NI KETUT SUNARTI, (55,Maag Akut). Alamat : Br. Dinas Pemuteran Desa Pempatan Kec. Rendang Kab.Karangasem Prov.Bali. Istri dari Pak I Ketut Muatra (58 tahun) ini pada tahun 2011, 7 tahun yang lalu merasakan sakit pada lambungnya , sakit lambung ini menjalar ke bagian kepala beliau. Dalam 7 tahun ini beliau hanya 3x dibawa berobat ke puskesmas . Dokter menyatakan bahwa beliau terkena maag akut,maag ini dikarenakan beliau jarang makan, karena keterbatasan biaya dan jarak untuk ke rumah sakit/puskesmas sangat tidak terjangkau maka beliau tidak melanjutkan pengobatan. Hingga beliau terbaring bertahun-tahun merasakan sakit yang kian hari tak kunjung sembuh. Hanya untaian doa yang beliau panjatkan untuk suami tercinta yang bekerja sebagai pencari kayu bakar dan merawat ladang orang lain agar bisa mencari sesuap nasi untuk kedua anak angkat yang ditinggalkan kedua orangtuanya.Sungguh mulia hati kedua pasangan ini, tidak peduli jika kesulitan ekonomi menghimpit, penyakit menghampiri karena rela tidak makan demi kemanusiaan. Alhamdulillah, Tuhan memberikan karma yang baik untuk beliau, kurir sedekah rombongan mendengar kesulitan beliau sekeluarga dan dilakukan survey keluarga dan lingkungan. Setelah dilakukan pendataan dan disepakati oleh team kurir,Alhamdulillah menjadi dampingan pasien SR. Semoga Allah memberikan kemudahan Bu Sunarti dalam melakukan ikhtiar untuk mendapat kesembuhan atas sakit yang beliau alami.Keluarga sangat bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan selalu tercurahkan untuk kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : 25 Agustus 2018
Kurir : Syaiful

Bu Sunarti terkena maag akut


WIWIK WIDYAWATI (54, Tumor Rectum, Katarak & DM). Alamat : Desa Pamotan, RT 3/6, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Wiwik bekerja sebagai penjual lauk di pasar. Wiwik adalah penopang kebutuhan sehari-hari keluarga karena suaminya Mokhamad Hariyadi, (58) sudah tidak bekerja. Wiwik sudah tidak bisa bekerja untuk menopang kebutuhan keluarganya sejak ditanyatakan positif Diabetes dan terdapat luka di kakinya yang mengharuskan untuk amputasi satu jari kaki agar tidak semakin menyebar di bagian tubuh lainnya. Setelah satu tahun menjalani operasi, ia menjalani rawat jalan di RSUD Soetrasno Rembang. Pada tanggal 8 September 2017 ia kontrol di RSUD Soetrasno Rembang, dalam pemeriksaannya ia didiagnosa menderita penyakit katarak di kedua bola matanya dan disarankan untuk segera operasi ke RSUD Semarang. Tetapi, karena keterbatasan biaya dan transportasi Wiwik belum bersedia dirujuk. Wiwik hidup bersama ayahnya (Rebiyanto) yang berprofesi sebagai nelayan dan ibunya (Paini) yang hanya sebagai ibu rumah tangga, ia juga memiliki seorang anak yang masih sekolah. Sejak sakit hingga sekarang ia hanya menjalani rawat jalan di RSUD Soetrasno Rembang. Meskipun sudah memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS, namun ia masih tetap keberatan membiayai biaya pengobatan dan transportasi ke RSUD Semarang karena kondisi perekonomian keluarga memang sangat memprihatinkan, sudah tidak ada lagi yang bisa bekerja dan ia juga tidak memiliki asset yang bisa diperjualbelikan. Wiwik sangat berkeinginan kuat untuk sembuh agar kondisi keluarga bisa kembali normal dan ia bisa beraktivitas kembali sebagai ibu rumah tangga sekaligus membantu menopang kebutuhan sehari-hari keluarga dan tidak membebani orang-orang disekitarnya.Pihak keluarga sangat mengharapkan kesembuhan Wiwik. Pada bulan September 2017, kurir Sedekah Rombongan Rembang bertemu dengan keluarga Wiwik, setelah melalui proses pendataan dan survei, tim kurir memutuskan untuk mendampingi pengobatan Wiwik sampai bisa sembuh. Biaya pengobatan dan transportasi untuk antar jemput ke RSUD Semarang sudah ditanggung oleh pihak SR. Selain itu, bantuan juga diberikan untuk membantu biaya hidup selama masa pengobatan. Bantuan sebelumnya masuk ke dalam rombongan 1144. Semoga Ibu Wiwik diberi kemudahan dalam berikhtiar mendapat kesembuhan atas sakit yang beliau alami. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 08 September 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Yuli @jeanseamaurer

Bu wiwik menderita tumor rectum, katarak & DM


MOCH ARIF (17, Pita Suara Putus & Luka) Alamat : Desa Bitingan, RT 001/ RW 002 Kec. Sale, Kab. Rembang KP 59265 Prov. Jawa Tengah. Arif itu panggilan kesehariannya di rumah, anak yang cerdas dan masih sekolah di salah satu sekolah menengah kejuruan negeri di Kab. Rembang. Musibah bermula terjadi pada tanggal 15 Februari 2018, tepatnya saat Arif kecelakaan di Pati. Waktu itu akan melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) yang berakibat kepala terbentur dan ada tulang yang masuk ke bagian otak, sudah dilakukan operasi pengambilan tulang yang masuk ke otak serta pita suara yang putus, sehingga pasien sekarang tidak bisa bicara. Karena terlalu lama berbaring, bagian pantat pasien mengalami luka borok (decubitus). Sudah banyak biaya yang dikeluarkan untuk biaya operasi pasien bahkan rumah tempat tinggal sudah terjual guna membayar operasi tersebut agar mendapatkan kesembuhan. Pada tanggal 30 Maret 2018 bidan desa yang kebetulan kenal dengan salah satu kurir Sedekah Rombongan menceritakan tentang keadaan pasien. Sehingga kurir Sedekah Rombongan langsung meluncur ke rumah pasien untuk silaturrahmi dan mensurvay serta mendata pasien. Hasil kesepakatan team kurir SR maka alhamdulillah kini menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Sebelumnya Bantuan masuk dalam rombongan 6. Semoga Mas Arif segera sembuh seperti sedia kala dan dapat melanjutkan menggapai cita – cita sedangkan para sedekah holic mendapatkan keberkahan dari Alloh Ta’ala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 08 September 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Yuli @jeanseamaurer

Arif menderita pita Suara putus & luka


MOHAMMAD SAHAR (25, Syaraf Kejepit & Luka Decubitus). Alamat : Desa Mrayun, RT 003 /RW 002 Kec. Sale Kab. Rembang Prov. Jawa Tengah 59265. Sahar sakit sejak 2 tahun silam, sekitar tahun 2016 ketika dia bekerja jadi kuli proyek dan terjatuh dari atas stager. Kemudian di bawa ke Puskesmas dan di rujuk ke RSUD Rembang. Sempat dirawat di RSUD tapi belum ada perubahan. Guna memenuhi pengobatan Sahar, orang tuanya sudah menjual semua tanah sawah serta ternak sapinya. Sudah tidak ada lagi harta yang bisa dipakai buat pengobatan, akhirnya sekitar setahun ini Sahar hanya diurus keluarga di rumah tanpa mendapatkan perawatan medis kembali. Karena terlalu lama terbaring, tanpa ada upaya untuk memiring dan meneletangkan berkala akhirnya di bagian pantat pasien muncul luka borok (decubitus) sekitar 5 titik. Sosok yang masih muda ini menjadi harapan keluarga. Maka kurir SR Rembang yang mengetahui hal tersebut membuatkan form survey ajuan bagi Sahar. Alhamdulillah atas izin Allah, beliau mendapat dampingan oleh Sedekah Rombongan, yang sebelumnya masuk dalam rombongan 6. Semoga Allah melimpahkan rahmatnya sehingga Sahar sehat kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000.-
Tanggal : 08 September 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Yuli @jeanseamaurer

Sahar menderita syaraf kejepit & luka decubitus


MUHAMMAD ZAKI FUADUDIN (17, lumpuh). Alamat: Dukuh Toyong, Rt.01/01, Desa Gerit, Kec. Cluwak, Kab.Pati, Prov. Jawa Tengah. Zaki hidup dengan ibu dan neneknya. ibunya penderita DM. Neneknya mengalami masalah penglihatan dan ayahnya meninggal beberapa bulan yang lalu. Sejak umur 5 bulan, zaki sering sakit-sakitan dan dibawa ke puskesmas, dari puskesmas diberi rujukan ke RSUD pati, karena keterbatasan biaya, dibiarkan saja dan akhirnya lumpuh. Beberapa tahun yang lalu pernah mendapat bantuan kursi roda dari kepala desa gerit, tapi kondisi saat ini sudah rusak. Alhamdulilah sedekah rombongan bertemu dengan keluarga ini. Bantuanpun diberikan untuk membeli kursi roda sehingga ketika ditinggal ibunya pergi untuk mencari nafkah, zaki bisa melakukan aktifitas sendiri. Terimakasih diucapkan dari keluarga dek Zaki semoga menjadi manfaat untuk dek zaki dan keluarga.

Jumlah Bantuaan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 September 2018
Kurir: ImamTeguh Jovan @dewapopfmpati Rukamto @JeanseaMaurer

Zaki menderita lumpuh


DARNO BIN WAKIJAN (35, Penyumbatan Pembulu Darah Di Kepala). Alamat : Desa Margo Mulyo, Dukuh Gempol, RT 7/1,Kec. Juwana, Kab. Pati, Prov. Jawa Tengah. Darno nama panggilan sehari-hari. Darno mengalami penyumbatan darah di kepala setelah menikah dan mempuyai seorang anak perempuan, awal-awalnya mengalami seperti penyakit ayan, kejang dan seperti stroke ringan, keluarga juga sudah mengupayakan pengobatan kemana- mana, dari dokter, alternatif dan lain-lain,tapi tidak pernah ada yang berhasil, akhirnya mas Darno di biarkan begitu saja oleh keluarganya, padahal penyakitnya semakin parah dan tidak bisa jalan dan tangan kirinya tidak bisa bergerak dan semua keperluanya serba melayani terus menerus dan pada akhirnya istrinya meninggalkanya dan anak satu-satunya juga di ajak ikut ibuknya, kini mas darno hidup sendiri dengan penyakita yang tidak bisa disembuhkan dengan berbagai upaya, pada suatu hari Sedekah rombongan dipertemukan mas darno oleh tetangganya lalu di bantu non dampingan karena penyakitnya sulit untuk disembuhkan.

