PAIJAH (60 th, duafa ) Alamat Alasdowo RT 4/1  Dukuh Seti kabupaten Pati Jawatengah.bu paijah tinggal sendirian karena seuaminya sudah meninggal sekitar 4 bulan yang lalu,beliau hanya tinggal sendirian di rumah karena tidak memiliki anak,dalam masa iddah ini bu paijah yg dulunya bekerja untuk sementara harus berhenti, kesehatannya pun sering terganggu untuk makan beliau mengandalkan kiriman dr anak tiri nya namun  sudah 4 bulan ini tidak mengirimkan uang lagi..sekarang beliau makan dari belas kasian tetangga..Untuk menambah modal agar bisa jualan lagi dan untuk meringankan biaya hidup sehari hari #sedekahrombongan memberika nsantunan sebesar Rp. 1.100.000

Jumlah bantuan Rp 1.100.000
Tanggal: 24 November 2014
Kurir : @RofiqSILVER @emaanggita

Bantuan untuk paijah

Bantuan untuk paijah

——–

SATIROH  (64 th, Duafa)Alamat tinggal di Alasdowo rt 4/4 Dukuh Seti Kabupaten Pati  Jawatengah.beliau tinggal sendiri di rumahnya.suaminya sudah meninggal sekitar 5 tahun lalu.sehari hari mbah sati  bekerja serabutan membantu tetangga yang membutuhkan jasanya demi menyambung hidup.Untuk meringankan beban biaya sehari hari #sedekah rombongan memberikan santunan sebesar Rp. 500.000

Jumlah bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 24 November 2014
Kurir : @RofiqSILVER @emaanggita

Bantuan untuk satiroh

Bantuan untuk satiroh

———

ILHAM DAVID MUSTOFA (5 , Radang Otak ) alamat Gedongan KG III RT 02/RW 01 Purbayan Kotagede Kodya Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta. Ilham David Mustofa anak ke 2 dari 2 bersaudara pasangan Bp.Sri Widodo (39) yang berprofesi sebagai pekerja buruh harian lepas dan Ibu.Harni (36) berprofesi ibu rumah tangga .Sejak 5 hari terakhir ini menjalani rawat inap di RSUP Dr Sarjito Yogyakarta dengan gejala panas demam serta sering kejang-kejang tak sadarkan diri setelah menjalani pemeriksaan awal dinyatakan menderita sakit Meningienshepalitis (Radang Otak) tindakan saat ini pengambilan sample cairan pada otak selama menjalani proses kesembuhan Dik.Ilham menggunakan Jamkesmas . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Dik Ilham David Mustofa untuk turut serta meringankan beban penderitaannya dengan menyampaikan santunan biaya akomodasi dan obat yang tidak tercover oleh Jamkesmas.

Jumlah bantuan Rp 1.000.000(Satu Juta Rupiah)
Tanggal: 31 Desember 2014
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL

Ilham menderita Radang Otak

Ilham menderita Radang Otak

——

ADENG BIN DUUM (46, Lumpuh). Alamat: Kampung Bojongloa RT.1/6 Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Pak Adeng beristrikan Fulanah (42) dengan  tanggungan keluarga 4 orang. Mereka belum memilikin jaminan kesehatan. Bersama ketiga anaknya, ia tinggal di rumah gubuknya mereka yang sederhana. Istrinya jarang ada di rumah karena bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kota Bandung. Selama hampir 13 tahun Pak Adeng sakit lumpuh, istri dan anak-anaknyalah yang menghidupi keluarga dhu’afa ini. Kini pak Adeng merasa semakin sedih karena anak pertamanya, Kholidin Abadi (24), dan anak keduanya, Devi Tresnawati (21), juga mengalami kelumpuhan seperti dirinya. Sampai saat ini usaha pengobatan medis belum maksimal mereka lakukan karena mereka tak memiliki jaminan kesehatan dan tak sanggup jika harus mengeluarkan biaya sendiri. Pengobatan yang paling sering dilakukan ialah dengan urut tradisional. Secara medis, belum diketahui  diagnosis penyakit  yang diderita Pak Adeng dan kedua anaknya ini. Kedua tungkai dan kedua lengannya tidak berfungsi secara normal, demikian juga bicaranya. ak berfungsi. Bicaranya juga tidak normal. Mereka dipertemukan dengan #SedekahRombongan melalui media massa yang memberitakan tentang kegigihan anak bungsu Pak Adeng, Ridwan (12), yang bekerja membanting tulang  untuk membiayai kebutuhan bapak dan kedua kakaknya yang lumpuh.  Setelah diberikan motivasi untuk mengupayakan kesembuhannya,  akhirnya pak Adeng bersemangat untuk berobat lebih lanjut. Karena Pak Adeng belum mempunyai jaminan kesehatan, beberapa tetangganya yang peduli dan #SedekahRombongan bersepakat untuk terlebih dahulu membuatkan BPJS Mandiri. Lebih dari itu, alhamdulillah #SedekahRombongan  juga menyampaikan bantuan untuk biaya pembuatan BPJS, biaya transport  dan biaya sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Januari 2015
Kurir : @ddsyaedudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Adeng menderita Lumpuh

Adeng menderita Lumpuh

—-

KHOLIDIN ABADI (24 Tahun, Lumpuh). Alamat: Kampung Bojongloa RT.1/6 Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Ayahnya bernama Adeng bin Dum (46) dan ibunya Fulanah (42). Saat ini Kholidin tidak bekerja dan tidak memiliki jaminan kesehatan.  Anak pertama Pak Adeng ini mengalami kekumpuhan sejak tujuh tahun yang lalu saat ia berusia 17 tahun. Awalnya kakinya tak kuat melangkah secara normal. Beberapa bulan kemudian kedua tangannya pun tak bisa digerakkan seperti biasanya. Akibatnya, ia tak bisa lagi bekerja membantu meringankan beban keluarganya. Keluarganya belum pernah memeriksakan Kholidin ke rumah sakit karena mereka tak punya biaya untuk berobat dan tidak memiki jaminan kesehatan dari pemerintah. Hanya pengobatan alternatif yang mampu mereka upayakan sekadarnya. #SedekahRombongan dapat bertemu dengan Kholidin dan keluarganya berkat informasi media massa. Ia dan keluarganya amat layak dibantu. Secara ekonomi, mereka sangat tergolong keluarga miskin. Kholidin sangat bersemangat berobat karena ia ingin sembuh seperti sedia kala. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat menyampaikan bantuan awal untuk pembuatan kartu jaminan  BPJS, biaya transport berobat dan biaya sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Kholidin menderita Lumpuh

Kholidin menderita Lumpuh

——–

ENDANG SUSILAWATI (45, Suspek Stroke). Alamat: Kampung Kaum Kidul Barat RT.3/16 Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Bu Endang, bersuamikan Endang A, (53), bekerja sebagai supir angkot dan bekerja serabutan. Tanggungan mereka  2 orang dengan jaminan kesehatan Jamkesmas. Endang Susilawati tinggal bersama suami dan anaknya di rumah sederhana peninggalan orangtuanya. Rumah pengap ini menjadi saksi derita Bu Endang yang selama tiga tahun ia diduga terserang stroke. Awalnya tangan kanan Bu Endang tak bisa digerakkan, lalu tangan kirinya. Cukup lama ia menjalani keseharian dengan kedua tangannya yang tak berfungsi maksimal. Pemeriksaan medis yang pernah dilakukan hanya sampai Puskesmas dan selanjutnya menjalani pengobatan  alternatif dengan diurut. Enam bulan yang lalu kedua kakinya bahkan tak bisa berjalan sempurna. Bu Endang hanya bisa terbaring pasrah. Keluarganya belum pernah memeriksakan Endang ke rumah sakit karena khawatir masalah biaya. Kebingungan keluarga Endang akhirnya sampai kepada #SedekahRombongan  melalui informasi perangkat desa Ciwidey. #SedekahRombongan kemudian mendampingi Bu Endang berobat ke RSUD Soreang, RSUD Al-Ihsan Baleendah dan terakhir RSHS Bandung. Di rumah sakit ini  ia sempat dirawat lima hari. Kini Bu Endang sudah diizinkan pulang dan dijadwalkan kontrol tanggal 26 Januari 2015. #SedekahRombongan juga telah menyampaikan bantuan untuk  biaya sehari-hari dan biaya transport.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 16 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Endang menderita Suspek Stroke

