BAYU YULIANTO putra Bpk Untung Widodo dan Almh.Ibu Giyatmi,lahir tgl 30 juni 1996. Alamat Tempel rt 02 rw 07 Kayuloko, Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah. Tanggal 6 Desember 2012 mengalami kecelakaan dan mengakibatkan patah tulang paha sebelah kiri. Pada tanggal 10 Desember 2012 menjalani operasi pemasangan pen dan dirawat selama 20 hari di Rumah Sakit Medika Mulya Wonogiri. Masalah mulai muncul sekitar bulan juni 2013 dengan munculnya semacam bisul,berkali-kali diobati tapi tidak sembuh-sembuh tapi justru berpindah-pindah mengeluarkan darah dan nanah. Bayu kemudian dibawa kembali ke RS Medika Mulya dan dilakukan penyedotan darah dalam paha dan dilakukan rongent ulang.Dari hasil rongent terlihat ada skrub pen yg patah dan disimpulkan skrub itulah yg menyebabkan infeksi.Selain itu tulang jg bengkok atau melengkung. Pihak RS Medika Mulya menyarankan utk dilakukan operasi lagi. Karena terbentur biaya operasi tidak bisa dilakukan sampai kemudian ada laporan ke tim SR tgl 29 Mei 2014.Tim SR segera membawa Bayu ke RS ortopedi Solo pada tanggal 2 Mei 2014 dan atas saran dokter harus di lakukan operasi dengan segera. Operasi akan dilakukan 2 tahap. Pertama operasi pelepasan pen dan pengeluaran tulang-tulang mati dan dipasang platina luar. Operasi kedua pencangkokan tulang,rekontruksi tulang, dan pemasangan pen dalam. Operasi kedua baru akan dilakukan setelah infeksi sembuh. Operasi tahap pertama sudah dilakukan tgl 6 juni 2014. Saat ini Bayu hanya tinggal dengan neneknya yang sudah tua dan mengalami gejala stroke. Ayahnya sudah tidak peduli sementara untuk kehidupan sehari hari atas pemberian warga sekitar. Bayu masih membutuhkan biaya untuk operasi lanjutan serta kontrol rutin. Semoga semua berjalan lancar Bayu segera membaik dan normal kembali sehingga bisa jadi tulang punggung dan merawat neneknya yang sudah tua.

Bantuan : Rp. 1.130.000,-
Tanggal : 7 Juni 2015
Kurir : @Nonis@Mawan

Bayu mengalami patah tulang paha sebelah kiri

Bayu mengalami patah tulang paha sebelah kiri


MARIJEM ( 48 Tahun, Ca Mamae ), terlahir 48 Tahun yang lalu disebuah desa di Dusun Semagar Dhuwur RT01/03, Desa Semagar, Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Marijem, hanyalah seorang buruh tani sama seperti suaminya Sutarso. Ketiadaan ekonomi yang membuatnya tetap bekerja dan mencari sesuap nasi demi melanjutkan kehidupan keluarga mereka.Walaupun sakit telah menggerogoti tubuhnya, namun itu tak menyurutkan semangat Marijem untuk mencari penghasilan demi kebutuhan hidup. Dia tahu, untuk makan pun sulit apalagi untuk mengobatkan sakit yang dideritanya saat ini, serasa mustahil baginya untuk berharap sembuh. Marijem mempunyai anak yang baru berusia 6 tahun. Dan masih duduk di bangku Taman Kanak – kanak (TK). Sekuat apapun Marijem menahan deritanya, akhirnya tak kuat juga. Pengobatan alternatif yang ditempuh Marijem malah membuatnya semakin parah. Rasa sakit semakin menyebar di seluruh tubuhnya. Kondisi payudara Marijem semakin parah, mengalami peradangan bahkan payudara sebelah kanan sudah pecah. Kanker semakin mengganas, dan merusak levernya. Kondisi Marijem semakin melemah, keringat dingin sering keluar dari sekujur tubuhnya, gemetar dan sebagian tubuhnya pun membengkak. Subhanallah. Kurir nonis selalu memberikan informasi terkini dengan perkembangan beliau yang kita handle. Handle Bu Marijem hari ini benar – benar menguras pikiran dan energi. Mesti debat dengan dokter sama bagian administrasi hanya karena masalah status pasien. Mesti lari – lari bolak balik dari poli radiologi ke UGD hanya sekedar lobi biar sinkron. Minta agar didahulukan bahkan minta hasil rongent dikeluarkan hari ini juga biar kita punya bukti, biar bisa ranap lewat IGD. Alhamdulillah bisa. Biarpun hampir seharian kita mengurusnya, dengan menahan bau yang menyengat serta harus tega mendengarkan erangan rasa sakitnya. Bu Marijem tiba di RSDM dalam kondisi lemah, sesak nafas, luka pecah, nanah dan darah menghitam mengalir terus lewat kedua payudara. Tanpa diperban hanya ditutup kain jarik. Tangan kanan membengkak sambil terus mengerang kesakitan. Sementara hasil dari semua tes laborat bu Marijem terkena Ca Mamae ganas stadium akhir. Paru – paru sudah mulai tergenang cairan, sudah tidak mungkin dilakukan operasi, kemungkinan besar dilakukan kemotherapi. Dokter mengatakan harapannya tipis karena sudah sangat terlambat penanganannya. Penanganan hari ini medikasi luka dan rawat inap di IGD. Semoga bantuan ini meringankan sakit dan beban beliau. Aamiin.

