ALI THOIB (34th ,Tumor Tulang) Alamat Asrama Riau,bintaran tengah no.2 ,RT 03  / RW 01, wirogunan, Mergangsan,  Yogyakarta (tidak punya tempat tinggal di jogja) Mas Ali Thoib putra dari pasangan Alm. Bp Achmad (meninggal 12 th yll krn sakit komplikasi) Ibu Syachroni Nasution 75th pekerjaa: Ibu Rumah Tangga. Mas Ali Awalnya kira2 akhir 2010 Mas Thoib terasa nyeri di lengannya, setelah itu dibawa ke tukang urut karena disangka ada masalah di tulangnya,kebetulan juga Mas Thoib baru saja jatuh terpelesetdi rumahnya. setelah sekian lama ternyata sakitnya tidak kunjung sembuh, lalu dibawa ke RSU Arifin Ahmad Riau. diagnosa dari dokter,ada tumor di tulangnya. terakhir periksa 5 bln yang lalu di pekanbaru,diagnosa dari dokter adalah tumor tulang stadium 3,sampai sekarang belum pernah periksa lagi.punya BPJS tk1 tp sudah 5 bulan terakhir tidak dibayar iurannya karena tidak mempunyai biaya.kesulitan biaya dan tidak punya tempat tinggal di jogja.Alhamdulillaah, tim SedekahRombongan dipertemukan oleh Ali Thoib untuk menyalurkan bantuan dari para SedekahHolic untuk biaya akomodasi untuk beliau pemeriksaan di Rumah Sakit. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 727.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @jemirikab @KedunkUSSIL
Tanggal : 12 Agustus  2015

Pak ali menderita Tumor Tulang

Pak ali menderita Tumor Tulang


TAMI (17th, Tuna Rungu) beralamatkan di Jl. Raden Sadikin No. 07 RT 01, Regolwetan,  Sumedang, Jawa Barat. Tami lahir dan tinggal di kota kecil di Jawa Barat, yaitu Sumedang. Dia kehilangan pendengaran,  akibat kecelakaan mobil yang dialami ketika berusia 18 bulan. Semasa kecil tami pernah melakukan serangkaian tes dan terapi untuk pendengarannya karena keterbatasan biaya, oleh karena itu Tami tidak bisa mendengar sampai dengan saat ini. Di tengah kondisi keluarga yang serba kekurangan, Tami tumbuh menjadi anak perempuan yang cukup mandiri. Dengan keterbatasan yang dia miliki, dia harus mengurusi ke empat adiknya yang masih sangat kecil, dia pun harus sampai mengorbankan sekolahnya karena biaya. Di usianya yg baru beranjak remaja, Tami memutuskan untuk menikah, dan akhirnya melahirkan seorang anak perempuan yang cantik. Namun karena keterbatasan pendengaran, Tami memiliki banyak kendala untuk merawat bayinya. Seringkali bayinya menangis tengah malam, dia dan suaminya (yang juga tidak bisa mendengar) membiarkan bayinya menangis sampai kelelahan dan akhirnya tertidur. Selain itu popok bayi juga sering kali dibiarkan lama dalam keadaan basah, dan akhirnya bayi mengalami ruam popok yang cukup parah. Belum lagi kondisi rumahnya yang kurang layak, membuat bayi sering kedinginan. Bayinya juga mengalami banyak lecet dilipatan leher, sehingga kulitnya mengelupas. Alhamdulillah, #SedekahRombongan oleh Allah SWT dipertemukan dengan pihak keluarga Tami untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban derita keluarga beliau dengan menyampaikan santunan titipan #Sedekahholic yang dipergunakan untuk pembelian satu buah alat dengar, senilai Rp. 4.000.000. Tami mengucapkan terimakasih kepada #Sedekahholic, dan semoga dapat membantu pendengaran Tami, dan semoga membantu dia dalam merawat bayinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @mymalinda
Tanggal : 19 Maret 2015

Tami seorang tuna rungu

Tami seorang tuna rungu


TRIYONO BUDIARTO (18th, Ca Nasofaring) Alamat Warungboto UH 4 No.846 RT.31 RW.08 Umbulharjo Jogja. Triyono yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di bangku Sekolah Menengah Atas. Laki-laki yang akrab disapa Mas Budi ini tinggal bersama sang ayah yaitu Pak Warijan (59) dan Ibundanya yang bernama Wakingah (54). Sehari-hari sang ayah bekerja sebagai buruh bangunan dan sang ibu adalah seorang Ibu Rumah Tangga. Pada Mei 2013 lalu, Mas Budi mulai sering merasa pusing dan terkena radang tenggorokan. Dan pada bulan oktober 2013 mulai muncul benjolan di tubuhnya. Mas Budi lalu diperiksakan ke THT RS Sardjito dan dibiopsi. Dokter mengatakan bahwa Mas Tri mengidap Ca Nasofaring (Kelenjar Getah Bening). Namun sayangnya pengobatan terpaksa dihentikan karena Mas Budi harus fokus belajar untuk persiapan Ujian kelulusan SMA. Setelah ujian kelulusan SMA terlewati, pengobatan dilanjutkan kembali namun kali ini bukan lagi di RS Sardjito melainkan di RS Wirosaban berharap mendapat diagnosa yang lebih ringan. Di RS Wirosaban, kembali Mas Tri di biopsi dan diagnosa dokter masih sama seperti yang lalu yaitu Ca Nasofaring (Kelenjar Getah Bening). Karena hasilnya sama, maka pihak RS Wirosaban merujuk kembali ke RS Sardjito dan dimulai pemeriksaan awal yaitu foto thorax dan CT scan. Setelah 1,5 bulan antri kamar untuk kemoterapi, ternyata sehari sebelumnya kondisi Mas Budi drop karena demam tinggi dan telinganya mengalami infeksi. Pihak RS pun menyuruh Mas Budi untuk pulang karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk menjalani kemoterapi. Mas Budi pun terpaksa pulang karena jatah kamar untuk pasien BPJS telah habis, dan akan menjalani kemoterapi nanti setelah kondisinya kembali stabil dan mendapat kamar di Tulip Rs Sardjito. Mas Budi ini semangat sekali untuk sembuh, selama ini dia sendiri yang mengurus semua proses administrasi dan pengobatannya. Bahkan ia sering membawa ibunya naik motor untuk melakukan pengobatan di RS yang jaraknya lumayan jauh dari rumah mereka. Bantuan ini digunakan untuk biaya hidup sehari-hari Mas Budi dan keluarga, serta biaya akomodasi untuk pemeriksaan di RS.Sardjito Yogyakarta. Bantuan ini digunakan untuk cek lab, pembelian obat dan Akomodasi untuk sinar dan kontrol di Rumah Sakit Sardjito Jogja..

