GIMO BIN RADIMAN (43, Hernia) beralamat di RT 20/ RW 06, Desa Patok Picis, Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Beliau terlahir dari Alm bapak Radiman (50 tahun) dan Ibu Poniem (60 tahun), dan saat ini beliau tinggal bersama istrinya yaitu ibu Suyati (35 tahun). Pak Gimo telah memeiliki indikasi hernia semenjak ia masih usia bujang, indikasi tersebut berupa benih yaitu benjolan kecil. Benjolan tersebut semakin membesar, terlebih karena pekerjaan beliau yang harus mengangkat beban-beban berat seperti kayu dan rumput dari atas bukit menuju bawah (lingkungan sekitar). Selain itu pekerjaan sebagai penjual bakso dengan penghasilan yang tidak menentu yaitu sekitar Rp 50.000/hari juga menjadi pemicunya. Sementara beliau harus menanggung biaya keperluan anggota keluarganya seperti biaya sekolah dan keseharian. Empat anak beliau masih kecil, 3 diantaranya masih usia sekolah sementara yang paling kecil berusia 4 tahun. Kondisi ekonomi pun miris, karena kebutuhan yang besar sementara pendapatan masih belum mencukupi. Ibu Suyati sendiri juga sebagai ibu rumah tangga yang bertugas memelihara anak-anaknya, sehingga tidak ada penghasilan tambahan bagi keluarga ini. Keterbatasan biaya dan jeratan hutang, Pak Gimo belum pernah dibawa ke Rumah Sakit untuk pengobatan. Akhirnya Pak Gimo dipertemukan dengan #SedekahRombongan. Santunan senilai Rp 5.620.000 telah tersalurkan untuk biaya. Awal Mei ini Pak Gimo dijadawalkan kontrol kembali, semoga Pak Gimo segera sembuh dan kondisi ekonominya membaik.

Jumlah : Rp 5.620.000
Tanggal : 31 Mei 2016
Kurir : @FaizFaeruz @Setyahatta

Pak gimo menderita Hernia

Pak gimo menderita Hernia


ANDIKA PUTRA, (3,5. Leukimia). Alamat: Tanjung Kamal Timur, 002/015, Mangaran, Situbondo. Andika adalah putra ke-2 dari pasangan bapak Rawiyatun (41) dan ibu Niwati (35), yang mana keduanya bekerja sebagai buruh tani. Andika adalah anak yang ceria, sampai pada saat 6 bulan yang lalu dia terkena demam yang menyebabkan suhu tubuhnya meningkat. Pada awalnya, orangtua Andika menganggap demam anaknya adalah demam biasa, sampai akhirnya tumbuh benjolan di leher serta perutnya mengeras. Karena gejala yang tidak biasa itulah, orangtua Andika akhirnya membawanya ke RSUD Situbondo untuk mendapatkan penanganan medis, dan hasil diagnosa menunjukkan Andika terkena Leukimia. Setelah dirawat beberapa waktu, pihak RSUD Situbondo memutuskan untuk merujuk Andika ke RS Saiful Anwar Malang untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih baik. Saat ini Andika masih menjalani perawatan, dan telah melakukan kemoterapinya yang ke-11. Keluarga Andika memiliki kendala dalam memenuhi biaya pengobatan Andika, dan #SedekahRombongan pun berinisiatif untuk memberikan bantuan. 31 mei Andika down, kejang, dan ada cairan di kepalanya sehingga disarankan operasi. Awal bulan Juni, tim kurir mendapat kabar duka bahwa Andika telah wafat. Padahal Andika terkenal dengan semangatnya yang tinggi untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala, mari kita ambil hikmah dan do’akan Andika semoga tenang disisi-Nya. semoga keluarga juga diberi ketabahan.

Jumlah bantuan : Rp 1.200.000
Tanggal : 1 Juni 2016
Kurir : @FaizFaeruz @Gandy

Andika menderita Leukimia

Andika menderita Leukimia


SITI BADRIAH (35, Pembengkakan pada Perut). Alamat : Kp.Cipari, RT. 3/1, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kab. Tangerang. Lima bulan yang lalu Bu Siti merasakan sakit di bagian perutnya. Bu siti mengira sakit itu cuma sakit maag biasa, namun rasa sakit itu semakin sering dirasakanya. Kemudian bu Siti berobat ke dokter umum di daerahnya, namun setelah dua bulan berobat rasa sakit itu tidak kunjung hilang. Bu Siti mencoba berobat ke Puskesmas, karena perutnya semakin membesar. Oleh Puskesmas ia dirujuk ke RS Siloam, namun tidak langsung dilakukannya karena ketiadaan biaya dan belum mempunyai jaminan kesehatan. Suaminya, Mahud (43) tak mampu membiayai pengobatan istrinya. Penghasilannya dari buruh pembersih rumput hanya kurang dari Rp500.000,- per bulan untuk kebutuhan istri dan ketiga anaknya. Bu Siti akhirnya membuat Jamkesda agar bisa berobat dan karena perutnya semakin membesar. Akhirnya Bu Siti dirawat di RS. Siloam Tangerang dan masih harus menjalani rangkaian pemeriksaan untuk mengetahui pasti sakit apa yang dideritanya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Mei 2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana @pratama_chatur@fquzanhusni13@ririn_restu

Ibu siti menderita Pembengkakan pada Perut

Ibu siti menderita Pembengkakan pada Perut


ALFAN KURNIAWAN (20 Bulan, Celebral Palsy). Alamat: Kapuk Pulo RT. 10/2. Kapuk Cengkareng, Kota Jakarta Barat. Alfan anak sulung dari pasangan Bu Sani (22) dan Pak Iwan (23) yang bekerja sebagai buruh harian lepas. Sejak lahir Alfan sudah terdiagnosa Celebral Palsy dan sampai saat ini Alfan berobat di RSUD Cengkareng. Alfan sering kejang-kejang disertai melemasnya badan dan otot-otot. Di usianya yang hampir 2 tahun Alfan hanya terbaring lemas, berat badan kurang dan cenderung gizi buruk. Alfan berobat menggunakan BPJS kelas 3, namun orang tua Alfan kesulitan untuk ongkos ke RSUD dan untuk membeli susu karena penghasilan Pak Iwan yang tidak mencukupi untuk keperluan Alfan. Kondisi Alfan saat ini masih lemas dan belum banyak perkembangan. Ia masih harus berobat dan menjalani terapi ke RSUD.  #SedekahRombongan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk membeli susu dan operasional berobat. Sebelumnya alfan telah dibantu pada Rombongan 836.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Mei 2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana @abdullahicall @ririn_restu

Alfan menderita Celebral Palsy

Alfan menderita Celebral Palsy


DIMAS DWI NUGROHO (12, Kanker Otot dan Celebral Palsy). Alamat : Jl. H. Salim Gg. Bidan RT.9/6 Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Kotamadya Jakarta Selatan. Sudah belasan tahun anak dari pasangan  Agus Budi Saputro (41) yang bekerja sebagai petugas keamanan dan Nurjanah (39) yang seorang ibu rumah tangga ini menderita kanker otot dan Celebral Palsy. Kanker ototnya sudah tidak dapat diobati setelah menjalani dua kali protokol kemoterapi. Saat menjalani protokol ke-3 dengan penambahan dosis obat justru menimbulkan efek berat untuk Dimas sehingga pengobatan untuk kankernya tidak dilanjutkan. Jika Dimas minum obat untuk sakit kankernya akan berdampak pada penyakit celebral palsy yang dideritanya. Ia akan kejang – kejang bahkan hingga tak sadarkan diri dan harus sesegera mungkin dibawa ke rumah sakit. Dimas tidak boleh putus meminum obat. Namun, dibalik kondisi tidak boleh putus minum obat, orang tua Dimas menghadapi kesulitan dimana ketersediaan obat yang dibutuhkan sering tidak ada di rumah sakit, terlebih lagi salah satu obatnya itu sudah tidak dicover BPJS. Karena itulah orangtua Dimas sering kebingungan jika obat tersebut akan habis dan mereka tidak memiliki uang untuk membelinya. Beberapa bulan terakhir ini, Dimas sering mengalami kejang dan panas karena tidak teraturnya minum obat. Orangtuanya tak mampu jika harus terus membeli obat di luar. Dimas membutuhkan obat Depakane Syrup dan selang NGT yang silikon. Dosis obat Dimas ditambah karena seringnya ia kejang dan dirawat di rumah sakit. Semakin dosisnya ditambah, semakin banyak uang yang harus dikeluarkan untuk membeli obat itu. Namun jika tidak meinum obat kondisinya akan menurun. Dimas sudah menjadi pasien dampingan #sedekahrombongan dan kembali diberikan bantuan lanjutan untuk membeli obat, pampers dan susu Dimas. Dimas sebelumnya dibantu pada rombongan 849.

Jumlah Bantuan: Rp.1.500.000,-
Tanggal : 25 Mei  2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana @ririn_restu

Dimas menderita Kanker Otot dan Celebral Palsy

Dimas menderita Kanker Otot dan Celebral Palsy


SRIPIN BIN SARIBAN (75, Hernia) beralamat di RT 20/ RW 06, Desa Patok Picis, Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Orang tua pak Sripin ialah Bapak Sariban dan Ibu Sariyam yang keduanya telah wafat. Kurang lebih 2 atau 3 tahun yang lalu, Pak Sripin didiagnosa menderita hernia dari pemeriksaaan Puskesmas. Semenjak itu Pak Sripin pun rutin memeriksakan diri di Puskesmas serta meminum obat tradisional. Akibat penyakit ini, rasa sesak sering dirasakan Pak Sripin dalam kesehariannya. Hernianya bisa kumat maupun bertambah besar jika batuk dan saat mengangkat berat. Terlebih pekerjaan Pak Sripin sebagai petani yang mengharuskan beliau mengangkat beban-beban berat di pundaknya. Ibu Laminasi (65) sebagai istri beliau bekerja sebagai ibu rumah tangga biasa. Sehingga penghasilan keluarga ini bergantung pada pak Sripin yang tidak tentu mendapat uang setiap harinya, yang jika pun ada pekerjaan ialah Rp 30.000/harinya. Oleh karena itu, pengobatan Pak Sripin tentu hanya mengandalkan obat tradisional. tim #SedekahRombongan pun mulai membantu agar Pak Sripin bisa berobat ke Rumah Sakit sejak April 2016. Bantuan senilai Rp 5.605.000 telah tersalurkan untuk keperluan pengobatan dan kontrol, operasi dan santunan beliau. Terakhir kali Pak Sripin menjalani kontrol di Rumah sakit Prima Husada Malang pada tanggal 31 Mei 2016. Dan awal Juni ini dijadawalkan lepas jahitan bekas operasi. Semoga sedekahmu membantu Pak Sripin segera sembuh.

