AMAT WAGIMUN (83 tahun, duafa, amputasi kaki). Alamat : RT 1 RW 1 Dukuh Krobok Desa Pacalan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Jawa Timur. Mbah Amat menderita luka pada telapak kaki dan tidak kunjung sembuh selama lebih dari 2,5 tahun, dalam sehari beliau hanya tidur selama 2 jam dimalam hari karena rasa panas dan sakit pada kakinya. Waktu malam hari beliau habiskan untuk Mengaji dan Sholat Tahajud. Kondisi perekonomian keluarga tidak memungkinkan untuk mengusahakan pengobatan untuk beliau. Sampai kurir Sedekah Rombongan menemukan beliau dan beliau bersedia untuk menjalani pengobatan. Sedangkan  operasi dilaksanakan pada hari Rabu, 21 November 2012. Saat ini beliau tinggal sendiri di rumahnya yg lusuh di karenakan anak nya saat ini sudah berkeluarga. Anak nya pernah menawarkan mbah Amat untuk tinggal serumah namun mbah Amat menolak di karenakan ia ingin menunggui rumah nya sendiri. Akhirnya untuk makan mbah Amat hanya menunggu makanan yang di hantar anaknya yang waktunya pun tidak pasti. Saat kurir #SR Magetan melakukan visit ke rumah mbah Amat, Kurir merasa prihatin karena hidup beliau hanya di habiskan di tempat tidur saja dan kesepian. Akhirnya kurir berinisiatif mengusahakan radio untuk beliau dengar kan di rumahnya. Mbah Amat sangat senang menerima radio juga sedikit rizki dari #SR dan mengucapkan terimakasi dan mendoakan para kurir agar selalu sehat. Bantuan telah di sampaikan sebesar 500.000 setelah bantuan sebelumnya masuk pada rombongan 186. Mbah Amat mengucapkan terimakasih atas bantuan dari para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan : 500.000
Tanggal : Minggu, 8 November 2015
Kurir :  @Mawanhananto @Ervinsurvive @ronypratama @Tuju2588

Bantuan pembelian radio iuntuk mbah amat seorang duafa dan mengalami amputasi kaki

Bantuan pembelian radio untuk mbah amat seorang duafa dan mengalami amputasi kaki


SAFARI JAMA’AH SHALAHUDDIN IDUL ADHA 1436.  Tahun ini Jama’ah Shalahuddin kembali mengadakan kegiatan SAJADHA 1436 H (Safari Jama’ah Shalahuddin dalam Idul Adha 1436 H). Salah satu rangkaian kegiatan SAJADHA 1436 adalah pengobatan gratis yang diselenggarakan di Balai Dusun Nyemuh, Desa Krambil Sawit, Kec. Saptosari, Kab. Gunung Kidul, DIY. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 20 September 2015 mulai pukul 08.00 hingga pukul 13.40 dengan jeda waktu sholat dzuhur dan makan siang. Kegiatan ini disambut oleh warga dengan begitu semangat dan antusias, mengingat sebagian besar penduduk di daerah ini adalah mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. Mereka juga jarang mendapat perhatian pemerintah, terutama dalam bidang pelayanan kesehatan. Salah seorang warga bercerita tentang perjuangannya ketika berobat ke sebuah rumah sakit yang terletak di Kota Yogyakarta. Sekitar seratus orang warga mendapat manfaat dari kegiatan layanan kesehatan gratis ini. Warga berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan satu kali saja namun pada kesempatan lain juga lebih sering diadakan kegiatan serupa. #SedekahRombongan sebagai salah satu gerakan sosial yang giat menyalurkan sedekah turut memberikan donasi sebesar satu juta rupiah untuk membantu kelancaran acara ini. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar. Panitia SAJADHA 1436 H sangat berterimakasih kepada #Sedekaholic dan #SedekahRombongan atas bantuan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semoga acara serupa dapat berlanjut pada kesempatan berikutnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Penyerahan : 20 September 2015
Kurir : @kissherry @Arini_namaku @anggaubi Via syahriel efendi sitakar

Bantuan dana untuk kegiatan layanan kesehatan gratis

Bantuan dana untuk kegiatan layanan kesehatan gratis


SAWI (84 th)  warga RT 02/04 Desa Kalimaro Kec. Kedungjati Kab. Grobogan Jawa Tengah. Mbah Sawi  janda dari bapak Ngustam (Alm). Mbah Sawi menjadi janda sudah sekitar 28 tahun sejak suaminya meninggal dunia karena sakit.  Saat ini beliau  sudah sangat tua sehingga wajar kalau mulai terganggu kesehatannya. Untuk melakukan aktifitas perlu bantuan orang – orang sekitarnya. Bahkan untuk berdiri dan berjalan mesti menggunakan tongkat penopang.  Mbah Sawi saat ini sudah tidak produktif, kebutuhan hidupnya bergantung pada anak – anaknya yang rata – rata berprofesi sebagai petani dengan penghasilan pas-pasan. Untuk meringankan beban mbah Sawi #SR (#SedekahRombongan) menyampaikan santunan berupa beras, selimut, jarik, gula, susu, minyak goreng, mie instan dan kebutuhan sembako lainnya. Atas bantuan yang disampaikan Mbah Sawi sangat terharu bahkan sampai menitikkan air mata ternyata masih ada saudara-saudara yang peduli pada kaum dhuafa. Beliau mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga sedekaholic diberikan kelancaran rizki. Amiin

Jumlah bantuan total : Rp 600.000,-
Tanggal penyerahan : 12 November 2015
Kurir : @kissherry via Samsudin

Bantuan sembako untuk mbah sawi seorang dhuafa

Bantuan sembako untuk mbah sawi seorang dhuafa


TAMINAH  (82 Th) warga RT 03/04 Desa Kalimaro Kec. Kedungjati Kab. Grobogan Jawa Tengah, sebuah desa yang jauh dari kota dan terpencil. Mbah Taminah seorang janda yang sudah jompo, beliau menyandang status janda sudah sekitar 20th, sejak Bapak Suparman meninggal dunia karena sakit. Usianya yang sudah sangat tua kini sering mengalami gangguan kesehatan, segala aktifitas kesehariannya banyak dibantu oleh menantunya. Bahkan untuk berdiri dan berjalan kadang membutuhkan bantuan. Mbah Taminah kini hidup bersama anaknya yaitu Bapak Suwono (56) di sebuah rumah tinggalan dari suaminya. Rumah kecil dari kayu dengan dinding papan. Bapak Suwono berprofesi sebagai buruh tani. Sehingga sangat minim untuk menghidupi keluarganya dan Mbah Taminah yang saat ini sudah tidak produktif. Untuk meringankan beban Mbah Taminah, #SR (#SedekahRombongan) menyampaikan bantuan berupa beras, selimut, jarik, mie instan, susu, minyak goreng, gula dan kebutuhan sehari – hari lainnya.  Atas bantuan yang telah disampaikan, mbah Taminah merasa senang dan bersyukur serta berdoa semoga sedekaholic dimudahkan segala urusan dan dilimpahkan rizki dan nikmatnya. Amiin

Jumlah bantuan total : Rp 600.000,-
Tanggal Penyerahan : 12 November 2015
Kurir : @Kissherry Via Samsudin

Bantuan sembako untuk mbah taminah seorang dhuafa

Bantuan sembako untuk mbah taminah seorang dhuafa


MASJID SUNAN KALI JAGA (Pembuatan Sumur Bor). Masjid Sunan Kali Jaga ini beralamat di Jipangan RT.04 Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY. Masjid ini sudah berdiri sejak empat puluh lima tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1970. Masjid ini dibangun di atas tanah wakaf salah satu keluarga terkemuka di sana yaitu Keluarga Abdul Hamid. Saat itu, masih dalam bentuk mushola kecil yang sederhana. Keberadaan mushola ini lambat laun banyak merubah dan mempengaruhi warga di sekitar mushola. Warga yang semula menganut islam abangan, lama-kelamaan menjadi masyarakat yang religius. Seiring dengan perkembangannya, jumlah jamaah mushola ini juga terus bertambah dari tahun ke tahun. Mushola ini lantas mengalami beberapa kali renovasi hingga sekarang menjadi sebuah masjid. Masjid ini kian berkembang, bahkan saat ini tengah membangun gedung baru untuk kegiatan TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran). Bangunan yang tengah memasuki proses finishing ini dapat menampung lebih dari 150 anak (santri). Sarana air bersih yang digunakan untuk berwudhu maupun untuk kebutuhan lainnya mengandalkan aliran air dari PDAM. Namun, karena posisi masjid yang berada di ketinggian seringkali menyebabkan air tidak terdistribusi dengan baik. Kadang air yang terdistribusi sangat sedikit atau malah macet sama sekali. Takmir masjjid berencana membuat sumur bor untuk mengatasi masalah ini, sekaligus untuk menghemat biaya anggaran pengadaan air sehari-hari. #SedekahRombongan turut berpartisipasi dalam proses pembuatan sumur bor tersebut. Jumat, 13 November 2015, Bapak Gigin Wahyu Utomo, mewakili anggota takmir dan seluruh jamaah menerima bantuan dari #Sedekaholic yang disalurkan melalui #SedekahRombongan. Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 10.000.000,- yang digunakan untuk membeli bahan material yang diperlukan dan juga biaya operasional pembuatan sumur bor. Semoga pembuatan sumur bor ini segera terealisasi dengan baik dan masyarakat di sekitarnya semakin memakmurkan masjid ini. Amin…

