KIRANA BINTI SOEKIRNO (3,2 thn, Kelainan Katub Jantung) Dik Kirana beralamat di Gondang Wetan, RT 04 RW 01 Gondang, Manahan, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah. Putri kedua pasangan Bapak Soekirno dan Ibu Soesilowati ini menderita kelainan katub jantung. Hal ini diketahui oleh keluarga sejak bayi. Karena kelainan yang diderita, Dik Kirana sering mengalami sesak nafas, selalu mengantuk dan lesu apalgi ketika kecapekan. Dik Kirana adalah pasien dampingan  Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Surakarta. Rencananya dik Kirana akan berobat di RS Harapan kita dan akan dilakukan operasi pada tanggal 28 Mei 2015. Pihak PMI bekerjasama dengan Sedekah Rombongan, agar dapat diberi tempat tinggal saat berobat di Jakarta nantinya. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Kurir Sedekah rombongan berusaha mencari alamat Dik Kirana. Alhamdulillah akihirnya dipertemukan oleh Allah SWT dengan Dik Kirana dan Keluarga. Saat ditemui Kurir Sedekah Rombongan, keluarga sangat bahagia dan saat itu disampaikan pula uang saku senilai Rp 1.000.000 guna biaya transportasi ke Jakarta. Keluaga menyampaikan banyak-banyak terimakasih kepada #sahabatSR telah membantu biaya transport dan menanggung penginapan selama di Jakarta nantinya

Jumlah santunan : Rp1.000.000
Tanggal : 20 Mei 2015
Kurir : @Lastiko, @cicicinta, @Aisyahnka

Kirana menderita Kelainan Katub Jantung

Kirana menderita Kelainan Katub Jantung


M. FAJRI RAMADHAN (7, Retino Blastoma). Alamat : Jl. Sultan Khairun Rt/Rw : 007/004 Kel. Soa-Sio Kota Ternate Maluku Utara. Adik Fajri mengalami tumor mata sejak pertengahan 2013 berawal dari kecelakaan ketika bermain dan matanya terkena pagar besi yang kemudian membengkak. Pengobatan dilakukan di RS Ternate kemudian di rujuk ke RSWS Makassar.
Kemoterapi telah dilakukan sejak 2013 dengan fasilitas Jamkesmas dan BPJS, namun siklus pertama kemoterapi terputus karena Adik Fajri dibawa pulang ke Ternate oleh ayahnya. Adik Fajri adalah anak satu-satunya dari Bpk. M. Arsyad do Mahfud dan ibu Herlywati Botutihe, ibunya telah meninggal dunia sehingga Adik Fajri hanya dibesarkan seorang bapak yg setiap hari narik ojek untuk biaya hidup dan berobat anaknya.
Sejak Oktober 2013 #SedekahRombongan dipertemukan dengan Adik Fajri yang kemudian dalan dampingan #SedekahRombongan diberangkatkan ke Makassar untuk melanjutkan pengobatan pada RSWS pada November 2014 atas rujukan RS Ternate karena Adik Fajri sering terkena malaria dan HB yang sangat rendah, darah terus menerus keluar dr hidungnya.
Saat ini Siklus kemoterapi yang dijadwalkan terpending di stop dulu karena kondisi adik Fajri yang terus menerus drop. Hb turun antara HB 3 hingga HB 5 dan dibutuhkan transfusi darah setiap hari. Kondisi fisik Adik Fajri semakin kurus dari hari ke hari dilakukan perbaikan KU (Kondisi Umum) untuk dapat melanjutkan jadwal pengobatan kemo ke siklus berikutnya yaitu siklus ke IV dari 16 siklus yg dijadwalkan dokter.
Bantuan diberikan sebesar Rp. 1.000.000,- adalah bantuan ke 7 untuk biaya pembelian obat-obatan yang tidak tercover BPJS dan juga biaya sehari-hari Adik Fajri selama berada di Makassar. Sebelumnya Adik Fajri masuk dalam rombongan 464, 633, 637, 648 658 dan 665
Semoga Adik Fajri diberi kekuatan, kelancaran pengobatan dan segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT.

