PANTI ASUHAN YATIM PIATU & DHU’AFA MUHAMMADIYAH (Putri) beralamat di di Jl. Solo Km. 14, Candisari Bendan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman dan Jl. Piyungan – Prambanan, Madurejo Prambanan Sleman Yogyakarta . Panti asuhan ini memiliki 64 santri putri usia TK hingga Perguruan tinggi. Pengasuh dari panti ini adalah Bapak H. Murmadi AR Panti putri tersebut telah mengasuh anak yatim piatu dari berbagai daerah, mulai dari korban tsunami Aceh hingga anak dari Papua. Kegiatan sehari-hari di panti ini selain disibukkan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah, anak-anak juga memiliki jadwal piket pagi bersih panti dan wajib apel pagi.Untuk biaya seluruh operasional panti asuhan, berasal dari para donatur. Pada kesempatan ini Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan ) melakukan pemeriksaan kesehatan mata kepada para penghuni panti dan terdapat 31 penghuni yang membutuhkan kacamata. Bantuan kacamata ini diharapkan dapat membantu agar penglihatan mereka normal kembali. Semoga bermanfaat untuk mendukung aktifitas belajar.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.030.000,-
Tanggal Penyerahan : 1 Juni 2015
Kurir : @kissherry  @FahmiSQ

Bantuan Kacamata

Bantuan Kacamata


PANTI ASUHAN YATIM & DHU’AFA MUHAMMADIYAH PRAMBANAN beralamatkan di jl. Prambanan – Piyungan Ringinsari Bokoharjo Prambanan Sleman DIY Pos 55572, Panti Asuhan didirikan karena adanya anak yatim piatu dan dhu’afa ( terlantar ) yang tidak berpendidikan dan adanya perintah Allah SWT dalam Al – Qur’an Surat Al – Ma’un serta untuk kader mubaligh Pendiri: H. Badarudin,BA, H. Anshorudin, BA, H.Murmadi, AR dan beberapa tokoh masyarakat di Prambanan .Awalnya hingga sekarang menempati bekas Asrama SPG Muhammadiyah dekat pinggir kali opak Pada Saat Gempa Bumi 27 Mei 2006 Gedung Hancur roboh dan pada tanggal 6 Agustus 2006 Gedung Yang di dekat Polsek Kalasan Terbakar Ludes habis. Di panti itu selain mendapat ilmu tentang agama islam para anak asuh juga mendapat pendidikan formal sesuai jenjang umurnya,  ada 88 anak asuh yang tinggal di Panti mulai dari TK sampe Kuliah, di huni dari kawasan sekitar sampai dari flores dan papua. Pada kesempatan ini Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan ) melakukan pemeriksaan kesehatan mata kepada para penghuni panti dan terdapat 31 penghuni yang membutuhkan kacamata. Bantuan kacamata ini diharapkan dapat membantu agar penglihatan mereka normal kembali. Semoga bermanfaat untuk mendukung aktifitas belajar.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.270.000,-
Tanggal Penyerahan : 24 Mei 2015
Kurir : @kissherry  @FahmiSQ

Bantuan Kacamata

Bantuan Kacamata


PANTI ASUHAN YAPITU AN NAJWA ( Bantuan Kasur ) yang beralamat di Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. PA Yapitu An Najwa diketuai oleh bapak Drs. Widodo, S.Ag., M.Si. dan diasuh oleh Ustadz Isnanto, S.Pd. PA ini memulai pembangunan gedung pada tahun 2010 dan resmi dibuka pada 7 Juni 2015. Ada 60 anak yang diasuh oleh panti ini. Mereka berasal dari daerah sekitaran panti, antara lain Kweni, Dongkelan, Sawit, Krapyak, Pelemsewu dan Karangnongko. Akan tetapi baru 5 anak yang tinggal di panti. Pada Jumat, 5 Juni 2015, tim #POPIMAS #SR (pondok, panti dan masjid #SedekahRombongan) menyampaikan bantuan berupa kasur dan bantal senilai Rp 2.250.000.

Jumlah Bantuan Total  : Rp.2.250.000
Tanggal Penyerahan  : 5 Juni 2015
Kurir  : @kissherry @iblisganteng @aryani_iyan

Bantuan Kasur

Bantuan Kasur


PANTI ASUHAN YAPITU AL HUDA ( Bantuan Kasur ) yang beralamat di Dengkleng, Pucung, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55782. Pendirian PA ini diawali dari digalakkannya kegiatan santunan untuk anak yatim piatu pada Milad ke-5 TKA TPA Al Huda pada tahun 2005. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih anak-anak TKA TPA Al Huda tentang infaq, shodaqoh dan kepedulian terhadap sesama. Pada tahun 2009 ide tentang mendirikan PA untuk anak yatim piatu muncul dan pada 9 Juli 2011 PA Yapitu Al Huda diresmikan oleh Bupati Bantul. Sejumlah 28 anak menjadi anak asuh, namun hanya 17 anak yang tinggal didalam panti karena sisanya masih balita. Mereka tinggal di PA Yapitu Al Huda tanpa dipungut biaya sepeserpun. Pada Jumat, 5 Juni 2015, tim POPIMAS #SR (Pondok, Panti dan Masjid #SedekahRombongan) menyampaikan bantuan berupa kasur dan bantal senilai Rp 1.350.000.

Jumlah Bantuan Total  : Rp.1.350.000
Tanggal Penyerahan  : 5 Juni 2015
Kurir  : @kissherry @iblisganteng @aryani_iyan

Bantuan Kasur

Bantuan Kasur


NURUSSALAM CENTRE ( Bantuan Tunai ) sebuah komunitas yang ber basis di Masjid Nurussalam Sambiroto Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta. Komunitas ini berfokus pada kegiatan pemakmuran Masjid dan peningkatan kesejahteraan umat. Seperti pada tahun – tahun sebelumnya, setiap menyambut bulan suci Ramadhan, Nurussalam Centre menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial berupa Pengobatan dan Pelayanan kesehatan gratis bagi warga sekitar serta  berbagi sembako bagi warga dhuafa, Kajian jelang Ramadhan. Untuk kegiatan ini Tim POPIMAS#SR ikut berdonasi secara khusus dengan akadnya untuk bantuan paket sembako bagi dhuafa., dan Alhamdulillah sudah di distribusikan pada tanggal 14 Juni 2015 untuk mendukung kegiatan pemakmuran Masjid.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.900.000,-
Tanggal Penyerahan : 14 Juni 2015
Kurir : @kissherry  @ widjiyono

Bantuan Tunai

Bantuan Tunai


MARWATI ( 36 Tahun, TB USUS ) adalah warga Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Ia mempunyai Suami Erwin setyabudi dan dikaruniai satu anak yang saat ini baru duduk di bangku kelas III SDN I Pagutan. Suami adalah pekerja buruh pabrik triplek yang baru berdiri di Kota Pacitan  penghasilanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada tahun 2006 lalu Ibu Marwati merasakan sakit saat buang air besar dan terus menerus mengeluh kesakitan , keluarga kebingungan lalu dibawa ke puskesmas terdekat namun hasilnya tidak bisa diketahui lalu langsung di bawa ke RSUD kab. Pacitan disitu dinyatakan ada gejala TB Usus sehingga harus dirujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Solo ternyata memang benar ibu marwati mengindap penyakit TB Usus. Setelah menjalani beberapa tahapan akhirnya ibu marwati di kolostomi / buang air besarnya dilewatkan perut, saran dokter setelah jangka enam bulan sudah bisa dikembalikan lagi lewat dubur. Melihat kondisi dan ekonomi keluarga yang kurang mampu hingga saat ini ibu marwati belum bisa mencabut kolostominya itu sehingga #SR Bergerak membantu membuatkan BPJS dan membantu Pemeriksaan ke RS Mulia Hati di wonogiri. Alhasil dari pemeriksaan tersebut bahwa kemungkinan besar ibu marwati masih bisa normal buang hajatnya dilewatkan Dubur. Namun, perlu beberapa tahap tindakan medis karena lubang duburnya sudah sangat kecil. Setelah melakukan koordinasi dengan keluarganya kami pun bergegas untuk membawa ibu Marwati ke RS Sardjito Yogyakarta Guna perawatan selanjutnya.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Mei 2015
Kurir : @Lulut@Mawan

Ibu marwati menderita TB USUS

Ibu marwati menderita TB USUS


ILHAM ALANEO BRIAN BIN MARKUS ( 6 Bulan, Komplikasi Jantung Paru ). Alamat di Lemah Ireng RT03/1, Bulusulur, Wonogiri, Jawa Tengah. Ilham seorang bayi dari ayah bernama Markus Joko Wahono ( 41 Tahun ) dan ibu Anisatun mubayanah ( 37 Tahun ) mengalami sakit komplikasi jantung dan paru. Pengobatan sebelumnya sudah menghabiskan banyak dana, sehingga markus saat ini kesulitan dalam pembiayaan untuk pengobatan anaknya tersebut. Tanggal 21 mei 2015 ilham masuk rumah sakit dan harus mendapatkan perawatan yang intensif, biaya sebesar 7,1 juta harus di bayar oleh beliau, dan BPJS pun belum selesai dalam proses pembuatannya. Sehingga harus menggunakan biaya umum agar si anak bisa pulang setelah secara medis mendapatkan penanganan. Markus hanyalah seorang tukang kebun dengan gaji kurang dari 600 ribu per bulan. Sehingga dia cukup kesulitan dalam membayar biaya rumah sakit. Ilham mulai sakit parah sejak dua bulan yang lalu. Kemudian, seminggu setelah di rawat di RSUD Wonogiri, tanggal 29 Mei 2015 ilham harus di rawat di Sardjito Yogyakarta. Di dampingi oleh tim kurir sedekah rombongan Yogyakarta. Setelah kurang lebih dua minggu perawatan, akhirnya diperbolehkan untuk pulang ke wonogiri. Di antar tim kurir jogja dengan MTSR jogja. Karena kondisi kurang mampu, dan biaya saat di rsud wonogiri membutuhkan cukup banyak, sedekah rombongan membayar biaya tersebut. Semoga bantuan ini meringankan beban keluarga ilham. Aamiin.