Jumlah : Rp 5.605.000
Tanggal: 31 Mei 2016
Kurir : @FaizFaeruz @Afiatbuchori

Pak sripin menderita Hernia

Pak sripin menderita Hernia


Cici Asri Wahyusi Binti Eko Wahyono (18th, Meningokel) , Alamat : Jalan Bedagung RT 02 / RW 03 , Pelem Pare , Kediri , Jawa Timur. Dek cici adalah pasien yang menderita miningokel sejak lahir. Pada usia 8 tahun sempat menjalani oprasi di rumah sakit HVA pare. Dek cici merupakan siwa berprestasi di kelasnya yang masih peringkat 5 besar dari SD sampai SMP. Dengan semangat yang tinggi dan keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk berprestasi. Dek cici merupakan anak pertama dari 4 bersaudara yang berusia 8 tahun, 6 tahun dan 4 tahun. Sang ayah bekerja di sebuah pabrik sepatu di kediri dan ibunya  tidak bekerja hanya menjadi ibu rumah tangga biasa itu membuat pengobatan dek cici tertati-tatih. Beruntung keluarga dipertemukan dengan tim #SedekahRombongan pada pertengahan tahun 2011 lalu. Kemudian menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan. akhirnya ia dirujuk dari RSUD ke RSSA malang untuk menjalani oprasi pada awal 2012 dan 2014. Kedua orang tua cici mengungkapkan kesedihan yang mendalam yang dialami keluarganya saat ini, kurir #SedekahRombongan yang datang pada saat itu merasakan kesulitan yang dirasakan keluarga ini, bantuan kembali disampaikan untuk membantu biaya akomodasi RS, BPJS, dan transport Kediri-Malang. Kondisi terkini dek cici sekarang bisa beraktivitas lebih baik dari pada sebelumnya. Ucapan terimakasih disampaikan dek cici kepada #SedekahHoliq. Bulan ini sedekahmu telah tersalurkan, setelah kemarin berhasil operasi benjolan di telapak kaki, bulan ini Cici tetap menjalani kontrol rutin. Semoga dek cici bisa menjadi anak yang membanggakan untuk kedua orang tuanya.

Jumlah : Rp 1.313.500
Tanggal : 3 Juni 2016
Kurir : @FaizFaeruz @Tica_Fajarica

Cici menderita Meningokel

Cici menderita Meningokel


MTSR TASIKMALAYA (B1495SU, Operasional+Maintenance). Mulai Bulan Mei tahun 2014, #SedekahRombongan area Tasikmalaya memiliki Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR). Area operasional MTSR Tasikmalaya mencakup Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Garut, Kabupaten Pangandaran, dan juga mengantar pasien yang dirujuk ke RSUP Hasan Sadikin Bandung. Bulan Juli 2014 MTSR Tasikmalaya melakukan servis besar di Layanan Servis Resmi Suzuki. Awal September kembali masuk bengkel untuk service kakai-kaki, ganti shockbreaker depan, per belakang, sekaligus ganti oli, filter oli, dan penggantian vanbelt. Selain untuk biaya pemeliharaan MTSR melalui servis rutin, biaya pemeliharaan juga dipergunakan untuk membeli sebuah ban karena ban cadangan sudah rusak dan tidak bisa dipergunakan lagi. Pada tanggal 3 November 2014 MTSR Tasikmalaya mengalami kerusakan pada perseneling pada saat sedang dalam perjalanan menjemput pasien ke RSSR Bandung.  Frekuensi penggunaan MTSR Tasikmalaya semakin hari semakin tinggi. Selain dipergunakan untuk survey pasien ke wilayah operasionalnya di Priangan Timur, mengantar jemput pasien ke RSUD, juga mengantar jemput pasien ke RSHS Bandung. Hampir setiap minggu ada saja pasien yang harus diantar ke RSHS Bandung, bahkan kadang dalam seminggu bisa 2-3 kali pulang pergi ke Bandung yang berjarak sekitar 100km dengan waktu tempuh 3-4 jam. Agar kondisi mobil tetap prima, service rutin selalu djalani MTSR. Titipan sedekah dari para #SahabatSR kembali dipergunakan untuk mendukung biaya operasional bahan bakar, service rutin, ganti oli, berikut ongkos pengerjaannya selama bulan Mei 2016.

Jumlah Bantuan: Rp 3.500.000,-
Tanggal : 31 Mei 2016
Kurir : @mustikanoverita @luchakiem @miftahudinsr Reza Alba, Qiner

Biaya Operasional Maintenance

Biaya Operasional
Maintenance


NAURA SALSABILA binti MAIN HERMAIN (8, Acute Lymphoblastic Leukaemia). Alamat: Kp. Pasar Rebo, Rt. 4/6, Kel. Indihiang, Kec. Indihiang, Kota Tasikmalaya. Naura adalah putri dari pasangan suami istri Bapak Main Hermain (48) dan Ibu Yanti Nurmayanti (46). Naura menderita penyakit Acute Lymphoblastic Leukeumia (ALL) atau Lekeumia Limfositik Akut (LLA) sejak berumur 1 tahun. Leukeumia Limfositik Akut (LLA) merupakan penyakit yang sering menyerang anak-anak. Secara umum, LLA adalah suatu penyakit yang berakibat fatal, dimana sel-sel yang dalam keadaan normal berkembang menjadi limfosit dan berubah menjadi ganas. Kemudian, dengan segera akan menggantikan sel-sel normal di dalam sumsum tulang. Naura yang kini berusia 8 tahun ini sudah 7 tahun menderita penyakit LLA dengan gejala tubuh sering lemas, wajah terlihat pucat dan sering demam. Kedua orang tua Naura sudah melakukan pengobatan terbaik sesuai kemampuan keduanya. Naura sudah melakukan pengobatan dari mulai berobat ke klinik terdekat, Puskesmas, hingga berkali-kali harus menjalani rawat inap di RSUD Dr. Soekarjdo Kota Tasikmalaya. Berdasarkan anjuran dari pihak RSUD, Naura harus melanjutkan pengobatannya ke Bandung. Namun, tidak adanya biaya yang dimiliki oleh kedua orang tua Naura membuat Naura tidak segera melanjutkan pengobatan ke Bandung. Ayah Naura hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan pas-pasan untuk membiayai 5 orang anggota keluarga. Pengobatan ke Bandung memerlukan biaya yang lumayan besar untuk biaya transportasi, akomodasi, dan keperluan lain-lain selama di Bandung. Bulan Mei 2015 Naura menjalani jadwal kemoterapi lanjutannya di RSHS Bandung. Bulan September Naura menjalani kemoterapi 2 minggu sekali di Bandung. Tanggal 2 Mei 2016 Naura menjalani jadwal kemoterapi ke 2 siklus ke 83 di RS Al-Islam Bandung. Tanggal 16 Mei 2016 Naura menjalani jadwal kemoterapi ke 2 siklus ke 84 di RS Al-Islam Bandung.Tanggal 30 Mei 2016 Naura menjalani jadwal kemoterapi ke 2 siklus ke 85 di RS Al-Islam Bandung. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan lanjutan kepada Naura agar ia bisa melanjutkan pengobatan kemoterapinya. Semoga kesabaran selalu Allah berikan kepada Naura sekeluarga dan semoga Allah lekas memberikan kesembuhan untuk Naura. Aamiin.

Jumlah Santunan: Rp. 500.000
Tanggal: 30 Mei 2016
Kurir: @mustikanoverita @miftahudinsr

Naura menderita  Acute Lymphoblastic Leukaemia

Naura menderita Acute Lymphoblastic Leukaemia


HENDRA PURNAMA bin UJANG SOBANDI (21, Tuberculosis of Bones and Joints). Alamat: Desa Cipasung, Rt.02/07, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat. Hendra, seorang pemuda yang merupakan putra dari Bapak Ujang Sobandi dan Ibu Enuy Nurjannah. Sakit yang diderita berawal dari tahun lalu. Hendra pernah dirawat di RS Rancamaya selama 6 hari pada bulan Mei 2015, kemudian ia kembali memeriksakan kesehatannya pada bulan Desember kemarin. Saat ini, ia akan melakukan pemeriksaan di RSHS Bandung dan tengah menunggu di rumah singgah #SedekahRombongan Bandung. Selama menjalani pengobatan, ia menggunakan fasilitas kesehatan kartu KIS. Namun, tetap saja ia membutuhkan biaya untuk transportasi dan bekal sehari-hari selama berobat. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk Hendra agar ia bisa melakukan pengobatan lanjutan di RSHS Bandung tanpa halangan berarti.

Jumlah Santunan: Rp 1.000.000,-
Tanggal: 20 Mei 2016
Kurir: @mustikanoverita @luchakiem @miftahudinsr

Hendra menderita Tuberculosis of Bones and Joints

Hendra menderita Tuberculosis of Bones and Joints


SYAIFUL YUSUF bin HENDRA (5, Rabdomiosarcoma). Alamat: Kampung Panembong, Rt. 01/06, Kel. Manggungjaya, Kec. Rajapolah, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat. Syaiful Yusuf adalah putra dari pasangan suami istri Bapak Hendra (29) dan Ibu Lina (28). Syaiful, anak yang lahir pada tanggal 20 February 2011 ini menderita penyakit Rabdomiosarcoma. Ia mengeluh, ada massa yang tumbuh besar dengan cepat dibagian mulutnya, ia merasakannya sejak 1 tahun lebih. Awalnya terdapat benjolan kecil seperti jerawat. Berdasarkan keterangan dari dokter Puskesmas setempat, benjolan tersebut hanya lipoma sehingga ia mendapat tindakan medis berupa eksisi/pembuangan. Setelah dieksisi/dibuang, ternyata benjolan itu tumbuh kembali, bahkan membesar sebesar bola pimpong. Kemudian, Syaiful dibawa ke RSUD Dr. Soekardjo dan menjalani operasi. Selesai operasi, jaringan tersebut kemudian di PA dan hasilnya menunjukkan Embrional Rabdomiosarcoma. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, akhirnya Syaiful di rujuk ke RSHS Bandung untuk melakukan kemoterapi. Akan tetapi, setelah beberapa bulan berlalu, ia tak kunjung mendapat jadwal untuk melakukan kemoterapi. Sedangkan tumor di mulutnya semakin membesar. Lalu, Dinas Kabupaten Tasikmalaya membawa Syaiful ke RS SMC untuk meminta surat rujukan agar ia bisa berobat ke Darmais. Namun, dokter spesialis onkologi  di RS SMC menyarankan agar Syaiful mencoba tindakan kemoterapi di SMC. Alhamdulillah, hingga saat ini Syaiful telah menjalani kemoterapi sebanyak 3 kali. Hasilnya menunjukkan hasil yang cukup baik, Alhamdulillah tumor di mulutnya telah mengecil. Untuk pengobatannya selama ini, ia mengandalkan bantuan dari jaminan kesehatan KIS. Sayangnya, kedua orang tua Syaiful mengeluhkan tentang biaya sehari-hari selama Syaiful menjalani perawatan di rumah sakit. Hal tersebut dikarenakan ayah Syaiful tidak bekerja sama sekali semenjak Syaiful dirawat di rumah sakit sehingga tidak ada pemasukan untuk biaya pengobatan Syaiful. Alhamdulillah, Bupati Kabupaten Tasikmalaya juga telah memberikan santunan untuk Syaiful, selain itu belum ada lagi pihak yang memberi santunan. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk Syaiful agar ia tetap menjalani perawatan maksimal di rumah sakit demi kesembuhannya. Semoga Syaiful lekas sembuh dan Allah selalu memberi kesabaran kepada Syaiful dn keluarga.