Bantuan : Rp. 2.765.300,-
Tanggal : 10 Juni 2015
Kurir : @Nonis@Mawan

Mbah marijem menderita Ca Mamae

Mbah marijem menderita Ca Mamae


PARIYEM (62 TAHUN, KANKER TULANG BELAKANG ), ini merupakan bantuan lanjutan dalam proses penyembuhan pasien Pariyem yang kami handle. Tinggal di dusun Klampisan RT02/10, Kaliancar, Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah.  Setelah menjalani proses medis selama kurang lebih 1,5 bulan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta, akhirnya beliau di perbolehkan untuk kembali ke rumah. Secara medis, dokter menilai jika perkembangan pasca operasi semakin membaik. Sehingga, saat ini Pariyem hanya tinggal menjalani proses kontrol rutin yang sudah terjadwalkan. Pariyem mempunyai dua anak yang masih bersekolah, sang suami hanya bekerja serabutan. Hasil kesehariannya pun hanya cukup untuk kebutuhan pokok mereka. Saat ini, kami juga berupaya semakin menjalin kerjasama dengan pihak rumah sakit. Karena dengan kebersamaan serta kerjasama yang baik itu kemudahan akan kita rasakan bersama. Penyampaian amanah kepada kami untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat tak mampu seperti Pariyem ini semaksimal mungkin ihktiar itu kita jalankan. Karena barangkali masih banyak seperti beliau yang sangat membutuhkan bantuan, dan selalu teriring doa bagi kurir #sedekahrombongan, yang berjuang serta bergerak untuk memberikan yang terbaik, meluangkan waktu dan tenaga demi kesembuhan pasien – pasien yang kita handle. Semoga, para #sedekaholics pun selalu mendapatkan rejeki yang berkah melimpah. Ikhtiar ini semoga mendapatkan kemudahan, dan beliau bisa sembuh kembali. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.310.000,-
Tanggal : 11 Juni 2015
Kurir : @Yulianto@Mawan

Mbah priyem mengalami patah tulang belakang

Mbah priyem mengalami patah tulang belakang


DARMI ( 71 Tahun, Patah Tulang ). Tinggal di Jatirejo 04/3, Giritontro, Wonogiri, Jawa Tengah. Kondisi beliau saat ini cukup menyedihkan, ketika beliau yang sudah sepuh mengalami sakit patah tulang. Dan kehidupannya pun sangat miskin. Dalam pemenuhan kebutuhan pokok untuk makan cukup sulit. Tetangga sering memberikannya makanan, agar tetap bisa hidup. Kondisi ini diperparah dengan sakit yang di alaminya. Kemudian, beliau kami rawatkan di RSUD agar mendapatkan penanganan secara medis. Alhamdulillah, kondisi semakin membaik. Dan saat ini membutuhkan perawatan rutin untuk proses penyembuhannya. Insyaallah beliau kita dampingi untuk penyembuhan kaki nya. Sehingga bisa beraktivitas seperti semula. 14 Juli 2015 rencananya akan kami bawa kembali ke rumah sakit untuk kontrol kondisi kaki. Demikian perintah dokter yang telah menanganinya. Semoga ke depannya upaya ini berjalan lancar dan beliau kembali sembuh seperti sedia kala. Aamiin.

Bantuan : Rp. 2.600.000,-
Tanggal : 12 Juni 2015
Kurir : @Teguh@Mawan

Mbah darmi menderita Patah Tulang

Mbah darmi menderita Patah Tulang


ISMANTO BIN CALIYO  ( 77 Tahun, Patah kaki kanan) Desa Pati, RT 06, RW 04, Genjahan, Ponjong, Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta. Kecelakaan yang dialami bapak ISMANTO BIN CALIYO pada sekitar bulan Mei 2015 menyebabkan kaki kanannya patah dan dipasang pen. Akibat hebatnya benturan yang terjadi tulang iga beliau menekan paru – paru sehingga mengeluarkan cairan. Akibat posisi beliau yang terus menerus berbaring, muncul luka baru pada bagian pinggul beliau (berlubang). Keluarga merawat luka baru tersebut dengan obat dan peralatan seadanya. Karena sakit yang dideritanya, praktis membuat bapak ismanto bin caliyo yang sebelum kecelakaan berprofesi sebagai penjahit tidak mampu lagi mencari nafkah. Hari – harinya dilalui diatas tempat tidur. Derita beliau masih ditambah dengan biaya perawatan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sejumlah 44 Juta Rupiah yang hingga saat ini masih belum terbayar. Santunan dari Jasa Raharja yang diharapkan bisa untuk membayar biaya rumah sakit, hingga kini belum juga cair. Untuk pemeriksaan rutin, keluarga pasien menggunakan fasilitas Jamkesmas. Selama pengobatan selain masalah biaya, transportasi juga menjadi kendala karena kondisi beliau yang hanya bisa berbaring, maka untuk pemeriksaan rutin di rumah sakit memerlukan ambulans.  Alhamdulillah #SedekahRombongan oleh Allah SWT dipertemukan dengan pihak keluarga ISMANTO BIN CALIYO untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk biaya pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Kurir: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @cahyo_tribroto
Tanggal : 28 Juli 2015

pak Ismanto menderita  Patah kaki kanan

pak Ismanto menderita Patah kaki kanan


MARMI Binti Alm. SAKIJAN ( 48 Tahun, Ca Mamae ). Tinggal di Ndrokiyo, RT01/5, Kerjolor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau mengalami sakit kanker payudara, kondisi payudara sebelah kanan sudah membesar. Dan rasa sakit yang teramat sangat. Karena tidak mempunyai biaya, sakit itu pun di biarkan begitu saja bertahun – tahun. Hidup kurang mampu, untuk mencukupi kebutuhan sehari pun cukup sulit. Akhirnya beliau kami handle untuk proses penyembuhan sakitnya tersebut. Kemudian beliau kita bawa ke RSUD Wonogiri, setelah mendapatkan pengecekan medis kemudian mendapatkan rujukan untuk di bawa ke Moewardi Solo. Operasipun dilakukan, dan proses berjalan dengan lancar. Kemudian setelah selesai mondok beberapa minggu di RS, beliau siap untuk kami bawa pulang. Saat ini kami handle untuk kontrol. Pada saat kontrol, check up post up pun dilakukan beberapa kali, semua jahitan di tempat yang sakit diambil. Perkembangan selama ini sudah cukup bagus. Namun ada masalah di benjolan bawah ketiaknya. Ternyata berisi cairan, dan kemudian di lakukan penyedotan. Semoga biaya selama ini bisa memberikan keringanan atas sakit yang diderita beliau. Aamiin.

