SINAH ( 67 TAHUN ), bertempat tinggal di Dsn. Kandangan RT02/02, Karang, Slogohimo, Wonogiri. Hidup seorang diri, menjanda sudah cukup lama. Dan sangat miskin, hingga rumah pun akan ambruk, genteng bolong dan dinding dari bambu pun sudah rusak parah. Berawal dari informasi seorang kawan yang ikut berpartisipasi dalam pembelian MTSR Wonogiri, kemudian kurir langsung meluncur ke TKP. Dan rumah beliau sangat jauh sekali. Akhirnya, setelah sampai kami miris melihat kondisi Bu Sinah dan rumah tempat tinggalnya. Sangat memprihatinkan sekali. Para tetangga berencana untuk membuatkan rumah bagi beliau, dan sedekah rombongan berpartisipasi untuk menambah membeli material dalam proses tersebut. Mudah – mudahan bisa meringankan beban, dan Bu Sinah pun dapat hidup layak, tidak kedinginan dan bisa hidup nyaman di rumahnya nanti setelah proses rehab selesai. Para warga pun mengumpulkan uang untuk membantu Bu Sinah, mereka bergotong royong mewujudkannya. Semoga bantuan sedekah rombongan ini dapat sangat bermanfaat bagi beliau. Aamiin.

Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal : 7 Januari 2015
Kurir : @joko via @teguh@mawanhananto

Bantuan untuk mbah Sinah

Bantuan untuk mbah Sinah


———

SUMI ( 78 TAHUN ), seorang janda yang tinggal di Jatinom, Ndarjo, Wonogiri, Jawa Tengah. Hidup menjanda sudah cukup lama, beliau tinggal dengan kondisi sangat memprihatinkan, sering sakit – sakitan dan usia sudah cukup tua. Untuk mencukupi kebutuhan makan kesehariannya cukup sulit. Saat itu informasi dari seorang warga yang melihat kondisi beliau, saat sedang terbaring sakit di rumahnya. Dan kemudian tetangga membawa ke Puskesmas setempat. Alhamdulillah, saat ini beliau sudah sembuh dan di bawa pulang. Dari dokter menyarankan untuk banyak istirahat, beliau terkena serangan jantung lemah. Sehingga saat terlalu capek, sakit itu kambuh, badan lemas dan kemudian terbaring di tempat tidurnya saja. Bantuan ini sedikit untuk meringankan beban beliau, bisa di gunakan untuk membeli lauk makan kesehariannya. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 Januari 2015
Kurir : @mimin@teguh@mawanhananto

Bantuan untuk mbah Sumi

Bantuan untuk mbah Sumi

———

SARMI ( 76 TAHUN ) , beliau tinggal di Tengger, Kec. Puhpelem, Wonogiri, Jawa tengah. Hidup miskin dan menderita sakit gula. Sehingga, kondisi tersebut semakin menambah beban hidup bagi Sarmi. Apalagi untuk mengobati sakit yang di deritanya, untuk mencukupi kebutuhan makan kesehariannya pun sulit. Kondisi rumah pun sangat memprihatinkan, saat ini beliau sangat membutuhkan tambahan semangat hidup serta bantuan untuk mencukupi dan meringankan beban hidupnya. Sakit yang dialami pun cukup lama, dan semakin menambah derita Bu Sarmi. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban beliau. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 6 januari 2015
Kurir : @mimin@teguh@mawanhananto

Bantuan untuk Mbah Sarmi

Bantuan untuk Mbah Sarmi

———-

SARTINI ( 52 tahun ), Tinggal di dsn. Bendungan, Ndarjo, Wonogiri. Beliau mempunyai 3 orang anak yang masih kecil, suaminya merantau ke jakarta sebagai kuli bangunan. Dan kesehariannya Sartini pergi ke pasar untuk mencari uang guna mencukupi kebutuhan rumahnya. Beliau saat ini sedang menderita sakit usus buntu, dan sudah bebrapa kali di bawa ke dokter, namun karena kekurangan biaya maka, belum di eksekusi untuk dilakukan operasi padanya. Rencananya, minggu depan akan kita handle untuk mendapatkan penanganan secara medis, saat ini sedang kita buatkan BPJS agar nantinya, biaya lebih ringan. Semoga sakit segera sembuh, dan sedikit bantuan ini bisa memberi senyuman, serta dimudahkan untuk proses pengobatan sartini tersebut. Aamiin .

Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 6 januari 2015
Kurir : @mimin@teguh@mawanhananto

Bu sartini menderita sakit usus buntu

Bu sartini menderita sakit usus buntu

———-

TUKINEM ( 56 TAHUN ), ibu dua orang anak ini sudah kita handle dalam upaya pengobatan sakit mata ( rabun ). Tinggal di ds. Kalisat RT04/06, Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur. Beliau keseharian mencari penghidupan sebagai penjual gerabah di Purwantoro, namun saat sedang sakit untuk memenuhi kebutuhan hidup terasa sulit. Ibu ini sangat terbantu dengan upaya pendampingan sedekah rombongan ini, beliau mengucapkan banyak terimakasih untuk para kurir yang selalu bergerak dimanapun berada, tanpa kenal lelah. Dan membagi waktu nya untuk memikirkan dhuafa serta masyarakat yang miskin kurang mampu seperti beliau. Semoga selalu dilancarkan rejeki kata beliau. Bantuan ini sedikit membantu meringankan bebannya, semoga bermanfaat. Aamiin.

Bantuan : Rp. 983.000,-
Tanggal : 6 januari 2015
Kurir : @saidi via @teguh@mawanhananto

Bu Tukinem menjalani pengobatan sakit mata ( rabun )

Bu Tukinem menjalani pengobatan sakit mata ( rabun )

——–

RETNO ( 14 TAHUN ), anak ini mengalami cacat fisik, kaki lumpuh tidak bisa berjalan. Bersama ibunya bernama Partini ( 37 Tahun ), suaminya merantau ke Jawa Barat sebagai tukang bangunan/kuli. Dek retno seharusnya bisa sekolah, namun apa daya kemampuannya terbatasi oleh cacat yang di bawa sejak lahir. Bertempat tinggal di Krebet RT02/I, Jambon, Ponorogo, Jawa Timur. Ibunya sangat berterimakasih dengan bantuan sedekah rombongan ini, bantuan ini untuk menambah biaya hidup mereka serta kebutuhan gizi dek Retno. Kurir bergerak lintas wilayah, saat informasi kami dapatkan dari seorang kawan yang bekerja di wonogiri. Kemudian kami segera bergerak untuk survey informasi tersebut, alhamdulillah dengan jalan terjal dan cukup jauh keluarga tersebut kami temukan. Mudah – mudahan bermanfaat dan bersemangat untuk tetap menjalani kehidupannya. Aamiin.

Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 7 Januari 2015
Kurir : @Tri via @teguh@mawanhananto

Retno mengalami cacat fisik, kaki lumpuh tidak bisa berjalan

Retno mengalami cacat fisik, kaki lumpuh tidak bisa berjalan

——–

MUNAWAR ( 46 TAHUN ), Plalangan, RT04/3, Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur. Beliau hidup sendiri dan kesehariannya sebagai bakul cilok. Hasilnya pun pas – pas an, informasi ini berasal dari seorang teman yang berasal dari Ponorogo. Lalu kurir pun segera bergerak untuk survey dan memberikan bantuan. Munawar mengalami sakit ginjal, dan harus selalu kontrol untuk tetap bertahan hidup. Mungkin bantuan ini tidak seberapa, namun harapan kami semoga meringankan beban beliau yang hidup sendirian. Dalam sehari belum tentu bisa mendapat hasil yang memuaskan, dan biaya hidup semakin mahal, semakin dirasa oleh masyarakat miskin seperti beliau. Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban beliau. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015
Kurir : @Tri via @teguh@mawanhananto

Bantuan untuk pak Munawar

Bantuan untuk pak Munawar

———

RAKIYEM ( 79 TAHUN ), bertempat tinggal di Kalipelus RT01/02, Kebonagung,Pacitan, Jawa Timur. Beliau kesehariannya berjualan pitik/ayam. Namun hasilnya pun tidak seberapa. Beliau saat itu mengalami sakit tumor (ca mamae ) dan kemudian di periksakan di Wonogiri. Menetap sementara di rumah warga dekat rumah sakit di wonogiri. Kemudian, informasi tetangga mas Broto yang kenal dengan salah satu kurir sedekah rombongan memberikan informasi seperti itu. Akhirnya kami bergerak dan kemudian memberikan bantuan untuk meringankan beban beliau. Kontrol lagi akan dilakukan bulan depan, semoga ini bisa meringankan beban hidup beliau dan beliau selalu mendapatkan rejeki yang luas. Aamiin.

Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 9 januari 2015
Kurir : @Broto via @teguh@mawanhananto

Rakiyem mengalami sakit tumor (ca mamae )

Rakiyem mengalami sakit tumor (ca mamae )

———

KARNI  ( 81 TAHUN ), simbah janda ini tinggal di Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah. Hidup sendiri dan miskin. Usia sudah cukup tua. Dan sering sakit – sakitan, merasakan kepala pusing dan nggliyeng. Saat itu kami periksakan ke Puskesmas setempat dan mendapatkan obat – obatan, untuk kebutuhan makan sehari – hari pun kurang mampu, maka kemudian bantuan juga kami arahkan untuk sedikit membantunya agar bisa membeli beras dan lauk sebagai penyeimbang kebutuhan gizi saat sehabis sakit tersebut. Beliau senang sekali, ucapan terimakasih dan haru saat kami menyampaikannya, doa untuk para kurir sedekah rombongan, semoga selalu diberikan keluasan rejeki dan kesehatan. Aamiin, semoga membantu.

Bantuan : Rp. 800.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015
Kurir : @teguh@mawanhananto

Karni merasakan kepala pusing dan nggliyeng

Karni merasakan kepala pusing dan nggliyeng

———

MASJID NUR RUDIN ber alamat Jambewangi RT 04 Temuwuh Dlingo Bantul Yogyakarta. Dalam rangka membina,melatih dan meningkatkan mutu pendidikan beragama Islam serta pengabdian diri kepada Allah SWT, Panitia Pembangunan Masjid Nur Rudin yang diketuai Bp. Maryanto melaksanakan  pembangunan Masjid Nur Rudin sebagai sarana sentral kegiatan kerohanian di wilayah dusun Jambewangi .Menurut ketua panitia, pelaksanaan pembangunan diatas tanah wakaf warga setempat dengan luas bangunan 8 meter x 9 meter sudah berjalan 2 bulan dari dana swadaya warga masyarakat setempat dan beberapa donatur . Alhamdulillah Tim POPIMAS #SR (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan) diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan masjid tersebut, dengan menyampaikan santunan titipan #sedekahollics guna pemasangan fasilitas penerangan ( pemasangan listrik PLN dan instalasinya ) senilai Rp 5.000.000 .

Jumlah Total Bantuan : Rp. 5.000.000
Tanggal Penyerahan : 5 Januari 2015
Kurir : @kissherry  @faisal_gudeg @blur_haikal

Bantuan untuk MASJID NUR RUDIN

Bantuan untuk MASJID NUR RUDIN

——–

PONDOK PESANTREN DAN PANTI ASUHAN AL IMDAD beralamat di Pajangan, Bantul, Yogyakarta.  Pondok ini didirikan sekitar tahun 1980an oleh beberapa orang. Saat ini Ponpes dan  PA Al Imdad diasuh oleh Bapak H.M. Habib As Syakur. Ponpes dan PA Al Imdad saat ini mempunyai 300 santri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pondok ini menerapkan sistem subsidi silang dalam pembiayaannya yang dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan keadaan ekonomi yaitu pembayaran penuh ditambah infak, pembayaran penuh, pembayaran uang makan, dan sepenuhnya digratiskan.  Dari jumlah total 300 santri, sepertiganya sepenuhnya digratiskan dari uang makan, sekolah dan asrama; sepertiganya lagi hanya membayar uang makan sebesar Rp 150.000,- per bulan; dan sepertiga sisanya membayar penuh sebesar Rp 250.000,- untuk santri Madrasah Tsanawiyah dan Rp 290.000,- untuk santri Madrasah Aliyah. Untuk membantu operasional Pondok, pada hari Selasa, 6 Januari 2015, tim POPIMAS #SR  (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan) menyampaikan bantuan senilai Rp 2.500.000,- yang diwujudkan berupa beras.