Jumlah Bantuan   : Rp. 1.000.000
Kurir            : @areefy_dip @Wangi_Kemuning @Ismawan_As
Tanggal          : 27 April 2015

Fajri menderita Retino Blastoma

Fajri menderita Retino Blastoma


SUWARSI BINTI HARJOSUDARMO (51th, Kanker Payudara) alamat Trenggulon RT 03/RW 11 Giripanggung Tepus Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Ibu Suwarsi Binti Harjosudarmo (51th)yang berprofesi mengurus rumah tangga dan bertani, Istri dari Bapak Sugi Bin Tirono (53th) yang berprofesi tani, serta Ibu dari 2 orang anak yang sudah dewasa. Ibu Suwarsi sejak 4 tahun yang lalu menderita sakit kanker payudara (CA Mammae) namun tak dihiraukan, baru pada akhir tahun 2014 mulai diperiksakan di RS Bethesda Selang Gunungkidul untuk pemeriksaan awal dengan diagnosa kanker payudara oleh tim medis RS Bethesda Selang dianjurkan untuk tindakan operasi, selanjutnya pada 1januari 2015 dirujuk ke RS Bethesda Yogyakarta untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan.Di RS Bethesda Yogyakarta Ibu Suwarsi dianjurkan untuk pemeriksaan mulai rongent, cek laboratorium dan konsultasi dokter spesialis bedah namun karena terkendala keterbatasan biaya pengobatannya dihentikan oleh pihak keluarga. Pada awal bulan februari 2015 setelah pengurusan kartu jaminan kesehatan BPJS mandiri kelas 3 bisa dipergunakan Ibu Suwarsi melanjutkan pengobatannya. Berawal ke berobat ke Puskesmas Tepus Gunungkidul yang selanjutnya dirujuk ke RSUD Wonosari untuk tindakan lebih lanjut. Pada tanggal 7 februari 2015 Ibu Suwarsi menjalani tindakan medis operasi pengangkatan kanker pada payudaranya,setelah kondisi membaik pasca operasi tersebut diatas Ibu Suwarsi diperbolehkan pulang ke rumahnya.Pada tanggal 24 februari 2015 Ibu Suwarsi dirujuk ke Poli khusus kanker RSUP Dr Sarjito Yogyakarta untuk kontrol dan menindaklanjuti pengobatannya, di Bagian Tulip RSUP Dr Sarjito Ibu Suwarsi dianjurkan untuk tindakan kemotherapy dan fototherapy. Kondisi rawat jalan saat ini pasca kemotherapy ke 4 dari 12 kali yang dijadwalkan. Selama ini pengobatan Ibu Suwarsi menggunakan fasilitas jaminan kesehatan BPJS mandiri kelas 3, namun mengalami kendala masih adanya obat dan tindakan medis diluar jaminan kesehatan tersebut yang harus dibayar serta biaya akomodasi karena jarak antara kediaman dan rumah sakit yang jauh. Terkadang Ibu Suwarsi tidak pulang,harus menginap di lorong-lorong rumahsakit untuk menghemat biaya akomodasi. Alhamdulillah saat ini atas budi baik dari Majikan tempat bekerja seorang anaknya memperbolehkan Ibu Suwarsi untuk sementara waktu turut serta tinggal ditempat bekerja anaknya di wilayah Mancasanlor Condongcatur Depok Sleman.
Alhamdulillah #SedekahRombongan oleh Allah SWT  dipertemukan dengan pihak keluarga Ibu Suwarsi Binti Harjosudarmo untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita beliau, dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang diperuntukan meringankan pengobatan Ibu Suwarsi.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000
Kurir: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL
Tanggal : 21 Mei 2015

Bu suwarsi menderita Kanker Payudara

Bu suwarsi menderita Kanker Payudara


ELIKA FITRIANA (8 bln, ATRESIA BILLIER), Alamat : Dusun 1 Centilan RT.6/1, Kelurahan Lebak, Kecamatan Greget, Kabupate Cirebon Jawa Barat, Elika Fitriana putri dari bapak Eno Raharjo (32) dan ibu Danasih (28) sejak dilahirkan sudah menderita sakit dengan diagnosa Atresia Billier,  yang ditadai dengan tubuh yang menguning dan perut membuncit. Pengobatan pernah dilakukannya pada puskesmas terdekat yang kemudian dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSUD Cirebon, dari hasil pemeriksaan team dokter RSUD Cirebon, Elika Fitriana terdiagnosa Atresia Billier (kanker). Pengobatan kemudian dilanjutkan ke RSCM Jakarta, Tingginya biaya harian dan biaya kos selama empat bulan menjalani pengobatan di RSCM sangat memberatkan bapak Eno Raharjo yang sehari – harinya berprofesi sebagai pedagang buah keliling ini, pengobatan Elika Fitriana tidak bisa dilanjutkan lagi. Kondisi Elika Fitriana semakin hari semakin menurun, badannya panas dan lemas, melihat kondisi putrinya ini bapak Eno Raharjo kembali membawa putrinya ke RSCM Jakarta untuk melanjutkan pengobatannya, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, bantuan awal untuk membantu biaya kos sudah disampaikan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan langkah Elika Fitriana dalam berikhtiar untuk kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000,-
Tanggal : 18 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @harjie_anis

