EMBUN NOFITA (3 bulan/kaki bengkok) seorang balita putri dari bapak Sutarno (46/buruh) dan ibu Margini ( 40/ibu rumah tangga) beralamat di Bulurejo Rt.15 Rw.05, Juwiring, Klaten, Jawa Tengah. Sejak lahir mengalami kelainan pada kedua kakinya yaitu kakinya bengkok tidak bisa lurus seperti pada umumnya balita lainnya. Kedua orang tuanya sudah berusaha untuk mengobatkan putrinya, dengan memeriksakan ke RSKU Solo. Kedua kaki dik Embun harus dioperasi agar bisa normal kembali. Biaya operasi yang dibutuhkan sebesar 3 juta, karena orang tuanya tidak memiliki uang dan tidak memiliki jaminan kesehatan apapun maka orang tuanya membawanya pulang kembali. Bapak Sutarno pekerjaan sehari-hari mencari ikan disungai, dan bila ada tetangganya yang membutuhkan tenaganya untuk membersihkan kebun atau sawah. Alhamdulillah #sedekahrombongan dipertemukan dengan keluarga bapak Sutarno dan ikut membantu meringankan bebannya. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya operasi dan transport keluarga bapak Sutarno.

Total Bantuan : Rp. 3.500.000
Tanggal : 22 Maret 2015
Kurir : @widjiyono via Mas Joko

Embun menderita kaki bengkok

Embun menderita kaki bengkok

1 embun2

SITI SURAIDA (33th, Ca Mammae) Alamat Pelemrejo KG I 595 Rt 30 rw 10 Purbayan Kotagede Yogyakarta. Satu tahun yang lalu bulan November 2013 payudara bagian kiri bu Siti pernah di operasi di RSUD Wirosaban Yogyakarta pengangkatan payudara bagian kiri. Dan setelah di lakukan operasi bu siti disarankan untuk melakukan kemoterapi karena hasil dari Patologi Anatomi di nyatakan Ganas, dikarenakan RSUD belum bisa melakukan tindakan kemoterapy maka oleh pihak Rumah Sakit di rujuk ke Rumah Sakit Bethesda dan di Bethesda saat itu mou nya dengan jamkeda kuotanya habis, dan pasien memakai jalan lain dengan altetnatif, dan setelah alternative malah sakit batuk tak berkesudahan lalu di periksakan di bp4 kotagede dan disana dinyatakan di paru-paru ada cairan dan di bp4 di sedot cairan, setelah dilakukan alternavi gak ada hasil yang baik, maka pihak keluarga membawa pasien ke Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan untuk saat ini sudah menjalani kemo ke 6 di Rumah Sakit Panti Rapih sejak bulan Oktober 2014.Ibu Siti dikarenakan sudah menjalar ke Paru-paru, setiah hari membutuhkan bantuan Oksigen untuk pernafasannya,untuk tabung besar harga untuk pengisiannya Rp.87.500 setiap 3 hari sekali  habis,Ibu Siti Suraida yang lahir 13 November 1981, sebelum sakit pernag berkerja menjadi penjaga perpustakaan SD Rejowinangun 2 Kotagede , Suami Karhat Protoputranto 35th 17 Agustus  ( buruh di pengrajin patung fiber) mempunyai Tanggungan: Putra 1 7tMuhammad AL khanafi,Keluarga ini untuk tinggal masih ikut ke Orang Tua Ibu Siti Suraida, Orang tua Ayah Udi Utomo (pensiunan pns) Ibu Uminah ( ibu rumah tangga). Bantuan ini untuk digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembelian paket tabung kecil  Oksigen, cek lab,kontro., obat, bayar kebutuhan kemi ke 10. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 675.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 5 Maret 2015
Via: @RofiqSILVER @rizkyaditya4 @sinta_murtina @syarief_Ahmadd @Tya_Nurulendah

Ibu siti menderita Ca Mammae

Ibu siti menderita Ca Mammae


MTSR Hilux Jogja Seiring dengan semakin banyaknya kegiatan dan pasien SR baik yang berada dalam dampingan maupun di luar dampingan, maka mobilitas ambulance MTSR ( Mobil Tanggap Sedekah Rombongan ) juga terus meningkat cukup tinggi. Dalam laporan ini merupakan pengeluaran yang digunakan untuk pembayaran Melunasi MTSR 3 atau Hilux di untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Jumlah Bantuan : Rp.78.700.000
Tanggal : 25 February 2015
Kurir : @saptuari @RofiqSILVER @AnggaUbi

Pelunasan mtsr hilix yogya

Pelunasan mtsr hilix yogya


MTSR Hilux Malang Seiring dengan semakin banyaknya kegiatan dan pasien SR baik yang berada dalam dampingan maupun di luar dampingan, maka mobilitas ambulance MTSR ( Mobil Tanggap Sedekah Rombongan ) juga terus meningkat cukup tinggi. Dalam laporan ini merupakan pengeluaran yang digunakan untuk Pelunasan angsuran MTSR Malang atau Hilux untuk wilayah Malang dan sekitarnya.

Jumlah Bantuan : Rp.78.700.000
Tanggal : 25 February 2015
Kurir : @saptuari @RofiqSILVER @anasfuadi dan Semua Kurir Wilayah Malang