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal Penyerahan : 15 April 2015
Kurir : @RofiqSILVER @iblisganteng @aryaniyan

Triyono menderita Ca Nasofaring

Triyono menderita Ca Nasofaring


MUHAMMAD AGIT TENDA HARFIAN (17th, Osteosarkoma) beralamatkan di Minggiran RT 54/RW 14, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Agit merupakan putra dari pasangan Bapak Agus Siantono (53th, Pegawai PT. Samitex) dan Ibu Eko Mintarti (39th, Pegawai PT. Samitex). Agit sejak setahun yang lalu merasakan nyeri dikakainya, lalu dibawa ke RSUD. Wirosaban dan akhirnya didiagnosa terkena kanker tulang. Agit sampai harus melakukan operasi lutut pada kaki kirinya, dan kemudian Agit dirujuk ke RS. Ortopedi Solo. Kondisi terkini pasca operasi, Agit masih harus kontrol rutin dua hari sekali ke RSUD. Wirosaban, dan 10 hari sekali harus kontrol ke RS. Ortopedi Solo, dan untuk saat ini kakinya masih belum bisa ditekuk.  Agit mempunyai jaminan kesehatan BPJS untuk membantu pengobatannya selama ini, walaupun masih kesusahan dalam ketiadaan transportasi untuk setiap kontrol. Alhamdulilah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Muhammad Agit Tenda Harfian untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita dia dengan menyampaikan santunan titipan #SedekahHollics yang dipergunakan untuk biaya perawatan dan pengobatan sebesar Rp. 1.000.000. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat dan membantu Agit untuk mencapai kesembuhan, dan tak lupa Agit sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada #SedekahHolics atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @jemirikab
Tanggal : 27 Juni  2015

Agit menderita Osteosarkoma

Agit menderita Osteosarkoma


SELVI MARIANA ( 15th,Kanker Tulang ) alamat tempat tinggal selo rt 04, bambanglipuro,sidomulyo,Bantul,nama orang tua bapak sumawanto (40) pekerjaan potong rambut dan jual damen dan ibu seniati (36) ibu rumah tangga, Selvi mariana menderita sakit tumor tulang (lutut) sudah sekitar 1 tahun yg lalu dan komplikasi penyempitan paru-paru sudah menjalani operasi paru-paru dan kemo 2 kali dan harus menjalani operasi kondisi terkini  masih belum ada perubahan utk tumornya, paru” sdh membaik, pasien kurang semangat dlm proses penyembuhan perlu tambahan motivasi utk kesembuhan. Kendala yg dihadapi atau alasan dibantu karena keadaan ekonomi/jaminan yg dimiliki jamkesmas, Sedekah rombongan memberikan bantuan untuk akomodasi pemeriksaan di rumah sakit dan obat untuk penunjang pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000
Tanggal Penyerahan : 3 April & 5 Juli 2015
Kurir : @RofiqSILVER @blurhaikal @inejuine

Selvi menderita Kanker Tulang

Selvi menderita Kanker Tulang


SRI SUHARTANTI (31th, Dikubitus ) Alamat Tempat Tinggal Plumbungan Rt 2 Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul.nama orang tua bapak Suparjan dan Ibu jilah. Sejak th 2012 menderita sakit, awalnya berobat dengan biaya bpjs karena tinggal bersama suami di Kulon progo, namun setelah dicerai suaminya dan berpindah ke kampung halaman tidak lagi berobat karena tidak memiliki jaminan bpjs serta biaya untuk berobat, kondisi terkini hanya bisa tergeletak di tempat tidur, tidak ada perawatan sama sekali, setiap 7-10hr ada menggunakan jasa perawat untuk mengganti catatan dan membersihkan luka di punggung akibat terlalu lama terbaring. Kendala yang dihadapi adalah masalah biaya untuk pengobatan, akomodasi dan perawatan sehari hari.  Butuh biaya untuk keperluan rawat jalan, butuh tenaga medis/para medis serta transportasi untuk membantu apabila check up.  Alhamdulillah #SedekahRombongan oleh Alloh dipertemukan dengan pihak keluarga ibu Sri Suhartanti binti Suparjan untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau dengan menyampaikan santunan titipan #sedekaholics yang dipergunakan untuk biaya perawatan senilai Rp 1.000.000 (satu juta rupiah).

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @blurhaikal@AbuUnaisah
Tanggal : 3 Juli  2015

Ibu sri menderita Dikubitus

Ibu sri menderita Dikubitus


SUKASMINI BINTI DJIYONO (45th, Ca Nashofaring) Alamat Tempat Tinggal Plumbungan Rt 3 Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul. penyakit yang diderita ca nasofaring nama orangtua bapak Djiyono (alm) dan Ibu Sumiyati (alm). Sejak th 2012 di leher terasa nyeri sampai didiagnosa kanker ganas nasofaring, sampai harus dilakukan tindakan operasi. Sudah melakukan operasi sebanyak 5x dan kemo terapi 55x untuk sebelah kiri. Sedang sisi kanan seharusnya operasi dalam waktu dekat. Kontrol d rs panembahan senopati setiap jum’at dan uji lab di ugm setiap senin.  Pasien sudah tidak memiliki orang tua dan menumpang di rumah adiknya (pemilik d luar provinsi) . Saat ini keluarga yg mengurusi adalah kakak perempuannya, namun juga memiliki kesibukan bekerja d pabrik untuk memenuhi kebutuhan sehari2. Pasien masih menjalani kemo terapi untuk sisi kiri dan menanti jadwal operasi sisi kanan, jaminan Kesehatan yang dimiliki  BPJS mandiri, premi ditanggung kakak perempuannya, keendala yg dihadapi butuh biaya untuk keperluan rawat jalan, butuh tenaga medis/para medis serta transportasi untuk membantu apabila check up. Alhamdulillah #SedekahRombongan oleh Alloh dipertemukan dengan pihak keluarga ibu Sukasmini binti Djiyono untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau dengan menyampaikan santunan titipan #sedekaholics yang dipergunakan untuk biaya perawatan senilai Rp 1.000.000 (satu juta rupiah)

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @blurhaikal@AbuUnaisah
Tanggal : 3 Juli  2015

Ibu sukasmini menderita Ca Nashofaring

Ibu sukasmini menderita Ca Nashofaring


PANTI ASUHAN ANAK YATIM AMANAH  berlokasi di Desa Trimulyo kecamatan Jetis kabupaten Bantul ( Jl. Imogiri Timur KM 12 Bendogorok Ganten Trimulyo Jetis Bantul Telp. 0816687774 ). anak yg diasuh 164 anak ( 35 anak tinggal bersama di asrama panti, dikarenakan keterbatasan jumlah ruang kamar maka 129 anak masih tinggal bersama sanak saudara masing masing ). Saat ini pimpinan panti dijabat oleh H. Kirno, kegiatan panti amal usaha, kewirausahaan, pengembangan bakat dan minat serta kegiatan spiritual dan sosial.  Dalam bulan ramadhan tahun ini kegiatan yang dilaksanakan panti berupa : 1. Satu bulan penuh diadakan buka bersama dengan anak-anak dan masyarakat.  2. Diakhir bulan ramadhan diadakan pembagian sembako murah dengan harga 50% untuk 1005 paket sembako (penerima terdiri dari anak-anak asuh, lansia dan kaum dhuafa) . Untuk menyemarakkan dan ikut mensukseskan kagiatan ramadhan tersebut Sedekah Rombongan memberikan bantuan sebesar Rp. 2.000.000.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @blurhaikal @cahyo_tribroto
Tanggal : 1 Juli  2015

