Adik nurulaini berumur 4thn berasal dari dusun sumbernangka,ledokombo,jember. Dia adalah anak yg normal pd saat lahir,pd usia 2thn ada benjolan di mata kanannya yg semakin membesar,setelah di periksakan ke RS jember akhirnya di rujuk ke RS soetomo surabaya utk dilakukan pengangkatan mata kanannya menggunakan jamkesmas ortunya pada bln juli,seharusnya bln agustus kontrol utk dilakukan kemotherapy tp karna ortunya yg buruh serabutan tidak punya biaya lg utk ongkos&hidup selama disurabaya akhirnya tdk kontrol,pada bulan september 2012 benjolan dilehernya muncul hingga membesar sampai sekarang,ortunya hanya bisa pasrah krna ortunya sudah tidak mendapat jatah jamkesmas yang baru tahun 2013. Kami membawa dek nurulaini untuk melanjutkan pengobatan yang sempat terputus. Dan tindakan yang dilakukan dokter adalah dengan cara kemoterapi.. Saat ini protokol kemo nurulaini dganti karena setelah dilakukan pemeriksaan kanker diindikasikan menyebar ke mata yang satu nya.. Saat ini nurulaini sudah selesai melakukan kemo ketigabelas dg protokol baru.. Bantuan ini dipergunakan biaya RS dan beli obat untuk kemo ketigabelas serta uang saku selama di malang..

Jumlah Bantuan : Rp.4.538.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @decepe59
Tanggal : 23/2/2014

Saat ini nurulaini sudah selesai melakukan kemo ketigabelas dg protokol baru

Saat ini nurulaini sudah selesai melakukan kemo ketigabelas dg protokol baru


———————————————————–

Adi Romansa (12 th) tinggal di desa Mlobo 2/2 Karangkajen Secang Magelang. Adik piatu yang satu ini sejak lahir menderita hispopadia (kelainan saluran kencing). Dulu sudah pernah operasi sebanyak 3x untuk upaya kesembuhanya tapi karena keterbatasan biaya tidak dilanjutkan proses penyembuhannya. Beberapa bulan yang lalu tim sedekah rombongan dipertemukan dik Adi anak dari ibu Barliyah (45 th) untuk kelanjutan proses penyembuhannya. Dek Adi sudah menjalani operasi lanjutan, namun sayangnya hasil dari operasi tersebut masih belum berhasil sehingga dek Adi saat ini masih menunggu perkembangan selanjutnya untuk operasi. Bantuan ini diperuntukkan untuk biaya rawat inap di RS. Nur Hidayah Bantul untuk operasi lanjutan yang lalu.

Jumlah Bantuan : Rp.721.505,-
Kurir : @KarmanMove via @RofiqSILVER
Tanggal : 18 Februari 2014

Adik Adi menderita hispopadia (kelainan saluran kencing)

Adik Adi menderita hispopadia (kelainan saluran kencing)

———————————————————–

Dek Rida Handarini (TTL: 14 Juli 2013) adalah anak dari Ibu Tri Setiawati yang berasal wonosari. Bapak dari dek Rida ini meninggalkannya tanpa keterangan yang jelas. Saat ini mereka tinggal di daerah Gedongkuning ikut simbahnya. Dek Rida ini menderita bibir sumbing (labignatopalatoshizis) sejak lahir. Semula dek Rida memiliki saudara kembar namun meninggal di kandungan saat usia kehamilan 6 bulan. Dek Rida sudah menjalani operasi pada tanggal 4 Februari 2014 namun seminggu kemudian jahitannya lepas dan gusinya kembali naik. Rencananya dalam jangka waktu 3 bulan akan dioperasi lagi. Bantuan ini biaya operasi dek Rida.