Bantuan : Rp. 7.100.000,-
Tanggal : 28 Mei 2015
Kurir : @Mawan

Ilham menderita Komplikasi Jantung Paru

Ilham menderita Komplikasi Jantung Paru

ASNAH SANGGAU (32, Maag kronis/kadang muntah darah). Alamat : RT.11/10, Kelurahan Bunut, Kab. Sanggau, Kalimantan Barat. Bu Asnah bekerja sebagai penjual kue keliling, dengan tanggungan 3 orang (termasuk suami yang sedang sakit). Ia berobat di Puskesmas dengan biaya umum karena tidak memiliki jaminan kesehatan dan perlu bantuan untuk membuat kelengkapan surat-surat (KTP dan KK) untuk BPJS.  Saat ini ia sering kambuh karena    beban hidup sehingga  sering merasa lelah. Sekarang ini  Bu Asnah juga memiliki berat badan kurang dan juga sering sakit. Suami Bu Asnah saat ini menderita penyakit tyroid sakit. Anak pertamanya juga pernah menderita  typus dan   kadang sering kambuh.  Mereka hidup  berpindah-pindah kontrakan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin – Moh.Taqiyudin @hapsarigendhis

Ibu asnah menderita Maag kronis/kadang muntah darah

Ibu asnah menderita Maag kronis/kadang muntah darah


BAGUS AFRIANSYAH (13 tahun, Acute Limfblastik Leukimia). Jl. Suka Negeri Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten WayKanan, Lampung. Bagus merupakan anak kedua dari pasangan Bpk. Hamzah (40) yang bekerja sebagai petani dan Ibu Hasibah (40 ) yang bekerja sebagai ibu rumah tangga. Awal dik Bagus dirawat di Rumah Sakit Abdoel Moeloek (RSAM) adalah pada bulan April 2015, dik Bagus mengeluh nyeri sendi pada kedua bahu 2 bulan sebelumnya. Dari hasil laboratorium ditemukan adanya penurunan kadar sel darah merah mencapai 8,9 mg/dl dan peningkatan sel darah putih yang drastis. Kemudian dik Bagus menjalani pemeriksaan darah lebih lanjut, dan diketahui adanya tanda-tanda keganasan pada sel darah putihnya atau yang disebut dengan penyakit Acute Limfoblastik Leukimia (ALL). ALL yang diderita dik Bagus menyebabkan sering kali dik Bagus demam dan kejang, selain itu juga kini dik Bagus mengalami BAB yang hitam dan muntah-muntah. Sempat beberapa kali dik Bagus masuk ke ruang observasi di ruang Anak RSAM. Namun alhamdulillah.. keadaan dik Bagus saat ini sudah mulai stabil. Dikarenakan penyakityang di deritanya kini dik Bagus tidak mampu lagi bersekolah seperti teman-temannya, bukan hanya itu… Ayah dik Bagus pun saat ini tidak dapat bekerja lagi karena harus menemani dik Bagus selama menjalani perawatan di RSAM. Banyak sekali transfusi darah yang harus dijalani oleh dik Bagus. Dengan menggunakan fasilitas jamkesmas BPJS dik Bagus akhirnya bisa meneruskan pengobatannya, namun dikarenakan ayahnya yang tidak lagi bekerja, keluarga dik Bagus sudah mulai kehabisan biaya untuk hidup di Bandar Lampung. Dan terkadang, ayah dik Bagus sering hanya makan satu kali dalam sehari agar dapat terus menemani dik Bagus selama menjalani pengobatan. Alhamdulillah berkat sedekah dari para sedekahkholic #SedekahRombongan, kini ayah dik Bagus mendapatkan donasi untuk biaya ongkos, akomodasi dan sehari-hari selama menjalani pengobatan di RSAM.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 18 Juni 2015
Kurir :@ddsyaefudin @arisasamara @rintawulandari

Bagus menderita  Acute Limfblastik Leukimia

Bagus menderita Acute Limfblastik Leukimia


SEPTI SALSABILA (1 tahun 4 bulan, Bronkopneumoniae + Tumor Mediastinum).  Jl. Pasir Sakti RT.16/6, Kabupaten Lampung Timur. Dik Septi, merupakan anak semata wayang dari pasangan suami istri Bpk. Nurwahid (26) yang bekerja sebagai pegawai bensin di SPBU dan Ibu Putri Ayu (25) yang bekerja sebagai ibu rumah tangga. Pada mulanya keluhan dik Septi saat masuk ke ruang perawatan anak Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) karena sesak berat, demam tinggi dan batuk yang dideritanya sekitar 1 minggu sebelumnya. Selain itu juga terdapat benjolan pada lehernya kanannya sejak usia 1 bulan, sebelumnya dik septi sudah pernah dibawa ke dokter dan dianjurkan untuk dilakukan operasi. Namun dikarenakan ketiadaan biaya, akhirnya keluarga dik Septi menunda untuk melakukan operasi. Benjolan yang ada di lehernya semakin lama semakin membesar. Bronkopneumonie, itulah nama penyakit yang sedang diderita dik septi saat ini, penyakit ini memang paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri dan paling banyak terjadi pada anak-anak usia dibawah 2 tahun. Sesak, batuk, dan demam tinggi merupakan gejala yang muncul pada pasien – pasien penderita Bronkopneumoniae. Sesak napas yang berat ditambah lagi dengan tumor di bagian leher kanan dik Septi membuat aliran napas yang masuk kedalam tubuh di septi semakin sulit, saat ini dik Septi sedang dirawat di ruang observasi RSAM. Pengawasan ketat dilakukan oleh seluruh tim dokter dan perawat RSAM. Tim dokter juga merencanakan rujuk ke RSCM untuk pengobatan tumor mediastinum yang diderita dik Septi, jika keadaan dik Septi sudah membaik. Selama ini orang tua pasien menggunakan fasilitas BPJS Mandiri kelas III, sebelumnya dik Septi juga sudah pernah menjalani pengobatan di RSCM selama 2,5 bulan. Namun dikarenakan biaya tempat tinggal hidup yang cukup mahal, orang tua dik Septi akhirnya membawanya pulang. Untuk melanjutkan ikhtiar kesembuhan dik Septi #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk biaya berobat di RSAM dan RSCM nanti.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @arisasamara @rintawulandari

Septi menderita Bronkopneumoniae + Tumor Mediastinum

Septi menderita Bronkopneumoniae + Tumor Mediastinum


KHOIRANI BINTI MUAMAR, (5, Kelainan Anus/Atresia Ani), Alamat: Danau Embat RT.2/1 Kelurahan Danau Embat, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Jambi. Ayah: Muamar (32), buruh petani, Ibu: Ratna Holila (29), tanggungan: 2 anak. Sejak lahir Khoirani menderita sakit dengan diagnosis Atresia ani, operasi colostomi sudah dilakukan di RSUD Raden Mataher Jambi dan untuk operasi lanjutan pembuatan lubang anus (PSARP) akan dilakukan di RSCM Jakarta, dengan fasilitas Jamkesda. Waktu pengobatan yang cukup panjang selama di Jakarta, membuat bekal keluarga ini terkuras habis, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya tinggal sementara (kos) dan biaya sehari-hari selama berobat di Jakarta. #SedekahRobongan menjumpai Khoirani, menjalin tali kasih dan santunan lanjutanpun disampaikan untuk keperluan biaya sehari-hari selama rawat jalan di RSCM setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 704. Alhamdulillah kondisi Khoirani semakin bugar dan sehat. Team dokter yang menanganinya belum menjadwalkan untuk operasi lanjutan perbaikan pada anusnya. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000.-
Tanggal : 24 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Khoirani menderita Kelainan Anus/Atresia Ani

Khoirani menderita Kelainan Anus/Atresia Ani


AGUSTINI NURMAN (35, Tumor Pipi). Alamat: Talang Batu, RT.1/1, Kabupaten Mesuji, Lampung. Agustini istri dari bapak Nurman, seorang nelayan, sejak tahun 2008 terkena Tumor Lunak Pipi kanannya dan sempat 2 kali dioperasi di RSCM Jakarta menggunakan fasilitas Jamkesmas. Belum sembuh total penyakitnya karena harus terus dilakukan penyinaran untuk mematikan jaringan tumornya, Agustini kembali ke Lampung karena merasa tidak mampu menanggung biaya hidup selama berobat di Jakarta. Akhirnya awal 2012 Tumor itu kembali tumbuh dan membesar dan RS. Abdul Muluk merujuknya kembali ke RSCM. Bismillah… #SedekahRombongan kembali membantu biaya operasional mereka selama berobat di Jakarta, Saat ini operasi tahap pertama pembuangan Tumor yang ada di pipi Agustini telah dilakukan dan selanjutnya tindakan kemoterapi terus dilakukan sambil menunggu jadwal operasi perbaikan bagian hidung dan pipinya. Bantuan lanjutan pun disampaikan untuk biaya harian setelah sebelumnya masuk di Rombongan 704. Untuk penjadwalan operasi tahap kedua masih belum ada panggilan dari dokter, untuk sementara ibu Agustini hanya kontrol rutin satu bulan sekali ke poli bedah RSCM Jakarta.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Ibu agustini menderita Tumor Pipi

Ibu agustini menderita Tumor Pipi


DODI HERIYANSYAH (55, Diabetes Melitus, Hipertensi & Gangguan Jantung). Alamat:  Kp. Pisangan RT.12/3, Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Dodi Heriyansyah 9 tahun  terakhir menderita  penyakit gula dan darah tinggi (hipertensi). Saat ini penyakit tersebut disertai pula dengan penyempitan jantung (sudah 50%). Keparahan sakitnya tampak dari jari-jari tangan sebelah kirinya yang bengkak dan bernanah serta adanya  sesak napas  yang membuat Pak Dodi tidak dapat tidur nyenyak. Keadaan ekonomi keluarga serta tanggungan 2 orang anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar sementara Pak Dodi tidak bekerja lagi membuat istrinya, Ibu Kasni (35)  berjualan donat keliling kampung agar  tetap bisa menyambung biaya hidup sehari-hari. Alhamdulilah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Pak Dodi. dan bantuan lanjutan ke- 4 untuk biaya transportasi kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 713,717 dan 718. Alhamduliah saat ini Pak Dodi sudah sembuh dan pulang kerumah. Kontrol rutin akan di lakukan Pak Dodi setelah pulang dari rumah sakit. Terima kasih untuk sahabat #SR, semoga kebaikan sahabat #SR dilipat gandakan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 24 Juni  2015
Kurier: @ddsyaefudin @jawierjawa @hapsarigendhis

Pak dodi menderita Diabetes Melitus, Hipertensi & Gangguan Jantung

Pak dodi menderita Diabetes Melitus, Hipertensi & Gangguan Jantung


NONON YULIANA BINTI YOPI (43, Kanker  Serviks) . Alamat: Kampung Sindanglaya, RT 2/1, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas Cianjur. Bu Nonon menderita kanker serviks setelah mendapat diagnosis dokter di RSUD Cianjur pada tahun 2014. Ia disarankan untuk segera dioperasi. Untuk itu ia dirujuk ke RSHS Bandung. Di rumah sakit tersebut Bu Nonon dioperasi dan setelah itu ia harus kontrol setiap bulan. Saat ini ia merasakan ada gejala pembengkakan di pahanya. Pak Dadan, suami Bu Nonon yang bekerja sebagai petugas keamanan yang biasa mengantar Bu Nonon ke RS. Hasan Sadikin Bandung dengan motor. Nonon dan suami sangat bersyukur dengan adanya jaminan BPJS yang menanggung biaya pengobatan. Nonon adalah peserta BPJS PBI. Alhamdulillah Kurir #SedekahRombongan menemui dan telah menyampaikan bantuan untuk transport dan membeli obat obatan yang tidak ditanggung oleh BPJS.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Ibu nonon menderita Kanker  Serviks

Ibu nonon menderita Kanker Serviks


KOMARUDIN BIN AMIR, (25, Leukemia). Alamat : Kedung Halang Blok Asem RT.2/4 , Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Komarudin biasa dipanggil Komar, menurut keterangan dari Maryati, ibunya, terlahir normal dan sehat. Mulai kelihatan kalau kesehatan Komar kurang baik ketika Komar usia belasan tahun, selepas Komar dari Sekolah Dasar. Komar terlihat cepat lelah dan seluruh permukaan kulit selalu terlihat pucat. Kini Komar telah menikah dan memiliki seorang anak. Kondisi Komar sekarang ini sering merasa lelah, sering pusing, pucat dan sering keluar darah kental dari mulutnya. Pada tahun 2014 Komar oleh orangtuanya telah diupayakan berobat dan dibuatkan BPJS . Oleh dokter spesialis di RS. PMI Komar dirujuk ke RS. Cipto Jakarta. Namun karena ketiadaan biaya untuk ongkos pulang-pergi, orangtua Komar akhirnya tidak melanjutkan pengobatan Komar. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan dapat bertemu dan mendampingi Komar menjalani pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan BPJS.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,- .
Tanggal : 10 Juni 2015 .
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Komarudin menderita  Leukemia

