Rumah Tahfidz Al-Qur’an Roudhatul Muta’alimin (Biaya Sekolah Santri) Alamat : Jl. D.I Pandjaitan, GG. R. Djamadi No. 855A, Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta. Rumah Tahfidz Al-Qur’an Roudhatul Muta’alimin merupakan Pondokan Tahfidz Putri yang sekarang ini berisi 13 santri yang kebanyakan masih bersekolah setingkat SMA/SMK di sekitaran kompleks pondok tersebut. Salah satu kendala yang dihadapi Rumah Tahfidz Roudhatul Muta’alimin adalah pembiayaan sekolah untuk para santri mereka, karena latar belakang mereka adalah dari anak-anak yang perkenomoian keluarganya sedikit kekurangan. Melihat hal itu, SR segera merespon dengan memberikan bantuan untuk membayar biaya sekolah santri Rumah Tahfidz Roudhatul Muta’alimin agar mereka bisa melanjutkann pembelajaran tanpa terbebani biaya sekolah. Semoga titipan sedekaholic tersebut dapat membantu para santri Rumah Tahfidz Roudhatul Muta’alimin dan menjadi amal jariyah bagi sedekaholic sekalian. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 9 Oktober 2018
Rincian : Biaya Sekolah Santri
Kurir : @Saptuari @khaakim

Bantuan biaya sekolah santri


BILQIS SABRIYA ALMAYRA (1Bln, Penyempitan usus) adalah putri dari pasangan bapak Anwar Hudin(31Th) yang bekerja sebagai karyawan sebuah PT di Batam dan ibu Yuniati binti Sandiyo(31Th) yang kegiatan sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga. Keluarga ini tinggal di Perum Puri Karismatik Indah Blok E No 13 RT 002/RW 003 Sagulung, Batam Kepulauan Riau. Pada tanggal 16 Juli 2018 ibu Yuniati melahirkan putri pertamanya melalui operasi di RS Aini Batu Aji Batam.Bilqis begitu bayi ini dipanggil, lahir dengan berat badan 3,2 kg dan panjang 52 cm. Semenjak lahir Bilqis ini sering mengalami muntah terus menerus jadi disarankan u dirawat di RS Aini tersebut. Saat dirawat dilakukan tindakan Laboratorium dan ternyata Bilqis terkena infeksi dan kelebihan sel darah putih. Setelah dirawat keadaannya mulai normal dan tidak lagi muntah-muntah sehingga diperbolehkan pulang.Pada tanggal 27 Juli, adek Bilqis kembali mengalami muntah-muntah dan kejang-kejang sehingga harus dilarikan ke RSUD Embung Fatimah Batam. Setelah di rongent hasilnya ada penyempitan usus dan harus segera di operasi. Saran dari RSOB Embung Fatimah harus dirujuk ke RS Awal Bros Batam yang ada praktek dokter spesialis bedah anak. Namun sayangnya saat masuk ke RS Awal Bros, kuota BPJS sedang full hal ini yang menyebabkan adek Bilqis dimasukkan pasien rawat Umum dengan biaya operasi yang tidak sedikit kurang lebih 200jt.Alhamdulilah ada bantuan dari para donatur untuk adek Bilqia ini.Namun demikian, kendala yang dihadapi saat ini mengingat biaya perawatan di RSAB yang sangat besar, maka keluarga meminta rujukan ke RS Sarjito Jogja karena kondisi Bilqis harus segera di operasi. Hari ini Minggu 26 Agustus rencana Bilqis mau diterbangkan ke Yogyakarta.Alhamdulilah Allah mempertemukan Sedekah Rombongan dengan Ananda Bilqis pada tanggal 21 Agustus 2018 sehingga kita bisa ikut membantu meringankan beban keluarga Bilqis. Hari ini Minggu, 26 Agustus rencana akan dilakukan evakuasi pasien Bilqis dari Batam Kepri ke Jogja. Kurir-kurir Sedekah Rombongan Kepri dan Jogja akan membantu proses ini, dan do’a kita semoga semua dilancarkan dan di mudahkan Aamiin..

Jumlah bantuan : Rp. 3.000.000,-
Tanggal : 26 Agustus 2018
Kurir : Zahra, Maulidia , Hanna
Area santunan : KEPRI (Wilayah Kerja Batam)

Bilqis menderita penyempitan usus


SUYOTO BIN BEJO, (70, Tunarungu) Alamat Dusun Krajan RT/RW 007/002, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Suyoto, biasa dipanggil demikian oleh tetangganya, tinggal dengan istrinya. Mbah Suyoto mengalami derita gangguan pendengaran sudah beberapa bulan lalu. Mbah Suyoto bekerja sebagai pembuatan anyaman bambu untuk dijual dan hasilnya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari dengan istrinya. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan mbah Suyoto. Santunan lepas sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari hari. Mbah Suyoto beserta Istrinya mengucapkan terima kasih, semoga amal dan kebaikan sedekaholic diterima oleh Allah, Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 15 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bantuan tunai


MARHUMAH BINTI ABDUL HAYYI, (55, Ca Mamae) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/001, Desa Gungungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Ibu Marhumah merasakan benjolan pada payudara sebelah kiri sejak tiga tahun yang lalu dan itu tidak dirasa membahayakan karena tidak terasa sakit dan tidak membesar. Setelah 4 bulan berlalu, pada payudara sebelah kiri muncul benjolan namun benjolan di bagian kiri tersebut justru lebih cepat membesar dalam waktu 4 Bulan. Karena kendala biaya dan keadaan ekonomi yang juga terbatas, Ibu Marhumah hanya mengobati sakitnya dengan pengobatan tradisional tanpa memeriksakan ke dokter. Hasil pengobatan tidak signifikan dan benjolan terus membesar hingga akhirnya mulai menimbulkan rasa sakit dan nyeri yang hebat. Ibu Marhumah langsung dibawa ke salah satu rumah sakit swasta Waluyo Probolinggo. Untuk pemeriksaan awal Hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan bahwa sel kanker sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening, sehingga menyebabkan nyeri hebat pada beberapa bagian tubuh. Ibu Marhumah memiliki jaminan kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III yang dapat meringankan beban keluarganya untuk pengobatannya. Suami Ibu Marhumah, Bapak Sanusi (70) bekerja sebagai penjual susu kedelai yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari. Sedekah Rombongan merasa kesulitan mereka santunan awal di berikan yang dipergunakan untuk Pembayaran BPJS, Akomodasi selama di rumah sakit, dan biaya administrasi Pasien. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Marhumah dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic, Aamiin

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firman_yusnizar

Bu Marhumah menderita ca mamae


SUTIK BINTI SUBUWET, (49, Kanker Thyroid) Alamat Jl. Cangkring 21E, RT 005/RW 002, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. mulai 2012 ada benjolan di leher karena dianggap benjolan biasa sehingga oleh beliau dibiarkan. karena semakin membesar diperiksakanlah ke Puskesmas setempat dan dirujuk ke malang. bolak balik malang sampai tiga kali diantar oleh Ambulan Puskesmas tidak ada tindakan lanjutan karena kamar penuh. karena semakin membesar benjolan itu akhirnya atas inisiatif sendiri berangkat lah beliau berobat di RS WALUYO JATI Kraksaan Kabupaten Probolinggo dilakukan operasi 2013 akhir. Selang berapa bulan kemudian bulan Februari 2014 ada benjolan lain yang tumbuh di leher depan yang dinyatakan dokter kanker Thyroid. dalam rentang 2014 dilakukanlah operasi di RSU Moh shaleh kota Probolinggo sebanyak 2 kali dan yang terakhir menyebabkan benjolan semakin besar dan akhirnya dirujuk ke RSSA malang. 5 kali ke RSSA malang tidak ada tindakan sama sekali karena alasan tidak adanya kamar. Ibu Sutik memiliki Jaminan kesehatan berupan JKN-KIS PBI yang meringankan beban keluarganya dalam berobat ke rumah sakit. Tetapi Ibu Sutik kesusahan dengan transportasi bolak balik ke RS dan pembelian obat yang tak tercover oleh KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan merasa kesulitan ibu Sutik, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholics untuk memberikan Santunan. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Biaya Transportasi dan Biaya Pengobatan dan Perawatan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Sutik dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 5

Jumlah Santunan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 20 September 2018
Kurir : @yudhoari @firmanyusnizar @viandwiprayugo

Bu Sutik menderita kanker thyroid


SUPIYA BINTI NITRO (46, Kanker Serviks ). Alamat : Dusun Nyato RT/RW 010/002, Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. delapan bulan yang lalu ibu Supiya mengalami penyakit yang diderita saat ini. Gejala awal timbulnya penyakit ini adalah ibu Supiya mengalami keputihan yang berlebihan dan berbau, karena khawatir dengan kondisi saat itu ibu Supiya dua bulan memeriksaan diri ke RSUD Dr Mohammad Saleh , dan melakukan USG. Dari hasil pemeriksaan ibu Supiya terdiagnosa mengidap penyakit Kanker Serviks semakin lama penyakitnya semakin parah. Karena waktu itu ibu Supiya dan keluarga berhenti pengobatan karena tidak sanggup untuk membayar biaya pengobatan. Suami ibu Supiya, Supandi(53) yang sehari- harinya bekerja sebagai buruh bangunan yang merasa kesulitan untuk mencari nafkah karena harus mendampingi sang istri. Sesekali suami ibu Supiya mengungkapkan kesedihan ketika dijenguk kurir Sedekah Rombongan. Saat ini ibu Supiya menggunakan fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri Kelas III. setelah pengobatan di RSSA Malang semakin membaik, namun Allah berkehendak lain. Setelah lima bulan dalam masa dampingan Sedekah Rombongan, Ibu Supiya berpulang menghadap sang Ilahi. semoga keluarga yang ditinggal kan di beri kesabaran dan ketabahan. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firman_yusnizar

Ibu Supiya mengidap penyakit kanker serviks


SUKIMAN BIN MISMAT, (68, Dhuafa) Alamat Dusun Krajan RT/RW 015/004, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Sukiman adalah seorang penarik becak yang satu satunya sumber penghasilan yang beliau dapatkan yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. bapak Sukiman tinggal bersama Istri Bunanti (60) sebagai ibu rumah tangga. Ada salah satu warga setempat menginformasikan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa bapak Sukiman memerlukan bantuan karena berasal dari keluarga kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu bapak Sukiman. Santunan yang diberikan untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi bapak Sukiman dan keluarganya. Dan Semoga Santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bantuan tunai


AHMAD HASAN ABDILLAH, (9, Atresi ani). Alamat Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Adik Hasan menderita sakit Atresi ani. Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir. Pada kondisi ini, perkembangan janin mengalami gangguan sehingga bentuk rektum (bagian akhir usus besar) sampai lubang anus umumnya tidak sempurna. Ketidak normalan Hasan tak memiliki anus Hasan segera dirujuk ke Rumah Sakit Paru- Paru Jember untuk dilakukan tindakan operasi pembuatan stoma. Hasan menderita atresia ani menjalani operasi pembuatan anus pada usia 5 bulan. Akhirnya setelah menunggu selama 8 – 9 tahun lebih Hasan bisa menjalani operasi pembuatan lubang anus di dubur. Bulan ini telah jalani serangkaian test akhirnya tim Dokter rumah sakit Paru – Paru Jember memutuskan dilakukan tindakan operasi pembuatan lubang anus di dubur. Operasi berjalan lancar dan saat ini Hasan menjalani perawatan pasca operasi. kondisi ekonomi untuk kebutuhan sehari hari yang memang benar-benar miskin membuat orang tua Hasan hanya bisa pasrah. Bapak Wakik bapaknya si adek Hasan hanyalah seorang buruh tani dengan pendapatan yang sangat minim dan itupun tidak menentu. Pendapatannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bisa dibayangkan dengan kehidupan mereka di tambah lokasi yang jauh di pelosok desa, serta tak ada akses kendaraaan umum membuat mereka tak mampu melanjutkan pengobatan. Atas dampingan Sedekah Rombongan Hasan dapat melanjutkan pengobatannya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Hasan, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi selama di rumah sakit Paru – Paru Jember, pembayaran Iuran BPJS, Akomodasi selema dirumah sakit dan pembelian obat diluar cover BPJS pasien Hasan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Hasan dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 5