Jumlah Bantuan : Rp. 10.000.000,-
Tanggal : 13 November 2015
Kurir : @Saptuari, @Blur_Suryo

Bantuan Pembuatan Sumur Bor

Bantuan Pembuatan Sumur Bor


AGUSTINI NURMAN (35, Tumor Pipi). Alamat: Talang Batu, RT.1/1, Kabupaten Mesuji, Lampung. Agustini istri dari bapak Nurman, seorang nelayan, sejak tahun 2008 terkena Tumor Lunak Pipi kanannya dan sempat 2 kali dioperasi di RSCM Jakarta menggunakan fasilitas Jamkesmas. Belum sembuh total penyakitnya karena harus terus dilakukan penyinaran untuk mematikan jaringan tumornya, Agustini kembali ke Lampung karena merasa tidak mampu menanggung biaya hidup selama berobat di Jakarta. Akhirnya awal 2012 Tumor itu kembali tumbuh dan membesar dan RS. Abdul Muluk merujuknya kembali ke RSCM. Bismillah… #SedekahRombongan kembali membantu biaya operasional mereka selama berobat di Jakarta, Saat ini operasi tahap pertama pembuangan Tumor yang ada di pipi Agustini telah dilakukan dan selanjutnya tindakan kemoterapi terus dilakukan sambil menunggu jadwal operasi perbaikan bagian hidung dan pipinya. Bantuan lanjutan pun disampaikan untuk biaya mengurus perpanjangan Surat Jamkesda di Lampung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 760. Kondisi ibu Agustini Nurman Alhamdulillah stabil pasca pemeriksaan di poli anestesi penjadwalan untuk operasi insyaAllah akan dilakukan akhir bulan ini, ibu Agustini meminta izin untuk pulang sementara ke kampung halamannya sebelum operasi pembedahan pada wajahnya dilakukan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 8 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Ibu agustini menderita Tumor Pipi

Ibu agustini menderita Tumor Pipi


FATAHIAH BINTI ECIM, (10, Keterbelakangan IQ), Alamat: Jl. Warakas 1, RT.13/1, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta. Ipat biasa Fatahiah dipanggil, adalah anak yang cantik buah dari pasangan ECIM (38) dan Linah (38). Kasihan sekali Ipat, yang memiliki penyakit yang sangat aneh yaitu Kelebihan Genetik, sudah beberapa tahun mereka berupaya berobat bahkan dibantu oleh Media dan Lembaga Sosial namun tidak konsisten dan berhenti di tengah jalan – terakhir berobat tahun 2011. Penyakit Ipat membuat perhatian banyak orang, bahkan hampir ada yang memanfaatkan untuk dijadikan obyek mencari uang demi bisnis pribadi karna hampir seluruh bagian badan depan dan belakang hingga kaki Ipat ditumbuhi bulu dan pernah baru sekali dioperasi sebagian kulitnya yang memerlukan waktu bertahap dan seharusnya terus berlanjut ke operasi berikutnya, maklum waktu itu yang harus sedianya membantu raib tak melanjutkan bantuannya – Sementara Ecim hanya bekerja sebagai penambal ban di pinggir jalan kampung serta Linah beburuh sebagai Kuli Cuci Gosok. Karna penyakit aneh itu yang membuat Ipat rendah diri serta keadaan ekonomi keluarga Ecim yang menanggung 6 jiwa dengan penghasilan di bawah kecukupan itu, Ipat pun kini tidak dapat melanjutkan sekolah. Harapan mereka Ipat dapat dibantu lagi dan tumbuh sehat seperti rekan-rekan sebayanya untuk menatap masa depannya dengan baik, Alhamdulillah – beberapa #Sedekaholics menginfokan tentang keberadaan Ipat dan menitipkan bantuannya khusus untuk Ipat hingga proses operasi pada bagian kelaminnya sudah dilakukan walau kedua orangtuanya memutuskan untuk operasi kulitnya tidak dilanjutkan, Bantuan lanjutan untuk biaya pendidikan dan biaya kos kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 755. Semoga bantuan ini bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 8 November 2015.
Kurir : @ddsyaefudin @harji_anis

Fatahiah menderita Keterbelakangan IQ

Fatahiah menderita Keterbelakangan IQ


RIANTI QUEN AZAHRA (1,4 Tahun, Post kolostomi ec. Atresia ani). Alamat:  kampung lubuk, RT.003 Ds. Sarolangun, Jambi.  Zahra, panggilan adik berparas imut ini. Ketika lahir di bidan, tidak ada yang menyadari kelainan pada tubuhnya. Namun, 1 hari pasca kelahiran, karena mendadak perutnya kembung barulah diketahui bahwa zahra tidak memiliki anus. Saat itu, ia segera dibawa ke RSUD Mattaher kota Jambi dan dilakukan operasi kolostomi yakni pembuatan lubang sementara dari usus besar di bagian perut sebelah kiri yang bertujuan mengeluarkan kotoran BAB. Setelah berusia 7 bulan, zahra dirujuk ke RS M. Djamil kota padang untuk dibuat  lubang anus dikarenakan saat itu di RSUD Mattaher kota Jambi belum memiliki dokter bedah anak. Post operasi pembuatan anus,  bagian usus yang menonjol post kolostomi belum ditutup karena dokter ingin memastikan apakah anus buatan ini berfungsi dengan baik atau tidak. Saat usia zahra 1 tahun, ia kembali menjalani operasi ketiga untuk menutup lubang sementara di perutnya. Akan tetapi, dalam perjalanannya, operasi penutupan kolostomi ini tidak berjalan lancar sehingga dilakukan kolostomi kembali, zahra bahkan sempat dirawat cukup lama di ruang PICU (Pediatric Intensice Care Unit) RSUD Mattaher Kota Jambi.  Pada akhirnya, tim dokter RSUD Mattaher memutuskan untuk merujuk adik mungil ini ke RS M.Djamil padang. Akan tetapi, karena kendala biaya, sampai dengan usia 1 tahun 4 bulan zahra tak kunjung dibawa ke RS M.Djamil padang. Ayah zahra, Tn. Alam barzah (36th), dulunya bekerja sebagai kernet mobil tangki minyak tapi sudah di PHK kurang lebih 7 bulan terakhir. Sementara ibunya, Ny. Irmayanti (31th), ibu rumah tangga biasa yang sejak ditinggal oleh suaminya sesekali ia bekerja sebagai buruh cuci paruh waktu disaat ia bisa menitipka zahra pada adik atau neneknya. Selain zahra, bu irma masih memiliki tanggungan satu orang putera bernama M. Roby rianzah (5th). Selama ini, zahra beruntung karena awalnya keluarga ini terdaftar dalam BPJS yang dibiayai oleh pihak kantor ayah zahra sehingga berguna untuk pengobatan dan biaya operasinya selama ini. Akan tetapi, sejak ayahnya di PHK, dana pembayaran BPJS harus ditanggung secara pribadi. Ditambah lagi dengan biaya keperluan dan transportasi akibat zahra yang sering sekali keluar masuk rumah sakit karena muntah ataupun keluhan lain yang timbul akibat gangguan saluran cerna dan kolostomi yang belum ditutup tersebut. #sedekahrombongan memahami kesulitan yang dialami keluarga adik mungil ini. Bantuan lanjutan untuk biaya membeli obat dan colostomy bag yang tidak dijamin oleh BPJS kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 764. Kondisi Rianti Quen Azahra Alhamdulillah stabil, saat dikunjungi Kurir #SR, Rianti Quen Azahra sudah berada diruang rawat inap RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk persiapan operasi penutupan colostomi. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran operasi dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 8 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harjie_anis @endangnumik @shintatantri

Rianti menderita Post kolostomi ec. Atresia ani

Rianti menderita Post kolostomi ec. Atresia ani


YAYASAN GALUH (Pusat Rehabilitasi Cacat Mental), beralamat di Jl. Cut Mutia, Bambu Kuning No. XI, Kampung Sepatan, RT.3/2, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi. Ketua: Bpk. Suhanda Gendu, 59 tahun, anak dari Gendu Mulatip (Pendiri). Yayasan ini menampung orang-orang cacat mental/Gila baik yang punya keluarga ataupun yang ada di jalanan sejak tahun 1980, Diatas Tanah serta sebagian bangunan dengan total luas 4.000m, saat ini ada sekitar 320an pasien dari Bekasi dan luar kota lainnya, Kebutuhan beras dalam sebulan mencapai 6 Ton + Lauk Pauk yang harus mereka siapkan dibantu relawan sebanyak 45 orang. Mereka adalah orang-orang yang terpilih Tuhan dengan Ikhlas dan tanpa pamrih merawat dan mengobati orang-orang skizofrenia, cacat mentalnya dan tak terurus pihak keluarganya. Mereka sangat membutuhkan bantuan kita, Alhamdulillah sejak tahun 2012 #SedekahRombongan rutin menyampaikan untuk keperluan operasional Yayasan Galuh dan pada bulan November 2015 kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk keperluan operasional yayasan ini setelah santunan sebelumnya masuk pada Rombongan 755. Semoga bantuan ini bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 8 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harjie_anis

