SAKIMUN BIN SADIYO (48 tahun, kerusakan syaraf leher karena kecelakaan) adalah seorang duafa yang tinggal di RT 2 RW 5 Dukuh Terbono Desa Selosari Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Jawa Timur. Hari Minggu 5-4-2015, yang lalu Pak Sakimun mengalami kecelakaan di pasar sayur Magetan, motor tua nya mengalami gangguan pada gas sehingga melesat tanpa kendali dan menabrak orang dipinggir jalan. Pak Sakimun tidak mengalami luka yang berarti tetapi syaraf pada leher nya mengalami gangguan sehingga beliau tidak bisa bergerak sama sekali, tangan, kaki dan tubuh nya sama sekali tidak bisa bergerak. Setelah seminggu di rawat di rumah sakit, Pak Sakimun dibawa pulang paksa karena keluarga tidak mempunyai biaya untuk berobat lagi. Semasa sehat Pak Sakimun bekerja sebagai penjual rujak buah keliling. Istri dan 2 anak nya meninggalkan beliau saat kecelakaan pertama. Kecelakaan yang dialami beliau sekarang adalah kecelakaan yang kedua. Saat ini Pak Sakimun dirawat di rumah oleh bapak nya yang sudah renta, yaitu Bapak Sadiyo (79 tahun). Mereka hidup berdua dengan mengandalkan sedikit bantuan dari saudara-saudara di sekitar rumah nya. Karena tidak bisa bergerak sama sekali praktis makan, minum sampai buang air besar dilakukan di tempat tidur. Dan yang paling mengharukan, pada saat kurir #SR melakukan survey, bapak nya yg sudah renta membantu beliau saat buang air besar. Pak Sakimun tidak mempunyai KTP Jawa Timur, bahkan Jamkesmas karena belum mengurus kepindahan setelah berpisah dengan istrinya. Pak Sakimun sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan dari Sedekah Rombongan untuk biaya pengobatan perawat yg datang ke rumah nya dan untuk membantu kebutuhan makan sehari-hari karena sudah tidak mampu bekerja lagi. Santunan awal dari sedekaholic sebesar Rp. 800.000 telah disampaikan. Santunan awal ini digunakan untuk mengurus pembuatan ktp dan kk sebagai kelengkapan untuk pembuatan bpjs. Keluarga Pak Sakimun mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Sedekah Rombongan.

Santunan : Rp. 800.000
Tanggal : Sabtu, 25 April 2015
Kurir :@lastiko, @ervinsurvive, @agung_hermawan

Pak sakimun menderita kerusakan syaraf leher karena kecelakaan

Pak sakimun menderita kerusakan syaraf leher karena kecelakaan


KUS TRI BOWO (31Tahun, Kanker Kenlenjar Getah Bening) Akrab disapa Mbong oleh tentangga dan kerabat dekatnya, beliau tinggal di Kampung Losari, Kel. Semanggi, Kec. Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. Gejala sakit yang beliau derita sudah terjadi sejak awal 2014 lalu, kala itu terdapat benjolan di sekitar perut beliau, awalnya sakit tersebut beliau kira sebagai hernia, oleh karena itu beliau pun memeriksakan diri ke puskemas setempat. Namun tak ada hasil, perut beliau justru semakin besar hingga menyebabkan beliau pingsan saat sedang bekerja. Pak Kus lalu dibawa ke RS dan diketahui bila beliau menderita kanker kelenjar getah bening, berbagai upaya telah beliau lakukan, namun karena dokter menyarankan agar Pak Kus menjalani kemo beliau mengurungkan niat untuk melanjutkan berobat karena beliau sudah tak lagi bekerja sejak sakit, istrinya Sri Handayani (29) hanya bekerja sebagai penjaga toko di pasa klewer, dengan 2 orang anak yang beliau miliki dan masih kecil, beliau pun menutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan. Sampai tim sedekah rombongan bertemu dengan beliau dan akhirnya beliau bersedia untuk melanjutkan pengobatan. Pak Kus telah menjalani kemo yang ke-3 akhir april lalu. Kondisi beliau semakin membaik, bengkak di kakinya sudah sembuh dab sudah dapat berjalan jauh. Santunan yang ke-5 kembali kurir sampaikan kelada beliau sebesar Rp. 500.000,- untuk biaya tranportasi beliau. Santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 674. Mari mendoakan agar proses kemoterapi beliau berjalan lancar dan segera sembuh. Aaamiiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 April 2015
Kurir : @lastiko , @roschandptr,  @eli_anna

Pak kus menderita  Kanker Kenlenjar Getah Bening

Pak kus menderita Kanker Kenlenjar Getah Bening


SUJIYATI BIN GITO WIYONO (53Tahun, Kanker Servik) Bu Yati sapaan akrabnya, tinggal di Desa Godog RT 03/04, Kelurahan Godog, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Wanita paruh baya yang selalu ceria ini sudah menderita kanker servik sejak  2012 silam. Awal sakitnya dirasakan sejak beliau sering mengalami keputihan. Berbagai cara telah beliau upayakan namun, tetap tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya, memeriksakan diri ke RSUD setempat tetapi hanya diberikan infus. Mengingat sang suami Bapak Giman (58tahun) yang hanya bekerja sebagai kuli dengan penghasilan Rp. 450.000,-/bulan dan masih memiliki tanggungan 2 orang anak, Bu Yati pun mengurungkan niat untuk berobat. Hingga dipertemukan oleh tim sedekah rombongan pada 2012 silam, beliau kemudian menjadi pasien dampingan sedekah rombongan Solo saat itu hingga dinyatakan sembuh pada 2013 lalu. Meskipun demikian kontrol rutin tetap harus dijalani beliau untuk menjaga agar sakitnya tidak kambuh. Hingga Oktober 2014 lalu, saat menjalani kontrol, dokter menyatakan bahwa kanker beliau kambuh kembali dan harus menjalani 6 kali kemo terapi. Kemo ke-1 hingga ke-5 berjalan dengan lancar, namun kondisi Bu Yati sempat menurun saat akan menjalani kemo ke-6 dan harus rawat inap. Setelah kondisi membaik, dan kontrol rutin sebulan sekali, awal april lalu Bu Yati kembali menurun kondisinya, setelah kontrol dinyatakan bahwa Bu Yati kekurangan darah dan harus rawat inap di RS untuk menambah darah. Santunan ke-2 kepada beliau untuk biaya perawatan selama di RS kembali disampaikan sebesar Rp. 500.000,-. Santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 658. Keluarga sangat bersyukur atas santunan yang disampaikan. Mari bersama mendoakan kesembuhan untuk Bu Yati agar sakitnya tak kembali kambuh.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 April 2015
Kurir : @lastiko via @ciciiii , @roschandptr

