SRIYANI( 38 Tahun, Kista ), ds. Sukorejo, Puh Pelem, Wonogiri, Jawa Tengah. Ibu satu anak tersebut menderita penyakit tumor rahim (kista), awalnya sakit diperutnya tidak terlalu dirasakan, hanya dianggap sakit perut biasa. Dan bu Sri melakukan aktivitas seperti biasa mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Tanggal 16 Maret 2015, saat akan ke pasar,tiba-tiba kambuh. Dan kemudian jatuh pingsan, lalu di bawa ke Rumah Sakit RSUD wonogiri untuk mendapatkan perawatan secara medis. Dari hasil diagnosis dokter, harus dilakukan operasi pengangkatan kista tersebut. Informasi yang kami terima saat itu, operasi pengangkatan serta upaya pemulihan telah dilakukan, dan beliau belum mempunyai jaminan kesehatan, sehingga untuk biaya di rumah sakit atas penanganannya melalui biaya umum. Bu Sri hidup bersama seorang anaknya yang saat ini duduk di bangku SMP. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya cukup sulit, dengan sakit yang dialaminya tersebut beliau cukup kesulitan untuk membayar biaya rumah sakit. Sehingga, saat perawatan selama di Rumah Sakit pun kita bantu. Untuk menebus obat serta biaya operasi beliau, semoga hal ini menjadikan manfaat bagi keluarganya, doa untuk para kurir.

Bantuan : Rp. 8.670.400,-
Tanggal : 28 Maret 2015
Kurir : @Mawan via Ika

 

Ibu sriyani menderita kista

Ibu sriyani menderita kista


SARMINI BINTI TUHARNO ( 52 Tahun, Bronchitis ), tinggal di Sumberharjo RT02/4, Eromoko, Wonogiri, Jawa Tengah. Hidup sebatang kara dan tidak mampu, untuk mencukupi kebutuhan sehari sulit, ditambah saat ini sedang mengidap penyakit Bronchitis sehingga apa daya tidak mempunyai biaya untuk berobat, rencananya pasien akan kita handle untuk upaya pengobatannya. Dan saat ini kami siapkan untuk kebutuhan pembuatan BPJS, serta untuk bantuan akomodasi dan pemenuhan kebutuhan pokok seharinya. Semoga, upaya nanti bisa berjalan dengan lancar dan dimudahkan. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 28 Maret 2015
Kurir : @Mawan

Ibu sarmini menderita Bronchitis

Ibu sarmini menderita Bronchitis


RUMAH CINTA ANAK KANKER BANDUNG, Adalah Rumah Singgah khusus untuk memfasilitasi anak-anak yang berjuang melawan penyakit kanker dari seluruh penjuru Jawa Barat yang berobat ke RSUP.Hasan Sadikin Bandung dan RS.Cicendo, bahkan ada yang berasal dari Sumatra dan Kalimantan. RCAK BANDUNG ini terletak di Jl. Bijaksana Dalam No.11, RT.10/3, Kelurahan Pasteur, Sukajadi Kodya Bandung. Didirikan oleh bapak Supendi Wijaya 2 tahun lalu bertujuan meringankan beban anak penderita kanker berserta orangtuanya yang tidak mampu secara ekonomi. Fasilitas yang diberikan berupa Makanan sehat gratis yang setiap hari diberikan baik kepada Pasien maupun Keluarganya yang tinggal Di Rumah Cinta maupun yang sedang dirawat di rumah sakit, juga memberikan dana transportasi dan Sekolah Pembelajaran, Motivasi Edukasi serta Pembinaan Karakter Bagi Pasien serta Orangtuanya. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk RCAK Bandung untuk membeli sembako dan keperluan makanan lainnya untuk anak-anak kanker tersebut, upaya bersama saling membantu anak-anak yang sedang dalam penderitaan melalui RCAK Bandung. Santunan sebelumnya masuk di Rombongan 678.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal : 31 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @abahlutung

Bantuan tunai

Bantuan tunai


NADIROH, (50, CA Mammae) Alamat: Kampung Melayu, RT.3/3, Tanah Baru, Pakis Jaya, Karawang. Derita Ibu Nadiroh seorang janda yang 11 tahun sudah bergelut dengan Kanker Payudara. Pada tahun 2009 pernah dioperasi 1X di RSUD Dukuh Ringin Slawi kemudian dirujuk ke RSUD Margono untuk dilanjut Kemoterapi. Namun karna ketiadaan biaya transportasi dan operasional untuk rawat jalan tersebut maka tindakannya hanya baru 2 kali dilakukan, hingga saat ini dia sering kesakitan di bagian dadanya dimana terdiagnosa Kankernya terus tumbuh dan harus segera dilakukan tindakan kembali ke Rumah Sakit. Bu Nadiroh tidak bekerja dan  mempunyai tanggungan 3 orang anak. Berobat menggunakan Jamkesmas. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan yang tidak tecover Jamkesmas dan untuk keperluan operasional selama berobat, bantuan disampaikan di RSSR Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 678.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 31 Maret 2015.
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu

Ibu nadiroh menderita  CA Mammae

Ibu nadiroh menderita CA Mammae


AMI BINTI SALAM (58, CA Mammae Sinistra). Alamat: Kp. Jarong Kulon RT.8/4 Desa Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Bu Ami, janda yang kini tinggal menumpang di rumah anak perempuannya ini sudah sejak 4 tahun yang lalu  mengalami kanker payudara kiri. Bu Ami sehari-harinya berjualan kerupuk dan jajanan anak dengan penghasilan sekitar Rp. 25.000-30000,- per hari. Jaminan yang dimiliki Jamkesmas.  Pada tahun 2011 ia berobat ke RS Bayu Karta Karawang lalu dirujuk ke RSCM Jakarta. Karena ketiadaan biaya, bu Ami tidak dapat melanjutkan pengobatannya. Selama 2 tahun bu Ami hanya berobat secara tradisional dengan minum rebusan daun sirsak. Pada tahun 2013 bu Ami berobat ke RSUD Karawang karena belum mendapatkan kesembuhan. Dari RSUD Karawang ia dirujuk ke RSHS Bandung untuk kemoterapi. Setelah menjalani kemoterapi selama 6 kali, pada bulan Maret 2014  bu Ami menjalani operasi pengangkatan payudara kiri. Setelah itu ia menjalani kontrol rutin, namun pada bulan Mei 2014 sel-sel kankernya muncul lagi. Sampai dengan saat ini bu Ami masih menjalani  rawat jalan di RSHS dengan obat Arimidex Anastrozole yang rencananya  diberikan selama 5 tahun. Ia juga menjalani observasi untuk tindakan medis lanjutan.  Pada tanggal 12 Desember 2014 sudah dilakukan biopsi. Sejak Agustus 2014 jika berobat ke RS Hasan Sadikin bu Ami tinggal di Rumah Singgah #SedekahRombongan  (RSSR) Bandung. Sebelumnya ia dan anaknya menginap di basement RSHS. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan untuk bu Ami kontrol, setelah bantuan sebelumnya masuk di rombongan 678.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 31 Maret 2015
Kurir: @ddsyaefudin @zerinabanu @hapsarigendhis

Amin menderita CA Mammae Sinistra

Ibu Ami menderita CA Mammae Sinistra


RAKA DWI (4, Kelumpuhan pada syaraf kaki dan tangan), Alamat : Kampung Sawah Garung no 7 RT2/8 Desa Sukaluyu. Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Raka Dwi anak pertama dari pasangan suami istri bapak Mulyadi (33) dan ibu Eros (33) secara tiba-tiba mengalami kelumpuhan pada tangan kaki dan lehernnya (belum ada diagnose dari team dokter yang menanganinya). Melihat kondisi Raka Dwi dengan keluhan suhu badan yang panas tinggi di ikuti oleh kaki, tangan yang tidak dapat difungsikan sebagai mana mestinya bapak Mulyadi yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh lepas ini, membawa Raka Dwi ke RSUD Bogor, dari pemeriksaan team dokter RSUD Bogor, karna keterbatasan peralatan, Raka Dwi kemudian dirujuk ke IGD RSCM Jakarta, di RSCM Jakarta, Raka Dwi langsung mendapatkan perawatan medis rawat inap. Besarnya biaya Rumah Sakit selama pengobatan dan biaya harian selama masa pengobatan Raka Dwi sangat memberatkan bapak Mulyadi dan ibu Eros. Alhamdulillah #SedekahRombongan ikut memahami dan membantu meringankan beban keluarga kecil ini, bantuan untuk biaya harian selama masa pengobatan sudah disampaikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 31 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harjie_anis

Raka menderita Kelumpuhan pada syaraf kaki dan tangan

Raka menderita Kelumpuhan pada syaraf kaki dan tangan


SUHAYAT OYO (28, Tumor pada Telinga), Alamat Kampung Pamatang RT.14/7, Desa Sukacai, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak kecil mengalami memar pada daun telinga kanannya, namun sudah 1 tahun ini, daun telinga kanannya dirasakan sakit dan gatal disertai pembengkakan, Suhayat anak kedua dari tiga bersaudara putra bapak Satiri (61) dan ibu Sarwiyah (56) tidak bisa berbuat banyak untuk mengobati sakitnya, Suhayat sejak sakit sudah tidak bisa bekerja yang sebelumnya ia bekerja menjadi buruh bangunan dengan gaji harian, sementara kedua orang tuanya tergolong dari keluarga miskin dan tidak bisa membantu anaknya berobat. Dibantu warga sekitar, Suhayat bisa menjalani pengobatan hanya sampai RSUD Serang Banten, sejak dirujuk pengobatannya ke RSCM setahun yang lalu, Suhayat tidak bisa melanjutkan pengobatannya karana tidak ada biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Suhayat dan keluarganya, bantuan lanjutan untuk biaya harian sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 680. Kondisi Suhayat Alhamdulillah saat ini stabil. untuk tindakan medis selanjutnya Suhayat Oyo masih menunggu panggilan dari team dokter untuk penjadwalan operasi pada telinganya. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran operasinya,

