AGUS WIDODO (31th, Lumpuh ) alamat Banjeng RT 02/ RW 34 Maguwoharjo Depok Sleman Yogyakarta , Sdr Agus Widodo anak ke 9 dari 10 bersaudara pasangan Alm.Bp.Muji Sumarto dan Ibu Muji Sumarto (70th) yang berprofesi sebagai petani .Berawal sejak usia dini Sdr Agus Widodo mengalami demam setelah menjalani pemeriksaan dan injeksi menderita kelumpuhan pada kedua  untuk aktifitas di luar ruangan dengan merambat dan apabila lelah jalan merangkak , Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Sdr Agus Widodo untuk turut serta meringankan beban penderitaan dengan menyampaikan titipan #sedekaholliics berupa sebuah kursi roda untuk mendukung aktifitas diluar rumah senilai Rp 1.000.000

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 26 Januari 2015
Via: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @faisal_gudeg

Agus menderita lumpuh

Agus menderita lumpuh

——

ASMO WIYONO (90 th , Dhuafa) alamat Banjeng RT 02/RW 34 Maguwoharjo Depok Sleman Yogyakarta , Bp.Asmo Wiyono suami dari Ibu Jakiyem yang berprofesi sebagai buruh harian lepas atau buruh tani namun kini karena faktor usia yang sudah tidak muda lagi tak kuat untuk bekerja keras lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup layak saja terasa susah serta terkadang harus pinjam tetangga kanan kiri rumahnya , Bp Asmowiyono mengisi kesehariannya dengan mencari rumput untuk memberi makan 1 ekor indukan kambing titipan dari tetangganya , Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Bp.AsmoWiyono dan keluarga untuk turut serta meringankan beban deritanya selama ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics guna meningkatkan kwalitas hidup berupa 2 ekor kambing ,sembako dan uang tunai atau keseluruhannya senilai Rp. 2.000.000.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000
Tanggal : 27 Januari 2015
Via: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @faisal_gudeg @sintamurtina @blur_haikal

Bantuan untuk asmo

Bantuan untuk asmo

——

REJO PAWIRO TOMO SEMEDI (95, jompo duafa) alamat desa Gedongan RT 06 RW 02 Kec. Kotagede Yogyakarta. Mbah Rejo adalah seorang duafa yang harus berjuang hidup untuk membiayai kebutuhan sehari-harinya. Istrinya bernama Alm. Tekad sudah meninggal sekitar 2 tahun yang lalu. Mereka tidak dikaruniai anak. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, mbah Rejo bekerja menjadi tukang bersih makam Gedongan, itu dilakukan pada saat pagi hari sampai siang hari. Sembari bersih-bersih mbah Rejo juga membuat tusuk sate untuk membantu cucu angkatnya  jualan angkringan. Sore harinya beliau membantu cucunya itu menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk jualan angkringan. Upah yang diterima beliau dari jasa bersih-bersih makam tak seberapa, peziarah yang datang kadang memberinya uang Rp 2.000,00 sampai Rp 5.000,00, itu pun tak setiap hari beliau terima. Melihat keterbatasan hidup beliau, kami memberinya santunan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Jumlah bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 1 Februari 2015
Kurir : @RofiqSILVER @Tya_nurulendah

Bantuan untuk rejo

Bantuan untuk rejo

——-

KARTO SENTONO (94, jompo duafa) alamat Gedongan RT 08 RW 03 Kec. Kotagede Yogyakarta. Beliau adalah seorang janda yang tinggal bersama anak semata wayangnya bernama Bandi Surip (49), serta kedua cucunya. Suami mbah Karto sudah meninggal puluhan tahun yang lalu, sementara menantunya (istri pak Bandi) juga telah meninggal dunia karena sakit. Di usianya yang sudah renta, beliau masih bekerja berjualan dawet. Sehari-hari anak laki-lakinya yang bernama Bandi itu membuat adonan dawetnya, kemudia mengantar simah Karto ke tempat biasa berjualan. Sementara 2 cucunya bekerja menjadi pegawai laundry dan yang satunya bekerja sebagai penjaga warnet. Melihat keterbatasan hidup keluarga ini, kami memberinya santunan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Jumlah bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 1 Februari 2015
Kurir : @RofiqSILVER @Tya_nurulendah

Bantuan untuk karto

Bantuan untuk karto

——-

SRI SUYATMI (58th, kanker payudara) alamat Selokraman RT 046/011 Purbayan Kotagede Yogyakarta. Suaminya bernama pak Suprihatin (67 th). Bu Sri merasakan ada benjolan pada payudaranya pada bulan Mei 2014. Kemudia beliau periksa ke Puskesmas, lalu dirujuk ke RS Hidayatulloh. Setelah diperiksa ke RS Hidayatulloh, beliau dianjurkan dokter untuk dilakukan operasi. Akhirnya operasi pengangkatan bagian kanker/ mastektomi dilakukan pada bulan September 2014. Dari pihak RS Hidayatullah merujuk beliau ke RS. Sardjito untuk dilakukan kemoterapi, dimulai kemo pertama pada tanggal 24 Desember 2014 dan kemo selanjutnya dilakukan setiap 3 minggu sekali, hingga total 6 kali kemoterapi. Bu Sri dan suaminya bekerja dengan membuka warung di rumahnya, karena suami bu Sri sudah tidak mampu bekerja berat akibat sakit diabetes. Putra beliau yang pertama bernama Agung Yulianto (34 th) bekerja di event organizer,putra kedua Fitrian Prihantoro (29th) bekerja marketing di Walls. Kami memberinya santunan untuk membantu biaya akomodasi pemeriksaan beliau ke rumah sakit.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 1 Februari 2015
Kurir : @RofiqSILVER @Tya_nurulendah

Sri menderita kanker payudara

Sri menderita kanker payudara

——–

RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN SOLO (Jalan Duku No. 1 Gang 4, Jajar, Laweyan, Solo, 57144, Barat Rumah Sakit paru-paru Solo/kantor Samsat Solo) 0852-2860-2960. Rumah yang akrab disebut sebagai RSSR oleh para kurir #SedekahRombongan ini merupakan rumah yang digunakan untuk singgah bagi para pasien dampingan #SedekahRombongan Solo yang sedang menjalani rawat jalan dan Rumah yang dimiliki jauh dari Rumah Sakit. Untuk itu, setiap hari kurir #SedekahRombongan terus berusaha melengkapi kebutuhan perlengkapan maupun administrasi di RSSR Solo, bulan ini biaya yang dikeluarkan untuk RSSR Solo sebesar Rp. 2.640.157,- dengan rincian : konsumsi pasien Rp.1.041.000,- ; Modem dan perdana Rp. 640.000,- ; pembuatan company profile Rp. 560.000,- ; biaya listrik Rp. 190.157,- ; pembayaran sampah Rp. 60.000,- ; Jasa angkut kursi roda Rp. 20.000,- ; pembelian masker + washlap Rp. 29.000,- ; biaya koordinasi Rp. 100.000,- . Diharapkan dengan terpenuhinya kebutuhan RSSR Solo, pasien yang sedang menginap merasa betah, senang, dan segera sembuh. Atas sedekah dari para #sedekahholic semua kami kurir #SedekahRombongan Solo mengucapkan syukur yang sebesar-besarnya semoga berkah Allah selalu melimpahi kita semua. Aamiiin.