Bantuan konsumsi harian yayasan galuh, pusat rehabilitasi catat mental

Bantuan konsumsi harian yayasan galuh, pusat rehabilitasi catat mental


DIMAS BIN SADIN (5, Gizi Buruk dan TB Paru). Alamat : Kp. Alastua, RT.2/9, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur,  Kabupaten Bogor. Dimas adalah seorang anak periang yang menjadi penyejuk hati orang tuanya. Anak dari pasangan Ibu Yuli (35) dan  Bapak Sadin (38) ini terlahir normal seperti anak biasanya.  Namun kebahagiaan tersebut mulai terusik ketika 7 bulan yang lalu, Dimas mengalami sakit di bagian kakinya yang membuatnya berjalan pincang dan tertatih. Kedua orang tuanya berpikir keadaan itu terjadi karena kemungkinan Dimas pernah jatuh tanpa mereka ketahui. Mereka menganggap itu kejadian biasa dan akan sembuh sendiri. Namun beberapa hari kemudian Dimas menderita demam. Karena keterbatasan biaya dan tidak memiliki jaminan BPJS ataupun Jamkesda,  orangtuanya membawa hanya Dimas ke pengobatan alternatif, klinik pengobatan dan paling maksimal  sampai Puskesmas. Bapak Sadin bekerja sebagai tukang jahit yang pendapatannya dua ratus ribu per minggu. Jika sedang tidak ada orderan menjahit, Pak Sadin berusaha mencari tambahan penghasilan dengan mengojek. Motor yang ia gunakan merupakan motor pinjaman milik  tetangganya.  Ibu Dimas bekerja sebagai tukang cuci, namun karena Dimas semakin sering sakit, ia memilih  berhenti bekerja untuk mengurus Dimas. Setelah tujuh bulan berlalu, kondisi Dimas tidak berangsur membaik dan bahkan badan Dimas terlihat semakin kurus karena berat badannya menurun drastis. Ketika kondisinya sudah sangat buruk, Dimas dibawa ke RSUD Bogor dan segera dirawat di ruang High Care Unit (HCU). Dimas  diberi alat bantu pernafasan  dan selang naso gastric tube (NGT) untuk memasukan makanan. Dimas dinyatakan menderita gizi buruk dan TB Paru. Kurir #SedekahRombongan membantu meringankan biaya pengobatan Dimas dan membantu mengurus kartu BPJS.  Akan tetapi, kondisi Dimas semakin menurun dan setelah tiga hari dirawat di HCU akhirnya meninggal dunia. Innalillahi wa inna ilahirrrojiun.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000-
Tanggal : 5 November 2015
Kurir  :@ddsyaefuddin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Dimas menderita Gizi Buruk dan TB Paru

Dimas menderita Gizi Buruk dan TB Paru


DASKIM (64, Bantuan Tuna Wisma). Alamat sesuai KTP: Dusun Kliwon, RT 3/1, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Alamat saat ini:  Jl. Paledang, Bogor.  Bapak Daskim adalah seorang tukang becak yang hidup sebatang kara di pusat Kota Bogor. Sehari-hari ia mencari nafkah dengan becak kesayangannya, dan bila malam tiba, ia melepasakan lelahnya di becak itu pula.  Awalnya Pak Daskim bekerja menarik becak di Kota Jakarta, namun karena becak dihapuskan di Jakarta, ia pindah ke Bogor. Istri pak Daskim sudah lama meninggal dunia.  Sebelum ini Pak Daskim sempat tinggal di Masjid Paledang Bogor, namun akhirnya ia memilih tidur di becaknya, yang sudah menjadi ‘rumah’nya karena ia merasa lebih nyaman. Barang-barang kebutuhan pribadinya seperti selimut, kasur lipat yang tampak lusuh, ia simpan dalam tong kecil yang sudah tak layak lagi. Kemuliaan hati Pak Daskim ia buktikan dari kekuatan dirinya untuk menjaga diri dari meminta-minta. Ia memilih lebih baik  bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Bantuan kamar kontrakan sederhana yang ditawarkan warga Jalan Paledang, ia tolak secara halus. Untuk mengisi perutnya sehari hari, ia  tetap membeli dari hasil keringatnya sendiri  meskipun pedagang warung nasi yang menjadi langganannya sering menawarkan makanan secara gratis. Tidak pernah ada yang bernama kebetulan. Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan dipertemukan Alllah dengan Pak Daskim. Segera, kurir  menyampaikan titipan langit yang digunakan keperluan Pak Daskim sehari-hari. Rencana selanjutnya Pak Daskim akan dibantu agar dapat tinggal lebih layak.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal.: 11 November 2015
Kurir  :@dedesyaefuddin @omguguh @Juliearpandi @hapsarigendhis6

Bantuan tunai untuk keperluan Pak Daskim sehari-hari seorang tuna wisma

Bantuan tunai untuk keperluan Pak Daskim sehari-hari seorang tuna wisma


NANDANG SUHERLAN (51, Serangan jantung ), Alamat : Jalan Pisangan Baru Tengah RT. 3/7, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Nandang Suherlan bapak dua anak, suami dari ibu Zunaedah (49) tiba – tiba merasakan seluruh tubuhnya lemas dan tidak dapat digerakkan, bapak Nandang Suherlan yang kesehariannya sudah tidak bekerja ini hanya bisa berbaring saja, ibu Zunaedah kemudian membawa suaminya ini ke klinik terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan dari hasil diagnosa dokter klinik bapak Nandang Suherlan menderita serangan jantung dan stroke, dari klinik tersebut bapak Nandang Suherlan diharuskan segera menjalani pengobatan lanjutan ke RSUD setempat. Ibu Zunaedah kemudian membawa bapak Nandang Suherlan ke RS Premier Jakarta yang langsung mendapat perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Tingginya biaya masa perawatan sangat memberatkan keluarga ini apalagi ibu Zunaedah hanya mengurus rumah tangga saja, praktis keluarga ini tidak mempunyai penghasilan tetap, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dan ikt membantu meringankan kesulitan keluarga ini dengan menyampaikan bantuan awal untuk biaya perawatan di rumah sakit Premier Jakarta. Semoga bantuan ini bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 6.000.000,-
Tanggal : 8 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harjie_anies @endangnumik

Pak nandang menderita Serangan jantung

Pak nandang menderita Serangan jantung


SEPTIA RAHMAN (1 BULAN, TBC PARU), Alamat : Jalan Budimulia RT. 11/4, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan Jakarta Utara. Septia Rahman anak ke empat dari ibu Nurlela Handayani (35) lahir normal namun tiga hari pasca kelahirannya Septia Rahman mengalami batuk – batuk, ibu Nurlela Handayani kemudian membawa bayinya ini ke klinik terdekat yang kemudian dirujuk ke igd Puskesmas Pademangan Barat. Dan hasil pemeriksaan dokter dan karna keterbatasan peralatan di Puskesmas tersebut, Septia Rahman kemudian dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSUD Koja Jakarta Utara. Di RSUD Koja Septia Rahman langsung mendapatkan perawatan intensif dan menurut dokter yang menanganinya Septia Rahman terserang tbc paru – paru. Sembilan hari pasca perawatan oleh team dokter yang menanganinya Septia Rahman sudah bisa diperbolehkan pulang dan dilanjutkan dengan pengobatan rawat jalan. Tingginya biaya selama masa perawatan tidak bisa dibayar tunai oleh ibu Nurlela yang kesehariannya bekerja sebagai buruh cuci ini, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dan ikut membantu meringankan biaya pasca perawatan di Rumah Sakit tersebut, Bantuan awal untuk membantu biaya perawatan sudah disampaikan. Semoga bantuan ini bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 8 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Septia menderita TBC PARU

Septia menderita TBC PARU


NURHADI ARIYANTO (36, Pendarahan pada Mata / Pendarahan Vitreus). Alamat : Pondok Arum Blok B7 No.  Kel. Nambo Jaya Kec. Karawaci, Kota Tangerang.  Pada Kamis, 5 November 2015 tepatnya pada pukul 15.00 WIB, Nurhadi terkena ledakan tabung kompresor di halaman rumahnya. Ledakan tersebut hingga mengenai bagian matanya dan menyebabkan luka yang cukup parah. Oleh tetangganya Nurhadi langsung dilarikan ke RSUD Tangerang dan pihak rumah sakit menyarankan untuk segera dilakukan tindakan operasi, namun RSUD tidak ada peralatan medis yang memadai untuk dilakukan operasi mata.  Setelah berpindah-pindah ke lebih dari dua rumah sakit dan berdasarkan saran dokter, Nurhadi dirujuk ke rumah sakit khusus mata RS Aini. Di RS Aini operasi dapat dilakukan namun biaya yang dibutuhkan sangat besar. Biaya operasi diperkirakan sekitar Rp. 30.000.000,- itupun belum termasuk obat-obatan dan ruang rawat inap. Mengingat penghasilan Suami dari Suryanti (32) ini sebagai buruh lepas/serabutan tidak menentu, ia tak mampu membiayai operasi tersebut. Bu Suryanti pun juga menjadi tukang urut untuk menambah-nambah penghasilan keluarga. Saat ini Nurhadi dirawat di RS Aini. RS Aini tidak bisa menggunakan BPJS sehingga Nurhadi berobat dengan umum. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena pihak keluarga dan kerabatnya menginginkan tindakan terbaik untuk Nurhadi mengingat ia sudah mendatangi beberapa rumah sakit di Tangerang namun tidak bisa menangani kondisi Nurhadi. Pada Selasa, 10 November 2015, Nurhadi mendapat tindakan operasi. Secara fisik, bentuk kelopak mata Nurhadi memang terlihat Normal namun ternyata pada syaraf matanya ada yang putus. Nurhadi memang terlihat tegar, di mana 30 menit setelah dia tertimpa musibah, ayah mertuanya, Nurrohman (60) meninggal dunia karena sakit pengeroposan tulang yang sudah lama dideritanya. Ibu mertuanya, Jaenah (58) pun saat ini menderita kanker hati. Nurhadi sering sekali membantu dengan mengirimkan sebagian dari penghasilannya yang disisihkan. Bantuan lanjutan dari #sedekahrombongan digunakan untuk membantu biaya pengobatan di RS Aini. Sebelumnya, Nurhadi dibantu pada rombongan 766.