Bantuan tunai

Bantuan tunai


HANDHA ILHAM HAFRIAN (14th, Bantuan Tunai) beralamatkan di Sanggrahan RT 028, Giwangan, Kab. Bantul. Ayah dan ibu Hafrian sudah lama bercerai, bapaknya bekerja sebagai pengrajin dan ibunya hanya ibu rumah tangga. Sekarang Hafrian ikut bersama ibunya, dan telah menikah lagi, namun tidak diketahui pekerjaan ayah barunya yang sekarang. Hafrian sangat membutuhkan biaya untuk sekolah, karena kondisi keluarga yang sangat dalam keterbatasan. Alhamdulillah, #SedekahRombongan oleh Allah SWT dipertemukan dengan Dek Hafrian untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dia dengan menyampaikan santunan titipan #Sedekahholic yang dipergunakan untuk pembiayaan sekolah Dek Hafrian, senilai Rp. 1.000.000. Dek Hafrian mengucapkan terimakasih kepada #Sedekahholic, dan semoga dapat membantu dia untuk membiayai sekolahnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @hutdinur
Tanggal : 11 Juli  2015

Bantuan Tunai

Bantuan Tunai


IQBAL MAULANA (12th , Kanker Rhabdomyasarcoma ) alamat Clawer Pengasih Pengasih Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta. Dik Iqbal Maulana (12th) putra dari pasangan Bapak Ahmad Chudori (47th) yang berprofesi buruh harian lepas dan Ibu Sumarti (41th) yang berprofesi mengurus rumah tangga. Dik Iqbal Maulana menderita sakit sejak bulan september 2014 berawal dari sebuah benjolan kecil pada kaki selanjutnya diperiksakan pada Puskesmas Pengasih Kulonprogo namun dirujuk ke RSUD Nyi Ageng Serang Kulonprogo setelah menjalani berbagai pemeriksaan oleh Tim medis RSUD Nyi Ageng Serang dianjurkan untuk menjalani operasi pengangkatan tumor pada kakinya. Disaat sampai waktu yang dijadwal untuk tindakan operasi pengangkatan tumor pada kaki dik Iqbal mengalami tumbuh benjolan besar pada dadanya sehingga agenda tindakan operasi diurungkan. Selanjutnya oleh tim medis RSUD Nyi Ageng Serang dirujuk ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta dengan alasan tenaga medis dan peralatan yang lebih lengkap. Di RSUP Dr Sarjito Yogyakarta setelah menjalani pemeriksaan awal dinyatakan menderita sakit kanker rhabdomyasarcoma (kanker pada jaringan lunak) dan dianjurkan untuk operasi pengangkatan dan kemotherapy.Operasi sudah dilaksanakan dan protokol kemotherapy 1 sudah selesai sebanyak 8 kali kemotherapy namun belum mengalami perkembangan yang signifikan sehingga dijadwalkan protokoler kemotherapy tahap ke 2 sebanyak 27 kali kemotherapy. Kondisi saat ini Dik Iqbal menjalani kemotherapy ke 4 dari 27 kali yang dijadwalkan. Selama menjalani proses pengobatan menggunakan fasilitas jaminan kesehatan Jamkesmas, namun pihak keluarga dik Iqbal mengalami kendala masih adanya obat atau tindakan medis diluar jaminan kesehatan tersebut diatas serta masalah akomodasi.
Alhamdulillah #SedekahRombongan oleh Allah SWT dipertemukan dengan keluarga dik Iqbal Maulana untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau, dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics guna meringankan biaya akomodasi serta biaya obat atau tindakan medis diluar jaminan kesehatan tersebut diatas. Senilai Rp 1.000.000. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 645.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @galihpamungkas7
Tanggal : 12 Mei  2015

Iqbal menderita Kanker Rhabdomyasarcoma

Iqbal menderita Kanker Rhabdomyasarcoma


ENDANG PARININGSIH (32 th , Radang Paru-Paru) alamat Juwangen Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta . Sdr Endang Pariningsih anak 1 dari 3 bersaudara pasangan Bp.Rifai Sobirin (55 th) seorang pensiunan TNI dan Ibu Bodro Irani (56 th) berprofesi ibu rumah tangga dan berjualan makanan ringan .Sejak tanggal 6 desember 2014 hingga 2 januari 2015 Sdr. Endang menderita sakit  dengan diagnosa radang paru-paru sehingga harus menjalani rawat inap  di RS Panti Rapih Yogyakarta untuk kesembuhan dari sakitnya, selama menjalani proses pengobatan menggunakan jaminan kesehatan BPJS kelas 3 . Alhamdulillah #SedekahRombongan diberikan kesempatan untuk turut serta meringankan beban derita Sdr.Endang Parini dengan memberikan santunan untuk akomodasi selama rawat inap dan kontrol rutin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal Penyerahan :8 Juni 2015
Via: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @bbbintanggg

Ibu endang menderita Radang Paru-Paru

Ibu endang menderita Radang Paru-Paru


TUMILAH,(57th, Ca Mammae), tinggal di desa Tiwir, RT 05, RW 20, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Jogjakarta. Suami beliau bernama Bapak Musiran yang bekerja sebagai buruh tani. Bu Tumilah ini mengalami sakit kanker payudara yg sudah dideritanya sejak 30 tahun yang lalu. Awalnya sektar tahun 1985 saat itu hanya terlihat sebagai benjolan dan dioperasi oleh seorang mantri dengan alat seadanya. Setelah 27 tahun tidak ada keluhan, Bu Tumilah mengalami kecelakaan tunggal jatuh dari sepeda motor, beliau mengalami gagar otak kecil, patah tulang, dan mata kiri nya tidak bisa terbuka dan harus melakukan terapy dimata kirinya selama 3 bulan. Dalam proses terapynya, kanker payudara yang selama ini tidak ada keluhan, pecah dan semakin membesar. Bu Tumilah, kami bawa ke RS Sarjito Jogja, di bagian kanker. Dari hasil pemeriksaan dokter, Ibu Tumilah harus menjalani kemotherapy dan penyinaran, Kankernya sudah berada di Stadium Alhamdulillah saat ini proses kemotherapy dan penyinaran telah selesai dijalani oleh Bu Tumilah sekarang tinggal menjalani kontrol rutin dan obat tiap 3 bulan sekali. Bantuan ini merupakan biaya kontrol di Poli Radioterapy Rumah Sakit Sardjito jogja dan pembelian obat. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 664.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : 9 Juni 2015
kurir : @RofiqSILVER @sintamurtina  @KedunkUSSIL

