ANDIN MERLIANA PUTRI, (10 Bulan, Atresia Ani). Alamat: Kp. Babakan Sari RT.4/5, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Tidak akan ada menyangka bahwa adik manis seceria ini ternyata memiliki kecacatan pada tubuhnya. Semenjak lahir ia tidak memiliki lubang anus seperti bayi pada umumnya, ia harus mengerang kesakitan setiap akan melakukan buang air besar, hal tersebut harus ia lalui sampai saat ini. Pada usia 5 bulan Andin dibawa ke RSHS Bandung untuk dilakukan serangkain pemeriksaan oleh tim medis Rumah Sakit tersebut, pihak RSHS menginformasikan bahwa Andin akan dilakukan tindakan operasi namun harus menunggu beberapa bulan mendatang. Hingga kini, 5 bulan sudah orangtua Andin menunggu kabar berita dari RSHS terkait jadwal operasi, namun belum juga ada. Kami kurir #SR dipertemukan dengan keluarga Andin, menyampaikan titipan bantuan berupa materil sekaligus membantu negosiasi dengan pihak RSHS. Bantuan materil tersebut nantinya akan digunakan untuk biaya akomodasi RSHS, semoga Andin segera Allah sembuhkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 15 April 2016
Kurir : @ddsyaefudin @kikizakiah @fentifatimah @hapsarigendhis

Andin menderita Atresia Ani

Andin menderita Atresia Ani


POPI Jember. Santunan Sepeda Untuk Anak Yatim Raudlatul Ulum, Besuki Jalan Sumber Kembar, Langkap, Besuki Kabupaten Bondowoso. Santunan diberikan untuk pembelian sepeda pancal. Hal ini sangat dibutuhkan bagi mereka mengingat jarak sekolahan yang cukup jauh dari rumah tinggal mereka. Tim survey sedekah rombongan mendata anak yatim yang membutuhkan bantuan mereka. Lokasi yang cukup masuk ke pedalaman menyulitkan bagi tim sedekah rombongan untuk menyalurkan bantuan ini.
Jumlah Santunan Sepeda Pancal Untuk Anak Yatim ini Mengeluarkan Dana Rp.13.000.000 Dengan Ongkos Kirim Sepeda Pancal Ke Anak Yatim Raudlatul Ulum.
Semoga Santunan yang di berikan Bermanfaat Bagi Anak-anak Yatim Raudlatul Ulum

Jumlah Santunan : Rp.13.000.000
Tanggal Santunan: 23 Mei 2015
Kurir : @yudhoari , @gredyanto, @manumaulana

Santunan Sepeda

Santunan Sepeda


NURUL HUDA (38, KANKER USUS) Nurul Huda, pria berumur 38 tahun ini merupakan pekerja serabutan. Alamatnya jln manggar gang 11, RT 2 RW 16, Gebang , Patrang, Jember. Dalam kesehariannya Pak Nurul melakukan pekerjaan apapun termasuk reparasi alat-alat rumah tangga sampai perihal permesinan. Riwayat sakitnya dimulai kurang lebih setahun lalu ditandai dengan b.a.b disertai dengan darah segar sehingga pada waktu itu dirawat kurang lebihnya dua minggu di rumah sakit Citra Husada. Sebetulnya dokter sudah merekomendasikan untuk segera dilakukan operasi untuk mengangkat benjolan di ususnya, diagnosanya adalah tumor usus. Karena keterbatasan perekonomian Pak Nurul menunda operasinya tersebut sampai pada akhirnya tiga bulan lalu kondisinya menurun dan mengalami pendarahan tiap kali BAB sehingga harus dirawat kembali di rumah sakit Citra Husada. 9 kantong darah sudah dihabiskan dalam masa perawatan seminggu itu dan sekali lagi dokter merekomendasikan untuk segera dilakukan tindakan medis lanjutan ke rumah sakit Dr. Soebandi. Bapak dari satu putri ini yang sekarang duduk di kelas 3 SMK benama Nadira. Nadira lah yang memberi informasi terhadap tim #SRjember dan kemudian dilakukan survey dan pendampingan. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan Pak Nurul didiagnosa menderita kanker usus yang harus segera dilakukan tindakan medis lanjutan ke rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya. Sedekah Rombongan membantu dalam hal pembiayaan pengobatan dan pendampingan ketika proses pengobatan

Jumlah santunan: Rp. 700.000,-
Tanggal: 14 Desember 2015
Kurir: @yudhoari @manumaulana @TaufiqulKhasan @gredyanto

Nurul menderita kanker usus

Nurul menderita kanker usus


EDY MULYONO, (41, Carcinoma Recti T3N2aMLB Metastik Hepar). Alamat: Randukuning RT.11/RW.03, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pak Edy demikian tetangga biasa memanggilnya, hampir setahun ini tidak bisa bekerja dengan baik karena sakit kanker usus yang dideritanya. Diawali sekitar bulan Juli 2015 merasakan sembelit saat buang air besar, kejadian terus berulang dan akhirnya memeriksakan diri ke RSUD RAA Soewondo, yang hasil pemeriksaan ditemukan benjolan pada ususnya dan kemudian dilakukan operasi. Benjolan yang diangkat pun diambil sampelnya dan ditemukan indikasi kanker. Kemudian dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang untuk selanjutnya melakukan kemotherapy sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Saat ini Pak Edy sudah melakukan kemotherapy sebanyak enam kali. Itupun belum mengalami perubahan yang berarti pada kesehatannya. Pak Edy yang hanya buruh bangunan sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Istrinya Suwarsih (32) semula berjualan masakan di depan rumah pun untuk sementara menghentikan kegiatannya karena terlalu sering ditinggal saat harus menemani Pak Edy ke RSUP Kariadi Semarang. Untuk jadwal Kemotherapy berikutnya yaitu tanggal 18 April 2016 sampai hari ini belum dilakukan karena ketiadaan biaya. Sampai akhirnya Pak Edy memasang pengumuman bahwa  rumahnya akan dijual untuk biaya pengobatan berikutnya. Beruntung kurir #SedekahRombongan menemukan Pak Edy dan memberikan bantunan awal untuk digunakan memenuhi jadwal kemotherapy yang tertunda. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan untuk Pak Edy.