Jumlah Bantuan: Rp.  5.000.000,-
Tanggal : 8 November 2015
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana @nurzainpriyatno

Nurhadi menderita Pendarahan pada Mata / Pendarahan Vitreus

Nurhadi menderita Pendarahan pada Mata / Pendarahan Vitreus


AZIZ DEBIA AROBI (20, Diabetes Melitus dengan riwayat koma diabetikum). Alamat: Kp. Pamahan RT.4/1, Desa Sukamantri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Aziz menderita Diabetes Melitus (DM) tipe I ini sudah cukup lama,  yaitu sekitar 8 tahun. Selama itu pula ia diharuskan untuk berobat rutin di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Bahkan menurut dokter, pengobatan ini harus dijalani Aziz seumur hidup.  Aziz kini tinggal bersama ibunya, Ibu Winih (42), yang sehari-harinya sebagai buruh serabutan di sawah milik tetangga. Pekerjaan itu dilakukan ibunya,  semenjak ayahnya, Pak Maja meninggal 6 tahun yang lalu. Karena penyakit Diabetes Melitus yang ia derita tipe tergantung insulin (IDDM), maka selama masa pengobatan Aziz harus menyuntik sendiri dengan alat suntik Novorapid FlexPen  beberapa saat setelah ia makan. Obat yang didapat dari rumah sakit  hanya cukup untuk 1 bulan dan ia  harus kembali sebelum obat habis. Aziz pernah punya pengalaman  kehabisan obat, sehingga ia sempat mengalami koma. Saat ini alat yang sering digunakan Aziz untuk mengukur kadar gula rusak dan tidak bisa diperbaiki. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjut untuk membeli alat pengukur kadar gula. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 746. Semoga Allah memudahkan segala urusan Aziz agar ia tetap semangat menjalani kehidupan ini. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 November  2015
Kurir : @ddsyaefudin @suharnayana @mardisay @hapsarigendhis

Aziz menderita Diabetes Melitus dengan riwayat koma diabetikum

Aziz menderita Diabetes Melitus dengan riwayat koma diabetikum


DOROTUN NAFSIAH (9 bulan, Susp. Ganglion). Alamat Kp. Gaga RT.1/2, Desa Sukamantri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Sejak lahir di leher Dik Nafsiah sudah muncul benjolan sebesar telur ayam. Kini seiring bertambahnya usia, benjolan tersebut sudah berukuran kira-kira sebesar kepala orang dewasa. Kedua orangtunya kemudian memeriksakan Dik Nafsiah ke Puskesmas terdekat, dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Bekasi. Karena ketiadaan biaya ongkos dan berobat dan kartu jaminan kesehatan, akhirnya pemeriksaan untuk Nafsiah pun belum dilakukan. Nafsiah adalah anak ke 2 dari pasangan Bp. Misar (35) dan Ibu Kurniasih (30). Pak Misar sehari-hari mencari penghasilan dengan berjualan tahu keliling. Saat ini Nafsiah masih dalam pemeriksaan rutin Poli Bedah RS. Bakti Husada. Dalam 1 minggu terakhir, Nafsiah sampai 3 kali menjalani pemeriksaan laboratorium. Dan juga ia dianjurkan dokter untuk mengkonsumsi beberapa suplemen yang kebetulan tidak tercover BPJS. Saat ini benjolan di leher Dik Nafsiah sudah mengecil seukuran kelereng namun agak keras serta kulit bekas benjolan tersebut jadi keriput. Dokter belum bisa melakukan tindakan lanjut untuk Dik Nafsiah hingga usianya 1 tahun. Namun akhir-akhir ini kondisi tubuhnya semakin kurus sehingga mudah sakit. Dokter menyarankan agar Nafsiah mengkonsumsi banyak vitamin dan suplemen. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan lanjutan untuk membantu membeli vitamin, suplemen dan susu. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 764. Semoga penyakitnya segera diangkat Allah. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay @hapsarigendhis

Nafisah menderita Susp. Ganglion

Nafisah menderita Susp. Ganglion


POPTI atau Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassemia Indonesia adalah sebuah organisasi yang di dalamnya berhimpun orangtua dengan latar belakang anaknya menderita Thalassemia. POPTI berperan menjembatani komunikasi antara orangtua penderita thalassemia dengan pihak rumah sakit dalam pengurusan obat, dan terkadang juga  mencarikan bantuan untuk penderita thalassemia yang kurang mampu. Saat ini totalnya ada 147 penderita Thalassemia yang menjalani tranfusi rutin di RS Sentra Medika Cikarang. Mayoritas dari mereka adalah anak-anak usia sekolah yang setiap 2-4 minggu sekali datang ke rumah sakit untuk menjalani transfusi. Selain itu, mereka harus rutin minum obat kelasi besi. Syukur alhamdulillah hampir semua pengobatan dicover oleh jaminan BPJS. Akan tetapi dari 147 anak ini ternyata  memiliki latar belakang sosio-ekonomi yang berbeda-beda. Berdasarkan data POPTI, ada 50 anak yang berasal dari keluarga tidak mampu sehingga membutuhkan uluran tangan donatur untuk membayar iuran BPJS atau biaya transport ke rumah sakit. Meskipun menggunakan BPJS kelas 3 biaya iuran tetap dirasakan berat. Bahkan ada satu anak yang jaminan BPJS-nya telah  dinonaktifkan karena lebih dari 3 bulan tidak dibayar. Ada anak yang sejak kecil ditinggal orangtuanya dan sekarang tinggal bersama neneknya yang tidak bekerja. Anak yang lain ada yang ditinggalkan ibunya karena sang ibu tidak bisa menerima keadaannya. Ada orangtua yang harus menggadaikan telepon genggam untuk biaya transport dari kota Bekasi ke rumah sakit. #SedekahRombongan bertemu anggota POPTI di rumah sakit dan menyampaikan bantuan lanjutan untuk membayar iuran BPJS anak-anak dengan Thalasemia yang berasal dari keluarga yang tidak mampu. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 755.

Jumlah Bantuan: Rp.1.000.000,-
Tanggal : 8 November 2015
Kurir: @ddsyaefudin @SuharnaYana @untaririri @hapsarigendhis

bantuan lanjutan untuk membayar iuran BPJS anak-anak dengan Thalasemia

bantuan lanjutan untuk membayar iuran BPJS anak-anak dengan Thalasemia


BINTANG PARAMITA (6, Omphalocele). Beralamat di Kp. Blokang RT.3/7, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Bintang putri Ibu Sanih (31) ini menderita tumor di perut. Ayah Bintang sudah meninggal 7 tahun yang lalu karena terjatuh dari kereta api ketika Bintang masih dalam kandungan. Awal penyakit Bintang, muncul benjolan kecil di perutnya, namun semakin lama benjolan tersebut semakin besar dan hingga saat ini udah sebesar bola volley. Bintang kerap merasakan nyeri dan menjerit ketika rasa sakitnya tak tertahankan. Keluarga sudah berupaya membawa berobat ke Puskesmas dan klinik terdekat dengan membawa kartu jaminan Jamkesmas. Bintang merasa malu dengan keadaan benjolan di perutnya itu. Keadaan ini memaksa Bintang menghabiskan waktunya di rumah saja ditemani sang nenek. Nenek Dirah yang menemani Bintang setiap hari sangat berharap cucunya sembuh dan dapat bermain bersama teman-temannya. Ibu Sanih tidak selalu dapat menemani Bintang karena harus mencari uang untuk menafkahi keluarga mereka. Ibunda Bintang ini sehari-harinya bekerja sebagai buruh pabrik cat dengan penghasilan Rp. 50.000,- per hari. Penghasilan ini pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari. Setelah menjalani berkali-kali pemeriksaan di RS. Harapan Kita Jakarta, Bintang dinyatakan menderita penyakit Omphalocele, berbeda dengan diagnosa awal yang diduga tumor di abdomen. Alhamdulillah, Kurir @SRbergerak datang untuk bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan lanjut untuk biaya berobat ke RS. Harapan Kita Jakarta. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 749. Semoga Dik Bintang diberikan kesembuhan oleh Allah dan dapat bermain bersama teman-temannya lagi. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @hapsarigendhis