Jumlah Santunan : Rp. 538.600,-
Tanggal : 31 Agustus 2018 dan 20 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @Danafathorrohman

Hasan menderita sakit atresi ani


SUKINAH BINTI JAMAKATUN, (83, Dhuafa) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/007, Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Sukinah adalah seorang janda tua yang sudah ditinggal suaminya sejak 12 tahun yang lalu. Dan mbah Sukinah saat ini hidup sendiri dirumah tua dan kondisi mbah Sukinah penglihatannya mengalami rabun dan untuk makan sehari-harinya pun selalu diantar oleh tetangganya yang peduli kepada Mbah Sukinah. Kesehariannya pun hanya tukang bersih bersih di masjid. Dan ada salah satu warga sekitar mengajukan bantuan kepada Kurir Sedekah Rombongan untuk membantu Mbah Sukinah. Dan Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal mbah Sukinah. Dan pada kesempatan itu kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholics untuk membantu mbah Sukinah. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi biaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi mbah Sukinah dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Aamiin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bantuan tunai


MASKUD BIN MISNO, (70, Dhuafa) Alamat Dusun Gumuk Bago RT/RW 01/05, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Rumah yang ditinggali Bapak Maskud mengalami kerusakan yang hampir roboh karena bangunan yang sudah tua, atap kayu yang sudah kropos dan bocor saat di landa hujan, rumah yang tidak layak untuk di huni lagi. Dan Bapak Maskud saat ini hanya tinggal bersama anaknya Edi Priyono (46) yang bekerja sebagai buruh tani penghasilannya pun tidak menentu. Begitupun bapak Maskud yang sudah tua tidak kuat lagi untuk bekerja karena faktor usia. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi ke tempat tinggal bapak Maskud dan dalam kesempatan tersebut Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholic untuk membantu bapak Maskud proses renovasi rumah yang di tinggali bapak Maskud. Santunan yang diberikan berupa uang untuk renovasi rumah yang hampir roboh. Semoga santunan bedah rumah bapak Maskud berjalan dengan lancar dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 6.000.000,-
Tanggal : 18 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bantuan bedah rumah


MOCH SUUD, (71, Stroke) Alamat Taman RT/RW 069/008, Desa Taman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Bapak Suud begitu beliau disapa, bermula 2 tahun yang lalu tiba-tiba bapak Suud mengalami kekakuan di tangan dan kaki kirinya. Kemudian dibawa ke Klinik terdekat, dokter di klinik mengatakan jika bapak Suud menderita Stroke. Karena keterbatasan biaya bapak Suud tidak memeriksakan dirinya ke dokter, Bapak Suud cukup memeriksakan diri ke klinik terdekat. Sehari-hari Bapak Suud bekerja serabutan, sekarang saat kondisinya sedang sakit seperti ini Bapak Suud tidak bisa berbuat banyak. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Suud dengan warga sekitar yang sangat peduli dengan derita yang dialami bapak Suud. Kembali bantuan lanjutan biaya untuk kebutuhan berobat Bapak Suud. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Suud dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 1 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bapak Suud menderita stroke


SUGENG BIN MARIMUN, (57, Liver) Alamat Jl. Mawar I / 3 Lingk. Tegal Rejo RT/RW 002/013, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Sugeng adalah seorang penjual bakso keliling yang memiliki 2 orang anak. Bapak Sugeng awal sakit sejak satu tahun lalu. Gejalanya bapak Sugeng sering merasakan sakit di bagian lambung dan perut. Bapak Sugeng memeriksakan diri ke puskesmas namun hanya obat lambung dan pereda nyeri yang didapat. Semakin lama sakitnya pun semakin parah. Bapak Sugeng pernah muntah darah yang mengharuskan bapak Sugeng mendapat tindakan di UGD RSD Dr. Soebandi Jember. Bapak Sugeng mendapatkan perawatan kurang lebih selama satu minggu. Menurut diagnosa dokter menunjukan bahwa bapak Sugeng menderita sakit liver yang disebabkan lambung yang terlalu lama dan sudah kronis. Kini perut bapak Sugeng pun semakin membesar dan membuat Sugeng tidak leluasa bergerak. Untuk berjalan pun harus dibantu karena terasa berat. Bapak Sugeng memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri kelas III. Setiap dua minggu sekali bapak Sugeng harus kontrol ke RS untuk dilakukan tindakan penyedotan cairan yang ada di perutnya. Walaupun beliau memiliki kartu jaminan kesehatan tetap saja bapak Sugeng selalu kesulitan mana kala tiba waktunya untuk berobat. Hal ini dikarenakan beliau tidak memiliki biaya untuk sewa ojek yang mengantarnya ke RS. Tak jarang bapak Sugeng selalu melewatkan jadwal berobatnya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para sedekaholics untuk membantu pembayaran BPJS setiap bulan dan antar jemput selama kontrol di RS. Semoga Allah segera memberikan kesembuhan seperti sediakala pada bapak Sugeng, Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 515.000,-
Tanggal : April 2018, Juli 2018, Agustus 2018, 13 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @imamharyadi

Bapak Sugeng menderita sakit liver


ANISWATUN HASANAH, (24, Struma) Alamat Jl. Durian Dusun Bindung RT/RW 003/010, Kelurahan Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sudah satu tahun terdapat benjolan di bagian leher bawah Aniswatun. Tetapi ia hanya menganggap sebagai benjolan biasa. Ketika benjolan tersebut membesar hanya sampai sebesar bola pimpong dan tidak membesar sampai sekarang. Dahulu dirasa tidak ada gangguan dari benjolan tersebut. Tetapi beberapa bulan belakangan Aniswatun merasakan sesak ketika duduk. Hal tersebut mengganggu kegiatan sehari-hari Aniswatun. Lalu Aniswatun memeriksakan kondisinya ke Puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Lalu setelah melakukan pemeriksaan Aniswatun didiagnosis Struma atau lebih dikenal sebagai Tumor kelenjar tiroid. Dan disarankan untuk melakukan operasi. Suami Aniswatun, Alexander Suryadi (36) yang hanya bekerja sebagai Buruh serabutan menyetujui saran yang diberikan oleh dokter meski dia sendiri bingung untuk biaya transportasi karena jarak rumah sakit lumayan jauh. Aniswatun memiliki Jaminan Kesehatan BPJS Mandiri Kelas III setidaknya biaya operasi tidak menjadi bahan fikiran, tetapi di saat pertengahan kontrol Aniswatun tidak membayar iuran BPJS nya karena tidak memiliki uang untuk membayarnya dan Bapak Alexander Suryadi pun susah paya mencari penghasilan yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari bagi keluarganya. Setelah Mendengar cerita tentang Aniswatun karena tidak bisa berobat karena BPJS yang dimiliki Ibu Eka tidak dibayar. kurir Sedekah Rombogan Jember bergerak dan menyampaikan bantuan dari sedekaholics untuk pembayaran BPJS Mandiri Kelas III setiap bulannya dan Akomodasi pasca operasi dirumah sakit Dr. Soebandi Jember. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Aniswatun dan Terima kasih kepada para sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aminn. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 11

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Aniswatun didiagnosis struma


ABDUL ROZAK, (6, Ginjal Bocor) Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/004, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Abdul Rozak, biasa dipanggil Rozak. Adik Rozak mengalami sakit sejak umur 2 tahun yang di deritanya tidak mengalami kesakitan karena umur adik Rozak masih kecil. Dan setelah umur 4 tahun adik Rozak mengalami sesak nafas, Air Urin bebusa, dan tidak memiliki tenaga untuk beraktivitas. Karena adik Abdul Rozak memiliki Jaminan Kesehatan JKN-KIS PBI, Abdul Rozak langsung dibawa ke Puskesmas terdekat oleh keluarganya untuk mengetahui sakit yang dideritanya, dan Dokter Puskesmas menyatakan bahwa Adik Rozak mengalami Ginjal Bocor dan Dokter Puskesmas menyarankan Adik Rozak dirujuk ke Poli Bedah RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mengetahui diagnosa lebih lanjut. Setelah itu sesampai di RSUD Dr.Soebandi Jember Adik Rozak menjalanin cek Lab dan Dokter menyatakan Adik Rozak mengalami Ginjal Bocor. Adik Rozak sudah bolak balik Opname atau Rawat inap di RSUD Dr. Soebandi Jember karena kondisinya sering ngedrop. Adik Rozak adalah anak dari pasang Bapak Achmad Ariyadi (41) dan Ibu Siti Muslika (38), Bapak Achmad Ariyadi ini bekerja sebagai penarik tukang becak di Desanya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya. Keluarga Adik Abdul Rozak membutuhkan bantuan dan dampingan selama adik Rozak berobat karena keluarga dari kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan infomasi dari salah satu tetangga bahwa adik Rozak memerlukan bantuan karena selama penebusan Obat di Luar BPJS tidak mampu untuk membelinya dan Transport bolak balik ke RSUD Dr. Soebandi Jember ke rumahnya. Selang 7 bulan Adik Rozak dirujuk ke Dr. Soetomo Surabaya karena kondisi yang dialaminya cukup serius. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Rozak. Santunan yang diberikan untuk Biaya Transportasi dan Biaya pengobatan dan perawatan pasien. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Adik Rozak dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala, Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1144

Jumlah Santunan : Rp. 750.000,-
Tanggal : Agustus 2018, September 2018,, 9 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @Budaili

Adik Rozak mengalami ginjal bocor


BUTRI BINTI TOLBUK, (70, Dhuafa) Alamat Dusun Gumuk Bago RT/RW 011/008, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Butri adalah seorang janda tua yang berprofesi pembuat sapu lidi dirumahnya dan beliau jika saat musim panen padi beliau sering mengambil sisa sisa padi di sawah yang sudah selesai di panen untuk dijual dan untuk kebutuhan makan sehari harinya. Rumah yang ditinggali Mbah Butri ini mengalami kerusakan atap yang hampir roboh dan juga dinding bambu yang sudah rusak. Ada salah satu warga sekitar menginformasikan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa Mbah Butri membutuhkan bantuan. Selang dua hari Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi bahwa tempat tinggal yang ditinggali Mbah Butri sudah hampir roboh dan perlu di renovasi ulang. Pada kesempatan itu juga Kurir Sedekah Rombongan berpartisipasi dengan warga sekitar bahwa warga Dusun Gumuk bago Desa Nogosari siap membantu atas perenovasian rumah Mbah Butri, dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Butri. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembelian property renovasi rumah mbah Butri. Semoga santunan bedah Rumah Mbah Butri berjalan dengan lancar dan, Semoga Santunan yang diberikan Sedekaholics mandapatkan ganti berlimpah ganda oleh dariNya. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 6.000.000,-
Tanggal : 24 September 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bantuan bedah rumah


