Sandinem Binti Alm. Toi Rono ( 74 Tahun, TBC ), beliau tinggal di Ds,Temon RT04/11, Ngrayun, Ponorogo, Jawa Timur. Beliau hidup miskin, untuk mencukupi kebutuhan sehari sangat sulit. Informasi yang kami terima, beliau selesai melakukan pengobatan inap dan saat ini sudah membaik, biaya di Rumah Sakit atas bantuan dari para tetangga yang empati dengan kondisinya, janda tak punya anak ini sakit TBC/sesak nafas. Saat kambuh, paling tidak mendapatkan penanganan medis serta obat khusus. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban beliau, sebagai pengganti saat biaya pengobatan beliau serta akomodasi dan pembelian kebutuhan pokok khususnya makan serta lauk yang bergizi demi peningkatan kesehatan ke arah yang lebih baik. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.623.400,-
Tanggal : 15 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Mbah Sadinem menderita TBC

Mbah Sadinem menderita TBC


Riyem ( 69 Tahun, Bantuan Tunai ) bertempat tinggal di Ds. Selur 02/4, Ngrayun, Ponorogo, Jawa Timur. Beliau hidup menjada sudah hampir 10 tahun, dan tidak mempunyai anak. Sehingga, saat ini beliau harus berjuang untuk mencukupi kebutuhan hidup sendirian. Usia sudah cukup tua, sehingga sudah tidak produktif untuk bekerja. Keseharian membantu tetangga yang barangkali membutuhkan bantuan darinya untuk sekedar mendapatkan sesuap nasi. Bantuan ini agar bisa meringankan beban beliau, membantu beliau untuk membeli kebutuhan makan. Semoga meringankan. Aamiin.

Bantuan : Rp. 950.000,-
Tanggal : 15 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan tunai untuk kebutuhan sehari-hari

Bantuan tunai untuk kebutuhan sehari-hari


Hartini ( 42 tahun, Bantuan Tunai ), Ds.Kenitan RT3/2, Ponorogo, Jawa Timur. Ibu satu orang anak ini sejak tahun 2010 hidup menjanda, karena sang suami mengalami kecelakaan sehingga karena kecelakaan itu akhirnya meninggal dunia. Anaknya, dek Siska ( 12 Tahun ) masih kecil dan harus bersekolah. Saat ini, Ibu Hartini berjualan ayam di pasar Purwantoro, tiap hari menuju ke pasar yang jaraknya cukup jauh. Karena kondisi ini, sedekah rombongan berupaya membantunya dengan memberikan sedikit bantuan untuk menambah modal usaha dari beliau, mungkin saja bisa meringankan bebannya saat ini. Semoga saja, ini bisa menjadikan kebaikan bagi mereka. Doa untuk kurir, semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan tunai untuk modal usaha

Bantuan tunai untuk modal usaha


Dilem Binti Alm. Karyo Sentono (76 Tahun, Bantuan Tunai ), Ds.Ploso, Purwantoro, Jawa Tengah. Mbah dilem di usia yang sudah cukup tua, berjuang hidup untuk tetap hidup memenuhi kebutuhannya, tidak ada sanak saudara yang di jadikan tumpuan hidup beliau. Simpati serta empati para tetangga yang terkadang memberikan kebutuhan pokok makan, sehingga kondisi beliau ini sangat memprihatinkan, tinggal di sebuah rumah gubuk yang rapuh berlantaikan tanah. Sering mengalami sakit kepala dan demam, kondisi ini yang terkadang membuat semangat hidup beliau berkurang. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban hidup mbah Dilem, untuk beberapa saat bisa membeli beras untuk makan kesehariannya.

Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan tunai untuk kebutuhan sehari-hari

Bantuan tunai untuk kebutuhan sehari-hari


Kiyem Binti Alm. Sono Karto ( 68 Tahun, Demam Tinggi ), ds.Purworejo RT4/3, Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau beberapa waktu yang lalu tiba – tiba mengalami sakit demam tinggi. Karena tidak mempunyai sanak saudara, akhirnya tetangga membawa ke Puskesmas terdekat untuk di periksakan, dokter kemudian memberikannya pengobatan medis. Dan alhamdulillah saat ini beliau sudah berangsur membaik, bantuan untuk akomodasi dan pengobatan beliau kami sampaikan, semoga bisa meringankan beban dan segera membaik. Rencananya, akan di kontrolkan lagi minggu depan, untuk mengecek kondisi tekanan darah serta infeksi yang mungkin terjadi karena bakteri/virus. Doa untuk para kurir semoga selalu diberikan kemudahan dan kesehatan, bisa bergerak membantu sesama tanpa pandang bulu, khususnya untuk warga tak mampu seperti beliau. Aamiin .

Bantuan : Rp. 1.130.000,-
Tanggal : 18 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan untuk biaya pengobatan mbah kiyem

Bantuan untuk biaya pengobatan mbah kiyem


Gemi Binti Alm. Dul Kamit ( 74 Tahun, Sakit Gula ), bertempat tinggal di Sukorejo RT4/3 Puh Pelem Wonogiri Jawa Tengah. Beliau hidup menjada kurang lebih 8 tahun yang lalu, saat ini beliau mengalami sakit gula darah tinggi, sering merasa pusing dan nggliyeng. Bantuan pengobatan selama di rawat di rumah sakit amal sehat slogohimo, semoga bisa meringankan beban hidupnya saat ini. Informasi tentang beliau dari rekan perangkat desa yang kebetulan rumahnya tak jauh dari rumah Ibu Gemi ini, dan memang sangat miskin kondisi hidupnya, bersama mas Jlitheng kami diantar ke rumahnya yang lokasinya cukup jauh di pelosok perbukitan. Di dampingi oleh perangkat desa setempat, akhirnya kami bawa beliau ke rumah sakit, semoga ini bisa meringankan beban beliau saat ini, dan kondisi semakin membaik. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.423.800,-
Tanggal : 19 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh via Jlitheng

Mbah Gemi menderita diabetes

Mbah Gemi menderita diabetes


SABAH BINTI KIMANG (55, Tumor Hidung). Alamat: Kp. Pulo Kukun RT.5/2, Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Riwayat penyakitnya, sekitar 2 tahun yang lalu muncul benjolan kecil seperti tahi lalat menempel di hidung Bu Sabah. Benjolan itu  kemudian dikorek dengan jarum dan sejenisnya, namun akhirnya timbul luka yang semakin melebar. Bu Sabah sudah berobat ke Puskesmas dan klinik sekitar rumahnya. Ia ingin berobat secara tuntas di rumah sakit agar penyakitnya sembuh, akan tetapi keadaaan ekonominya yang kurang menjadi kendala. Bu Sabah seorang janda miskin yang tinggal di rumah sederhana. Meskipun ia memiliki kartu Jamkesmas, ia masih kekurangan biaya transport. Alhamdulillah, Kurir @SRbergerak dapat bersilaturahmi dengan Bu Sabah sekaligus  menyampaikan bantuan awal untuk biaya transport ke rumah sakit. Semoga Allah memberi kemudahan dan kesembuhan kepada Bu Sabah. Aamiin.

Jumlah Bantuan:  Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @iidfahrudin @hapsarigendhis

Ibu sabah menderita tumor hidung

Ibu sabah menderita tumor hidung


BINTANG PARAMITA (6, Tumor di Abdomen). Beralamat di Kp. Blokang RT.3/7, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Bintang putri Ibu Sanih (31) ini menderita tumor di perut. Ayah Bintang sudah  meninggal 7 tahun yang lalu karena terjatuh dari kereta api ketika Bintang masih dalam kandungan. Awal penyakit Bintang, muncul benjolan kecil di perutnya, namun semakin lama benjolan tersebut semakin besar dan hingga saat ini udah sebesar bola volley. Bintang kerap merasakan nyeri dan menjerit ketika  rasa sakitnya tak tertahankan. Keluarga sudah berupaya membawa berobat ke Puskesmas dan klinik terdekat dengan membawa kartu jaminan Jamkesmas. Bintang merasa malu dengan keadaan benjolan di perutnya itu. Keadaan ini memaksa Bintang menghabiskan waktunya di rumah saja ditemani sang nenek. Nenek Dirah yang menemani Bintang setiap hari sangat berharap cucunya sembuh dan dapat bermain bersama teman-temannya. Ibu Sanih tidak selalu dapat menemani Bintang karena harus mencari uang untuk menafkahi keluarga mereka. Ibunda Bintang ini sehari-harinya bekerja sebagai buruh pabrik cat dengan penghasilan Rp. 50.000,- per hari. Penghasilan ini pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah, Kurir @SRbergerak datang untuk bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan awal untuk biaya berobat ke rumah sakit. Semoga Dik Bintang diberikan kesembuhan oleh Allah dan dapat bermain bersama teman-temannya lagi. Aamiin.