Jumlah santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 April 2016
Surveyor : @robbyadiarta @Dewa_popfmpati @Imam_Teguh

Pak edi menderita Carcinoma Recti T3N2aMLB Metastik Hepar

Pak edi menderita Carcinoma Recti T3N2aMLB Metastik Hepar


SRI PUJIATI, (48, Iron Deficiency Anemia). Alamat: Randukuning RT.11/RW.03, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Bu Puji demikian sapaan akrabnya. Saat ini hanya bisa terbaring lemah saja di tempat tidur. Kondisinya kian melemah, keluarga sudah membujuknya untuk memeriksakan ke dokter, tapi Bu puji takut akan penyakitnya. Namun karena sudah kian melemah akhirnya Bu Puji pun mau dibawa ke RSUD RAA Soewondo pada tanggal 21 Maret 2016. Akhirnya dokter mendiagnosa penyakitnya Iron Deficiency Anemia, Unspecified. Setelah rawat jalan beberapa hari bukannya membaik tapi malah kian memburuk, akhirnya harus menjalani rawat inap di RSUD Soewondo. Beberapa hari dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati, kondisi Bu Puji kian memburuk akhirnya harus dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang, Bu Puji juga telah menjalani pemeriksaan di Poli Hematologi dan dengan menjalani tindakan tes urine dan feses yang hasilnya akan diambil pada tanggal 19 Mei 2016, sekaligus dengan perawatan yang maksimal akhirnya Bu Puji pun diperbolehkan pulang. Namun tetap harus kontrol beberapa kali agar bisa dinyatakan benar-benar sembuh. Kondisi keluarga yang kurang mampu, suaminya Temon (63) hanya buruh serabutan membuat sedikit kesulitan untuk membiayai pengobatan Bu Puji. Alhamdulillah Allah mempertemukan keluarga ini dengan kurir #SedekahRombongan. Tim #SedekahRombongan memberikan bantunan untuk proses penyembuhan Bu Puji. Semoga Bu Puji segera diberi kesembuhan, Aamiin

Jumlah Bantunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 April 2016.
Kurir : @robbyadiarta @dewa_popfmpati  @Imam_Teguh

Ibu sri menderita Iron Deficiency Anemia

Ibu sri menderita Iron Deficiency Anemia


SUMIYATI BINTI SUTRISNO, (67, Pembekuan Darah Pada Otak). Alamat: Dukuh Mbaran RT.02/RW.02,Desa Sidoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Tetangga biasa memanggil Bu Sum. Kejadiannya yang bermula pada enam bulan yang lalu, beliau mengalami kecelakaan tabrak lari dan dirawat inap selama sebelas hari. Namun keadaannya tidak juga membaik. Kesehariannya hanya terbaring di tempat tidur, tidak adanya biaya akomodasi dan jaminan kesehatan untuk pengobatan berkelanjutan membuat Bu Sum tidak mengobatkan penyakitnya.  Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Bu Sum hanya menggandalkan anaknya Suparni (45) yang berjualan makanan ringan dengan hasil pas-pasan dan kadang tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kurir #SedekahRombongan yang menggunjungi rumahnya merasa senasib sepenanggungan dan memberikan bantunan, semoga bisa untuk mengurani beban pememenuhan kebutuhan sehari-hari.

Jumlah Bantunan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 20 April 2016
Kurir : @robbyadiarta @dewa_popfmpati @Miftah

Ibu sumi menderita Pembekuan Darah Pada Otak

Ibu sumi menderita Pembekuan Darah Pada Otak


SUNAR BIN GIMAN, (54, Liver). Alamat: Dukuh Krajan RT.04/RW.01, Desa Bakalan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pak Sunar demikian tetangga memanggilnya. Berawal dari sakit perut yang berkepanjangan yang dibiarkan berlarut-larut yang dikira sakit maag biasa, kini keadaan kian memburuk, akhirnya Pak Sunar memeriksakan diri ke RS. Sebening Kasih. Serangkaian pemeriksaan awalpun dilakukan mulai dari cek Laboratorium, pemeriksaan berkelanjutan dan berujung dengan diagnosa liver. Dokter memberi beberapa macam obat, saat obatnya terlambat diminum kondisinya akan berubah menjadi pucat, lemas dan sakit perut yang luar biasa, badan lebam dan perut membuncit. Saat kondisi seperti itu harus segera dilarikan ke rumah sakit. Suatu kali keadaan ini pernah terjadi dan akhirnya harus dilarikan ke Rumah Sakit dan harus rawat inap selama seminggu di RSUD Kelet Jepara. Walaupun keadaan telah membaik, namun Pak Sunar harus tetap menjaga kesehatannya. Pekerjaannya sebagai buruh kasar membuatnya tidak bisa berbuat banyak untuk memenuhi kebutuhannya. Pak Sunar hanya menggantungkan kesehariannya pada istrinya Sripah (50) yang bekerja sebagai pengais gabah ketika panen tiba. Kadang juga sebagai buruh pengolah ikan. Namun itu tidak selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sesekali anak pertama yang bekerja sebagai kuli pengolah ikan dan anak keduanya yang sebagai nelayan membantu mencukupi kebutuhan kedua orang tuanya dan kedua adiknya yang masih sekolah. Kurir #SedekahRombongan yang merasakan apa yang dialami keluarga ini. Santunanpun diberikan semoga berharap bisa meringankan beban keluarga ini.

Jumlah Bantunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 April 2016
Kurir : @robbyadiarta @dewa_popfmpati @Imam_Teguh

Pak sunar menderita Liver

Pak sunar menderita Liver


KARIDJAN BIN SATAM, (63,Sequela Subarschnoid). Alamat: Desa Winong RT.02/RW.02, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pak Djan panggilannya, beliau adalah dhuafa yang menderita Sequela Subarschnoid, Bermula dari enam tahun yang lalu semenjak Pak Djan mengalami stroke dan pada saat itu beliau tidak bisa bekerja, sehingga kebutuhan keluarganya pun tidak dapat terpenuhi. Jangankan untuk berobat, untuk makan saja selalu kekurangan. Dengan  keterbatasan biaya Pak Djan hanya sesekali saja berobat ke Puskesmas. Sekarang Pak Djan hidup berdua dengan anak bungsunya Virlia Ainun (12), karena beberapa waktu yang lalu sang istri Kastimah (54) dipanggil oleh Yang Maha Kuasa karena stroke selama hampir sepuluh tahun. Pekerjaan sebagai pengayuh becak sudah tidak dapat Pak Djan kerjakan, sekarang pekerjaannya yang dilakukan hanya seminggu sekali membantu di pool rosok  dengan upah tiga puluh lima ribu rupiah. Rumah yang ditempati sekarang pun sangat tidak layak untuk di tinggali. Beruntung beberapa tetangga memberi makan secara bergiliran kepada Pak Djan dan anaknya. Ditambah sedikit santunan dari masjid sebesar tiga puluh ribu rupiah setiap bulannya. Saat melihat kondisi Pak Djan sekarang ini kurir #SedekahRombongan sangat terharu ketika menyambangi rumah beliau. Dan #Sedekahrombongan memberikan Bantunan yang diharapkan bisa membantu meringankan beban hidup beliau.