Ibu sujiyati menderita  Kanker Servik

Ibu sujiyati menderita Kanker Servik


MASJID JAMI POLOKARTO SUKOHARJO beralamat di Karangale, Tepisari, RT 02/02, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah. Berdiri sejak tahun 1970 atas prakarsa dari Bapak Hadi Wiyono (Alm), masjid ini dibangun untuk kebutuhan sholat warga sekitar. Sekian taun masjid tersebut berdiri, belum pernah ada perbaikan maupun renovasi sebelumnya. Hingga 3 bulan lalu, kondisi masjid semakin nampak tidak layak pakai, banyak atap yang mulai bocor, kondisi bangunan yang sudah rapuh, dan sempitnya ruangan untuk melakukan ibadah. Warga sekitar kemudian berusaha mencarikan dana agar masjid yang selama ini mereka tempati untuk melaksanakan ibadah dapat direnovasi. Usaha mereka berhasil, proposal yang mereka ajukan ke kabupaten setempat diterima dan berencana akan diberikan dana sebesar Rp. 10.000.000,-. Pembangunan pun dilakukan, namun di tengah pelaksanaan pembangunan, pihak kabupaten menyatakan tidak dapat lagi memberikan biaya dikarenakan masih banyak tempat dan daerah lain yang juga membutuhkan. Tim Sedekah Rombongan kemudian menyampaikan santunan sebesar Rp. 4.000.000,- untuk biaya pembelian semen, keramik dan bahan bahan lain yang masih dibutuhkan untuk pembangunan masjid. Pihak pengelola masjid dan warga sekitar merasa sangat berterimakasih dan bersyukur atas santunan yang diberikan karena akan sangat berguna untuk pembangunan dan berlangsungnya kegiatan pengajian rutin di masjid tiap malam jumat.

Jumlah Santunan : Rp. 4.000.000,-
Tanggal : 17 April 2015
Kurir : @lastiko , @cicicinta

Biaya pembangunan masjid

Biaya pembangunan masjid


PARTI BINTI MARTO SADAD (51 tahun, Kanker Servik) Bu Parti sapaan sehari-hari beliau, tinggal di RT 04/02 Dusun Terung, Desa Terung, Kec. Panekan, Kab. Magetan, Jawa Timur. Tinggal besama suami, Bapak Sadiran (63th) yang bekerja sebagai buruh serabutan proyek dengan penghasilan Rp. 35.000,-/hari dan anak semata wayangnya, Asih (21th), di rumah mereka yang masih berstatus rumah kontrakan, beliau merupakan seorang ibu rumah tangga. Tahun lalu, selama 2 bulan beliau mengalami pendarahan yang tiada berhenti disertai batuk yang tak kunjung sembuh. Keluarga membawa beliau berobat di RS. Sayidiman Magetan, yang kemudian diketahui bahwa beliau menderita kanker servik dan harus menjalani kemo di RS. Moewardi Solo untuk penyembuhan sakit beliau. Mengingat sang suami hanya bekerja sebagai buruh niatan untuk berobat pun sempat memudar. Hingga tim sedekah rombongan bertemu dengan beliau, beliau bersedia untuk melanjutkan pengobatan. Kemo pertama telah dilaksanakan pada bulan Maret lalu, kemudian dilanjutkan kontrol pada 13 April 2015. Hasil kontrol menunjukkan kondisi beliau baik dan akan dilakukan pemasangan selang untuk sinar sebelum kemo kedua dilanjutkan pada 11 mei 2015 mendatang. Tim sedekah rombongan Solo pun kembali menyampaikan santunan yang ke-3 kepada Bu Parti sebesar Rp. 500.000,- untuk biaya transportasi pulang beliau ke Magetan. Saat keberangkatan untuk kontrol awal april lalu, tim #SR Magetan juga menyampaikan santunan sebesar Rp. 350.000,- , tim #SR Solo juga sudah menyampaikan santunan sebesar Rp. 350.000,- pada bulan sebelumnya untuk biaya transport pulang beliau ke magetan. Sehingga total santunan yang disampaikan Rp. 1.200.000,-. Santunan ke-2 beliau masuk dalam rombongan 685. Syukur dan ucapan terimakasih pihak keluarga sampaikan kepada tim #SR serta memohon doa agar beliau segera sembuh. Aaamiiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.200.000,- Tanggal : 15 April 2015
Kurir : @lastiko, @ciciiii , @lulurkedrsih , @roschandptr