Pelunasan MTSR Hilux

Pelunasan MTSR Hilux


NUNIK PRIHASTUTI ISTIQOMAH (38th,Ca Mammae) Alamat Krapyak Wetan RT 05 no 158 Tanggung Harjo Sewon Bantul Yogyakarta. Ibu Nunik adalah seorang janda yang memiliki 4 anak yang semuanya masih duduk di bangku sekolah. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari beliau dibantu oleh anak-anaknya memiliki usaha kecil-kecilan membuat permen coklat yang diberi merk Yonik yang kemudian dipasarkan dari rumah ke rumah lainnya. Di tahun 2014 Beliau di vonis terkena kanker payudara stadium 3B di bagian kiri. Walaupun Bu Nunik sudah memiliki kartu BPJS, tetapi beliau masih membutuhkan bantuan biaya pengobatan karena tidak semua obatnya termasuk dalam jaminan BPJS. Saat ini salah satu kaki beliau sudah harus diseret saat berjalan karena menurut dokter kemungkinan sel kanker sudah mulai menjalar ke syaraf kakinya. Beliau sudah menjalankan kemoterapi rutin  selama 18 x mulai dari bulan Mei 2014 di RS. Panembahan senopati dengan bantuan dari tetangganya yang mau mengantar dan menemani beliau saat kemoterapi. Setelah paket kemoterapinya sudah selesai oleh Dokter Harjuna merujuk ke Sardjito untuk di lakukan penyinaran ( Radioterapy) yang bertujuan untuk menghancurkan jaringan kanker. Paling tidak untuk mengurangi ukurannya atau menghilangkan gejala dan gangguan yang menyertainya. Terkadang malah digunakan untuk pencegahan (profilaktik). Radiasi menghancurkan material genetik sel sehingga sel tidak dapat membelah dan tumbuh lagi, Terapi radiasi biasanya diberikan setiap hari, lima hari dalam seminggu, selama 6-7 minggu berturut-turut. Tergantung ukuran, lokasi, jenis kanker, kesehatan penderita secara umum, dan pengobatan lain yang diberikan. Tetapi untuk keperluan paliatif (misalnya menghilangkan nyeri pada kanker yang bemetastasis ke tulang). sebelum di lakukan penyinaran bu Nunik menjalani kontrol dulu dengan Dokter spesialis di Gedung Nuklir Radioterapy Rumah Sakit Sardjito Jogja, oleh dokter di jadwalkan untuk sinar 30x dan setiap 5x sinar dilakukan kontrol. Sedekah Rombongan membantu biaya Sinar setiap hari kerja dengan biaya Rp.750.000/sinar di Rumah Sakit Sardjito Jogja. Yang sebelumnya masuk dalam Rombongan 679.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.036.100
Kurir : @RofiqSILVER @iblisganteng @Namaku_Arini
Tanggal : 14  Januari 2015

Nunik menderita Ca Mammae

Ibu Nunik menderita Ca Mammae


ABDUL IMAM (53th, CA Rektum) alamat Danunegaran RT 70/ RW 19 Danunegaran Mantrijeron Kodya Yogyakarta DIY , Bp.Abdul Imam yang berprofesi wiraswasta berjualan nasi rames di pagi hari bersama istrinya Ibu Ratnaningsih (53th) serta bapak dari 2 orang anak, sejak 6 bln yang lalu menderita sakit susah buang air setelah menjalani pemeriksaan awal di RSUD Jogja dengan diagnosa awal gangguan infeksi saluran kencing namun setelah menjalani USG ditemukan benjolan pada rektumnya oleh pihak RSUD Jogja dirujuk ke RS Panti Rapih Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut karena alasan keterbatasan alat medis, di RS Panti Rapih Yogyakarta dilakukan tindakan CT Scan beserta Biopsi (operasi pengambilan sample pada benjolan di rektum) sampai tahap ini pengobatan diberhentikan oleh pihak keluarga karena keterbatasan masalah biaya. Baru bulan januari 2014 pengobatan Bp.Abdul Imam kembali dilanjutkan di RSUP Dr Sarjito menggunakan fasilitas jaminan kesehatan BPJS kelas 1 , di RSUP Dr Sarjito karena kanker rektum nya semakin membesar hingga mendesak organ lain terutama kandung kemih mengakibatkan saluran air seni tidak bisa mengalir seperti pada umumnya pihak medis memasangkan cateter pada ginjal beliau . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan keluarga Bp.Abdul Imam untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #Sedekahollics senilai Rp. 1.500.000.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @RizkyAditya4
Tanggal : 9 Maret 2015

Pak abdul menderita  CA Rektum

Pak abdul menderita CA Rektum


RIYANTI (40th, Patah Tulang) Alamat Tegalsari RT 05/09 Semin Semin Gunungkidul. Di bulan oktober 2013 yang lalu bu Riyanti sehabis pulang kerja sedang nyegat angkot di pinggir jalan untuk pulang ke rumah , lalu secara tiba-tiba dr arah samping ada sebuah mobil dengan kecapatan tinggi dan banting setir sehingga mengarah menabrak IBU Riyanti yang sedang duduk-duduk lalu mengenai kaki kirinya, luka nya sangat parah sampe tempurungnya kaki kirinya ilang gak kena Lagi,pertolongan pertama dibawa ke puskemas terdekat, Karena ini luka parah lalu di Bawa ke rsud Dr suraji klaten, dan disana sudah dilakukan 5x operasi , operasi terakhir bulan september 2014 Dan sampe sekarang masih belum ada perkembangan baik, suami Wasikan 43th pekerjaan buruh, Dari pasangan mempunyai 2 putra, anak pertama Riyanto 23th bekerja bengkel di Bekasi, anak kedua Restu Aditya 15th, smk kelas 10 di smk muhammadiyah Semin. Bantuan kedua di sampaikan untuk pembelian perlengkapan medikasi yang setiap hari di lakukan pergantian perban. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 471.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Kurir : @RofiaqSILVER  @RizkyAditya4
Tanggal : 6 Oktober 2014

Ibu riyanti menderita Patah Tulang

Ibu riyanti menderita Patah Tulang


NGATIMIN ( 80 th , Patah Tulang Kaki Kanan ) alamat Turunan RT 1 Girisuko Panggang Gunungkidul Yogyakarta. Bapak Ngatimin yang berprofesi sebagai petani , suami dari Ibu Ngadiyah (40 th) yang berprofesi mengurus rumah tangga serta mempunyai 3 orang anak .Pada tanggal 5 januari 2015 mengalami kecelakaan tertabrak sepeda motor ketika berjalan kaki menyeberang jalan di kawasan Kebonagung Imogiri Bantul Yogyakarta sehingga mengakibatkan Bapak Ngatimin menderita sakit dan menjalani rawat inap di RS Nurhidayah Bantul Yogyakarta selama 3 hari karena sesuatu hal Bapak Ngatimin dirujuk ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta untuk tindakan kelanjutan kesembuhannya rawat inap selama 10 hari . Bp Ngatimin menderita sakit patah tulang kaki kanan saat ini sudah kembali berada di rumah untuk menjalani rawat jalan . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Bp.Ngatimin beserta keluarga untuk turut serta meringankan beban dan derita dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics guna meringan biaya pengobatan saat berada di RS.Nur Hidayah Bantul.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.428.800.
Kurir : @RofiqSILVER @haikal_blur
Tgl: 10 Februari 2015