Jumlah Bantunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 22 April 2016
Kurir : @robbyadiarta @Dewa_popfmpati  @Imam_Teguh

Pak kardijan menderita Sequela Subarschnoid

Pak kardijan menderita Sequela Subarschnoid


Ace Hariski (15, Kelainan Syaraf) yang bertempat tinggal di Wringin Bondowoso. Dik Riski sejak kelas 6 SD mengalami panas tubuh yang berlebihan. Kemudian dibawa berobat oleh orang tuanya ke RS, tapi keadaannya tidak malah membaik tapi malah semakin membuat kaku syarafnya. Bapaknya yang bekerja sebagai kuli bangunan dan ibunya yang bekerja sebagai pembuat besek ikan terus mengusahakan kesembuhan dik Riski. Kemudian dibawa berobat ke RS untuk kedua kalinya dan kemudian dibawa berobat alternatif ke Madura dengan menghasilkan jamu-jamuan untuk diminum. Namu tetap saja tidak membuahkan hasil. Dik Riski yang berasal dari keluarga yang kurang mampu akhirnya dibawa pulang ke rumah karena kebiasaan biaya. Sampai akhirnya dik Riski bertemu dengan Sedekah Rombongan. Sedekah Rombongan membantu dalam pengurusan pengobatannya yang di rujuk berobat ke RS dr. Soebandi Jember. Sedekah Rombongan membantu pembiayaan dan pendampingan saat berobat. Sedekah Rombongan juga membantu memberikan pinjaman kursi roda untuk membantu aktivitasnya. Santunan yang diberikan senilai di bawah ini digunakan untuk Akomodasi perawatan dan Transportasi.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.700.000,-
Tanggal: 08 Juli 2015
Kurir: @yudhoari @gredyanto @taufiqulkhasan @manumaulana

Pak ace menderita Kelainan Syaraf

Pak ace menderita Kelainan Syaraf


MUHAMMAD NURFAIZ (2, Tumor Jinak). Alamat: Kampung Taman RT 09 RW 04, Desa Mrawan, Kec. Tapen, Kab. Bondowoso, Jawa Timur. Saat awal kelahirannya, kondisi Faiz terlihat normal, namun beberapa minggu kemudian terlihat benjolan kecil di bagian leher. Waktu itu belum ada respon dari orang tua karena dikira hal yang wajar. Menginjak usia 1 tahun, benjolan pada leher terlihat semakin besar, akhirnya Faiz diperiksakan oleh orang tuanya ke rumah sakit daerah di Bondowoso dan didiagnosa mengidap tumor jinak. Sempat dilakukan penyuntikan pada benjolannya dan dinyatakan dokter tidak ada hal yag perlu dikhawatirkan. Setahun berselang walaupun tidak terasa sakit namun benjolan tersebut lama kelamaan semakin membesar, hingga akhirnya kembali diperiksakan ke rumah sakit daerah di Bondowoso. Setelah itu Faiz mendapat surat rujukan ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tepatnya 10 desember 2015 Faiz mulai menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan dikarenakan kondisi ekonomi keluarga yang sudah kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi musti mengeluarkan dana untuk biaya pengobatan. Setelah 3 kali kontrol di Poli Bedah RSUD Dr. Soetomo, Faiz mendapat jadwal operasi pada 29 desember 2015. Alhamdulillah operasi berjalan lancar dan sekarang benjolan di lehernya sudah terangkat. Saat ini kegiatan yang dilakukan Faiz adalah kontrol paska operasi, dan dilakukan dalam jangka waktu 2 minggu sekali. Bantuan sudah disampaikan untuk kebutuhan selama Faiz kontrol di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Bantuan sebelumnya sudah masuk di rombongan 808 & 809. Semoga Faiz bisa segera sembuh total dan menjadi balita normal seperti anak-anak seusainya.

Jumlah Bantuan : Rp. 543.000,-
Tanggal : 25 Nopember 2015
Kurir: @yudhoari, @gredyanto, Awaludin Yudha

Faiz menderita Tumor Jinak

Faiz menderita Tumor Jinak


Arbai, lelaki separuh baya berusia 46 tahun tinggal di Dusun Krajan RT 002 RW 015 Desa Kotakan Kabupaten Situbondo merupakan korban kecelakaan lalu lintas. Lelaki yang kesehariannya merupakan seorang buruh bangunan ini menderita cedera parah di otak yang mengakibatkannya koma . Kronologis kecelakaannya sebagai berikut. Di sore hari itu ketika Pak Arbai pulang kerja mengayuh sepeda dari arah belakang ditabrak oleh sebuah kendaraan roda empat. Tak ayal Pak Arbai pun terpental dan mengalami cedera parah dan langsung di bawa ke Puskesmas terdekat. Karena Puskesmas tidak sanggup menanganinya Pak Arbai di rujuk ke Rumah Sakit Situbondo dan mendapatkan perawatan intensif. Karena fasilitas yang kurang lengkap Pak Arbai di rujuk lagi ke Rumah Sakit Soebandi Jember. Penanganan medis yang dilakukan adalah melakukan operasi di daerah kepala untuk mengeluarkan darah beku di otak dan perawatan cedera akibat kecelakaan lalu lintas tersebut.
Ketika tim #SRjember melakukan survey di Rumah Sakit Soebandi Pak Arbai sudah dalam keadaan koma kurang lebih tiga bulan. Santunan yang diberikan sejumlah Rp. 500.000,- untuk biaya hidup selama pengobatan di rumah sakit.
Santunan Kedua ini Untuk Biaya Akomodasi Selama di Rumah Sakit

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 09 November 2015
Kurir: @yudhoari, @gredyanto, @manumaulana

Pak arbai mengalami kecelakaan lalu lintas.

Pak arbai mengalami kecelakaan lalu lintas.