HADI SUPRAYITNO, (56, Dhuafa) Alamat Dusun Gumuk Gebang, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Hadi sering ingin buang air kecil terutama pada malam hari dan nyeri atau terbakar saat buang air kecil. Setelah itu bapak Hadi diperiksa ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakitnya dan Bapak Rohman diagnosa mengalami penyakit Prostat dan oleh pihak Puskesmas Bapak Hadi disarankan untuk dirujuk ke RSUD Bina Sehat untuk perawatan dan pengobatan lanjutan. Selang 2 hari bapak Hadi sampai di RSUD Binah Sehat Jember diperiksa dan oleh Dokter bapak Hadi harus rawat inap untuk perawatan dan pengobatan. Setelah rawat inap selama 7 hari, Kondisi bapak Hadi semakin membaik. Bapak Hadi memiliki Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI dan meringankan beban pembiayaan Bapak Hadi. Sebelum sakit bapak Hadi bekerja sebagai buruh tani di desanya yang penghasilannya tidak memungkinkan. Dan bapak Hadi hanya tinggal bersama istrinya Ibu Ngatemi (49) yang bekerja sebagai buruh tani di desanya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan infomasi dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Bapak Hadi memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi tempat tinggal dan bersilahturahmi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Hadi. Santunan yang berikan sebagai pembelian Obat-obatan diluar BPJS dan Akomodasi. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh dariNya. Aamiin

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bantuan tunai


SUSILOWATI BINTI NURHASIM, (53, Stroke) Alamat Dusun Krajan 022/005, Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. awal mula sakit Ibu Susilowati mengalami Kanker Payudara selama 1 tahun pengobatan dan operasi di rumah sakit Dr. Soebandi Jember dan dinyatakan sembuh. Setelah 1 tahun berlalu Ibu Susilowati mengalami tensi darah tinggi dan akhirnya mengalami Stroke organ tubuh sebelah kiri melumpuh. Susilowati memiliki Jaminan Kesehatan BPJS PBI. Sri Sundari tinggal bersama Anaknya Edi Susanto (25) yang bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya tidak menentukan. Ibu Susilowati tinggal dirumah yang sederhana. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Ibu Susilowati memerlukan bantuan untuk kebutuhan biaya rawat jalan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Susilowati. Santunan yang diberikan sebagai Akomodasi biaya pengobatan. Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Susilowati mengalami stroke


ENA BINTI SAGIAN, (54, Kencing Manis) Alamat Dusun Karanganyar RT/RW 012/004, Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Ibu Ena sudah sejak lama mengidap penyakit Stroke. Namun sejak satu tahun yang lalu penyakitnya bertambah, yakni sering merasakan sering pusing, mudah lelah dan haus berlebihan. Ibu Ena memeriksakan penyakit yang dideritanya ini ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Mohammad Saleh, dengan menggunakan jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Mandiri. Dari hasil pemeriksaan diketahui Ibu Ena terkena Diabetes atau kencing manis. Dokter pun menganjurkan jempol ditangan Ibu Ena di amputasi karena luka tidak kunjung sembuh malah semakin merembet karena kadar gula tinggi. Keseharian Ibu Ena sebagai ibu rumah tangga biasa, ditambah dengan keadaan suami ibu Ena yakni Pak Tosan (60) yang sedang sering sakit sakitan masih semangat untuk mencari nafkah untuk kebutuhan sehari harinya. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan bisa dipertemukan dengan Ibu Ena sehingga bantuan awal dari para sedekaholics dapat disampaikan untuk membantu kesulitannya. Semoga usaha Ibu Ena untuk mendapatkan kesembuhan diridhoi Allah, Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firmanyusnizar

Ibu Ena terkena diabetes atau kencing manis


MARHUMAH BINTI ABDUL HAYYI, (55, Ca Mamae) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/001, Desa Gungungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Ibu Marhumah merasakan benjolan pada payudara sebelah kiri sejak tiga tahun yang lalu dan itu tidak dirasa membahayakan karena tidak terasa sakit dan tidak membesar. Setelah 4 bulan berlalu, pada payudara sebelah kiri muncul benjolan namun benjolan di bagian kiri tersebut justru lebih cepat membesar dalam waktu 4 Bulan. Karena kendala biaya dan keadaan ekonomi yang juga terbatas, Ibu Marhumah hanya mengobati sakitnya dengan pengobatan tradisional tanpa memeriksakan ke dokter. Hasil pengobatan tidak signifikan dan benjolan terus membesar hingga akhirnya mulai menimbulkan rasa sakit dan nyeri yang hebat. Ibu Marhumah langsung dibawa ke salah satu rumah sakit swasta Waluyo Probolinggo. Untuk pemeriksaan awal Hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan bahwa sel kanker sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening, sehingga menyebabkan nyeri hebat pada beberapa bagian tubuh. Ibu Marhumah memiliki jaminan kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III yang dapat meringankan beban keluarganya untuk pengobatannya. Suami Ibu Marhumah, Bapak Sanusi (70) bekerja sebagai penjual susu kedelai yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari. Sedekah Rombongan merasa kesulitan mereka santunan awal di berikan yang dipergunakan untuk Pembayaran BPJS, Akomodasi selama di rumah sakit, dan biaya administrasi Pasien. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Marhumah dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic, Aamiin

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 Oktober 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firman_yusnizar

Bu Marhumah menderita ca mamae


Kenzo Julian (1, Kenzo Julian, Hydrocephalus) Jalan Dukuh Kupang Barat 1 Gang Buntu 3 Nomer 39, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Kenzo kecil harus menahan semua keluhan sakitnya semenjak ia lahir. Selama ini, ia hanya dapat menangis karena masih belum bisa mengeluh bagian mana yang sakit. Semenjak Kenzo lahir, kepala Kenzo sudah sedikit membesar dari ukuran kepala bayi pada umumnya. Selain itu, Kenzo juga terlihat sangat lemas dan selalu rewel. Karena disangka hanya rewel seperti bayi-bayi yang lain, orangtua Kenzo tidak mencemaskan hal tersebut. Hingga suatu ketika, Kenzo sedang menjalani kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bersama ibunya. Salah satu ibu kader di kegiatan tersebut mengamati Kenzo dan menasehati ibu Kenzo agar anaknya segera diperiksa ke Puskesmas atau Rumah Sakit karena kepala Kenzo yang semakin terlihat membesar. Akhirnya kedua orangtua Kenzo pun membawa Kenzo ke RSUS Dr. M. Soewandhie Surabaya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kenzo didiagnosa menderita Hydrosephalus. Kini, Kenzo sedang menjalani pengobatan karena kepala Kenzo semakin membesar karena berisi cairan. Ayah Kenzo, Rizki (18) dan ibunya, Rodilah (17) belum bekerja. Kenzo tinggal bersama dengan ibu, nenek, kakek, dan pamannya. Selama ini, nenek Kenzo bekerja untuk menghidupi keluarga besar mereka sebagai seorang buruh swasta karena kakek Kenzo juga sakit-sakitan sehingga sudah tidak dapat bekerja lagi. Sedangkan ayah Kenzo pulang ke rumah ibunya karena belum bisa memberikan nafkah. Selama menjalani pengobatan, Kenzo menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk mengurangi biaya pengobatan. Karena SKTM tersebut berlaku 2 bulan saja, kini bantuan sedang dilakukan untuk pembuatan BPJS. Walaupun demikian, pihak keluarga masih mengalami kesulitan mengenai biaya pengobatan di luar fasilitas SKTM. Alhamdulillah, bantuan pun telah diterima oleh pihak keluarga berupa bantuan biaya pengobatan. Bulan ini Kenzo masih menjalani pemerikasaan rutin.

Jumlah santunan:Rp. 500.000
Tanggal:29-09-2018
Kurir:Martino Afandi

Kenzo didiagnosa menderita Hydrosephalus


Hijrawati Budiman Hanafi (38, Hijrawati Budiman Hanafi, Tumor Kulit) Jl. Veteran No 85C. Tanamodindi -Mantikulore-Palu Sulawesi Tengah Ibu Hijrawati menderita tumor kulit sejak tahun2010. Awalnya hanya timbul benjolan kecil di telapak kaki. 3 hari kemudian, Badan bu Hijrawati mengalami demam tinggi hingga 39 derajat. Semaki n lama benjolan semakin membesar dan menjalar. Tidak hanya padas kaki kirinya saja, tetapi mulai menjalar kepada kaki kanannya juga bahkan juga menjalar ke telapak tangan. Beberapa tahun ini bu Hijrawati hanya bisa berbaring saja di tempat tidur. Pak Arif selaku suami dari bu Hijrawati membawa istrinya ke Rumah Sakit UNDATA Palu karna kondisi istrinya yang semakin mengkhawatirkan melalui IGD. dari hasil pemeriksaan MRI, Rontgen , Dan Lab Darah, Diketahui bahwa ibu Hijrawati menderita penyakit Tumor Kaki. Pak Arif yang sehari harinya bekerja sebagai Tukang Siomay keliling mengaku tidak sanggup membayar biaya obat istrinya dan biaya rumah sakit sudah dibayar dengan hasil jualan serta modal berjualan. Dokter menyarankan agar Ibu Hijrawati dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya untuk menjalani operasi serta penanganan pengobatan lainnya karna di Palu peralatan dan obat obatan kurang lengkap. Saat ini Ibu Hijrawati sedang menunggu jadwal Operasi di RSUD Dr. Soetomo. semoga ibu Hijrawati segera sembuh dan dapat melakukan aktifitasnya kembali seperti sediakala

Jumlah santunan:Rp. 2.164.000
Tanggal:27-07-2018
Kurir:Martino Afandi

Bu Hijrawati menderita tumor kulit


Eriska Dwi Nofitri (11, Eriska Dwi Nofitri, Kanker Ginjal) Dusun Sugihan RT 03 RW 02 Desa Sukorejo Kecaamatan Parengan Kabupaten Bojonegoro Eriska nama panggilan akrabnya.awal tahun 2014, saat ia sekolah badannya merasa lemas. sepulang sekolah ia diminta untuk beristirahat saja oleh ibunya untuk mengembalikan kondisi tubuhnya. namun, beberapa hari ia tidak sekolah, kondisinya semakin lemah. ia juga sering sesak nafas oleh karena itu ayah dan ibunya membawa Eriska berobat ke puskesmas terdekat.. karena kondisi yang semakin lemah, Eriska dirujuk ke RS Dr Koesma Tuban.. dari hasil pemeriksaan, Eriska diketahui menderita Kanker Ginjal dan dirujuk ke Soetomo untuk menjalani pengobatan lebih lanjut karena alat dan obat obatan yang tersedia lebih lengkap

Jumlah satunan:Rp. 500.000
Tanggal:27-09-2018
Kurir:Martino Afandi

Eriska menderita kanker ginjal


Kenzo Julian (1, Kenzo Julian, Hydrocephalus) Jalan Dukuh Kupang Barat 1 Gang Buntu 3 Nomer 39, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Kenzo kecil harus menahan semua keluhan sakitnya semenjak ia lahir. Selama ini, ia hanya dapat menangis karena masih belum bisa mengeluh bagian mana yang sakit. Semenjak Kenzo lahir, kepala Kenzo sudah sedikit membesar dari ukuran kepala bayi pada umumnya. Selain itu, Kenzo juga terlihat sangat lemas dan selalu rewel. Karena disangka hanya rewel seperti bayi-bayi yang lain, orangtua Kenzo tidak mencemaskan hal tersebut. Hingga suatu ketika, Kenzo sedang menjalani kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bersama ibunya. Salah satu ibu kader di kegiatan tersebut mengamati Kenzo dan menasehati ibu Kenzo agar anaknya segera diperiksa ke Puskesmas atau Rumah Sakit karena kepala Kenzo yang semakin terlihat membesar. Akhirnya kedua orangtua Kenzo pun membawa Kenzo ke RSUS Dr. M. Soewandhie Surabaya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kenzo didiagnosa menderita Hydrosephalus. Kini, Kenzo sedang menjalani pengobatan karena kepala Kenzo semakin membesar karena berisi cairan. Ayah Kenzo, Rizki (18) dan ibunya, Rodilah (17) belum bekerja. Kenzo tinggal bersama dengan ibu, nenek, kakek, dan pamannya. Selama ini, nenek Kenzo bekerja untuk menghidupi keluarga besar mereka sebagai seorang buruh swasta karena kakek Kenzo juga sakit-sakitan sehingga sudah tidak dapat bekerja lagi. Sedangkan ayah Kenzo pulang ke rumah ibunya karena belum bisa memberikan nafkah. Selama menjalani pengobatan, Kenzo menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk mengurangi biaya pengobatan. Karena SKTM tersebut berlaku 2 bulan saja, kini bantuan sedang dilakukan untuk pembuatan BPJS. Walaupun demikian, pihak keluarga masih mengalami kesulitan mengenai biaya pengobatan di luar fasilitas SKTM. Alhamdulillah, bantuan pun telah diterima oleh pihak keluarga berupa bantuan biaya pengobatan. Bulan ini Kenzo masih menjalani pemerikasaan rutin. Bantuan sebelumnya tecatat pada rombongan 1107.