Elika menderita ATRESIA BILLIER

Elika menderita ATRESIA BILLIER


RUDI BIN HARUN, (14, Riwayat Penyakit Tumor Maxilla), Alamat : Kampung. Kalibaru RT.11/3, Kelurahan Cilangkahan, Kabupaten Lebak, Banten. Rudi murid kelas 1 SMP Anak dari bapak Harun (32) seorang Buruh Tani ini sudah menderita Tumor Maksila dua tahun lalu. Berawal dari luka kecil yang digaruk saat bermain dan tak kunjung sembuh malah melebar menutupi hampir sebagian mukanya. Pada pertengahan Agustus 2012 #SedekahRombongan bertemu Rudi saat sedang berobat di RSCM Jakarta dalam kondisi terlantar tidak ada tempat tinggal – Rudy sampai saat ini masih rutin berobat kemoterapi 9X lagi menggunakan fasilitas JAMKESDA dan tinggal di kontrakan sekitar RSCM. Rudy sudah lebih setengah tahun menghentikan perobatannya karna saat itu dirasa sudah baik dan bisa melanjutkan sekolahnya, namun kini ia harus kembali berobat ke RSCM karna saat diperiksa terakhir ia harus melakukan pengecekan ke RSCM kembali, #SR menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya harian  setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 700. Kondisi Rudi bin Harun Alhamdulillah stabil. Untuk kelanjutan dari pengobatannya team dokter yang menangani meminta Rudi bin Harun melakukan serangkaian tes ulang untuk mengevaluasi semua hasil pengobatannya selama ini. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Rudi menderita Riwayat Penyakit Tumor Maxilla

Rudi menderita Riwayat Penyakit Tumor Maxilla


ELIATUL IKHLAS, (11, Tumor Pembuluh Darah), Alamat : kampung Pakojaan RT.2/5, Desa. Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten . Eliatul Ikhlas Anak ke 2 dari 4 bersaudara, putri bapak Umed (44 tahun) dan Ibu Lilis (39 tahun) ini sejak lahir sudah memiliki kelainan. pada sebagian tubuhnya dipenuhi benjolan-benjolan bahkan benjolan itu tumbuh pada bagian dalam mata kanannya, dan juga bibirnya membiru, Bapak Umed yang bekerja sebagai seorang nelayan ini hanya pasrah saja dengan keadaan putrinya, karna keterbatasan biaya yang menjadi kendala, penghasilan pa Umed sebagai nelayan hanya cukup untuk biaya sehari-hari, dengan keadaan ekonomi yang pas-pasan ini, Eliatul Ikhlas tidak mempunyai kesempatan untuk berobat. Kondisi Elia terus berlanjut saat ia memasuki usia sekolah, bahkan Elia sering demam tinggi, saat demam sebagian tubuhnya akan dipenuhi benjolan, kaki dan tangannyapun sulit digerakkan, pengobatan Elia baru terlaksana saat usia Elia 9 tahun. Pengobatan pertama dilakukan di RSUD Betah Pandeglang Banten. Hasil diagnosa pemeriksaan dokter Elia terdiagnosa Tumor pembuluh darah. Pengobatan lanjutannya Elia dirujuk ke RSCM Jakarta, Pengobatan ke RSCM baru terlaksana 1 tahun kemudian, dengan biaya seadaanya keluarga ini datang ke Jakarta, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini dan bantuan lanjutan untuk biaya membeli compression garment (stocking) sudah disampaikan, setelah bantuan sebelumnya masuk di rombongan 703. Operasi katerisasi dan penyedotan pada pembuluh darahnya Alhamdulillah sukses. Saat ini Eliatul Ikhlas sudah berada kembali di ruang perawatan BCH RSCM untuk pemulihan kondisinya pasca operasi. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran proses pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 18 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Ibu eliatul Tumor Pembuluh Darah

Ibu eliatul Tumor Pembuluh Darah


SUHAYAT OYO (28, Tumor pada Telinga), Alamat Kampung Pamatang RT.14/7, Desa Sukacai, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak kecil mengalami memar pada daun telinga kanannya, namun sudah 1 tahun ini, daun telinga kanannya dirasakan sakit dan gatal disertai pembengkakan, Suhayat anak kedua dari tiga bersaudara putra bapak Satiri (61) dan ibu Sarwiyah (56) tidak bisa berbuat banyak untuk mengobati sakitnya, Suhayat sejak sakit sudah tidak bisa bekerja yang sebelumnya ia bekerja menjadi buruh bangunan dengan gaji harian, sementara kedua orang tuanya tergolong dari keluarga miskin dan tidak bisa membantu anaknya berobat. Dibantu warga sekitar, Suhayat bisa menjalani pengobatan hanya sampai RSUD Serang Banten, sejak dirujuk pengobatannya ke RSCM setahun yang lalu, Suhayat tidak bisa melanjutkan pengobatannya karana tidak ada biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Suhayat dan keluarganya, bantuan lanjutan untuk biaya harian dan biaya menebus obat – obatan sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 700. Kondisi Suhayat Oyo Alhamdulillah stabil, control rutin satu minggu sekali tetap dilakukannya pada poli THT RSCM, penjadwalan untuk operasi pengangkatan tumor pada telinga kanannya insyaAllah masuk pada akhir bulan Mei 2015 ini. Semoga pengobatan dan proses kesembuhannya dimudahkan oleh Allah. Aamiin,