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 31 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Suhayat menderita Tumor pada Telinga

Suhayat menderita Tumor pada Telinga


SURMINI BINTI MANSUR (55, Darah Tinggi dan Stroke). Alamat: Dusun 2, RT.2/4, Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon Jawa Barat.  Ibu Surmini mengalami stroke sejak 3 tahun yang lalu. Ibu rumah tangga ini memiliki  tanggungan 1 orang anak dengan jaminan kesehatan yang dimiliki BPJS. Ibu Surmini memang awalnya terdaftar sebagai peserta BPJS, namun keadaan ekonomi keluarga yang serba pas-pasan ibu surmini mengabaikan iuran BPJSnya dan akhirnya nunggak 7 bulan, selain itu kendala lain yang menghadang Bu Surmini adalah jarak antara tempat tinggalnya dan RSUD Arjawinangun yang jauh dan otomatis harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk biaya transportasi.. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat bertemu Bu Surmini dan menyampaikan santunan dari sedekaholics #SR, Jaminan kesehatan BPJS yang ia miliki sudah dibayar selama 1 tahun. Bu Surmini mulai semangat lagi karena memiliki harapan kesembuhan, sebelumnya bantuan untuk bu Surmini masuk dalam Rombongan 682.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 31 Maret 2015
Kurir: @ddsyaefudin @filovan

Ibu surmini menderita Darah Tinggi dan Stroke

Ibu surmini menderita Darah Tinggi dan Stroke


HASAN SOBARI  (49, Benjolan di Dagu). Alamat: Desa Weru Kidul, Kecamatan weru, Kabupaten Cirebon Jawa Barat.  Pak Hasan bekerja sebagai sopir angkutan barang di Desa Weru Kidul Cirebon. Ayah 5 anak ini menderita benjolan di dagu sejak 5 tahun yang lalu. Awalnya ia mengabaikan benjolan yang muncul di dagunya itu. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis bedah di RS. Mitra Plumbon pada, Pak Hasan menderita penyakit Tumor Jinak dan harus segera di operasi untuk pengangkatan tumornya itu.  Meski kadang terasa nyeri dan semakin membesar, Melihat semangat Pak Hasan yang ingin sembuh dari penyakit yang dideritanya  Alhamdulillah #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan yang sebelumnya Pak Hasan masuk dalam Rombongan 682.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 31 Maret 2015
Kurir: @ddsyaefudin @filovan

Pak hasan menderita Benjolan di Dagu

Pak hasan menderita Benjolan di Dagu


SAHA ABIBULLOH ( 7 Tahun, Pembuluh darah di otak pecah sejak lahir)  biasa d panggil dik Saha tinggal di desa Ngrapah RT 2 RW 9 Gupit Nguter Sukoharjo Jawa Tengah. Putra tunggal dari pasangan bapak Tukiyun (41 tahun) dan bu Damisih (38 tahun) yang lahir pada tanggal 24 Januari 2008 telah divonis pembuluh darah diotak pecah sejak lahir.  Di usia 3 hari dik Saha sudah menjalankan operasi di RS Kasih Ibu Surakarta.  Dik Saha sering mengalami kejang tiba-tiba apalagi di musim dingin seperti saat ini. Sehingga dik Saha sering sekali di opname di rumah sakit. Jum’at 20 Maret 2015 sampai 24 Maret 2015 dik Saha di rawat di RSUD sukoharjo karena penyakitnya kumat disertai kejang. Beruntung semua biaya di tanggung oleh pemerintah karena kelurga dik saha masuk dalam jamkesda. Dik Saha sekarang duduk di bangku Tk besar di Tk gupit. Biaya sekolah ditanggung sendiri. Dik saha harus kontrol sebulan sekali untuk melihat kondisi penyakitnya dan dokter memberi obat agar kejangnya tidak kambuh. Kondisi tubuh dik Saha sebenarnya bila dilihat dari luar seperti orang yang sehat. Hanya tubuh bagian kiri agak lemah dan mata kiri agak juling serta apabila jalan agak tidak normal. Dahulu pernah punya riwayat gula darah tinggi dan berat badan obesitas, kemudian disarankan dokter untuk menurunkan BB dan diet gula. Sekarang kondisi dik Saha sudah normal BB dan gula darahnya. Pak Tukiyun yang memiliki keseharian sebagai buruh penggilingan bakso di jakarta dengan penghasilan perbulannya kurang lebih Rp. 700.000 masih memiliki tanggungan 1 istri dan 1 putra tidak mampu membiayai pengobatan dik Saha. Karena bu Damisih hanya sebagai ibu rumah tangga. Saat ini keluarga sangat membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatan dik Saha yang sering kejang. Selasa 31 Maret 2015 santunan lepas sejumlah Rp. 700.000 dari para #SedekahHolic disampaikan kepada keluarga dik Saha. Keluarga sangat berterima kasih sekali dan hanya bisa mendoakan semoga Allah melipatgandakan amalannya di akhirat nanti. Saat itu keluarga menceritakan bahwa senin 30 Maret 2015 dik saha kontrol di RSDM Surakarta bahwa setelah observasi, operasi ditunda karena dokter melihat kondisi dik Saha. Bila dilihat sebulan itu tidak kejang dan kumat lagi maka tidak akan dilakukan operasi. Keluarga memohon doa kepada semuanya agar Allah tidak membuka jalan untyk kesembuhan dik Saha dengan operasi. Sekali lagi keluarga hanya bisa mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya kepada semuanya dan semoga Allah melipatgandakan amalannya di akhirat nanti.

Jumlah santunan : Rp. 700.000
Tanggal : 31 Maret 2015
Kurir : @lastiko via @RizqiRizqie

Saha menderita Pembuluh darah di otak pecah sejak lahir

Saha menderita Pembuluh darah di otak pecah sejak lahir


NABBITA ANUGERAH MUKTI (3,5 tahun, Kelainan Tulang Kaki) Lahir pada 23 Juli 2011, Dik Bita sapaannya tinggal dengan ibunya, Bu Dwi (33th) di Pangen, Juru Tengah, RT 002/005, Kel. Pangen, Kec. Purworejo, Kab. Purworejo, Jawa Tengah. Ayahnya tidak lagi diketahui dimana keberadannya sejak mengetahui sang anak lahir dengan keadaan tidak normal. Dik Bita mengalami kelainan pada tulang kaki sejak lahir yang menyebabkan ia tidak dapat berjalan dengan normal. Untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sang ibu bekerja sebagai penjaga toko. Pengobatan Dik Bita sudah berjalan sejak 2013 silam, Dik Bita menjalani operasi tulang belakang di RS. Sarjito dan untuk penyembuhan kaki telah di pasang gips sebanyak 3 kali pada 2014 silam di RS.Ortopedi. Setelah pemasangan gips, Dik Bita menggunakan sepatu AFO agar dapat berjalan. Pengobatan selanjutnya dilakukan dengan kontrol rutin 1 bulan sekali di RS.Ortopedi. Karena rumah Dik Bita jauh dari RS tempat kontrol, tim sedekah rombongan pun kembali menyampaikan santunan ke-7 untuk Dik Bita sebesar Rp. 700.000,- untuk biaya transportasi selama menjalani perawatan, setelah bulan lalu santunan yang diberikan pada Dik Bita masuk di rombogan 675. April 2015 tanggal 6 lalu, Dik Bita kembali menjalani kontrol dan hasilnya dokter menyatakan masih harus menunggu perkembangan jari kelingking sebelah kirinya, bila.tetap tidak ada perkembangan, maka akan dilakukan operasi. Ibu Dik Bita mengucapkan banyak terimakasih kepada tim dan untuk sedekah holic sekalian atas santunan yang diberikan untuk membantu kesembuhan Dik Bita. Bersama, kita doakan agar Dik Bita segera sembuh dan dapat berjalan seperti balita lain seumurnya. Aaamiiin.

Jumalah santunan : Rp. 700.000,-
Kurir : @lastiko via @cicicinta , @anissetya60 , @meifialdy
Tanggal : 6 April 2015

Nabbita menderita Kelainan Tulang Kaki

Nabbita menderita Kelainan Tulang Kaki


SUSI INDAHSARI ( 17 Tahun, Duafa ) Susi indahsari yang biasa di panggil dik Susi ini bertempat tinggal di Jalan Mantub RT 05 Sumomorodukuh, Plupuh, Sragen, Jawa Tengah. Dik Susi Indahsari ini anak pertama dari 2 bersaudara juga dari pernikahan ke 2 ibu Poniyem ( 47 Tahun ) dengan Bapak Parmadi ( Almh ), dik Susi sejak lahir sudah mengalami cacat mental atau orang dengan kecacatan ( ODK ) dik susi ini tidak bisa berbuat apa- apa karena semua organnya tidak bisa normal hanya terbaring dan duduk saja juga kalau di ajak komunikasi juga tidak bisa merespon, sebelumnya dik Susi ini dari Lembaga Rehabilitasi Sosial ODK Kab.Sragen sudah di dampingi dan menjalani terapi rutin,tetapi tidak ada perkembangan dan perubahan sehingga dari Lembaga tidak mendampingi terapi dan hanya memberikan santunan saja dan sampai sekarang dik Susi tidak di terapi lagi karna tidak ada perkembangan, di samping itu juga tidak ada pembiayaannya dan karena Ibu Poniyem tidak bekerja dan hanya mengurusi adik Susi ini maka tidak ada pendapatan kesehariannya, hanya mengandalkan bantuan dari tetangganya yang memberi dan donatur yang mampir saja juga terkadang di beri uang sama anaknya yang ke 2 dari pernikahan ibu Poniyem yang pertama. Alasan dibantu karena tidak mampu ( Dhuafa’ ) Bersama dengan #sedekaholic melalui #Sedekah rombongan menghaturkan dana sedekah untuk adik Susi indahsari dan keluarga,dan dari keluarga sangat berterima kasih telah di bantu dan mendoakan kepada seluruh pihak yang membantu semoga di berikan kesehatan dan kelancaran dunia dan akhirot.