Bantuan : Rp. 3.650.000,-
Tanggal : 12 Juni 2015
Kurir : @Nonis@Mawan

Ibu marmi menderita Ca Mamae

Ibu marmi menderita Ca Mamae


VIONA AZAHRA PUTRI (20 Bulan, GIZI BURUK DAN INFEKSI PARU). Alamat : Kp. Sugu Tamu RT. 5/25, Kel. Bakti Jaya, Kec. Sukmajaya, Depok, 16418.  Anak kedua dari pasangan Heryanto (35) dan Ernasari (31) ini awalnya menderita gizi buruk, namun setelah menjalani pengobatan lebih lanjut ternyata ia juga menderita infeksi paru- paru. Viona harus menjalani pengobatan selama dua tahun. Sudah 10 bulan belakangan ini ia berobat rawat jalan, namun karena kondisinya menurun terpaksa Viona harus menjalani rawat inap. Kurir #SedekahRombongan menemuinya di RSUP  Fatmawati Jakarta. Saat itu berat badan Viona rendah dan  tubuhnya terlihat sangat kurus. Ia kesulitan untuk bernapas sehingga harus menggunakan alat bantu pernapasan. Untuk berobat, Viona menggunakan BPJS. Ayah Viona tidak memiliki pekerjaan yang tetap, sedangkan ibunya tak bekerja. Penghasilan yang tak menentu membuat orangtua Viona kesulitan untuk membawa Viona berobat, terlebih lagi mereka harus menyisihkan uang untuk membayar kontrakan. Bantuan dari #SedekahRombongan digunakan untuk operasional berobat. Semoga kondisi Vona terus membaik agar ia bisa ceria seperti anak-anak lainnya.

Tanggal Bantuan : 23 Juli 2015
Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlana @ririn_restu @wirawiri

Viona menderita GIZI BURUK DAN INFEKSI PARU

Viona menderita GIZI BURUK DAN INFEKSI PARU


SAENI RAHAYU (16, HAMIL 8 BULAN). Saeni Rahayu atau yang biasa dipanggil Saeni ini beralamat di Jalan Babakan Kelapa Dua RT.6/3, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Saeni adalah anak dari pasangan Sarmi (40) dan Somat (50). Saeni diusia belianya ini hamil 8 bulan. Pasangannya, Fajrul Zikrilah (17) belum memiliki pekerjaan. Saeni memiliki BPJS mandiri kelas 3 namun tidak dapat digunakan, alasannya karena iuran BPJS belum dibayar dan menunggak selama 10 bulan. Keadaan tersebut membuat Saeni jarang memeriksakan kandungannya ke puskesmas Bhakti Jaya Tangerang. Saeni hanya periksa ketika mempunyai uang, itupun hasil pemberian orang tuanya yang bekerja sebagai pedagang nasi. Kurir #SedekahRombongan yang mendengar informasi tentang keadaan Saeni dengan segera mengujungi Saeni di rumahnya. Tujuannya kurir #SR tidak lain adalah menitipkan amanah dari donatur yang dipergunakan untuk melunasi tunggakan iuran BPJS Saeni. Selain itu kurir #SedekahRombongan juga memberikan informasi mengenai cara penggunaan BPJS dan memaksimalkannya agar proses melahirkannya nanti tidak ada biaya yang dikeluarkan karena dicover oleh BPJS tersebut.  Saat inipun, Fajrul sedang kurang baik kesehatannya. Saeni dan suaminya tinggal bersama orang tua Saeni di rumah yang juga menjadi warung nasi. Bangunan yang didirikan itu merupakan tanah fasilitas umum kota Tangerang Selatan. Semoga ada kemudahan dari Allah SWT untuk Saeni dan keluarganya. Aamiin.

Tanggal Bantuan : 3 Agustus 2015
Jumlah  : Rp.500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlana

Bantuan biaya periksa kehamilan

Bantuan biaya periksa kehamilan


MAHWA MAHMUD (75, Tumor di Dagu). Alamat : Gang Taufiq Kelurahan / Desa Banjar Serasan RT.2/1, Kecamatan Pontianak Timur Kota pontianak, Kalimantan Barat. Gejala penyakit Bu Mahwa muncul sejak 3 tahun yang lalu. Awalnya muncul benjolan kecil di bawah dagu namun karena tidak terasa nyeri,  Bu Mahwa tidak pernah pernah memperdulikannya sampai akhirnya benjolan tersebut semakin membesar. Di benjolan itu juga mulai  terasa sakit disertai  luka, bernanah. Rasa nyeri sangat mengganggu sampai Ibu Mahwa  terganggu  tidurnya. Putra putrinya,  Saparudin (51), Desi Nur Fitri (46), Minati (43) dan Sri Warsih (40) mengungkapkan kesedihan dan penyesalannya saat dijenguk kurir #SedekahRombongan . Maklum saja putra dan putri nya sudah berkeluarga dan memiliki anak, jangankan untuk membawa ibu Mahwa  berobat, untuk bisa menghidupi anak dan istri saja sudah sangat pas-pasan. #SedekahRombongan merasakan betul kesulitan keluarga ibu Mahwa dan terutama saat mendampingi Bu Mahwa berobat. Saat ini Bu Mahwa masih rutin kontrol dengan fasilitas Jamkesmas. Semoga Allah memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.500.000,-
Tanggal Bantuan: 30 Juni 2015
Kurir: @ddsyaefudin via Moch.Taqiyudin

Ibu mahwa menderita Tumor di Dagu

Ibu mahwa menderita Tumor di Dagu


TEGUH BIN AFENDI (37, Suspek TB Liver). Alamat : Kampung Kencana RT/RW .3/9, Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. Teguh mulai merasakan kondisi fisiknya menurun sejak awal tahun 2015. Teguh mulai sering merasakan demam dan berat badannya turun hingga ia terlihat semakin kurus. Ibu dan kakak Teguh sudah sering menyarankan untuk memeriksakan kesehatannya, namun selalu ditolak oleh Teguh dengan alasan dia hanya kecapean biasa dan  akan pulih kembali. Seiring berjalannya waktu Teguh menyadari sendiri ketika dia merasakan dan melihat betis, kaki dan tangannya menjadi semakin kurus dan kecil. Ia juga merasa demamnya menjadi lebih sering disertai nyeri diperut. Saat ini Teguh sudah tidak  dapat  beraktivitas seperti ketika masih fit. Teguh belum dan tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Sebelum sakit Teguh bekerja sebagai tenaga mekanik motor dan juga memiliki keahlian , membuat perkakas seperti lemari. Ia juga kadang sebagai supir pribadi. Teguh memiliki seorang anak perempuan berusia 4 tahun dan sudah meninggal beberapa bulan yang lalu sementara istrinya tinggal di rumah orang tuanya. Kini Teguh tinggal bersama dan dirawat oleh orangtua Teguh saja. Kurir #SedekahRombongan mengunjungi dan menyampaikan bantuan untuk pengobatan dan untuk pembuatan kartu BPJS.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Pak teguh menderita Suspek TB Liver

