LAPORAN PANITIA ZAKAT FITRAH SEDEKAH ROMBONGAN. Pada Ramadhan tahun 2015 ini atau tahun 1436 Hijriah,  #SedekahRombongan tak pernah berhenti dalam berkhidmat pada para dhuafa. Terus mendampingi kaum yang lemah yang sedang dalam perobatan, dari mulai melakukan penjemputan, pendampingan hingga membawa pulang ke Rumah Singgah maupun ke rumah masing-masing pasien. Siang saat berpuasa dan malam setelah maghrib hingga waktu sahur, tak kenal lelah saling bergantian berombongan ikut merasakan beban para dhuafa berobat disamping mencari pahala pelengkap ramadhan. Namun ada yang berbeda pada penghujung Ramadhan ini dimana #SedekahRombongan pertama kalinya menjadi Amil Zakat, menampung zakat dari para Muzakki. Hasil dari kumpulan Zakat, Fidyah dan Sodaqoh itu disempurnakan dengan menyampaikankannya kepada para Mustahik pada hari puasa terakhir hingga jelang pagi 1 Syawal. Alhamdulillah, dari para muzakki dana terkumpul sebesar Rp.55.215.974,- yang semuanya dibelanjakan beras dan terbagi hingga 1.719 kantong beras dan diberikan ke para mustahik yang termasuk dalam asnaf zakat di wilayah: Tasikmalaya, Bandung, Bekasi, Purwokerto, Wonogiri, Solo, Klaten, Jogja dan Jakarta melalui para Kurir-kurir #SR dalam pendistribusiannya. Memasuki usia 4 tahun #SedekahRombongan dan pertama kalinya menjadi Amil Zakat, semoga tahun-tahun berikutnya dapat makin professional dan selalu mendapat kepercayaan dari ummat dan para #Sedekaholics agar bermanfaat bagi kaum miskin yang yang ada di sekitar kita.

Jumlah Dana Terkumpul: Rp 55.215.974,- (Disampaikan berupa beras)
Tanggal : 16-17 Juli 2015.
Kurir : #Kurir Tasikmalaya, Bandung, Bekasi, Jakarta, Wonog

Zakat Fitrah

Zakat Fitrah


TARSIM BIN WARNA (56, Diabetes). Alamat: Dusun Rawa Bebek RT.21/8 Desa Rawa Gempol Wetan, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Buruh tani ini didiagnosa menderita diabetus melitus setelah ia mendapatkan berkali-kali pemeriksaan di Puskesmas dan RSUD Karawang berbekal Jamkesmas. Akibatnya, dalam lima bulan ini ia tak bisa menjalankan kewajibannya mencari nafkah. Secara ekonomi dan psikologi, Pak Tarsim semakin terpuruk apalagi setelah ia mendapatkan keputusan dokter yang menanganinya bahwa kaki kirinya harus diamputasi. Bersyukur istrinya, Dasirah (53), punya keahlian sebaga tukang urut. Penghasilannya dapat membantu kebutuhan sehari-hari, tetapi takkan memadai untuk membiayai pengobatan suaminya. Apalagi masih ada satu anaknya yang menjadi tanggungan keluarga. Berdasarkan informasi seorang warga yang peduli, Pak Tarsim harus melanjutkan pengobatannya ke RSUD Karawang bahkan ke RSHS Bandung. Bapak pendiam ini amat layak dibantu. Kondisi penyakitnya sangat parah. Saat kurir bersilaturahmi dengannya, tercium bau tak sedap dari luka di kaki kirinya. Jari-jari kaki kirinya tampak mengelupas. Sungguh memilukan! Hari itu juga #SedekahRombongan bertekad untuk mengevakuasinya ke IGD RSUD setempat atau ke RSHS Bandung. Tetepi ia belum siap dan meminta ditunda sampai Syawal. Meskipun demikian, sedekaholik #SR tetap berempati kepadanya dan memberinya Bantuan Awal untuk membeli obat dan biaya sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 Juli 2015
Kurir : @ddsyaedudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Pak tarsim menderita Diabetes

Pak tarsim menderita Diabetes


REKSA MUHAMMAD RAMADAN, (15, Gangguan Jiwa). Alamat: Kampung Cimuncang Utara RT.1/8, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Eja saat ini masih bersekolah kelas 3 SMP. Anak ketiga dari tiga bersaudara ini tinggal bersama orangtua dan kedua kakaknya di tanah sewaan milik PJKA. Ayahnya, Rahmat Taufik (46 tahun) pedagang makanan di sekolah dan dikenal dengan panggilan “Rahmat Cireng.” Ibunya, Eulis (40) seorang ibu rumah tangga. Sejak dua tahun yang lalu Eja menderita gangguan jiwa setelah peristiwa kecelakaan yang dia alami. Perilaku dan psikologisnya terganggu diduga akibat adanya benturan di kepala. Upaya melakukan terapi medis dan nonmedis sudah dilakukan. Eja bahkan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Cisarua Lembang Kabupaten Bandung Barat dengan jaminan pembiayaan Jamkesmas. Sampai saat ini Eja rutin kontrol sebulan sekali ke RSJ Cisarua. Ayah Eja menceritakan beratnya beban yang mereka rasakan dengan keadaan Eja saat ini. Namun di balik itu, Pak Rahmat bersyukur karena Eja terlihat semakin pulih. Ia kembali rutin mengaji walau kegiatan sekolahnya terhenti sementara. Setelah memperoleh Hasil Ujian Persamaan Paket C, Eja berminat melanjutkan pendidikannya ke SMU atau Madrasah Aliyah. Ia amat bersemangat untuk terus bersekolah. Alhamdulillah, #SR bertemu kembali dengan Eja dan dapat menyampaikan santunan lanjutan untuknya. Bantuan yang diterima orangtua Eja di rumahnya ini digunakan untuk ongkos ke RSJ Cisarua Lembang dan biaya sehari-hari. Bantuan untuk Eja sebelum ini administrasinya tercatat di Rombongan 700.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 8 Juli 2015.
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Reksa menderita Gangguan Jiwa