Jumlah Bantuan:  Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 6 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @hapsarigendhis

bintang menderita  Tumor di Abdomen

bintang menderita Tumor di Abdomen

—-
MUH. RIZKI, (4, Rabdomiosarcoma) Alamat: kampung Pabuaran RT.1/5, Kertajaya, Rumpin, Bogor. Sungguh menyedihkan nasib Rizki, Sejak Kecil sudah terkena penyakit yang sangat menyakitinya. Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS, Mata sebelah kirinya menonjol keluar dan saat ini sedang berobat jalan ke RSCM Jakarta. Sepertinya akan mengalami tindakan perobatan panjang, begitu kata ibunya: Siti Solihat, 39 tahun menyatakan kesulitan yang mereka hadapi dimana tanggungan anakpun semuanya 5 orang masih kecil-kecil. Ayahnya: Acang, 41 tahun adalah seorang Supir Truk pengangkut pasir, Kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya harian setelah sebelumnya masuk di Rombongan 665. Kondisi Muh Rizki Alhamdulillah saat ini stabil. Terapi penyinaran sudah dilakukannya sebanyak 5 kali dari 32 kali rencana penyinaran. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesembuhan untuk Muh Rizki. amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Rizky menderita Rabdomiosarcoma

Rizky menderita Rabdomiosarcoma

—-
AMIRATUL HIKMAH, (2, Atresia Ani), Alamat: Simpang Jelutih RT.3/2. Desa Simpang Jelutih. Kecamatan Batin XXIV. Kabupaten BatangHari, Provinsi Jambi. Amiratul Hikmah, anak ketiga dari bapak Marsudi (34) dan ibu Sumartini (33), sejak lahir sudah menderita sakit Atresia Ani (lahir tanpa anus). Amiratul Hikmah menjalani pengobatan dan operasi pertama colostominya dilakukan di RSUD Raden Mataher Jambi. Selama 1 tahun lebih, Amiratul rawat jalan di rumah sakit tersebut, Hidup dalam ekonomi yang pas-pasan Bapak Marsudi yang bekerja setiap harinya sebagai buruh tani pekebun ini ingin Amiratul Hikmah lekas sembuh dan normal seperti anak-anak lainnya, pengobatan Amiratul Hikmah tetap terus diusahakannya walau secara materi bapak Marsudi tutup lubang gali lubang dalam membiayai pengobatan anaknya, Amiratul Hikmah dirujuk pengobatan lanjutannya dari RSUD Raden Mataher Jambi ke RSCM Jakarta. Bapak Marsudi tidak tahu sampai berapa lama pengobatan anaknya ini akan di lakukan di RSCM, Pengobatan dengan fasilitas Jamkesda sangat membantu keluarga ini dalam menjalani pengobatan Amiratul Hikmah, namun besarnya biaya harian dan mahalnya sewa kamar untuk tinggal sementara di Jakarta menjadi kendala, apalagi bapak Marsudi selama mendampingi anaknya berobat di RSCM, praktis sudah tidak bekerja lagi.  Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan bantuan lanjutan untuk biaya harian sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 667. Saat dikunnjungi Kurir #SR kondisi Amiratul Hikmah Alhamdulillah stabil. untuk sementara Amiratul memasuki masa pemulihan pasca operasi untuk tindakan medis selanjutnya Amiratul Hikmah akan melakukan terapi wicara direhabmedik RSCM.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harjie_anis

Amira menderita Atresia Ani

Amira menderita Atresia Ani


Nurdin ( 68 Tahun, Demam Berdarah ), beliau tinggal di Jendi, Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah. Keseharian bekerja sebagai kuli panggul di pasar, beberapa waktu yang lalu jatuh sakit tiba – tiba demam tinggi dan muntah – muntah, beliau mempunyai dua orang anak hasil dari pernikahan dengan Ibu Murdiyah. Sudah langsung di bawa ke Rumah Sakit Mulia Hati Wonogiri dan mendapatkan pengobatan secara medis, saat ini sudah di bawa pulang kembali ke rumahnya, beliau hidup kurang mampu sehingga bantuan ini semoga bisa sedikit membantu meringankan beban beliau saat ini. Pemulihan kondisi barangkali cukup lama, namun dengan semangat istri nya dalam merawat beliau, semoga saja segera membaik. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Yuliantonuzul

Pak nurdin menderita demam berdarah

Pak nurdin menderita demam berdarah


ENI NURAENI (20, Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah). Alamat : Kampung Babakan Girang RT.1/1, Kelurahan Hegar Manah, Kecamatan Pangarangan, Kabupaten Lebak Banten. Eni Nuraeni, anak pertama dari dua bersaudara putri bapak Husen (43) dan ibu Yoyoh (39), sudah empat tahun ini menderita sakit Bells Pallsy (Kelainan pada syaraf wajah), Gejala awal sakitnya di rasakan Eni Nuraeni sejak ia masih duduk di bangku sekolah kelas 2 SMP, Eni Nuraeni sering mengalami demam panas tinggi dan nyeri disekitar rahang atau telinga serta kejang-kejang / kejang pada mata, bibir dan hidungnya, rasa sakitnya ini menyerang Eni Nuraeni jika kondisi badan dalam keadaan cape dan lelah, Kondisi ini mengakibatkan kegiatan sekolahnya terganggu, pasca lulus dari SMP, Eni Nuraeni tidak bisa meneruskan pendidikannya ke SMU karna sakitnya, Pengobatan sering dilakukan, Bapak Husen yang bekerja sehari-hari menjadi buruh tani terus mengusahakan kesembuhan untuk putri tercintanya ini, namun pasca di rujuk pengobatannya ke RSCM jakarta dari RSUD Adji Darmo Lebak Banten, bapak Husen tidak memiliki biaya lagi, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, bantuan lanjutan untuk bIiaya harian dan setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 671. Saat dikunjungi Kurir #SR kondisi Eni Nuraeni Alhamdulillah stabil. untuk sementara Eni Nuraeni harus memulihkan staminannya pasca operasi telinganya. untuk tindakan medis selanjutnya. dari hasil pemeriksaan team dokter yang menanganinya urat syaraf pada telinga kanan Eni Nuraeni sudah putus, untuk memperbaiki struktur pada wajahnya kemungkinan Eni Nuraeni akan melakukan operasi penyambungan pada urat syaratnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Eni menderita Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah

Eni menderita Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah

—-
PULUNG BIN SARKAYA, (61, Penyakit Tumor Lidah), Alamat : kampung Cinihnih RT.3/10, Desa MargaJaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten. Suami dari Ibu Sawnah ini sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani dan buruh penyadap karet di kampungnya. Mereka dikarunia 3 anak. Gejala awal sakit dirasakannya sejak 6 bulan lalu, di bagian bawah lidahnya tumbuh benjolan yang lambat laun membesar dan sulit digunakan untuk makan dan bernafas. Ia sudah beberapa kali melakukan pengobatan di RSUD Dr.Adjidarmo Rangkas Bitung Banten namun kondisinya belum mengalami perbaikan sehingga ia dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Fasilitas Jamkesmas yang dimilikinya sangat membantu dalam pembiayaaan pengobatannya walau ada beberapa obat yang harus dibayar tunai oleh bapak Pulung yang di luar Jamkesmas. Selain itu ada kendala biaya untuk biaya sehari-hari dan tempat tinggal. Selama berobat di RSCM, pak Pulung dan istrinya tinggal di rumah singgah #SedekahRombongan. Alhamdulillah, #SedekahRombongan ikut merasakan kesulitan mereka, dengan memberikan bantuan lanjutan untuk biaya harian setelah sebelumnya masuk pada Rombongan 671. Bapak Pulung saat ini masih dirawat intensif di lantai lima gedung A RSCM Jakarta. Kondisinya terus menurun dan masih mengeluarkan darah. Mohon doa dari Rekan #Sedekaholics untuk kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015
Kurir ; @ddsyaefudin @endangnumik

