Fitri (14 tahun/putus sekolah), anak dari bapak Tasman (42 tahun/pekerjaan tani) dan Ibu bernama Eni (40 tahun/IRT), alamat Pasar Inpres Malonda Kelurahan Maleni Kec.Banawa Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Dik Fitri sudah 10 hari terbaring sakit di rumah. Kedua orang tua belum memeriksakan diri ke dokter karena takut akan biaya yang ditimbulkan.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,- untuk membantu meringankan beban hidup dik Fitri.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 24 April 2014.

Dik Fitri sudah 10 hari terbaring sakit di rumah

Dik Fitri sudah 10 hari terbaring sakit di rumah


———————————————————–

Aminah (34 tahun/IRT), suami bernama Usman (40 tahun/pekerjaan Tukang batu), anak 2 orang (1 sekolah SMP dan 1 lagi masih bersekolah di SD), alamat Jl.Banawa Lrg.1 Km.3 Maleni Kec.Banawa Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Bu Aminah mengalami penyakit kanker payudara (sudah selama 6 bulan) dan hanya dirawat dirumah karena kondisi ekonomi.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi Ibu Aminah.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 24 April 2014.

Bu Aminah mengalami penyakit kanker payudara

Bu Aminah mengalami penyakit kanker payudara

———————————————————–

Mustafa (32 tahun/nelayan), anak berjumlah 2 orang, alamat Dusun 1 Bamba Desa Towale Kec.Banawa Tengah Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Mustafa menderita penyakit Paru-paru akut sehingga sudah seminggu tidak dapat bekerja seperti biasanya. Pak Mustafa membutuhkan bantuan biaya untuk bisa digunakan berobat.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi Mustafa.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 26 April 2014.

Bapak Mustafa menderita penyakit Paru-paru akut

Bapak Mustafa menderita penyakit Paru-paru akut

———————————————————–

Aminudin (45 tahun/pekerjaan tidak tetap). Alamat Jl.Pue Uva kelurahan Ganti Kecamatan Banawa Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Pak Udin sudah seminggu di rawat di RSUD Kabelota Donggala akibat komplikasi penyakit yang diderita.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi Pak Aminudin.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 27 April 2014.

Pak Udin sudah seminggu di rawat di RSUD Kabelota Donggala akibat komplikasi penyakit yang diderita.

Pak Udin sudah seminggu di rawat di RSUD Kabelota Donggala akibat komplikasi penyakit yang diderita.

———————————————————–

Bu Cipa (20 tahun/IRT), suami bernama Harlan (26/buruh bangunan), anak berjumlah 3 orang. Alamat lrg.pasar Inpres Ganti Kec.Banawa Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Ibu Cipa mengalami pendarahan akibat baru seminggu setelah melahirkan memaksakan diri bekerja untuk membantu suami memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,- untuk membantu meringankan beban hidup bu Cipa.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 28 April 2014.

Ibu Cipa mengalami pendarahan akibat baru seminggu setelah melahirkan memaksakan diri bekerja

Ibu Cipa mengalami pendarahan akibat baru seminggu setelah melahirkan memaksakan diri bekerja

———————————————————–

Roda (90 tahun/IRT/Janda), anak 1 orang, alamat Desa Towale Kec.Banawa Tengah Sulawesi Tengah Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Ibu Roda Sudah sangat renta dan mengalami komplikasi penyakit.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,- untuk membantu meringankan beban hidup bu Roda.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 29 April 2014.

Ibu Roda Sudah sangat renta dan mengalami komplikasi penyakit

Ibu Roda Sudah sangat renta dan mengalami komplikasi penyakit

———————————————————–

Fatmawati, 2 Tahun Alamat : Mlangi RT. 7/RW 33, Nogotirto, Gamping, Sleman, DIY Sejak lahir, Fatmawati anak dari Zainal Arifin yang berprofesi sebagai buruh bangunan dan Masilah sebagai Ibu Rumah Tangga, terlihat membiru sekujur badan. Kemudian menjalani pemeriksaan di RSUP Sarjito 14 Maret 2014 dan terdiagnosa TOF Asb Sekundum yaitu jantung bocor sehingga 1 tahun terakhir sering kejang dan mengalami keterlambatan perkembangan yaitu belum bisa duduk dan bicara. Sarjito menyarankan Fatmawati dioperasi di RS Harapan Kita Jakarta. Sedekah rombongan bergerak membiayai operasional perjalanan ke RS Harapan Kita Jakarta.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 April 2014
Kurir : @MarjunulNP via @youdanok