Jumlah bantuan : Rp. 2.640.157,-
kurir : @lastiko via @cicicinta , @gabeeela
Tanggal : 30 Januari 2015

RSSR Solo

RSSR Solo

——

SITI SURAIDA (33th, Ca Mammae) Alamat Pelemrejo KG I 595 Rt 30 rw 10 Purbayan Kotagede Yogyakarta. Satu tahun yang lalu bulan November 2013 payudara bagian kiri bu Siti pernah di operasi di RSUD Wirosaban Yogyakarta pengangkatan payudara bagian kiri. Dan setelah di lakukan operasi bu siti disarankan untuk melakukan kemoterapi karena hasil dari Patologi Anatomi di nyatakan Ganas, dikarenakan RSUD belum bisa melakukan tindakan kemoterapy maka oleh pihak Rumah Sakit di rujuk ke Rumah Sakit Bethesda dan di Bethesda saat itu mou nya dengan jamkeda kuotanya habis, dan pasien memakai jalan lain dengan altetnatif, dan setelah alternative malah sakit batuk tak berkesudahan lalu di periksakan di bp4 kotagede dan disana dinyatakan di paru-paru ada cairan dan di bp4 di sedot cairan, setelah dilakukan alternavi gak ada hasil yang baik, maka pihak keluarga membawa pasien ke Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan untuk saat ini sudah menjalani kemo ke 6 di Rumah Sakit Panti Rapih sejak bulan Oktober 2014.Ibu Siti dikarenakan sudah menjalar ke Paru-paru, setiah hari membutuhkan bantuan Oksigen untuk pernafasannya,untuk tabung besar harga untuk pengisiannya Rp.87.500 setiap 2 hari sekali  habis,Ibu Siti Suraida yang lahir 13 November 1981, sebelum sakit pernag berkerja menjadi penjaga perpustakaan SD Rejowinangun 2 Kotagede , Suami Karhat Protoputranto 35th 17 Agustus  ( buruh di pengrajin patung fiber) mempunyai Tanggungan: Putra 1 7tMuhammad AL khanafi,Keluarga ini untuk tinggal masih ikut ke Orang Tua Ibu Siti Suraida, Orang tua Ayah Udi Utomo (pensiunan pns) Ibu Uminah ( ibu rumah tangga). Bantuan ini untuk santunan lanjutan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembelian Oksigen rutin, cek lab,kontrol,obat di luar BPJS dan akomodasi rawat inap saat kemo ke 7. Yang sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 664.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal :26 Januari 2015
Via: @RofiqSILVER @Tya_Nurulendah

Siti menderita Ca Mammae

Siti menderita Ca Mammae

——-

GUGU PARULIAN MANURUNG (47th, dhuafa) biasa disapa Pak Guguh oleh rekan-rekannya, merupakan seorang dhuafa yang dahulu tinggal di Guwosari RT 03/27, namun saat ini beliau bertempat tinggal di rumah kontrakannya di Guwosari RT 04/27, Kandangsapi, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah. Pak Guguh hanya tinggal sebatang kara di rumah kontrakannya tersebut. keluarga beliau yang lain tiggal di Medan dan saat ini sudah tidak lagi pernah berkomunikasi dengan beliau. Pada 1997, beliau mengalami kecelakaan saat sedang mengendarai truk di tempat kerjanya dulu yang berakibat pada patahnya tulang kaki sebelah kiri, sehingga diharuskan untuk operasi. Hanya pasca operasi, kaki kiri Pak Guguh tidak kunjung membaik dan disarankan untuk melakukan operasi ulang, terhalang dengan dana yang mahal beliau tidak melakukan operasi tersebut karena pihak pimpinan tempatnya bekerja tidak memberikan kompensasi yang cukup. Pak Guguh memutuskan untuk mengamputasi kakinya, semenjak kejadian tersebut, beliau tidak lagi bekerja dan memutuskan untuk merantau di Surakarta pada taun 2002. Karena kondisinya yang lumpuh, dan tak dapat memiliki pekerjaan, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari beliau mengamen. Namun, sejak 7 tahun terakhir beliau berjualan koran di perempatan optik melawaibPasar Gede Solo sejak pagi hingga pukul 11.30 siang, penghasilan beliau perhari sekitar Rp. 25.000,-. Kondisi beliau saat ini sehat meski dahulu sempat memiliki hernia. Sampai tim #SedekahRombongan bertemu dengan beliau 4 bulan lalu, beliau mengatakan jika hernia yang dimiliki beliau belum dioperasi karena terhalang biaya dan hanya memiliki kartu jaminan kesehatan BMKS yang sudah tidak berlaku. Saat berada di Solo, beliau bertemu dengan RC dan diberikan kaki palsu untuk dapat membantu Pak Guguh berjalan. Namun, sepatu tersebut rusak dan tak lagi dapat digunakan, kurir #SedekahRombongan kemudian memberikan banuan berupa pembuatan kaki palsu yang baru dan masuk dalam rombongan 641. Setelah jadi, kaki palsu beliau ternyata kekecilan dan masih harus diperbaiki lagi, Tim Sedekah Rombongan kemudian memutuskan untuk membenarkan kaki palsu Pak Guguh yang lama dan membutuhkan biaya Rp. 950.000,-. Ahad, 1 Februari 2015 kaki palsu beliau jadi dan pas digunakan oleh beliau. Beliau merasa sangat senang dan menitipkan salam untuk seluruh kurir semoga dimudahkan urusannya oleh Allah SWT.

Jumlah Santunan : Rp. 950.000,-
Kurir : @lastiko via @cicicinta , @yudistirabayua,@roschandraputri
tanggal : 30 Januari 2015

Bantuan untuk gugu

Bantuan untuk gugu

——-

PRUDENSIA (54 Thn,Tumor kandungan) Jl. Kangguru Dok 5, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Penyakit ini menyebabkan perutnya Bu Prudensia terus membesar. Bersama suami, Bu Prudensia ke rumah sakit dan ternyata hasil diagnosa dokter menderita tumor kandungan. Ketika diperiksa, kandungannya berisi penuh cairan, dan sudah naik ke paru-paru. Dengan demikian  paru-paru sebelah kanan terinfeksi. Dokter menyarankan untuk sedot cairan sebelum dilakukan operasi pengangkatan kandungan. Mendengar jumlah biaya yang besar untuk operasi dan penyedotan, Bu Prudensia dan suami sangat kebingungan karena pekerjaan suami pun hanya serabutan, serta untuk biaya harian saja masih kewalahan. Saat ditanya Jaminan Kesehatan Papua, Bu Prudensia tidak punya karena mereka pendatang dari Ambon dan sekarang tinggal menumpang dikeluarga. Untuk biaya pengobatan, kebutuhan biaya sebesar 10 juta rupiah; sudah termasuk operasi. Keluarga Bu Prudensia masih coba untuk kumpulkan biaya. Santunan #sedekahrombongan diberikan untuk meringankan total pengobatan Bu Prudensia.

Jumlah bantuan: Rp. 4.000.000,-
Tanggal: 16 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via @Chana_rv

Prudensia menderita Tumor kandungan

Prudensia menderita Tumor kandungan

——–

VERONIKA (34 Thn, Kanker payudara), RT/RW 9/8 Kel. Cendana,  Kec. Kota Soe Kab. Timor Tengah Selatan, Prov. Nusa Tenggara Timur. Gejala yang dialami Veronika selama 6 bulan terakhir adalah demam yang sering datang dan bahkan mengakibatkan tidak sadarkan diri. Hasil diagnosa dokter Veronika menderita kanker payudara. Penyataan dokter tersebut membuat Veronika dan keluarga sangat sedih dan terpukul. Veronika belum menikah dan merupakan  anak ke-2 dari 7 bersaudara. Kegiatan sehari-hari membantu orang tua yang bekerja sebagai petani. #sedekahrombonngan menyalurkan bantuan untuk pemeriksaan rutin kondisi Veronika ke rumah sakit daerah.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 22 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Frids Lumba, Melky

Veronika menderita Kanker payudara

Veronika menderita Kanker payudara

——-

ABDUROHIM (8) adalah putra kelima dari pasangan Bapak Safariyanto (Buruh Serabutan) dan Ibu Sriani (IRT) warga Plosok Kab.Kudus Jawa Tengah yang menderita Kanker Kelenjar Getah Bening sejak masih berumur sekitar 3 tahun. Sejak sekitar tahun 2008 Dik Rohim sudah menjalani berbagai pengobatan di RSUD Kudus dan di RSUP Kariadi Semarang untuk mengusahakan kesembuhannya. Sampai suatu saat proses pengobatan ini sempat dihentikan karena keterbatasan biaya. Hingga kami bertemu Dik Abdurohim beberapa bulan lalu dan hingga saat ini kami mendampingi proses pengobatan Dik Rohim selama menjalani pengobatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya akomodasi orang tua Dik Rohim dan untuk kebutuhan sehari-hari mereka saat di Semarang.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 15 Januari 2015
Kurir : @indrades @desiariyanii