Ibu tumilah menderita Ca Mammae

Ibu tumilah menderita Ca Mammae


NANDO ARIN (12th, Demam berdarah) Gendeng, RT 05, RW 01 Timoho, Yogyakarta.
Sebelumnya Adik Nando mengalami demam tinggi, saat itu masih di rawat di rumah dengan di beri obat penurun panas biasa. Namun beberapa hari kemudian demam tidak mereda dan malah makin tinggi hingga mengalami kejang. Akhir nya adik Nando di larikan ke RS Pantirapih Yogyakarta. Setelah menjalani pemeriksaan dan cek darah, ternyata Adik Nando terjangkit demam berdarah. Hari ke dua perawatan di RS adek Nando mengalami pendarahan lewat hidung. Hari ke tiga demam sudah mulai reda,perawatan total 5hr, biaya yang di butuhkan sekitar 15jt. Orang tua yang berprofesi sebagai penjual batu akik tidak dapat untuk memenuhi biaya pengobatan tersebut. Jamkesda yang di miliki adek Nando tidak bisa membackup semua biaya tersebut. #SR membantu meringankan beban tersebut.

Bantuan sebesar Rp 2.000.000,-
Tanggal: 15-08-2015
Kurir: @MarjunulNP, @dhe_mang

Nando menderita Demam berdarah

Nando menderita Demam berdarah


BAMBANG SURATNO (52, stroke)Alamat : Salakan, RT 02, RW 08 Purwomartani, Kalasan, Sleman.
Pak Bambang seorang buruh bangunan, sudah 3 tahun ini mengalami stroke. Sang istri yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga tidak mampu untuk membiayai pengobatan baik di RS maupun alternatif.
Akhirnya pak Bambang hanya pasrah tergolek lemas di ruang kamarnya. Demi mencukupi kebutuhan sehari-hari pun sang istri harus kerja lembur sebagai buruh setrika di tetangga. Bantuan ini sekedar penyemangat untuk keluarga beliau.

Jumlah bantuan Rp 2.000.000,
Tanggal: 10-08-2015
Kurir: @MarjunulNP @dhe_mang, Pak Arin.

Pak bambang menderita stroke

Pak bambang menderita stroke


WASILAN (46, Benjolan di Leher) Alamat : Jetis RT 04/ RW 13, Karangmojo, Gunungkidul.
Pak Wasilang yang berprofesi sebagai petani, sejak bulan Agustus 2014 mengalami pembengkakan dibagian lehernya. Beliau tidak berani memeriksakan ke Rumah sakit dikarenakan takut biaya yang besar. Sampai benjolan dileher semakin membesar, Pak Wasilan memberanikan diri periksa di Rumah sakit Sardjito (THT)
Selama ini sudah menggunakan Jamkesmas namun karena keterbatasan biaya untuk operasi dan akomodasi ke rumahsakit, maka lewat tetangganya mengajukan bantuan ke SR.
Alhamdulillah setelah mendapatkan bantuan dari SR proses pengobatannya semakin lancar.
Untuk saat ini sering mengalami gangguan pendengaran, kurang bisa denger kalau ada org lg ngobrol. Selain itu jg suka keluar ingus dari hidungnya tanpa disadari.
Ada beberapa benjolan di pangkal hidung yg saat ini sedang dlm proses pengobatan/penyembuhan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal :15 Agustus 2015
Kurir : @MarjunulNP, @Viddyangelita, M Nabil

Pak wasilan menderita Benjolan di Leher

Pak wasilan menderita Benjolan di Leher


SUYADI BIN PAWIRO (39 th, cacat tangan&lumpuh), merupakan seorang difabel dengan cacat pada tangan kirinya yang teramputasi akibat ledakan petasan saat usianya 16 tahun. Bersama dengan istrinya Mulyati (33 th, lumpuh kaki), saat ini mereka tinggal di rumah milik orangtua di dukuh Pentur RT 01/5 Selondoko Ampel Boyolali Jawa Tengah. Sebelumnya pak Suyadi masih bisa bergerak bekerja sebagai sales mainan, menawarkan dagangannya ke warung-warung. Pertengahan puasa bulan Agustus 2014, beliau terjatuh ke jurang saat mencari rumput yang menyebabkan syaraf dan tulang belakangnya putus. Awalnya pak  Suyadi di bawa ke RSUD Moewardi, karena 1 minggu tidak dilakukan perawatan pada lukanya maka keluarga membawanya ke RS Karima Utama Kartasura. Operasi penyambungan syaraf & tulang telah dilakukan di RSKU, dan menghabiskan biaya 30 juta rupiah, dimana pembayarannya saat ini masih terhitung hutang. Operasi yang dilakukan tidak lantas memberikan kesembuhan 100%, dan saat ini pak Suyadi mengalami kelumpuhan setengah tubuh bagian bawah. Sepekan setelah perawatan di rumah karena kurang mobilisasi punggung pak suyadi mengalami luka koreng di punggung (dekubitus), dan kelumpuhannya juga menyebabkan gangguan saat berkemih atau buang air kecil (BAK). Untuk mengatasi gangguan BAK, awalnya dipasang selang saluran kemih (kateter), namun satu minggu setelah penggantian kateter beliau mengalami perdarahan. Pak Suyadi pernah dibawa ke RSU Pandanarang Boyolali untuk operasi saluran kemih dan operasi perawatan luka dikubitus. Saat ini pak Suyadi telah dirawat di rumah, luka di punggung di rawat oleh istrinya setiap dua hari sekali. Selama pak Suyadi sakit, ibu mulyati menjadi tulang punggung untuk menyekolahkan putrinya Wafa Khoirunnisa (6 th) dan membiayai pengobatan pak Suyadi. Bu Mulyati mengungkapkan rasa keputus-asaannya, bagaimana harus melanjutkan pengobatan pak Suyadi, sementara penghasilanya dari warung tidak lebih dari 20 ribu perhari. #SedekahRombongan sudah memberikan bantuan dan pendampingan selama pengobatan pak Suyadi. Namun 13 Februari 2015, istri beliau (Ibu Mulyati) meninggal dunia karena perlengketan usus kronik. semenjak istrinya meninggal pak Suyadi jarang kontrol, karena hidupnya bergantung pada ibu dan adiknya. Beliau juga harus menyekolahkan anaknya pertama, anak kedua ikut nenek dari pihak ibu. tgl 2-6-15 kurir SR berkunjung kerumah pak Suyadi, keadaanya masih seperti sama, belum ada kemajuan yg signifikan. Beliau masih sering merasa panas di perut menjalar sampe kepala. Tanggal 4juni Beliau berencana akan priksa ke dr. Indra yang buka praktik di selatan RSU Pandanarang. Setelah periksa ke Dokter Indra kondisinya sudah mulai membaik. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan yang ke-delapan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian sebesar Rp. 1.000.000 dan beras 25Kg. Santunan sebelumnya masuk rombongan 715. Pak Suyadi menyampaikan terimakasih atas bantuan dan pendampingan yang diberikan #SedekahRombongan selama ini untuk kesembuhan beliau.