Ibu parti menderita Kanker Servik

Ibu parti menderita Kanker Servik


MIMIK WIDAYATI BINTI ASLAN (43 tahun, gangguan ginjal), duafa yg tinggal di Jalan Jawa Nomor  29 Kelurahan Kepolorejo Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Jawa Timur. Bu Mimik mengalami sakit yang hasil diagnosa dokter karena kekurangan albumin. Awal mula sakit Bu Mimik adalah sesak di dada, pusing dan seluruh badan terasa bengkak terutama kaki sebelah kanan sehingga tidak bisa dipakai untuk berjalan. Bapak Setiabudi, suaminya kemudian membawa ke RSUD dr.Sayidiman Magetan pada hari Kamis,17 April 2015 jam 09.00 WIB. Hasil diagnosa dokter Bu Mimik mengalami kekurangan albumin, oleh dokter disarankan utk dirujuk ke RSUD dr.Soedono Madiun dengan alasan di RSUD dr.Sayidiman tidak ada albumin. Sabtu,18 April 2015 Bu Mimik dibawa ke RSUD dr. Soedono Madiun, dan sampai saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit tersebut. Ibu Mimik yg sehari-hari bekerja sbg buruh cuci dan setrika mempunyai anak 3, yang sulung kelas 2 SMA mulai kecil dititipkan di panti asuhan Muhamadiyah Magetan. Suaminya hanya kuli angkut pasir yang penghasilan sebulan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Untungnya keluarga ini sudah tercover Jamkesmas, namun ada beberapa biaya perawatan yang tidak tercover Jamkesmas. Sedekah Rombongan hadir untuk membantu biaya pengobatan Bu Mimik. Keluarga Pak Setiabudi mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas bantuan dana dari para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Santunan : Rp 2.000.000
Tanggal : Jum’at, 24 April 2015
Kurir : @lastiko ,@ervinsurvive , @agung_hermawan , @riena_maia

Ibu mimik menderita  gangguan ginjal

Ibu mimik menderita gangguan ginjal


SATINI SUPRAPTO (45th, dhuafa) beralamat di Macanmati 10/03 Klandungan, Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah. Bekerja sebagai buruh serabutan. Dengan pendapatan yang tidak menentu, Rp10.000-Rp20.000. Terkadang dalam beberapa hari tidak memiliki pendapatan karena tidak ada pekerjaan. Bu Satini yang tidak mengenyam bangku sekolah ini, hanya mengandalkan tenaga untuk bekerja. Apapun beliau kerjakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Beliau menuturkan, tak jarang tetangga menyuruh untuk menggilingkan padi di tempat penggilingan dengan upah satu kantong plastik beras. Suami Bu Satini, sudah meninggal. Bapak Suprapto meninggal karena jatuh dari pohon ketika disuruh tetangga untuk mengambilkan daun untuk pakan ternak. Almarhum Bapak Suprapto bekerja sebagai buruh serabutan. Saat ini Ibu Satini tinggal dengan kedua anaknya. Suprapti (13tahun) yang saat ini duduk kelas 8 di SMP Negeri 1 Ngrampal dan Budi Raharjo (8tahun) kelas 2 di SD N 2 Klandungan. Walaupun berasal dari keluarga sederhana, Dik Suprapti terhitung anak yang pintar. Selain itu Dik Suprapti dikenal sebagai anak yang baik dan rajin. Saat kurir #SedekahRombongan melakukan survey dirumahnya, Dik Suprapti sedang memasak untuk Ibu dan adiknya, karena saat itu Ibu Satini sedang sakit. Sekitar awal bulan April 2015, sepeda bekas pemberian tetangga yang biasa dipakai untuk berangkat sekolah, hilang diambil orang yang tidak bertanggung jawab. Jarak sekolah Dik Suprapti sekitar 10km, sehingga harus ditempuh menggunakan bus umum. Saat ini Dik Suprapti harus berjalan sekitar 1,5km untuk sampai di tempat menunggu bus. Ibu Satini menyampaikan bahwa tidak memiliki biaya untuk membelikan sepeda untuk anak sulungnya tersebut. Menjawab doa dari Ibu Satini, lewat kurir #SedekahRombongan menyampaikan sedekah dari #SedekahHolic sebesar Rp 1.500.000,00 untuk membelikan sepeda untuk Dik Suprapti. Sedekah dari #SedekahHolic tersebut untuk membeli sepeda seharga Rp925.000,00 dan kunci Rp20.000,00 sisanya sebesar Rp555.000,00 kami sampaikan kepada Ibu Satini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Senyum bahagia terpancar dari wajah Dik Suprapti mendapatkan sepeda baru. Sekarang sudah tidak lagi harus berjalan 1,5km untuk sampai di tempat menunggu bus. Semoga dengan sepeda baru ini, Dik Suprapti semakin semangat berangkat ke sekolah untuk menuntut ilmu. Ibu Satini mengucapkan terimakasih untuk bantuan yang diberikan. Beliau menyampaikan, semoga #SedekahHolic selalu diberi kesehatan dan dilapangkan rejekinya.