Bantuan untuk abdurohim

Bantuan untuk abdurohim

——

SURAHMIN (42) penderita Tumor Pipi. Beliau adalah warga Jl. Mangunharjo RT.1 RW.2 Kel. Mangunharjo Kec. Tugu Kota Semarang Jawa Tengah ini sejak 4 tahun terakhir menderita Tumor Pipi yang menggerogoti bagian pipi dan wajah beliau. Pak Surahmin sudah kami dampingi pengobatannya sejak tahun 2012 dan hingga saat ini beliau sudah menjalani banyak tindakan medis seperti kemoterapi, operasi, dan rencananya kali ini akan dilanjutkan dengan program terapi penyinaran di RS. Kariadi Semarang. Pak Surahmin tinggal bersama Bu Darsih (45) memiliki 5 orang anak dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Bu Darsih yang menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai buruh bangunan karena Pak Surahmin tidak dapat bekerja dan putra putri mereka juga masih kecil. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya berobat dan akomodasi Pak Surahmin di RS. Kariadi Semarang yang saat ini dalam tahap kemoterapi.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 19 Januari 2015
Kurir : @indrades @desiariyanii @afrizacool86

Surahmin menderita Tumor Pipi

Surahmin menderita Tumor Pipi

——-

HARTINI (50) Sakit Kelainan Tulang sejak 10 tahun yang lalu. Alamat: RT.35 RW.08 Dusun Wedilelo Desa Karangduren Kec.Tengaran Kab.Semarang Jawa Tengah. Awalnya, 10 tahun lalu beliau pingsan di dapur kemudian tersiram air panas mendidih. Beliau kemudian sempat berobat sekitar satu tahun, namun kondisi kaki jadi mengecil dan tidak bisa pulih. Kemudian sekitar 8 bulan lalu beliau mengalami kecelakaan, ketika keluar rumah hendak ke Warung ada insiden akibat tetangga yang akan memetik nangka sampai akhirnya beliau terjatuh dan tulang Femur patah. Setelah patah tulang tersebut beliau hanya berobat di pengobatan alternatif. Suami beliau Pak Musin (45) sehari-hari bekerja sebagai buruh di perusahaan air (kurir pengantar air) di daerah Tengaran. Mereka mempunyai satu orang putra dan sudah berkeluarga, yang juga bekerja di tempat yang sama dengan ayahnya sebagai buruh serabutan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 25 Januari 2015
Kurir : @indrades @datikdungg

Hartini sakit Kelainan Tulang

Hartini sakit Kelainan Tulang

——–

AKHMAD KHUMAEDI (61) Sakit Patah Tulang sejak 5 tahun yang lalu akibat kecelakaan. Alamat: RT.34 RW.08 Dusun Wedilelo Desa Karangduren Kec.Tengaran Kab.Semarang Jawa Tengah. Beliau pernah menjalani operasi pada Juli 2009 di RS.Ortopedi Solo, operasi tersebut adalah untuk mengganti tulang karena tulang beliau remuk akibat kecelakaan tersebut. Saat itu pengobatan belum tuntas namun tidak beliau lanjutkan karena keterbatasan biaya hingga sekarang beliau masih merasakan sakit, bekas luka bengkak, ngilu, nyeri, dan bernanah. Tiap sakitnya kambuh hanya diberi obat nyeri dan obat luka biasa dan beliau terakhir periksa ke RS sekitar 1 tahun yang lalu. Istri beliau bernama Ibu Rohmatun (57) sehari-hari berjualan jajan anak2 SD. Pekerjaan sehari-hari Pak khumedi membuat jamur dan membuat kerajinan wayang tp sampe skg Blm punya wadah yg mau nerima, total wayang 100an kecil dan 10 yg besar. Punya 6 anak, hanya anak ke 6 yg masih sekolah SMA kelas 2. Anak pertama tukang, kedua guru honorer, ketiga di jkta, ke empat operator warnet tp skg nganggur, kelima nganggur. Pernah di daftarkan BPJS oleh dokter RS DKT sala3 tp ga pernah di bayar krn tidak ingin merepotkan keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 25 Januari 2015
Kurir : @indrades @datikdungg

Akhmad Sakit Patah Tulang

Akhmad Sakit Patah Tulang

——-

YAYASAN AL FALAH Semarang. Alamat: Kampung Tlumpak Sambiroto Kec.Tembalang Kota Semarang Jawa Tengah. Yayasan ini berdiri sejak tahun 2007 dan bergerak di bidang pendidikan dasar kepada anak-anak yang kurang mampu. Kegiatan sehari-hari di tempat ini adalah kegiatan belajar mengajar TK, SD, dan Madrasah. Siswa tidak mampu yang berasal dari sekitar yayasan ini berada yang bersekolah di yayasan ini juga digratiskan untuk iuran bulanannya. Dengan jumlah siswa 63 anak, sekitar 90% dari merupakan anak yatim dan dhuafa. Kami berkesempatan mengunjungi Yayasan Al Falah pada 11 Januari 2015 dan berilaturahmi dengan pengurus juga anak-anak di Yayasan Al Falah. Karena fasilitas yang masih banyak kekurangan dan saat ini pengurus Yayasan Al Falah juga sedang melakukan pembangunan gedung untuk kebutuhan ruang kelas, kami menyampaikan sedekahmu ini untuk membantu biaya pembangunan tersebut dan untuk memberikan santunan kepada siswa di Yayasan Al Falah.

Jumlah Bantuan : Rp 6.000.000,-
Tanggal : 11 Januari 2015
Kurir : @indrades @desiariyanii @diahpertiwi1110 All Kurir Semarang

Bantuan untuk Yayasan Al Falah

Bantuan untuk Yayasan Al Falah

—–

RAYA DITA RIZKY,  Alamat: RT.6 RW.3 Dusun Klopo Kec.Bringin Kab.Semarang Jawa Tengah usia 20 hari, putra ketiga dr pasangan widyanto (ayah) dan romdyas tutik (Ibu). Sejak lahir menderita penyakit kelainan darah. Usia 3 hari tubuh berwarna kuning hingga akhirnya dibawa ke RSUD Ambarawa. Dr sana ingin dirujuk ke RS kariadi semarang namun dikarenakan terkendala oleh biaya Hal itu tidak dilakukan. Tindakan yg diberikan dgn suntikan obat untuk menaikkan Hb kemudian dilanjutkan dgn transfusi darah. Pak widyanto sehari-hari bekerja sebagai sopir freelance di salah satu perusahaan ekspedisi dan Ibu sbg Ibu rumah tangga yg memiliki tanggunan 2 anak lainnya yg sdg menempuh pendidikan kelas 2 SMP dan 1 SD.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 26 Januari 2015
Kurir : @indrades @datikdungg

Bantuan untuk raya

Bantuan untuk raya

——-

BAGAS ADI SAPUTRA (9) Riwayat Penyakit Jantung Bocor/TOF. Alamat : Kampung Bendan RT.6/4. Desa Pati Kidul, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Bagas Adi Saputra, anak ke dua dari tiga bersaudara, putra bapak Susawi (40) dan ibu Sri Lestari (37), sejak lahir Bagas Adi Saputra sudah menderita sakit Jantung Bocor, yang ditandai dengan kondisi bibir, jari tangan dan kaki membiru, karna keterbatasan biaya, bapak Susawi seorang buruh tani ini tidak mampu untuk membiayai pengobatan anaknya, Pertengahan tahun 2012, dibekali Jamkesda, Bagas Adi Saputra baru bisa mendapatkan kesempatan menjalani pengobatan, Fasilitas dari Pemerintah ini digunakannya berikhtiar untuk kesembuhannya, pengobatan pertama dilakukan dari Puskesmas terdekat dilanjutkan ke RSUD Karyadi Semarang, dan dari hasil diagnosa dokter, pengobatan lanjutannya Bagas Adi Saputra dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita Jakarta, Berobat dengan fasilitas Jamkesda sangat membantu langkah bapak Susawi ke Jakarta. namun karna belum ada kerja sama antara Pemda Pati dengan RS Jantung Harapan Kita pengobatan Bagas Adi Saputra tidak bisa menggunakan fasilitas Jamkesda yang dimilikinya dan pengobatannyapun tidak dilanjutkan. September 2014, pengobatan Bagas Adi Saputra kembali dilakukan, berbekal BPJS yang dimilikinya, Bagas Adi Saputra kembali berobat ke RS Jantung Harapan Kita Jakarta, setelah dirujuk pengobatannya dari RSUD Karyadi Semarang, Berobat dengan fasilitas BPJS sangat membantu bapak Susawi, namun tingginya biaya hidup di Jakarta sangat memberatkan keluarga sederhana ini. Alhamdulillah #SedekahRombongan ikut membantu meringankan beban keluarga ini, bantuan lanjutan ini digunakan untuk membantu biaya akomodasi keluarga dari Pati ke Jakarta. Mohon doa dari rekan #Sedekaholics untuk kelancaran dan kesembuhanya.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 15 Januari 2015
Kurir : @indrades @simbahferi @harji_anis