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Suhayat menderita Tumor pada Telinga

Suhayat menderita Tumor pada Telinga


ENI NURAENI (20, Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah). Alamat : Kampung Babakan Girang RT.1/1, Kelurahan Hegar Manah, Kecamatan Pangarangan, Kabupaten Lebak Banten. Eni Nuraeni, anak pertama dari dua bersaudara putri bapak Husen (43) dan ibu Yoyoh (39), sudah empat tahun ini menderita sakit Bells Pallsy (Kelainan pada syaraf wajah), Gejala awal sakitnya di rasakan Eni Nuraeni sejak ia masih duduk di bangku sekolah kelas 2 SMP, Eni Nuraeni sering mengalami demam panas tinggi dan nyeri disekitar rahang atau telinga serta kejang-kejang / kejang pada mata, bibir dan hidungnya, rasa sakitnya ini menyerang Eni Nuraeni jika kondisi badan dalam keadaan cape dan lelah, Kondisi ini mengakibatkan kegiatan sekolahnya terganggu, pasca lulus dari SMP, Eni Nuraeni tidak bisa meneruskan pendidikannya ke SMU karna sakitnya, Pengobatan sering dilakukan, Bapak Husen yang bekerja sehari-hari menjadi buruh tani terus mengusahakan kesembuhan untuk putri tercintanya ini, namun pasca di rujuk pengobatannya ke RSCM jakarta dari RSUD Adji Darmo Lebak Banten, bapak Husen tidak memiliki biaya lagi, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, bantuan lanjutan untuk biaya harian kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 700. Kondisi Eni Nuraeni Alhamdulillah stabil. Untuk tindakan medisnya Eni Nuraeni masih menunggu penjadwalan untuk operasi besar pada wajahnya yang insyaAllah penjadwalannya masuk pada minggu ke tiga bulan Mei 2015. Semoga proses pengobatan dilancarkan oleh Allah dan Eni Nuraeni diberikan kesembuhan yang maksimal. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000.-
Tanggal : 18 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Eli menderita  Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah

Eli menderita Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah


YUDISTIRA PRATAMA, (5, Jantung Bocor dan Microcephalus), Alamat: Kampung Caringin, Desa Cimahi, RT.2/4, Kosambi, Karawang. Ayah: Yusuf, 30 tahun dan Ibu: Neneng Sartika, 26 tahun. Keceriaan Balita Yudistira suram tak bersemangat, tak seperti teman-teman sebayanya yang membuat berisik dalam kehidupan isi rumah karena teriakan dan lari-lari kecil anak-anak. Sejak kecil Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy, Astaghfirullah… Anak sekecil Yudistira harus menanggung beban komplikasi penyakit yang begitu serius. Itulah nasib yang harus diterima kedua orangtuanya yang dalam agama harus mengimaninya, upaya melawan nasibpun diihtiarkan. Berbekal Jamkesmas Yudistira sudah mulai berobat, Persoalan baru yakni biaya harian selama di RSUD Karawang terkadang dan sering membuat mereka menahan lapar – Yusuf hanya seorang Buruh Harian. Bismillah… Kini Yudistira sudah dioperasi di RSCM Jakarta dan masih dalam kondisi recovery pasca operasi, Semoga berangsur sembuh. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya untuk mengurus perpanjangan Jamkesmas dan biaya harian setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 700. Kondisi Yudistira Pratama Alhamdulillah stabil. Selain control rutin di poli anak RSCM, Yudistira Pratama juga melakukan therapy rutin di rehab medic RSCM. Selain itu Yudistira Pratama menunggu panggilan dari rumah sakit untuk penjadwalan operasi kelaminnya. Semoga proses pengobatannya di lancarkan oleh Allah. aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Yudistira menderita Jantung Bocor dan Microcephalus