Endang menderita Suspek Stroke

——

IIS SULASTRI (30, melahirkan bayi prematur). Alamat: Pamulang Timur RT.2/9, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Ibu Iis melahirkan anak ketiganya di RS Fatmawati didampingi keluarga dan suami. Saat kandungannya masih usia muda ia ditinggal suaminya yang menikah lagi dengan orang lain. Ketika kandungannya baru memasuki usia  34 minggu, ketuban bu Iis pecah. Ia langsung berobat ke Puskesmas Pamulang, Tangerang Selatan yang kemudian merujuknya ke RSUD Tangerang Selatan. Bayi bu Iis harus segera dilahirkan karena dikuatirkan air ketubannya akan habis. Dari RSUD Tangerang Selatan ia dirujuk ke RS Fatmawati Jakarta. Pada tanggal 17 Desember 2014 Ibu Iis mulai dirawat di RS Fatmawati, namun karena menunggu pemberian obat pematangan paru, bayinya  baru dilahirkan pada tanggal 21 Desember 2014.  Sesudah lahir bayi bu Iis  harus dirawat dalam inkubator. Karena kuatir  biaya terus membengkak, pada tanggal 23 Desember 2014 bu Iis meminta agar diperbolehkan membawa bayinya pulang. Di kontrakan sederhana bu Iis, bayi prematur itu hanya tidur dengan penghangatan dari sorot lampu di dekat tempat tidurnya.  Bu Iis masih  harus membawa bayinya kontrol  dua kali dalam seminggu untuk penyedotan cairan ketuban. Sebelum ini  bu Iis tinggal di rumah orang tuanya bersama kedua anaknya yang lain. Namun sekarang memilih tinggal sendiri.  Bu Iis tidak memiliki jaminan kesehatan sehingga ia harus membayar biaya rumah sakit secara tunai. Penghasilannya sebagai buruh cuci tidak  cukup untuk menutupi biaya persalinan dan perawatan setelah lahir, sehingga  ia diminta mencicil sebesar Rp. 8.000.000,- #SedekahRombongan memberikan santunan untuk pembayaran cicilan dan biaya operasional pembuatan kartu BPJS serta biaya rawat jalan ke rumah sakit Fatmawati.

Jumlah Bantuan: Rp.1.000.000,-
Tanggal: 5 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @nurmanmlana @ririn_restu @hapsarigendhis

Iis melahirkan bayi prematur

Iis melahirkan bayi prematur

——

MAS’UD BIN RAIS (52, Bantuan Tunai). Alamat: Kencana RT.3/9 Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor. Pria sederhana yang bekerja sebagai kuli serabutan ini memiliki 2 anak dan seorang istri bernama Hayati. Walaupun kondisi bapak Masud hidupnya kekurangan, akan tetapi tidak mengurangi keikhlasannya untuk mengajar mengaji anak-anak warga di kampungnya. Ia  memanfaatkan ruang tamu rumahnya yang sederhana agar dapat menampung anak-anak mengaji. Pak Mas’ud rela mengajar tanpa dibayar. Kurir #SedekahRombongan menemui pak Mas’ud di rumahnya dan mengantarkan santunan dari sedekaholics senilai Rp. 2.000.000, Bantuan ini akan digunakan untuk membeli karpet, Al’Quran, buku Iqro dan keperluan penunjang mengaji lainnya. Semoga Allah memberi kemudahan pak Mas’ud dan murid-muridnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 18 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Bantuan untuk Mas'ud

Bantuan untuk Mas’ud

——-

NAHWA ALTHOFUNNISA (6, Gangguan Pertumbuhan),  Alamat: BTN Griya Hombes Blok A/10, Belakang SDN 9 Baruga Hombes Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Ayah : Jalil Katbar (45) bekerja sebagai Buruh Harian. Nahwa mengalami kelambatan pertumbuhan sejak masih bayi. Kini umurnya sudah 6 tahun tapi belum bisa berbuat apa-apa. Dia masih terbaring lemas di ayunan. Agak sulit meletakkan Nahwa berbaring di tempat tidur, harus diayun terus-menerus. Berhenti mengayunnya ketika mandi dan BAB saja. Sampai kini Nahwa masih pakai pampers. #SedekahRombongan menyampaikan santunan yang akan digunakan untuk mengurus BPJS keluarga bapak Jalil Katbar agar selanjutnya BPJS tersebut dapat digunakan untuk memeriksakan kondisi Nahwa di rumah sakit. Selain itu dana juga digunakan untuk membeli perlengkapan (pampers) dan biaya obat dan pengobatan yang dibutuhkan Nahwa, sebelum BPJS bisa digunakan.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000,-
Tanggal : 21 Januari 2015
Kurir : @pitungmasakini via Hendra Kurniawan, Reporter sebuah Radio Swa sta di Kendari

Nahwa menderita Gangguan Pertumbuhan

Nahwa menderita Gangguan Pertumbuhan

——–

MTSR JAKARTA. Seiring dengan amanah dan penghidmatan #SedekahRombongan bagi para dhuafa selama ini, Kendaraan Ambulance khusus dalam bagian MTSR atau Mobil Tanggap Sedekah Rombongan terus berjalan beroperasi dalam mengantar orang sakit dan sebagai kendaraan pengantar dhuafa sakit yang membutuhkannya. Beberapa Kabupaten/Provinsi pun sudah mulai memiliki ambulance MTSR tersebut dan dalam menjaga amanah tersebut serta kesiapan pelayanan operasional yang harus terus terjaga, maka perawatan pada kendaraan-kendaraan tersebut menjadi rutinitas yang wajib dilakukan seperti ganti oli dan service regular. Kembali dilaporkan 2 unit MTSR Jakarta dengan No. Pol. B1360SZG dan B1409SZJ sudah melakukan pembayaran leasingnya untuk 3 bulan, agar siap kembali menjelajah jalan mengantar para dhuafa berobat.

Jumlah Bantuan : Rp. 22.098.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin
Tanggal: 1 Januari 2015.

MTSR Jakarta

MTSR Jakarta

Alm TRI ROHMANIYATI ( 17 th, Tumor otak) Ngemplak Warung  Jiwan, Karangnongko Klaten, JAWA TENGAH, Tri Rohmaniyati seorang anak yatim piatu yang mengalami sakit tumor otak, ia mengikuti pamannya bapak Minto (55/buruh). Akibat dari sakitnya tersebut  ia sempat dirawat di rumah sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten di bangsal Anggrek No.02. Dari hasil pemeriksaan dokter ia harus menjalani operasi namun dokter tidak berani melakukan tindakan operasi karena akibat yang ditimbulkan akan sangat fatal. Akhirnya Pasien dirujuk ke RS DR Sardjito Yogyakarta dan dilakukan operasi disana. Namun Allah berkehendak lain pukul 00.00 dini hari, Rabu tanggal 03/11/14 pasien meninggal dunia. Semoga khusnul khotimah, diterima amal baiknya dan diampuni semua dosannya oleh Allah SWT. Amin. Ini adalah bantuan yang ke dua untuk dik Tri, santunan ini digunakan untuk biaya pemakaman dan administrasi rumah sakit.

Total Bantuan : Rp. 1.000.000.
Tanggal Penyerahan : 03 November 2014
Kurir : @RofiqSILVER via @widjiyono

Santunan untuk Alm Tri

Santunan untuk Alm Tri

——–

YENI NURVITA (23)  istri dari pak Endra Riawan (27) yang bekerja sebagai pegawai jasa fotocopy. Mereka  tinggal di dusun Gunung Kacangan Sumberwungu Tepus Kab. Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta. Mbak Yeni mengalami kelumpuhan sejak 2 tahun lalu, tepatnya setelah 2 bulan menikah, yaitu pada tanggal 4 agustus 2012. Mbak Yeni tertindih pagar saat sedang bekerja dan mengakibatkan patah tulang belakang, beliau pernah dioperasi di RS Ortopedi Dr. Soeharso Solo dan menghabiskan biaya sekitar 40an juta. Selang beberapa bulan setelah operasi ada luka di tubuh bagian belakang, sempat diperiksakan di rumah sakit Mumtazam Wonosari, karena keterbatasan dana lalu pindah ke pengobatan alternatif dan lukanya berhasil sembuh, akan tetapi kondisinya masih lumpuh. Dahulu, dari pihak RS Ortopedi Dr. Soeharso Solo mbak Yeni disuruh untuk rutin terapi satu minggu sekali, tetapi karena keterbatasan dana dan tidak adanya transport keluarganya keberatan dan terpaksa terapi dihentikan. Akhirnya kami membawa mbak Yeni kontrol ke RS Ortopedi Dr. Soeharso Solo, dokter menyarankan untuk dilakukan fisioterapi dan akupuntur. Kemudian kami mendampinginya dengan melakukan terapi akupuntur di RSUP Hardjolukito. Bantuan ini digunakan untuk akomodasi dan biaya terapi. yang sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 655.