Jumlah Bantuaan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Agustus 2018
Kurir: ImamTeguh Jovan @dewapopfmpati Rukamto @JeanseaMaurer

Pak Darno menderita penyumbatan pembuluh darah di kepala


AHMAD FERDIYANSYAH (1, Tidak Punya Anus). Alamat : Dukuh Bremi, Desa Mencon, Kec. Pucakwangi, Kab. Pati, Prov. Jawa Tengah. Dek Ahmad, Awalnya lahir keadaan persalinan cesar di Polindes dan,ternyata bayi Ahmad terdapat kelaianan yaitu tidak memiliki anus, kemudian di bawa RSUD Soewondo, dan setelah dirawat beberapa hari akhirnya dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang. Di sana dilakukan operasi untuk pembuatan anus sementara. Di RSUP Dr. Kariadi Semarang di rawat _+ 1 bulan lamanya, sampai akhirnya RSUP Dr. Kariadi Semarang memperbolehkan pulang. Saat ini Ahmad di rawat di rumah. Sambil menunggu tindakan operasi selanjutan. -+ nanti umur 4, 5 bulan baru bs dilkukan operasi pembuatan lubang anus, itupun juga tergantung berat badannya cepat meningkat naik atau tidak. Keadaan Ahmad saat ini baik, berat badan jug berangsur naik.Alhamdulilah sedekah rombongan bertemu dengan keluarga ini.santunanpun diberikan untuk biaya akomodbasi sehingga pengobatan dapat dilanjutkan kembali. Dan semoga kesembuhan dapat segera dirasakan oleh dek Ahmad.

Jumlah Bantuan : 1.000.000
Tanggal : 1 September 2018
Kurir : ImamTeguh @dewapopfmpati @JeanseaMaurer

Ahmad memiliki kelaianan tidak memiliki anus


RESMI WIJAYANTI BIN PARDI (25,Tetraparase). Mbak Resmi tinggal di Desa Mantingan Rt 1/3, Kec. Jaken, Kab. Pati. Sudah beberapa bulan beliau sering mengeluh sakit nyeri di bagian pinggang dan tulang belakang. Namun, beliau tidak pernah menganggap serius penyakitnya. Obat-obatan yang di jual warung dekat rumah menjadi pilihannya. Maklum keluarga mbak Resmi tergolong keluarga yang kurang mampu. Bapaknya (56th) bekerja sebagai buruh serabutan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja pas-pasan apalagi untuk memeriksakan mbak Resmi ke dokter. Memasuki bulan Mei 2018 ini mbak Resmi mengeluhkan nyeri yang luar biasa pada bagian perut dan tulang belakangnya, kemudian di bawa ke puskesmas akan tetapi tidak ada perkembangan. Dari puskesmas memberi rujukan untuk ke RSUD Soewondo Pati untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mbak Rsemi memberanikan diri berobat ke Rumah Sakit, sesampainya disana beliau harus di rawat inap beberapa hari. Setelah di rawat 12 hari di RSUD Soewondo pihak RSUD memulangkan pasien karena tidak ada perkembangan. Lagi-lagi karena masalah biaya mbak Resmi hanya di rawat di rumah sampai saat ini. Alhamdulillah atas izin Allah Sedekah Rombongan bertemu dengan Keluarga mbak Resmi. Bantunan pun di berikan untuk biaya akomodasi sehingga pengobatan dapat di lanjutkan kembali. Dan semoga kesembuhan bisa di rasakan oleh mbak Resmi.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 1 September 2018
Kurir : ImamTeguh @dewapopfmpati @JeanseaMaurer

Resmi menderita tetraparase


SRI IDIAWATI (42, Benjolan Kepala Kiri). Alamat: Jl.Penjawi no.317, Kel. Kaborongan Pati Lor, Kec. Pati, Kab. Pati, Prov. Jawa Tengah. Tahun 2013 timbul benjolan kecil di sekitar kepala sebelah kiri, tidak sakit, namun benjolan semakin membesar hingga sebesar kepalan tangan. Beliau tinggal bersama suaminya Bambang Sukrisno (51) dan 2 anaknya,dimana salah 1 nya yang bernama Renita Alda Kusuma (15) juga merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan Pati. Sehari-hari Bu Sri sebagai ibu rumah tangga dan suami bekerja sebagai tenaga honorer kesehatan. Pada bulan Maret 2017 yang lalu Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bu Sri,alhamdulillah setelah menjalani operasi serta beberapa kali kontrol,benjolan tersebut akhirnya hilang.Selanjutnya untuk kontrol berikutnya Bu Sri akan dijadwalkan tahun depan. Bantunan dari Sedekah Rombongan kali ini dipergunakan untuk biaya akomodasi pengobatan. Tetap semangat dan selalu sehat ya Bu Sri. Sebelumnya telah terbantu pada rombongan 1005.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 03 September 2018
Kurir : ImamTeguh Jovan FifiKusuma@JeanseaMaurer

Bu Sri menderita benjolan kepala kiri


FERY SETYAWAN (17, Post Amputasi + Pembelian Kaki Palsu). Alamat : Desa Gading Rejo, Dukuh Guwo, RT 1/1, Kec. Juwana, Kab. Pati, Prov. Jawa Tengah. Fery mengalami kecelakaan di pantura pati juwana,waktu itu fery pas berpergian sama temennya mau ke juwana,di tengah- tengah perjalan fery sompok sampai turun di baku jalan,pas mau naik ke jalan malah roda belakangnya meleset dan fery bersama temannya jatuh di tengah- tengah jalan dan terlindas truk dr lawan arah,temannya meninggal dan fery terlindas kakinya,yang pada akhirnya di amputasi di RS Karyadi Semarang dan menjadi dampingan Sedekah Rombongan setahun yang lalu, setelah sudah sembuh fery minta bantuan Sedekah Rombongan lagi untuk di belikan kaki palsu, karena jika tidak memakai kaki palsu fery merasa kesulitan untuk aktifitas sehari-hari,akhirnya Sedekah Rombongan membantu membelikan kaki palsu dan non dampingan. Semoga kaki palsu yang akan didapatkan bisa bermanfa’at untuk fery. Sebelumnya telah terbantu pada rombongan 1106.

Jumlah Bantuan : Rp.5.300.000,-
Tanggal : 17 September 2018
Kurir : ImamTeguh Jovan @dewapopfmpati Rukamto @JeanseaMaurer

Feri mengalami post amputasi + pembelian kaki palsu


BADRIN BIN LAIJAN (52, Gangguan Syaraf). Alamat: RT. 02 RW. 01 Desa Cabean Kidul Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah. Pak Badrin yang sebagai buruh tani pada awal 2017 merasakan pegal-pegal sebagaimana biasa dirasakan petani pada umumnya. Namun karena dirasakan tidak sembuh sembuh bahkan beberapa bagian anggota tubuhnya tak bisa digerakkan, akhirnya berobat ke Puskesmas Kec. Bulu. Hasil dari pemeriksaan dianjurkan untuk rujukan ke RSUD Dr R. Soetrasno Rembang. Saat kondisinya membaik, beliau pulang rawat jalan dengan kontrol setiap sebulan sekali. Pada bulan Mei 2018 kondisinya memburuk karena separo tubuhnya bagian sebelah kanan tidak bergerak. Oleh ream medis dinyatakan ada gangguan syaraf. Karena tak ada keuangan yang cukup, keluarga kebingungan untuk sarana transportasi dan akomodasi bagi keluarga yang menunggui pasien di rumah sakit saat kontrol dan rawat inap. Pada tanggal 8 Agustus 2018 saat kurir #SR sedang mendampingi pasien dampingan bertemu dengan keluarga Pak Badrin sehingga dimohon untuk membantu kelancaran transportasi dan bantuan akomodasi. Akhirnya kurir melakukan survey rumah dan lingkungan serta ditindaklanjuti mengajukan form ajuan. Alhamdulillah atas kebijakan korwil dan kesepakatan Tim kurir Yayasan Gerakan Sedekah Rombongan, Pak Badrin diputuskan sebagai pasien dampingan. Semoga pasien segera diberikan kesembuhan dan keluarga menghaturkan ucapan terimakasih kepada para sedekaholics.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir : iMAAMTEGUH Maghfiroh Farida@jeansemaurer

Pak Badrin menderita gangguan syaraf


SUPONO BIN TAREM (45, Diabetes + Ganguan Saluran Kencing). Alamat : Ds. Sendang Mulyo, RT 001/001, Kec. Bulu, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Supono biasa dipanggil, dalam kesehariannya beliau bekerja sebagai buruh saat ada tetangga yang memanen ketela.. Sekitar 8 th yang lalu beliau merantau ke kalimantan untuk mencari nafkah, lalu ketika pulang kampung beliau merasakan sakit, badanya lemas gemetar dan pandangannya mulai kabur. Hal ini tidak diperdulikan sampai akhirnya benar-benar parah lalu di bawa ke dokter, dan didiagnosa terkena sakit gula kering. Setelah obatnya habis namun belum ada perkembangan signifikan. Karena keterbatasan ekonomi, beliau merasa kesulitan untuk biaya akomodasi rumah dengan RS yang jaraknya cukup jauh. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan yang dialami Bapak Supono. Alhamdulillah bantuan telah disampaikan dan diterima oleh Bapak Supono. Bantuan tersebut digunakan untuk akomodasi Bapak Supono selama berobat di Rembang. Semoga Bapak Supono segera sembuh dan diberikan sisa umur yang bermanfaat. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Yuli Arif Wibowo @jeansemaurer

Pak Supono menderita diabetes + ganguan saluran kencing


SUSONO BIN KUSNADI (53 , Stroke Tangan). Alamat : Ds. Jinanten RT. 001/001. Kec. Sale, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Susono biasa dipanggil oleh warga disekitarnya. Seorang laki-laki paruh baya yang kesehariannya bekerja sebagai pemulung dan kadang sebagai kuli bangunan guna menghidupi kebutuhan keluarga. Pak Susono menderita tumor jinak pada leher sebelah kanan sejak 20 Tahun yang lalu, walaupun menderita tumor, Pak Susono masih melakukan aktivitas bekerja. Tumor jinak yang ada di leher susono lama kelamaan semakin membesar, belum sempat dilakukan pengobatan ataupun operasi tumornya, musibah terjadi lagi pada Pak Susono, 4 tahun yang lalu Pak Susono ditabrak sepeda motor, tangannya terplintir, sudah dipijat kan 2 kali dan di bawa ke puskesmas, Pak Susono merasa sudah sembuh tangannya yang terplintir dan bisa dibuat bekerja seperti biasanya, 27 Januari 2018 Pak Susono mendapatkan bantuan dari koramil sale guna operasi tumor jinaknya di RS. Aisyah Bojonegoro. Setelah operasi pengangkatan tumor jinak yang ada di leher kanan nya tiba tiba tangan sebelah kanannya merasakan sakit kembali, Pak Susono berfikir kalau sakit di tangannya disebabkan karena efek pasca operasi dan hanya sebentar saja, tapi lama kelamaan tangannya malah tidak bisa di gerakkan sehingga tidak bisa buat aktivitas. Pada bulan Agustus 2018, kurir Sedekah Rombongan Rembang bertemu dengan keluarga Pak Susono, setelah melalui proses pendataan dan survei, Alhamdulillah Pak Susono mendapat bantuan untuk biaya penyembuhan atas sakitnya. Semoga Pak Susono diberi kemudahan dalam berikhtiar mendapat kesembuhan atas sakit yang beliau alami. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Yuli Arif Wibowo @jeansemaurer