Reksa menderita Gangguan Jiwa


RUDI PERMANA (43, Radang Usus). Alamat: Kampung Pagersari RT.2/2 Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Gejala penyakit Rudi terjadi sejak awal Maret 2015. Ia yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit maklon, terserang demam selama hampir 3 minggu. Rudi terbaring  tak berdaya di rumah sederhana peninggalan orangtuanya. Eni (33) istri Rudi sudah 2 kali memeriksakan Rudi ke dokter praktek, namun kondisinya belum ada perbaikan. Karena demamnya itu, ia diduga  typus atau DBD sehingga kader PKK Desa Ciwidey akhirnya menghubungi kurir #SedekahRombongan untuk melanjutkan pengobatan Rudi ke rumah sakit. Pada 20 Maret 2015 Rudi didampingi berobat ke RSUD Soreang menggunakan fasilitas Jamkesmas. Di rumah sakit binaan Pemprov Jabar ini ia sempat dirawat selama satu malam. Berdasarkan hasil tes darah, tim medis menyimpulkan bahwa Rudi tidak mengalami typhus atau demam berdarah, sehingga diperbolehkan pulang dan kontrol rawat jalan. Pada 26 Maret 2015 kondisi kesehatan Rudi memburuk lagi. Kurir #SR kembali mendampinginya ke IGD RSUD Soreang. Bapak tiga anak ini akhirnya dirawat inap karena mengalami peradangan usus. Beratnya cobaan yang dialami keluarga dhuafa ini menimbulkan empati sedekaholics #SR. Alhamdulillah dengan bentuan dan dampingan #SR Rudi bisa berobat maksimal dan terus menjalani kontrol hingga kini perkembangannya membaik. Pada 15 Mei 2015 ia kontrol lagi ke RSUD Soreang dan diminta untuk kontrol rutin sebulan sekali. Karena Pak Rudi masih membutuhkan biaya berobat, kembali #SedekahRombongan memberinya bantuan yang digunakan untuk biaya transportasi, akomodasi dan keperluan sehari-hari. Bantuan #SR untuk Pak Rudi sebelum ini, administrasinya tercatat di Rombongan 704.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Juli 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Pak rudi menderita Radang Usus

Pak rudi menderita Radang Usus


SITI SENANGSIH, (30, Tumor Lutut Kanan). Alamat: Kampung Lebakwangi RT.1/1, Sekarwangi, Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Suami ibu Siti Senangsih, Sukandi (30) bekerja sebagai buruh di pabrik sepatu. Sejak 18 bulan yang lalu Bu Senangsih didiagnosis menderita tumor di lutut kanan. Ia berobat menggunakan Jamkesmas. Ibu dari satu anak ini seringkali tidak memiliki cukup uang untuk biaya ke rumah sakit sehingga pengobatan sempat dihentikan. Setelah berkali-kali dikemoterapi, dokter menyarankan Bu Senangsih diamputasi sebagai upaya tindakan medis untuk mengatasi tumor yang ia derita. Akan tetapi, Bu Senangsih menolak tindakan itu. “Nggak pak, saya nggak rela diamputasi. Saya ikhlas seperti ini saja sampai takdir Allah menentukan yang terbaik,” kata ibu muda asal Palembang ini. Pada awal bulan Desember 2014 ia menghentikan ikhtiar medisnya di RSHS Bandung. Ia lebih memilih terapi alternatif (ahli tulang dan pijit) dan kontrol ke RSUD Soreang. Saat terakhir dikunjungi #SedekahRombongan di rumah kontrakannya, 16 Juli 2015, benjolan di kakinya tampak mengecil dan dia sudah mulai bisa duduk dan berdiri. Karena Bu Senangsih masih bersemangat untuk terus berobat, kembali #SedekahRombongan mendampinginya untuk berobat dan menyampaikan santunan lanjutan kepadanya. Bu Senangsih tampak semakin bahagia dan senang dengan pilihannya itu. Bantuan dari sedekaholics #SR kali ini digunakan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari dan membeli obat. Bantuan sebelum ini administrasinya tercatat di Rombongan 706.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 16 Juli 2015
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Siti menderita Tumor Lutut Kanan