Jumlah santunan:  Rp1.500.000
Tanggal: 24 April 2015
Kurir: @Lastiko , @Shofawa

Bantuan tunai

Bantuan tunai


KANIA LARISTA (10 bulan, Jantung Bocor) Putri pasangan Bapak Wahyu Krisnanto (26th) dan Ibu Purwanti (23th) yang tinggal di Wonorejo RT 01 RW 13, Alastuwo, Kebakramat, Karanganyar, Jawa Tengah. Awalnya Kania mengalami batuk-batuk tiada henti dan oleh kedua orang tuanya Kania diperiksakan ke Puskesmas setempat. Namun, hasil yang didapat tidak kunjung membaik, batuk Kania semakin parah dan bertambah dengan muntah. Karena tidak sanggup menangani Puskesmas pun menyarankan agar Kania diperiksakan ke RSUD Karanganyar, setelah diperiksakan, Kania justru diberi rujukan ke RSD Moewardi karena RS Karanganyar juga tidak sanggup menangani. Di RS Moewardi (RSDM) diketahui jika Kania menderita Jantung Bocor, pihak RSDM selanjutnya menyarankan agar Kania melanjutkan pengobatan di RS Harapan Kita Jakarta. Namun, dengan keadaan Pak Wahyu yang bekerja sebagai buruh tekstil dengan penghasilan Rp. 1.060.000,- / bulan, tentu tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus biaya berobat Kania, meski memiliki BPJS tetapi masih terdapat beberapa obat yang tidak tercover BPJS yang harus ditanggung oleh orangtua Kania. Alhamdulillah, PMI bersedia menanggung biaya pengobatan Kania selama berada di RS Harapan Kita Jakarta. Meskipun demikian, Pak Wahyu, kesulitan  untuk memenuhi kebutuhan selama berada disana, seperti tempat tinggal dan akomodasi. Oleh karena itu, Tim #SedekahRombongan kemudian membantu Kania untuk dapat memenuhi kebutuhan selama berada disana, seperti menginap di RSSR (Rumah Singgah Sedekah Rombongan) Jakarta. Selain itu, Tim #SedekahRombongan juga memberikan santunan kepada Kania untuk biaya akomodasi dari Solo hingga Jakarta sebesar Rp. 1.000.000,- Kania berangkat Kamis 18 Desember 2014 untuk penanganan dan menjalani operasi tahap pertama di RS Harapan Kita. Operasi tahap pertama berjalan lancar, dik Kania dan keluarga kembali ke Solo sembari menunggu jadwal operasi tahap kedua. Dik Kania dijadwalkan bulan Mei untuk melaksanakan kontrol dan evaluasi operasi tahap kedua. Hari ini 24 April melalui kurir #SR santunan sebesar 1.000.000,- telah disampaikan kepada dik Kania untuk transportasi menuju Jakarta lagi.  Pihak keluarga merasa sangat bersyukur atas bantuan yang telah diberikan dan memohon doa agar pengobatan Kania berjalan lancar. Aamiin

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,- Tanggal : 24 April 2015
Kurir : @lastiko , @yuni_chihi

Kania menderita Jantung Bocor

Kania menderita Jantung Bocor


AGUNG ROHMAD (28 tahun, Luka Bakar) tinggal di desa kragilan, RT 1 RW 9 Jetis Baki Sukoharjo Jawa Tengah. Anak dari pasangan pak Ibrahim(54 Tahun) dan ibu Maryem(53 Tahun) sehari-hari bekerja sebagai penjual mie ayam keliling dengan penghasilan 60.000 per hari. Namun saat ini beliau harus istirahat total lantaran sakit. Kronologinya tanggal 8 april 2015 waktu berjualan mie ayam keliling. Saat mas Agung lewat jalan sempit dari arah berlawanan ada motor lewat yang mengharuskan mas agung menepi dan ditepi jalan ada kayu karna tertutup semak kayunya tidak kelihatan. Karna bronjongnya menyenggol kayu mengakibatkan airnya keluar hingga mengenai tubuhnya. Warga yang melihat langsung mengatar mas agung pulang. Oleh keluarganya mas agung dibawa ke RS dr.Oen. Karena di RS dr.Oen tidak bisa berbuat banyak mas Agung langsung dirujuk ke RSDM. Sampai di RSDM mas agung disarankan puasa . Jam 3.00 mas agung dioperasi. Hingga saat ini sudah menjalani 3 kali medikasi. Semenjak mas agung dirawat dirumah sakit tidak ada pemasukan lagi, istrinya tidak bisa bekerja lagi lantaran harus menjaga kedua anaknya. Mas agung memiliki tanggungan 1 istri (Wahyuningsih,25 tahun) dan 2 anak (Silvia nur khalifah, 4 tahun dan Estiana rahmawati 2 tahun). Mas agung dirawat di RSDM ruang Mawar lantai 2 no 7 dengan jaminan kesehatan jamkesmas. Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan dengan mas Agung dan Melalui kurir #Sedekah rombongan , santunan dari #Sedekaholic untuk mas  Agung yang pertama disampaikan untuk biaya akomodasi sehari-hari keluarganya. Keluarga merasa terbantu dengan santunan ini dan mengucapkan terima kasih atas santunan yang diberikan. Saat kurir #SR berkunjung pada tanggal 25 April 2015. Kondisi mas Agung sudah semakin membaik balutan perban dilukanya sudah dibuka, namun kaki kirinya masih kaku yang paling banyak kesiram air, sehingga belum bisa buat jalan. Keluarga mohon Do`a semoga mas Agung cepat sembuh dan bisa berjalan lagi.

Jumlah Santunan : Rp 500.000,-
Tanggal   : 25 April 2015
Kurir       : @lastiko , @eli_annnaa

Agung menderita Luka Bakar

Agung menderita Luka Bakar


PANTI ASUHAN YATIM & DHU’AFA YAPITU ( Kacamata ) beralamat di Wanujoyo, Srimartani, Piyungan, Bantul Yogyakarta  merupakan  panti asuhan yang mewadahi anak – anak dari keluarga tidak mampu yang berusia sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah. Di panti itu selain mendapat ilmu tentang agama islam para anak asuh juga mendapat pendidikan formal sesuai jenjang umurnya. Mereka tinggal di panti secara geratis tanpa dipunggut biaya apapun.  Panti asuhan ini memiliki 55 santri dan diasuh oleh bapak H. Sholeh. Untuk biaya operasional panti banyak mengandalkan bantuan dari para donatur. Pada kesempatan ini Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan ) melakukan pemeriksaan kesehatan mata kepada para penghuni panti dan terdapat 13 penghuni yang membutuhkan kacamata. Bantuan kacamata ini diharapkan dapat membantu agar penglihatan mereka normal kembali. Semoga bermanfaat untuk mendukung aktifitas belajar.