Pak pulung menderita Penyakit Tumor Lidah

Pak pulung menderita Penyakit Tumor Lidah


MUHAMMAD RIFAI, (16, Kelainan Darah/Anemia Aplastik). Alamat : Teluk Baru RT.1/3, Desa Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. M.Rifai, Pelajar SMP anak pasangan Aspar (43) yang bekerja sebagai buruh tani dan Ibu Miswati (40) juga hanya seorang Ibu Rumah Tangga. M.Rifai selama ini mengidap penyakit anemia aplastik yang belum diketahui penyebabnya dan dicurigai kaganasan, selama ini pasien hanya mendapatkan terapi berupa transfusi Packed Red Cell sebanyak 40 kantong dan obat-obatan simptomatis. Obat-obatan tersebut hanya mengurangi gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien saat ini. Saat ini sudah mulai  terjadi pembengkakan di perut bagian kiri akibat limfa yang membesar atau splenomegali yang mengakibatkan badan pasien menjadi lemas dan sering mengalami muntah-muntah setiap mau makan. Ayah pasien merupakan seorang buruh tani yang pada saat ini tidak mampu lagi untuk bekerja akibat harus berbagi tugas dengan istrinya dalam menemani anaknya menjalani pengobatan di RS Abdoel Moeloek. Rumah dan kebun sudah dijual ayah pasien untuk pengobatan anaknya tersebut. Rencana tindakan selanjutnya adalah pasien akan dirujuk ke RS. Fatmawati / RS Gatot Soebroto Jakarta. Kendala transportasi dan biaya hidup menjadi faktor utama pasien jika harus dirujuk ke RS di Jakarta. Tidak adanya keluarga maupun sanak saudara juga mempersulit keluarga pasien untuk menjalani pengobatan lebih lanjut. #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya harian setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 671.Kondisi Muhammad Rifai Alhamdulillah stabil dan semakin bugar. untuk tindakan medis selanjutnya M. Rifai menunggu penjadwalan untuk endoskopi yang terakhir, jika hasilnya membaik. menurut dokter yang menanganinya kemungkinan M. Rifai untuk kontrol selanjutnya sudah bisa dilakukan di RSUD Abdoel Moeloek Lampung.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harjie_anis

Rifai menderita  Kelainan Darah/Anemia Aplastik

Rifai menderita Kelainan Darah/Anemia Aplastik

—-
SRI MULYANI (52, Kanker Serviks dan Ginjal). Alamat : Dusun Gembongan RT1/1 Kelurahan Gembongan, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang Jawa Barat. Sri Mulyani ibu tiga anak istri dari bapak Yono (47) sudah satu tahun menderita sakit kanker Servik dan ginjal, Gejalan awal yang dialami oleh ibu Sri di usia menjelang hari tuannya ini ia sudah tidak mengalami siklus mentruasi lagi atau sudah memasuki masa menopause, namun beberapa bulan terakhir ibu Sri Mulyani kembali mengalami menstruasi, tadinya ia mengira siklus menstruasi datang kembali seperti biasannya, karna siklusnya datang lebih sering, ibu Sri Mulyani memeriksakan keluhannya ke Puskesmas terdekat, dari hasil pemeriksaan ternyata ibu Sri Mulyani mengalami pendarahan yang abnormal, ibu Sri Mulyani disarankan untuk melanjutkan pengobatannya ke RSUD Karawang. Karna keterbatasan biaya, bapak Yono yang berprofesi sebagai kernet mobil angkot ini tidak bisa berbuat banyak untuk membawa ibu Sri Mulyani melanjutkan pengobatannya ke RSUD Karawang, dibantu dana dari tetangga terdekat, akhirnya ibu Sri Mulyani bisa melanjutkan pemeriksaan dan pengobatan ke RSUD Karawang, dari hasil pemeriksaan team dokter yang menanganinya, ibu Sri Mulyani terdiagnosa kanker Serviks, tidak hanya itu, ibu Sri Mulyani juga mengalami kerusakan pada ginjalnya yang harus menjalani cuci darah dua minggu sekali. Dari RSUD Karawang kemudian ibu Sri Mulyani dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSCM Jakarta. Pengobatan dengan menggunakan fasilitas kesehatan BPJS sangat membantu ibu Sri Mulyani dalam berikhtiar untuk kesembuhannya namun biaya harian dan biaya kos selama masa pengobatan sangat memberatkannya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga sederhana ini, bantuan awal untuk biaya harian dan biaya kos sudah disampaikan. Semoga bantuan bermanfaat dan ibu Sri Mulyani dilancarkan dalam proses pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Ibu sri menderita  Kanker Serviks dan Ginjal

Ibu sri menderita Kanker Serviks dan Ginjal


DADAN ABDURROHMAN (30, Hipospadia). Alamat: Kp. Nanggeleng RT 2/2 Desa Neglasari, Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur. Dadan, seorang santri sholeh, sejak usia 12 tahun hingga saat ini tinggal di pesantren di daerah Cianjur.  Dadan sejak lahir mengalami hipospadia,  namun karena keterbatasan pengetahuan dan ekonomi serta rasa malu ia baru mulai berobat  4 tahun yang lalu. Awalnya  selama 3 tahun Dadan berobat di RSUD Cianjur. Di rumah sakit ini ia sudah menjalani 3 kali operasi. Pada bulan Februari 2014 Dadan dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk penatalaksanaan lebih lanjut. Karena keinginan kuat untuk sembuh, Dadan menjalani semua prosedur pemeriksaan dan menjalani operasi tahap pertama di RSHS pada bulan  Mei 2014. Paska operasi Dadan kembali ke Cianjur. Kondisinya baik  namun ia sempat mengalami infeksi di saluran kemih pada  bulan Agustus 2014. Saat itu ia tidak dapat buang air kecil disertai demam dan nyeri. Dadan kemudian dibawa ke UGD RSUD Cianjur dan setelah dilakukan penanganan sementara, ia dirujuk ke RSHS lagi. Selanjutnya pada bulan Oktober 2014 Dadan menjalani operasi cystotomi. Berikutnya, pada tanggal 28 November 2014 Dadan menjalani operasi ulang tahap pertama dengan tindakan  pencangkokan kulit dari mukosa mulut sebagai persiapan operasi bulan Maret 2015. Saat ini Dadan masih rutin kontrol setiap 2 minggu sekali. Ia berobat menggunakan jaminan BPJS kelas 3. Ayahnya,  Didam (50) yang bekerja sebagai  buruh bangunan dan ibunya,  Cucu Maesaroh (46), seorang ibu rumah tangga mendukung pengobatan Dadan meskipun mereka tidak selalu mendampingi Dadan saat berada di Bandung. Bantuan untuk Dadan sudah tercatat di Rombongan 667. Alhamdulillah pada tanggal 3 Maret 2015 Dadan sudah menjalani kontrol dan sudah diperbolehkan menjalani operasi lanjutan. Saat ini Dadan tinggal sementara di Rumah Singgah #SedekahRombongan (RSSR) Bandung  untuk menunggu jadwal operasi. Semoga Allah memberi kemudahan. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp.500.000,-
Tanggal: 5 Maret  2015
Kurir:  @ddsyaefudin @deri_darusman  @hapsarigendhis

pak dadan menderita Hipospadia

pak dadan menderita Hipospadia


TUTIH BINTI APUD ( 55, Infeksi mata kanan). Alamat: Kampung Cibeureum, Jl. Goalpara RT.3/5 Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi Jawa Barat. Riwayat penyakit Bu Tutih berawal sejak 3 bulan yang lalu. Bu Tutih menceritakan, ia merasa gatal di mata sebelah kanan. Semakin lama rasa gatalnya tidak berkurang, malah menjadi bengkak. Ia berobat ke RSUD Syamsudin Sukabumi dan dirujuk RS Mata Cicendo Bandung. Dokter mengatakan bu Tutih menderita tumor mata. Selanjutnya, Bu Tutih telah menjalani operasi pada tanggal 11 Februari 2015 dengan menggunakan jaminan kesehatan yang ia miliki, Jamkesmas. Alhamdulillah operasinya telah berjalan lancar. ia diharuskan kontrol  kembali tanggal 1 Maret 2015. Suami bu Tutih, pak Idim (60) adalah seorang buruh bangunan dan memiliki tanggungan 3 orang. meskipun memiliki sedikit bekal, untuk keperluan berobat biasanya mereka juga dibantu dari saudara-saudara dekat. Bu Tutih saat ini tinggal di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Bandung. Santunan sedekaholis #SR sebelumnya masuk di Rombongan 671.  santunan lanjutan ini diberikan kepada bu Tutih untuk biaya transport dan bekal selam kontrol di RS Mata Cicendo Bandung. Semoga Allah memberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp.500.000,-
Tanggal: 5 Maret  2015
Kurir: @ddsyaefudin @deri_darusman @hapsarigendhis

