HTSR JOGYA ( Handy Talky Sedekah Rombongan ) Pergerakan kurir sedekah rombongan dilakukan tiap hari, bahkan sering ada kejadian darurat, baik darurat pasien dampingan yang harus segera dibawa ke rumah sakit, atau pasien target yang harus  segera dibawa ke rumah sakit terdekat, ataupun ketika ambulan MTSR kami menemukan korban  laka lantas yang terjadi dijalan. Maka dari itu untuk koordinasi antara kurir, driver ambulan dan kurir  medis yang sedang bertugas ataupun yang sedang standby, kami mengadakan komunikasi melalui jalur radio amatir.  Alat ini lebih cepat untuk dioperasikan dalam keadan darurat, dan dapat dipantau  oleh seluruh masyarakat yang menggunakan alat komunikasi radio amatir. Disamping sebagai koordinasi darurat maupun keadaan normal, alat komunikasi ini bertujuan untuk memantau keadan disekitar baik kebencanaan, membutuhkan ambulan darurat maupun informasi-informasi lainya. Peralatan ini kami bangun jaringan jalur komunikasi khusus Jogja dan sekitarnya, yang mencakup Yogyakarta kota, Sleman, Bantul, Kulon Progo, hinggga di daerah Gunung kidul.mendirikan alat komunikasi yaitu dengan Repeter atau yang sering disebut pancar ulang frekuensi, tower antena ini kami bangun di daerah perbukitan Patuk, Gunung Kidul yang dapat mencakup beberapa area tersebut. Kami menyewa lahan tanah dari penduduk setempat, selama 10 Tahun. Dalam hal perijinan kami mendapat frekunensi jalur di RX 160.400 dan TX 155.550 yang diberikan ijin oleh Kementrian Komunikasi. Selain repeater seuluruh Ambulan MTSR di Jogja kami pasang peralatan komunikasi yang bernama RIG, total 6 rig yang kami pasang berikut peralatan antena dan lain-lain. Sedangkan untuk pergerakan kurir kami membeli HT (handy talky) untuk para koordinator kurir dan driver yang stanby, HT ini berjumlah 15 unit.  Beberapa antenna luar untuk menunjang alat komunikasi ini kami dirikan, total biaya alat- alat tersebut sebesar Rp. 133. 903.000,00. Semoga peralatan ini lebih bermanfaat untuk kegiatan kurir dan untuk mempermudah komunikasi darurat.

Jumlah Bantuan : Rp. 133.903.000
Kurir : @RofiqSILVER @AnggaUbi @blur_haikal
Tanggal : 31 Agustus 2015

Pengadaan komunikasi untuk koordinasi antara kurir, driver ambulan dan kurir  medis melalui jalur radio amatir dan pembelian HT untuk kurir Sedekah Rombongan.

Pengadaan komunikasi untuk koordinasi antara kurir, driver ambulan dan kurir medis melalui jalur radio amatir dan pembelian HT untuk kurir Sedekah Rombongan.


RISA BINTI SUDI PAWIRO (17, Santunan Tunai) beralamatkan di Kempong RT40/RW19, Banjaroyo, Kalibawang, Kulonprogo, DIY. Dik Risa merupakan putri dari Arti Bint Karnawi, yang merupakan pasien dampingan #SedekahRombongan. Ayahnya, Sudi Pawiro, yang merupakan petani, sudah meninggal sejak 2008 karena stroke. Risa merupakan anak ke tiga dari empat bersaudara. Anak yang pertama bernama Siyamti (28, Ibu rumah tangga), Saryono (29), dan Santo Nugroho (15, Pelajar SMP). Bu Arti mengajukan bantuan uang untuk membiayai anaknya, Risa, yang bersekolah di SMK Muhammadiyah 1 Dekso, karena terlambat membayar SPP selama 8 bulan, dengan biaya Rp. 80.000/bulan, serta biaya PKL. Alasan #SedekahRombongan membantu Dik Risa, karena orang tua, dalam hal ini Bu Arti, sudah tidak bekerja karena kanker payudara, dan kakaknya, yaitu Mas Saryono, sudah tidak bekerja karena mendampingi ibunya yang sakit. Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan keluarga Dik Risa untuk menyampaikan santunan titipan #Sedekaholics senilai Rp. 1.000.000 guna membayar biaya sekolah. Semoga Dik Risa menjadi pelajar yang berprestasi dan berguna untuk kedua orangtuanya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir : @RofiqSILVER @teguh_bcg
Tanggal : 26 Agustus 2015

Bantuan tunai untuk membayar biaya sekolah

Bantuan tunai untuk membayar biaya sekolah


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) PURWOREJO semakin eksis dan bermanfaat dalam mendukung operasional penyampaian santunan dari para sedekaholiks lewat para kurir # Sedekah Rombongan Purworejo kepada keluarga dhuafa, pasien   yang berada di wilayah Purworejo dan sekitarnya seperti Kebumen. Disamping itu juga membantu merujuk pasien dampingan  # Sedekah Rombongan baik ke Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jogjakarta maupun Solo dan Rumah Sakit di Purworejo juga Purwokerto. Bahkan diperlukan juga untuk mengantar jenazah jika dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Disamping itu untuk koordinasi kurir antar kota seperti Kebumen dan Gombong.MTSR ini baru ada sekitar bulan Mei 2015 . Pada bulan  Oktober dan November   2015 biaya yang dikeluarkan untuk operasional MTSR Purworejo adalah sebagai berikut ;
Service MTSR Rp. 135.000 tanggal 24 Oktober 2015
Pembuatan stiker SR Rp. 50.000 tanggal 25 Oktober 2015
Pembelian BBM mengantar pasien Anwar ke Jogjakarta Rp.150.000 tanggal 26 Oktober 2015
Mengantar pasien ke Jogjakarta atas nama Uswatun tanggal 28 Oktober 2015
Pembelian BBM Rp.100.000 medikasi pasien Untung Kaligesing Purworejo tanggal 31 Oktober 2015
Pembelian BBM Rp.200.000 antar jemput pasien Hikmawati Pituruh Purworejo ke Solo tanggal 1 November 2015
Ganti oli dan service kecil Rp.247.000 tanggal 2 November 2015
Pembelian BBM mengantar pasien ke Jogjakarta a/n Anwar Rp.100.000 tanggal 2 November 2015
Pembelian BBM mengantar pasien ke Jogjakarta a/n Anwar Rp.200.000 tanggal 9
Mengantar pasien ke RSUD Tjitro Wardojo a,/n bu Ramsiyah tanggal 13 November 2015
Pembelian BBM Rp.200.000 medikasi pasien Untung Kaligesing Purworejo tanggal 14 November 2015

Jumlah Rp. 1.382.000,- ( Satu juta tiga ratus delapan puluh dua ribu rupiah) .
Tanggal 14 November 2015
Kurir ; @MarjunulNP, Toto Sudiarto dan semua kurirnya

Biaya operasional pembelian BBM, biaya service dan pengadaan stiker.