Jumlah Bantuan : Rp.2.210.000,-
Tanggal Penyerahan : 2 April 2015
Kurir: @Kissherry @FahmiSQ

Bantuan kacamata

Bantuan kacamata


MASJID DUSUN PLUMBUNGAN  (Bantuan Tunai) alamat Plumbungan RT 02 Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Masjid Dusun Plumbungan yang berlokasi di Plumbungan RT 02 Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta atas aspirasi warga masyarakat setempat didirikan diatas tanah wakaf selain sebagai tempat beribadah umat beragama islam juga sebagai sentra kegiatan keagamaan islam antaralain: TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) , Pengajian Rutin , serta kegiatan lain yang berhubungan dengan syiar islam.Menurut Informasi dari Bapak Prawoto selaku Panitia Pembangunan Masjid Dusun Plumbungan dan Kepala Dusun Plumbungan sebelum diadakan pembangunan masjid tersebut untuk kegiatan keagamaan islam di wilayah tersebut masih menumpang pada pondok pesantren didesa terdekat, terhitung sejak bulan september 2014 dilaksanakan pembangunan masjid dusun Plumbungan dari swadaya masyarakat setempat dan berbagai donatur kondisi saat ini tinggal melakukan penyelesaian tahap akhir (finishing) .Alhamdulillah #SedekahRombongan diberi kesempatan untuk berpartisipasi meringankan beban biaya dalam pembangunan masjid dusun Plumbungan  melalui Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan )menyampaikan bantuan guna pembelian eternit (gypsum) , setelah sebelumnya pada tanggal 24 september 2013 (rombongan 630 ) juga menyampaikan bantuan guna pembelian semen kini pada tanggal 16 april 2015 #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan titipan #sedekahollics senilai Rp. 4.250.000

Jumlah Bantuan Total  : Rp.4.250.000
Tanggal Penyerahan  : 16 April 2015
Kurir  : @kissherry @faisal_gudeg @KedunkUSSIL@RofiqSILVER

Bantuan tunai

Bantuan tunai


KARTO SENTONO (85 th, Bantuan Tunai) alamat Bangunsari RT 05/RW 03 Candirejo Semin Gunungkidul Yogyakarta. Mbah Karto Sentono (85th) yang berprofesi petani , suami dari ibu Wasikem binti Suro Sentono(80th)  berprofesi mengurus rumah tangga. Mbah Karto Sentono hanya tinggal dirumah berdinding bambu bersama istrinya yang menderita sakit katarak sehingga sangat mengganggu untuk beraktifitas sehari-hari karena tidak mempunyai anak kandung seorang anak pungutnya kini sudah menikah dan mengikuti suaminya bekerja di Jakarta hanya pulang menengok apabila mudik lebaran itupun tidak pasti  , karena faktor usia yang sudah tua untuk menompang fisik yang renta saja terasa berat apalagi untuk menompang kebutuhan hidup yang kian menghimpit guna memenuhi kebutuhan hidup dari bantuan warga masyarakat setempat . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan keluarga Bapak Karto Sentono untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban hidup yang dihadapi beliau melalui Tim #Gropyokan SedekahRombongan menyampaikan bantuan titipan #sedekahollics berupa 1 buah kasur , sembako dan santunan tunai berjumlah Rp. 750.000

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal Penyerahan : 9 April 2015
Kurir: @Kissherry @noventata_ @faisal_gudeg @KedunkUSSIL

Bantuan tunai

Bantuan tunai


YOSO MIHARJO (79th , Bantuan Tunai) alamat Tobong RT 02/ RW 08 Sambirejo Ngawen Gunungkidul Yogyakarta. Mbah Yoso Miharjo (79th) yang berprofesi sebagai petani suami dari Ibu Mariyem (62th) yang berprofesi mengurus rumah tanga serta bapak dari seorang anak, Mbah Yoso Miharjo karena faktor usia sehingga sudah tidak bisa bekerja secara maksimal guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga bahkan sering sakit sedangkan Ibu Mariyem dalam kesehariannya mengurus rumah tangga dengan merawat serta membimbing 2 orang cucunya,sedangkan yang menopang kebutuhan hidup sehari-hari mengandalkan seorang putrinya yang berprofesi buruh tani .Untuk menopang tubuhnya yang renta saja sudah berat apalagi harus menopang kebutuhan hidup yang kian menghimpit . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan keluarga Bapak Yoso Miharjo untuk turut serta berpartisipasi meringakan beban hidup beliau melalui Tim #GropyokanSR menyampaikan bantuan titipan #sedekahollics berupa 1buah kasur , sembako, serta uang tunai yang berjumlah Rp. 750.000

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal Penyerahan : 9 April 2015
Kurir: @Kissherry @noventata_ @faisal_gudeg @KedunkUSSIL

Bantuan Tunai

Bantuan Tunai


PANTI ASUHAN DAARU AYTAM BAITUSALAM ( Bantuan Kasur ) beralamat di dusun Miri Rt 27, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Panti ini berdiri pada tahun 2006 untuk menampung anak-anak yang kehilangan kedua orang tuanya atau salah satu dari kedua orang tuanya sebagai akibat dari terjadinya gempa bumi di Jogjakarta. Saat ini mengasuh 14 anak asuh dari berbagai wilayah dan latar belakang namun pada umumnya adalah anak-anak korban gempa bumi di Jogjakarta. Pak Talchis Hidayat  meluangkan waktunya untuk mengelola panti sekaligus menjadi pengasuhnya. Dalam kesempatan kali ini, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan )  memberikan bantuan 8 kasur dan bantal untuk para penghuni ini sesuai kebutuhan mereka karena sehari-hari mereka tidur beralaskan kasur yang sudah usang dan tipis.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.600.000,-
Tanggal Penyerahan : 9 April 2015
Kurir: @Kissherry @iblisganteng @arizafuadi