Jumlah Bantuan : Rp 1.418.000
Tanggal: 10 January 2015
Kurir: @RofiqSILVER @Admin @teguh_bgc

Bantuan untuk Yeni

Bantuan untuk Yeni

——–

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. MOEWARDI SURAKARTA (RSDM). RS Tipe B yang melayani masyarakat lingkup Provinsi Jawa Tengah. yang beralamat di Jln. Kol. Sutarto No.132 Jebres, Surakarta, Jawa Tengah. RSDM Merupakan RS rujukan yang melayani fasilitas jaminan kesehatan. Sedekah Rombongan sering mengantarkan dan mendampingi pengobatan pasien dampingan di Rumah sakit ini. Baik periksa/kontrol  di poli, kemoterapi, oprasi dan rawat inap. Karena banyaknya kegiatan yang dilakukan sedekah rombongan di RS Dr. Moewardi, Alhamdulilah pada bulan Januari 2015 Sedekah rombongan dapat bertemu dengan manajement RS Dr. Moewardi. kemudian mengadakan kunjungan dan kerjasama untuk penanganan dan pengobatan pasien dampingan. Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang berobat di RS Dr. Moewardi Surakarta dan  sebagai awal kerjasama dengan Sedekah rombongan, tanggal 23 Januari 2015 sedekah rombongan menyampaikan 10 unit Kursi Roda untuk menambah inventaris Rumah Sakit, dengan harapan saat pasien menjalani pengobatan dan membutuhkan Kursi roda, mereka tidak terlalu lama menunggu untuk meminjam kursi roda, hal ini didasari banyaknya jumlah  pasien yang dilayani RS Dr. Moewardi ini. Menindak lanjuti Surat permohonan kerjasama yang #sedekahrombongan ajukan.  Manajement RS Dr. Moewardi tidak merasa keberatan dan menyambut baik niatan kerjasama yang diajukan. Menejement RS Dr. Moewardi juga mungucapkan terimakasih atas bantuan kursi roda yang diberikan dan berharap mudah mudahan banyak pasien yang terbantu. Bantuan: 10 unit kursi roda @ Rp 750.000.

Santunan  : Rp7.500.000
Kurir      :@ Lastiko via @ anissetya60 @ cicicinta
Tanggal : Jumat, 23 Januari 2015

Bantuan untuk RSUD Moewardi Surakarta

Bantuan untuk RSUD Moewardi Surakarta

——

AKBAR MUSTOFA (21hari, Tumor perut) putra pertama pasangan Bapak Narto (31th) dan Ibu Sri Widioastuti (21th) yang beralamat di Mojorno Lor, Sidoharjo, RT 03 RW 04 Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah ini lahir dengan kondisi tidak sehat. Lahir secara caesar pada 2 Januari 2015 di RS Slogolimo Wonogiri dengan berat 5,5 kg namun perut Dik Akbar membesar hingga terlihat otot-ototnya, dokter mengatakan bahwa itu merupakan tumor, sang istri tidak mengetahui apa penyebabnya karena selama masa kehamilan tidak merasakan apapun, kondisi sang istri juga sehat tanpa ada keluhan. Seminggu di rawat di RS tanpa tindakan apapun, pihak keluarga kemudian membawa pulang Dik Akbar dan tidak melanjutkan pengobatan ke RS yang memiliki peralatan lebih lengkap karena tidak memiliki biaya dan belum mempunyai BPJS. Pak Narto hanya bekerja sebagai supir rongsok dengan penghasilan tidak menentu antara Rp. 50.000 – Rp. 70.000,-/ hari sementara sang istri tidak bekerja. Rumah yang beliau tempati bukan milik sendiri melainkan menumpang di rumah milik kakak Pak Narto. Tim Sedekah Rombongan bertemu dengan keluarga Pak Narto dan mengajak beliau agar memeriksakan Dik Akbar ke RS, namun pihak keluarga belum berkenan karena khawatir dengan biaya yang ada. Alhamdulillah, setelah di beri motivasi oleh para kurir, pihak keluarga berkenan untuk memeriksakan Dik Akbar ke RS. Sabtu, 17 Januari 2015 Dik Akbar dibawa oleh kurir #SR ke RS. Dr. Moewardi, pihak RS menyatakan bahwa Dik Akbar harus menjalani pemeriksaan dari awal untuk dapat mengetahui sakit dan penyebabnya karena oleh RS sebelumnya tempat Dik Akbar di rawat tidak memberikan tindakan medis apapun. Dik Akbar dirawat di ruang HCU neonatus, pemeriksaan awal dilakukan dengan menambahkan darah dan foto rontgen. 3 Hari kemudian Dik Akbar dipindah ke ruang NICU agar mendapat perawatan lebih intensif karena mengalami sulit buang air kecil dan masih belum diketahui secara pasti apa sakit dan penyebabnya. Jumat, 23 Januari 2015 Dik Akbar kembali menjalani foto rontgen dan pemasangan NGT. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan santunan sebesar Rp. 1.700.000,- untuk biaya foto rontgen dan keperluan sehari-hari keluarga selama berada di RS. Pihak keluarga merasa sangat bersyukur dan memohon doa agar Dik Akbar dapat menjalani pengobatan dengan lancar dan segera sembuh. Aamiin .

Jumlah bantuan : Rp. 1.700.000,-
Kurir : @lastiko via @roschandraputri , @eli_annna
Tanggal : Jumat,  23 Januari 2015

Akbar menderita Tumor perut

Akbar menderita Tumor perut

———

INGGITA MARINI (30,  Kanker Lidah). Alamat: Jl. Howitzer Gg. Hemat No. 17 Kelurahan  Sumur Batu Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. Bu Inggita saat ini sedang rawat jalan di RSCM. Ia  mempunyai 2 anak, usia 6 tahun dan 5 tahun. Kini ia tinggal menumpang di rumah adiknya setelah berpisah dari suaminya. Sakit yang diderita Ibu Inggita adalah Kanker Lidah dan sejak menderita sakit ini, berat badan turun hingga 30 kg, salah satunya karena ia kesulitan menelan. Saat ini ia pernah beberapa kali berobat ke berobat ke RSCM Jakarta untuk kemotherapi. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan kembali, dalam beberapa kali santunan selama bulan Oktober, November dan Desember 2014. Sebelumnya catatan bantuan sudah masuk di Rombongan 652.

Jumlah Bantuan Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 1 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @wirawiry @endangnumik @hapsarigendhis

Inggita menderita Kanker Lidah

Inggita menderita Kanker Lidah

——-

SRI MARLINA (46, Lumpuh, Anemia, dan suspek gangguan  organ  reproduksi). Alamat: Jl. Gunung Indah 1 RT.5/11 No.38, Kelurahan Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten. Ibu Sri Marlina  adalah seorang guru mengaji. Beliau mengajar mengaji di rumahnya. Saat  ini ia sedang dirawat di RS Bakhti Husada Gaplek, Pamulang. Sebelum dibawa ke UGD rumah sakit, kondisi Bu Sri sangat lemas dan pucat. Kondisi itu terjadi karena Bu Sri mengalami haid yang kurang normal. Selama  3 bulan sebelum dirawat  ia tidak menstruasi, kemudian satu minggu sebelum dirawat ia haid dengan jumlah darah yang dikeluarkan  sangat banyak. Melihat keadaan Bu Sri yang pucat dan lemah, ia dibawa ke UGD RS Bakhti Husada pada hari Sabtu 13 Desember 2014. Setelah diperiksa, kadar Hb hanya 4 mg/dl. Ia harus segera ditansfusi agar Hb-nya normal kembali. Selain itu, selama 21 tahun, Bu Sri mengalami kelumpuhan, yang hingga kini belum diketahui apa nama penyakit  yang ia derita. Ketika itu Bu Sri mendadak lumpuh ketika ia ingin menggendong seorang anak. Tiba-tiba kakinya terasa gemetar dan kemudian jatuh lemas, lalu Bu Sri dibawa ke rumah sakit. Setelah dirawat selama 1,5 bulan ia diperbolehkan pulang. Keterbatasan tidak menjadi hambatan untuk terus berbagi,  itulah prinsip yang tertanam di dalam diri  Bu Sri. Dengan berbaring di tempat tidur, ia mengajarkan muridnya  mengaji. Ia juga mempunya Sanggar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bu Sri hampir menjadi seorang sarjana namun karena keterbatasan, ia tidak menyelesaikan pendidikannya. #SedekahRombongan memberi bantuan sebesar  Rp. 1.000.000,- untuk Biaya CT-Scan. Ia tidak memiliki jaminan BPJS karena  tidak mengetahui cara mendaftarnya. Ibunya,  Masiah (66), yang sehari-hari merawat  Bu Sri juga  awam mengenai BPJS. Bahkan keduanya tidak mengetahui bahwa berobat di RSUD Tangerang Selatan bisa gratis hanya dengan menunjukkan E-KTP. Bu Masiah yang sehari-hari memenuhi kebutuhan Bu Sri. Ia mencari nafkah dengan  bekerja sebagai  penyebar brosur di jalan. Semoga Allah memberi kesembuhan, aamiin.