Komarudin menderita Leukemia


DEDE SAEPUDIN BIN OMOD (37, penyakit kanker wajah). Alamat : Bojong Neros RT .1/13, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Penyakit kanker yang diderita  Dede  mulai timbul sejak tahun 2013. Awalnya Dede mengorek giginya dengan tusuk gigi yang ujungnya tajam. Tidak lama setelah itu Dede merasakan nyeri dan suara berdenging di telinganya. Karena rasa nyerinya semakin tak tertahankan, Dede berobat ke puskesmas lalu mendapat rujukan je RSUD Ciawi. Ia dirujuk lagi untuk berobat ke RSCM. Selama tahun 2014 Dede sering kontrol ke RSCM. Ia pulang-pergi Bogor Jakarta mengikuti proses pengobatannya. Namun belum sampai pemeriksaan lebih lanjut Dede berhenti berobat karena merasa lelah. Ia juga kesulitan biaya transport dan kebutuhan makan sehari-hari. Ia juga tidak tega membiarkan istrinya, Sri Haryati berdagang batagor dengan gerobak dorong. Sedikit keuntungan dari berdagang batagor inilah yang digunakan untuk keperluan sehari-hari dan juga untuk ongkos berobat. Sejak awal tahun 2015 hingga saat ini Dede sudah tidak berobat lagi. Kurir #SedekahRombongan menemui Dede dalam keadaan hampir separuh wajah Dede terutama bagian mata membengkak. Kadangkala dari kelopak mata bawahnya mengeluarkan darah. Kurir #SedekahRombongan datang bersilaturahmi mengunjungi Dede dan menyampaikan santunan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Pak dede menderita penyakit kanker wajah

Pak dede menderita penyakit kanker wajah


CARIN BIN CADOK (56, Suspek Tumor di bawah telinga). Alamat Kp. Rumbia RT.1/1, Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi  Jawa barat. Sejak 5 tahun yang lalu, tumbuh benjolan di bawah telinga Pak Carin. Ia pernah dibawa ke pengobatan alternatif di Bogor, kemudian benjolan berukuran sebesar  ibu jari orang dewasa  diangkat, namun kini  benjolan tersebut muncul lagi dan semakin membesar. Saat ini karena ketiadaan dana, Pak Carin tidak dapat   berobat untuk mengobati penyakitnya lagi. Maklum saja penghasilannya sebagai tukang tambal ban hanya cukup untuk makan sehari-hari. Adapun istri Pak Carin, Bu Unah yang berusia 50 tahun seorang ibu rumah tangga. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan tukang tambal ban ini dan selanjutnya menyampaikan titipan sedekaholic #SR  agar ia dapat  melanjutkan pengobatan. Mudah-mudahan dengan bermodalkan Jamkesmas dan titipan cinta #SedekahRombongan yang pertama ini, penyakit Pak Carin bisa segera  diangkat dan diberi kesembuhan Allah. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @romli_iyom @hapsarigendhis

Pak carin menderita Suspek Tumor di bawah telinga

Pak carin menderita Suspek Tumor di bawah telinga


MILI YULIANTI BINTI ATA KUSWARA (27, penyakit kebocoran katup jantung). Alamat : Kampung Rarahan RT.6/4, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Cianjur. Mili mengalami gejala penyakitnya sejak tahun 2011. Ia sering mengalami demam, badan lemas seperti tidak bertenaga. Dengan menggunakan jaminan BPJS Mili berobat ke puskesmas dan mendapat rujukan ke RSUD Cianjur. Ia lalu dirujuk lagi ke RSCM. Setelah menjalani pemeriksaan, Mili menjalani operasi jantung karena terdapat kebocoran katup jantung. Setelah operasi ia dianjurkan kontrol setiap bulan. Mili sudah menjalani rutinitas tersebut hampir 5 tahun. Pada tahun 2014, Mili juga didiagnosis TB Paru. Jika kondisi fisiknya fit, Mili berdagang di depan pintu masuk tempat wisata Cibodas. Suaminya, Endang  berjualan siomay dan cireng keliling dengan gerobak dorongnya. Kurir #SedekahRombongan datang bersilaturahmi  mengunjungi Mili di rumahnya yang sangat sederhana. Rumah papan tersebut hanya berukuran 3×4 m2 . Kurir #SR menyampaikan santunan untuk Mili. Semoga Allah memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Milil menderita penyakit kebocoran katup jantung

Milil menderita penyakit kebocoran katup jantung


SARAH BINTI SARBINI (48, suspek tumor abdomen). Alamat: Kp. Srengseng RT.3/5, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Riwayat penyakit Bu Sarah berawal  6 bulan yang lalu. Ia merasakan ada benjolan di dalam perutnya dan berusaha untuk memeriksakan diri ke Puskesmas dengan berbekal kartu Jamkesmas. Hasil pemeriksaan diduga ada benjolan di dalam rongga perut Bu Sarah. Bu Sarah disarankan  dirujuk ke rumah sakit terdekat. Namun karena ketiadaan biaya transportasi, Bu Sarah hanya sekali datang ke RS Sentra Medika Cikarang dan dirujuk lagi ke RSUD Kota Bekasi. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, akhirnya Bu Sarah kembali dirujuk ke RSCM Jakarta. Kontrol berikutnya Bu Sarah akan menjalani beberapa kali pemeriksaan di RSCM Jakarta yang untuk selanjutnya akan segera ditentukan jadwal operasi. Bu Sarah tinggal bersama suami dan 2 anaknya yang masih sekolah. Suami Bu Sarah, Pak Melih (48) yang bekerja sebagai tukang mencari katak di sawah pada malam hari dengan penghasilan sekitar Rp. 10.000,- sampai dengan Rp. 30.000,- perhari.  Penghasilan ini dirasakan sangat tidak mencukupi. Semenjak Bu Sarah jatuh sakit,  beban yang harus dipikul keluarga ini dirasakan semakin berat. Rabu, tanggal 24 Juni 2015, Bu Sarah ditemani anaknya berangkat ke RSCM Jakarta karena esok harinya ia akan menjalani operasi di rumah sakit ini. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan yang sebelumnya masuk di Rombongan 703. Semoga operasi Bu Sarah dilancarkan. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @hapsarigendhis

Ibu sarah menderita suspek tumor abdomen

Ibu sarah menderita suspek tumor abdomen


NURMAN BIN NURANIH (30, Gangguan Jiwa, TB paru dan Morbus Hansen/Lepra). Alamat: Kp. Ceger RT.6/3, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hingga saat ini Nurman belum berkeluarga. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya yang penghasilannya dari bekerja serabutan. Sudah sekitar 5 tahun ini  Nurman lebih banyak terbaring di tempat tidur. Ia menderita tuberculosis (TB) paru, lepra dan gangguan jiwa. Saat ini Nurman rutin kontrol berobat di RSUD Cibitung Bekasi. Nurman mengalami kesulitan biaya transport dan biaya sehari-hari. Keadaannya sampai dengan saat ini makin membaik, tapi sayangnya obat yang biasa dikonsumsi sering tidak ada di RSUD Cibitung sehingga harus beli di apotik luar rumah sakit. Alhamdulillah, kurir @SRbergerak telah menyampaikan bantuan lanjutan kepada Nurman, yang sebelumnya masuk di Rombongan 671. Semoga Allah memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @hapsarigendhis

Pak nurman menderita Gangguan Jiwa, TB paru dan Morbus Hansen/Lepra

Pak nurman menderita Gangguan Jiwa, TB paru dan Morbus Hansen/Lepra


FARZANA AHZA HAFIY SYAHMI (8 bulan, Bronkopneumonia). Alamat : Jl. Haji Gamun, RT.5/11 Jatimakmur, Pondok gede, Bekasi. Farzana didiagnosis bronkopneumonia (radang paru-paru). Dokter klinik tempat  Farzana diperiksa mengharuskan ia segera dibawa ke rumah sakit, karena kondisi Farzana sesak nafas disertai diare terus-menerus. Saat dibawa  ke RS Bunda Aliyah, Farzana harus mendapatkan perawatan khusus di ICU dan  mereka diwajibkan membayar deposit karena tidak memiliki jaminan kesehatan BPJS. Ayah Farzana, Bpk. Reza (30) bekerja  sebagai operator telepon dan ibunya, Hilda (27) seorang ibu rumah tangga biasa. Saat ini mereka dalam kesulitan untuk membayar tagihan biaya rumah sakit. Alhamdulilah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini dan menyampaikan santunan biaya untuk membayar biaya rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 10 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @jawierjawa @hapsarigendhis

Farzana menderita Bronkopneumonia

Farzana menderita Bronkopneumonia


ENGKOS KOSWARA (25, Suspect Infeksi Usus). Alamat: Kampung Situ Leutik RT.1/9 Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Bersama istri dan satu anaknya, Koswara tinggal di kontrakan dekat sekolah dasar sekaligus membuka warung  jajanan anak-anak. Istrinya, Neng Ai (22) bergantian menjaga warung mereka. Koswara mengalami gejala nyeri di perutnya sejak sebulan yang lalu. Perutnya juga sesekali mengembung. Ia kerap sulit buang air kecil dan buang air besar sehingga mengganggu tidurnya di malam hari. Keluarganya sudah membawa Koswara memeriksakan diri ke dokter. Berbekal Jaminan kesehatan SKTM Kab. Bandung, ia dua kali berobat ke Puskesmas Pasirjambu dan RSUD Soreang. Pada akhir bulan Maret 2015 ia bahkan dirawat selama 1 minggu di rumah sakit. Sepulang dari rumah sakit, kondisi kesehatannya tidak langsung membaik. Ia keluar-masuk RSUD Soreang dengan biaya hasil pinjaman. Kesulitan hidup yang dialami keluarga kecil berpenghasilan kecil ini sampai pada #SedekahRombongan atas informasi dari perangkat Desa Tenjolaya. Karena terkendala biaya, pengobatannya tak berlanjut sehingga belum ada kepastian tentang penyakit dan penanganannya. Untuk melanjutkan diagnosa medis dan ikhtiar bagi kesembuhan Koswara, alhamdulillah kurir #SR Bandung berkesempatan mendampinginya ke RSUD Soreang dan RSUD Al Ihsan Bandung. Bahkan santunan dari sedekaholics #SR pun telah disampaikan kepada Koswara yang digunakan untuk biaya pembuatan BPJS, transport dan akomodasi. Pada Jumat 12 Juni 2015 kembalj kurir #SR mendampinginya kontrol ke RSUD Soreang. Hasilnya, ia dirujuk ke RSHS Bandung. Akan tetapi, pada Sabtu, 13 Juni 2015, kondisinya memburuk dan akhirnya ia dievakuasi ke IGD RSUD Soreang. Manusia hanya berikhtiar, Allah Yang Maha Menentukan. Pada Minggu pukul 03.00 Koswara dipanggil Sang Pemiliknya, Allah SWT saat ditanganai tim medis. Sebagai empati atas musibah yang dialami keluarga dhuafa ini, kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan uang duka, setelah sebelumnya tetcatat masuk di Rombongan 709.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 17 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Pak engkos menderita Suspect Infeksi Usus