Biaya operasional pembelian BBM, biaya service dan pengadaan stiker.


WIWIT SUPRIYADI bin Gunawan (9, Suspec Thalasemia Mayor) Alamat  Kaliwungu RT 5 RW 1, Kecamatan Bruno Kabupaten  Purworejo, Provinsi  Jawa Tengah. Wiwit anak pertama dari bapak Gunawan (40) dan Sri Mustikowati (38).  Bapak Gunawan adalah pedagang sembako kecil kecilan di warung yang ia kontrak di pinggir jalan Bruno, sedangkan sehari-hari tinggal dirumah orangtuanya, ibu dari Wiwit sendiri seorang ibu rumah tangga.
Awal mula Wiwit diketahui sakit thalasemia yaitu pada saat Wiwit masih berusia 6 tahun,saat itu Wiwit sering terlihat pucat, lesu dan lemas. Karena khawatir orangtua Wiwit segera memeriksakan  ke dokter spesialis anak di Kutoarjo Purworejo. Setelah dicheck Hemoglobinnya (Hb) 6 mg% ,didiagnosa oleh dokter susp thalasemia. Akhirnya dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Purworejo, disana Wiwit ditransfusi 2 kantong. Setelah kondisi membaik dengan Hb 10,5 mg% Wiwit dibawa pulang. Setahun kemudian kondisi kembali memburuk, periksa kembali ke dokter spesialis anak dan diperiksa Hb nya ternyata turun menjadi 4,8 mg%. Wiwit dirujuk kembali ke RS PKU Muhammadiyah Purworejo kembali menjalani transfusi 3 kantong. Mulai 2 tahun belakangan ini intensitas transfusi setiap 3 bulan sekali,dengan 2 kantong setiap kali transfusi. Wiwit menjalani serangkaian pemeriksaan ini dengan fasilitas BPJS. Untuk keperluan Wiwit ini orang tua meminjam uang di  salah satu bank sebesar Rp.15.000.000 Sedangkan biaya rumahsakit yg sudah dikeluarkan untuk pengobatan Wiwit sebesar Rp.10.000.000. Bulan ini merupakan jadwal Wiwit untuk transfusi darah lagi. Untuk membantu  meringankan beban keluarga dan segera memeriksakan anaknya, Sedekah Rombongan melalui
kurirnya menyantuni sebesar Rp. 1.000.000,-

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 13 November 2015
Kurir : @MarjunulNP ,Toto Sudiarto, dan Yoga ndutz

Wiwit menderita Suspec Thalasemia Mayor

Wiwit menderita Suspec Thalasemia Mayor


M. KHOIRUL ANAM bin Jumawal (10, suspec Thalasemia Mayor),beralamat di Desa : Kaliwungu RT 2  RW 3 ,Kecamatan Bruno Kabupaten  Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.vAnak pertama dari pasangan Jumawal (34) dan Musliah (27).  Saat ini kedua orang tua sudah bercerai. Anam sendiri ikut dengan  ibunya yang  pekerjaan sehari-hari hanya ibu rumah tangga. Mereka hidup dengan orang tua Musliah.Awal mula Anam diketahui sakit thalasemia yaitu pada saat Anam masih berusia 5 tahun,saat itu Anam sering terlihat pucat, lesu dan lemas. Karena khawatir ibu Anam segera memeriksakan ke bidan desa setempat, bidan desa menyarankan untuk berobat ke  puskesmas untuk cek hemohlobinnya (hb). Setelah dicek ternyata hb hanya  4 mg% dan segera dirujuk ke RSUD Purworejo untuk segera ditransfusi. Saat itu transfusi habis 2 kantong. Setiap tahun Anam harus menjalani agenda rutin transfusi.  Terakhir hb anam sempat turun sampai 3,8 mg% pada bulan Oktober 2015. Saat itu transfusi habis 3 kantong setelah diperiksa Hb masih di 9,7 mg% akhirnya ditambah lagi  1  kantong. Golongan darah Anam adalah AB yg termasuk langka. Terakhir Anam disarankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta di bagian Hematologi Anak. Namun karena ketiadaan biaya untuk periksa  kesana dan masih menunggu pengurusan kartu BPJS kelas 3 Anam belum sempat dibawa ke RSUP Sardjito. Biaya rumah sakit yang sudah dikeluarkan sebesar Rp.3.500.000 . Biaya itu dibayar. Ibunya hutang dengan tetangga sebesar Rp.2.500.000. Untuk membantu meringankan beban keluarga kurir Sedekah Rombongan  menyampaikan titipan dari para sedekaholiks. Semoga bantuan ini bermanfaat  untuk Anam

Jumlah bantuan : Rp.1,000.000,-
Tanggal ; 13 November 2015
Kurir : @MarjunulNP ,Toto Sudiarto, dan Yoga ndutz

