RSSR BANDUNG atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, terletak di sekitar RS. Hasan Sadikin Bandung, tepatnya di Jalan Sukagalih, Belakang Puskesmas Sukajadi Kota Bandung. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RSHS Bandung, yang berasal dari daerah luar Bandung. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota Jogyakarta, Jakarta, Malang dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Bandung, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki juga rumah singgah di sekitar rumah sakit rujukan nasional ini. Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Bekasi, Karawang, Cianjur, Bandung, Sukabumi, Tasikmalaya, Ciamis, Indramayu, Kuningan dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat. Pasien dan keluarganya yang sedang berobat tentu saja setiap harinya memerlukan makanan pokok, utamanya beras dan sembako lainnya. Alhamdulillah, #SedekahRombongan terus berempati untuk mengurangi beban hidup pasien dhuafa yang tengah berjuang dan tinggal di RSSR. Kembali bantuan logistik pun disampaikan untuk membeli Sembako dan keperluan di Rumah Singgah Sedekah Rombongan Bandung  dan kebersihan lingkungan. Bantuan sebelumnya untuk RSSR masuk di rombongan 706. Bantuan saat ini akan digunakan untuk membeli sembako,membayar kontrakan pasien yang di karnakan Rumah Singgah SedekahRombongan saat ini penuh dengan total 17 Pasien beserta pendampingnya dan Pembelian 2 unit kursi roda sebagai pelengkap di Rumah Singgah Sedekah Rombongan Bandung untuk memudahkan mobilitas pasien saat di Rumah sakit Hasan Sadikin Bandung .

Jumlah Bantuan : Rp. 5.200.000,-
Tanggal : 5 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @avinptr

Bantuan opersional

Bantuan opersional

JUMADI BIN MADNGALI (33, benjolan di bibir) Alamat: Dusun 2 RT .5/3, Desa Ujung Gebang, Kec Susukan, Kab Cirebon. Pak Jumadi sudah menderita penyakit adanya benjolan di bibir sejak 1 tahun silam. Awalnya bibirnya hanya membengkak biasa dan sudah diobati dengan obat  luar yang ia beli tanpa resep dokter. Benjolan tersebut bukannya mengecil, sebaliknya semakin hari semakin membengkak dan membesar disertai rasa  sakit yang semakin parah dalam 4 bulan terakhir. Pak Jumadi mulai tidak bisa melakukan aktifitas pekerjaannya karena penyakitnya tersebut. Ia kini lebih banyak  berada dirumah. Gejala lain yang muncul ia terus menerus mengeluarkan air liur yang ditampung didalam kaleng. Saat ini ia  hanya ditemani oleh ayahnya yang bekerja sebagai buruh tani. Ayah PakJumadi hanya seorang buruh tani yang penghasilannya tidak tetap. Saat Pak Jumadi juga tidak bisa bekerja dan menafkahi anak istrinya. Pak Jumadi pernah berobat ke puskesmas saat penyakitnya belum separah ini namun  tidak dilanjutkan karena keterbatasan biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat bertemu Pak Jumadi  dan menyampaikan santunan dari sedekaholics #SR. Semoga Allah memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 29 Mei 2015
Kurir: @ddsyaefudin @filovan_ @hapsarigendhis

Pak Jumadi menderita benjolan di bibir

Pak Jumadi menderita benjolan di bibir


ROHIMPEN BINTI TOLO (65, Penyempitan jantung). Alamat: Kp. Cabang Pulo Bambu RT.1/1, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Gejala penyakit yang dialami Bu Rohimpen berawal sekitar 3 bulan yang lalu.  Ibu Rohimpen merasakan sesak nafas dan sekujur badan mengigil hebat. Kemudian  oleh keluarganya ia dibawa ke RSUD Karawang dengan berbekal kartu BPJS. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan ia dikatakan menderita penyempitan jantung dan gangguan lambung akut. Permasalahan terjadi ketika Bu Rohimpen harus menjalani kontrol rutin seminggu sekali di RSUD Karawang. Kendala biaya untuk transport ke rumah sakit sangat membebani keluarga dhuafa ini. Maklum saja, suami Bu Rohimpen yakni Pak Kodir (68) sudah tidak bisa bekerja lagi karena faktor usia. Untuk biaya makan sehari-hari ia dapatkan dari anaknya yang sudah berumah tangga. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal untuk biaya transport selama menjalani kontrol di RSUD Karawang. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan untuk Bu Rohimpen dan keluarga. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @alle_Recyclle @hapsarigendhis