Pak Susono menderita stroke tangan


SUWANTO BIN KARYONO (31, patah tulang dan decubitus). Alamat : RT 02, RW 03 Dk. Timbulrejo, Desa Gunem, Kecamatan Gunem, Prov. Jawa Tengah. Pak Wanto adalah nama yang biasa digunakan oleh tetangga untuk memanggil beliau. Beliau adalah kepala rumah tangga yang memiliki seorang istri dan satu orang anak berusia 6 tahun. Pekerjaan sehari-hari pak Wanto adalah buruh serabutan, terkadang bekerja menjadi kuli bangunan, maupun buruh tani jika ada yang mempekerjakannya. Ketika mencari nafkah, tanggal 29 Oktober 2017 musibah menimpa Pak Wanto, bangunan tembok yang sedang dikerjakannya ambruk menimpa Pak Wanto. Pak Wanto mengalami patah tulang, sehingga bagian pinggul kebawah tidak bisa digerakan. Pak Wanto sempat dirawat di Rumah Sakit beberapa pekan, namun karena keterbatasan biaya sehingga Pak Wanto dibawa pulang ke rumah. Setelah beberapa pekan dirumah, luka basah yang ada di bagian pantat Pak Wanto semakin lebar dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Semenjak terbaring sakit, tidak ada pemasukan yang bisa diperoleh oleh Pak Wanto untuk memenuhi kebutuhan anak dan istrinya. Keseharian Pak Wanto dan keluarga menumpang makan pada orangtua pak Wanto. Beragam upaya telah di lakukan untuk menyembuhkan luka basah dan patah tulang yang dialami oleh Pak Wanto. Semestinya, Pak Wanto harus melakukan operasi untuk patah tulang yang dialaminya, namun pihak medis menyarankan untuk memulihkan luka basahnya terlebih dulu. Saat ini, Pak Wanto masih melakukan perawatan dirumah dengan dibantu perawat dari tetangga desa sebelah. Setap 2 (dua) hari sekali, luka Pak Wanto dibersihkan dan diberi salep yang harganya cukup mahal bagi keluarga pak Wanto dengan keterbatasan kondisi saat ini. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan yang dialami Pak Wanto. Alhamdulillah bantuanpun telah disampaikan dan diterima oleh Pak Wanto. Bantuan tersebut digunakan untuk akomodasi, transportasi, obat luka dan perawatan Pak Wanto. Bantuan sebelumnya masuk dalam rombongan 6. Semoga Pak Wanto diberi kemudahan dalam berikhtiar mendapat kesembuhan atas sakit yang beliau alami. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 September 2018
Kurir: :ImamTeguh DyahAlfi @nailasabila @jeansemaurer

Pak Suwanto menderita patah tulang dan decubitus


SUPARJAN BIN SUPANGI (44, Schizophrenia + Gagal Ginjal). Alamat : Desa Sumber Rt 03/04, Kec. Sumber, Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Pak Supar biasa akrab dipanggil dalam kesehariannya. Sederhana dan riang itulah beliau. Namun sejak 3,5 tahun lalu beliau merasakan perut panas hingga membengkak. Akhirnya diperiksakan ke RSUD Rembang, Di USG hasilnya ginjal membengkak 6x lipat ginjal normal karena tersumbat batu ginjal. Karena keterbatasan ekonomi, beliau tidak mampu berobat sebagaimana mestinya. Alhamdulullah Allah mempertemukan Sedekah Rombongan dengan keluarga Pak Suparjan. Bantuanpun diberikan untuk membayar biaya pengobatan. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Sebelumnya telah terbantu di ROM 6 pada rombongan baru. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 08 September 2018
Kurir : ImamTeguh Warji @jeanseamaurer

Pak Suparjan menderita schizophrenia + gagal ginjal


SITI NUR MUAMMAROH (2, Radang Otak dan Kelainan Pencernaan). Alamat : Gandri Rojo Rt 01/03, Kec. Sedan, Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Siti adalah buah hati dari pasangan Bapak Zainal Abidin dan Ibu Nur Arifah. Sejak lahir dek Siti sering sakit panas dan BAB tidak lancar. Dalam kondisi ekonomi yang serba kekurangan, keluarga Pak Zainal tidak mendapatkan BPJS dari pemerintah, sehingga untuk biaya berobat mengalami kesulitan. Alhamdulullah Allah mempertemukan Sedekah Rombongan dengan keluarga Dek Siti. Bantuanpun diberikan untuk membayar biaya pengobatan. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin. Sebelumnya telah terbantu pada Rombongan 6.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir :ImamTeguh DyahAlfi Khumaidah @jeansemaurer

Siti menderita radang otak dan kelainan pencernaan


HUSSIN MAHMUD (43, Patah Tulang). Alamat: Desa Narukan, Rt 03/02, Kec. Kragan, Kab. Rembang, Prov. Jawa tengah. Pak Hussin Mahmud biasa dipanggil dalam kesehariannya, beliau bekerja sebagai sopir. Musibah yang dialaminya terjadi satu tahun silam, saat beliau mendapat orderan untuk mengambil box bayi milik tetangganya di Pancur. Saat baru sampai setengah jalan tiba-tiba ada mobil yang menghantam mobil yang dikendarainya, dari kejadian itu, nyawa beliau hampir melayang, seluruh wajahnya rusak, bola matanya hilang satu, wajahnya dioperasi plastik agar bisa membentuk wajah lagi dan kakinya harus di operasi agar tersambung lagi. Beliau adalah tulang punggung keluarga, akan tetapi akibat peristiwa kecelakaan tersebut, beliau tidak dapat lagi bekerja, bahkan untuk terus dapat berobat saja beliau bingung, istrinya, Ibu Munsyarifah mencoba mengambil alih tanggung jawab dengan berjualan kue keliling agar bisa bertahan hidup, bahkan salah satu anak Pak Husin ada yang mengungsi ikut familinya demi meringankan beban. Hingga Sedekah Rombongan mendapat informasi tentang kondisi pak hussin yang sangat butuh untuk dibantu agar bisa tetap berobat, kurir Sedekah Rombongan segera meluncur untuk croscek dan survey. Setelah mengetahui kronologi cerita dan kondisi Pak Husin akhirnya, beliau diajukan untuk menjadi penerima manfaat dari Sedekah Rombongan. Alhamdulillah bantuanpun diberikan untuk membantu meringankan kesulitan yang dialami oleh Bapak Hussin. Bantuan sebelumnya masuk dalam rombongan 6. Semoga Allah segera mengangkat penyakit beliau sehingga bisa beraktifitas kembali untuk mencari nafkah sebagaimana mestinya. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.500.000,-
Tanggal: 30 Agustus 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Khumaidah @jeansemaurer

Pak Husin menderita patah tulang


FATIMAH BINTI ROSYID (31, Pembengkakan Jantung Dan Diabetes Mellitus). Alamat : Jl. KS Tubun Gg. Kali RT 05 RW 01 Desa Sendang Kec. Kragan Kab. Rembang Prov. Jawa Tengah. Istri dari Pak Herno (34 tahun) ini pada tahun 2015 merasakan sakit di tubuhnya. Dari waktu ke waktu beliau merasakan sakit berupa pembengkakan pada kaki dan tangannya. Namun belum diketahui apa penyakit yang beliau derita. Akhirnya pasien periksa di Puskesmas Kragan, namun karena masih belum bisa diatasi sehingga dirujuk ke RSUD dr R. Soetrasno Rembang. Atas hasil pemeriksakan dokter RSUD, Bu Fatimah di diagnosa penyakit jantung bengkak dan diabetes mellitus. Pasien merasa kesakitan bagian hulu jantungnya dan terasa lemas seluruh tubuhnya karena pemyakit diabetes yg di deritanya itu. Karena tidak mempunyai biaya untuk akomodasi berobat selanjutnya dan biaya kehidupan sehari hari, maka Bu Fatimah yang menjadi tulang pungung keluarga sebab suaminya tidak bisa berkerja sejak 4 tahun yang lalu, saat suami beliau Pak Herno mengalami kelumpuhan ditubuhnya akibat kecelakan kerja waktu berkerja sebagai kuli panggul muat tebu ke truck menjadi kebingungan. Alhamdulillah ada kurir SR yang mendengar kesulitan beliau sekeluarga dan dilakukan survey keluarga dan lingkungan. Setelah dilakukan pendataan dan disepakati oleh team kurir, alhamdulillah menjadi pasien dampingan SR. Bantuan sebelumnya masuk dalam rombongan 6. Semoga Allah memberi kemudahan Bu Fatimah dalam melakukan ikhtiar untuk mendapat kesembuhan atas sakit yang beliau alami. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 10 September 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Warji @jeansemaurer

Bu Fatimah menderita pembengkakan jantung dan diabetes mellitus


SUPARJAN BIN SUPANGI (44, Schizophrenia + Gagal Ginjal). Alamat : Desa Sumber Rt 03/04, Kec. Sumber, Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Pak Supar biasa akrab dipanggil dalam kesehariannya. Sederhana dan riang itulah beliau. Namun sejak 3,5 tahun lalu beliau merasakan perut panas hingga membengkak. Akhirnya diperiksakan ke RSUD Rembang, Di USG hasilnya ginjal membengkak 6x lipat ginjal normal karena tersumbat batu ginjal. Karena keterbatasan ekonomi, beliau tidak mampu berobat sebagaimana mestinya. Alhamdulullah Allah mempertemukan Sedekah Rombongan dengan keluarga Pak Suparjan. Bantuanpun diberikan untuk membayar biaya pengobatan. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Sebelumnya telah terbantu di ROM 6 pada rombongan baru. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 September 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Warji @jeansemaurer

