parah sakitnya karena kalau kencing juga ada darah yang keluar. Akhirnya bulan Agustus kemarin di lab dan ternyata bu Jamil kena Kanker saluran kencing. Sekarang bu Jamil dirujuk ke Malang. Bu Jamil memiliki fasilitas kesehatan berupa KIS. Informasi tentang bu Jamil diperoleh dari salah satu teman kurir Sedekah Rombongan. Pada saat bertemu bu Jamil tidur berbaring di tempat tidurnya yang cukup sederhana. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami bu Jamil. Santunan lepaspun disampaikan untuk biaya berobat bu Jamil. Beliau merasa senang sekali, dan tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan sehingga bisa melanjutkan berobat kembali .

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Bu Jamil menderita kanker saluran kencing


Isnaini Bin Marjuki (60, Isnaini Bin Marjuki, Stroke) Desa Banjarsari Kulon, RT 8/4, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur ISNAINI BIN MARJUKI (60, Stroke). Alamat : Desa Banjarsari Kulon, RT 8/4, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Is, adalah seorang bapak dengan 3 anak. Salah satu dari ketiga anaknya tersebut juga mengalami kelumpuhan sejak lama. Pekerjaan sehari- hari beliau adalah jualan kopi (warung) bersama istrinya. Beliau menderita sakit Stroke tidak lama setelah hari raya Idul Adha kemarin. Bermula dari rasa pusing yang amat dirasakan, dan tidak lama setelah diperiksakan, tangan dan kakinya tidak bisa digerakkan. Segala upaya dilakukan untuk menjemput kesembuhan. Pak Is memiliki fasilitas jaminan kesehatan berupa Bpjs mandiri kelas 3, dan sempat ranap di RS Bathil. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Is sekeluarga. Santunan ketigapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat pak Is, yang sebelumnya sudah menerima dan masuk pada Rombongan Baru 8 dan 12. Istrinya atas nama pak Is merasa senang sekali dan mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.600.000,-
Tanggal : 22 Oktober 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Pak Is menderita sakit stroke


INAYAH ALHUSNA (2 / Pasien, INAYAH ALHUSNA , Suspect Retinoblastoma) Kendal, RT 1/1 Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, DIY Saat Lebaran Idul Fitri lalu orangtua Inayah melihat ada semacam garis di mata kiri putrinya. Kemudian ia diperiksakan ke RS Maguan Husada, Pracimantoro. Dokter menyarankan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Karena keterbatasan ekonomi, pengobatan Dik Inayah hanya sebatas diberi obat tetes mata yamg diresepkan sebelumnya. Biaya transportasi dan akomodasi ke Jogja memang terasa mahal bagi keluarga ini. Selain itu, Inayah tetap ceria, aktif, dan beraktivitas normal. Garis yang janggal di mata kirinya juga menghilang. Orangtuanya menduga Dik Inayah tidak menderita sakit yang serius. Namun beberapa bulan kemudian Dik Inayah makin sering menggosok matanya. Ayahnya, Bapak Mardi (40) sedang belajar berwirausaha, sementara ibunya Kartini (40) ialah ibu rumah tangga. Orangtuanya sedang berusaha mengurus administrasi untuk keringanan biaya pengobatan melalui Jamkesos. Saat Kurir Sedekah Rombongan menjenguk orangtuanya mengaku ingin selalu mengusahakan kesembuhan anaknya bagaimanapun caranya. Amanah sedekaholics Sedekah Rombongan disampaikan untuk meringankan beban keluarga ini. Orangtua Dik Inayah sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan.