Jumlah santunan:Rp. 500.000
Tanggal:29-06-2018
Kurir:Martino Afandi

Kenzo didiagnosa menderita hydrosephalus


Aguswanto (35, Aguswanto, Tulang Pinggul) Warung Dowo RT 001 RW 008 Pandaan Pasuruan pada awal tahun 2016 lalu pak Agus mengalami kecelakaan saat pulang kerja.. sepeda motor yang ia kendarai ditabrak oleh bus antar kota dari belakang.. karna kerasnya benturan,pak Agus sampai terlempar dan terlindas bans depan bus di bagian selangkangan.. kejadian tersebut mengakibatkan tulang paha pak Agus retak sehingga harus dirujuk ke RSUD Dr.Soetomo Surabaya.. sudah hampir 1 tahun beliau menjalani pengobatan di Soetomo dan Alhamdulilllah kondisi beliau sudah mulai membaik.. ini diiringi dengan kegiatan beliau yang saat ini sudah tidak bergantung lagi pada dragbar Ambulance dan tongkat untuk membantu aktifitasnya.. beliau sudah bisa berjalan dan saat ini pengobatan belau terfokus pada perbaikan sistem pembuangan air kecil karna saat ini beliau buang air kecil melalui stoma yang dulu dibuatkan oleh dokter

Jumlah santunan:Rp. 550.000
Tanggal:27-07-2018
Kurir:Martino Afandi

Pak Agus menderita tulang paha retak


Santunan Yatim Piatu (0, Santunan Yatim Piatu, -) Desa Bluru Kecamatan Bluru Kabupaten Tuban Pada Bulan Juni tepatnya pada tanggal 15 Juni 2018, untuk menyambut datangya Bulan Ramadhan, Tim #Sedekahrombongan Tuban menyelenggarakan “Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim” . Sebanyak 20 anak yatim dan piatu hadir dalam acara ini. acara yang juga diikutib oleh bapak Kapolsek Bluru, Danramil Bluru, Camat Bluru, serta aparat desa dikemas begitu meriah. Bapak Miftakhul Huda selaku penanggung jawab Tim #Sedekarombongan menjelaskan, Acara ini diadakan setiap tahun untuk menyambut datangya bulan Ramadhan. Bersinergi dengan berbagai komunitas kemanusiaan di Tuban seperti BYOG dan Jamkeswatch sehingga dapat terlaksananya acara itu. acara juga dikemas dengan berbagai perlombaan islami seperti baca Qur’an dan Nasyid sehingga acara kental dengan nuansa Bulan Ramadhan. Menjelang maghrib, acara dilanjutkan dengan mendengarkan tausyiah dari Ulama setempat. Acara ini ditutup dengan Buka bersama, Sholat maghrib berjamaah, Serta santunan anak yatim

Jumlah santunan:Rp. 2.000.000
Tanggal:26-06-2018
Kurir:Martino Afandi

Santunan yatim piatu


Sukoso Bin Suratman (70, Sukoso Bin Suratman, Duafa / Biaya Hidup) Jl. Sikatan, Gang Emprit No. 37, Kel. Nambangan Lor, Kec. Manguharjo, Kota Madiun, Prov. Jawa Timur SUKOSO BIN SURATMAN (70, Biaya hidup). Alamat : Jl. Sikatan, Gang Emprit No. 37, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bapak Sukoso ini hidup sebatangkara, semenjak ditinggal pergi oleh istrinya. Semenjak pernah dinyatakan sakit (pernah dinyatakan stroke) bapak Sukoso sudah tidak dapat beraktifitas, sebelumnya beliau hidup bersama istrinya tetapi karena mulai sakit-sakitan, maka rumah dijual dan istri meninggalkannya. Semenjak itulah kondisi pak Sukoso semakin memburuk dan tidak ada yang merawatnya sehingga tetangga ada yang merasa iba lalu tinggal di rumah tetangga. Tiga bulan terakhir pak Sukoso sudah dipindahkan ke rumah kontrakan saudara perempuannya yg baru datang dari Banyuwangi. Akhirnya tinggal serumah di rumah kontrakannya dan saudaranya sehari- hari sambil buka praktek pijat di rumah tersebut sebagai biaya hidupnya. Informasi tentang pak Sukoso diperoleh dari salah satu teman kurir Sedekah Rombongan. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Sukoso dan saudaranya. Santunan lepaspun disampaikan untuk biaya hidup mereka. Saudaranya atas nama pak Sukoso mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan sehingga bisa untuk membantu Kebutuhan hidup Beliau.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @DenyAsri

Bantuan tunai


Mesirah Binti Dirjo (56, Mesirah Binti Dirjo , Duafa / Biaya hidup) Ds. Purworejo, RT 26/3, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur MESIRAH BINTI DIRJO (56, Dhuafa). Alamat : Dusun Godongan Lor, Desa Purworejo, RT 26/3, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbah Mesirah atau biasa dipanggil Mbah Ceples. Mbah Ceples ini hidup sebatangkara. Beliau tidur di sebuah rumah yang tidak layak huni. Keseharian Mbah Ceples mencari daun pisang di kebun atau di pematang sawah milik orang lain untuk dijualnya pada penjual nasi pecel. Tak jarang Mbah Ceples kena maki atau teguran warga yang tidak memperbolehkan ladang pisangnya diambil daunnya oleh Mbah Ceples. Namun demikian Mbah Ceples tidak pernah merasa sakit hati dan tetap minta maaf karena merasa mengambil yang bukan miliknya. Meskipun dalam keadaan kekurangan sekalipun, mbah Ceples tidak pernah meminta/mengemis kepada tetangga – tetangganya. Beliau selalu memberikan jasa atas uang yang diberikan oleh tetangga. Tak Jarang karena tak mampu membeli beras/makanan, beliau tidak bisa makan selama 3 hari kemudian pingsan di jalan. Begitu senang hati para kurir Sedekah Rombongan saat dipertemukan dengan Mbah Ceples. Banyak sekali pelajaran yang dapat kami ambil dari cara hidup beliau. Dari yang tidak pernah meninggalkan ibadah dan juga dari kebesaran hati beliau untuk tidak meminta uang kepada orang lain tanpa memberikan imbal balik berupa barang/jasa yang beliau punya. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami mbah Ceples. Santunan lepaspun disampaikan supaya Mbah Ceples bisa mencukupi kebutuhan hidup beliau.Tak lupa rasa syukur dan ucapan terimakasih disampaikan kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 September 2018
Kurir : @ErvinaSurvive @Mundiwati @Erik

Bantuan tunai


Tomblok Binti Saimin (61, Tomblok Binti Saimin, Patah Tulang) Dusun Godongan Kidul, Ds. Purworejo, RT 38/4, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur TOMBLOK BINTI SAIMIN (61, Patah Tulang). Alamat : Dusun Godongan Kidul, Desa Purworejo, RT 38/4, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbah Tomblok adalah seorang Dhuafa yang hidup sebatangkara. Beberapa hari yang lalu Mbah Tomblok terjatuh saat akan menjual kayu – kayu sisa yang dicarinya dari penggergajian. Dan mengakibatkan kaki kanan Mbah Tomblok patah. Kini Mbah Tomblok hanya bisa terbaring dan mengharap belas kasihan tetangga. Di usianya yang renta, beliau harus memikul beban berat untuk mencukupi kehidupannya karena tidak memiliki sanak saudara. Saat ini mbah Tomblok berobat ke alternatif tulang (Sangkal Putung). Walau sebenarnya mbah Tomblok memiliki Kartu Jaminan Kesehatan berupa BPJS kelas 3, namun sangatlah terasa keberatan sekali untuk berangkat berobat. Informasi tentang Mbah Tomblok diperoleh dari salah satu teman kurir Sedekah Rombongan. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami mbah Tomblok. Santunan lepaspun disampaikan untuk membantu biaya berobat dan membantu mencukupi kebutuhan hidupnya. Betapa senangnya mbah Tomblok menerima bantuan tersebut. Tidak lupa mbah Tomblok mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @DenyAsri

Bu Tomblok menderita patah tulang


Tatik Ernawati (42, Tatik Ernawati, Gagal Ginjal) Desa Kranggan, RT 10/4, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur TATIK ERNAWATI (42, Gagal Ginjal). Alamat : Desa Kranggan RT 10/4, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbak Tatik, biasa dipanggil demikian oleh tetangganya, adalah seorang ibu rumah tangga yang dikaruniai dua orang anak. Salah satu anaknya sudah meninggal dunia, sementara satunya sekarang sekolah SMK kelas 11. Mbak Tatik sudah bercerai dengan suaminya. Setahun yang lalu mbak Tatik awalnya merasakan sakit mual – mual, sering sesak nafas. Karena dianggap hal biasa, maka tidak segera diperiksakan sakitnya tersebut. Lama kelamaan semakin parah, akhirnya periksa ke dokter dan ternyata mbak Tatik sakit gagal ginjal dan harus cuci darah secara rutin. Mbak Tatik pada mulanya masih belum mau mengikuti saran dokter, dikarenakan kondisi ekonomi keluarganya yang sangat minim. Ibunyalah yang memberi semangat agar mbak Tatik mau terus berobat. Mbak Tatik yang tinggal di rumah kecil bersama ibu dan anaknya, sejak sakit sudah tidak bisa bekerja. Sementara ibunya yang sudah tua harus tetap bekerja keras supaya tetap bisa untuk makan sehari – hari. Ibunya berjualan bothok di pasar besar Madiun. Anaknya mbak Tatik, alhamdulillah memiliki Kartu Indonesia Pintar sehingga bisa terbantu sekali untuk biaya sekolahnya. Terakhir cuci darah mbak Tatik hari Senin kemarin, dan karena badannya lemas, akhirnya harus ranap. Setiap jadwal cuci darah, mbak Tatik selalu kebingungan nanti siapa yang mengantar. Kalau jadwal pagi, maka bisa diantar anaknya sambil berangkat sekolah. Kalau tidak ada yang mengantar, terpaksa memakai gojek, walau terkadang ibunya harus mencari pinjaman uang ke tetangganya untuk biaya gojek. Karena ibunya ingin sekali mbak Tatik bisa sehat kembali. Mbak Tatik walau memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3, namun merasa sangat tidak mampu untuk biaya transportasi pada saat berobat. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami Mbak Tatik. Bantuan keduapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan baru 4. Mbak Tatik sangat gembira dan mengucapkan terimakasih kepada sedekaholic atas bantunan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan, sehingga mbak Tatik bisa berobat secara rutin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Bu Tatik sakit gagal ginjal


