Pondok Pesantren Al Anwar yang ada di dusun Bolon Palbapang Bantul memiliki 70 santri yang belajar disana, mereka mayoritas dari kalangan tidak mampu, bahkan ada beberapa anak yang ditinggal orang tuanya di pondok ini dan tidak dijenguk lagi. Pondok ini dipimpin oleh KH Aris Munawar yang merintis dari bangunan dari bambu, dan sekarang pelan pelan dibangun dan menjadi tempat belajar para penghapal Quran. Selama ini anak2 ini tidur hanya beralas tikar, terlentang di sembarang tempat. #SedekahRombongan hadir dengan memberikan bantuan dana rutin untuk pembangunan ruang tidur dan belajar mereka di lantai 2, agar semakin rapi dan tidak gampang sakit dan makin semangat belajar sebagai penghafal Quran.

Jumlah Bantuan: Rp. 4.000.000,-
Tanggal Penyerahan: 21 April 2014
kurir: @Sitaresmi_Dewi

Pondok Pesantren Al Anwar yang ada di dusun Bolon Palbapang Bantul

Pondok Pesantren Al Anwar yang ada di dusun Bolon Palbapang Bantul

———————————————————–

SUSI usia 38 Th, Diagnosa sementara menderita Herpes, alamat di kampung Kranggan, RT 12, RW 5, Kecamatan Setu kota Tangerang selatan. (no rumah tidak ada. posisi rumah disamping persis puskesmas Kranggan) no. kontak keluarga 085219085707. Kondisi mbak Susi mengalami ketidakberfungsian secara normal pada kedua kaki dan tangan sebelah kanan. Di mana pada bagian kedua kaki dan tangan sebelah kanan tidak bisa digerrakkan, kakinya menekuk kedalam seperti orang yang duduk sila. kondisi seperti itu ia alami sejak berusia 40 hari. Menurut kakaknya Susi, Ernawati yang mengurusi Susi dari bayi, mbak susi sempat demam yang berkepanjangan. Mbak susi dibawa ke RS di daerah tangerang dan diberikan suntikan oleh pihak dokter. beberapa hari kemudian, kindisi demamnya menurun namun terdapat kelainan pada kondisi mbak susi. di mana saat mau dimandikan, kedua kakinya tidak menendang-nendang alias lemas tidak bergerak. Ernawati yang juga dibantu sang adik dari mbak susi, Pak Hendrik (36) berjuang kesana kemari untuk membawa berobat mbak susi. segala jenis pengobatan sudah pernah dicoba, harta benda juga sudah habis-habisan dikeluarkan namun tidak menunjukkan hasil yang positif.

Bantuan dari sedekah rombongan digunakan untuk biaya operasional ke RS dan membeli obat yang tidak dicover. Mbak susi saat ini dirawat di UGD RSUD Tangerang Selatan. sebelum dibawa ke RSUD, kondisi mbak susi sering buang air kecil dan buang air beaar. serta ada radang pada bagian mulut mbak susi. karena kondisi mbak Susi yang tidak memungkinkan, untuk membawa ke RS mau tidak mau harus sewa mobil. mbak susi menggunakan EKTP sebagai pembiayaan di RSUD tangerang selatan. di mana, penduduk atau warga yang mempunyai EKTP Tangerang selatan bisa mendapatkan pengobatan gratis di RSUD Tangerang selatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @wirawiry

mbak Susi mengalami ketidakberfungsian secara normal pada kedua kaki dan tangan sebelah kanan

mbak Susi mengalami ketidakberfungsian secara normal pada kedua kaki dan tangan sebelah kanan