Pak engkos menderita Suspect Infeksi Usus


ASYKARIYAH UFAIROH SAKHI (3, kebocoran jantung & dextrocardi). Alamat Kp. Teluk Ambulu RT. 2/1, Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.  Asykariyah sejak usia 3 bulan diketahui memiliki kelainan jantung. Ayah Asykariyah hanya  mengupayakan pengobatan  rawat jalan hanya jika kondisi Asykariyah sedang menurun,  karena selain usianya yang masih balita juga ketiadaan dana untuk operasi.  Awal tahun 2014, ia dibuatkan jaminan BPJS untuk melanjutkan pengobatan, dengan harapan bisa membantu biaya operasi. Sampai dengan saat ini Asykariyah masih dalam tahap pemeriksaan di RS. Jantung Harapan Kita Jakarta. Kedua orangtuanya merasakan kesulitan biaya transport ketika harus membawa Asykariyah ke rumah sakit. Ayahnya bernama Usama (30), yang bekerja sebagai kurir makanan organik, sementara sang Ibu, Upi Fauziah (25), seorang ibu rumah tangga. Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Asykariyah, dan menyampaikan bantuan awal untuk membantu biaya akomodasi dan obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @romli_iyom @hapsarigendhis

Asykariyah menderita  kebocoran jantung & dextrocardi

Asykariyah menderita kebocoran jantung & dextrocardi


MUTIARA AZAHRA ( 2.5TH HIDROCEFALUS) Rt 03 Rw 01 Kalikidang Sokaraja Banyumas Jawa Tengah. Dik Mutiara anak dari ibu Sepri Purwaningsih (20th) menderita hidrocefalus sejak beberapa bulan setelah dilahirkan. Pada awal penanganan di salah satu RS di serang banten, seharusnya ada tindakan operasi namun karena ketiadaan biaya akhirnya urung dilakukan dan saat itu tidak mempunyai jaminan kesehatan apapun. Saat ini dik Mutiara dan ibunya tinggal di rumah kakeknya di sokaraja. Ayah dik Mutiara beberapa bulan lalu pergi meninggalkan mereka dan pulang ke daerah asal di serang banten. Beban berat dipikul oleh kakek dik mutiara yang hanya bekerja sebagai tukang parkir karena harus menghidupi 8 anggota keluarga. Apalagi untuk kebutuhan dik mutiara dan biaya untuk berobat serta kontrol rutin. Saat ini dik Mutiara berada di RS Margono karena kemarin mengalami demam tinggi dan kejang. #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga dik Mutiara oleh Alloh SWT untuk berpartisipasi meringankan beban keluarga dik Mutiara dengan memberi santunan untuk kebutuhan selama di RS.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Mutiara menderita HIDROCEFALUS

Mutiara menderita HIDROCEFALUS


SUMAWATI (58 th, Stroke) yang beralamat di Dusun pangonan rt 1 rw 8 Desa Soropadan Kabupaten Temanggung, Jawatengah.Ibu sum begitu dia di panggil adalah seorang janda yang punya 1 anak kelas 6 SD, semenjak anaknya kelas 3 sd beliau sudah harus berjuang sendiri untuk membesarkan dan menyekolahkan anaknya dengan menjadi buruh tani sampai beliau terkena stroke, sehingga anaknya yang membantu mencarikan untuk kebutuhan sehari-hari. Setelah ditinggal suaminya beliau hidup kos ditempat tetangganya karena rumah yang harusnya menjadi haknya di jual oleh suaminya yang pergi meninggalkannya sehingga setelah terkena stroke beliau tidak bisa membayar kos rumah dan akhirnya dibangunkan rumah seadanya tanpa kamar mandi oleh warga di tanah kas desa setempat, sakit yang diderita ibu sumawati sudah sejak 3 tahun yang lalu dan sakit stroke sebelah kiri yang dideritanya membuat anaknya yang harus mencarikan nafkah sebagai kuli pasir sambil membagi waktu untuk sekolah. Saat ini kondisi ibu sumawati bisa berjalan sedikit demi sedikit seiring beliau rutin kontrol ke rsud temanggung 1 bulan sekali menggunakan Jamkesmas yang diperolehnya. Saat ini rumah yang menjadi tempat tinggalnya sangat sudah tidak layak huni karena disamping hanya dari pagar tidak ada kamar mandi yang harus ada agar bisa mengurangi kesulitannya untuk ke kamar mandi. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Ibu Sumawati untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk Pembangunan rumah layak huni.

Jumlah Santunan : Rp 12.874.000
Tanggal : 22 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via swastiko

Ibu sumawati menderita Stroke

Ibu sumawati menderita Stroke


TUMINAH dan ELI SUBEKTI ( 48 TH dan 12 th,STROKE dan Kelainan tumbuh Kembang) yang bertempat tinggal di Dusun Bawang Rt  3/6 Desa Kaloran Kec.Kaloran Kabupaten Temanggung, Jawatengah. Ibu ketu begitu beliau di sapa adalah seorang janda yang kerjanya hanya sebagai ibu rumah tangga dan mempunyai 2 orang anak, anak pertama berumur 17 tahun ( Tidak Sekolah) dikarenakan membantu mencari nafkah untuk ibu dan adiknya dan bekerja sebagai buruh tani .Anak yang Kedua bernama Eli Subekti dan mengalami gangguan tumbuh kembang sehingga tidak bisa sekolah sebagai mana teman teman yang lain dan hanya dirumah saja menemani ibunya yabg sakit stroke. Penyakit Stroke ibu ketu ini sudah berlangsung hampir 5 tahun sampai sekarang, beliau hanya mengandalkan kontrol ke Rsud Temanggung setiap bulannya menggunakan kartu Jamkesmas yang dimilikinya Sampai saat ini beliau masih tetap kontrol baik ke puskesmas atau ke rsud diantar anaknya. Untuk anaknya dengan kelainan tumbuh kembang sudah diderita sejak kecil sehinnga sampai sekarang menjadi kurang dalam hal komunikasi jika diajak berbicara sehingga membutuhkan sekolah khusus untuk dia. Untuk kondisi saat ini ibu Ketu sudah bisa berjalan tetapi masih harus pelan pelan  dan masih membutuhkan kontrol setiap bulannya dan anaknya sampai sekarang juga belom sekolah  dan membutuhkan biaya untuk melanjutkan ke sekolah khusus. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan pihak keluarga Ibu TUMINAH  untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk Bantuan Kontrol di RSUD dan biaya masuk sekolah anaknya di SEKOLAH LUAR BIASA

Jumlah Bantuan  Rp 500.000,-
Tanggal : 22 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via swastiko

Tuminah dan eli menderita STROKE dan Kelainan tumbuh Kembang

Tuminah dan eli menderita STROKE dan Kelainan tumbuh Kembang


NATA ARIS BIN ALM. BAJURI biasa dipanggil MBAH WARIS, (75 Sakit kepala & perut). Alamat:  Tegaljoho RT 6/1 Mojotengah Kedu Temanggung, Jawa Tengah. Pada hari Rabu 17 Juni 2015 kurir #SedekahRombongan berkesempatan silaturahim ke rumah beliau atas inisiatif seorang tetangganya yang bernama SURYATMI. Kurir #sedekah rombongan mendapat keluhan dari MBAH WARIS & istrinya bahwa semenjak 5 tahun yang lalu pernah menderita sakit di kepala & perut. Pada saat itu tetangga & saudara membawanya ke rumah sakit Ngesti Waluyo Parakan. Setelah diijinkan pulang oleh Rumah Sakit, beberapa bulan setelahnya penyakitnya kambuh lagi. Diagnosa dokter menerangkan bahwa beliau mengidap gangguan pencernaan & darah tinggi. Sekarang beliau hanya terbaring d tempat tidurnya, dan hanya ditemani seorang istrinya. Beliau tdk punya anak dan hanya mengandalkan penghasilan sebagai penambang batu & pasir kali. Beliau berharap agar kesehatanya bisa terjamin karena belom mempunyai jamkesmas/BPJS. Semoga beliau diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan. Dan segera dbawa ke rumah sakit dengan jaminan BPJS.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @wasono

Mbah nata menderita Sakit kepala & perut

Mbah nata menderita Sakit kepala & perut


LAPAS/RUTAN Kelas IIA Temanggung, (Berbagi Motivasi dan Pembekalan menyambut Ramadhan 1436H). Alamat:  Jl.Masjid Agung Temanggung Jawa Tengah. Pada hari Selasa 16 Juni 2015 #SedekahRombongan mengadakan kegiatan berbagi motivasi dan makanan bagi warga binaan Lapas, hal ini bertujuan sebagai upaya kebaikan menyambut datangnya bulan Ramadan 1436H, agar warga binaan Lapas siap dan ceria dalam menyambutnya. Pengisi kegiatan adalah K. Abdurrahman Wachid,ST yang mana beliau juga sering bersama kurir SR Temanggung. Mereka sangat terharu dan bahkan sampai meneteskan air mata. Semoga  mereka diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 16 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @wasono, swastiko

Berbagi Motivasi dan Pembekalan menyambut Ramadhan 1436H

Berbagi Motivasi dan Pembekalan menyambut Ramadhan 1436H


DARNO(54), WARSIPAH (52), SOLIHA(48), LELI(27) Empat orang anggota keluarga ini mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran.
Alamat: Desa munggangsari rt 1/rw 3, kel. Mendala, kec. Sirampog, kab. Brebes, Jawa tengah. Semenjak lahir keempat anggota keluarga ini telah mengalami kelainan fisik yaitu gangguan penglihatan dan pendengaran, konon kabarnya perkawinan kedua orangtuanya yang merupakan keluarga dekat telah menimbulkan kelainan pada keturunannya, akibatnya mereka tidak bisa melakukan pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Keadaan ekonomi anggota keluarga yang lain juga pas pasan sehingga tidak memungkinkan untuk membantu keluarga ini, kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Mereka juga tidak memiliki jaminan kesehatan apapun sehingga kami kurir sedekah rombongan bermaksud membantu menyantuni keluarga ini, Ketika itu kami datangi keluarga ini dan kami beri santunan untuk meringankan biaya hidup sehari-hari.

Jumlah bantuan: 2.000.000
Tanggal: 31 Mei 2015
Kurir: @arfanesia via Yunanto, @Slamet_priyadi, @Olip_0ile, Heri

1 keluarga mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran

1 keluarga mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran


HANA AZZAHRA (4TH, LEUKEMIA) Rt 01 Rw 01 Desa Tumiyang Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Dik Hana merupakan anak kedua dari bapak Anom Suwelo (37th) dan Ibu Nur Asiah (35th). Pak Anom ayah dari dik hana sehari – hari bekerja serabutan dan seringgya bekerja sebagai kuli batu. Dik Hana diketahui menderita leukemia sejak umur 2,5 tahun. Saat itu dik Hana tiba – tiba sakit panas yang tak kunjung turun dan oleh keluarga dibawa ke puskesmas yang akhirnya dirujuk ke RSUD Banyumas. Serangkaian tes laborat dilakukan selanjutnya dik hana harus dirujuk ke RS Sardjito untuk mendapat pemeriksaan yang lebih komplit dan akhirnya diketahui bahwa dik Hana menderita Leukemia. Sampai saat ini dik Hana menjalani proses pengobatan di RS Sardjito dan harus bolak – balik purwokerto – jogja. Kondisi ekonomi yang serba kekurangan membuat keluarga kesulitan jika akan melakukan kontrol ke jogja. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga dik hana yang kemudian ikut berpartisipasi meringankan beban keluarga dik Hana. Bantuan diperuntukkan untuk membantu biaya transport dan membeli kebutuhan dik hana selama pengobatan. Semoga dik hana dapat segera sembuh dan sehat, aamiin…

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 08 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Hana menderita LEUKEMIA

Hana menderita LEUKEMIA


RSSR PURWOKERTO (Rumah Singgah Sedekah Rombongan) adalah Rumah Singgah yang digunakan pasien-pasien dampingan #SedekahRombongan dari luar kota untuk menginap selama proses pengobatan di Rumah Sakit. Di Purwokerto sejak januari 2015 kami mengontrak rumah di Jl. Penatusan Gang 1 Rt 01 Rw 02 No.5 Purwokerto Wetan untuk digunakan sebagai tempat tinggal pasien sambil mereka berobat di Rumah Sakit sekitar Purwokerto. Fungsi dari adanya Rumah Singgah ini adalah misalnya ada pasien #SedekahRombongan yang berasal dari luar kota Purwokerto, kebanyakan dari wilayah banjarnegara, cilacap, brebes, kebumen,  dsb yang harus menjalani pengobatan di Purwokerto selama berbulan-bulan dan hanya perlu masuk Rumah Sakit seminggu sekali misalnya untuk kemoterapi, kontrol rutin, atau proses pengobatan yang lain tidak perlu bolak balik ke rumahnya dan bisa menempati Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR). Laporan ini ditujukan untuk kebutuhan makan pasien dan kebutuhan sarana prasarana lain untuk melengkapi kebutuhan Rumah Singgah Sedekah Rombongan di Purwokerto selama bulan Mey – Juni 2015.