Jumlah Bantuan Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @wirawiry @nu_maulana @hapsarigendhis

Sri menderita Lumpuh, Anemia, dan suspek gangguan  organ  reproduksi

Sri menderita Lumpuh, Anemia, dan suspek gangguan organ reproduksi

——-

MUHAMMAD IBNU FAJAR HARYONO (29, hemothoraks). Alamat : Jalan Jati Raya No.11, RT.1/24, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kotamadya Bekasi, Jawa Barat. Riwayat penyakit Ibnu berawal  pada hari Senin, 12 Januari 2015, pk.17.00 ketika Ibnu bersama istrinya sedang bepergian. Ia tiba-tiba merasakan sesak nafas hebat dan nyeri di daerah dada. Tanpa pikir panjang ia langsung dibawa ke UGD RS Mitra Keluarga  Bekasi Barat  dibantu oleh warga sekitar yang melihat kejadian tersebut. Istri pak Ibnu yang sedang hamil 9 bulan ikut mendampingi. Ibnu segera ditangani dokter UGD. Dari hasil pemeriksaan didapatkan hasil ada cairan di rongga parunya dan ia disarankan untuk operasi. Namun karena biaya operasi yang cukup besar, pak Ibnu dan keluarga minta dipindahkan perawatannya di RS Anna Medika Cikarang tempat ia bekerja. Di rumah sakit ini dilakukan pemeriksaan rontgen ulang dan pak Ibnu disarankan kembali ke RS Mitra Keluarga untuk menjalani operasi paru. Tanggal 13 Januari 2015, pukul 00.00 ia menjalani operasi dan  tindakan bronkoskopi keesokan harinya. Dari hasil bronkoskopi didapatkan adanya darah di rongga parunya. Ketika operasi berlangsung dokter mengeluarkan darah dari sampai dengan 2 liter. Hingga sampai massa perawatan darah yang keluar dari paru-paru melalui selang WSD sekitar 1 liter perhari. Menurut dokter, selang dapat dilepas ketika berkurang hingga 50 cc. Selama perawatan sampai dengan tanggal 20 Januari 2015, biaya operasi dan perawatannya sudah mencapai Rp. 41.000.000,- Alhamdulillah, #SedekahRombongan telah menyampaikan bantuan untuk meringankan biaya perawatan rumah sakit. Semoga Allah memberi kesembuhan untuk pak Ibnu. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 23 Januari 2015
Kurir :  @ddsyaefudin @SuharnaYana @Kikie_SR @hapsarigendhis

Ibnu menderita hemothoraks

Ibnu menderita hemothoraks

——–

KANIA LARISTA (6 bulan, jantung bocor) Putri pasangan Bp. Wahyu Krisnanto (26) dan Ibu Purwanti (23) yang tinggal di Wonorejo RT.1/13, Alastuwo, kebakramat, Karanganyar, Jawa Tengah. Awalnya Kania mengalami batuk-batuk tiada henti dan oleh kedua orangtuanya Kania diperiksakan ke di puskesmas setempat. Namun, hasil yang didapat tidak kunjung membaik, batuk Kania semakin parah dan bertambah dengan muntah. Karena tidak sanggup menangani puskesmas pun menyarankan agar Kania diperiksakan ke RS Karanganyar, setelah diperiksakan, Kania justru diberi rujukan ke RS Moewardi karena RS Karanganyar juga tidak sanggup menangani. Di RS Moewardi (RSDM) diketahui jika Kania menderita Jantung Bocor, pihak RSDM selanjutnya menyarankan agar Kania melanjutkan pengobatan di RS Harapan Kita Jakarta. Namun, dengan keadaan Pak Wahyu yang bekerja sebagai buruh tekstil dengan penghasilan Rp. 1.060.000,- / bulan, tentu tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus biaya berobat Kania, meski memiliki BPJS tetapi masih terdapat beberapa obat yang tidak tercover BPJS yang harus ditanggung oleh orangtua Kania. Alhamdulillah, PMI bersedia menanggung biaya pengobatan Kania selama berada di RS Harapan Kita Jakarta. Meskipun demikian, Pak Wahyu, kesulitan  untuk memenuhi kebutuhan selama berada disana, seperti tempat tinggal dan akomodasi. Oleh karena itu, Tim #SedekahRombongan kemudian membantu Kania untuk dapat memenuhi kebutuhan selama berada disana, bantuan lanjutan untuk biaya kos telah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 656. Alhamdulillah kondisi Kania Larista stabil. operasi membuka penyumbatan pembuluh darah pada jantungnya sudah dilakukan dan Alhamdulillah sukses, untuk tindakan operasi selanjutnya penutupan kebocoran pada jantungnya belum di jadwalkan oleh dokter yang menanganinya.

Jumlah Santunan : Rp. 700.000,-
Tanggal : 20 Januari 2015.
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Kania menderita jantung bocor

Kania menderita jantung bocor

——–

HERMANTO (36, Nasofaring), Alamat : Jl, Parit Pangeran RT.4/6 Desa Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak, Kabupaten Kota Pontianak Kalimantan Barat, Bapak Hermanto yang berprofesi sebagai buruh harian lepas, selama hampir dua tahun ini sudah tidak bisa bekerja lagi karna harus menjalani proses pengobatannya di RSUD Dharmais Jakarta Barat. Gejala awal sakitnya mungkin tidak begitu dirasakan oleh bapak Hermanto, suami dari ibu Mona M (29) hanya merasakan hidungnya sering tersumbat, kepala pusing yang kadang hilang dengan sendirinya namun gejala itu disertai dengan timbulnya benjolan pada lehernya, karna khawatir benjolan itu akan membesar, bapak Hermanto kemudian memeriksakannya ke poli THT RSUD, Dr. Soedarso Pontianak dari hasil pemeriksaan dokter di RSUD tersebut, bapak Hermanto terdiagnosa ca Nasofaring. Karna keterbatasan peralatan di RSUD Dr. Soedarso Pontianak, bapak Hermanto kemudian dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSUD Dharmais Jakarta Barat. Sudah satu tahun lebih bapak Hermanto dan istrinya berada di Jakarta. berrikhtiar untuk kedembuhannya, selama perawatan di RSUD Dharmais bapak Hermanto sudah melakukan 36 kali penyinaran dan beberapa kali kemoterapi, berobat dengan berbekal fasilitas kesehatan BPJS sangat membantu dalam proses pengobatannya namun biaya harian dan biaya tempat tinggal sementara sangat memberatkan keluarga ini. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dan ikut membantu meringankan beban biaya keluarga ini, bantuan awal untuk biaya harian dan biaya kos sudah disampaikan, semoga bantuan ini bisa bermanfaat.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik.

Hermanto menderita Nasofaring

Hermanto menderita Nasofaring

——

MTSR BANDUNG, Sejak bulan Mei tahun 2014, #SedekahRombongan Bandung dipercaya untuk meningkatkan pengkhidmatan kepada saudara kita yang sakit lagi miskin dan papa, melalui pelayanan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR). Menghadapi medan Kabupaten Bandung yang sebagian besar dataran tinggi dan daerah-daerah lainnya di Jawa Barat, tentu saja MTSR harus tampil prima. Sampai saat ini keberadaan MTSR sangat dirasakan manfaatnya, baik oleh pasien dampingan #SR maupun warga dhuafa lainnya yang membutuhkan. Oleh karena itu, pemeliharaan mesin melalui penggantian oli secara rutin sangatlah diperlukan serta ketersediaan bensin. Alhamdulillah #SedekahRombongan telah membayarkan biaya pembelian pelumas dan bensin MTSR Bandung dari bulan November 2014 sampai Januari 2015. Insya Allah, MTSR Bandung akan semakin dirasakan manfaatnya khususnya oleh warga dhuafa di wilayah Bandung dan pasien miskin dari wilayah lain di Jawa Barat.