Adik Fatmawati terdiagnosa TOF Asb Sekundum yaitu jantung bocor

Adik Fatmawati terdiagnosa TOF Asb Sekundum yaitu jantung bocor

———————————————————–

Adik Desta Baktisiregar, 9 tahun, menderita penyumbatan ginjal. Tinggal bersama orangtua di Jl. Lawu Kel. Makbalim, Mayamuk, Kab, Sorong Papua Barat. Sudah kurang lebih 3,5 tahun adik Desta menderita penyakit ini. Gejalanya lemas badan dan pucat selalu, datang kambuhan sebulan sekali. Dokter juga memberikan resep untuk mengurangi nyeri atau sakit yang menyertai. Ayahnya adik Desta bekerja sebagai buruh. Pengobatan masih rutin dilakukan walaupun perkembangannya lambat. Untuk menjaga pengobatan, tidak sering orangtuanya merasa kesulitan karena tidak mempunyai cukup biaya. Santunan via #sedekahrombongan disampaikan untuk membantu Adik Desta.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Ammar, Hendro, Enda
Tanggal: 5 Mei 2014

Adik Desta Baktisiregar, 9 tahun, menderita penyumbatan ginjal

Adik Desta Baktisiregar, 9 tahun, menderita penyumbatan ginjal

———————————————————–

Bu Fatma Algadri, 65 tahun, didiagnosa menderita kanker payudara sejak 3 tahun lalu. Tinggal di Waingapu Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Bu Fatma seorang ibu rumah tangga. Untuk kebutuhan sehari-hari mengandalkan anaknya yang bekerja sebagai ojek. Untuk biaya pengobatan saja harus saling tarik menarik dengan kebutuhan hidup harian. Santuan melalui #sedekahrombongan disampaikan untuk membantu pengobatan Bu Fatma.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 27 April 2014

Bu Fatma Algadri, 65 tahun, didiagnosa menderita kanker payudara

Bu Fatma Algadri, 65 tahun, didiagnosa menderita kanker payudara

———————————————————–

Abdul Amin, 24 tahun, menderita penurunan berat badan dan sakit-sakitan. Dahulu bersama 3 saudaranya pergi ke Denpasar Bali dan menetap disana. Setelah 2 tahun pulang kembali ke Sumba dalam kondisi sakit berat dan berat badannya semakin turun. Orang tuanya bekerja sebagai buruh tani. Tinggal di Waingapu Sumba Barat Nusa Tenggara Timur. Selama ini Abdul jarang berobat, dengan demikian santuan dari #sedekahrombongan diharapkan dapat membantu Abdul memeriksakan kesehatannya.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 27 April 2014

Bapak Abdul Amin, 24 tahun, menderita penurunan berat badan dan sakit-sakitan

Bapak Abdul Amin, 24 tahun, menderita penurunan berat badan dan sakit-sakitan

———————————————————–

Yuli Waw (43) dan Beti (40) Tahun, pasangan suami istri ini tinggal dengan menumpang dirumah saudaranya di Jl. Baru Sosial Atas RT 12 RW 02 Jayapura, Papua., Pekerjaan Yuli sebagai Petani dan kampung mereka di Memberamo Tengah. Saat ini memiliki 5 orang anak. Ayahnya Pak Yuli menderita sakit Ambeyen dan dokter sudah memintanya untuk menjalani operasi namun Pak Yuli terbatas dana. Ambeyen ayahnya Pak Yuli sudah diderita sekitar 3 tahunan, namun baru 3 bulan terakhir ini yang parah karena selesai buang air besar selalu ada pendarahan banyak. Santunan disalurkan #sedekahrombongan untuk membantu pengobatan orangtua Pak Yuli.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 27 April 2014