Pak Suparjan menderita schizophrenia + gagal ginjal


DEVI INDRA ALDIFA (3, Daya Imun Lemah). Alamat: Desa Candi Mulyo Dusun Mbelik, RT/RW 02/02, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Devi adalah putri dari ibu Khomariah (alm). Saat ini, Devi dirawat oleh neneknya karena ibunya sudah meninggal satu bulan yang lalu lantaran terserang Penurunan kekebalan tubuh dan ayahnya tidak diketahui keberadaannya, Ibunya sudah bercerai dari ayahnya sejak Devi di dalam kandungan. Devi terdeteksi penyakit Penurunan kekebalan tubuh sejak satu bulan yang lalu. Pengobatan yang dijalaninya hanya menggunakan obat herbal karena keterbatasan biaya. Beberapa hari terakhir Devi susah makan dan batuk-batuk, hal tersebut membuat neneknya semakin khawatir terhadap kesehatan cucunya (Devi). Meskipun Devi sudah memiliki kartu BPJS, pihak keluarga masih merasa bingung bagaimana langkah untuk penyembuhan Devi, setelah ibunya meninggal sebulan yang lalu karena Penurunan kekebalan tubuh, kini mereka bingung harus bagaimana, karena untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja susah, apalagi kalau ditambah dengan biaya pengobatan dan perawatan rutin, neneknya bingung dengan apa untuk membeli obat dan mencukupi asupan gizi cucu semata wayangnya. Bantuan sebelumnya masuk dalam rombongan 1141. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 Agustus 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Khumaidah @jeanseamaurer

Devi terdeteksi penyakit Penurunan kekebalan tubuh


BANJIR LAMPUNG TENGAH (Bantuan Sembako). Alamat : Desa Sumber Agung, Dusun 9, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Banjir melanda Kabupaten Lampung Tengah sejak 23 Februari 2017. Hal tersebut terjadi akibat curah hujan yang tinggi hingga meluapnya sungai way seputih. Terdapat 10 rumah warga terendam air sampai ketinggian pinggang orang dewasa dan 200 hektar sawah milik warga gagal panen akibat banjir. Warga yang rumahnya kebanjiran akhirnya mengungsi ke dusun tetangga untuk sementara waktu. Warga kesulitan bahan sandang dan pangan dikarenakan semua terendam air. Mendengar berita banjir di salah satu desa di Lampung Tengah, Kurir Sedekah Rombongan Lampung bergerak mendatangi Desa Bandar Surabaya yang letaknya 5 jam dari pusat Bandarjaya. Untuk menyampaikan bantuan, Kurir Sedekah Rombongan Lampung menggunakan klotok yang telah disiapkan warga setempat. Alhamdulillah bantuan pun dapat tersalurkan kepada masyarakat yang tertimpa banjir di wilayah tersebut. Jenis bantuan yang disampaikan berupa paket kebutuhan sehari-hari yang sekaligus juga bisa dimanfaatkan saat keadaan kembali darurat, antara lain : beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, dan telur. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa mengurangi beban mereka yang membutuhkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.500.000,-
Tanggal : 07 Maret 2018
Kurir : @saesarraya @siskakhadija @xkurniawatix

Bantuan sembako


M. MIRZA SIREGAR (54, Kanker Paru) Alamat : Jl. Merdeka Barat Sekadau RT.15 RW.006 Kel Sei . Ringin, Kec Sekadau Hilir. Awalnya Bapak Mirza mengalami sakit pada beberapa persendian di tulang tangan dan bawah ketiak. Tidak ada pengobatan pada Tenaga Medis beliau hanya di urut tukang urut saja. Namun sakit masih berlanjut disertai nyeri pada bagian perut. Baru pada bulan Juli 2018 beliau melakukan pengobatan di RSUD Sekadau. Ditemukan ada cairan di paru-paru tapi dokter belum memutuskan untuk dilakukan penyedotan dan diberikan obat TBC. Seminggu kemudian sakit tambah parah dan di rawat inap di RSUD Sekadau. Tidak ada tindakan lanjutan dan dianjurkan rawat jalan. Satu bulan kemudian, 5 Agustus 2018 kembali dirawat inap di RSUD Sekadau dan paru-paru sudah terendam cairan. Dilakukan penyedotan sebanyak 1 liter cairan dikeluarkan dari paru-parunya dan dirujuk ke RSUD Sudarso. Tanggal 11 Agustus 2018 dilakukan kembali penyedotan cairan di paru-paru. Diperkirakan masih ada sekitar 4 liter cairan di paru-paru. Cairan yang dikeluarkan berwarna merah. Saat ini menunggu keputusan dokter untuk perawatan rujukan ke RS di Jakarta. Alhamdulillah Kurir SR berkesempatan membantu dan menyampaikan bantuan Sedekaholics untuk rujukan ke RS di Jakarta dengan harapan pengobatan lancar nantinya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 4.600.000
Tanggal : 16 September 2018
Kurir : Guntur Radiyo @ahmadtaqiyudin5

Pak Mirza menderita kanker paru


ALIF PRADATA (2, Hydrocephallus) Alamat Jalam Raya Kakap Gg. Sehat Pal 9 RT/RW 003/008 Kecamatan Sui Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Secara umum kondisi Alif tdk banyak perubahan. Hanya saja luka di bagian kepala kembali mulai membesar. Alif masih belum bisa menelan makanan sehingga masih tergantung dengan susu nutrisi khusus. Bulan ini sempat mengalami batuk yang berkepanjangan diduga karena kabut asap serta habisnya susu nutrisi khusus membuat tubuhnya menjadi sedikit rentan. Alhamdulillah dengan pertolongan Allah dana bantuan SR bisa dimanfaatkan untuk membeli susu nutrisi khusus untuk menjaga stamina Alif. Bantuan sebelumnya adik Alif masuk dalam Rombongan 5 (baru) dan bantuan diberikan tanggal 19 Juli 2018.

Jumlah Bantuan : Rp.3.500.000
Tanggal : 13 September 2018
Kurir : Guntur Radiryo

Alif menderita hydrocephallus


ARIFFI FUZI RIZZANI (4, Infeksi Tulang Belakang) Alamat : Jl.Parit Haji Hasan RT/RW 003/008 Kelurahan Jungkat, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Diusianya yang sudah 4 tahun Adik Ariffi masih lemas belum bisa duduk normal dan berdiri maupun jalan. Indikasi dokter di pontianak ada infeksi tulang belakang, sejak umur 2 bulan setelah terkena step sering sakit-sakitan dan harus opname di Rumah Sakit, tinggal dirumah paling lama 2 minggu, selebihnya sakit dan harus diopname. Gejala penyakit adik Ariffi juga sudah bermacam-macam seperti susah kencing, perutnya menggelembung (kelamin tersumbat) jika kencin juga seperti masih ada sisa di bagian bawah pusar. Saran dari dokter untuk segera dirujuk dan diperiksa ulang ke RSCM, sebelumnya sudah pernah MRI di pontianak tapi hasilnya normal. Rasa syukur tak terhingga dari keluarga Adik Ariffi kini bertemu dengan Kurir Sedekah Rombongan dan bantuan pun disampaikan dari Sedekaholics kepada keluarga Adik Ariffi. Semoga bantuan yang disalurkan ini dapat memperlancar ihtiar kesembuhan Adik Ariffi, Amin…

Jumlah Bantuan : Rp. 3.777.186,-
Tanggal : 15 September 2018
Kurir : Ali Prayitno @ahmadtaqiyudin5

Ariffi menderita infeksi tulang belakang


MOHAMAD RUSLAN (20, Kelenjar Getah Bening) Alamat : Jalan KWH Hasyim Gang Flora 3 , Desa Sungai bangkong Kecamatan Pontianak kota, Provinsi Kalimantan Barat. Berawal dari bulan februari muncul benjolan kecil dibelakang telinga awalnya yang tadinya dipikir tidak berbahaya hanya benjolan biasa namun semakin lama benjolan tadi semakin membesar dan merasakan sakit yang luar biasa hingga akhirnya diperiksa ke RSUD dan hasilnya Ruslan mengidap penyakit kanker kelenjar getah bening, bolak balik harus membawa anaknya berobat kerumah sakit hingga akhirnya harus dirujuk ke RS Dharmais Jakarta, tak cukup sampai disitu Ruslan harus menjalani proses kemoterapi selama beberapa bulan di Rumah sakit beruntung ada bantuan dari beberap lembaga zakat dan komunitas untuk biaya operasional selama proses pengobatan namun karena lamanya proses pengobatan bekal untuk biaya hidup sudah mulai habis kini Ruslan akan melanjutkan emoterapinya di RSUD Sudarso dan butuh biaya untuk kepulangannya. Bersyukur keluarga dipertemukan dengan Kurir Sedekah Rombongan, bantuan awal disampaikan untuk pembelian obat-obatan dan akomodasi selama dirumah sakit dari Sedekaholics

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 13 September 2018
Kurir : Ali Prayitno @ahmadtaqiyudin5

Ruslan mengidap penyakit kanker kelenjar getah bening


PURI WARASANTO (36, Sakit Tulang belakang + Sesak Nafas) Alamat : Komplek Karya Alam permai Rt 063/009, Kelurahan Pal Sembilan, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, bermula ditahun 2016 Mas Puri merasakan sakit di persendian tulang belakang dan sering sesak napas disamping itu Mas Puri susah untuk makan atau minum kalau pun dipaksa untuk makan atau minum beliau selalu muntah, kondisi ini yang menyebabkan semakin melemah dan susah tidur di malam hari. Badan terasa pegal-pegal berkepanjangan dan apabila berjalan seperti mengambang dan pusing sehingga beliau pingsan tidak sadarkan diri. Kehidupan mas Puri pun bukanlah orang yang mampu kini beliau hanya menumpang di rumah Paman beliau yang kehidupannya pun tidaklah berkecukupan. Alhamdulillah bantuan dari sedekaholics disampaikan kepada Mas Puri melalui Kurir Kalbar dengan harapan dapat membantu ihtiar kesembuhan untuk mas Puri. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 15 September 2018
Kurir : Hamidha, @ahmadtaqiyudin5

Pak Puri menderita sakit tulang belakang + sesak nafas


JUBAIDAH (27, Tumor Hidung dan Mulut) Alamat : Jalan Jenderal Sudirman RT. 012/RW. 005, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat. Seorang ibu muda Jubaidah namanya memiliki seorang anak berusia 6 tahun. Beliau pernah bekerja sebagai TKW di Arab Saudi untuk membantu ekonomi keluarganya. Meninggalkan suami dan anak sematawayangnya berharap dengan bekerja di Saudi ekonomi keluarga semakin membaik tapi ternyata Allah memberi cobaan dengan sakit Tumor yang bersarang dihidung beliau. Dengan dana yang dibawa selama bekerja di Saudi beliau Ibu Jubaidah dengan didampingi suami dan anaknya melakukan pengobatan di rumah sakit dan menjalai operasi dari rangkaian operasi yang dilakukan oleh Ibu Jubaidah belum tuntas. Terbentur dengan kurangnya dana sehingga suami Ibu Jubaidah tidak bisa berbuat banyak untuk kesembuhan istrinya. Suami beliau hanya bekerja sebagai seorang tukang bangunan yang tidak tentu penghasilannya. Berkat info dari Sahabat keluarga Ibu Jubaidah dipertemukan dengan Kurir SR Kalbar. Kini dengan semangat didampingi Kurir SR Ibu Jubaidah menjemput kesembuhannya. Kondisi terakhir Ibu Jubaidah hidung dan mulut semakin termakan Tumor Ganas, kondisi fisik semakin menurun dan dibagian bawah mata timbul benjolan seperti pada gejala awal dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Alhamdulillah santuan Awal disampaikan Kurir SR untuk transportasi dan santunan tunai. Kini Ibu Jubaidah sedang menunggu lanjutan pengobatan penyinaran yang akan dilakukan di Surabaya dan berharap usaha pengobatan ini berlansung lancar. Terima kasih Ibu Jubaidah dan keluarga sampaikan kepada Sedekaholics.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 12 September 2018
Kurir : @indapras @ahmadtaqiyudin5