———————————————————–

SURYATI, usia 47 tahun, beralamatkan di kampung jaha kiray RT 002 RW 004 NO 41 Desa Malang nengah Kecamatan Pagedangan Tangerang Selatan Banten. Ibu Suryati merupakan janda, setelah suaminya meninggal karena sakit beberapa tahun lalu. Pada juni tahun 2012 ibu suryati dioperasi pengangkatan kista dan terjadi kesulitan saat pengambilan darah, beberapa bulan setelah dioperasi terdapat rasa nyeri disekitar tubuh, setelah didiagnosa ternyata ibu mengidap tumor yang sudah ganas sampai saat ini tumor bahkan mulai menjalar ke anggota tubuh yang lain, setelah sebelumnya hanya di tangan, kini bertambah di leher dan payudara. Menggunakan jamkesmas untuk berobat. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan ke dua untuk bantuan biaya pengobatan ke RSU Tanggerang. Sebelumnya bantuan awal sudah disampaikan pada rombongan 520 lalu. Perkembangan terakhir sudah membaik, sempat menurun kondisinya karena HB darah menurun, namun membaik kembali setelah mendapat transfusi darah

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @wirawiry

Ibu Suryati menderita tumor ganas

Ibu Suryati menderita tumor ganas

———————————————————–

Rahmania Abenia tabita (8 bln) beralamat di Jl. Arif rahman hakim gg. Kembang Beji RT 03 RW 03(No. Rumah tidak ada) Kota Depok. Rahmania yang menderita kelainan kelenjar pada hidungnya ini sudah mempunyai kelainan sejak beberapa bulan kelahirannya, putri pertama dari bapak dedi yang tinggal di rumah mertuanya di Jl. Arif rahman hakim gg. Kembang Beji RT 03 RW 03 Depok ini sudah diperiksakan ke beberapa Rumah Sakit namun belum bisa diambil tindakan operasi karena usianya belum mencukupi untuk dilakukan tindakan medis, kemudian Rahmania dibawa ke pengobatan herbal alternatif di dekat rumahnya. Bantuan ke tiga dari #SedekahRombongan ini sebelumnya tahun lalu sudah pernah masuk rombongan 351

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @wirawiry

Adik Rahmania yang menderita kelainan kelenjar pada hidungnya

Adik Rahmania yang menderita kelainan kelenjar pada hidungnya

———————————————————–

ICIH Bin SANAN usia 47 th, tinggal di rumah tempat ia bekerja sebagai Asisten RT di Kp. Muara batas RT 03 RW 13 No. 3 Desa Cikaret Kec. Pasir Jaya Kab. Bogor. Merupakan pasirn dampingan #SedekahRombongan sejak tahun 2013 lalu, Menderita sakit sesak nafasnya dan dadanya terasa ada yang menghimpit, setelah periksa di puskesmas ternyata menderita TB. Sudah beberapa kali mendapatkan perhatian dari #sedekahrombongan untuk meringankan biaya sehari hari, terakhir dibantu pada rombongan 357 namun kebutuhan vitamin pasca pengobatannya, sudah ada perkembangan lebih baik sejak beberapa bulan lalu namun ternyata virus masih ada yang menyebabkan TB nya kembali harus di obati kembali dari awal.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @wirawiry

Ibu Icih Menderita sakit sesak nafasnya dan dadanya terasa ada yang menghimpit

Ibu Icih Menderita sakit sesak nafasnya dan dadanya terasa ada yang menghimpit

———————————————————–

Pak Obet Damalero, 43 tahun, menderita penyakit kutil diseluruh badannya. Penyakitnya ini sudah diderita selama 27 tahun dan belum pernah diobati karena tidak mempunyai uang. Pak Obet tinggal bersama 6 anaknya di Jl. Adam Malik 22 Waingapu Sumba Timur Nusa Tenggara Timur. Beberapa kutil sudah sangat mengganggu seperti sebesar telur ayam pada perut dan dadanya. Pekerjaan sehari-hari Pak Obet adalah sebagai pemulung sampah. Santunan untuk check up kerumah sakit terdekat disalurkan #sedekahrombongan.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 6 April 2014