ARBAIYAH BINTI JAMALUDIN (66, Hipertensi) Mak Yah sapaan beliau, merupakan seorang buruh cuci yang bertempat tinggal di Dukuh Mojosari, RT 3/2, Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah. Tinggal bersama dengan anak dan menantunya di rumah yang sederhana, Mak Yah saat ini tak lagi mampu bekerja karena menderita darah tinggi. Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari beliau bergantung pada hasil dari sang menantu yang berjualan bakso pentol keliling. Karena ketiadaan biaya, beliau pun tidak memeriksakan sakit yang dideritanya meski memiliki jaminan KIS. Karena untuk mencukupi kebutuhan harian masih kurang. Rumah yang beliau tempati saat ini pun sudah tak layak huni, beralaskan tanah, banyak atap yang bocor, serta tak memiliki mck. Kurir #SR dipertemukan dengan beliau kemudian menyampaikan santunan sejumlah Rp. 500.000. Beliau dan keluarga bersyukur serta terimakasih kepada #KurirSR dan #SahabatSR semua. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita. Aaamiin.

Jumlah Santunan: Rp. 500.000
Tanggal:25 april 2016
Kurir: @mawan , @aisyahnka , @anton

Ibu arbaiyah menderita Hipertensi

Ibu arbaiyah menderita Hipertensi


KUS TRI BOWO (32, Kanker Kelenjar Getah Bening) Pasien dampingan #SRsolo sejak satu tahun yang lalu, Bapak Kus Tinggal bersama dengan kedua orang tuanya di Kampung Losari, Kel. Semanggi, Kec. Pasar Kliwon Solo, Jawa Tengah. Awal 2014 lalu terdapat benjolan disekitar perut beliau yang awalnya dikira sebagai hernia. Beliau pun memeriksakan ke puskesmas terdekat namun, tidak ada perubahan hingga akhirnya diperiksakan ke RS. Moewardi dan diketahui bila beliau menderita kanker kelenjar getah bening dan harus menjalani kemo. Namun, pengobatan tidak beliau lanjutkan karena keterbatasan biaya. Alhamdulillah kurir dipertemukan dengan beliau, kemudian mendapingi pengobatan beliau. Beliau telah menjalani 6 kali kemoterapi setengah tahun lalu, namun harus diulang karena belum menimbulkan efek yang baik. 30 Januari 2016 kemo lanjutan ke-4 kembali beliau lakukan. Alhamdulillah segalanya berjalan lancar dan direncanakan beliau akan menjalani kontrol pada 18 Februari mendatang. Mohon doa dari #SahabatSR semua agar kemo Bapak Kus kali ini dapat berjalan lancar. Kurir #SRsolo pun kembali menyampaikan santunan yang ke-7 kepada beliau sejumlah Rp. 500.000,- untuk biaya akomodasi beliau dari rumah menuju rumah sakit karena beliau adalah pasien mandiri. Santunan sebelumnya masuk di rombongan 670, 674, 697, 739, 785, 800 Pak Kus dan keluarga merasa sangat senang sekali atas santunan yang diberikan semoga beliau segera sembuh. Aaamiiin

Jumlah Santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 27 April 2016
Kurir: @mawan , @aisyahnka

Pak kus menderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Pak kus menderita Kanker Kelenjar Getah Bening


UNTUNG SAHARA (20, Kanker Tulang) Pasien dampingan #SRbrebes sejak awal Maret 2016 ini kini menjadi dampingan dari #SRsolo. Anak ketiga dari 5 bersaudara ini tinggal bersama Ayahnya di Dukuh Kalenpandan RT 4/14, Pamulihan, Larangan, Brebes, Jawa Tengah. Mereka tinggal bersama dengan ayam-ayam peliharaan di rumah kontrakan mereka yang sederhana tersebut. Bulan lalu, Untung telah berobat dan dianjurkan untuk kontrol kembali satu bulan kemudian. 25 April 2016, ia kembali menjalani kontrol dan dokter menyatakan agar Untung melakukan pengobatan rawat jalan rutin selama 9 bulan kedepan untuk mematikan sel-sel kanker yang sudah menyebar. Setelah itu baru akan dilakukan operasi lanjutan. Santunan sejumlah Rp. 1.000.000.,- pun disampaikan untuk biaya transportasi PP Solo-Brebes serta pembelian peralatan medikasi. Ini merupakan santunan ketiga, dimana 2 santunan sebelumnya masuk rombongan 824. Syukur dan ucapan terimakasih Untung sampaikan serta doa semoga ini menjadi amal jariyah bagi kita semua kelak. Aaamiiin.

Jumlah Santunan: Rp. 1.000.000
Tanggal: 27 April 2016
Kurir: @mawan, @aisyahnka , @cici

Untuk menderita Kanker Tulang

Untuk menderita Kanker Tulang


Diah Kristia Ningrum Usia 13 Tahun. Adalah Seorang Anak yatim yang beralamat di Dusun Kampung Haji Desa Tenggarang RT 18 RW 003 Kabupaten Bondowoso. Saat ini dia hanya tinggal bersama ibunya yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga. Bantuan Sepeda ini di berikan untuk menunjang aktivitasnya bersekolah dengan jarak tempuh rumah ke sekolah sekitar 4 km. Semoga Santunan Sepeda ini Bermanfaat untuk Adek diah Mencapai Cita-citanya Serta bisa meringankan beban orang tuanya Amien !!..

Jumlah Santunan : Rp. 850.000,-
Tanggal : 21 Oktober 2015
Kurir : awaludinyudha dan Pak karman

 Bantuan Sepeda

Bantuan Sepeda


Rumah singgah sedekah rombongan (RSSR) Jember. Lokasi rumah pasien yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berkali-kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Rumah singgah Jember yang beralamat di jalan srikoyo no. 12, patrang, jember. Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk keperluan konsumsi rumah singgah, logistik, Antiseptik, alat tulis, dan hal-hal yang diperlukan selama pasien dan keluarga pasien menginap sementara di rumah singgah di saat menunggu masa pengobatan di rumah sakit dr subandi jember. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Aamiin…