Bintang menderita Omphalocele

Bintang menderita Omphalocele


KARLINAN BIN SUBUR (14, Luka di Bokong Kanan). Alamat: Kp. Srengseng RT.1/3, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Karlinan, putra bapak Subur (51) seorang penarik becak dan ibu Nacih (42) buruh tani di kampungnya. Sejak 2 tahun yang lalu, Karlinan menderita luka di bokong kanan.  Riwayat penyakitnya ini diawali ketika ia terjatuh dan  bokongnya menimpa batu. Bokong kanan Karlinan menjadi bengkak, muncul bisul dan nanah serta darah terus menerus. Karlinan sempat tidak mendapat terapi medis karena ketiadaan biaya. Setelah memiliki kartu BPJS,  Karlinan dibawa berobat ke RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dan mendapatkan penanganan berupa operasi  pembersihan luka di tulang bokong. Ia juga operasi pelurusan tulang kaki, karena tulang  kaki  kanannya memendek 5 cm. Setelah dioperasi keadaannya terus membaik. Saat ini Karlinan harus menjalani therapy rutin ke RSUD Kota Bekasi seminggu 2 kali dan ke RSCM sebulan sekali. Alhamdulillah, #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjuan untuk biaya akomodasi Karlinan ke rumah sakit. Sebelum ini ia tercatat di Rombongan 755. Semoga harapan kesembuhan untuk Karlinan tetap ada. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @romli_iyom @hapsarigendhis

Karlinan menderita Luka di Bokong Kanan

Karlinan menderita Luka di Bokong Kanan


TIJAH BINTI MUHAMMAD (60, TB Paru &  Susp. TB kelenjar di leher). Alamat: Kp. Putat RT.3/1, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Pada Bulan 2014, Bu Tijah mulai terkena penyakit TB Paru. Ia menjalani pemeriksaan dan pengobatan di Puskesmas. Satu tahun kemudian, ia merasakan ada benjolan kecil di bawah telinga kiri yang semakin membesar seiring berjalannya  waktu. Awalnya Bu Tijah tidak begitu menghiraukan, namun lama-kelamaan benjolan tersebut terasa mengganggu. Pernah suatu ketika Bu Tijah  mendatangi tukang urut dan memintanya untuk mengurut benjolan tersebut dengan harapan akan segera mengecil. Ternyata yang terjadi justru sebaliknya, benjolan tersebut semakin membesar. Awal Oktober 2015, ia mendatangi puskesmas untuk memeriksakan benjolan di bawah telinganya tersebut. Dokter di puskesmas menyarankan agar Bu Tijah melakukan pemeriksaan di rumah sakit, namun karena ia tidak memiliki kartu jaminan apapun, pemeriksaan ke rumah sakit tertunda sampai proses pembuatan kartu BPJS selesai. Bu Tijah kemudian  menjalani pemeriksaan di rumah sakit swasta di Cikarang. Dokter di rumah sakit itu menduga benjolan di bawah telinga Bu Tijah adalah penyakit TB kelenjar.  Untuk memastikan dugaan tersebut, Bu Tijah diminta untuk melakukan serangkaianpemeriksaan, salah satunya biopsi. Namun karena keterbatasan alat di rumah sakit tersebut, akhirnya Bu Tijah dirujuk ke RSUD Kota Bekasi. Kendala-pun terjadi ketika ia harus menjalani beberapa kali pemeriksaan. Bu Tijah tidak memiliki biaya berobat dan transport, namun di sisi lain, keinginannya untuk sembuh sangat besar. Bu Tijah adalah janda tua yang sehari-hari tinggal bersama anaknya yang sudah berkeluarga dan memiliki tanggungan 4 orang. Anak Bu Tijah, Soleh (42) seorang buruh tani. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini sehingga dapat menyampaikan bantuan awal untuk biaya akomodasi selama menjalani kontrol ke rumah sakit. Semoga Allah memudahkan. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay @hapsarigendhis

Ibu tijah menderita TB Paru & Susp. TB kelenjar di leher

Ibu tijah menderita TB Paru & Susp. TB kelenjar di leher


RSSR BANDUNG atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, terletak di sekitar RS. Hasan Sadikin Bandung, tepatnya di Jalan Sukagalih, Belakang Puskesmas Sukajadi Kota Bandung. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RSHS Bandung, yang berasal dari daerah luar Bandung. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota Jogyakarta, Jakarta, Malang dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Bandung, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki juga rumah singgah di sekitar rumah sakit rujukan nasional ini. Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Bekasi, Karawang, Cianjur, Bandung, Sukabumi, Tasikmalaya, Ciamis, Indramayu, Kuningan dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat. Pasien dan keluarganya yang sedang berobat tentu saja setiap harinya memerlukan makanan pokok, utamanya beras dan sembako lainnya. Alhamdulillah, #SedekahRombongan terus berempati untuk mengurangi beban hidup pasien dhuafa yang tengah berjuang dan tinggal di RSSR.Bulan November ini pasien yang berada di RSSR Bandung berjumlah 18 Pasien beserta 2 orang pendampingnya . Kembali bantuan logistik pun disampaikan untuk membeli Sembako dan keperluan di Rumah Singgah Sedekah Rombongan Bandung  dan membayar kebersihan lingkungan. Bantuan sebelumnya untuk RSSR masuk di Rombongan 758.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000,-
Tanggal : 5 November 2015
Kurir : @ddsyaefudin @avinptr

Bantuan operasional untuk keperluan logistik Sembako dan keperluan RSSR Bandung serta membayar kebersihan lingkungan

Bantuan operasional untuk keperluan logistik Sembako dan keperluan RSSR Bandung serta membayar kebersihan lingkungan


RAFLI FADHILAH RAMADHAN (15, Polio). Alamat : Kampung Sidamukti RT.5/4, No. 60  Kel. Sukamaju, Kec. Cilodong, Kota Depok Jawa Barat.  Rafli menderita sakit polio sejak lahir, kakinya mengecil hingga ia tidak mampu berdiri normal terlebih kini tubuhnya mulai tumbuh menjadi seorang remaja, karena sudah tidak kuat berjalan jauh lagi, Rafli tidak mampu melanjutkan sekolah ke jenjang SMP. Tindakan medis yang sudah dilakukan orangtuanya untuk Rafli adalah berobat dengan menggunakan jaminan kesehatan daerah, ke RS. Fatmawati yang direncanakan akan dilakukan operasi. Meskipun biaya medis ditanggung oleh pemerintah daerah setempat, namun biaya operasional seperti transport dari rumahnya ke RS. Fatmawati yang berjarak kurang lebih 20 km itu membutuhkan biaya yang cukup besar. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan santunan awal guna keperluan Rafli berobat.

Jumlah Bantuan: Rp.  500.000,-
Tanggal : 6 November 2015
Kurir : @saptuari @wirawiry

Rafli menderita Polio

Rafli menderita Polio


MTSR KLATEN (MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN) h mobil SUZUKI APV TYPE GX TAHUN 2008 adalah mobil ambulance operasional tim #SedekahRombongan yang mengcover wilayah Kalasan, Klaten  Jawa Tengah. Karena semakin tingginya mobilitas tim dan semakin banyaknya dhuafa sakit yang menjadi pasien dampingan tim #SedekahRombongan ini menuntut adanya mobil yang riwa riwi digunakan untuk membantu mobilitas pasien. Mobil ambulance MTSR ini berfungsi untuk membantu transportasi dhuafa sakit terutama para pasien dhuafa dampingan #SedekahRombongan di area tim Jogja Klaten Jateng. Selain itu, ambulance MTSR ini juga sering digunakan untuk membantu masyarakat umum ke Rumah Sakit dan jenazah jika diperlukan. Bantuan ini di gunakan untuk memodifikasi menjadi ambulan, berupa pemesan border untuk alas strecher/tandu, pembelian paket Light Bar LED, Strecher/Tandu Otomatis,Peket PPP3, Paket Oksigen, Branding sticker, Service Kaki-kaki dan mesin

Jumlah Bantuan : Rp 20.200.000
Tanggal: 28 Juni  2015
Kurir: @RofiqSILVER @RizkyAditya4

Bantuan untuk pembelian untuk memodifikasi menjadi ambulan, berupa pemesan border untuk alas strecher/tandu, pembelian paket Light Bar LED, Strecher/Tandu Otomatis,Peket PPP3, Paket Oksigen, Branding sticker, Service Kaki-kaki dan mesin.

Bantuan untuk pembelian untuk memodifikasi menjadi ambulan, berupa pemesan border untuk alas strecher/tandu, pembelian paket Light Bar LED, Strecher/Tandu Otomatis,Peket PPP3, Paket Oksigen, Branding sticker, Service Kaki-kaki dan mesin.


BELLA SABINAH (1th , Hidrocepalus) Alamat di Dusun Windusari RT 01 RW 01 Bandarsedayu Windusari Magelang Jawa Tengah, anak keempat dari pasangan Lilik Tri Murti dan Suheri. Sehari-hari, pak Suheri bekerja sebagai supir di proyek material. Dek Bella tinggal di Dusun Windusari RT 01 RW 01 Bandarsedayu Windusari Magelang Jawa Tengah, bersama orang tuanya dan kakek neneknya yang bekerja sebagai seorang petani. Mulai terdiagnosa hidrocepalus semenjak usia 4 bulan, kemudian ditangani di RS Sardjito. Selama14 hari pertama dek Bellamengalami kejang dan demam tinggi kemudian dirawat di RS Sardjito dengan biaya sendiri. Setelah itu, dipasang selang untuk pengeluaran cairan di kepalanya. Bantuan ini digunakan untuk akomodasi di RSSR, susu protein, kontrol rutin,pembelian alat fisioterapi, akomodasi di Rumah Sakit Pusat Sardjito Jogja.