Bapak Obet menderita kutil sebesar telur ayam

Bapak Obet menderita kutil sebesar telur ayam

———————————————————–

Bu Loru Bili, 77 tahun, menderita komplikasi kaki bengkak (rematik), ginjal, paru dan gejala jantung. Tinggal di RT/RW 02/05 Desa Waipangali Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Gejala yang dialami Bu Loru selama ini sering pusing sehingga sulit bekerja, yang keseharian bertani. Dahulu sempat dirujuk ke rumah sakit di Denpasar namun penyakitnya ini kambuh kembali. Berbagai upaya sudah dilakukan sehingga menghabiskan banyak biaya dan sekarang sangat kesulitan. Bantuan #sedekahrombongan disalurkan untuk dukungan berobat kerumah sakit.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 6 April 2014

Bu Loru Bili, 77 tahun, menderita komplikasi kaki bengkak (rematik), ginjal, paru dan gejala jantung.

Bu Loru Bili, 77 tahun, menderita komplikasi kaki bengkak (rematik), ginjal, paru dan gejala jantung.

———————————————————–

Kuku Yowa, 28 tahun alamat di RT/RW 02/03 Desa Laibonga Kec. Kahangu Eti Waingapu Sumba Timur NTT. Kuku tumbuh benjolan tidak wajar dipinggangnya sejak 4 tahun lalu. Pada bulan Mei 2013, Kuku sempat menjalani operasi tetapu sampai sekarang bekas operasinya masih terasa sakit dan semakin sakit saat buang air kecil. Kuku bekerja sebagai petani dan memiliki 4 orang anak. Kuku berharap dapat memeriksakan kembali kondisi benjolannya ke rumah sakit dengan mengumpulkan dana sedikit demi sedikit. Semoga santunan #sedekahrombongan dapat membantu biaya berobat Kuku.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 6 April 2014

Kuku tumbuh benjolan tidak wajar dipinggangnya

Kuku tumbuh benjolan tidak wajar dipinggangnya

———————————————————–

Landu Rihi, 25 tahun, menderita gangguan saraf menahun yang menyebabkan gejala kejang berkala atau dikenal dengan epilepsi. Tinggal di RT/RW 01/02 Desa Kamanggih, Kec. Kahangu Eti, Waingapu Sumba Timur Nusa Tenggara Timur. Dalam seminggu, Landu mengalami kejang 1-2 kali. Sejak 10 tahun lalu gangguan ini dialami oleh Landu, sehingga mengurangi kepercayaan diri. Walaupun demikian, Landu masih mau membantu keluarganya bertani. Sementara itu, kondisi ekonomi keluarganya tidak memungkinkan Landu berobat secara rutin. Santuan #sedekahrombongan disalurkan untuk bantuan ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids Lumba
Tanggal: 6 April 2014

Landu Rihi, 25 tahun, menderita gangguan saraf menahun yang menyebabkan gejala kejang berkala atau dikenal dengan epilepsi

Landu Rihi, 25 tahun, menderita gangguan saraf menahun yang menyebabkan gejala kejang berkala atau dikenal dengan epilepsi

———————————————————–

FATIR Bin MUHSIN usia 5 thn, alamat Kampung Cilenggang RT 6 RW 12 No. 56, kec. Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Putra dari Muhsin (46 Thn) yang bekerja sebagai Buruh angkut pasir dan Ida (44 Thn) seorang IRT. Fatir menderita pendarahan pada ususnya. Kini dirawat di ruang kelas 3 RSU Tangerang Selatan. Ia dirawat di RSU Tangsel sejak tanggal 25 Februari lalu. Ia terus merintih kesakitan di bagian perutnya, air panas dalam botol di atas perutnyapun tak mampu meredakan sakitnya. Ada pendaharan di usus buntu, jelas dokter terkait sakit yang diderita Fatir. Penyebabnya belum pasti, namun sebelum dibawa ke rumah sakit Fatir ditemukan jatuh dan tergeletak di jalanan dekat rumahnya. Fatir harus dioperasi, namun RSU Tangsel tak bisa menangani lebih lanjut karena ketiadaan alat yang lengkap dan ruang bedah anak yang menyebabkan ia harus dirujuk ke RS lain. Pihak keluarga Fatir diminta untuk mencari RS yang ada ruang PICU karena khawatir resiko pendarahan hebat akan terjadi saat operasi. Walau sudah memiliki Jamkesmas, tetap membutuhkan biaya untuk operasional keluarga dan pasien yang tidak sedikit. Bantuan dari SR digunakan untuk biaya operasional di RS