Jumlah Santunan: Rp 1.000.000,-
Tanggal: 23 Mei 2016
Kurir: @mustikanoverita @luchakiem

Syaiful menderita Rabdomiosarcoma

Syaiful menderita Rabdomiosarcoma


MUHAMMAD FAUZAN RISWANDI (13, Kaki Leter O) bertempat tinggal di Semoyan RT 01, Banguntapan, Banguntapan, Bantul, DIY. Dik Fauzan sudah mengalami kaki leter O semenjak kecil, sehingga sangat sulit baginya untuk berjalan. Keluarga Dik Fauzan juga sudah berusaha untuk mendapatkan pengobatan untuk kakinya. Semua berharap Dik Fauzan dapat berjalan normal seperti teman-teman lainnya. Untuk berjalan sehari-sehari, Dik Fauzan sangat kesulitan untuk berjalan, sehingga membutuhkan kursi roda untuk berjalan. Namun karena tidak ada biaya, keluarga tidak dapat membelikan kursi roda untuk Dik Fauzan. Walaupun bertempat tinggal di Bantul, DIY, Dik Fauzan mendapatkan penanangan di RS. Suradji Tirtonegoro, Klaten. Untuk mencapai RS. Suradji Tirtonegoro, keluarganya sangat kesulitan, karena tidak ada kendaraan yang dipergunakan untuk mengantarkannya. Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Dik Fauzan untuk menyampaikan santunan titipan #Sedekaholics senilai Rp. 500.000 yang dipergunakan untuk biaya pengobatan di Fauzan. Bantuan ini disampaikan kurir #SR bersama Tim Perawat RSSR Jogja ketika melakukan tindakan ganti perban di rumah Dik Fauzan. Keluarga Dik Fauzan mengucapkan banyak terimakasih kepada #Sedekaholics atas bantuannya.  Semoga Dik Fauzan lekas sehat dan bantuan ini pun bermanfaat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal: 7 Mei 2016
Kurir: @KissHerry  @namaku_arini @atinlelyas

Fauzan menderita Kaki Leter O

Fauzan menderita Kaki Leter O


ESKA YULIANTO (16 Tahun, Kontraktur Otot & Skoliosis). Eska tinggal bersama orangtua dan kakaknya di Dawuhan RT.09/RW.03 Tretep, Temanggung, Jawa Tengah. Eska merupakan anak bungsu dari dua bersaudara pasangan Sutopo (47 tahun) dan Manisah (42 tahun). Ayah Eska bekerja sebagai petani sementara ibunya seorang ibu rumah tangga biasa. Eska mempunyai kakak perempuan lulusan sekolah menengah atas, namanya Septian (20 Tahun). Eska anak yang lahir dan tumbuh dengan normal, hingga usianya mencapai delapan tahun ia mengalami musibah yang merubah hidupnya. Secara tiba-tiba, Eska jatuh begitu saja ketika berjalan padahal tidak terantuk batu atau apapun. Tak lama setelah itu, ia merasa tidak enak badan kemudian diperiksakan ke puskesmas terdekat. Semenjak saat itu, ia jadi sering tidak enak badan dan berkali-kali berobat ke puskesmas. Lima bulan setelah jatuh ia mulai merasakan tubuhnya lemas dan tidak kuat berdiri. Lama kelamaan ia tidak bisa berjalan lagi dan hanya bisa duduk di kursi saja. Eska kemudian menjalani delapan kali fisioterapi di RSUD Djojonegoro, Temanggung, Jawa Tengah. Namun hasilnya belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Eska masih mempunyai semangat belajar yang tinggi meski tubuhnya mengalami kelumpuhan. Eska berjuang agar tetap bisa bersekolah. Setiap hari ia berangkat sekolah digendong oleh ibunya sehingga membuat guru-guru di sekolahnya merasa iba. Eska kemudian mendapat bantuan kursi roda dari pemerintah desa atas rekomendasi tetangganya. #SR dipertemukan dengan Eska dan keluarganya pada medio semester pertama tahun 2015. #SR kemudian memberikan saran supaya keluarganya mengurus surat rujukan dari RSUD Djojonegoro, Temanggung, Jawa Tengah, ke RSUP Dr. Sarjito, Yogyakarta, agar Eska dapat menjalani pengobatan di rumah sakit yang peralatannya lebih lengkap. Setelah mendapatkan rujukan, Eska dan ibu serta kakaknya pindah sementara ke Yogyakarta demi menjemput kesembuhannya. Eska pun menjadi pasien dampingan #SR Jogjakarta. #SR dan keluarga bersama-sama mengusahakan kesembuhan Eska. Kini Eska tengah menjalani pengobatan syaraf dan orthopedi, terapi rutin fisio dan kontrol poli anak. Kondisinya stagnan, tubuhnya semakin kurus, ototnya kian mengalami pemendekan dan tulang punggungnya semakin bengkok (skoliosis). Pihak rumah sakit telah mengupayakan yang terbaik untuk Eska, tapi tidak ada perkembangan kondisi. Saat ini Eska melakukan fisioterapi di rumahnya, dibantu oleh kakaknya. Awal Mei lalu, Eska opname di RSUP Dr. Sarjito untuk melakukan biopsi otot. Santunan dari #SahabatSR sebesar Rp 500.000 ini diberikan kepada Eska untuk meringankan beban keluarga selama opname di rumah sakit. Hasil biopsi otot menunjukkan Eska positif mengidap penyakit turunan DMD (duschene muscularis distrophia). Direncanakan seusai lebaran Eska akan kontrol kembali ke Klinik Prof. Sunartini. Mari kita doakan semoga Eska segera mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 12 Mei 2016
Kurir : @ekow_st @namaku_arini @atinlelyas

Eska menderita Kontraktur Otot & Skoliosis

Eska menderita Kontraktur Otot & Skoliosis


ISTIQOMAH (56 Tahun, Kanker Kulit). Bu Istiqomah tinggal di Krajan 2 RT.01/RW.04 Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Suparman (58 Tahun), suaminya, bekerja sebagai buruh tani dan buruh bangunan, sementara ia sendiri mempunyai usaha warung kelontong kecil di rumahnya. Bu Istiqomah mengalami hal yang tidak wajar pada wajah sebelah kiri pada Bulan Juli Tahun 2010. Setelah diperiksakan ke dokter, ternyata ia terdiagnosa menderita kanker kulit. Bu Istiqomah kemudian menjalani operasi di RSUD Muntilan, Magelang, dan dinyatakan sembuh. Dua tahun kemudian, muncul benjolan baru berukuran kecil di bawah mata sebelah kiri. Benjolan tersebut tidak diperiksakan ke dokter dan malah dibiarkan begitu saja. Ia memilih mengobatinya dengan cara terapi tradisional karena tidak memiliki biaya berobat ke dokter. Beliau hanya bisa pasrah dan mengobatinya dengan cara terapi tradisional karena tidak mempunyai dana untuk biaya berobat. Alih-alih menjadi sembuh, justru penyaki semakin parah dan menyebabkan luka di sebagian wajah sebelah kiri. Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Bu Istiqomah. #Sedekaholic melalui #SR kemudian menyampaikan titipan langit kepada ibu delapan orang anak ini. Bantuan ini digunakan untuk biaya berobat ke rumah sakit dan biaya akomodasi selama pengobatan. Setelah berobat, belum ada perkembangan yang signifikan akan penyakitnya. #SR Magelang terus memantau keadaan dan mengusahakan pengobatan Bu Istiqomah. Setelah berdiskusi dengan keluarga dan berkoordinasi dengan #SR Yogyakarta akhirnya Bu Istiqomah menjadi Pasien Dampingan #SR Yogyakarta. Bu Istiqomah kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, dan segera melakukan serangkaian cek labolatorium. Ia juga kontrol di sejumlah poli seperti poli mata, poli onkologi, poli bedah plastik dan poli penyakit dalam. Setelah kondisinya siap, ia dijadwalkan menjalani operasi dan rangkaian pengobatan lainnya. Selama proses pengobatan, Bu Istiqomah tinggal di RSSR Jogja 2 didampingi oleh putranya. Awal Mei lalu, Bu Istiqomah menjalani operasi pemasangan flap di RSUP Dr. Sardjito. Bantuan ini digunakan untuk akomodasi selama Bu Istiqomah opname di rumah sakit. Mari kita berdoa bersama supaya Bu Istiqomah segera sembuh dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari, Aamiin…

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 12 Mei 2016
Kurir : @ekow_st @namaku_arini @atinlelyas

Ibu isti menderita Kanker Kulit

Ibu isti menderita Kanker Kulit


JIHAN FATIN (11 Bulan, Atresia Bilier & Sirosis). Jihan merupakan anak ketiga dari A. Mujib (37 Tahun) dan Etik (30 Tahun), mereka tinggal Wiyono RT.04/RW.02 Grabag, Kec. Grabag, Kab. Magelang, Jawa Tengah. Jihan dilahirkan dalam keadaan seluruh tubuh berwarna kuning. Saat usianya dua bulan, bayi mungil ini mengalami demam tinggi yang tak kunjung turun. Orang tuanya kemudian membawanya ke sebuah tempat praktek bidan, dari sana dirujuk ke RSU Tidar Kota Magelang. Berdasarkan observasi, dokter mendiagnosa menderita atresia bilier atau kelainan fungsi hati. Jihan kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dokter mendiagnosa menderita sirosis atau kerusakan hati. Pengobatan untuk penyakit ini yaitu dapat ditempuh dengan cara cangkok hati dengan estimasi biaya 1‒1,5M. Jihan memiliki jaminan kesehatan dari pemerintah, BPJS. Meski memiliki jaminan kesehatan, namun tidak bisa dimaksimalkan karena maksimal mengcover 250 juta rupiah. Jihan pernah mengalami koma selama dua bulan dan demam tinggi & kejang sampai memengaruhi fungsi syaraf mata. Bagian punggungnya pun mengalami decubitus karena terlalu lama berbaring. Kesulitan ekonomi juga dirasakan kedua orang tuanya terutama biaya transportasi dan akomodasi dari Grabag ke Yogyakarta. Setiap berobat mereka menyewa mobil yang harga sewanya mahal. Selain itu mereka juga kesulitan untuk pembelian obat dan susu pregistimil. Ayahnya, bekerja sebagai karyawan swasta, sementara ibunya bekerja sebagai ibu rumah tangga. Alhamdulillah, melalui salah satu tokoh masyarakat, Kurir #SedekahRombongan dapat bertemu dengan Jihan dan keluarganya. Melalui persetujuan dua belah pihak, akhirnya Jihan menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan.Setiap sebulan sekali Jihan diantar Mobil Tanggap #SedekahRombongan ke Jogja untuk kontrol rutin ke RSUP Dr. Sardjito. Bantuan dari #SahabatSR ini dipergunakan untuk pembelian susu pregistimil dan pembelian obat yang tidak dicover BPJS. Mari kita juga berdoa bersama supaya Jihan segera sembuh, aamiin…

Jumlah Bantuan : Rp 1.489.376
Tanggal : 3 Mei 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Jihan menderita Atresia Bilier & Sirosis