Khoirul menderita suspec Thalasemia Mayor

Khoirul menderita suspec Thalasemia Mayor


UNTUNG SETIYONO (39, lumpuh). Alamat : Tugono RT 3/RW 9 Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Propinsi Jawa Tengah. Duda yang menderita kesakitan ini tinggal berdua dengan ibunya. Riwayat sakit : Pak Untung Pada tanggal 26 juni 2015 Jatuh dari pohon dengan ketinggian 5 meter kemudian di bawa ke RS swasta Panti waluyo Purworejo untuk rontgen dengan menggunakan fasilitas Jamkesmas. Dari hasil foto rontgen ditemukan patah tulang belakang Lumbal 1 dan tidak di periksa dokter orthopedi karena dokter sedang pergi umroh.Keluarga kemudian memutuskan untuk dibawa pulang saja dan diobati dengan pengobatan alternatif yaitu di bawa ke sangkal putung. Karena belum ada perbaikan kesembuhan akhirnya mondok di Puskesmas selama 1 minggu. Belum sembuh juga kemudian dirujuk ke RSUD Saras Husada Purworejo di rawat 1 minggu. Di RSUD ternyata harus dirujuk ke RS Sardjito namun tidak mondok karena tidak ada tempat. Sejak saat itu dirawat di rumah oleh  ibunya, sampai sekarang. Kondisi saat ini pak Untung dalam keadaan lumpuh dengan luka dekubitus (luka tekanan) karena tidak bisa menggerakkan tubuhnya.
Pak Untung mengandalkan hidup dari ibu dan bantuan tetangga-tetangganya. Keluarga tidak mampu lagi mengobatkan Pak Untung. Baru tahun 2015 ini pasien kita temukan dalam keadaan lumpuh dengan luka tekan di atas pantat dengan  diameter  kurang lebih 10 sentimeter dan bau luar biasa menyengat. Oleh kurir Sedekah Rombongan di santuni Rp.500.000 untuk persiapan mondok lagi ke Rumah sakit.
Namun hanya seminggu oleh Rumah Sakit Pak Untung dikembalikan ke rumah, dengan  alasan pasien dengan luka tekan tidak bisa mondok lama.
Akhirnya oleh kurir – kurir Sedekah Rombongan  diputuskan untuk dirawat di Rumah secara bergantian. Itu pun Pak Untung di titipkan di rumah warga yang letaknya di bawah rumah aslinya. Karena untuk sampai ke rumah Pak Untung hanya bisa dilalui dengan  jalan kaki. Lokasinya di daerah  perbukitan. Kondisi ini  diambil atas pertimbangan supaya memudahkan perawatan luka.Awal bulan November 2015 dibantu juga oleh therapi Banyuurip bekerjasama dengan  Sedekah Rombongan Kota Purworejo. Santunan Sedekah Rombongan yang kedua diberikan dalam bentuk bahan alat medis habis pakai seperti kassa, perban, betadin, obat-obatan dan keperluan kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga upaya ini dapat menyembuhkan luka yang ada pada Pak Untung.

Jumlah bantuan : Rp.2.500.000
Tanggal : 09 November 2015
Kurir ; @MarjunulNP Toto Sudiarto dan semua kurir Purworejo

Pak untung menderita lumpuh

Pak untung menderita lumpuh


DWI KURNIADI bin Ramin (23, Lumpuh) Alamat Desa Guyangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Anak dari pasangan Almarhum Ramin dan Ibu Wagiyah (48 tahun) seorang ibu rumah tangga. Riwayat penyakit: Tiga tahun yang lalu mas Dwi mengalami kecelakaan lalu lintas mengalami fraktur lumbal 3 & 4 yang menyebabkan kelumpuhan ekstrimitas bagian bawah dan sempat dirawat di Rumah Sakit terdekat. Saat ini Mas Dwi hanya terbaring di tempat tidur karena tidak bisa menggerakkan kedua kakinya. Untuk aktifitas dirinya mas Dwi mendapatkan bantuan kursi roda dari PNPM mandiri.
Saat ini mas Dwi tinggal bersama ibunya dan keponakan yang masih bayi. Ibunya selain merawat mas Dwi juga harus merawat cucunya yang masih bayi. Kurir Sedekah Rombongan memberikan santunan dari para sedekaholiks untuk meringankan beban derita mad Dwi dan ibunya.

Jumlah bantuan : Rp 700.000,-
Tanggal : 7 November 2015
Kurir ; @MarjunulNP, Toto Sudiarto dan Dwi Kesmas

Pak dwi menderita lumpuh

Pak dwi menderita lumpuh


SRI HARIATI (20, lumpuh) bin MULYONO  Alamat : Desa Pamrian Rt 004 Rw 002, Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Propinsi Jawa Tengah. Putra ke-2 dari pasangan suami istri Bapak Mulyono(47), Pekerjaan buruh.Ibu Nikem(46) pekerjaan ibu rumah tangga. Pada umur 1 tahun mbak Sri menderita panas dan kejang, karena kurangnya pengetahuan tentang kesehatan dan letaknya yang jauh dari fasilitas kesehatan mbak Sri kecil saat itu tidak diberikan pengobatan medis hanya dikompres saja. Sampai saat ini pun belum pernah diperiksakan ke rumah sakit  hanya berobat di alternatif.
Aktivitas di dalam rumah hanya merangkak karena tidak mempunyai kursi roda,komunikasinya lancar namun intonasinya tidak jelas. Alasan orang tua tidak memeriksakan ke  Rumah sakit  karena faktor biaya dan tidak mempunyai Jaminan Kesehatan apa pun. kurir #Sedekah Rombongan menyambangi rumahnya untuk mengetahui kondisi terkini dari Mbak Sri  Disamping itu juga memberikan bantuan kursi roda untuk membantu aktifitas Mbak Sri. Semoga kursi roda ini bermanfaat.

Jumlah bantuan : Rp.825.000
Tanggal 11 November 2015
Kurir : @MarjunulNP,  Toto Sudiarto, Jo Markijo, dan Ria Wikantari

Bantuan kursi roda untuk sri yang menderita lumpuh

Bantuan kursi roda untuk sri yang menderita lumpuh


FAJRI SAMAU’AL (12, Lumpuh) Anak kedua dari pasangan Bapak Sarjono (42) pekerjaan buruh sraburan dan ibu Supriatun (43) ibu rumah tangga. Alamat RT 02 RW 04 Kelurahan Pangenjurutengah Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo JawaTengah. Fajri menderita lumpuh sudah sejak bayi ketika umur 7 bulan diketahui perkembangannya tidak seperti bayi seusia dirinya. Riwayat kelahiran Fajri ini lahir prematur, umur 6 bulan kehamilan ibunya terjatuh di kamar mandi sehingga menimbulkan flek-flek perdarahan layaknya orang mau melahirkan. Saat itu juga bu Supriatun dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan persalinan. Dengan operasi secar terpaksa bayinya harus dilahirkan demi menyelamatkan kedua nyawa tersebut. Sejak saat itu bu Supriatun memberi perhatian khusus pada bayinya. Dan begitulah ketika umur 7 bulan kelainan Fajri mulai nampak.Pernah dibawa ke Laboratorium GAKI di Borobudur Magelang ternyata tidak terbukti kekurangan Iodium bahkan curiga terkena virus tokso saat kehamilannya. Disamping itu pernah menjalani terapi saat umur 3 tahun selama kurang lebih 1 tahun, namun juga  Fajri ini belum bisa apa apa hanya tergolek lemas. Akhirnya  Fajri diobati secara alternatif sampai keluar kota Purworejo, namun juga belum membuahkan hasil. Saat ini Fajri hanya duduk lemas di kursi roda yang sudah rusak. Kurir sedekah Rombongan mendatangi rumahnya untuk  memberikan bantuan kursi roda sebagai pengganti kursi roda yang rusak.