Jumlah Santunan:  Rp 1.000.000
Tanggal : 18 Agustus 2015
Kurir : @lastiko @cicicinta @anissetya60 @Meifialdi

Pak suyadi mengalami cacat tangan&lumpuh

Pak suyadi mengalami cacat tangan&lumpuh


KUS TRI BOWO (31Tahun, Kanker Kelenjar Getah Bening) Pasien dampingan #SR Solo Raya sejak setengah tahun yang lalu, Pak Kus tinggal di Kampung Losari, Kel. Semanggi, Kec. Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. Gejala sakit yang beliau derita sudah terjadi sejak awal 2014 lalu, kala itu terdapat benjolan di sekitar perut beliau, awalnya sakit tersebut beliau kira sebagai hernia, oleh karena itu beliau pun memeriksakan diri ke puskemas setempat. Namun tak ada hasil, perut beliau justru semakin besar hingga menyebabkan beliau pingsan saat sedang bekerja. Pak Kus lalu dibawa ke RS dan diketahui bila beliau menderita kanker kelenjar getah bening, berbagai upaya telah beliau lakukan, namun karena dokter menyarankan agar Pak Kus menjalani kemo beliau mengurungkan niat untuk melanjutkan berobat karena beliau sudah tak lagi bekerja sejak sakit, istrinya Sri Handayani (29) hanya bekerja sebagai penjaga toko di pasa klewer, dengan 2 orang anak yang beliau miliki dan masih kecil, beliau pun menutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan. Sejak Kurir #SR dipertemukan dengan beliau, hingga saat ini beliau telah menjalani 5 kali kemoterapi. Perkembangan kondisi beliau memang masih belum banyak mengalami kemajuan, beliau masih sering merasa mual dan perut beliau masih belum mengecil. Dokter menyarankan agar beliau menyelesaikan pengobatan kemoterapinya terlebih dahulu, baru setelahnya akan diperiksa kembali untuk mengetahui tindakan yang harus diambil kemudian agar penyakit beliau dapat sembuh. Kurir #SR Solo menyampaikan santunan yang ke-4 kepada beliau sebesar Rp. 500.000,- untuk biaya pengobatan dan transportasi selama menjalani kemoterapi, dimana santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 670, 674, 697. Pak Kus dan keluarga merasa senang sekali dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Mari bersama mendoakan beliau agar penyakit beliau diangkat dan dapat kembali sehat untuk bekerja. Aaamiiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Agustus 2015
Kurir : @lastiko , @ciciiii , @hendra , @ervin_survive, roschandra

Pak kus menderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Pak kus menderita Kanker Kelenjar Getah Bening


NABBITA ANUGERAH MUKTI (4 tahun, Kelainan Tulang Kaki) Lahir pada 23 Juli 2011, Dik Bita sapaannya tinggal dengan ibunya, Bu Dwi (33th) di Pangen, Juru Tengah, RT 002/005, Kel. Pangen, Kec. Purworejo, Kab. Purworejo, Jawa Tengah. Ayahnya tidak lagi diketahui dimana keberadannya sejak mengetahui sang anak lahir dengan keadaan tidak normal. Dik Bita mengalami kelainan pada tulang kaki sejak lahir yang menyebabkan ia tidak dapat berjalan dengan normal. Untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sang ibu bekerja sebagai penjaga toko dengan penghasilan rata-rata Rp.800.000 perbulan. Pengobatan Dik Bita sudah berjalan sejak 2013 silam, Dik Bita menjalani operasi tulang belakang di RS. Sarjito dan untuk penyembuhan kaki telah di pasang gips sebanyak 3 kali pada 2014 silam di RS.Ortopedi. Setelah pemasangan gips, Dik Bita menggunakan sepatu AFO agar dapat berjalan. Pengobatan selanjutnya dilakukan dengan kontrol rutin 1 bulan sekali di RS.Ortopedi. Karena keadaan kaki semakin baik kontrol menjadi tiap 2 bulan sekali. Rumah Dik Bita di Purworejo jauh dari RS tempat kontrol, kurir sedekah rombongan kembali menyampaikan santunan ke- 9 untuk Dik Bita sebesar Rp. 500.000,- untuk biaya transportasi selama menjalani perawatan, setelah bulan lalu santunan yang diberikan pada Dik Bita masuk di rombogan 559, 573, 635, 650, 658, 675, 692, dan 707. 24 Agustus 2015, Dik Bita kembali menjalani kontrol di RS Sarjito, saat kontrol tidak dilakukan tindakan apapun hanya di cek dan CD hasil CT scan di pinjam dokter untuk dipelajari kemudian bulan depan diminta kembali ke RS Sarjito untuk kontrol. Ibu Dik Bita mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekah rombongan dan untuk sedekah holic sekalian atas santunan yang diberikan untuk membantu kesembuhan Dik Bita. Bersama, kita doakan agar Dik Bita segera sembuh dan dapat berjalan seperti balita lain seumurnya. Aaamiiin.

Jumalah santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Agustus 2015
Kurir : @lastiko , @ciciiii @eli_annnaa

Nabbita menderita Kelainan Tulang Kaki

Nabbita menderita Kelainan Tulang Kaki


GALIH ASMORO (22, Kanker Lidah) Tegalembut RT 12 RW 06 ,Giripeni Wates Kulonprogo.Mas Galih menderita penyakit Kanker Lidah Stadium 4.Awalnya hanya sariawan di lidah, tetapi sampai 2 bulan tidak kunjung sembuh, setelah diperiksa ternyata kanker lidah dan sudah stadium 4.Saat ini sudah menjalani kemoterapi yang ke 3.
Sdh 4 bulan ini pasien tidak bekerja karena sakit, orang tua pasien yang seorang supir bis Efisiensi sedang tidak bekerja karena kecelakaan yg menyebabkan kakinya harus menggunakan bantuan alat untuk berjalan, sedangkan ibunya bekerja sebagai buruh tani. Selama ini pasien berobat menggunakan fasilitas Jamkesmas, bantuan yang diberikan dr Sedekah Rombongan digunakan untuk biaya transportasi selama berobat dan untuk meringankan beban orang tuanya selama blm bisa bekerja.