Bagas menderita Jantung Bocor

Bagas menderita Jantung Bocor

—–

SITI MUSIYAM (41) adalah penderita Kanker Ovarium warga Desa Karangsari, Kec.Bojong Kab.Pekalongan Jawa Tengah. Dahulu ibu dari dua orang anak ini bekerja sebagai buruh batik, sampai akhirnya pada awal tahun 2013 beliau didiagnosa menderita Kanker Ovarium. Hingga di bulan februari 2014 dilakukan operasi pengangkatan kista dengan harapan beliau dapat kembali sehat seperti semula. Namun ternyata setelah operasi tersebut Ibu Musiyam merasakan sakitnya muncul kembali dan diketahui ternyata ada sel kanker yg tumbuh di sekitar usus hingga menyebabkan beliau harus menggunakan alat bantu selang untuk buang air. Dokter yang menangani Ibu Musiyam menyatakan agar segera dilakukan operasi lanjutan dan merujuk beliau ke RS. Kariadi Semarang karena kelengkapan alat medis di sana lebih nemadai. Karena keterbatasan biaya akhirnya hal ini tidak dilakukan pada saat itu. Agustus 2014 kami dipertemukan-Nya dengan Ibu Musiyam dan kami langsung membawa beliau untuk berobat ke RS.Kariadi Semarang dan sekarang beliau sudah menjalani beberapa kemoterapi. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya akomodasi dan biaya berobat Ibu Musiyam bersama keluarga yang mendampingi selama di Semarang.

Jumlah Bantuan : Rp 1.100.000,-
Tanggal : 28 Januari 2015
Kurir : @indrades @desiariyanii @diahpertiwi1110

Siti sakit Kanker Ovarium

Siti sakit Kanker Ovarium

——

SEPTIANA DEWI (2) penderita Tumor Pipi adalah putri pertama dari pasangan suami istri Dimyati (Tukang Tambal Ban) dan Umiasih (IRT) warga Kramatsari Kota Pekalongan Jawa Tengah. Dik Septiana Dewi mengidap Tumor di Pipi sejak lahir dan terus membesar hingga saat ini usianya 2 tahun. Sesaat setelah kelahiran, Dik Septi sempat menjalani serangkaian pengobatan hingga ke RSUP Dr. Kariadi Semarang namun tim dokter baru bisa melanjutkan proses pengobatan setelah Dik Septi berusia 2 tahun karena organ tubuh dan wajahnya juga masih sangat rentan jika dilakukan pembedahan dan sejenisnya. Sejak pertengahan September 2014 kami bertemu Dik Septi dan mendampingi proses pengobatan yang juga dilakukan di RSUP DR. Kariadi Semarang dan saat ini sudah menjalani proses biopsi atau pengambilan sampel tumor yang diderita Dik Septi untuk proses observassi dan menentukan tindakan selanjutnya. Bantuan ini ditujukan untuk membantu kebutuhan sehari-hari dan akomodasi orang tua Dik Septi di Semarang.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 30 Januari 2015
Kurir : @indrades @desiariyanii @diahpertiwi1110

Septiana menderita Tumor Pipi

Septiana menderita Tumor Pipi

——-

THOLIB (54) penderita sakit Jantung, alamat: RT.1 RW.2 Ds.Tluwuk Kec.Wedarijaksa Kab.Pati Jawa tengah. Pak Tholib sejak 3 tahun lalu didiagnosa menderita sakit jantung. Selama ini beliau yang hanya bekerja sebagai butuh tambak di sekitar tempat tinggalnya ini hanya berobat melalui pengobatan alternatif. Pertengahan Januari 2015 kami bertemu beliau dan kami mengantar beliau kembali menjalani pemeriksaan dan kontrol di RSUD Pati. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya berobat dan akomodasi Pak Tholib untuk ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 30 Januari 2015
Kurir : @indrades @simbahferi

Tholib menderita sakit Jantung

Tholib menderita sakit Jantung

—–

ALFAN TAFIQU (11) adalah penderita Kelainan Kelenjar Getah Bening dan belakangan ada diagnosa Kelainan pada Limfa. Dik Alfan adalah putra dari Akhmad Sobirin (35) dan Eni Linda Wati (36) warga Desa Kasepuhan Kec.batang Kab.Batang Jawa Tengah. Dik Alfan sejak 2 tahun lalu mulai menunjukkan gejala kelainan pada tubuhnya, beberapa benjolan sempat tumbuh di tubuh bocah kelas lima SD ini. Saat itu benjolan-benjolan tersebut sudah dioperasi namun tumbuh lagi dan kondisi tubuhnya secara umum terus menunjukkan penurunan. Dokter di RSUD Batang menyarankan agar Dik Alfan dirujuk ke RS Kariadi Semarang agar mendapatkan perawatan lebih intensif. Namun karena keterbatasan biaya, orang tua Dik Alfan yang hanya bekerja sebagai buruh biasa tidak mampu melanjutkan proses pengobatan tersebut. Hingga akhirnya pada bulan November 2014 kami bertemu Dik Alfan dan membawanya mulai berobat di RS Kariadi Semarang. Saat ini Dik Alfan dalam tahap observasi oleh tim dokter di RS Kariadi Semarang dan belakangan diketahui ada kelainan juga pada Limfa. Mohon doa dari rekan-rekan sekalian agar proses pengobatan Dik Alfan berjalan lancar dan semoga segerea berbuah kesembuhan untuknya. Saat iini Dik Alfan mulai menjalani perawatan intensif di RS.Kariadi Semarang. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya akomodasi Dik Alfan dan keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 30 Januari 2015
Kurir : @indrades @desiariyanii @diahpertiwi1110

Alfan Kelainan Kelenjar Getah Bening

Alfan Kelainan Kelenjar Getah Bening

——–

CINDI YULINDA (13 th , Operasi Darah Beku Di Otak ) alamat Ngabeankulon RT 05/RW 35 Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta . Dik Cindi Yulinda yang berstatus pelajar kelas 8 c SMP Depok 5 Sleman Yogyakarta, putri ke 2 dari 3 bersaudara pasangan Bp.Suwandi (41th) yang berprofesi buruh harian lepas dikala ada yang menggunakan jasanya sebagai buruh bangunan jikalau tidak ada pekerjaan mengumpulkan barang bekas lalu dijual dan Ibu.Sutini (40 th) yang berprofesi buruh harian sebagai pembantu rumah tangga. Dik Cindi Yulinda sejak 1 minggu terakhir ini rawat inap di RS Bethesda Yogyakarta dikarena mengalami pembekuan darah di otak bagian kiri akibat dari kecelakaan tunggal yang menimpanya di jalan kawasan Minomartani Ngaglik Sleman Yogyakarta. Adapun kondisi Dik Cindi sudah membaik pasca operasi pengambilan darah beku dikepalanya .Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Dik Cindi beserta segenap keluarganya untuk turut serta meringankan beban penderitaannya dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics yang dipergunakan untuk mengurangi tanggungan biaya operasi dan tindakan medis selama menjalani perawatan yang belum terbayar senilai Rp 5.000.000 (Lima Juta Rupiah).