Ayahnya Pak Yuli menderita sakit Ambeyen

Ayahnya Pak Yuli menderita sakit Ambeyen

———————————————————–

Tete Mabuk, 69 tahun, tidak bisa berjalan setelah sakit keras. Tangan kiri dan kaki kiri Tete tidak bisa digerakkan, sehingga sekarang harus selalu dibantu oleh keluarganya. Tinggal bersama anaknya di belakang Asrama Toli Polomo,dekat kampung rawa POS 7 Sentani, Jayapura Papua. Biaya sehari-hari hanya ditunjang dari anaknya yang bertanam singkong dan ubi Jalar. Bantuan dari #sedekahrombongan disampaikan untuk cek berobat ke rumah sakit terdekat.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 27 April 2014

Bapak Tete Mabuk, 69 tahun, tidak bisa berjalan setelah sakit keras

Bapak Tete Mabuk, 69 tahun, tidak bisa berjalan setelah sakit keras

———————————————————–

Pak Kornelis Siongo, 39 tahun, mengalami kecelakaan tertancap besi pada kakinya. Pekerjaan Pak Kornelis sebagai buruh bangunan, jadi saat bekerja, Pak Kornelis jatuh dari lantai 3 dan kaki kanannya mendarat diatas besi tajam. Akibat kecelakaan ini Pak Kornelis sementara tidak bisa bekerja, padahal keseharian menjadi tulang punggung. Tinggal bersama istri dan 1 anak di Desa Radamata Kecamatan Laura Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur. Santunan #sedekahrombongan diberikan untuk membantu biaya harian Pak Kornelis dan keluarga.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 27 April 2014

Pak Kornelis Siongo, 39 tahun, mengalami kecelakaan tertancap besi pada kakinya

Pak Kornelis Siongo, 39 tahun, mengalami kecelakaan tertancap besi pada kakinya

———————————————————–

Pak Budi Doyo, 38 tahun, menderita gangguan lambung dan liver. Tinggal di Jl. Jayawijaya RT/RW 03/01 Kelurahan Makbalim, Distrik Mayamuk Kab. Sorong Papua Barat. Pak Budi sudah coba berobat ke rumah sakit dan puskesmas tetapi belum ada perkembangan. Sejak sakit, istrinya yang menggantikannya bertani untuk penghidupan sehari-hari. Sudah 4 tahun Pak Budi menderita penyakit ini dan mengakibatkan susah beraktifitas. Karena tergolong keluarga tidak mampu, bantuan #sedekahrombongan disampaikan untuk biaya berobat Pak Budi.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Ammar, Hendro, Enda
Tanggal: 5 Mei 2014

Pak Budi Doyo, 38 tahun, menderita gangguan lambung dan liver

Pak Budi Doyo, 38 tahun, menderita gangguan lambung dan liver

———————————————————–

Bu Ida, 41 tahun, menderita penyakit sejenis Tiroid sudah 1 tahun lamanya. Bu Ida adalah seorang ibu rumah tangga, namun sejak sakit tidak bisa ikut serta bersama suaminya bertani. Pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah sudah ditempuh tapi belum ada kemajuan. Bu Ida dan suami masih berharap untuk bisa berobat jalan, karena tergolong keluarga tidak mampu, pengobatan rutin belum dapat dilakukan. Tinggal di Jl. Sindang RT/RW 12/03 Kelurahan Majaran, Distrik Salawati, Papua Barat. #sedekahrombongan menyalurkan bantuan untuk biaya berobat kembali ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Ammar, Hendro, Enda
Tanggal: 5 Mei 2014

Bu Ida, 41 tahun, menderita penyakit sejenis Tiroid

Bu Ida, 41 tahun, menderita penyakit sejenis Tiroid

———————————————————–

TATANG, Usia 46 tahun, Riwayat penyakit HNP atau Saraf Terjepit. tinggal di Kampung Babakan Jaya RT.12/3, Desa Babakan Jaya, Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Pak Tatang adalah seorang kepala keluarga yang memiliki 2 orang anak yang masih sekolah dan merupakan keluarga sederhana yang kurang mampu. Sehari-hari pak Tatang bekerja sebagai Pekerja Cuci Laundry di salah satu sekolah swasta di Sukabumi, dan istrinya – Aisyah (42) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Sejak tahun 2009 pak Tatang mengalami keram di sebagian tubuhnya, kakinya sulit digerakan, setelah diperiksa ternyata ada saraf yang terjepit. Dan tindakannya harus dioperasi, namun karena keterbatasan biaya akhirnya pak Tatang berhenti berobat. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan pak Tatang dan #SR ikut merasakan derita pak Tatang dengan menyampaikan bantuan awal untuk mengurus BPJS dan segera pak Tatang akan memulai ihtiar berobatnya kembali ke Rumah Sakit..