Jumlah Bantuan: Rp. 3.385.000,-
Tangggal: 20 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda

MTSR Bandung

MTSR Bandung

——-

SURYATI BINTI RAIS (40, Demam Tinggi). Alamat: Kampung Gedong RT.3/4 Kelurahan Kemiri Muka Kecamatan Beji Depok Jawa Barat. Suryati adalah seorang ibu rumah tangga dengan 2 remaja putri. Suami Suryati,  Paimun (42) sudah meninggal pada bulan November 2014 lalu. Semasa hidupnya, pak Paimun adalah bekerja sebagai Office Boy di Jakarta sebagai pekerja kontrak. Pada bulan Juli 2014 pak Paimun dibawa ke RS Tugu Ibu Depok dengan keluhan demam. Saat itu ia diduga mengalami gejala typus. Bulan Agustus, pak Paimun  sakit demam lagi dan dirawat lagi di RS Tugu Ibu Depok sampai ia meninggal pada bulan November 2014. Setelah suaminya meninggal, kondisi fisik bu Suryati mulai menurun. Ia mengalami demam berulang hingga memeriksakan diri ke laboratorium. Bu Suryati tidak memiliki jaminan kesehatan, sehingga untuk obat yang harus diminum rutin, ia harus mengeluarkan uang sendiri. Sekarang pencari nafkah di keluarga itu tidak ada, bu Suryati pun tidak memiliki tabungan simpanan. Pak Paimun hanya sebagai tenaga kontrak, sehingga, keluarga yang ditinggalkan tidak mendapatkan pesangon. Kurir #SedekahRombongan telah menyampaikan santunan untuk meringankan biaya pengobatan ibu Suryati.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @hapsarigendhis

Suryati menderita Demam Tinggi

Suryati menderita Demam Tinggi

——-

FUAD EKO PRAYITNO (22, Korban Tabrak Lari). Alamat: Jl. Gang Anggrek RT.2/5, Radar Auri, Kel. Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok. Remaja putus sekolah ini kerja seharian membantu ayahnya berdagang kue keliling, namun naas saat tanggal 19 Oktober 2013 sepulang ia dari berlatih marawis Fuad menjadi korban tabrak lari di kawasan Pasar Rebo. Saat itu juga Fuad dibawa ke RS Fatmawati dan mendapat perawatan hingga 2 minggu, 7 ruas tulang kaki kanannya hancur dan selanjutnya ia berobat jalan sebulan 2 kali. Hingga saat ini masih kontrol dan memerlukan alat bantu penyangga untuk jalan karna kondisi kakinya belum kuat untuk dibawa berjalan. Berobat menggunakan Jamkesmas namun Fuad perlu alat bantu dan biaya transportasi untuk kontrol serta membeli Alkohol, Perban, Bethadine dan lain-lain. Maklum saja ayah Fuad, Untung Suprayitno (50) dan Istrinya, Heni Suratmi (47) berdua hanya berjualan kue hasil buatan mereka sendiri yang hasilnya hanya cukup untuk makan mereka. Mereka tinggal di kontrakan dan masih menanggung 2 Adik Fuad yang masih sekolah, Alhamdulillah bantuan tunai disampaikan #SedekahRombongan unntuk Fuad membeli Tongkat Penyangga dan Obat-obatan yang tak tercover Jamkesmas.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 23 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @deni_delon

Fuad Korban Tabrak Lari

Fuad Korban Tabrak Lari

——–

Bude Siami Binti Pasiara (70 tahun) . Hidup sebantakara (tidak ada sanak famili semanjak datang ke Sulawsi Tengah), saat ini tinggal bersama keluarga Sukiman. Jl.Banawa No.59 Kelurahan Maleni Kec.Banawa Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Bude Siami sudah 1 tahun mengalami lumpuh dan hanya dapat beraktifitas di atas tempat tidur. Dengan kondisi sebantakara maka keluarga Sukiman merasa Iba dan berinisiatif merawat Bude Siami dengan kemampuan seadanya.

Jumlah bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 23 Januari 2015
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid

Bantuan untuk Bude Siami

Bantuan untuk Bude Siami

——

SUKARMAN ( 59 tahun,Sakit Lambung ) Alamat Sekarsuli rt/rw.03/23, Sendangtirto  Berbah Kabupaten Sleman, Pekerjaan Pensiunan Polisi, Pak sukarman mengalami sakit pada lambung sejak tahun 2012 saat beliau masih bekerja dikepolisian. Dalam hasil foto lab yg di perlihatkan, beliau mengalami infeksi pembengkakan pada lambung selain itu beliau juga mengalami kelainan saraf (gejala stroke) kadang kalau sarafnya kumat pak karman tidak bisa diajak bicara bahkan kejang-kejang juga. Jika sudah seperti itu istri langsung membawanya ke dr.Wahyu di RS Hardolukito untuk menjalani pemeriksaan. Sejak 1 tahun yg lalu pak sukarman pensiun dan hanya kengandalkan uang pensiun itupun terpotong juga dengan biaya angsuran kredit motor yang masih kurang 2 tahun, sedangkan istri bekerja sebagai buruh ditempat ibu mas saptuari sedangkan anak-anaknya juga pas pasan dalam faktor ekonomi. Bu Endang dalam melalukan pengobatan pak sukarman telah berhutang kepada tetangga dan dalam pembayaranya dikenai bunga (rentenair). Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Pak Sukarman untuk turut serta meringankan beban penderitaannya dengan menyampaikan santunan sebesar Rp. 1.000.000.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 23 November 2014
Kurir : @RofiqSILVER @Rizkyaditya4 @FahmiSQ @Vathjon

Sukarman menderita Sakit Lambung

Sukarman menderita Sakit Lambung

——–

SAGIYO (75 th, Sakit Mata) Alamat Siyono Kulon Logandeng Playen Gunung Kidul Yogyakart . Simbah bekerja bertani & Istri Ibu.Wainem usia 70th. Bp.Sagiyo sejak 5 th lalu mengalami kecelekaan tersengat oleh listrik disaat bekerja di ladang hingga mengakibatkan gangguan fungsi mata ,pernah menjalani pengobatan oleh Pihak Tim Medis dianjurkan tindakan operasi pada matanya tetapi krn kemungkinan sembuhnya kecil Pihak Keluarga mengurungkan niat Operasi mata Bp.Sagiyo kondisi terkini Bp.Sagiyo mengalami pandangannya kabur . Ibu.Wainem sejak 1 th terakhir ini mengalami gangguan fungsi kaki akibat pengeroposan tulang yg dideritanya . #SedekahRombongan memberikan santunan senilai Rp. 1.500.000 untuk meringankan beban hidup keluarga Bp.Sagiyo.

Jumlah bantuan : Rp. 1.500.000
Tanggal : 17 Desember 2014
Kurir : @RofiqSILVER @simulangkir@FahmiSQ @keliqer @KedunkUSSIL

Sagiyo menderita Sakit Mata

Sagiyo menderita Sakit Mata

——-

SAGINEM (62th, Ca Servick) Alamat Gembuk RT 025 RW 005 Kelurahan Getas Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Mbah Saginem bekerja sehari hari sebagai petani, menderita sakit di mulai di rasakan sejak tahun 2011 dan dikarenakan terbatasnya biaya mbah Saginem baru berobat di tahun 2012, untuk berobat keluarga sampe menjual harta benda, untuk terakhir mbah saginem diperiksakan di bulan February 2014 dikarenakan kesakitan yang tak berkesudahan. Suami Adi Sumarto 65th bekerja sebagai petani. Alhamdulillah mbah Saginem di pertemukan oleh Sedekah Rombongan untuk turut meringankan beban beliau dengan menyampaikan santunan sujumlah Rp. 1.000.000.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000,-
Tgl : 29 Oktober 2014
kurir : @RofiqSILVER @royekanala

Saginem menderita Ca Servick

Saginem menderita Ca Servick

———

Dono (75th, Duafa ) Alamat  Alasdowo , Pati Jawa Tengah. Istri bernama Sukati 50th dan Mbah Dono mempunyai  4 anak namun yg 3 sudah berumah tangga masing2 dan hanya 1 th sekali menyambangi orang tuanya kan keadaannya pun sama2 memprihatinkan.sedangkan anaknya yang paling kecil 15 tahun dan sekarang masih kelas 1 Smp dan mendapatkan beasiswa miskin, untuk berangkat sekolah sehari hari anaknya di bantu salah satu guru. pasangan ini hanya mengandalkan penghasilan dari penjualan jagung rebus yg untungnya hanya 300 rupiah perbiji dan total pendapatan sehari sekitar 10000,untuk menutupi kebutuhan sehari hari saja  masih kurang dan hutang ke tetangga .Untuk meringankan beban beliau Sedekah Rombongan memberikan santunan sebesar 500.000.

Jumlah bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 15 Desember 2014
Kurir : @RofiqSILVER @emaanggita

Dono menderita

Bantuna untuk pak Dono

——-

KADIYONO (30 th, Patah Tulang) Alamat Dusun Cepoko RT  9 Ngagel Dukuh Seti Kabupaten Pati Jawa Tengah. Mas Kadiyono bekerja sebagai Kuli bangunan. Kecelakaan kerja saat bekerja di sebuah proyek Gedung bertingkat. Saat jatuh dari  bangunan bertingkat pada tanggal 16 desember 2011 dalam posisi berdiri dan seketika patah tulang punggung,tulang ekor,paha ,tulang kaki dan kantung telur pecah, setelah kejadian awalnya di bawa ke  RS Soewondo saat itu tindakan yang dilakukan hanya pembersihan luka dan blm pernah dilakukan operasi sama sekali,dan sampai sekarang tidak ada tindakan medis, selama ini hanya mengandalkan  pengobatan altrnatif, dan kondisi saat ini masih belum bisa bergerak karena tulang-tulang nya masih belum terasambung dan mengucur air terus dr kelamin. Dokter menyarankan untuk diangkat kantung kelaminnya namun keluarga tidak setuju. Sampai saat ini beliau masih meneruskan pengobatan alternatifnya. Mas kadiyono tinggal di rumah ibunya yang hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan anak semata wayangnya yang masih TK,istrinya kabur  selama ini pak kadiyono berobat dan makan hasil dr belas kasihan saudara. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Mas Kadiyono untuk turut serta meringankan beban penderitaannya dengan menyampaikan santunan sebesar Rp. 1.000.000.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 28 Desember 2014
Kurir : @RofiqSILVER @emaanggita