Jumlah bantuan Rp.1.500.000.-
Tanggal : 25 Agustus 2015
Kurir : @MarjunulNP, Meirawati

Galih menderita Kanker Lidah

Galih menderita Kanker Lidah


ISWAHYUDI (36th,dhuafa) Rusun Kleringan Kota baru, kali code, Yogyakarta.
Semenjak 2th terakhir ini ekonomi Iswahyudi jauh di bawah standart layak nya orang berumah tangga. Meski sudah berusaha sebagai buruh srabutan, istri sebagai pelayan di warung lesehan yang penghasilan nya tidak menentu. Siang sebagai buruh serabutan,malam sebagai penjual barang bekas di pasar klitikan Yogyakarta. Meski cuma mempunyai dagangan 1 pasang sepatu bekas, Iswahyudi tetap semangat menggelar dagangan nya berharap ada konsumen yang minat dengan sepatu bekas layak pakai tersebut. Dengan harapan bisa untuk beli dagangan yang lain. Bantuan ini sebagai penyemangat, yang akan di pergunakan untuk membeli barang-barang bekas layak pakai yang nanti nya akan di jajakan di pasar Klitikan Yogyakarta.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal: 19-08-2015
kurir: @MarjunulNP, @dhe_mang, Pak Arin

Bantuan tunai

Bantuan tunai


AULIA ADITIA SONYA (12 Tahun, Bocor Jantung). Alamat: Perum Griya KPN Blok I9 No. 10 RT.02/21 Kel. Belian, Kec. Batam Kota, Kota Batam. Gadis yang biasa dipanggil Sonya ini menderita Jantung Bocor. Menurut dokter penyakit yang diderita Sonya adalah bawaan lahir, namun karena ketiadaan biaya dan kurangnya pengetahuan, orang tua Sonya tidak mengetahui jika anaknya menderita penyakit yang cukup berbahaya. Pada tahun 2006, Sonya baru diketahui menderita Jantung Bocor karena ia sering mengeluh cepat lelah dan berat badannya terus menurun sehingga ia terlihat semakin kurus. Oleh orang tuanya Sonya hanya dibawa ke alternatif saja, baru pada tahun 2014 Sonya dibawa ke RS Harapan Bunda dan menjalani rawat jalan. Pada 12 Agustus 2015, kondisi Sonya menurun dan dibawa ke RS Awal Bros. Di sana Sonya dirawat inap, namun keterbatasan rumah sakit membuat Sonya dirujuk ke RS Harapan Kita Jakarta. Ayah Sonya, Mairison (35) tidak memiliki pekerjaan yang tetap, sedangkan ibunya, Lailiya Aditya (32) tidak bekerja. Saat menjenguk Sonya, Kurir #sedekahrombongan merasakan kesedihan yang dialami keluarga Sonya. Alhamdulillah, Sonya sudah memiliki BPJS dan itu sangat membantu pengobatannya, karena sangat sulit jika mengandalkan penghasilan orang tua yang tidak menentu yang hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari saja. Kurir #sedekahrombongan memberikan bantuan sebesar Rp. 1.000.000,- untuk operasional berobat ke RS Harapan Kita Jakarta. Semoga Dik Sonya kembali sehat dan bisa bersekolah lagi.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Agustus 2015
Kurir:  @ddsyaefudin @herubinyatiman @ririn_restu

Aulia menderita Bocor Jantung

Aulia menderita Bocor Jantung


NENENG BAITASIAH (32, Tumor Jinak di Payudara). Alamat: Kp. Kadu Hejo RT.7/3, Kel. Citumenggung, Kec. Bojong, Kota Pandeglang, Prop. Banten. Ibu Neneng Baitasiah mungkin tak pernah menyangka benjolan kecil di payudaranya yang mulanya dikatakan dokter tidak berbahaya, kini berubah menjadi sangat besar bahkan melebihi ukuran kepalanya sendiri. Sebetulnya benjolan di payudara sebelah kanannya sudah ada sebelum ia menikah, namun ukurannya masih kecil dan tidak menimbulkan rasa sakit sehingga ia biarkan saja. Setelah ia menikah benjolan itu mulai mengalami perkembangan, terlebih lagi ketika ia mengandung anak pertamanya, Adara Irdina Ulani yang kini berusia 10 bulan. Ketiadaan biaya membuat Ibu Neneng tidak berobat sehingga payudaranya semakin membesar. Ia dan suaminya, Durohman (30) sudah tidak lagi bekerja, untuk membeli susu anaknya saja mereka dibantu oleh saudaranya. Sebelumnya mereka sama – sama bekerja di tempat pembibitan tanaman di daerah Bogor. Ibu Neneng telah memeriksakan payudaranya ke berbagai rumah sakit, mulai dari salah satu rumah sakit di Serang, RSUD Pandeglang, hingga akhirnya ia diujuk ke RS Dharmais Jakarta. Karena penyakit yang diderita Ibu Neneng bukan kanker, ia tidak bisa menggunakan BPJS di RS Dharmais Jakarta yang merupakan rumah sakit khusus kanker. Namun karena kondisinya sudah semakin parah dan khawatir akan terjadi pedarahan, Dr. Alban, doker yang sebelumnya menangani Ibu Neneng hingga tindakan biopsi, terus berusaha agar Ibu Neneng bisa ia tangani. Mulai dari memberikan keringanan biaya biopsi, mengajukan kasus Ibu Neneng ke dewan direksi RS Dharmais agar Ibu Neneng bisa menggunakan BPJS untuk berobat, hingga pada akhirnya karena BPJS Ibu Neneng tidak bisa digunakan,  Dr Alban menurunkan level biaya operasi yang harus ditanggung Ibu Neneng. Alhamdulillah #sedekahrombongan dapat membantu memenuhi biaya pengobatan Ibu Neneng. Ibu Neneng dijadwalkan operasi pada Senin, 24 Agustus 2015. Setelah sebelumnya dibantu pada rombongan 737, kurir #sedekahrombongan memberikan bantuan lanjutan sebesar Rp.5.000.000 untuk penambahan biaya operasi. Semoga operasi yang akan dijalankan Ibu Neneng berjalan dengan lancar dan segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal :  22 Agustus 2015
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlana @ririn_restu @endangmplus @pratama_chatur

Ibu neneng menderita Tumor Jinak di Payudara

Ibu neneng menderita Tumor Jinak di Payudara


SRIYATI AHMAD SALIMIN (35, Ca Mammae). Alamat:  Desa Kemranggon RT 01 / RW 4, Kec. Susukan, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah. Ibu Sriyati memiliki dua anak yang satu masih sekolah dan satu masih balita. Selepas lebaran tahun 2014, Ibu Sriyati merasakan puting susu luka makin parah dan tidak sembuh – sembuh. Ketika periksa ke bidan, dirujuk langsung untuk memeriksakan diri ke RSUD Margono. Dari RSUD Margono, Ibu Sriyati didiagnosa Ca Mammae (kanker payudara) stadium 4, dan langsung disarankan untuk operasi pengangkatan payudara juga kemoterapi sebanyak enam kali. Ibu Sriyati sudah melakukan kemoterapi lima kali dan masih ada satu kali lagi. Suaminya, Bapak Ahmad Salimin (37) bekerja hanya sebagai buruh lepas. Ibu Sriyati pun mengungkapkan  rasa syukurnya karena dipertemukan dengan Sedekah Rombongan yang selama ini mendampingi dan membantu meringankan bebannya dengan menyampaikan titipan para sedekaholics berupa santunan biaya transportasi. Beliau berharap dengan rutin kemoterapi maka sel kanker bisa hilang dan beliau bisa bekerja kembali sebagai buruh bulu mata. Mari  berdoa semoga kesehatan Ibu Sriyati  segera pulih dan semoga harapan beliau bisa terwujud. Sebelumnya Ibu Sriyati ini pernah kami bantu dan sudah dilaporkan di web www.sedekahrombongan.com yang berada di rombongan 734