Jumlah Santunan :Rp 800.000,-
Tanggal : 29 Maret 2015
Kurir : @lastiko via @KyaiAgeng

Bantuan Tunai

Bantuan Tunai


AKSAL KURNIAWAN (15 tahun, cidera kepala akibat kecelakaan) beralamat di Kepuh sari 03/11 Mojosongo, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah. Siswa kelas 9 di SMP Negeri 13 Surakarta ini, pada tanggal 26 Maret 2015 mengalami kecelakaan. Kronologinya saat itu Aksal berangkat ke sekolah menggunakan sepeda bersama rekannya, sampai di tengah jalan, perlengkapan ujian dari temannya ketinggalan dirumah karena saat itu bertepatan dengan jadwal ujian disekolah dan Aksal mengantarkan pulang. Setelah itu kembali menuju sekolahan, namun sampai di tengah jalan, Aksal ditabrak motor dari belakang. Menurut saksi dilokasi, Aksal langsung tidak sadarkan diri dengan luka dikepala akibat benturan. Oleh warga sekitar, Aksal langsung dibawa ke RS Dr. Oen Surakarta. Sore harinya oleh Dokter, disarankan untuk dioperasi agar luka dikepala bisa sembuh. Dengan biaya sekitar Rp 11.000.000,00. Uang harus dibayarkan sebelum operasi dilakukan. Dari pihak keluarga berupaya mencari hutangan uang untuk membayarnya, dan ketika terkumpul uang, Aksal bisa langsung dioperasi. Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar. Setelah operasi Aksal dirawat di ICU RS Dr Oen Surakarta. 2 hari diruang ICU, Aksal menggunakan alat bantu pernapasan. Biaya rumah sakit terus membengkak, karena tidak ada jaminan kesehatan yang digunakan. Tagihan terakhir untuk biaya selama dirawat di ICU kurang lebih sebesar Rp 8.000.000,00. Aksal dirawat selama 8 hari, karena kesehatan sudah membaik akhirnya diperbolehkan pulang oleh dokter. Kondisi Aksal saat ini mengalami peningkatan yang baik. Sudah bisa diajak berkomunikasi. Namun, mata sebelah kiri belum bisa dibuka sehingga belum bisa melihat. Menurut dokter, hal tersebut tidak berbahaya. Saat kurir #SedekahRombongan menemui Aksal dirumahnya, Aksal menyampaikan keinginannya untuk bisa kembali ke bangku sekolah. Anak sulung dari 2 bersaudara ini, dikenal sebagai anak yang baik dan sholeh. Setiap pulang sekolah selalu membantu orang tuanya membuat sangkar burung. Karena Bapak Kustono (35tahun) dan Ibu Asih (32tahun) bekerja dirumah dengan membuat sangkar burung. Dengan penghasilan kotor Rp 600.000,00 setiap minggunya. Ibu Asih menceritakan kronologi dan bagaimana sikap Aksal kepada orangtua. Ibu Asih terisak karena yang menabrak Aksal melarikan diri dan tidak bertanggungjawab. Keluarga tidak akan menuntut apapun, keluarga hanya mengharap pelaku mengetahui keadaan Aksal saat ini. Keluarga juga menyampaikan mengenai biaya yang semakin membengkak karena tidak ada jaminan kesehatan yang digunakan. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan titipan dari #sedekahholic sebesar Rp 2.000.000,00. Keluarga menyampaikan terimakasih.

Jumlah Santunan : Rp 2.000.000,00
Tanggal : 8 April 2015
Kurir : @lastiko via @shofawa

Aksal menderita cidera kepala akibat kecelakaan

Aksal menderita cidera kepala akibat kecelakaan


FAIS ARIFATULLOH (1 thn 4 bln, Kanker Darah). Perumnas Bumi Saraswati blok G3 No 26, Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah. Dik Fais, begitu ia dipanggil, adalah balita yang lucu dan menggemaskan. Banyak tetangga yang senang akan kelahiran Dik Fais, demikian dengan keluarga. Khoirina (3th), kakaknya, sangat senang bercanda gurau dengan Dik Fais, mereka berdua bagai 2 cahaya penyemangat bagi keluarga. Namun, ketika salah satu intensitas cahaya penyemangat menurun karena sakit, keluarga merasa terpukul akan itu. Lima bulan yang lalu, ketika berusia 9 bulan, Dik Fais mengalami demam dan diare yang terus menerus. Berat badan Dik Fais dikabarkan juga tidak mengalami kenaikan, normalnya, balita usia seperti itu berat badan mengalami kenaikan yang signifikan. Mendapati buah hatinya yang seperti itu, Pak Agung (31) dan Bu Sri Wahyuni (26) langsung membawa Dik Fais ke RS PKU MUH Kabupaten Karanganyar. Hasil pemeriksaan dari RS PKU Muhamadiyah  Karanganyar, Dik Fais ternayata positif TB, dan harus rawat inap. Setelah beberapa hari dirawat di RS PKU Muhamadiyah Karanganyar, dan dirasa kondisi membaik, Dik Fais diijinkan pulang. Namun, beberapa bulan kemudian, kondisi Dik Fais kian hari semakin menurun, wajahnya terlihat pucat dan lemas, ketika itu juga Dik Fais dibawa kembali ke RS PKU Muhamadiyah Karanganyar. Hasil diagnosa terbaru, Dik Fais mengalami Bronkitis, hal ini disebabkan karena kondisi Dik Fais yang masih balita, kekebalan tubuh alaminya belum sempurna & rentan terkena penyakit. Dik Fais dirujuk ke RS Dr. Moewardi Surakarta (RSDM) untuk penanganan yang lebih lanjut. Di RSDM, Dik Fais menjalani tes dengan mengambil sumsum tulang belakang, hasil tes tersebut disimpulkan: gambaran sumsum tulang belakang menunjukan gambaran ALL tipe L2 (Kanker Darah). Walaupun semua sudah tercover BPJS, mendapat info tersebut, Pak Agung, awalnya yang berprofesi sebagai Takmir Masjid, dan berpenghasilan tidak menentu harus merelakan pekerjaanya karena harus mendampingi pengobatan dik Fais. alhamdulilah #sedekah rombongan di temukan dengan dik Fais sehingga dapat mendampingi pengobatan. orang tua dik Fais mengungkapkan  kebingungannya karena tidak memiliki uang untuk biaya hidup sehari-hari selama perawatan dan kemoteraphy. Saat ini Dik Fais  dirawat di RSDM ruang melati 2 kamar 2B untuk kemo yang ke 15 dari 110 kali. kondisi Dik Fais mulai membaik. Walaupun terkadang lemas, mual, muntah, serta rambut rontok pasca kemoterapi. Sebelumnya dik Fais sudah dibantu SR dan masuk rombongan 685. Tanggal 10 April 2015 melalui kurir #Sedekah Rombongan santunan  yang keenam disampaikan. Santunan digunakan untuk biaya kehidupan selama mondok di RS. Keluarga mengucapkan terimakasih atas dampingan dan bantuan dari #Sedekaholic dan #sedekahrombongan.

Jumlah bantuan : Rp1.500.000,-
Kurir : @lastiko via @roschandraputri @anissetya60
Tanggal : 10 april 2015

Faiz menderita Kanker Darah

Faiz menderita Kanker Darah


FATIN TRI MEILANI (1tahun 10 bulan, Hydrocephalus) adalah putri ke tiga dari Bapak Kusno (45 Tahun) dan Ibu Tinah (38 tahun). Mereka adalah warga Dukuh Nunut RT 04 RW 01, Desa Duwet, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Dik Fatin lahir 27 Mei 2013 di RSUD Sudono Madiun. Sejak dalam kandungan Dik Fatin sudah terindikasi pembesaran di kepalanya yang melebihi ukuran janin normal. Setelah lahir ternyata hal itu benar. Dokter menemukan adanya cairan di kepalanya (Hydrocephalus). Ia pun kemudian dirawat di rumah sakit. Pada 5 Juni 2013 dilakukan pemasangan selang di kepalanya untuk mengeluarkan cairan melalui saluran kencing. Saat tim SR melakukan survey diketahui bahwa orang tua dik Fatin bekerja sebagai buruh tani. Di rumahnya tinggal 7 orang : ayah, ibu, 3 anak, kakek dan nenek. Pengobatan dan perawatan Dik Fatin selama ini menggunakan fasilitas BPJS mandiri. Namun begitu keluarga tetap merasa keberatan karena masih harus bekerja memenuhi kebutuhan keluarga  dan biaya sekolah kedua kakak dik Fatin yang duduk di bangku SD dan SMP. Keluarga dik Fatin membutuhkan pendampingan dan bantuan untuk meringankan bebannya. Sedekah Rombongan hadir untuk membantu proses pengobatan dik Fatin. Bantuan keempat dari #SR digunakan untuk biaya rawat inap dik Fatin yang opname mulai hari Sabtu, 28 Maret 2015 karena mengalami kejang-kejang. Sebelum nya Dik Fatin telah dibantu pada rombongan 674. Bapak Kusno sekeluarga mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga atas bantuan para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Bantuan : Rp 500.000
Kurir : @lastiko via @ervinsurvive @diana_sasa @heripong
Tanggal : Minggu, 29 Maret 2015

Fatin menderita Hydrocephalus

Fatin menderita Hydrocephalus


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN SOLO (Jalan Duku No. 1 Gang 4, Jajar, Laweyan, Solo, 57144, Barat Rumah Sakit paru-paru Solo/kantor Samsat Solo) 0852-2860-2960. Rumah yang akrab disebut sebagai RSSR oleh para kurir #SedekahRombongan ini merupakan rumah yang digunakan untuk singgah bagi para pasien dampingan #SedekahRombongan baik yang berasal dari Solo maupun dari luar kota Solo. Semakin hari semakin bertambahnya pasien yang di dampingi dan menginap di rumah singgah,  kebutuhan rumah singgahpun meningkat. santunan ke-tujuh untuk Kebutuhan RSSR bulan Maret 2015, sebelumnya masuk rombongan 677. kebutuhan bulan Maret 2015 Konsumsi pasien : Rp733.000, Perlengkapan dapur : Rp250.000,- Akomodasi pasien (kontrol) : Rp50.000,- Obat keluarga pasien : Rp21.000,- Biaya listrik : Rp207.842 Sepeda +gembok : Rp1.540.000,-
Total pengeluaran : Rp2.801.842,-  Kami berharap agar pasien merasa nyaman dan dapat segera sembuh dari penyakitnya. Ucap syukur kami atas sedekah dari #sedekahholic  semoga Allah selalu memberkahi kita. Aamiin.