Kurir : @anggakusumaari @aji_kristanto @wulan43510514 Rian @danigemeli
Jumlah bantuan:Rp. 1.000.000
Kurir:01-10-2018

Inayah menderita retinoblastoma


AVINO BINTANG MAHA PUTRA (4 / Pasien, AVINO BINTANG MAHA PUTRA, Multiple Exosotosis) Pampang, RT 10/3, Pampang, Paliyan, Gunungkidul, DIY Pada tanggal 2 Juli lalu, Dik Avino diperiksakan ke RS Panti Rahayu, Gunungkidul. Kemudian Dik Avino diberi rujukan untuk periksa ke RS Panti Rapih, Yogyakarta. Dari beberapa pemeriksaan ini, dokter melihat ada kelainan dalam pertumbuhan tulang Dik Avino. Di kedua kakimya tumbuh benjolan yang keras. Selama ini Dik Avino mengeluh kaki pegal-pegal dan terasa nyeri. Saat kontrol terakhir dokter memberi rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjutke RSUP Dr. Sardjito. Dokter pun menyarankan untuk kontrol rutin, tetapi sayang, orangtua Dik Avino sangat terkendala biaya operasional dan transportasi pengobatan. Memang untuk biaya rumah sakit sudah dicover oleh jaminan kesehatan BPJS dari pemerintah, tetapi biaya lain-lain di luar itu mereka terpaksa berhutang ke tetangga. Ayahnya, Sutono (41) berwirausaha mandiri, sementara ibunya Dwi Astuti (33) ialah ibu rumah tangga sekaligus merawat tiga putra yang masih kecil. Saat bersilaturahim ke rumahnya, Kurir Sedekah Rombongan merasakan kesulitan keluarga ini. Amanah sedelaholics pun disampaikan untuk meringankan beban keluarga Pak Sutono. Semoga bantuan ini dapat menjadi jalan kesembuhan bagi Dik Avino, Aamiin.

Kurir : @anggakusumaari @aji_kristanto @wulansa43510514 Rian Tubi
Jumlah bantuan:Rp. 1.000.000
Kurir:02-10-2018

Avino menderita multiple exosotosis

REKAPITULASI BANTUAN

 

No Nama Jumlah Bantuan
1 RAYYA FATTIYAH UFAIRA 720,000
2 MUAMAR HOLIDIN 500,000
3 TIMAH BINTI M. ASNAN 500,000
4 LALU KUSUMA WARDANA 500,000
5 SEPTI RAHMADANI 700,000
6 KUSMIYATI 1,000,000
7 SUPIA BINTI GUSTAM 2,772,000
8 NIKY RAHAYUAJI 700,000
9 ELYANTI 1,000,000
10 TUGINAH BINTI ABDURRAHMAN 650,000
11 RINI ASTUTI 500,000
12 KAMSIAH AYANG D 1,000,000
13 AMINAH 1,000,000
14 SAFARUDIN 1,000,000
15 RSSR JEMBER 921,400
16 RSSR JEMBER 4,656,575
17 MTSR JEMBER 1,790,000
18 MTSR JEMBER 2,765,000
19 BUNAYA BINTI SAMAN 1,000,000
20 MARHUMAH BINTI ABDUL HAYYI 1,000,000
21 MISTAR BIN MISNAWAR 1,000,000
22 RSSR PURWOKERTO 1,694,693
23 RIDHO IHSANI 500,000
24 Rssr Magetan 814,852
25 Mtsr 2 Magetan 3,023,000
26 Mtsr 1 Magetan 3,516,000
27 MTSR Madiun 3,250,000
28 Kasmi Binti Sakeran 500,000
29 Margono Bin Sukadi 500,000
30 Prasulistyaningtyas Binti Satyo 500,000
31 Yuni Purwaningsih 1,000,000
32 Aji Pangestu Bin Damin 500,000
33 Rokhimin Bin Slamet 1,000,000
34 Yuliana Binti Usup 500,000
35 Katiyem Binti Jaiman 500,000
36 Mudjiaman Bin Sadiran 500,000
37 Mudjiati Binti Maryo Marni 500,000
38 Danis Aldhian Faeza 500,000
39 Salamun Bin Sholikan 500,000
40 Musofa Hamdan 500,000
41 Ajijah Binti Rahmin 700,000
42 Nirwasita Binti Kateni 500,000
43 Gemi Binti Sadeli 500,000
44 Zesika Kirana Putri 500,000
45 Muhammad Rifai 500,000
46 Wakiyem Binti Maidi 1,000,000
47 Jamilatun Binti Slamet 1,000,000
48 Isnaini Bin Marjuki 4,600,000
49 INAYAH ALHUSNA 1,000,000
50 AVINO BINTANG MAHA PUTRA 1,000,000
Total 57,273,520