Pak teguh menderita Suspek TB Liver


ZEMI ARIFIN BIN ZAINAL ARIFIN (27, Sindrom Nefrotik). Alamat : Bantar Jati Kaum RT.2/4 Kelurahan Bantar Jati Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Zemi Arifin, memiliki nama panggilan Jemih. Pada tahun 2014 saat dirawat di RS. PMI Bogor ia dikatakan mengalami Sindrom Nefrotik. Jemih menjalani pengobatan dirumah sakit dengan menggunakan fasilitas Jamkesmas (BPJS PBI). Setelah dirawat, selanjutnya Jemih dianjurkan untuk menjalani kontrol setiap bulannya. Kurir #SedekahRombongan pada minggu pertama  bulan Ramadhan mendapatkan informasi tentang keadaan kesehatan Jemih. Saat bersilaturahim kurir #SR melihat kondisi Jemih yang kurus dan terlihat  ada pembengkakan serta ada benjolan yang mengeras di mata kaki. Jemih sudah tidak dapat berjalan seperti biasa dan harus dibantu tongkat. Jemih mengatakan ia  merasakan sakit dan nyeri  yang luar biasa pada kakinya. Setelah ayahnya meninggal 2 tahun yang lalu, Jemih  sebagai anak sulung menjadi tulang punggung keluarga. Cukup berat resiko ekonomi dalam keluarga yang harus dipikul oleh Jemih yang hanya lulusan SMA dan  memiliki tanggungan 5 adik perempuan. Dari ke-5 adik Jemih yang semuanya masih dalam usia sekolah hanya 2 orang yang masih bisa meneruskan pendidikan, yaitu yang sedang menjalani pendidikan di SMP dan SD. Sementara yang lainnya putus sekolah karena masalah biaya. Jemih juga bingung dengan pembayaran kontrakan rumah tempat tinggal mereka. Sehari-harinya Jemih berjualan pulsa disebuah kios kecil sewaan yang terletak dipinggir jalan tidak jauh dari rumahnya. Namun dengan memburuknya kesehatan Jemih sekarang sudah dapat berjualan lagi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefuddin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

zemi menderita Sindrom Nefrotik

zemi menderita Sindrom Nefrotik


RASMAWATI BINTI AJA (30, Melahirkan dengan Sectio Cesarea). Alamat: Kp. Warung Bambu RT.2/9, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Bu Rasma, demikian ia biasa dipanggil, sedang hamil dengan usia kehamilan sudah bulan. Pada tanggal 5 Agustus 2015, ia merasakan nyeri  di perutnya seperti akan melahirkan. Bu Rasma  segera dibawa ke bidan terdekat. Setelah diperiksa, Ibu Rasma dirujuk  ke RSIA Gizar Cikarang Barat karena sudah mengalami pecah air ketuban. Sebenarnya keluarga Ibu Rasmawati tidak memiliki cukup uang apabila harus melahirkan dengan cara operasi, terlebih lagi tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Namun demi keselamatan ibu dan bayinya akhirnya Bu Rasma bersedia dioperasi. Biaya operasi ditaksir lebih dari 10 juta rupiah. Mereka mulai kebingungan dengan biaya yang sangat besar tersebut. Suami Bu Rasma,  Pak Jaja Miharja (36) sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek. Mereka  dari hanya memiliki simpanan uang 2 juta rupiah dan masih banyak kekurangan yang harus dibayar. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan bersilaturahim dan menyampaikan bantuan untuk meringankan  hutang mereka terhadap RSIA Gizar beralamat di Jl. Villa Mutiara Cikarang 1 Cikarang Barat.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 7 Agustus 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @DidikDoanks

Ibu rasma menderita Melahirkan dengan Sectio Cesarea

Ibu rasma menderita Melahirkan dengan Sectio Cesarea


KADIRAN BIN RASYID (58, Katarak & Diabetes Melitus), Alamat : Kp.Pisangan RT. 8/3, Gang Bona Blok D, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Kadiran,  bapak tiga anak sudah 3 tahun  ini menderita katarak dan sejak 6 tahun yang lalu ia juga menderita penyakit gula (diabetes melitus). Saat ini mata sebelah kanan Pak Kadiran sudah tidak bisa melihat dengan jelas. Pak Kadiran berharap serta  berkeinginan mata kanannya segera dioperasi agar ia dapat melihat demgan jelas lagi.  Namun yang menjadi kendala saat ini adalah masalah biaya. Keuangannya tidak mencukupi sehingga Pak Kadiran mengurungkan niatnya untuk berobat. Keseharian Pak Kadiran adalah sebagai pencari dana sedekah untuk masjid di wilayah sekitar Cakung, tepatnya di bawah jembatan fly over Stasiun Klender Baru Pondok Kopi. Saat ini Pak Kadiran terbaring sakit di RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, Dikarenakan penyakit gula ( diabetes melitus). Dan bantuan lanjutan ke-2 kembali di sampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada rombongan 713.   Bantuan dari #SR digunakan untuk  biaya operasional dan menebus obat diluar BPJS.  Semoga Allah memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Agustus 2015
Kurir : @ddsyaefudin @jawierjawa @hapsarigendhis