Jumlah Bantuan : Rp.5.897.088,-
Kurir : @KarmanMove via @noventata
Tanggal : 16 Februari 2014

Dek Rida ini menderita bibir sumbing (labignatopalatoshizis)

Dek Rida ini menderita bibir sumbing (labignatopalatoshizis)

———————————————————–

Dik Rara (6 th) beralamat di Plaosan Prambanan, anak dari seorang buruh. Dik Rara ini adalah salah satu anak yang berhasil diobatkan sampai tuntas oleh Tim #sedekahRombongan. Dik Rara ini terkena musibah masuk ke kuah gulai yang mendidih yang menyebabkan luka bakar di tubuhnya. Karena terbentur biaya akhirnya Dik Rara hanya dirawat di rumah dengan obat seadanya sehingga lukanya mengalami infeksi. Saat ditemukan Tim #SR Dik Rara hanya berbaring lemas dan merintih kesakitan dan langsung kami bawa ke RS Sarjito untuk mendapatkan perawatan. Dengan operasi plastik di 4 bagian, Dik Rara akhirnya bisa beraktifitas seperti anak yang lain. Saat ini Dik Rara sudah pulih seperti sedia kala. Hanya ada beberapa bekas luka yang akan pulih seiring berjalannya waktu. Dan bantuan ini digunakan untuk fototherapy, akomodasi antar jemput.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @sinta_murtina
Tanggal :21 Februari 2014

Dik Rara ini terkena musibah masuk ke kuah gulai yang mendidih yang menyebabkan luka bakar di tubuhnya

Dik Rara ini terkena musibah masuk ke kuah gulai yang mendidih yang menyebabkan luka bakar di tubuhnya

———————————————————–

Tehuajo Joel, 57 tahun, alamat Jln. Nusantara RT20/RW02 Majaran Kabupaten Sorong, menderita sakit prostat sudah 7 bulan dan asam urat. Bapak yang satu ini sungguh mendapat cobaan, Pak Tehuajo sudah menjalani operasi dan sulit buang air seni diakibatkan gangguan prostat. Biaya operasi hampir 5 juta berasal dari sumbangan sukarela warga sekitar. Saat ini Pak Tehuajo tidak bekerja dikarenakan masih dalam kondisi sakit untuk itu menjalani masa pengobatan dan kontrol dokter. Untuk biaya pengobatan selanjutnya #sedekahrombongan salurkan santunan via para kurir di Sorong.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Ammar, Hendro, Endang
Tanggal: 15 Februari 2014

Bapak Tehuajo menderita sakit prostat sudah 7 bulan dan asam urat

Bapak Tehuajo menderita sakit prostat sudah 7 bulan dan asam urat

———————————————————–

Ibu Tukirah, 70 Tahun, alamat Jln. Sedap Malam Makotyamsah Kabupaten Sorong, menderita Hernia sudah 1 Tahun namun belum kunjung sembuh. Berbagai pengobatan medis sudah dijalani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sorong yang lokasinya sangat jauh dari tempat tinggal. Bu Tukirah adalah seorang janda yang miskin, sudah tidak dapat bekerja, dan tinggal bersama anaknya 2 orang yang sudah berkeluarga namun termasuk keluarga miskin juga. Bantuan dari sedekahholic melalui #sedekahrombongan disalurkan untuk pengobatan Bu Tukirah.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Ammar, Hendro, Endang
Tanggal: 15 Februari 2014

Ibu Tukirah menderita Hernia sudah 1 Tahun

Ibu Tukirah menderita Hernia sudah 1 Tahun

———————————————————–

Pak Melkias Matias Lumba, 44 thn, Jln Lumba-lumba No 4 Oenasi Soe TTS Nusa Tenggara Timur. Pekerjaan sebagai sopir mobil rental mengalami kecelakaan motor setelah membesuk salah seorang pasien yang sakit kanker di Soe. Akibat kecelakan tersebut Pak Melkias mengalami patah tulang rusuk karena benturan. Pak Melkias memiliki 3 anak, dan terpaksa tidak dapat bekerja sementara ini. Selain sebagai sopir rental, pak Melkias juga beberapa waktu sebelumnya membantu menyalurkan dana #sedekahrombongan kepada duafa sakit yang membutuhkan. Bantuan disalurkan kepada Pak Melkias untuk meringankan biaya perawatan selama dirumah sakit.