Ajeng Sukma Ayu (7, Ajeng Sukma Ayu, Saraf) Dukuh Genting, RT 1/1, Desa Menang, Kec. Jambon, Kab. Ponorogo, Prov. Jawa Timur AJENG SUKMA AYU (7, Syaraf). Alamat : Dukuh Genting, RT 1/1, Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Adik Ajeng terlahir premature sehingga setelah lahir dilakukan oven/pemanasan. Namun tdak diketahui penyebabnya setelah beberapa bulan kemudian saraf gerak kaki dan sebagian tangan tidak berfungsi sehingga kaki tidak bisa digerakkan dan bentuknya bengkok. Tulang belakangpun juga bentuknya bengkok kelihatan membungkuk. Sejak usia kurang dari 3 tahun Adik Ajeng memakai kursi roda bantuan dari dinas sosial. Namun meskipun begitu Adik Ajeng tetap semangat bersekolah. Waktu anak – anak seusianya masuk TK, dia tidak ketinggalan ikut sekolah meskipun mamakai kursi roda dengan didorong ibunya setiap berangkat sekolah dan pulang. Akan tetapi sampai saat ini dia belum bisa melanjutkn ke SD karena keterbatasan kemampuan fisiknya. Terpaksa saat ini dia masih diikutkan di TK. Adik Ajeng kurang lebih sejak satu tahun terakhir dilakukan terapi secara rutin oleh ayahnya ke RSUD Harjono Ponorogo. Namun karena perkembangsnnya lambat oleh dokter disarankan dirujuk ke Solo (RSU. MOEWARDI). Dan bulan Oktober 2017 kemarin meskipun dengan uang seadanya dan harus menumpang tetangga yang kebetulan kontrol ke Solo, adik Ajeng bisa kontrol ke Solo didampingi ayahnya. Kemudian kontrol yang kedua bersama ayahnya diantar temannya ke Solo dengan uang seadanya. Dan sesuai hasil kontrol dan konsultasi diputuskan untuk kontrol dan terapi di RSU khusus tulang Harsoyo Solo. Saat ini dek Ajeng persiapan menjalani operasi. Menurut diagnosa dokter, Adik Ajeng masih mempunyai harapan besar sembuh jika telaten dan rutin teraphi. Dek Ajeng memiliki jaminan kesehetan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami dek Ajeng dan orang tuanya. Bantuan kesepuluhpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1083, 1094, 1107, 1116, 1125, 1133, 1142, Rombongan Baru 4 dan 8. Puji syukur dan bahagia dirasakan oleh bapaknya dek Ajeng. Tidak lupa ucapan terimakasih disampaikan kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Ajeng menderita sakit syaraf


Mushola At Taqwa (0, Mushola At Taqwa, Bantuan Pembangunan / Renovasi) Desa Sumberejo, RT 5/2, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur MUSHOLA AT TAQWA (Bantuan Pembangunan / Renovasi). Alamat : Desa Sumberejo, RT 5/2, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mushola At taqwa terletak di sebuah dusun yang cukup ramai jamaahnya di lima waktu sholat. Mushola tersebut menampung para jamaah di lingkungan RT setempat. Pak Prayitno, yang biasa dipanggil pak Yit adalah yang menjadi imam di mushola tersebut. Semakin lama mushola tersebut semakin banyak jamaahnya. Namun demikian mushola yang dulu adalah juga waqaf dari salah satu penduduk di situ, saat sekarang banyak mengalami kerusakan – kerusakan di sana – sini. Masyarakat setempat berharap dapat merehap mushola yang dindingnya sudah mulai banyak yang rusak, atapnya juga rusak. Sudah lama mereka merencanakannya, namun belum terkumpul dana yang cukup untuk pelaksanaannya. Baru mendapatkan beberapa karung semen bantuan dari jamaah. Selain dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka yang beribadah, perbaikan mushola tersebut diharapkan dapat meminimalisir masalah kerusakan yang semakin parah. Pimpinan mushola sangat berharap agar mushola At taqwa bisa memfasilitasi para jamaah dengan lebih maksimal. Pak Yit pun memutuskan untuk memperbaiki bangunan mushola demi para jamaahnya. Informasi tentang mushola At Taqwa diperoleh dari salah satu teman kurir Sedekah Rombongan. Sedekah rombongan sangat memahami kondisi yang diharapkan para jamaah mushola At Taqwa. Santunan lepaspun disampaikan untuk membantu renovasi mushola At Taqwa. Pak Yit, atas nama jamaah mushola At Taqwa sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan sehingga pak Yit dan jamaahnya bisa melaksanakan renovasi mushola.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 20 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Bantuan pembangunan


Isnaini Bin Marjuki (60, Isnaini Bin Marjuki, Stroke) Desa Banjarsari kulon, RT 8/4, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur ISNAINI BIN MARJUKI (60, Stroke). Alamat : Desa Banjarsari kulon, RT 8/4, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Is, adalah seorang bapak dengan 3 anak. Salah satu dari ketiga anaknya tersebut juga mengalami kelumpuhan sejak lama. Pekerjaan sehari- hari beliau adalah jualan kopi (warung) bersama istrinya. Beliau menderita sakit Stroke tidak lama setelah hari raya Idul Adha kemarin. Bermula dari rasa pusing yang amat dirasakan, dan tidak lama setelah diperiksakan, tangan dan kakinya tidak bisa digerakkan. Segala upaya dilakukan untuk menjemput kesembuhan. Pak Is memiliki fasilitas jaminan kesehatan berupa Bpjs mandiri kelas 3, dan sempat ranap di RS Bathil Madiun. SedekahRombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Is sekeluarga. Santunan keduapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat pak Is, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Baru 8. Istrinya atas nama pak Is merasa senang sekali dan mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 10.350.000,-
Tanggal : 24 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Pak Is menderita sakit stroke


Danis Aldhian Faeza (6, Danis Aldhian Faeza, Leukimia) Jl. Lapangan, RT 1/6, Desa Banaran, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur DANIS ALDHIAN FAEZA (6, Leukemia). Alamat : Jl. Lapangan, RT 1/6, Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Dek Danis, di usia yang masih belia, menderita sakit leukemia. Sementara ibunya Danis tuna rungu, namun tetap semangat bekerja demi dua orang anaknya yang masih kecil. Danis yang masih sekolah TK mempunyai adik perempuan usia 3 tahun. Ibunya Danis bekerja apabila ada tetangga yang memanggilnya untuk membantu mencuci, seterika dan membersihkan rumah. Kadang juga ke SLB Kebonsari untuk membantu menjahit, sehingga mendapatkan tambahan penghasilan. Kondisi Danis awalnya badannya panas, biasanya kalau diperiksakan ke mantri kesehatan sudah sembuh. Ini sampai 3 hari tidak sembuh-sembuh. Akhirnya diperiksakan ke puskesmas. Dan disuruh membawa ke Rsud. Soedono. Dari Rsud. Soedono dirujuk ke Rsup. Sutomo Surabaya, sampai sekarang masih rutin kontrol dan kemo di Rsup. Sutomo Surabaya. Dan perkiraan bisa sampai 3 bulanan untuk proses awal pengobatan Danis. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami keluarga dek Danis. Bantuan ke sepuluh pun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat dek Danis, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1083, 1094, 1107, 1116, 1125, 1133, Rombongan Baru 2, 4 dan 7. Dek Danis jadwal kontrolnya masih sering/padat dan juga masih sering ranap. Pamannya dek Danis, atas nama keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Danis menderita sakit leukemia


Mudjiati Binti Maryo Marni (52, Mudjiati Binti Maryo Marni, Kanker Payudara) Dsn. Bangunsari, RT 4/1, Ds. Sukosari, Kec. Babadan, Kab. Ponorogo, Prov. Jawa Timur MUDJIATI BINTI MARYO MARNI (53, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Bangunsari, Desa Sukosari, RT 4/1, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Bu Mudji biasa dipanggil oleh tetangga demikian, adalah seorang ibu dengan 2 orang anak. Bu Mudji telah berpisah dengan suaminya 22 tahun yang lalu. Untuk kebutuhan sehari – hari, bu Mudji bekerja sebagai buruh cuci di sebuah kleluarga di daerah Caruban kabupaten Madiun. Bu Mudji menderita sakit sejak 2011 dan operasi pada tahun 2013 di RS Aisiyah Ponorogo dan menjalani Kemo 3 kali di RS Aisyah Ponorogo. Bu Mudji menggunakan Jamkesmas, awal 2014 Jamkesmas berganti KIS akhirnya di rujuk ke RSUP dr Sutomo Surabaya. Untuk saat ini beliau kesulitan biaya untuk ongkos ke Surabaya dan biaya kos selama menjalani pengobatan di sana. Bu Mudji memiliki keinginan sembuh yang tinggi. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan bu Mudji. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami bu Mudji. Bantuan kesepuluhpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1083, 1094, 1107, 1116, 1124, 1133, 1142, Rombongan Baru 4 dan 7. Beliau dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan yang telah membantu untuk berikhtiar menjemput kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Bu Mudji menderita kanker payudara


Ajijah Binti Rahmin (42, Ajijah Binti Rahmin , Tumor Otak) Dsn. Gandu, RT 8/3, Ds. Metesih, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur AJIJAH BINTI RAHMIN (42, Tumor Otak ). Alamat : Dsn. Gandu, RT 8/3, Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Ajijah adalah seorang ibu rumah tangga. Ibu dari satu anak ini tiba- tiba sering merasakan pusing dan tidak pernah periksa. Dan suatu hari karena sudah tidak tahan dengan sakitnya, bu Ajijah memeriksakan sakitnya dan ternyata diagnosanya tumor otak stadium 4 dan belum pernah operasi. Meski sudah pernah menjalani kemo, namun terhambat biaya akodasi untuk perjalanan ke Rumah Sakit. Bu Ajijah mempunyai fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami oleh mbak Ajijah. Alhamdulillah bu Ajijah mendapatkan bantuan kesembilan dari Sedekah Rombongan untuk biaya akomodasi berobat, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1033, 1107, 1116, 1125, 1133, 1142, Rombongan Baru 4 dan 8. Sehingga sekarang bu Ajijah sudah mulai dilakukan sinar secara rutin, dan alhamdulillah sudah ada perkembangan yang baik, badan nampak lebih segar dari sebelumnya dan lebih ceria. Namun pendengaran bu Ajijah agak berkurang. Bu Ajijah mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui team Sedekah Rombongan, sehingga bisa membantu pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Ajijah menderita tumor otak stadium 4


Katiyem Binti Jaiman (59, Katiyem Binti Jaiman, Asictes) Ds. Kare, RT 6/1, Kec. Kare, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur KATIYEM BINTI JAIMAN (59, Asictes). Alamat : Desa Kare, RT 6/1, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Katiyem adalah seorang ibu yang mengalami sakit asictes (perut semakin membesar) sudah lama . Karena keterbatasan ekonomi maka kondisi tersebut tidak pernah diperiksakan. Bu Katiyem hidup dengan anaknya yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Anaknya yang berpendidikan kurang sehingga untuk bekerja sehari – hari mengalami kesulitan. Dan anaknya tersebut sekarang sudah berkeluarga sendiri. Sungguh kasihan melihat keluarga tersebut. Sejak lama bu Katiyem ingin memeriksakan sakitnya, namun karena keterbatasan biaya, sehingga hanya pasrah. Pada saat Sedekah Rombongan berkunjung ke rumahnya, bu Katiyem kelihatan kasihan sekali. Dengan kondisi pakaian yang dikenakan seadanya dengan kondisi perut yang semakin membesar. Bu Katiyem hanya bisa duduk di teras. Bu Katiyem memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dirasakan keluarga tersebut. Bantuan kesembilanpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1007, 1054, 1094, 1116 , 1125, 1133, Rombongan Baru 3 dan 7. Bu Katiyem sudah menjalani sedot cairan dua kali, sehingga sangat senang dan berterimakasih sekali kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan .

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Bu Katiyem mengalami sakit asictes


Nirwasita Binti Kateni (9, Nirwasita Binti Kateni, Liver) Ds. Purworejo, RT 36/4, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur NIRWASITA BINTI KATENI (9, Liver). Alamat : Purworejo Wetan, RT 36/4, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Sita panggilan akrab sehari hari, Sita adalah pelajar kelas 2 SD, dalam dua bulan terakhir ini Sita mengalami sakit perutnya membesar. Sita pernah dibawa keluarganya ke RSUD Dolopo namun karena keterbatasan biaya dan belum punya BPJS Sita dibawa pulang. Untuk ke sekolah sehari – hari Sita sering di antar pamannya yang kebetulan satu rumah dengannya. Saat ini Sita tinggal bersama kakek dan neneknya, untuk keperluan sehari – hari Sita di tanggung nenek nya yang bekerja sebagai tukang pijat, karena bapak ibu nya sudah berpisah dan ayahnya yang bekerja serabutan terpaksa menitipkan Sita kepada neneknya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Sita, dan Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi Sita saat ini. Bantuan ketujuhpun disampaikan kepada Sita, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1116, 1125, 1133 dan 1142, Rombongan Baru 4 dan 7 untuk biaya akomodasi berobat. Keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan sehingga bisa membantu berikhtiar menjemput kesembuhan bagi Sita.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Sita mengalami sakit liver


Musofa Hamdan (15, Musofa Hamdan, Shepinabifida) Dsn. Baliboto, RT 42/4, Ds. Pucangrejo, Kec. Kebonsari, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur MUSOFA HAMDAN (15, Shepinabifida). Alamat : Dusun Baliboto, RT 42/4, Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Hamdan, begitulah nama seorang anak putra dari Ibu Ayib. Di usianya yg ke 15 tahun ini seharusnya dia masih bisa merasakan indahnya bersekolah dan bertemu teman-temannya. Seharusnya Hamdan sekarang kelas 8 SLTP, namun karena penyakit yang dideritanya kini ia harus berhenti sekolah dan hanya bisa terdiam di rumah. Shepinabifida ialah penyakit benjolan di tulang ekor akibat keluarnya bagian sumsum tulang belakang. Penyakit ini diderita sejak kecil, yang hingga sekarang merambat pada ginjal dan jantungnya. Ibunya yang bekerja sebagai buruh serabutan tak lagi sanggup untuk membawanya berobat. Apalagi Ibu Ayib masih mempunyai tanggungan 2 anaknya. Kini Ibu Ayib harus berjuang menghidupi keluarganya seorang diri menjadi single parent. Sementara Hamdan masih merasakan sakit yang dideritanya, bahkan sekarang salah satu kakinya untuk berjalan tidak bisa sempurna seperti biasanya. Ibunya sudah tidak mempunyai simpanan untuk biaya berobat Hamdan. Saat ini Hamdan menggunakan fasilitas KIS. Dengan keadaan tersebut, Hamdan setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 897, 959, 976, 989, 1018, 1039, 1083, 1094, 1107, 1116, 1125, 1133, Rombongan Baru 2, 3, dan 8. Kali ini Hamdan kembali menerima santunan yang ke enam belas untuk biaya pengobatan. Sedekah Rombongan selalu memberi semangat untuk Hamdan untuk bisa berjuang melawan sakit yang dideritanya. Dan alhamdulillah setelah sekian lama dengan sabar dan telaten secara rutin berobat, maka tahun ajaran baru 2017/2018 ini dek Hamdan sudah bisa masuk sekolah lagi, namun masih masih tetep rutin kontrol. Kondisi terakhir dek Hamdan selain kontrol rutin ke rumah sakit Sudono Madiun, juga dirujuk ke rumah sakit dr. Sutomo Surabaya. Semoga Hamdan diberi kesehatan kembali, sehingga ia dapat meraih cita – citanya. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Musofa menderita shepinabifida


Salamun Bin Sholikan (60, Salamun Bin Sholikan , Leukimia) Ds. Sidorejo, RT 6/3, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur SALAMUN BIN SHOLIKAN (60, Leukemia). Alamat : Desa Sidorejo, RT 6/3, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Salamun, adalah seorang bapak yang semenjak bulan Januari sudah mulai merasakan sakit. Pada bulan Puasa Ramadhan tahun kemarin, masih bisa untuk kerja di sawah. Juga sudah pernah diperiksakan. Sampai habis lebaran, suatu hari terasa seperti masuk angin. Dan perut lama kelamaan semakin membesar dan keras. Hasil periksanya, didiagnosa kebanyakan darah putih. Setelah diberi obat maka terasa sudah sembuh. Namun kambuh lagi 3 bulan terakhir. Pak Salamun dan istrinya, walau dengan perjuangan yang cukup besar, istrinya tetap berusaha rutin untuk kontrol. Untuk setiap kontrol ke Rumah Sakit, istri pak Salamun harus mnyiapkan biaya untuk menyewa mobil, bensin, dan sopirnya. Biasanya sekali berobat harus menyiapkan uang sampai 400 ribu rupiah. Walau memiliki BPJS kelas 3, namun istri pak Salamun sangat keberatan dan kerepotan untuk membiayai suaminya. Sebenarnya istri pak Salamun memiliki warung di rumahnya. Namun sekarang sering tutup karena merawat suaminya agar bisa sembuh lagi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami keluarga pak Salamun. Bantuan kedua belaspun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat pak Salamun, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1018, 1079, 1083, 1094, 1107, 1116, 1124, 1133, Rombongan Baru 2, 3, dan 7. Pak Salamun merasakan banyak sekali perubahan setelah melakukan kontrol rutin. Dan sedikit demi sedikit mulai beraktifitas. Ucapan syukur dan terimakasih tidak lupa disampaikan kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan kepada pak Salamun.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Pak salamun didiagnosa kebanyakan darah putih


Muhammad Anang Fariz Naufal (4, Muhammad Anang Fariz Naufal, Katarak) Ds. Sumberejo, RT 10/5, Kec. Geger, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur MUHAMMAD ANANG FARIZ NAUFAL (4, Katarak). Alamat : Dukuh Tawangrejo, RT 10/5, Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Fariz, biasa dipanggil demikian oleh lingkungan tetangga, sejak lahir terlihat ada bercak putih di mata Fariz. Ditanyakan ke bidan terkait hal tersebut, disuruh melihat dulu perkembangan sampai usia 3 bulan. Setelah ditanyakan lagi, disarankan untuk ke RS Batil. Di situ baru di vonis katarak. Saran dokter harus operasi. Operasinya di Madiun tidak bisa. Akhirnya di rujuk ke RS Soedono diperiksa oleh dr. Toto, beliau juga bilang kalau di Madiun tidak bisa menangani karena masih anak – anak, umur masih 3 bulan, kemudian di rujuk ke RS Undaan Surabaya saat itu di tolak dengan alasannya peralatan yang kurang lengkap. Akhirnya dikembalikan ke Madiun oleh dr Toto di rujuk ke dr Soetomo Surabaya. Di situ diterima. Menurut dokter di sana harus cepat di operasi . Saat itu umur 3 bulan di operasi salah satu mata. Umur 6 bulan operasi mata yang satunya. Untuk operasi ke 3 belum, karena kendala beberapa faktor, dulu terkendala untuk lensa, di Indonesia lensa untuk Fariz belum ada, adanya di London dengan harga per lensa 11 juta, itupun kalo ada, oleh karena itu dicari opsi lain, sementara memakai kacamata. Sementara bapaknya dek Faris yang bekerja serabutan, merasa berat untuk proses pengobatan dek Faris yang harus sering kembali ke Surabaya. Belum lagi kalau di Surabaya harus mencari kos – kosan. Dek Fariz memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Informasi tentang dek Faris diperoleh melalui teman salah satu kurir Sedekah Rombongan. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami Faris dan orangtuanya. Bantuan awalpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat. Bapaknya dek Fariz sangat senang dan tidak lupa mengucapkan benyak terimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Anang menderita katarak


Rokhimin Bin Slamet (38, Rokhimin Bin Slamet, Gangguan Tulang Belakang) Ds. Prambon RT 9/2, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur ROKHIMIN BIN SLAMET (38, Gangguan Tulang Belakang). Alamat : Desa Prambon, RT 9/2, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Rokhim adalah seorang kepala rumah tangga yang dahulu berkerja untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari anak dan istrinya, namun sekarang harus terbaring sakit dan akhirnya sekarang istrinya yang harus bekerja keras membanting tulang untuk mncukupi kebutuhn sehari – hari. Istrinya pak Rokhim bekerja sebagai penjaga kantin sebuah sekolahan di kecamatan Dagangan yang sekarang menjadi tulang punggung keluarga. Sakit pak Rokhim bermula sekitar 2 tahun yang lalu menderita gangguan di tulang belakang, pernah berobat ke RSUD Dolopo (fisio terapi) hampir 1 tahun. Alhamdulillh bisa berjalan tetapi jalannya membungkuk. Sebenarnya beliau mau melanjutkan berobat, karena kendala biaya walaupun mempunyai BPJS kelas 3 namun sampai sekarang beliau tidak pernah konsultasi ke dokter lagi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Rokhim sekeluarga. Santunan kesembilanpun disampaikan untuk membantu biaya akomodasi berobat pak Rokhim, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1094, 1107, 1116, 1125, 1133, Rombongan Baru 2, 3, dan 7. Selain menjalani terapi rutin, pak Rokhimin juga disarankan untuk memakai korset khusus untuk terapi sakitnya tersebut. Dan alhamdulillah sekarang sudah mendapatkat korset untuk terapi yang selalu dipakainya setiap saat. Beliau merasa senang sekali, bersyukur, dan tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Pak Rokhimin menderita gangguan tulang belakang


Muhamad Aswuri (34, Muhamad Aswuri, Gagal Ginjal) Dusun Mruwak, Ds. Banjarsari wetan, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur MUHAMAD ASWURI (34, Gagal Ginjal). Alamat : Dusun Mruwak, Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Aswuri, begitu disapa oleh tetangganya. Kebetulan pak Aswuri ini bekerja sebagai tukang selep keliling. Sebenarnya sudah 3 tahun periksa ke Rumah Sakit, namun hanya diberi obat. Tidak tahu kalau ternyata sakit gagal ginjal. Selama itu juga kadang beliau merasa tidak cocok saat minum obat kemudian mengkonsumsi obat bebas bila tidak punya biaya untuk periksa. Sekarang beliau menjalani hemodialisa atau cuci darah 3x dalam 1 minggu. Pak Aswuri memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Aswuri dan keluarga. Bantuan ke delapan pun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Lama 1033, 1054, 1083, 1094, 1107, 1116, 1125, dan Rombongan Baru 3. Pak Aswuri masih melakukan hemodialisa dan kontrol rutin di RS Sudono Pak Aswuri sangat gembira dan sangat berterimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Pak Aswuri sakit gagal ginjal


Yuliana Binti Usup (37, Yuliana Binti Usup, Kanker Payudara) Ds. Dagangan, RT 5/2, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur YULIANA BINTI USUP (37, Kanker Payudara). Alamat : Desa Dagangan, RT 5/2, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Provinsi Jawa Timur. Bu Yuli adalah seorang ibu rumah tangga. Beliau dikaruniai seorang anak yang masih berusia 2 tahun. Suaminya bekerja sebagai karyawan di sebuah toko mebel. Dua bulan yang lalu Bu Yuli terindikasi mengidap penyakit kanker payudara. Setelah konsultasi dengan dokter, kemudian beliau dianjurkan untuk segera operasi. Karena takut kanker semakin menyebar akhirnya keluarga mengikuti saran dari dokter untuk segera dilakukan tindakan operasi. Keadaan beliau waktu itu belum mempunyai jaminan kesehatan apapun. Hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk meminjam uang pada tetangga untuk biaya operasi yang kurang lebih menghabiskan dana 13 juta. Akhirnya operasi pun dilakukan pada akhir bulan Juli di RS DKT Kota Madiun, dan alhamdulillah berjalan dengan lancar. Setelah dilakukan operasi kemudian dokter menyarankan untuk dilakukannya kemoterapi. Karena terkendala biaya akhirnya keluarganya pun segera membuat jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 3 dan telah mulai aktif sejak tanggal 18 Agustus. Kesulitan beliau pun saat ini bertambah karena beliau di rujuk ke Solo untuk menjalani kemoterapi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami bu Yuli. Bantuan keduapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam Rombongan Baru 7. Bu Yuli sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan sehingga bisa melakukan kemoterapi demi menjemput kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @AliFirdaus