Kadiyono menderita patah tulang

Kadiyono menderita patah tulang

——

SUNTI (85 th, Duafa) Alamat Desa Alasdowo RT 3/1 Kecamatan Dukuh SETI Kabupaten Pati Jawa Tengah.  Mbah Sunti mempunyai 3 anak dan semuanya sudah tinggal bersama keluarganya masing2,saat ini beliau hanya tinggal sendiri  beliau sudah tidak bekerja karena sudah sepuh. Beliau dulu waktu masih kuat bekerja membuat anyaman bambu..namun karena sudah sepuh beliau sudah tidak mampu bekerja lagi. Untuk menyambung hidupnya sehari hari mbah sunti hanya mengandalkan dari anaknya namun anaknya sendiripun keadaanya juga sama2 kekurangan.untuk meringankan beban dan kebutuhan sehari hari beliau Sedekah Rombongan memberikan bantuan sebesar Rp. 500.000.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 28 Desember 2014
Kurir : @RofiqSILVER @emaanggita

29 sunti

Bantuan untuk pak Sunti

——-

WARDO (79 tahun, Stroke) Alamat  Alasdowo Rt 3/1  Dukuh Seti Kabupaten Pati Jawa Tengah. Mbah Wardo sudah tidak bekerja karena umurnya sudah tua,dulu mbah wardo semasa masih mampu berjualan bakso dirumah, tiba2 terkena serangan stroke setelah 1 tahun yang lalu dan sudah pernah berobat di mantri dekat rumah, beliau tidak punya anak dan istri sudah meninggal. Mbah wardo hanya hidup sebatang kara dan sudah tidak mampu bekerja lagi,untuk menyambung hidupnya sehari hari beliau hanya mengandalkan belas kasihan tetangga,padahal mbah wardo juga masih membutuhkan uang untuk berobat rutin setiap seminggu sekali,selama ini mbah wardo berobat hanya mengandalkan dana Bantuan langsung tunai.untuk meringankan bebannya Sedekah Rombongan menyampaikan santunan sebesar 500.000.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 18 Desember 2014
Kurir : @RofiqSILVER @emaanggita

Wardo menderita Stroke

Wardo menderita Stroke

——-

REZIAN AFANDI SAPUTRA (17 bln, hidrochepalus) alamat rt 4 desa Brengkelan 1 kab. Purworejo Jawa Tengah menderita meningokel sejak lahir dan hidrosepalus mulai umur 4 bulan. Rezian adalah anak dari Dedi Mujiono (25 ) bekerja sebagai  tenaga bantu administrasi di SD Jetis, Loano, Purworejo, sedangkan ibunya  Leli Risnawati (23) masih kuliah di UMP Purworejo. Pernah diperiksakan di  RSUP Dr Sarjito untuk operasi meningokel kemudian di ct scan ternyata ada hidrosepalusnya, karena takut kelamaan akhirnya dibawa ke Semarang ke RSA Elisabet dengan bantuan yayasan Anne Avanti dan sudah dioprasi pemasangan shunting untuk mengeluarkan cairan yang ada di kepala.  Saat ini masih memerlukan pemeriksaan lanjut untuk meningokel dan mengkonsumsi vitamin otak dan fisioterapi . Selain itu masih sering kontrol di RS Sarjito 2 minggu sekali menggunakan fasilitas BPJS. Keluarga ini tinggal dengan kakek neneknya yang berprofesi sebagai tukang buat stempel dan guru ngaji di rumah. Kami member bantuan ini untuk membantu transportasi ke Jogja.

Jumlah bantuan : Rp. 600.000,-
Tanggal  :9 Januari 2015
Kurir : @RofiqSILVER @totosudiarto

Rezian menderita hidrochepalus

Rezian menderita hidrochepalus

——–

SUJUD SUTRISNO (61) beralamat di Badran RT 51 RW 11 No 536 Kel Bumijo Kec Jetis Kodya Yogyakarta. Pekerjaan beliau adalah menjadi Pengamen/Pekerja Seni Kendang Tunggal. Sejak tahun 2011 lalu menderita sakit mata rabun serta bila terkena sinar matahari keluar air mata pasca operasi cangkok kornea & pemasangan lensa sebelah kanan. Suami dari Ibu Mamik Sumaryati (62) yang merupakan seorang IRT ini mengatakan bahwa biaya operasinya mata kanan awal Desember 2011 pun lewat penggalangan dana dari beberapa Seniman Yogya yang dikoordinir oleh Mas Jaduk Feriyanto. Menurut Pemeriksaan Dokter Mata, Pak Sujud didiagnosa bahwa mata sebelah kiri kondisinya sama dengan mata sebelah kanan sebelum dioperasi. Di saat awal pemeriksaan Pak Sujud dianjurkan Cangkok kornea mata, tetapi setelah menjalani berbagai pemeriksaan & konsultasi dokter Pak Sujud disarankan untuk operasi Katarak terlebih dahulu dan melihat perkembangannya. Bantuan ini merupakan penggantian biaya untuk kontrol dan pembelian obat bulan November, Desember 2014 dan Januari 2015 , yang sebelumnya sudah masuk rombongan 641.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL
Tanggal : 18 January 2015

Bantuan untuk Sujud

Bantuan untuk Sujud

——

MOHYIDIN (80 tahun, Diabetes) alamat Sorok Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul Yogyakarta, penyakit yg diderita bapak ini diabetes, Bapak Mohyidin hidup sebatang kara tidak ada istri anak dan saudara tinggal dialamat tersebut sejak 2006 menempati lahan peninggalan orang tua dengan ukuran rumah permanen 6×4 meter kondisi rumah sudah setengah rusak dibagian atap dan lantai masih tanah tanpa MCK, beliau sakit diabetes dengan luka dikaki sebelah kanan dan jari-jari sebelah kiri selama sakit tidak ada yg merawat sampai kondisi tambah parah, sebelum sakit beliau punya rutinitas mencari rongsokan di sekitar tempat tinggalnya kemudian dijual lagi utk kehidupan sehari-hari setelah sakit beliau cuman menggantungkan belas kasih warga sekitar utk identitas resmi beliau tdk memiliki, fasilitas kesehatan jg tdk memiliki dengan kondisi seperti itu sangat diperlukan bantuan dr #sedekah rombongan, yg rencananya sumbangan  utk akomodasi kontrol,renovasi rumah,alat bantu jalan dan tempat tidur,

Jumlah Bantuan : Rp. 1.050.000,-
Tanggal : 10 Januari 2015
Kurir:  @RofiqSILVER @blur_haikal @KedunkUSSIL

Mohyidin menderita

Mohyidin menderita diabetes

——

TUMILAH,(57th, Ca Mammae), tinggal di desa Tiwir, RT 05, RW 20, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Jogjakarta. Suami beliau bernama Bapak Musiran yang bekerja sebagai buruh tani. Bu Tumilah ini mengalami sakit kanker payudara yg sudah dideritanya sejak 30 tahun yang lalu. Awalnya sektar tahun 1985 saat itu hanya terlihat sebagai benjolan dan dioperasi oleh seorang mantri dengan alat seadanya. Setelah 27 tahun tidak ada keluhan, Bu Tumilah mengalami kecelakaan tunggal jatuh dari sepeda motor, beliau mengalami gagar otak kecil, patah tulang, dan mata kiri nya tidak bisa terbuka dan harus melakukan terapy dimata kirinya selama 3 bulan. Dalam proses terapynya, kanker payudara yang selama ini tidak ada keluhan, pecah dan semakin membesar. Bu Tumilah, kami bawa ke RS Sarjito Jogja, di bagian kanker. Dari hasil pemeriksaan dokter, Ibu Tumilah harus menjalani kemotherapy dan penyinaran, Kankernya sudah berada di Stadium Alhamdulillah saat ini proses kemotherapy dan penyinaran telah selesai dijalani oleh Bu Tumilah sekarang tinggal menjalani kontrol rutin dan obat tiap 3 bulan sekali. Bantuan ini merupakan biaya kontrol di Poli Radioterapy Rumah Sakit Sardjito jogja dan pembelian obat selama bulan November 2014sampai Bulan Januari 2015. Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 614.