Jumlah bantuan : Rp. 2.801.842,-
kurir : @lastiko via @cicicinta , @anissetya60
Tanggal : 5 Maret 2015

Bantuan operasional RSSR Solo

Bantuan operasional RSSR Solo


SUDARMI BINTI DARMO MUKHSIN (59 tahun, kanker ganas di pangkal paha) adalah seorang duafa yang tinggal di RT 22 RW 5 Dukuh Batokan Desa Banjarejo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan Jawa Timur. Dalam 2 bulan terakhir Bu Sudarmi merasakan sakiit pada kaki nya. Karena sebelum nya pernah mengalami kecelakaan maka anak nya Rahmat (30 tahun) membawa beliau ke rumah sakiit untuk di rontgen tetapi hasil nya tulang nya tidak ada masalah. Karena sakiit nya bertambah dan tumbuh benjolan maka dilakukan pemeriksaan lab, hasil nya benjolan Bu Sudarmi dinyatakan sebagai kanker ganas. Beliau dirujuk ke RSDM Solo, tetapi karena ketiadaan biaya maka proses pengobatan beliau terhenti. Bu Sudarmi adalah ibu rumah tangga, suaminya yaitu Bapak Kusnen meninggal 3 tahun yang lalu. Setelah suaminya meninggal beliau diusir oleh anak tirinya. Sekarang Bu Sudarmi hidup dengan anak nya di rumah kontrakan. Mas Rahmat sendiri sebagai tulang punggung keluarga hanya bekerja sebagai sales freelance yang pendapatan nya bahkan tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, tanggunan nya 3 anak yang masih kecil dan ibu nya yang sedang sakiit. Informasi tentang kondisi Ibu Sudarmi diperoleh kurir dari mantan pasien Sedekah Rombongan yang telah sembuh. Mas Rahmat berharap bantuan dari Sedekah Rombongan untuk pengobatan ibu nya. Selama ini pengobatan dengan.mengandalkan SKTM yang hanya berlaku di area Magetan. Santunan dari Sedekah Rombongan digunakan untuk pembuatan BPJS. Bu Sudarmi sekeluarga merasa sangat terbantu atas kehadiran Sedekah Rombongan. Beliau mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Santunan : Rp 500.000
Kurir : @lastiko via @ervinsurvive
Tanggal : Senin, 30 Maret 2015

Ibu sudarmi menderita kanker ganas di pangkal paha

Ibu sudarmi menderita kanker ganas di pangkal paha


ENI NURAENI (20, Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah). Alamat : Kampung Babakan Girang RT.1/1, Kelurahan Hegar Manah, Kecamatan Pangarangan, Kabupaten Lebak Banten. Eni Nuraeni, anak pertama dari dua bersaudara putri bapak Husen (43) dan ibu Yoyoh (39), sudah empat tahun ini menderita sakit Bells Pallsy (Kelainan pada syaraf wajah), Gejala awal sakitnya di rasakan Eni Nuraeni sejak ia masih duduk di bangku sekolah kelas 2 SMP, Eni Nuraeni sering mengalami demam panas tinggi dan nyeri disekitar rahang atau telinga serta kejang-kejang / kejang pada mata, bibir dan hidungnya, rasa sakitnya ini menyerang Eni Nuraeni jika kondisi badan dalam keadaan cape dan lelah, Kondisi ini mengakibatkan kegiatan sekolahnya terganggu, pasca lulus dari SMP, Eni Nuraeni tidak bisa meneruskan pendidikannya ke SMU karna sakitnya, Pengobatan sering dilakukan, Bapak Husen yang bekerja sehari-hari menjadi buruh tani terus mengusahakan kesembuhan untuk putri tercintanya ini, namun pasca di rujuk pengobatannya ke RSCM jakarta dari RSUD Adji Darmo Lebak Banten, bapak Husen tidak memiliki biaya lagi, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, bantuan lanjutan untuk biaya kos dan biaya harian kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 686. Saat dikunjungi Kurir #SR, kondisi Eni Nuraeni Alhamdulillah stabil dan lebih bugar, untuk tindakan medis selanjutnya Eni Nuraeni masih menunggu keputusan dari team dokter yang menanganinya untuk penjadwalan operasi besar yang ketiga pada wajahnya, Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 April 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @harjie_anis

Eni  menderita Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah

Eni menderita Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah


YUDISTIRA PRATAMA, (5, Jantung Bocor dan Microcephalus), Alamat: Kampung Caringin, Desa Cimahi, RT.2/4, Kosambi, Karawang. Ayah: Yusuf, 30 tahun dan Ibu: Neneng Sartika, 26 tahun. Keceriaan Balita Yudistira suram tak bersemangat, tak seperti teman-teman sebayanya yang membuat berisik dalam kehidupan isi rumah karena teriakan dan lari-lari kecil anak-anak. Sejak kecil Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy, Astaghfirullah… Anak sekecil Yudistira harus menanggung beban komplikasi penyakit yang begitu serius. Itulah nasib yang harus diterima kedua orangtuanya yang dalam agama harus mengimaninya, upaya melawan nasibpun diihtiarkan. Berbekal Jamkesmas Yudistira sudah mulai berobat, Persoalan baru yakni biaya harian selama di RSUD Karawang terkadang dan sering membuat mereka menahan lapar – Yusuf hanya seorang Buruh Harian. Bismillah… Kini Yudistira sudah dioperasi di RSCM Jakarta dan masih dalam kondisi recovery pasca operasi, Semoga berangsur sembuh. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya harian, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 682.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 April 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Yudistira menderita Jantung Bocor dan Microcephalus

Yudistira menderita Jantung Bocor dan Microcephalus


AMIRATUL HIKMAH, (2, Atresia Ani), Alamat: Simpang Jelutih RT.3/2. Desa Simpang Jelutih. Kecamatan Batin XXIV. Kabupaten BatangHari, Provinsi Jambi. Amiratul Hikmah, anak ketiga dari bapak Marsudi (34) dan ibu Sumartini (33), sejak lahir sudah menderita sakit Atresia Ani (lahir tanpa anus). Amiratul Hikmah menjalani pengobatan dan operasi pertama colostominya dilakukan di RSUD Raden Mataher Jambi. Selama 1 tahun lebih, Amiratul rawat jalan di rumah sakit tersebut, Hidup dalam ekonomi yang pas-pasan Bapak Marsudi yang bekerja setiap harinya sebagai buruh tani pekebun ini ingin Amiratul Hikmah lekas sembuh dan normal seperti anak-anak lainnya, pengobatan Amiratul Hikmah tetap terus diusahakannya walau secara materi bapak Marsudi tutup lubang gali lubang dalam membiayai pengobatan anaknya, Amiratul Hikmah dirujuk pengobatan lanjutannya dari RSUD Raden Mataher Jambi ke RSCM Jakarta. Bapak Marsudi tidak tahu sampai berapa lama pengobatan anaknya ini akan di lakukan di RSCM, Pengobatan dengan fasilitas Jamkesda sangat membantu keluarga ini dalam menjalani pengobatan Amiratul Hikmah, namun besarnya biaya harian dan mahalnya sewa kamar untuk tinggal sementara di Jakarta menjadi kendala, apalagi bapak Marsudi selama mendampingi anaknya berobat di RSCM, praktis sudah tidak bekerja lagi.  Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan bantuan lanjutan untuk biaya kos dan biaya harian sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 682. Amiratul Hikmah kondisinya terus menurun dan masih di rawat intensif di gedung A RSCM Jakarta, mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 April 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @harjie_anis

Ami menderita  Atresia Ani

Ami menderita Atresia Ani


KHOIRANI BINTI MUAMAR, (5, Kelainan Anus/Atresia Ani), Alamat: Danau Embat RT.2/1 Kelurahan Danau Embat, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Jambi. Ayah: Muamar (32), buruh petani, Ibu: Ratna Holila (29), tanggungan: 2 anak. Sejak lahir Khoirani menderita sakit dengan diagnosis Atresia ani, operasi colostomi sudah dilakukan di RSUD Raden Mataher Jambi dan untuk operasi lanjutan pembuatan lubang anus (PSARP) akan dilakukan di RSCM Jakarta, dengan fasilitas Jamkesda. Waktu pengobatan yang cukup panjang selama di Jakarta, membuat bekal keluarga ini terkuras habis, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya tinggal sementara (kos) dan biaya sehari-hari selama berobat di Jakarta. #SedekahRobongan menjumpai Khoirani, menjalin tali kasih dan santunan lanjutanpun disampaikan untuk keperluan biaya sehari-hari selama rawat jalan di RSCM setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 680. Saat dikunjungi Kurir #SR, Khoirani masih dikamar operasi untuk melakukan operasi ke tiga pada anusnya, mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran operasi dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 April 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @harjie_anis