Bu Yuli terindikasi mengidap penyakit kanker payudara


Nuryadi Bin Suparmin (31, Nuryadi Bin Suparmin, Tulang kaki remuk 10 cm) RT 1/3 Dusun Basri, Kelurahan Sidorejo Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. NURYADI BIN SUPARMIN ( 31, tulang kaki kanan remuk karena kecelakaan kerja) Alamat : RT 1/3 Dusun Basri, Kelurahan Sidorejo Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Bang Nurcarik, biasa Nuryadi di panggil, namun pagilan Nurcarik ternyata tidak seperti yang kita pikirkan yang artinya Nur sekretaris desa. Nur hanya bekerja sebagai kuli batu di pertambangan batu di sekitar desanya. Suatu hari Nur punya niatan membangun rumah dan mencari batu sendiri di sela-sela pekerjaanya sebagai kuli batu. Namun, mala petaka menimpanya ketika ia berniat memecah batu untuk rumahnya. Batu tersebut bukan nya pecah namun jatuh dan menimpa kaki kanan nya hingga mengakibatkan tulang besar kakinya hilang 10 cm. Kejadian itu menimpanya sekitar tiga tahun yang lalu, penanganan operasi pertama di lakukan di RSUD Mojosongo dengan biaya umum. Karena sudah kehabisan biaya, akhirnya Nur mendaftarkan diri ke BPJS mandiri dan selanjutnya di rujuk ke RSUD dr Suharso/Ortopedi Solo. Sekali lagi Nur kembali memiliki kendala biaya transportasi, karena tidak ada pemasukan sama sekali dan istrinya seorang ibu rumah tangga dan mempunyai 2 tanggungan anak usia sekolah. Akhirnya keluarga Nur mencari informasi tentang Sedekah Rombongan yang pernah membantu tetangganya berobat dan di lanjutkan mendatangi RSSR Magetan untuk mengajukan bantuan. Nur akhirnya menjadi pasien dampingan #SR Magetan. Operasi ke lima Nuryadi dilakukan Oktober 2016 sedangkan operasi lanjutan dilakukan tanggal 2 November 2016. Operasi terakhir dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2017. Pada bulan Januari 2018 dilakukan operasi untuk pelepasan pen pada kaki nya. Dan pada 30-8-2018 dilakukan operasi pemasangan Ilizarof untuk yang kedua kali. Titipan santunan kesembilanbelas dari sedekahholic sebesar Rp 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk akomodasi kontrol, pembayaran Bpjs Mandiri dan biaya akomodasi ranap, setelah sebelum nya masuk rombongan 785, 798, 846, 853, 874, 909, 929, 976, 1007, 1052, 1069, 1083, 1091, 1107, 1117, 1126, 1136 dan Rombongan baru 7. Nuryadi sekeluarga mengucapkan terimakasih atas segala bantuan dari Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 12 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Mukhlisin @Rubi_Farma

Pak Nuryadi tulang kaki kanan remuk karena kecelakaan kerja


Kasmi Binti Sakeran (41, Kasmi Binti Sakeran, Ca Mamae + Myom) Dusun Ngasem RT 2/1, Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. KASMI BINTI SAKERAN (41, Ca Mamae + Myom). Alamat : Dusun Ngasem RT 2/1, Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Kasmi adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita sakit Ca Mamae dan Myom selama satu tahun terakhir. Pertama kali bu Kasmi berobat ke dokter umum, selanjutnya dirujuk ke Rsud. Soedono Madiun. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa bu Kasmi menderita Ca Mamae dan Myom sehingga harus dirujuk ke Rsud. Moewardi Solo. Bu Kasmi mulai berobat ke Rsdm Solo bulan Mei 2017 dan operasi dilaksanakan tanggal 13 September 2017. Sebelum operasi sudah dilakukan kemoterapi sebanyak 3 kali. Jahitan bekas operasi sedikit mengalami kegagalan sampai harus 2 kali dilakukan perbaikan baik di Rsud. Magetan maupun di Rsdm Solo. Bu Kasmi tidak memiliki anak, dan suaminya sudah tidak memperdulikan dia lagi sehingga sering kali bu Kasmi harus berangkat berobat sendiri walau kadang didampingi kakak nya atau ibu mertua nya yang masih sangat perduli dengan bu Kasmi. Informasi tentang bu Kasmi diperoleh dari salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan. Setelah melalui proses Survey, bu Kasmi masuk menjadi salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan mulai Senin, 30 Oktober 2017. Saat ini direncanakan proses kemoterapi suntik sebulan sekali. Santunan keenam titipan para Sedekaholic sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi ranap, kontrol dan pengobatan setelah sebelum nya masuk rombongan 1083, 1094, 1107, 1117 dan 1142 dan Rombongan Baru 3. Bu Kasmi sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga bu Kasmi segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti sebelumnya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Muklisin @Rubi_Farma

Bu Kasmi menderita sakit ca mamae dan myom


Suyitno Bin Suto Setu (59, Suyitno Bin Suto Setu, Diabet Melitus) Dusun Kandenan RT 38/ 7, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. SUYITNO BIN SUTO SETU (59, Diabetes Melitus) Alamat : Dusun Kandenan RT 38/ 7, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Sekitar 1 tahun yang lalu, pak Suyitno tiba-tiba mengalami penurunan kesadaran, oleh istrinya, Hartini Kristiani (55) dan dibantu tetangga sekitar pak Suyitno dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar pak Suyitno didiagnosa Diabetes Melitus dan ada gangguan di paru-paru. Oleh dokternya, pak Suyitno dibuatkan rujukan ke RS Hermina Bitung Tangerang karena dipercaya dokter disana mampu untuk menangani penyakit pak Suyitno. Beberapa bulan di RS Hermina Bitung pak Suyitno memutuskan untuk pulang karena kondisi tidak semakin membaik dan biaya hidup di Tangerang yang terlalu tinggi. Setelah pulang ke Magetan pak Suyitno kembali mengalami penurunan kesadaran dan dibawa ke IGD RSUD Magetan, dan disana dirawat beberapa hari. Setelah dinyatakan pulih pak Suyitno diperbolehkan pulang dan dianjurkan untuk melakukan kontrol rutin. Penyakit Diabetes Melitus yang diderita beliau menyebabkan penglihatan beliau terganggu. Oleh karena itu, dari RSUD Magetan beliau dirujuk ke RS YAP Jogja untuk tindakan mata beliau dan Operasi direncanakan tanggal 4 September 2018. Pak Suyitno saat ini tinggal di rumah kontrakan, kondisi ekonomi beliau tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga, Alhamdulillah tetangga masih mau untuk sekedar memberi sekedarnya kepada keluarga beliau, istri beliau yang bekerja sebagai penjahit permak pakaian tidak setiap hari menghasilkan uang, hanya ketika ada tetangga yang mempermak bajunya. Setiap kontrol beliau menggunakan angkutan umum. Barang dan perabot yang beliau punya sudah banyak yang terjual untuk pengobatan dan hidup sehari-hari. Keinginan beliau untuk sembuh sangatlah besar, hal itu dibuktikan dengan semangat berobat beliau & keluarga yang sangat besar. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, dan santunan kedua diberikan sebesar Rp. 800.000 dan digunakan untuk membantu biaya akomodasi rawat inap dan transportasi ke Rs mata Yap Yogyakarta. Bantuan sebelumnya telah disampaikan dan dikaporkan pada Rombongan Baru 7. Pak Yitno dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga amal ibadah kurir diterima oleh Allah, Amin.

Jumlah Bantuan : Rp 800.000,-
Tanggal : 3 dan 19 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @DedyReza @Mirsa_DP @Jeans_Oswolf

Pak Suyitno didiagnosa diabetes melitus


Windarti Binti Kasni (17, Windarti Binti Kasni, Tumor otak) RT 02/01 Dusun Genggong Desa Randugede Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur WINDARTI BINTI KASNI (17, Tumor otak). Alamat : RT 02/01 Dusun Genggong Desa Randugede Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Windarti belum sempat tamat SD saat 2013 divonis kena tumor otak. Hal yang ia rasakan yaitu sering pusing dan sempoyangan. Dia sempat dioperasi di Rsud Soedono pada bulan Juni 2013 dan kondisi membaik, dia sudah bisa berjalan dan bersepeda seperti teman-teman sebayanya. Namun keadaan kurang beruntung menghampirinya lagi pada bulan Agustus 2014 dia mengalami drop lagi, oleh pihak medis dia diminta operasi tapi terbentur dengan masalah biaya operasional, saat itu dia hanya bisa berbaring lemah di kasur lusuh, berbicara hanya beberapa patah kata saja. Ayahnya, yaitu Pak Kasni (45) ingin melanjutkan pengobatan, namun apa daya beliau hanyalah seorang buruh tani yang pendapatannya hanya 800 ribu perbulan sedangkan sang Ibu, yaitu bu Lasmini (39) sebagai ibu rumah tangga sehingga sangat kesulitan untuk biaya operasional maupun biaya pengobatan Windarti ini. Dulu kalau kontrol ke Madiun bisa naik ojek tetapi sekarang kondisinya sangat lemah, dia hanya bisa berbaring saja dan untuk berobat perlu carter mobil sedangkan kedua orangtuanya tidak sanggup untuk membayar. Mereka membutuhkan bantuan untuk meringankan beban yang dialami Windarti dan keluarga. Alhamdulillah keluarga Pak Kasni dipertemukan dengan Sedekah Rombongan berdasarkan informasi dari salah satu kurir. Setelah proses operasi dan kontrol rutin, kondisi Windarti sudah membaik, bisa bicara, mendengar bahkan berjalan normal. Setelah beberapa saat berjalan ternyata tumor di kepala Windarti tumbuh lagi sehingga dokter menyarankan tindakan sinar. Akhir nya Windarti dirujuk ke Rsud Moewardi Solo dan menjalani rangkaian sinar sebanyak 30 kali. Selanjutnya tumor di kepala Windarti dinyatakan hilang tetapi harus tetap menjalani kontrol tiap bulan sekali. Santunan ketigabelas sebesar Rp 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi pengobatan setelah sebelum nya masuk Rombongan Lama 745, 764, 788, 866, 880, 897, 935, 990, 1052, 1066, 1117 dan Rombongan Baru 3 Pak Kasni mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pendampingan dari Sedekah Rombongan selama ini.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 13 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Rubi_Farma