Yudistira menderita Jantung Bocor dan Microcephalus


MAESAROH MARYADI (31, kehamilan). Alamat: Kampung Rawalele Gang Damai RT.1/6 Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Maesaroh yang akrab disapa May, merupakan ibu rumah tangga yang memiliki 4 orang anak. Anak pertamanya bernama Qoirun Nisah dan anak keduanya bernama Farizal Arifin. Keduanya tercatat sebagai pelajar SD di  kota Tangerang Selatan. Sementara anak ketiga dan keempatnya masih duduk di bangku TK, mereka adalah Firmansyah dan Sista. Firmansyah mogok sekolah selama sebulan terakhir ini karena tidak memiliki peralatan sekolah. Kurir #SedekahRombongan yang bertemu dengan Firman dan berusaha menyemangatinya sehingga Firman mau sekolah lagi.  Saat ini Bu May sedang hamil anak kelima. Usia kandungannya saat ini 6 bulan. Ia menguatirkan biaya persalinan yang tidak murah. Pernah datang kepadanya seorang wanita yang mau membiayai seluruh biaya persalinan, asal  Bu May mau memberikan bayinya kepada wanita tersebut. Bu May bingung karena selama hamil tidak bekerja. Sebelumnya ia bekerja paruh waktu sebagai pekerja rumah tangga dengan  penghasilan Rp. 500.000,- per bulan. Bu May belum memiliki kartu jaminan kesehatan atau BPJS. Kurir #SedekahRombongan yang menemuinya menyampaikan santunan dari #sedekaholics #SR untuk pembuatan BPJS dan membeli buku sekolah Firmansyah. Bu May mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang telah diberikan. Semoga persalinannya nanti berjalan lancar.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Mei 2015
Kurir: @ddsyaefudin @nurmanmlna @rianananudz @hapsarigendhis

Bantuan untuk biaya persiapan kelahiran

Bantuan untuk biaya persiapan kelahiran


SITI SENANGSIH, (30 tahun). Penyakit: Tumor Lutut Kanan. Alamat: Kampung Lebakwangi RT.1/1, Sekarwangi, Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Suami ibu Siti Senangsih, Sukandi (30) bekerja sebagai buruh di pabrik sepatu. Sejak 8 bulan yang lalu Bu Senangsih didiagnosis menderita tumor di lutut kanan. Ia berobat menggunakan Jamkesmas. Ibu dari satu anak ini seringkali tidak memiliki cukup uang untuk biaya ke rumah sakit sehingga pengobatan sempat dihentikan. Setelah berkali-kali dikemoterapi, dokter menyarankan Bu Senangsih diamputasi sebagai upaya tindakan medis untuk mengatasi tumor yang ia derita. Akan tetapi, Bu Senangsih menolak tindakan itu. “Nggak pak, saya nggak rela diamputasi. Saya ikhlas seperti ini saja sampai takdir Allah menentukan yang terbaik,” kata ibu muda asal Palembang ini. Pada awal bulan Desember 2014 ia menghentikan ikhtiar medisnya di RSHS Bandung. Ia lebih memilih terapi alternatif (ahli tulang dan pijit) dan kontrol ke RSUD Soreang. Saat terakhir dikunjungi #SedekahRombongan di rumah kontrakannya, 19 Mei 2015, benjolan di kakinya tampak mengecil dan dia sudah mulai bisa duduk dan berdiri. Karena Bu Senagsih masih bersemangat untuk terus berobat, kembali #SedekahRombongan mendampinginya untuk berobat dan menyampaikan santunan lanjutan kepadanya. Bu Senangsih tampak semakin bahagia dan senang dengan pilihannya itu. Bantuan dari sedekaholics #SR kali ini digunakan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari dan membeli obat. Banyuan sebelum ini administtasinya tercatat di Rombongan 649.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 19 Mei 2015
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Ibu diti menderita Tumor Lutut Kanan

Ibu diti menderita Tumor Lutut Kanan

—-
AGUS HIDAYAT (47, Stroke). Alamat: Kampung Cihanjawar RT.3/5, Desa Margamulya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pak Agus mengalami kelumpuhan yang disebabkan oleh serangan penyakit stroke yang ia derita. Semenjak sakit, istrinyalah yang mencari nafkah untuk keluarga mereka dengan bekerja sebagai buruh cuci. Selama ini bapak daei eua anak ini berobat di Puskesmas Pasirjambu dan RSUD Soreang dengan fasilitas Jamkesmas. Selain minum obat, Pak Agus, yang dikenal dengan Agus Boncel ini, juga disarankan mengikuti fisioterapi seperti latihan menggerakkan jari-jari tangan, lengan, dan kaki. Pak Agus juga menjalani terapi pijat tradisional yang dirasakannya membantu proses kesembuhan. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat mendampingi Pak Agus berobat sampai saat ini. Selain itu, santunan dari sedekaholics #SR kembali disampaikan kepada Pak Agus di gubuk pinjaman dari tetangganya itu. Bantuan ini digunakan untuk membeli obat, keperluan sehari-hari, dan transport. Bantuan sebelum ini, administrasinya sudah masuk di Rombongan 680. Pada kunjungan yang terakhir, 20 Mei 2015, kondisinya tampak membaik walaupun ia belum bisa berjalan seperti biasa. Rencananya Pak Agus berobat lagi pada Kamis 21Mei 2015.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 20 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucanda @hapsarigendhis