Jumlah bantuan : Rp 4.620.500,-
Tanggal : 9 Januari 2015
kurir : @RofiqSILVER @sintamurtina @blur_haikal

Tumilah menderita

Tumilah menderita Ca Mammae

——–

FACHRUL AMIN LUTFI RAMADHANI (10 th, Gangguan Pendengaran ) alamat Nyutran RT 06 / RW 21 MG 2/1793 Wirogunan Mergangsan Kodya Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta. Dik Fachrul pelajar SD Juara anak dari Bp. Suratno yang berprofesi sebagai buruh harian kontrak (cleaning service di RSUD Jogja ) dan Ibu Setyorini yang berprofesi ibu rumah tangga , sejak usia dini Dik.Fachrul  menderita sakit jantung namun sudah dipasang ring pada usia 4 th serta mengalami gangguan pendengaran tidak bisa mendengar suara pelan sehingga sangat mengganggu dalam aktifitas sehari-hari terutama dalam kegiatan belajar di sekolah , pihak keluarga sudah berusaha membelikan alat bantu dengar seharga Rp 1.800.000 tetapi kurang bisa berfungsi maksimal. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Dik.Fachrul untuk turut serta meringankan beban penderitaannya selama ini dengan menyampaikan santunan guna pembelian alat bantu dengar.

Jumlah Bantuan : Rp. 8.000.000
Kurir : @RofiqSILVER @Emaanggita
Tanggal : 1 November 2014

Fachrul menderita Gangguan Pendengaran

Fachrul menderita Gangguan Pendengaran

——

SUWITO PAWIRO (90 th, Duafa) alamat Panggungan RT 1/RW 32 Trihanggo Gamping Sleman Yogyakarta. Simbah Suwito sehari-hari tinggal di bangunan kecil dengan beralaskan masih tanah dan setiap harinya dirawat oleh anak menantunya. Di usia yang sudah renta beliau tidak sanggup untuk mencari nafkah. Sehari-hari hanya terbaring di dalam rumah. Ibu Ngadiem (anak menantu) 58th bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Hasil dari bekerja hanya cukup untuk menghidupi ibu dan suaminya. Apalagi suaminya Bernama Pak Kuat Ngatijo juga tidak sanggup lagi bekerja karena penyakit diabetes dan komplikasi yang dideritanya. Bantuan ini dipergunakan untuk kebutuhan sehari hari dan untuk merenovasi bangunan yang masih kurang layak huni.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @FahmiSQ @Rizkyaditya4 @Keliqer
Tanggal : 24 November 2014

Bantuan untuk Suwito

Bantuan untuk Suwito

——

HANA YASIRA (3bl , Atresia Bilier) Alamat Bango RT 01 RW 14, Pedukuhan Pelemantung, Kelurahan Selopamioro Imogiri Bantul Yogyakarta. Bayi yang lahir di Karawang, 16 oktober 2014 secara sesar dikarenakan terjadi Eklamsia tekanan darahnya terlalu tinggi. Dari lahir tidak ada kelihatan kuning, saat imunisasi di usia 2 bulan baru tahu ada penyakit kuning. Imunisasinya seminggu yang lalu di rs hidayatullah, kemudian dirujuk ke sardjito. Di Sardjito diagnosis pada hari kamis, setelah 2 hari dirawat, lalu usg perut dan dinyatakan positif atresia bilier. Status saat ini sedang proses mengurus bpjs, ini sedang membuat kk dan akte untuk syarat bpjs. Bapak rt setempat juga sudah membantu pengurusannya dan insya allah selasa tanggal 30 desember akan mendaftar bpjs mandiri, karena tidak masuk daftar penerima jamkesmas. Sudah tinggal di Bangi Imogiri Bantul selama satu setengah bulan, sebelumnya tinggal di karawang. Nama ayah  Totok Mali Purnomo 38 th pekerjaan karyawan swasta di bekasi, sudah 2 minggu tidak bekerja padahal hanya ijin 3 hari, berhubung anaknya sakit sekarang belum kembali bekerja. Bantuan ini di pergunakan untuk kebutuhan akomodasi di rumah sakit saat kontrol karena jarak dari imogiri bisa ditempuh dalam waktu 45 menit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @imbams
Tanggal : 6 January 2015

Hana menderita

Hana menderita Atresia Bilier

——

QUINJIA KANJAZAHIRA (8bln, Lahir Tanpa Selaput Perut),  Alamat rumah di dusun Serut RT 02 / RW 01, Tegaltirto, Berbah Sleman D.I. Yogyakarta putri dari ibu Irwanti Ningsih sebagai ibu rumah tangga dan bapaknya Sunardi bekerja sebagai tukang amplas kayu.. Quinjia lahir dengan keadaan tanpa selaput perut dan sudah dirawat di RS Sardjito selama 15 hari. Karena keterbatasan biaya dia dipulangkan oleh keluarga dan ternyata selama dirumah keadaannya semakin parah. Kami memberinya santunan untuk akomodasi saat di Rumah Sakit Sardjito dan sudah di jalani operasi memasukkan usus ke dalam perut karena kondisi pasca operasi kritis dik Quinja pernah masuk di ruang PICU RS.Sardjito untuk perawatan intensif selama 3 minggu, setelah masa kritis sudah berlalu, dik Quinja menjalani kontrol rutin di RSUD Prambanan. Bantuan ini di gunakan untuk kebutuhan akomodasi kontrol dan lain lain. Yang sebelumnya sudah pernah dibantu dan masuk rombongan 619.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @Syarief_Ahmadd
Tanggal : 7 January 2015

Quinjia Lahir Tanpa Selaput Perut

Quinjia Lahir Tanpa Selaput Perut

——

SUGIYANTI (38th, Usus Buntu) Alamat Sungapan RT 2 Sriharjo Imogiri Bantul Yogyakarta, Ibu Sugiyanti merasakan sakit di perut,setelah di periksakan ke Puskesmas terdekat, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Nur Hidayah.di RSNH minggu lalu diperiksak lalu oleh dokter di rontgen dan usg dan setelah di cek diketahui penyakit usus buntu dan disarankan operasi. Operasi dengan bpjs hanya bisa operasi biasa, maunya operasi pakai laser supaya cepet pulih, tapi jamkesmas tidak bisa karena biaya operasi laser mahal. Jamkesmas operasinya dibedah, dikawatirkan pemulihannya lama. ada alternatif dari dokter, operasi dgn laser, tanpa pembedahan, tapi mahal, jd tdk ditanggung oleh Jamkesmas. Ibu Sugiyanti bekerja sebagai buruh di UKM Kripik Sagu, suami Suparjo 42th pekerjaan buruh sales krupuk, Bantuan ini untuk meringankan beban operasi dengan laser.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @imbams
Tanggal : 18 January 2015

Sugiyanti menderita Usus Buntu

Sugiyanti menderita Usus Buntu

——–

JEMIYEM  (24th, Tumor Kaki) Alamat Girinyono, Rt 43 Rw 22 Sendangsari, Pengasih, KulonProgo, Jogjakarta,  ini sudah 2 tahun mengalami patah tulang di bagian lutut karena kecelakaan kerja yang cukup parah sampai mengakibatkan pendarahan. Semula dianggap biasa ketika diperiksakan ke dokter dan diindikasikan ada bakal tumor di lututnya.. Kami bertemu mbak Jemiyem dan mendampingi selama pengobatan. Mbak Jemiyem telah menjalani operasi pengambilan pen dan biopsi bakal tumor yang dideritanya. Dua opsi yang disarankan oleh dokter adalah opsi pertama adalah amputasi dan yang kedua adalah transplantasi lutut untuk membuatnya bisa berjalan normal dan membersihkan bakal tumornya. Opsi kedua dipilih untuk ikhtiar pengobatannya yang kemudian kami bawa mbak Jemiyem ke surabaya untuk pengobatan lanjutan. Pemeriksaan lengkap pun sudah dilakukan. Dan tanggal 17 November 2013 mbak Jemiyem dioperasi. Operasi dilakukan hampir 10 jam. Alhamdulillah operasi yang dilakukan lancar dan saat ini mbak jemiyem masih pemulihan kondisi pasca operasi dilakukan.. Tanggal 04 Desember 2013 mbak jemiyem diperbolehkan pulang oleh dokter. Saat ini mbak Jemiyem sudah beraktifitas seperti biasa di rumah dan hanya menjalankan kontrol rutin. Bantuan ini digunakan untuk biaya pembayaran iuaran BPJS ,kontrol dan pembelian obat.Yang sebelumnya masuk dalam rombongan 586.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @royekanala @ninikns
Tanggal : 9 January 2015