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000
Tanggal : 2 February 2015
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL @sinta_murtina

Cindi Operasi Darah Beku Di Otak

Cindi Operasi Darah Beku Di Otak

——–

PANTI SOSIAL DAN DHUAFA HAFARA ( Bantuan Angsuran Ambulan ) Alamat di Dukuh Tempuran Desa Tamantirto Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Penghuni panti ada 45 orang terdiri dari16 anak-anak,dewasa dan gangguan jiwa. Bangunan yang sekarang ditempati sewa lahan kas desa. Sumber keuangan panti ini dari kerjasama dengan dinas sosial untuk jatah per anak 1,2jt/tahun dan untuk yg dewasa pernah mendapat bantuan untuk modal usaha. kegiatannya belajar mengajar untuk anak2 dan mengajarkan ternak ikan dan pertanian untuk yg dewasa. Pengurus jumlah 10 semua adl relawan. Panti Hafara mempunyai Ambulance jenis grandmax Yang dipakai untuk mengantar dan menjemput pasien dhuafa dan operasional lainnya. Ambulan tersebut diperoleh dari sumbangan donatur untuk uang mukanya saja, sedangkan angsuran perbulannya masih harus mencari dari sumber lainnya. Sedekah Rombongan sebagai gerakan sosial yang aktif dalam gerakan menyampaikan sedekah merasa harus ikut ambil bagian saat gerakan lain yang serupa merasa butuh bantuan, Sedekah Rombongan membantu pembayaran angsuran bulan Januari sebesar Rp. 3.000.000,-.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000
Tanggal : 25 Januari 2015
Kurir : @RofiqSILVER  @Keliqer @FahmiSQ

Bantuan PANTI SOSIAL DAN DHUAFA HAFARA

Bantuan PANTI SOSIAL DAN DHUAFA HAFARA

———

CIPTO SUDARMO (87 th , Bantuan Tunai) Alamat Gedongan RT 02/ RW 01 Purbayan Kotagede Kodya Yogyakarta Yogyakarta , Ibu Cipto Sudarmo seorang janda dari 4 orang anak yang sudah berkeluarga yang berprofesi jualan bunga untuk orang mati di Pasar Pleret Bantul Yogyakarta sejak 10 th terakhir ini untuk berjualan dibantu oleh anaknya diantar – jemput dari rumahnya yang berjarak 5 km dikala fisiknya masih sehat dulu mengandalkan sepeda onthel untuk pulang pergi sambil membawa barang dagangannya , Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Ibu Cipto Sudarmo yang di usia 87 tahun masih semangat dalam berikhtiar yang menjadi penyemangat bagi rekan-rekan yang masih berusia muda , untuk meningkat kwalitas hidup serta support #SedekahRombongan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics senilai Rp. 1.000.000

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 28 Januari 2015
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL

Bantuan untuk Cipto

Bantuan untuk Cipto

——–

WARSO BIN  KARTO WIJOYO ( 87 Tahun, Stroke),  dsn. Nguneng, Puhpelem, Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau sudah tidak mampu lagi untuk berjalan, kondisi karena sakit tersebut sehingga butuh bantuan berupa kursi roda agar mempermudah keluarga dalam merawatnya. Bantuan kursi roda dan sedikit untuk kebutuhan hidup sesaat/beberapa hari, bisa di gunakan untuk membeli kebutuhan pokok. Istrinya sudah meninggal, tinggal bersama anak perempuannya dan mempunyai 2 orang cucu yang masih kecil. Dulu, sebelum sakit stroke, kesehariannya bekerja di sawah untuk bertani. Karena kondisi tersebut, sekarang pun hanya tinggal di rumah kecilnya dan tiap hari mendapatkan perawatan dari anaknya, untuk mencukupi kebutuhan makan kesehariannya terkadang sulit. Mudah – mudahan bantuan ini meringankan beban keluarga Warso, dan bisa bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 24 Januari 2015
Kurir : @Mawanhananto@Teguh

Warso menderita Stroke

Warso menderita Stroke

——–

KAIMO BIN KROMO SUKARYO ( 68 Tahun, Stroke ), beliau tinggal di Pasekan, Eromoko, Wonogiri, Jawa Tengah. Saat ini beliau sedang mengalami sakit stroke, dan tidak bisa bergerak kemana – mana dan hanya terbaring di tempat tidurnya. Kaminem, sang istri yang merawat keseharian hidupnya, keluarga ini adalah keluarga tidak mampu. Kaminem pun kesehariannya berjualan godong/daun pisang untuk di bawa ke pasar, namun dari itu hasilnya juga tak seberapa. Dalam kondisi seperti ini, hidupnya semakin sulit. Seorang anaknya, Sularto ( 42 Tahun ), yang merantau ke Purwodadi terkadang mengirimkan uang untuk biaya kebutuhan hidup mereka, akan tetapi juga tidak tentu katanya. Karena disana juga belum berhasil dalam hidupnya, pas – pas an juga. Mudah – mudahan, bantuan ini sedikit bisa meringankan beban keluarga ini. Dan bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan pokok dan berobat dalam beberapa waktu. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Januari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Kaimo sakit Stroke

Kaimo sakit Stroke

——

AGUS MUSTOIM BIN alm. EDI SULIS ( 12 Tahun, Bantuan Tunai ). RT02/5, Bulusulur, Wonogiri, Jawa Tengah. Adek Agus ini sudah di tinggal pergi oleh ayahnya sekitar tiga tahun yang lalu, dan saat ini dia hidup bersama neneknya di rumah. Ibunya, Sri Sulasmi, pergi ke Jakarta untuk merantau menjadi pembantu rumah tangga. Walau tiap bulan mendapatkan kiriman dari ibu nya, namun juga belum bisa memberikan kebutuhan yang cukup untuk kesehariannya untuk kebutuhan sekolahnya. Bantuan ini mudah – mudahan meringankan beban mereka, bisa di gunakan untuk kebutuhan sekolah dek Agus, serta sedikit membantu untuk kebutuhan pokok mereka. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Januari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan untuk agus

Bantuan untuk agus

——–

NGADINEM BINTI alm. RIMIN (67 Tahun, Bantuan Tunai ). RT02/11, Ngampel, Balong, Ponorogo, Jawa Timur. Beliau hidup sebagai janda, sang suami yang bernama Bapak Misdi, sudah meninggal 8 tahun yang lalu. Saat ini tinggal bersama anaknya serta ketiga cucu nya. Kesehariannya di rumah saja, karena sudah tidak mampu untuk bekerja apa – apa. Informasi dari kawan di Kismantoro yang kebetulan adalah tetangganya, anak mbah Ngadinem baru saja sembuh dari sakit akibat kecelakaan, sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya semakin sulit. Kebutuhan hidup pokok kesehariannya biasa di cukupi oleh anak, namun karena kondisi tersebut, mereka semakin kesulitan. Mudah – mudahan, sedikit bantuan ini bisa meringankan beban keluarga Ngadinem. Dan anaknya bisa segera sembuh serta bisa kembali untuk bekerja mencukupi kebutuhan pokok hidup mereka sehari – hari. Ucapan terimakasih banyak untuk para kurir/tim sedekah rombongan yang telah datang jauh ke rumahnya, mudah – mudah selalu diberikan kesehatan dan kemudahan. Doa ini yang selalu membawa semangat kami untuk terus bergerak. Aamiin .Move!

Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 18 Januari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh@Misran

Bantuan untuk ngadinem

Bantuan untuk ngadinem

———

AHMAD RAMDANI (25 tahun, luka bakar)  bertempat tinggal di Desa Seretan RT 15 RW 3 Kelurahan Sendangrejo, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. mas dhani yang bekerja sebagai buruh las ini mengalami luka bakar saat mengerjakan konstruksi rangka atap baja di daerah Solo Baru. Karena tidak menggunakan peralatan safety dan ada kabel listrik yang putus, maka mas Dhani tersambar listrik tersebut. Sebelumnya pada tahun 2007 mas Dhani pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang di bagian kaki kirinya, akan tetapi sekarang sudah sembuh. Anak pertama dari bapak Kumedi (50 tahun) yang bekerja sebagai buruh tani dan ibu Titik Rahayu (48 thn) sebagai ibu rumah tangga ini juga memiliki 3 orang adik, Adik ke 2 sudah memiliki suami, adik ke 3 perempuan dan sudah bekerja sebagai buruh kemudian adik keempatnya laki-laki tetapi mengidap autis. Sampai saat ini mas Dhani sudah menjalani 45 kali operasi. Sudah 1 tahun lebih di rawat di RSUD Dr. Moewardi sampai keluarga menjual harta tanah kebun warisan eyangnya untuk membeli obat-obat yang tidak tercover BPJS dan untuk akomodasi sehari-hari keluarga dari Rumah ke Rumas Sakit, Karena lamanya di RS, maka akomodasi dan obat-obatan terpaksa mengutang kepada tetangga. Ditambah asupan makanan mas Dhani sendiri harus yang mengandung tinggi protein supaya luka bakar mas Dhani cepat membaik. Hasil operasi tanam kulit mas Dhani berhasil, Kemarin tanggal 3-12-14 mas Dhani menjalani medikasi. Kaki kiri yg diambil kulitnya sudah dibuka perbannya, dan gips di tangan kirinya sudah dilepas. Rencana selanjutnya, minggu depan akan dilakukan penanaman kulit di dada. Tanggal 2 Januari 2015 mas Dhani kembali menjalani medikasi dan pengukuran baju khusus untuk menekan pertumbuhan dagingnya. Kurir #Sedekahrombongan kembali menyalurkan santunan yang ke-8 dari para #sedekahholic sebesar Rp. 500.000,- untuk biaya pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan guna memenuhi asupan protein mas Dhani. Setelah santunan yang ke-7 masuk di rombongan 647. Keluarga merasa sangat bersyukur atas dampingan yang dilakukan dan memohon doa agar mas Dhani cepat sembuh. Aamiin .