Ibu tutih menderita Infeksi mata kanan

Ibu tutih menderita Infeksi mata kanan


ALIYAH BINTI ADIP (53, Kista Ovarium). Alamat: Kampung Parung Banteng RT.5/1  Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur. Ibu Aliyah menderita Kista Ovarium cukup lama namun karena keterbatasan biaya, ia tidak mampu berobat. Bu Aliyah yang tinggal di sebuah rumah kontrakan di pinggir sungai di wilayah Kelurahan Katulampa ini dikunjungi Kurir #SedekahRombongan pada tanggal 1 Maret 2015. Bantuan lanjutan disampaikan kepada Bu Aliyah untuk melanjutkan pengobatan. Bu Aliyah menderita tumor ovarium dan berobat di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Ia mendapat jadwal operasi tanggal 2 Maret 2015. Bu Aliyah berangkat dari Bogor pada tanggal 1 Maret 2015 dan bermalam di  Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Jakarta, agar memudahkan ke RSCM keesokan harinya. Setelah melihat kondisi fisik Bu Aliyah, pada Hari Senin pagi tanggal 2 Maret 2015 dokter melakukan operasi untuk mengangkat kista ovariumnya. Alhamdulillah, operasinya berjalan lancar. Kista seberat 15 kilogram sudah berhasil dikeluarkan dari dalam perutnya. Saat ini Bu Aliyah sudah dipindahkan ke ruang perawatan  untuk menjalani masa pemulihan. Semoga Allah memberikan kesembuhan. Aamiin.   .

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 1 Maret 2015
Kurir :@dedesyaefuddin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Ibu aliyah menderita Kista Ovarium

Ibu aliyah menderita Kista Ovarium

—-
HARIS MAULANA BIN ASEP (1, Hydrocephalus). Alamat:  Kedung Badak Sentral RT.1/13,  Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Haris Maulana, anak bungsu dari 4 bersaudara  putra bapak. Asep (30) dan Ibu Tini (30) ini sejak dilahirkan dengan keadaan mengalami Hydrocephalus. Kini Haris sudah berusia 1 tahun. Dokter yang memeriksanya di Puskesmas merujuk Haris ke RS PMI Bogor. Karena kondisi ekonomi yang kekurangan orang tua sering kesulitan meski sekedar ongkos berobat.  Pak Asep sehari-hari  bekerja mencari nafkah sebagai pemulung barang-barang bekas, seperti botol-botol dan gelas-gelas plastik. Keluarga ini tinggal disebuah bedeng dipinggir sungai bersama 3 kakak Haris yang juga masih kecil. Terkadang kakak-kakak Haris ini ikut membantu bapaknya memulung barang-barang bekas..Kurir #SedekahRombongan mengunjungi Haris di rumahnya dan menyampaikan bantuan untuk transport ke rumah sakit sebesar Rp. 500.000.- Semoga penyakit Haris segera diangkat oleh Allah, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 1 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Haris menderita Hydrocephalus

Haris menderita Hydrocephalus


AMI binti SALAM (58, CA Mammae Sinistra). Alamat: Kp. Jarong Kulon RT.8/4 Desa Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Bu Ami, janda yang kini tinggal menumpang di rumah anak perempuannya ini sudah sejak 4 tahun yang lalu  mengalami kanker payudara kiri. Bu Ami sehari-harinya berjualan kerupuk dan jajanan anak dengan penghasilan sekitar Rp. 25.000-30000,- per hari. Jaminan yang dimiliki Jamkesmas.  Pada tahun 2011 ia berobat ke RS Bayu Karta Karawang lalu dirujuk ke RSCM Jakarta. Karena ketiadaan biaya, bu Ami tidak dapat melanjutkan pengobatannya. Selama 2 tahun bu Ami hanya berobat secara tradisional dengan minum rebusan daun sirsak. Pada tahun 2013 bu Ami berobat ke RSUD Karawang karena belum mendapatkan kesembuhan. Dari RSUD Karawang ia dirujuk ke RSHS Bandung untuk kemoterapi. Setelah menjalani kemoterapi selama 6 kali, pada bulan Maret 2014  bu Ami menjalani operasi pengangkatan payudara kiri. Setelah itu ia menjalani kontrol rutin, namun pada bulan Mei 2014 sel-sel kankernya muncul lagi. Sampai dengan saat ini bu Ami masih menjalani  rawat jalan di RSHS dengan obat Arimidex Anastrozole yang rencananya  diberikan selama 5 tahun. Ia juga menjalani observasi untuk tindakan medis lanjutan.  Pada tanggal 12 Desember 2014 sudah dilakukan biopsi. Sejak Agustus 2014 jika berobat ke RS Hasan Sadikin bu Ami tinggal di Rumah Singgah #SedekahRombongan  (RSSR) Bandung. Sebelumnya ia dan anaknya menginap di basement RSHS. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan untuk bu Ami kontrol, setelah bantuan sebelumnya masuk di rombongan 661.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 28 Februari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @zerinabanu @hapsarigendhis

Ibu ami menderita CA Mammae Sinistra

Ibu ami menderita CA Mammae Sinistra


NADIROH, (50, CA Mammae) Alamat: Kampung Melayu, RT.3/3, Tanah Baru, Pakis Jaya, Karawang. Derita Ibu Nadiroh seorang janda yang 11 tahun sudah bergelut dengan Kanker Payudara. Pada tahun 2009 pernah dioperasi 1X di RSUD Dukuh Ringin Slawi kemudian dirujuk ke RSUD Margono untuk dilanjut Kemoterapi. Namun karna ketiadaan biaya transportasi dan operasional untuk rawat jalan tersebut maka tindakannya hanya baru 2 kali dilakukan, hingga saat ini dia sering kesakitan di bagian dadanya dimana terdiagnosa Kankernya terus tumbuh dan harus segera dilakukan tindakan kembali ke Rumah Sakit. Bu Nadiroh tidak bekerja dan  mempunyai tanggungan 3 orang anak. Berobat menggunakan Jamkesmas. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan yang tidak tecover Jamkesmas dan untuk keperluan operasional selama berobat, bantuan disampaikan di RSSR Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 666.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Februari 2015.
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu

Ibu nadiroh menderita CA Mammae

Ibu nadiroh menderita CA Mammae


RUMAH CINTA ANAK KANKER BANDUNG, Adalah Rumah Singgah khusus untuk memfasilitasi anak-anak yang berjuang melawan penyakit kanker dari seluruh penjuru Jawa Barat yang berobat ke RSUP.Hasan Sadikin Bandung dan RS.Cicendo, bahkan ada yang berasal dari Sumatra dan Kalimantan. RCAK BANDUNG ini terletak di Jl. Bijaksana Dalam No.11, RT.10/3, Kelurahan Pasteur, Sukajadi Kodya Bandung. Didirikan oleh bapak Supendi Wijaya 2 tahun lalu bertujuan meringankan beban anak penderita kanker berserta orangtuanya yang tidak mampu secara ekonomi. Fasilitas yang diberikan berupa Makanan sehat gratis yang setiap hari diberikan baik kepada Pasien maupun Keluarganya yang tinggal Di Rumah Cinta maupun yang sedang dirawat di rumah sakit, juga memberikan dana transportasi dan Sekolah Pembelajaran, Motivasi Edukasi serta Pembinaan Karakter Bagi Pasien serta Orangtuanya. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk RCAK Bandung untuk membeli sembako dan keperluan makanan lainnya untuk anak-anak kanker tersebut, upaya bersama saling membantu anak-anak yang sedang dalam penderitaan melalui RCAK Bandung. Santunan sebelumnya masuk di Rombongan 662.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal : 28 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @abahlutung

Bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari

Bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari


AI KUSMIATI (21, Anemia Aplastik & Paroksismal Nokturnal Hemolisis). Alamat: Kampung Tegalega RT.1/7 Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Ai adalah anak kedua dari 4 bersaudara. Ayah Ai, Syahidin (58) bekerja sebagai buruh bangunan sedangkan ibunya Mimin Rosmini (42), seorang ibu rumah tagga. Dua tahun yang lalu Ai  mulai mengalami perubahan yang tidak biasa di badannya. Ia mendapati seluruh tubuhnya membiru disertai keluhan lemas dan pusing berkepanjangan. Gejala lain, gusinya menjadi mudah berdarah. Berbagai pengobatan baik medis maupun non medis sudah diupayakan keluarga dhuafa ini agar Ai  sembuh. Ia sudah beberapa kali diperiksakan ke Puskesmas Cililin dan RSUD Cililin Bandung Barat serta RSHS Bandung. Anak pendiam lulusan  Madrasah Aliyah ini didiagnosis mengalami Anemia Aplastik. Ai bahkan pernah dirawat inap dua kali di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung selama satu minggu. Dari hasil pemeriksaan fisik dan penunjang, Ai juga diduga mengalami Paroxysmal Nocturnal Hemolysis(PNH), yaitu kelainan darah  yang mengakibatkan hancurnya sel darah merah secara tiba-tiba. Akibat penyakitnya itu ia harus ditransfusi sampai 8 kantong. Kini keinginan kuat untuk pulih dan sembuh membuat Ai rajin kontrol dua minggu sekali ke Poli Hematologi RSHS. Ia rutin mengonsumsi obat oral yang diminum setiap hari. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat bertemu dengan Ai dan keluarganya. Kurir #SR menyaksikan ketegaran keluarga dhuafa ini di antara kesederhanaan kehidupan mereka. Alhamdulillah santuna #SR telah disampaikan dan tercatat di Rombongan 659. Karena masih harus kontrol rutin dan tak punya biaya, keluarga dhuafa ini amat layak dibantu lagi untuk keberlangsungan pengobatannya. Pada tanggal 6  Januari 2015 kondisi Ai memburuk. Dari mulut dan hidungnya terus-terusan keluar darah dan tubuhnya lemas. Ia sempat didampingi Mobil Tanggap Sedekah Rombonga (MTSR)  yang mengantar dan menjemput ke RSHS Bandung. Ia menginap satu malam di Rumah Singgah Sedekah Rombonga (RSSR) Bandung. Pada tanggal 7 Januari 2015 ia meminta pulang ke rumahnya dan tanggal  12 Januari 2015 ia  harus kembali  RSHS lagi. Setelah seminggu dirawat, Ai diperbolehkan pulang. Akan tetapi, pada 3 Februari 2015, kondisi Ai kembali menurun bahkan sempat tak sadarkan diri selama 12 jam. Dengan izin Allah, alhamdulillah Ai tertolong dan sempat dirawat lima hari. Ai dibawa berobat menggunakan MTSR dari ke RSUD Cililin dan IGD RSHS Bandung. Setelah semalam di IGD,  Ai dirawat inap di Gedung Melati Kamar 8 RSHS Bandung. Pada Rabu 4 Maret 2015 Ai menjalani kontrol dan  sempat ditransfusi lagi menghabiskan 6 labu. Memahami betapa beratnya beban keluarga AI, #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan untuk transportasi dan biaya sehari-hari selama pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Ai menderita Anemia Aplastik & Paroksismal Nokturnal Hemolisis

Ai menderita Anemia Aplastik & Paroksismal Nokturnal Hemolisis

—-
MASKINA BIN RIMAN, (42, Operasi Katarak). Alamat: Dusun I, RT.1/1, Desa Ujung Gebang, Kec. Susukan, Kab. Cirebon. Pak Maskina adalah suami dari bu Titi binti Sutrisno yang mengalami sakit pada jantungnya dan sedang dibantu #SedekahRombongan. Saat bersamaan disurvey Kurir #SR pak Maskina pun memohon bantuan untuk biaya pembuatan BPJS agar ia bisa memulai berobat dan berharap sembuh serta dapat bekerja lagi sebagai buruh tani. Selama ini walau pak Maskina hanya berpenghasilan pas-pasan yang hanya cukup untuk makan mereka sehari-hari, sementara masih ada 3 jiwa anak-anaknya yang masih perlu mereka biayai namun ia masih rajin mencari nafkah walau dibatasi oleh kekurangan penglihatannya. #SedekahRombongan merasakan derita pak Maskina sekeluarga, bantuan awalpun disampaikan untuk biaya mengurus BPJS dan Alhamdulillah kabar terakhir pak Maskina sudah dioperasi matanya. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk kontrok pak Maskina paska operasi, bantuan sebelumnya masuk di rombongan 675.

Jumlah Bantuan : Rp. 700.000,-
Tanggal : 4 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @Filovan_

Bantuan tunai untuk pengobatan paska operasi katarak

Bantuan tunai untuk pengobatan paska operasi katarak


RAHMA ROHIDATUL (3, epilepsy, CP spastis). Alamat: Jembatan Besi RT.6/1, Kelurahan Jembatan Besi Kecamatan Tambora Jakarta Barat. Ayah Rahma bernama Eri Sepriadi (34) seorang pedagang es susu kedelai di Pasar Inpres Jembatan Besi. Ibunya, Muslimah (35) seorang ibu rumah tangga. Mereka memiliki jaminan kesehatan BPJS. Rahma saat ini perlu dibantu karena membutuhkan biaya pemeriksaan mata di Klinik Mata Sumatera Eye Centre Rawamangun Jakarta sebesar Rp 930.000,-. Rahma menderita gangguan penglihatan dan epilepsi serta cerebral palsy (CP). Kedua orangtuanya tidak memiliki biaya transport yang cukup, sehingga Rahma tidak kontrol di Poli Neurologi dan juga tidak menjalani terapi di Unit Rehabilitasi Medis RSCM. #SedekahRombongan segera menyampaikan santunan untuk membeli satu kursi roda anak-anak setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan  665.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harji_anis @hapsarigendhis

Rahma menderita epilepsy, CP spastis

Rahma menderita epilepsy, CP spastis


MUHAMMAD FAJAR (1,2 tahun, Kanker Rabdomiosarcoma). Alamat : Jalan Kakap RT.3 Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Muhammad Fajar putra tunggal dari bapak Nikmat (22) dan ibu Irma Yanti (21) tetap riang dan aktif sepintas seperti anak-anak normal lainnya, walau sebenarnya, Muhammad Fajar memiliki penyakit yang bisa membahayakan jiwanya, ia menderita sakit Kanker Rabdomiosarkoma (kanker jaringan lunak), satu kanker ganas yang tumbuh ditengah-tengah antara kemaluan dan anusnya, Gejala awalnya, sejak ia berusia 2 bulan, tumbuh benjolan kecil di tengah-tengah antara penis dan anusnya, Muhammad Fajar sering mengalami demam dan panas tinggi karna sakitnya bahkan ia tidak bisa buang air kecil dan BAB selama 10 hari, bapak Nikmat orang tuanya, yang belum memiliki pekerjaaan tetap ini, pernah membawa Muhammad Fajar ke Puskesmas terdekat, dan dari puskesmas Muhammad Fajar dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSUD Samarinda, di Rumah Sakit ini M.Fajar dirawat selama 19 hari, dari hasil Ctscan, M. fajar menderita Rabdhomiosarcoma, Pengobatan lanjutan selanjutnya, M. Fajar dirujuk ke RSCM Jakarta, Di RSCM, M. Fajar langsung rawat inap untuk jalani operasi pertama, dirawat selama 2 bulan di BCH RSCM, kemudian pasca operasi, tindakan medis selanjutnya, M. Fajar jalani rawat jalan yang kemudian dilanjut dengan kemoterapi. Sudah 8 bulan keluarga kecil ini ada di Jakarta, mereka kos di sekitar RSCM, tingginya biaya hidup selama di Jakarta, sangat memberatkan, selama ini biaya harian mereka dibantu oleh orang tuanya dari kampung, namun sudah beberapa bulan Terakhir ini, orang tua di kampung sakit dan tidak mengirimkan biaya, Alhamdulillah #SedekahRombongan ikut membantu meringankan beban mereka, bantuan lanjutan untuk biaya harian kembali disampaikan, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 665. Alhamdulillah kondisi M. Fajar saat ini stabil untuk tindakan medis selanjutnya M. fajar akan melakukan kemoterapi lanjutan yang ke Sembilan. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