Siti menderita Tumor Lutut Kanan


REDI GUSTIANDI (23, Gangguan Kejiwaan). Alamat: Kampung Ciwidey Tengah RT.2/10 Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Anak kedua dari Bapak Aman (56) dan ibu Leni (56) ini tingggal di rumah kontrakan di Ciwidey bersama ketiga sausata kandunhnya. Lima tanggungan keluarga ini amat memberatkan keluarga dhu’afa ini. Apalagi, sejak empat tahun yang lalu, Redi mengalami gangguan kejiwaan. Berbagai upaya penyembuhan telah dijalankan keluarganya, baik melalui alternatif maupun medis (rawat jalan). Ia belum pernah dirawat inap secara intensif di rumah sakit, karena sampai saat ini keluarga miskin ini tidak punya jaminan kesehatan, baik Jamkesmas maupun BPJS. Fasilitas yang mereka miliki hanya SKTM dan Gakinda Kabupaten Bandung yang nominal jaminannya sangat terbatas. Domisili keluarga ini tidak menetap. Mereka kerap berpindah kontrakan. Perekonomian keluarga Rendi amat terpuruk. Ayahnya hampir dua tahun tidak bekerja karena sakit. Karena Redi dan keluarganya perlu dibantu, kader PKK Desa Ciwidey menghubungi #SedekahRombongan untuk bersama-sama mencarikan solusi. Alhamdulillah kini Redi sudah dibuatkan BPJS dan mulai bisa dimanfaatkan sejak 6 April 2015. Gangguan yang dialami Redi kerap meresahkan warga, sehingga kemudian ia dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Selama 19 hari akhirnya Redi dirawat inap di RSHS Bandung dengan dampingan #SedekahRombongan. Pada 5 Mei 2015 Redi diizinkan pulang dan harus kontrol seminggu kemudian. Kini pengobatan Redi bisa dilakukan di RSUD Soreang dan ia harus kontrol sebulan sekali. Karena mereka masih sangat membutuhkan biaya untuk meneruskan pengobatan Redi, kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan untuk biaya transport, bayar BPJS dan keperluan sehari-hari. Titipan dari langit ini diterima kalaknya Redi di rumah yang dipinjamkan seorang wargaa yang dermawan. Bantuan sebelum ini tercatat administrasinya di Rombongan 702.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Redi menderita Gangguan Kejiwaan

Redi menderita Gangguan Kejiwaan


SUHAYAT OYO (28, Tumor pada Telinga), Alamat Kampung Pamatang RT.14/7, Desa Sukacai, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak kecil mengalami memar pada daun telinga kanannya, namun sudah 1 tahun ini, daun telinga kanannya dirasakan sakit dan gatal disertai pembengkakan, Suhayat anak kedua dari tiga bersaudara putra bapak Satiri (61) dan ibu Sarwiyah (56) tidak bisa berbuat banyak untuk mengobati sakitnya, Suhayat sejak sakit sudah tidak bisa bekerja yang sebelumnya ia bekerja menjadi buruh bangunan dengan gaji harian, sementara kedua orang tuanya tergolong dari keluarga miskin dan tidak bisa membantu anaknya berobat. Dibantu warga sekitar, Suhayat bisa menjalani pengobatan hanya sampai RSUD Serang Banten, sejak dirujuk pengobatannya ke RSCM setahun yang lalu, Suhayat tidak bisa melanjutkan pengobatannya karana tidak ada biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Suhayat dan keluarganya, bantuan lanjutan untuk biaya menebus obat yang tidak dijamin oleh Jamkesda telah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 729. Kondisi Suhayat Oyo Alhamdulillah stabil, control pertama pasca operasi ke poli tht onkologi RSCM Jakarta sudah dilakukannya, menurut dokter yang menanganinya hasil dari operasi pengangkatan tumor pada telinganya cukup baik. Untuk tindakan medis selanjutnya team dokter akan melakukan kembali operasi bedah plastic pada telinga Suhayat Oyo namun operasi bedah plastic akan dilakukan setelah kondisi Suhayat Oyo benar – benar sudah siap maju ke meja operasi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Suhayat menderita Tumor pada Telinga

Suhayat menderita Tumor pada Telinga


AGUSTINI NURMAN (35, Tumor Pipi). Alamat: Talang Batu, RT.1/1, Kabupaten Mesuji, Lampung. Agustini istri dari bapak Nurman, seorang nelayan, sejak tahun 2008 terkena Tumor Lunak Pipi kanannya dan sempat 2 kali dioperasi di RSCM Jakarta menggunakan fasilitas Jamkesmas. Belum sembuh total penyakitnya karena harus terus dilakukan penyinaran untuk mematikan jaringan tumornya, Agustini kembali ke Lampung karena merasa tidak mampu menanggung biaya hidup selama berobat di Jakarta. Akhirnya awal 2012 Tumor itu kembali tumbuh dan membesar dan RS. Abdul Muluk merujuknya kembali ke RSCM. Bismillah… #SedekahRombongan kembali membantu biaya operasional mereka selama berobat di Jakarta, Saat ini operasi tahap pertama pembuangan Tumor yang ada di pipi Agustini telah dilakukan dan selanjutnya tindakan kemoterapi terus dilakukan sambil menunggu jadwal operasi perbaikan bagian hidung dan pipinya. Bantuan lanjutan pun disampaikan untuk biaya harian setelah sebelumnya masuk di Rombongan 721. Hari raya idul fitri tahun ini adalah hari raya yang ke tiga kalinya ibu Agustini berada di RSSR Jakarta. Ibu Agustini belum bias kembali ke kampong halamannya di Lampung karna masih harus menunggu penjadwalan untuk operasi rekontruksi wajahnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Ibu agustini menderita Tumor Pipi

