Rian Sansang Nur Hidayat (20th) adalah pasien SR yang punya sakit Amandel yang lama dari sejak umur 5th. Ayahnya bernama Susanto (53th) dengan pekerjaan buruh, sedangkan ibunya bernama Isyanti (43th) adalah seorang ibu rumah tangga. Rian beserta keluarga tinggal di Jetak, Sendang Tirto Berbah Sleman RT 06 RW 29 Yogyakarta. Selama sakit, Rian berobat ke dr. Muromi Potorono di Bantul, awalnya disarankan untuk mengkonsumsi ikan asin dan buah nanas agar amandel mengecil, tetapi karena masalah biaya maka hal yang dianjurkan tidak bisa tiap hari terpenuhi dan sampailah amandel yang semakin membesar dan keadaan Rian yang semakin mengeluh tentang sakitnya. Melihat keadaan yang seperti itu, Sedekah Rombongan membantu pembiayaan dari para sedekah holik untuk Rian agar bisa menjalani operasi pengangkatan amandel. Sekarang Rian sudah pulih kembali dan terbebas dari masalah amandel yang diderita selama 15 tahun.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.895.029,-
Kurir : @KarmanMove via @nurazisrohman
Tanggal : 5 Mei 2014

Sdr Rian sakit Amandel yang lama dari sejak umur 5th

Sdr Rian sakit Amandel yang lama dari sejak umur 5th


———————————————————–

SANAH, 38 tahun, hasil pemeriksaan dan diagnosa dokter menyatakan istri dari pak Anwar, 40 tahun ini terkena kanker payudara atau Ca mamae sinistra, istilah medisnya. Bu Sanah hanya seorang Ibu rumah tangga, wanita malang yang tinggal di Kp. Kandang RT. 4/6, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kab. Bekasi ini Alhamdulillah telah memiliki jaminan kesehatan berupa Jamkesmas. Dimana ia sudah tidak kesulitan lagi dengan biayanya untuk berobat, Hanya saja ia masih terkendala dengan biaya operasional transport ke rumah sakit untuk kontrol dan rawat jalan. Maklum saja pak Anwar hanya seorang sopir Elf, itupun hanya sopir pengganti, dimana penghasilannya belum menentu dan bila ia dapatkan pun belum bisa menyisakan buat istrinya berobat. Biaya sehari-haripun sudah berat, sementara tanggungan 3 orang anak yang masih sekolah dan tinggal bersama di gubuknya, keluarga kurang beruntung ini sangat membutuhkan bantuan untuk transport ke RSHS Bandung. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya transportasi ke Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 539.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @romli_iyom
Tanggal : 4 Mei 2014

Ibu Sanah menderita kanker payudara atau Ca mamae sinistra

Ibu Sanah menderita kanker payudara atau Ca mamae sinistra

———————————————————–

DANYELLA RIFKI FARISA (12), Alamat: Dukuh Sumberejo RT.4/4, Ringinagung, Magetan Jawa Timur. Putra bapak Mulyono (40) dan ibu Rubiani (31) ini menderita kelainan jantung. Gejala ini baru diketahui pada saat umur 2 tahun. Kondisi fisik lemah, apabila melakukan aktivitas sedikit berat selalu tersengal-sengal dan sesak nafas. Pada usia 10 tahun keluarga ini dipertemukan dengan #SedekahRombongan sehingga upaya membagikan kondisi Rifki bisa dilakukan dengan merujuknya ke RSCM Jakarta. Selama ini bapak dan ibunya tidak mampu mengobatkan Rifki karena pekerjaan ayahnya yang sebagai kuli bangunan dan ibunya berjualan mracang di depan rumah. Kini Rifki sudah berada di Jakarta dalam dampingan Kurir #SR dan akan memulai tindakan-tindakan praoperasi di RSCM, Bantuan lanjutanpun disampaikan untuk biaya hariannya setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 539,

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @harji_anis
Tanggal: 5 Mei 2014.