Jumlah Total Bantuan : Rp. 2.500.000
Tanggal Penyerahan : 6 Januari 2015
Kurir : @kissherry  @iblisganteng; @aryani_iyan

Bantuan untuk PONDOK PESANTREN DAN PANTI ASUHAN AL IMDAD

Bantuan untuk PONDOK PESANTREN DAN PANTI ASUHAN AL IMDAD

——–

PANTI ASUHAN AR RASYID beralamat di Jetis, DK, Kerten, Sumberagung, Bantul, Yogyakarta. Panti ini didirikan 21 Februari 2009 dan saat ini diasuh oleh Bapak Muhammad Solikhin. Ada 23 anak yang tinggal disini yang terdiri dari 20 SMA dan 3 kuliah. Ketika gempa di Yogyakarta mengguncang, Panti ini roboh dan kemudian dibangunkan kembali oleh Sinar Melati. Setelah 2 tahun dibimbing oleh Sinar Melati, Panti ini kemudian dilepas agar mandiri. Semua anak tidak dipungut biaya karena panti menanggung kebutuhan makan dan sekolah. Sedangkan kebutuhan keseharian seperti alat mandi dan alat tulis adalah tanggungan setiap anak. Panti ini membutuhkan kasur karena mereka masih tidur dengan alas seadanya. Oleh karena itu, pada hari Selasa, 6 Januari 2015, tim POPIMAS #SR  (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan memberikan bantuan senilai Rp 6.750.000 yang diwujudkan dalam bentuk kasur dan bantal.

Jumlah Total Bantuan : Rp. 6.750.000
Tanggal Penyerahan : 6 Januari 2015
Kurir : @kissherry  @iblisganteng; @aryani_iyan

Bantuan untuk PANTI ASUHAN AR RASYID

Bantuan untuk PANTI ASUHAN AR RASYID

———

PANTI ASUHAN AL FATAA beralamat di Jl. Parangtritis KM 8 Sewon, Bantul, Yogyakarta. Panti ini didirikan tahun 1991 oleh Bapak H. Ahmadi yang dalam pengelolaannya dibantu oleh istri, anak dan menantunya. Jumlah anak asuh saat ini mencapai 50 anak yang mayoritas berumur 4 sampai 7 tahun. Semua anak yang dirawat oleh PA Al Fataa adalah yatim atau piatu atau sengaja dibuang oleh keluarganya. Semua anak yang tinggal di PA. Al Fataa harus menghafal Al Quran. Sekelas TK sudah harus menguasai juz 30, sedangkan sekelas SMP harus menguasai 10-15 juz. Hafalan Al Qur’an dilakukan setiap hari selepas shalat subuh dan maghrib. Sedangkan jadwal kegiatan seperti Safinatunnajah, Jurumiyah, Ta’lim Muta’alim, Aqidatul Awam, Tafsir Jalalain, Taisarul Kholaq, Taghrib/Hadist, Mriti dan Pesholatan dilakukan bergantian hari selepas shalat ashar. Pada hari Sabtu, 3 Januari 2015, tim POPIMAS #SR  (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyerahkan bantuan senilai Rp 1.750.000,- yang diwujudkan dalam bentuk televisi sebagai sarana pembelajaran dunia luar dan sekaligus sebagai selingan, karena mereka praktis tidak pernah mengerti perkembangan informasi di luar Panti. Semoga ini bisa dijadikan sarana belajar.

Jumlah Total Bantuan : Rp. 1.750.000
Tanggal Penyerahan : 3 Januari 2015
Kurir : @saptuari  @iblisganteng; @aryani_iyan

Bantuan untuk PANTI ASUHAN AL FATAA

Bantuan untuk PANTI ASUHAN AL FATAA

——–

PANTI ASUHAN AL FATAA beralamat di Jl. Parangtritis KM 8 Sewon, Bantul, Yogyakarta. Panti ini didirikan tahun 1991 oleh Bapak H. Ahmadi yang dalam pengelolaannya dibantu oleh istri, anak dan menantunya. Jumlah anak asuh saat ini mencapai 50 anak yang mayoritas berumur 4 sampai 7 tahun. Semua anak yang dirawat oleh PA Al Fataa adalah yatim atau piatu atau sengaja dibuang oleh keluarganya. Semua anak yang tinggal di PA. Al Fataa harus menghafal Al Quran. Sekelas TK sudah harus menguasai juz 30, sedangkan sekelas SMP harus menguasai 10-15 juz. Hafalan Al Qur’an dilakukan setiap hari selepas shalat subuh dan maghrib. Sedangkan jadwal kegiatan seperti Safinatunnajah, Jurumiyah, Ta’lim Muta’alim, Aqidatul Awam, Tafsir Jalalain, Taisarul Kholaq, Taghrib/Hadist, Mriti dan Pesholatan dilakukan bergantian hari selepas shalat ashar. Pada hari Sabtu, 3 Januari 2015, tim POPIMAS #SR  (Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyerahkan bantuan senilai Rp 2.000.000,- yang diwujudkan dalam bentuk sembako.

Jumlah Total Bantuan : Rp. 2.000.000
Tanggal Penyerahan : 3 Januari 2015
Kurir : @kissherry  @iblisganteng; @aryani_iyan

Bantuan sembako PANTI ASUHAN AL FATAA

Bantuan sembako PANTI ASUHAN AL FATAA

———-

PANTI ASUHAN AN–NUR beralamat di Berjo, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Panti yang diasuh oleh bapak Muhtarom Jalal ini, memiliki 22 santri putri.  Usia para santri mulai tingkat Sekolah dasar hingga Sekolah menengah atas dan sebagai pengasuhnya adalah Bapak Muhtarom. Semua biaya operasional panti asuhan baik untuk biaya pendidikan maupun biaya kebutuhan harian berasal dari para donatur. Untuk ikut membantu kebutuhan rutin sembako Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan dari sedekaholic berupa sembako senilai Rp. 500.000 yang diwujudkan dalam bentuk  mie instant, gula pasir, minyak goreng, bumbu dapur,  perlengkapan mandi dan pembalut wanita.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal Penyerahan : 31 Desember 2014
Kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan PANTI ASUHAN AN–NUR

Bantuan PANTI ASUHAN AN–NUR

——–
PANTI ASUHAN DARUL QOLBI  beralamat di dusun Prigen Widodomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta, berdiri di atas tanah seluas 400 mtr dengan luas bangunan 8 x 12 mtr, letaknya cukup terpencil, dan termasuk di daerah rawan Gunung Merapi, karena pada erupsi Merapi tahun 2010 termasuk desa yang di evakuasi oleh tim SAR.  Panti asuhan ini berdiri sejak tahun 2013 dibawah asuhan Mas Priyanggono alias Abdurahman .Dengan Jumlah anak asuh 6 usia sekolah dan 1 balita, mereka membutuhkan asupan yang cukup , untuk itu Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan dari para sedekaholics berupa sembako senilai senilai Rp. 700.000 yang diwujudkan dalam bentuk minyak goreng, gula pasir, susu, dan perlengkapan mandi..

Jumlah Bantuan : Rp. 700.000,-
Tanggal Penyerahan : 31 Desember 2014
Kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan PANTI ASUHAN DARUL QOLBI

Bantuan PANTI ASUHAN DARUL QOLBI

———-

PANTI ASUHAN YATIM DAN DHUAFA NAILUNNAJAH yang beralamat di Jalan Piyungan-Prambanan, Munggur, Srimartani, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, memiliki anak asuh berjumlah 26 orang, 12 putri dan 14 putra dibawah asuhan Bapak Ahmad Yazid. Usia anak asuh terdiri dari usia sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Panti ini masih mengontrak selama 5 tahun diatas lahan seluas 900 m2, masa kontrak tinggal dua tahun lagi. Pemilik lahan minta agar tanah tersebut dibeli dengan harga 2 juta per meter persegi, dan saat ini pihak panti sedang mempertimbangkan apakah terus disitu dengan membeli tanah tersebut,atau pindah mencari lahan atau bangunan yang bisa di tempati dengan sewa yang ringan . Kebutuhan operasional panti berasal dari zakat, infak dan sedekah para donatur. Pada kesempatan ini Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan dari sedekaholic senilai Rp. 600.000 yang di wujudkan dalam bentuk  mie instant , gula pasir, minyak goreng, bumbu dapur,  perlengkapan mandi dan pembalut wanita.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 600.000,-
Tanggal Penyerahan : 31 Desember  2014
kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan  PANTI ASUHAN YATIM DAN DHUAFA NAILUNNAJAH

Bantuan
PANTI ASUHAN YATIM DAN DHUAFA NAILUNNAJAH

———

PANTI ASUHAN DARUL HADLONAH YKMNU  beralamat di Batur, Ceper, Klaten, Jawa Tengah. Panti Asuhan ini memiliki 40 santri putri. Usia para santri mulai tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Umum dan sebagai pengasuhnya adalah Ibu Fitri. Semua biaya operasional panti asuhan baik untuk biaya pendidikan maupun biaya kebutuhan harian berasal dari para donatur dan yayasan. Untuk ikut membantu kebutuhan keseharian non pendidikan, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan dari sedekaholic senilai Rp. 800.000 yang diwujudkan dalam bentuk: mie instant, susu kaleng, minyak goreng, gula pasir, bumbu dapur, perlengkapan mandi, pembalut wanita.