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini @wirawiry @nu_maulana @ririn_restu

Adik Fatir menderita pendarahan pada ususnya

Adik Fatir menderita pendarahan pada ususnya

———————————————————–

Mbah Tukinah Umur 81 tahun Alamat di Demakan RT 04 Gadingsari Sanden Bantul Yogyakarta. Pekerjaan buruh sapu halaman tetangga. Mbah tukinah tinggal sendiri di rumahnya yang sudah mulai lapuk dimakan usia. Beliau mempunyai anak satu, perempuan tetapi sekarang sudah berkeluarga dan tinggal bersama suaminya di daerah karanganyar. Kondisi ekonomi anaknya saat ini masih pas-pasan sehingga jarang pulang untuk sekedar menengok dan membantu biaya hidup ibunya. Kegiatan sehari-hari mbah kinah biasanya menyapu halaman tetangganya dengan mendapatkan upah seikhlas, dengan uang itu mbah kinah gunakan untuk makan dan menbeli kebutuhan sehari-hari. Mbah kinah kondisinya sangat sehat, namun pendengarannya agak berkurang jika diajak bercerita masih nyambung (belum pikun). Ketika tim regu semut #SR datang wajah mbah kinah sumringah sekali, beliau sepertinya tahu maksud kedatangan kami. Dia kemudian bercerita kisah sedih beberapa waktu yang lampau, mbah kinah termasuk warga yang mendapatkan BLT dari pemerintah, kemudian beliau antri dengan warga lainnya di kantor pos untuk mengambil uang bantuan sebesar 300rb. Mbah kinah sangat senang sekali mendapatkan uang itu masih diklip dan wangi, kemudian ia simpan dibawah bantal tempat tidurnya, karena harus menyapu halaman tetangganya maka mbah kinah meninggalkan rumah namun betapa terkejutnya beliau setelah pulang uang yang ia simpan ternyata sudah hilang dicuri orang, mbah kinah hanya bisa menangis dan meratapinya sampai beberapa hari, harapannya untuk bisa mencicil hutang di arisan warga minggu pon tidak dapat terwujud. Mendengar bahwa kedatangan regu semut untuk menyerahkan titipan donatur #SR uang sebesar 1jt mbah kinah langsung sumringah dan bersemangat, rencananya uang itu akan digunakan untuk menutup hutang di arisan warga minggu pon sebesar 450rb sedang sisanya yang 500rb beliau titipkan ke keponakannya agar tidak dicuri orang lagi dan jika sewaktu-waktu mbah kinah butuh, beliau tinggal minta ke keponakannya tadi. Uang yang 50rb beliau bawa untuk membeli makan dan jajan. Betapa senangnya melihat kebahagian mbah kinah waktu itu, semoga beliau diberi kesehatan dan umur panjang.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa via Rudianto dan Bendra
Tanggal Pemberian: 26 Maret 2014

