Pasien RSSR Jogja. Terapi Tahitian Noni Tahap 10, pasien dampingan #SedekahRombongan di yogyakarta yang menderita kanker dan tumor lebih dari 36 orang. Kondisi mereka sangat parah, ada yang bertahun-tahun kankernya tidak diobati sehingga sudah menyebar ke organ lainnya. Dalam 3 tahun #SedekahRombongan mendampingi pasien kanker mengamati jika hanya mengandalkan obat dokter dalam bentuk kemoterapi banyak pasien yang meninggal ketika usai kemo bahkan ketika kemo berjalan. Kami memutuskan untuk memberikan pengobatan tambahan alternatif kepada pasien #SedekahRombongan. Setelah searching di internet kami mendapat rekomendasi menggunakan Tahitian Noni yaitu ekstrak buah mengkudu yang diproses secara modern di pabriknya di amerika, jepang, china dan eropa. Di youtube lengkap sekali proses produksinya dengan teknolgi yang canggih, serta ribuan testimoni orang-orang yang telah sembuh dari sakit kanker, tumor, bahkan yang sudah luka terbuka bisa sembuh. Kami juga bekerja sama dengan distributor noni dengan mendapatkan harga khusus Rp. 300.000/botol, dari harga normal di apotek 378.000-450.000. Ikhitiar ini kami lakukan agar meminimalisir pasien yang meninggal karena kemoterapi, jika perkembangan bagus bagi pasien-pasien dampingan #SR maka kami akan melanjutkan terapi ini untuk jangka panjang.
Perkembangan pasien kami kami laporkan untuk mengetahui efek dan hasil terapi, dengan meminum Noni dalam dosis tinggi, mulai 30-60ml tiap jam sepanjang hari.
Perkembangan: para pasien merasakan badan yang lebih sehat, buang air besar lancar, yang sering sesak nafas jadi lega.
Beberapa pasien yang kemarin tidak bisa berdiri sekarang bahkan bisa berjalan. Bu Yahmi yang matanya terkena serpihan kayu tidak merasa perih lagi setelah dikompres Noni. Yeni yang lumpuh sekarang mulai merasakan hangat di kakinya. Bu sutarni yang menderita sakit Jantung, tidak merasa berdebar-debar lagi jantungnya setelah minum Tahitian Noni.
Perkembangan positif selalu kami pantau.

Jumlah Pembelian tahap 10: Rp. 15.000.000,-
Tanggal Penyerahan: 28 Februari 2015
Kurir : @Saptuari

Terapi Tahitian Noni

Terapi Tahitian Noni

ASMA BINTI ASTARI (65, Diabetes Melitus). Alamat: Perum Telaga Pesona Blok L 47/18 RT.1/17, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Riwayat penyakit Bu Asma berawal sejak satu tahun yang lalu. Ia menderita kencing manis (diabetes mellitus). Tiga  bulan yang lalu Bu Asma mengalami luka di jempol kakinya. Hingga saat ini lukanya belum sembuh, dan semakin meluas, serta membusuk sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Ia disarankan untuk dirawat di ruang isolasi khusus, namun belum dapat dilakukan karena di beberapa rumah sakit yang sudah ia datangi, ruang isolasinya penuh. Bu Asma ingin segera sehat kembali dan semangat berobat. Alhamdulillah, Kurir @SRbergerak dapat bertemu dan menyampaikan bantuan awal untuk biaya transport ke rumah sakit kepada bu Asma. Semoga Bu Asma segera mendapatkan kesembuhan terbaik dan diberikan kemudahan saat berobat. Aamiin.

Jumlan bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana via Pak Drajat @hapsarigendhis

Ibu asma mederita Diabetes Melitus

Ibu asma mederita Diabetes Melitus

———

MARNI BINTI RISAN (45, Gangguan Penglihatan). Bu Marni tinggal di  Kp. Pulo Kukun RT.3/2, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Suami Bu Marni, Karyadi (50), seorang buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak menentu. Jumlah tanggungan keluarga mereka 3 orang. Sebelum sakit Bu Marni berjualan kue keliling untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun setelah satu tahun belakangan ini ada gangguan penglihatan.  Awalnya hanya penglihatan mata sebelah kiri yang terganggu, namun setelah 6 bulan kemudian penglihatan mata juga mengalami gangguan. Pengobatan yang dilakukan sebatas mengandalkan pengobatan gratis yang diadakan oleh lembaga sosial di wilayah sekitar rumahnya. Alasan bu Marni, karena ketiadaan dana untuk berobat. Bu Marni membutuhkan bantuan dan motivasi agar mau  berobat ke rumah sakit. Alhamdulillah, Kurir @SRbergerak dapat menyampaikan bantuan awal untuk biaya transport.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @iidfahrudin Via Siti Salamah @hapsarigendhis

Ibu marni menderita Gangguan Penglihatan

Ibu marni menderita Gangguan Penglihatan

———-

SEPTIANI BINTI JATMIKO (18. Lupus Kulit dan Ginjal) Alamat : Jl. Pademngan IV Gang 8 RT6/8 Kel. Pademangan Timur. Kecamatan Pademangan Jakarta Utara. Setiani Binti Jatmiko anak pertama dari lima bersaudara putri bapak Jatmiko (42) dan ibu Casniti (38) sudah enam bulan ini tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolahnya karna Septiani menderita sakit. Gejalan awal yang dirasakan Septiani timbul bercak pada wajahnya seperti cacar air dan juga demam, bapak Jatmiko dan ibu Casniti membawa Septiani ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan. Satu minggu pasca berobat di puskesmas, bercak-bercak di wajah Septiani malah semakin tumbuh dan banyak jumlahnya, dokter puskesmas kemudian merujuk pengobatan lanjutan Septiani ke RSUD Koja Jakarta Utara. Dari hasil pemeriksaan team dokter RSUD Koja Septiani terdiagnosa Lupus Kulit, tidak itu saja menurut dokter, ginjal Septiani juga sudah mengalami kerusakan, Sudah lima bulan Septiani di rawat intensif di RSUD Koja Jakarta Utara, berobat dengan menggunakan fasilitas kesehatan BPJS sangat membantu keluarga ini dalam berikhtiar untuk kesembuhan Septiani namun biaya harian dan biaya membeli obat yang tidak dijamin oleh BPJS sangat memberatkan, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dan sudah memberikan bantuan awal untuk biaya harian, semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan Septiani bisa sembuh kembali. Amiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Septiani menderita Lupus Kulit dan Ginjal

Septiani menderita Lupus Kulit dan Ginjal

———

SUHAYAT OYO (28, Tumor pada Telinga), Alamat Kampung Pamatang RT.14/7, Desa Sukacai, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak kecil mengalami memar pada daun telinga kanannya, namun sudah 1 tahun ini, daun telinga kanannya dirasakan sakit dan gatal disertai pembengkakan, Suhayat anak kedua dari tiga bersaudara putra bapak Satiri (61) dan ibu Sarwiyah (56) tidak bisa berbuat banyak untuk mengobati sakitnya, Suhayat sejak sakit sudah tidak bisa bekerja yang sebelumnya ia bekerja menjadi buruh bangunan dengan gaji harian, sementara kedua orang tuanya tergolong dari keluarga miskin dan tidak bisa membantu anaknya berobat. Dibantu warga sekitar, Suhayat bisa menjalani pengobatan hanya sampai RSUD Serang Banten, sejak dirujuk pengobatannya ke RSCM setahun yang lalu, Suhayat tidak bisa melanjutkan pengobatannya karana tidak ada biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Suhayat dan keluarganya, bantuan lanjutan untuk biaya harian sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 671. Kondisi Suhayat sempat turun dan dirawat di IGD RSCM, tumor pada telinganya mengeluarkan banyak darah.Team dokter yang menanganinya meminta operasi telinga Suhayat Oyo agar dipercepat, Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran operasinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500,000,-
Tanggal : 27 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Suhayat menderita Tumor pada Telinga

Suhayat menderita Tumor pada Telinga

——–

RHEINA SETYAWATI, (10, Epilepsi) Alamat : Kampung Bali Matraman RT9/10 Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta selatan.  Putri kedua dari bapak Abdul Rahman (42) dan ibu Nurhasanah (40), Sejak usia 1 tahun Rheina Setiawati menderita epilepsi, gejala awal sering mengalami kejang-kejang. Rheina Setiawati seharusnya sudah bersekolah, karna kondisinya yang sering kambuh, Rheina Setiawati tidak dapat melanjutkan pendidikannya. Bapak Abdul Rahman yang bekerja sebagai seorang hansip di wilayah Tebet membawa putri keduanya ini ke RSCM untuk jalani pengobatannya dan sudah hampir 5 tahun lebih Rheina Setiawati kontrol rutin dan therapi di RSCM. Namun dalam beberapa bulan terakhir kegiatan pengobatan tidak lagi dilakukannya, kendala biaya menjadi penghalang bapak Abdul Rahman dan istrinya untuk membawa anak keduanya ini berobat di RSCM, tingginya biaya beberapa tindakan medis seperti pemeriksaan MRI/CTScan tidak bisa terjangkau oleh keluarga ini. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat dipertemukan dengan keluarga bapak Abdul Rahman bantuan lanjutan untuk biaya transportasi kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan  527.

Jumlah Bantuan Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harjie_anis @endangnumik.