Jumlah santunan: Rp. 700.000,-
Tanggal: 23 Juli 2015
Kurir: @yudhoari

Bantuan operasional konsumsi rumah singgah, logistik, Antiseptik, alat tulis

Bantuan operasional konsumsi rumah singgah, logistik, Antiseptik, alat tulis


KHOIROTUN NASUKHA (23th, Kanker Usus). Merupakan pasien dampingan #SRMalang sejak peretengahan bulan oktober lalu. Saat ini Mbak Khoir tinggal bersama suaminya Mas Aziz (25th) dan satu orang anaknya yang masih balita di jalan Sumbersari, Desa Jambesari RT/RW 24/05, Kab. Malang , Jawa Timur. Sejak Remaja, mbak khoir sering mengeluh tidak enak diperut, mual, muntah, terkadang bab berdarah. Keluhan yang dialaminya dianggap seperti angin lalu saja, yang menurut mbak khoir tidak usah dipermasalahkan. Keluhannya semakin memberat setelah menikah. Ditambah lagi kebiasaannya yang sangat menyukai makanan instan cepat saji dan mengandung pengawet. Ia memeriksakan ke dokter tapi jawabannya hanya sakit maagh yang mengharuskan menjaga pola makannya. Setelah pulang dari RS, ia mengeluh mual, muntah, tidak bisa BAB, tidak bisa kentut, makan minum pun susah, Keluarga memutuskan membawa Mbak Khoir ke RSUD Kepanjen. Mbak Khoir mendapatkan tindakan awal pemasangan selang NGT untuk mengurangi keluhan di perutnya yang semakin membesar dan keluarlah tinja dari selang tersebut. Tim Dokter di Kepanjen melakukan pemeriksaan untuk menunjang diagnosisnya. Operasi dilakukan untuk membuat saluran pembuangan di perutnya dan mengambil sedikit jaringan untuk dikirim ke lab patologi anatomi di RS Saiful Anwar Malang. Sekitar 36 hari dihabiskan waktunya untuk mencari kesembuhan di RS Kepanjen. Ia memutuskan untuk pulang ke rumah, yang seharusnya melanjutkan kemoterapi di RS Saiful Anwar untuk melanjutkan pengobatannya. Ia merasa kemoterapi adalah hal yang menakutkan karena akan membuat rambutnya rontok, mual, muntah, dan lebih dekat dengan kematian. Saat ini Mbak Khoir menjalani kemoterapi di RSSA Malang. Kondisi mbak khoir terkini alhamdulillah membaik namun perlu menjaga stamina agar kondisi tidak menurun pasca kemoterapi . Santunan #SedekahRombongan telah kurir sampaikan kepada Mbak Khoir sejumlah Rp1.070.000 untuk biaya laboratorium, uang MRS, dan membeli kantong mbak khoir. Sedekahmu tersampaikan hari ini, semoga Mbak Khoir semakin membaik kondisinya dan diberi kesembuhan. Amiiin

Jumlah bantuan : Rp 1.070.000
Tanggal : 28 April 2016
Kurir: @FaizFaeruz  @Dhani_017

Bu khoir menderita  Kanker Usus

Bu khoir menderita Kanker Usus


Cici Asri Wahyusi Binti Eko Wahyono (18th, Meningokel) , Alamat : Jalan Bedagung RT 02 / RW 03 , Pelem Pare , Kediri , Jawa Timur. Dek cici adalah pasien yang menderita miningokel sejak lahir. Pada usia 8 tahun sempat menjalani oprasi di rumah sakit HVA pare. Dek cici merupakan siwa berprestasi di kelasnya yang masih peringkat 5 besar dari SD sampai SMP. Dengan semangat yang tinggi dan keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk berprestasi. Dek cici merupakan anak pertama dari 4 bersaudara yang berusia 8 tahun, 6 tahun dan 4 tahun. Sang ayah bekerja di sebuah pabrik sepatu di kediri dan ibunya  tidak bekerja hanya menjadi ibu rumah tangga biasa itu membuat pengobatan dek cici tertati-tatih. Beruntung keluarga dipertemukan dengan tim #SedekahRombongan pada pertengahan tahun 2011 lalu. Kemudian menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan. akhirnya ia dirujuk dari RSUD ke RSSA malang untuk menjalani oprasi pada awal 2012 dan 2014. Kedua orang tua cici mengungkapkan kesedihan yang mendalam yang dialami keluarganya saat ini, kurir #SedekahRombongan yang datang pada saat itu merasakan kesulitan yang dirasakan keluarga ini, bantuan kembali disampaikan untuk membantu biaya akomodasi RS, BPJS, dan transport Kediri-Malang. Kondisi terkini dek cici sekarang bisa beraktivitas lebih baik dari pada sebelumnya. Ucapan terimakasih di sampaikan dek cici kepada #SedekahHoliq. Bulan ini sedekahmu digunakan untuk biaya laboratorium, membeli obat, transportasi, serta operasi pengengkatan benjolan di telapak kaki. Sedekahmu hari ini dari tersampaikan sepenuhnya, semoga dengan sedekahmu dapat meringankan beban yang di tanggung keluarga saat ini. Semoga dek cici bisa menjadi anak yang membanggakan untuk kedua orang tuanya.

Jumlah Bantuan : Rp 7.749.845
Tanggal: 28 April 2016
Kurir: @FaizFaeruz  @Dhani_017

Cici menderita Meningokel

Cici menderita Meningokel


JOKO SULISTYA ( 38 Tahun, Lumpuh ). Tinggal di Singodutan RT03/2, Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah. Joko mengalami kelumpuhan sejak disebabkan karena terjatuh dari pohon. Kesehariannya membantu sang ayah di lahan garapan guna mencukupi kebutuhan hidup mereka. Ada beberapa ekor kambing sebagai salah satu sumber ekonomi bagi keluarganya. Selain membantu dalam menggarap lahan bagian dari pekerjaan buruh tani, dia juga mencari rumput untuk pakan ternak nya. Usia ayahnya cukup tua sehingga dengan kondisinya sekarang keluarga cukup kesulitan dalam mencari penghasilan memenuhi kebutuhan hidup. Kondisi rumah pun cukup sederhana, mereka adalah keluarga yang kurang mampu. Dinding rumah sebagian besar hanya terbuat dari papan. Tempat tidurnya pun sekedarnya saja, beralaskan bambu dan tikar. Kasur lusuh pun sudah cukup kumal untuk di gunakan. Joko membutuhkan bantuan perawatan pengobatan atas sakitnya tersebut. Dia mengalami fraktur fi tulang belakang, operasi pun dilaksanakan. Namun keluarga tak mampu membayar biaya pengobatan tersebut. Semoga bantuan ini meringankan beban hidup Joko dan keluarganya, bantuan biaya operasi serta untuk mencukupi sebagian kebutuhan rumah dan keluarga untuk beberapa waktu kemudian.