Jumlah bantuan : Rp.825.000
Tanggal : 9 Nopember 2015
Kurir @MarjunulNP, Toto Sudiarto

Bantuan kursi roda untuk fajri yang menderita lumpuh

Bantuan kursi roda untuk fajri yang menderita lumpuh


SYAFI’I (47, Diabetes Melitus ) alamat KTP RT 39/12 Desa Bengle Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang Jawa Barat, tidak bekerja. Suami dari Mufingah (45) sebagai ibu rumah tangga. Bapak Syafi’i ini tadinya seorang karyawan pabrik  namun karena pabrik mengalami pailit pak Syafi’i di PHK. Uang pesangon PHK oleh pak Syafi’i dijadikan modal usaha ternak ayam. Namun  usahanya ternak ini tidak berkembang bahkan modalnya habis sampai dia harus menjual tanah pekarangan untuk menutupi modal pinjaman. Sejak saat itu pak Syafi’il merasa putus asa hingga mengganggu kesehatannya. Pada tahun 2000 pak Syafi’i diketahui menderita Diabetes Melitus (DM). Sudah berobat ke sarana kesehatan dengan menggunakan fasilitas BPJS . Sudah sering keluar masuk rumah sakit. Saat ini Pak Syafi’i  tinggal di rumah mertuanya di Desa Rimun Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Jawa Tengah bersama istrinya. Penyakit DM nya kini sudah komplikasi menyerang  ginjalnya sehingga tubuhnya banyak yang bengkak terutama kakinya kelihatan besar. Disamping itu paru parunya juga banyak cairannya. Saat ini pak Syafi’i dirawat di RSUD Tjitro Wardojo Purworejo dan sudah opname selama 15  hari. Sedekah Rombongan mengerti derita Pak Syafi’i. Melalui kurirnya sedikit memberikan santunan untuk meringankan beban derita Pak Syafi’i . Semoga Pak Syafi’i sabar menerima cobaan ini dan semoga penyakitnya segera sembuh.

Jumlah santunan : Rp 500.000,-
Tanggal : 28 Oktober 2015
Kurir : @MarjunulNP, Toto Sudiarto dan Rani UMP.

Pak syafii menderita  Diabetes Melitus

Pak syafii menderita Diabetes Melitus


TUMIJAN (57, lumpuh layu) alamat: Desa Tambak Progaten Rt 2/4 Kecamatan Klirong,Kabupaten  Kebumen Provinsi  Jawa Tengah. Istri Mursiyah (55) pekerjaan buruh serabutan,sehari-hari membuat kerajinan keset dari sabut kelapa jika ada modal, beliau sebagai tulang punggung keluarga karena suami dan anaknya lumpuh. Dahulu waktu kecil Pak Tumijan bisa berjalan dan berbicara secara normal tapi pada usia 12 tahun tiba-tiba lumpuh dan kesulitan berbicara. Upaya keluarga yaitu dengan memijatkan ke dukun tapi tak ada hasil, sampai dewasa Pak Tumijan masih lumpuh. Alhamdulillaah di saat usia dewasa pak Tumijan akhirnya menikah dengan gadis pilihannya yang bernama  Mursiyah sampai  akhirnya punya anak. Entah cobaan apa lagi yang dialami oleh keluarga Pak Tumijan ternyata anak mereka juga lumpuh ketika umur 7 tahun. Dua tahun terakhir ini  Pak Tumijan sudah tidak bisa menggerakkan tangan dan kakinya lagi serta tidak bisa beraktifitas total. Pak Tumijan mempunyai jamkesmas tetapi beliau sudah pasrah dengan keadaan ini sehingga jamkesmasnya jarang digunakan. Dari informasi yang diperoleh Pak Tumijan membutuhkan kursi roda.  Oleh Sedekah Rombongan melalui kurirnya dan  didampingi kepala desa setempat pak Tumijan dibantu kursi roda senilai Rp.850.000. Semoga kursi roda ini dapat digunakan oleh Pak Tumijan.

Jumlah bantuan : Rp.850.000
Tanggal: 27 Oktober 2015
Kurir : @MarjunulNP, Toto sudiarto ,Yoga nduttz dan Ato Suprapto.

Bantuan kursi roda untuk mbah tumijan yang menderita lumpuh layu

Bantuan kursi roda untuk mbah tumijan yang menderita lumpuh layu


AHMAD NASIRUDIN bin Tumijan (20, lumpuh layu) alamat: Desa Tambak progaten Rt 2/4 Kecamatan Klirong, Kabupaten  Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Nama orangtua ayah Tumijan (57), Ibu  Mursiyah (55) pekerjaan buruh serabutan,sehari-hari membuat kerajinan keset dari sabut kelapa jika ada modal, beliau sebagai tulang punggung keluarga karena suami dan anaknya lumpuh. Dahulu Ahmad  Nasihudin bisa berjalan dan berbicara secara normal tapi pada usia 7 tahun tiba-tiba lumpuh dan kesulitan berbicara, upaya keluarga yaitu dengan memijatkan ke dukun tapi tak ada hasil, pernah dibawa ke Puskesmas setempat dan RSUD Kebumen dengan fasilitas Jamkesmas tetapi juga tak ada hasil. Sampai saat ini kondisi Ahmad masih sama seperti dulu tidak bisa berjalan dan sulit berbicara. Oleh Sedekah  Rombongan melalui kurirnya dan   didampingi kepala desa setempat dibantu  kursiroda senilai Rp.850.000. Semoga Ahmad dapat tertolong aktifitasnya dengan menggunakan kursi roda ini.

Jumlah bantuan : Rp. 850.000
Tanggal : 27 Oktober 2015
Kurir : @MarjunulNP ,Toto sudiarto , Yoga nduttz dan Ato Suprapto.

Bantuan kursi roda untuk ahmad yang menderita lumpuh layu

Bantuan kursi roda untuk ahmad yang menderita lumpuh layu


GALIH DEVI ANUGRAH WAHYU KUSUMO & GALUH DEBI ANUGRAH WAHYU WICAKSONO (13, HIDROCHEPALUS DAN MEGA COLON)Alamat Dusun RT 24/RW 12, Desa Garongan, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo DIY. Dik Galuh dan Galih adalah anak kembar dari pasangan Asnawi yang berprofesi tani dan Retnowati seorang ibu rumah tangga. Adik Galuh dan Galih sejak usia 3 bulan mengalami Hidrocepallus dan Mega colon sehingga  sejak umur 3 bulan menjalani pembuatan anus buatan dan sebulan kemudian dipasang VP Shunt di RSUP Sarjito dengan bekal Jamkesmas. Kontrol terakhir 3 tahun lalu karena jauhnya tempat dan biaya yang tidak ada padahal VP Shunt harus diganti. Dimana kondisi sekarang keduanya tidak bisa melihat dan mendengar. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga dik Galuh dan Galih untuk menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk biaya operasional berobat. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan ini.