Jumlah Bantuan : Rp.  800.000,-
Tanggal Penyerahan : 31 Desember 2014
Kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan PANTI ASUHAN DARUL HADLONAH YKMNU

Bantuan PANTI ASUHAN DARUL HADLONAH YKMNU

———

PONDOK PESANTREN NURUDH DHOLAM beralamat di Ngaran Mlese, Ceper, Klaten, Jawa Tengah. Pondok Pesantren ini memiliki 40 santri putra dan putri. Usia para santri mulai tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah menengah atas. Sebagai pengasuhnya adalah bapak KH. Badarudin Zahid. Semua biaya operasional pondok baik itu untuk biaya pendidikan maupun biaya kebutuhan harian berasal dari para donatur dan unit usaha berupa toko makanan di pondok tersebut. Untuk ikut membantu kebutuhan rutin sembako Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan dari sedekaholic berupa sembako senilai senilai Rp.1.000.000 yang diwujudkan dalam bentuk beras, mie instant, gula pasir, minyak goreng, susu kaleng, bumbu dapur, perlengkapan mandi dan pembalut wanita.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 30 Desember 2014
Kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan PONDOK PESANTREN NURUDH DHOLAM

Bantuan PONDOK PESANTREN NURUDH DHOLAM

——–

PONDOK PESANTREN ASYIFA beralamat di Jl. Karangwuni – Pedan Kurung Ceper Klaten Jawa Tengah. Pondok ini  diasuh oleh ustadz Umar Al Fandi. Jumlah santri yang diasuh ada 10 santri putra dan putri. Gedung yang saat ini ditempati menggunakan bekas gedung Sekolah Dasar yang keadaan bangunannya sudah rusak. Untuk mencukupi kebutuhan para santri baik biaya pendidikan dan makan sehari-hari dibantu oleh para donatur, namun begitu belum bisa menutup semua kebutuhan karena bantuan dari para donatur bersifat insidentil. Untuk membantu kebutuhan sembako Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren dan Masjid #SedekahRombongan) menyampaikan bantuan dari sedekah holic senilai Rp. 800.000 yang diwujudkan sembako berupa beras, minyak goreng, gula pasir,  bumbu dapur, perlengkapan mandi dan pembalut wanita.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000,-
Tanggal Penyerahan : 31 Desember 2014
Kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan PONDOK PESANTREN ASYIFA

Bantuan PONDOK PESANTREN ASYIFA

——-

PANTI ASUHAN YATIM DAN DHUAFA BAITURRAHMAN yang di asuh oleh Mas Ipin dan istrinya ini beralamat di Sabrangan, Gumul, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah. Saat ini panti asuhan Baiturrahman  mengasuh 30 santri yatim-piatu dan dhuafa, putra dan putri. Dengan 30 santri yang tinggal di asrama, kebutuhan untuk bahan pangan seperti beras atau sembako, sepenuhnya di topang dari para donator yang sifatnya insidentil, sehingga kebutuhan sembako kadang tidak bisa terpenuhi. Untuk ikut membantu kebutuhan tersebut , Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan bantuan dari sedekaholic senilai Rp. 800.000 yang di wujudkan dalam bentuk sembako berupa mie instant , gula pasir, susu kaleng, teh, minyak goreng, bumbu dapur,  dan perlengkapan mandi.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000,-
Tanggal Penyerahan : 31 Desember 2014
Kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan PANTI ASUHAN YATIM DAN DHUAFA BAITURRAHMAN

Bantuan PANTI ASUHAN YATIM DAN DHUAFA BAITURRAHMAN

——–

PANTI ASUHAN NAILUNNAJAH terletak di Jl. Piyungan-Prambanan Km. 01, Munggur, Srimartani, Piyungan Bantul Yogyakarta 55792. Panti ini diasuh oleh Bp. Ahmad Yazid Muarrif yang saat ini mengasuh sebanyak 23 anak asuh yatim, piatu, fakir miskin dan dhuafa dengan interval usia 7-20 tahun. Dalam program berbagi kacamata untuk anak-anak panti, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekaHRombongan ) melakukan pemeriksaan kesehatan mata kepada para penghuni panti dan terdapat 17 penghuni yang membutuhkan kacamata. SR memberikan bantuan kacamata agar penglihatan mereka normal kembali dan dapat mendukung kegiatan belajar.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.195.000,-
Tanggal Penyerahan : 31 Desember 2014
Kurir : @kissherry  @arizafuadi

Bantuan PANTI ASUHAN NAILUNNAJAH

Bantuan PANTI ASUHAN NAILUNNAJAH

———-

PONDOK PESANTREN DAN PANTI ASUHAN AL IHSAN yang berlamat di desa Jampirejo Temanggung Jawa Tengah, diasuh oleh Bapak Puji Soleh. PP Al Ihsan ini merupakan Lembaga Dakwah yang ber afiliasi dibawah Lazis Jateng, yang berdiri pada 3 Januari 2011. Pesantren ini khusus bagi yang berusia sekolah Menengah Atas, sedangkan untuk usia SD sampai dengan SMP di tampung di pondok pesantren yang berada di Solo dan Semarang. Saat ini PP Al Ihsan menyelenggarakan sunatan massal untuk anak yatim dan dhuafa sekitar Temanggung, berjumlah 50 orang anak. Kegiatan ini akan di pusatkan di Balai Pertemuan PMI Temanggung. Untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sunatan massal ini, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyampaikan donasi sebesar Rp. 4.000.000 , semoga bermanfaat bagi anak – anak Yatim dan Dhuafa yang mengikuti sunatan massal ini.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 20 Desember 2014
Kurir : @kissherry  @wasonosaputro

Bantuan PONDOK PESANTREN DAN PANTI ASUHAN AL IHSAN

Bantuan PONDOK PESANTREN DAN PANTI ASUHAN AL IHSAN

——–

PONDOK PESANTREN WIRAUSAHA AL MAUN, yang beralamat di Gedongkuning  Kodya Yogyakarta, Propinsi DI Yogyakarta didirikan pada hari Ahad 10 Muharram 1436 H ( Minggu 2 Nopember 2014 M ) yang diketuai oleh Bp. HM Ridwan , M.Ag. Ponpes ini memiliki kegiatan seperti hal nya pondok pesantren yang lain dalam hal Agama, akan tetapi yang sedikit berbeda adalah program – program ke wirausaha an yang dijalan di Ponpes ini. Kegiatan yang sudah berjalan adalah, Diklat Wirausaha Mandiri yang dilaksanakan setiap hari Sabtu jam 12.00 – 15.00 di Lt 3 kantor BMT BIF ( peserta diajak sholat Dhuhur dan Ashar bersama dimasjid komplek tersebut) , kegiatan yang kedua yaitu Bina Kader Wirausaha Muda Mandiri melalui santri mondok mandiri kreatif di komplek Masjid Baiturrohman Gedongkuning. Kegiatan yang ketiga Kajian Ilmu pondok tiap hari sehabis Maghrib yang dilaksanakan untuk umum,, kegiatan yang ke empat adalah Magang Usaha, dimana para santri dan peserta di sertakan dalam program magang usaha yang di bagi dalam beberapa kelas atau angkatan. Pada kesempatan kali ini , PP Wirausaha Al Maun bekerja sama dengan Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) menyelenggarakan pelatihan pembuatan sabun berbahan dasar minyak bekas atau jlantah yang diolah menjadi sabun herbal. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi peningkatan ekonomi masyarakat berbasis pesantren dan Masjid.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal Penyerahan : 20 Desember 2014
Kurir : @kissherry

Bantuan PONDOK PESANTREN WIRAUSAHA AL MAUN

Bantuan PONDOK PESANTREN WIRAUSAHA AL MAUN

———-

PANTI ASUHAN DARUL ULUM beralamat di Jl. Ringroad Timur Pranti No. 221 Jomblangan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Panti Asuhan ini memiliki jumlah santri putri 20 dan mereka semua berusia Sekolah Menengah Atas, sebagai pengasuhnya adalah Ustadzah Dini Harti. Semua biaya operasional panti asuhan baik untuk biaya pendidikan maupun biaya kebutuhan harian berasal dari para donatur. Untuk ikut membantu kebutuhan rutin sembako Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #sedekahrombongan ) menyampaikan bantuan dari sedekaholic berupa sembako senilai Rp. 800.000 yang diwujudkan dalam bentuk beras,minyak goreng, gula pasir, bumbu dapur, perlengkapan mandi dan pembalut wanita.

Jumlah Bantuan Total : Rp. 800.000,-
Tanggal Penyerahan : 31 Desember  2014
kurir : @kissherry  @widjiyono

Bantuan PANTI ASUHAN DARUL ULUM

Bantuan PANTI ASUHAN DARUL ULUM

——–

PONDOK PESANTREN AL MUBAROK, yang beralamat di Pagotan , Geger, Madiun Jawatimur , pimpinan KH Choirudin Thohir , berdiri  pada tahun 2001. Saat ini jumlah santri yang tinggal disana berjumlah 46 putra dan 21 putri. Ponpes ini lebih mengedepankan pada program Tahfidz Qur’an ( Hafalan ) dan pencetak Qori dan Qoriah, karena para santrinya sudah sering menjurai MTQ di wilayah maupun Nasional, terakhir menjurai MTQ di Situbondo. Untuk ikut menunjang kegiatan di Ponpes tersebut, Tim POPIMAS #SR ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #SedekahRombongan ) memberikan santunan senilai Rp. 1.500.000 untuk keperluan sehari hari Ponpes. Semoga bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal Penyerahan : 3 Januari  2015
Kurir : @kissherry   via Slamet Widodo

Bantuan PONDOK PESANTREN AL MUBAROK

Bantuan PONDOK PESANTREN AL MUBAROK

———

RSSR JAKARTA, atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan Jakarta. #SedekahRombongan Area Jakartaterletak di sekitar RSCM Jakarta tepatnya di Jl. Inspeksi Kali Ciliwung, fungsinya sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah bagi para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RSCM yang berasal dari daerah luar DKI Jakarta. Seperti Ibukota atau Kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota Jogja, Bandung, Malang dan kota lainnya. Di Jakarta khususnya dekat wilayah RUSPN RSCM kita mengontrak dua rumah untuk pasien rawat jalan, tentunya mereka menjadi perhatian kita sehari-harinya. Berkaitan dengan operasional makan dan kebutuhan sehari-harinya dengan menyediakan beras, sembako dan kebutuhan alat mandi serta air dan listriknya untuk 2 rumah singgah tersebut yang setiap bulan kita siapkan untuk mereka yang sedang berjuang berobat untuk kesembuhannya. Bantuan ini disampaikan untuk keperluan Logistik dan Operasional bulan Januari 2015.

Jumlah Bantuan: Rp. 6.000.000,-
Tanggal: 5 Januari 2015.
Kurir: @ddsyaefudin @endangnumik

Biaya operasional RSSR JAKARTA

Biaya operasional RSSR JAKARTA

———

RIYAN RIYADI, (8, Tumor pada Otak), Alamat: Kp.Nenggeng RT.4/2, Darangdan, Purwakarta. Anak dhuafa kelas 1 SD ini terpaksa harus berhenti sekolahnya karna sakit yang berkepanjangan, awalnya ia demam tinggi dan muntah-muntah serta kejadian ini sering sekali berulang. Mungkin karna itu penyebabnya diagnosis keberadaan tumor pada otaknya dan ada cairan di dalam otaknya karna tumor tersebut, Riyan kini terkulai lemah di rumahnya dengan kondisi kaki kanannya mengeras kaku serta ia lemah tak dapat berdiri. Ibunya: Robiah (44) adalah seorang janda yang tak memiliki pekerjaan, hidup sehati-hari dibantu oleh anaknya yang sudah berumahtangga namun hidupnya juga pra sejahtera. Ingin sekali ia mengobati Riyan dengan serius ke Rumah Sakit karna selama ini hanya sampai ke Puskesmas untuk menanganinya, padahal Jamkesmas telah mereka miliki. Mungkin penyebabnya adalah biaya operasionalnya untuk ke rumah sakit serta biaya lainnya yang tak mereka miliki. Hidup mereka sudah sulit namun mengobati Riyan juga adalah kewajiban bagi orangtuanya. Setelah pada bantuan sebelumnya Raiyan sudah dirawat inap di Rumah Sakit namun keputusan keluarga akhirnya membawa Riyan kembali ke rumah karna keluarganya tidak ingin Riyan dioperasi di bagian keplanya untuk mengeluarkan cairan, akhirnya Riyan berobat ke alternatif dan terlihat hasilnya agak membaik. Kondisi tangan dan kaki Riyan sudah dapat digerakan dan Riyan sudah dapat duduk dan berkomunikasi, Bantuan lanjutanpun disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 648. Bantuan ini akan dipergunakan untuk melanjutkan perobatan ke alternatif sebagai upaya mempertahankan kesehatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin via Tuti Nurhayati