Jemiyem menderita Tumor Kaki

Jemiyem menderita Tumor Kaki

——–

FITRIANINGSIH (10 th, Pergesaran Tulang Ekor) Alamat  Kuwangen Lor Rt 07 Rw 42, Pacarejo, Semanu Gunung Kidul, Dik Fitri adalah Putri dari pasangan ibu Wartini dan pak Suroyo (alm). Selain di Fitri Ibu Wartini mempunyai tanggungan Dik Icha (kelas 1 smp) dan si mbah yang sudah lanjut usia. Dek Fitri menderita lumpuh akibat kecelakan dan mengalami pergeseran tulang ekor saat dek fitri berumur 3 tahun. Dik Fitri sempet berobat di RS. Ortopedi dr. Soeharso Solo kemudian di rujuk ke RS. Sardjito untuk fisioterapi dan akupuntur.Dua bulan terakhir ini setelah menjalani fisioterapi dan akupuntur,  perkembangan dik fitri sangat bagus.  Dek fitri yang awalnya sering terbaring di kasur sudah bisa duduk, dan bisa di ajak untuk komunikasi. April 2014 kemarin  dek fitri diberi santunan Sedekah Rombongan. Beberapa kali Dik Fitri juga dibantu oleh organisasi sosial lain tapi kurang berkelanjutan. Bantuan saat ini biaya akupuntur dan transportasi menggunakan biaya sendiri.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @imamnurhuda @avinptr
Tanggal : 30 Desember 2014

Fitrianingsih mengalami Pergesaran Tulang Ekor

Fitrianingsih mengalami Pergesaran Tulang Ekor

——–

SAMSUDIN (60 th, Asam Urat dan Kolesterol) Alamat Progowati Magelang Jawa Tengah. Bapak Samsudin dulu sebelum sakit buruh di bengkel, setelah sakit tidak bekerja. bp. Samsudin mempunyai kadar asam urat dan kolesterol yg tinggi, pada awalnya masih bisa beraktivitas, kontrol rutin di dokter dan puskesmas. Tp 3 bulan terakhir ini mengalami kesulitan berjalan, selain karena asam uratnya, pak Samsudin jg mengalami obesitas. Berat badannya 131 kg. Jadi sehari hari hanya berbating ditempat tidur. Bp. Samsudin kesulitan untuk berobat ke RS, karena tidak bisa berjalan jauh, dan harus dibantu.istri Waginem 50th ibu rumah tangga, Pak samsudin tinggal bersama istri dan anaknya. Setiap hari anaknya yg bekerja, menjualkan sayuran milik tetangga ke pasar. Apalagi sekarang istrinya sedang mengalami gejala sakit jantung, dan mengkonsumsi obat. Bantuan ini digunakan untuk akomodasi saat pemeriksaan nanti di rumah sakit terdekat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @noventata @suaravinda
Tanggal : 23 January 2015

Samsudin menderita

Samsudin menderita asam urat dan kolesterol

——-

TURIMIN (35th, tumor) alamat JL.Gerilya Barat NO. 4 RT 03 RW 05 Desa Jangrana Grumbul  Karang Gandul, Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ini menderita penyakit semacam tumor yang menyerang kakinya. Sudah lebih dari 10 tahun beliau menderita penyakit tersebut. Beberapa tahun yang lalu pernah diperiksakan ke RSUD cilacap dan sudah dilakukan cek laboratorium, dokter menduga penyakit kaki gajah namun hasil laboratorium tidak jelas penyakit apa dan lama tidak ada tindak lanjut dari pihak Rumah Sakit sehingga beliau pulang. Selama menderita penyakit tersebut beliau tidak bekerja karena kesulitan beraktifitas dan hanya mengandalkan bantuan dari adik-adiknya untuk kebutuhan sehari-hari. beliau saat ini pun tinggal menumpang dirumah saudaranya. Bapak Turimin ini tercover Fasilitas kesehatan Jamkesmas dari pemerintah sehingga bantuan dari Sedekah Rombongan ini dipergunakan sebagai biaya transportasi dari cilacap ke Jogja dan akomodasi penginapan di sekitar RS.Sardjito dan akomodasi makan dan periksa di RS.Sardjito. yang sebelumnya masuk dalam rombongan 657.

Jumlah Bantuan : Rp 2.580.000
Tanggal: 16 dan 22 January 2015
Kurir: @RofiqSILVER @dhimas_cheb @cahyo_tribroto

Turimin menderita tumor

Turimin menderita tumor

——-

SITI SURAIDA (33th, Ca Mammae) Alamat Pelemrejo KG I 595 Rt 30 rw 10 Purbayan Kotagede Yogyakarta. Satu tahun yang lalu bulan November 2013 payudara bagian kiri bu Siti pernah di operasi di RSUD Wirosaban Yogyakarta. Dan setelah dilakukan operasi bu siti disarankan untuk melakukan kemoterapi karena hasil dari Patologi Anatomi dinyatakan Ganas, dikarenakan RSUD belum bisa melakukan tindakan kemoterapy maka oleh pihak Rumah Sakit dirujuk ke Rumah Sakit Bethesda dan di Bethesda saat itu mou nya dengan jamkeda kuotanya habis, dan pasien memakai jalan lain dengan alternatif, dan setelah alternative malah sakit batuk tak berkesudahan lalu di periksakan di bp4 kotagede dan disana dinyatakan di paru-paru ada cairan dan di bp4 di sedot cairan, setelah dilakukan alternatif tidak membuahkan hasil yang baik, maka pihak keluarga membawa pasien ke Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan untuk saat ini sudah menjalani kemo ke 6 di Rumah Sakit Panti Rapih sejak bulan Oktober 2014. Dikarenakan penyakit bu Siti sudah menjalar ke Paru-paru, setiap hari membutuhkan bantuan Oksigen untuk pernafasannya,untuk tabung besar harga untuk pengisiannya Rp.87.500 setiap 2 hari sekali  habis. Ibu Siti Suraida yang lahir 13 November 1981, sebelum sakit pernah berkerja menjadi penjaga perpustakaan SD Rejowinangun 2 Kotagede. Suaminya bernama Karhat Protoputranto 35th yang bekerja sebagai buruh di pengrajin patung fiber. mereka mempunyai seorang akan yang bernama Muhammad AL khanafi (7 tahun). Keluarga ini saat ini tinggal ikut orang tua Ibu Siti Suraida. Bantuan ini untuk santunan awal dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembelian Oksigen, cek lab,kontrol dan obat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal :14 Januari 2015
Kurir : @RofiqSILVER @Tya_Nurulendah

Siti menderita Ca Mammae

Siti menderita Ca Mammae

——-

LUDIANA WULANDARI (11 th, Jantung ) Alamat di Desa Gowong rt 3/rw 4 Kecamatab Bruno Kabupaten Purworejo Jawa Tengah, Ludiana anak dr bp Rahmadi 40 th dan ibu Ludiah sdh meninggal. Saat ini ludiana menderita suspect PJB (penyakit jantung bawaan) dan pernah di rawat di PKU purworejo . disarankan utk operasi/ periksa di jogja tp karena tdk ada beaya dan tidak punya fasilitas jamkesmas/jkn. Terpaksa di bw pulang. Saat ini ludiana tinggal bersama pakdenya p. Turman seorang buruh tani . .bantuan ini untuk beaya hidup sehari hari ludiana dan beaya berobat. Karena bpknya ludiana saat ini sdh menikah lagi dan tinggal di wilayah jogja. Ludiana sendiri punya kakak kl. 6 MI saat ini ikut neneknya di desa yg sama yg sdh tua ban juga tdk mampu.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal :12 Januari 2015
Via: @RofiqSILVER @totosudiarto

Ludiana menderita suspect PJB (penyakit jantung bawaan)

Ludiana menderita suspect PJB (penyakit jantung bawaan)

——

REKAPITULASI ROMBONGAN

No Nama Target Jumlah Bantuan
1 Paijah 1,100,000
2 Satiroh 500,000
3 Ilham 1,000,000
4 Adeng 500,000
5 Kholidin 500,000
6 Endang 500,000
7 Iis 1,000,000
8 Mas’ud 2,000,000
9 Nahwa 3,000,000
10 MTSR Jakarta 22,098,000
11 Tri 1,000,000
12 Yeni 1,418,000
13 RSUD Moewardi Surakarta 7,500,000
14 Akbar 1,700,000
15 Inggita 1,000,000
16 Sri 1,000,000
17 Ibnu 2,000,000
18 Kania 700,000
19 Hermanto 1,000,000
20 MTSR Bandung 3,385,000
21 Suryati 1,000,000
22 Fuad 1,500,000
23 Bude Siami 500,000
24 Sukarman 1,000,000
25 Sagiyo 1,500,000
26 Saginem 1,000,000
27 Dono 500,000
28 Kadiyono 1,000,000
29 Sunti 500,000
30 Wardo 500,000
31 Rezian 600,000
32 Sujud 1,500,000
33 Mohyidin 1,050,000
34 Tumilah 4,620,500
35 Fachrul 8,000,000
36 Suwito 2,000,000
37 Hana 1,000,000
38 Quinjia 500,000
39 Sugiyanti 1,000,000
40 Jemiyem 800,000
41 Fitrianingsih 1,000,000
42 Samsudin 1,000,000
43 Turimin 2,580,000
44 Siti 1,000,000
45 Ludiana 1,000,000
Total 89,551,500

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 89,551,500,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 664 ROMBONGAN

Rp. 23,456,361,585,-