Rheina menderita Epilepsi

Rheina menderita Epilepsi

——-

DAYAT BIN TASLIM  (50, Suspect Selulitis). Alamat: Kampung Pagersari RT.1/1 Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pak Dayat tinggal bersama istrinya, Mulyati (41) di rumah kontrakan di Desa Ciwidey. Pak Dayat adalah seorang pemulung dengan jumlah tanggungan keluarga 3 orang. Riwayat penyakit Pak Dayat berawal satu bulan yang lalu. Di kaki kanan pak Dayat timbul luka terbuka. Ia juga merasakan pegal-pegal dan gatal di bagian kaki kaki tersebut. Karena kuatir semakin parah lukanya, ia segera memeriksakan Puskesmas Ciwidey. Ia diduga mengalami Selulitis dan dirujuk untuk berobat lebih lanjut ke  RSUD Soreang. Namun karena tidak memiliki jaminan kesehatan,  ia hanya pasrah mengetahui luka di kakinya semakin melebar dan muncul nanah dan berbau. Akibatnya Pak Dayat kesulitan berjalan dan tidak bisa lagi mencari nafkah. Cerita mengenai Pak Dayat ini  diketahui #SR atas informasi dari penggurus RW yang mengajak #SesekahRombongan untuk melihat kondisinya.  Sebagai langkah awal, Pak Dayat dibantu dalam pembuatan SKTM Kabupaten Bandung dan BPJS Kelas 3 agar ia dapat melanjutkan pengobatannya. Senin 2 Maret 2015, insya Allah berobat ke RSUD Soreang. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat bisa mendampingi dan menyampaikan santunan dari sedekahholics #SR. Harapan baru untuk kesembuhan Pak Dayat terbuka.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 23 Februari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Pak dayat menderita Suspect Selulitis

Pak dayat menderita Suspect Selulitis

——–

AMANAH BINTI ABUNG (56, Suspect Tumor Tenggorokan). Alamat: Kampung Lebakmuncang RT.2/3 Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Bu Amanah,  istri Bp. Usa (58) ini diduga menderita tumor tenggorokan. Ia berobat menggunakan  jaminan kesehatan BPJS. Jumlah tanggungan keluarga saat ini  2 orang.  Gejala penyakit Bu Amanah bermula sejak enam bulan yang lalu. Awalnya ibu pendiam ini sering merasakan nyeri saat menelan.  Berdasarkan hasil pemeriksaan di Puskesmas dan beberapa dokter praktek, ia diduga menderita  benjolan  di tenggorokan.  Sangat disayangkan, ikhtiar medisnya tidak dilanjutkan, sebaliknya  malah memtutuskan untuk mengobati benjolan di tenggorokannya melalui jasa pengobatan alternatif. Akan tetapi usaha ini tidak membuahkan hasil, benjolan di tenggorokannya malah semakin membesar. Ia hampir putus asa karena merasa kehabisan daya dan biaya. Untung saja seorang  kader PKK, Bu Enur,  berhasil memotivasinya untuk melanjutkan pengobatan ke rumah sakit dengan menggunakan jaminan BPJS. Relawan desa ini pula yang memperkenalkan Bu Amanah dengan kurir #SedekahRombongan.  Kini Bu Amanah sudah memiliki  Kartu BPJS dan didampingi kurir #SR berobat ke RSUD Soreang dan RSHS Bandung pada 23 Februari 2015. Berbagai tahapan pemeriksaan awal di RSHS telah dijalani, bahkan tindakan biopsi pun sudah dilakukan. Pada Senin 2 Maret 2015 Bu Amanah harus ke RSHS Bandung lagi untuk mengetahui hasil patologi anatomi biopsinya. Santunan kepada bu Amanah  untuk biaya transportasi dan akomodasi selama berobat telah disampaikan

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal: 23 Februari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Amanah menderita Suspect Tumor Tenggorokan

Amanah menderita Suspect Tumor Tenggorokan

——

RINDON BIN NIAN (52, Benjolan di Leher). Alamat: Kp. Gandu RT.2/1, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Pak Rindon sudah satu tahun ini tidak bekerja sebagai tukang becak karena sakit yang ia derita. Istrinya,  Bu Namah hanya seorang ibu rumah tangga dengan jumlah tanggungan 3 orang. Riwayat penyakitnya berawal setelah muncul benjolan kecil di leher bagian belakang. Kini benjolan tersebut semakin membesar dengan diameter berukuran + 15 cm.  Ia sudah melakukan upaya pengobatan dengan memeriksakan penyakitnya ke klinik terdekat, namun ketika dokter klinik menyarankan PaK Rindon untuk menjalani operasi di rumah sakit, ia  keberatan. Ia kuatir biaya yang diperlukan besar. Akhirnya pengobatan saat ini hanya diolesi salep. Alhamdulillah, Kurir #SRbergerak menyampaikan bantuan awal untuk biaya akomodasi ke rumah sakit dan pembuatan Kartu BPJS.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @iidfahrudin @hapsarigendhis

Pak Rindon menderita Benjolan di Leher

Pak Rindon menderita Benjolan di Leher

——–

AYU NOVITA SARI (4, Kelainan Tulang Punggung). Alamat:  Jl. Mandor Baret Pondok Hijau, RT. 7/7, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Anak dari Bapak Susanto (35) dan Ibu Ngarti (40) ini kondisnya tidak seperti anak lain seusianya. Di saat kawan – kawannya sudah bisa berlari dan bermain, Ayu hanya bisa terbaring di kasur sembari melihat televisi. Kondisi itu dialaminya sejak lahir. Di balik keterbatasannya, Ayu begitu ceria. Sorot mata indahnya menampakan keceriaan. Ia sangat senang diajak bercerita. Keinginantahunya begitu kuat, ia suka bertanya ini-itu tentang segala hal. Meskipun hanya bisa tiduran, ia begitu lincah. Ia berguling-guling di kasur dan terkadang ia berusaha untuk bangun menegakkan tubuhnya meskipun ia tak dapat melakukannya. Ayah Ayu sehari -harinya mengojek sedangkan ibunya adalah buruh cuci. Mereka tinggal di kontrakan yang sangat sederhana. Keterbatasan ekonomi membuat Ayu belum pernah berobat ke rumah sakit. Ia hanya dibawa ke Puskesmas terdekat dan didiagnosis sementara Ayu mengalami kelainan di bagian punggungnya. Orang tua Ayu ingin sekali membawa anaknya ke rumah sakit agar segera tahu penyakit apa yang dialami  anaknya. Namun mereka mengalami kendala pengurusan kartu jaminan kesehatan BPJS karena tidak memiliki kartu keluarga dan KTP ibu Ayu hilang. Kurir #SedekahRombongan menemui Ayu dan menyampaikan santunan yang digunakan untuk membeli susu dan popok.

Jumlah Bantuan: Rp.500.000,-
Tanggal  : 27 Februari 2015
Kurir : @dddsyaeudin @nurmanmlana @ririn_restu @hapsarigendhis

Ayu menderita Kelainan Tulang Punggung

Ayu menderita Kelainan Tulang Punggung

——–

OMAH BINTI SUKARNA (85, Bantuan Tunai). Alamat : Jl. Pedongkelan RT 19 RW 16, Kel. Kapuk, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat.  Di sebuah rumah semi permanen sangat sederhana yang didirikan di lahan milik orang lain, Nenek Omah tinggal bersama menantu, cucu dan cicitnya. Hidupnya sangat memprihatinkan, sehari- harinya ia bergantung pada pekerjaan menantunya, Abah Nana sebagai tukang las yang penghasilannya tidak seberapa. Istri Abah Nana adalah anak Nenek Omah yang telah meninggal setahun yang lalu. Mereka memiliki tiga orang anak yang semuanya sudah menikah. Dua diantaranya tinggal di kampung bersama keluarga kecil mereka. Satu anaknya lagi, Lia (30) tinggal bersama Abah Nana dan Nenek Omah di rumah yang luasnya tidak seberapa itu. Yang memprihatinkan, anak Abah Nana itu sakit, ia hanya berbaring dan pandangan matanya terlihat begitu kosong. Menurut cerita dari Abah Nana, anaknya sakit setelah diceraikan oleh suaminya. Sejak saat itu ia sering melamun dan suka menangis sendiri. Ia sudah di bawa berobat kemana-mana namun tidak menunjukkan perkembangan yang berarti, terlebih lagi kondisi keuangan keluarga yang sangat sulit membuatnya tidak lagi mendapatkan pengobatan apapun. Untuk makanpun ia harus diambilkan dan disuapi. ” Kalau ngga ada yang ngambilin ya dia ngga makan,” cerita Nenek Omah. Dari pernikahannya, Lia dikaruniai satu orang anak laki – laki yang masih duduk di kelas 2 SD. Sehari-harinya kehidupan keluarga itu bergantung pada Abah Nana. Mulai dari mengurusi ibu mertuanya hingga menyetrika seragam sekolah cucunya setiap pagi dilakukan Abah Nana. Penghasilannya sebagai tukang las ia cukup-cukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Rumah Abah Nana dan Nenek Omah bisa dikatakan sangat tidak layak. Lingkungan sekitarnya sangat kumuh. Abah Nana juga tidak memiliki kamar mandi yang layak. Kamar mandi seadanya yang mereka miliki dibangun tepat di depan rumahnya anya berdindingkan seng yang sudah berlubang dan berlantaikan batu seadanya. Bantuan yang diberikan #SedekahRombongan sebesar Rp.1.500.000,- dipergunakan untuk pembuatan kamar mandi. Semoga kemudahan selalu menyertai nenek Omah sekeluarga.