Pak Ngatimin menderita  Patah Tulang Kaki Kanan

Pak Ngatimin menderita Patah Tulang Kaki Kanan


SRI MULYANI (30th, Infeksi Paru-paru) bertempat tinggal di desa gunung wangi rt 01 rw 01 kecamatan kaligesing kabupaten purworejo. Beliau sehari hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Bu Sri Mulyani harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari nya sendiri. Nur Wahid yang merupakan suami beliau telah meninggal dunia sekitar lima bulan yang lalu karena kecelakaan lalu lintas. Bu Sri Mulyani merupakan putri dari bapak Amat Rejo ( 75 tahun ) dan putri dari ibu Salmi ( 65 tahun ) yang mana pekerjaan mereka hanyalah seorang petani. Bermula pada hamil memasuki umur 7 bulan Bu Sri Mulyani mengalami sesak napas yang di karena kan paru paru sebelah kanan udah infeksi. Penyakit infeksi paru – paru tersebut di derita Bu Sri Mulyani sejak kecil. Akhir nya pihak kluarga membawa nya ke bidan terdekat, saat itu wajah membiru tsngan membiru akhir nya sang bidan pun merujuk nya ke rumah sakit Saras husada purworejo, dsana beliau di rawat di ruang ICU selama 5 ICU dan ranap di bangsal melati slams 3 hari. Kemudian Dari pihak rumah sakit Saras husada merujuk nya ke rumah sakit sarjito yogyakarta. Setelah sesampai nya di sarjito bu Sri Mulyani langsung di larikan ke ugd sarjito dan akhir nya pihak dokter langsung menangani nya. Kemudian ibu Sri Mulyani di bawa ke bangsal untuk ranap inap selama dua hsri sebelum rencana di lakukan tindakan operasi Cesar tgl 19 February 2015. Alhamdulillah anak nya lahir dengan selamat dan kemudian di beri nama Irham Teguh Rahayu. Untuk masalah pembiayaan rumah sakit Bu Sri Mulyani Sudah di tanggung oleh jamkesda. Tapi tak semua pengobatan di tanggung oleh jamkesda, ada biaya yang harus di bayar untuk membeli obat yang di luar tanggungan jamkesda. Alhamdulillah ada seseorang ya g memberi sedikit bantuan untuk membeli obat yang belom di tanggung oleh jamkesda. Sedekah Rombongan memberikan santunan awal untuk keperluan akomodasi di rumah sakit dan pembelian obat diluar jaminan, dan pada saat kami memberikan santunan Ibu Sri Mulyani sedang di Rawat Ruang ICU RS.Sardjito dan kami kurir memberikan bantuan melalu kaka iparnya yang selalu ikut merawat pasien dan bayi pasien. Yang sebelumnya masuk rombongan 675.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal Penyerahan : 6 Maret 2015
Kurir : @RofiqSILVER @RizkyAditya4 @KedunkUSSIL

Ibu Sri menderita  Infeksi Paru-paru

Ibu Sri menderita Infeksi Paru-paru


DODIK AGUSTIAN (10th, Hidrocepalus dan Tumor Otak ) Alamat tinggal di daerah Plebengan RT 02 RW 10 Tengah Candirejo Semanu Gunungkidul – DIY. Dik Dodik adalah putra ke-2 dari Bapak Slamet (36) dan Ibu Sukinem (35) yang lahir pada tanggal 5 Agustus 2004, Dik Dodik memiliki kakak yang berusia 18 tahun dan adik yang masih berusia 16 bulan.. Statusnya Dik Dodik saat ini masih duduk di bangku kelas 4 SD Plebengan, namun sudah tidak berangkat sekolah selama berbulan-bulan karena sakit. Didiagnosa menderita Hidrocepalus dan tumor otak. Sejak Agustus Dik Dodik merasa sakit dibagian pinggang dan muntah-muntah, lalu di bawa ke rumah sakit terdekat, namun pihak Rumah Sakit tidak bisa menangani dan di sarankan untuk dirujuk ke RS Wirosaban. Opname 10 hari diagnosa dari dokter ada benjolan dan gumpalan darah di kepala bagian belakang dan disarankan operasi tapi pihak keluarga tidak menyetujui lalu Dik Dodik dibawa pulang. Sekitaran 3 bulan kemudian Dik Dodik setiap hari muntah-muntah pusing dan kejang lalu di bawa ke RS Sardjito. Bulan desember 2014 dilakukan operasi pamasangan selang untuk mengeluarkan cairan, dilanjutkan bulan January biopsi di kepala belakang untuk mengetahui keganasan penyakitnya. Saat ini Dik Dodik sudah memiliki Jamkesmas, Ayahnya bekerja sebagai buruh serabutan Proyek, namun sejak Dik Dodik sakit ayahnya tidak bekerja untuk mendampingi putra tercintanya. Sementara ibunya yang merawat kedua sodaranya. Untuk kehidupan sehari-hari sementara di kasih dari orang tua. Bantuan ini di gunakan sebagai akomodasi di Rumah sakit dan pembelian obat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir : @RofiqSILVER @Faisal_Gudeg
Tanggal : 6 Maret 2015

Dodik menderita Hidrocepalus dan Tumor Otak

Dodik menderita Hidrocepalus dan Tumor Otak


TIMU BINTI CAMAN (58 th, CA Serviks) Alamat Dusun Kliwon RT 10/ RW 03 Pamulihan Cipicung Kuningan Jawabarat . Ibu Timu (58th) yang berprofesi mengurus rumah tangga istri dari Bp. Jaya Rasid (60th) berprofesi sebagai petani serta ibu dari 6 anak sejak 5 bulan terakhir ini mengalami sakit dengan diagnosa CA Serviks adapun pengobatannya berawal dari pemeriksaan bidan serta Puskesmas setempat dirujuk ke RSUD Empat Lima Kuningan Jawabarat namun untuk tindakan kemotherapy dan fototherapy dirujuk ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta kondisi saat ini pasca kemotherapy 1 dari 6 X yang dijadwalkan selama menjalani pengobatan menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional BPJS mandiri kelas 3 . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Ibu Timu beserta keluarga untuk turut serta berpartisipasi meringankan biaya akomodasi selama menjalani pengobatan di Yogyakarta. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 678.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @FahmiSQ
Tanggal : 12 Maret 2015