Jumlah Bantuan : Rp. 9.652.000
Tanggal : 17 juni 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Biaya operasional

Biaya operasional


HANIF (8 BULAN, KELAINAN SALURAN PENCERNAAN) DIK HANIF merupakan anak pertama dari pasangan Ayah Trio Basuki dan Ibu Silvia dengan alamat Jl.HM. Bahroen RT 04 RW 01 Purwokerto Wetan, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Dik Hanif sejak lahir menderita kelainan saluran pencernaan yang membuatnya kesulitan untuk melakukan buang air besar. Saat ini Dik Hanif baru selesai menjalani operasi pembuatan saluran sementara pembuangan kotoran diperutnya. Menurut dokter yang menangani pada saat usia kurang lebih enam bulan nanti dan bobot tubuh memenuhi baru akan dilakukan operasi lagi untuk mengembalikan fungsi saluran pembuangan kotoran sebagaimana mestinya yaitu lewat anus. Saat ini Dik Hanif harus kontrol 3 hari sekali untuk mengecek hasil dari operasi pertama dan untuk menjaga agar tidak terjadi infeksi. Saat ini dik Hanif sudah diperbolehkan pulang ke purwokerto dan stu bulan lagi harus kontrol ke RS Sardjito. #SedekahRombongan membantu untuk membeli kebutuhan dik Hanif antara lain susu, obat2tan, dll . Sebelumnya dik hanif sudah pernah kami bantu dan sudah masuk di rombongan 660 dan 703. Semoga Dik Hanif bisa cepat sembuh dan dapat menjalani operasi lanjutan dengan lancar, aamiin…

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 06 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Hanif menderita KELAINAN SALURAN PENCERNAAN

Hanif menderita KELAINAN SALURAN PENCERNAAN


SUGIMIN BIN REJO WIYONO (55TH, PARU2 + TBC) Jl. Penatusan Rt 02 Rw 02 Purwokerto Timur Banyunas Jawa Tengah. Bapak Sugimin menderita penyakit tersebut sudah cukup lama dan selama ini tidak pernah memeriksakan diri dan jika penyakitnya kumat hanya mengkonsumsi obat apotik dan herbal. Beberapa hari yang lalu beliau dirawat di RS Wijayakusuma selama seminggu karena kondisinya drop dan perutnya terasa panas serta terasa melilit. Beberapa hari dirawat namun belum juga ada perkembangan akhirnya pasien dan keluarga memutuskan utuk pulang dan melakukan perawatan berobat jalan. Pak Sugimin tadinya bekerja sebagai pedagang roti keliling dan saat ini sakit praktis untuk kebutuhan sehari – hari keluarga sangat kesulitan. #SedekahRombongan yang dipertemukan oleh Alloh SWT dengan keluarga Pak Sugimin turut berpartisipasi dalam membantu untuk biaya kontrol dan transport selama pengobatan. Semoga Pak Sugimin dapat segera sembuh dan sehat, aamiin…

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 15 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Pak sugimin menderita PARU2 + TBC

Pak sugimin menderita PARU2 + TBC


MTSR PURWOKERTO ( Operasional Bulan Mey-Juni ). MTSR Sedekah Rombongan terus bergerak untuk proses pendampingan dhuafa dan warga tidak mampu berobat ke rumah sakit, selain itu juga untuk mengangkut jenazah bukan saja untuk warga di Purwokerto akan tetapi meluas sampai ke beberapa wilayah cilacap,purbalingga, brebes, kebumen, banjarnegara dan sekitarnya serta untuk mengantar pasien rujukan ke jogja. Kebutuhan bahan bakar kami cukupi dan kami laporkan tiap bulan. Agar penanganan, pendampingan serta pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bisa berjalan. MTSR Purwokerto juga sudah saatnya untuk perawatan rutin, dan ini akan kami lakukan di bulan depan. Semoga terus bisa bergerak menyampaikan serta membantu banyak orang, aamiin…

Jumlah Bantuan : Rp. 2.175.000,-
Tanggal : 17 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Biaya operasional

Biaya operasional


KATINO BIN YASTANI ( 37 TH, BANTUAN REHAB RUMAH ) JL. Tungku Jadi Rt 04 Rw 04 Pengasinan Kelurahan Kedung Ringin Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas jawa Tengah. Katino bekerja sebagai buruh harian lepas dan telah mempunyai anak 2 orang. Pekerjaan yang datang tak menentu membuat beban ekonomi semakin berat untuk memcukupi kebutuhan keluarga. Rumah peninggalan orang tua yang saat ini ditempati sangat memprihatinkan dan hampir roboh karena kayu – kayunya sudah lapuk dan atapnya pun banyak yang bocor. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga bapak Katino dan #SedekahRombongan merasakan beban dan derita yang di alami keluarga bapak katino dengan kondisi rumahnya saat ini yang memprihatinkan. Akhirnya #SedekahRombongan membantu meringankan beban yang dialami keluarga bapak katino dengan membantu merenofasi rumah beliau agar layak huni. Bantuan tersebut dipergunakan untuk membeli material dan membayar tukang untuk renofasi rumah bapak Katino. Semoga dengan bantuan tersebut keluarga bapak katino lebih nyaman dalam memempati rumah dan tidak khawatir lagi akan roboh.

Jumlah Bantuan : Rp. 10.000.000,-
Tanggal : 05 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Bantuan renovasi rumah

Bantuan renovasi rumah


KOMPLEK RSSR PURWOKERTO ( BANTUAN SEMEN ) Jl. Penatusan Rt 01 Rw 02 Purwokerto Banyumas Jawa Tengah. Komplek lingkungan RSSR Purwokerto melakukan kegiatan pembangunan  dan perbaikan saluran pembuangan air yang berada di belakang RSSR karena sering meluap saat hujan deras. Kegiatan tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit dan melalui rapat RT disepakati untuk melakukan tarikan sumbangan sukarela dari warga dan nanti kekurangan diambilkan dari kas RT. #SedekahRombongan ikut berpartisipasi dalam pembangunan dan perbaikan saluran pembuangan limbah air tersebut dengan membantu pengadaan material berupa semen. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat dan saluran pembuangan air limbah nantinya dapat kembali lancar.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 13 Juni 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

BANTUAN SEMEN

BANTUAN SEMEN

—-
MBAH JINEM (60 tahun, Keterbelakangan Mental) ditemukan tergeletak di hutan kawasan Mojosemi Plaosan pada hari Rabu 27-5-2015 oleh  penduduk sekitar yang pulang dari mencari kayu di hutan. Kondisi Mbah Jinem saat itu dehidrasi dan kelaparan. Awalnya dikira sudah meninggal, tetapi ketika diperiksa ternyata masih hidup. Penduduk kemudian melapor pada pihak kepolisian. Kemudian Mbah Jinem dibawa ke RSUD Sayidiman Magetan untuk segera diberikan pertolongan. Tim Sedekah Rombongan bertemu dengan Mbah Jinem di rumah sakit pada hari Jumat 29-5-2015. Beliau dirawat di lorong Irna VI RSUD Sayidiman Magetan. Kondisi tubuh beliau  stabil tetapi masih lemas, lusuh, kotor dan tubuhnya menimbulkan aroma kurang sedap. Setelah dilakukan pengecekan ke dinas sosial Magetan dan data rekam medik pasien diketahui ternyata Mbah Jinem ini sudah 3 kali dirawat di RSUD Sayidiman Magetan dengan nama Mrs.X karena pasien tidak dapat menjawab ketika ditanya. Jawaban yang keluar dari mulutnya hanya kata-kata “Nggih…nggih….”. Mbah Jinem pertama kali dirawat karena patah tulang kaki akibat tertabrak kendaraan. Kemudian diantar oleh si penabrak ke Rumah Sakit dan dibiayai sampai sembuh. Ketika kondisi membaik, Mbah Jinem dilaporkan melarikan diri dari rumah sakit. Kali kedua mbah Jinem masuk Rumah Sakit pada tanggal 16-5-2015 karena tertabrak kendaraan lagi. Dengan luka di kepala mbah Jinem diantar oleh si penabrak ke Rumah Sakit. Setelah dirawat 4 hari Mbah Jinem melarikan diri lagi. Melihat 3 kali kejadian tersebut mengarah ke daerah barat Magetan, diduga Mbah Jinem ini berasal dari Jawa Tengah. Setelah Sedekah Rombongan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dicapai kesepakatan, biaya perawatan Mbah Jinem selama dirawat ditanggung oleh Dinsos Magetan berdasarkan klaim yang masuk dari pihak rumah sakit. Sedekah Rombongan mencarikan perawat untuk memandikan, membelikan makan tambahan, pakaian, mengganti pampers, dan membantu mencarikan keluarganya. Pada tanggal 4 Juni 2015 tim Sedekah Rombongan menyebarkan informasi mengenai Mbah Jinem melalu jejaring sosial facebook, twitter, Google plus, serta pesan broadcast yang kemudian menyebar secara berantai. Hari berjalan, memasuki minggu ke 3 bulan Juni, kondisi Mbah Jinem mulai pulih. Badannya sudah segar, bisa makan sendiri, dan sudah bisa berdiri meski untuk jalan masih harus dipapah. Tim dokter mengijinkan Mbah Jinem untuk pulang. Namun karena keluarga belum ditemukan dan mbah Jinem termasuk tuna wisma yang mengalami psikotik (gangguan kejiwaan), tim Sedekah Rombongan kemudian berkoordinasi dengan dinas sosial untuk mencarikan panti wredha yang bisa menampungnya. Hingga pada tanggal 22 Juni atau hari ke lima Ramadhan, tiba-tiba ada seseorang yang menghubungi call centre Sedekah Rombongan dan menanyakan Mbah Jinem. Dia adalah salah satu perangkat desa yang mendapat informasi dari facebook. Setelah dilakukan beberapa konfirmasi, dan meyakini Mbah Jinem adalah salah satu warganya, diputuskan Mbah Jinem akan dijemput pada hari Selasa, 23 Juni 2015 di RSUD Sayidiman Magetan. Disaksikan pihak Rumah Sakit, petugas dinas sosial Magetan, para kurir Sedekah Rombongan, dan perangkat Desa RT 2 RW 5 Desa Jeblokan Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Jawa Timur, pertemuan Mbah Jinem dengan keluarganya berlangsung mengharukan. Kakak Mbah Jinem, Pak Kadimun merangkul adiknya sambil menangis haru. “Saya sudah mencarinya sejak Januari lalu. Hilang begitu saja dari rumah setelah saya pulang dari sawah. Saya sudah mencarinya sampai daerah pinggiran Ngawi tapi tidak ketemu. Alhamdulillah di bulan Ramadhan penuh berkah ini adik saya ketemu,” kata Pak Kadimun. Kini Mrs.X itu telah diketahui bernama Jinem. Setelah melakukan serah terima dan mengucapkan terimakasih, Mbah Jinem diantar pulang dengan ambulan MTSR ke rumahnya di Desa Jeblokan RT 02 RW 5 Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Keluarga Mbah Jinem sangat berterimakasih atas bantuan sedekaholic.  Melalui Sedekah Rombongan, akhirnya  Mbah Jinem bisaditemukan kembali dalam keadaan sehat wal’afiat. Sedekah Rombongan memberikan santunan sebesar Rp.1.000.000 untuk keperluan hidup Mbah Jinem dan kakaknya setelah sebelum nya dibantu pada rombongan 719. Perangkat desa dan seluruh warga terharu dan berterimakasih atas semua bantuan dari Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan : Rp 1.000.000
Tanggal : Selasa, 23 Juni 2015
Kurir : @lastiko, @ervinsurvive @iwankeren @heripong @diana_sasa @riana1_rina @agung_hermawan