Jumlah Bantuan Rp. 1.000.000,-
TANGGAL : 12 November 2015
KURIR : @MarjunulNP @yudan, Asih

Galih dan galuh menderita HIDROCHEPALUS DAN MEGA COLON

Galih dan galuh menderita HIDROCHEPALUS DAN MEGA COLON


NAUFAL ANDI JOSI PRATAMA (7, KANKER OTAK) Alamat Botokan RT 08, Jatirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo DIY. Dik Andi adalah anak dari pasangan Joko Eko Warsono yang berprofesi tani dan Sri Sumaryati seorang ibu rumah tangga. Pak Joko ayah dik Andi ini mencukupi kebutuhan istri, satu anaknya dan kedua orang tuanya dan adik kandungnya (paman dik Andi). Adik Andi mengalami muntah-muntah sejak umur 6 tahun dan sudah periksa dari puskesmas, RSUD Wates dan berkali kali ke RSUP Sarjito dengan diagnosa kanker otak stadium 3. Sejak 15 Oktober 2015, dik Andi koma sampai detik ini dan mendapat penanganan di PICU RSUP Sarjito dengan bekal Jamkesmas. Saat ini, Dik Andi menunggu penyinaran di RSUP Sarjito. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga dik Andi untuk menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk biaya operasional berobat. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan ini.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
TANGGAL : 09 November 2015
KURIR : @MarjunulNP @yudan

Naufal menderita kanker otak

Naufal menderita kanker otak


ALM. PUJI LESTARI (53, SANTUNAN KEMATIAN) Alamat saragan RT 1/ RW 8, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Kab. Magelang, Propinsi Jawa Tengah. Pak puji memiliki istri Yamsiah (45, Pedagang sapu keliling) Mengalami sakit yang  sudah diderita sejak bulan juni 2015, pernah berupaya medis dengan dirawat di RSU Magelang, kemudian di RST, dan terakhir RSJ magelang dilakukan pembedahan untuk saluran pembuangan. Karena kondisi semakin parah Pak Puji dirujuk ke RS Sarjito Yogyakarta untuk tindakan  lebih lanjut akan tetapi sampai 2 bulan belum mendapat kamar. Kondisi saat ini Pak Puji tidak bisa bangun dari tempat tidur, bahkan perut dan kakinya semakin membesar. Kondisi kesehatan semakin memburuk akhirnya pada hari jumat tanggal 6 Nopember 2015 Pak Puji kami bawa ke ICU RS Sardjito kemudian langsung mendapatkan perawatan intensif dari Dokter selama 4 hari namun Alloh berkehendak lain Pak Puji menghembuskan nafas terakhir pada hari rabu 11 Nopember 2105.
Alhamdulillah #sedekahrombongan dapat membantu menyampaikan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk biaya pengurusan jenazah dan pemakaman. Keluarga sangat berterimakasih kepada teman- teman #SedekahRombongan atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan diterima bu Yamsiyah.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 November 2015
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 Sigit Purnomo

Bantuan  biaya pengurusan jenazah dan pemakaman

Bantuan biaya pengurusan jenazah dan pemakaman


MTSR PURWOREJO – Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Purworejo keberadaannya sangat mendukung dalam operasional penyampaian santunan kepada keluarga duafa, pasien dan juga dalam penyampaian sedekah lain baik ke masjid pondok maupun panti asuhan yang berada di wilayah Purworejo dan sekitarnya seperti Kebumen dan Wonosobo. Disamping itu juga membantu merujuk pasien dampingan Sedekah Rombongan baik ke Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang ada di Jogjakarta maupun Solo dan Rumah Sakit . Bahkan diperlukan juga untuk mengantar jenazah jika dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. MTSR ini baru ada sekitar bulan Mei 2015 . Beaya yang dikeluarkan untuk MTSR Purworejo untuk :

Beaya pemasangan galfalome Rp. 3.900.000
Beaya branding /ganti stiker no telpon dan penambahan lain Rp.300.000
Beaya pemasangan n service lightbar Rp. 160.000
Beaya operasional penyantunan target 7 orang  (beli bbm) Rp. 100.000
Beaya transport pemakaman dik Erinda dan cuci mobil Rp.50.000

Jumlah Bantuan : Rp 4.510.000
Tanggal: 26 Mei 2015
Kurir:  @RofiqSILVER @TotoSudiarto

Biaya operasional untuk pemasangan galfalome,ganti stiker,pemasangan n service lightbar, pembelian bbm

Biaya operasional untuk pemasangan galfalome,ganti stiker,pemasangan n service lightbar, pembelian bbm


KURSI RODA , Untuk Rumah Sakit UGM Jogja.  Sejak berdirinya Gerakan Sosial #SedekahRombongan (#SR) tiga tahun yang lalu, kami telah banyak berinteraksi dengan RS untuk penanganan perawatan dan pengobatan  pasien – pasien dampingan #SR. Agar terjadi kemitraan yang lebih baik antara #SR  dengan pihak Rumah Sakit, pada hari Senin 16 Maret 2015 , kami dari #SedekahRombongan berinisiatif berkunjung dan bertemu dengan Direktur dan Humas Rumah Sakit,  dan Alhamdulillah di terima langsung oleh Direktur Utama oleh Prof. dr. Arif Faisal, Sp.Rad (K), DHSM Kami sepakat untuk menjalin kemitraan dengan saling memberi manfaat antara pihak RS dan #SR. Pada kesempatan ini, kami menyerahkan bantuan 10 unit Kursi Roda untuk digunakan oleh pasien – pasien yang membutuhkannya sebagai inventaris RS. Dan kedepan , Insya Allah akan terjalin kerja sama  yang bertujuan  untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien pada umumnya , dan juga pasien yang secara khusus dalam  pendampingan #SR. Semoga hubungan kemitraan kami dengan pihak RS UGM bisa memberikan lebih banyak manfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 8.250.000,-
Tanggal Penyerahan : 16 Maret 2015
Kurir : @RofiqSILVER @arfanesia @fajar_arini @keliqer @Anggaubi @novensamakta @suaravinda