Ibu timu menderita CA Serviks

Ibu timu menderita CA Serviks


SRI SUDARWIYANTI (49th, Kanker Payudara ) alamat Rotowijayan RT 043 / RW 012 Kadipaten Kraton Kodya Yogyakarta DIY , Ibu Sri Sudarwiyanti (49th) yang berprofesi juru masak serta ibu dari seorang anak sejak 1 tahun yang lalu menderita sakit kanker payudara sebelah kiri ,adapun riwayat pengobatanya pada bulan juli 2014 menjalani operasi pengangkatan kanker payudara di RSUD Jogja untuk selanjutnya dirujuk ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta guna tindakan lebih lanjut ,kondisi saat ini pasca kemotherapy 1 dari 6 kali yang dijadwalkan selama menjalani proses kesembuhannya menggunakan fasilitas jaminan kesehatan BPJS kelas 3 Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Ibu Sri Sudarwiyanti untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban penderitaan beliau dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics guna meringankan biaya akomodasi selama menjalani proses kesembuhan beliau.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @RizkyAditya4
Tanggal : 6 Maret 2015

Ibu sri menderita Kanker Payudara

Ibu sri menderita Kanker Payudara


SUKRI BIN MAIL (41th, Gagal Ginjal ) alamat Peleman RT 33/ RW 43 Rejowinangun Kotagede Kodya Yogyakarta DIY , Bp.Sukri (41th) yang berprofesi buruh harian lepas (tukang bangunan) suami dari Ibu Yuliani (43th) yang berprofesi wiraswasta jasa menjahit baju dan mengurus rumah tangga , serta bapak dari 3 orang anak masih usia sekolah . Berawal ketika bulan mei 2014 mengalami pusing dan mual-mual hingga muntah diperiksakan di RS Happy Land Yogyakarta, berdasarkan hasil diagnosa dinyatakan menderita sakit gagal ginjal akibat dari hypertensi (darah tinggi) yang berkepanjangan sehingga harus menjalani hemodialisa(cuci darah) rutin 2 kali dalam 1 minggu di RS Happy Land Yogyakarta , selama menjalani proses pengobatan beserta tindakan-tindakan medis lainnya menggunakan fasilitas Jamkesmas. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan keluarga Bp.Sukri untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban biaya dan derita beliau dengan menyampaikan santunan titipan #Sedekaholic.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @FahmiSQ @KedunkUSSIL
Tanggal : 11 Maret 2015

Pak sukri menderita Gagal Ginjal

Pak sukri menderita Gagal Ginjal


RYAN SETYAWARDANA (18th ,Kelainan Jantung & Tulang Belakang ) alamat Plasan RT 10/ RW 36 Tirtomartani Kalasan Sleman Yogyakarta . Sdr.Ryan Setyawardana (18th) pelajar kelas 3 SMU putra ke 4 dari 4 bersaudara (bungsu) dari pasangan Alm.Bp.Sumardi dan Ibu Lanjar Naryo Sudarmo (58th) yang berprofesi buruh tani sejak usia dini mengalami kelainan pada bilik jantung yang hanya 3 ruangan serta kelainan pada tulang belakang yang berbentuk S, Adapun riwayat pengobatannya di RSUP Dr Sarjito oleh pihak medis dianjurkan untuk operasi tulang belakang namun karena operasi ini membutuhkan waktu lama serta berisiko tinggi karena kelainan pada jantung akhirnya untuk operasi tulang belakang di anulir, kondisi terkini Sdr.Ryan masih menjalani kontrol dan therapy rutin di RSIY PDHI Kalasan Sleman Yogyakarta per 1 bulan sekali. Untuk menjalankan aktifitas sehari-harinya Sdr.Ryan selalu dibantu alias digendong oleh kakak-kakaknya ,selama menjalani proses pengobatan mengandalkan fasilitas Jamkesmas .
Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan keluarga Sdr.Ryan untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban penderitaan beliau dengan menyampaikan santunan titipan #Sedekaholic.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @FahmiSQ @KedunkUSSIL
Tanggal : 11 Maret 2015

Ryan mederita Kelainan Jantung & Tulang Belakang

Ryan mederita Kelainan Jantung & Tulang Belakang


REVITA SARI (9bln, Gizi Buruk) Alamat tinggal di Pematang Binjai RT03 RW 02 Pematang Baru, Palas,Lampung Selatan. Dik Revita  adalah anak bungsu dari 4 bersaudara dari bapak HARYONO (35th) yang bekerja sebagai buruh tani serabutan, dan ibu RUMIYATI (25th) yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga,. DIK REVITA SARI memiliki penyakit gizi buruk sejak usia 3 bulan, pada awal kelahirannya berat badannya normal seperti bayi pada umumnya yaitu 3,3 kg, tetapi menginjak usia 3bulan, perkembangannya sangat lambat, berat badannya pun tidak sesuai dengan umurnya, lalu dik revita di bawa ke bidan desa dan di vonis gizi buruk, setelah beberapa bulan hanya di bawa ke bidan desa tidak ada perubahan maka saat menginjak usia 8 bulan dik revita di bawa ke RSUD kalianda lamsel dan di rawat selama 1minggu, karena keadaan membaik maka dik revita di perbolehkan pulang, namun sampai sekarang usia 9bln dik revita hanya bisa menggerakkan tubuhnya saja, menggerakkan tangan pun masih terasa sulit, sehari2 dik revita dibantu oleh tetangga untuk merawatnya karena ibunya bekerja sebagai PRT dan pulang biasanya sampai sore. Keluarga ini masih menumpang tinggal dari tetangga sekitar. Sedekah Rombongan memberikan bantuan kedua untuk akomodasi untuk perawatan di rumah sakit dan kebutuhan gizi. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan  678.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @Akhiddd
Tanggal : 21 Maret 2015

Revita menderita Gizi Buruk

Revita menderita Gizi Buruk


FX.BODIE RAHARDJO (42th , Patah Tulang Kaki Kanan) alamat Jogoyudan RT 47/ RW 12 Gowongan Jetis Kodya Yogyakarta DIY . Bp Bodie Rahardjo yang berprofesi buruh harian lepas jasa instalasi listrik suami dari Ibu Yuyun Wahyuni (35th) berprofesi mengurus rumah tangga serta bapak dari 2 orang anak masih usia balita, berawal pada hari minggu 15 maret 2015 Bp. Bodie Rahardjo mengalami kecelakaan lalulintas di jalan Laksda Adisucipto selanjut dibawa ke RS Bethesda Kodya Yogyakarta untuk pemeriksaan dari hasil pemeriksaan awal didiagnosa patah tulang kaki kanan yang harus dilaksanakan tindakan operasi atau pemasangan gypsum karena keterbatasan masalah biaya pihak keluarga memilih untuk menjalani rawat jalan dengan kaki kanan dipasang gypsum dan harus menjalani kontrol rutin seminggu sekali dengan sakitnya Bp Bodie yang sebagai tulang punggung keluarga secara otomatis sangat berat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari serta berobat guna kesembuhannnya . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan keluarga Bp FX Bodie Rahardjo untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban serta derita beliau dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan meringankan biaya pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL
Tanggal : 3 Maret 2015