Jumlah Bantuan: Rp.1.500.000,-
Tanggal: 27 Februari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @nurmanmlana @restu_ririn @hapsarigendhis

Bantuan tunai untuk pembuatan kamar mandi

Bantuan tunai untuk pembuatan kamar mandi

——-

SARAH BINTI SARBINI (48, suspek  tumor  abdomen). Alamat : Kp. Srengseng RT.3/5, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Bu Sarah tinggal bersama suami dan 2 anaknya yang masih sekolah. Suami Bu Sarah, Pak Melih (48) yang bekerja sebagai tukang mencari katak di sawah pada malam hari dengan penghasilan sekitar Rp. 10.000,- sampai dengan Rp. 30.000,- perhari.  Penghasilan ini dirasakan sangat tidak mencukupi. Semenjak Bu Sarah jatuh sakit,  beban yang harus dipikul keluarga ini dirasakan semakin berat. Riwayat penyakit bu Sarah berawal  6 bulan yang lalu. Ia merasakan ada benjolan di dalam perutnya dan berusaha untuk memeriksakan diri ke Puskesmas. Hasil pemeriksaan diduga benjolan di dalam rongga perut Bu Sarah. Bu Sarah disarankan  di rujuk ke rumah sakit terdekat. Namun karena ketiadaan biaya akhirnya Bu Sarah hanya sekali datang ke RS Sentra Medika Cikarang dan dirujuk lagi ke RSUD Kota Bekasi. Alhamdulillah, kurir @SRbergerak telah menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya akomodasi ke rumah sakit. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 667. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan untuk Bu Sarah. Amiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @hapsarigendhis

Sarah menderita tumor  abdomen

Sarah menderita tumor abdomen

——–

MOHAMMAD ADAM BIN SUBADA (47, Stroke). Alamat : Kp. Cabang Pulo Bambu RT.1/1, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Sudah 1 tahun Pak Adam tidak bekerja lagi sebagai pegawai desa di tempat tinggalnya semenjak stroke serta kelumpuhan kaki dan tangan sebelah kiri. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia mengandalkan pendapatan  istrinya yang bekerja sebagai buruh sawah tetangga. Ibu Maya Pohan (40), istri Pak Adamlah yang saat ini menjadi tulang punggung keluarga dengan tanggungan 3 orang. Awal penyakit Pak Adam bermula 1 tahun yang lalu saat Pak Adam sedang di kamar mandi, tiba-tiba lengan dan tungkai kirinya tidak dapat digerakan yang membuat ia terjatuh di kamar mandi. Berbagai upaya kesembuhan sudah dilakukan oleh keluarga Pak Adam. Namun karena ketiadaan biaya, pengobatan saat ini hanya  urut tradisional saja. Keluarga berencana membawa pak Adam ke rumah sakit agar pengobatannya  lebih maksimal. Alhamdulillah, kurir @SRbergerak telah menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya akomodasi ke rumah sakit. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 670.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2015
Kurir: @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @hapsarigendhis

Adam menderita Stroke

Adam menderita Stroke

———

AGUS SULISTYO BIN SOELIYO (36, Kusta). Alamat: Lembah Hijau Gobel Blok C.13 No 5, RT.8/13 Desa Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Pak Agus menderita sakit  kusta. Akibat penyakitnya ini ia harus  berhenti bekerja dari perusahaan leasing. Pak Agus rutin berobat ke rumah sakit, namun sejak  tahun 2014  dihentikan karena keterbatasan biayan yang ia miliki. Pak Agus tinggal berdua bersama istrinya  Apriani Januarin (35)  di sebuah kamar kontrakan sempit.  Istri pak Agus  mencari nafkah untuk kehidupan sehari-hari dengan berjualan donat keliling. Bu Apriani tidak segan melakukan itu smeski sekedar mendapatkan uang untuk makan hari itu. Terkadang pasangan suami istri ini diberi makanan oleh tetangganya yang bersimpati.Kurir #SedekahRombongan telah menyampaikan bantuan pertama untuk berobat ke RS Sitanala Tangerang.  Pada tanggal 25 Februari 2015, kurir #SedekahRombongan menyampaikan santunan kepada Pak Agus untuk membantu biaya sehari hari dan membeli obat yang ia perlukan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Februari 2015
Kurir : @dedesyaefuddin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Agus menderita Kusta

Agus menderita Kusta

——-

FIKRI BIN MADRUDIN (5, Hemophilia). Alamat:  Kp. Pulo Kukun RT.2/6, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Fikri anak dari Pak Madrudin (35), dan Ibu Engkar (31). Pada usia 9 bulan mulai gejala penyakitnya yaitu badannya pucat dan membiru. Menurut diagnosis dokter, Fikri positif mengalami Hemophilia dan harus menjalani pengobatan seumur hidup. Saat ini Fikri disarankan 1 bulan sekali harus kontrol ke RS. Hasan Sadikin Bandung agar fisiknya tidak melemah dan tetap fit. Tapi apa daya, kemiskinan membelit mereka sehingga pengobatan sering terkendala biaya.  Ibunda Fikri hanya mampu membawanya ke Bandung pada saat kondisinya memburuk.  Selama 4 tahun terakhir Fikri masih bolak-balik ke RS Hasan Sadikin Bandung. Alhamdulillah, Kurir @SRbergerak dapat menyampaikan bantuan awal untuk meringankan biaya transport berobat.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @hapsarigendhis

Fikri menderita Hemophilia

Fikri menderita Hemophilia

——

HENNY YULIANA BINTI AZIZ (35, Gangguan Maag Kronis). Alamat : Kampung Gedong RT.2/20, Kelurahan Kemiri Muka Kecamatan Beji Depok  Jawa Barat. Bu Henny adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 orang anak.  Untuk menghidupi rumah tangganya bu Henny bekerja apa saja semampunya seperti menjadi kuli cuci di rumah tetangga dan berjualan kue kering dari rumah ke rumah. Pak Halimi, suami Bu Henny  adalah seorang supir tembak angkot yang penghasilannya tidak tetap dan jumlahnya kecil.  Sejak sebulan yang lalu Henny terbaring sakit karena mengalami pusing, lemah dan mual yang ia rasakan.  Oleh suaminya ia dibawa berobat ke Puskesmas, namun sampai dengan obat yang diminumnya habis  gangguan lambung yang dialami bu Henny belum membaik. Akibat gejala penyakitnya itu bu Henny tidak dapat melakukan aktivitas sehari hari seperti biasanya. Kurir #SedekahRombongan datang dan mengunjungi Bu Henny serta menyampaikan titipan dari sedekahholics #SR. Bu Henny sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih. Baginya santunan tersebut sangat bermanfaat dan akan ia gunakan untuk biaya berobat dan transport.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 24 Februari 2015
Kurir : @dedesyaefuddin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Henny menderita Gangguan Maag Kronis

Henny menderita Gangguan Maag Kronis

——-

AFRIZAL BIN M. TOYIB (10, Down Syndrome). Beralamat di Kp. Pulo Kukun RT.1/4, Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Adalah anak pertama dari pasangan Bapak M. Toyib dan Ibu Masyuti. Sehari-harinya Pak Toyib bekerja sebagai tukang ojek sedangkan Bu Masyuti hanya seorang ibu rumah tangga. Saat berusia 2 hari Afrizal mengalami gejala panas. Setelah dibawa ke rumah sakit ia disarankan untuk CT Scan. Karena ketiadaan biaya maka orang tua Afrizal tidak berani melanjutkan pengobatannya. Sedangkan ia tidak memiliki fasilitas jaminan seperti Jamkesmas. Hingga saat ini di usia 10 tahun, Afrizal tidak dapat melihat dan tidak dapat berbicara. Alhamdulillah, Allah mempertemukan keluarga Afrizal dengan Kurir @SRbergerak. Dan bantuan awal pun disampaikan untuk biaya akomodasi ke rumah sakit dan pembuatan kartu BPJS.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @iidfahrudin @hapsarigendhis

Afrizal menderita Down Syndrome

Afrizal menderita Down Syndrome

——–

M. FAUZI BEKTIYASA (7, Mata kiri terbentur besi ayunan)  Alamat ; Jl  Tipar gg Dani RT08/09 Kelurahan Cakung Barat Kecamatan Cakung Jakarta Timur. M. Fauzi Bektiyasa  anak lelaki kedua dari bapak Ujang Bachtiar (38) dan ibu Nani (33) mungkin sama seperti anak biasa seusianya yang selalu ceria dan riang dalam bermain.  Bapak Ujang Bachtiar dan ibu Nani tak mengira permainan ayunan yang sangat menyenang bagi anaknya ini menjadi musibah. saat bermain ayunan bersama teman-teman seusianya, M. Fauzi Bektiyasa mengalami musibah terjatuh dan terbentur besi penyangga ayunan. kecelakaan ini membuat mata kirinya memar dan membiru, kedua orang tuanya membawa M. Fauzi Bektiyasa ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan, karna kurangnya peralatan di klinik tersebut. M. Fauzi Bektiyasa dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSCM Jakarta. Selama tiga hari mendapat perawatan dan operasi pada matanya M. Fauzi Bektiyasa sudah bisa diperbolehkan team dokter yang menanganinnya. Besar biaya perawatan selama tiga hari sebesar Rp. 13.000.000,- sangat memberatkan bapak Ujang Bachtiar yang berprofesi sehari-harinya sebagai seorang buruh harian lepas tak sanggup membayar tingginya biaya tersebut. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, bantuan untuk meringankan biaya perawatan sudah disampaikan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 14 Februari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @harji_anis