Ibu agustini menderita Tumor Pipi


ASA BIN HANI (28, TUMOR PADA KAKI), Alamat : Kp. Cijeruk Batas RT. 15/4 Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang Banten. Asa bin Hani seorang pemuda yatim yang belum memiliki pekerjaan tetap sudah dua tahun ini menderita sakit pada kedua kakinya. Gejala dan keluhan awal yang dialami Asa bin Hani ia sering mengalami gatal – gatal pada kedua kakinya yang kemudian timbul benjolan, pengobatan pernah dilakukannya beberapa kali pada mantri desa terdekat namun rasa gatal semakin menjadi dan benjolan pada kedua kakinya semakin membesar. Pengobatan dilanjutkan setelah dirujuk ke RSUD Serang dan dari hasil pemeriksaan dokter RSUD Serang, pengobatan Asa bin Hani harus dilanjutkan ke RSCM Jakarta. Berobat dengan fasilitas kesehatan BPJS sangat meringankan Asa bin Hani untuk melanjutkan pengobatannya di RSCM Jakarta namun biaya transportasi dan juga biaya harian sangat memberatkannya, Alhamdulillah #SedekahRombongan sangat memahami kesulitan yang dialami pemuda miskin ini. Bantuan awal untuk biaya harian sudah disampaikan dan semoga bantuan ini  meringankan beban Asa bin Hani dalam ikhtiar untuk kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik.

Asa menderita tumor kaki

Asa menderita tumor kaki


ROHIMPEN BINTI TOLO (65, Penyempitan jantung). Alamat: Kp. Cabang Pulo Bambu RT.1/1, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Gejala penyakit yang dialami Bu Rohimpen berawal sekitar 3 bulan yang lalu.  Ibu Rohimpen merasakan sesak nafas dan sekujur badan mengigil hebat. Kemudian  oleh keluarganya ia dibawa ke RSUD Karawang dengan berbekal kartu BPJS. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan ia dikatakan menderita penyempitan jantung dan gangguan lambung akut. Permasalahan terjadi ketika Bu Rohimpen harus menjalani kontrol rutin seminggu sekali di RSUD Karawang. Kendala biaya untuk transport ke rumah sakit sangat membebani keluarga dhuafa ini. Maklum saja, suami Bu Rohimpen yakni Pak Kodir (68) sudah tidak bisa bekerja lagi karena faktor usia. Untuk biaya makan sehari-hari ia dapatkan dari anaknya yang sudah berumah tangga. Saat ini ia dalam masa pemeriksaan di poli Jantung RSUD Karawang rutin 1 bulan 2 kali. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya transport selama menjalani kontrol di RSUD Karawang dan membantu membeli obat yang tidak ditanggung oleh BPJS. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 718. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan untuk Bu Rohimpen dan keluarga. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @alle_Recyclle @hapsarigendhis

Ibu rohimpen menderita Penyempitan jantung

Ibu rohimpen menderita Penyempitan jantung


MUHAMAD ALIF, (4 minggu,  Benjolan di dahi). Alamat Kp. Kaliulu RT.14/3,  Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Alif, dilahirkan pada 28 Juni 2015, di Puskesmas Kecamatan Cikarang Utara Bekasi. Sejak lahir Alif sudah mengalami kelainan bawaan  berupa benjolan besar di dahi yang menyatu dengan hidungnya hingga nyaris menutupi ke dua matanya. Kondisi tersebut bahkan membuat mata kanannya tak terlihat sama sekali tertutupi benjolan. Oleh petugas puskesmas, Alif dibawa ke RSUD  Kabupaten Bekasi. Di rumah sakit ini  dokter melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan bahwa  kelainan yang dideritanya tidak  membahayakan  bagi kesehatan Alif secara umum. Pada pemeriksaan lanjutan, dokter menyarankan agar Alif diperiksa CT-scan dan diharuskan menebus obat sekitar 1 juta rupiah sementara  kartu BPJS Alif  masih menunggu masa aktif. Karena ketiadaan dana itu keluarga membawa Alif pulang ke rumah. Alif merupakan putra dari Bpk.  Iwan (22), seorang pegawai katering dan Ibu Wanah (28) seorang ibu rumah tangga. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal untuk meringankan biaya pengobatan M. Alif. Semoga diberi kemudahaan untuk M. Alif dan Keluarganya. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 15 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @iidfahrudin @hapsarigendhis

Alif menderita Benjolan di dahi

Alif menderita Benjolan di dahi


SAMUN BIN NIMIN (46, gangguan paru-paru dan diabetes melitus). Alamat Kp. Pulo Kukun RT.1/5, Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Sudah 5 tahun Pak Samun menderita penyakit paru-paru dan kencing manis (diabetes melitus). Satu tahun yang lalu Pak Samun pernah dibawa ke RS. Annisa Cikarang dan menjalani perawatan selama 7 hari dengan jaminan kartu Jamkesda, namun karena ketiadaan biaya transport, Pak Samun dibawa pulang oleh keluarga dan hanya menjalani pengobatan alternatif 1 bulan sekali. Sebenarnya ada keinginan keluarga untuk berobat ke rumah sakit, namun semua itu cukup sulit bagi Pak Samun dan keluarga. Semenjak sakit Pak Samun sudah tidak bekerja lagi sebagai buruh tani, sedangkan istrinya, Odah Sunarsih (45) seorang ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan. Untuk biaya hidup sehari-hari mereka  hanya mengandalkan bantuan dari  menantu mereka. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan biaya tranport untuk Pak Samun agar pengobatannya di rumah sakit bisa kembali dijalani. Semoga Allah memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @iidfahrudin @hapsarigendhis