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @lastiko via @cicicinta @rianananudz
Tanggal : 5 Januari 2015

Ahmad menderita luka bakar

Ahmad menderita luka bakar

——-

AMBULANCE MTSR (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan, PERBAIKAN DAN PERAWATAN RUTIN BULAN JANUARI) Wilayah Solo Raya. Mobil bermotif batik dengan gradasi warna putih-merah yang biasa disebut MTSR oleh para kurir ini merupakan mobil operasional yang digunakan oleh para kurir dan driver untuk mengantar jemput pasien, mengantar barang ke panti asuhan, memberikan kebutuhan pada para dhuafa yang membutuhkan, orang sakit yang tak mampu, warga miskin dan bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Setelah bulan lalu biaya operasional untuk MTSR masuk pada rombongan 657, bulan ini biaya MTSR sejumlah Rp. 4.247.551,- digunakan untuk membeli bensin Rp. 650.000,- ; hotline MTSR Rp. 47.551,- ; kaca, film dan penggantian ban Rp. 2.000.000,- ; penggantian jok Rp. 1.550.000,-. Sedekah dari para #sedekahholic semua sangat membantu kami dalam menunjang kebutuhan kami dalam menyalurkan santunan, doa kami menyertai #sedekahholic semua agar selalu dilindungi dan diberikan keberkahan oleh Allah SWT.

Jumlah santunan : Rp. 4.247.551,-
Kurir : @lastiko via @cicicinta
Tanggal : 30 Januari 2015

MTSR Solo

MTSR Solo

——-

PARYANI BIN SUBARJI (40 tahun,  kanker payudara sebelah kanan) ibu Paryani begitu biasa dipanggil tinggal di Desa Kliwonan RT 25, Masaran, Sragen , Jawa Tengah adalah seorang Ibu dari 2 anak ini keseharian nya adalah sebagai pembatik dengan penghasilan Rp 10.000,- per lembar. Awalnya bu Paryani merasakan ada benjolan pada daerah payudara bagian kanan dan diperiksa ke RS PKU dan didapatkan hasil kanker ganas mammae. Dengan bantuan BPJS dari #SR, Pada Mei 2014 dilakukan operasi pengangkatan dan berjalan lancar. Perwatan jalan berikutnya pasca oeprasi melakukan kemo sebanyak 16 kali, 11 kali kemo berjalan lancar dan kemudian di lanjutkan kemo- kemo selanjutnya. Sekarang memasuki kemo ke 12 pada tanggal 31 Februari 2015, yang sehari sebelumnya tepatnya tanggal 20 Januari 2015 di dahului sehari sebelumnya ( 20 Januari 2015) dengan Kontrol ke RS PKU Surakarta. Kelanjutan kemo berikutnya ke 13 dari total 16 kali kemo di laksanakan tanggal 11 Februari 2015 dan kontrol sehari sebelumnya 10 Februari 2015. Atas bantuan dari sedekaholic melalui #Sedekah Rombongan keluarga merasa terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih.

Santunan yang diberikan : Rp 500.000
Tanggal : 23 Januari 2015
Kurir : @lastiko via @aribts6

Paryani menderita kanker payudara sebelah kanan

Paryani menderita kanker payudara sebelah kanan

——-

MIKEM binti alm. SONOREJO ( 76 Tahun, Bantuan Tunai ),  RT04/06 Waleng, Girimarto, Wonogiri, Jawa Tengah. Seorang mbah hidup menjanda sudah belasan tahun yang lalu, usia sudah cukup tua. Dan untuk kebutuhan kesehariannya kurang mampu tercukupi. Tidak ada sanak saudara yang merawat beliau, sehingga kami pun atas informasi dari perangkat setempat kemudian memberikan sedikit bantuan tunai agar bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan hidup beliau saat ini. Mungkin pun tidak bisa mengcover dalam seluruh hidupnya, namun paling tidak sedikit meringankan beban hidup yang semakin sulit. Ddoa teriring ucapan mbah Mikem untuk kami semua agar selalu diberikan kesehatan, kemudahan, gangsar gampang golek pangan lan sak panunggalane. Begitu bilangnya. Namanya juga orang jawa yang gak bisa ber bahasa indonesia, tak apa, karena memang bisa memberikan motivasi dari doa orang sepuh seperti mbah Mikem tersebut. Semoga bisa bermanfaat bagi beliau. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Januari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh@Paryono

Bantuan untuk mikem

Bantuan untuk mikem

——-

DINEM binti alm. KROMO SIMIN ( 75 Tahun, Bantuan Tunai ), RT02/1, Tlogoharjo, Giritontro, Wonogiri, Jawa Tengah. Penyaluran bantuan untuk ke sekian kalinya bagi warga miskin yang hidup sebatang kara, bagaimana pun susahnya saat harus menjalani hidup dalam kesendirian dan kesusahan. Tidak hanya orang sakit yang mungkin masih bisa mendapatkan perlindungan, pengobatan dan pendampingan dari berbagai elemen. Pemerhatian yang kurang seperti beliau kadang memberikan kesempatan untuk lebih banyak berbagi, bayangkan jika suatu saat itu yang terjadi pada anda. Pada keluarga anda, dan jika anda hidup dalam kesendirian dan tidak mampu berbuat banyak. Beliau sudah di tinggal oleh sang suami yang telah mendahului berpulang ke rahmatullah. Bayangkan, saat sendiri dan tak mampu berbuat banyak, apakah kebutuhan makan bisa tercukupi setiap hari, mungkin tidak. Tidak banyak orang – orang miskin seperti beliau menjadi obyek bagi media untuk mendapatkan perhatian khusus. Barangkali berpikir karena sudah tua, tidak produktif dan sebagainya. Namun, hakikinya, kebutuhan pokok sangatlah di butuhkan. Dan hanya sekedar untuk kebutuhan makan. Memberi tidak berarti memanjakan, jika pun yang terbaik dilakukan untuk meringankan itu pun sudah bermanfaat bagi sesama. Jangan menunggu ada, menunggu kaya, menunggu kecukupan. Karena, diantara harta kita, ada hak sebagian untuk mereka. Jika si sakit bisa ada kesempatan dalam perhatian negeri ini dengan BPJS, bagaimana dengan mereka yang pun tidak sakit. Semoga ini bisa sedikit meringankan beban beliau, dan bermanfaat untuk kehidupannya. Aamiin .

Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 28 Januari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan untuk dinem

Bantuan untuk dinem

——–

SUMI binti alm. SUPARNO DINOYO ( 78 Tahun, Bantuan Tunai ). Tinggal di ds. Pagutan, Manyaran, Wonogiri, Jawa Tengah. Yang terkadang terabaikan dalam berbagi, karena mungkin di pandang sebelah mata sebab sudah tua dan kondisi tidak produktif lagi. Padahal, ketidakmampuan itu bukan karena kemauan mereka. Tidak banyak yang diharapkan untuk orang miskin seperti mbah Sumi tersebut. Dalam hidup sendirinya, tak mampu yang banyak dilakukannya. Apalagi kemudian harus bekerja, bekerja pun tidak mungkin. Sumi sudah lama hidup sendiri, di rumah yang jauh dari keramaian, di balik bukit yang pelosok. Hanya bantuan tetangga yang membuatnya bisa bertahan hidup. Ini alasan pemberian bantuan tunai untuk beliau, agar bisa bermanfaat untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya, walau tidak bisa kemudian digunakan selama beberap bulan, tetapi paling tidak sedikit meringankan beban beliau. Dan doa orang – orang seperti beliau itu bisa menjadi makna dan berkah bagi kami semuanya, terlebih bagi para sedekaholics yang mau berbagi bersama #sedekahrombongan. Mudah – mudahan doa – doa mereka terwujudkan, menjadi berkah untuk kita semua, untuk para kurir dan para sedekaholics dimanapun berada. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Januari 2015
Kurir : @Mawan@Teguh

Bantuan untuk sumi

Bantuan untuk sumi

——–

SOLEMAN (61 Thn, Stroke), RT/RW 2/6 Kel. Cendana, Kec. Kota Soe, Kab. Timor Tengah Selatan, Prov. Nusa Tenggara Timur. Pada tahun 2014, Pak Soleman mengalami tekanan darah tinggi dan kolestrol sehingga suatu saat menyebabkan terjatuh. Selanjutnya Pak Soleman malah mendapati dirinya terkena stroke. Ketika dikunjungi kurir #sedekahrombongan beliau tidak bisa bicara dikarenakan gangguan penyakitnya tersebut. Pak Soleman bekerja sebagai tukang batu dan tidak berkeluarga. Bantuan hanya didapat dari saudaranya dan tidak cukup untuk biaya check up ke rumah sakit. Santunan disalurkan guna membantu meringankan biaya pemeriksaan kesehatan Pak Soleman ke RSUD.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 22 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Frids Lumba, Melky

Soleman sakit Stroke

Soleman sakit Stroke

——

TAROCI (46 Thn, Gangguan mental), RT/RW 8/4 Ds. Oinlasi, Kec. Mollo Selatan, Kota Soe, Timor Tengah Selatan, Prov. Nusa Tenggara Timur. Bu Taroci mempunyai gejala perilaku yang tidak wajar, berbeda sewaktu masih sehat sebelumnya. Keluarga Bu Taroci menyebutkan semacam gangguan mental. Gejala gangguan ini dimulai sejak sebelumnya Bu Taroci terserang malaria dan tidak diobati. Namun tidak jelas apakah memang ada hubungan penyakit malarianya itu atau ada penyebab yang lain. Kegiatan sehari-hari sebelum terganggu, Bu Taroci suka berjualan hasil kebun ke pasar. Bu Taroci belum berkeluarga, anak ke-3 dari 5 bersaudara dikeluarganya. Santunan #sedekahrombongan ditujukan untuk pemeriksaan Bu Taroci ke rumah sakit terdekat.
Jumlah bantuan: Rp. 750.000,-
Tanggal: 12 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Frids Lumba, Melky

 

Taroci Gangguan mental

Taroci Gangguan mental

——-

YULIANA (52 Thn, Diabetes dan Paru), Ds. Siso, Kec. Mollo Selatan, Kota Soe, Timor Tengah Selatan, Prov. Nusa Tenggara Timur. Bu Yuliana diberikan cobaan penyakit diabetes dan gangguan paru sejak 2 tahun terakhir ini. Sering sekali Bu Yuliana batuk dan mengeluarkan darah. Pemeriksaan kesehatan jarang dilakukan sehingga memperburuk kondisinya. Saat ditanyakan kenapa jarang diperiksakan, Bu Yuliana mengaku takut untuk biaya pengobatannya, karena hasil tani bersama suaminya dirasa tidak akan cukup. Bu Yuliana mempunyai 4 orang anak. Bantuan #sedekahrombongan ditujukan untuk membantu Bu Yuliana berobat ke rumah sakit.
Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 12 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Frids Lumba, Melky
Ibu Yuliana menderita Diabetes dan Paru

Ibu Yuliana menderita Diabetes dan Paru

——-

ELISABETH (40 Thn, Gangguan ginjal), RT/RW 19/5 Ds. Katikutana, Kec. Matawai Lapau, Kab. Sumba Timur, Prov. Nusa Tenggara Timur. Bu Elisabeth didiagnosa mengalami gagal ginjal. Gejala yang dirasakan mulai dari sesak napas, tekanan darahnya rendah dan bengkak dibeberapa bagian badan. Kurir #sedekahrombongan menemui Bu Elisabeth langsung dirumah sakit berdasarkan informasi dari keluarganya. Pekerjaan Bu Elisabeth sehari-hari sebelum sakit adalah bertani. Dikarenakan penyakitnya semakin parah, Bu Elisabeth terpaksa harus dilarikan kerumah sakit. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan biaya perawatan harian Bu Elisabeth.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 12 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Frids Lumba, Robby

Elisabeth sakit Diabetes dan Paru

Elisabeth sakit Diabetes dan Paru

——

YOHANIS (44 Thn, Tumor dikepala), RT/RW 1/2 Ds. Dikira, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba Barat Daya, Prov. Nusa Tenggara Timur. Awalnya Pak Yohanis tidak menyadari adanya benjolan dikepalanya. Kemudian disekitar benjolannya itu mengalami pembengkakan, terasa sangat sakit, kepala pusing dan penglihatan menjadi kabur. Karena mempunyai keterbatasan biaya, Pak Yohanis enggan memeriksakan kondisinya ke rumah sakit. Pak Yohanis memiliki istri dan 1 orang anak. Penggantungan ekonominya dari hasil tani yang tidak mencukupi kebutuhan harian. Santunan #sedekahrombongan ditujukan untuk biaya transportasi dan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 12 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Frids Lumba, Robby

Yohanis menderita Tumor dikepala

Yohanis menderita Tumor dikepala

————

MAXI (67 Thn, Tuberkolosis), Jl. Gurabessy, Kota Sorong, Prov. Papua Barat. Pak Maxi didiagnosa terkena Tuberkolosis oleh dokter sehingga beliau harus menempuh pengobatan yang rutin. Gejala yang dialami Pak Maxi seperti demam berkepanjangan dan batuk yang tidak kunjung henti. Pak Maxi saat ini tidak bekerja dan numpang tinggal bersama saudaranya. Kondisi ekonomi saudaranya Pak Maxi juga tidak terlalu beruntung sehingga tidak dapat membantu pengobatan Pak Maxi setiap harinya. Kurir #sedekahrombongan selain memberikan bantuan santunan untuk berobat, ikut juga menyarankan agar Pak Maxi mengurus jaminan kesehatan agar bisa membantu.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 22 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Hamdani, Rima, Carolina

Maxi sakit Tuberkolosis

Maxi sakit Tuberkolosis

—-

IRMAWATY (22 Thn, Gangguan jantung), Jl. Melati Raya, Kota Sorong, Prov. Papua Barat. Diusianya yang masih muda, Irma harus menerima kenyataan menderita gangguan jantung setelah diagnosa dokter pertama kali. Sampai saat ini Irma masih mengalami mudah lelah, nyeri dada yang sangat dan gangguan tidur. Ayahnya bernama Pak Hasan, bekerja sebagai buruh bangunan. Irma mempunyai harapan agar penyakitnya dapat disembuhkan melalui pengobatan rutin, namun apa daya kondisi ekonomi tidak menunjang. Jaminan kesehatan belum memiliki. Santunan #sedekahrombongan disampaikan untuk membantu sedikitnya pemeriksaan kesehatan di RSUD Sorong.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 22 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Hamdani, Rima, Suhaimy

Irmawaty sakit Gangguan jantung

Irmawaty sakit Gangguan jantung

——-

YOSINA (28 Thn, Gangguan ginjal), Jl. Mandiri, Kota Sorong, Prov. Papua Barat. Bu Yosina adalah seorang ibu rumah tangga. Terakhir ini mengalami penurunan berat badan, sering sakit ketika buang air kecil dan terkadang disertai demam tinggi. Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan bahwa Bu Yosina mengalami gangguan pada ginjalnya. Pengobatan lebih lanjut disarankan oleh pihak rumah sakit, namun Bu Yosina memilih tidak mengikuti karena keterbatasan keuangan. Suaminya Bu Yosina bekerja dengan penghasilan yang minim sehingga tidak menjamin kelangsungan pengobatan. Jaminan kesehatanpun tidak punya dan belum diuruskan. Bantuan #sedekahrombongan ditujukan untuk membawa Bu Yosina kembali memeriksakan penyakit ginjalnya tersebut.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 22 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Hamdani, Rima, Suhaimy