Bu Windarti menderita tumor otak


Sudarsi Binti Marto Sirman (43, Sudarsi Binti Marto Sirman, Ca Mamae) Dukuh Mbiroto RT 2/2, Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur SUDARSI BINTI MARTO SIRMAN (43, Ca Mamae). Alamat : Dukuh Mbiroto RT 2/2, Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Darsi demikian beliau biasa dipanggil adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita Ca Mamae kurang lebih setahun yang lalu. Penyakit ini ditandai dengan ada nya benjolan pada payudara tetapi karena tidak timbul rasa sakit maka bu Sudarsi membiarkan nya saja. Baru setelah setahun timbul rasa sakit maka bu Sudarsi mencoba periksa ke Rsud. Sayidiman Magetan dan dinyatakan perlu tindakan operasi. Suami bu Sudarsi yaitu pak Muhamad Shokib (59) cukup panik takut biaya yang dibutuhkan tinggi sedangkan keluarga ini belum memiliki Bpjs. Pak Sokib sendiri bekerja dengan beternak kelinci dan ayam serta menjual nya ke pasar, wajar beliau kebingungan dengan biaya operasi untuk istrinya. Akhirnya dengan saran keluarga pak Shokib mendaftarkan Bpjs. Setelah Bpjs aktif, maka bu Darsi melanjutkan pengobatan dan operasi telah dilaksanakan pada awal bulan Desember 2017. Saat ini beliau melakukan pengobatan lanjutan dengan kontrol rutin di Rsud. Sayidiman Magetan. Informasi mengenai bu Sudarsi diperoleh dari salah satu teman kurir Sedekah Rombongan Magetan. Santunan kesembilan titipan para Sedekaholic pun telah disampaikan sebesar Rp. 500.000 dan digunakan untuk biaya akomodasi rawat inap setelah sebelum nya masuk Rombongan Lama 1090, 1107, 1117, 1126, 1136, 1142, Rombongan Baru 3 dan 7. Rasa terimakasih disampaikan untuk bantuan yang telah diterima. Semoga bu Sudarsi bisa sembuh dan beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Rubi_Farma

Bu Sudarsi menderita ca mamae


Novi Kurniasari (25, Novi Kurniasari, Kista Ovarium) Dukuh Buru RT 1/1, Desa Panggung, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur NOVI KURNIASARI (25, Kista Ovarium). Alamat : Dukuh Buru RT 1/1, Desa Panggung, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Novi, demikian biasa dipanggil oleh tetangga adalah seorang wanita usia 25 tahun dan dalam 6 bulan terakhir menderita penyakit Kista Ovarium. Gejala yang dirasakan adalah perut membesar tetapi tidak terasa sakit. Pertama berobat ke RSI Madiun dengan menggunakan fasilitas KIS. Selanjutnya mbak Novi harus di rujuk ke Rsud. Moewardi Solo dan terkendala biaya untuk transportasi. Mbak Novi yang bekerja sebagai Prt dengan penghasilan ala kadarnya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ayah nya sudah lama meninggal sedangkan ibunya yaitu bu Suparmi (60) bekerja sebagai buruh tani. Mbak Novi masuk dalam dampingan Sedekah Rombongan sejak 18 Maret 2018. Operasi sudah terlaksana di Rsdm Solo pada tanggal 29 Mei 2018, dan saat ini melakukan kontrol rutin serta kemoterapi. Informasi mengenai mbak Novi diperoleh dari tetangga nya yang masih perduli dengan kondisi keluarga mbak Novi. Santunan keempat titipan para Sedekaholic sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi kontrol dan rawat inap. Santunan sebelum nya telah dilaporkan dan masuk pada Rombongan Lama 1126, 1142 dan Rombongan Baru 7. Mbak Novi dan ibunya merasa terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga mbak Novi bisa segera sembuh dan beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Khoirul_Muklisin @Mirsa_DP @Rubi_Farma

Novi menderita kista ovarium


Sri Wahyuni Binti Amat Mimbar (46, Sri Wahyuni Binti Amat Mimbar, Ca Mamae) Jalan Salak RT 9/2, Desa Gulun, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur SRI WAHYUNI BINTI AMAT MIMBAR (46, Ca Mamae). Alamat : Jalan Salak RT 9/2, Desa Gulun, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Yuni demikian biasa dipanggil adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita sakit Ca Mamae mulai tahun 2016. Berawal pada bulan September tahun 2016, merasakan ada benjolan di daerah dada kanan bawah, apabila dipegang tidak sakit, lalu di periksakan ke puskesmas setempat. Berikutnya bu Yuni dirujuk ke Rsau. Iswahyudi Maospati, dilakukan pemeriksaan Lab dan pemeriksaan lanjutan, kemudian tanggal 2 Januari 2017 dilakukan Operasi pengangkatan benjolan dan payudara. Usai operasi menjalani kontrol rutin 2 bulan. Berikutnya dirujuk ke RS Haji Sukolilo untuk dilakukan Kemoterapi. Setelah kemo 6 kali, dirujuk lagi ke Rsup Dr. Sutomo untuk terapi sinar sebanyak 25 kali, dimulai tanggal 22 Januari 2018. Pengobatan yang panjang sangat memberatkan pak Katino (53) yaitu suami bu Yuni yang bekerja sebagai buruh tani. Walaupun bu Yuni menggunakan jaminan KIS untuk proses pengobatan, tetapi biaya akomodasi transport dirasa cukup memberatkan. Informasi mengenai bu Yuni diperoleh dari salah satu kurir Sedekah Rombongan yang bertemu bu Yuni saat berobat di Rsup. dr. Soetomo Surabaya. Selanjutnya bu Yuni masuk menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan mulai 29 Januari 2018. Santunan keempat sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi berobat selama di Surabaya dan biaya transportasi. Bantuan sebelum nya yang diterima oleh bu Yuni telah dilaporkan dan masuk pada Rombongan Lama 1117, 1126 dan Rombongan Baru 3. Bu Yuni sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan tang telah disampaikan. Semoga bu Yuni segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 September 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Mirsa_DP @Rubi_Farma @Khoirul_Mukhlisin

Bu Sri menderita sakit ca mamae


Suci Ramadhani (4, Suci Ramadhani, Kelumpuhan Syaraf Otak) Dukuh Kupang Barat 1 buntu 3 blok II nomer 58,Surabaya Dik Suci begitu ia biasa dipanggil oleh kedua orang tuanya dan tetangga sekitar rumahnya. Terlahir sehat dan normal, namun saat berusia 1,3th tubuh Dik Suci tiba tiba suhu badannya naik dan mengalami kejang kejang. Kemudian di beberapa bagian tubuhnya mengalami kelumpuhan. setelah menjalani pemeriksaan di puskesmas yang dilanjutkan dengan menjalani pemeriksaan di RSUD Dr.Soetomo, Surabaya Menunjukkan bahwa terdapat cairan di Otak dan sewaktu waktu bisa mengakibatkan pembengkakan di kepala. Penyakit yang di derita Dik Suci menyerang pada sistem syaraf. Satu satunya jalan keluar menurut dokter syaraf adalah Dik Suci harus menjalani operasi. Namun, pihak keluarga menolak dengan harapan masih ada jalan lain tanpa menjalani proses operasi. Keluarga memilih pengobatan melalui proses teraphy dan Alhamdulillah proses tersebut menunjukkan hasil yang bagus. Dik Suci mulai bisa bergerak dan ukuran kepalanya kembali normal. Pengobatan Dik Suci sempat terhenti karna masalah ekonomi. Alhamdulillah saat itu kurir #Sedekahrombongan dipertemukan dengan Dik Suci. Keluarga ingin sekali bisa melanjutkan pengobatan Dik Suci agar Dik Suci bisa sembuh seperti sedia kala dan bisa menikmati masa kecilnya dengan teman sebayanya

Jumlah bantuan:Rp. 500.000
Tanggal:21-05-2018
Kurir:Martino Afandi

Suci menderita kelumpuhan syaraf


Suci Ramadhani (5, Suci Ramadhani, Kelumpuhan Syaraf Otak) Dukuh Kupang Barat 1 buntu 3 blok II no 58 Surabaya (status rumah adalah kos). Dik Suci begitu dia biasa dipanggil oleh kedua orang tuanya. Terlahir sehat dan normal, namun saat usia 1,3 tahun tubuh Dik Suci tiba-tiba sakit panas dan kejang-kejang. Kemudian Dik Suci lumpuh karena penyakitnya menyerang pada sistem sarafnya. Hasil CT-Scan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya menunjukkan bahwa terdapat cairan di otak dan sewaktu-waktu bisa mengakibatkan pembengkakan kepala (Kepala Dik Suci membesar). Pada saat itu ibunda dik Suci tidak mau dilakukan tindakan medis berupa operasi, melainkan memilih untuk melakukan pengobatan alternatif. Alhamdulillah pengobatan alternatif tersebut membuahkan hasil. Dik Suci mulai bisa bergerak, merespon, ukuran kepalanya normal kembali, namun Dik Suci masih belum bisa duduk. Ketika bertemu dengan #SRSurabaya, keluarga sudah kehabisan biaya untuk pengobatan Dik Suci, yang ahirnya pengobatannyapun terhenti. Keluarga sangat ingin untuk melakukan pemeriksaan CT-Scan kembali untuk mengetahui keadaan cairan yang ada di kepala Dik Suci dan ingin melanjutkan pengobatan melalui jalur medis. Bismillah, semoga dengan ikhtiar bersama-sama penyakit Dik Suci bisa segera diobati dan Balita mungil ini bisa tumbuh dengan sehat dan normal seperti balita lainnya. Aamiin..

Jumlah Bantuan:Rp. 500.000
Tanggal:26-06-2018
Kurir:Martino Afandi

Suci menderita kelumpuhan syaraf

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Rumah Tahfidz Al-Qur’an Roudhatul Muta’alimin 5,000,000
2 BILQIS SABRIYA ALMAYRA 3,000,000
3 SUYOTO BIN BEJO 1,000,000
4 MARHUMAH BINTI ABDUL HAYYI 500,000
5 SUTIK BINTI SUBUWET 750,000
6 SUPIYA BINTI NITRO 1,000,000
7 SUKIMAN BIN MISMAT 1,000,000
8 AHMAD HASAN ABDILLAH 538,600
9 SUKINAH BINTI JAMAKATUN 1,000,000
10 MASKUD BIN MISNO 6,000,000
11 MOCH SUUD 1,000,000
12 SUGENG BIN MARIMUN 515,000
13 ANISWATUN HASANAH 500,000
14 ABDUL ROZAK 750,000
15 BUTRI BINTI TOLBUK 6,000,000
16 HADI SUPRAYITNO 1,000,000
17 SUSILOWATI BINTI NURHASIM 1,000,000
18 ENA BINTI SAGIAN 500,000
19 MARHUMAH BINTI ABDUL HAYYI 500,000
20 Kenzo Julian 500,000
21 Hijrawati Budiman Hanafi 2,164,000
22 Eriska Dwi Nofitri 500,000
23 Kenzo Julian 500,000
24 Aguswanto 550,000
25 Santunan Yatim Piatu 2,000,000
26 Sukoso Bin Suratman 1,000,000
27 Mesirah Binti Dirjo 1,000,000
28 Tomblok Binti Saimin 1,000,000
29 Tatik Ernawati 500,000
30 Ajeng Sukma Ayu 500,000
31 Mushola At Taqwa 150,000
32 Isnaini Bin Marjuki 10,350,000
33 Danis Aldhian Faeza 500,000
34 Mudjiati Binti Maryo Marni 500,000
35 Ajijah Binti Rahmin 500,000
36 Katiyem Binti Jaiman 500,000
37 Nirwasita Binti Kateni 500,000
38 Musofa Hamdan 500,000
39 Salamun Bin Sholikan 500,000
40 Muhammad Anang Fariz Naufal 500,000
41 Rokhimin Bin Slamet 500,000
42 Muhamad Aswuri 500,000
43 Yuliana Binti Usup 500,000
44 Nuryadi Bin Suparmin 500,000
45 Kasmi Binti Sakeran 500,000
46 Suyitno Bin Suto Setu 800,000
47 Windarti Binti Kasni 500,000
48 Sudarsi Binti Marto Sirman 500,000
49 Novi Kurniasari 500,000
50 Sri Wahyuni Binti Amat Mimbar 500,000
51 Suci Ramadhani 500,000
52 Suci Ramadhani 500,000
Total 62,567,600