Jumlah Bantuan : 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @bangder
Tanggal : 1 Mei 2014

Bapak TATANG, Usia 46 tahun, Riwayat penyakit HNP atau Saraf Terjepit

Bapak TATANG, Usia 46 tahun, Riwayat penyakit HNP atau Saraf Terjepit

———————————————————–

MUHAMMAD FAISAL MUHARAM, Usia 6 bulan dengan derita Jantung Bocor. Beralamat di Kampung Babakan RT.25/9, Cibatu, Sukasari, Cisaat, Sukabumi. Faisal adalah seorang bayi yang sangat malang, yang terlahir dari kalangan keluarga yang tidak mampu dari ayah RAHMATULLAH (38) yang sehari harinya bekerja hanya sebagai Tukang Ojeg, dan ibunya RINRIN SULASTRI (30) yang sehari harinya sebagai ibu rumah tangga biasa. Mereka tinggal di sebuah tempat yang berukuran 4×6 m, awalnya sebuah dapur yang dijadikan tempat tinggal menumpang di rumah mertuanya. Sejak lahir Faisal sudah mengalami cobaan yang sangat berat, didiagnosa oleh dokter ada kelainan pada fungsi jantungnya (bocor jantung) dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Faisal harus melakukan operasi yang biayanya cukup banyak, sudah banyak hartanya mereka jual untuk pengobatan bayinya. Saat ini mereka sangat butuh biaya untuk pengobatan, sedangkan penghasilannya mengojeg tidak mampu menutupinya. Alhamdulillah pada tanggaL 4 Mei 2014 Allah mempertemukan kami #SedekahRombongan dengan keluarga dhuafa ini, Bantuan awalpun disampaikan untuk keperluan mereka mengurus Jaminan Kesehatan dan lainnya.

Jumlah Bantuan : 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @bangder
Tanggal : 4 Mei 2014

MUHAMMAD FAISAL MUHARAM, Usia 6 bulan dengan derita Jantung Bocor.

MUHAMMAD FAISAL MUHARAM, Usia 6 bulan dengan derita Jantung Bocor.

———————————————————–

SUMARI, Pria 69 tahun dengan penyakit ginjal dan Hernia. Alamat: Kampung Kobak RT.4/17, Desa Mekarsari – Tambun Selatan – Bekasi, Pak Sumari yang kesehariannya sudah tidak ada aktivitas apa-apa, suami dari ibu Sartini, 62 tahun, sebagai ibu rumah tangga ini mempunyai anak 5 orang, 1 diantaranya belum menikah. Dan semua anaknya saat ini masih menjadi pengangguran, hanya seorang anak menantu yang masih bekerja buruh. Untuk memenuhi kebutuhannya, keluarga ini buka warung kecil-kecilan dengan dagangan yang mulai habis karena modalnya dipakai untuk makan dan kebutuhan lainnya. Tiga tahun terakhir Pak SUMARI sakit-sakitan, 2 kali operasi batu ginjal dengan jaminan Jamkesmas dan sekali masalah syaraf kejepit. Hari ini beliau mengalami pembengkakan buah zakar yang sudah besar (hernia). Saran dokter agar secepatnya dilakukan tindakan operasi, #SedekahRombongan ikut merasakan derita mereka, Bantuan awalpun disampaikan untuk biaya transportasi dan membuat BPJS mereka.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @suharnayana @ahmadfathoni78
Tanggal : 5 Mei 2014