Adik Danyella menderita kelainan jantung

Adik Danyella menderita kelainan jantung

———————————————————–

SATYA BIN YASIN, 9 tahun. Riwayat Penyakit: Gegar Otak. Alamat : Kranji RT.4/4, Kel. Kranji, Kec. Bekasi Barat – Kota Bekasi. Pak Yasin (54) dan isterinya Ibu Harmilati (45) sangat sedih dan bingung dikarenakan putranya keduanya yang bernama Satya harus terbaring di RSUD Kota Bekasi karena menderita geger otak akibat jatuh dan kepalanya membentur batu saat bermain bola, sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi. Walaupun sudah memiliki SKTM Gakin dari Pemkot Bekasi tapi tetap saja pak Yasin dan isterinya kebingungan karena tidak memiliki biaya untuk transport mengurus SKTM dan biaya sehari-hari di RSUD, jangankan biaya untuk di RS untuk sehari-hari saja keluarga ini sangat kekurangan karena pak Yasin hanya seorang Kuli Panggul di Pasar Kranji – Bekasi yang berpenghasilan sangat minim, apalagi dengan tanggungan anak sebanyak 4 orang membuat pak Yasin bekerja membanting tulang menjadi Kuli Panggul di Pasar. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga ini yang penghasilannya hanya cukup dan habis untuk satu hari saja. Sudah seminggu ini saat mereka kebingungan, Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, Bantuan awal disampaikan untuk untuk biaya pengurusan SKTM dan biaya kebutuhan sehari-hari di Rumah Sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @suharnayana
Tanggal : 4 Mei 2014

Adik Satya menderita geger otak akibat jatuh dan kepalanya membentur batu saat bermain bola

Adik Satya menderita geger otak akibat jatuh dan kepalanya membentur batu saat bermain bola

———————————————————–

ABDUL MUKTI, 66 tahun, Alamat: Kav. Bangsam Lestari, RT.3/12, No.80, Duri Angkang, Batam. Bapak yang sudah beranjak tua ini tidak bekerja namun berupaya keras melawan Tumor Parutis yang dideritanya sejak 2011. Pernah hampir 1 tahun menetap di Rumah Singgah pasien RSCM karna harus efektif berobat jalan melalui penyinaran dan lainnya dengan fasilitas Jamkesda. Ditemani setia oleh anaknya yang bernama Yudi, Pak Abdul Mukti sabar berobat namun untuk biaya hari-harinya selama ini dengan tidak berpenghasilan semakin membuatnya menderita. #SedekahRombongan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk biaya sehari-hari bapak Abdul Mukti yang sebelumnya masuk dalam rombongan 537.Saat ini pak Abdul Mukti sudah melakukan 11 kali therapi penyinaran tambahan dari rencana 35 kali penyinaran.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @endangnumik
Tanggal : 5 Mei 2014

Bapak Abdul-mukti menderita Tumor Parutis

Bapak Abdul-mukti menderita Tumor Parutis

———————————————————–

SITI AISYAH, Hidrocepalus, 3 Bulan. Keluarga beralamat di Kp. Ceger 03/04. Desa Sukadarma. Kecamatan Sukatani. Kabupaten Bekasi. Bayi malang yang di lahirkan secara kembar ini saat lahir berat badannya hanya mencapai 2Kg, dan salah satu kembarannya adalah Siti Asiyah, 2,2Kg. Alhamdulillah dalam kondisi sehat semua dan sementara Siti Aisyah, Allah uji dengan kepala yang membesar, Hedrochepalus istilah medisnya. Saat ini Kurir @SRbergerak sedang mengurus Jaminan kesehatan berupa Jamkesda Kabupaten Bekasi, agar perobatan mereka terbantu dan tak berbiaya mahal. Maklum saja… Ayahanda, Adnan, 44 tahun, dengan mata pencarian utama usaha cari ikan dengan cara distrum, sedangkan sang Ibunda, Siti Hannah, 32 tahun, hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Ujian ini menambah berat derita mereka, selama ini dari usaha yang ada demi tanggungan 4 orang, pak Adnan harus kerja mati-matian dan itupun hanya cukup untuk makan sehari-hari mereka. Namun mereka tetap bersyukur dan Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, bantuan awalpun disampaikan untuk Transportasi membuat Jamkesda dan membeli Susu untuk Aisyah. Rencana Aisyah akan rawat jalan dan kontrol kondisinya ke Rumah Sakit, Semoga ia akan tumbuh sehat seperti bayi-bayi lainnya…

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @iyom_romli
Tanggal : 5 Mei 2014.