Bodie menderita Patah Tulang Kaki Kanan

Bodie menderita Patah Tulang Kaki Kanan


Alm. ARSAKA (7 hr, Atresiani & Hydrocepallus) alamat Pogungrejo RT 21/RW 51 Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta. Dik.Arsaka anak pertama dari pasangan Bp.Wahyudi (23th) yang berprofesi wiraswasta alias jasa tambal ban dan Ibu Anika Febri Ariska (25th) yang berprofesi mengurus rumah tangga, berawal ketika usia janin 5 bln didalam kandungan Ibunya berdasarkan hasil usg sudah menunjukan ada kelainan bentuk fisik bayi ,pada tanggal 25 februari 2015 terlahir bayi Arsaka di RS Sakinah Idaman dengan fisik yang tidak sempurna alias memiliki cacat sejak lahir berupa tidak mempunyai lubang anus serta benjolan pada kepala (hydrocepallus) waktu itu juga si bayi dirujuk ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta untuk penangan yang lebih lanjut langsung mendapatkan perawatan intensive di ruang NICU RSUP Dr Sarjito Yogyakarta namun segala ikhtiar terbaik pada tanggal 3 maret 2015 pukul 08.00 WIB Allah berkehendak lain Dik. Arsaka berpulang ke Rahmatullah . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Dik.Arsaka untuk turut serta meringan beban serta penderitaan keluaga Dik Arsaka dengan mengantarkan kepulangan jenazah dari RSUP Dr Sarjito ke rumah duka serta menyampaikan santunan guna meringankan biaya selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @SuaravindaTanggal : 3 Maret 2015

Alm Araska menderita Atresiani & Hydrocepallus

Alm Araska menderita Atresiani & Hydrocepallus


MUKHADIS SUNARNO (59th , Trauma Ginjal ) alamat Gedongan RT 04 / RW 02 Purbayan Kotagede Kodya Yogyakarta DIY , Bp.Mukhadis Sunarno (59th) yang berprofesi pengemudi becak, suami dari Ibu Sunarmi (49th) yang berprofesi mengurus rumah tangga serta bapak dari 4 orang anak , sejak 2 minggu terakhir ini rawat inap di RSUP Dr Sarjito karena menderita sakit retak pada tulang belakang serta trauma ginjal (bengkak) akibat benturan saat beliau mengalami kecelakaan lalu lintas yang menimpanya di jalan Gedongkuning Yogyakarta, secara otomatis dengan sakit Bp.Mukhadis sangat memberatkan bagi kelangsungan hidup sehari-hari bagi keluarganya walaupun selama menjalani pengobatan menggunakan fasilitas Jamkesmas . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan keluarga Bp.Mukhadis untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban serta derita beliau dengan menyampaikan santunan titipan #Sedekaholic guna meringankan biaya akomodasi selama rawat inap di rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @Suaravinda
Tanggal : 10 Maret 2015

Pak Mukhadis menderita Trauma Ginjal

Pak Mukhadis menderita Trauma Ginjal


NAJWA NUR KHOFIFAH (8bulan/Demam Berdarah). Alamat Jl. Kaliurang KM 6,5 Gg. Timor-Timur RT/RW 06/60 No. E 74B, Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I. Yogyakarta. Putri pertama dari pasangan Komarudin (25) dan Solekha (24) ini sejak hari Jumat (27/2) suhu tubuhnya mulai meningkat. Tidak hanya itu, Najwa yang biasanya ceria menjadi sering menangis. Pada awalnya orang tua Najwa mengira bahwa Najwa hanya menderita demam biasa. Akan tetapi, orang tua Najwa menjadi semakin khawatir ketika mengetahui keesokan harinya suhu tubuh Najwa semakin meningkat dan timbul bintik-bintik merah di sekujur tubuhnya. Orang tua Najwa pun segera berinisiatif untuk membawa Najwa ke bidan setempat mengingat Puskesmas tidak memberikan pelayanan pada akhir pekan. Dari sana Najwa hanya diberikan antibiotik. Baru pada hari Senin (2/3), ia dibawa ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan lab. Dari hasil pemeriksaan, diketahui trombosit Najwa mencapai 192 (angka normal berada pada kisaran…???…). Mengetahui hasil tersebut, orang tua Najwa seketika tertunduk lesu. Ini pertama kalinya bagi mereka mendapatkan cobaan melalui putri semata wayangnya. Orang tua Najwa ketika ditemui kurir #SedekahRombongan menceritakan bahwa 3 hari ke belakang dia dan istrinya bahkan belum makan karena kekhawatiran akan kondisi putrinya tersebut. Selepas diperiksa dari Puskesmas, kondisi Najwa tidak kunjung membaik, suhu tubuhnya yang naik-turun dan kondisi tubuhnya yang semakin lemas membuat semakin khawatir kedua orang tuanya. Pak Antoni, pemilik kos yang mengetahui hal tsb kemudian memaksa orang tua Najwa utk membawa anaknya ke RS agar mendapatkan perawatan medis yang memadai. Mendengar hal tersebut orang tua Najwa semakin tertunduk lesu, mimik kebingungan tak bisa ditutupi dari mereka. Komarudin yang berprofesi sebagai pedagang empek-empek keliling dan Solekha yang hanya sebagai ibu rumah tangga tampak berat untuk membawa Najwa untuk diperiksakan di RS, pasalnya uang simpanan mereka hanya tersisa Rp 300.000. Pasangan asal Brebes inipun tinggal di Yogyakarta dengan hanya menyewa 1 kamar kos untuk ditinggali 3 orang anggota keluarganya. “Kalau nanti diperiksa dan harus dirawat di RS, nanti bayarnya bagaimana pak, saya tidak punya uang….”, keluh Komar. Akan tetapi Pak Antoni terus meyakinkan Komar untuk segera membawa Najwa ke RS mengingat kondisi Najwa yg sudah sangat lemah. Dan akhirnya dengan berat hati mereka kemudian membawa Najwa ke RS Sakina Idaman untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksan, trombosit Najwa turun drastis menjadi 48 dan positif Demam Berdarah sehingga harus dirawat di RS. Sampai disitu Komar dan istrinya belum bisa membuat keputusan mengingat mereka tidak ada biaya untuk itu. #SedekahRombongan yang merasakan kesulitan mereka segera memberikan bantuan agar Najwa dapat segera mendapatkan perawatan medis yang memadai. Semoga kondisi Najwa segera membaik sehingga ia dapat kembali menghadirkan senyuman dan kebahagiaan terutama untuk kedua orangtuanya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.750.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @ferirachman_
Tanggal : 12 Maret 2015