Ibu rohimpen menderita benjolan di bibir

Ibu rohimpen menderita benjolan di bibir


DODI HERIYANSYAH (55, Diabetes Melitus, Hipertensi & Gangguan Jantung). Alamat:  Kp. Pisangan RT.12/3, Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Dodi Heriyansyah 9 tahun  terakhir menderita  penyakit gula dan darah tinggi (hipertensi). Saat ini penyakit tersebut disertai pula dengan penyempitan jantung (sudah 50%). Keparahan sakitnya tampak dari jari-jari tangan sebelah kirinya yang bengkak dan bernanah serta adanya  sesak napas  yang membuat Pak Dodi tidak dapat tidur nyenyak. Keadaan ekonomi keluarga serta tanggungan 2 orang anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar sementara Pak Dodi tidak bekerja lagi membuat istrinya, Ibu Kasni (35)  berjualan donat keliling kampung agar  tetap bisa menyambung biaya hidup sehari-hari. Alhamdulilah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Pak Dodi. dan bantuan lanjutan ke- 3 untuk biaya transportasi kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 713. Saat ini Pak Dodi kembali masuk ke ruang ICCU RS. Persahabatan Jakarta setelah hari ini Selasa tanggal 16 Juni 2015 selesa menjalani operasi bedah pada jarinya yang bengkak dan bernanah akibat diabetesnya. Mohon doa dari sahabat #SR, Semoga Allah segera memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 12 Juni  2015
Kurier: @ddsyaefudin @jawierjawa @hapsarigendhis

Pak dodi menderita Diabetes Melitus, Hipertensi & Gangguan Jantung

Pak dodi menderita Diabetes Melitus, Hipertensi & Gangguan Jantung


SOPIYAN BIN SANIM (35, TB Paru, Suspek Tumor Paru).  Alamat : Cikaret RT.6/1 Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan. Kota Bogor.  Sopiyan biasa dipanggil Iyan, sebelum sakit pekerjaannya adalah kuli bangunan. Iyan sudah menikah dan memiliki satu anak usia balita. Namun saat ini Iyan hanya tinggal bersama ibu dan anaknya karena istri Iyan pergi meninggalkannya. Mereka tinggal di kontrakan sederhana. Ibu Iyanlah yang bekerja mencari nafkah sebagai buruh cuci karena  kondisi fisik Iyan lemah dan tidak dapat bekerja lagi. Iyan berobat dengan menggunakan jaminan BPJS di Puskesmas Pancasan Bogor. Ia mendapat obat penyakit TB-nya serta suntikan rutin. Setelah beberapa bulan kondisi Iyan terus memburuk. Kurir #SR mendapat informasi bahwa Iyan dirawat di RS Ciawi karena ada cairan di rongga parunya. Saat dikunjungi #SedekahRombongan Iyan berada di ruang isolasi dan terlihat kedua lengan hingga jarinya membengkak disertai sesak nafas. Setelah mendapatkan perawatan medis di ruang ICU RS Ciawi selama seminggu, Sopiyan minta dipulangkan kerumahnya dan menjalani rawat jalan. Namun pada tanggal 4 Mei 2015 kondisinya memburuk, Iyan dipanggil oleh Allah SWT, meninggalkan ibu dan anaknya. Kurir #sedekahrombongan memberikan santunan duka untuk meringankan sedikit beban yang ditanggung oleh ibu dan anaknya almarhum bapak Iyan. Bantuan untuk Iyan sebelumnya masuk di Rombongan 700.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal. : 5 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefuddin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Sopiyan menderita TB Paru, Suspek Tumor Paru