Pak agus menderita Stroke

Pak agus menderita Stroke


M. ABDUL JABBAR (8, Ambigous Genitalia). Beralamat di Kampung Pulo Tanjung RT.1/1, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Abdul mengalami kelainan pada alat kelaminnya.   Semenjak lahir jenis kelaminnya tidak jelas, Saat usia 1 tahun baru terlihat ada alat kelamin laki-laki dengan ukuran kecil.  Masalah yang dialami anak dari pasangan Rosyid (29) dan Inah Sri  (27) ini yaitu  saat buang air kecil tidak bisa lewat kelamin laki-lakinya, melainkan lewat lubang yang di sekitar kandung  kemihnya. Masalah lain muncul  karena ia malu dengan teman-teman sebayanya yang lain. Setelah beberapa kali menjalani pemeriksaan di RSHS dan 4 kali menjalani suntik hormon di Klinik Harmoni Bandung, Abdul harus menunggu antrian jadwal operasi.  Dokter memperkirakan jadwal operasinya sekitar awal bulan April 2015, tetapi hingga pertengahan bulan Mei 2015 belum ada kabar dari pihak rumah sakit. Oleh karena itu, untuk menghilangkan rasa penasaran, Abdul dan orangtuanya akan berangkat ke RSHS Bandung. #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjut untuk biaya akomodasi ke RSHS. Bantuan sebelumnya sudah masuk di Rombongan 636. Semoga diberi kemudahan untuk Abdul, anak kelas 6 Sekolah Dasar yang sudah tidak sabar ingin dikhitan seperti teman-teman sebayanya

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay @hapsarigendhis

Abdul menderita Ambigous Genitalia

Abdul menderita Ambigous Genitalia


NINA BINTI MILAN (38, Kanker Serviks). Jl. Damai RT.1/ No 25, Kelurahan Babakan Kelapa Dua, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten. Nina, istri dari Bpk. Aang (52 th) seorang tukang parkir di kawasan Tangerang Selatan. Bu Nina menderita Kanker Serviks dan sudah menjalani radioterapi dan akan melakukan radiasi ulang selama 3 bulan di RSCM. Bu Nina kondisinya sempat drop dimana tubuhnya terasa dingin dan wajah bu Nina terlihat pucat. Bu Nina sempat dilarikan ke UGD RSCM. Namun alhamdulillah, tidak lama di UGD kondisinya sudah mulai stabil. Saat ini kondisinya sangat lemas akibat adanya benjolan di bagian paha. Bu Nina akan melakukan rawat jalan di Poli Kebidanan untuk memberikan hasil Endoskopi.  Bantuan lanjutan disampaikan kembali dan akan digunakan untuk operasional di RSCM, bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 700.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 17 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlana

Ibu nina menderita Kanker Serviks

Ibu nina menderita Kanker Serviks


RSSR BANDUNG atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, terletak di sekitar RS. Hasan Sadikin Bandung, tepatnya di Jalan Sukagalih, Belakang Puskesmas Sukajadi Kota Bandung. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RSHS Bandung, yang berasal dari daerah luar Bandung. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota Jogyakarta, Jakarta, Malang dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Bandung, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki juga rumah singgah di sekitar rumah sakit rujukan nasional ini. Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Bekasi, Karawang, Cianjur, Bandung, Sukabumi, Tasikmalaya, Ciamis, Indramayu, Kuningan dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat. Pasien dan keluarganya yang sedang berobat tentu saja setiap harinya memerlukan makanan pokok, utamanya beras dan sembako lainnya. Alhamdulillah, #SedekahRombongan terus berempati untuk mengurangi beban hidup pasien dhuafa yang tengah berjuang dan tinggal di RSSR. Kembali bantuan logistik pun disampaikan untuk membeli Sembako dan keperluan di Rumah Singgah Sedekah Rombongan Bandung  dan kebersihan lingkungan. Saat ini pasien dampingan  #SedekahRombongan yang berada di RSSR Bandung ada 14 pasien beserta para keluarga pendampingnya, Bantuan sebelumnya untuk RSSR masuk di rombongan 701. Bantuan saat ini akan digunakan untuk membayar listrik, kebersihan, peralatan memasak, kebutuhan pokok dan servis Motor Tanggap Sedekah Rombongan yang mendukung operasional RSSR Bandung.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.500.000,-
Tanggal : 12 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @avinptr