Riyan menderita Tumor pada Otak

Riyan menderita Tumor pada Otak

——–

ERINA NURFADILAH (4, Leukemia Limpoblastik Akut (LLA)). Alamat: Dusun Sukasari RT.8/4, Desa Cibadak, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Balita buah cinta pasangan Ahmad (37) dan Dedeh Ropiah (35) ini menderita Leukemia sejak satu tahun yang lalu. Sebelumnya Erina sering mengeluh merasa nyeri di tubuhnya disertai  lemas. Melihat kondisi fisiknya yang terus menurun, oleh orangtuanya Erina dibawa ke RSUD Karawang untuk diperiksa. Setelah mendapat perawatan sementara di rumah sakit ini, Erina kemudian dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung  karena penyakit yang dideritanya tergolong parah dan memerlukan penanganan yang lebih komprehensif. Setelah dilakukan anamnesis,  pemeriksaan fisik dan penunjang yang lengkap di RSHS Bandung, Erina didiagnosis sebagai Leukimia Limpoblastik Akut dan harus menjalani tatalaksana kemoterapi sebanyak 8 kali. Fasilitas Jaminan Kesehatan Daerah yang dimiliki,  cukup meringankan penderitaan mereka saat berobat mengingat Pak Ahmad, ayah Erina hanya bekerja sebagai buruh tani harian. Pada saat #SedekahRombongan bertemu pertama kali dengan Erina, ia terlihat hampir tidak bisa berjalan karena kanker darahnya sudah  menyebar ke tulang. Tanpa berbelit-belit dan rumit, titipan dari langit untuk Erina segera disampaikan. Erina rutin dibawa kontrol teratur ke rumah sakit setiap bulannya. Alhamdulillah, kemajuan perkembangan kesehatan Erina sangat menggembirakan. Sekarang ia sudah dapat bermain, berlari dan terlihat lincah seperti anak seusianya. #SedekahRombongan melakukan pendampingan dan santunan berkelanjutan kepada Erina melengkapi bantuan sebelumnya yang tercatat  dalam rombongan 654. Saat ini kembali diberikan bantuan untuk membeli obat Mercapto paska kemoterapi.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 2 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @zerinabanu @abahlutung @hapsarigendhis

Erina menderita Leukemia Limpoblastik Akut (LLA)

Erina menderita Leukemia Limpoblastik Akut (LLA)

——-

PUTRI ALAMANDA, (9, Syndrome Nefrotic dan Gula Darah). Alamat: Dusun Cariu RT.2/1, Kel. Cariumulya, Kec. Telagasari, Karawang. Putri Alamanda sudah setahun berobat jalan di RS Hasan Sadikin Bandung karna didiagnosis mengidap Nefro Syndrome, Ia dirujuk dari RSUD Karawang. Jarak berobat yang sangat jauh dari rumahnya membuat kedua orangtua Putrikesulitan untuk membiayai operasional berobatnya walau BPJS telah mereka miliki, mereka perlu ongkos dan biaya makan serta tempat tinggal selama mengobati anaknya. Ayah Putri Alamanda, Uas Wastum (47) hanya seorang Buruh Harian yang praktis saat menemani putrinya berobat harus meninggalkan pekerjaannya dan ibunya, Karti (45) juga hanya seorang Ibu Tumah Tangga biasa yang disibukan dengan mengurus 3 anaknya. #SedekahRombongan ikut merasakan kesulitan mereka dan santunan lanjutanpun disampaikan setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 654, Semoga Putri Alamanda segera sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @abahlutung

Putri menderita Syndrome Nefrotic dan Gula Darah

Putri menderita Syndrome Nefrotic dan Gula Darah

———-

NUR HAKIM (1, Multiple Abses Serebri). Alamat: Jl. Kinibalu RT .2/11, Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sejak usia 2 bulan, putra Bpk. Sugiono (30) yang bekerja sebagai wiraswasta dan ibu Shendi Agustya (26) ini sudah menjalani rawat inap di RSCM Jakarta. Saat Nur Hakim  bulan. Saat ini kedua orangtuanya kehabisan biaya. Tim dokter RSCM sudah melakukan operasi untuk mengatasi Multiple Abses Serebri yang dialami Nur Hakim serta  akan melanjutkan penyedotan cairan di dalam kepala Nur Hakim. Meski memiliki jaminan kesehatan BPJS, namun tetap saja membutuhkan biaya yang cukup besar  seperti biaya hidup untuk mendampingi pasien yang tidak sedikit. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat bertemu dengan keluarga Nur Hakim serta dapat menyampaikan santunan lanjutan untuk keperluan sehari-hari selama berobat setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 643. Saat dikunjungi Kurir #SR, kondisi Nur Hakim stabil untuk tindakan medisnya Nur Hakim masih menunggu penjadwalan untuk operasi kedua. pada operasi ini rencananya  team dokter akan melakukan penyambungan selang (Ventriculoperitoneal Shunt; VP Shunt) dari dalam kepala sampai perut dan pemasangan batok kepala bagian atas. Mohon doa dari rekan sedekaholics untuk kelancaran operasi dan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Januari 2015
Kurir :  @wirawiry @harji_anis @hapsarigendhis

Nur Hakim menderita Multiple Abses Serebri

Nur Hakim menderita Multiple Abses Serebri

——–

ASEP KHARIS APANDI (18. Kanker Darah/Leukemia). Alamat : Kampung Cibinong RT.1/1 Desa Citeupuseun, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Anak pertama dari dua bersaudara putra bapak Ujang Suganda (43) dan ibu Tuti Sumiati (35) ini, sekarang tidak dapat melanjutkan sekolah menengahnya. Sudah sejak sepuluh bulan yang lalu bersama kedua orangtuanya ia kost di Jakarta, untuk ikhtiar melakukan pengobatan di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, karena sakit kanker darah (Leukemia) yang ia derita. Gejala awalnya timbul sesudah Asep menjalani operasi amandel beberapa waktu lalu. Sesudah itu, kondisi Asep terus menurun, sampai ia tidak mampu berdiri apalagi berjalan. Ia kemudian berobat di RSUD Dr. Adjidarmo Kabupaten Lebak Banten dan berdasarkan pemeriksaan tim dokter, Asep didiagnosis Leukemia. Ia lalu dirujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan penatalaksanaan selajutnya. Fasilitas BPJS yang ia gunakan untuk berobat sudah sangat membantu mengurangi beban orangtua Asep, yang sehari-harinya bekerja sebagai penjaga hutan ini. Namun, tingginya biaya kost dan biaya sehari-hari sangat memberatkan. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat turut meringankan beban keluarga ini dengan menyampaikan santunan untuk biaya sehari-hari. Bantuan sebelumnya telah tercatat di Rombongan 648. Asep Kharis Apandi kembali mendapat perawatan dan transfusi darah di IGD karna kondisinya turun dan mengalami pendarahan pada gusinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015.
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @hapsarigendhis

Asep menderita Kanker Darah/Leukemia

Asep menderita Kanker Darah/Leukemia

———

MUH. RIZKI, (4, Rabdomiosarcoma) Alamat: kampung Pabuaran RT.1/5, Kertajaya, Rumpin, Bogor. Sungguh menyedihkan nasib Rizki, Sejak Kecil sudah terkena penyakit yang sangat menyakitinya. Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS, Mata sebelah kirinya menonjol keluar dan saat ini sedang berobat jalan ke RSCM Jakarta. Sepertinya akan mengalami tindakan perobatan panjang, begitu kata ibunya: Siti Solihat, 39 tahun menyatakan kesulitan yang mereka hadapi dimana tanggungan anakpun semuanya 5 orang masih kecil-kecil. Ayahnya: Acang, 41 tahun adalah seorang Supir Truk pengangkut pasir, Kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya harian setelah sebelumnya masuk di Rombongan 648. Hasil keputusan dari dokter yang menanganinya tindakan medis selanjutnya. Muh Rizki akan melakukan terapi penyinaran untuk mematikan tumor yang masih ada. belum dipastikan tanggal penjadwalan untuk terapi penyinaran yang pertama. Rizki masih menunggu panggilan dari team dokter RSCM untuk penjadwalan penyinarannya.

Jumlah Bantuan : Rp  500.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @endangnumik

Rizki menderita Rabdomiosarcoma

Rizki menderita Rabdomiosarcoma

——-

MUHAMMAD RIFAI, (16, Kelainan Darah/Anemia Aplastik). Alamat : Teluk Baru RT.1/3, Desa Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. M.Rifai, Pelajar SMP anak pasangan Aspar (43) yang bekerja sebagai buruh tani dan Ibu Miswati (40) juga hanya seorang Ibu Rumah Tangga. M.Rifai selama ini mengidap penyakit anemia aplastik yang belum diketahui penyebabnya dan dicurigai kaganasan, selama ini pasien hanya mendapatkan terapi berupa transfusi Packed Red Cell sebanyak 40 kantong dan obat-obatan simptomatis. Obat-obatan tersebut hanya mengurangi gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien saat ini. Saat ini sudah mulai  terjadi pembengkakan di perut bagian kiri akibat limfa yang membesar atau splenomegali yang mengakibatkan badan pasien menjadi lemas dan sering mengalami muntah-muntah setiap mau makan. Ayah pasien merupakan seorang buruh tani yang pada saat ini tidak mampu lagi untuk bekerja akibat harus berbagi tugas dengan istrinya dalam menemani anaknya menjalani pengobatan di RS Abdoel Moeloek. Rumah dan kebun sudah dijual ayah pasien untuk pengobatan anaknya tersebut. Rencana tindakan selanjutnya adalah pasien akan dirujuk ke RS. Fatmawati / RS Gatot Soebroto Jakarta. Kendala transportasi dan biaya hidup menjadi faktor utama pasien jika harus dirujuk ke RS di Jakarta. Tidak adanya keluarga maupun sanak saudara juga mempersulit keluarga pasien untuk menjalani pengobatan lebih lanjut. #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya harian dan biaya kos setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 657. Alhamdulillah keputusn dari team dokter yang menanganinya, Muhammad Rifai sudah diperbolehkan kontrol rutin satu bulan sekali di poli penyakit dalam RSCM. Kondisi Muhammad Rifai sendiri terlihat lebih bugar, semoga kondisinya terus membaik dan Muhammad Rifai bisa sehat kembali. Amiin.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik

Rifai menderita Kelainan Darah/Anemia Aplastik

Rifai menderita Kelainan Darah/Anemia Aplastik

——–

ENI NURAENI (20, Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah). Alamat : Kampung Babakan Girang RT.1/1, Kelurahan Hegar Manah, Kecamatan Pangarangan, Kabupaten Lebak Banten. Eni Nuraeni, anak pertama dari dua bersaudara putri bapak Husen (43) dan ibu Yoyoh (39), sudah empat tahun ini menderita sakit Bells Pallsy (Kelainan pada syaraf wajah), Gejala awal sakitnya di rasakan Eni Nuraeni sejak ia masih duduk di bangku sekolah kelas 2 SMP, Eni Nuraeni sering mengalami demam panas tinggi dan nyeri disekitar rahang atau telinga serta kejang-kejang / kejang pada mata, bibir dan hidungnya, rasa sakitnya ini menyerang Eni Nuraeni jika kondisi badan dalam keadaan cape dan lelah, Kondisi ini mengakibatkan kegiatan sekolahnya terganggu, pasca lulus dari SMP, Eni Nuraeni tidak bisa meneruskan pendidikannya ke SMU karna sakitnya, Pengobatan sering dilakukan, Bapak Husen yang bekerja sehari-hari menjadi buruh tani terus mengusahakan kesembuhan untuk putri tercintanya ini, namun pasca di rujuk pengobatannya ke RSCM jakarta dari RSUD Adji Darmo Lebak Banten, bapak Husen tidak memiliki biaya lagi, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, bantuan lanjutan untuk bIiaya harian dan biaya kos setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 652. Alhamdulillah penjadwalan operasi tahap kedua atau operasi telinga kanan Eni Nuraeni dipercepat waktunya oleh team dokter yang menanganinya penjadwalannya operasi telinganya akan dilakukan bulan Pebruari 2015 Kondisi Eni Nuraeni sendiri saat ini stabil dan kontrol rutin di poli THT dan poli paru tetap dijalankannya.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 9 Januari 2015.
Kurir: @ddsyaefudin @endangnumik