Jumlah Bantuan: Rp. 2.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids
Tanggal: 18 Februari 2014

Pak Melkias mengalami patah tulang rusuk karena benturan

Pak Melkias mengalami patah tulang rusuk karena benturan

———————————————————–

Bu Mini, 40 Tahun Dukuh Pabrik RT 02 RW 03 Desa Tegalsari Kec. Karanggede Kab. Boyolali. Ibu Mini adalah seorang ibu 1 anak ini sejak 2 tahun lalu sakit kanker ovarium. Sejak tulang punggung keluarga meninggal (suaminya), maka praktis dengan sakitnya Ibu Mini maka keluarga ini tidak ada penghasilan. Kehidupan sehari-hari dari keluarga besarnya, pun tidak seberapa dikarenakan keluarga besar yang lain juga tergolong keluarga sederhana. Termasuk biaya pengobaan selama ini ditanggung keluarga besar dan terbantu Jamkesda.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,- untuk membantu pengobatan.
22 Februari 2014
@marjunulNP via @youdanok

Ibu Mini adalah seorang ibu 1 anak ini sejak 2 tahun lalu sakit kanker ovarium

Ibu Mini adalah seorang ibu 1 anak ini sejak 2 tahun lalu sakit kanker ovarium

———————————————————–

Pak Suwari, 49 Tahun alamat di Dk.Pabrik RT 02 RW 03 Ds.Tegalsari Kec. Karanggede Kab. Boyolali. Bapak Suwari adalah ayah dari 3 anak dan kakek dari 2 cucu ini berprofesi tukang parkir pasar Karanggede Boyolali dengan pendapatan yang tidak seberapa. Upaya pengobatan sudah dilakukan namun sakit Gula yang sejak 2006 belum kunjung membaik. Sedekah Rombongan bergerak memberikan santuanan kepada keluarga pak Suwari

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,- untuk membantu pengobatan.
22 Februari 2014
@marjunulNP via @youdanok

Bapak Suwari sakit Gula

Bapak Suwari sakit Gula

———————————————————–

Sumiyem, 55 tahun alamat di Pulutan Rt. 06/02 Kebonan Karanggede Boyolali. Ibu Sumiyem, seorang ibu 6 anak yang semua sudah berkeluarga mengalami stroke sejak 3 tahun lalu dan sampai detik ini harus terus kontrol dokter dengan biaya yang tidak sedikit walau terbantu jamkesda. ke enam anaknya tidak bisa banyak membantu karena keluarga sederhana sebagai buruh tani dan bangunan serta ibu rumah tangga. Suaminya bekerja sebagai buruh tani dengan pendapatan tidak ada 400 ribu/bulan.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,- untuk membantu pengobatan
22 Februari 2014
@marjunulNP via @youdanok