Mbah Tukinah hidup sendiri serba kekurangan

Mbah Tukinah hidup sendiri serba kekurangan

———————————————————–

Mbah Lastri Suwarjo Umur 72 tahun Alamat di Demakan RT 01Gadingsari Sanden Bantul Yogyakarta. Pekerjaan buruh cabut rumput. Mbah lastri hidup berdua dengan suaminya mbah sujarwo disebuah rumah yang sederhana, sejak mereka menikah hingga sekarang tidak dikaruniai anak. Mbah jarwo masih sehat dan kuat untuk bekerja, beliau bekerja membersihkan kebun tetangga yang rumputnya sudah tinggi, dari upah itu mbah jarwo menghidupi dirinya dan istrinya. Mbah lastri sudah lanjut usia dan sakit-sakitan, beliau mempunyai cacat bawaan kakinya yang sebelah kiri pincang sepertinya terkena polio. Mbah lasti tidak punya penghasilan tetap hanya buruh serabutan, hasil dari bekerja suaminya tidak mesti setiap hari ada, apalagi dengan usia yang sudah lanjut usia tentu kekuatan fisiknya sudah menurun, untuk pekerjaan yang butuh tenaga kuat sudah tidak mampu. Karena mbah lastri dan suaminya tidak punya anak maka tidak ada keluarga yang nanti akan menanggung hidup dan merawat mereka.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa via Rudianto dan Bendra
Tanggal Pemberian: 26 Maret 2014

Mbah lastri sudah lanjut usia dan sakit-sakitan, beliau mempunyai cacat bawaan kakinya yang sebelah kiri pincang sepertinya terkena polio

Mbah lastri sudah lanjut usia dan sakit-sakitan, beliau mempunyai cacat bawaan kakinya yang sebelah kiri pincang sepertinya terkena polio

———————————————————–

Adik Zela Andini Umur 4,5 tahun Alamat di Kragilan RT 06 RW 14 Kragilan Godean Sleman Yogyakarta. Adik Zela sakit patah tulang pada lengan tangan sebelah kiri. Beberapa waktu yang lalu pen di lengan sebelah kiri dik Zela sudah dilakukan operasi pengambilan pen, namun karena tidak ada biaya untuk menebus obat yang harus diminum pasca operasi, membuat beberapa hari ini dik Zela kembali kesakitan hingga terdengar oleh seorang warga bernama pak Sriyatno, kemudian dia menceritakan pada mas yuli dari regu semut bahwa bapaknya dik zela yaitu pak suripto saat ini sedang tidak punya uang untuk membeli obat untuk anaknya. Ini kali kedua tim regu semut #SR berkunjung ke rumah dik Zela Andini, setelah mendapatkan bantuan pertama alhamdulillah akhirnya dik Zela bisa diantar kedua orangtuanya, Pak Suripto dan Bu Tarsih untuk berobat. Kondisi retak tulang lengan dik zela membutuhkan biaya yang tidak sedikit, untuk sekali periksa dan menebus obat saja sudah mahal sementara kondisi ekonomi pak Suripto memang kurang mampu karena tidak punya pekerjaannya tetap. Semua dana yang telah diberikan oleh donatur #SR semuanya dialokasikan hanya untuk biaya berobat dan transportasi, sementara untuk biaya kontrol mereka menggunakan jamkesmas. dr Heri sebagai dokter yang menangani dik Zela memberi keringanan hanya diminta membayar susu suplement kalsium saja. Bantuan dari SR#digunakan untuk pembelian susu lanjutan dan periksa kondisi karena disetiap periksa dilakukan per-rontegnt nan untuk memastikan perkembangan kondisi persendiannya. Adik Zela pernah menerima donasi dari donator Sedekah Rombongan pada Rombongan 526

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa Via Joko Prasetyo, Sriyatno dan Yuli Teguh
Tanggal Pemberian: 27 Maret 2014