Jihan menderita Atresia Bilier & Sirosis


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN JOGJA (Inventarisasi Handy Talky dan Alat Steril Ruangan). Untuk koordinasi antara kurir, driver ambulans, dan tim perawat yang sedang bertugas ataupun yang sedang standby, #SR Jogja mengadakan komunikasi melalui jalur radio amatir. Alat ini lebih cepat untuk dioperasikan dalam keadan darurat, dan dapat dipantau oleh seluruh masyarakat yang menggunakan alat komunikasi radio amatir.Disamping sebagai koordinasi darurat maupun keadaan normal, alat komunikasi ini bertujuan untuk memantau keadan disekitar baik kebencanaan, membutuhkan ambulan darurat maupun informasi-informasi lainya. Peralatan ini dibangun dengan jaringan jalur komunikasi khusus Jogja dan sekitarnya, yang mencakup Yogyakarta kota, Sleman, Bantul, Kulon Progo,Gunung Kidul, sebagian Purworejo, Magelang dan Klaten. Dalam hal perijinan kami mendapat frekunensi jalur di RX 160.400 dan TX 155.550 yang diberikan ijin oleh Kementrian Komunikasi. Laporan pembelian HTSR sebelumnya ada di Rombongan 820. Dalam operasionalnya ada 3 buah HT yang rusak dan dijual senilai Rp 1.500.000. Selanjutnya dibelikan 2 buah HT seharga Rp 1.395.000 dan antena seharga Rp 100.000. Selain itu, RSSR Jogja juga membeli alat steril ruangan sebagai inventaris. Alat yang dibeli dengan harga Rp 475.000 ini berfunsi untuk mempermudah sterilisasi Rumah Singgah #SedekahRombongan dan Mobil Tanggap #SedekahRombongan. Semoga dengan pengadaan invetaris HT dan alat steril ruangan ini dapat meningkatkan pelayanan #SedekahRombongan terhadap pasien dampingan #SR Jogja. Aamiin. Terima kasih pula kepada #SahabatSR yang selalu mempercayakan sedekahnya kepada #SedekahRombongan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.970.000
Tanggal : 30 April 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas @anggaubi Tim Perawat RSSR Jogja

Inventarisasi Handy Talky dan Alat Steril Ruangan

Inventarisasi Handy Talky dan Alat Steril Ruangan


MARDALINA BINTI LOSO NEGER (23, Tumor Pantat) Pasien dampingan #SRsolo sejak satu tahun lalu ini bertempat tinggal di Sugehwaras RT 02 RW 06, Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.  Berawal dari benjolan kecil di bagian pantat yang telah ada sejak Mbak Lina kecil yang terus membesar hingga beranjak dewasa mengakibatkan aktivitas Mbak Lina terganggu. Kemudian 2010 lalu, Mbak Lina pun memeriksakan ke RS. Pandaran Boyolali hingga diberikan rujukan ke RS. Moewardi untuk dilakukan operasi. Namun, semenjak operasi pertama, Mbak Lina tidak lagi melanjutkan pengobatan karena terkendala biaya. Kedua orangtuanya bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan tak seberapa, Mbak Lina pun ditinggal oleh sang ayah sejak mengetahui kondisi sakit Mbak Lina. Tinggal bersama Ibu dan neneknya, untuk menyambung hidup, Mbak Lina bekerja sebagai pengasuh anak dengan gaji Rp. 400.000,-/bulan. Sejak #KurirSR dipertemukan dengan Mbak Lina, ia pun melanjutkan kembali pengobatannya, 29 Mei 2015 Mbak Lina menjalani operasi kedua. Operasi ketiga Tgl 3 Februari 2016. 19 maret 2016  mbak Lina kontrol dan menjalani rawat inap di RSDM untuk  rencana operasi keempat. Setelah menjalani pemeriksaan Mbak Lina dijadwalkan operasi pada 1 Juni 2016, saat ini Mbak Lina menjalani rawat inap di RS. Moewardi. Santunan kembali disampaikan kepada Mbak Lina sejumlah Rp. 500.000,- untuk akomodasi selama rawat inap. Santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 831. Semoga Mbak Lina lekas sembuh, sehingga dapat beraktivitas kembali. Aaamiin.

Jumlah Santunan: Rp. 500.000,00
Tanggal: 1 Juni 2016
Kurir: @mawan,  @aisyahnka

Mardalina menderita Tumor Pantat

Mardalina menderita Tumor Pantat


UNTUNG SAHARA (20, Kanker Tulang) Pasien dampingan #SRbrebes sejak awal Maret 2016 ini kini menjadi dampingan dari #SRsolo. Anak ketiga dari 5 bersaudara ini tinggal bersama Ayahnya di Dukuh Kalenpandan RT 4/14, Pamulihan, Larangan, Brebes, Jawa Tengah. Mereka tinggal bersama dengan ayam-ayam peliharaan di rumah kontrakan mereka yang sederhana tersebut. Bulan lalu, Untung telah berobat dan dianjurkan untuk kontrol kembali satu bulan kemudian. Kontrol lanjutan telah dilakukan pada pertengahan Mei kemarin, rencananya Untung akan menjalani operasi pada 17 Juni 2016. Santunan ke-4 kembali disampaikan untuk biaya transportasi pulang ke Brebes dari Solo sejumlah Rp. 1.000.000,-. Santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 837. Keluarga mengucapkan terimakasih serta mohon doa agar operasi bulan depan berjalan lancar. Aaaamiiin.

Jumlah Santunan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 Mei 2016
Kurir: @aisyahnka , @ciciii , @eliana

Untung menderita Kanker Tulang

Untung menderita Kanker Tulang


NARTI BINTI KARYO NOTO (45, Kanker Ovarium) Ibu Narti pasien dampingan #SRsolo sejak 1,5 tahun yang lalu, bertempat tinggal di Nagmpo, RY 3/1, Ngepringan, Jenar, Sragen, Jawa Tengah. Setelah menjalani operasi serta kemo, satu bulan lalu beliau harus menjalani sinar rutin 5 kali dalam seminggu selama 1 bulan. Sehingga beliau dan suami tinggal sementara di RSSR. Alhamdulillah, kondisi beliau berangsur membaik serta melanjutkan kembali pengobatan bulan depan. Santunan ke-5 disampaikan kepada beliau sejumlah Rp. 500.000,- untuk kebutuhan harian selama beliau berada di RSSR. Santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 732, 738, 789, 815. Beliau sekeluarga mengucapkan banyak terimakasih serta mendoakan agar kurir dan #SahabatSR diberikan kesehatan selalu. Aaamiin.

Jumlah Santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal:  1 Juni 2016
Kurir: @mawan , @aisyahnka , @cici , @hendra

Ibu narti menderita Kanker Ovarium

Ibu narti menderita Kanker Ovarium


SITI AMINAH (77th , Patah Tulang Belakang) alamat Kranggan RT 001/ RW 002 Pojok Garum Blitar Jawatimur. Ibu Siti Aminah yang berprofesi mengurus rumahtangga, istri dari Alm.Bapak Buani Santosa serta mempunyai 4 orang anak. Pada bulan oktober 2014 mengalami kecelakaan di seputar kawasan Timoho Muja-Muju Umbulharjo Kodya Yogyakarta sehingga Ibu Siti Aminah menderita sakit patah pada tulang lengan kanan hingga saat ini masih menjalani therapy rutin di RSPAU Harjolukito Yogyakarta  untuk menjalani proses kesembuhannya. Namun nasib naas menimpa Ibu Siti Aminah pada 4 Februari 2016 saat beliau mengurus rujukan dari  Kantor Askes BPJS kecelaakan kembali menimpanya, Ibu Siti Aminah terjatuh dari sebuah angkutan umum di Halte angkutan jalan Gedongkuning~ Janti atau Blok O sehingga mengakibatkan patah pada tulang belakang. Ibu Siti Aminah menjalani pengobatan di RSPAU Harjolukito Yogyakarta dan saat ini menjalani fisiotherapy di RSUP Dr Sarjito Yogyakarta. Namun karena keterbatasan biaya serta waktu yang mengharuskan therapy setiap hari Ibu Aminah & cucunya yang mendampingi pengobatan tak mengontrak kamar atau sewa hotel hanya tidur diserambi masjid atau lorong-lorong bangsal di Rumah Sakit. Alhamdulillah #SedekahRombongan oleh Allah SWT dipertemukan dengan Ibu Siti Aminah untuk turut serta meringan beban serta derita beliau, dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics guna meringankan biaya akomodasi selama berikhtiar menjalani proses kesembuhan dari sakitnya.

Jumlah: Rp 1.500.000 (Satu Juta Limaratus Ribu Rupiah )
Tgl: 03 Juni 2016
Kurir: @Saptuari @KedunkUSSIL

Ibu siti menderita Patah Tulang Belakang

Ibu siti menderita Patah Tulang Belakang


Tukiran bin Jumeno (32th,Luka Bakar) pekerjaan buruh harian serabutan,adalah suami dari itu Herlina binti Heru Sugiyanto (31th,itu rumah tangga) mempunyai 2 orang anak yang paling besar kelas 6 SD. Beliau tinggal di Pedukuhan Jogobayan RT 01 Sirogenen, Purwomartani, Kalasan, Kab Sleman, D.I. Yogyakarta. Saat ini bpk Tukiran terbaring lemah di ruang PICU RSUP DR Sardjito karena luka bakar. Sudah 3 bulan lamanya beliau dirawat di rumah sakit. Awal mula kejadiannya,pada tanggal 12 maret 2016,pak Tukiran ikut gotong royong membantu memperbaiki perbaikan rumah tetangganya. Pada Saat itu tanpa sengaja tesengat aliran listrik yang menyebabkan luka bakar hampir di seluruh tubuhnya. Sampai Saat ini Sudah dilakukan 3 kali tindakan operasi, dan belum tahu untuk tindakan medis selanjutnya. Pak Tukiran memang mempunyai BPJS namun terkendala biaya untuk biaya atau keperluan yang tidak tercover BPJS, bahkan untuk membeli pampers saja Sudah tidak ada biaya, sudah mempunyai hutang dengan tetangga. Selain itu anaknya yang kelas 6 SD terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan
Alhamdulilah #Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga bapak Tukiran, untuk menyampaikan
Tsantunan, sebesar Rp.  1.500.000,- titipan dari #Sedekah Hollics, semoga bisa bermanfaat dan bisa meringankan beban dan derita keluarga bapak Tukiran. Segenap keluarga besar #kurir sedekah rombongan turut mendoakan semoga bapak Tukiran cepat diberi kesembuhan. Keluarga bapak Tukiran mengucapkan terimakasih kepada #Sedekah Hollics, serta Mendoakan semoga dilancarkan segala urusannya.

Santunan Rp 1.500.000′-
Tanggal  Penyampaian: 24 mei 2016
Via kurir:@Saptuari Sugiharto @Faisal Gudeg @Kedunk Ussil @JemiRikab

Pak tukiran menderita Luka Bakar

Pak tukiran menderita Luka Bakar


Cici Asri Wahyusi Binti Eko Wahyono (18th, Meningokel) , Alamat : Jalan Bedagung RT 02 / RW 03 , Pelem Pare , Kediri , Jawa Timur. Dek cici adalah pasien yang menderita miningokel sejak lahir. Pada usia 8 tahun sempat menjalani oprasi di rumah sakit HVA pare. Dek cici merupakan siwa berprestasi di kelasnya yang masih peringkat 5 besar dari SD sampai SMP. Dengan semangat yang tinggi dan keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk berprestasi. Dek cici merupakan anak pertama dari 4 bersaudara yang berusia 8 tahun, 6 tahun dan 4 tahun. Sang ayah bekerja di sebuah pabrik sepatu di kediri dan ibunya  tidak bekerja hanya menjadi ibu rumah tangga biasa itu membuat pengobatan dek cici tertati-tatih. Beruntung keluarga dipertemukan dengan tim #SedekahRombongan pada pertengahan tahun 2011 lalu. Kemudian menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan. akhirnya ia dirujuk dari RSUD ke RSSA malang untuk menjalani oprasi pada awal 2012 dan 2014. Kedua orang tua cici mengungkapkan kesedihan yang mendalam yang dialami keluarganya saat ini, kurir #SedekahRombongan yang datang pada saat itu merasakan kesulitan yang dirasakan keluarga ini, bantuan kembali disampaikan untuk membantu biaya kontrol, membeli obat, dan uang santunan. Bulan ini sedekahmu telah tersalurkan, setelah kemarin berhasil operasi benjolan di telapak kaki, awal bulan Juni Cici tetap menjalani kontrol rutin dan dijadwalkan kembali setelah lebaran. Semoga dek cici bisa menjadi anak yang membanggakan untuk kedua orang tuanya.