Ibu Sumiyem mengalami stroke sejak 3 tahun lalu

Ibu Sumiyem mengalami stroke sejak 3 tahun lalu

———————————————————–

SONI HENDRAWAN, 18 tahun, Alamat: Jl.Mangga NO.45, RT.3/3, Pasir Putih, Sawangan, Depok. Pelajar SMK di Depok ini sudah 1,5 tahun menderita Kanker Kelenjar Getah Bening, Awalnya batuk menerus, pusing serta perut terasa sakit dan kejadian ini sudah berawal 1 tahun lalu. Sekolahnya terganggu dan harus menunda 1 tahun karna tidak naik kelas, namun semangat Soni sangat tinggi sekali untuk terus belajar dan saat ini ia sudah duduk di bangku kelas 2 SMK Swasta di Depok. Karna dukungan kawan-kawan yang sering menjenguknya di rumah saudaranya dan tinggal bersama 1 orang kaka dan ibunya, Komalasari (44). Ibunya hanya bekerja seorang diri membantu tetangga-tetangganya menjadi penjaga bayi dan pekerjaan lainnya, terasa berat ia rasakan sebagai single parent yang ditinggal mati suaminya 4 tahun lalu. Namun semangat dan keimanannya untuk mendampingi SONI berobat sangat diutamakan, meskipun Jamkesda telah dimiliki namun ada biaya-biaya lain yang tidak tercover yang menjadi tambahan bebannya. Kini SONI secara fisik terlihat sudah cukup sehat setelah menjalani 13X Kemoterapi, Alhamdulillah #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk transport Soni yang saat ini sedang dalam persiapan operasi setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 486. Semoga Allah segera mengangkat penyakit SONI HENDRAWAN.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @deni_delon
Tanggal : 19 Februari 2014.

Sdr Sony menderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Sdr Sony menderita Kanker Kelenjar Getah Bening

———————————————————–

RATNA NINGSIH, Usia 40 Tahun. Alamat: Kampung Sangkali RT.2/17, Margamulya, Pasir Jambu, Kabupaten, Bandung. Sehari-hari hanya berkutat mengurusi rumah tangga yang telah dibinanya hampir 25 tahun. Ketiga anaknya masih belum mandiri bahkan masih belum dewasa. Tak mudah, sungguh tak mudah membesarkan dan mendidik anak-anaknya di tengah himpitan kemiskinan yang lama membelenggu mereka. Suaminya, Dede Wardiman (40) hanya buruh tani kecil yang mengandalkan upah kerja harian. Itu pun kalau ada yang memperkerjakannya. Belenggu kepedihan mereka makin tarasa saat Ibu Ratna tak bisa membantu suaminya menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga. Sejak empat bulan yang lalu, ia terpuruk dirundung sakit yang semakin memupus harapan keluarga ini akan kesejahteraan. Gejalanya muncul akhir November 2013, dimulai dengan adanya rasa sakit di sekitar perut. Sebulan kemudian perut Bu Ratna mengembung. “Kalau penyakitnya muncul, saya sangat tersiksa, bahkan tak bisa tidur. Badan pun lemas,” kata Bu Ratna. Suami bu Ratna pernah memeriksakan istrinya 3 kali ke Puskesmas Pasirjambu, Bandung. Dokter Puskesmas akhirnya merujuk pemeriksaan penyakitnya ke RSUD Soreang pada 30-01-14, Berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUD Soreang dan Laboratorium Klinik Media Test diduga ia mengidap Kista Ovarium. Senin 3-2-2014, ia harus ke RSUD Soreang Lagi. Tak kuasa kami menyaksikan penderitaan keluarga miskin ini, Mereka amat layak dibantu. Penyakit Bu Ratna berat dan pengobatannya akan berlangsung lama. Lebih dari itu, mereka belum punya jaminan kesehatan yang memadai untuk mengobati penyakit ibu pendiam ini. SKTM nya baru dibuat dan BPJS masih diproses. Alhamdulillah #SedekahRombongan menjenguknya ke gubuk mereka dan menyampaikan bantuan lanjutan untuk melanjutkan peobatannya yang lebih serius, Semoga ihtiar kita bersama untuk kesembuhan bu Ratna dimudahkan Allah… Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 511.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @cucucuanda
Tanggal : 23 Februari 2014.