Mbah jinem menderita Keterbelakangan Mental

Mbah jinem menderita Keterbelakangan Mental


SUNARSIH BINTI MUH. YASIN (36 tahun, gagal ginjal), adalah seorang duafa yang tinggal di Desa Bogem RT 1 RW 2 Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Jawa Timur. Sudah setahun terakhir Bu Sunarsih mengalami sakit gagal ginjal dan diharuskan cuci darah seminggu sekali, yaitu tiap hari Rabu di rsud Soedono Madiun. Suami nya yaitu Pak Harsono (36 tahun) bekerja sebagai buruh pengergajian kayu yang gajinya sebulan sekitar Rp. 600.000. Mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang masih kelas 2 SD. Untung nya Bu Sunarsih tercover Jamkesmas sehingga bisa cuci darah secara gratis di rsud Soedono Madiun tiap hari Rabu. Namun demikian ada dana Rp 100.000 yang harus dibayar tiap 2 bulan sekali dan Rp 50.000 tiap sebulan sekali untuk keperluan check lab berkala dan tidak tercover Jamkesmas. Tiap ke Madiun Pak Harsono selalu meminjam motor ke tetangga nya untuk mengantar istri nya cuci darah. Bisa dibayangkan betapa Bu Sunarsih tiap minggu harus menempuh jarak 30 km, dengan kondisi lemah dan bersepeda motor. Alhamdulillah Bu Sunarsih dipertemukan dengan Sedekah Rombongan dan sudah dua kali MTSR Magetan mengantar Bu Sunarsih cuci darah di rsud Soedono Madiun. Santunan dari Sedekah Rombongan sebesar Rp. 1.500.000 digunakan untuk biaya pengobatan yang tidak tercover oleh Jamkesmas. Keluarga kecil Pak Harsono mengucapkan terimakasih atas santunan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan : Rp. 1.500.000
Tanggal : Selasa, 23 Juni 2015
Kurir : @lastiko @ervinsurvive @iwankeren @heripong

Ibu sunarsih menderita gagal ginjal

Ibu sunarsih menderita gagal ginjal


NURUL ROHMIATI (15 tahun, duafa) adalah putri ke dua dari pasangan Bapak Suparman (55 tahun) dan Ibu Suyati (44 tahun). Keluarga Bapak Suparman tinggal di RT 2 RW 1 Dukuh Geger Desa Sambirobyong Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan Jawa Timur. Nurul adalah seorang siswa yang berprestasi, selalu memperoleh rangking 1 dikelas nya tetapi terancam tidak bisa melanjutkan sekolah karena kondisi ekonomi yang tidak memungkin kan. Pak Suparman ayah Nurul hanya bekerja serabutan dengan penghasilan sekitar Rp 750.000 per bulan, itupun kalau ada yang meminta jasa tenaga nya, jika tidak penghasilan nya lebih kecil lagi. Dengan gaji seperti itu Pak Suparman harus menanggung 3 anak nya yang semua usia sekolah. Istri nya sebagai ibu rumah tangga, praktis tidak ada pemasukan. Anak nya yang pertama bekerja di sebuah koperasi di Yogya dan  gajinya nya hanya cukup untuk kost dan makan sehari-hari. Kebetulan Nurul dipertemukan dengan salah satu kurir Sedekah Rombongan, harapan keluarga Pak Suparman bisa dibantu untuk biaya pendaftaran Nurul ke SMK. Mengingat Nurul cukup berprestasi maka sangat disayangkan apabila putus sekolah. Rencana nya Nurul akan sekolah sambil bekerja supaya bisa mencukupi biaya sekolah nya. Harapan ke depan Nurul bisa memperoleh ketrampilan di SMK dan bisa langsung bekerja sehingga bisa membantu kedua orang tua nya untuk membiayai sekolah dua adik nya. Sedekah Rombongan memberikan santunan sebesar Rp. 1.500.000 yang digunakan untuk biaya pendaftaran ke SMK. Keluarga Pak Suparman mengucapkan terimakasih atas bantuan dari para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan : Rp. 1.500.000
Tanggal : Selasa, 23 Juni 2015
Kurir : @lastiko @ervinsurvive @iwankeren @riana1_rina

Nurul seorang dhuafa

Nurul seorang dhuafa


ARJO SUWITO SLAMET (70 tahun, tumor paru-paru) adalah seorang duafa yang tinggal di Desa Pojoksari RT 12 RW 2 Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Jawa Timur. Dalam 6 bulan terakhir Pak Slamet di vonis menderita tumor paru-paru, sudah 2 kali dirawat di rsud Sayidiman Magetan dan rsu paru-paru di Dungus, Madiun Jawa Timur. Istrinya yaitu Ibu Sadinem (65 tahun) bekerja sebagai buruh tani. Semasa masih sehat Pak Slamet juga bekerja sebagai buruh tani. Saat ini penghasilan keluarga ini hanya berasal dari Bu Sadinem, yaitu sekitar Rp 700.000 perbulan, sangat kurang jika digunakan untuk biaya berobat Pak Slamet, apalagi keluarga ini tidak tercover oleh Jamkesmas. Pada awal-awal pengobatan, Pak Slamet memakai umum sehingga membutuhkan biaya yang sangat besar tetapi belakangan membuat BPJS Mandiri. Pak Slamet mempunyai 3 orang anak yang semua semua sudah berkeluarga. Anak pertama dan kedua menetap di Jakarta dan anak ketiga menetap di Madura. Selama berobat Pak Slamet di dampingi istri nya tetapi karena sudah sama-sama tua jadi sering mengalami kesulitan saat proses pengobatan. Informasi tentang Pak Slamet di dapat dari teman salah satu kurir. Santunan lepas sebesar Rp. 2.000.000 digunakan untuk melanjutkan proses pengobatan Pak Slamet yang sempat tertunda. Beliau sekeluarg mengucapkan terimakasih atas santunan dari para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan : Rp 2.000.000
Tanggal : Selasa, 23 Juni 2015
Kurir : @lastiko, @ErvinSurvive @iwankeren @heripong

Mbah arjo menderita tumor paru-paru

Mbah arjo menderita tumor paru-paru


ELMA TIANA, (10, Bocor Jantung dan TB Tulang). Alamat: Lingkungan VII, RT.2/2, Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Provinsi Lampung, Ayah: Abadi, 50 tahun dan Ibu: Mariana, 42 tahun. Elma saat ini berada dalam perawatan jalan di RSCM Jakarta, Karna mengalami jantung bocor – Elma juga lumpuh kedua kakinya. Dirujuk dari RS Abdul Muluk Lampung berbekal Jamkesmas, Kedua Orangtua Elma berihtiar melewati jarak yang begitu jauh dilalui dari rumahnya. Pengorbanan waktu dan tenaga demi ihtiar kesebuhan Elma tercinta, Walau mereka hidup dalam kesulitan – Abadi hanya seorang Buruh Tani dan masih menanggung 5 orang anaknya yang saat ini ditinggalkan. #SedekahRombongan ikut meringankan beban mereka dengan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya trasportasi pulang ke Lampung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 715. Untuk sementara Elma Tiana sudah diperbolehkan pulang oleh dokter yang menanganinya dan kembali bulan Januari 2016 untuk melakukan operasi kedua pada kakinya. Semoga pengobatannya dilancarkan oleh Allah dan Elma Tiana diberikan kesembuhan yang maksimal.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Elma menderita Bocor Jantung dan TB Tulang

Elma menderita Bocor Jantung dan TB Tulang


SUTARDI SUGIONO (73, Tumor paru-paru), Alamat : Jl. Budimulia RT. 9/4. Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Sutardi Sugiono bapak empat anak sudah tiga bulan ini menderita sakit tumor paru-paru. Gejala awal yang dialaminya, bapak Sutardi Sugiono mengalami batuk – batuk yang terus menerus selama tiga minggu lebih. Pengobatan pertama dilakukannya di puskesmas Pademangan Jakarta Utara, dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas bapak Sutardi Sugiono terdiagnosa mengalami sakit paru – paru dan dari hasil rongent diketahui pada paru – paru kanan terdapat cairan. Dokter puskesmas menganjurkan kepada bapak Sutardi untuk melanjutkan pengobatannya ke RSUD Persahabatan Jakarta Timur. Berbekal BPJS yang dimilikinya bapak Sutardi kemudian melanjutkan pengobatan ke RSUD Persahabatan Jakarta Timur dan dari hasil penyelidikan dokter di RSUD tersebut, selain terdapat cairan pada paru – parunya, bapak Sutardi juga terdiagnosa tumor paru – paru. Berobat dengan fasilitas kesehatan BPJS sangat membantu bapak Sutardi dalam menjalani pengobatannya namun biaya harian dan biaya transportasi sangat memberatkannya. Alhamdulllah #SedekahRombongan dipertemukan dengan bapak Sutardi, bantuan lanjutan untuk membantu biaya transportasi kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 712. Kondisi bapak Sutardi Sugiono saat ini menurun dan sedang dirawat intensif di RS Persahabatan Jakarta, untuk tindakan kemoterapi yang akan dilakukannya belum bisa dilakukan karna kondisinya belum stabil. Semoga pengobatannya dilancarkan dan bapak Sutardi Sugiono diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Pak sutardi menderita Tumor paru-paru

Pak sutardi menderita Tumor paru-paru


YUDISTIRA PRATAMA, (5, Jantung Bocor dan Microcephalus), Alamat: Kampung Caringin, Desa Cimahi, RT.2/4, Kosambi, Karawang. Ayah: Yusuf, 30 tahun dan Ibu: Neneng Sartika, 26 tahun. Keceriaan Balita Yudistira suram tak bersemangat, tak seperti teman-teman sebayanya yang membuat berisik dalam kehidupan isi rumah karena teriakan dan lari-lari kecil anak-anak. Sejak kecil Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy, Astaghfirullah… Anak sekecil Yudistira harus menanggung beban komplikasi penyakit yang begitu serius. Itulah nasib yang harus diterima kedua orangtuanya yang dalam agama harus mengimaninya, upaya melawan nasibpun diihtiarkan. Berbekal Jamkesmas Yudistira sudah mulai berobat, Persoalan baru yakni biaya harian selama di RSUD Karawang terkadang dan sering membuat mereka menahan lapar – Yusuf hanya seorang Buruh Harian. Bismillah… Kini Yudistira sudah dioperasi di RSCM Jakarta dan masih dalam kondisi recovery pasca operasi, Semoga berangsur sembuh. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya harian setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 715. Kondisi Yudistira Alhamdulillah stabil. Untuk tindakan medis selanjutnya Yudistira menunggu penjadwalan untuk operasi pada kelaminnya. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Yudistira menderita Jantung Bocor dan Microcephalus