fajar menderita Kanker Rabdomiosarcoma

fajar menderita Kanker Rabdomiosarcoma

—-
IIM NURJANAH (32 Tahun. Kanker Payudara Kanan). Alamat: Kampung Banjarsari RT.5/9 Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Bu Iim tinggal bersama suami dan anak-anaknya  di rumah kontrakan yang kecil dan pengap. Suaminya, Agus Sajidin (28), sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Iim tidak menyangka di usianya kini ia harus mengalami derita sakit yang berat. Ia menderita kanker payudara, sementara anaknya yang masih menyusui mendeita hernia. Terenyuh mendengar cerita hidupnya. Ia mengatakan terus-terusan nasibnya seperti ini, padahal mereka orang tidak berpunya. Sekarang, ia dan anaknya harus terus berobat. Bisa dibayangkan kepedihan keluarga mereka terutama saat Bu Iim sakit dan tak bisa menjalankan tugas mulianya mengurus rumah tangga serta ketiga anaknya dengan baik karena harus lebih banyak istirahat. Penyakit kanker yang menyerangnya itu muncul satu tahun yang lalu diawali dengan munculnya benjolan di payudara kanannya. Semakin lama benjolan di payudara sebelah kanannya semakin membesar dan akhirnya pecah disertai nanah dan membusuk. Puting payudaranya kini rusak, padahal ibu ini masih menyusui anak ketiganya. Pada awalnya keluarga tidak memeriksakan Bu Iim ke rumah sakit, karena kuatir masalah biaya. Keluarga dhuafa ini layak dibantu karena penyakit dan risikonya cukup besar jika tidak diobati. Alasan lainnya, tanggungan mereka juga cukup banyak dan anak ketiganya mengalami hernia. Selama  didampingi kurir  #SedekahRombongan berikhtiar,  ia rutin berobat jalan ke RS Al Ihsan Kab. Bandung dan RSUD Soreang. Alhamdulillah kini bercak di payudaranya sudah kering. Akan tetapi ia masih harus terus kontrol, oleh karena itu #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan lanjutan kepada Bu Iim. Bantuan ini digunakan  untuk biaya transport ke rumah sakit dan biaya sehari-hari. Sebelum ini bantuan  untuk Bu Iim sudah masuk di Rombongan 643.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015
Kurir :  @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Ibu iim menderita Kanker Payudara Kanan

Ibu iim menderita Kanker Payudara Kanan

—-
HANI NURHAWATI (33 , Lupus dan Kanker Kulit). Alamat: Jl. Cicadas Girang, RT.1/6, Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Istri Aji Hendratna (39) ini adalah ibu dari 4 anak. Mereka tinggal di rumah kontrakan kecil dan sempit. Sejak 3 tahun lalu, ia didiagnosis kanker kulit dan penyakit Lupus. Meski penyakitnya tergolong parah, ibu Hani tidak patah semangat. Ia semakin rajin bekerja dan mencari nafkah sebagai buruh cuci untuk tambahan biaya berobat. Sampai saat ini Bu Hani tak henti mengikuti pengobatan rawat jalan pada dokter yang bertugas di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Ia menyadari bahwa jaminan kesehatan BPJS PBI Kelas 3 tidak menjamin seluruh obat yang diresepkan dokter untuknya. Kondisi memprihatinkan muncul bila sedang kambuh, dari kulit kepalanya akan timbul perdarahan. Meskipun demikian, Bu Hani tetap menerima keadaan yang menimpa dirinya dan tetap bertawakal kepada Allah atas penyakit yang ia derita. Dukungan keluarga menguatkannya untuk terus berobat agar ia sembuh. Sampai saat ini, perkembangan pengobatannya belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Bu Hani masih harus terus berobat. Karena itu, sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban Bu Hani, kembali #SedekahRombongan menyampaikan titipan langit yang digunakan untuk uang transport dan biaya hidup sehari-hari. Sebelumnya bantuan telah disampaikan melalui Rombongan 643.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 5 Maret 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Hani menderita Lupus dan Kanker Kulit

Ibu Hani menderita Lupus dan Kanker Kulit


Setyawati Binti Soleman ( 46 Tahun, Bantuan Tunai ) bertempat tinggal di Wonokerto RT01/2, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau hidup dengan 2 orang anak yang masih kecil, keseharian bekerja di terminal bus untuk berjualan asongan, ini dilakukan untuk menghidupi anak dan keluarganya, suaminya sebagai buruh bangunan. Mereka tidak selalu mendapatkan hasil yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan anaknya. Semoga bantuan ini meringankan beban hidup beliau saat ini, dan bisa di gunakan barangkali juga untuk tambahan modal dagangannya.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2015
Kurir : @Mawan@yuliantonuzul

Bantuan tunai untuk modal usaha

Bantuan tunai untuk modal usaha


NGATINI (41th,Benjolan di Kepala) alamat Gedongan KG 3/75 Purbayan Kodya Yogyakarta Yogyakarta berprofesi penjual makanan kecil dan es juice di depan rumahnya , Istri dari Bapak Misran Kurniawan (37th) buruh harian lepas (Tukang Batu) dan mempunyai 2 orang anak usia 4 th serta 2 th. Ibu NGATINI berawal sejak 4th yang lalu mengalami benjolan kian hari semakin membesar, belum pernah di periksakan karena alasan tak punya biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja masih kekurangan . #SedekahRombongan memberikan santunan senilai Rp. 1.000.000 untuk biaya pengurusan JKN BPJS secara mandiri dan akomodasi selama pengobatan

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL
Tanggal : 9 November 2014

Ngatini menderita Benjolan di Kepala

Ngatini menderita Benjolan di Kepala


KADA (56 th , Bantuan Tunai ) alamat Plampang 1 RT 54 / RW 16 Kalirejo Kokap Kulonprogo Yogyakarta . Bapak Kada (58th) yang berprofesi buruh harian lepas ,suami dari Ibu Sumiyah (40th) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga serta bapak dari 4 orang anak ini ,Pada hari rabu 28 januari 2015 pukul 07.30 wib  rumahnya yang terbuat dari kayu berdinding anyaman bambu mengalami kebakaran akibat konsleting listrik sehingga rata dengan tanah, rumah ini ditinggali berdua bersama seorang anak terkecil karena Ibu Sumiyah merantau  bekerja di kota Bandung sedangkan ketiga anak lainnya bekerja merantau di pulau Sumatera , dengan terbakarnya kediaman Bp.Kada hingga ludes rata dengan tanah tentunya sangat memberatkan bagi keluarga Bp Kada . Alhamdulillah animo masyarakat setempat dan pemerintahan setempat untuk meringankan beban penderitaan Bp Kada begitu tinggi , Bp Kada di upayakan membangun rumah kayu  dengan memindahkan rumah kayu yang dibeli dari para donatur . Alhamdulillah #SedekahRombongan diberikan kesempatan berpartisipasi untuk turut serta meringankan penderitaan Bp Kada beserta keluarga dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics guna membeli material senilai Rp 3.000.000.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @Angga_Benggox
Tanggal : 5 February 2015

Bantuan untuk membangun rumah

Bantuan untuk membangun rumah


NUR HIDAYATUN ( 19th , Pembekuan Darah Di Kepala ) Alamat Kajorwetan RT 03 Selopaimoro Imogiri Bantul Yogyakarta . Saudari Nur hidayatun anak ke 6 dari 6 bersaudara dari pasangan Alm. Bapak Wido Sumarto dan Ibu Sarah (61th) keluarga petani kebun , Saudari Nurhidayatun menderita sakit akibat kecelakaan lalulintas di jalan Imogiri Bantul Yogyakarta mengalami kondisi bengkak dikepala akibat benturan dengan aspal jalan setelah menjalani masa kritis rawat inap 15 hari di Ruang IMC RS Bethesda Yogyakarta kini kondisi Saudari Nurhidayatun kian membaik serta sudah dipindahkan di Bangsal perbaikan kondisi pasca kondisi kritis untuk menjalani tindakan lanjutan guna kesembuhannya , selama menjalani pengobatan menggunakan jaminan kesehatan dari PT Jasaraharja . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Sdri. Nurhidayatun dan keluarga serta diberikan kesempatan untuk serta meringankan beban penderitaan dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics guna meringan biaya obat yang tidak tercover jaminan kesehatan senilai Rp 3.000.000 .