Bantuan operasional RSSR Bandung

Bantuan operasional RSSR Bandung


REVITA SARI (11 Bulan, Hydrocephalus; TB; Malnutrisi tipe kwashiokor). Alamat: Dusun Pematang Binjai RT.3/2 Desa Pematang Baru, Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Revita adalah anak bungsu dari 4 bersaudara putri Bp. Haryono (35) dan Ibu Rumiyati (28). Revita mengalami gizi buruk sejak usianya 9 bulan. Tidak hanya itu, kini ia juga menderita hydrocephalus dan TB Paru aktif. Dua minggu yang lalu Revita dirawat di RSUD Abdoel Muluk Bandar Lampung untuk penanganan Hydrocephalusnya. Penyakit yang terjadi akibat menumpuknya cairan serebrospinal di dalam otak ini yang mengakibatkan  tekanan di otak sehingga terjadi kerusakan, gangguan fisik dan mental dan berakibat pada perkembangan motorik yang terganggu. Saat ini baru mampu membalikkan badan saja.  Kondisi ini diperberat tuberculosis  paru yang ia derita. Revita baru saja mendapatkan pengobatan Obat Anti TB (OAT) selama 1 minggu.  Hal ini juga yang menjadi penyebab tertundanya pemasangan VP Shunt, yakni selang dari kepala ke perut yang fungsinya untuk mengurangi cairan di kepala  Revita. Tak lepas dari usaha kedua orangtuanya,  keluarga sederhana ini sehari-harinya hanya mampu  makan dengan lauk sederhana bahkan kadang hanya dengan kecap dan kerupuk saja. Ayah Revita sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan. Mereka  tak pernah putus perjuangan dan doanya demi kesembuhan anak kesayangannya. Saat ini Revita sudah menggunakan fasilitas BPJS kelas III dan masih tinggal menumpang di rumah dompet dhuafa. Bantuan lanjutan disampaikan kurir #SedekahRombongan untuk keperluan operasional perobatan Revita, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 702. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @akuo_kawai @akhidd @hapsarigendhis

Revita menderita Hydrocephalus; TB; Malnutrisi tipe kwashiokor

Revita menderita Hydrocephalus; TB; Malnutrisi tipe kwashiokor


RIDWAN GINTING (44, karsinoma sel skuamosa). Alamat: Jl. Bintara Jaya 8 RT.13/9, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kotamadya Bekasi Jawa Barat. Pak Ginting sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek di sekitar tempat tinggalnya. Istrinya, Wiwit Dwi Handayani (37) adalah seorang ibu rumah tangga.  Gejala penyakit Pak Ginting bermula ketika  muncul benjolan kecil di dalam telinga kanannya  yang kemudian dikorek dengan lidi dan kapas agar sembuh. Namun sebaliknya benjolan tersebut ternyata semakin membesar hingga kini, bahkan diikuti  timbulny bintik-bintik di muka, telinga dan sekujur badan. Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan keluarga agar keadaan Pak Ginting pulih kembali. Dari hasil pemeriksaan di RS. Persahabatan Jakarta Timur ia dinayatakan mengalami kanker kulit (karsinoma sel skuamosa). Ia kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta. Dalam kondisi seperti ini Pak Ginting sudah tidak bisa bekerja lagi sehingga seringkali untuk biaya transport ke RSCM dirasakan sangat berat. Alhamdulillah, kurir @SRbergerak dipertemukan Allah dengan Pak Ginting, sehingga bantuan lanjutan pun dapat segera disampaikan. Dapat dibayangkan kebahagiaan yang dirasakan Pak Ginting manakala dalam kesulitan seperti ini ia mendapat pertolongan Allah. Ia dapat merasakan uluran bantuan dari #SedekahRombongan. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 700. Semoga Allah memberinya kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @jawierjawa @hapsarigendhis

Pak Ridwan menderita karsinoma sel skuamosa

Pak Ridwan menderita karsinoma sel skuamosa


AHMAD TODJIRI (50, vertigo dan ada cairan di kepala). Alamat Kp. Ceger RT.3/3, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Riwayat penyakit Pak Ahmad Todjiri berawal sekitar 3 bulan yang lalu, Ia yang biasa di panggil Pak Todjiri merasakan sakit kepala berulang. Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas,  ia dirujuk ke RS. Medirossa Cikarang Bekasi dan dinyatakan menderita vertigo disertai adanya cairan di kepala. Karena keterbatasan peralatan di RS. Medirossa, Pak Todjiri dirujuk ke RSUD Karawang dan dirawat di rumah sakit tersebut selama 1 minggu. Saat ini Pak Todjiri masih menjalani kontrol rutin setiap dua minggu, sampai mendapatkan jadwal operasi. Hambatan keuangan dirasakan Pak Todjiri terutama untuk biaya akomodasi dan transport, karena akhir-akhir ini ia tidak memiliki penghasilan. Ia tidak dapat maksimal bekerja sebagai tukang jahit keliling selama sakit. Kendala lain yang mengganggu pikirannya  adalah mengenai nafkah untuk istrinya Khodijah (47) dan 3 anaknya yang masih sekolah. Alhamdulillah, kurir #SedekahRombongan bertemu dengan Pak Todjiri sehingga santunan untuk biaya akomodasi dan transport dapat disampaikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom Via Jaenudin @hapsarigendhis