Najwa menderita Demam Berdarah

Najwa menderita Demam Berdarah


RAKINEM (78 th, Ca Tahi lalat) Beralamat di Tambakrejo RT 04 RW 05 Purworejo, Jawa Tengah. Saat ini ibu Rakinem sudah tidak bekerja lagi karena usianya yang semakin senja, sedangkan suaminya telah meninggal dunia. Ibu Rakinem memiliki 7 (tujuh) orang anak yang telah berumah tangga. Beliau menetap dalam satu rumah bersama anak perempuannya, sedangkan enam anak yang lain tinggal terpisah. Riwayat sakit ibu Rakinem yakni sekitar bulan November 2014 yang lalu, tahi lalat sebesar ibu jari tangan orang dewasa yg ada pada bagian betisnya dipatok ayam dan mengeluarkan darah dan nanah. Setelah itu bu Rakinem dibawa ke puskesmas Umiyah Ugosobo Purworejo untuk melakukan pengobatan awal. Kemudian dari puskesmas Ugosobo dirujuk ke puskesmas Purworejo 2. Bu Rakinem kembali dirujuk ke RSU Purwerojo untuk menjalani tes Lab dikarenakan tahi lalat bu Rakinem semakin membesar. Ibu Rakinem mulai merasakan gejala nyeri pada bagian betisnya. Akhirnya pihak RSU Purworejo memutuskan untuk operasi pengambilan sampel penyakit. Setelah melihat hasil tes lab tersebut RSU Purworejo mengdiagnosa bahwa tahi lalat tersebut adalah tumor. Ibu Rakinem kemudian dirujuk ke RSUP dr. Sardjito Yogyakarta untuk mendapatkan tindakan medis yang lebih baik. Kehidupan ibu Rakinem ditanggung bersama oleh anak-anaknya. Namun, karena keterbatasan biaya untuk melakukan operasi, maka #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal. Fasilitas kartu BPJS yang dimiliki ibu Rakinem telah membatu pengobatan sebelumnya. Semoga dengan bantuan yang diberikan #SedekahRombongan dapat meringankan beban beliau pada usianya yang semakin menua.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Kurir : @RofiaqSILVER  @Mayangnova
Tanggal : 18 Maret 2015

Ibu rakinem menderita Ca Tahi lalat

Ibu rakinem menderita Ca Tahi lalat


SRI SUYATMI (58th, Ca Mammae) alamat Selokraman RT 046/011 Purbayan Kotagede Yogyakarta. Suaminya bernama pak Suprihatin (67 th). Bu Sri merasakan ada benjolan pada payudaranya pada bulan Mei 2014. Kemudia beliau periksa ke Puskesmas, lalu dirujuk ke RS Hidayatulloh. Setelah diperiksa ke RS Hidayatulloh, beliau dianjurkan dokter untuk dilakukan operasi. Akhirnya operasi pengangkatan bagian kanker/ mastektomi dilakukan pada bulan September 2014. Dari pihak RS Hidayatullah merujuk beliau ke RS. Sardjito untuk dilakukan kemoterapi, dimulai kemo pertama pada tanggal 24 Desember 2014 dan kemo selanjutnya dilakukan setiap 3 minggu sekali, hingga total 6 kali kemoterapi. Bu Sri dan suaminya bekerja dengan membuka warung di rumahnya, karena suami bu Sri sudah tidak mampu bekerja berat akibat sakit diabetes. Putra beliau yang pertama bernama Agung Yulianto (34 th) bekerja di event organizer,putra kedua Fitrian Prihantoro (29th) bekerja marketing di Walls. Kami memberinya santunan untuk membantu biaya akomodasi pemeriksaan beliau ke rumah sakit.yang sebelumnya masuk dalam rombongan ke 668.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 9 Maret 2015
Kurir : @RofiqSILVER @RizkyAditya4

Ibu sri menderita Ca Mammae

Ibu sri menderita Ca Mammae


PUTRA FAJAR AFRIANSYAH (1th, Hernia Pusar) Alamat tinggal di Badran RT 51 RW 11 Kelurahan Bumijo Kecamatan Jetis Kotamadya Yogyakarta. adalah seorang anak laki-laki dari yang lahir 19 november 2013, dari pasangan muda Ayah bernama Eko Budi Wahyono 24th pekerjaan pengamen di Warung Kopi Jos Tugu dan Ibu Alvien Alviana 19th Pekerjaan ibu rumah tangga , Dik Putra yg memiliki ayah seorang pengamen dan ibunya sebagai ibu rumah tangga ini tinggal menumpang di rumah saudaranya dengan pendapatan orang tua yang tidak menentu. Ketika lahir Dik Putra dikira memiliki pusar bodong, sampai awalnya batuk sesak. Lalu ia dibawa ke rumah sakit wirosaban dan ternyata Dik Putra diketahui memiliki hernia di bagian pusar, saran dokter harus di operasi di klinik bedah jln Parangtritis. Terakhir mei 2013 dirawat di rumah sakit selama 11 hari dengan Jaminan Kesehatan Daerah. Santunan ini diberikan untuk pembiayaan kontrol selama seminggu sekali di RS.Permata Husada Pleret Bantul. Yang sebelumnya sudah masuk rombongan 674.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Kurir : @RofiqSILVER @Tya_Nurulendah
Tanggal : 3 Maret 2015