Bu Jubaidah menderita tumor hidung dan mulut


RAYYA FATTIYAH UFAIRA (1,6 tahun, Thalasemia) Alamat Jalan HM. Suwignyo Gang Suka Bangun No.25 RT.002 RW.017 Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Propinsi Kalimantan Barat. Adik Rayya pasien dampingan SR Kalbar yang sekarang terus mencari ihtiar kesembuhannya. Anak dari pasangan Roni Kristianto (29) dan Rosidah (27) ini selalu bersemangat dalam proses pengobatan Penyakit Thalasemia (Kelainan Sumsum Tulang Belakang) yang telah dideritanya. Adik Rayya per tiga minggu harus di tranfusi karena HB nya sering dibawah 9 semoga dangan bantuan susu nutrisi dari Sedekaholics bantu bisa membuat berat badannya naik dan HB nya juga ikut naik, berat badannya sekarang hanya 9,4 kg diusia 2 tahun harusnya dengan usia itu minimal berat badannya harus 11 kg. Sebelumnya adik Rayya masuk dalam bantuan Rombongan 5 (Baru) pada 18 Juli 2018. Semoga bantuan ini dapat membantu dalam ihtiar kesembuhan Adik Rayya. Amin

Jumlah bantuan : Rp. 720.000
Tanggal : 13 September 2018
Kurir : Meta Nuryani, @ahmadtaqiyudin5

Rayya menderita thalasemia


IMAM DARMAWAN (15, Paralis Post Trauma + Decubitus). Alamat : Tembang Kacang, Dusun Karya II, RT 1/4, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Paska Pengobatan di RSHS Bandung saat ini kondisi imam sudah membaik meskipun sebelumnya sempat mengalami penyumbatan dibagian saluran kencing dan buang air besar kini setelah beberapa bulan menjalani pengobatan kondisi nya sudah membaik dan lancar, Adik Imam kini dalam masa penyembuhan luka Dicubitus termasuk pada selang kateternya harus terus diganti. Secaraumum kondisi adik Imam semakin membaik walau dalam beraktifitas harus tetap dibantu. Kembali kurir memberikan bantuan lanjutan untuk biaya Perawatan Luka. Sebelumnya Imam sudah terbantu di bulan Pebruari 2018. Terima kasih keluarga dan adik Imam sampaikan pada Sedekaholics. Semoga Allah membalas niat baik ini amin.

Jumlah bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 18 September 2018
Kurir : Ekasanty, @ahmadtaqiyudin5

Imam menderita paralis post trauma + decubitus


RINI ASTUTI (46, HTN dan vertigo). Alamat jalan Sawo, Jalur 3 A, RT 002 RW 012, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Ibu Rini Astuti adalah pasien dampingan SR Kalbar yang tterus bersemangat menggapai kesembuhannya walau Gelaja Stroke ringan yang diderita bu Rini Astuti satu bulan terakhir ini menambah panjang cobaan kehidupan rumah tangga beliau. Suami yang hanya bekerja musiman sebagi tukang bangunan pun tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dirumah. Bangunan sekolah tempat ibu Rini Astuti berjualan pun belum juga selesai. Hanya semangat untuk terus sehat yang menguatkan Ibu Rini. Untuk membantu keluarga pra sejahtera ini kembali SR Kalbar menyampaikan bantuan dari Sedekaholics untuk pembayaran BPJS Kis dan Bantuan Tunai, semoga ibu Rini Astuti bertambah sehat, Amin. Bantuan sebelumnya juga sudah diserahkan pada tanggal 18 Juli 2018.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 12 September 2018
Kurir :@ahmadtaqiudin5@ayu_anizh

Bu Rini menderita HTN dan vertigo


TUGINAH BINTI ABDURRAHMAN (68, Diabetesmilitus). Alamat H.M. Suwignya Vila Andalas No. A5, Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Ibu Tuginah janda beranak satu ini sering keluar masuk Rumah Sakit, ihtiar kesembuhannya Ibu Tuginah terus berusaha rutin berobat karena penyakit Diabet yang diderita beliau. Penghasilan yang tidak menentu juga menjadi kendala dalam kehidupan keseharian beliau. Kembali SR Kalbar melalui kurir dilapangan menyampaikan bantuan dari Sedekaholics untuk ihtiar kesembuhan Ibu Tuginah, bantuan disampaikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, pembayaran BPJS KIS dan bantuan tunai. Semoga Allah membalas semua kebaikan Sedekaholics dan tak lupa Ibu Tuginah sampaikan salam dan terima kasih tak terhingga kepada Sedekaholics. Amin Sebelumnya beliau sudah terbantu dalam Rombongan 5 (Baru)

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 14 September 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5@ayu_anizh @feriyansyah

Bu Tuginah menderita diabetesmilitus


ENDANG (52, Lambung Bocor + Infeksi Usus) Alamat : Dusun Tengah Rt.05 Rw 03, Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Pada Bulan Maret 2016, Bapak Endang mengalami sakit di perut, kemudian dibawa ke RSUD Pemangkat. Hasil pemeriksaan di RSUD Pemangkat menyatakan kondisi lambung pak Endang bocor dan harus segera dilakukan operasi. Pada saat proses operasi dinyatakan bahwa pak Endang tidak hanya mengalami lambung bocor namun terdapat usus yang mengalami infeksi, sehingga harus dilakukan pemotongan usus. Kemudian dilakukan operasi kedua untuk melakukan penyambungan usus di RSUD Pemangkat, namun operasi dinyatakan gagal karena tidak dapat dilakukan penyambungan usus, sehingga dokter memutuskan untuk membuat saluran pembuangan BAB melalui perut (colostomy). Pada bulan Oktober 2017, keluarga memutuskan untuk membawa Pak Endang ke RSUD Soedarso namun operasi dinyatakan belum bisa dilakukan. Akhirnya pada bulan Maret 2018 Pak Endang dibawa kembali ke RSUD Soedarso untuk melakukan penyambungan usus. Namun pada saat akan dilakukan operasi (sudah diruang operasi dan dilakukan pembiusan), dokter menyatakan tidak dapat dilakukan operasi karena dari hasil scan sambungan usus tidak ditemukan/terlihat, sehingga operasi tidak dilakukan. Keluarga membutuhkan bantuan biaya transfortasi untuk bolak balik ke rumah sakit. Kembali Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan pada keluarga yang memerlukan bantuan dan kembali Kurir SR sampaikan bantuan dari Sedekaholics untuk keluarga Bapak Endang, Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 September 2018
Kurir : @lilikprasetyo19, @ahmadtaqiyudin5, @ferian_syah12

Pak Endang menderita lambung bocor + infeksi usus


SRI WAHYUNI (36, Kanker Ovarium). Alamat : Jalan Tekam, Perum Permata Seruni, Blok B2, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Sri anak kedua dari empat bersaudara pasangan bapak Suhatril dan ibu Masiharti. Pasca operasi pengangkatan Tumor di rahimnya, Sri kini menjalani kemoterapi karena terdapat akar kanker di rahimnya, disamping itu beliau juga mengkonsumsi obat-obatan herbal. Kembali kurir SR Kalbar menyampaikan Bantuan untuk pembayaran cicilan tunggakan rumah sakit. Sri Wahyuni sebelumnya sudah mendapatkan bantuan pada Rombongan 5 (Baru)

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Tanggal : 17 September 2018
Kurir : @lilikprasetyo19, @ahmadtaqiyudin5

Bu Sri menderita kanker ovarium


PILUS BIN AGUSTINUS DAIN (33, Cacat Permanen pada Kaki). Alamat : Dusun Entipan Hulu, RT 2/1, Desa Entipan, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Impian Pilus untuk memiliki kaki palsu kini tersejawab sudah, syukur pada Tuhan bantuan Kaki Palsu sebelah kiri telah di sampaikan kepada Pilus. Kedua kaki palsu untuk mempermudah beliau dalam beraktifikas dan bekerja bukan hanya harapan kini. Terima kasih tak terhingga Bang Pilus sampaikan kepada Sedekaholics, bantuan kaki palsu sebelah kanan sebelumnya sudah diserahkan pada Rombongan 4 (Baru) kini kaki palsu sebelah kiri juga Kurir Sedekah Rombongan sampaikan kepada Bang Pilus. Semoga bermanfaat, amin

Jumlah bantuan : Rp.5.000.000,-
Tanggal : 14 September 2018
Kurir. : @ahmadtaqiyudin5

Bantuan kaki palsu sebelah kiri


MUAMAR HOLIDIN (8, Penurunan Kesadaran) Alamat : Dusun Parit Merdeka RT 16/RW 3, Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Povinsi Kalimantan Barat. Ketika adik Muamar berumur 6 bulan saat itu demam panas dan kondisi kejang-kejang. Pada usia 3 tahun sampai usia sekarang masih sering mengalami kejang-kejang bahkan dalam sehari Adik Muamar pasti mengalami kejang-kejang. Pernah mendapat rawat jalan di RSUD Sambas dengan biaya sendiri, karena merasa tidak mampu akhirnya tidak melanjutkan pengobatan dan belum menunjukan kesembuhan, selanjutnya mendapatkan pengobatan gratis dari puskesmas Desa Simpang Empat yaitu obat B complex, penobarvita, carbamazepin. Pada tahun 2016 pernah melakukan penanganan di Rumah Sakit Antonius hanya sekali dengan biaya sendiri dan belum diketahui penyakitnya. Sudah melakukan CT Scan pada tanggal 23 Juli 2018 di RS. Vincentius Singkawang dan hasilnya ada cairan di kepala Adik Muamar, Kondisi terakhir tanggal 26 Juli 2018 Adik Muamar di pindahkan dari ruangan ICU ke Ruang Perawatan, makan hanya minum susu melalui selang lewat hidung 3 jam sekali. Pada tanggal 28 Juli 2018 dilakukan operasi cairan dikepala dan ada pemasangan selang di bagian kepala sampai daerah perut, selesai operasi masuk ruang ICU kembali. Hari pertama setelah operasi masih ada kejang-kejang sekitar 5 kali dan hari kedua sekitar 2 kali kejang-kejang dan kondisi melemah. Bersyukur Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Adik Muamar dan bantuan dampingan pun disampaikan guna membayar Iuran BPJS dan Santunan Tunai, semoga bantuan dari Sedekaholics ini dapat meringankan beban keluarga, Amin