Pak samun  menderita gangguan paru-paru dan diabetes melitus

Pak samun menderita gangguan paru-paru dan diabetes melitus


MUNAWAROH BINTI ABIDIN (50,  Radang Lambung). Alamat Kp. Pulo Kukun RT.1/5, Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. keluhan yang dirasakan Bu Munawaroh mulai timbul  sejak 2 bulan yang lalu. Bu  Munawaroh  merasakan sakit kepala hebat disertai mual. Kemudian ia berobat ke Klinik Cikarang Medika, dan oleh dokter ia  disarankan menjalani rawat inap. Saat itu hasil test laboratorium menunjukkan kadar kolesterol dan kadar asam urat meningkat melebihi batas normal. Setelah  3 hari menjalani perawatan,  kondisinya belum  mengalami perbaikan   sebaliknya semakin  memburuk. Akhirnya  keluarga Bu Munawaroh  memutuskan untuk membawanya pulang. Selama di rumah Bu Munawaroh hanya menjalani rawat jalan mulai di klinik bidan dan mantri. Sampai akhirnya, 3 minggu yang lalu Bu Munawaroh kembali merasa sakit kepala hebat disertai mual yang amat sangat, sehingga harus dirawat   di  Puskesmas Sukatani Bekasi selama 2 hari. Saat itu ia belum memiliki jaminan  BPJS Kesehatan.  Baru saat menjalani perawatan di Puskesmas itulah jaminan kesehatannya dibuat.  Sambil menunggu BPJS-nya aktif,  Bu Munawaroh menahan sakitnya di rumah.  Setelah BPJS-nya aktif Bu Munawaroh segera dibawa berobat  ke IGD RS Sentra Medika Cikarang. Alhamdulillah, setelah menjalani perawatan selama 3 hari kondisi Bu Munawaroh terus membaik. Selama ini sehari-harinya Bu Munawaroh tidak bekerja, ia tinggak bersama  ketiga anaknya dan untuk kebutuhan sehari-hari ia dibantu anaknya yang ke-4. Sejak 5 tahun yang lalu Bu Munawaroh sudah  berpisah dengan suaminya. Selama 2 bulan terakhir ketika  kondisi Bu Munawaroh sering merasakan sakit dan membutuhkan  pendampingan, membuat  anak keempatnya  keluar dari pekerjaan agar dapat fokus merawat Bu Munawaroh. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan turut membantu meringankan beban keluarga ini. Semoga bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @iidfahrudin @hapsarigendhis

Ibu munawaroh menderita Radang Lambung

Ibu munawaroh menderita Radang Lambung


DENI SUWANDI (22,  Anemia dan perdarahan di anus). Alamat  Kp. Pisang Batu RT.3/3, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Gejala penyakit Deni berawal 6 bulan yang lalu. Deni merasakan nyeri  ketika buang air besar disertai dengan darah yang keluar dari anus. Semula ia  menganggap apa yang ia alami merupakan hanya penyakit biasa dan segera sembuh.  Namun setelah beberapa minggu kemudian ia tidak kunjung membaik  malah kondisinya semakin lemah. Dengan berbekal kartu BPJS Kesehatan, akhirnya Deni pun menjalani perawatan di RSUD Bekasi di Cibitung Bekasi selama 18 hari. Kesimpulan sementara  Deni menderita  anemia. Sebenarnya  Deni belum diijinkan pulang dan rawat jalan, namun karena kendala biaya   selama dirawat orang tuanya membawa Deni  pulang ke rumah.  Deni tetap harus menjalani kontol ke Poli Bedah untuk menjalani pemeriksaan lanjut. Deni adalah anak ke 2 dari 2 bersaudara, ayahnya bernama Pak Napih (55) seorang buruh tani, sedang ibunya bernama Nambriyah (58) ibu rumah tangga. Penghasilan Pak Napih yang kecil  tidak mencukupi untuk biaya berobat. Meskipun biaya rumah sakit sudah ditanggung BPJS namun biaya transport dan kebutuhan selama di rumah sakit cukup besar. Alhamdulillah Kurir #SedekahRombongan dapat menyampaikan bantuan awal sehingga Deni dapat terus kontrol di RSUD Bekasi.  Semoga Allah memberi kemudahan untuk Deni dan keluarganya. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 14 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @suharna_yana @mardisay @hapsarigendhis

Deni menderita Anemia dan perdarahan di anus

Deni menderita Anemia dan perdarahan di anus


AZIZ DEBIA AROBI, (19, Diabetes Melitus dengan riwayat koma diabetikum). Alamat: Kp. Pamahan RT.4/1, Desa Sukamantri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Aziz menderita Diabetes Melitus (DM) tipe I ini sudah cukup lama,  yaitu sekitar 8 tahun. Selama itu pula ia diharuskan untuk berobat rutin di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Bahkan menurut dokter, pengobatan ini harus dijalani Aziz seumur hidup.  Aziz kini tinggal bersama ibunya, Ibu Winih (42), yang sehari-harinya sebagai buruh serabutan di sawah milik tetangga. Pekerjaan itu dilakukan ibunya,  semenjak ayahnya, Pak Maja meninggal 5 tahun yang lalu. Karena penyakit Diabetes Melitus yang ia derita tipe tergantung insulin (IDDM), maka selama masa pengobatan Aziz harus menyuntik sendiri dengan alat suntik Novorapid FlexPen  beberapa saat setelah ia makan. Obat yang didapat dari rumah sakit  hanya cukup untuk 1 bulan dan ia  harus kembali sebelum obat habis. Aziz pernah punya pengalaman  kehabisan obat, sehingga ia sempat mengalami koma. Saat ini Aziz rutin menjalani kontrol ke RSCM. Sebelumnya ia menjalani pemeriksaan di Poli Endokrin, tapi sekarang sudah menjalani pemeriksaan lanjut di Poli Penyakit Dalam RSCM.  Alhamdulillah, Kurir @SRbergerak menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya akomodasi ke RSCM. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 715. Semoga Allah memudahkan segala urusan Aziz agar ia tetap semangat menjalani kehidupan ini. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 14 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @suharna_yana @mardisay @hapsarigendhis