Yudistira menderita Jantung Bocor dan Microcephalus


NADIA PUTRI (1,5 tahun, Epilepsi). Alamat: Kp. Gandu Poncol RT.1/1, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Ayah Nadia, Pak Sarnadi (35) adalah seorang pedagang gorengan dan ibunya Bu Ratnasari (24), seorang ibu rumah tangga. Riwayat penyakit pada saat usia Nadia 5 bulan, mengalami gejala panas tinggi yang di sertai kejang-kejang. Keluarga langsung membawa Nadia ke RS. Bakti Husada Cikarang dengan jaminan Jamkesda. Di RS. Bakti Husada, Nadia diinfus untuk menurunkan suhu panas tubuhnya selama 2 hari. Dari hasil pemeriksaan di RS. Bakti Husada, Nadia terkena penyakit Bronchopneumoni Dextra. Semenjak itulah Nadia sering mengalami sakit panas mendadak disertai kejang-kejang hampir setiap bulan. Saat ini Nadia dalam perawatan di RSUD Cibitung karena sebelumnya mengalami kejang-kejang dan langsung dievakuasi. Alhamdulillah, Kurir @SRbergerak menyampaikan bantuan lanjutan yang sebelumnya masuk di Rombongan 689. Bantuan diberikan untuk biaya akomodasi selama dirawat di RSUD Cibitung. Semoga diberikan kesembuhan untuk Nadia. Amiiin…!!!!

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay @abu_fatan @hapsarigendhis

Nadia menderita Epilepsi

Nadia menderita Epilepsi


WIWIK WARIS WIYANTI (54. Nasofaring). Alamat : Cipinang Kebembem RT.1/10 No.74 Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Bu Wiwik seorang Janda dengan 2 anak, saat ini tinggal dg Ibunya dan Adiknya. Dulunya bekerja sebagai tukang rias pengantin namun sekarang sudah tidak bisa lagi karena menderita kanker Nasofaring. Awal mula diketahui ada penyakit ini bu Wiwik mengalami pendarahan dihidung selama 3 bulan sejak bulan Mei 2014 tidak sembuh-sembuh. Ahirnya berobat ke bagian Onkologi RSUP Persahabatan dilakukan biopsi dan terdeteksi kanker Nasofairing stadium 4. Alangkah kagetnya bu Wiwik atas vonis ini. Segera dilakukam Kemoterapi ke-1 tgl 9 september 2014 harus rawat inap selama 5 hari. Kemoterapi ke-2, tgl 9 Oktober 2014 juga rawat inap 5 hari. Biaya ditanggung BPJS. Sekarang semua gigi bu Wiwik telah dicabut karena kankernya telah menyebar dan menghindari inveksi dan kesakitan yang luar biasa.kemoterapi ke-3 tanggal 4 November 2014. Setelah kemo ke tiga berarti sudah melewati satu tahap paket pengobatan dengan selamat. Alhamdulillah #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya membeli obat dan vitamin yang tidak dijamin oleh BPJS setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 707. Menurut team dokter yang menanganinya ibu Wiwik Waris Wiyanti sudah bisa kembali control rutin tiga bulan sekali ke poli Tht RS Persahabatan Jakarta, saat ini ibu Wiwik diharuskan memulihkan kondisinya pasca therapy penyinaran dan kemoterapi. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @MarjunulNP

Ibu wiwik menderita Nasofaring

Ibu wiwik menderita Nasofaring


RASAN BIN LANCONG (41, Tumor Nasofaring). Alamat: Bencongan Brebes, RT. 4/1, Kelapa Dua, Tangerang. Pak Rasan, biasa ia dipanggil, merupakan bapak dari 3 orang anak. Sehari-hari ia bekerja sebagai tukang ojeg, namun semenjak sakit, praktis tidak dapat bekerja. Gejala penyakit yang dialami pak Rasan berawal sejak 6 bulan yang lalu. Semula Pak Rasan hanya merasa ada benjolan kecil di lehernya, namun semakin hari benjolan tersebut semakin bertambah besar dan terasa nyeri. Ia berobat pertama kali di RSUD Tangerang dan kemudian dirujuk untuk berobat ke RS. Dharmais Jakarta. Pada tanggal 19 Mei 2015, pak Rasan sudah diperiksa di laboratorium RS. Dharmais. Hasil pemeriksaan memberikan kesimpulan diagnosis kerja saat ini adalah Tumor Nasofaring. Masih dipikirkan kemungkinan diagnosis lain yaitu Limfoma Non Hodgkin (LNH) dan keganasan nasofaring (Karsinoma Nasofaring). Saat ini keluhan yang dirasakan selain jumlah benjolan di leher kanan dan kiri semakin banyak dan membesar, Pak Rasan juga mengalami penurunan berat badan sehingga ia terlihat sangat kurus. Ia juga merasa lemas dan setiap saat merintih kesakitan. Meskipun biaya berobatnya ditanggung oleh BPJS, namun karena tidak mempunyai biaya transport ke rumah sakit dan biaya untuk keperluan sehari-hari, maka proses pengobatan lanjutannya sempat terhenti. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk biaya transportasi berobat ke RS. Dharmais setelah sebelumnya telah masuk Rombongan 716. Pak Rasan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 24 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlna @pratama_chatur @hapsarigendhis

Pak rasan menderita Tumor Nasofaring

Pak rasan menderita Tumor Nasofaring


MUHAMMAD RIFKIANSYAH INDRA BEKTI (6, ADHD Kombinasi dan Gejala Autisme Ringan). Serta ZASKIA FAHIRA PERMATASARI (4), ADHD Kombinasi, Autistic Spectrum dan Retardasi Mental Sedang; LISHA ZAHRA PERMATASARI  (3), ADHD Kombinasi. Alamat Jl. Lembang Baru IV No. 12 B , RT.2/9, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten. Ibu Ade Fitria sungguh memiliki kesabaran yang luar biasa. Bagaimana tidak, ketiga anak yang begitu ia sayangi mengalami gangguan yang sama yakni ADHD (Attention Defisit Hyperactivity Disorder) atau Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas dengan tipe Kombinasi. Secara kasat mata, fisik anak-anak  Bu Ade terlihat seperti anak normal, namun perilaku dan psikomotor mereka berbeda. Dalam waktu dekat ini, Rifki akan dikhitan dengan cara bedah plastik. Hal ini dikarenakan kondisi Rifki yang hiperaktif dan selanjutnya akan dirawat selama 2 hari agar pasca khitan tidak terjadi pendaharan. Sang adik, Zaskia masih dilakukan evaluasi ke poli Psikiatri dan tumbuh kembang serta Psikologi untuk ADHD dan autistik spektrum. dan mendapatkan obat penenang risperidone 2×2,5 mg dan methylfenidate 1×2,5 mg. Zaskia saat ini masih belum bisa berbicara 2 arah, dalam arti berbicaranya masih kurang nyambung. Begitu juga dengan Alisha masih terlalu agresif karena selalu melempar dan membanting barang untuk mengungkapkan perasaan dan keinginannya. Alisha juga masih dalam tahap evaluasi ke poli Psikiatri dan tumbuh kembang. Alisha juga terus mendapatkan obat risperidone  2×2 mg. Bantuan lanjutan kembali disampaikan untuk biaya operasional ke rumah sakit setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 693

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 21 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlana  @hapsarigendhis

M Rifki menderita ADHD Kombinasi dan Gejala Autisme Ringan

M Rifki menderita ADHD Kombinasi dan Gejala Autisme Ringan


HENDRA GUNAWAN (26, Giant cell Tumor). yang beralamat: Kampung Rawa Sentul RT.2/4 Desa Jaya Mukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi. Sejak 3 tahun yang lalu  Hendra mulai merasakan nyeri dan bengkak di lutut kiri. Ia sudah berobat secara tradisional selama satu tahun, namun penyakitnya bertambah parah. Bengkak di lututnya semakin besar hingga akhirnya ia berobat ke RS Medirosa Bekasi. Hendra dinyatakan mengalami tumor di lutut kiri dan dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung. Pada tahun 2012 Hendra sudah menjalani operasi pertama dan dilanjutkan dengan radioterapi sebanyak 30 kali. Selama rutinitas pengobatan Hendra tinggal di Rumah Singgah Sedekah Rombongan Bandung. Santunan dari sedekaholics #SR telah di sampaikan kepada Hendra untuk membeli obat dan ongkos pulang ke kampung halamannya  setelah santunan awal telah di sampaikan pada rombongan 711. Kini Hendra harus menerima keputusan yang sangat berat , tim Dokter yang menangani Hendra berobat di RSHS Bandung memutuskan bahwa Hendra harus menjalani operasi amputasi pada kakinya . semoga Hendra di beri ketabahan oleh Alah SWT amin ya robbal alamin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 20 Juni 2015
Kurir: @ddsyaefudin @avinptr @hapsarigendhis

Hendra menderita Giant cell Tumor

Hendra menderita Giant cell Tumor


RSSR BANDUNG atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, terletak di sekitar RS. Hasan Sadikin Bandung, tepatnya di Jalan Sukagalih, Belakang Puskesmas Sukajadi Kota Bandung. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RSHS Bandung, yang berasal dari daerah luar Bandung. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota Jogyakarta, Jakarta, Malang dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Bandung, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki juga rumah singgah di sekitar rumah sakit rujukan nasional ini. Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Bekasi, Karawang, Cianjur, Bandung, Sukabumi, Tasikmalaya, Ciamis, Indramayu, Kuningan dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat. Pasien dan keluarganya yang sedang berobat tentu saja setiap harinya memerlukan makanan pokok, utamanya beras dan sembako lainnya. Alhamdulillah, #SedekahRombongan terus berempati untuk mengurangi beban hidup pasien dhuafa yang tengah berjuang dan tinggal di RSSR. Kembali bantuan logistik pun disampaikan untuk membeli Sembako dan keperluan di Rumah Singgah Sedekah Rombongan Bandung  dan kebersihan lingkungan. Bantuan sebelumnya untuk RSSR masuk di rombongan 718. Bantuan saat ini akan digunakan untuk membeli sembako, membayar kontrakan pasien yang di karnakan Rumah Singgah SedekahRombongan saat ini penuh dan untuk membayar tagihan listrik yang rutin dibayar pada akhir bulan serta uang kebersihan lingkungan di sekitar Rumah Singgah #SedekahRombongan Bandung.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 20 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @avinptr