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,
Tanggal :  12 Agustus 2015
Kurir : @arfanesia via @olipe_oile dan Giarsiana

Ibu sri menderita Ca Mammae

Ibu sri menderita Ca Mammae


RUSMI TRI ARYYANI (16 TH)Jogonalan Kidul RT 02 RW 20 Tirtonirmolo Kasihan Bantul.
Pelajar SMKN 1 Sewon, ayahnya Mujiyanto bekerja sebagai pengumpul oli bekas di bengkel2, dan ibunya sebagai pembantu rumah tangga dan buruh cuci seterika dengan upah Rp.700/kg. Keluarga ini tidak bisa membayar biaya masuk SMKN 1 sebesar Rp.3.900.000, sekolah memberi keringan untuk mengangsur biaya masuk sekolah. Bantuan di berikan untuk membantu meringankan biaya masuk SMKN 1 Bantul.

Jumlah bantuan Rp.2.500.000
Tanggal : 19 Agustus 2015
Kurir : @MarjunulNP, Meirawati

Bantuan biaya sekolah

Bantuan biaya sekolah


AKHMAD DAHLAN, (90 th). Alamat:  Dsn. Kalibanger RT2/2 Ds. Kalibanger kec. Gemawang kab. Temanggung, Jawa Tengah. Pada peringatan HUT Kemerdekaan RI 70, untuk mensyukuri karunia yg tidak terkira ini kurir #sedekahRombongan berbagi asa kepada pejuang perang kemerdekaan, salah satunya mbah Dahlan, laki-laki yg berusia hampir 100th ini menceritakan dengan wajah penuh haru pada saat dirinya bergabung dngan pasukan RI lainnya di daerah Srondol Semarang. Beliau selalu mengenakan granat di perutnya karena memang kemampuanya melempar granat sbg pasukan pengejut musuh. Setelah bertugas di Srondol, dan bersamaan dengan Penjajah Jepang masuk ke Indonesia, beliau ikut pelatihan HEIHO sampai Indonesia benar-benar merdeka pada tahun 1945. Seiring dengan datangnya PKI, beliau terlibat sebagai Pemuda Islam Ngadirejo. Alhamdulillah ketika kurir #SedekahRombongan datang dengan memberi santunan, beliau sangat senang sekali dan berharap akan berbincang-bincang lagi. Kita doakan semoga amal perjuangan beliau senantiasa diterima oleh Alloh SWT.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 Agustus 2015
Kurir : @arfanesia via @wasono_saputro.

Bantuan tunai

Bantuan tunai


MUSHOLA AL – HIDAYAH DESA PAMIJEN RT 03 RW 02 KECAMATAN BATURADEN BANYUMAS, JAWA TENGAH. Mushola Al – Hidayah berada di pinggiran desa pamijen baturaden dan merupakan Mushola tertua di daerah tersebut. Menurut tanda yang ada mushola tersebut sudah berusia lebih dari 130 tahun. Walaupun masih bediri dan masih digunakan oleh masyarakat sekitar namun kondisinya sangat memprihatinkan. Tembok sudah banyak yang terkelupas dan kondisi atapnya pun sangat mengkhawatirkan, sudah sangat rapuh dan berdiri apa adanya. Masyarakat desa tersebut sudah beberapa kali memperbaiki mushola tersebut namun hanya tambal sulam karena ketiadaan dana yang memadai. Kondisi ekonomi warga masyarakat di daerah tersebut yang kebanyakan buruh tani sedikit mengalami kesulitan pendanaan jika harus merenovasi seluruh bangian mushola. Team kurir #SedekahRombongan yang mendapat info tersebut kemudian melakukan survey dan menemukan benar apa adanya kondisi mushola tersebut memang sangat memprihatinkan. Setelah menemui para jama’ah mushola tersebut dan berdiskusi dengan mereka team #SedekahRombongan mengetahui kesulitan yang dihadapi oleh warga untuk dapat merenovasi mushola tersebut. Beberapa waktu kemudian akhirnya #SedekahRombongan memutuskan untuk membantu proses renovasi mushola tersebut dengan membelikan kebutuhan material. Warga masyarakat di komplek mushola tersebut sangat bersyukur akhirnya mushola yang mereka pergunakan sehari – hari dapat direnovasi dan nantinya menjadi lebih nyaman untuk beribadah tanpa khawatir lagi akan ambruk atapnya. Teriring do’a dari jama’ah untuk para #sedekaholic yang telah membantu semoga amal ibadah dan pahala terus mengalir, aamiin…

Jumlah bantuan : Rp. 10.000.000,-
Tanggal : 12 Agustus 2015
Kurir : @arfanesia @slametpriyadi

Bantuan renovasi mushola

Bantuan renovasi mushola


KARTINI ( 55 Tahun, Ca Mamae ). Tinggal di Blimbing RT02/16, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau hidup miskin, dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari saja cukup sulit. Kita temukan tanggal 3 Juni 2015 dari seorang informan. Dan saat ini merupakan pasien dampingan kami, dua kali dalam seminggu kita bawa untuk kemoterapi ke Moewardi solo. Sebelumnya, ibu ini di rawat di RSUD Wonogiri beberapa minggu, dan beliau belum mempunyai jaminan kesehatan apapun saat itu. Sehingga, kami mencarikan BPJS karena penanganan kelanjutan akan kita tindak lanjuti. Biaya selama di rumah sakit kita bantu handle. Ca Mamae yang dideritanya di bagian payudara sebelah kanan. Membengkak dan sudah cukup parah. Tanggal 3 Agustus 2015 mulai menjalani ranap di Moewardi, setelah mendapatkan cek lab serta anastesi dari tim dokter. Setelah itu, beliau dengan kondisi cukup membaik kita bawa pulang kembali dan saat ini mulai menjalani proses kontrol. Hari selasa, 18 Agustus 2015 beliau menjalani tes darah rujukan dari poli jantung. Untuk melihat kondisi perkembangan kanker yang di alaminya saat ini. Semoga dalam proses pendampingan nantinya tidak menemukan hambatan, semoga selalu di berikan kemudahan dan kelancaran oleh-Nya. Aamiin.

Bantuan biaya : 2.765.300,-
Tanggal : 28 Juni 2015
Kurir : @Noniska@Yuli@Mawan

Ibu kartini menderita Ca Mamae

Ibu kartini menderita Ca Mamae


PANTI SOSIAL DAN DHUAFA HAFARA, merupakan sebuah lembaga sosial yang hadir dalam upaya pengentasan,
pemberdayaan, dan pembinaan bagi mereka penyandang masalah kesejahteraan sosial. Fokus utama Panti Hafara
adalah menangani anak yatim, anak jalanan, eks. penderita gangguan jiwa, dan eks. korban penyalahgunaan
narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Panti Hafara beralamat di Jalan Tempuran, Brajan RT. 08
Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta 55183. Panti Hafara menempati bangunan sewaan yang dibangun di atas
lahan kas desa. Panti Hafara saat ini menampung 45 orang binaan dengan 10 orang relawan yang mengurus panti
sederhana ini.