Ibu Ratna mengidap Kista Ovarium

Ibu Ratna mengidap Kista Ovarium

———————————————————–

TITI, 50 tahun. Pada usianya yang makin tua, ibu rumah tangga ini diuji Allah dengan penyakit yang istilahnya saja baru ia dengar saat ia berkonsultasi dengan dokter Puskesmas: Ca Mammae. Pada awalnya ia merasakan gejala yang aneh pada payudaranya. Selain muncul benjolan, ia kerap merasakan sakit berkepanjangan. Selama empat tahun ia menjalaninya, dan selama empat tahun juga ia membiarkan rasa sakitnya tanpa upaya penyembuhan yang maksimal. “Saya belum pernah berobat ke rumah sakit. Saya takut dioperasi dan pasti juga takkan mampu membayarnya. Walau saya punya Jankesmas, pasti kami tak mampu membiayai kebutuhan sehari-harinya” aku Bu Titi saat wawancara didampingi suaminya, Endang (53) yang bersamanya, Allah SWT titipkan enam anak dalam asuhan mereka. Mang Endang sehari-hari bekerja menjadi supir di kota Bandung. Ia pulang ke kampung seminggu sekali. Terbayang betapa beratnya kehidupan ekonomi keluarga dhuafa ini. Mereka juga kerap berpindah-pindah rumah kontrakan. Kini bersama suami dan keempat anaknya, Bu Titi tinggal di Kampung Tonggoh Gudang RT.3/7, Desa Margamulya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Di rumah sangat sederhana ini bantuan disampaikan untuk transportasi dan biaya sehari-hari mengobati bu Titi dengan lebih serius di Rumah Sakit. “Terimakasih. Jazaakumulloh! Saya jadi bersemangat untuk terus berobat! Saya ingin sembuh! Allah pasti menggantinya” doa Bu Titi sambil menangis. Senin, 22-01-2014 ia harus ke RSHS Bandung untuk pemerksaan hasil biopsi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @cucucuanda
Tanggal : 21 Februari 2014.

Ibu Titi menderita Ca Mammae

Ibu Titi menderita Ca Mammae

———————————————————–

FIKRI AHMAD MULYANA, usia 2 tahun. Bersama kedua orangtua dan kakak kandungnya, ia tinggal di Kampung Babakan Sukamenak RT.1/14, Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Mereka menempati rumah peninggalan orangtuanya. Di rumah ukuran 15 meter ini bergabung pula keluarga pamannya Fikri. Ayahnya, Hendra (32) dikenal di kampungnya sebagai buruh tani yang sekali-kali jual beli ayam kampung. “Penghasilan saya mah tak seberapa dan tak menentu, Pak.” Katanya sambil menunduk. Istrinya, Yayah K (30), berjualan buka warung di sudut rumahnya yang sempit dan kumuh. Tersirat gambaran kemiskinan di keluarga ini. Mereka semakin sangsi menjalani kehidupan ini saat anaknya mengalami kecelakaan ketika bermain dengan kakak dan teman sebayanya. Fikri mengalami benturan pada kepalanya dan dari telinganya keluar cairan. Menurut dokter Puskesmas yang memeriksanya, terjadi infeksi pada gendang telinga kanan Fikri. Berbekal Jamkesmas, berkali-kali Fikri diperiksakan di Puskesmas dan akhirnya dirujuk ke RSUD Soreang. Saran rujukan itu belum mereka penuhi karena mereka tak sanggup mengongkosinya. Fikri juga pernah satu kali dibawa ke dokter THT dengan biaya pinjaman dari saudaranya. Alhamdulillah Allah mempertemukan #SeekahRombongan dengan keluarga ini dan bantuan awalpun disampaikan untuk kesembuhan Fikri. Bismillah, Mudahkanlah ihtiar ini…

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @cucucuanda
Tanggal : 21 Februari 2014.