Adik Aisyah menderita Hidrocepalus

Adik Aisyah menderita Hidrocepalus

———————————————————–

Slamet, 47 Tahun Alamat : Ngrumpuk Rt. 02/08 Sendang Karanggede Boyolali Pak Slamet sejak 5 tahun lalu mengalami kelumpuhan dan tidak bisa bekerja, namun kehidupan di topang anaknya sebagai buruh tani. Terlebih sudah tidak ada istri/menduda. Sedekah rombongan bergerak memberikan bantuan untuk terapi

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
17 April 2014
@marjunulNP via @youdanok

Pak Slamet sejak 5 tahun lalu mengalami kelumpuhan dan tidak bisa bekerja

Pak Slamet sejak 5 tahun lalu mengalami kelumpuhan dan tidak bisa bekerja

———————————————————–

Hilmaliyah Andriyani, 9 tahun Dukuh jragan, Rt 04/01 Temabarak, Temanggung Halimaliya sejak Desember 2013 mengalami radang usus dan keluar masuk RSUD Temanggung dan akhirnya Januari 2014 operasi pengeluaran usus dan dinyatakan kanker usus..Kemudian April 2014 kontrol lagi dan operasi lagi untuk memasukkan ususnya dimana setelah operasi pertama pembuangan langsung lewat usus. Dan setelah operas memasukkan usus, pembuangan sudah normal lagi. Sedekah rombongan bergerak memberikan bantuan untuk biaya operasional operasi

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
12 April 2014
@marjunulNP via @youdanok

Adik Hilmaliyah menderita kanker usus

Adik Hilmaliyah menderita kanker usus

———————————————————–

Halimatus Sa’diyah, 8 tahun Mindikan 01/04 Campuranom Bansari Temanggung Halimah lahir kembar prematur dengan berat badan 19 ons. Sejak lahir lumpuh Pada kedua kakinya. Berjalan dengan ngesot, punya semangat untuk bisaSembuh, sudah dibawa berobat kemana-mana. Alhamdulillah kembarannya sehat..Hal ini cukup merepotkan ortunya yang mengantar setiap aktivitas Halimah. Sedekah rombongan bergerak memberikan bantuan untuk membeli tongkat tripot alat bantu jalan

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
26 April 2014
@marjunulNP via @youdanok

Adik Halimah lahir lumpuh pada kedua kakinya

Adik Halimah lahir lumpuh pada kedua kakinya

———————————————————–

Khoerunisa, 7 tahun Sempon RT 03/ 01 Rejosari Bansari Temanggung Khoerunisa awal kelahiran menderita penyakit saluran pencernaan, sehingga dibawa di rumah sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Setelah itu, pasien tidak bisa berjalan normal pada usia balita. Dibawa ke rumah sakit di RSK Parakan sendi-sendi kakinya tidak bisa dilipat, penanganan tidak bisa dilakukan oleh pihak terkait.. Sehingga sampai sekarang tidak bisa berjalan. Tekad yang kuat untuk sembuh, dia membuat novel dan cerpen ,walaupun hanya lulusan SMP terbuka. Sedekah rombongan bergerak memberikan bantuan untuk membeli alat bantu jalan bentuk U

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
26 April 2014
@marjunulNP via @youdanok (anak juga tidak mau di foto diwakili keluarga)

Adik Khoerunisa menderita penyakit saluran pencernaan

Adik Khoerunisa menderita penyakit saluran pencernaan

———————————————————–

Ibu Tuminem (60 thn) warga Getas RT14 RW03 Playen Gunungkidul ini, sehari hari bekerja sebagai Ibu rumah tangga, istri dari bapak Marjuki (64 thn) yg bekerja sbagai buruh tani. Penghasilan keluarga ini hanya 200 ribu perbulan. Sedangkan keluarga ini memiliki 2 orang putra dan 1 orang putri yang masih belum bekerja tetap. Ibu tuminem mulai mengidap CaMamae (kanker payudara) dan sudah dioperasi di RSUD Wonosari pada tahun 2012 lalu, dan diharuskan Kemo dan penyinaran, namun dikarenakan keterbatasan ekonomi, bu Tuminem tidak menjalankan proses pengobatan tersebut. Tim Sedekah Rombongan memutuskan untuk mendampingi Bu Tuminem sejak 10 Maret 2014 dan saat ini sedang menjalani rangkaian pengobatan di Dokter spesialis Onkologi RS Harjolukito. Bantuan ini digunakan untuk biaya kontrol, pembelian obat dan tes IHC

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @royEkanala
Tanggal : 6 Mei 2014

Ibu tuminem mengidap CaMamae (kanker payudara)

Ibu tuminem mengidap CaMamae (kanker payudara)