Adik Zela sakit patah tulang pada lengan tangan sebelah kiri

Adik Zela sakit patah tulang pada lengan tangan sebelah kiri

———————————————————–

Bapak Mujiono Umur 58 Tahun Alamat di Tegallayang RT. 05 Caturharjo Pandak Bantul Yogyakarta. Pak mujiono saat ini menderita sakit diabetes basah, jantung lemah dan farises. Akibat sakit diabetes basah itu kondisi badan pak muji sudah mulai menguning dan bengkak pada bagian kaki dan tangan. Bahkan pada kaki sebelah kiri terjadi luka dan mengalami pembusukan hampir sampai dimata kaki. Karena kondisi ekonomi pak muji yang tidak mampu maka pak muji selama ini hanya berobat dengan minum jamu berupa rebusan dedaunan. Kondisi pak muji diketahui olah mas irfan regu semut #SR, kemudian mas irfan berrembug dengan tim regu semut yang kemudian memutuskan untuk dieksekusi. Mas irfan kemudian menuju rumah pak muji, namun ternyata sudah dibawa ke RS Panembahan Senopati Bantul, mas irfan langsung meluncur ke RS mencari kamar dimana pak muji di rawat, setelah ketemu kemudian bantuan dari donatur #SR sebesar 1jt diserahkan ke pak muji yang saat itu ditemani istrinya. Saat itu pak muji sedang dirawat diruang isolasi.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa Via Irfan Rohudin
Tanggal Pemberian: 26 Maret 2014

Pak mujiono saat ini menderita sakit diabetes basah

Pak mujiono saat ini menderita sakit diabetes basah

———————————————————–

Ibu Suratmi Umur 50-an th Alamat di RT. 12 RW. 03 Warung Boto, Umbulharjo, Kota Madya Yogyakarta, Yogyakarta. Ibu Suratmi seorang Duafa, Janda dan Sakit Gagal Ginjal ( mengharuskan cuci darah 3 kali seminggu ). Sakit ginjal yang di derita bu umi sudah sejak 8 tahun yang lalu, setahunan terakhir di vonis gagal ginjal sehingga harus cuci darah, biasanya bu umi cuci darah 3 kali seminggu pada hari senin, rabu dan jum’at dengan biaya yang ditanggung jamkesmas di rumah sakit wirosaban bantul, tetapi untuk menebus obat dari resep dokternya harus memakai biaya sendiri. Melihat kondisi bu umi dengan rekomendasi pak dido tetangga yang sering menjadi tempat berkeluh kesah bu umi, maka sebulan yang lalu regu semut #SR memutuskan untuk menyantuni bu umi dengan memberikan uang makan sebulan 450rb dengan asumsi 2 kali makan sehari, biaya menebus obat dan multivitamin serta ongkos transport ke RS 300rb.

Ini adalah kali ke tiga regu semut memberikan bantuan untuk bu umi, Seminggu yang lalu, bu umi harus opnam di rumah sakit karena kondisi tubuhnya menurun drastis, bu umi harus opnam selama tiga hari. Pasca opnam bu umi harus menebus obat untuk syaraf yang harganya 250rb/10 butir. Bu umi kemudian mendatangi rumah pak dido dan menanyakan mas yang dulu kasih bantuan kok belum datang lagi? Pak dido kemudian mengabarkan ke mas tris regu semut #SR tentang kondisi bu umi, setelah berrembug dengan tim regu semut kita putuskan untuk dieksekusi. Pada sore harinya mas tris di temani pak dido menuju rumah bu umi untuk menyerahkan sedekah dari donatur #SR kepada bu umi agar bisa membeli obat yang harus ditebus. Kondisi bu umi pasca opnam wajahnya pucat sekali, tangan kirinya tidak bisa untuk memegang, jika bernafas terasa sesak dan jika hujan gubug yang ditempati pasti kebanjiran membuat bu umi haris mengungsi ke musola atau lapangan futsal dekat rumahnya. Ibu Suratmi sudah pernah menerima donasi dari amanat donatur Sedekah Rombongan pada rombongan 507 dan 519

Jumlah Bantuan: Rp.1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa Via Sutrisno, Sutri, Irfan Rohudin dan Rudianto
Tanggal Pemberian: 27 Maret 2014