Khoirani menderita Kelainan Anus/Atresia Ani

Khoirani menderita Kelainan Anus/Atresia Ani


KEISYA RIA AMANSYAH (5, Epilepsi). Alamat: Gang Swadaya 1 Kp. Cabang RT.2/6, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ayah Keisya bernama Dasman Firmansyah (31), sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan. Ibunya bernama Mimin Minarti (29), seorang ibu rumah tangga.  Jumlah tanggungan mereka 3 orang.  Semenjak lahir di RS Permata Bunda Cibitung Bekasi, Keisya sudah mendapatkan perawatan intensif karena gangguan pernapasan dan kejang.  Keisya dirawat selama 3 minggu dan  diperbolehkan pulang setelah dinyatakan sehat. Namun, setelah 1 minggu di rumah Keisya kembali kejang-kejang dan di rawat di RSUD Cibitung selama 1 bulan. Setelah itu Keisya mengalami kejang berulang  kali sampai dirawat di rumah sakit.  Seiring bertambah usia Keisya,  kedua orangtuanya merasa beban semakin berat. Hingga akhirnya ada teman orangtua Keisya yang memberikan bantuan untuk berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung.  Setelah dilakukan pemeriksaan lengkap, Keisya dinyatakan menderita epilepsi. Namun karena keterbatasan biaya akhirnya Keisya hanya berobat di RS dr. Sander B Cikarang, tidak jauh dari rumahnya dengan menggunakan jaminan kartu BPJS. Ada beberapa obat yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan tersebut sehingga harus beli sendiri. Alhamdulillah #SedekahRombingan dapat menyampaikan santunan untuk membeli obat yang dibeli Keisya. Perkembangan Keisya saat ini masih tetap rutin menjalani kontrol di RS. Sentra Medika Cikarang. Santunan sebelumya masuk di Rombongan 674. Semoga Allah memberi kesembuhan untuk Keisya. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 2 April 2015
Kurir: @ddsyaefudin @SuharnaYana @Kikie_SR @hapsarigendhis

Keisya menderita Epilepsi

Keisya menderita Epilepsi


TUTIH BINTI APUD ( 55, Infeksi mata kanan). Alamat: Kampung Cibeureum, Jl. Goalpara RT.3/5 Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi Jawa Barat. Riwayat penyakit Bu Tutih berawal sejak 3 bulan yang lalu. Bu Tutih menceritakan, ia merasa gatal di mata sebelah kanan. Semakin lama rasa gatalnya tidak berkurang, malah menjadi bengkak. Ia berobat ke RSUD Syamsudin Sukabumi dan dirujuk RS Mata Cicendo Bandung. Dokter mengatakan bu Tutih menderita tumor mata. Selanjutnya, Bu Tutih telah menjalani operasi pada tanggal 11 Februari 2015 dengan menggunakan jaminan kesehatan yang ia miliki, Jamkesmas. Alhamdulillah operasinya telah berjalan lancar. ia diharuskan kontrol  kembali tanggal 1 Maret 2015. Suami bu Tutih, pak Idim (60) adalah seorang buruh bangunan dan memiliki tanggungan 3 orang. meskipun memiliki sedikit bekal, untuk keperluan berobat biasanya mereka juga dibantu dari saudara-saudara dekat. Bu Tutih saat ini sudah menjalani operasi dan sedang menunggu hasil Patalogy Anayomi dari RSHS dan untuk sementara tinggal di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Bandung. Santunan sedekaholis #SR sebelumnya masuk di Rombongan 678.  santunan lanjutan ini diberikan kepada bu Tutih untuk pembelian obat selama melakukan kemotheraphy  dan ada bebarapa obat yang  tidak tercover oleh BPJS  semoga pasien lekas sembuh Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp.500.000,-
Tanggal: 1 April  2015
Kurir: @ddsyaefudin @deri_darusman @hapsarigendhis

Tutih menderita Infeksi mata kanan

Tutih menderita Infeksi mata kanan


ANDIKA SURYA (5, ALL). Alamat:  Kp. Gunung Guruh RT.35/17, Desa Cikajang, Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi. Andika sejak 7 bulan  ini mengalami penyakit Akut Leukimia Limfoblastik, usianya baru 5 tahun, awal mula yang dirasakan adalah kondisi tubuhnya sering sakit dan berat badannya semakin menyusut, Andika terlahir di keluarga yang bisa dikategorikan kurang mampu, Ayahnya  Andika bernama Sumanto (31),  yang sehari harinya hanya seorang  guru honorer di salah satu sekolah di sukabumi, dan ibunya,  Rini Andrian (31) aktifitas sehari – harinya hanya ibu rumah tangga. Penghasilantuk kebutuhan sehari harinya, Andika saat ini sedang menjalani pengobatan di Bandung dengan menggunakan fasilitas  Saat ini Andika sedang menjalani terapi di RS Hasan Sadikin Bandung. Untuk menjalani pengobatan Andika harus berangkat dari Sukabumi menuju RSHS Bandung , dan untuk menjalani pengobatan tersebut, Andika membutuhkan uang transport dan bekal selama di bandung, Sebelumnya di rombongan  673, pasien Andika telah di berikan santunan awal oleh #SedekahRombongan untuk pembelian obat Mercapto yang tidak di cover oleh BPJS, Keluarga dhuafa ini memerlukan bantuan lanjutan untuk membeli obat serta transport untuk melakukan pengobatan lanjutan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Semoga Allah memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 1 April  2015
Kurier: @ddsyaefudin @deri_darusman @abahlutung @hapsarigendhis

Andika menderita mengalami penyakit Akut Leukimia Limfoblastik

Andika menderita mengalami penyakit Akut Leukimia Limfoblastik


MUHAMMAD TIO HANDIKA (14 bulan. Hernia dan Tuberculosis/TB Paru). Alamat: Kampung Cikondang RT.2/21 Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Bersama kedua orang tuanya, Tio tinggal di kawasan pertanian di Ciwidey. Kehidupan mereka sederhana. Ayah Tio bernama Tardi (31) dan ibunya,  Ema (20). Pak Tardi hanyalah buruh tani harian di kampung yang mengandalkan tenaganya untuk bekerja di ladang milik orang. Ibunya lebih banyak mengerjakan urusan rumah tangga. Walau tanggungannya hanya dua orang, Tardi merasakan sesaknya beban kehidupan di tengah kemiskinan yang menghimpitnya. Apalagi, kini, anak semata wayangnya mengalami hernia. Gejala sakitnya sudah terlihat beberapa hari setelah ia dilahirkan, namun saat itu orangtuanya masih menganggapnya hal biasa. Tio kemudian diperiksakan ke dokter atas saran warga setempat. Kesimpulan dokter, Tio menderita hernia. Selanjutnya, ia berobat rawat jalan menggunakan jaminan kesehatan BPJS di Puskesmas dan RSUD Soreang. Tim medis RSUD Soreang menyarankan tindakan operasi hernia bagi Tio setelah ia selesai menjalani terapi TB Paru. Pada kontrol Februari 2015, alhamdulillah, TB Paru yang diidap Tio dinyatakan dapat teratasi. Kini Tio tengah menjalani persiapan sebelum operasi hernia yang dijadwalkan pada bulan April 2015. Pada 30 dan 31 Maret 2015 MTSR Bandung mendampinginya ke RSUD Soreang. Dan untuk kelanjutan ikhtiar keluarga dhuafa ini, kembali #SedekahRombongan juga menyampaikan Titipan Langit dari sedekaholics #SR untuk biaya berobat Tio. Bantuan yang diterima orangtua Tio ini digunakan untuk melanjutkan pengobatan Tio: untuk transportasi dan akomodasi selama berobat. Sebelum ini, bantuan untuk Tio tercatat masuk di Rombongan 652.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 1 April 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Tio menderita Hernia dan Tuberculosis/TB Paru

Tio menderita Hernia dan Tuberculosis/TB Paru


MUHAMMAD RAMDAN (4, Hipospodia). Alamat: Kampung Puncak Mulya RT.3/6  Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Ayah Ramdan, Awa (41) bekerja sebagai buruh tani dan ibunya Nur (38), seorang ibu rumah tangga. Tanggungan keluarga mereka 3 anak. Ramdan tinggal bersama orangtua dan kedua kakak kandungnya di rumah amat sederhana yang terletak di daerah pegunungan. Kedua orangtuanya sehari-hari berkerja di ladang, sawah atau kebun orang lain dengan upah harian 30 ribu sampai 40 ribu rupiah. Mereka termasuk keluarga miskin yang layak dibantu untuk menjalani kehidupan yang wajar. Setiap hari mereka dihadapkan dengan tuntutan hidup yang tak pernah terpenuhi. Keadaan mereka semakin terpuruk ketika anak bungsunya, Ramdan, sejak kecil sering sakit dan tidak dapat buang air kecil secara normal. Ia didiagnosis mengalami hipospodia. Berbekal Jamkesmas, orangtuanya memeriksakan Ramdan ke Puskesmas dan RSUD Majalaya. Pada pertengahan tahun 2013 ia dirujuk ke RSHS Bandung dan sempat dirawat untuk rencana tindakan operasi. Akan tetapi, orangtua Ramdan memaksanya pulang karena kehabisan biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat bertemu dengan Ramdan saat mereka berobat ke RSHS Bandung dan mendampinginya sampai saat ini untuk melanjutkan pengobatan. Setelah menjalani operasi pada akhir Februari 2015, ia harus kontrol sebulan sekali ke RSHS Bandung. Perkembangannya sangat menggembirakan. Saat kontrol bulan Maret 2015, Ramdan sempat tinggal di Rumah Singgah SR. Untuk meringankan beban keluarga buruh tani ini, kembali #SedekahRombongan memberinya bantuan untuk ongkos ke RSHS dan keperluan sehari-hari. Bantuan sebelum ini tercatat pada Rombongan 667. Titipan langit melalui sedekaholics #SR ini diterima ibu Ramdan saat diantar pulang sampai ke kampung kelahirannya yang berbatasan dengan Kabupaten Garut.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 Maret 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda@hapsarigendhis