Fauzi menderita Mata kiri terbentur besi ayunan

Fauzi menderita Mata kiri terbentur besi ayunan

———-

SAIN BIN ATMAJAYA (41), TBC Tulang, Alamat : Desa Kadu Enggang, RT.4/2, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Sain bin Atmajaya, bapak dua anak, suami dari ibu Uen (33), sudah 9 tahun menderita penyakit TB Tulang, saat ini sedang berobat di RSCM Jakarta, rujukan didapat dari RSUD Berkah Pandeglang dengan fasilitas Jamkesmas. Bapak Sain berasal dari keluarga miskin, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya sehari-hari dan tempat tinggal sementara selama berobat di Jakarta. Keadaan ekonomi yang pas-pasan karena selama sakit bapak Sain sudah tidak bisa bekerja maksimal. Berbekal keinginan untuk berikhtiar dalam menyembuhkan penyakitnya, terpaksa bapak Sain meminta bantuan dari tetangga sekitar untuk membekali biaya transportasi agar bisa berobat ke RSCM Jakarta. Saat awal ditemui #SedekahRombongan pak Sain sedang kebingungan untuk menginap di sekitar RSCM karna tidak mempunyai uang, saat ini bapak Sain sudah tinggal di Rumah Singgah Sedekah Rombongan. Bantuan lanjutan kembali disampaikan untuk biaya harian dan biaya transport setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 648. Kondisi bapak Sain alhamdulillah stabil. kontrol rutin dan terapi obat tinggal satu bulan lagi di jalaninya. Bulan April mendatang control terakhir yang akan dilakukannya di poli bedah orthopaedi. Untuk selanjutnya bapak Sain menunggu keputusan dari team dokter yang menanganinya untuk tindakan selanjutnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015.
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Sain menderita TBC Tulang

Sain menderita TBC Tulang

———–

RSSR JAKARTA, (Bantuan Kasur & Kursi Roda). Rumah Singgah Sedekah Rombongan Jakarta. #SedekahRombongan Area Jakarta terletak di sekitar RSCM Jakarta tepatnya di Jl. Inspeksi Kali Ciliwung, fungsinya sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah bagi para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RSCM yang berasal dari daerah luar DKI Jakarta. Seperti Ibukota atau Kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota Jogja, Bandung, Malang dan kota lainnya. Di Jakarta khususnya dekat wilayah RUSPN RSCM kita mengontrak dua rumah untuk pasien rawat jalan, tentunya mereka menjadi perhatian kita sehari-harinya. Baru saja kita selesai memesan 20 unit Kasur dan 2 unit Kursi Roda untuk keperluan di RSSR Bandung dan Jakarta.

Jumlah Bantuan: Rp. 10.700.000,-
Tanggal: 28 Februari 2015.
Kurir: @ddsyaefudin @endangnumik

Bantuan Bantuan Kasur & Kursi Roda

Bantuan Bantuan Kasur & Kursi Roda

———-

AGUSTINI NURMAN, (35, Tumor Pipi). Alamat: Talang Batu, RT.1/1, Kabupaten Mesuji, Lampung. Agustini istri dari bapak Nurman, seorang nelayan, sejak tahun 2008 terkena Tumor Lunak Pipi kanannya dan sempat 2 kali dioperasi di RSCM Jakarta menggunakan fasilitas Jamkesmas. Belum sembuh total penyakitnya karena harus terus dilakukan penyinaran untuk mematikan jaringan tumornya, Agustini kembali ke Lampung karena merasa tidak mampu menanggung biaya hidup selama berobat di Jakarta. Akhirnya awal 2012 Tumor itu kembali tumbuh dan membesar dan RS. Abdul Muluk merujuknya kembali ke RSCM. Bismillah… #SedekahRombongan kembali membantu biaya operasional mereka selama berobat di Jakarta, Saat ini operasi tahap pertama pembuangan Tumor yang ada di pipi Agustini telah dilakukan dan selanjutnya tindakan kemoterapi terus dilakukan sambil menunggu jadwal operasi perbaikan bagian hidung dan pipinya. Bantuan lanjutan pun disampaikan untuk biaya harian setelah sebelumnya masuk di Rombongan 671. Kontrol pertama pasca melahirkan di poli bedah plastiK sudah dilakukan oleh ibu Agustini. Menurut team dokter operasi rekontruksi wajah tahap kedua kemungkinan akan dipercepat. Sementara kondisi saat ini ibu Agustini Alhamdulillah stabil. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran pengobatan dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Agustini menderita Tumor Pipi

Agustini menderita Tumor Pipi

———–

Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Jember. untuk keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para kurir sedekah rombongan, mobil ambulance yang di dalam sedekah rombongan disebut sebagai MTSR, mobil ambulance terus bergerak wara-wiri ke rumah sakit setiap hari di area jember, bondowoso, besuki, dan situbondo. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk bahan bakar mobil ambulance MTSR. Semoga sedekah dari pada donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan yang maha kuasa. aamiin…

Jumlah santunan: Rp. 1.501.000,-
Kurir: @yudhoari, @gredyanto
Tanggal: 28 Pebruari 2015

———-

Rumah singgah sedekah rombongan (RSSR) Jember. Lokasi rumah pasien yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berkali-kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Rumah singgah Jember yang beralamat di jalan srikoyo no. 12, patrang, jember. Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk keperluan konsumsi rumah singgah, logistik, Antiseptik, alat tulis, dan hal-hal yang diperlukan selama pasien dan keluarga pasien menginap sementara di rumah singgah di saat menunggu masa pengobatan di rumah sakit dr subandi jember, yaitu selama bulan Pebruari 2015. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Aamiin…

Jumlah santunan: Rp. 2.700.000,-
Kurir: @yudhoari
Tanggal: 28 Pebruari 2015

Biaya untuk bahan bakar mobil ambulance MTSR

Biaya untuk bahan bakar mobil ambulance MTSR

———–

MISYADI (26), meningocelle. Adalah seorang duda berusai relatif muda yang menderita meningocelle, benjolan di atas hidung karena bocornya cairan otak. Ia menderita penyakit ini sejak kecil dan kerena keterbatasan keadaan ekonomi, hal ini tidak segera ditangani secara medis hingga usia telah mencapai saat ini. Keadaan ini juga yang membuat kondisi psikologi Misyadi menjadi kurang percaya diri. Misyadi tinggal di daerah yang cukup terpencil, tepatnya di desa sumber canting, RT 18 RW 03, Wringin, kab. Bondowoso, jawa timur. Cairan otak yang keluar melalui celah di antara mata ini menimbulkan benjolan yang cukup besar di atas hidung, dan hal ini perlu diadakan tindakan operasi. Akhirnya tim sedekah rombongan membawa Misyadi ke Rumah sakit Dr Subandi Jember untuk melakukan tindakan operasi. Pelaksanaan operasi telah dilakukan pada tanggal 24 Pebruari 2015. Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan selama menjalani dampingan sedekah rombongan. Semoga santunan ini dapat bermanfaat untuk Misyadi dan keluarga. Terima kasih juga untuk para sedekaholics yang telah mengamanatkan sedekahnya kepada sedekah rombongan.

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Kurir: @yudhoari, @gredyanto
Tanggal: 15 Pebruari 2015

Misyadi menderita meningocelle

Misyadi menderita meningocelle

———-

NISAUL FAUZIAH. 10 Tahun. Talasemia dan tumor usus. Alamat : Kebonkliwon, Kebonrejo, Salaman, Magelang. Jawa Tengah.Sejak 4 bulan yang lalu, pasien mengalami lemah letih dan lesu, diperiksakan di rumah sakit di magelang, langsung dirujuk di RS.DR.Sarjito, oleh dokter dinyatakan sakit Talasemia, karena blm ada ruangan, pasien rawat jalan, 2 bulan dirumah, pasien mengalami muntah muntah, masuk ke UGD dan sudah 1 bulan dirawat, sudah menghabiskan 60 kantong darah. Pasien juga menderita tumor usus, setelah dioperasi 5hari yang lalu, pasien skrg di ruang PICU.Pasien adalah anak pertama dari 3 bersaudara, ayah bernama MUHAIMIN dan ibu Siti Aminah. Pekerjaan  buruh tani, dengan penghasilan 40rb untuk sekali berangkat kerja. Sudah satu bulan tidak bekerja.  Pasien adalah peserta BPJS. pasien dan keluarga membutuhkan bantuan untuk biaya operasional selama dirawat, dan membutuhkan Donor darah golongan O.Bantuan SR dipergunakan untuk biaya operasional, biaya hidup selama dirawat, dan untuk membeli keperluan pribadi pasien, seperti pampers.