Ibu Suratmi di vonis gagal ginjal sehingga harus cuci darah

Ibu Suratmi di vonis gagal ginjal sehingga harus cuci darah

———————————————————–

Mbah Kamiem Putri Umur 80 tahun Alamat di Depok RT.02, Gilangharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta. Mbah Kamien alias Prapto Raharjo kondisinya saat sudah sepuh dan sakit darah tinggi, beliau tidak mempunyai suami (sudah lama pergi meninggalkan mbah kami). Mbah Kami dulu memiliki seorang putra tapi sayang sudah lama meninggal. Mbah kami setiap hari hanya bisa tiduran dan duduk di dipan tempat tidurnya, beliau memilih untuk tidur di ruangan depan agar mudah jika ingin buang air. Mbah Kami sekarang tinggal berdua dengan adik kandungnya mbah seno alias pawiro siswanto umurnya 75an tahun, mbah seno saat ini yang merawat dan menemani mbah kami, menyiapkan makan dan minum, memandikan dan lain-lain. Mereka berdua tinggal disebuah rumah kampung yang sederhana, masih berlantaikan tanah. Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, Mbah senolah yang bekerja mencari nafkah dengan mblatik kambing dipasar, jika mbah seno sedang ke pasar mbah kami tinggal sedirian dirumah.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa Via Sutrisno dan Irfan Rohudin
Tanggal Pemberian: 30 Maret 2014

Mbah Kamien alias Prapto Raharjo kondisinya saat sudah sepuh dan sakit darah tinggi

Mbah Kamien alias Prapto Raharjo kondisinya saat sudah sepuh dan sakit darah tinggi

———————————————————–

Bapak Muji Siswanto Umur 55 tahun Alamat di Ngajaran RT. 06 Sidomulyo Bambanglipuro Bantul Yogyakarta. Kondisi pak muji siswanto alias wagiman sungguh memprihatinkan, selama hampir dua belas tahun terakhir hanya dapat tidur di sebuah lincak karena kakinya lumpuh yg disebabkan tulang belakangnya ada yg rusak. Menurut cerita pak muji, musibah itu terjadi pada saat dia sedang bekerja memanggul gabah, tiba-tiba tubuhnya tertimpa sebuah karung gabah yang beratnya hampir satu kwintal. Akibat kejadian itu tulang belakang pak muji patah dan rusak. Paska kejadian itu pak muji langsung dibawa ke rs panembahan senopati dan menurut dokter harus dilakukan operasi yang membutuhkan biaya yang mahal karena tidak ada biaya untuk operasi maka pak muji tidak jadi dioperasi dan hanya berobat jalan. Sampai saat ini pak muji hanya bisa tiduran di lincak tidak bisa duduk, kedua tangannya juga mulai mengalami kelumpuhan syaraf dan ototnya mungkin sudah kaku dan mati.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa Via Sutrisno dan Irfan Rohudin
Tanggal Pemberian: 30 Maret 2014

Bapak Muji hanya dapat tidur di sebuah lincak karena kakinya lumpuh yg disebabkan tulang belakangnya ada yg rusak

Bapak Muji hanya dapat tidur di sebuah lincak karena kakinya lumpuh yg disebabkan tulang belakangnya ada yg rusak