Jumlah : Rp 681.300
Tanggal : 4 Juni 2016
Kurir : @FaizFaeruz @Tica_Fajarica

Cici menderita Meningokel

Cici menderita Meningokel


BAKTI SOSIAL SR JEMBER BERSAMA KOMUNITAS RELAWAN MUDA BONDOWOSO (RMB). Pada pagi menjelang siang di Mushola Dusun Karang Anyar Desa Sumber Wringin Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso, tepat di kaki Gunung Raung. Suasana berbeda terasa dibandingkan hari-hari biasanya. Warga Desa Karang Anyar banyak yang menghadiri acara Baksos RMB, diantaranya pemeriksaan gratis, pembagian sembako, pakaian siap pakai dan lain-lain.
Tepat pukul 10.00 para peserta dan keluarga sudah memenuhi halaman Mushola Dusun Karang Anyar Desa Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso.  Suasana hangat terpancar dari senyum manis dan candaan para peserta. Tim panitia dari Bakti sosial RMB  juga sudah mulai menyiapkan perlengkapan untuk suksesnya acara ini. Acara diawali dengan Bacaan Basmallah dan rasa syukur kepada ALLAH AZZA WA ZALLA atas segala karunia dan rahmat yang diberikan. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan lokal ketua panitia RMB dan sambutan dari Kakak Yudho Ari Wicaksono selaku koordinator wilayah Sedekah Rombongan Jember  yang disambut dengan meriah.
Jam menunjukkan pukul 10.30 wib, ketua panitia mengarahkan para peserta dan orang tua untuk melakukan pemeriksaan gratis, kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako beserta pakaian siap pakai. Setelah beberapa jam yang berlalu, kegiatan hari itu diakhiri dengan acara ramah tamah beserta penyampaian karpet dan Al-Qur’an untuk Mushola Dusun Karang Anyar.
Santunan yang disampaikan dipergunakan untuk mensupport acara Bakti Sosial berupa pembelian karpet dan akomodasi penyediaan alat tes kesehatan. Semoga kontrobusi para sedekaholic kepada masyarakat Dusun Karang Anyar menjadi amal baik dihadapanNYA. Aamiin

Jumlah Santunan : Rp. 1.185.000,-
Tanggal : 28 Mei 2016
Kurir : @yudhoari , @gredyanto

Pembelian karpet dan akomodasi penyediaan alat tes kesehatan

Pembelian karpet dan akomodasi penyediaan alat tes kesehatan


Hamid (39th, Tumor Buli) beralamat Dusun Taman RT 010 RW 004 Kelurahan Mrawan Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso. Pak Hamid adalah seorang buruh lepas yang penghasilanya tidak seberapa. Sebagai tulang punggung keluarga beliau merupakan satu-satunya tumpuan keluarga. Pak hamid memiliki 2 seorang anak yang masih duduk di bangku SD, kelas 2 dan kelas 5.
Pak Hamid ini awalnya didiagnosa mengalami infeksi saluran kencing yang membuat aktivitas hariannya terganggu. Karena ketiadaan biaya dan faskes pengobatan pun tidak dilanjutkan. Tim sedekah rombongan membantu beliau untuk melanjutkan pengobatan dengan merujuknya ke R.S di dr. Soebandi. Dari diagnosa lanjutan Pak Hamid menderita Tumor Buli atau juga bisa disebut Tumor Vesika Urinaria (kandung kemih) merupakan keganasan kedua setelah karsinoma prostat. Tumor ini dua kali lebih banyak diderita laki-laki dari pada wanita.
Satunan yang diberikan untuk pengurusan administrasi fasilitas kesehatan dan akomodasi selama pengobatan.

Jumlah Santunan : Rp.600.000,-
Tanggal : 27 Januari 2016
Kurir : @yudhoari , @gredyanto

Pak hamid menderita Tumor Buli

Pak hamid menderita Tumor Buli


ARKAN  SALSABILA ASGAF BIN SETYAWANTO ( 15, Patah tulang). Alamat RT 01 RW 03 Kelurahan Pangenjurutengah, Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo Propinsi Jawa Tengah . Anak dari Pasangan Suami Setyawanto umur 41 tahun pekerjaan tukang parkir.Istri Yasinah 42 tahun pekerjaan jualan warung nasi rames. Arkan mengalami kecelakaan tunggal ketika dirinya sedang menyaksikan hiburan di Alun -alun Purworejo tanggal 9 April 2016 malam. Saat itu penonton penuh, Arkan tersenggol salah satu penonton dan terjatuh. Entah mengenai benda apa ketika dia bangun dirasa tangan kirinya sakit linu dan seperti terlepas Serta lemas. Saat itu juga dia dibawa ke Pos Pertolongan  PMI untuk mendapat  pertolongan pertama. Ternyata setelah diperiksa oleh tenaga paramedis dia dinyatakan mengalami patah tulang. Oleh petugas PMI Arkan dibawa ke Rumah Sakit PKU MUHAMMADIYAH  Purworejo untuk mendapatkan  pelayanan lebih lanjut. Dengan fasilitas BPJS akhirnya Arkan harus menjalani operasi penyambungan tulang yang patah di RS PKU MUHAMMADIYAH  Purworejo. Alhamdulillah Operasi berjalan lancar dan Arkan harus mengikuti ujian akhir sekolah di RS  dengan kondisi terbaring dan tangan yang patah. Karena Arkan merupakan siswa kelas 3 di salah satu SMP Negeri di Purworejo yang saat itu sedang menempuh ujian akhir. Alhamdulillaah selama 4 hari dirawat di RS akhirnya Arkan boleh pulang namun harus kontrol ulang. Kurir #SedekahRombongan bersilaturahmi ke rumahnya sambil memberikan santunan dari para sedekaholiks untuk membantu biaya kontrol dan kebutuhan sehari harinya. Semoga bantuan ini bermanfaat. Keluarga menyampaikan terima kasih atas bantuannya semoga kurir dan sedekaholiks mendapat imbalan yang lebih dari Allah SWT. Aaamiiin…

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal        : 14 April 2016
Kurir          : @MarjunulNP, Toto Sudiarto

Arkan menderita Patah tulang

Arkan menderita Patah tulang


BEJO BIN MARTOREJO (58, lumpuh) alamat Dusun limo RT 001 RW 005 Desa Pucangagung Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Pak Bejo mengalami kelumpuhn sejak tahun 1980an. Pada awalnya dia hanya merasakan seperti gejala reumatik, pegel- pegel di kedua kakinya. Sejak saat itu dia sering keluar masuk rumah sakit untuk menjalani pengobatan kakinya. Namun bukannya sembuh setiap hari, bulan dan tahun kakinya dirasakan semakin lemas dan tidak kuat untuk berjalan. Hingga pada tahun 1987 untuk terakhir kalinya dirinya masuk Rumah Sakit Umum Purworejo dengan gejala yang sama. Sempat rawat inap selama 1 minggu namun setelah keluar dari rumah sakit kakinya sama sekali tidak dapat digerakkan untuk berjalan. Saat ini Pak Bejo hidup sendiri dengan adiknya Jumali yang juga mengalami kelumpuhan. Untuk mengisi hari-harinya Ia membuat kerajinan alat-alat rumah tangga dari bambu seperti tampah, saringan ( kalo=Jawa) dan lain-lainnya. Ia menjual sendiri hasil kerajinannya keliling wilayah Purworejo dengan berkendara kursi roda. Alhamdulillaah kurir #SedekahRombongan oleh Allah  dipertemukan dengannya sehingga dapat memberikan bantuan dari para sedekaholiks untuk menambah modal psk Bejo. Semoga bantuan ini bermanfaat.

Jumlah bantuan  : Rp.500.000,-
Tanggal         : 17 April 2016
Kurir           : @MarjunulNP dan Toto Sudiarto

Pak bejo menderita lumpuh

Pak bejo menderita lumpuh


WAHYU HIDAYAT BIN  MARDIONO  (8, Mega colon) beralamat di Desa Tersidi Lor RT 08 RW 02 Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Putra ke dua dari pasangan suami istri Bapak Mardiono (53), Pekerjaan tani dan Ibu Maryana (43) Pekerjaan ibu rumahtangga. Awal mula sakit Dik Wahyu 3 hari setelah kelahiran perut kembung kemudian oleh keluarga di bawa ke RS Palang Biru Kutoarjo Purworejo. Di RS sempat dirawat selama 2 hari namun belum ada perubahan, oleh pihak keluarga di bawa pulang di obati secara tradisional anak bisa BAB (mekonium). Pada usia 36 hari anak di bawa ke bidan dan diberi obat pencahar mengalami diare kemudian dibawa ke RSUD Purworejo. Dokter RSUD mendiagnosa Megacolon. Dokter merujuk ke RSUP Sardjito Jogjakarta untuk dioperasi. Operasi pertama sudah dilakukan ketika Dik Wahyu masih kecil  namun bab ( buang air besar) tetap tidak lancar. Pada bulan Februari  2016 dilakukan operasi yang ke dua akan tetapi sampai sekarang BAB masi belum lancar, rencana nanti  kontrol bulan Mei 2016 dengan menggunakan jaminan kesehatan BPJS kelas 3. Alhamdulillaah kurir # SedekahRombongan dapat bertemu dengan keluarga Dik Wahyu sehingga dapat memberikan santunan  untuk meringankan beban keluarga dan transport untuk kontrol.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal        : 21 April 2016
Kurir          : @MarjunulNP, Toto Sudiarto, Anto, dan Asri

Wahyu menderita Mega colon

Wahyu menderita Mega colon


DIDI YATMONO BIN AMANAT (17, Skyzofrenia) alamat Dusun Cacaban RT 02 RW 02 Desa Kaliwungu Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Bekerja sebagai seorang buruh harian lepas . Didi tinggal bersama orang tuanya ayahnya bernama Amanat umur 56 tahun Pekerjaan : Buruh harian lepas, dan Ibu : Sumarti umur 52 tahun ibu rumah tangga kadang membantu suami buruh serabutan. Awal mula derita, Didi sepulang dari merantau ke Jakarta dalam kondisi gangguan jiwa karena mempelajari Ilmu Tenaga Dalam, sering meracau dan tingkah lakunya tidak seperti orang pada umumnya. Didi pernah diperiksakan ke RSUD Tjitro Wardojo Purworejo tapi tidak membuahkan hasil. Didi berasal dari keluarga  miskin tapi tidak memiliki fasilitas jaminan kesehatan  seperti  KIS/KPS/Jamkesmas. Keluarga sudah pernah mencoba melakukan  pengobatan melalui Ruqyah, tapi tidak sembuh juga. Hari Sabtu sore tanggal 09 April 2016 Didi di rujuk ke RSJ Magelang sampai sekarang santunan ini diberikan belum pulang (21 April 2016). Pihak keluarga sudah mencoba mengupayakan mendapatkan fasilitas Jamkesda tapi hasilnya sama sekali gagal karena tidak masuk dalam Data Base usulan  KIS/ KKS . oleh kurir #SedekahRombongan  diberikan santunan untuk meringankan beban keluarga, diterima pak Amanat.