Bapak SUMARI, Pria 69 tahun dengan penyakit ginjal dan Hernia

Bapak SUMARI, Pria 69 tahun dengan penyakit ginjal dan Hernia

———————————————————–

KOSASIH, 44 tahun. Penyumbatan Darah di Kepala. Tinggal di rumah petak di Jl.Kp. Kandang RT. 6/5, Ds. Sukaraya, Kec. Karang Bahagia – Bekasi. Pak Kosasih adalah seorang guru honorer di sebuah Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Cikarang Bekasi, yang sudah hampir setahun ini tidak bisa mengajar lagi karena menderita sakit di kepalanya yang berkepanjangan sampai saat ini, Bahkan sempat mendapat serangan struk ringan. Menurut hasil pemeriksaan dokter dan hasil CT-scan, di syaraf kepala Bapak Kosasih ada penggumpalan darah. Sudah hampir satu tahun ini rutin berobat ke RSUD Cibitung dan sekali-kali ke alternatif. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya sekolah anaknya. terpaksa Isterinya adalah Ibu Marpuah, 36 tahun, bekerja menjadi Pelayan Toko dengan bayaran Rp.30.000/hari demi untuk membantu biaya suaminya berobat dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Menurut dokter Bapak Kosasih harus dirawat di RS untuk mendapat perawatan yang lebih intensive, Ibu Marpuah sangat sedih dan bingung karena tidak mempunya biaya untuk membayar biaya perawatan suaminya tersebut. Keluarga ini belum memiliki Jaminan Kesehatan, Sungguh terasa beban keluarga ini semakin berat dan terpuruk. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini dan ikut merasakan derita mereka, Bantuan awal disampaikan untuk biaya akomodasi ke Rumah Sakit dan pembuatan BPJS Kesehatan yang belum dimiliki oleh keluarga ini. Semoga ihtiar Bapak Kosasih mendapat kemudahan dan kesembuhan sehingga dapat kembali beraktifitas mengajar dan mendidik generasi penerus bangsa ini seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @suharnayana
Tanggal : 4 Mei 2014

Bapak KOSASIH, 44 tahun. Penyumbatan Darah di Kepala

Bapak KOSASIH, 44 tahun. Penyumbatan Darah di Kepala

———————————————————–

RISKA APRILIANI (2 thn), Kp. Sindang Hurip RT 2/9 Desa Singajaya Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya. Ayah Dik Riska, Kang Suparman (28) sehar-hari bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya tidak tentu. Ibunya Kokom Komala (21) meninggalkan Dik Riska dan Kang Suparman beberapa bulan yang lalu sebelum Dik Riska sakit. Praktis sekarang ia hanya diurus oleh Kang Suparman dan neneknya, mereka berdualah yang mengurus dan menunggui Dik Riska selama dirawat di Rumah Sakit. Dik Riska didiagnosa menderita penyakit abses thorax dx dan sudah 2 kali dioperasi. Selain itu ternyata ia juga menderita penyakit TB kulit, sehingga diprogram pengobatannya untuk selama 6 bulan ke depan. Saat ini ia dirawat untuk menjalani operasi yang ketiga kalinya dengan bantuan fasilitas Jamkesmas, namun kesulitan untuk biaya transport dan bekal selama dirawat karena Kang Suparman selama ini harus menunggui anak tercintanya sehingga tidak bisa bekerja mencari nafkah. Setelah selesai menjalani rawat inap Dik Riska saat ini diharuskan menjalani rawat jalan, setiap 2 minggu sekali di RSUD Tasikmalya yang harus ia tempuh dari rumahnya yang cukup jauh di daerah Cibalong, di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya. Hasil pemeriksaan terakhir Dik Riska diperkirakan juga ada kelainan jantung, sementara itu benjolan di bagian dadanya yang sudah dioperasi terlihat muncul lagi. Untuk itu Dokter RSUD Tasikmalaya masih akan mengobservasinya untuk beberapa bulan ke depan. Dik RIska diharuskan untuk kontrol rutin untuk memantau kondisinya. Senin tanggal 5 Mei 2014 ia kembali melakukan kontrol ke RSUD Tasikmalaya, ada beberpa macam obat yang harus dibeli ke Apotik di luar RSUD karena kebetulan stoknya sedang kosong. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk biaya transportasi dan pembelian obat Dik Riska dalam menjalani perawatannya, terutama untuk mengobati penyakit TB kulitnya yang dijadwalkan akan selesai dalam waktu 6 bulan, setelah sebelumnya masuk di Rombongan 535.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @luchakiem
Tanggal : 5 Mei 2014

Dik Riska didiagnosa menderita penyakit abses thorax dx

Dik Riska didiagnosa menderita penyakit abses thorax dx

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 14,000,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 545 ROMBONGAN

Rp. 17,165,349,062,-