———————————————————–

USANTA EFENDI YUSUF (34), Alamat: Perumnas Griya Sagulung Permai Blok H no 2 RT 2/19 Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Pak Yusuf asalnya bekerja sebagai tukang las di kapal, namun sudah 3 bulan terakhir ini tidak bisa bekerja lagi karena kontraknya sudah habis, dan ia pun dengan kondisinya seperti sekarang ini tidak mungkin untuk bekerja, karena kondisi sakitnya, sehingga ia mengalami koma dan sudah beberapa hari belum sadarkan diri. Ayahnya, Usanta Efendi sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, sementara ibunya, Bu Endra Agustin tinggal di Jogjakarta dan bekerja sebagai penjual jamu di pasar. Hasil pemeriksaan dokter sementara ini menyatakan bahwa Pak Yusuf mengalami gangguan syaraf otak, sehingga menyebabkan koma dan tak sadarkan diri. Saat ini ia ditunggui oleh ibunya yang jauh-jauh datang dari Jogjakarta untuk mendapingi perawatan anak tercintanya. Namun keluarga miskin ini sekarang sudah kehabisan bekal, sehingga perlu bantuan untuk melanjutkan perawatannya. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk biaya bekal sehari-hari selama Pak Yusuf dirawat di Rumah Sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @ieda_salim
Tanggal : 15 April 2014.

Pak Yusuf mengalami gangguan syaraf otak

Pak Yusuf mengalami gangguan syaraf otak

———————————————————–

RISKA binti BASIR (7), Alamat: Kp Warudoyong RT 15/5, Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Dik Riska adalah anak dari pasangan Bapak BASIR (45) dan Ibu BANAH (38) IRT. Pak Basir sehari-hari bekerja sebagai Buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Keadaan ekonomi yang sulit masih harus ditambah lagi dengan jumlah tanggungan 3 orang anak yang harus ia biayai segala kebutuhannya. Dik Riska didiagnosa menderita Leukimia dan tercatat sebagai pemegang Jaminan Kesehatan BPJS kelas 3. Sejak 4 bulan yang lalu divonis kanker darah dan harus menjalani pengobatan dengan kemoterapi rutin di RSHS Bandung. Berapalah penghasilan seorang buruh tani, walaupun keinginan mereka cukup besar untuk mengobati anak tercintanya, namun persoalan biaya terutama untuk transportasi bolak-balik ke Bandung dan untuk biaya seari-hari menjadi kendala yang cukup menyulitkan mereka. Awalnya Dik RIska dibantu dengan santunan dari masyarakat dan saudara-saudara sekampungnya, namun keadaan ekonomi masyarakat di sekitarnya pun rata-rata hampir sama dengan kondisi keluarga Dik Riska. Cobaan hidup bagi keluarga Dik Riska tidak hanya sampai di situ, ibunya, Bu Banah juga menurut pemeriksaan dokter menderita penyakit jantung dan maag kronis, sehingga harus menjalani perawatan rutin yang tentu saja hal ini tambah memperberat beban keluarga Pak Basir. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk transport dan biaya bekal sehari-hari agar Dik Riska dapat melanjutkan pengobatan dan kemoterapi-nya di RSHS Bandung.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @abahlutung
Tanggal : 16 April 2014.

Dik Riska didiagnosa menderita Leukimia

Dik Riska didiagnosa menderita Leukimia

———————————————————–

REKAPITULASI ROMBONGAN

No. Nama Target Jumlah bantuan
1. Pondok Pesantren Al Anwar 4,000,000,-
2. Susi 500,000,-
3. Suryati 500,000,-
4. Rahmania Abenia Tabita 500,000,-
5. Icih Bin Sanan 500,000,-
6. Pak Obet Damalero 500,000,-
7. Bu Loru Bili 1,000,000,-
8. Kuku Yowa 500,000,-
9. Landu Rihi 500,000,-
10. Fatir Bin Muhsin 500,000,-
11. Mbah Tukinah 1,000,000,-
12. Mbah Lastri Suwarjo 1,000,000,-
13. Adik Zela Andini 1,000,000,-
14. Bapak Mujiono 1,000,000,-
15. Ibu Suratmi 1,000,000,-
16. Mbah Kamiem Putri 1,000,000,-
17. Bapak Muji Siswanto 1,000,000,-
18. Usanta Efendi Yusuf 1,000,000,-
19. Riska Binti Basir 500,000,-
Total bantuan 17,500,000,-

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 18,000,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 538 ROMBONGAN

Rp. 16,991,216,662,-