Bantuan kasur

Bantuan kasur


PANTI ASUHAN TUNAS HARAPAN ( Bantuan Kasur ) beralamat di Rejosari 120, Kelurahan Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.  Bapak Tugiyanto mendirikan Panti Asuhan ini sejak tahun 1988, tetapi baru bersertifikat notaris resmi pada tahun 1997. Pada awalnya, Bapak Tugiyanto menjadikan rumah pribadinya hanya sebagai tempat untuk merawat anak-anak yatim piatu sekitar. Saat ini ada total 35 anak yang dirawat oleh Panti Asuhan yang dikelola oleh Bapak Sarjiman dan Bu Atik. Akan tetapi karena keterbatasan fasilitas, sementara hanya ada 10 anak (putri) yang tinggal di dalam panti yang dibagi dalam 2 kamar tidur. Setiap Sabtu malam seluruh anak yang dirawat Panti Asuhan ini dikumpulkan untuk mengaji, belajar kelompok dan ada program pemberdayaan yaitu pembuatan hanger kayu yang nantinya dapat dijual sebagai merchandise. Selain pembuatan hanger ada pula pelajaran menjahit yang saat ini diberikan khusus untuk anak asuh putri. Seluruh anak yang tinggal di panti ini sama sekali tidak dipungut biaya dan semua biaya menjadi tanggung jawab pihak panti. Bahkan, anak asuh yang tinggal diluar Panti tetap mendapatkan bantuan seperti uang saku. Panti ini membutuhkan kasur karena mereka masih tidur dengan alas seadanya. Oleh karena itu, pada hari Kamis, 9 April 2015, tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) memberikan bantuan senilai Rp 2.700.000 yang diwujudkan dalam bentuk kasur dan bantal.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.700.000,-
Tanggal Penyerahan : 9 April 2015
Kurir: @Kissherry @iblisganteng @aryani_iyan

Bantuan kasur

Bantuan kasur


WARGA DESA BANJARJO Kecamatan Kalibawang Kulonprogo Yogyakarta mendapatkan kebahagiaan diberikan bantuan berupa 100 paket sembako dan 300 Jilbab , dalam program tebar Jilbab dan sembako untuk Dhuafa. Program ini kerjasama antara Komunitas Love Hijab dan Teras Dakwah Nitikan dengan #SedekahRombongan. Selain acara tersebut, juga dilakukan pelatihan merawat jenazah yang di bimbing oleh Ibu – ibu dari Aisyiyah. Kegiatan ini di ikuti oleh warga 6 dusun yaitu dusun Srandu, Dusun Cikalan, Dusun Sudimoro, Dusun Jurang, Dusun Beku, Dusun Demangan. Pada kegiatan kali ini Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan ) memberikan bantuan senilai Rp. 5.000.000 utk seratus paket sembako. Semoga kegiatan ini bisa lebih memberikan manfaat bagi warga desa Banjarjo, dan semakin banyak komunitas peduli yang bisa saling bersinergi untuk senantiasa memberikan manfaat dan berbagi untuk sesama.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 11 April 2015
Kurir: @Kissherry @aniesanorma @mwatsik

Bantuan sembako dan jilbab

Bantuan sembako dan jilbab


MASJID ALHIDAYAH (Bantuan Tunai) alamat Depok RT 02 Gilangharjo Pandak Bantul Yogyakarta, dibangun pada tahun 2010 dengan dana swadaya masyarakat sekitar. Masjid Al Hidayah yang bertempat di kawasan Pegunungan Bantul bagian selatan tepatnya di Depok RT 02 Gilangharjo Pandak Bantul Yogyakarta saat ini membutuhkan piranti pengeras suara serta perbaikan kamar mandi dan beberapa atap yang sudah lapuk. Alhamdulillah melalui Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) diberi kesempatan untuk turut serta berpartisipasi menyalurkan bantuan berupa 1 buah amplifier senilai Rp. 2.150.000 , 3 lembar karpet senilai  Rp. 1.515.000 , biaya renovasi atap kamar mandi Rp. 1.335.000 . Total bantuan yang kami salurkan berjumlah Rp. 5.000.000 , yang kami serahkan kepada Bapak Tukijo selaku ketua Takmir Masjid Al Hidayah.

Jumlah Bantuan Total  : Rp. 5.000.000
Tanggal Penyerahan  : 8 April 2015
Kurir  : @kissherry @faisal_gudeg @KedunkUSSIL@doni_arch

Bantuan tunai

Bantuan tunai


PANTI ASUHAN DAN SLB PUSPA MELATI ( Sembako ) beralamatkan Pudak RT 01 RW 19, Tepus, Gunung Kidul, Yogyakarta, dengan total anak asuhnya  50 orang . Sebagian besar anak asuhnya menderita tuna rungu, sebagian lainya tuna daksa, dan tuna ganda . SLB Puspa Melati ini masih menumpang di Balai Desa setempat. Karena kondisi Balai Desa tersebut tidak ada kamar dan kasur, maka untuk itu selain memberikan bantuan sembako, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan ) juga memberikan bantuan berupa kasur untuk tidur anak asuh yang tinggal di SLB tersebut. Sebelumnya kami sudah menyalurkan bantuan berupa sembako dan kursi roda ( Rombongan 577). Alhamdulillah pada hari Selasa 28 April 2015, kami kembali berkunjung memberikan santunan berupa sembako Senilai Rp. 1.000.000

Jumlah Bantuan Total : Rp. 1.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 28 April  2015
Kurir :  @kissherry  @aji_kristanto

Bantuan Tunai

Bantuan Tunai


PANTI ASUHAN DAN SLB KRIDA MULIA ( Sembako ), beralamat di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Paliyan, Gunung Kidul Yogyakarta, berdiri pada bulan Oktober 2010 dan berada dibawah naungan yayasan yang sama dg SLB Krida Mulia I di Rongkop, saat ini jumlah Guru ada 10 orang dg jumlah PNS 2 org, dengan  jumlah siswa 47 org yang berasal dari berbagai wilayah di Gunung Kidul, sedangkan jumlah siswa yang inap dipanti sebanyak 5 org. Pada tanggal 28 April 2015, Tim POPIMAS#SR ( Pondok pesantren, Panti asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan  bantuan berupa sembako senilai Rp. 1.000.000,-, semoga bisa mengurangi beban biaya kebutuhan sehari hari untuk anak asuhnya..