Alm. Pak Sopiyan menderita TB Paru, Suspek Tumor Paru


SUHAYAT OYO (28, Tumor pada Telinga), Alamat Kampung Pamatang RT.14/7, Desa Sukacai, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak kecil mengalami memar pada daun telinga kanannya, namun sudah 1 tahun ini, daun telinga kanannya dirasakan sakit dan gatal disertai pembengkakan, Suhayat anak kedua dari tiga bersaudara putra bapak Satiri (61) dan ibu Sarwiyah (56) tidak bisa berbuat banyak untuk mengobati sakitnya, Suhayat sejak sakit sudah tidak bisa bekerja yang sebelumnya ia bekerja menjadi buruh bangunan dengan gaji harian, sementara kedua orang tuanya tergolong dari keluarga miskin dan tidak bisa membantu anaknya berobat. Dibantu warga sekitar, Suhayat bisa menjalani pengobatan hanya sampai RSUD Serang Banten, sejak dirujuk pengobatannya ke RSCM setahun yang lalu, Suhayat tidak bisa melanjutkan pengobatannya karana tidak ada biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Suhayat dan keluarganya, bantuan lanjutan untuk biaya harian telah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 712. Alhamdulillah Suhayat Oyo sudah berada di ruang rawat inap gedung A RSCM Jakarta untuk melakukan operasi. InsyaAllah team dokter akan melakukan tindakan embolisasi pada tanggal 19 Juni 2015. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 18 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Pak suhayat menderita Tumor pada Telinga

Pak suhayat menderita Tumor pada Telinga


MARYANTI BINTI ABDUL KAMAL (40, Tumor Usus). Alamat: Perum Telaga Harapan Blok C/6 RT.7/12, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Gejala yang dialami Ibu Maryanti berawal 4 tahun yang lalu. Ia mengeluhkan susah buang air namun hanya dianggap sakit biasa. Ketika berat badannya semakin turun dan ia menjadi semakin kurus, barulah Bu Maryati  memeriksakan diri ke RS. Ridhoka Salma Cikarang Barat,   2 bulan yang lalu. Dari hasil pemeriksaan yang didapat di rumah sakit ini, ia dinyatakan menderita tumor usus dan langsung  dilakukan tindakan  operasi pengangkatan tumor. Namun karena keterbatasan biaya, Bu Maryati dirujuk ke RS. Hasan Sadikin Bandung dengan menggunakan kartu BPJS. Setelah menjalani operasi pertama, diduga masih ada tumor sebesar pasir di dalam usus Bu Maryati sehingga harus diatasi dengan terapi di RS. Hasan Sadikin Bandung. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal untuk biaya akomodasi selama menjalani pengobatan di RSHS Bandung.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Juni 2015
Kurir:  : @ddsyaefudin @SuharnaYana @ahmadfathoni78 Via Pak Drajat @hapsarigendhis

Ibu Maryanti menderita Tumor Usus

Ibu Maryanti menderita Tumor Usus


HADI ANDRIYANSYAH (13, Varises Esofagus) Alamat : Kampung Gelam Timur RT4/3 Kelurahan Gelam Jaya. Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang Banten. Hadi Andriyansyah anak kedua dari bapak Sawaludin(47) dan ibu Marmi (47) sudah satu tahun ini menderita sakit Varises Esofagus. Gejala awal atau keluhan yang sering dirasakan, Hadi Andriyansyah sering mengalami muntah darah dan diikuti dengan perut yang membengkak. Pengobatan dan pemeriksaan awal. Bapak Sawaludin yang bekerja sehari-hari sebagai buruh ini membawa anaknya ke puskesmas terdekat. Dan dan pemeriksaan dokter puskesmas Hadi Andriyansyah dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSUD  Tangerang Banten. Dan dari RSUD tersebut Hadi Andriyansyah dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSCM Jakarta. Berobat dengan fasilitas kesehatan BPJS sangat membantu ibu Marmi dalam mendampingi pengobatan anaknya di RSCM Jakartan, namun biaya harian dan biaya kos yang tinggi sangat memberatkannya. Apalagi pengobatan rawat jalan Hadi Andriyansyah sangat panjang. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan. Bantuan lanjutan untuk biaya harian sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 709. Trombosit dan HB dalam darah Hadi Andriyansyah terus turun dan tidak stabil, team dokter yang menanganinya meminta Hadi Andriyansyah melakukan transfusi darah Aphaeresis agar kondisinya Hbnya stabil dan Hadi Andriyansyah bisa melakukan endoskopi lanjutannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @harjie_anis.