Jumlah Bantuan: Rp.500.000,-
Tanggal       : 21 April 2016
Kurir         : @MarjunulNP, Toto Sudiarto , @aiindutz

Didi menderita Skyzofrenia

Didi menderita Skyzofrenia


ROKHANAH (29, Operasi Cesar) alamat RT 2 RW 2, Desa Mangunjayan Kecamatan Butuh, Kabupaten  Purworejo  Provinsi Jawa Tengah. Istri dari  Muhammad Munasir, 35 tahun bekerja sebagai buruh tani. Bu Rokhanah ini seorang ibu hamil yang mengalami gangguan saat melahirkan. Yaitu hamil lewat bulan (hamil lewat / lebih bulan 42minggu+3hari) harusnya 9 bulan 10 hari. Karena  takut akan terjadi sesuatu pada ibu dan bayinya, oleh bidan desa bu Rokhanah dirujuk ke RSUD Tjitro Wardojo (TW) Purworejo dengan menggunakan fasilitas Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah) di RSUD TW Purworejo bu Rokhanah dipacu ( induksi ) sampai 8 kali tetapi janin belum keluar juga akhirnya oleh tim dokter diputuskan untuk dilakukan operasi Cesar untuk menyelamatkan bayi dan ibunya. Alhamdulillaah akhirnya bayi dapat lahir dengan selamat demikian juga ibunya. Setelah 6 hari dirawat akhirnya bu Rokkanah dan bayinya diperbolehkan pulang. #SedekahRombongan memberikan bantuan  kekurangan biaya perawatan selama di RSUD Tjitro Wardojo Purworejo. Keluarga menyampaikan terima kasih atas bantuannya semoga para dermawan yang tergabung dalam # Sedekah Rombongan mendapat rezeki yang lebih banyak dan berkah. Aaamiiin.

Jumlah bantuan : Rp.2.500.000,-
Tanggal        : 29 April 2016
Kurir          : @ MarjunulNP, Toto Sudiarto dan M Kamila.

Bantuan biaya Operasi Cesar

Bantuan biaya Operasi Cesar


FATMAWATI JULIA AZZARA BINTI BUDI RAHMAT (20, Cerebal palsy) alamat Rt 4 RW 4 Dusun Onggosaran Desa Cengkawakrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Anak ke dua  dari Pak Budi Rahmat (54 tahun) pekerjaan Tukang jahit dan Ibu Susilowati (44 tahun) sebagai ibu rumah tangga. Zahra lahir prematur 8 bulan dikarenakan ibunya waktu itu mengalami perdarahan hebat. Saat lahir tidak ada tanda kelainan tetapi ketika bayi Zahra umur 9 bulan ketahuan kalau Zahra mengalami cerebal palsy. Orang tua sudah berusaha mengobatkan Zahra ke medis hingga ia berusia 8 tahun namun tidak ada hasilnya. Pengobatan alternatif juga sudah dilakukan. Ada 17 macam pengobatan alternatif yang dilakukan sampai harus menguras habis harta kekayaan orang tua Zahra karena Zahra tidak punya jaminan kesehatan apa pun. Sampai saat ini kondisi Zahra hanya bisa tiduran dan duduk saja. Bahkan mata sebelah kanannya juga menderita xerophtalmia ( kebutaan karena kekurangan vitamin A).Pernah dilakukan terapi di Yakkum Jogjakarta namun karena terkendala biaya dan jarak yang jauh terapi ini tidak dilanjutkan. Alhamdulillaah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allaah dengan Zahra sehingga dapat memberikan santunan dari para sedekaholiks. Santunan ini untuk membantu pembuatan motor gerobak tempel yang bisa mengangkut kursi roda Zahra sehingga Zahra dapat diajak untuk terapi di Yakkum Jogjakarta dan bisa menikmati udara luar. Semoga santunan ini bermanfaat dan motor gerobak Zahra segera terwujud aaamiiin.

Jumlah bantuan : Rp.1.500.000,-
Tanggal        :  3 Mei 2016
Kurir          : @ MarjunulNP, Toto Sudiarto dan Didit

Zahra menderita Cerebal palsy

Zahra menderita Cerebal palsy


TUSIYAH BINTI HARJO UTOMO (47, Kanker Payudara stadium 3 ) Alamat Dusun Kempul RT 01 RW 3, Desa Jetis, Kecamatan Loano, Kabupapen Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Istri dari Siswo Sumarto ,usia 58 tahun, pekerjaan  Buruh. Sejak 5 bulan yang lalu Bu Tusirah merasakan ada benjolan di payudara kanan namun tidak tetasa sakit. Diobati di pengobatan alternatif saja tetapi tidak sembuh. Setelah diperiksakan di Puskesmas Loano ternyata disinyalir ada semacam tumor kemudian dirujuk ke RSUD Tjitro Wardojo Purworejo. Setelah di USG ternyata harus dioperasi. Operasi sudah dilakukan pada tanggal 29 Maret 2016 di RSUD TW Purworejo. Oleh dokter disarankan untuk kontrol lagi sebulan berikutnya dan melakukan perawatan luka paska operasi cukup di Puskesmas terdekat saja. Tanggal 29 April 2016 Bu Tusirah kontrol lagi ke RSUD TW Purworejo oleh dokter harus dirujuk ke RSUP Sardjito Jogjakarta. Alhamdulillah Bu Tusirah punya Kartu Indonesia Sehat (KIS) sehingga segala biaya pengobatan ditanggung pemerintah. Kurir #Sedekah Rombongan Purworejo membantu menfasilitasi transportasi ke Jogjakarta karena keluarga ini tidak mampu dan tidak ada saudara di Jogjakarta. Dengan menggunakan MTSR Purworejo pada tanggal 8 Mei 2016. Bu Tusirah diantar ke Jogjakarta juga diberi santunan dari para sedekaholiks untuk akomodasi selama di Jogjakarta. Semoga Sakit Bu Tusirah segera dapat disembuhkan sehingga bisa membantu suami mencari nafkah. Aaamin

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal        : Mei 2016
Kurir          : @MarjunulNP, Toto Sudiarto ,Anang dan Ari

Ibu tusiyah menderita Kanker Payudara stadium 3

Ibu tusiyah menderita Kanker Payudara stadium 3


Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Purworejo ( Biaya Operasional ). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan Purworejo digunakan untuk  mendukung kelancaran gerakan #SedekahRombongan. Diantaranya untuk  penyampaian  santunan dari para sedekaholiks lewat para kurir Sedekah Rombongan Purworejo kepada keluarga dhuafa, pasien yang berada di wilayah Purworejo dan sekitarnya. Bahkan sampai wailayah Kebumen. Disamping itu terkadang digunakan masyarakat dalam mengantar jenazah ke tempat istirahatan yang terakhir. MTSR juga diperlukan dalam merujuk pasien ke luar wilayah Purworejo baik Rumah Sakit Jiwa Magelang maupun RSUP Sardjito Jogjakarta. Membantu merujuk pasien dampingan Sedekah Rombongan baik ke Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jogjakarta maupun Solo. Pada bulan Maret 2016 dan April serta Mei 2016 biaya yang dikeluarkan untuk operasional MTSR Purworejo adalah sebagai berikut ;
Pembelian BBM  mengantar pasien Anwar ke Sentolo Kulonprogo Rp. 150.000,- tanggal 28 Maret 2016
Biaya service ganti karet sockbreker Rp.175.000 tanggal 4 April 2016
Cuci mobil Rp.25.000 tanggal 4 April 2016
Pembelian  BBM mengantar Anwar ke Sentolo  Kulonprogo Rp.100.000,- tanggal 10 April 2016
Pembelian BBM mengantar Uswatun ke RSSR Jogjakarta   Rp.150.000,- tanggal 11 April  2016
Service AC Rp.350.000 tanggal 2 Mei 2016
Pembelian BBM mengantar Anwar ke Sentolo Kulonprogo
Rp.100.000,- tanggal 2 Mei  2016
Pembelian BBM jemput pasien Irfan Maulana  ke Solo Rp.250.000 tanggal 4 Mei 2016
Pembelian BBM untuk survey pasien Rp. 100.000 tanggal 7 Mei 2016
Pembelian BBM mengantar pasien Sutirah dan Uswatun ke Jogjakarta  Rp.100.000,- tanggal 8 Mei 2016

Jumlah   : Rp. 1,500.000 ,-
Tanggal  : 8 Mei 2016
Kurir    : @ MarjunulNP,  Toto Sudiarto dan semua kurir

Biaya operasional

Biaya operasional


SUHARTI BINTI ATMO TINOYO (62, gejala stroke dan gula). Alamat Rejosari RT 4 RW 6, Magersari,  Magelang Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah. Ibu SUHARTI pada tahun 2013  menderita sakit gula hingga di rawat inap di RSJ magelang karena gulanya tinggi setelah menjalani perawatan di RSJ ibu suharti menjalani kontrol di puskesmas Magersari. Ibu SUHARTI  pada bulan januari 2016 merasa tubuhnya lemas sebelah dan sulit untuk berjalan lalu di periksakan ke puskesmas Magersari setelah menjalani pemeriksaan di puskesmas dokter jaga memberikan surat rujukan ke RSUD TIDAR. Setelah menjalani pemeriksaan di poli RSUD TIDAR hasil cek dokter menyatakan gejala setruk. Ibu SUHARTI mejalani kontrol di poli RSUD TIDAR setelah beberapa kali  kontrol tidak ada perkembanganya lalu suami ibu SUHARTI bapak HADI SUMITRO mangambil jalan altrnatif di Muntilan, gunung pring, Kabupaten Magelang dan setelah beberapa kali menjalani alternatif sudah bisa berjalan pelan-pelan tapi tidak bisa jarak jauh. Ibu SUHARTI hanya tinggal bersama suaminya saja bapak HADI SUMITRO (67) yang berkerja sebagai pedagang jepet keliling yang berpenghasilan tidak tentu.
Alhamdulillah #SedekahRombongan di pertemukan dengan ibu SUHARTI sehingga bisa membantu untuk pengobatan. Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada #SedekahRombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal: 23 April 2016
Kurir :@MarjunulNP @fathurrozaq82 Agus santoso

Ibu suharti menderita gejala stroke dan gula

Ibu suharti menderita gejala stroke dan gula


SURADI (75, Lumpuh ) Dusun Sucen RT 04 RW 03 Desa Sucen Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung Jawa Tengah.
Tiga tahun yang lalu, tepatnya tahun 2013 mbah Suradi mengalami kecelakaan kerja saat pulang dari kebun dalam kondisi hujan. Beberapa meter berjalan dari kebun mbah Suradi terjatuh di tanah yang licin sehingga tulang belakangnya mengalami keretakan dan menyebabkan kelumpuhan. Selama itu mbah Suradi hanya diobati di pengobatan alternatif. Saat  ini mbah Suradi hanya hidup bersama istrinya yang setia mendampingi Setiap hari ketika mbah Suradi melakukan aktifitas seperti Makan Minum dan mandi.
Alhamdulillah  #SedekahRombongan dengan ijin ALLAH SWT dapat dipertemukan dengan keluarga mbah Suradi dengan memberikan bantuan berupa Kursi Roda untuk menunjang aktifitas sehari hari.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 28 April 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 @M_ilyam17