Jumlah Bantuan Total : Rp. 1.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 28 April  2015
Kurir : @kissherry  @aji_kristanto

Bantuan sembako

Bantuan sembako


PANTI ASUHAN HIMMATU ( Bantuan Sepeda ) , Panti asuhan yang berpusat di dusun Ngenthak Plebengab Bambanglipuro, Bantul Yogyakarta, memiliki 13 cabang binaan, yang masing masing berada di  Pleret, Srandakan, Pandak I , Pandak II, Kretek, Sanden, Parangtritis, Bantul, Jetis, Gesikan , Sewon, Sidomulyo, dan Pundong. Panti Asuhan yang didirikan oleh Bapak Sudadi ini menampung 782 orang dengan latar belakang Yatim, Piatu dan Dhuafa. Dari sekian jumlah penghuni yang ada, tentunya banyak juga kebutuhan yang mereka belum terpenuhi, salah satunya adalah kebutuhan alat transportasi sederhana seperti sepeda, untuk itu Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyalurkan 10 buah sepeda jenis MTB senilai Rp. 5.900.000,-

Jumlah Bantuan Total : Rp. 5.900.000,-
Tanggal Penyerahan : 18 April  2015
Kurir :  @kissherry  @dika_taufiq

Bantuan Sepeda

Bantuan Sepeda


PANTI ASUHAN YATIM ISLAM PUTRA ( Bantuan Kacamata),ber alamat di Giwangan Umbulharjo UH7, Yogyakarta. Panti ini berdiri pada tanggal 27 Januari 1973. Saat ini memiliki santri sebanyak 53 anak putra dan diasuh  oleh Ibu Ahlafun. PAY Islam Putra berada di bawah yayasan RM. Suryowinoto Yogyakarta. Dalam kesempatan kali ini SR melalui tim Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) melakukan pemeriksaan mata bagi penghuni panti ini dan terdapat 13 penghuni yang membutuhkan kacamata. #SR memberikan bantuan kacamata kepada anak asuh agar penglihatan mereka normal kembali dan dapat mendukung kegiatan belajar

Jumlah Bantuan: Rp 2.210.000,-
Tanggal: 19 April 2015
Kurir: @kissherry  @arizafuadi

Bantuan kacamata

Bantuan kacamata


PANTI ASUHAN YATIM ISLAM PUTRI ( Bantuan Kacamata),ber alamat di Jl. Pramuka No  68 Giwangan Yogyakarta. Panti ini berdiri sejak tahun 1971. Saat ini memiliki santri sebanyak 40 anak putri dan diasuh  oleh Ibu Nunik dan Ibu Endang. PAY Islam Putri berada di bawah yayasan RM. Suryowinoto Yogyakarta. Dalam kesempatan kali ini SR melalui tim Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) melakukan pemeriksaan mata bagi penghuni panti ini dan terdapat 14 penghuni yang membutuhkan kacamata. #SR memberikan bantuan kacamata kepada anak asuh agar penglihatan mereka normal kembali dan dapat mendukung kegiatan belajar

Jumlah Bantuan: Rp 2.380.000,-
Tanggal: 27 April 2015
Kurir: @kissherry  @arizafuadi

Bantuan kacamata

Bantuan kacamata


SARIYAH MARDI UTOMO (66 th, Kasur dan Sembako) warga Banyumeneng RT 10/RW 04, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Mbah Sariyah seorang janda dengan 3 anak. Dahulu beliau bekerja sebagai buruh tani, tetapi saat ini bekerja serabutan karena jumlah sawah yang ada didesanya sudah sangat sedikit. Penghasilan yang beliau dapatkan pun sangat terbatas. Dua anak beliau yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) dan asisten buruh bangunan pun belum dapat membantu banyak secara ekonomi. Sedangkan, satu anak lainnya tidak dapat bekerja dan menjadi tanggungan Mbah Sariyah karena mengalami kebutaan ketika umurnya 20 tahun. Semenjak itu sang anak mengalami tekanan batin dan sangat susah diajak berkomunikasi atau kadang mengamuk. Untuk meringankan keadaan beliau, pada hari Ahad, 19 April 2015, tim POPIMAS #SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan senilai Rp 1.500.000 yang diwujudkan dalam bentuk kasur, bantal, selimut, sembako dan uang tunai.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal Penyerahan : 19 April 2015
Kurir: @Kissherry @iblisganteng @aryani_iyan

Bantuan kasur dan sembako

Bantuan kasur dan sembako


SUDIYONO (60 th, Kasur,Sembako ) warga Kanoman RT 04/RW 05, Banyuraden, Gamping, Sleman Yogyakarta. Untuk menghidupi keluarganya, di usia senjanya beliau masih terus bekerja sebagai buruh bangunan. Akan tetapi penghasilannya tetap belum mencukupi, sehingga sang istri, Bu Sutarmi (55) pun membantunya mencari nafkah sebagai buruh serabutan. Mereka memiliki 2 putra yang sudah berkeluarga. Namun keadaan ekonomi putra mereka yang bekerja sebagai asisten buruh bangunan pun tidak lebih baik, sehingga Bapak Sudiyono dan Bu Sutarmi ikut membantu merawat sang cucu. Mereka semua masih tinggal dalam satu rumah berukuran kecil dengan keadaan yang kurang layak. Pada hari Ahad, 19 April 2015, tim POPIMAS #SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan senilai Rp 1.300.000 yang diwujudkan dalam bentuk kasur, bantal, selimut, sembako dan uang tunai.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.300.000,-
Tanggal Penyerahan : 19 April 2015
Kurir: @Kissherry @iblisganteng @aryani_iyan