Hadi menderita Varises Esofagus

Hadi menderita Varises Esofagus


ABIDZAR AL GHIFARI (8 bulan, Atresia Bilier). Alamat: Perum Mega Regency Blok D22/7 RT.97/15, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Gejala penyakit yang dialami Abidzar adalah kuning seluruh tubuh. Gejala ini ia alami resejak berusia 7 hari hingga  Abidzar berusia 1 bulan.  Kemudian orang tuanya membawa Abidzar  berobat  ke dokter spesialis anak di rumah sakit di  Bekasi Barat selama 3 minggu, namun kondisi kuning di mata dan kulitnya hanya menunjukkan sedikit perbaikan. Karena menduga penyakit lebih berat, pemeriksaan lanjutan-pun untuk Abidzar dilakukan. Ternyata berdasarkan hasil USG abdomen Abidzar mengalami Atresia Bilier. Pada bulan November 2014 Abidzar kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta. Di rumah sakit ini ia menjalani rawat inap selama 2 minggu dan diperbolehkan pulang setelah menjalani biopsi hati. Abidzar juga harus kontrol setiap bulan. Pada tanggal 30 April 2015, kondisi fisik Abidzar menurun sehingga ia harus dirawat di ruang PICU selama 11 hari. Setelah perawatan tersebut kondisi Abidzar membaik, namun hingga kini ia masih dirawat di ruang anak Gedung A RSCM. Selama ini kedua orang tua Abidzar mengalami kesulitan memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari dan obat yang harus dibeli. Ayah Abidzar, Pak Gunantoro (34) sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan sementara ibunya Asri Nurbaya (33) seorang ibu rumah tangga.
Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini dan menyampaikan bantuan awal untuk biaya akomodasi selama di rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @untariri Via Mba Retta @hapsarigendhis

Abidzar menderita Atresia Bilier

Abidzar menderita Atresia Bilier


ROBI MAULANA (1, Tumor di Mata) Alamat: Kampung Panenjoan RT.04/01 Kelurahan Senang Hati. Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak Banten, Robi Maulana anak ke tiga dari pasangan suami istri bapak Ade dan ibu Anah sejak usia empat bulan sudah mengalami kelainan pada mata kanannya. Mata kanan Robi Maulana sering mengeluarkan air dan kelopak matanya membengkak, Melihat kondisi pada anaknya ini, bapak Ade yang bekerja sehari –hari sebagai buruh tani pertama-tama membawa Robi Maulana ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatannya. Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, karna keterbatasan peralatan. Robi Maulana dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSUD AdjiDarmo Kabupaten Lebak Banten, Dari hasil pemeriksaan team dokter RSUD AdjiDarmo, Robi Maulana menderita sakit tumor pada mata, setelah beberapa kali menjalani rawat jalan, pengobatan Robi Maulana kemudian dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSCM Jakarta. Berobat dengan fasilitas kesehatan yang sudah dimilikinya meringankan langkah bapak Ade dan ibu Anah membawa Robi Maulana ke RSCM Jakarta melanjutkan pengobatannya. pemeriksaan dan pengobatan yang panjang menjadi kendala keluarga kecil ini, biaya harian yang tinggi dan mahalnya biaya kos menjadi beban berat buat bapak Ade. Apalagi selama pengobatan di Jakarta. Praktis bapak Ade sudah tidak bekerja lagi. Alhamdulillah #SedekahRombongan ikut merasakan beban mereka. Bantuan lanjutan untuk meringankan biaya harian sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 709. Pasca Operasi pengangkatan tumor kondisi Robi Maulana Alhamdulillah stabil. Untuk tindakan medis selanjutnya Robi Maulana akan melakukan tes lab dan anestesi kembali sebelum memasuki tindakan ctscan untuk melihat kondisi penyakitnya pasca operasi. Semoga pengobatannya dilancarkan oleh Allah dan Robi Maulana diberikan kesembuhan. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @harjie_anis

Robi menderita Tumor di Mata

Robi menderita Tumor di Mata


PULUNG BIN SARKAYA, (61, Penyakit Tumor Lidah), Alamat : Kampung Cinihnih RT.3/10, Desa MargaJaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten. Suami dari Ibu Sawnah ini sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani dan buruh penyadap karet di kampungnya. Mereka dikarunia 3 anak. Gejala awal sakit dirasakannya sejak 6 bulan lalu, di bagian bawah lidahnya tumbuh benjolan yang lambat laun membesar dan sulit digunakan untuk makan dan bernafas. Ia sudah beberapa kali melakukan pengobatan di RSUD Dr.Adjidarmo Rangkas Bitung Banten namun kondisinya belum mengalami perbaikan sehingga ia dirujuk ke RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta. Fasilitas Jamkesmas yang dimilikinya sangat membantu dalam pembiayaaan pengobatannya walau ada beberapa obat yang harus dibayar tunai oleh bapak Pulung yang di luar Jamkesmas. Selain itu ada kendala biaya untuk biaya sehari-hari dan tempat tinggal. Selama berobat di RSCM, pak Pulung dan istrinya tinggal di rumah singgah #SedekahRombongan. Alhamdulillah, #SedekahRombongan ikut merasakan kesulitan mereka, dengan memberikan bantuan lanjutan untuk biaya harian dan biaya mengurus perpanjangan surat Jamkesmas setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 712. Bapak Pulung Bin Sarkaya kembali berada di ruang rawat inap gedung A RSCM Jakarta karna kondisinya kembali turun dan mengalami pendarahan, yu sama – sama kita doakan semoga Allah memberikan kekuatan dan kesembuhan untuk bapak Pulung Bin Sarkaya. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Pak pulung menderita Penyakit Tumor Lidah