Pak kadiran menderita Katarak & Diabetes Melitus

Pak kadiran menderita Katarak & Diabetes Melitus


MUHAMMAD WANDA ABDILLAH (8, Suspect Demam Typhoid). Alamat: Kampung Cimuncang Tengah, Rt. 2/7 Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Wanda –begitu panggilan sehari-harinya– adalah siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Babakan Tiga Ciwidey. Dia anak pertama dari dua bersaudara, buah cinta pasangan Ahmad Sugandi (39) dan Enden Juriah (34). Pak Sugandi, ayahnya hanyalah seorang buruh harian yang bekerja menjahit di perusahaan konfeksi rumahan di kampungnya. Ibunya sehari-hari lebih banyak disibukkan dengan mengurus anak di rumah kontrakannya. Keluarga Wanda termasuk warga miskin yang layak mendapat bantuan. Untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari pun mereka yampak kewalahan. Kini beban kehidupan mereka bertambah sejak Wanda jatuh sakit dan harus berobat. Dalam dua bulan ini Wanda kerap demam berkepanjangan dan sesekali muntah. Dua kali ia diperiksakan ke dokter praktek dan dua kali juga dibawa ke Puskesmas. Dugaan sementara, Wanda terserang demam typhoid. Dia belum pernah diperiksakan ke rumah sakit karena keluarga dhuafa ini tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Keinginan mereka untuk mengobati Wanda ke rumah sakit, beritanya sampai pada kurir #SR atas informasi dari kader PKK Desa. Alhamdulillah #SR dapat bersilaturahmi dengan keluarga tabah ini dan menyampaikan bantuan awal untuk biaya membuat kartu BPJS,  transportasi dan akomodasi berobat ke rumah sakit, agar Wanda bisa segera sembuh dan kembali bersekolah.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 3 Agustus 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Wanda mederita Suspect Demam Typhoid

Wanda mederita Suspect Demam Typhoid


MUHAMMAD TOAT (70, Jantung) Alamat : Kampung Sukalaksana RT.01/11 Desa Margamulya Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Bersama istri tercinta yang telah memberinya tujuh anak, guru ngaji ini tinggal di rumah bilik yang amat sederhana. Sejak tiga bulan yang lalu pengabdiannya sebagai ustad di kampung hampir terhenti semenjak ia sakit-sakitan. Ikhtiar keluarga dan warga untuk memulihkan kesehatannya sudah dilakukan, baik melalui pengobatan medis maupun nonmedis. Hampir semua dokter praktek yang ada di daerahnya berkali-kali ia kunjungj untuk berobat dan konsultasi sebelum ahirnya ia dirujuk ke rumah sakit. Berbekal Jamkesmas, Ustad Toat kemudian diperiksakan ke Puskesmas dan RSUD Soreang. Pada 20 Juli 2015 MTSR Bandung alhamdulillah dapat mendampinginya ke RSUD Soreang. Ia diduga mengalamai gangguan jantung. Sembilan hari ia dirawat inap di salah satu rumah sakit rujukan di Kabupaten Bandung. Pada 28 Juli 2015 kondisi Pak Toat semakin menurun. Keluarganya meminta pulang paksa dari rumah sakit. Baru sehari ia kembali ke rumahnya, pada 29 Juli 2015 Pak Toat akhirnya meninggal dunia. MTSR Bandung ikut mengantarkan jenazahnya ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Lebih dari itu, sedekaholik #SR memberi keluarga dhuafa ini Santunan Duka yang diterima salah satu putranya.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 29 Juli 2016
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Alm. Pak toat menderita sakit Jantung

Alm. Pak toat menderita sakit Jantung


NIA HERYANI (25, Suspect: Ca Mammae). Alamat: Kampung Sadu Tengah RT.1/6 Desa Sadu Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Bersama suami dan ketiga anaknya, Ibu Nia tinggal di daerah pesawahan di rumah berlantai papan berdinding bilik. Secara ekonomi, mereka termasuk keluarga dhuafa yang layak dibantu. Penghasilan suaminya, Yadi Faturohman (38), sebagai buruh bangunan, tak sebanding dengan kebutuhan dasar hidupnya. Beban hidup keluarga buruh harian ini semakin berat ketika Bu Nia kerap sakit-sakitan dalam dua tahun ini. Ia diduga mengidap kanker payudara (Ca Mammae). Karena ketidakmampuan dan kekhawatiran masalah biaya, selama ini ikhtiarnya hanya dijalani melalui pengobatan alternatif, padahal Bu Nia sudah lama memiliki Jamkesmas. Kisah duka pergulatan hidup mereka sampai kepada kurir #SR di Bandung atas informasi teman suami Bu Nia di Bekasi. Ketika kurir #SR bersilaturahmi ke rumahnya, Bu Nia begitu gembira atas doa dan dorongan SedekahRombongan agar ia melanjutkan pengobatan secara serius ke rumah sakit dengan memanfaatkan Jamkesmas sebagai haknya. Bu Nia dan keluarganya juga sangat berterima kasih atas bantuan para sedekaholik yang juga memberinya Bantuan Pertama untuk transportasi dan akomodasi selama ia berobat ke RSUD Soreang dan biaya sehari-hari. Minggu.pertama.bulan Agustus 2015, ia mulai menjalani pemeriksaan ke Puskesmas dan RSUD Soreang Kab. Bandung.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 30 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Nia menderita  Suspect: Ca Mammae

Nia menderita Suspect: Ca Mammae


BUKA PUASA DUSUN SUMBO, merupakan sebuah dusun di kaki perbukitan menoreh kabupaten kulonprogo, yang memiliki penduduk 76 KK atau 263 jiwa, mata pencarian penduduk dusun ini adalah petani dengan pendapatan tidak menentu, yang  kalau di rata rata hanya 300 ribuan dalam satu Bulan, memiliki 1 satu buah Masjid yang bernama Al-Huda, artinya Petunjuk, diharapkan masyarakat selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah, ini berhubungan dengan sejarah kembalinya penduduk dusun ini kedalam pangkuan Islam sejak tahun 1995, yang sekarang hanya tinggal 7 KK beragama kristen, ujar kepala dusun bapak Surahmat. Surahmat (50 tahun, Kadus Sumbo) alamat di Sumbo Kel Gerbosari Kec Samigaluh Kab Kulonprogo, Alhamdulillah CSR Rafa Group bersama #SedekahRombongan dapat hadir untuk meyelenggarakan Acara “Berbuka Bareng Bocah”, acara ini telah dilaksanakan pada hari senin,13 juli 2015.
Pada awalnya acara ini di targetkan diikuti 330 peserta tapi luar biasa diluar ekpetasi sambutan dan antusias masyarakat akhirnya bisa menghadirkan 564 orang (Subhanallah Walhamdulillah Wallahuakbar.) meliputi 245 bocah, 150 tamu undangan, 169 masyarakat.  Masyakarat bahu membahu untuk menyiapkan hidangan berbuka sebanyak itu dengan semangat. Acara meliputi Hadroh anak, Ceramah keagamaan, lomba, dan ditutup dengan Dongeng Dunia Islam, besar harapan masyakarakat yang dalam hal ini diwakili kepala dusun serta perangkat desa gerbosari kegiatan semacam ini dapat dilaksakan rutin dengan menjangkau lebih banya peserta dan kegiatan yang lebih bervarisi lagi. Demikian laporan kegiatan ini kami sampaikan, mudah mudahan dilain waktu dapat bekerja sama kembali, terima kasih