Jumlah bantuan : Rp. 600.000,-
Tanggal : 14 September 2018
Kurir. : @ferian_syah12, @ahmadtaqiyudin5

Muamar menderita penurunan Kesadaran


KASIH NUR VAJIRA (6, Syndrom Nefrotik + TBC). Alamat : Desa Prapakan Besi, Dusun Besi Kuning, RT 1/1, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Adik Kasih pasien dampingan SR Kalbar yang kini mencari ihtiar kesembuhan, Adik Kasih akan mendapatkan perawatan lanjutan di RSU Bethesda Kabupaten Bengkayang untuk mendapatkan obat Metilprednisolon melalui suntikan pada infus. Menurut keterangan orang tua, Kasih masih menjalani pengobatan dengan metilprednisolon dan kondisi urine yang kurang baik, untuk kondisi badan gemuk, pemeriksaan darahnya normal dan tidak lagi mengonsumsi obat TBC karena dinyatakan sembuh, pada tanggal 6 Agustus 2018 menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai dengan jadwal dari dokter dan direncakan akan mengganti obat metilprednisolone dengan obat Mikofenolat Mofetil. Kondisi terakhir Adik Kasih Nur Vajira kesehatannya menurun terjadi Infeksi pada lambung, sariawan dan demam. Dokter menyampaikan Adik Kasih Nur Vajira akan menjalani pengobatan lanjutan pada tanggal 26 September 2018 sesuai jadwal dari Dokter untuk menggunakan obat Metylprednisolone yang tidak dapat digunakan sebelumnya akibat kondisi tidak sehat. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan santunan lanjutan untuk membantu transportasi dan akomodasi berobat, pembelian obat Mikofenolat Mofetil yang tidak ditanggung BPJS dan biaya hidup sehari – hari. Sebelumnya Kasih telah dibantu dalam Rombongan 5 (Baru).

Jumlah Bantuan : Rp. 4.470..000,-
Tanggal : 14 September 2018
Kurir: @ahmadtaqiyudin5 @ferian_syah12

Kasih menderita syndrom nefrotik + TBC


SUPIA BINTI GUSTAM (4, Jantung Bocor). Alamat : Dusun Baru, RT 16/5, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Adik Supiah penderita penyakit jantung bocor kondisi terakhir dalam keadaan sehat, hal ini didapat dalam pemeriksaan dan konsultasi rutin di rumah sakit Abdul Aziz Singkawang. Pemeriksaan selanjutnya disarankan Adik Supia untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta tepatnya di Rumah Sakit Harapan Kita guna menjalani pemeriksaan Jantung dan Pembuluh Darah. Menunggu kesiapan berobat lanjutan di jakarta kembali Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan dari Sedekaholics untuk pembelian obat jantung, tambahan nutrisi dan santunan tunai. Semoga Adik Supia segera sembuh, amin. Sebelumnya Adik Supia sudah terbantu dalam Rombongan 4 (Baru)

Jumlah Bantuan : Rp. 2.776.000,-
Tanggal : 18 September 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5 @ferian_syah12

Supiah penderita penyakit jantung bocor


TIMAH BINTI M. ASNAN (33, Tumor Kelenjar Teroid). Alamat : Jalan Ampera, RT 5/3, Kelurahan Twi Mentibar, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Pasien Dampingan SR Kalbar Timah binti M. Asnan kondisi terakhir semakin membaik, dengan keterbatasan ekonomi sang ibunda Ibu Nursali tetap sabar melayani sang anak walau harus berbagi waktu mencari nafkah untuk keluarganya. Timah kini sudah bisa duduk lebih lama dikursi dan menggeser tubuhnya. Kembali Kurir Sedekah Rombongan menyampikan bantuan dari Sedekaholics guna pembelian susu untuk tambahan nutrisi dan bantuan tunai. Rasa terima kasih tak terhingga ibunda Timah sampaikan, semoga semua amal kebaikan dari Sedekaholics diterima Allah dan bantuan yang diberikan dapat membantu Timah dalam menjemput kesembuhannya. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 September 2018
Kurir : @ahmadtaqiyudin5 , @ferian_syah12

Bu Timah menderita tumor kelenjar tiroid


MTSR PURWOREJO (AB 9058 WK, Pajak Tahunan). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. Mobil tanggap dengan nomor polisi AB 9058 WK ini dioperasionalkan untuk area Purworejo. Bulan Agustus 2018 ini, Kurir Sedekah Rombongan mengurus administrasi pajak kendaraan tersebut. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya administrasi tahunan tersebut. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 575.300,-
Tanggal : 10 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya pajak tahunan


MTSR JOGJA (AB 8159 AU, Operasional Bulan Agustus 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. MTSR diperuntukkan utamanya untuk pasien dhuafa, sebagai fasilitas pendukung proses menjemput kesembuhan. Selain untuk pasien dampingan Sedekah Rombongan, masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Sedekah Rombongan Jogja memiliki enam unit mobil tanggap, lima mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. Tiga diantaranya dioperasionalkan di area Yogyakarta, dua ambulans difokuskan untuk mengcover wilayah Kabupaten Gunungkidul, dan satu ambulan untuk area Kulonprogo. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta dan sekitarnya. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk mensurvei calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pajak tahunan kendaraan, pembelian bateray remote kunci dan bahan bakar selama bulan Juli 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada Rombongan Baru 6. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 7.318.860,-
Tanggal : 31 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Agustus 2018


MTSR JOGJA (AB 9032 WK, Operasional Bulan Agustus 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) ialah kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses survei pasien, menyampaikan santunan, dan antar-jemput pasien dari rumah ke rumah sakit. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan wilayah Jogja diberi amanah enam unit mobil tanggap, lima mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 9032 WK ini ialah salah satu MTSR yang dioperasionalkan sebagai ambulans transport. MTSR ini mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Biaya bulan ini ialah biaya cuci dan pembelian bahan bakar selama bulan Juli 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada laporan Rombongan Baru 6. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan.­

Jumlah Bantuan : Rp. 2.325.360,-
Tanggal : 31 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Agustus 2018


MTSR JOGJA (AB 1617 FN, Operasional Bulan Agustus 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses pendampingan pasien dhuafa. Kegiatannya antara lain survei target pasien, penyampaian santunan, dan pendampingan dari rumah ke rumah sakit/rumah singgah atau sebaliknya. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk menyampaikan amanah dari sedekaholics untuk pondok/panti asuhan dan tempat ibadah. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 1617 FN inilah MTSR yang disebut mobil penumpang. Meski disebut mobil penumpang, wilayah operasional MTSR ini pun sama dengan yang lain, yaitu mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Bantuan ini digunakan untuk pembelian bahan bakar selama bulan Juli 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada Rombongan Baru 6. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.290.360,-
Tanggal : 31 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Agustus 2018


MTSR JOGJA (AB 1583 VT, Operasional Bulan Agustus 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR ini juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk transportasi menuju rumah target pasien (survey pasien) dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka atau mengantar ke pemakaman. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap atau ambulan yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Masyarakat yang membutuhkan ambulans transport ini bisa menghubungi nomor hotline 081906800900. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans transport Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta utamanya wilayah Kabupaten Gunungkidul. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya servis rutin dan pembelian bahan bakar selama bulan Juli 2018. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada Rombongan Baru 6.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.265.360,-
Tanggal : 31 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Agustus 2018


MTSR JOGJA (AB 1473 RT, Operasional Bulan Agustus 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) atau biasa dikenal dengan ambulans transport ini difungsikan sebagai kendaraan operasional yang mensupport pengabdian Sedekah Rombongan kepada dhuafa pada khususnya dan masyarakat umum. Saat ini, Sedekah Rombongan wilayah Jogja memiliki lima unit mobil tanggap, yakni empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta terutama di Kabupaten Gunungkidul. Kendaraan ini juga biasa digunakan untuk mendukung kurir Sedekah Rombongan saat survei pasien, proses santunan dan pendampingan pasien, juga menjemput dan mengantar pasien dari rumah ke rumah sakit atau sebaliknya, dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline MTSR 081906800900. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian bahan bakar selama bulan Juli 2018. Pelaporan MTSR Jogja sebelumnya dilaporkan di Rombongan Baru 6. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.125.360-
Tanggal : 31 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Agustus 2018


RSSR JOGJA (Bantuan Biaya Makan dan Obat Pasien Agustus 2018). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Yogyakarta. Rumah Singgah Sedekah Rombongan merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan. Pasien-pasien tersebut sedang melakukan pengobatan rawat jalan di rumah sakit rujukan di Yogyakarta, seperti RSUP dr. Sardjito, RS Panti Rapih, dan RSPAU dr. Hardjolukito. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Kemudian pasien yang telah selesai berobat diantarkan kembali ke rumah masing-masing. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Setiap hari, rata-rata RSSR Jogja dihuni oleh 10-17 pasien beserta pendamping pasien. Pasien yang singgah di RSSR Jogja berasal dari wilayah DIY, tetapi ada juga yang berasal dari luar Kota Jogja, misalnya Purworejo, Purwokerto, Kuningan, Temanggung. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya konsumsi dan katering pasien, biaya pembelian suplemen pasien, pembelian obat-obatan untuk pasien, dan biaya pembelian kasa roll steril, verban, alkohol untuk perawatan luka pasien selama bulan Agustus 2018. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan Baru 6. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.036.500,-
Tanggal : 31 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Perawat RSSR

Bantuan biaya makan dan obat pasien Agustus 2018


RSSR JOGJA (Operasional Bulan Agustus 2018). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno, RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. RSSR Jogja merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara para pasien dampingan Sedekah Rombongan. RSSR Jogja ini makin dikenal oleh masyarakat sebagai rumah singgah yang diperuntukkan khusus bagi pasien dampingan Sedekah Rombongan yang berasal dari golongan tidak mampu. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Selain sebagai tempat transit pasien, RSSR Jogja juga digunakan sebagai kantor administrasi pusat yang membantu kinerja Sedekah Rombongan secara nasional. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya operasional bulan Agustus 2018 yang meliputi biaya administrasi perkantoran, biaya telekomunikasi, pembelian perlengkapan RSSR, dan biaya listrik/air/internet. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan Baru 6. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.611.554,-
Tanggal : 31 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Agustus 2018