Pak suradi menderita  Lumpuh

Pak suradi menderita Lumpuh


WALMI BINTI DAHURI (81, STROKE) Alamat Dusun Krajan RT 02/RW 01 Desa Lempuyang Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Ibu Walmi adalah seorang janda yang hidup dengan dengan anak tunggalnya. Ibu Walmi mengalami Lumpuh sejak satu tahun ini, tekanan darah yang tinggi mengakibatkan beiau terjatuh. Anaknya Purnomo (40,Tani) membawanya ke Bidan Desa untuk mendapat pertolongan dan disarankan untuk di bawa ke RSUD Temanggung. Dokter memberitahukan bahwa Ibu Walmi mengalami Stroke. Beberapa hari di RSUD Temanggung dan diperbolehkan pulang dengan catatan Dokter untuk rutin kontrol dan meminum obat. Awalnya berbekal Jamkesmas yang dimiliki keluarga membawa Ibu Walmi kontrol ke RSUD Temanggung. Namun akhir akhir ini keluarga sudah tidak sanggup membawanya dikarenakan faktor dana yang tidak memungkinkan. Saat ini beliau hanya tidur dikamar bahkan untuk buang air pun harus menggunakan pampers dan saleb. Keluarga sangat kesulitan untuk merawatnya bahkan untuk ke RSUD juga tidak bisa. Alhamdulillah dengan didampingi Ibu Kades #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Ibu Walmi untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk Biaya kontrol dan membeli pampers serta saleb. Keluarga sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini mudah mudahan bisa bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal  :25 April 2016
KURIR: @MarjunulNP @Fathurrozaq82 Swastiko

Ibu walmi menderita  Lumpuh

Ibu walmi menderita Lumpuh


JUBEDI (66, KANKER USUS) Alamat Dusun Bengkung RT 23 RW 12 Desa Candiretno Kecamatan Secang Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Pak Jubed begitu di panggil hidup bersama Istrinya dan anak terakhirnya. Pak Jubed mengalami kanker usus dimulai sejak 1,5 tahun yang lalu. Awalnya dirasakan sakit pada perutnya, oleh Istrinya dibawa ke Puskesmas dan dari Puskesmas dirujuk ke RSUD Magelang. Dari RSUD Magelang diketahui menderita kanker usus dan dirujuk ke RS Ken Saras Semarang. Di sana sudah dilakukan operasi pengeluaran usus menggunakan Jaminan Kesehatan BPJS Mandiri. Setelah pulang sebenarnya disuruh untuk kontrol rutin dan untuk memastikan kapan operasi lagi untuk memasukkan ususnya lagi namun ternyata BPJS nya tidak diiisi oleh keluarganya sampai kisaran 1 tahun ini sehingga BPJSnya tidak bisa digunakan sebelum dilunasi. Saat ini beliau hanya duduk dirumah saja, saat makan serasa penuh perutnya sehingga harus sangat berhati hati. Keluarganya dan anaknya yang hanya sebagai buruh tani sangat kesulitan untuk membayar iuran BPJSnya sehingga Pak jubed tidak bisa kontrol untuk memngetahui kapan akan dilakukan operasi lagi. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Pak Jubedi untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk membayar pelunasan iuran BPJS. Keluarga sangat berterimakasih dan berharap semoga dapat bermanfaat untuk Pak Jubed dan keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 27 April 2016
KURIR : @MarjunulNP @Fathurrozaq82 Swastiko, Maksud Abadi

Pak jubedi menderita  Lumpuh

Pak jubedi menderita Lumpuh


ROBIKAH (48, kista) Alamat Candisari RT 02/RW 09 Girirejo, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah. Ibu Robikah merupakan Ibu dari 4 orang anak menderita tumor perut. Pada Hari kamis tanggal 24 maret 2016 beliau menjalani operasi pengangkatan tumor didalam perutnya.  Sebelum operasi tumor, dua minggu yg lalu beliau juga operasi usus (terjadi pembusukan pada ususnya) dan harus di potong sepanjang 5 cm. Suami ibu Robikah pak Sudarsin bekerja sebagai buruh bangunan, tapi kini belum bisa bekerja lagi. Karena sewaktu bekerja bangunan beliau jatuh setinggi 8 meter, setelah kejadian itu kondisi suami bu robikah juga belum stabil kepala dan lengan tangan sebelah kanan masih sering ngilu, sehingga belum bisa bekerja seperti semula. Bu robikah mempunyai 4 orang anak (kelas 3 SMP, 2 SMP dan 2SD). Anak pertama baru lulus SMA, sudah mencoba daftar pekerjaan namun belum juga diterima. Kini anak pertama bekerja di warung bakso, kondisi rumah belum permanen (masih gedhek) sungguh memprihatinkan, bagian beberapa rumah banyak yg rusak. Dahulu rumah bu robikah juga sudah pernah disurvai dari kabupaten, namun sudah lama sekali juga tidak ada tindak lanjut lagi. Sewaktu menjalani pengobatan bu robikah meminjam uang untuk membeli obat menghilangkan rasa panas setelah operasi sebesar Rp.900.000,-
Alhamdulillah  #Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan keluaraga lbu Robikah untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk biaya berobat agar sehat dan dapat bekerja untuk mencari nafkah untuk keluarga. Keluarga mengucapkan terimakasih kepada teman- teman #Sedekah Rombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 April 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 @SigitPurnomo

Ibu rubikah menderita kista

Ibu rubikah menderita kista


AMELIA PUJI LESTARI (13, Jantung bocor dan paru-paru) Tempursari kulon 3/8 Tempurejo, Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Adek Amel menderita jantung bocor dan paru-paru sejak bayi, sehingga menghambat tumbuh kembangnya. Ibunya meninggal dunia  saat ia usia 17 bulan, setelah itu bapaknya pergi dan mempunyai istri lagi dan tidak pernah mengurusnya dan mendengar kabar bahwa bapaknya sudah meninggal dunia. Saat ini  adek Amel diurus oleh Kakek dan neneknya dan saat sakitnya sedang kambuh kakinya bengkak dan kulitnya membiru, saat ini Adek Amel belum bisa kesekolah karena kalau terlalu capek sakitnya akan kambuh.
Alhamdulillah  #Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan keluarga Adek Amel untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk biaya berobat agar sehat dan dapat sekolah lagi. Keluarga mengucapkan terimakasih kepada teman- teman #Sedekah Rombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Mei 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 @SigitPurnomo

Amelia menderita  Jantung bocor dan paru-paru

Amelia menderita Jantung bocor dan paru-paru


ROKHIM BIN MATROJI (47, syaraf tulang belakang) Macanan, RT 1 / RW 6, Ringinanom, Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bapak Rokhim menderita sakit saraf kejepit awal mula kakinya sering kesemutan dan dia masih bekerja seperti biasanya. Sejak 4 tahun yang lalu sudah tidak dapat bekerja lagi karena kakinya sudah mulai mengecil dan susah untuk berjalan dan hanya dibawa ke tukang urut tetapi sampai saat ini belum ada hasil kesehatannya dan belum pernah diperiksakan ke dokter karena tidak mempunyai biaya dan jaminan kesehatan. Saat ini untuk menanggung kebutuhan sehari-hari istrinya harus bekerja sebagai buruh cetak batu bata dan genting. Alhamdulillah  #Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan keluarga Bapak Rokhim untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk membayar iuran BPJS mandiri dan berobat agar sehat dan dapat bekerja untuk mencari nafkah untuk keluarga. Keluarga mengucapkan terimakasih kepada teman- teman #Sedekah Rombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 April 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 @SigitPurnomo

Bapak Rokhim menderita sakit saraf kejepit

Bapak Rokhim menderita sakit saraf kejepit


GIYAN JAMHURI (76, Bantuan Tunai Duafa) Alamat Dusun Karang Sanggrahan RT04 RW 02 Desa Plosogede Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Propinsi jawa Tengah. Bu Jam begitu disapa adalah seorang janda. Suaminya (Alm Suyono) sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Bu Jam menempati rumah yg dibangun oleh warga sekitar. Anaknya bekerja sebagai reparator alat elektronik. Karena kondisi rumah didalam kampung maka konsumen anak Bu Jam hanya sedikit. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarga juga masih sangat kurang. Usia Bu jam yang sudah tua membuat tubuhnya sering sakit sakitan. Namun anaknya tidak bisa memeriksakan ke RSUD Magelang dikarenakan tidak mempunyai Jaminan Kesehatan. Sehingga jika Bu jam sakit hanya diberikan obat obat warung saja yang hanya menahan sakit sementara. Alhamdulillah Allah SWT mempertemukan  #Sedekah Rombongan dengan bu Jam untuk turut serta berpartisipasi membantu meringankan beban keluarga dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk pembuatan bpjs dan biaya pengobatan. Keluarga sangat berterimakasih kepada teman- teman #SedekahRombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 April 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 @masdodo_1983

 Bantuan Tunai Duafa

Bantuan Tunai Duafa


ZUMATUL (38, Bantuan tunai duafa) Alamat Desa Menayu RT 06 RW 021 Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Mbak Zum begitu dipanggil di Desanya adalah janda dengan satu orang anak. Suaminya sudah 6 tahun tidak pernah memberikan nafkah dan saat ini sudah tidak diketahui rimbanya. Anak mbak Zum berumur 7 tahun saat ini masih sekolah kelas 2 SD. Untuk memenuhi kebutuhan mbak Zum berjualan gorengan didepan rumah orang tuannya. Hasil dari jualan itu sangatlah kecil dan hanya bisa untuk makan sehari hari saja. Tempat jualan Mbak Zum hanya di depaan rumah saja dan menggunakan terpal yang sudah rusak. Jika hujan datang maka akan bocor karena terpal yang digunakan sudah tidak layak untuk digunakan. Mbak Zum hanya bisa pasrah dan kadang jika hujan datang beliau tidak jadi untuk berjualan. Alhamdulillah Allah SWT mempertemukan  #SedekahRombongan dengan mbak Zum untuk turut serta berpartisipasi membantu meringankan beban keluarga dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk membeli peralatan dan terpal baru. Keluarga sangat berterimakasih kepada teman- teman #SedekahRombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 April 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 @masdodo_1983