Bantuan kasur dan sembako

Bantuan kasur dan sembako


SARBI ATMO PAWIRO (80 th, Kasur,Sembako ) warga Banyumeneng RT 12/RW 04, Banyuraden, Gamping, Sleman Yogyakarta. Mbah Sarbi merupakan suami dari Mbah Rubiyem (75 ). Keduanya sudah tidak kuat lagi bekerja, apalagi mereka sudah sering sakit-sakitan. Oleh karena itu, mereka sangat bergantung pada ketujuh anak yang masing-masing sudah berkeluarga. Ketujuh anak mereka bekerja sebagai penjaga kubur, tukang batu, tukang pengangkut sampah, buruh di kandang sapi, buruh serabutan, dan pelayan toko. Sedangkan satu anaknya merantau dan sudah puluhan tahun tidak pernah pulang. Apabila tidak ada uang sama sekali dan sang anak pun sedang kesulitan secara ekonomi, mbah Rubiyem biasanya akan mencari tanaman sereh disepanjang jalan didesanya atau disekitaran pematang sawah yang kemudian dijual. Uang yang didapat pun sangat sedikit, hanya sekitar Rp 10.000 sampai Rp 15.000. Pada hari Ahad, 19 April 2015, tim POPIMAS #SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan senilai Rp 1.600.000 yang diwujudkan dalam bentuk kasur, bantal, selimut, sembako dan uang tunai.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.600.000,-
Tanggal Penyerahan : 19 April 2015
Kurir: @Kissherry @iblisganteng @aryani_iyan

Bantuan kasur dan sembako

Bantuan kasur dan sembako


HANIF NAFIA, (15, Lumpuh). Alamat : rt 13/3 jojogan, tracap, kaluwiro, wonosobo . Hanif,  biasa ia dipanggil adalah seorang pelajar kelas 9 di Sekolah menengah pertama di wonosobo. Sudah 15 bulan ia tergolek tak berdaya di kamar tidur rumahnya karena lumpuh. Gejala penyakitnya berawal setelah beberapa hari pulang dari piknik bersama teman-temanya dari pangandaran, ketika mulai  mengalami demam tinggi. Kedua orangtuanya menduga demam biasa, masuk angin. Namun setelah itu kakinya jadi lemas dan tidak bisa bergerak. Setelah itu orangtuanya membawa Hanif ke RSU wonosobo. Setelah 5 hari dirawat, pihak RSU menganjurkan untuk di rujuk di RS Kariadi Semarang. Orang tua menyetujuinya, demi kesembuhan sang buah hati. Tetapi setelah konfirmasi ke RS Kariadi ternyata disana kamar masih penuh oleh pasien, belum ada kamar yang kosong. Sambil menunggu kamar, Hanif dibawa pulang kerumah. Setelah beberapa hari pulang dari RSU Wonosobo keluarga memutuskan untuk merawat Hanif dirumah saja dengan bantuan perawatan dari Bidan desa, karena keluarga terkendala biaya untuk membawa ke semarang, selain itu orang tua juga belum mempunyai fasilitas jaminan kesehatan atau BPJS. Dirumahpun sebetulnya keluarga juga belum mampu untuk membayar bidan tersebut, karena memang kondisi ekonomi yang pas-pasan.Ayah Hanif, Sugiyat dan ibunya Suhartini mengungkapkan kesedihan saat dijenguk kurir #SedekahRombongan tanggal 22 April. Rencananyaf kurir #SedekahRombongan mau membuatkan surat rujukan ke RS Sardjito, tetapi pada malam harinya tanggal 23 April keluarga memberi kabar bahwa adik Hanif Nafia telah meninggal dunia. #SedekahRombongan merasakan kesedihan mereka, pada hari sabtu tanggal 25 April kurir #SedekahRombongan berkunjung untuk memberikan ucapan bela sungkawa serta santunan buat kedua orangtua dan biaya perawatan bidan desapun disampaikan. Semoga Hanif Nafia Khusnul Khotimah, dan diterima amal ibadahnya dan diampuni dosa-dosanya aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 April 2015
Kurir : @arfanesia via Swastiko Nugroho

Alm. Hanif menderita Lumpuh

Alm. Hanif menderita Lumpuh

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Sakimun 800,000
2 Kus tri 500,000
3 Sujiyati 500,000
4 Masjid Polokarto 4,000,000
5 Parti 1,200,000
6 Mimik 2,000,000
7 Satini 1,500,000
8 Kania 1,000,000
9 Agung 500,000
10 Panti Yapitu 2,210,000
11 Masjid Dusun Plumbungan 4,250,000
12 Karto Sentono 750,000
13 Yoso 750,000
14 Panti Asuhan Daaru Aytam Baitusalam 3,600,000
15 Panti Asuhan Tunas Harapan 2,700,000
16 Warga desa banjarjo 5,000,000
17 Masjid Al hidayah 5,000,000
18 Panti dan SLB Puspa Melati 1,000,000
19 Panti dan SLB Krida Mulia 1,000,000
20 Panti Asuhan Himmatu 5,900,000
21 Panti Asuhan Yatim Islam Putra 2,210,000
22 Panti Asuhan Yatim Islam Putri 2,380,000
23 Sariyah 1,500,000
24 Sudiyono 1,300,000
25 Sarbi 1,600,000
26 Hanif 1,000,000
Total 54,150,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 54,150,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 697 ROMBONGAN

Rp. 25,598,418,684,-