Bantuan : Rp. 5.391.200,-
Tanggal : 6 Ferbuari 2016
Kurir : @Mawan@Yuli

Pak joko menderita  Lumpuh

Pak joko menderita Lumpuh


CAHYO SYAFARRUDIN (4, Megacolon). Tinggal di  Dusun Kaligading RT01/RW01, Desa Tambak Merang, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.balita lincah ini saat ini sudah menjalani operasi penyambungan usus san penutupan stoma. Alhamdulillah semua berjalan lancar , tak ada  masalah berarti pasca operasinya dan anus sudah bisa berfungsi kembali. Sampai sekarang Cahyo masih rutin menjalani chek up di RSD. Moewardi Solo untuk menjalani businasi agar ukuran anus sesuai dengan usianya. Cahyo beralamat di Dusun Kaligading, Tambak Merang, Girimarto, Wonogiri, sebuah dusun di puncak pegunungan dekat dengan lereng lawu. Membutuhkan waktu hampir 3 jam untuk sampai ke RSD.Moewardi Surakarta. Pasien dijadwalkan tetap menjalani chek up rutin selama 6 bulan pasca operasi kedua. Semoga semua lancar tak ada masalah dan Cahyo bisa dinyatakan sembuh, normal seperti anak lainnya.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 12 Maret 2016
Kurir : @Mawan@Nonis

Cahyo menderita Megacolon

Cahyo menderita Megacolon


KAMIJAN ( 69 Tahun, Demam Tinggi ). Tinggal di Sukorejo RT02/1, Puhpelem, Wonogiri, Jawa Tengah. Mbah Kamijan hidup sebatang kara, hidupnya sangat miskin. Keseharian hanya pergi ke ladang dan mencari rumput, terkadang melakukan pekerjaan memecah batu yang dijadikan batu krakal untuk bahan bangunan di pinggir sungai. Saat beliau jatuh sakit, badannya panas tinggi. Sehingga di bawa ke rumah sakit untuk penanganan pengobatan, tetangga membantu beliau agar cepat sembuh. Untuk kebutuhan sehari cukup sulit, biaya pengobatan pun tidak mampu beliau cukupi. Semoga bantuan ini meringankan beban hidup beliau saat ini.

Bantuan : Rp. 1.452.400,-
Tanggal : 7 Februari 2016
Kurir : @Mawan@Teguh

Mbah kamijan menderita Demam Tinggi

Mbah kamijan menderita Demam Tinggi


KARTINI BINTI SAMIYO (57, Ca Mammae), warga Dusun Blimbing 02/07 , Ngadirojo Kidul, Ngadirojo Wonogiri, Jawa Tengah. Hampir satu tahun jadi pasien dampingan kita. Pertama kali kita handle kondisi payudara sebelah kanan membengkak karena sudah terjadi peradangan dengan kondisi luka berlobang menganga di beberapa tempat, berdarah dan bernanah. Kondisi seperti itu sudah 9 bulan beliau derita. Dokter pun sempat mengatakan tak bisa diangkat karena kondisinya sudah seperti itu, khawatir terjadi masalah pasca operasi. Akhirnya dokter mengambil langkah tindakan kemoterapi dahulu selama 3 kali. Ternyata setelah menjalani kemoterapi luka justru mengering, menutup dan payudara juga mengecil. Melihat kondisi yang seperti inilah tim dokter akhirnya berani melakukan tindakan operasi pengangkatan payudara. Melihat hasil pasca operasi juga bagus, dokter pun memutuskan melanjudkan kemoterapi karena Bu Kartini juga sudah di level stadium 4. Sampai saat ini pasien sudah menjalani 5 kali kemoterapi. Kondisi pasien saat ini juga stabil bahkan sudah bisa beraktifitas seperti sebelum beliau sakit dulu.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 Maret 2016
Kurir : @Mawan@Nonis

Ibu katini menderita Ca Mammae

Ibu katini menderita Ca Mammae


HARYADI ( 64 Tahun, Stroke ). Tinggal di Plosorejo, Kismantoro, Wonogiri, Jawa tengah. Beliau saat ini terbaring lemah tak berdaya di tempat tidurnya. Kondisi sudah cukup membaik setelah kita bawa ke rumah sakit, saat kondisi memburuk atas sakit stroke yang dideritanya selama ini. Belum mempunyai jaminan kesehatan, sehingga biaya pun menggunakan biaya umum. Kondisi melemah setelah beliau merasa kecapekan dari tempat bekerja. Tiba – tiba selesai kerja muncul rasa pusing serta keringat dingin, dan kemudian pingsan. Beliau di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan secara medis. Bantuan ini untuk kebutuhan hidup pasca pengobatan serta akomodasi selama berada di rumah sakit, semoga meringankan beban keluarga beliau.

Bantuan : Rp. 5.050.200,-
Tanggal : 8 Februari 2016
Kurir : @Mawan@Teguh

Pak haryadi menderita Stroke

Pak haryadi menderita Stroke


JANUAR DAFFA MAULANA (2, Ichtyosis Lamelar), Tinggal di Dusun Gunung Mas, Pagutan , Manyaran Wonogiri, Jawa Tengah. Balita ini mempunyai kelainan kromosum sejak lahir yang menyebabkan Daffa tak memiliki pori-pori ,tak bisa mengeluarkan keringat serta kulit selalu mengelupas. Kelainan ini bersifat herediter , seumur hidup. Putra pertama Bapak Yulianto dan Ibu Rahning Puspitasari. Setiap bulan Daffa menjalani chek up rutin di Poli Kulit dan Kelamin RSD. Moewardi Surakarta. Saat ini tumbuh kembang Daffa juga sudah mengalami peningkatan. Interaksi dengan orang- orang sekitar bahkan dengan orang yang baru dikenel pun bagus.Kondisi kulit masih tetap mengelupas hanya saja tidak sebanyak dulu. Semoga seiring perkembangan usia kondisi Daffa jadi lebih baik.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 Maret 2016
Kurir : @Mawan@Nonis

Daffa menderita  Ichtyosis Lamelar

Daffa menderita Ichtyosis Lamelar


MARINEM ( 58 Tuhan, Gula Darah Tinggi ). Tinggal di Sumber RT04/2, Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Ibu ini keseharian mencari nafkah di pasar, membuka warung kecil – kecilan. Saat ini sedang terbaring lemah karena sakit. Beberapa hari di rumah karena hanya dikira sakit masuk angin biasa, namun kemudian semakin parah. Sampai akhirnya kejang –kejang, dan akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Perawat rumah sakit RSUD langsung memberikan infus, dan pernafasan buatan. Setelah beberapa waktu kemudian kondisi berangsur membaik. Diagnosa yang di dapat adalah karena tingkat gula darah yang tinggi, jika tidak segera tertangani akan mengarah ke stroke. Alhamdulillah, tidak sampai terjadi demikian karena penanganan secara cepat dari tim. Beliau belum mempunyai jaminan kesehatan, sebab kondisi saat itu pun kami harus segera membawanya ke rumah sakit. Semoga bantuan biaya pengobatan ini bisa meringankan beban hidup beliau saat ini.