Aziz menderita Diabetes Melitus dengan riwayat koma diabetikum

Aziz menderita Diabetes Melitus dengan riwayat koma diabetikum


ROHAYATI BINTI ENCIT (56, Kencing manis). Alamat Kp. Gandu RT.5/1, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Bu Yati sudah 3 tahun menderita kencing manis. Selama ini Bu Yati Namun hanya menjalani pengobatan di Klinik terdekat dan puskesmas meskipun sudah pernah dapat surat rujukan karena keterbatasan biaya. Semakin lama gejala penyakit yang dialami Bu Yati semakin memburuk. Suaminya bernama Kasum (45) adalah seorang buruh serabutan yang penghasilannya tidak seberapa yang kadang tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pada tanggal 14 Juli 2015 kondisi Bu Yati menurun. Allah SWT berkehendak memanggil ketika ia akan dibawa ke rumah sakit. Kurir #SedekahRombongan bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan uang duka untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Innalillahi wa innailahirrojiun.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @iidfahrudin @hapsarigendhis

Rohayati menderita Kencing manis

Rohayati menderita Kencing manis


KUSMANAH BIN SATA (20, Kecelakaan tabrak lari). Alamat: Kp. Pulo Tanjung RT.1/1, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Pada hari pertama Idul Fitri tanggal 17 Juli 2015  pk. 18.30 WIB saat Kusmanah sedang berjalan di tepi jalan raya tidak jauh dari rumahnya, tiba-tiba datang sepeda motor dari belakang yang menghantam pinggulnya.  Akibatnya  ia terpental  dan  jatuh ke tepi jalan. Kusmanah mengalami  memar di bagian pinggul dan  leher serta luka robek di kepala. Kusmanah sempat tidak sadarkan diri dan  langsung dibawa ke RS. Mutiara Husada Sukatani Bekasi. Ia mendapat penanganan jahitan luka di kepala sebanyak 7 jahitan dan kemudian  dirawat di ruang rawat inap. Saat  penanganan di UGD, Kusmanah tidak memiliki jaminan kesehatan  apapun sehingga dikenakan biaya  Rp. 800.000,-. Kusmanah merupakan anak ke 2 dari 6 bersaudara. Kelima adiknya masih kecil-kecil. Ayahnya, Pak Sata (58) tidak memiliki pekerjaan tetap, sedangkan ibunya, Bu Winah (50) seorang  ibu rumah tangga. Mereka sempat kebingungan ketika diharuskan membayar biaya penanganan UGD  karena  tidak memiliki  uang sebanyak itu. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan dapat menyampaikan titipan sedekaholics #SR  untuk membantu meringankan beban mereka.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @suharna_yana @mardisay @abu_fatan @hapsarigendhis

Kusmanah menderita Kecelakaan tabrak lari

Kusmanah menderita Kecelakaan tabrak lari


INTUNG BIN INIM (50, Suspek Tumor Hidung). Alamat Kp. Pulo Tanjung RT.1/1, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. riwayat penyakit Intung berawal sekitar 6 bulan yang lalu. saat itu Intung  mulai menyadari  tumbuh bisul kecil di  lubang hidung kanan   disertai badan demam. ia sudah memeriksakan diri ke dokter meski  hanya sebatas di klinik dan Puskesmas sekitar. Dalam kurun waktu 2 bulan ternyata hidung Pak Intung semakin membesar  disertai  munculnya luka.   Bahkan saat ini bukan hanya hidung yang membesar dan luka, namun  bibir bagian atasnya pun juga membengkak. Upaya keluarga sudah dilakukan, diantaranya  pemeriksaan di beberapa rumah sakit terdekat, namun semua rumah sakit merujuknya ke RSCM Jakarta. Karena ketiadaan biaya,  Pak Intung hanya bisa dirawat di rumah hingga saat ini. Pak Intung adalah kepala keluarga dengan jumlah tanggungan keluarga 4 orang. Semenjak ia sakit ia sudah tidak bekerja lagi sebagai buruh kasar di penggilingan padi. Istrinya, Bu Salem (48), hanya bisa pasrah dengan keadaan suaminya. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan awal biaya akomodasi ke RSCM Jakarta. Semoga Pak Intung diberi kesembuhan. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin @suharna_yana @mardisay @hapsarigendhis