Jumlah Bantuan : 800.000
Tanggal : 17 Juni 2015
Kurir : @RofiqSILVER  @inejuine

Bella menderita Hidrocepalus

Bella menderita Hidrocepalus


ALVARO RICKI ADITYA (2th,Retina Blastoma) Alamat di Karang Banjar RT 021/009 kec. Bojongsari kab. Purbalingga. Alvaro Putra dari Kirman (29), beliau sehari-hari bekerja sebagai buruh di kota Jakarta, dan ibunya bernama Miyanti (26) bekerja sebagai buruh pabrik. Dik Alvaro tinggal bersama kedua orang tuanya yang Adek Alvaro mengidap penyakit tumor mata, bermula pada umur 4 bulan pihak keluarga mengira hanya “belekan” saja namun lama kelamaan matanya semakin membesar, hingga sebesar bola pingpong dan mengakibatkan penglihatan tidak berfungsi secara maksimal. Karena keterbatasan biaya dik Alvaro tidak pernah dibawa oleh pihak keluarganya untuk berobat. Hal tersebut terdengar oleh tetangga rumahnya, akhirnya warga setempat berinisiatif untuk membawa dik Alvaro ke RSUD Purwokerto untuk melakukan pengobatan. Namun, pihak Rumah Sakit tidak mampu melakukan tindakan medis lebih lanjut dan akhirnya pihak rumah sakit merujuknya ke RS Sardjito. Sesampai di RS Sardjito, pihak dokter menyarankan dik Alvaro untuk segara operasi. Sebelumnya dik Alvaro belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak manapun dan merupakan dari keluarga yang kurang mampu. Kini kami mendampinginya dalam proses pengobatan dan kemoterapi di RSUP Dr Sardjito. Bantuan ini digunakan untuk , susu peptamen, kebutuhan pribadi (pampers, madu, susu biasa, akomodasi)).

Jumlah Bantuan : Rp 1.234.000
Tanggal : 17 Juni 2015
Kurir: @RofiqSILVER @inejuine

Alvaro menderita Retina Blastoma

Alvaro menderita Retina Blastoma


ADIT ARDIYANTO, (10 th). Alamat:  Karangsari Watukumpul RT 7/1 Parakan Temanggung, Jawa Tengah.  Adit nama panggilanya, berawal dari pkl 01.00 dini hari tiba-tiba mengalami panas disekujur tubuhnya. Air liur pun keluar dari mulutnya dan bersamaan dengan hal tersebut adik ADIT mengalami sakit dibagian tubuh sebelah kanan. Pada bagian ini sudah tidak bisa digerakan lagi. Melihat kondisi seperti ini maka bapak dan ibunya membawa ke RSK Ngesti Waluyo Parakan dan disana dirawat selama 4 hari dengan diagnosa dokter Ada gumpalan di kepala mengarah ke otak, karena kondisi ekonomi yang pas-pasan maka atas inisiatif mantri puskesmas setempat kurir #SedekahRombongan dimintai datang untuk menanyakan penanganan yang tepat kepada Adit. Alhamdulillah kurir #sedekahRombongan ditemani mantri puskesmas datang dan memberi solusi dan kini adik Adit menjalani pengobatan alternatif. Kita berdoa semoga Adik Adit bisa segera sembuh dan kembali sekolah.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 September 2015
Kurir : @arfanesia via @wasono_saputro.

Adit mengalami sakit gumpalan di kepala mengarah ke otak

Adit mengalami sakit gumpalan di kepala mengarah ke otak


MTSR JOGJA  ( Mobil Tanggap Sedekah Rombongan ) Seiring dengan semakin banyaknya kegiatan dan pasien SR baik yang berada dalam dampingan maupun di luar dampingan, maka mobilitas ambulance 4 Unit MTSR (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) juga terus meningkat cukup tinggi. Dalam laporan ini merupakan pengeluaran yang digunakan untuk biaya pembelian bensin dan servis MTSR di bulan Februari 2015 untuk wilayahYogyakarta. Kebutuhan 4 Unit MTSR untuk bahan bakar minyak selama bulan Mei, service, dimer sentral, bed

Jumlah Bantuan : Rp. 17.499.500
Kurir: @RofiqSILVER semua kurir Jogja
Tanggal : 31 Mei 2015

Bantuan operasional untuk bahan bakar minyak selama bulan Mei, service, dimer sentral, bed.

Bantuan operasional untuk bahan bakar minyak selama bulan Mei, service, dimer sentral, bed.


MTSR JOGJA  ( Mobil Tanggap Sedekah Rombongan ) Seiring dengan semakin banyaknya kegiatan dan pasien SR baik yang berada dalam dampingan maupun di luar dampingan, maka mobilitas ambulance 4 Unit MTSR (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) juga terus meningkat cukup tinggi. Dalam laporan ini merupakan pengeluaran yang digunakan untuk biaya pembelian bensin dan servis MTSR di bulan Juni untuk wilayahYogyakarta, service rotary lightbar, branding, service ac.

Jumlah Bantuan : Rp. 18.576.300
Kurir: @RofiqSILVER semua kurir Jogja
Tanggal : 30 Juni 2015

Bantuan operasional biaya pembelian bensin dan servis MTSR di bulan Juni untuk wilayahYogyakarta, service rotary lightbar, branding, service ac.

Bantuan operasional untuk biaya pembelian bensin dan servis MTSR di bulan Juni untuk wilayahYogyakarta, service rotary lightbar, branding, service ac.


RSSR JOGJA atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, beralamat di Bumen Wetan RT 7 Jl.Wonosari KM 7 Mantup Bantul jogja. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Sardjito, RSUP Hardjolukito, RSA UGM, RSUD Bantul, RSUD Sleman,RS Nur Hidayah Bantul dan RS umum lainnya, yang berasal dari daerah luar Kota Jogja. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota lain seperti, Jakarta, Malang, Solo, Semarang, Purwokerto dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Jogja, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki rumah singgah . Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Purwokerto, Cilacap, Brebes, Kebumen, Magelang, Temanggung, wonosobo, Gununkidul, Bantul dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Biaya ini digunakan untuk biaya konsumsi pasien dan pendamping pasien di RSSR Jogja di Dua Rumah Singgah berupa keperluan gaji pegawai, pembelian alat tulis kantor bulan Mei 2015, Adaptor Komputer dan cicilan RSSR.

Jumlah bantuan : Rp 9.541.500
Tanggal : 31 Mei 2015
Kurir : @RofiqSILVER Admin dan Semua Kurir Jogja

Bantuan untuk biaya konsumsi pasien dan pendamping pasien di RSSR Jogja di Dua Rumah Singgah berupa keperluan gaji pegawai, pembelian alat tulis kantor bulan Mei 2015, Adaptor Komputer dan cicilan RSSR.

Bantuan untuk biaya konsumsi pasien dan pendamping pasien di RSSR Jogja di Dua Rumah Singgah berupa keperluan gaji pegawai, pembelian alat tulis kantor bulan Mei 2015, Adaptor Komputer dan cicilan RSSR.


SUMIRAH (49 TH, KANKER USUS) DESA KOTAYASA RT 7 RW 5 SUMBANG BANYUMAS, JAWA TENGAH. Berawal dari kecelakaan yang menimpa ibu sumirah sekitar satu bulan yang lalu beliau masuk rumah sakit. Selain luka yang tampak dari luar karena kecelakaan beberapa hari setelah dirawat beliau mengalami koma. Setelah dilakukan pengecekan laborat dan rontgen baru diketahui ternyata ada infeksi di ususnya, dan setelah dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam diketahui juga ada kanker di usus beliau. Para dokter yang menangani memutuskan untuk melakukan operasi dengan memotong bagian yang terjangkit kanker. Setelah tindakan operasi dilakukan kondisinya drop dan sampai saat ini berada di ruang ICU RS Banyumas. Kondisi ekonomi yang serba kekurangan membuat keluarga pontang panting mencari pendanaan untuk biaya rumah sakit. Apalagi keluarga beliau tidak mempunyai jaminan kesehatan. Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga beliau untuk ikut berpartisipasi membantu meringankan beban keluarga. Kali ini saat team kurir melalukan survey ke rumah dan ke rumah sakit kurir langsung menyampaikan bantuan untuk membantu pengeluaran di rumah sakit.  Nantinya keluarga beliau juga akan dibuatkan BPJS untuk dapat meringankan beban keluarga beliau.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 sep 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Ibu sumirah menderita kanker usus

Ibu sumirah menderita kanker usus


RSSR JOGJA atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, beralamat di Bumen Wetan RT 7 Jl.Wonosari KM 7 Mantup Bantul jogja. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Sardjito, RSUP Hardjolukito, RSA UGM, RSUD Bantul, RSUD Sleman,RS Nur Hidayah Bantul dan RS umum lainnya, yang berasal dari daerah luar Kota Jogja. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota lain seperti, Jakarta, Malang, Solo, Semarang, Purwokerto dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Jogja, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki rumah singgah . Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Purwokerto, Cilacap, Brebes, Kebumen, Magelang, Temanggung, wonosobo, Gununkidul, Bantul dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Biaya ini digunakan untuk biaya konsumsi pasien dan pendamping pasien di RSSR Jogja di Dua Rumah Singgah berupa gaji karyawan, pulsa, stempel, kirim pos, mengurus perijinan SUB.