Bantuan : Rp. 5.612.500,-
Tanggal : 10 Februari 2016
Kurir : @Mawan@All tim

Ibu marinem menderita Gula Darah Tinggi

Ibu marinem menderita Gula Darah Tinggi


KATNI BINTI JARTO (43, Rhabdomyosarcoma), dhuafa yang tinggal di Dusun Temon Lor 02/05 , Desa Temon, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah ini divonis mengidap Rhabdomyosarcoma stadium 3, dan positif Hepatitis B. Kanker ganas yang menyerang jaringan lunak ini bersarang di bagian paha sebelah kanan. Perkembangan kanker ini cukup cepat. Awalnya sakit ini berupa benjolan di paha, sempat diangkat benjolan tapi dalam hitungan bulan tumbuh lagi. Diangkat lagi tapi justru luka operasi tak bisa menutup, hingga luka terbuka menganga. Tim dokter sempat kebingungan untuk mengambil tindakan. Jika menunggu granulasi akan memakan waktu lama, artinya kemoterapi tak bisa segera dilakukan, tapi jika melakukan kemoterapi disaat luka terbuka seperti itu juga tak mungkin. Akhirnya untuk mempersingkat waktu diputuskan menutup luka dengan operasi bedah plastik. Begitu kondisi luka menutup dan mengering kemoterapi segera dilakukan. Saat ini pasien sudah menjalani kemoterapi yang ketiga kalinya. Harapan kita kondisi terus membaik dan bisa beraktifitas lagi seperti sebelumnya.

Bantuan : Rp. 1.643.700,-
Tanggal : 4 Maret 2016
Kurir : @Mawan@Nonis

Ibu katni menderita Rhabdomyosarcoma

Ibu katni menderita Rhabdomyosarcoma


MUJIYANTI ( 58 Tahun, Demam Berdarah ). Tinggal di Jendi Rt03/1, Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau adalah seorang pembantu rumah tangga, selain itu juga menerima jasa cuci pakaian dan setrika. Saat ini sedang mengalami sakit demam berdarah, serta membutuhkan penanganan secara medis di rumah sakit. Kondisi memang sangat membutuhkan bantuan, karena untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari – hari pun sulit. Dengan sakit ini maka dia tidak bisa bekerja sebagaimana biasanya untuk beberapa waktu. Padahal guna memenuhi kebutuhan hidup beliau harus bekerja. Selain merawat suami yang sedang sakit juga, kondisi demikian memprihatinkan. Kami mencoba memberikan bantuan agar beban itu menjadi ringan. Semoga bantuan ini meringankan beban kebutuhan beliau saat ini dan keluarganya. Aamiin.

Bantuan : Rp. 3.121.500,-
Tanggal : 14 Februari 2016
Kurir : @Mawan@Yuli

Ibu muji menderita Demam Berdarah

Ibu muji menderita Demam Berdarah


WARMI BINTI SUKIJO (48, Kistoma Ovary), tinggal disebuah rumah mungil sederhana di Dusun Sanggrahan 02/08, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Selama hampir satu tahun menderita tumor di kandungan. Keseharian beliau sebagai tulang punggung keluarga karena kondisi suaminya yang juga menderita stroke. Sementara 2 dari tiga orang putranya masih duduk di bangku SMU dan SMK. Kondisi seperti itulah yang memaksa Bu Warmi mengabaikan sakitnya. Bersama keluarga kecilnya beliau Hingga akhirnya beliau tak kuat lagi menahan sakitnya, dokter menyarankan untuk dilakukan tindakan pengangkatan tumor. Lagi-lagi karena kondisi ekonomi beliau menunda pengobatannya. Akhirnya atas rekomendasi tetangganya beliau bisa didampingi oleh SR dan saat ini beliau sudah menjalani operasi pengangkatan tumor. Beliau berharap segera sembuh dan bisa mengurus keluarganya kembali. Untuk selanjutnya Bu Warmi masuh harus menjalani chek up rutin di RSUD WONOGIRI.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 12 Maret 2016
Kurir : @Mawan@Nonis

Ibu warmi menderita Kistoma Ovary

Ibu warmi menderita Kistoma Ovary


RATIN ( 66 Tahun, Ca Mamae ). Tinggal di Randusari, Slogohimo, Wonogiri, Jawa Tengah. Mbah Ratin tergolek lemah tak berdaya setelah pengobatan sakit ca mamae yang di deritanya saat ini. Sakit ini pun baru saja di ketahui oleh pihak keluarga, sebelumnya tidak di anggap parah sebab hanya terkadang mengeluh sakit. Akan tetapi lama kelamaan akhirnya beliau harus menjalani pengobatan secara medis, mengingat rasa sakit akibat kanker tersebut semakin menyebar. Kondisi keluarga sangat miskin dan tidak mampu, membutuhkan bantuan pendampingan serta mencukupi kebutuhan sehari – hari. Anaknya juga mengalami hal yang sama, dan mereka pun kurang beruntung, hidup pas – pas an serta mengandalkan kiriman uang dari suami yang kerja merantau ke Jakarta. Saat ini kita coba untuk membuatkan jaminan kesehatan, sebab dengan kondisi demikian akan memerlukan pengobatan kelanjutan agar kanker tersebut bisa tertangani dengan kemoterapi dan pengobatan lainnya. Semoga bantuan ini meringankan beban hidup beliau dan keluarganya saat ini.