———————————————————–

Gilang Raharjo (3th) adalah Putra Bp. Wawan Susanto (28) yang bekerja sebagai buruh serabutan dan Ibu Eni Sulistyowati (27) seorang IRT. Keluarga ini masih tinggal di rumah Bp. Winarto(58), orang tua mereka, yang bekerja sebagai tukang becak. Mereka tinggal di Dusun Keringan Lor,Bulurejo, Semin. Dik Gilang ini menderita radang sendi/ flek tulang dan pernah dibawa di ortopedi solo. Dengan jaminan dari Jamkes, Dek Gilang pernah opname di RSUP Klaten dan harus menjalani tranfusi darah 3x dalam sebulan karena HB turun. Oleh dokter disarankan cek sumsum tulang di Jogja/Sarjito. Dari hasil ronsen tampak terdapat flek di tulang kaki, tangan, persendian dan kepala. Sedekah Rombongan berusaha terus mendampingi pengobatan dek Gilang, namun pada tanggal 5 Mei 2014 lalu dek Gilang tidak mampu lagi menahan penyakitnya dan akhirnya meninggal dunia. Bantuan ini digunakan sebagai santunan atas meninggalnya dek Gilang.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @keliqer
Tanggal :6 Mei 2014

Dik Gilang menderita radang sendi/ flek tulang

Dik Gilang menderita radang sendi/ flek tulang

———————————————————–

Muhammad Fairuz (2 Tahun) beralamat di Kel. Tanete, Kec. Anggeraja, Kab. Enrekang, Sulawesi Selatan. Adik Fairuz menderita Microchepalus sejak lahir, ayahnya (Pak Danang) berprofesi sebagai penjual bakso, semenjak lahir Adik Fairuz telah menjalani pemeriksaan beberapa kali, dan dokter menyarankan untuk segera dioperasi ketika berumur dua tahun, namun karena kekurangan dana membuat operasi Adik Fairuz hingga saat ini masih tertunda, dan tingkat kekhawatiran orang tua Fairuz juga menjadi alasan mengapa sampai saat ini belum ada tindak lanjut pengobatan. Setelah mendapat penjelasan singkat dari Tim #SR Makassar, barulah Adik Fairuz kembali diperiksakan dan melanjutkan pengobatan untuk kesembuhan. Bantuan kami salurkan untuk biaya berobat dan konsultasi ke dokter.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @areefy_dip via @ahmadhamzahmo
Tanggal : 4 Mei 2014

Adik Fairuz menderita Microchepalus sejak lahir

Adik Fairuz menderita Microchepalus sejak lahir

———————————————————–

Ibu Hasnah, 39 Tahun. Beralamat di Lingkungan II, Rijang Benteng, RT/RW 002, Kel. Lajonga, Kec. Panca Lautang, Kab. Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Ibu Hasnah menderita tumor ganas di leher bagian kiri yang telah berlubang dan mengeluarkan darah dan nanah.. Musibah yang menimpa Ibu Hasnah berawal dari benjolan kecil yang muncul setahun yang lalu tetapi Ibu Hasnah enggan memeriksakannya ke dokter karena dianggap bahwa itu hanya benjolan biasa dan juga keterbatasan dana, mengingat suami Ibu Hasnah hanyalah seorang petani biasa yang mengerjakan sawah orang lain. Namun, tiga bulan terakhir benjolan itu semakin perih dan berkembang cepat sampai membesar seperti buah kelapa, barulah Ibu Hasnah dibawa ke RS. Nenek Mallomo Sidrap dan diketahui bahwa benjolan yang selama ini bersarang di leher Ibu Hasnah adalah tumor ganas. Ibu dua anak ini kemudian dirujuk ke RS. Wahidin Makassar. Bantuan yang kami berikan untuk biaya akomodasi dan pembelian obat di RS. Wahidin.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Kurir : @areefy_dip via @ahmadhamzahmo
Tanggal : 4 Mei 2014

Ibu Hasnah menderita tumor ganas di leher bagian kiri

Ibu Hasnah menderita tumor ganas di leher bagian kiri

———————————————————–

Bu zaitun usia 21thn alamat desa poncogati,kec curahdami bondowoso.4 bulan yg lalu beliau memeriksakan kandungannya pada bidan desa,beliau periksa berharap ada jabang bayi,ternyata 2 bulan kemudian perutnya bertambah besar sprti orang hamil 9 bln akhirnya di bawalah ke dokter kandungan&divonis tumor kandungan.Suaminya yg seorang guru kontrak dng gaji 200rb/bln hanya bisa pasrah dng keadaan ini. Tanggal 8 november kami membawanya ke RS Lavalette Malang untuk melakukan pengobatan. Dan tanggal 12 november bu zaitun melakukan operasi pengangkatan tumor seberat ± 6kg,alhamdulillah operasi berhasil. Dan ikhtiar selanjutnya adalah dengan cara kemoterapi. Kemoterapi dilakukan sampai ke 6x. Kemoterapi sampai keenam sudah slsai dilakukan. Saat ini bu zaitun melakukan kontrol rutin dan dokter menyarankan untuk melakukan CTscan. Bu zaitun masih menunggu jadwal CTscan yang akan dilakukan bulan juni 2014. Bantuan ini dipergunakan untk transportasi,uang saku dan pembuatan JKN.