 Bantuan Tunai Duafa

Bantuan Tunai Duafa


NUR CAHAYA (66, pembengkakan jantung dan paru-paru) Kenatan RT 01 RW 12 Pucung Rejo Muntilan Kabupaten Magelang.
Nur Cahaya adalah ibu dari Bp Muhammad Zen (45th). Nur Cahaya sudah lama ditinggal mati oleh suaminya sehingga selama ini hidup dirawat oleh anaknya yang bekerja sebagai buruh di bengkel di sebuah rumah kontrakan. Setelah ditinggal mati oleh suaminya, Nur Cahaya menjadi sering sakit-sakitan.
2 hari yang lalu pada pagi hari Nur Cahaya tiba-tiba merasakan sesak nafas, lemes dan pusing. Karena tidak mempunyai biaya, oleh anaknya hanya dirawat di rumah saja. Karena merasa kasihan,vtetangga Nur Cahaya meminta bantuan kepala desa setempat untuk dicarikan bantuan. Oleh kepala desa akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk diperiksakan, setelah dilakukan pemeriksaan rontgen, Nur Cahaya di haruskan untuk dirawat di Rumah Sakit. Karena tidak mempunyai jaminan kesehatan, anak Nur Cahaya merasa keberatan jika harus dirawat di Rumah Sakit. Alhamdulillah Allah SWT mempertemukan  #Sedekah Rombongan dengan Kepala Desa dan Nur Cahaya untuk turut serta berpartisipasi membantu meringankan bebannya dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk biaya pengobatan. Keluarga sangat berterimakasih kepada teman- teman #SedekahRombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 8 Maret 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 @RestiAulia

Ibu nur menderita pembengkakan jantung dan paru-paru

Ibu nur menderita pembengkakan jantung dan paru-paru


SIYO BIN DIHARJO (80, STROKE RINGAN) Alamat Dusun Krajan RT 07/RW 01 Desa Klepu Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Mbah Siyo adalah seorang duda yang hidup dengan seorang anak tunggalnya Wagiyo (38, Buruh tani). Mbah Siyo mengalami Stroke sejak 2 tahun terakhir. Saat itu Mbah Siyo jatuh saat pulang dari sawah. Oleh anaknya dibawa ke Bidan dan disarankan untuk ke Puskesmas Pringsurat untuk mendapat perawatan yang lebih intensif. Berbekal Jaminan Kesehatan JAMKESMAS Mbah Siyo dibawa ke Puskesmas Pringsurat. Setelah mendapat perawatan diketahui menderita Stroke ringan dan dianjurkan untuk pulang sambil kontrol ke Puskesmas secara rutin. Namun keluarga tidak bisa secara rutin untuk memeriksakan karena terkendala masalah biaya sehinga saat ini hanya bisa dirumah saja sambil sesekali keluar rumah untuk menghirup udara luar. Alhamdulillah dengan didampingi Bapak Kesra Desa Klepu #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Mbah Siyo untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk Biaya kontrol ke Puskesmas. Keluarga sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal  : 23 April 2016
KURIR: @MarjunulNP @Fathurrozaq82 Swastiko

Pak siyo menderita STROKE RINGAN

Pak siyo menderita STROKE RINGAN


IMAM SUDADI (39, GAGAL GINJAL) Alamat Dusun Krajan RT 07/RW 01 Desa Pingit Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Pak Imam begitu di sapa mempunyai istri Rheni Sukapti (39, Ibu rumah tangga) dan mempunyai seorang anak yang masih berumur 4 tahun. Pak Imam dulunya adalah seorang sopir bis malam sehingga biasa mengkonsumsi minuman kemasan. Derita Pak Imam dimuai sejak 1 tahun ini. Awalnya dirasakan sering muntah dan tekanan darah tinggi. Istrinya membawanya ke RSUD Temanggung denan menggunakan Jamkesmas dan setelah di cek Dokter diketahuni menderita Gagal Ginjal sehingga di haruskan untuk melkukan cuci darah setiap minggunya. Saat ini Pak Imam hanya duduk dan tidur di rumah saja dikarenakan masih mengalami bengkak pada kakinya. Pak Imam yang merupakan tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah dikarenakan sakit maka istrinya bekerja meskipun tidak bisa mencukupi untuk biaya ke RSUD setiap minggunya. Alhamdulillah dengan didampingi Bapak Kesra Desa Pingit #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga pak Imam untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk Biaya kontrol ke RSUD Temanggung. Keluarga sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini sehingga bisa meringankan beban keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 23 April 2016
KURIR: @MarjunulNP, @Fathurrozaq82, Swastiko

Pak imam menderita GAGAL GINJAL

Pak imam menderita GAGAL GINJAL


ROFIAH BINTI REDJO UTOMO (79, PATAH TULANG KAKI) Alamat Lingkungan Jetis RT 03 RW 01 Kelurahan Butuh Kecamatan Temanggung Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Mbah Ndul begitu dikenal adalah seorang janda yang hidup sendiri dan tidak mempunyai anak. Beliau hidup di rumah yang merupakan peninggalan dari suaminya. Kejadian dimulai saat beliau sedang berjualan sayur mayur di pasar Temanggung. Namun nahas lapaknya roboh dan menimpa kakinya. Berbekal Jamkesmas yang dimilikinya tetangga membawanya ke RSUD Temanggung untuk mendapatkan perawatan dan di lakukan operasi di kaki kirinya. Setelah selesai beliau tidak bisa berjalan seperti sedia kala dan harus menggunakan alat bantu untuk menopang jalannya. Dokter menyarankan agar rutin melakukan kontrol dan terapi. Hidup seorang diri membuatnya sangat kesulitan untuk ke RSUD Temanggung. Tetangganya yang rutin menengok dan memberinya makanan. Namun untuk kontrol ke RSUD Temanggung beliau sangat kesulitan dikarenakan masalah biaya karena tidak ada yang menafkahinya. Alhamdulillah dengan didampingi Bapak Sus dari BPBD Temanggung #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Ibu Rofiah untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk Biaya kontrol ke RSUD Temanggung. Keluarga sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini sehingga bisa meringankan beban keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 25 April 2016
KURIR: @MarjunulNP, @Fathurrozaq82, Swastiko

Ibu rofiah menderita  PATAH TULANG KAKI

Ibu rofiah menderita PATAH TULANG KAKI000


RAME (29, Kaki Palsu ) Alamat dusun Katuwon Barat RT 01 RW 01 desa Malebo Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Pak Rame biasa dipanggil, mengalami kecelakaan kerja saat membuat batu bata. Kronologinya berawal saat pak Rame membuat adonan tanah liat dan memasukan tanah tersebut ke dalam mesin pengilingan. Setelah itu Pak Rame menginjak injak adonan yang ada di dalam mesin.  Namun tidak sengaja mesin pengilingan tersebut menyala sendiri hingga akhirnya kaki kiri Pak Rame ikut tergiling. saat itu juga pak Rame dilarikan ke RSUP Dr Sardjito Jogjakarta. Saat ini Pak Rame hidup bersama kedua orang tuanya dan mempunyai tanggungan hidup anaknya yang masih kelas 1 SD setelah ditinggal pergi istrinya yang menikah lagi.
Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan dengan ijin Allah SWT dapat dipertemukan dengan keluarga pak Rame dan memberikan bantuan Kaki Palsu sehingga bisa menunjang kegiatan sehari hari.
Keluarga sangat berterimakasih atas bantuan dari #SedekahRombongan yang diberikan.

Jumlah : Rp. 3.000.000,-
Tanggal : 27 April 2016
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82 @M_ilyam17

Bantuan Kaki Palsu

Bantuan Kaki Palsu


MTSR Magelang (BBM, GANTI BAN, TAGIHAN HOTLINE) Periode April dan Mei, awal Juni 2016
Seiring dengan banyaknya pasien yang harus didampingi di wilayah Magelang Temanggung maka mobilitas Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Magelang semakin tinggi.
Dengan semakin seringnya mobilitas itu maka kebutuhan akan BBM Bensinpun semakin banyak untuk mengantar dan menjemput pasien dampingan sedekah rombongan serta melayani permintaan Warga untuk antar jemput ke rumah sakit. Penggunaan MTSR sangat bermanfaat bagi pasien dampingan dan warga sekitar, pada bulan ini mengantar dan menjemput pasien dampingan dari Ngadirejo Temanggung Ke RSSR Solo sebanyak 2 kali, Menjemput Pasien Estafet dari Rengasdengklok di Tegal atas nama bu Apen, Mengantar Pasien dari Magelang Ke RSSR Semarang sebanyak 2 kali,  mengantar pasien dari Kranggan Temanggung ke RSSR Jogja, Mengantar Pasien dari Magelang ke RSSR Jogja, mengantar pasien dari Parakan Temanggung ke RSSR Jogja. Mengantar bantuan ke Windusari Magelang, Mengantar Pasien Salaman Magelang ke RSSR Jogjakarta,  mengantar pasien dari Mungkid Magelang ke RS Pura Raharja Medika KulonProgo sebanyak 4 kali, Mengantar Pasien dari Mungkid ke RSU Muntilan. Mengantar Pasien dari Grabag Magelang Ke RSSR Jogja 2 Kali. Mengantar Pasien bu Apen dari Blabak Ke RS Sardjito 4 Kali, MTSR juga digunakan melayani warga mengantar jenazah dari Magelang ke Parakan Temanggung. Pemakaian MTSR Juga untuk membantu warga mengantar Jenazah dari RS Lestari Raharja Magelang Ke Badakan Magelang. Mengantar Pasien dari Kedu Temanggung ke RS di Gunung Pati Semarang. Mengantar pasien dari Gemawang Temanggung ke Purwokerto 2 kali. Melayani warga sakit dari kudus ke Magelang. Membayar Sopir 2 x Perjalanan, Membayar Tol dan Cuci Kendaraan. Total Rp. 4.010.000,-
Penggunaan anggaran periode ini juga untuk mengganti ban belakang sebanyak 2 ban sebesar @Rp. 800.000,- x 2 = Rp. 1.600.000,- Selain itu anggaran juga digunakan untuk membayar tagihan nomor hotline MTSR.

Jumlah : Rp. 5.708.000.-
Tanggal : 5 Mei 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82  Sigit Purnomo ardo limar swastiko ilyam

Biaya BBM, GANTI BAN, TAGIHAN HOTLINE

Biaya BBM, GANTI BAN, TAGIHAN HOTLINE

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Gimo 5,620,000
2 Andika Putra 1,200,000
3 Siti Badriyah 500,000
4 Alfan 500,000
5 Dimas 1,500,000
6 Sripin 5,605,000
7 Cici 1,313,500
8 MTSR Tasik 3,500,000
9 Naura 500,000
10 Hendra 1,000,000
11 Syaiful 1,000,000
12 M Fauzan 500,000
13 Eska 500,000
14 Istiqomah 500,000
15 Jihan 1,489,376
16 RSSR Jogya 1,970,000
17 Mardalina 500,000
18 Untung 1,000,000
19 Narti 500,000
20 Siti Aminah 1,500,000
21 Tukiran 1,500,000
22 Cici Asri 681,300
23 Bakti Sosial SR Jember 1,185,000
24 Hamid 600,000
25 Arkan 500,000
26 Bejo 500,000
27 Wahyu 500,000
28 Didi 500,000
29 Rokhanah 2,500,000
30 Fatmawati 1,500,000
31 Tusiyah 500,000
32 MTSR Purworejo 1,500,000
33 Suharti 1,000,000
34 Suradi 1,000,000
35 Walmi 1,000,000
36 Jubedi 1,000,000
37 Robikah 1,000,000
38 Amelia 500,000
39 Rokhim 1,000,000
40 Giyan 1,000,000
41 Zumatul 1,000,000
42 Nur Cahya 750,000
43 Siyo 500,000
44 Imam 1,000,000
45 Rofiah 1,000,000
46 Rame 3,000,000
47 MTSR Magelang 5,708,000
Total 63,122,176

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 63,122,176,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 852 ROMBONGAN

Rp. 37,870,270,800,-