Bantuan : Rp. 3.860.700,-
Tanggal : 15 Februari 2016
Kurir : @Mawan@Yuli

Ibu ratin menderita  Ca Mamae

Ibu ratin menderita Ca Mamae


TIJO KARTOMO (62, Gagal Ginjal) , warga dari Dusun Nawangan 01/04, Desa  Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. Beliau menderita gagal ginjal sekitar 8 tahun yang lalu. Awalnya baru satu ginjal yang mengalami masalah, tapi semua dihiraukan saja. Keterbatasan ekonomi yang jadi salah satu penyebabnya. Dengan penghasilan yang  tidak menentu sebagai buruh tani, yang jangankan sampai membiayai pengobatan , sekedar untuk makan sehari- hari saja pas-pasan. Bahkan sudah 3 tahun ini beliau tak lagi bekerja dan penghidupan ditanggung oleh salah satu anaknya yang bekerja sebagai buruh pabrik. Salah seorang putrinya yang diharapkan bisa merawatnya di saat sakit seperti ini meninggal dunia beberapa waktu yang lalu karena sakit jantung. Keadaan seperti inilah yang membuat beliau semakin berpasrah diri. Sempat berobat ke RS. MARGA HUSADA WONOGIRI dan di sarankan melakukan cuci darah 2 kali dalam seminggu. Awalnya beliau jalani cuci darah, tapi baru 3 kali cuci darah terpaksa di hentikan karena tak ada biaya. Berhentinya cuci darah sudah pasti memperburuk keadaan beliau. Badan bengkak, mual, dan juga sesak nafas. Kini Pak Tijo sudah menjadi pasien dampingan #SR , dan bisa melanjudkan pengobatan lagi. Setiap hari Selasa dan Kamis beliau menjalani cuci darah, dan kondisi beliau sudah mulai membaik terlihat lebih segar dari sebelumnya.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 15 Maret 2016
Kurir : @Mawan@Nonis

Pak tijo menderita Gagal Ginjal

Pak tijo menderita Gagal Ginjal


SUSILOWATI NUR. A ( 22 Tahun, Operasi/Persalinan ). Tinggal di Mlokomanis wetan, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah. Saat ini kondisi bu Susi cukup membaik, pasca penanganan operasi kelahiran anaknya. Dimana dalam perawatan membutuhkan biaya yang harus di keluarkan dengan biaya umum, sebab belum mempunyai jaminan. Dan kondisi kekurangan membuat keluarga tersebut cukup kesulitan. Sehingga kami mencoba membantu dengan harapan beban mereka menjadi lebih ringan. Alhamdulillah, bayi lahir dengan selamat dan kondisi si ibu pun sudah membaik. Pada hari  Senin, 15 Ferbruari 2016 kondisi sudah membaik dan diijinkan pulang ke rumah. Semoga bantuan ini meringankan beban Susi dan keluarganya. Berkah melimpah bagi para sedekaholics, doa dan ucapan terimakasih buat para kurir serta sedekaholics bersama sedekah rombongan membantu orang tidak mampu seperti mereka. Semoga kita selalu diberikan nikmat kesehatan, kemudahan dalam melakukan segala hal. Dan berguna bagi sesama. Aamiin.

Bantuan : Rp. 3.100.250,-
Tanggal : 16 Februari 2016
Kurir : @Mawan@Yuli

Bantuan biaya melahirkan cesar

Bantuan biaya melahirkan cesar


LUTFHI ARYA FIRDAUS (14 bulan, Jantung dan Hemangioma). Lutfhi dan orang tuanya saat ini masih tinggal menumpang dirumah kakek dan neneknya, tepatnya di Dusun Pancuran 01/06, Desa Kaliancar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Putra pertama pasangan Bapak Anton Sujarwo  dan Ibu Siti Aisyah ini dilihat secara sepintas memang seperti anak yang tak normal BB hanya 5 KG.  Lutfhi mengalami masalah kesehatan sejak lahir. Terlahir dalam keadaan terlambat satu minggu dari jadwal kelahiran membuat bayi ini harus dilahirkan lewat proses dipacu Lahir di RS. PKU MUHAMMADIYAH WONOGIRI .Karena ada masalah setelah kelahiran Lutfi lansung masuk dalam perawatan ruang inkubator selama 5 hari untuk menjalani perawatan dan fisiotherapi agar bisa menyusu tanpa alat bantu selang. Ternyata tak sampai situ saja, 7 hari setelah kelahirannya muncul bercak-bercak merah di beberapa bagian tubuhnya. Keluarga berharap bercak itu akan hilang seiiring bertambah usia. Tapi pada kenyataannya justru sebaliknya bertambahnya usia, bercak semakin banyak. Pertumbuhannya  juga lambat dan sering sakit-sakitan. Dokter di RSUD  WONOGIRI merujuk untuk dilakukan pengobatan ke RSD.Moewardi Surakarta, tapi karena kendala biaya Lutfi tak mendapatkan perawatan secara medis. Hingga akhirnya ada petugas dari Kecamatan yang meminta tolong pada Tim #Srwonogiri. Melihat kondisi Lutfi yang lemah bahkan menangispun dia tak bisa, Tim segera membawa Lutfi ke RSD.Moewardi Surakarta. Tim dokter segera memutuskan langsung menjalani rawat inap. Beberapa test segera dilakukan. Mulai test darah, rongent, USG, CT SCAN, dan yang terakhir test analisa kelainan kromosum. Bahkan untuk test yang terakhir ini biaya tak tercover BPJS dan memakan biaya hampir 2 juta. Dari semua test yang dilakukan Lutfi didiagnosa menderita kelainan jantung dan hemangioma kapiler. Saat ini Lutfi rutin terapi obat jantung, sebulan sekali chek up. Rencananya akan di lanjudkan fisioterapi. Kondisi Lutfi kini mulai aktif bahkan sudah bisa menangis dan berceloteh. Besar harapan kita tentunya agar Lutfi bisa seperti anak seusianya, lebih baik tumbuh kembangnya.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 Maret 2016
Kurir : @Mawan@Nonis

Luthfi menderita Jantung dan Hemangioma

Luthfi menderita Jantung dan Hemangioma

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Andin 1,000,000
2 Poppy Jember 13,000,000
3 Nurul Huda 700,000
4 Edi 500,000
5 Sri 1,000,000
6 Sumiyati 1,000,000
7 Sunar 1,000,000
8 Karidjan 1,000,000
9 Ace 1,700,000
10 M Nurfaiz 543,000
11 Arbai 500,000
12 Arbaiyah 500,000
13 Kus Tri 500,000
14 Untung 1,000,000
15 Diah 850,000
16 RSSR Jember 700,000
17 Khoirotun 1,070,000
18 Cici 7,749,845
19 Joko 5,391,200
20 Cahyo 1,000,000
21 Kamijan 1,452,400
22 Kartini 1,000,000
23 Haryadi 5,050,200
24 Januar 1,000,000
25 Marinem 5,612,500
26 Katni 1,643,700
27 Mujiyanti 3,121,500
28 Warmi 1,000,000
29 Ratin 3,860,700
30 Tijo 1,000,000
31 Susilowati 3,100,250
32 Luthfi 1,000,000
Total 69,545,295

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 69,545,295,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 837 ROMBONGAN

Rp. 36,831,142,506,-