Putra menderita Hernia Pusar

Putra menderita Hernia Pusar


NOVIDA BINTI SUROSO (5th, Celebral Palsy) Dik Opi panggilannya tinggal dengan kedua orangtuanya di Pandekluwih, RT 001/011, Kel.Purworejo, Kec.Purworejo, Kab.Purworejo, Jawa Tengah. Ayahnya, Suroso (38th) bekerja sebagai tukang parkir, dan Ibunya Sriyati (39th) bekerja sebagai buruh cuci dan setrika di lingkungan sekitar rumahnya. Dik Opi lahir secara preamtur pada usia kandungan 5 bulan dengan berat hanya 1kg. Seiring bertambahnya usia, Dik Opi tidak mampu berjalan seperti balita lain dan hanya bisa merangkak, kedua kakinya pun tak dapat menapak dengan baik. Karenanya, kedua orangtua Dik Opi berusaha menyembuhkan dengan membawa Dik Opi ke tukang pijit lebih dari 3 kali dan alternatif, namun tak terdapat perubahan yang berarti. Kemudian, Dik Opi diperiksakan ke RS. Saras Husada Purworejo, disana dokter menyarankan agar Dik Opi diperiksakan di RS.Ortopedi di Solo. Sempat hampir menyerah karena ketiadaan biaya, Alhamdulillah Sedekah Rombongan di pertemukan dengan Dik Opi dan keluarga. Santunan untuk biaya transportasi dari purworejo ke Solo pun disampaikan kurir Jogja kepada Opi Februari lalu yang masuk di rombongan 678. Sejak 4 Maret 2015 lalu, Dik Opi tinggal sementara di RSSR Solo untuk kontrol. Hasilnya, dokter mengatakan karena kelahiran Dik Opi yang prematur, terdapat syaraf motorik di kepala yang belum berfungsi untuk menggerakkan kaki. Dik Opi diharuskan menjalani terapi seminggu sekali, dan agar melakukan fisioterapi mandiri di rumah agar kaki Dik Opi lemas dan dapat ditekuk. 18 Maret 15 Dik Opi kembali menjalani terapi dan okupasi. Tanggal 25 Maret 2015, Dik Opi dijadwalkan untuk kontrol kembali dan bertemu dengan dr. Spesialis tulang anak untuk menentukan operasi atau tidak. Karena jadwal kontrol masih seminggu kemudian, Dik Opi dan keluarga memutuskan untuk pulang ke Purworejo, Kurir #SR kembali menyampaikan santunan sebesar Rp. 500.000,- untuk biaya transportasi Dik Opi. Keluarga merasa sangat bersyukur agar santunan yang diberikan. Mari doakan agar Dik Opi lekas sembuh dan dapat berjalan seperti teman teman lain. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Kurir : @lastiko via @anissetya60 , @roschandptr
Tanggal : 18 Maret 2015

Novida menderita Celebral Palsy

Novida menderita Celebral Palsy

—-
FAIS ARIFATULLOH (1 thn 4 bln, Kanker Darah). Perumnas Bumi Saraswati blok G3 No 26, Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah. Dik Fais, begitu ia dipanggil, adalah balita yang lucu dan menggemaskan. Banyak tetangga yang senang akan kelahiran Dik Fais, demikian dengan keluarga. Khoirina (3th), kakaknya, sangat senang bercanda gurau dengan Dik Fais, mereka berdua bagai 2 cahaya penyemangat bagi keluarga. Namun, ketika salah satu intensitas cahaya penyemangat menurun karena sakit, keluarga merasa terpukul akan itu. Lima bulan yang lalu, ketika berusia 9 bulan, Dik Fais mengalami demam dan diare yang terus menerus. Berat badan Dik Fais dikabarkan juga tidak mengalami kenaikan, normalnya, balita usia seperti itu berat badan mengalami kenaikan yang signifikan. Mendapati buah hatinya yang seperti itu, Pak Agung (31) dan Bu Sri Wahyuni (26) langsung membawa Dik Fais ke RS PKU MUH Kabupaten Karanganyar. Hasil pemeriksaan dari RS PKU Muhamadiyah  Karanganyar, Dik Fais ternayata positif TB, dan harus rawat inap. Setelah beberapa hari dirawat di RS PKU Muhamadiyah Karanganyar, dan dirasa kondisi membaik, Dik Fais diijinkan pulang. Namun, beberapa bulan kemudian, kondisi Dik Fais kian hari semakin menurun, wajahnya terlihat pucat dan lemas, ketika itu juga Dik Fais dibawa kembali ke RS PKU Muhamadiyah Karanganyar. Hasil diagnosa terbaru, Dik Fais mengalami Bronkitis, hal ini disebabkan karena kondisi Dik Fais yang masih balita, kekebalan tubuh alaminya belum sempurna & rentan terkena penyakit. Dik Fais dirujuk ke RS Dr. Moewardi Surakarta (RSDM) untuk penanganan yang lebih lanjut. Di RSDM, Dik Fais menjalani tes dengan mengambil sumsum tulang belakang, hasil tes tersebut disimpulkan: gambaran sumsum tulang belakang menunjukan gambaran ALL tipe L2 (Kanker Darah). Walaupun semua sudah tercover BPJS, mendapat info tersebut, Pak Agung, awalnya yang berprofesi sebagai Takmir Masjid, dan berpenghasilan tidak menentu harus merelakan pekerjaanya karena harus mendampingi pengobatan dik Fais. alhamdulilah #sedekah rombongan di temukan dengan dik Fais sehingga dapat mendampingi pengobatan. orang tua dik Fais mengungkapkan  kebingungannya karena tidak memiliki uang untuk biaya hidup sehari-hari selama perawatan dan kemoteraphy. Saat ini Dik Fais  dirawat di RSDM ruang melati 2 kamar 7E untuk kemo yang ke 13 dari 110 kali. kondisi Dik Fais mulai membaik. Walaupun terkadang lemas, mual, muntah, serta rambut rontok pasca kemoterapi. Sebelumnya dik Fais sudah dibantu SR dan masuk rombongan 658. Tanggal 21 Maret 2015 melalui kurir #Sedekah Rombongan santunan  yang kelima disampaikan. Santunan digunakan untuk biaya kehidupan selama mondok di RS. Keluarga mengucapkan terimakasih atas dampingan dan bantuan dari #Sedekaholic dan #sedekahrombongan.