Jumlah bantuan : Rp 8.047.000
Tanggal : 30 Juni 2015
Kurir : @RofiqSILVER Admin dan Semua Kurir Jogja

Biaya operasional untuk biaya konsumsi pasien dan pendamping pasien di RSSR Jogja di Dua Rumah Singgah berupa gaji karyawan, pulsa, stempel, kirim pos, mengurus perijinan SUB.

Biaya operasional untuk biaya konsumsi pasien dan pendamping pasien di RSSR Jogja di Dua Rumah Singgah berupa gaji karyawan, pulsa, stempel, kirim pos, mengurus perijinan SUB.


RSSR BANYUMAS, yang beralamatkan di Jl.Penatusan no.5 rt 01 rw 02 Purwokerto Banyumas Jawa Tengah. Rumah singgah yang berfungsinya sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah bagi para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Margono yang berasal dari daerah luar kawasan kota Purwokerto yang mencakup karisidenan banyumas dan sekitarnya. Para pasien-pasien yang tinggal di Rumah Sedekah Rombongan dipenuhi semua kebutuhan dari makan dan lainnya. Semakin hari seiring semakin diketahui adanya RSSRpurwokerto  oleh masyarakat luas, maka para dhuafa yang ikut menginap di RSSR semakin banyak. Team kurir #SedekahRombongan selalu berupaya memberi yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan pangan para pasien yang tinggal di RSSR untuk mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Selain mengantar para pasien berobat ke rumah sakit, mereka juga butuh makan yang cukup dan bergizi. Dalam pengeluaran ini operasional non medis diantaranya air minum isi ulang, isi tabung gas, bahan makanan, listrik, bayar sampah, iuran RT, iuran ronda, pemasangan korden, perbaikan saluran  kabel listrik yang konslet dan lainnya.

Jumlah pengeluaran : Rp. 3.938.000,-
Tanggal : 21 sep 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Bantuan operasional operasional non medis diantaranya air minum isi ulang, isi tabung gas, bahan makanan, listrik, bayar sampah, iuran RT, iuran ronda, pemasangan korden, perbaikan saluran kabel listrik yang konslet dan lainnya.

Bantuan operasional operasional non medis diantaranya air minum isi ulang, isi tabung gas, bahan makanan, listrik, bayar sampah, iuran RT, iuran ronda, pemasangan korden, perbaikan saluran kabel listrik yang konslet dan lainnya.


RSSR JOGJA atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, beralamat di Bumen Wetan RT 7 Jl.Wonosari KM 7 Mantup Bantul jogja. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Sardjito, RSUP Hardjolukito, RSA UGM, RSUD Bantul, RSUD Sleman,RS Nur Hidayah Bantul dan RS umum lainnya, yang berasal dari daerah luar Kota Jogja. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota lain seperti, Jakarta, Malang, Solo, Semarang, Purwokerto dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Jogja, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki rumah singgah . Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Purwokerto, Cilacap, Brebes, Kebumen, Magelang, Temanggung, wonosobo, Gununkidul, Bantul dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Biaya ini digunakan untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan April.

Jumlah bantuan : Rp 10.633.200
Tanggal : 30 April 2015
Kurir : @RofiqSILVER Admin dan Semua Kurir Jogja

Biaya operasional untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan April.

Biaya operasional untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan April.


RSSR JOGJA atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, beralamat di Bumen Wetan RT 7 Jl.Wonosari KM 7 Mantup Bantul jogja. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Sardjito, RSUP Hardjolukito, RSA UGM, RSUD Bantul, RSUD Sleman,RS Nur Hidayah Bantul dan RS umum lainnya, yang berasal dari daerah luar Kota Jogja. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota lain seperti, Jakarta, Malang, Solo, Semarang, Purwokerto dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Jogja, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki rumah singgah . Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Purwokerto, Cilacap, Brebes, Kebumen, Magelang, Temanggung, wonosobo, Gununkidul, Bantul dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Biaya ini digunakan untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan Mei.

Jumlah bantuan : Rp 10.898.200
Tanggal : 31 Mei 2015
Kurir : @RofiqSILVER Admin dan Semua Kurir Jogja

Biaya operasional untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan Mei.

Biaya operasional untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan Mei.


MTSR BANYUMAS AB 1664 TA  (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) Seiring dengan semakin banyaknya kegiatan dan target pasien SRbanyumas baik yang berada dalam dampingan maupun di luar dampingan, maka mobilitas Ambulance MTSR Banyumas (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) juga terus meningkat. Dari antar jemput pasien ke RS, survey dan santunan target pasien, antar jenazah dan lainnya. Dalam melaksanakan hal tersebut tentunya harus ditunjang dengan performa kendaraan yang baik, perawatan mesin dan lainnya selalu kami lakukan untuk menjaga performa kendaraan agar maximal dalam melayani masyarakat yang membutuhkan. Dalam laporan ini merupakan pengeluaran yang digunakan untuk biaya pembelian bensin untuk survey, antar jemput pasien, antar jenazah, ganti oli, oli rem MTSR Banyumas di bulan agustus – september 2015 untuk wilayah Banyumas Raya selama 1 Bulan.

Jumlah pengeluaran : Rp. 1.399.000,-
Tanggal : 21 sep 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Bantuan operasional untuk biaya pembelian bensin untuk survey, antar jemput pasien, antar jenazah, ganti oli, oli rem MTSR Banyumas di bulan agustus - september 2015 untuk wilayah Banyumas Raya selama 1 Bulan.

Bantuan operasional untuk biaya pembelian bensin untuk survey, antar jemput pasien, antar jenazah, ganti oli, oli rem MTSR Banyumas di bulan agustus – september 2015 untuk wilayah Banyumas Raya selama 1 Bulan.


RSSR JOGJA atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, beralamat di Bumen Wetan RT 7 Jl.Wonosari KM 7 Mantup Bantul jogja. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Sardjito, RSUP Hardjolukito, RSA UGM, RSUD Bantul, RSUD Sleman,RS Nur Hidayah Bantul dan RS umum lainnya, yang berasal dari daerah luar Kota Jogja. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota lain seperti, Jakarta, Malang, Solo, Semarang, Purwokerto dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Jogja, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki rumah singgah . Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Purwokerto, Cilacap, Brebes, Kebumen, Magelang, Temanggung, wonosobo, Gununkidul, Bantul dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Biaya ini digunakan untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan Juni.

Jumlah bantuan : Rp 15.698.200
Tanggal : 30 Juni 2015
Kurir : @RofiqSILVER Admin dan Semua Kurir Jogja

Biaya operasional untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan Juni.

Biaya operasional untuk biaya konsumsi bahan makanan: beras, sayuran, buah, lauk, kudapan sore untuk para pasien dan pendamping pasien di RSSR selama bulan Juni.


RSSR JOGJA atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, beralamat di Bumen Wetan RT 7 Jl.Wonosari KM 7 Mantup Bantul jogja. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Sardjito, RSUP Hardjolukito, RSA UGM, RSUD Bantul, RSUD Sleman,RS Nur Hidayah Bantul dan RS umum lainnya, yang berasal dari daerah luar Kota Jogja. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota lain seperti, Jakarta, Malang, Solo, Semarang, Purwokerto dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Jogja, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki rumah singgah . Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Purwokerto, Cilacap, Brebes, Kebumen, Magelang, Temanggung, wonosobo, Gununkidul, Bantul dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Biaya ini digunakan untuk pembelian pada bulan April Inventaris berupa Korden sekat, Jemuran tempel permanet dan keybord

Jumlah bantuan : Rp 3.605.900
Tanggal : 30 April 2015
Kurir : @RofiqSILVER Admin dan Semua Kurir Jogja

Bantuan operasional untuk pembelian pada bulan April Inventaris berupa Korden sekat, Jemuran tempel permanet dan keybord.

Bantuan operasional untuk pembelian pada bulan April Inventaris berupa Korden sekat, Jemuran tempel permanet dan keybord.


RSSR JOGJA atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, beralamat di Bumen Wetan RT 7 Jl.Wonosari KM 7 Mantup Bantul jogja. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Sardjito, RSUP Hardjolukito, RSA UGM, RSUD Bantul, RSUD Sleman,RS Nur Hidayah Bantul dan RS umum lainnya, yang berasal dari daerah luar Kota Jogja. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota lain seperti, Jakarta, Malang, Solo, Semarang, Purwokerto dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Jogja, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki rumah singgah . Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Purwokerto, Cilacap, Brebes, Kebumen, Magelang, Temanggung, wonosobo, Gununkidul, Bantul dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Biaya ini digunakan untuk pembelian Inventaris bulan Mei berupa Perabotan rumah tangga, stempel SR, Alat tulis kantor, Printer.