Jumlah bantuan Rp.500.000.
Tanggal : 3 Maret 2015.
Kurir : @MarjunulNP, M. Yusuf Ubaidillah

Nisaul menderita Talasemia dan tumor usus

Nisaul menderita Talasemia dan tumor usus

———

SUPARDI (30, KANKER GETAH BENING) Alamat : Jl Veteran, Kec. SinjaiUtara, Kab. Sinjai, Sulawesi Selatan. Supardi, biasa ia dipanggil adalah seorang pemuda yang dulunya bekerja sebagai security di RSUD Sinjai. Sudah 4 tahun ia divonis menderita kanker getah bening oleh dokter. Awal penyakit diketahui sejak ia mempunyai benjolan di lehernya. Kemudian ia ke dokter memeriksakan benjolan tsb. Dokter memberinya resep untuk mengobati penyakit tsb, tapi setelah mengkomsumsi selama 4 bulan, penyakitnya tak kunjung sembuh. Tahun 2011 ia ke Makassar untuk konsul kembali ke dokter. Oleh dokter ia disarankan agar segera operasi benjolan tersebut. Agar jaringannya tidak semakin membesar. Setelah operasi, benjolan tsb bukannya mengecil tetapi semakin membesar. Hingga tahun 2013 dia menjalani kemoterapi. Dokter menyarakan agar menjalankan kemoterapi selama 10 kali. Tetapi karena ketiadaan biaya, dia hanya menjalani kemoterapi selama 6 kali. Sejak kecil orang tua sudah bercerai, sehinga ia hanya mempunyai ibu dan saudara-saudaranya. Ibunya Sitti Sohrah bekerja sebagai guru mengaji yang berpenghasilan tidak menentu, serta mempunyai toko kecil di Rumahnya. Sebelum BPJS berlaku, Supardi menggunakan kartu Jamkesmas untuk membantu perawatannya. Namun tidak semua biaya pemeriksaan dan obat-obatan ditanggung oleh Jamkesmas. Dan mereka juga tidak mempunyai simpanan untuk biaya berobat. Saat inipun biaya dibantu oleh sanak keluarga dan tetangganya. Supardi dan keluarganya tinggal di rumah sangat sederhana yang tanahnya milik pemerintah setempat. Hanya penghasilan sebagai guru mengaji dari ibunya serta toko kecil yang menghidupi keluarga mereka. #SedekahRombongan sangat merasakan kesulitan mereka, bantuan awalpun disampaikan. Semoga SUPARDI dapat melanjutkan pemeriksaannya ke Makassar dan segera pulih kembali agar dapat bekerja membantu meringankan beban ibunya.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @areefy_dip @ismawanamir
Tanggal : 28 Februari 2015

Supardi menderita KANKER GETAH BENING

Supardi menderita KANKER GETAH BENING

———-

PONDOK PESANTREN & PANTI ASUHAN ABDUL ‘ALIM beralamat di Pundung, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Panti ini didirikan pada tahun 2010  dan diberi nama Abdul ‘Alim karena beliaulah yang mewakafkan tanah seluas 770 m2 dimana panti ini didirikan. Saat ini, PP & PA Abdul ‘Alim merawat 28 putra (yatim, piatu dan dhuafa) yang berusia lebih kurang mulai umur 10 – 17 tahun dibawah asuhan Bapak Muhammad Yudi. Mereka diajarkan kedisiplinan dan tanggung jawab untuk merawat dan menjaga kebersihan panti secara bersama-sama yang terbagi dalam beberapa grup piket. Ketika ada anak yang tidak melaksanakan piket, maka akan diberi hukuman yang mendidik, misalnya penambahan hafalan surat. Seluruh anak yang tinggal di panti ini sama sekali tidak dipungut biaya dan semua biaya menjadi tanggung jawab pihak panti. Panti ini membutuhkan sembako dan kasur karena mereka masih tidur dengan alas seadanya. Oleh karena itu, pada hari Rabu, 25 Februari 2015, Tim POPIMAS #SR( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) memberikan bantuan senilai Rp 9.000.000 yang diwujudkan dalam bentuk kasur beserta bantal,  dan Rp. 1.000.000 yang di wujudkan dalam bentuk  beras.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 10.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 25 Februari  2015
Kurir :  @kissherry  @iblisganteng; @aryani_iyan

Bantuan kasur beserta bantal dan beras

Bantuan kasur beserta bantal dan beras

———

PANTI ASUHAN AR RAAFIU beralamat di Jalan Wonosari-Nglipar km 5 Tegalrejo RT.02 RW.28, Gari, Wonosari Yogyakarta ,panti asuhan ini mulai berdiri pada tahun 2004 dan saat ini diasuh oleh bapak Rohadi Itok Haryono. hingga saat ini panti asuhan Ar-Raafiu memiliki 30 anak asuh yang semuanya bersekolah mulai dari SD, SMP hingga SMA. Setiap berangkat dan pulang sekolah anak-anak asuh panti Ar-Raafiu harus naik angkutan umum dan terkadang jalan kaki karena jarak yang ditempuh lumayan jauh. Sudah sangat lama anak-anak asuh di panti asuhan Ar-raafiu berharap bisa memiliki sepeda yang bisa memudahkan mereka untuk berangkat dan pulang sekolah, untuk itu pada tanggal 25 desember 2014 Tim POPIMAS #SR( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan berupa sepeda 23 unit  untuk anak-anak asuh senilai dengan Rp. 13.370.000, semoga bisa memberikan manfaat kepada anak-anak asuh panti asuhan ar-raafiu dan menambah semangat mereka dalam menuntut ilmu.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 13.370.000,-
Tanggal Penyerahan : 25 Desember  2014
Kurir :  @kissherry  @andika_taufiq @ ilhamasmara

Bantuan berupa sepeda 23 unit  untuk anak-anak asuh

Bantuan berupa sepeda 23 unit untuk anak-anak asuh

———-

RUMAH TAHFIDZ WA AKHLAQ RAUDATHUL MUTA’ALIMIN beralamat di Jl. Suryodiningratan gang 12 Djamadi no 855, Mantrijeron, Yogyakarta. Panti ini berdiri pada tahun 2012 dengan jumlah santri 13 anak yang diasuh oleh Ust. Franz Maulana. Panti ini  masih menggunakan bangunan milik warga yang statusnya pinjaman. Dalam program berbagi kacamata untuk anak-anak panti, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) melakukan pemeriksaan kesehatan mata para penghuni panti dan terdapat 6 anak asuh  yang membutuhkan kacamata. #SR memberikan bantuan kacamata kepada anak asuh agar penglihatan mereka normal kembali dan dapat mendukung kegiatan belajar.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.410.000,-
Tanggal Penyerahan : 26 Februari 2015
Kurir : @kissherry  @arizafuadi

Bantuan kacamata kepada anak asuh

Bantuan kacamata kepada anak asuh

———-

PANTI ASUHAN DARUL ULUM  beralamat  di perempatan ringroad Jl. Wonosari Banguntapan Bantul Yogyakarta. Panti ini berdiri secara resmi dengan akta notaris sejak tanggal 1 Juli 2014. Saat ini jumlah anak asuh mencapai 16 anak dengan diasuh oleh ustadzah Dini Harti. Dalam program berbagi kacamata untuk anak-anak panti, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) melakukan pemeriksaan kesehatan mata para penghuni panti dan terdapat 14 anak asuh  yang membutuhkan kacamata. #SR memberikan bantuan kacamata kepada anak asuh agar penglihatan mereka normal kembali dan dapat mendukung kegiatan belajar.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.285.000,-
Tanggal Penyerahan : 26 Februari 2015
Kurir : @kissherry  @arizafuadi

Bantuan kacamata kepada anak asuh

Bantuan kacamata kepada anak asuh

———-

RUMAH TAHFIDZ YATIM DAN DHUAFA AL MA’UN beralamat di Stan Rt 05 Rw 44,Maguwoharjo, Depok, Sleman Yogyakarta. Panti ini berdiri secara resmi dengan akta notaris tanggal 19 Juni 2014. Jumlah santrinya sebanyak 19 anak yang diasuh oleh Ust. Fauzi, ust. Hendri, dan Ustadzah Siti Rojiah. Dalam kesempatan berbagi kacamata untuk anak Panti, Tim POPIMAS #SR memeriksa kesehatan mata para penghuni panti ini dan terdapat 15 penghuni termasuk para pengasuh panti yang penglihatannya terganggu. Dalam program berbagi kacamata untuk anak-anak panti, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) memberikan bantuan kacamata kepada anak asuh agar penglihatan mereka normal kembali dan dapat mendukung kegiatan belajar.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.490.000,-
Tanggal Penyerahan : 26 Februari 2015
Kurir : @kissherry  @arizafuadi

Program berbagi kacamata untuk anak-anak panti

Program berbagi kacamata untuk anak-anak panti

———-

MUHAMMAD AL FATIH   (2 TH, Phymosis) merupakan anak asuh Panti Asuhan Darul Qolbi Ngemplak Sleman Yogyakarta,yang di asuh oleh bapak Priyanggono. Fatih mengalami penyempitan pada saluran kencing sehingga harus segera dilakukan sunat atau khitan. Tetapi karena kondisi dik Fatih yang super aktif, maka dokter perlu untuk membius secara total saat poses sunat, sehingga perlu dirawat inap di RS Islam Kalasan. Saat ini dik Fatih sudah diperbolehkan pulang oleh pihak Rumah Sakit dan tetap mengikuti jadwal kontrol dokter untuk hasil khitan tersebut termasuk kontrol fungsi saluran kencingnya pasca sunat. Meskipun sudah menggunakan BPJS, tetapi ada biaya yang tidak ditanggung oleh Jaminan Sosial tersebut. Untuk itu #SedekahRombongan memberikan santunan sebesar Rp. 500.000, utk biaya sunat.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 500.000-
Tanggal Penyerahan : 28 Feb  2015
Kurir :  @Kissherry

Fatih menderita Phymosis

Fatih menderita Phymosis

———

ANI NOVADIANTI ( 19 TH, PATAH TULANG ) JL.HM.BACHROEN RT 04 RW 02 PURWOKERTO WETAN. ANI anak dari Bapak SUPARNO dan Ibu NIDAH yang keseharianya merupakan buruh tani, mengalami kecelakaan tunggal saat sedang berboncengan dengan temannya saat pulang setelah melaksanakan PKL dipurbalingga. Kecelakaan tersebut terjadi saat hujan deras dan motor yang mereka naiki menghantam lubang dijalan yang tidak kelihatan karena tertutup air. kecelakaan tersebut mengakibatkan motor dan pengendara terpental yang mengakibatkan tulang kaki ANI patah karena selain ikut terpental juga kakinya tertimpa motor. Saat dilakukan rontgen diketahui bahwa tulang kaki patah dan harus dilakukan tindakan operasi untuk penyambungan kembali supaya nanti berfungsi kembali seperti sedia kala. Namun pihak keluarga memutuskan untuk melakukan pengobatan secara tradisional dengan di bawa ke cilacap ditempat salah satu terapis yang sudah cukup berpengalaman yaitu yang terkenal dengan nama mbah tali. saat ini ANI sedang menjalani pengobatan disana dan #SedekahRombongan membantu biaya untuk berobat disana serta untuk biaya kebutuhan selama menjalani pengobatan.