Ramdan menderita Hipospodia

Ramdan menderita Hipospodia


JAHIRA MURNIWATI (47, Kanker Payudara Kiri). Alamat Jl Manggis Gang Meranti RT.5/1, Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan Kepri. Ibu Jahira menderita  kanker payudara kiri sejak bulan Januari 2014. Ia sudah menjalani masektomi di RS Busung Bintan pada bulan Juni 2014 dan saat ini menjalani kemoterapi setiap 3 minggu sekali di RS Embung Fatimah Batam. Bulan Maret 2015 ini Bu Jahira menjalani kemoterapi yang ke-6. Alhamdulillah kondisinya stabil dan dapat beraktifitas seperti biasa dirumah, yang terpenting ia tidak boleh terlalu capek. Saat ditemui #SedekahRombongan, istri Bapak Nazri (49) ini baru tiba dari Batam menjalani pengobatan. Ia patuh dengan anjuran dokter untuk menjalani kemoterapi meskipun harus menempuh perjalanan selama 3 jam dengan menggunakan kapal ro-ro. Suaminya yang bekerja sebagai petugas keamanan mendukung Bu Jahira untuk terus berobat. Alhamdulillah bantuan lanjutan #Sedekah Rombongan sudah disampaikan. Bantuanini kembali digunakan untuk biaya transport. Bantuan sebelumnya tercatat di Rombongan 686.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 10 April 2015
Kurir : @ddsyaefudin @ieda_salim @hapsarigendhis

Ibu Jahira menderita Kanker Payudara Kiri

Ibu Jahira menderita Kanker Payudara Kiri

—-
ALFARIZA MAHENDRA, (3,6 tahun, Gangguan Pendengaran), tinggal di rumah kontrakan Jl.Pasar Baru RT.5/2, Tanjung Uban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi KEPRI. Alfa, demikian anak ini dipanggil, pada usia 3,6 tahun belum bisa bicara karena sakit/gangguan pada telinganya bukan karena cacat bawaan sehingga dirujuk ke RSCM Jakarta. Ayah Alfa, Marzen(39), pekerjaan sehari-harinya adalah Sopir, ibunya Novisari(34) seorang ibu rumah tangga, tidak bekerja. Fasilitas jaminan kesehatan sudah dimiliki atas inisiatif Kurir #SedekahRombongan KEPRI Farida Salim kepada pemerintahan setempat dan membantu persiapan pemberangkatan Alfa ke Jakarta dan Alfa sudah dilakukan beberapa tindakan medis termasuk diberikan alat bantu pendengaran secara cuma-cuma serta Alfa dapat berobat dengan terapi lanjutan di Bintan. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya terapi setelah sebelumnya masuk di Rombongan 670, Alfariza dibantu #SR untuk biaya terapi 2 bulan sekali.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 10 April 2015
Kurir: @ddsyaefudin @ieda_salim @hapsarigendhis.

Alfariza menderita Gangguan Pendengaran

Alfariza menderita Gangguan Pendengaran


MASJID MARGOTOMO yang berada di RT 03/03 Dukuh Jati Kulon Desa Ngadirojo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, sejak dibangun tahun 2011 menggunakan dana dan tenaga swadaya masyarakat, karena saat itu masyarakat sekitar sangat bersemangat dan antusias untuk memiliki musholla atau langgar untuk tempat ibadah dan sebagai sarana syiar disana. Masjid ini selain digunakan sebagai tempat ibadah juga digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan lain seperti pengajian dan pendidikan Alquran. Untuk lebih memakmurkan Masjid , beberapa ustadz menjalan program dakwahnya disana, memalui stimulan berupa wakaf peralatan Sholat, diharapakan dakwa bisa berjalan dengan baik. Untuk mendukung kegiatan dakwah ini, tim POPIMAS#SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid#Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan beberapa sarung dan mukena yang diterima ketua takmir Bapak Siswo.  Atas bantuan yang diberikan ini takmir mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga para donatur diberi keberkahan, lebih dilancarkan rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Amiin.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 550.000-
Tanggal Penyerahan : 4 Maret  2015
Kurir :  @Kissherry via Samsudin

Bantuan  beberapa sarung dan mukena

Bantuan beberapa sarung dan mukena

MASJID BAITUL MUTTAQIN yang berada di  Dukuh Tomo Desa Ngadirojo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, sejak dibangun tahun 1994 menggunakan dana dan tenaga swadaya masyarakat, karena saat itu masyarakat sekitar sangat bersemangat dan antusias untuk memiliki musholla atau langgar untuk tempat ibadah dan sebagai sarana syiar disana. Masjid ini selain digunakan sebagai tempat ibadah juga digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan lain seperti pengajian dan pendidikan Alquran. Untuk lebih memakmurkan Masjid , beberapa ustadz menjalan program dakwahnya disana, memalui stimulan berupa wakaf peralatan Sholat, diharapakan dakwa bisa berjalan dengan baik. Untuk mendukung kegiatan dakwah ini, tim POPIMAS#SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid#Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan beberapa sarung dan mukena yang diterima ketua takmir Ustad Jumarno ( UJ panggilan akrabnya )  Atas bantuan yang diberikan ini takmir mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga para donatur diberi keberkahan, lebih dilancarkan rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Amiin.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 550.000-
Tanggal Penyerahan : 4 Maret  2015
Kurir :  @Kissherry via Samsudin

Bantuan beberapa sarung dan mukena

Bantuan beberapa sarung dan mukena


MUSHOLA AH HUDA yang berada di  Rt 08/02 Dusun Kaligintung Desa Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Mushola ini dibangun tahun  1989 menggunakan dana dan tenaga swadaya masyarakat, karena saat itu masyarakat sekitar sangat bersemangat dan antusias untuk memiliki musholla atau langgar untuk tempat ibadah dan sebagai sarana syiar disana. Masjid ini selain digunakan sebagai tempat ibadah juga digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan lain seperti pengajian dan pendidikan Alquran. Untuk lebih memakmurkan Masjid , beberapa ustadz menjalan program dakwahnya disana, memalui stimulan berupa wakaf peralatan Sholat, diharapakan dakwa bisa berjalan dengan baik. Untuk mendukung kegiatan dakwah ini, tim POPIMAS#SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid#Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan beberapa sarung dan mukena yang diterima ketua takmir Ustad Abah Suyitno SPd. Atas bantuan yang diberikan ini takmir mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga para donatur diberi keberkahan, lebih dilancarkan rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Amiin.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 625.000-
Tanggal Penyerahan : 12 Maret  2015
Kurir :  @Kissherry via Samsudin

Bantuan beberapa sarung dan mukena

Bantuan beberapa sarung dan mukena


ZAINAL NUR HIDAYAT (40Th/bantuan sembako) bertempat tinggal di Ngentak, Jurangjero, Karanganom, Klaten, Jawa Tengah. Beliau  seorang guru mengaji di kampung. Mengajar TPA untuk anak-anak dan mengajar mengaji untuk dewasa. Seperti sudah menjadi pemandangan umum, nasib guru ngaji tidak sebaik guru – guru pelajaran yang lain. Cara pandang masyarakat yang masih menempatkan pelajaran agama sebagai sesuatu yang kurang penting dibandingkan dengan pelajaran yang lain, seoah berbanding lurus dengan nasibnya para pengajarnya. Ustadz Zainal merupakan satu dari sekian banyak guru ngaji yang harus terus berjuang hidup  memenuhi kebutuhan hidup keluarga sambil terus mengajar mengaji. Tanpa ada rasa mengeluh beliau tetap menjalankan kegiatan tersebut setiap hari meski tidak mendapatkan imbalan atau gaji. Untuk ikut meringankan beban kebutuhan hidup beliau, Alhamdulillah Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan dari sedekaholic senilai Rp. 700.000 yang diwujudkan dalam bentuk sembako berupa beras, mie instant, gula pasir, teh, minyak goreng, perlengkapan mandi/cuci, pembalut wanita, perlengkapan untuk bayi dan uang tunai.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 700.000-
Tanggal Penyerahan : 12 Maret  2015
Kurir :  @Kissherry @widjiyono

Bantuan sembako

Bantuan sembako


MASJID MIFTACHUR ROHMAN yang berada di  Rt 18/04 Dusun Cabean Desa Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Masjid  ini dibangun tahun  1976, menggunakan dana dan tenaga swadaya masyarakat, karena saat itu masyarakat sekitar sangat bersemangat dan antusias untuk memiliki musholla atau langgar untuk tempat ibadah dan sebagai sarana syiar disana. Masjid ini selain digunakan sebagai tempat ibadah juga digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan lain seperti pengajian dan pendidikan Alquran. Untuk lebih memakmurkan Masjid , beberapa ustadz menjalan program dakwahnya disana, memalui stimulan berupa wakaf peralatan Sholat, diharapakan dakwa bisa berjalan dengan baik. Untuk mendukung kegiatan dakwah ini, tim POPIMAS#SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid#Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan beberapa sarung dan mukena yang diterima ketua takmir Bapak Miftachul Aziz.. Atas bantuan yang diberikan ini takmir mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga para donatur diberi keberkahan, lebih dilancarkan rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Amiin.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 625.000-
Tanggal Penyerahan : 12 Maret  2015
Kurir :  @Kissherry via Samsudin