Eni menderita Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah

Eni menderita Bells Pallsy/Kelainan pada syaraf wajah

——

SUHAYAT OYO (28, Tumor telinga), Alamat Kampung Pamatang RT.14/7, Desa Sukacai, Kabupaten Pandeglang Banten, sejak kecil mengalami memar pada daun telinga kanannya, namun sudah 1 tahun ini, daun telinga kanannya dirasakan sakit dan gatal disertai pembengkakan, Suhayat anak kedua dari tiga bersaudara putra bapak Satiri (61) dan ibu Sarwiyah (56) tidak bisa berbuat banyak untuk mengobati sakitnya, Suhayat sejak sakit sudah tidak bisa bekerja yang sebelumnya ia bekerja menjadi buruh bangunan dengan gaji harian, sementara kedua orang tuanya tergolong dari keluarga miskin dan tidak bisa membantu anaknya berobat. Dibantu waarga sekitar, Suhayat bisa menjalani pengobatan hanya sampai RSUD Serang Banten, sejak dirujuk pengobatannya ke RSCM setahun yang lalu, Suhayat tidak bisa melanjutkan pengobatannya karana tidak ada biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Suhayat dan keluarganya, bantuan lanjutan untuk biaya harian dan biaya kos sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 617. Suhayat kami evakuasi dari kampung halamannya menuju Jakarta untuk melanjutkan pengobatannya yang tertunda di RSCM. kontrol pertama sudah dilakukannya ke poli THT RSCM. Team dokter yang menanganinya sudah melakukan biopsi untuk mengetahui jenis tumornya, hasil dari hasil biopsi yang diserahkan ke bagian Patologi Anatomi baru bisa diambil minggu depan. Semoga pengobatannya dilancarkan oleh Allah, Amiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik.

Suhayat menderita Tumor telinga

Suhayat menderita Tumor telinga

———-

AMIRATUL HIKMAH, (2, Atresia Ani), Alamat: Simpang Jelutih RT.3/2. Desa Simpang Jelutih. Kecamatan Batin XXIV. Kabupaten BatangHari, Provinsi Jambi. Amiratul Hikmah, anak ketiga dari bapak Marsudi (34) dan ibu Sumartini (33), sejak lahir sudah menderita sakit Atresia Ani (lahir tanpa anus). Amiratul Hikmah menjalani pengobatan dan operasi pertama colostominya dilakukan di RSUD Raden Mataher Jambi. Selama 1 tahun lebih, Amiratul rawat jalan di rumah sakit tersebut, Hidup dalam ekonomi yang pas-pasan Bapak Marsudi yang bekerja setiap harinya sebagai buruh tani pekebun ini ingin Amiratul Hikmah lekas sembuh dan normal seperti anak-anak lainnya, pengobatan Amiratul Hikmah tetap terus diusahakannya walau secara materi bapak Marsudi tutup lubang gali lubang dalam membiayai pengobatan anaknya, Amiratul Hikmah dirujuk pengobatan lanjutannya dari RSUD Raden Mataher Jambi ke RSCM Jakarta. Bapak Marsudi tidak tahu sampai berapa lama pengobatan anaknya ini akan di lakukan di RSCM, Pengobatan dengan fasilitas Jamkesda sangat membantu keluarga ini dalam menjalani pengobatan Amiratul Hikmah, namun besarnya biaya harian dan mahalnya sewa kamar untuk tinggal sementara di Jakarta menjadi kendala, apalagi bapak Marsudi selama mendampingi anaknya berobat di RSCM, praktis sudah tidak bekerja lagi.  Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan bantuan lanjutan untuk biaya harian dan biaya kos sudah disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 630. Amiratul Hikmah sudah kembali ke Jakarta untuk melanjuti pengobatannya, penjadwalan untuk operasi lanjutan sudah diberikan oleh team dokter RSCM, kondisi Amiratul Hikmah terlihat lebih sehat dan bugar. semoga kondisinya tetap stabil sampai waktu operasinya tiba.

Jumlah Bantuan : Rp  1.000.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @endangnumik @harji_anis

Amiratul menderita Atresia Ani

Amiratul menderita Atresia Ani

———-

KHOIRANI BINTI MUAMAR, (5, Kelainan Anus/Atresia Ani), Alamat: Danau Embat RT.2/1 Kelurahan Danau Embat, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari Jambi. Ayah: Muamar (32), buruh petani, Ibu: Ratna Holila (29), tanggungan: 2 anak. Sejak lahir Khoirani menderita sakit dengan diagnosis Atresia ani, operasi colostomi sudah dilakukan di RSUD Raden Mataher Jambi dan untuk operasi lanjutan pembuatan lubang anus (PSARP) akan dilakukan di RSCM Jakarta, dengan fasilitas Jamkesda. Waktu pengobatan yang cukup panjang selama di Jakarta, membuat bekal keluarga ini terkuras habis, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya tinggal sementara (kos) dan biaya sehari-hari selama berobat di Jakarta. #SedekahRobongan menjumpai Khoirani, menjalin tali kasih dan santunan lanjutanpun disampaikan untuk keperluan biaya sehari-hari selama rawat jalan di RSCM setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 648. Penjadwalan operasi selanjutnya sudah didapatkan. team dokter RSCM menjadwalkan kemungkinan bulan Maret 2015 Khoiraini akan melakukan operasi lanjutan. Saat dikunjungi di RSSR Jakarta kondisi Khoirani stabil namun Khoirani mulai merasakan kesakitan apabila akan buang air kecil. Rencananya hari senin 12 Januari 2015 Khoirani akan kontrol rutin dan memeriksakan keluhannya tersebut.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 Desember 2014
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @endangnumik.

Khoirani menderita Kelainan Anus/Atresia Ani

Khoirani menderita Kelainan Anus/Atresia Ani

——

HERMAWATI BINTI HERMAN (29, Kanker pada usus). Alamat: Kampung Hegarsari RT.1/3, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hermawati dan suaminya, Utep Karna Sutisna (35), tinggal di rumah kontrakan bersama kedua anak mereka yang masih kecil. Pak Utep yang bekerja sebagai pengojek di terminal Ciwidey, menceritakan, “Dalam satu tahun ini kesehatan istri saya semakin menurun. Awalnya ada gangguan saat buang air besar dan perutnya terus membengkak, hingga ia tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari. Kami telah memeriksakannya ke dokter. Menurut dokter, ada gangguan di usus besarnya.” Utep, yang selama ini dikenal sering membantu warga sekitar  mengurus orang sakit ini, akhirnya memeriksakan istrinya ke RSUD Al-Ihsan Bale Endah Kabupaten Bandung menggunakan Jamkesmas. Setelah melalui beberapa kali pemeriksaan dan rawat inap, tim dokter menyimpulkan Hermawati menderita kanker usus, dan harus menjalani operasi dan kemoterapi. Pasca operasi pembuatan lubang BAB, kondisi Bu Hermawati semakin membaik walaupun ia harus terus menjalani kemoterapi tiga minggu sekali di RS Al Ihsan Bandung. Pembengkakan di perutnya alhamdulillah terus mengecil. Bu Hermawati semakin bersemangat untuk terus berobat sampai sembuh. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan kembali dengan keluarga Ibu Hermawati dan dapat menyampaikan santunan untuk biaya berobat serta kontrol di RSUD Al-Ihsan. Sebelum ini, ibu Hermawati sudah masuk di Rombongan 643. Saat dikunjungi #SedekahRombongan ia tampak senang dan bersyukur: “Nuhun #SedekahRombongan, Alhamdulillah kami terus terbantu. Jazakumullaah!”

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Hermawati menderita Kanker pada usus

Hermawati menderita Kanker pada usus

——-

AIDA AQUILA NADZIFAH (2,5 Tahun, Neuroblastoma). Alamat: Kampung Legok RT.3/1 Desa Legok, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Ayah: Nana S; Usia 33 Tahun; Pekerjaan: Serabutan. Ibu: Ikah; Usia: 30 Tahun; Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga. Anak semata wayang ini didiagnosa mengidap Neuroblastoma sejak 18 bulan yang lalu. Berbekal BPJS Kelas 3, orang tuanya berupaya mengobati Aida tanpa kenal lelah. Dokter praktek, Puskesmas Cidahu sampai rumah sakit di Kuningan dan Cirebon menjadi lagganan tempat mereka mengupayakan kesembuhan anaknya. Pada September 2013 Aida lama dirawat inap di RSUD 45 Kuningan. Akhir Desember 2013 rumah sakit daerah itu merujuk penanganan Aida ke RSHS Bandung dan akhirnya ia dirawat di ruang Kemuning. Pada tanggal 6 Januari 2015 kondisi Aida mengalami penurunan drastis. Ia kemudian ditangani di ruang khusus, tetapi nyawanya tak tertolong. Aida menghembuskan nafas terakhir di RSHS Bandung. Kurir #SedekahRombongan bertemu dengan keluarga dhu’afa ini saat mereka kebingungan membawa pulang jenazah Aida karena mereka kehabisan biaya. Dengan bantuan sedekaholik #SR, Alhamdulillah jenazah Aida akhirnya diantar MTSR ke rumah keluarganya.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Aida menderita Neuroblastoma

Aida menderita Neuroblastoma

———–

AI KUSMIATI (21, Anemia Aplastik dan Paroksismal Nokturnal Hemolisis). Alamat: Kampung Tegalega RT.1/7 Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Ayah Ai, bapak Syahidin (58) bekerja sebagai buruh bangunan sedangkan ibunya Mimin Rosmini (42), seorang ibu rumah tagga. Ai adalah anak kedua dari 4 bersaudara. Dua tahun yang lalu, Ai mulai mengalami perubahan yang tidak biasa di badannya. Ia mendapati seluruh tubuhnya membiru disertai lemas dan pusing berkepanjangan. Gejala lain, gusinya menjadi mudah berdarah. Berbagai pengobatan, baik medis maupun non medis sudah diupayakan keluarga dhuafa ini agar Ai sembuh. Ia sudah beberapa kali diperiksakan ke Puskesmas Cililin dan RSUD Cililin Bandung Barat serta RSHS Bandung. Anak pendiam lulusan Madrasah Aliyah ini didiagnosis mengalami Anemia Aplastik. Ai bahkan pernah dirawat inap dua kali di RSHS Bandung masing-masing sekitar satu minggu. Dari hasil pemeriksaan fisik dan penunjang, Ai juga diduga mengalami Paroxysmal Nocturnal Hemolysis(PNH), yaitu kelainan darah yang mengakibatkan hancurnya sel darah merah secara tiba-tiba. Akibat penyakitnya itu ia  harus ditransfusi sampai 8 kantong. Kini keinginan kuat untuk pulih dan sembuh membuat Ai rajin kontrol dua minggu sekali ke Poli Hematologi RSHS. Ia rutin mendapat transfusi dan obat oral yang diminum setiap hari. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat bertemu dengan Ai dan keluarganya. #SR menyaksikan ketegaran keluarga dhuafa ini di antara kesederhanaan kehidupan mereka. Ai dan keluarganya perlu diberi empati dan bantuan.  Alhamdulillah #SR telah memberi mereka satu kali bantuan untuk biaya transportasi dan biaya sehari-hari selama berobat, dan tercatat di Rombongan 643. Karena masih harus kontrol rutin dan tak punya biaya untuk berobat, keluarga dhuafa ini amat layak dibantu lagi untuk keberlangsungan pengobatannya. Pada tanggal 6 Januari 2015 kondisi Ai memburuk. Dari mulut dan hidungnya terus-terusan keluar darah dan tubuhnya lemas. AI sempat didampingi MTSR antar-jemput ke RSHS Bandung. AI bahkan semalam menginap di RSSR. Tanggal 7 Januari 2015 ia memakasa pulang dulu ke rumahnya dan tanggal 12 Januari 2015 ia harus ke RSHS lagi; mudah-mudahan ada ruangan kosong untuk perawatannya. Sebagai wujud empati atas derita Ai, #SedekahRombongan kembali menyampaikan batuan untuk transportasi dan biaya sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Kusmiati menderita Anemia Aplastik dan Paroksismal Nokturnal Hemolisis