Mohammad Solikhul Milzam (19, Mohammad Solikhul Milzam, Post Amputatum Kaki Kanan) Krajan, RT 4/2, Desa Pruwutan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. MOH. SOLIKHUL MILZAM (19, Post Amputatum Kaki Kanan). Alamat : Krajan, RT 4/2, Desa Pruwutan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Sekitar awal bulan mei 2018, Milzam pergi ke jakarta untuk mencari pekerjaan dengan mengendarai sepeda motor bersama saudaranya dengan posisi Milzam yang membonceng dibelakang. Namun naas, baru sampai subang sepeda motornya jatuh karena sang pengendara mengantuk. Tubuh Milzampun terbanting ke aspal, luka paling parah pada bagian kakinya. Lalu Milzam dibawa ke Rumah Sakit (RS) Mutiara Hati Subang. Setelah dilakukan pemeriksaan, kakinya patah pada 3 titik. Karena lokasi cukup jauh, keluarga menjemput dan di bawa ke bumiayu. Keterbatasan biaya membuat keluarga Milzam hanya membawanya ke pengobatan alternatif di cilacap. Namun ternyata kaki Milzam mengalami infeksi, keluarga membawanya kembali ke Rumah Sakit Orthopaedi Purwokerto (RSOP) pada pertengahan bulan Mei dan dokter mengatakan kakinya harus diamputasi. Keluarga akhirnya menyetujui untuk dilakukan tindakan operasi. Ayahnya yaitu Kodir (51), bekerja sebagai buruh tani sedangkan ibunya yaitu Siti (46), hanya sebagai ibu rumah tangga. Milzam menjalani opname beberapa hari dan sempat tertahan di rumah sakit karena belum bisa melunasi administrasi sebesar Rp 14.207.960. Keluarga Milzam juga tidak mengurus jasa raharja karena kecelakaan tunggal dan TKPnya jauh. Selama berobat, Milzam belum terdaftar dalam jaminan kesehatan apapun, sehingga untuk melunasi biaya rumah sakit, keluarga harus berhutang ke orang lain. Alhamdulillah, atas ijin Allah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Milzam sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic untuk membantu meringankan membayar hutang biaya rumah sakit. Pada bulan agustus 2018 kurir sedekah rombongan bertemu kembali dengan Milzam untuk menyampaikan bantuan pembuatan kaki palsu. Bantuan sebelumnya sudah tercatat dan masuk dalam Rombongan Baru 5. Kondisi Milzam saat ini sudah mengenakan kaki palsu dan mulai belajar berjalan tanpa tongkat. Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,- Tanggal : 4 Sept 2018 Kurir : @ddeean @menttariii @yaswi_rd

Jumlah Santunan: Rp. 2,500,000
Tanggal:04-09-2018
Kurir: Mentari Mentari

Milzam mengalami post amputatum kaki kanan


Athalah Zhafran Musyafa (1, Athalah Zhafran Musyafa, congenital tibia hemimelia ) Desa Arcawinangun RT 5 RW 8 Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah ATHALAH ZHAFRAN MUSYAFA (1, Congenital Tibia Hemimelia). Alamat : RT 5/8, Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Ketika baru lahir Dik Zhafran mengalami kelainan rangka pada bagian kaki kirinya padahal kata ibunya, Nurhasanah (24) ketika dilakukan USG tidak ada kelainan apapun. Pada usia 3 hari Dik Zhafran diperiksakan di Rumah Sakit (RS) Kartini, namun dari rumah sakit tersebut dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Siaga Medika, opname selama 4 hari. Karena keterbatasan alat di rumah sakit tersebut akhirnya Dik Zhafran dirujuk ke rumah sakit lain yaitu ke RS Soeharso Solo. Sudah satu tahun lebih Dik Zhafran melakukan pengobatan di sana dengan agenda kontrol satu bulan sekali, pada tanggal 2 April 2018 Dik Zafran menjalani operasi dan dipasang alat yang fungsinya untuk memanjangkan tulang. Setelah operasi tersebut agenda kontrol menjadi 2 pekan sekali. Selama pengobatan Dik Zhafran dibantu jaminan kesehatan berupa BPJS Non PBI Kelas I, yang biaya iurnya dibayarkan oleh pemilik toko tempat ayahnya, Tarsino (24), bekerja. Namun kesulitan memenuhi biaya kehidupan sehari-hari dan kesulitan untuk biaya transport ke Solo. Alhamdulillah, atas izin Alloh Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Zhafran sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic untuk membantu meringankan biaya transport. Bantuan sebelumnya sudah tercatat dan masuk dalam rombongan 1145. Saat ini kondisi Dik Zhafran belum bisa berjalan dan masih memakai alat untuk memanjangkan tulang.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 September 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @yaswi_rd

Zhafran mengalami kelainan rangka pada bagian kaki kiri


SUGIYONO BIN DUL MUKTI (45, SUGIYONO BIN DUL MUKTI, Tuberculosis Paru) Alamat : Jl. Bahrun, RT 4/1, Kelurahan Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah SUGIYONO BIN DUL MUKTI (45, Tuberculosis Paru). Alamat : Jl. Bahrun, RT 4/1, Kelurahan Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Bapak Sugiyono didiagnosis menderita tuberculosis paru pada tahun 2005. Tuberculosis paru merupakan infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh bakteri tuberculosis. Beliau kemudian dirawat selama 6 bulan. Setelah kondisinya membaik, Bapak Sugiyono kembali bekerja seperti semula. Namun kondisinya kembali memburuk. Bapak Sugiyono kembali batuk dan sesak nafas. Beliau kembali dirawat intensif selama 6 bulan dan kondisinya membaik. Tidak lama kemudian, kondisinya kembali memburuk dan semakin sulit bernafas. Akhir November 2016, beliau dibawa ke Rumah Sakit (RS) Margono Purwokerto untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Bapak Sugiyono kemudian dirujuk ke RS Moewardi Solo untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Namun, takdir berkata lain Bapak Sugiyono mengehembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 23 Agustus. Sebelum sakit, Bapak Sugiyono bekerja sebagai buruh bangunan. Selama sakit beliau tinggal bersama ibu dan adik-adiknya. Ibunya, Rupinah (72) adalah seorang ibu rumah tangga. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka dibantu oleh adik-adik Bapak Sugiyono yang juga berpenghasilan kecil. Biaya pengobatan dapat dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas III yang dimilikinya. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan kembali dengan keluarga Bapak Sugiyono, sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Santunan sebelumnya sudah disampaikan dan terdapat dalam rombongan baru 4. Semoga Bapak Sugiyono diberikan tempat terindah di sisiNya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 September 2018
Kurir : @ddeean @menttariii

Bapak Sugiyono didiagnosis menderita tuberculosis paru


HADI PRAYITNO DARSONO (58, HADI PRAYITNO DARSONO, Infeksi Kaki) Alamat Desa Arcawinangun RT 2 RW 2 Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. HADI PRIYATNO DARSONO (58, Infeksi Kaki). Alamat : RT 2/2, Kelurahan Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Jumat 27 Juli 2018, kaki Bapak Hadi terkena knalpot, lalu diobati dengan getah pisang. 3 hari setelahnya luka tersebut bengkak. Beliau pun dibawa ke Puskesmas Mersi namun obat yang diberikan tidak cocok, sehingga badannya menggigil. Beliau kemudian diperiksakan kembali ke Klinik Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Keadaan Bapak Hadi membaik, sudah tidak menggigil tetapi kaki masih bengkak. Kemudian beliau memeriksakan diri ke Klinik IDI. Beliau diberi obat salep namun Bapak Hadi merasa kepanasan dengan salep tersebut. Besok harinya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sinar Kasih. Dokter mengatakan bahwa kaki Bapak Hadi terkena infeksi. Bapak Hadi pun menjalani operasi pembersihan nanah. Karena keterbatasan biaya dan tidak mempunyai jaminan kesehatan akhirnya rumah sakit memulangkan Bapak Hadi. Istrinya yaitu Ibu Yatini (54), yang saat ini menggantikan posisi Bapak Hadi sebagai kepala keluarga bekerja sebagai asisten rumah tangga. Bapak Hadi tidak memilik fasilitas jaminan kesehatan apapun. Beliau masih harus rutin ganti perban setiap hari yang akhirnya memutuskan untuk memakai jasa perawat dan keluarga harus mengeluarkan biaya Rp 75.000,- setiap harinya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Hadi sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic. Santunan digunakan untuk membantu biaya jasa perawat untuk mengganti perban. Semoga bantuan dari sedekaholic bermanfaat dan Bapak Hadi lekas sembuh.

Jumlah Bantuan:Rp. 1,000,000
Tanggal:10-08-2018
kurir : @ddeean @mentariii @yaswi_rd

Bapak Hadi terkena infeksi kaki


RSSR Bulan Agustus 2018 (1, RSSR Bulan Agustus 2018, RSSR) Jl Sokabaru 4, No.327A, RT 2/4, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah RSSR PURWOKERTO (Bantuan Operasional Agustus Tahun 2018). Alamat : Jl Sokabaru 4, No.327A, RT 2/4, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Purwokerto, merupakan rumah bersama yang digunakan untuk singgah dan tinggal sementara para pasien Sedekah Rombongan, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono, Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga dan Rumah Sakit Umum (RSU) Banyumas. RSSR Purwokerto biasanya menampung pasien dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Magelang, Pemalang, Purworejo, Pangandaran, dll yang hendak berobat ke RSUD Margono, RS Dadi Keluarga atau RSU Banyumas. Jumlah bantuan dana dari Sedekah Rombongan yang tertera di bawah ini digunakan untuk operasional bulanan RSSR seperti pembayaran listrik, PAM, hotline, dan lain sebagainya.. Semoga dengan adanya RSSR Purwokerto dapat bermanfaat bagi para dhuafa. Jumlah Bantuan :

Jumlah Bantuan:Rp. 1.319.580
Tanggal : 31 Agustus 2018
Kurir : @ ddeean @menttariii

Bantuan operasional Agustus tahun 2018


Sumarto (53, Sumarto, Stroke) Desa Sindang RT 2 RW 6 Kec Mrebet Kab Purbalingga SUMARTO BIN MADIKYAN (53, Stroke). Alamat : RT 2/6, Desa Sindang, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Pada bulan Agustus 2017, Bapak Sumarto menderita sakit lambung dan darah tinggi. Kemudian beliau dibawa ke Rumah Sakit (RS) PKU Bobotsari Purbalingga dan dirawat inap selama 3 hari. Pada bulan September, Bapak Sumarto merasa penyakitnya kambuh dan akhirnya dilarikan ke RS Siaga Medika Purbalingga dan dirawat inap selama 4 hari. Akhirnya Bapak Sumarto menjalani berobat jalan, dan pada bulan Januari beliau tidak bisa bicara, badan lemas, dan separuh badannya sebelah kanan tidak bisa digerakkan. Kondisi Bapak Sumarto saat ini hanya bisa terbaring di tempat tidur. Istrinya, Sumartini (50) bekerja sebagai pabrik dan memiliki 2 orang anak. Bapak Sumarto juga tak memiliki jaminan kesehatan apapun. Beliau mengalami kesulitan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari keluarganya dan juga ingin memiliki kursi roda. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Sumarto sehingga kami dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Bapak Sumarto.