Pak pulung menderita Penyakit Tumor Lidah


RUDI BIN HARUN, (14, Riwayat Penyakit Tumor Maxilla), Alamat : Kampung. Kalibaru RT.11/3, Kelurahan Cilangkahan, Kabupaten Lebak, Banten. Rudi murid kelas 1 SMP Anak dari bapak Harun (32) seorang Buruh Tani ini sudah menderita Tumor Maksila dua tahun lalu. Berawal dari luka kecil yang digaruk saat bermain dan tak kunjung sembuh malah melebar menutupi hampir sebagian mukanya. Pada pertengahan Agustus 2012 #SedekahRombongan bertemu Rudi saat sedang berobat di RSCM Jakarta dalam kondisi terlantar tidak ada tempat tinggal – Rudy sampai saat ini masih rutin berobat kemoterapi 9X lagi menggunakan fasilitas JAMKESDA dan tinggal di kontrakan sekitar RSCM. Rudy sudah lebih setengah tahun menghentikan perobatannya karna saat itu dirasa sudah baik dan bisa melanjutkan sekolahnya, namun kini ia harus kembali berobat ke RSCM karna saat diperiksa terakhir ia harus melakukan pengecekan ke RSCM kembali, #SR menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya harian setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 712. Dari hasil ctscan dan usg menurut team dokter yang menanganinya masih ada sedikit tumor yang tumbuh, belum diketahui kelanjutan dari pengobatannya apakah akan dilakukan kemoterapi kembali atau Rudi Bin Harun akan melakukan operasi bedah plastik pada wajahnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Rudi menderita Riwayat Penyakit Tumor Maxilla

Rudi menderita Riwayat Penyakit Tumor Maxilla


ENGKAY KARSIH (76, Patah Tulang Paha Kanan Atas) Alamat: Kampung Ciwidey Kulon RT.3/13 Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Ma Engkay -begitu panggilan kesehariannya- tinggal bersama anak bungsunya yang belum menikah di rumah sederhana peninggalan mendiang suaminya, Pak Fernan, yang semasa hidupnya dikenal luas sebagai Hansip Desa Ciwidey. Nendi, anak bungsunya itu yang sampai saat ini paling setia mendampingi dan membantu kehidupan Ma Engkay di hari tuanya. Kini beban hidup keluarga dhuafa ini semakin berat  setelah Ma Engkay mengalami musibah: terjatuh di jamban rumahnya pada 29 Mei 2015. Ma Engkay yang dikenal rajin mengaji ini hanya bisa terlentang tak  berdaya di tempat tidur. Tulang pahanya yang sebelah kanan mengalami retak bahkan diduga  patah berdasarkan hasil rontgen. Berbekal Jamkesmas, keluarga dan warga telah memeriksakannya beberapa kali ke Puskesmas Ciwidey dan beberapa dokter praktek terdekat. Sayang, sampai saat ini ia belum pernah mendapatkan penanganan dari bagian bedah orthopedi rumah sakit. Keluarganya lebih memilih ahli tulang untuk penanganannya karena biayanya dianghap murah. Seminggu sekali ahli tulang mengobati Ma Engkay di rumahnya. Sementara itu, luka Ma Engkay di bagian belakang (dekubitus)  ditangani dokter praktek setempat. Keluarganya berkeinginan untuk memeriksakan Ma Engkay ke rumah sakit, tetapi harapan mereka belum terlaksana karena terkendala biaya. Alhamduillah #SedekahRomnongan dipertemukan  dengan keluarga tabah ini dan dapat menyampaikan bantuan awal untuk membeli obat, transportasi-akomodasi ke RSUD Soreang, dan biaya sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Ibu engkay menderita Patah Tulang Paha Kanan Atas