Kusmiati menderita Anemia Aplastik dan Paroksismal Nokturnal Hemolisis

——–

ADI CARDIA, (52, Batu Ginjal). Alamat: Kampung Pagersari RT.1/3, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pak Adi yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan menderita batu ginjal sejak 5 bulan yang lalu. Gejala awalnya, ia tidak dapat buang air kecil dan buang air besar dengan lancar selama 8 hari. Oleh warga sekitar didampingi #SedekahRombongan ia dibawa ke rumah sakit di Bandung. Di RSUD Al Ihsan Bale Endah, Adi mendapatkan penanganan dengan cepat antara lain dengan pemasangan kateter sehingga pengeluaran air kencingnya lancar kembali. Tiga bulan yang lalu, ia juga dirawat di RSUD Al-Ihsan selama 1 minggu dan dilanjutkan dengan rawat jalan dua minggu sekali. #SedekahRombongan telah menyampaikan dua kali bantuan yang digunakan untuk pembuatan BPJS dan transportasi ke rumah sakit. Setelah berkali-kali didampingi kurir #SR ke RS Al Ihsan Bale Endah Kab. Bandung, Pak Adi memang berangsur membaik. Masa kritisnya telah lewat. Akan tetapi, dokter yang menangani Pak Adi menyarankannya untuk melanjutkan pengobatan di RSHS Bandung untuk memfungsikan saluran kencingnya. Sedekaholik SR terus mendampinginya ke RSHS. Tanggal 7 dan 8 Januari 2015 Pak Adi mulai menjalani pemeriksaan awal di RSHS. Ia menginap dua hari di Rumah Singgah SR (RSSR). Tanggal 13 Januari 2015 ia harus menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit yang samal. Memahami betapa beratnya tahapan pemulihan kesehatan Pak Adi, #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk Pak Adi. Bantuan yang diterima Pak Adi di RSSR ini digunakan untuk transportasi dan biaya sehari-hari selama berobat. Pada administrasi laporan sebelum ini, bantuan untuk Pak Adi masuk di Rombongan 637 dan 649.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 6 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Adi menderita Batu Ginjal

Adi menderita Batu Ginjal

——-

YULNIDA (45 tahun, Gagal Ginjal Kronik). Alamat: Karees Kulon RT.5/6, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat. Ibu Yulnida tinggal di rumah kontrakan bersama kedua anaknya dan ibunya yang sudah renta. Pekerjaannya sehari-hari adalah buruh harian lepas untuk menafkahi keluarga.  Beban hidupnya dirasakan semakin berat sejak ia mengalami gagal ginjal kronik 4 tahun yang lalu. Karena penyakit yang dideritanya itu, ia harus mengatur pola makannya sesuai anjuran dokter dan teratur minum obat. Tidak hanya itu, ia juga harus menjalani hemodialisa 2 kali dalam satu minggu agar kondisi fisiknya tetap stabil. Bu Yulnida berobat menggunakan kartu BPJS PBI Kelas 3. Alhamdulillah, sampai saat ini #SedekahRombongan dapat mendampingi bu Yulnida berobat di RS Hasan Sadikin Bandung. Santuan kembali disampaikan, kelanjutan dari bantuan sebelumnya yang telah tercatat di Rombongan 645. Dari perjalanan penyakitnya, diketahui bahwa pada bulan Juni 2014, Bu Yulnida mendapat tindakan penyedotan untuk mengurangi cairan di bagian perut. Keadaannya sesudah itu ia berangsur membaik. Namun, pada  bulan Agustus 2014, bagian kaki dan tangannya mengalami pembengkakan. Bu Yulnida berobat kembali pada bulan September 2014. Saat ini kondisinya stabil meskipun ada keluhan gatal di badannya. Pada awal bulan Januari 2015 kurir SR mendapat informasi dari Bu Yulnida bahwa ia kerap merasakan denyut jantungnya berdetak cepat dan keras. Tanggal 6 Januari 2015 kurir #SedekahRombongan menemuinya di ruangan Hemodialisa RSHS Bandung dan kembali menyampaikan Santuan Lanjutan yang digunakan untuk biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 6 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Yulnida sakit Gagal Ginjal Kronik

Yulnida sakit Gagal Ginjal Kronik

——-

OTONG MULAWARMAN, (49, Gangguan Tiroid). Alamat: Kampung Cimuncang Tengah RT.2/7, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Pekerjaan Mang Otong, begitu sering ia disapa, adalah  buruh cuci di perusahaan katering. Bersama istri dan anaknya, ia menempati rumah peninggalan mertuanya. Istrinya, Anah Rohayati (39) seorang ibu rumah tangga yang tidak memiliki kegiatan usaha yang dapat menopang kehidupan keluarganya. Penderitaan Mang Otong, dirasakan sejak ia didiagnosis mengalami gangguan kelenjar tiroid pada tahun 2005 yang lalu. Berbekal JAMKESMAS ia mencari pengobatan namun tidak pernah sampai tuntas karena terhambat masalah biaya.  “Untuk biaya hidup sehari-hari pun kembang kempis. Pekerjaan pun tidak setiap harinya ada, padahal saya diupah harian …” tuturnya sambil menunduk. Berdasarkan penuturannya pula, ia juga pernah mengalami gangguan di matanya dan berobat rawat jalan di RSUD Soreang pada tahun 2005 sampai 2006. Hasil ikhtiarnya matanya berfungsi baik kembali. Pada tahun 2009, ia sempat memulai kembali pengobatan untuk gangguan tiroidnya, namun kembali terhenti karena alasan biaya. Alhamdulillah #SedekahRombongan bertemu dengan Mang Otong dan membantu memberikan motivasi agar ia kontrol teratur serta menyakinkan bahwa penyakitnya dapat diobati. Titipan sedekaholic yang terus menebar kepedulian berupa santunan lanjutan pun disampaikan kembali untuk biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari Mang Otong. Sebelum bantuan ini, ia sudah tercatat masuk di Rombongan 624. Sampai kini Mang Otong masih rutin kontrol satu bulan sekali di RSUD Soreang Bandung. Pemeriksaan rujukan ke RSHS dilakukan untuk memastikan perkembangan penyakitnya. Sampai pemeriksaan pada kontrol bulan Januari 2015 kondisi kesehatan Mang Otong semakin membaik. Ia dapat beraktivitas seperti biasa bahkan sekali-kali ikut mendampingi pasien yang berobat di rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 6 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin  @cucucuanda @hapsarigendhis

Otong mengalami Gangguan Tiroid

Otong mengalami Gangguan Tiroid

——-

ADE KARYANA (64, Gangguan Hati). Alamat: Kampung Cihanjawar RT.3/5 Desa Margamulya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.  Pak Ade sehari-hari adalah pemulung. Ia memiliki tanggungan 3 orang dengan jaminan kesehatan yang dimiliki SKTM Kabupaten Bandung.  Bersama istri dan dua anaknya, Pak Ade tinggal di rumah kontrakan di bantaran kali Ciwidey.  Rumah kumuh dan pengap ini menjadi saksi selama setahun ini Pak Ade kesehatannya mulai menurun. Gejalanya berawal saat Pak Ade kerap mual, muntah dan mudah lelah.  Berkali-kali ia sudah berobat ke Puskesmas dan dirujuk untuk berobat lebih  lanjut ke RSUD Soreang.  Akan tetapi, karena tak punya biaya akhirnya pengobatannya berhenti. Pada bulan Maret 2013 warga membantunya  untuk diperiksa di RSUD Soreang dan akhirnya ia dirawat dengan diagnosis gangguan paru dan pembengkakan jantung. Karena kehabisan biaya sehari-hari selama di rumah sakit, akhirnya ia  pulang paksa dan hanya pasrah saja di rumah serta berobat seadanya. Diagnosis  terakhir dari dokter ia mengalami gangguan hati. Berdasarkan informasi kader PKK, #SedekahRombongan bisa bertemu dengan pak Ade dan keluarganya. Pemulung yang tengah terpuruk digerogoti penyakit ini amat layak dibantu supaya bisa berikhtiar untuk sembuh dan bisa kembali bekerja serta menjalani kehidupannya. #SedekahRombongan berempati atas derita Pak Ade sekeluarga dan memberi mereka bantuan awal untuk biaya pengurusan SKTM, biaya transportasi dan biaya sehari-hari selama berobat. Alhamdulillah kini Pak Ade sudah dirawat inap di Ruang Mawar Kamar 2 RSUD Soreang Bandung. Setelah dirawat 14 hari, Pak Ade diperbolehkan pulang dan bisa berobat jalan dua minggu sekali. Akan tetapi, Allah SWT berkehendak lain. Tanggal 8 Januari 2015 ia meninggal dunia di rumah ibunya.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 5 Januari 2015
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Ade menderita Gangguan Hati

Ade menderita Gangguan Hati

——-

NAIM BIN NABA (110, gangguan lambung kronis). Alamat Kampung Cibitung RT.2/6 Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Mbah Naim menderita gangguan lambung kronis sudah bertahun-tahun, tapi belum pernah dibawa ke dokter karena keterbatasan biaya. Jika sudah tidak dapat menahan rasa nyerinya, Mbah Naim hanya membeli obat warung saja. Diusianya yang sudah lebih dari 1 abad ini Mbah Naim hanya pasrah dengan kondisinya meskipun harus menahan rasa nyeri di perutnya. Selain nyeri di perut, Mbah Naim juga sering merasakan nyeri di kakinya bahkan pernah sampai tidak bisa berjalan. Sekarang Mbah Naim hanya hidup berdua bersama dengan istrinya, Mbah Iyus yang sudah berusia 123 tahun. Mbah Naim dan Mbah Iyus tinggal di sebelah tempat tinggal anaknya yang hanya ada 1 kamar tidur dan kamar mandi saja. Meskipun mereka tinggal bersebelahan tapi kondisi tempat tinggal Mbah Naim juga terlihat kumuh. Untuk makan sehari-hari Mbah Naim hanya bergantung pada pemberian anaknya. Mbah Naim meskipun sudah sepuh tapi masih bisa berjalan, jadi kalau merasa bosan kadang duduk-duduk di depan rumahnya. Alhamdulillah, kurir #SedekahRombongan telah menyampaikan bantuan awal pada Mbah Naim untuk biaya berobat dan kebutuhan sehari-hari. Mbah Naim dan Mbah Iyus mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 6 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay @untaririri @hapsarigendhis