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @Imbams
Tanggal : 14 February 2015

Ibu Nur menderita  Pembekuan Darah Di Kepala

Ibu Nur menderita Pembekuan Darah Di Kepala


ARFIN SHOLEH DWI SAPUTRA ( 2,5 th , Pasca Operasi Hydroceppalus ) Alamat Buyutan RT 02 / RT 07 Watusigar Ngawen Gunungkidul Yogyakarta. Dik Arfin anak ke 2 dari 2 bersaudara pasangan Bapak Karyanto (33th) yang berprofesi buruh harian lepas dan Ibu Sri Prihatin (31th) yang berprofesi mengurus rumah tangga . Sejak usia 40 hari Dik Arfin mengalami gejala ukuran tak wajar setelah menjalani pemeriksaan awal di RSUD Wonosari oleh pihak Tim medis disarankan untuk menjalani operasi pemasangan selang guna mengalirkan kelebihan cairan di kepala Dik Arfin namun karena terkendala masalah biaya akhirnya di urungkan .Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Dik Arfin untuk turut serta meringankan beban derita , #SedekahRombongan mendampingi operasi pemasangan selang di kepala yang dilaksanakan di RS Elisabeth Semarang pada bulan Februari 2013 , Kondisi terkini Dik Arfin sehat dan bisa kembali hidup normal ketika kami berkunjung sore tadi sedang bermain bola dengan saudaranya di halaman rumah , kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan guna peningkatan gizi Dik Arfin senilai Rp. 500.000. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 320.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @RizkyAditya4 @faisal_gudeg @KedunkUSSIL @Simulangkir
Tanggal : 15 February 2015

bantuan untuk Arfin  Pasca Operasi Hydroceppalus

bantuan untuk Arfin Pasca Operasi Hydroceppalus

—-
SUTRIMAH (41th , c) alamat Salam RT 084 / RW 028 Banjarharjo Kalibawang Kulonprogo Yogyakarta. Ibu Sutrimah (41th) yang berprofesi buruh tani ,istri dari Bapak Sungkono (38th) yang berprofesi sebagai buruh harian lepas serta ibu dari seorang anak, sejak 1 tahun yang lalu beliau menderita sakit berawal dari rasa mual-mual serta sembelit di perut diperiksakan di Puskesmas Kalibawang Kulonprogo Yogyakarta karena alasan peralatan yang kurang lengkap dianjurkan untuk pemeriksaan ke Rumah Sakit PKU Muhamadyah Kenteng untuk tindakan lebih lanjut selanjutnya dirujuk ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta untuk rawat inap untuk tindakan observasi karena keterbatasan biaya untuk pengobatan serta akomodasi oleh pihak keluarga pasien diberhentikan pengobatannya, baru sekitar 1 bln terakhir ini Bu Sutrimah kembali menjalani pengobatan rawat jalan di RSUD Muntilan Magelang Jawatengah karena lebih dekat dengan tempat beliau tinggal dengan diagnosa Infeksi Saluran Usus Besar .Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan keluarga Bu Sutrimah untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban penderitaanya dengan menyampaikan santunan guna akomodasi selama menjalani tindakan pengobatan rawat jalan senila Rp 1.000.000.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @Angga_benggox
Tanggal : 13 February 2015

ibu sutrimah menderita Infeksi Saluran Usus Besar

ibu sutrimah menderita Infeksi Saluran Usus Besar


TIMU BINTI CAMAN (58 th, CA Serviks) Alamat Dusun Kliwon RT 10/ RW 03 Pamulihan Cipicung Kuningan Jawabarat . Ibu Timu (58th) yang berprofesi mengurus rumah tangga istri dari Bp. Jaya Rasid (60th) berprofesi sebagai petani serta ibu dari 6 anak sejak 5 bulan terakhir ini mengalami sakit dengan diagnosa CA Serviks adapun pengobatannya berawal dari pemeriksaan bidan serta Puskesmas setempat dirujuk ke RSUD Empat Lima Kuningan Jawabarat namun untuk tindakan kemotherapy dan fototherapy dirujuk ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta kondisi saat ini pasca kemotherapy 1 dari 6 X yang dijadwalkan selama menjalani pengobatan menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional BPJS mandiri kelas 3 . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Ibu Timu beserta keluarga untuk turut serta berpartisipasi meringankan biaya akomodasi selama menjalani pengobatan di Yogyakarta dengan menyampaikan santunan senilai Rp. 1.000.000.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL
Tanggal : 19February 2015

Timu menderita CA Serviks

Timu menderita CA Serviks


AKBAR RAHADI (13bln, Jantung Bocor) Alamat Kutuasem RT 04/ RW 17 Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta. Dik. Akbar Rahadi (13bln) anak ke 4 dari 4 bersaudara pasangan Bp.Saminto (54th) yang berprofesi buruh harian kontrak di sebuah bengkel kendaraan bermotor dan Ibu Juminten (37th) yang berprofesi mengurus rumah tangga , sejak usia dini Dik. Akbar Rahadi menderita sakit jantung bocor menjalani pengobatan rawat jalan serta therapy di RSUP DR Sarjito Yogyakarta 2 X dalam 1 minggunya selama menjalani proses kesembuhannya menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional BPJS mandir kelas 3 namun apabila obat yang diresepkan tak ada di apotik rumah sakit harus menebus obat sendiri di luar . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Dik Akbar beserta keluarga untuk turut serta berpartisipasi meringankan biaya akomodasi dan obat yang harus di tebus diluar senilai Rp. 500.000.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @faisal_gudeg
Tanggal : 19February 2015

Akbar menderita Jantung Bocor

Akbar menderita Jantung Bocor


FAYYAADL ABIYA MUHAMMAD (3th, HEMONGIOMA)  Alamat  Wonokromo I, Pleret, Bantul Yogyakarta. Dik Abiya saat lahir pipi tidak simetris, dikira akibat sering tidur miring, kemudian diterapi dipijat oleh dukun sampai usia 40 hari. Usia 3 bulan periksa ke RS Nur Hidayah, kemudian dinyatakan positif HEMONGIOMA. Pengobatan di Nur Hidayah sampai usia 6 bulan, kemudian berhenti karena tambah bengkak, Lalu pindah periksa ke dokter Pramudi di patalan dan disarankan untuk ke dr. Rohadi di pleret, yaitu spesialis bedah anak, dan masih menjalani periksa sampai saat ini. Diminta menunggu sampai usia 6 tahun, terapinya di sinar untuk membunuh akar penyakitnya. Periksa rutin seminggu sekali, kemudian sebulan sekali, kemudian 3 bulan sekali. Setiap berobat biaya 50rb, blm termasuk obat. Ibunya mantap utk tetap berobat di Dr. Rohadi, walaupun tidak bisa memakai Jamkesmas. Beliau bersedia jika dibantu untuk berobat ke RS Sardjito. Beberapa kali pernah mencoba pengobatan alternatif tapi malah parah sempet bengkak dan menangis keluar darah dari dalam mulut. Ayah M. Azis Ansori (35th) pekerjaan buruh tukang bangunan, Ibu Sri Naryati (37th) pekerjaan jualan jajan pesanan kecil2an. Sedekah Rombongan memberikan bantuan untuk akomodasi,kontrol obat rutin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @imbams
Tanggal : 30 January 2015

Fayyad menderita HEMONGIOMA

Fayyad menderita HEMONGIOMA


NOVIDA (5th, Cerebral Palsi) Alamat Pangenrejo RT 001 RW 011 kelurahan Purworejo kec. Kab. Purworejo. Dik novi menderita Cerebal Palsi / kelainan saraf pd kaki bawah sehingga tidak bisa berjalan secara normal hanya bisa merangkak .Saat lahir Novida  prematur 5 bln dg berat hanya 1 kg. Anak dr. Bp suroso 38 th, pekerjaan tukang parkir ibu Sriati 39 th. Buruh cuci dan setrika di lingkungan sekitar rumah yaitu di Rt 001 RW 011 kelurahan Purworejo kec. Kab. Purworejo. Novida sdh diperiksakan ke RS . saras husada purworejo dan atas saran harus diperiksakan ke RS Soeharso di bagian ortopedi. Sebelumnya usaha yg dilakukan Novida dibawa ke tukang pijit lbh dr 3 kali dan alternatif lain di daerah Temanggung namun tdk ada perubahan dan perbaikan. Sedekah Rombongan memberikan bantuan untuk keperluan tramsport pengobatan ke RS Soeharso. DiSolo. Karena pak Suroso fan keluarganya sdh mempunyai jamkesmas. Jumlah bantuan Rp.500.000,-.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto
Tanggal : 28 February 2015