Jumlah bantuan : Rp. 3.400.000,-
kurir: wahid  & @saptuari
tanggal : 14 Juli 2015

Bukber Dusun Sumbo

Bukber Dusun Sumbo


WARGA DUSUN WETAN Bantuan sedekah untuk para duafa warga dusun Bumen wetan Banguntapan Jogja, mereka adalah Mbah Broto, Mbah Atmo
Mbah Harto, Mbah Marto, Mbah Simur, yang sehari-hari hidup dalam kesederhanaan. Masing-masing mendapatkan bantuan Rp. 500.000. Mereka tinggal di sekitar Rumah Singgah #SedekahRombongan ► Bumen Wetan RT 7, Jl. Wonosari KM7 Mantup Banguntapan Yogyakarta 55197 (Pom Bensin Mantup ke selatan 100m/utara masjid Mujahidin), #SedekahRombongan yang hadir ingin memberikan manfaat untuk seluruh warga sekitar dimanapun mereka berapa. Beberapa kegiatan yang diberikan selain layanan ambulance gratis juga cek kesehatan gratis yang dilakukan sebelum bulan puasa lalu.

Jumlah Bantuan total: Rp. 2.500.000
Tanggal penyerahan: 20 Juli 2015
Kurir: Endro Sukendar & @Saptuari

Santunan untuk dhuafa desa dusun wetan

Santunan untuk dhuafa desa dusun wetan


JOHAN TEGUH (39 tahun) warga Jati Sampurna Bekasi Jabar, bersama istri dan dua anaknya terlantar di Jogjakarta, mereka berniat menumpang tinggal di Rumah Singgah #SedekahRombongan, sebelumnya mereka bekerja pada seseorang di Maguwo Jogja, namun setelah pemilik usaha meninggal mereka tidak lagi punya pekerjaan, rumah yang mereka tumpangi untuk tinggal pun tidak boleh ditempati. Setelah diajak berembuk mereka berniat pulang ke Bekasi, karena tidak ada biaya mereka minta ijin tinggal di Rumah Singgah. Bantuan dari #SedekahRombongan ini untuk ongkos mereka kembali ke Bekasi segera tanpa harus tinggal di rumah singgah, juga untuk modal mas Johan agar bisa kembali menafkahi keluarganya. Semoga bermanfaat..

Tanggal Penyampaian: 20 Juli 2015
Jumlah bantuan: Rp. 2.000.000
Kurir: @Saptuari

Bantuan tunai

Bantuan tunai


BUKA PUASA MASJIG AL MUJAHIDIN Bumen Wetan, hanya bersebelahan dengan Rumah Singgah #SedekahRombongan ► Bumen Wetan RT 7, Jl. Wonosari KM7 Mantup Banguntapan Yogyakarta 55197 (Pom Bensin Mantup ke selatan 100m/utara masjid Mujahidin), di hari terkahir Ramadhan kemarin atas permintaan warga #SedekahRombongan ikut serta memberikan takjid dan menu buka puasa, Alhamdulillah semua berjalan lancar, dan hidangan sebanyak 130 dus terbagi untuk buka puasa secara maksimal.

Tanggal Penyerahan: 16 Juli 2015
Jumlah Uang: Rp. 1.665.000
Kurir: @Saptuari

Bukber masjid al mujahidin

Bukber masjid al mujahidin


PANTI SOSIAL DAN DHUAFA HAFARA (Bantuan Pelunasan Ambulan ) Alamat di Dukuh Tempuran Desa Tamantirto Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Penghuni panti ada 45 orang terdiri dari16 anak-anak,dewasa dan gangguan jiwa. Bangunan yang sekarang ditempati sewa lahan kas desa. Sumber keuangan panti ini dari kerjasama dengan dinas sosial untuk jatah per anak 1,2jt/tahun dan untuk yg dewasa pernah mendapat bantuan untuk modal usaha. kegiatannya belajar mengajar untuk anak2 dan mengajarkan ternak ikan dan pertanian untuk yg dewasa. Pengurus jumlah 10 semua adl relawan. Panti Hafara mempunyai Ambulance jenis grandmax Yang dipakai untuk mengantar dan menjemput pasien dhuafa dan operasional lainnya. Ambulan tersebut diperoleh dari sumbangan donatur untuk uang mukanya saja, sedangkan angsuran perbulannya masih harus mencari dari sumber lainnya. Sedekah Rombongan sebagai gerakan sosial yang aktif dalam gerakan menyampaikan sedekah merasa harus ikut ambil bagian saat gerakan lain yang serupa merasa butuh bantuan, Sedekah Rombongan membantu pembayaran pulunasan angsuran mobil sebesar Rp. 15.275.000,-. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 705.