Panti Hafara telah bekerja sama dengan dinas sosial setempat dan mendapat bantuan rutin berupa santunan tunai
bagi yang masih anak-anak dan modal usaha bagi yang telah dewasa. Meski demikian, Panti Hafara masih sangat
membutuhkan bantuan dan santunan terutama dari masyarakat umum. #SedekahRombongan sebagai gerakan
sosial yang aktif dalam gerakan menyampaikan sedekah merasa harus ikut ambil bagian saat gerakan lain yang
serupa merasa butuh bantuan. Alhamdulillah, #SedekahRombongan kembali menyampaikan titipan para
#Sedekaholic untuk membantu Panti Hafara. Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan dan
kebutuhan operasional di Panti Hafara.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000,-
Penyerahan : Rabu, 26 Agustus 2015
Kurir : @Saptuari

Bantuan tunai

Bantuan tunai


ARYANSI MEGA OKTADIANIS (16), ANANDA PUTRI (8th) dhuafa, perlengkapan sekolah. Alamat : Gendeng, GK IV / 732 Baciro, Yogyakarta.
Tahun ajaran baru telah tiba, Semua anak sekolahan bersemangat untuk memulai aktifitasnya, tidak terkecuali Adik Aryansi dan Adik Ananda putri ini. Kebutuhan seragam,sepatu,alat tulis dan perlengkapan sekolahannya pun meningkat. Keadaan orang tua yang tidak mampu membuat mereka tidak putus asa untuk melenjutkan pendidikannya. Meski harus memakai seragam dan perlengkapan sekolah seadanya. Mendengar keadaan seperti ini TIm #SR bergerak untuk membantu meringankan kebutuhan sekolah tersebut. Bantuan ini di pergunakan untuk membeli kebutuhan sekolah seperti, seragam, sepatu dan alat tulis.

Bantuan sebesar Rp 2.000.000,-
Tanggal: 19-08-2015
Kurir: @MarjunulNP @dhe_mang

Bantuan tunai

Bantuan tunai


SULASTRI (43 thn, Tumor payudara), Alamat RT/RW 21/007 kp glingung, desa kalirejo, kec. sumbermalang, kab. Situbondo, Jatim. Adalah salah seorang ibu yang telah mengidap tumor payudara. Ini merupakan salah satu kasus dari sekian banyak kasus tumor dan kanker payudara yang telah melalui masa pendampingan perawatan oleh tim sedekah rombongan. Beliau adalah seorang ibu dengan 2 anak. Suaminya bapak Marwi juga seorang buruh tani. Perawatan tumor payudara ibu sulastri menggunakan fasilitas BPJS karena berasal dari keluarga yang kurang mampu. Dana santunan yang diberikan digunakan sebagai biaya kemoterapi, transportasi, perpanjangan BPJS, dan biaya-biaya lain yang tidak bisa ditanggung oleh BPJS. Semoga santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat secara maksimal.

Jumlah Santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 24 Agustus 2015
Kurir: Awaludin Yudha, @yudhoari

Ibu sulastri menderita Tumor payudara

Ibu sulastri menderita Tumor payudara


NOEVI NURMASARI (30 thn), Patah Tulang. Tinggal di alamat jl. KH. Agus Salim RT 16 RW 05 Blindungan, Bondowoso, Jawa timur. Beliau adalah orang tua tunggal atas anak-anaknya karena beliau ditinggal suaminya pergi. Beliau adalah seorang penjaga toko di daerah rumahnya. Beliau mengalami kecelakaan sekitar 1 tahun yang lalu yang mengakibatkan cacat pada tangan kanan dan patah tulang belikat.  Dengan fasilitas kesehatan BPJS, akhirnya dilakukan operasi, dan sampai pada saat laporan ini ditulis, ibu Noevi sudah dalam tahap kontrol pasca operasi pembukaan pen pada tulang belikatnya. Santunan berikut ini diberikan untuk digunakan sebagai biaya akomodasi saat melakukan perawatan dan pengobatan. Terima kasih untuk para sedekaholics yang telah mengamanatkan hartanya kepada tim sedekah rombongan untuk terus bergerak membaikkan para duafa. Semoga dibalas oleh Tuhan dengan balasan yang berlipat-lipat. aamiin…

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 7 Agustus 2015
Kurir: Awaludin Yudha, @yudhoari

Noevi menderita patah tulang

Noevi menderita patah tulang

—-

PANTI ASUHAN DARUL QOLBI  beralamat di dusun Prigen Widodomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta, berdiri di atas tanah seluas 400 mtr dengan luas bangunan 8 x 12 mtr, letaknya cukup terpencil, dan termasuk di daerah rawan Gunung Merapi, karena pada erupsi Merapi tahun 2010 termasuk desa yang di evakuasi oleh tim SAR.  Panti asuhan ini berdiri sejak tahun 2013 dibawah asuhan Mas Priyanggono alias Abdurahman .Dengan Jumlah anak asuh 6 usia sekolah dan 1 balita, mereka membutuhkan asupan yang cukup , untuk itu Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan dari para sedekaholics berupa sembako senilai senilai Rp. 1.000.000 yang diwujudkan dalam bentuk minyak goreng, gula pasir, susu, dan perlengkapan mandi.

Jumlah Bantuan         : Rp. 1.000.000,-
Tanggal Penyerahan    : 12 Juni 2015
Kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan sembako

Bantuan sembako

REKAPITULASI ROMBONGAN

No Nama Jumlah bantuan
1 Ali 1,000,000
2 Tami 4,000,000
3 Triyono 1,000,000
4 M Agit 1,000,000
5 Selvi 2,000,000
6 Sri 1,000,000
7 Sukasmini 1,000,000
8 Panti Amanah 2,000,000
9 Handha 1,000,000
10 Iqbal 1,000,000
11 Endang 1,000,000
12 Tumilah 1,000,000
13 Nando 2,000,000
14 Bambang 2,000,000
15 Wasilan 1,500,000
16 Suyadi 1,000,000
17 Kus Tri 500,000
18 Nabbita 500,000
19 Galih 1,500,000
20 Iswahyudi 1,000,000
21 Aulia 1,000,000
22 Neneng 5,000,000
23 Sriyati 500,000
24 Rusmi 2,500,000
25 Akhmad 1,000,000
26 Mushola Al Hidayah 10,000,000
27 Kartini 2,765,300
28 Panti Hafara 3,000,000
29 Aryansi 2,000,000
30 Sularsi 500,000
31 Noevi 500,000
32 PA Darul Qolbi 1,000,000
Total 56,765,300

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 56,765,300,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 739 ROMBONGAN

Rp. 27,602,513,175,-