Bantuan 10 unit Kursi Roda

Bantuan 10 unit Kursi Roda


JOKO SUPARTO (64 tahun, Patah Tulang ) alamat Rt 01 Rw02 desa Purwodadi kecamatan purwodadi Kabupaten Purworejo , Bapak joko pekerjaan bengkel sepeda sudah puluhan tahun lebih. istri Purwani ibu rumah tangga . pak Joko mengalami kecelakaan lalulintas ketika sedang melakukan kegiatan olah raga bersepeda pagi keliling kota Purworejo sekitar sebulan yang lalu (8 Juni 2015) . Pak Joko punya hobi bersepeda ontel keliling kota kota sekitar Purworejo. Bahkan pernah juga Ikut sepeda santai di daerah Prambanan.  Namun naas malang tak dapat ditolak  mujur tak dapat diraih,  beliau tertabrak sepeda motor dari arah  belakang. Pak Joko sempat tak sadarkan diri dan dibawa ke Rumah. sakit Daras Husada Purworejo dan sempat dirawat selama 1 minggu. Alhamdulillaah  pak Joko tidak mengalami luka yang serius. Karena dari hasil pemeriksaan rontgen tidak ada hal hal yang mengkuatirkan. Namun pak Joko saat ini belum bisa berjalan akibat benturan  yang keras. Pak  Joko hanya diiobati dengan obat alternatif dan diurut saja. Alhamdulillaah berkat Obat alternatif dan urut pak  Joko sudah ada kemajuan kesehatannya. Kaki sudah bisa digerakkan dan tidak lagi merintih kesakitan , namun masih belum bisa berjalan hanya istirahat di tempat tidur. Sedekah Rombongan memberikan bantuan awal untuk beaya pembelian obat alternatif dan ongkos urut yang dilakukan di daerah Salaman Magelang.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000
Tanggal Penyerahan : 2 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto

Pak joko mengalami Patah Tulang

Pak joko mengalami Patah Tulang


JOKO SUPARTO (64 tahun, Patah Tulang ) alamat Rt 01 Rw02 desa Purwodadi kecamatan purwodadi Kabupaten Purworejo. Bapak joko pekerjaan bengkel sepeda sudah puluhan tahun lebih. istri Purwani ibu rumah tangga . pak Joko mengalami kecelakaan lalulintas ketika sedang melakukan kegiatan olah raga bersepeda pagi keliling kota Purworejo sekitar sebulan yang lalu (8 Juni 2015) . Pak Joko punya hobi bersepeda ontel keliling kota kota sekitar Purworejo. Bahkan pernah juga Ikut sepeda santai di daerah Prambanan.  Namun naas malang tak dapat ditolak  mujur tak dapat diraih,  beliau tertabrak sepeda motor dari arah  belakang. Pak Joko sempat tak sadarkan diri dan dibawa ke Rumah. sakit Daras Husada Purworejo dan sempat dirawat selama 1 minggu. Alhamdulillaah  pak Joko tidak mengalami luka yang serius. Karena dari hasil pemeriksaan rontgen tidak ada hal hal yang mengkuatirkan. Namun pak Joko saat ini belum bisa berjalan akibat benturan  yang keras. Pak  Joko hanya diobati dengan obat alternatif dan diurut saja. Alhamdulillaah berkat Obat alternatif dan urut pak  Joko sudah ada kemajuan kesehatannya. Kaki sudah bisa digerakkan dan tidak lagi merintih kesakitan , namun masih belum bisa berjalan hanya istirahat di tempat tidurbahkan sekarang sudah dapat bangun sendiri dan duduk namun belum bisa berdiri. Jika ingin berjalan harus dibantu oleh orang lain . Sedekah Rombongan memberikan bantuan lanjutan untuk beaya pembelian obat alternatif dan ongkos urut yang dilakukan di daerah Salaman Magelang. Juga sebagai sedikit untuk beaya hidup selama beliau sakit karena tidak dapat bekerja membengkel sepeda.

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000
Tanggal Penyerahan : 6 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto

Pak joko mengalami Patah Tulang

Pak joko mengalami Patah Tulang


SAMIRIN (52 tahun, tumor di leher surpek tumor kelenjar ludah) Alamat : Jetis Menyangga Rt 6 Rw 1 Kecamatan Sawung, Kabupaten  Cilacap Jawa Tengah , bekerja sebagai buruh tani.Nama istri : Misem ,(45 tahun) sebagai ibu rumah tangga . Pak Samirin pada awalnya seorang yang berada dan mampu  serta perantau yang berhasil di Tanah Seberang ( Sumatra). Namun karena sesuatu hal akhirnya semua kekayaannya habis sampai tanah dan rumah yang ditempatinya. Apalagi semenjak sakit yang dideritanya. Saat ini Pak Samirin tinggal di rumah pamannya. Riwayat penyakitnya pada awalnya hanya terasa gatal-gatal saja di leher dan digaruk kemudian kulit memerah dan itu tidak dirasakan oleh pak Samirin. Namun lama kelamaan tumbuh benjolan kecil dan akhirnya dalam waktu 4 bulan terakhir benjolan di leher semakin membesar dan terada panas dan perih. Bahkan sempat sampai mengeluarkan darah yang tidak sedikit. Pak Samirin belum pernah memeriksakan sakitnya ke fasilitas kesehatan karena tidak punya beaya. Jika terasa sakit hanya membeli obat bebas di warung dan kadang dibasahi dengan handuk karena kadang terasa panas. Beliau juga tidak punya jaminan kesehatan apa pun . setelah kurir sedekah rombongan menemukan beliau dan mencoba meyakinkan pentingnya jaminan kesehatan . Akhirnya pak Samirin dibuatkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS di klas 3 . dengan beata bantuan dari saudara- saudaranya. JKN ini nantinya untuk dapat digunakan Pak samirin agak memperoleh penanganan medis yang memadai. Dan rencananya pak Samirin akan diobati di rumah sakit Margono Purwokerto. Sedekah Rombongan memberikan bantuan untuk persiapan dan transport ke Purwokerto.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000
Tanggal Penyerahan : 7 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto

Pak samirin menderita tumor di leher surpek tumor kelenjar ludah

Pak samirin menderita tumor di leher surpek tumor kelenjar ludah


SUKATI (70 tahun, Hipertensi) alamat RT ,,01 RW 03 Kelurahan Pangenjurutengah Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo janda duafa senin 6 Juli 2015 jatuh di rumahnya sekitar habis isya ketika mau berbuka . dirinya tersandung kayu bakar hingga jatuh dan kepalanya terbentur lantai mengakibatkan alis matanya robek dan mengalami perdarahan . sempat tak sadarkan diri dan darah mengalir terus bahkan sempat mutah mutah.  Bu Kati ini hidup dengan 2 anaknya yang sudah dewasa namun belum bekerja. Siti Aminah (44 th) dan Adiknya Agus (37 th ) . Kedua anaknya berusaha memberikan pertolongan pertama dengan mengolesi lukanya dengan lidah buaya namun darahnya tidak berhenti juga masih terus mengalir. Akhirnya atas inisiatif para tetangga bu Sukati dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Purworejo untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Dengan jaminan Jamkesmas bu sukati akhirnya dirawat dan harus opname untuk memulihkan luka di alis matanya dan harus diljahit karena lukanya lebar. Juga untuk memeriksa lebih lanjut karena dikuatirkan ada gegar otak. Sedekah rombongan memberikan santunan untuk membantu keluarga dan membeli obat yang di luar tanggungan BPJS .

Jumlah Bantuan : Rp.700.000
Tanggal Penyerahan : 9 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto

Ibu sukati menderita Hipertensi

Ibu sukati menderita Hipertensi


FATRURROZI (16 bulan,kelainan  pertumbuhan kepala yang terhambat (mikrocepalus) dan gangguan perkembangan motorik halus dan kasar ) Alamat desa Wonosido RT 05 RW 02 Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Jawa tengah.anak pertama dari pasangan Tujiman umur 23 tahun pekerjaan buruh tani dan istri Jumiatun umur 18 tahun ibu rumah tangga.. Pada saat lahir dik Fatrur (begitu dipanggil) mengalami asfiksia berat dan harus dirujuk di RSUD Saras Husada Purworejo. Dan baru pada umur 1 bulan bayi Fatrur bisa menangis. Sejak saat itu anak ini tidak pernah dibawa ke dokter apalagi dokter anak. Hanya diperiksakan ke bidan desa terdekat bila mengalami gangguan kesehatan. Hal ini dilakukan karena keterbatasan beaya. Sementara jaminan kesehatan tidak ada. Hanya ibunya yang memiliki jamkesmas. Sampai saat ini dik Fatrur belum bisa berjalan dan tidak ada refleks pengliharan dan cahaya. Lingkar kepala hanya 42 cm. Sedekah rombongan memberikan sedikit santunan untuk keperluan pemberian makanan bergizi untuk dik Fatrur rozi agar ada perbaikan status gizi dan kesehatannya.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000
Tanggal Penyerahan : 8 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto anik baelah, susanto, yoga dan Ria wikantari & asri

Fathur menderita kelainan  pertumbuhan kepala yang terhambat (mikrocepalus) dan gangguan perkembangan motorik halus dan kasar

Fathur menderita kelainan pertumbuhan kepala yang terhambat (mikrocepalus) dan gangguan perkembangan motorik halus dan kasar


HAMDAN HUDZAEFAH (5 th, Thallasemia suspect Leukemia) Alamat:dukuh Ketapang rt 003 RW 001 desa Kuwayuhan Kebumen ortu:P.Susanto pekerjaan sopir serabutan dan ibu Sri Sugiarsih pekerjaan ibu Rumah Tangga mempunyaanak 2 orang yg terakhir laki2 umur 10 bulanJaminan kes:Jamkesmas.Hamdan lahir tgl 21 maret 2010 normal Pertumbuhan dan perkembangan sampe dgn usia 3 tahun normal.Pd usia 3,5 tahun tiba tiba tidak bisa jalan,oleh keluarga di bawa ke tukang urut ttp tidak ada perkembangan.kemudian di bawa ke dokter di sarankan rujuk ke RSUD.kmd mondok 2 kali sekitar bulan oktober 2013 di RSUD Kebumen diagnose Thallasemia suspect Leukemia. di sarankan di bawa ke Sardjito.namun dibawa pulang 1 mgg krn alasan biaya untuk transport dan khawatir ada biaya tambahan.bulan November 2013 baru di bawa ke sardjito di sarankan dokter edi Kebumen untuk tinggal di rumah singgah (Rumah kita).tgl 13 november 2013 masuk sardjito kmd tgl 15 nov 2013 di tegakkan diagnose Leukemi.program kemotherapi 111 minggu,sekarang sdh memasuki minggu ke 83.periode setiap 8 minggu dgn program 3 mgg cek darah rutin di Kebumen hasil d bawa ke sardjito untuk ambil obat.3 mgg kmd di lakukan program yg sama.2 mgg kmd cek darah dan kemo di Sardjito.keadaan umum anak saat ini baik.tgl 5 agustus 2015  jadwal kemoterapi.sedekah rombongan memberi bantuan  untuk transportasi ke yogya dan pemenuhan Gizi anak Hamdan.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000
Tanggal Penyerahan : 10 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto

Hamdan menderita Thallasemia suspect Leukemia

Hamdan menderita Thallasemia suspect Leukemia


EXCEL YUNANDO PURNAMA (Almarhum) usia 8tahun meninggal dunia karena terserang virus GBS Nama bapak ; Aris Susanto umur 32 tahun Pekerjaan bapak ; karyawan di koperasi simpan pinjam Nama ibu ; wijiati Usia ibu ; 33 th Pekerjaan ibu ; ibu rumah tangga Riwayat sakit ; tanpa gejala tiba2 dik Excel mengalami panas dingin dan lemes seperti orang terkena stroke karena bingung orang tuanya langsung membawanya ke RS Palang Biru Kutoarjo, sampai di RS Palang Biru mendapatkan pertolongan darurat dan atas saran dokter dik Excel ini harus langsung dirujuk ke RS sarjito . Di Sardjito dik excel mendapatkan perawatan  intensif selama 2 minggu,namun sayang nyawanya tak tertolong lagi dan akhirnya meninggal pada tanggal 8 Juli 2015. Keluarga sedih karena kehilangan putra kesayangannya.sementara beaya perawatan di RS  Sardjito mencapai Rp. 118.000.000,- Keluarga bingung berusaha mencari dana untuk membayar tagihan tersebut.sedangkan jaminan kesehatan daerah hanya memberikan bantuan Rp.5,000.000,- sisanya pak Aris ayah dik Excel berusaha menuputi kekurangan beaya dengan pinjam sana sini. Sedekah Rombongan sedikit memberikan bantuan untuk ikut berbela sungkawa atas meninggalnya dik Excel. Semoga keluarga tabah menerima cobaan ini dan sabar dalam menjalani kehidupan sehari harinya.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000
Tanggal Penyerahan : 14 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto

Alm. Excel meninggal dunia karena terserang virus GBS

Alm. Excel meninggal dunia karena terserang virus GBS

HIDAYANI ( 26 tahun, menderita pre eklamsia post partum ) alamat desa Bedono Pageron rt01 rw 01 Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Nama suami sugiyarto umur 27 tahun.Pekerjaan suami sebagai petani penggarap . bu hidayani baru saja melahirkan anak ke empat dan selamat dengan persalinan normalpada tanggal 23 Juli 2015. Namun beliau sempat mengalami perdarahan hingga haemoglobinnya hanya 5,4 gr% dan harus transfusi darah sampai 2 kolf, sehingga masih perlu perawatan intensif beberapa hari lagi sampai kondisinya benar benar fit . Hal ini ternyata menjadikan beban bagi keluarga bu Hidayani karena dirinya takut akan beaya yang harus dikeluarkan . Sementara dia tidak mempunyai jaminan kesehatan apa pun sehingga dia meminta paksa untuk pulang meskipun kondisinya belum memungkinkan. Namun atas saran dan motivasi dari bidan dan paramedis lain yang merawat akhirnya bu Hidayani tidak jadi pulang. Berkat informasi dari bidan yang merawat sedekah rombongan ikut meringankan beaya perawatan bu Hidayani dan meyakinkan bahwa bu Hidayani tidak usah kuatir tentang pembayaran perawatannya. Bu Hidayani berterima kasih kepada sedekah rombongan karena telah bersedia membantu meringankan beaya perawatannya sehingga dirinya dapat pulih dengan sempurna.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000
Tanggal Penyerahan : 26 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto , Susanto, Ani baelah , Endah dan Rani UMP

Ibu hidayani menderita menderita pre eklamsia post partum

Ibu hidayani menderita menderita pre eklamsia post partum


RASTI NURMALITA ( 5 tahun, menderita gizi buruk dan gangguan syaraf penglihatan) alamat desa Wonosido RT 3 RW 1 Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Jawa Tengah , anak ke tiga dari pasangan suami  Pairin unur 40 tahun pekerjaan buruh tani dan istri Ngaisah umur 34 tahun ibu rumah tangga. Anak ini duketahui mengalami gangguan syaraf penglihatan ketika berumur 6 bulan saat diperiksakan ke bidan dan disuruh untuk diperiksakan ke dokter/ dokter anak. Setelah diperiksakan ke dokter anak ternyata dik Rasti perlu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Saras Husada Purworejo. Dari hasil pemeriksaan di RSUD Saras Husada dik Rasti disarankan diperiksakan ke RS Sardjito untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius. Karena keterbatasan beaya dan tidak ada jaminan kesehatan apa pun akhirnya dik Rasti hanya didiamkan di rumah saja sampe saat ini.  Sampai saat ini dik Rasti belum bisa berdiri dan berjalan pandangan matanya tidak jelas serta bicara belum      lancar. Dik Rasti tidak punya jaminan kesehatan sementara orang tuanya sudah punya. Keluarga ini juga mengalami musibah karena setahun yang lalu rumah bagian belakang terbakar dan sudah diperbaiki dengan bantuan dari pemerintah desa setempat. Kurir sedekah rombongan sedikit memberikan santunan untuk meringankan beban derita keluarga ini.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000
Tanggal Penyerahan : 8 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto anik baelah, susanto, yoga dan Ria wikantari & asri

Rasti menderita menderita gizi buruk dan gangguan syaraf penglihatan

Rasti menderita menderita gizi buruk dan gangguan syaraf penglihatan


ADITYA HERLAMBANG (18 tahun,  lumpuh total) Alamat lengkap Argopeni, Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo Jawa Tengah .Nama bapak Sarto 51 tahun pekerjaan tidak diketahui, ibu Yantini 53 tahun ibu rumah tangga. Riwayat sakit saat umur 4 tahun setelah makan sesuatu  tiba-tiba  muntaber kemudian dibawa ke Rumah sakit terdekat tetapi tidak ada perbaikan akhirnya dibawa ke Salatiga ke dokter praktek swasta juga tidak ada perubahan  selama 1 minggu, langsung koma. Akhirnya Dirujuk ke Rumah Sakit Tlogorejo di tes sumsum  tulang belakang  tidak ditemukan adanya  penyakit.Mas Aditya sempat tak sadarkan diri sampai 1 bulan lamanya selama di Rumah Sakit Tlogloreho.  Dinyatakan sembuh oleh dokter ketika mas  Aditya hanya bisa membuka mata, akhienya Mas Aditya dibawa Pulang .  Pernah berobat rutin di dokter praktek swasta dokter ahli syaraf namun hasilnya juga tidak menunjukkan perubahan perbaikan. Kondisi terkini  mas Aditya lumpuh hanya bisa tidur dan duduk juga kalau duduk dibantu dan didudukkan oleh anggota keluarga yang lain.Selain itu mas Aditya juga tidak bisa berbicara apa pun . Sedekah Rombongan sedikit memberikan santunan untuk Mas Aditya untuk keperluan kebutuhan hidupnya sehari- hari

Jumlah Bantuan : Rp.500.000
Tanggal Penyerahan : 26 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto , @tya_nurulendah dan Rani UMP

Aditya menderita menderita lumpuh total

Aditya menderita menderita lumpuh total

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah bantuan
1 HTSR Jogya 133,903,000
2 Risa 1,000,000
3 MTSR Purworejo 1,382,000
4 Wiwit 1,000,000
5 M khoirul 1,000,000
6 Untung 2,500,000
7 Dwi 700,000
8 Sri 825,000
9 Fajri 825,000
10 Syafii 500,000
11 Tumijan 850,000
12 Ahmad 850,000
13 Galih 1,000,000
14 Naufal 2,000,000
15 Alm. Puji Lestari 1,000,000
16 MTSR Purworejo 4,150,000
17 Kursi Roda RS UGM Jogya 8,250,000
18 Joko 2,000,000
19 Joko 3,000,000
20 Samirin 500,000
21 Sukati 700,000
22 Fatrurrozi 500,000
23 Hamdan 500,000
24 Excel 1,000,000
25 Hidayani 500,000
26 Rasti 500,000
27 Aditya 500,000
Total 171,435,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 171,435,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 769 ROMBONGAN

Rp. 30,135,937,559,-