Jumlah Bantuan: Rp. 500,000
Tanggal:25-09-2018 Didik
Kurir : @ddeean Didik @yaswi_rd

Pak Sumarto menderita stroke


Sri Exvani (44 / Bantuan Pemakaman, Sri Exvani, Gagal Ginjal) Gunung Kacangan, RT 1/1, Sumberwungu, Tepus, Gunungkidul, DIY. SRI EXVANI (44, Gagal Ginjal). Alamat : Gunung Kacangan, RT 1/1, Sumberwungu, Tepus, Gunungkidul, DIY. Sekitar tahun 2003 Ibu Sri periksa ke puskesmas, bersamaan dengan program Prolanis. Kemudian Ibu Sri dirujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut ke RSUD Wonosari. Dari pemeriksaan lanjutan ini diketahui ada pembengkakan di bagian jantung Ibu Sri. Tanggal 20 Agustus lalu, Ibu Sri juga menjalani tindakan operasi penyedotan cairan di paru-parunya. Dalam kurun waktu tersebut, Ibu Sri juga melakukan kontrol rutin. Selain itu, hasil diagnosa dokter menyatakan bahwa Ibu Sri mengalami gagal ginjal stadium 4. Kemudian dokter menyarankan untuk menjalani haemodialisa rutin setiap seminggu sekali. Ibu Sri pun menaatinya, meskipun harus membayar sewa mobil cukup mahal agar bisa tiba tepat jadwal di RSPAU dr. Hardjolukito. Ibu Sri tetap bersyukur,karena biaya pengobatannya sudah mendapat keringanan dari BPJS. Ia selalu bersemangat menjemput kesembuhannya. Tapi takdir berkata lain. Beberapa waktu lalu, Kurir Sedekah Rombongan mendapat kabar duka dari keluarganya. Selain bertakziah, Kurir Sedekah Rombongan juga menyampaikan santunan duka amanah dari sedekaholics.

Kurir : @saptuari @aji_kristanto Ramto @atinlelyas
Jumlah Bantuan:Rp. 1,000,000
Tanggal:12-09-2018

Santunan kematian


Maura Dwi Azahra (2/Pasien, Maura Dwi Azahra , Hepatitis B) Ds. Bohar . Jalan Mangunsari RT 02/ RW 01. Kec. Wage . kel. Taman . kab. Sidoarjo . prov. Jawa Timur. Maura anak ke dua dari bapak Suwanto (35) dan ibu Musawaroh (41) berawal dari Maura merasakan nyeri pada bagian perut nya , tidak mau minum asi, badannya semakin kurus dan bola matanya menguning pada usia 2bulan . Oleh ibu nya adek maura di bawa ke bidan setempat dan setelah dari bidan , Maura dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo. Ayah Maura bekerja sebagai kuli bangunan dengan dengan gaji kisaran 480.000/minggu itu pun jika ada yang membutuhkan tenaganya. Sedangkan ibu Maura seorang ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Maura dan keluarga tidak memiliki rumah, mereka tnggal Bersama kakeknya. Kakak Maura sudah bersekolah kelas 1 SMA dan itu juga di biayai sang kakek. Selama di Rsud Soetomo biaya pengobatan Maura di tanggung kartu BPJS kelas 3. Hanya saja untuk biaya transportasi dan MRS mereka masih kesulitan, tidak jarang mereka mencari pinjaman tetangga dan saudara. Alhamdulillah Sedekah Rombongan mendengar kisah pilu mereka dan memutuskan untuk mendampingi hingga Maura kembali sehat. Terima kasih kepada sedekaholic atas bantuannya, semoga Allah membalas kebaikan para sedekaholic semua.

Jumlah:Rp. 500,000
Tanggal:05-09-2018
Kurir: khusen mandala

Maura menderita Hepatitis B


DEVITA CAHYANINGRUM (18, Lupus). Alamat : Dusun Menggoro, Sawah Lor, RT 9/8, Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Awalnya, Devita merasakan penglihatannya mulai kabur, disusul kakinya lemas dan sulit untuk berjalan, hingga akhirnya ia pun lumpuh total. Kini ia hanya bisa berbaring di tempat tidur. Untuk menegakkan badannya, ia membutuhkan bantuan dari orang lain. Kedua orang tuanya sangat ingin mengobati putrinya itu, namun apa daya mereka menghadapi masalah ekonomi. Meski telah memiliki jaminan kesehatan BPJS dari pemerintah, namun keluarga ini masih terkendala biaya transportasi yang terbilang mahal, belum lagi biaya hidup sehari-hari. Remaja putri berusia tujuh belas tahun ini adalah putri pasangan Bapak Agung Dwi Purnama (43) dan Ibu Ester Purwanti (40). Kondisinya saat ini begitu memprihatinkan, ia mengalami gangguan autoimun yang menyebabkan tubuhnya terasa lemas. Sang ayah bekerja sebagai sopir, sementara ibunya bekerja sebagai ibu rumah tangga sembari merawat putrinya yang sakit. Sebelumnya, Devita sudah pernah menjalani pengobatan, puluhan juta dihabiskan untuk berobat namun belum membuahkan hasil, kondisinya pun belum ada kemajuan. Alhamdulillah Allah mempertemukan Kurir Sedekah Rombongan dengan keluarga Devita. Amanah dana dari sedekaholics pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan Devita. Bantuan ini digunakan untuk pembelian obat cellceft dan obat yang tidak tercover BPJS lainnya. Santunan sebelumnya sudah diberikan dan terlapor di Rombongan Baru 6. Keluarga ini menyampaikan terima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga Devita segera diberi kesembuhan dan beraktivitas seperti teman-teman sebayanya.

Jumlah Bantuan : Rp. 946.800,-
Tanggal: 24 Agustus 2018
Kurir : @KissHerry @namaku_arini @atinlelyas Perawat RSSR Jogja

Devita menderita lumpuh


MARYANTO BIN SULINO (42, Ulkus Kronis). Alamat : Dusun Bohol, RT 8/3, Desa Bohol, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Semasa kelas 2 SD Pak Maryanto sering belajar di balai-balai dengan penerangan lampu minyak tanah. Di suatu malam saat menggeser lampunya, minyak tumpah dan mengenai muka dan tangan sebelah kanannya. Bapak Maryanto memerlukan waktu dua tahun untuk menyembuhkan luka bakarnya, dan tetap meninggalkan cacat permanen. Kemudian bulan Agustus 2016 lalu, ia merasa gatal-gatal di lengan kanan. Awalnya ia mengira hanya gatal-gatal biasa, tetapi sudah diberi salep tetap tidak sembuh. Ia pun memeriksakan diri ke puskesmas. Lagi-lagi, belum ada perubahan kondisi yang signifikan. Pihak puskesmas pun membuat rujukan untuk berobat ke RSUD Wonosari, Gunungkidul. Bulan Maret 2017, ia dirujuk kembali untuk pengobatan ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Tetapi karena ketiadaan biaya Pak Maryanto memilih untuk tidak melanjutkan pengobatan. Pihak keluarga memutuskan menjual tanah untuk bekal biaya pengobatan. Lima bulan kemudian, Pak Maryanto melanjutkan pengobatan. Ia mendapat perawatan di poliklinik, kemudian menunggu panggilan kamar. Sebelum mendapat panggilan untuk rawat inap, kondisinya semakin menurun. Pihak keluarga segera membawanya ke RSPAU dr. Hardjolukito. Alhamdulillah, saat ini Pak Maryanto mendapat perawatan medis dan menjalani jadwal kemoterapi. Pak Maryanto juga menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Setiap kontrol rutin Pak Maryanto selalu mandiri, karena istrinya, Wiyarni (31) bekerja sebagai petani sekaligus mengurus dua putra yang masih SD dan balita. Alhamdulillah, selama pengobatan ini, Pak Maryanto mendapat keringanan biaya dari fasilitas BPJS PBI. Amanah sedekaholics ini dipergunakan untuk biaya pembelian obat untuk perawatan luka. Santunan sebelumnya sudah diberikan dan terlapor pada Rombongan Baru 6. Mari kita doakan semoga Pak Maryanto lekas mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Agustus 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Perawat RSSR

Pak Maryanto menderita ulkus kronis


REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah bantuan
1 NI KETUT SUNARTI 1,000,000
2 WIWIK WIDYAWATI 500,000
3 MOCH ARIF 1,000,000
4 MOHAMMAD SAHAR 1,000,000
5 MUHAMMAD ZAKI FUADUDIN 1,000,000
6 DARNO BIN WAKIJAN 1,000,000
7 AHMAD FERDIYANSYAH 1,000,000
8 AHMAD FERDIYANSYAH 1,000,000
9 RESMI WIJAYANTI BIN PARDI 1,000,000
10 SRI IDIAWATI 500,000
11 FERY SETYAWAN 5,300,000
12 BADRIN BIN LAIJAN 500,000
13 SUPONO BIN TAREM 1,000,000
14 SUSONO BIN KUSNADI 500,000
15 SUWANTO BIN KARYONO 1,000,000
16 SUPARJAN BIN SUPANGI 1,000,000
17 SITI NUR MUAMMAROH 750,000
18 HUSSIN MAHMUD 1,500,000
19 FATIMAH BINTI ROSYID 750,000
20 SUPARJAN BIN SUPANGI 1,000,000
21 DEVI INDRA ALDIFA 500,000
22 BANJIR LAMPUNG TENGAH 3,500,000
23 M. MIRZA SIREGAR 4,600,000
24 ALIF PRADATA 3,500,000
25 ARIFFI FUZI RIZZANI 3,777,186
26 MOHAMAD RUSLAN 1,000,000
27 PURI WARASANTO 500,000
28 JUBAIDAH 500,000
29 RAYYA FATTIYAH UFAIRA 720,000
30 IMAM DARMAWAN 2,000,000
31 RINI ASTUTI 500,000
32 TUGINAH BINTI ABDURRAHMAN 500,000
33 ENDANG 500,000
34 SRI WAHYUNI 3,000,000
35 PILUS BIN AGUSTINUS DAIN 5,000,000
36 MUAMAR HOLIDIN 600,000
37 KASIH NUR VAJIRA 4,470,000
38 SUPIA BINTI GUSTAM 2,776,000
39 TIMAH BINTI M. ASNAN 500,000
40 MTSR PURWOREJO 575,300
41 MTSR JOGJA 7,318,860
42 MTSR JOGJA 2,325,360
43 MTSR JOGJA 2,290,360
44 MTSR JOGJA 3,265,360
45 MTSR JOGJA 3,125,360
46 RSSR JOGJA 4,036,500
47 RSSR JOGJA 2,611,554
48 SUGIYONO BIN DUL MUKTI 500,000
49 HADI PRAYITNO DARSONO 1,000,000
50 RSSR PURWOKERTO 1,319,580
51 Sumarto 500,000
52 Sri Exvani 1,000,000
53 Maura Dwi Azahra 500,000
54 DEVITA CAHYANINGRUM 946,800
55 MARYANTO BIN SULINO 500,000
Total 92,558,220