Bantuan operasional

Bantuan operasional


ROHENDI (44,  Penyakit Kelenjar Getah Bening Leher). Alamat: Kp. Bojong Gede RT.2/16 Desa Sukarame Kecamatan Leles Kabupaten Garut. Rohendi sehari-harinya adalah buruh. Ia mulai merasakan pgejala penyakitnya sejak 7 bulan yang lalu. Awalnya ia mengeluhkan benjolan yang muncul di lehernya disertai nyeri. Bersama istrinya, Nani (38) Rohendi berobat ke RSUD Garut selama 3 bulan kemudian dirujuk ke RSHS Bandung untuk penanganan yang lebih. Mereka sempat bingung mengambil keputusan berangkat ke Bandung atau tidak karena harus meninggalkan tiga anak da nada keterbatasan biaya bekal berobat.  Namun karena ingin sembuh, akhirnya Rohendi bertekad berangkat dan menitipkan anak mereka ke orangtua Rohendi. Untuk biaya transport mereka terpaksa meminjam ke tetangga. Setelah diperiksa ternyata Rohendi mengalami penyakit kelenjar getah bening. Selama di Bandung mereka tidur di koridor rumah sakit selama satu bulan sampai akhirnya bertemu dengan #SedekahRombongan. Kurir #SR segera mengajak untuk tinggal di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Bandung. Rohendi sangat bersyukur dan berharap cepat sembuh agar ia dapat  bekerja lagi. Sedekah rombongan kembali memberi santunan lanjutan untuk pak Rohendi yang saat ini berada di Ruang Kana Rumah sakit Hasan Sadikin Bandung, untuk melakukan transfusi bntuan lanjutan kini  di pergunakan untuk pembelian.Santunan sebelumnya masuk pada rombongan 711.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 20 Juni 2015
Kurir: @ddsyaefudin @avinptr @hapsarigendhis

Pak rohendi menderita Penyakit Kelenjar Getah Bening Leher

Pak rohendi menderita Penyakit Kelenjar Getah Bening Leher


RAMI BINTI RAWA (83, asam urat tinggi). Alamat Kp. Pulo Tanjung RT.1/1, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sudah semenjak 3 tahun nenek ini sering sakit-sakitan, namun karena ia tidak punya uang untuk berobat akhirnya ia hanya mengandalkan obat-obatan warung. Maklum saja nenek ini hidup di rumah yang sangat kecil. Sedangkan sanak saudara hanya kadang-kadang saja memberinya uang, karena kondisi ekonomi mereka pun tergolong tidak mampu. Kadang nenek Rami mendapat pemberian uang dari tetangga yang simpati. Selama ini ia tidak pernah ke puskesmas karena kondisi yang tidak memungkinkan. Penyakitnya hanya bisa dirasakan tanpa bisa berbuat banyak. Sebetulnya rumah nenek Rami berdekatan dengan anaknya, namun tidak bisa mengupayakan untuk membawanya ke Puskesmas terdekat. Keluarga ini takut seandainya nenek Rami dirawat ada biaya yang harus dibayar. Suami nenek Rami sudah sekitar 20 tahun yang lalu meninggal dunia. Alhamdulillah, #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal untuk biaya akomodasi berobat dan kebutuhan lainnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay @hapsarigendhis

Mbah rami menderita asam urat tinggi

Mbah rami menderita asam urat tinggi


ROYANI BIN SYAMSUDIN (27, Engsel Lengan Sebelah Kiri Lepas). Alamat : Jl. 20 Desember Kampung Pinggirawa, Cengkareng, Jakarta Barat. Roy, biasa ia disapa, tidak dapat bekerja karena kondisi tangan kiri yang semakin mengecil dan tidak dapat digerakkan. Roy tinggal bersama dengan kedua orang tuanya, dimana untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, ayah kandung Roy, Pak Syamsudin (52) bekerja sebagai tukang ojek dengan gaji yang tidak menentu. Sedangkan ibu kandungnya yang bernama ibu Timah (43) bekerja  sebagai ibu rumah tangga. Penyakit yang dialami oleh Roy, berawal pada tahun 2010, ia mengalami kecelakaan motor yang mengakibatkan engsel lengan sebelah kiri lepas. Berdasarkan diagnosis  dokter yang merawatnya pada saat itu, Roy harus menjalani operasi untuk pemasangan pen, namun karena terganjal masalah biaya, akhirnya keluarga Roy mencari pengobatan alternatif dengan datang ke tukang pijat patah tulang. Rupanya usaha  keluarga untuk penyembuhan Roy belum membuahkan hasil. Lengan sebelah kiri semakin lama semakin mengecil dan tidak dapat digerakkan. Sampai saat ini Roy belum pernah berobat lagi ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi tangannya karena tidak mempunyai biaya dan belum memiliki BPJS. Alhamdulillah, kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan Roy beserta keluarga. Bantuan biaya akomodasi untuk berobat ke RSU Cengkareng telah disampaikan oleh kurir #SedekahRombongan kepada Roy.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 23 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlna @nurzainpriyatno

Royani menderita Engsel Lengan Sebelah Kiri Lepas

Royani menderita Engsel Lengan Sebelah Kiri Lepas


ASSYIFA VIRGINIA PUTRI (3, Susp. Hirsprunch desease). Alamat : Dusun Sukajaya. Muko Bathin 7, Kabupaten Bungo, Jambi. Assyiga Virginia Putri anak ke-2 dari pasangan Wawan Kurniawan (33) dan Septa Warni (30) sejak usia 3 bulan sudah sakit menderita suspect Hirsprunch Desease dan saat ini sedang berobat di RSCM Jakarta. Gejala awal Assyifa sulit BAB dan dalam beberapa bulan perut membuncit, melihat kondisi ini Wawan yang sehari-hari bekerja sebagai Buruh serabutan membawanya ke Puskesmas terdekat. Syifa dirujuk ke RS.HANAFI Muara Bungo, RS.Raden Mataher untuk berobar jalan dalam beberapa bulan dan kemudian akhirnya dirujuk ke RSCM Jakarta, Kini Syifa bersiap untuk operasi ke-3 di RSCM setelah sebelumnya operasi Colostomi dan Repair Stoma. Biaya yang sudah melebihi batas Jamkesda Jambi sudah mencapai hampir 12jt dan ditambak estimasi untuk operasi ke-3 sekitar 37jt – itulah yang menjadi penyebab operasi ke-3 belum dilaksanakan, Sambil menjadi berihtiar menjadi Supir tembak angkot di Jakarta – Wawan terus tawakal dan berharap ada bantuan Rezeki dari manapun buat anaknya tercinta hingga dapat kembali sehat. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya menebus obat yang tidak dijamin oleh Jamkesda setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 715. Kondisi Assyifa Alhamdulillah stabil, penjadwalan untuk operasi penutupan colostominya insyaAllah akan dilakukan pada awal bulan Juli 2015, Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.300.000,-
Tanggal : 25 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harjie_anis

Asyifa menderita Susp. Hirsprunch desease

Asyifa menderita Susp. Hirsprunch desease


KHOIRANI BINTI MUAMAR, (5, Kelainan Anus/Atresia Ani), Alamat: Danau Embat RT.2/1 Kelurahan Danau Embat, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Jambi. Ayah: Muamar (32), buruh petani, Ibu: Ratna Holila (29), tanggungan: 2 anak. Sejak lahir Khoirani menderita sakit dengan diagnosis Atresia ani, operasi colostomi sudah dilakukan di RSUD Raden Mataher Jambi dan untuk operasi lanjutan pembuatan lubang anus (PSARP) akan dilakukan di RSCM Jakarta, dengan fasilitas Jamkesda. Waktu pengobatan yang cukup panjang selama di Jakarta, membuat bekal keluarga ini terkuras habis, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya tinggal sementara (kos) dan biaya sehari-hari selama berobat di Jakarta. #SedekahRobongan menjumpai Khoirani, menjalin tali kasih dan santunan lanjutanpun disampaikan untuk keperluan membeli colostomy bag yang tidak dijamin oleh Jamkesda setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 704. Alhamdulillah kondisi Khoirani semakin bugar dan sehat. Team dokter yang menanganinya belum menjadwalkan untuk operasi lanjutan perbaikan pada anusnya. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000.-
Tanggal : 26 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Khoirani menderita Kelainan Anus/Atresia Ani

Khoirani menderita Kelainan Anus/Atresia Ani



ELIKA FITRIANA (8 bln, ATRESIA BILLIER), Alamat : Dusun 1 Centilan RT.6/1, Kelurahan Lebak, Kecamatan Greget, Kabupaten Cirebon Jawa Barat, Elika Fitriana putri dari bapak Eno Raharjo (32) dan ibu Danasih (28) sejak dilahirkan sudah menderita sakit dengan diagnosa Atresia Billier,  yang ditadai dengan tubuh yang menguning dan perut membuncit. Pengobatan pernah dilakukannya pada puskesmas terdekat yang kemudian dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSUD Cirebon, dari hasil pemeriksaan team dokter RSUD Cirebon, Elika Fitriana terdiagnosa Atresia Billier (kanker). Pengobatan kemudian dilanjutkan ke RSCM Jakarta, Tingginya biaya harian dan biaya kos selama empat bulan menjalani pengobatan di RSCM sangat memberatkan bapak Eno Raharjo yang sehari – harinya berprofesi sebagai pedagang buah keliling ini, pengobatan Elika Fitriana tidak bisa dilanjutkan lagi. Kondisi Elika Fitriana semakin hari semakin menurun, badannya panas dan lemas, melihat kondisi putrinya ini bapak Eno Raharjo kembali membawa putrinya ke RSCM Jakarta untuk melanjutkan pengobatannya, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, bantuan lanjutan untuk membantu biaya kos kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 715. Control rutin di poli anak RSCM Jakarta rutin dilakukannya sementara kondisi Elika Fitriana sering menurun dan hb dalam darahnya juga sering menurun untuk mengatasi kondisi tersebut Elika Fitriana terus melakukan transfusi darah untuk menyetabilkan kondisinya,

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000,-
Tanggal : 26 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @harjie_anis

Elika menderita ATRESIA BILLIER

Elika menderita ATRESIA BILLIER

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Panti Asuhan Muhammadiyah 4,030,000
2 Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan 5,270,000
3 Panti Asuhan An Najwa 2,250,000
4 Panti Asuhan Al Huda 1,350,000
5 Narussalam 2,900,000
6 Marwati 1,000,000
7 Ilham 7,100,000
8 Asnah 1,000,000
9 Bagus 750,000
10 Septi 500,000
11 Khoirani 500,000
12 Agustini 500,000
13 Dodi 500,000
14 Nonon 500,000
15 Komarudin 1,000,000
16 Dede 500,000
17 Carin 500,000
18 Mili 500,000
19 Sarah 500,000
20 Nurman 500,000
21 Farzana 2,000,000
22 Engkos 500,000
23 Asykariyah 500,000
24 Mutiara 1,000,000
25 Sumawati 12,847,000
26 Tuminah 500,000
27 Nata 500,000
28 Lapas 1,500,000
29 Darno 2,000,000
30 Hana 1,000,000
31 RSSR Purwokerto 9,652,000
32 Hanif 500,000
33 Sugimin 1,000,000
34 MTSR Purwokerto 2,175,000
35 Katino 10,000,000
36 Komplek RSSR Purwokerto 1,000,000
37 Mbah Jinem 1,000,000
38 Sunarsih 1,500,000
39 Nurul 1,500,000
40 Arjo 2,000,000
41 Elma 500,000
42 Sutardi 500,000
43 Yudistira 500,000
44 Nadia 500,000
45 Wiwik 500,000
46 Rasan 500,000
47 M Rizkiansyah 1,000,000
48 Hendra 500,000
49 RSSR Bandung 2,000,000
50 Rohendi 500,000
51 Rami 1,000,000
52 Royani 500,000
53 Assyifa 1,300,000
54 Khoirani 800,000
56 Elika 800,000
Total 95,724,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 95,724,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 721 ROMBONGAN

Rp. 26,542,959,968,-