Bantuan beberapa sarung dan mukena

Bantuan beberapa sarung dan mukena


MUSHOLA AL IMAN yang berada di RT 09/01 Dsn Gondangsari Ds. Regunung Kec. Tengaran Kab Semarang Jawa Tengah. Masjid  ini dibangun tahun  1986 wakaf tanah dari  Bapak Prawiro Keri, pembangunan menggunakan dana dan tenaga swadaya masyarakat, karena saat itu masyarakat sekitar sangat bersemangat dan antusias untuk memiliki musholla atau langgar untuk tempat ibadah dan sebagai sarana syiar disana. Masjid ini selain digunakan sebagai tempat ibadah juga digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan lain seperti pengajian dan pendidikan Alquran. Untuk lebih memakmurkan Masjid , beberapa ustadz menjalan program dakwahnya disana, memalui stimulan berupa wakaf peralatan Sholat, diharapakan dakwa bisa berjalan dengan baik. Untuk mendukung kegiatan dakwah ini, tim POPIMAS#SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid#Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan beberapa sarung dan mukena yang diterima ketua takmir Bapak  Sholeh. Atas bantuan yang diberikan ini takmir mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga para donatur diberi keberkahan, lebih dilancarkan rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Amiin.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 625.000-
Tanggal Penyerahan : 15 Maret  2015
Kurir :  @Kissherry via Samsudin

Bantuan beberapa sarung dan mukena

Bantuan beberapa sarung dan mukena


MASJID NURUL YAKIN yang berada di RT 17/04 Dsn Ngadirno Ds. Klero Kec. Tengaran Kab Semarang Jawa Tengah. Masjid  ini dibangun tahun  1976  menggunakan dana dan tenaga swadaya masyarakat, karena saat itu masyarakat sekitar sangat bersemangat dan antusias untuk memiliki musholla atau langgar untuk tempat ibadah dan sebagai sarana syiar disana. Masjid ini selain digunakan sebagai tempat ibadah juga digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan lain seperti pengajian dan pendidikan Alquran. Untuk lebih memakmurkan Masjid , beberapa ustadz menjalan program dakwahnya disana, memalui stimulan berupa wakaf peralatan Sholat, diharapakan dakwa bisa berjalan dengan baik. Untuk mendukung kegiatan dakwah ini, tim POPIMAS#SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid#Sedekah Rombongan) menyampaikan bantuan beberapa sarung dan mukena yang diterima ketua takmir Bapak Slamet Muchtar. Sholeh. Atas bantuan yang diberikan ini takmir mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga para donatur diberi keberkahan, lebih dilancarkan rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Amiin.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 700.000-
Tanggal Penyerahan : 15 Maret  2015
Kurir :  @Kissherry via Samsudin

Bantuan beberapa sarung dan mukena

Bantuan beberapa sarung dan mukena

—-
PANTI ASUHAN ISLAM PLAYEN berada di Dusun Tumpak. Bangunan Panti Asuhan sempat rusak akibat gempa, kemudian mendapat bantuan sehingga saat ini dapat berdiri kembali. Saat ini Panti Asuhan Islam Playen mengasuh 30 orang anak, yang terdiri dari seorang siswa SMP dan 29 siswa SMK. Anak-anak cerdas ini kebanyakan bersekolah di tempat panti. Sebenarnya terdapat sekolah lain dengan mutu pendidikan yg lebih baik, namun karena kesulitan transportasi, mereka terpaksa disekolahkan di sekitar Panti. Pada 16 Maret  2015, Tim POPIMAS#SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekaRombongan )  menyampaikan bantuan senilai Rp.2.500.000,- yg diwujudkan dalam bentuk sembako (beras, gula, teh, minyak, susu). Semoga bantuan ini semakin menyemangati santri-santri di Panti Asuhan Islam Playen untuk menuntut ilmu dan terus berprestasi.

Jumlah Bantuan  Total : Rp. 2.500.000,-
Tanggal Penyerahan: 16 Maret  2015
Kurir: @kissherry @aniesanorma @imamnurhuda

Bantuan sembako

Bantuan sembako


PONDOK PESANTREN AL QUR’ANI  yang beralamat di Playen Gunungkidul Yogyakarta, dipimpin oleh KH. Muhammad Thohari, dan aktivitas keseharian Ponpes dibantu oleh Ketua Ponpes yaitu Bp.Syarif Harnadi. Saat ini Ponpes Al Qur’any menampung 15 siswa dhuafa, yang terdiri dari 2 siswa SMP, 5 siswi putri dan 9 siswa Sekolah Dasar. Sehari-hari para siswa iuran untuk mencukupi bahan pangan. Untuk ikut meringankan biaya kebutuhan harian khususnya sembako, Tim POPIMAS #SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan )  menyampaikan santunan yang di wujudkan dalam bentuk beras,minyak goreng dan gula, senilai Rp. 1000.000,-

Jumlah Bantuan  Total : Rp. 1.000.000,-
Tanggal Penyerahan: 13 Maret  2015
Kurir: @kissherry @aniesanorma @imamnurhuda

Bantuan sembako

Bantuan sembako


PONDOK PESANTREN AL MURTADLO beralamat di Susukan , Genjahan Ponjong Gunungkidul Yogyakarta. Berdiri sejak tahun 2000 hingga saat ini menempati sudut sederhana, menempel di bangunan SMP Muhammadiyah Susukan. Ponpes Al Murtadho mendidik 15 santri dan bertambah menjadi 23 tahun ini. Santri berasal dari berbagai provinsi di Indonesia (Klaten, Purwodadi, Gunungkidul, hingga Merauke). Ponpes Al Murtadlo memiliki tujuan untuk memelihara lingkungan masyarakat Gunungkidul. Para santri kebanyakan bersekolah di Sekolah Muhammadiyah. ( 4 SMP dan 11 SMA). Sehari-sehari dikelola oleh Pengurus yg berjumlah 20-an dan Ustadz-uztadzah yang berjumlah 5 orang. Para santri juga didukung untuk berwirausaha di bagian usaha Pondok Pesantren yaitu perikanan. Sebelumnya Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan ) sudah menyalurkan pernah bantuan   (Rombongan 637 ). Alhamdulillah kami kembali berkunjung memberikan santunan berupa sembako Senilai Rp. 1.500.000. Semoga bantuan ini dapat menjadi bagian dukungan #SedekahRombongan untuk membangun Gunungkidul dari pesantren. Serta mendukung kesehatan santri agar dapat terus semangat belajar.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 1.500.000,-
Tanggal Penyerahan : 15 Maret  2015
Kurir :  @kissherry  @aniesanorma @imamnurhuda

Bantuan sembako

Bantuan sembako


PANTI ASUHAN YATIM PIATU DAN DHUAFA MUSTIKA TAMA yang berada Cemplung, Padokan Kidul, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul, Yogyakarta di dirikan pada 19 Juli 2010. Menempati rumah sewa kontrakan hingga tahun 2013, kini Panti Mustika Tama menempati tanah wakaf dan bangunan milik Yayasan yang dibangun di atas kepedulian masyarakat, swasta, dan pengurus yang berjumlah 48 orang. Saat ini terdapat 12 anak yang diasuh dalam panti, rata-rata mereka berusia 1 hingga 5 tahun. Mayoritas adalah anak yatim piatu atau anak yang ditinggalkan orangtuanya di panti. Selain anak, Panti Mustika Tama juga merawat 98 orang kaum dhuafa yang bermukim di sekitar lingkungan panti. Untuk ikut meringankan beban pengasuh dalam mengelola panti  Tim POPIMAS #SR  ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan senilai Rp.1.500.000,- yg diwujudkan dalam bentuk sembako (beras, gula, teh, minyak), dan keperluan perawatan bayi (susu, bedak, pampers, sabun, shampo,detergent, dll). Semoga bantuan ini meringankan dan membantu Panti Mustika Tama untuk mengasuh anak yatim piatu menjadi anak sholeh dan sholehah berakhlaq mulia serta mandiri mendapat ridho Allah.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal Penyerahan : 15 Maret 2015
Kurir : @kissherry  @aniesanorma @imamnurhuda

Bantuan sembako dan kebutuhab bayi

Bantuan sembako dan kebutuhab bayi


PANTI ASUHAN YATIM PIATU (YAPITU) MABBAROT  ( bantuan Kasur ) beralamat di desa Wanujolor, Srimartani, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Panti Asuhan ini berdiri sejak tahun 1979 dan saat ini dipimpin oleh Bapak Jumali. Sebanyak 55  anak asuh tinggal yang terdiri dari 25 anak laki-laki dan 30 anak perempuan menempati bangunan sederhana yang terpisah dan berjarak lebih kurang 1 kilometer. Pendidikan anak asuh yang tinggal di Panti Asuhan ini mulai dari SD hingga SMK dan semua kebutuhan mereka ditanggung seluruhnya oleh Panti Asuhan. Kasur menjadi salah satu hal yang paling dibutuhkan karena jumlah kasur yang masih terbatas. Pada hari Jumat, 20 Maret 2015, Tim POPIMAS (Pondok Panti dan Masjid) #Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan senilai Rp. 11.250.000,- yang diwujudkan dalam bentuk kasur dan bantal. Smoga bantuan ini bermanfaat untuk Ponpes & Panti Asuhan Yatim Piatu (Yapitu) Mabbarot.