Yosina sakit Gangguan ginjal

Yosina sakit Gangguan ginjal

—–

DARSITI (42 Thn, Tuberkolosis), Jl. Sungai Maruni, Kota Sorong, Prov. Papua Barat. Bu Darsiti dinyatakan menderita Tuberkolosis berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan. Sesak nafas, batuk dan meriang terutama dimalam hari melalui hari-harinya Bu Darsiti. Saat ini Bu Darsiti diharuskan mengikuti pengobatan rutin. Kegiatan sehari-hari sebagai Bu Darsiti yaitu mengurusi rumah tangga. Dikarena tingkat ekonomi keluarga Bu Darsiti yang serba kekurangan, sehingga Bu Darsiti tidak memperhatikan gizi dan juga dukungan obat-obatan karena membutuhkan biaya tambahan. Informasi keberadaan Bu Darsiti diperoleh dari kader masyarakat yang peduli terhadap penderita Tuberkolosis. #sedekahrombongan memberikan bantuan untuk biaya pengobatan dan makanan bergizi tambahan untuk Bu Darsiti.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 22 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Hamdani, Rima, Pasinem

Darsiti sakit Tuberkolosis

Darsiti sakit Tuberkolosis

——–

RAMADHAN (10 Thn, Tuberkolosis), Jl. Melati Raya, Kota Sorong, Prov. Papua Barat. Adik Ramadhan, merupakan salah satu pasien dukungan dari kader kesehatan untuk Tuberkolosis di Kota Sorong. Karena kondisi ekonomi keluarganya yang termasuk kurang mampu, Dik Ramadhan mendapatkan bantuan juga dari #sedekahrombongan untuk dapat mempertahankan keteraturan pengobatan serta asupan gizinya. Sejak menderita Tuberkolosis, Dik Ramadhan kesulitan untuk  bersekolah, karena kondisi kesehatannya yang harus dijaga selama beberapa minggu. Ayahnya bernama Pak Damar (45 Thn), bekerja sebagai tukang bangunan di Kota Sorong. Saat kurir #sedekahrombongan ke rumahnya Dik Ramadhan, keluarganya sangat berterima kasih mendapatkan dukungan biaya pengobatan. Semoga Dik Ramadhan tetap semangat berobat dan sembuh dari Tuberkolosis.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 22 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Hamdani, Rima, Suhaimy

Ramadhan sakit Tuberkolosis

Ramadhan sakit Tuberkolosis

———–

MINCE (40 Thn, Tuberkolosis), Fafinisin RT/RW 3/5 Kel. Cendana, Kec. Kota Soe, Kab. Timor Tengah Selatan, Prov. Nusa Tenggara Timur. Bu Mince didiagnosa menderita Tuberkolosis setelah diperiksakan ke Puskesmas setempat. Dirinya mengalami gejala batuk disertai darah sudah dari 7 bulan lalu. Namun karena tetap harus bekerja membantu suami diladang, akhirnya Bu Mince tidak patuh dalam mengkonsumsi obat. Kondisinya sekarang semakin memburuk karena masih belum reda batuk disertai darahnya tersebut. Suaminya, Yosep Faot, cukup kebingungan melihat kondisi istrinya karena harus kembali menjalani pengobatan rutin dan itu membutuhkan biaya. Kurir #sedekahrombongan menemui Bu Mince dan suaminya dan menganjurkan untuk disiplin mengkonsumsi program obat Tuberkolosis. Santunan diserahkan untuk membantu pembiayaan berobat Bu Mince.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 22 Januari 2015
Kurir: @bratamanggala via Frids Lumba, Melky

Mince sakit Tuberkolosis

Mince sakit Tuberkolosis

——

RATIMAN (60 th,Paru-paru) bertempat tinggal di Botokan Rt.02 Rw.02, Jonggrangan, Klaten – Utara, Klaten, Jawa Tengah. Bapak Ratiman menderita sakit paru-paru akut dan sudah opname selama beberapa hari di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten. Namun Allah berkehendak lain sehingga pada tanggal 23 Desember 2014 pukul 11.00 beliau dipanggil ke Rahmatullah. Untuk membantu meringankan  biaya administrasi rumah sakit #sedekahrombongan menyampaikan bantuan sejumlah Rp.500.000. Bantuan diterimakan oleh istri almarhum yaitu ibu Welas (56/buruh).

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Desember 2014
Via: @RofiqSILVER @widjiyono

Bantuan untuk ratiman

——–

ALVARO RICKI ADITYA (2th,Retina Blastoma) Alamat di Karang Banjar RT 021/009 kec. Bojongsari kab. Purbalingga. Alvaro Putra dari Kirman (29), beliau sehari-hari bekerja sebagai buruh di kota Jakarta, dan ibunya bernama Miyanti (26) bekerja sebagai buruh pabrik. Dik Alvaro tinggal bersama kedua orang tuanya yang Adek Alvaro mengidap penyakit tumor mata, bermula pada umur 4 bulan pihak keluarga mengira hanya “belekan” saja namun lama kelamaan matanya semakin membesar, hingga sebesar bola pingpong dan mengakibatkan penglihatan tidak berfungsi secara maksimal. Karena keterbatasan biaya dik Alvaro tidak pernah dibawa oleh pihak keluarganya untuk berobat. Hal tersebut terdengar oleh tetangga rumahnya, akhirnya warga setempat berinisiatif untuk membawa dik Alvaro ke RSUD Purwokerto untuk melakukan pengobatan. Namun, pihak Rumah Sakit tidak mampu melakukan tindakan medis lebih lanjut dan akhirnya pihak rumah sakit merujuknya ke RS Sardjito. Sesampai di RS Sardjito, pihak dokter menyarankan dik Alvaro untuk segara operasi. Sebelumnya dik Alvaro belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak manapun dan merupakan dari keluarga yang kurang mampu. Kini kami mendampinginya dalam proses pengobatan dan kemoterapi di RSUP Dr Sardjito. Bantuan ini digunakan untuk biaya pengobatan serta pembelian obat selama di rumah sakit, Konsul Gizi di RS.Panti Rapih Yogyakarta, Susu dan Uang Saku Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 655.

Jumlah Bantuan : Rp 2.012.300
Tanggal : 10 dan 28 Januari 2015
Kurir: @RofiqSILVER @inejuine @jeng_arini @ninikns

Alvaro menderita Retina Blastoma

Alvaro menderita Retina Blastoma

———

REKAPITULASI ROMBONGAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 Agus                    1,000,000
2 Asmo                    2,000,000
3 Rejo                        500,000
4 Karto                        500,000
5 Sri                    1,000,000
6 RSSR Solo                    2,640,157
7 Siti                    1,000,000
8 Gugu                        950,000
9 Prudensia                    4,000,000
10 Veronika                        500,000
11 Abdurohim                        500,000
12 Surahmin                        500,000
13 Hartini                        500,000
14 Akhmad                        500,000
15 Yayasan Al Falah                    6,000,000
16 Raya                    1,000,000
17 Bagas                    1,000,000
18 Siti                    1,100,000
19 Septiana                    1,000,000
20 Tholib                        500,000
21 Alfan                    1,000,000
22 Cindi                    5,000,000
23 PANTI SOSIAL DAN DHUAFA HAFARA                    3,000,000
24 Cipto                    1,000,000
25 Warso                    1,500,000
26 Kaimo                    1,000,000
27 Agus                        500,000
28 Ngadinem                    1,500,000
29 Ahmad                        500,000
30 MTSR Solo                    4,247,551
31 Paryani                        500,000
32 Mikem                    1,000,000
33 Dinem                    1,500,000
34 Sumi                    1,000,000
35 Soleman                    1,000,000
36 Taroci                        750,000
37 Yuliana                        1,000,000
38 Elisabeth                        500,000
39 Yohanis                        500,000
40 Maxi                        500,000
41 Irmawaty                        500,000
42 Yosina                        500,000
43 Darsiti                    1,000,000
44 Ramadhan                        500,000
45 Mince                        500,000
46 Ratiman                        500,000
47 Alvaro                    2,012,300
Total                  59,700,008

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 58,950,008,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 668 ROMBONGAN

Rp. 23,725,773,793,-