Ibu engkay menderita Patah Tulang Paha Kanan Atas


YULIA RAHMAWATI (53, Stroke dan Pembengkakan Jantung). Alamat: Kampung Sukalaksana RT.2/11 Desa Margamulya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Bersama suami dan tiga anaknya, Bu Yulia tinggal di rumah kontrakan sederhana. Rumah sempit ini menjadi saksi kegigihan keluarga dhuafa ini bertahan hidup di tengah kemiskinan dan penyakit yang menimpanya. Sejak 6 bulan yang lalu, Bu Yulia berobat ke RSUD Soreang untuk pemeriksaan dan pengobatan. Bahkan, ia pernah dirawat di rumah sakit rujukan  Kabupaten  Bandung itu selama sepuluh hari. Bu Yulia dianjurkan rutin kontrol setiap bulan. Akan tetapi karena terkendala masalah biaya, ia menghentikan ikhtiarnya padahal ia masih bersemangat untuk berobat. Suaminya, Pak Yeye (49) tak bisa berbuat banyak untuk membiayai pengobatan istrinya. Penghasilannya sebagai pelatih bela diri silat tidak memadai dibandingkan tuntutan kebutuhan sehari-hari mereka. Harapan Bu Yulia untuk kembali ikhtiar berobat akhirnya sampai kepada kurir #SR berkat informasi pengurus RW setempat. Berbekal Jamkesmas, ia kemudian menjalani pemeriksaan ke Puskesmas Pasirjambu dan RSUD Soreang didampingi kurir #SR. Bu Yuli ditangani tim medis dari bagian  penyakit dalam dan bagian jantung. Tiga minggu sekali dia diharuskan kontrol dan terapi stroke. Sebagai empati atas kesulitan hidup mereka, santunan dari sedekaholics #SR telah disampaikan santuan awal untuk biaya tranportasi-akomodasi dan biaya sehari-hari selama Bu Yulia berobat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 14 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Ibu yulia menderita  Stroke dan Pembengkakan Jantung

Ibu yulia menderita Stroke dan Pembengkakan Jantung


ROHMAH BINTI SUMHAYI (99, Katarak dan Pendarahan di Mata Kanan). Alamat: Kampung Astakarama RT.2/13 Desa Cikoneng, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Janda yang paling tua di kampungnya ini tinggal sendirian di rumah peninggalan mendiang suaminya. Sekali-kali ia ditemani saudara jauhnya karena Mak Rohmah memang tak memiliki keturunan. Ia sendirian hidup dalam kemiskinan. Saudara dan tetangganyalah yang menopang kebutuhannya selama ini. Enam bulan terakhir ini Mak Rohmah semakin tak berdaya. Kedua matanya tak bisa melihat dengan normal. Ia mengalami kebutaan. Diduga ia mengalami  katarak. Bahkan dalam dua minggu ini dari mata kanannya kerap keluar darah. Kemungkinan karena gatal dan nyeri  sehingga ia sering kali menggaruk dan memukul-mukul mata kanannya itu. Keluarga dan warga yang peduli kemudian memeriksakannya ke klinik dan Puskesmas Pasirjambu. Ketika berobat itulah Mak Rohmah bertemu dengan kurir #SedekahRombongan. Atas empati kurir @SRbergerak, Ma Rohmah kemudian didampingi ke dokter praktek karena dia tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun. Dokter  menganjurkan Mak Rohmah untuk kontrol seminggu tiga kali sebelum ia berobat ke RSUD Soreang, sambil menunggu SKTM Kabupaten Bandung yang masih diproses oleh pengurus Rukun Warga. Alhamdulillah #SedekahRombongan juga telah menyampaikan santunan kepada Mak Rohmah  untuk biaya berobat dan kebutuhan sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 16 Juni 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Mbah rahmah menderita Katarak dan Pendarahan di Mata Kanan

Mbah rohmah menderita Katarak dan Pendarahan di Mata Kanan

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 RSSR Bandung 5,200,000
2 Jumadi 1,000,000
3 Rohimpen 500,000
4 Dodi 500,000
5 Sopiyan 500,000
6 Suhayat 500,000
7 Maryanti 500,000
8 Hadi 500,000
9 Abidzar 500,000
10 Robi 500,000
11 Pulung 500,000
12 Rudi 500,000
13 Engkay 500,000
14 Yulia 500,000
15 Rahmah 500,000
Total 12,700,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 12,700,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 718 ROMBONGAN

Rp. 26,414,202,043,-