Pak ahmad menderita vertigo dan ada cairan di kepala

Pak ahmad menderita vertigo dan ada cairan di kepala


KUSNANTI BINTI YAQUB (39, Kanker serviks). Alamat: Jl. Menjangan IV, RT.1/3, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Kusnani yang biasa dipanggil Nani ini didiagnosis oleh dokter RSUD Tangerang Selatan mengalami kanker mulut rahim (Kanker Serviks). Riwayat gejala yang  dialami Bu Nani sebelumnya adalah keputihan selama 3 bulan,  namun tidak pernah ia periksakan. Satu minggu yang lalu Bu Nani mengalami pendarahan hingga kondisinya lemah dan tak bertenaga. Oleh suaminya, Kusnanto (39),  Bu Nani dibawa ke Puskesmas Pondok Ranji Tangerang. Dari  puskesmas ia dirujuk lagi ke RSUD Tangerang Selatan. Setelah mendapatkan penanganan awal dan pemeriksaan USG disimpulkan Bu Nani menderita Kanker Serviks. Bu Nani kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta. Ibu lima anak  yang sehari-hari sebagai buruh cuci ini, berobat menggunakan jaminan umum karena jaminan BPJS yang dimilikinya belum dapat digunakan.  Bu Nani sempat dirawat di RSUD Tangerang Selatan kemudian diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik. Saat Pak Kusnanto mengurus jaminan kesehatan dan rujukan, Bu Nani mengalami pendarahan lagi dan segera dibawa ke   RS. Bhineka Bhakti Husada Tangerang menggunakan kartu BPJS yang sudah aktif. Dari rumah sakit tersebut  Bu Nani dirujuk ke RSUP Fatmawati Jakarta.  Dokter UGD RS. Fatmawati, langsung menangani Bu Nani sehingga kondisinya berangsur membaik dan diperbolehkan pulang serta selanjutnya rawat jalan. Melalui kurir #SedekahRombongan, santunan  dari sedekaholics #SR telah disampaikan kepada Bu Erma untuk membantu biaya transport ke rumah sakit. Semoga Allah memberi kesembuhan yang terbaik, aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlana @hapsarigendhis

Kusnanti menderita Kanker serviks

Kusnanti menderita Kanker serviks


AYU NOVITA SARI (4, Kelainan Tulang Punggung). Alamat:  Jl. Mandor Baret Pondok Hijau, RT. 7/7, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Anak dari Bapak Susanto (35) dan Ibu Ngarti (40) ini kondisnya tidak seperti anak lain seusianya. Saat kawan-kawannya sudah bisa berlari dan bermain, Ayu hanya bisa terbaring di kasur sembari melihat televisi. Kondisi itu dialaminya sejak lahir. Dibalik keterbatasannya, Ayu begitu ceria. Sorot mata indahnya menampakan keceriaan. Saat ini Ayu sedang menjalani pengobatan dengan metode akupuntur. Terdapat sedikit perubahan pada Ayu ketika melakukan pengobatan akupuntur. Ayu menjadi sering makan dan mengonsumsi air putih serta susu. Ayu hanya mendapat vitamin dari dokter akupuntur. Perubahan yang sangat bagus terjadi pada Ayu, yakni ia mampu berdiri dalam waktu yang cukup lama. Namun Ayu masih harus kontrol di klinik akupuntur sambil menunggu proses pembuatan KK dan KTP. Sebelumnya ayu dibantu #SedekahRombongan pada rombongan 693. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan yang dipergunakan untuk membeli susu dan operasional berobat. Sang Ayah, Santo mengaku bahwa sewa ojeknya semakin sepi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 21 Mei 2015
Kurir : @ddsyaefudin @nurmanmlana

Ayu menderita Kelainan Tulang Punggung

Ayu menderita Kelainan Tulang Punggung

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Kirana 1,000,000
2 M Fajri 1,000,000
3 Suwarsi 2,000,000
4 Elika 800,000
5 Rudi 500,000
6 Eliatul 750,000
7 Suhayat 500,000
8 Eli 500,000
9 Yudistira 500,000
10 Maesaroh 500,000
11 Siti 500,000
12 Agus 500,000
13 Abdul 500,000
14 Nina 500,000
15 RSSR Bandung 3,500,000
16 Revita 500,000
17 Ridwan 500,000
18 Ahmad 500,000
19 Kusnanti 500,000
20 Ayu 500,000
Total 16,050,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 16,050,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 706 ROMBONGAN

Rp. 26,041,409,746,-