Jumlah bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 21 Pebruari 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Ani menderita PATAH TULANG

Ani menderita PATAH TULANG

———

DARUM (40 TH, INFEKSI) JL.HM.BACHROEN RT 04 RW 02 PURWOKERTO WETAN. Bekerja sebagai penjaga malam disalah satu gudang sekitar komplek. Sekitar 1 minggu yang lalu bapak DARUM mencari ikan lembutan disungai, setelah dapat lalu dimasak oleh instrinya dan dimakan untuk lauk keluarga mereka. Namun malang tak dapat ditolak saat menyantap ikan tersebut bapak DARUM tersedak dan ada duri dari ikan yang menyangkut ditenggorokannya. Selama 2 hari tidak dihiraukan namun lama – lama leher terasa sakit dan kaku serta sedikit bengkak. Akhirnya diperiksakan ke puskesmas dan diberi obat namun selang 2 hari tidak ada perubahan juga. Kemudian karena sudah tidak tahan dengan rasa sakit dibawa ke RS HIDAYAH untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. Saat ini duri yang menancap di leher sudah berhasil dikeluarkan dan kondisi panasnya pun sudah menurun. #SedekahRombongan membantu untuk biaya perawatan dan keperluan selama di RS.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
tanggal : 21 Pebruari 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Darum menderita infeksi leher

Darum menderita infeksi leher

———–

SANDI DWI ROMADHONI ( 10TH, EPILEPSI ) JL. SUPARNO RT 05 RW 05 ARCAWINANGUN PURWOKERTO. Sejak umur 3 th saat itu badan Dik SANDI mengalami kejang kejang dan panas. setelah beberapa hari panasnya mulai turun namun tingkat kesadaran Dik SANDI juga berubah tidak seperti awalnya yang lincah dan ceria. hal tersebut membuat keluarga sangat khawatir dan lalu mulai memeriksakan nya ke dokter spesialist. Dokter mendiagnosa Dik SANDI menderita epilepsi dan harus menjalani perawatan yang rutin. namun karena keterbatasan biaya perawatan tersebut urung dilakukan dan hanya berobat jalan sampai saat ini. Ayah Dik sandi ANDI YULIANTO 39 TH bekerja sebagai penjual roti keliling dan penghasilannya tak menentu. #SedekahRombongan membantu biaya untuk kontrol ke RS dan untuk transport. Semoga dik sandi selalu sehat dan ceria kembali, aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal :26 Pebruari 2015
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Sandi menderita EPILEPSI

Sandi menderita EPILEPSI

——–

DEWI LINDUSARI (13 TH, PATAH TULANG) JL. PROTOKOL RT 04 RW 02 KARANGNANAS SOKARAJA. DIK DEWI mengalami kecelakaan saat hendak bermain kerumah saudaranya. Motor yang dik DEWI tumpangi bertabrakan dengan sepeda motor dari lawan arah yang mengakibatkan tulang kaki nya retak dan mengalami sobek daging sampe keluar di atas lututnya. Hasil rontgen mengharuskan untuk operasi dan pemasangan pen, namun keluarga memutuskan membawa pulang karena tidak ada biaya untuk operasi. Dik DEWI setiap hari mengerang2 merasakan sakit yang luar biasa jika sedikit saja bergerak dan saat ini hanya bisa berbaring di tempat tidur. Dik dewi dan keluarga menolak untuk dilakukan dengan tindakan secara medis. mereka memilih untuk melakukan pengobatan secara tradisional dengan dibawa ke terapis di daerah. #SedekahRombongan membantu biaya untuk terapi dan transport melakukan pengaobatan

jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
tanggal : 26 pebruari 2015
kurir : @arfanesia via @slametpriyadi

Dewi menderita  PATAH TULANG

Dewi menderita PATAH TULANG

———–

TPQ AL HIDAYAH yang beralamat di Karang Sagak RT.01/02, Desa Badamita, Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah.  TPQ ini biasa dipakai untuk menampung anak-anak yang ingin belajar ngaji. TPQ ini satu-satunya yang ada di desa Badamita, bertempat di rumah pribadi dan tiap sore sekitar 50 anak setiap harinya yang belajar mengaji dengan beralaskan lantai, serta buku dan Al Quran yang berserakan karena belum memiliki lemari untuk menyimpannya. SedekahRombongan merasakan kesulitan mereka,  bantuan berupa karpet dan lemari buku disampaikan kepada Pemilik rumah mbak Siti Mungatiqoh disaksikan oleh perangkat desa Bapak Amir Mahmud selaku ketua RT setempat. Semoga dengan memiliki karpet dan lemari buku murid-murid semakin giat untuk belajar mengaji..

Jumlah Bantuan : Rp. 1.100.000,-
Tanggal : 01 Maret 2015
Kurir : @arfanesia via @pututadinugroho

Bantuan karpet dan lemari buku

Bantuan karpet dan lemari buku

———-

MUSHOLLA BAITUL MUKMININ. Alamat:  Krajan RT.06/01, Desa Badamita, Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah.  Musholla ini biasa dipakai untuk sholat lima waktu oleh warga setempat. Dilihat dari kondisi Mushola ini cukup sederhana dengan alas keramik yang dingin di malam hari serta kondisi atap teras Musholla sudah rusak karena usia dan kayu yang sudah keropos ditutup terpal agar tidak tambah rusak  #SedekahRombongan merasakan kesulitan mereka,  bantuan berupa Karpet sajdah serta biaya untuk perbaikan atap teras depan Musholla disampaikan kepada Takmir Musholla Bapak H. Muchdirin Supangat disaksikan oleh perangkat desa Bapak Anton Suherno selaku ketua RT setempat. Semoga dengan memiliki Karpet dan teras depan Musholla yang sudah diperbaiki semakin banyak jumlah jamaahnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.580.000,-
Tanggal : 01 Maret 2015
Kurir : @arfanesia via @pututadinugroho

Bantuan Karpet sajdah serta biaya untuk perbaikan atap teras depan Musholla

Bantuan Karpet sajdah serta biaya untuk perbaikan atap teras depan Musholla

——–

MUSHOLLA NURUL IKHMAS. Alamat:  Krajan RT.06/01, Desa Badamita, Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah.  Musholla ini biasa dipakai untuk sholat lima waktu oleh warga setempat. Dilihat dari kondisi Mushola ini cukup sederhana dengan beralaskan keramik yang dingin jika malam hari. Di depan Musholla terdapat sumur tua yang sudah tidak layak diambil airnya untuk wudlu dan kepentingan Musholla lainnya karena banyaknya dedaunan yang masuk di dalam sumur tua tersebut. Disamping itu juga air yang diambil dari sumur tua tersebut diambil secara manual sehingga warga sekitar merasa kesulitan jika ingin mengambil air wudlu. #SedekahRombongan merasakan kesulitan mereka,  bantuan berupa mesin pompa air, Karpet sajdah serta biaya untuk perbaikan sumur disampaikan kepada Takmir Musholla Bapak Sukheji disaksikan oleh perangkat desa Bapak Anton Suherno selaku ketua RT setempat. Semoga dengan memiliki Karpet dan fasilitas instalasi air wudlu yang baik semakin banyak jumlah jamaahnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.483.000,-
Tanggal : 01 Maret 2015
Kurir : @arfanesia via @pututadinugroho

Bantuan Karpet dan fasilitas instalasi air wudlu

Bantuan Karpet dan fasilitas instalasi air wudlu

——–

MUSHOLLA AL FALAH. Alamat:  Karang Sagak RT.01/02, Desa Badamita, Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah.  Musholla ini biasa dipakai untuk sholat lima waktu oleh warga setempat. Dilihat dari kondisi Mushola ini sudah cukup bagus, hanya saja sumur untuk air wudlu masih numpang sumur milik tetangga Musholla, jika musim kemarau tiba debit air sumur berkurang dan hal ini membuat tetangga dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.  #SedekahRombongan merasakan kesulitan mereka,  bantuan berupa mesin pompa air yang dapat menjangkau kedalaman air hingga 14meter serta biaya untuk pembuatan sumur disampaikan kepada Takmir Musolla Bapak Muharno disaksikan oleh perangkat desa Bapak Amir Mahmud selaku ketua RT setempat. Semoga dengan memiliki sumur sendiri Musholla Al Falah dapat terpenuhi kebutuhan airnya dengan lancar.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.060.000,-
Tanggal : 01 Maret 2015
Kurir : @arfanesia via @pututadinugroho

bantuan berupa mesin pompa air serta biaya untuk pembuatan sumur

bantuan berupa mesin pompa air serta biaya untuk pembuatan sumur

———-

SUTANTO alias SOLEMAN, (51 th, Patah Tulang). Alamat:  Karang Sagak RT.1/2, Badamita, Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah. Bapak Sutanto kesehariannya bekerja berkebun dan memelihara ikan di kolam sekitar rumah. Pada awal tahun 2014 hendak memanen hasil kebunnya yaitu pohon kelapa miliknya, tapi karena kurang hati-hati jatuh dari pohon kelapa dan membentur dahan pohon kopi, alhasil tulang belakang pak Sutanto patah dan dilarikan ke RSUD Banyumas, berbekal kartu BPJS dokter menyarankan operasi tulang belakang, karena untuk operasi tersebut masih membutuhkan tambahan biaya dan karena tidak mampu, maka pak Sutanto disarankan untuk di Gips dari perut sampai ke dada saja. Semenjak saat itu sampai kami mengunjungi ke rumahnya pak Sutanto hanya tergolek di tempat tidur, untuk keperluan lainnya istri pak Sutanto dengan sabar  dan setia melayani suaminya. Sebagai tulang punggung ekonomi keluarga istrinya yang mengabil alih. #SedekahRombongan merasakan kesulitan mereka,  bantuan awalpun disampaikan. Semoga bapak Sutanto dapat pulih kembali sehingga dapat bekerja kembali mencukupi kebutuhan keluarganya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 04 Maret 2015
Kurir : @arfanesia via @pututadinugroho