Novida menderita Cerebral Palsi

Novida menderita Cerebral Palsi

—-
SANI UNTARI (28th,Ca Servik) Alamat di Desa Kaliwatu bumi Rt 2 Rw 6 Butuh Purworejo. Mbak Sani menderita rabdomio sarkoma stadium 3 (cancer cervik) mulai terasa sekitar bulan nopember 2014. Awal mula mengalami perdarahan bulan september diobati di RS . Pindah di Bandung namun tdk semakin membaik. 2 bln kemudian terjadi perdarahan lagi dan diperiksa dan opname di RS Hasan Sadikin Bandung dan harus transfusi darah. Karena tdk sembuh3 akhirnya Pulang ke purworejo alamat di Desa Kaliwatu bumi Rt 2 Rw 6 Butuh Purworejo. Setelah berobat di Puskesmas oleh bidan harus dirujuk ke RSU Saras Husada Purworejo namun karena melihat kondisi penyakitnya sdh parah harus diperiksa di RS Sardjito dengan fasilitas JKN. Akhirnya di lakulan pemeriksaan dan sdh di kemotetapi 1 kali. Dan harus kontrol atau kemo 2 kali lagi. Suami Muh. Tajudin (32th) pekerjaan sebagai buruh bengkel di Jakarta saat ini Sedekah rombongan memberikan bantuan untuk transportasi dan akomodasi selama melakukan kontrol. Jumlah bantuan Rp. 1.000.000

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto
Tanggal : 24 February 2015

Sani menderita Ca Servik

Sani menderita Ca Servik


YUNITA MEGA SILVIA ( 16th,Jantung) Alamat di desa Kaliwatu bumi RT 02 RW 5 Butuh Purworejo Yunita Mega Silvia 16 th siswi SMK 6 klas 11 Purworejo menderita kelainan jantung sejak lahir. Anak dr. Bp Agus Setyawan tukang ojek di Bogor dan ibu Yuniati buruh pabrik di Bogor. Sejak lahir Yunita ikut dg Neneknya Tukinem dan pakdenya Herman buruh tani di desa Kaliwatu bumi RT 02 RW 5 Butuh Purworejo. Yunita sering mengalami sesak nafas dan pingsan ketika melakukan aktifitas sehari hari. Yunita pernah diperiksakan ke dokter praktek dan harus diperiksa lebih lanjut di sarana kesehatan lbh lanjut. Akhirnya di periksa di RS Saras Husada Purworejo dan atas saran RS. Yunita harus dilakukan pemasangan ring di jantungnya. Pemasangan ring dilakukan di RS Sardjito dengan menggunakan fasilitas JKN (BPJS) dan sdh dilakukan pemasangan pd tgl 18 Februari 2015. Sedekah rombongan mberikan sekedar bantuan untuk meringankan penderitaan dan beaya akomodasi untuk kontrol lagi tgl 27 Februari 2015.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @TotoSudiarto
Tanggal : 24 February 2015

Yunita menderita Jantung

Yunita menderita Jantung


ALIH NURTONO( 35th, patah tulang) Alamat Sangkrek RT 44 RW 12Hargorejo Kokap, Kulon Progo Jogja. Pak Alih yang kesehariannya bekerja sebagai buruh panjat sadap nira kelapa., tinggal bersama istrinya ibu Sumarsih yang kesehariannya sebagai buruh pembuatan gula di salah satu tempat pembuatan gula kelapa di sekitar rumah. Pasangan ini memiliki dua orang anak, anak pertama Hesti (15th) kelas 1 di SMK 2 Pengasih, anak ke dua umur 5th blm sekolah. Riwayat penyakit beliau Jatuh dari pohon saat menyadap nira, kaki dua2nya patah bagian persendian kaki bawah , kepala dan bibir juga luka sobek yang harus dijahit. Ranap tgl 11 januari 2015 masuk RSUD Wates mulai jam 14.00 wib. Selama 12 hari di rumah sakit sudah 2 kali operasi. Kaki perlu tambal kulit karena kulitnya rusak berat dan harus di ambilkan dari kulit pantat. Sedekah Rombongan memberikan bantuan untuk keperluan akomodasi saat di Rumah Sakit dan keperluan sehari hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @Ipin_SR
Tanggal : 24 Februari 2015

Alih menderita patah tulang

Alih menderita patah tulang


QUINJIA KANJAZAHIRA (8bln, Lahir Tanpa Selaput Perut),  Alamat rumah di dusun Serut RT 02 / RW 01, Tegaltirto, Berbah Sleman D.I. Yogyakarta putri dari ibu Irwanti Ningsih sebagai ibu rumah tangga dan bapaknya Sunardi bekerja sebagai tukang amplas kayu.. Quinjia lahir dengan keadaan tanpa selaput perut dan sudah dirawat di RS Sardjito selama 15 hari. Karena keterbatasan biaya dia dipulangkan oleh keluarga dan ternyata selama dirumah keadaannya semakin parah. Kami memberinya santunan untuk akomodasi saat di Rumah Sakit Sardjito dan sudah di jalani operasi memasukkan usus ke dalam perut karena kondisi pasca operasi kritis dik Quinja pernah masuk di ruang PICU RS.Sardjito untuk perawatan intensif selama 3 minggu, setelah masa kritis sudah berlalu, dik Quinja menjalani kontrol rutin di RSUD Prambanan. Bantuan ini di gunakan untuk kebutuhan akomodasi kontrol dan lain lain. Yang sebelumnya sudah pernah dibantu dan masuk rombongan 664.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @Syarief_Ahmadd @Noventata @RizkyAditya$
Tanggal : 9 Februari 2015

Quinjia  Lahir Tanpa Selaput Perut

Quinjia Lahir Tanpa Selaput Perut


REVITA SARI (9bln, Gizi Buruk) Alamat tinggal di Pematang Binjai RT03 RW 02 Pematang Baru, Palas,Lampung Selatan. Dik Revita  adalah anak bungsu dari 4 bersaudara dari bapak HARYONO (35th) yang bekerja sebagai buruh tani serabutan, dan ibu RUMIYATI (25th) yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga,. DIK REVITA SARI memiliki penyakit gizi buruk sejak usia 3 bulan, pada awal kelahirannya berat badannya normal seperti bayi pada umumnya yaitu 3,3 kg, tetapi menginjak usia 3bulan, perkembangannya sangat lambat, berat badannya pun tidak sesuai dengan umurnya, lalu dik revita di bawa ke bidan desa dan di vonis gizi buruk, setelah beberapa bulan hanya di bawa ke bidan desa tidak ada perubahan maka saat menginjak usia 8 bulan dik revita di bawa ke RSUD kalianda lamsel dan di rawat selama 1minggu, karena keadaan membaik maka dik revita di perbolehkan pulang, namun sampai sekarang usia 9bln dik revita hanya bisa menggerakkan tubuhnya saja, menggerakkan tangan pun masih terasa sulit, sehari2 dik revita dibantu oleh tetangga untuk merawatnya karena ibunya bekerja sebagai PRT dan pulang biasanya sampai sore. Keluarga ini masih menumpang tinggal dari tetangga sekitar. Sedekah Rombongan memberikan bantuan berupa Kasur,Susu, akomodasi untuk perawatan di rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @Akhiddd
Tanggal : 23 February 2015

Revita menderita Gizi Buruk

Revita menderita Gizi Buruk

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Sadinem 1,623,400
2 Riyem 950,000
3 Hartini 1,000,000
4 Dinem 500,000
5 Kiyem 1,130,000
6 Gemi 1,423,800
7 Sabah 1,000,000
8 Bintang 1,000,000
9 M Rizky 500,000
10 Amiratul 500,000
11 Nurdin 1,000,000
12 Eni 500,000
13 Pulung 500,000
14 M Rifai 500,000
15 Sri Mulyani 1,000,000
16 Dadan 500,000
17 Aliyah 1,000,000
18 Haris 500,000
19 Ami 500,000
20 Nadiroh 500,000
21 Rumah cinta anak kanker bandung 2,500,000
22 Ai kusmiati 500,000
23 Maskina 700,000
24 Rahma 1,000,000
25 M Fajar 500,000
26 Iim Nurjanah 500,000
27 Hani 500,000
28 Setyawati 1,000,000
29 Ngatini 1,000,000
30 Kada 3,000,000
31 Nur hidayatun 3,000,000
32 Arfin 500,000
33 Sutrimah 1,000,000
34 Timu 1,000,000
35 Akbar 500,000
36 Fayyaadl 1,000,000
37 Novida 500,000
38 Sani 1,000,000
39 Yunita 500,000
40 Alih 1,000,000
41 Qiunjia 500,000
42 Revita 1,000,000
Total 38,827,200

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 38,627,200,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 678 ROMBONGAN

Rp. 24,361,400,133,-