Intung menderita  Suspek Tumor Hidung

Intung menderita Suspek Tumor Hidung


FATAHIAH BINTI ECIM, (10, Keterbelakangan IQ), Alamat: Jl. Warakas 1, RT.13/1, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta. Ipat biasa Fatahiah dipanggil, adalah anak yang cantik buah dari pasangan ECIM (38) dan Linah (38). Kasihan sekali Ipat, yang memiliki penyakit yang sangat aneh yaitu Kelebihan Genetik, sudah beberapa tahun mereka berupaya berobat bahkan dibantu oleh Media dan Lembaga Sosial namun tidak konsisten dan berhenti di tengah jalan – terakhir berobat tahun 2011. Penyakit Ipat membuat perhatian banyak orang, bahkan hampir ada yang memanfaatkan untuk dijadikan obyek mencari uang demi bisnis pribadi karna hampir seluruh bagian badan depan dan belakang hingga kaki Ipat ditumbuhi bulu dan pernah baru sekali dioperasi sebagian kulitnya yang memerlukan waktu bertahap dan seharusnya terus berlanjut ke operasi berikutnya, maklum waktu itu yang harus sedianya membantu raib tak melanjutkan bantuannya – Sementara Ecim hanya bekerja sebagai penambal ban di pinggir jalan kampung serta Linah beburuh sebagai Kuli Cuci Gosok. Karna penyakit aneh itu yang membuat Ipat rendah diri serta keadaan ekonomi keluarga Ecim yang menanggung 6 jiwa dengan penghasilan di bawah kecukupan itu, Ipat pun kini tidak dapat melanjutkan sekolah. Harapan mereka Ipat dapat dibantu lagi dan tumbuh sehat seperti rekan-rekan sebayanya untuk menatap masa depannya dengan baik, Alhamdulillah – beberapa #Sedekaholics menginfokan tentang keberadaan Ipat dan menitipkan bantuannya khusus untuk Ipat hingga proses operasi pada bagian kelaminnya sudah dilakukan walau kedua orangtuanya memutuskan untuk operasi kulitnya tidak dilanjutkan, Bantuan lanjutanpun disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 713. Bantuan saat ini diperuntukan membayar biaya belajar Ipat dan membeli sembako untuk keluarga Ipat menghadapi hari raya.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal : 10 Juli 2015.
Kurir : @ddsyaefudin @harji_anis

Fatahihah menderita Keterbelakangan IQ

Fatahihah menderita Keterbelakangan IQ

—-
MTSR JAKARTA. Seiring dengan amanah dan penghidmatan #SedekahRombongan bagi para dhuafa selama ini, Kendaraan Ambulance khusus dalam bagian MTSR atau Mobil Tanggap Sedekah Rombongan terus berjalan beroperasi dalam mengantar orang sakit dan sebagai kendaraan pengantar dhuafa sakit yang membutuhkannya. Beberapa Kabupaten/Provinsi pun sudah mulai memiliki ambulance MTSR tersebut dan dalam menjaga amanah tersebut serta kesiapan pelayanan operasional yang harus terus terjaga, maka perawatan pada kendaraan-kendaraan tersebut menjadi rutinitas yang wajib dilakukan seperti ganti oli dan service regular. Saat ini 2 unit MTSR Jakarta baru saja diservice perawatan dan langsung dibuatkan laporannya beserta biaya penggunaan dana operasional untuk bensin dan lainnya yang rutin kita siapkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.000.000,-
Tanggal: 13 Juli 2015
Kurir : @ddsyaefudin via Ahmad Haryono

Biaya operasional

Biaya operasional


IKA WARDANI Binti MULYANI ( 22 Tahun, Usus Buntu ). Tinggal di Giriwono RT03/4, Wonogiri, Jawa Tengah. Ika saat ini dalam masa penyembuhan. Setelah dilakukan operasi penanganan sakit usus buntu. Dia masih tergolek lemah di tempat tidurnya. Kondisi pasca operasi membutuhkan waktu untuk istirahat, dia pun tak bisa melanjutkan aktivitasnya untuk sementara waktu. Kedua orang tuanya hidup kurang mampu, bekerja sebagai buruh tani. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan pokok cukup sulit. Dan ketika anaknya sakit, untuk memenuhi kebutuhan asupan yang diperlukan bagi anaknya sulit. Bantuan ini semoga bisa meringankan beban keluarganya. Dan dek Ika bisa segera beraktivitas kembali seperti sedia kala membantu kedua orang tuanya.

Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Mei 2015
Kurir : @Joni@Nonis

Ika menderita Usus Buntu

Ika menderita Usus Buntu


KASIMO Bin SARMO ( 52 Tahun, Asma ). Tinggal di Jatirejo 3/2, Jatiroto, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau saat ini mengidap penyakit asma, dan membutuhkan kontrol rutin ke puskesmas setempat. Beliau hidup kurang mampu, sehingga membutuhkan bantuan untuk mengobati sakit yang dideritanya saat ini. Kondisi tubuh semakin kurus dan melemah. Kesehariannya bekerja hanya sebagai buruh tani, itu pun tidak setiap saat bisa mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Kondisi rumah pun cukup memprihatinkan.  Bantuan ini semoga meringankan beban beliau saat ini. Doa beliau untuk para kurir semoga selalu diberikan kelancaran rejeki, kemudahan dan semangat untuk bergerak. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.300.000,-
Tanggal : 24 Mei 2015
Kurir : @Teguh@Mawan

Pak kasimo menderita Asma

Pak kasimo menderita Asma


PARMI Binti alm. SUPARMIN ( 69 tahun, Penyumbatan Jantung ). Tinggal di Gedawung RT04/3, Kismantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau hidup sebatang kara, dan tidak mampu. Kondisi rumahnya pun sangat sederhana. Dan tinggal di desa yang jauh dari pusat perkotaan. Beliau mengidap penyakit jantung, dan saat kambuh membutuhkan perawatan secara medis di rumah sakit. Tanggal 18 Mei 2015 kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan secara medis, jaminan kesehatan belum ada sehingga biaya dengan umum. Untuk memenuhi kebutuhan sehari pun, beliau kesulitan sehingga kita juga memberikan bantuan untuk membeli kebutuhan sementara waktu dalam pemulihan sakit tersebut. Saat ini beliau sudah kembali normal serta bisa beraktivitas seperti sedia kala. Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban bu Parmi saat ini. Doa untuk kurir dan sedekah holics semuanya agar senantiasa diberikan kesehatan, rejeki melimpah dan berkah serta kemudahan. Aamiin.