Jumlah bantuan : Rp 500.000,-
Kurir : @lastiko via @eli_annna
Tanggal : 21 Maret 2015

Faiz menderita Kanker Darah

Faiz menderita Kanker Darah


PARTI BINTI MARTO SADAD (61 tahun, Kanker Servik) Seorang warga kurang mampu yang bertempat tinggal di RT 4 RW 2 Dusun Terung, Desa Terung, Kec. Panekan, Kab. Magetan, Jawa Timur. Bu Parti tinggal bersama suami dan anak semata wayangnya di rumah yang masih belum milik mereka sendiri. Rumah yang mereka tinggali merupakan rumah kos-kosan. Suami beliau Bp. Sadiran (63th) bekerja sebagai buruh serabutan proyek dengan penghasilan kurang lebih Rp. 35.000,-/hari, sementara anak beliau Mbak Asih (21th) bekerja sebagai penjaga toko. Bu Parti sudah merasakan sakit sekitar satu taun lalu, beliau mengalami pendarahan tiada henti selama 2 bulan dan batuk yang tak kunjung sembuh. Keluarga pun memeriksakan beliau kw RS. Sayidiman Magetan, dan dokter mengatakan bahwa beliau mendertia kanker servik. Kemudian RS. Sayidiman merujuk Bu Parti agar menjalani kemoterapi di RS. Moewardi Solo. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan di RS. Moewardi, beliau menjalani kemo pertama tanggal 13 Maret 2015, pihak RS meminta beliau untuk rawat inap karena dalam sehari harus 2 botol obat yang masuk dari total 5 jumlah obat untuk 1 kali kemo, sehingga kemo dilaksanakan hingga tanggal 20 Maret 2015, dan saat ini sedang menunggu hasil rongent dan USG. Untuk membantu beliau selama dirawat di RS, Kurir #sedekahrombongan magetan menyampaikan santunan Rp. 500.000 untuk biaya transportasi dari Magetan ke Solo, kurir #solo pun menyampaikan santunan sebesar Rp. 442.000,- untuk biaya kebutuhan beliau selama menginap di RS, sehingga total biaya yang disampaikan kepada Bu Parti sebesar Rp. 942.000,-. Pasca menjalani kemoterapi, kondisi Bu Parti saat ini baik dan merasa senang sekali atas santunan yang diberikan. Mari bersama, mendoakan Bu Parti agar kemoterapi berjalan lancar dan segera sembuh. Amiiin.

Jumlah Santunan : Rp. 942.000,-
Kurir : @lastiko via @ervin_survive , @eli_annnaa , @anissetya60 , @ciciii
Tanggal : 21 Maret 2015

Ibu oarti menderita Kanker Servik

Ibu oarti menderita Kanker Servik


AULIA PUTRI MARDANIA (11 Tahun, Tumor Ovarium) biasa di panggil dik putri tinggal di Gajihan RT 1 RW 6 Banmati Sukoharjo Jawa Tengah. Putri pertama dari pasangan Bapak Marsidi (42 tahun) dan Ibu Sarwantini (35 tahun) yang lahir tanggal 16 September 2003 ini didiagnosa menderita tumor ovarium pada hari senin 16 maret 2015 oleh dokter di RSUD Sukoharjo. Sebelumnya muncul benjolan di perut bagian kiri kemudian keluarga memeriksakan dik putri ke dokter. Setelah dilakukan foto rontgen USG ternyata terdapat tumor di ovarium. Dari pihak dokter menyarankan untuk segera dioperasi di RSDM Surakarta. Tetapi dengan ketiadaan biaya, operasi ditunda sebelum dik putri dibuatkan BPJS. Pihak dokter menyarankan untuk mendaftarkan dik putri ke BPJS kelas 1 dengan mempertimbangkan besar biaya operasi tumor ovarium.  Pembuatan BPJS dik putri tidak gampang, karena harus menyertakan akte kelahiran dik putri dan Kartu Keluarga. Padahal akte kelahiran dan kartu keluarga dik putri di bawa ibunya. Dik putri yang masih duduk di kelas 5 di SDN kenep 2 Sukoharjo sudah tidak berhubungan lagi dengan ibunya semenjak 11 bulan yang lalu. Ibunya dan adik dik putri bernama Ramadhan Putra Marwansyah (5 tahun) pergi tanpa pamit dan sampai sekarang tidak tahu akan kabarnya. Akhirnya dengan bantuan Pak RT setempat dan kelurahan dibuatkan surat pernyataan bahwa ibunya dan adiknya sudah pergi dan tidak tahu tinggal dimana.  Dari surat pernyataan tersebut akhirnya BPJS keluarga pak marsidi dan dik putri bisa dibuat. Saat kondisi dik putri yang sedang sakit dan ibunya yang pergi entah kemana, beruntung keluarga seperti kakek, nenek dan paman bibi dik putri yang tinggal di dekat rumah dik putri mau merawatnya. Karena masa aktif BPJS baru tanggal 25 Maret 2015 maka perawatan dik putri di tunda sampe tanggal 26 Maret 2015. Kamis 26 Maret 2015 dik putri harus melakukan perawatan di RSDM Surakarta untuk selanjutnya di lakukan tindakan operasi pengangkatan tumor ovarium. Bapak mursidi yang kesehariaanya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan perharinya kurang lebih Rp. 30.000 perhari hanya cukup untuk biaya hidup keseharian. Saat kurir #SedekahRombongan berkunjung kekediamannya, kondisi dik putri lumayan baik hanya terasa sedikit nyeri saja di benjolan perut dik putri. Saat ini dik putri sangat membutuhkan biaya untuk perawatan dan operasi tumor ovarium. membutuhkan biaya untuk perawatan dan operasi tumor ovarium. Alhamdulillah keluarga pak marsidi dipertemukan dengan kurir #SedekahRombongan. Selasa 24 Maret 2015 santunan awal untuk pasien dampingan dari para #Sedekahholic disampaikan kepada keluarga pak marsidi. Nantinya santunan digunakan untuk biaya transportasi dan perawatan saat dik putri opname di RSDM Surakarta. Keluarga sangat berterima kasih kepada #SedekahRombongan, dan memohon doa kepada semuanya agar operasi dik putri berjalan dengan lancar dan diberikan kesembuhan selalu.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000
Tanggal : 24 Maret 2015
Kurir : @RizqiRizqie

Aulia menderita Tumor Ovarium

Aulia menderita Tumor Ovarium

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah bantuan
1 Embun 3,500,000
2 Siti 1,500,000
3 MTSR Hilux Yogya 78,700,000
4 MTSR Hilux Malang 78,700,000
5 Nunik 4,036,100
6 Abdul 1,500,000
7 Riyanti 1,000,000
8 Ngatimin 2,428,800
9 Sri mulyani 500,000
10 Dodik 1,000,000
11 Timu 500,000
12 Sri sudarwiyanti 1,000,000
13 Sukri 1,000,000
14 Ryan 1,000,000
15 Revita 500,000
16 FX bodie 1,500,000
17 Alm Araska 500,000
18 Mukhadis 1,000,000
19 Najwa 1,750,000
20 Rakinem 1,000,000
21 Sri suyatmi 1,000,000
22 Putra Fajar 500,000
23 Novida 500,000
24 Faiz 500,000
25 Parti 942,000
26 Aulia 500,000
Total 186,556,900

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 186,556,900,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 685 ROMBONGAN

Rp. 24,830,510,622,-