Jumlah Bantuan: Rp.1.500.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @zuhdanMtata
Tanggal : 3/5/2014

Ibu Zaitun divonis tumor kandungan

Ibu Zaitun divonis tumor kandungan

———————————————————–

Ibu Siti khoiriyah 49 th sakit kurang lebih 1 tahun yang lalu. awal mula seperti gondongen di leher setelah 5 bulan. pindah ke payudara sisi kiri. kondisi diperparah dengan tulang punggung keluarga pak marikun yang terserang sakit stroke. jadi pemasukan untuk penghidupan sehari2 yang mencari adalah ibu siti. pekerjaan sang suami adalah blantik kambing. untuk makan sehari-hari dari tetangga. beliau dengan sisa uangnya berobat kedokter disekitar rumahnya. dan terakhir ke dokter yasin di tulungagung. dan diagnosa dokter adlah kangker payudara alias c.a mamae. dan diberi solusi untuk operasi dengan biaya lebih dari 20 jt. namun beliau mngurungkan diri krena ketidak ada’an biaya dan tidak mendapatkan jamkesmas. Anak dari pak marikun 3 orang dengan istrinya yang dulu. dan udah menikah semua dan tinggal di nganjuk. sedangkan ibu siti punya anak 2 dari suami yang dulu.anak pertama sudah menikah dan tinggal diblitar dan anak terakhir bernama ade cakra sakti 14 th masih bersekolah diMTsN karang rejo kelas 2. Kami mmbawa bu siti ke malang untk melakukan pngobatan. Saat ini bu siti baru saja selesai menjalani kemoterapi keenam. Selanjutnya bu siti akan menjalani penyinaran. alamat : desa gendingan dusun pucang songo. rt 02 rw 01 kec.kedung waru. kab.tulung agung. Bantuan ini dipergunakan untuk travel,uang saku,pembuatan jkn dan kebutuhan bu siti

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @DiasCPrasetya @zuhdanMtata @bawehoo
Tanggal :3/5/2014

Ibu Khoiriyah didiagnosa kangker payudara alias c.a mamae

Ibu Khoiriyah didiagnosa kangker payudara alias c.a mamae

———————————————————–

Adik Salsa sofiatun halimah (18bulan) putri dari ibu rubiyah (30 tahun) dan bapak arif( 32 tahun). Alamat di ploso, karangrejo tulung agung. Dek salsa mempunyai 3 orang kakak. Pada awalnya salsa terserang batuk pilek, kemudian periksa di puskesmas, diperiksa dokter kelopak matanya pucat, dan cekung, gatal-gatal, dan ada pembesaran di perutnya. Namun, dokter hanya mendiagnosa salsa terserang gizi buruk, dan akhirnya salsa dirujuk ke rumah sakit RS tulungagung. Setelah dilakukan beberapa pemeriksaan di diagnosa bahwa dek salsa suspect leukimia,gizi buruk,kelainan jantung dn dermatitis atopik, di rumah sakit sudah mendapatkan transfusi darah juga, kemudian, pihak rumah sakit merujuk salsa untuk berobat ke RS di malang, namun bapak salsa menolak karena alasan biaya dan akhirnya salsa pun pulang. Ayah salsa bekerja sebagai penjual mainan keliling, ibunya tidak bekerja, selain itu juga ayahnya harus menghidupi 4 anak lainnya nya yg masih kecil-kecil. rumahnya kontrak, berpindah tempat dr satu tempat ke tempat lain. Kami membawa dek salsa ke malang untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan. Alhamdulillah setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dek salsa tidak menderita leukimia. Dek salsa hanya menderita gizi buruk dan infeksi kulit serta kelainan darah. Saat ini dek salsa melakukan kontrol rutin tiap bulan. Bantuan ini dipergunakan untuk uang saku,obat dan susu.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @annas_fuadi
Tanggal : 3/5/2014

dek salsa suspect leukimia,gizi buruk,kelainan jantung dn dermatitis atopik

dek salsa suspect leukimia,gizi buruk,kelainan jantung dn dermatitis atopik

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 15,645,029,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 546 ROMBONGAN

Rp. 17,180,994,091,-