Sutanto menderita Patah Tulang

Sutanto menderita Patah Tulang

——–

SAMINAH (61 thn), ascites. Bu Saminah adalah seorang ibu dengan usia senja, tinggal di desa umbulsari, kecamatan umbulsari, kabupaten jember, jawa timur. Tinggal bersama kakak kandungnya dan juga keluarganya yang lain di sebuah rumah kecil dan sederhana. Beliau menderita penyakit ascites yang telah dideritanya sejak 2 tahun yang lalu. Selama ini pengobatan hanya dilakukan sekedarnya saja mengingat keterbatasan keadaan ekonomi dari keluarga ini. Dan karena penyakit ini, bu saminah tidak lagi bisa bekerja dan beraktifitas seperti dulu lagi, dan karena rasa sakitnya, bu saminah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berbaring di tempat tidur saja, dan hanya bisa melakukan sedikit gerak saja. Tim sedekah rombongan menemukan bu saminah dan membawanya untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit Dr Soebandi jember. Sampai dengan hari ini tim sedekah rombongan terus mendampingi bu saminah untuk berobat, dan sampai saat ini perawatan oleh dokter difokuskan untuk menurunkan kadar gula darah yang relatif tinggi terlebih dahulu. Santunan yang diberikan di bawah ini digunakan untuk perawatan dan biaya selama mendapatkan pendampingan dari sedekah rombongan. Perawatan masih terus dilanjutkan.

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Kurir: @yudhoari, @gredyanto
Tanggal: 5 Maret 2015

Ibu saminah menderita ascites

Ibu saminah menderita ascites

———

MARYAM (49 THN), Tumor Maxila. Ibu Maryam tinggal di taman RT 062/007, kel. Taman, kec. Grujugan, Bondowoso, Jawa timur. Sejak 1 tahun yang lalu ibu ini telah menderita penyakit ini. Sebenarnya beliau telah membawa penyakitnya ini untuk dilakukan pemeriksaan ke rumah sakit Dr. Kusnadi Bondowoso pada bulan maret 2014. Namun, karena keterbatasan dana dan keadaan ekonomi yang cukup memprihatinkan, perawatan penyakitnya ini terpaksa tidak dilanjutkan. Ibu ini memang berasal dari kaluarga miskin/duafa yang sangat layak untuk mendapatkan bantuan. Akhirnya tim sedekah rombongan menemukan ibu Maryam dan mendampingi beliau untuk melanjutkan perawatan yang telah terhenti tersebut. Santunan senilai dibawah ini digunakan sebagai biaya awal yang diperlukan untuk memulai kembali pemeriksaan dan perawatan terhadap penyakit beliau. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk beliau. Terima kasih untuk para sedekaholics dan semoga mendapatkan balasan yang berlipat-lipat dari Tuhan YME.

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Kurir: @yudhoari, @gredyanto
Tanggal: 25 Pebruari 2015

Maryam menderita Tumor Maxila

Ibu Maryam menderita Tumor Maxila

———-

SUTARNO Bin Alm. KROMO LEKSONO ( 72 Tahun, Sesak Nafas ), bertempat tingal di RT01/04, Mojoreno, Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau hidup kurang mampu dan sakit asma, dan beliau membutuhkan bantuan berupa tabung oksigen.  Dari informasi tersebut, kemudian kita survey, dan memang sangat membutuhan bantuan tersebut. Oleh sebab itu, kami memberikan bantuan kepadanya berupa sebuah tabung oksigen untuk meringankan beban sakitnya. Mudah – mudahan bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 950.000,-
Tanggal : 8 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Pak Sutarno menderita Sesak Nafas

Pak Sutarno menderita Sesak Nafas

———–

WINANTI BIN TAYAT  (20 Tahun), Pagersengon RT02/07, Selopuro,Batuwarno, Wonogiri, Jawa Tengah. Ini merupakan bantuan lanjutan. Kronologis sakit Winanti sebagaimana telah kita informasikan sebelumnya. Winanti, sejak kecil menderita sakit megacolon, sehingga harus dilaksanakan operasi untuk memperlancar buang air besarnya. Namun apa daya saat kondisi ekonomi dari keluarganya tidak mampu untuk melakukan operasi tersebut. Dengan berbagai kondisi dan kemampuan yang ada, Tayat sang ayah pun akhirnya mengupayakan operasi tersebut, akan tetapi dalam perkembangannya dimana seharusnya pasca operasi tersebut Winanti harus menjalani kontrol rutin, hal tersebut tidak dilakukan karena memang keterbatasan kemampuan dana yang ada. Bantuan untuk akomodasi kontrol Winanti, alhamdulillah keadaan kondisi Winanti berangsur membaik.

Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 26 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Runi

Winanti menderita megacolon

Winanti menderita megacolon

———

AKBAR MUSTOFA (21hari, Tumor perut) putra pertama pasangan Bapak Narto (31th) dan Ibu Sri Widioastuti (21th) yang beralamat di Mojorno Lor, Sidoharjo, RT 03 RW 04 Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah ini lahir dengan kondisi tidak sehat. Lahir secara caesar pada 2 Januari 2015 di RS Slogolimo Wonogiri dengan berat 5,5 kg namun perut Dik Akbar membesar hingga terlihat otot-ototnya, dokter mengatakan bahwa itu merupakan tumor, sang istri tidak mengetahui apa penyebabnya karena selama masa kehamilan tidak merasakan apapun, kondisi sang istri juga sehat tanpa ada keluhan. Seminggu di rawat di RS tanpa tindakan apapun, pihak keluarga kemudian membawa pulang Dik Akbar dan tidak melanjutkan pengobatan ke RS yang memiliki peralatan lebih lengkap karena tidak memiliki biaya dan belum mempunyai BPJS. Ini adalah bantuan lanjutan, sebelumnya bantuan masuk di rombongan 664. Untuk akomodasi selama di rumah sakit dan biaya lainnya, saat ini sudah di lakukan untuk operasi pertama dan akan di lanjutkan untuk operasi berikutnya. Semoga semakin bagus kondisi dek Akbar tersebut. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 7 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh@Yuli all Tim

Akbar menderita  Tumor perut

Akbar menderita Tumor perut

——–

Soebah Binti Alm. Alimuksin, Jambu Kulon RT06/03 Ambarawa, Jawa Tengah. Beliau hidup menjanda sudah cukup lama, kondisi hidupnya memprihatinkan. Untuk mencukupi kebutuhan makan sehari – hari pun cukup kesulitan, karena sudah tidak produktif dan kondisi beliau sering sakit – sakitan. Saat kurir Teguh sedang mengantarkan pasien stroke untuk melakukan terapi di daerah Ambarawa, Jawa Tengah, ada beberapa sasaran dari tetangga beliau. Dan kemudian, langsung di survey ke lokasi sekaligus bisa memberikan bantuan untuk mereka. Semoga ini bermanfaat sedikit mengurangi beban hidup Bu Soebah tersebut. Aamiin.

Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh via Narno

Bantuan tunai untuk Ibu Soebah

Bantuan tunai untuk Ibu Soebah

——–

Sardi Bin Alm. Sareh ( 69 Tahun, Bantuan Tunai), Jambu Kulon RT06/03 Ambarawa, Jawa Tengah. Beliau hidup kurang mampu, dan saat bersamaan dengan penyerahan bantuan untuk sasaran di ambarawa, sekaligus ada informasi tentang kondisi keluarga Bapak Sardi tersebut. Bantuan dimaksudkan untuk sedikit meringankan beban hidup mereka. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan tunai untuk pak Sardi

Bantuan tunai untuk pak Sardi

———

Yanti ( 70 tahun, Bantuan Tunai ) Minggarharjo RT02/01, Eromoko, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau hidup seorang diri dan sudah cukup lama di tinggal suaminya karena sudah meninggal. Mempunyai dua orang anak yang saat ini sedang merantau, tidak setiap saat ibu ini mendapatkan kiriman uang dari kedua anaknya, semoga bantuan tunai ini sedikit bisa meringankan beban beliau saat ini, sedikit bisa membantu dalam mencukupi kebutuhan khususnya membeli beras untuk makan. Keseharian ibu ini hanya di rumah saja, kondisi rumah pun memprihatinkan, sehingga insyaallah layak untuk kita bantu, agar bisa sedikit tersenyum karena bisa meringankan beban hidup orang miskin seperti beliau.

Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan tunai untuk ibu Yanti

Bantuan tunai untuk ibu Yanti

———-

Kasdi Bin alm. Warijo ( 73 Tahun, Bantuan Tunai ), bertempat tinggal di ds.Puloharjo, Eromoko, Wonogiri, Jawa Tengah. Bapak ini sebenarnya sedang mengalami sakit seperti tumor ( ada benjolan ) di lehernya, belum pernah di periksakan ke rumah sakit. Karena tidak mempunyai biaya, saat kurir bergerak di sana, sudah kami tawarkan untuk kita bantu pengobatan di ruma sakit, kita akan melakukan pengecekan secara medis, namun beliau tidak mau dan pasrah saja dengan sakit tersebut. Sehingga, kami berikan bantuan tunai, untuk sekedar meringankan beban hidupnya dan bisa untuk mencukupi kebutuhan pokok untuk beberapa hari. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan tunai untuk pak Kasdi

Bantuan tunai untuk pak Kasdi

———

Warga Desa Pare Selogiri ( Bantuan Tunai ), kronologis : Tanah longsor menerjang Wonogiri pada hari Jumat (6/2/2015). Sedikitnya, dua rumah warga di Dusun Traman, Desa Pare, Kecamatan Selogiri tertimbun longsoran tanah. Tiga korban menderita luka parah akibat tertimpa longsoran tanah, hujan deras memicu pergerakan tanah di sekitar lokasi kejadian sehingga terjadi longsor yang menerjang menerjang dua rumah warga. Bencana itu menyebabkan tiga orang terluka dan dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri. Korban yakni pasangan suami istri Sunardi, 58 dan Yatini, 50 serta Samino, 63, ketiganya warga RT 002/RW 001, Dusun Traman, Desa Pare, Kecamatan Selogiri. Sedangkan satu korban yang menjalani rawat jalan bernama Lilik Ratnaningrum, 46, warga Kerdukepik RT 004/RW 002. Hujan mengguyur sejak pukul 15.30. Kepala Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Sugeng, mengatakan tebing tanah yang berada di belakang rumah penduduk tiba-tiba longsor. Sebagian wilayah ini terdiri dari perbukitan dan tebing tanah dengan ketinggian puluhan meter. Dan saat ini dilakukan kerja bhakti dari masyarakat untuk bahu membahu membantu korban tanah longsor tersebut, bantuan tunai ini untuk membantu logistik masyarakat yang sedang bekerja bhakti meringankan beban warga yang sedang terkena musibah. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 11 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh@Yuli@Lulut

Bantuan untuk korban Tanah longsor menerjang Wonogiri

Bantuan untuk korban Tanah longsor menerjang Wonogiri

————

Warga Desa Keloran Selogiri ( Bantuan Tunai ), selain di Desa Pare Kecamatan Selogiri, tanah longsor juga terjadi di Desa Keloran. Sehingga, warga pun bekerja bhakti untuk membantu meringankan beban korban dari bencana tanah longsor tersebut. Potensi bencana tanah longsor terus mengintai warga Wonogiri. Akibat kerawanan tersebut, satu rumah warga di Selogiri terpaksa dibongkar, untuk mengihindari jatuhnya korban jiwa. Yadi (75) didamping anaknya, Slamet (50), hanya dapat menatap rumahnya yang sedang di bongkar. Rumah seluas 10,5×9 meter yang berdri tegak dengan susunan kayu jati itu terpaksa di bongkar. Bukan tanpa alasan, rumah yang didirikan sejak tahun 1974, di dusun Mlati Rt 1/Rw 6, desa Keloran, kecamatan Selogiri, itu terancam longsor. Di dusun Mlati Rt 1/Rw 6, desa Keloran, kecamatan Selogiri, akibat longsor yang terjadi Rabu malam setidaknya 3 rumah rawan longsor. Akibat longsor Rabu malam itu, akses jalan juga terputus. Warga bersama personel TNI dan Polri melakukan kerja bakti untuk membuka akses jalan. Anggota TNI dari Koramil Selogiri dan Polsek Selogiri diterjunkan bakal diterjunkan hingga akses jalan benar benar dapat dilewati. #Sedekahrombongan pun ikut berpartisipasi dalam membantu logistik untuk kebutuhan yang saat ini bekerja bhakti dalam meringankan beban para korban tanah longsor tersebut. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 11 Februari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh@Yuli@Lulut

Bantuan untuk korban Tanah longsor menerjang Wonogiri

Bantuan untuk korban Tanah longsor menerjang Wonogiri

———-

SUBARI (23 thn), Regio nasal. Adalah seorang pemuda yang tinggal di dusun timur sawah, RT/RW 06/03, Tenggaran, Bondowoso, Jatim. Ayahnya bernama Buhari . Mereka berasal dari keluarga kurang mampu, dengan pekerjaan pak buhari sebagai buruh tani. Subari menderita penyakit Regio nasal sejak usia sekolah SD. Penyekit ini menyebar di sekitar wajah dan hidung dan terus membesar dan menyebar. Dengan penyakit ini, subari akhirnya menjadi kurang percaya diri sampai akhirnya memutuskan untuk berhenti sekolah SD waktu itu. Dan dikarenakan penyakit ini juga, Subari diindikasikan ada gangguan penyakit kejiwaan karena depresi. Hal ini ditemukan setelah didampingi oleh tim sedekah rombongan, yang akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan penanganan kondisi kejiwaan terlebih dahulu. Penyakit regio nasal dirujuk ke Rumah sakit Dr sutomo, tetapi karena kondisi kejiwaan yang terganggu, perawatan dilakukan di rumah sakit Dr kusnadi bondowoso untuk memulihkan kondisi kejiwaannya terlebih dahulu. Santunan yang diberikan digunakan untuk biaya perawatan dan transportasi selama didampingi oleh tim sedekah rombongan.

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Kurir: @yudhoari, Awaludin yudha
Tanggal: 1 Pebruari 2015

Subari menderita Regio nasal

Subari menderita Regio nasal

———-

LILIK DJUHRIANINGSIH (51), Myoma uteri. Adalah seorang ibu rumah tangga yang tinggal dengan alamat jln RE Martadinata RT/RW 27/06, kel. dabasah, kab. bondowoso, jawa timur. Suaminya tidak bisa bekerja karena mengalami lemah tulang. Sebagai tulang punggung keluarga adalah anaknya yang bekerja sebagai penjual bakso. Sang anaklah yang kini menjadi harapan untuk hidup sehari-hari. Tetapi karena penghasilan yang terbatas ini membuat sakit ibu Lilik tidak segera dilakukan perawatan intensif secara berkelanjutan. Ibu Lilik telah menderita sakit ini sejak tahun 2011. Akhirnya, ibu Lilik dilakukan tindakan operasi pada tanggal 15 Pebruari 2015. Santunan yang diberikan digunakan sebagai biaya perawatan untuk obat-obatan dan transportasi yang tidak dicover oleh jamkesmas. Semoga pendampingan dari tim sedekah rombongan ini dapat memberikan manfaat untuk upaya kesembuhan ibu lilik.

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Kurir: @yudhoari, Awaludin yudha, P Karman
Tanggal: 1 Pebruari 2015

Lilik menderita Myoma uteri

Ibu Lilik menderita Myoma uteri

———-

REKAPITULASI ROMBONGAN

No Nama Pasien Jumlah Bantuan
1 Pasien RSSR Jogja                    15,000,000
2 Asma                          500,000
3 Marni                          500,000
4 Septiani                      1,000,000
5 Suhayat                          500,000
6 Rheina                          500,000
7 Dayat                          500,000
8 Amanah                          500,000
9 Rindon                          500,000
10 Ayu                          500,000
11 Omah                      1,500,000
12 Sarah                          500,000
13 M Adam                          500,000
14 Agus                      1,000,000
15 Fikri                          500,000
16 Henny                          500,000
17 Afrizal                          500,000
18 M Fauzi                      1,500,000
19 Sain                          500,000
20 RSSR Jakarta                    10,700,000
21 Agustini                          500,000
22 MTSR Jember                      1,501,000
23 RSSR Jember                      2,700,000
24 Misyadi                          500,000
25 Nisaul                          500,000
26 Supardi                          500,000
27 PONDOK PESANTREN & PANTI ASUHAN ABDUL ‘ALIM                    10,000,000
28 PANTI ASUHAN AR RAAFIU                    13,370,000
29 RUMAH TAHFIDZ WA AKHLAQ RAUDATHUL MUTA’ALIMIN                      1,410,000
30 PANTI ASUHAN DARUL ULUM                      3,285,000
31 RUMAH TAHFIDZ YATIM DAN DHUAFA AL MA’UN                      3,490,000
32 Muhammad Al Fatih                          500,000
33 Ani                      2,000,000
34 Darum                          500,000
35 Sandi                      1,000,000
36 Dewi                      2,000,000
37 TPQ AL HIDAYAH                      1,100,000
38 MUSHOLLA BAITUL MUKMININ                      2,580,000
39 MUSHOLLA NURUL IKHMAS                      2,483,000
40 MUSHOLLA AL FALAH                      4,060,000
41 Sutanto                          500,000
42 Saminah                          500,000
43 Maryam                          500,000
44 Sutarno                          950,000
45 Winanti                      1,500,000
46 Akbar                      1,500,000
47 Soebah                          500,000
48 Sardi                          500,000
49 Yanti                          500,000
50 Kasdi                      1,000,000
51 Warga Desa Pare Selogiri                          750,000
52 Warga Desa Keloran Selogiri                          750,000
53 Subari                          500,000
54 Lilik                          500,000
Total                  102,129,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 102,129,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 676 ROMBONGAN

Rp. 24,299,568,901,-