Jumlah Bantuan  Total : Rp. 11.250.000,-
Tanggal Penyerahan: 20 Maret  2015
Kurir: @kissherry @iblisganteng @Keliqer

Bantuan Kasur

Bantuan Kasur


PANTI ASUHAN DARUL MAGHFIRAH beralamat di Dusun Kedungpoh Lor RT 1/RW3 Desa Kedungpoh Kecamatan Nglipar Gunung Kidul Yogyakarta  merupakan sekolah dan asrama sekaligus yang menyantuni dhuafa untuk dapat mengenyam bangku sekolah gratis. 30 santri di Darul Maghfirah bersekolah gratis di SMPIT Al Maghfirah, dan berasrama di pondok putra dan putri. 6 orang diantaranya merupakan anak yatim, sedangkan yang lain merupakan anak keluarga dhuafa yang berasal dari Wonosari dan sekitarnya. Setiap bulan Darul Maghfirah membutuhkan 100kg beras untuk konsumsi. Kebutuhan beras kadang dibantu pula oleh orang tua mereka yang mayoritas petani. Sehingga kebutuhan seperti minyak, gula dan bahan lauk sebenarnya lebih dibutuhkan. Asrama putri saat ini juga masih sangat sederhana dan bangunannya belum sepenuhnya jadi. Untuk membantu meringankan biaya kebutuhan sehari hari , Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan ) menyampaikan bantuan senilai Rp.2.000.000,- yg diwujudkan dalam bentuk beras, minyak goreng, teh, kopi, susu dan gula pasir.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 2.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 23 Maret  2015
Kurir :  @kissherry  @aniesanorma @imamnurhuda

Bantuan sembako

Bantuan sembako


PANTI ASUHAN DAN SLB SEKAR HANDAYANI terletak di pegunungan gersang Girisekar, Jalan Panggang-Wonosari KM.6,5. Girisekar, Panggang, Gunungkidul Yogyakarta, seakan menjadi oase yang menyejukkan dahaga ilmu para Anak Berkebutuhan Khusus di daerah Panggang. SLB yang juga dilengkapi dengan Panti ini mendidik 27 anak ( ABK -A,B,C) berusia 10 hingga 18 tahun. Setiap bulan, Panti dan SLB Sekar Handayani membutuhkan 1 kuintal beras, dan kebutuhan sembako lainnya. Minimnya bantuan dari pihak luar menjadikan pemenuhan kebutuhan ini masih terasa sulit bagi pengelola Panti.Kondisi Panti yang sederhana, dapur yang minimalis masih membutuhkan banyak uluran tangan. Saat Tim POPIMAS #SR  ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) datang untuk menyerahkan bantuan sembako senilai Rp. 1.500.000, Semoga bantuan ini dapat menjadi bagian dukungan#SedekahRombongan bagi aktivitas Panti dan  SLB Sekar Handayani.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal Penyerahan : 23 Maret 2015
Kurir : @kissherry  @aniesanorma @imamnurhuda

Bantuan sembako

Bantuan sembako


MASJID BABUSSALAM ( Bantuan Tunai ) yang beralamatdi  Brajan RT 04/ RW 11 Gamplong V Sumber Rahayu Moyudan Sleman Yogyakarta. Untuk memaksimalkan fungsi Masjid sebagai sarana kegiatan ibadah dan kegiatan Umat, Takmir masjid bersama dengan panitia pembangunan , melakukan renovasi dengan memperlebar bangunan, sehingga kapasitasnya bertambah, menurut Bapak Zarkoni selaku ketua panitia renovasi Masjid Babussalam, biaya yang dibutuhkan Rp.204.000.000, dari hasil swadaya masyarakat setempat dan donatur sudah terkumpul Rp 100.000.000 dan pembangunan sudah berjalan sejak bulan januari 2015 yang dikerjakan dengan swadaya masyarakat setempat dengan sistem bergiliran . Alhamdulillah #SedekahRombongan diberikan kesempatan untuk turut serta berpartisipasi dalam renovasi pembangunan masjid Babussalam, melalui Tim #POPIMAS (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid ) #SedekahRombongan menyampaikan bantuan titipan #sedekahollics guna meringankan pembelian material senilai Rp.5.000.000

Jumlah Bantuan Total  : Rp.5.000.000
Tanggal Penyerahan  : 10 Maret 2015
Kurir  : @kissherry @faisal_gudeg

Bantuan Tunai

Bantuan Tunai


PANTI ASUHAN DAARU AYTAM BAITUSSLAM ( Kacamata ), terletak di dusun Miri Rt 27, Pendowoharjo, sewon, Bantul, Yogyakarta. Panti ini berdiri pada tahun 2006 untuk menampung anak-anak yang kehilangan kedua orang tuanya atau salah satu dari kedua orang tuanya sebagai akibat dari terjadinya gempa bumi di Jogjakarta. Saat ini mengasuh 14 anak asuh dari berbagai wilayah dan latar belakang namun pada umumnya adalah anak-anak korban gempa bumi di Jogja dibawah asuhan bapak Talchis Hidayat  yang meluangkan waktunya untuk mengelola panti  dan mengasuh anak-anak yatim, piatu, yatim piatu dan dhuafa ini. Dalam program berbagi kacamata untuk anak-anak panti, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) melakukan pemeriksaan kesehatan mata para penghuni panti dan terdapat 8 anak asuh  yang membutuhkan kacamata. #SR memberikan bantuan kacamata kepada anak asuh agar penglihatan mereka normal kembali dan dapat mendukung kegiatan belajar

Jumlah Bantuan : Rp. 1.950.000,-
Tanggal Penyerahan : 24 Maret 2015
Kurir : @kissherry  @arizafuadi

Bantuan Kacamata

Bantuan Kacamata


PANTI ASUHAN YATIM PUTRA AN NUR ( Kacamata ), terletak di Bantul Karang, Ringin Harjo, Bantul, Bantul, Yogyakarta. Panti ini berdiri pada bulan Januari 2006 dan saat ini mengasuh 24 anak asuh dari berbagai wilayah dan latar belakang, dibawah asuhan Bp. Bambang Gunadi dan Ibu Eni Harjanti saat ini yang turut meluangkan waktunya untuk mengelola panti ini dan mengasuh anak-anak yatim, piatu, yatim piatu dan dhuafa ini, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) melakukan pemeriksaan kesehatan mata para penghuni panti dan terdapat 14 anak asuh  yang membutuhkan kacamata. #SR memberikan bantuan kacamata kepada anak asuh agar penglihatan mereka normal kembali dan dapat mendukung kegiatan belajar

Jumlah Bantuan : Rp. 3.300.000,-
Tanggal Penyerahan : 24 Maret 2015
Kurir : @kissherry  @arizafuadi

Bantuan Kacamata

Bantuan Kacamata


PANTI ASUHAN YATIM DAN TUNANETRA MUHAMMADIYAH PURWOREJO          ( Kacamata )   berdiri pd tanggal 1 Agustus 1950 dengan nama semula Rumah Yatim Muhammadiyah (RYM) Yang berlokasi di Pandekluwih Purworejo Jawa Tengah. Saat itu anak yang diasuh baru 20 Anak yatim . Kemudian pada tahun 1953 berubah menjadi LKSA Muhammadiyah Plaosan/ Panti Asuhan Yatim  Muhammadiyah Purworejo (PAYM) yang mulai saat itu juga telah memiliki gedung sendiri yg berlokasi di Plaosan V / 382 B, Rt 01 Rw 14 Kel. Purworejo kecamatan dan Kabupaten Purworejo Jawa Tengah hingga saat ini. Saat ini pimpinan panti dijabat oleh H. Sadjijo,B A dengan jumlah anak asuh 110 terdiri dari 59 anak laki2 dan 51 anak perempuan. Dalam program berbagi kacamata untuk anak yatim tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) Bekerja sama dengan Optik Sambas Purworejo melakukan pemeriksaan mata terhadap anak panti tersebut. Dari hasil pemeriksaan terdapat 26 anak asuh yang memerlukan kacamata terutama untuk melihat jarak jauh. Sedekah Rombongan memberikan bantuan kacamata kepada anak anak panti tersebut ,dengan harapan dapat membantu mereka dalam belajar dan mengaji.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal Penyerahan : 24 Maret 2015
Kurir : @kissherry  @Toto_sudiarto

Bantuan Kacamata

Bantuan Kacamata

REKAPITULASI ROMBONGAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Sriyani 8,670,400
2 Sarmini 1,500,000
3 Rumah cinta anak kabker Bandung 2,500,000
4 Nadiroh 500,000
5 Ami 500,000
6 Raka 1,000,000
7 Suhayat 500,000
8 Surmini 500,000
9 Hasan Sobari 500,000
10 Saha 700,000
11 Nabbita 700,000
12 Susi 800,000
13 Aksal 2,000,000
14 Faiz 1,500,000
15 Fatin 500,000
16 RSSR Solo 8,801,842
17 Sudarmi 500,000
18 Eni 1,000,000
19 Yudistira 500,000
20 Amiratul 1,000,000
21 khoirani 500,000
22 Keisya 500,000
23 Tutih 500,000
24 Andika 500,000
25 M Tio 500,000
26 M Ramdan 500,000
27 Jahira 500,000
28 Alfariza 500,000
29 Masjid margotomo 550,000
30 Masjid Baitul Muttaqin 550,000
31 Mushola ah huda 625,000
32 Zainal 700,000
33 Masjid Mistahur Rahman 625,000
34 Mushola Al Iman 625,000
35 Masjid Nurul Yakin 700,000
36 Panti asuhan islam playen 2,500,000
37 Pesantren Al Qur’ani 1,000,000
38 Pesantren Al Murtadlo 1,500,000
39 Panti Asuhan Mustika Tama 1,500,000
40 Panti Asuhan Mabbarot 11,250,000
41 Panti Asuhan Darul Maghfirah 2,000,000
42 Panti SLB Sekar Handayani 1,500,000
43 Masjid Babyssalam 5,000,000
44 Panti Asuhan Daaru Aytam 1,950,000
45 Panti Asuhan Putra An Nur 3,300,000
46 Panti Asuhan Muhammadiyh Purworejo 2,500,000
Total 76,547,242

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 76,547,242,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 692 ROMBONGAN

Rp. 25,183,337,488,-