Jumlah bantuan : Rp 7.207.000
Tanggal : 31 Mei 2015
Kurir : @RofiqSILVER Admin dan Semua Kurir Jogja

Bantuan operasional untuk pembelian Inventaris bulan Mei berupa Perabotan rumah tangga, stempel SR, Alat tulis kantor, Printer.

Bantuan operasional untuk pembelian Inventaris bulan Mei berupa Perabotan rumah tangga, stempel SR, Alat tulis kantor, Printer.


RSSR JOGJA atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, beralamat di Bumen Wetan RT 7 Jl.Wonosari KM 7 Mantup Bantul jogja. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RS.Sardjito, RSUP Hardjolukito, RSA UGM, RSUD Bantul, RSUD Sleman,RS Nur Hidayah Bantul dan RS umum lainnya, yang berasal dari daerah luar Kota Jogja. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota lain seperti, Jakarta, Malang, Solo, Semarang, Purwokerto dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Jogja, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki rumah singgah . Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Purwokerto, Cilacap, Brebes, Kebumen, Magelang, Temanggung, wonosobo, Gununkidul, Bantul dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Biaya ini digunakan untuk pembelian Inventaris bulan Juni berupa Kalkulator, Meja Tamu, Swich Link 5 Port.

Jumlah bantuan : Rp 2.416.000
Tanggal : 30 Juni 2015
Kurir : @RofiqSILVER Admin dan Semua Kurir Jogja

Biaya operasional untuk pembelian Inventaris bulan Juni berupa Kalkulator, Meja Tamu, Swich Link 5 Port.

Biaya operasional untuk pembelian Inventaris bulan Juni berupa Kalkulator, Meja Tamu, Swich Link 5 Port.


BELLA SABINAH (1th , Hidrocepalus) Alamat di Dusun Windusari RT 01 RW 01 Bandarsedayu Windusari Magelang Jawa Tengah, anak keempat dari pasangan Lilik Tri Murti dan Suheri. Sehari-hari, pak Suheri bekerja sebagai supir di proyek material. Dek Bella tinggal di Dusun Windusari RT 01 RW 01 Bandarsedayu Windusari Magelang Jawa Tengah, bersama orang tuanya dan kakek neneknya yang bekerja sebagai seorang petani. Mulai terdiagnosa hidrocepalus semenjak usia 4 bulan, kemudian ditangani di RS Sardjito. Selama14 hari pertama dek Bellamengalami kejang dan demam tinggi kemudian dirawat di RS Sardjito dengan biaya sendiri. Setelah itu, dipasang selang untuk pengeluaran cairan di kepalanya. Bantuan ini digunakan untuk akomodasi di RSSR, susu peptamen, akomodasi, kebutuhan pribadi, obat

Jumlah Bantuan : 1.507.800
Tanggal : 31 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER  @inejuine

Bella menderita Hidrocepalus

Bella menderita Hidrocepalus


LILIK TRI NURSIH (32th, Rahim Turun). Alamat: Mranggen RT03 RW01, Bandarsedayu, Windusari, Magelang Jawa Tengah. IbuLilik, biasa ia dipanggil adalah seorang Ibu Rumah Tangga. Tiga Bulan yang lalu ia merasakan sakit pada bagian rahim. Gejala penyakit berawal pada awal Januari 2014, tetapi Ibu Lilik tidak pernah merasakan sakit yang luar biasa dan tetap menajalankan aktifitas rumah tangga dengan normal, setelah lebih dari setahun Ibu Lilik baru merasakan sakit yang luar biasa pada bagian rahim. Setelah itu Ibu Lilik didampingi kurir #SedekahRombongan memeriksakan diri ke Puskesmas Depok 1, di Puskesmas Depok 1 hasil pemeriksaan di diagnose menderita Prolab Uteri (Rahim Turun). Ibu Lilik diharuskan menjalankan operasi dengan biaya berkisar Delapan Juta Rupiah, namun dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, dan dengan ditambah anak terkahir dari Ibu LilikMenderita penyakit Hidrochepalus yang di damping juga oleh tim #SedekahRombongan operasi pun harus di tunda. Suami Ibu Lilikyaitu Suheri (35) yang bekerja hanya sebagai supir dengan penghasilan yang pas-pasanpun tidak mampu untuk membiayai biaya operasi Ibu Lilik dikarenakan anak terakhir mereka juga harus mengeluarkan biaya lebih dan harus menafkahi anak-anaknya yang masih bersekolah. Bantuan ini digunakan untuk  obat,konsul dokter, transportasi, cek rahim, usg, control.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.851.500
Kurir : @RofiqSILVER @ernanh
Tanggal : 25 Agustus 2015

Ibu lilik mendeirta Rahim Turun

Ibu lilik mendeirta Rahim Turun


FAHRUROZI (45, Kanker Telapak Kaki Kanan) beralamatkan di Cemangklek RT005/RW009, Banjarejo, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namun sejak kecil Pak Fahrurozi sudah tidak tinggal di Kaliangkrik, dan orang tua sudah meninggal, kemudian merantau ke Jogja dan menjadi pekerja serabutan. Kini PakFahrurozi berprofesi sebagai tukang becak, dengan gaji yang tidak menentu, kemudian Pak Fahrurozi juga hidup menumpang di rumah salah satu temannya karena tidak ada tempat tinggal di Jogjakarta. Pak Fahrurozi merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, dan kedua saudaranya sudah jauh di Kota Palembang. Beliau mempunyai istri beranama Mairah yang sudah lama meninggal, dan belum dikaruniai anak. Pada tahun 2012, Pak Fahrurozi tiba-tiba merasakan sakit pada kakinya saat berangkat kerja, kemudian pingsan, dan tersadar sudah berada di rumah sakit. Selama kurang lebih 3 tahun tersebut, kaki kirinya tidak pernah diperiksakan lagi ke dokter serta tidak mendapat penanganan medis, dan pada akhirnya mengalami infeksi. Beruntung, pada bulan Juni 2014, beliau bertemu dengan #KurirSR , dan akhirnya dibawa ke Rumah Singgah #SedekahRombongan untuk dibantu pengobatannya. Kaki beliau akhirnya juga harus diamputasi berdasarkan keputusan dokter dari RSPAU. Harjolukito, karena sudah infeksi dan ditakutkan akan menjalar jika tidak dilakukan amputasi. Pak Fahrurozi juga mendapatkan bantuan kaki palsu buatan Yakuum, yang kini dapat memabantu beliau untuk berjalan. Berdasarkan kondisi beliau yang kakinya sudah diamputasi, dan tidak memungkinkan untuk kembali menarik becak, #SedekahRombongan memberikan bantuan pembayaran iuaran BPJS dan akomodasi.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.100.000
Kurir : @RofiqSILVER @sintamurtina
Tanggal : 31 Agustus 2015

Pak fahrurozi menderita Kanker Telapak Kaki Kanan

Pak fahrurozi menderita Kanker Telapak Kaki Kanan


MUSHOLLA AS SALAM,  Musholla tersebut berada di Perum Griya Salaman Asri, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa tengah. Musholla ini merupakan musholla baru dimana proses berdirinya melalui iuran warga sekitar mulai dari pembangunan awal sampai dalam proses penyelesaian termasuk untuk pengadaan tempat wudhu yg layak dan bersih, dana yg dibutuhkan untuk pembangunan tersebut sangat besar sehingga bantuan dari masyarakat sekitar tidak mencukupi, untuk itu kami dari sedekah rombongan memutuskan untuk memberi bantuan untuk menambah beberapa bahan material. Semoga dengan bantuan ini dapat segera terwujud musholla As Salam yang nyaman untuk beribadah bagi warga sekitar.

Jumlah bantuan : 3.000.000
Tanggal : 25 September 2015
Kurir : @arfanesia

Bantuan pembanguan mushola

Bantuan pembanguan mushola

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Amat 500,000
2 Safari 1,000,000
3 Sawi 600,000
4 Taminah 600,000
5 Masjid sunan kalijaga 10,000,000
6 Agustini 1,000,000
7 Fatahiah 1,000,000
8 Rianti 1,500,000
9 Yayasan Galuh 1,500,000
10 Dimas 1,000,000
11 Daskim 500,000
12 Nandang 6,000,000
13 Septia 1,000,000
14 Nurhadi 5,000,000
15 Aziz 500,000
16 Dorotun 500,000
17 Popti 1,000,000
18 Bintang 500,000
19 Karlinan 500,000
20 Tijah 500,000
21 RSSR Bandung 3,000,000
22 Rafli 500,000
23 MTSR Klaten 20,200,000
24 Bella 800,000
25 Alvaro 1,234,000
26 Adit 500,000
27 MTSR Jogya 17,499,500
28 MTSR Jogya 18,576,300
29 RSSR Jogya 9,541,500
30 Sumirah 500,000
31 RSSR Jogya 8,047,000
32 RSSR Banyumas 3,938,000
33 RSSR Yogya 10,633,200
34 RSSR Yogya 10,898,000
35 MTSR Banyumas 1,399,000
36 RSSR Yogya 15,698,200
37 RSSR Yogya 3,605,900
38 RSSR Yogya 7,207,000
39 RSSR Yogya 2,416,000
40 Bella 1,507,800
41 Lilik 1,851,500
42 Fahrurozi 1,100,000
43 Mushola As Salam 3,000,000
Total 178,352,900

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 178,352,900,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 768 ROMBONGAN

Rp. 29,964,502,559,-