Naim menderita gangguan lambung kronis

Naim menderita gangguan lambung kronis

——-

RAHMAT BIN SOFAN (32, Lumpuh). Alamat: Kp. Balieur RT.3/2, Desa Karangsari, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Enam tahun yang lalu ketika masih bekerja sebagai buruh bangunan, Rahmat terjatuh dari lantai 2 di rumah yang sedang ia kerjakan.  Pak Rahmat segera dibawa berobat RS Santo Yusuf Bandung dengan bantuan biaya dari pemilik rumah. Ia didiagnosis mengalami patah tulang dan lumpuh serta harus dioperasi di rumah sakit tersebut. Karena keterbatasan biaya, kontrol selanjutnya ia lakukan di RS Yudustira Bandung menggunakan fasilitas Jamkesmas. Sejak kejadian itu, kemampuannya mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya berkurang. Sebagai seorang kepala keluarga, keseharian Bapak Rahmat lebih banyak berbaring di tempat tidur dan duduk di kursi roda membantu istrinya menjaga warung mereka. Kelumpuhan yang ia alami membuatnya tidak dapat menggerakkan anggota tubuh dari pinggang ke ujung kaki, bahkan perawatan dirinya seperti buang air kecil dan buang air besar pun perlu dibantu. Meskipun demikian, Bapak Rahmat masih memiliki semangat menjalani kehidupan yang Allah berikan. Ia mengisi hari-harinya belajar membuat kaligrafi bersama teman sepengajiannya. #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Pak Rahmat di rumah mereka yang sederhana. Ia telah dua kali menerima bantuan dari #SR untuk biaya kontrol ke RS Yudhidtira dan biaya sehari-hari. Kondisi kesehatan Pak Rahmat sampai kini belum ada kemajuan. Ia disarankan untuk melanjutkan pengobatan ke RSHS Bandung. Karena ia masih memerlukan bantuan untuk melanjutkan ikhtiar kesembuhannya, kembali #SedekahRombongan menyampaikan Santunan Lanjutan kepada Pak Rahmat. Bantuan yang disampaikan di rumahnya ini digunakan untuk biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari. Pada administrasi laporan bantuan sebelum ini, ia masuk di Rombongan 624 dan 643.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 5 Januari 2015
Kurir:  @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

Rahmat menderita Lumpuh

Rahmat menderita Lumpuh

———

JUNI ANTORO (40, Leukimia) alamat Wonotingal Poncosari Srandakan Bantul Yogyakarta. Bapak Juni antoro yang berprofesi buruh harian lepas mempunyai istri Ibu Heni (31th) yang berprofesi karyawan swasta di apotik dan mempunyai seorang anak usia 12 th. Bapak Juni sejak th 2012 menderita sakit Leukimia.  Pernah menjalanioperasi tulang belakang hingga mengakibatkan kelumpuhan pada tahun 2013. #SedekahRombongan pernah memberikan santunan via @doni_arch. Kondisi terkini sebulan terakhir rawat inap di RS Sarjito untuk menjalani pengobatan, selama menjalani proses pengobatan menggunakan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) #SedekahRombongan kembali memberikan santunan untuk kedua kalinya guna meringankan beban biaya akomodasi selama berobat senilai Rp.1.000.000 (Satu Juta Rupiah). Segala upaya yang dilakukan pihak keluarga dan tim medis RSUP Dr Sarjito sudah maksimal tetapi Allah berkehendak lain pada tgl 31 Desember 2014 Bp.Juni Antoro berpulang ke Rahmatullah. Kembali #SedekahRombongan memberikan santunan untuk meringankan biaya perawatan jenazah dan turut berduka cita atas meninggalnya Bp.Juni Antoro senilai Rp 1.000.000 total santunan bulan desember 2014 senilai  Rp 2.000.000 (Dua Juta Rupiah )

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 24 & 31 Desember 2014
Via: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL

Juni menderita

Juni meninggal setelah sakit Leukimia

———–

YANI (42 th, CA Mammae) alamat Margamulya RT 06/ RW 02 Padabeughar Pesawahan Kuningan Jawa barat. Ibu Yani (42th) berprofesi sebagai ibu rumah tangga istri dari Bp.Sumedi (40th) yang berprofesi wiraswasta dan Ibu dari 2 orang anak. Bu Yani pada tahun 2013 menderita sakit CA Mammae atau kanker payudara pernah menjalani operasi dan kemotherapy di RSUD Kuningan Jawabarat selanjutnya dirujuk ke RS Hasan Sadikin untuk menjalani tindakan fototherapy (penyinaran) karena ketiadaan biaya tindakan fototherapy diurungkan oleh pihak keluarga. Namun sakitnya Bu Yani kambuh lagi kanker di payudara tumbuh lagi .Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Bu Yani selanjutnya dirujuk ke RS Harjolukito Yogyakarta untuk menjalani proses pengobatan namun semua ikhtiar Allah yang menentukan .Bu Yani berpulang ke Rahmatullah pada tanggal 7 November 2014 di RSUP Hardjolukito Yogyakarta dan saat itu juga team Sedekah Rombongan Jogja mengantarkan jenazah memakai MTSR Jogja ke rumah duka di Kuningan Jawabarat. #SedekahRombongan memberikan santunan untuk meringankan biaya akomodasi selama berobat, santunan untuk perawatan jenazah dan pemakaman di daerah asal di Kuningan Jawabarat. Yang sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 642.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.901.600,-
Tanggal Penyerahan : 7 November 2014
Via: @RofiqSILVER @dhimascheb

Yani meninggal setelah sakit CA Mammae

Yani meninggal setelah sakit CA Mammae

———

SURATINI (45 th, CA Serviks ) alamat Ngawis 1 RT 02/ RW 01 Ngawis Karangmojo Gunungkidul Yogyakarta. Bu Suratini yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan ibu dari seorang anak , Sejak 1 tahun yang lalu menderita sakit kanker serviks berdasarkan hasil pemeriksaan awal di RSUD Gunung Kidul sehingga pihak medis menganjurkan untuk segera dilakukan tindakan operasi pengangkatan kanker pada serviks dan merujuk ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta .Karena terbentur masalah biaya serta antrian kamar untuk rawat inap yang panjang yang notabene Bu Suratini menggunakan jaminan kesehatan BPJS Mandiri Kelas 3 . Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan Bu Suratini untuk turut serta meringankan beban penderitaan beliau dengan memberikan santunan awal untuk akomodasi pemeriksaan senilai Rp 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah).

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal Penyerahan : 2 Januari 2015
Via: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL

Suratini menderita sakit CA Serviks

Suratini menderita sakit CA Serviks

——–

ENDANG PARININGSIH (32 th , Radang Paru-Paru) alamat Juwangen Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta . Sdr Endang Pariningsih anak 1 dari 3 bersaudara pasangan Bp.Rifai Sobirin (55 th) seorang pensiunan TNI dan Ibu Bodro Irani (56 th) berprofesi ibu rumah tangga dan berjualan makanan ringan .Sejak tanggal 6 desember 2014 hingga 2 januari 2015 Sdr. Endang menderita sakit  dengan diagnosa radang paru-paru sehingga harus menjalani rawat inap  di RS Panti Rapih Yogyakarta untuk kesembuhan dari sakitnya, selama menjalani proses pengobatan menggunakan jaminan kesehatan BPJS kelas 3 . Alhamdulillah #SedekahRombongan diberikan kesempatan untuk turut serta meringankan beban derita Sdr.Endang Parini dengan memberikan santunan untuk akomodasi selama rawat inap dan kontrol rutin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal Penyerahan :1 Desember dan 2 Januari 2015
Via: @RofiqSILVER @KedunkUSSIL

Endang sakit Radang Paru-Paru

Endang sakit Radang Paru-Paru

———

Rumah Sakit Umum Daerah Bantul Yogyakarta.  Sejak berdirinya Gerakan Sosial #SedekahRombongan (#SR) tiga tahun yang lalu, kami telah banyak berinteraksi dengan RSUD untuk penanganan perawatan dan pengobatan  pasien – pasien dampingan #SR. Agar terjadi kemitraan yang lebih baik antara #SR  dengan pihak Rumah Sakit, pada hari Rabu 24 Desember 2014 , kami dari #SedekahRombongan ber inisiatif berkunjung dan bertemu dengan bagian Hukum dan Humas Rumah Sakit,  dan Alhamdulillah di terima langsung oleh Kepala Bagian Hukum dan Humas. Kami sepakat untuk menjalin kemitraan dengan saling memberi manfaat antara pihak RS dan #SR. Pada kesempatan ini, kami menyerahkan 10 unit Kursi Roda untuk digunakan oleh pasien – pasien yang membutuhkannya sebagai inventaris RS. Dan kedepan , Insya Allah akan terjalin kerja sama  yang bertujuan  untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien pada umumnya , dan juga pasien yang secara khusus dalam  pendampingan #SR. Semoga hubungan kemitraan kami dengan pihak RSUD Senopati Bantul bisa memberikan lebih banyak manfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 7.500.000,-
Tanggal Penyerahan : 24 Desember  2014
Kurir : @RofiqSILVER @ddsyaefudin @Arizafuadi @ardiana

Bantuan kursi roda Rumah Sakit Umum Daerah Bantul Yogyakarta

Bantuan kursi roda Rumah Sakit Umum Daerah Bantul Yogyakarta

———

KEVIN YAKSA DWIGANTARA  (almarhum) (10bl, kolestasis & kista empedu) Dik Kevin, putra kedua dari pasangan Bp. Surahman (37th) dan Ibu Jumiati (36th) yang beralamat di Desa Borongan RT 01, Kelurahan Gedongan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Pak Rahman sehari-hari bekerja sebagai buruh mebel dan bu Jum sebagai buruh cuci. Dik Kevin lahir secara sectio caesar dengan berat 2,5 kg, badan Dik Kevin berwarna kuning, dan dokter mengatakan bahwa hal tersebut wajar dan akan hilang setelah penyinaran. Namun setelah 2 bulan, badan Dik Kevin tetap kuning dan bertambah hingga ke bagian mata. Keluarga memutuskan untuk membawa Dik Kevin ke RS Yaksi Sragen. Pihak RS kemudian merujuk Dik Kevin ke RS Dr. Moewardi Surakarta (RSDM) karena terbatasnya sarana di RS Yaksi tersebut. Awal perawatan di RSDM, Dik Kevin hanya menjalani perawatan 1 bulan sekali, hingga pada bulan Agustus Dik Kevin harus menjalani rawat inap karena terjadi peningkatan sel darah putih, pada saat itulah diketahui bahwa Dik Kevin menderita kista/tumor empedu. Kamis, 23 Oktober 2014 Dik Kevin kembali masuk RS karena demam, lemas, perut bengkak BAB dan muntah darah. Selama 21 hari dengan keadaan tidak stabil dokter kemudian menyarankan agar Dik Kevin dirujuk ke RS yg lebih besar, yakni Sarjito Jogja atau Kariadi Semarang. Setelah menanti hingga kondisi Dik Kevin stabil, 14 November 2014 lalu Dik Kevin pun di rujuk ke RS Sarjito Jogja untuk dilakukan operasi pengambilan kista empedu. Operasi dilakukan pada tanggal 27 November 2014. Pasca operasi tepatnya tanggal 30 November 2014 Dik Kevin mengalami demam, hingga pada tanggal 1 Desember keadaan Dik Kevin belum pulih dan mengalami sesak nafas. Jumat, 5 Desember 2014 air dalam perut Dik Kevin tidak dapat keluar melalui selang bantu dan menyebabkan perut Dik Kevin membesar. Dokter mengatakan kemungkinan Dik Kevin terkena inveksi. Segala upaya telah dilakukan untuk kesembuhan Dik Kevin, namun Allah memiliki rencana yang lain untuk Dik Kevin, Selasa 9 Desember 2014 Dik Kevin berpulang. Yang sebelumnya masuk dalam Rombongan 648.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.600.000
Kurir: @RofiqSILVER @kedunkussil @FahmiSQ @suaravinda @noventata
Tanggal : 3 & 9 Desember 2014