Jumlah Bantuan : Rp. 15.275.000
Tanggal : 8 Agustus 2015
Kurir : @Saptuari

Bantuan Pelunasan Ambulan

Bantuan Pelunasan Ambulan


SRIYATI AHMAD SALIMIN (35, Ca Mammae). Alamat:  Desa Kemranggon RT 01 / RW 4, Kec. Susukan, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah. Ibu Sriyati biasa dia dipanggil adalah seorang ibu rumah tangga dengan dua anak. Selepas lebaran tahun 2014, Ibu Sriyati merasakan puting susu luka makin parah dan tidak sembuh – sembuh. Ketika periksa ke bidan, dirujuk langsung untuk memeriksakan diri ke RSUD. Margono. Dari RSUD. Margono, Ibu Sriyati didiagnosa Ca Mammae (kanker payudara) stadium 4, dan langsung disarankan untuk operasi pengangkatan payudara dan kemoterapi sebanyak enam kali. Kemoterapi sudah dilakukan empat kali, dan masih ada dua kali kemoterapi lagi. Suaminya, Bapak Ahmad Salimin (37) bekerja hanya sebagai buruh lepas. Ibu Sriyati pun mengungkapkan  kesedihan saat dijenguk Kurir #SedekahRombongan. Maklum saja mereka tidak memiliki simpanan kecuali mengandalkan BPJS, namun untuk transportasi dan kebutuhan sehari – hari mereka merasakan kekurangan karena suami hanya buruh lepas dan harus menyekolahkan dua anak sekaligus menafkahi enam keluarganya. Semenjak didiagnosa sakit, Bu Sriyati yang terkadang bekerja sebagai buruh bulu mata pun praktis tidak pernah bekerja lagi. Mereka tinggal di rumah mertua. #SedekahRombongan merasakan kesulitan mereka,  bantuan awalpun disampaikan. Semoga Ibu Sriyati segera membaik  dan kesehatannya pulih kembali.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal :  22 Juli 2015
Kurir : @arfanesia vis @olipe_oile

Ibu sri menderita Ca Mammae

Ibu sri menderita Ca Mammae


HERU AMINUDIN (47th, hernia) Jl.G.Sumbing Rt 2 Rw 6 bancarkembar Purwokerto Banyumas Jawa Tengah. Kurang lebih satu tahun yang lalu bapak heru mengalami keluhan pada pinggang yang sangat sakit dan jika beliau ke kamar kecil untuk buang air besar selalu keluar darah menetes dari anusnya. Kejadian tersebut tidak begitu dihiraukan oleh beliau dan sesekali jika kambuh diobati dengan obat – obatan herbal. Lambat laun keluhan tersebut semakin parah dan sempat beberapa hari beliau tidak bisa beraktifitas. Setelah diperiksakan ke dokter divonis menderita wasir dan diputuskan bahwa beliau harus segera menjalani operasi. Beliau bekerja sebagai tukang pijat yang menghidupi lima orang anak dan satu istri. Beban berat dipikul beliau yang harus menghidupi lima orang anak yang masih sekolah dari hasil memijat dan tidak setiap hari ada pasien untuk pijat kebeliau. Biaya yang dibutuhkan untuk operasi cukup besar karena beliau tidak mempunyai jaminan kesehatan apapun. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan beliau oleh Alloh SWT dan memahami kesulitan yang beliau alami. #SedekahRombongan membantu membuatkan BPJS untuk beliau dan keluarga agar beban beliau sedikit berkurang untuk menghadapi operasi tersebut. Semoga nantinya operasi dapat berjalan dengan lancar dan beliau kembali sehat, aamiin…

Jumlah bantuan : Rp. 1.100.000,-
Tanggal : 10 agustus 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Pak heru menderita hernia

Pak heru menderita hernia


MTSR AB  (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) AB 1664 TA yang melayani untuk kebutuhan warga Banyuma Raya, seiring dengan semakin banyaknya kegiatan dan target pasien SRbanyumas baik yang berada dalam dampingan maupun di luar dampingan, maka mobilitas Ambulance MTSR Banyumas (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) juga terus meningkat. Dari antar jemput pasien ke RS, survey dan santunan target pasien, antar jenazah dan lainnya. Dalam melaksanakan hal tersebut tentunya harus ditunjang dengan performa kendaraan yang baik, dan dalam bulan juli kami melakukan service berkala untuk armada ambulance MTSR Banyumas. Dalam laporan ini merupakan pengeluaran yang digunakan untuk biaya pembelian bensin dan servis berkala MTSR Banyumas di bulan juli – agustus 2015 untuk wilayah Banyumas Raya selama 1 Bulan.

Jumlah pengeluaran : Rp. 3.147.000,-
Tanggal : 10 agustus 2015
Kurir : @arfanesia @slametpriyadi dan All kurir purwokerto

bantuan operasional

bantuan operasional


MUDAH ( 65 th) Alamat Dusun Gunung Kekep Desa Kupen Kec.Pringsurat Kab.Temanggung Jawa Tengah. Bu Mudah begitu disapanya adalah seorang janda veteran dengan suami Alm Bapak Dulkarim, beliau berada di satuan ki.IV.Bat.Res.13 dibawah komando Letnan Utoyo. Bu Mudah mempunyai 2 orang anak dimana anak yang pertama sudah mempunyai keluarga dan anak yang kedua berumur 21 tahun ( belum bekerja). Ibu mudah hidup kekurangan karena beliau hanya hidup dengan sebagai buruh gendong batu bata di desanya, untuk menyambung kehidupannya dengan anaknya. Saat ini beliau hanya hidup berdua dengan anaknya karena anak yang pertama sudah dirumah mertuanya. Ibu mudah dan anaknya sangat kesulitan untuk membiayai kehidupannya sehari hari karena gaji dari pensiunnya digunakan untuk mencicil hutang yang diambil dulu untuk membuat rumah sementara kehidupannya hanya sebagai buruh gendong batu bata di dusunnya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Ibu Mudah untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban beliau selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk kebutuhan hidup sehari hari.

Jumlah Bantuan Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 12 Agustus 2015
Kurir : @arfanesia via swastiko

Bantuan tunai

Bantuan tunai


PANTI ASUHAN DAARUL QOLBI yang beralamat di Dusun Prigen Widodomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta, saat ini memiliki 20 anak asuh dari berbagai kota, didirikan seorang mantan preman mas Priyanggono, mereka dari kalangan duafa, dan yatim. Anak-anak panti ini bersekolah di dari SD hingga SMP. Saat ini mereka sangat membutuhkan komputer yang bisa digunakan untuk mensupport kebutuhan belajar meraka, selama ini mereka harus jauh mencari warnet jika akan mengerjakan tugas, padahal lokasi panti ini jauh di pedalaman dusun, harus naik motor ke kota kecamatan untuk sampai warnet terdekat. Bantuan 2 buah laptop dan printer ini semoga mempermudah akses belajar anak-anak yang bersemangat ini.