Bantuan : Rp. 2.721.800,-
Tanggal : 25 Mei 2015
Kurir : @Partiyem@Teguh@Mawan

Ibu parmi menderita Penyumbatan Jantung

Ibu parmi menderita Penyumbatan Jantung


KARMO Bin. Alm. KROMOSENTONO ( 73 Tahun, Bantuan Tunai ). Tinggal di Plosorejo RT02/1 Kismantoro Wonogiri Jawa Tengah.  Pak Karmo hidup sebatang kara dan menduda sudah cukup lama, kondisi hidupnya sangat miskin dan memerlukan bantuan untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari. Beliau tidak mempunyai siapa – siapa. Bantuan ini semoga bisa meringankan sedikit beban hidup pak Karmo dan bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok untuk menunjang hidup beliau. Semoga meringankan bebannya.  Aamiin.

Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 26 Mei 2015
Kurir : @Edi@Teguh@Mawan

Bantuan Tunai

Bantuan Tunai


SUJARNO Bin alm. WARSODIKOROMO ( 61 Tahun, Hipotensi ) . Tinggal di Ds.Sonoharjo RT04/3, Kec. Wonogiri, Kab. Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau menderita sakit tekanan darah rendah dan sering mengeluh tentang kondisinya yang kadang drop. Dan membutuhkan perawatan medis di puskesmas, atau sekedar untuk cek medis agar perkembangan kondisi beliau membaik. Karena kondisi kurang mampu, maka kami memberikan bantuan untuk proses pengobatan beliau saat ini. Semoga meringankan beban beliau. Dan ini bisa digunakan juga untuk mencukupi kebutuhan lainnya yang sangat diperlukan bagi beliau dalam pemenuhan kebutuhan sehari – harinya. Doa beliau untuk sedekaholics dan para kurir semoga selalu diberikan kelancaran rejeki dan kemudahan. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.800.000,-
Tanggal : 26 Mei 2015
Kurir :: @Yulianto@Mawan

Pak sujarno menderita Hipotensi

Pak sujarno menderita Hipotensi


MTSR SOLO ( Perawatan Kendaraan ). Kebutuhan akan mobilitas kendaraan ambulan sangat tinggi demi mendukung upaya penyembuhan pasien dampingan yang di handle oleh sedekah rombongan. Hal ini berimplikasi pada kondisi mobil yang juga harus mendapatkan perhatian agar tetap bisa di fungsikan dengan baik. Terutama menyangkut kondisi yang sangat urgent demi keselamatan bersama, pasien dan juga kurir. Pembelian 4 buah ban yang sudah gundul pun wajib segera dilakukan. Alhamdulillah, saat ini MTSR bisa difungsikan kembali serta kami bisa lebih bersemangat untuk bergerak dalam mendampingi pasien sedekah rombongan yang kami handle.

Biaya :: Rp. 2.500.000,-
Tanggal : 30 Mei 2015
Kurir : @Lastiko@ALL team

Perawatan Kendaraan

Perawatan Kendaraan


MTSR WONOGIRI ( OPERASIONAL BULAN MEI ). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan Kabupaten Wonogiri yang bergerak sendirian untuk menghandle pasien dampingan sedekah rombongan di Wonogiri berupaya memberikan yang terbaik untuk pasien dan dhuafa serta mengantar jenazah. Harapan kami para kurir di wonogiri, ke depannya bisa ada lagi armada untuk bergerak, mengingat semakin banyak warga yang terbantu dengan adanya MTSR ini. Untuk menjaga kondisi mobil tetap bagus kami lakukan perawatan yang rutin. Dan dalam bergerak pun tak lepas dari kebutuhan bahan bakar. Demikian laporan untuk bulan mei dalam hal operasional MTSR Kabupaten Wonogiri. Semoga, ke depan akan semakin banyak dhuafa, pasien miskin yang terbantu. Aamiin.

Biaya : Rp. 2.115.600,-
Tanggal : 30 Mei 2015
Kurir : @All kurir wonogiri

Biaya operasional

Biaya operasional

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Laporan Panitia Zakat Fitrah SR 55,215,974
2 Tarsim 500,000
3 Reksa 500,000
4 Rudi 500,000
5 Siti 500,000
6 Redi 500,000
7 Suhayat 500,000
8 Agustini 500,000
9 Asa 500,000
10 Rohimpen 1,000,000
11 M Alif 2,000,000
12 Samun 500,000
13 Munawaroh 500,000
14 Deni 500,000
15 Aziz 500,000
16 Rohayati 500,000
17 Kusmanah 500,000
18 Intung 500,000
19 Fatahiah 2,500,000
20 MTSR Jakarta 4,000,000
21 Ika 500,000
22 Kasimo 1,300,000
23 Parmi 2,721,800
24 Karmo 2,000,000
25 Sujarno 1,800,000
26 MTSR Solo 2,500,000
27 MTSR Wonogiri 2,115,600
Total 85,153,374

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 85,153,374,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 731 ROMBONGAN

Rp. 27,055,644,510,-