Dik Kevin meninggal setelah sakit kolestasis & kista empedu

Dik Kevin meninggal setelah sakit kolestasis & kista empedu

——–

CHOIRUL ANWAR (19) anak pertama dari Suprapto (48) yang bekerja sebagai buruh dan Khoiriyah (37). Alamat rumah di RT 1 RW 3 Pangen Juru Tengah Kab. Purworejo, Jawa Tengah. Irul nama panggilannya, setelah lulus dari SMK dia bekerja di  salah satu pabrik pembuatan alat music di Jakarta. Beberapa kali dia pinsan saat bekerja, dia mengira sakit biasa dan meneruskan kerja. Suatu hari dia pinsan lagi dan langsung dibawa ke klinik pabrik, dokter di sana langsung menyarankan untuk memeriksakan ke Rumah Sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut karena ditemukan beberapa benjolan di bagian leher, paha dan lengan tangannya. Akhirnya Irul pulang ke kampungnya di Purworejo dan diperiksakan di  RS PKU Muhammadyah Purworejo, karena ketersediaan alatnya terbatas dokter murujuknya di RSUD Saras Husada Purworejo. Sekitar seminggu dirawat, dokter di Saras Husada merujuknya ke RSUP Dr Sardjito. Keluarga membawanya ke RS Sardjito, saat itu Irul mengalami pinsan saat berada di pendaftaran. Perawat di sana langsung membawanya ke IGD dan dokter memutuskan untuk rawat inap. Selama perawatan, Irul  menjalani pemeriksaan lab dan lain-lain, dokter mendiagnosa Irul terkena leukemia dan adanya cairan pada paru-parunya.  Sudah 1 bulan dia dirawat intensif di RS Dr Sardjito dan menjalani cuci darah sebanyak 7 kali. Bantuan ini diberikan guna memenuhi kebutuhan selama di rumah sakit, akomodasi, dan pembelian obat di luar BPJS. Yang sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 645.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @RofiqSILVER @KedunkUSSIL
Tanggal : 31 Desember 2014

Choirul terkena leukemia dan adanya cairan pada paru-parunya

Choirul terkena leukemia dan adanya cairan pada paru-parunya

——–

HELMY TAQIYUDIN (3) atau biasa dipanggil Dek Helmy adalah putra dari Bapak Turisman (35) yang bekerja sebagai seorang buruh harian lepas dan Ibu Kamsiyah (33) yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga. Keluarga ini tinggal di Desa Danasri RT 002 Rw 001, Kelurahan Buayan, Kecamatan Buayan Gombong Kebumen. Dek Helmy sejak usia 2 bulan dideteksi oleh dokter menderita infeksi mata. Oleh keluarganya hanya diberi obat tetes mata. Namun lama kelamaan mata kirinya semakin membesar seperti bola pingpong. Saat ini dek Helmy sudah dioperasi dan menjalani serangkaian kemotherapy Dan terdapat 105 kali kemo yang dijadwalkan oleh dokter dan harus dijalani oleh Dek Helmy. Kami akan terus mendampingi dek Helmy hingga kesembuhannya kelak. Bantuan ini merupakan biaya kemotherapy yang ke 96 di RS Sardjito Yogyakarta  dan Akomodasi selama di Yogyakarta. yang sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 641.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.710.600
Kurir: @RofiqSILVER @FahmiSQ
Tanggal : 20 Desember 2014 & 10 Januari2015

Helmy menderita infeksi mata

Helmy menderita infeksi mata

———

RSSR BANDUNG atau Rumah Singgah Sedekah Rombongan, terletak di sekitar RS. Hasan Sadikin Bandung, tepatnya di Jalan Sukagalih, Belakang Puskesmas Sukajadi Kota Bandung. RSSR berfungsi sebagai tempat istirahat sementara atau tempat singgah para pasien dhuafa yang sedang rawat jalan atau dirujuk ke RSHS Bandung, yang berasal dari daerah luar Bandung. Seperti di ibukota atau kota lainnya yang menjadi pusat rujukan, #SedekahRombongan telah memiliki beberapa RSSR di Kota Jogyakarta, Jakarta, Malang dan kota lainnya. Setelah mencermati adanya tuntutan besar akan adanya rumah singgah di Bandung, Alhamdulillah #SedekahRombongan telah memiliki juga rumah singgah di sekitar rumah sakit rujukan nasional ini. Pasien miskin dari berbagai daerah bisa beristirahat sementara di sini, seperti dari Bekasi, Karawang, Cianjur, Bandung, Sukabumi, Tasikmalaya, Ciamis, Indramayu, Kuningan dan Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat. Pasien dan keluarganya yang sedang berobat tentu saja setiap harinya memerlukan makanan pokok, utamanya beras dan sembako lainnya. Alhamdulillah, #SedekahRombongan terus berempati untuk mengurangi beban hidup pasien dhuafa yang tengah berjuang dan tinggal di RSSR. Kembali bantuan logistik pun disampaikan untuk membeli Sembako dan Keperluan lainnya di RSSR. Bantuan saat ini selain untuk membeli Sembako juga sebagian dipergunakan untuk membeli perlengkapan RSSR. Bantuan sebelumnya masuk pada laporan di Rombongan 650.

Jumlah Bantuan: Rp. 5.000.000,-
Tanggal: 10 Januari 2014
Kurir: @ddsyaefudin @avinptr

Operasional RSSR Bandung

Operasional RSSR Bandung

———

ADMIN #SedekahRombongan, Pada rangkaian aktifitas Kurir #SedekahRombongan saat diawali dengan Survey, Santuni dan Dampingi dan dimana pelaporan adalah sesuatu kewajiban paling akhir untuk bukti dana tersampaikan dan harus diupload di Web www.sedekahrombongan.com – Maka menjadi suatu Standard Operation Procedure bagi para Kurir untuk dapat menyimpannya dengan baik dalam database baik di masing-masing Kabupaten dan database Nasional yang juga disimpan oleh Admin Web #SedekahRombongan. Alhamdulillah, setelah sebelumnya di Rombongan 628 telah disiapkan eerapa unit laptop beserta penunjang lainnya untuk melengkapi dan lebih memudahkan pekerjaan para Admin agar lebih baik dan amanah. Kini tambahan 1 unit laptop, External Hardisk beserta biaya Hosting disiapkan kembali untuk lebih menunjang pekerjaan Admin Web.

Jumlah Bantuan : Rp. 9.588.800,-
Tanggal : 9 Januari 2015.
Kurir : @ddsyaefudin @SahuriNur

Perlengkapan untuk Admin SR

Perlengkapan untuk Admin SR

———

RUMAH CINTA ANAK KANKER BANDUNG, Adalah Rumah Singgah khusus untuk memfasilitasi anak-anak yang berjuang melawan penyakit kanker dari seluruh penjuru Jawa Barat yang berobat ke RSUP.Hasan Sadikin Bandung dan RS.Cicendo, bahkan ada yang berasal dari Sumatra dan Kalimantan. RCAK BANDUNG ini terletak di Jl. Bijaksana Dalam No.11, RT.10/3, Kelurahan Pasteur, Sukajadi Kodya Bandung. Didirikan oleh bapak Supendi Wijaya 2 tahun lalu bertujuan meringankan beban anak penderita kanker berserta orangtuanya yang tidak mampu secara ekonomi. Fasilitas yang diberikan berupa Makanan sehat gratis yang setiap hari diberikan baik kepada Pasien maupun Keluarganya yang tinggal Di Rumah Cinta maupun yang sedang dirawat di rumah sakit, juga memberikan dana transportasi dan Sekolah Pembelajaran, Motivasi Edukasi serta Pembinaan Karakter Bagi Pasien serta Orangtuanya. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk RCAK Bandung yang akan dipergunakan untuk biaya operasional dan lainnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 9 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin

Bantuan RUMAH CINTA ANAK KANKER BANDUNG

Bantuan RUMAH CINTA ANAK KANKER BANDUNG

———

RSSR BANDUNG, (Bantuan Swadaya Jalan). Pada awal Januari 2015, Kampung Cipedes RT,9/5, Kecamatan Sukajadi Bandung adalah wilayah di mana Rumah Singgah Sedekah Rombongan berada. Seperti mafhumnya kebiasaan baik masyarakat kita dalam budaya gotong royong saling membantu satu sama lain adalah ciri khas masyarakat kita, apalagi untuk kepentingan umum seperti perbaikan jalan di wilayah ini. Sebuah jalan biasa kami menyebutnya Jl.Puskesmas yang hanya bisa dilalui Sepeda Motor menuju ke arah lokasi RSSR dalam kondisi yang sudah rusak dan memerlukan perbaikan. Wargapun bersama-sama bergotong royong berinfaq dan memperbaikinya agar jalan tersebut nyaman tuh digunakan. #SedekahRombongan ikut berpartisipasi membelikan material untuk perbaikan jalan tersebut, bantuanpun atas nama RSSR Bandung disampaikan melalui pengurus RT setempat .

Jumlah Bantuan : Rp. 1.250.000,-
Tanggal : 2 Januari 2015
Kurir : @ddsyaefudin @abahlutung

Bantuan Swadaya Jalan RSSR Bandung

Bantuan Swadaya Jalan RSSR Bandung

——-

REKAPITULASI ROMBONGAN

No Nama Target Jumlah Bantuan
1 Sinah 2,500,000
2 Sumi 500,000
3 Sarmi 1,000,000
4 Sartini 1,500,000
5 Tukinem 983,000
6 Retno 750,000
7 Munawar 1,500,000
8 Rakiyem 1,000,000
9 Karni 800,000
10 MASJID NUR RUDIN 5,000,000
11 PONDOK PESANTREN DAN PANTI ASUHAN AL IMDAD 2,500,000
12 PANTI ASUHAN AR RASYID 6,750,000
13 PANTI ASUHAN AL FATAA 1,750,000
14 PANTI ASUHAN AL FATAA 2,000,000
15 PANTI ASUHAN AN–NUR 500,000
16 PANTI ASUHAN DARUL QOLBI 700,000
17 PANTI ASUHAN YATIM DAN DHUAFA NAILUNNAJAH 600,000
18 PANTI ASUHAN DARUL HADLONAH YKMNU 800,000
19 PONDOK PESANTREN NURUDH DHOLAM 1,000,000
20 PONDOK PESANTREN ASYIFA 800,000
21 PANTI ASUHAN YATIM DAN DHUAFA BAITURRAHMAN 800,000
22 PANTI ASUHAN NAILUNNAJAH 4,195,000
23 PONDOK PESANTREN DAN PANTI ASUHAN AL IHSAN 4,000,000
24 PONDOK PESANTREN WIRAUSAHA AL MAUN 500,000
25 PANTI ASUHAN DARUL ULUM 800,000
26 PONDOK PESANTREN AL MUBAROK 1,500,000
27 RSSR JAKARTA 6,000,000
28 Riyan 1,000,000
29 Erina 500,000
30 Putri 500,000
31 Nur Hakim 500,000
32 Asep 500,000
33 Rizki 500,000
34 Rifai 1,000,000
35 Eni 1,000,000
36 Suhayat 1,000,000
37 Amiratul 1,000,000
38 Khoirani 500,000
39 Hermawati 500,000
40 Aida 500,000
41 Kusmiati 500,000
42 Adi 500,000
43 Yulnida 500,000
44 Otong 500,000
45 Ade 1,000,000
46 Naim 500,000
47 Rahmat 500,000
48 Juni 2,000,000
49 Yani 5,901,600
50 Suratini 500,000
51 Endang 2,500,000
52 Rumah Sakit Umum Daerah Bantul Yogyakarta 7,500,000
53 Kevin 3,600,000
54 Choirul 500,000
55 Helmy 4,710,600
56 RSSR Bandung 5,000,000
57 Admin SR 9,588,000
58 RUMAH CINTA ANAK KANKER BANDUNG 5,000,000
59 RSSR BANDUNG 1,250,000
Total 111,778,200

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 111,778,200,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 659 ROMBONGAN

Rp. 22,782,097,157,-