Tanggal Penyampaian: 12 Agustus2015
Jumlah Bantuan: 8.404.000
Kurir: @Saptuari

Bantuan 2 buah laptop dan printer

Bantuan 2 buah laptop dan printer


PANTI ASUHAN DAARUL QOLBI yang beralamat di Dusun Prigen Widodomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta, saat ini memiliki 20 anak asuh dari berbagai kota, didirikan seorang mantan preman mas Priyanggono, mereka dari kalangan duafa, dan yatim. Bangunan persis disamping kuburan kampung ini sudah dibangun sejak 2012 lalu, namun belum juga selesai, saat ini memiliki 20 anak asuh, 10 yang tinggal di panti, dan 10 dari warga sekitar. Selama ini #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk anak panti mereka yang sakit, juga mensupport proses pembangunannya. Pelan-pelan bangunan permanen mulai tumbuh, menjadi cita2 mas Pri untuk mengurusi anak2nya di panti ini. Bantuan ini untuk mensupport pembangunan fisik panti Daarul Qolbi

Tanggal Penyerahan: 12 Agustus 2015
Jumlah Bantuan: Rp. 5.000.000
Kurir: @Saptuari

Bantuan untuk mensupport pembangunan fisik

Bantuan untuk mensupport pembangunan fisik


SITI NAFSIAH MUTMAINAH(49,Ca mamae/kanker payudara dan batuk berat ada cairan di paru-paru). Ibu siti ini bertempat tinggal di perum purnawira, Jl. Brigade no. 109 rt 5/rw  7, desa ledug, kec. Kembaran, kab. Banyumas, Jawa tengah. Sekitar 2 tahun yang lalu bu siti mengalami bengkak di payudara, kemudian dibawa ke pengobatan alternatif selama sekitar satu tahun, namun bukannya sembuh malah bertambah parah, akhirnya dibawa ke RS Singaraja(bali) dan di biopsi pada november 2013, akirnya dokter memfonis kanker payudara stadium 3, kemudian bu siti pindah ke purwokerto dan meneruskan pengobatan alternatif di purbalingga. Beliau lebih memilih dan merasa cocok untuk melakukan pengobatan kankernya di klinik alternatif tersebut, namun karena belakangan ia mengalami batuk yg berat hingga terdapat cairan di paru-paru maka ia bersedia berobat untuk mengobati batuknya dan menyedot cairan yang di paru-paru tersebut. Kondisinya yang demikian sangat tidak memungkinkan baginya untuk mencari nafkah bagi keluarga, ia sudah bercerai dengan suaminya sehingga salah satu anaknyalah yang menjadi tulang punggung keluarga, padahal hanya bekerja di pembuatan mebel yang gajinya tidak seberapa, sementara 2 orang saudaranya yang lain belum bekerja. Beliau memiliki jamkesmas, namun untuk akomodasi dan transportasi serta berobat di alternatif sangatlah kekurangan, sehingga bantuan uang tunai kami alokasikan untuk keperluan tersebut.

Jumlah bantuan: 2.000.000,-
Tanggal: 3 Agustus 2015.
Kurir: @arfanesia via Yunanto.

ibu siti menderita Ca mamae/kanker payudara dan batuk berat ada cairan di paru-paru

ibu siti menderita Ca mamae/kanker payudara dan batuk berat ada cairan di paru-paru


NUR AZRA FATIKHA (11 bulan), katub jantung bocor.
Alamat: Jl. Kombas gang 1 rt 1/rw 3 no. 632 kec. Purwokerto timur, Kab. Banyumas, Jawa Tengah.
Sejak lahir sering mengalami sakit sakitan dan berat badan sangat dibawah normal, belakangan baru diketahui ia menderita katub jantung bocor, akibatnya ia harus menderita karena penyakitnya tersebut dan pertumbuhannya terganggu. Sang ibu Suryani(33) hanyalah seorang penjual minuman serbuk untuk anak anak kecil yg hasilnya jauh dari kata cukup untuk kehidupan sehari harinya, sementara sang ayah sudah lama pergi entah kemana tanpa memberi kabar, latar belakang keluarganya yg serba berkekurangan tidak memungkinkan baginya untuk bisa melakukan pengobatan yg intensif untuk anaknya tersebut. Fasilitas kesehatan juga tidak ia miliki, sehingga kami alokasikan bantuan untuk kami daftarkan semua anggota keluarga tersebut di BPJS kesehatan, untuk kepesertaan selama 1 tahun. Setelah semua persyaratan lengkap termasuk surat rujukan dari rsu banyumas, kartu BPJS, dan uang saku selama di jogja, maka dik azra dan keluarganya kami antar ke jogja untuk dirawat di RSUP Dr. Sardjito. Bantuan tersebut kami tujukan untuk biaya makan dan akomodasi selama perawatan di RSUP Dr. Sardjito Jogyakarta. Bantuan ini merupakan bantuan lanjutan yang sebelumnya sudah kami laporkan di www.sedekahrombongan.com tepatnya di rombongan 732.

Jumlah bantuan: 1.000.000,-
Tanggal: 28 Juli 2015
Kurir: Yunanto.

Nur Menderita  katub jantung bocor.

Nur Menderita katub jantung bocor.

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Bayu 1,130,000
2 Marijem 2,765,300
3 Pariyem 1,310,000
4 Darmi 2,600,000
5 Ismanto 500,000
6 Marmi 3,650,000
7 Viona 500,000
8 Saeni 500,000
9 Mahwa 1,500,000
10 Teguh 500,000
11 Zemi 500,000
12 Rasmawati 2,000,000
13 Kadiran 500,000
14 Wanda 500,000
15 M Toat 500,000
16 Nia 500,000
17 Bukber dusun sumbo 3,400,000
18 Warga dusun wetan 2,500,000
19 Johan Teguh 2,000,000
20 Bukber Masjid Al Mujahidin 1,665,000
21 Panti Hafara 15,275,000
22 Sriyati 500,000
23 Heru 11,000,000
24 MTSR Banyumas 3,147,000
25 Mudah 1,000,000
26 Panti Daarul Qolbi 8,404,000
27 Panti Daarul Qolbi 5,000,000
28 Siti 2,000,000
29 Nur 1,000,000
Total 76,346,300

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 76,346,300,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 720 ROMBONGAN

Rp. 27,324,128,065,-