Adik Fikri menderita infeksi pada gendang telinga kanan

Adik Fikri menderita infeksi pada gendang telinga kanan

———————————————————–

AHMAD AT THORIEQ, 15 bulan, Alamat: Jl. Setia 1F, RT.4/10, No.83, Jatiwaringin, Pondokgede, Jakarta Timur. Bayi malang ini awalnya premature lahir saat usia 6 bulan dengan berat badan yang hanya 1,5 kilogram, maka kondisi tubuhnya pun kurang normal dan kesehatannya terganggu. Dengan maksud berobat agar memperbaiki kesehatan dilakukan infus dari bagian kepala karna bagian lainnya belum dapat dijadikan akses, Namun akhirnya jadi timbul benjolan dan berair di kepala Thorieq. Upaya terus dilakukan hingga menghabiskan biaya 24jtan yang dipaksakan orangtuanya dari pinjaman-pinjaman, karna orangtua Thorieq, Bambang tidak bekerja dan Ibunya: Wati hanya seorang buruh Pabrik. Pada bantuan terakhir di Rombongan 459 #SedekahRombongan memberikan untuk biaya operasional karna harus dilakukan kontrol rutin, Alhamdulillah bantuan kembali disampaikan #SR untuk biaya operasional kontrol At Thorieq ke Rumah Sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via Muhidin
Tanggal : 10 Februari 2014.

Adik Ahmad awalnya premature lahir saat usia 6 bulan dengan berat badan yang hanya 1,5 kilogram

Adik Ahmad awalnya premature lahir saat usia 6 bulan dengan berat badan yang hanya 1,5 kilogram

———————————————————–

Pak Relo usia 50thn beralamat di kelurahan kotakulon,kabupaten bondowoso. Sudah lebih dari 1tahun beliau sakit kanker kelenjar getah bening.selama ini beliau hanya berobat dng pengobatan alternatif.Selama ini hanya istrinya yg mencari nafkah utk menghidupi ketiga anaknya yg bekerja sebagai guru sekolah dasar karena sdh 1tahun pak relo tidak mampu bekerja seiring sakitnya yg bertambah parah.. Saat ini pak Relo berada di surabaya untuk melakukan ikhtiar pengobatan.. Pengobatan yang dilakukan adalah dengan cara kemoterapi.. Kemoterapi sampai dengan 6x sudah dilakukan dn tindakan selanjutnya adalah dg cara penyinaran.. Dan tindkan penyinaran sudah selesai dilakukan.. Saat ini pak relo melakukan kontrol rutin untuk melihat prkembangan pasca pengobatan selesai dilakukan.. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya transportasi,uang saku, dan biaya kontrol..

Jumlah Bantuan : Rp.2.600.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @estata2
Tanggal : 23/2/2014

Bapak Relo sakit kanker kelenjar getah bening

Bapak Relo sakit kanker kelenjar getah bening

———————————————————–

M.ALI AKBAR, Alamat: Jl.Kampung Melayu, RT.5/1, Gerunggang, Kabupaten Bangka, Babel. Ayah: Yunus (41), Pekejaan sebagai Petani di kampungnya dan Ibu: Bakiah (38). Sejak empat bulan lalu menderita sakit pada kaki sebelah kiri, karna terdapat benjolan. Kemudian Ali Akbar memeriksakan ke RSUD Defati Hamzah, dari hasil pemeriksaan tersebut Ali Akbar divonis mengalami tumor ganas di bagian kaki kirinya dan tumor sudah menjalar dari telapak kaki hingga lutut. Ternyata RSUD tidak dapat menangani penyakitnya hingga akhirnya dirujuk ke RSCM. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di poli bedah RSCM, tim dokter memutuskan untuk mengambil tindakan amputasi pada kaki sebelah kirinya. Ali Akbar pada tanggal 17 Januari 2014 kaki kirinya diamputasi oleh tim dokter yang menanganinya di RSCM. Untuk menunjang kemudahan rawat jalan orang tua Ali Akbar pada awalnya memohon bantuan kepada #SedekahRombongan untuk dibelikan kursi roda, karna orang tua Ali Akbar kehabisan biaya selama berobat di RSCM Jakarta. Kini bantuan lanjutanpun disampaikam untuk keperluan membeli obat yang tidak tercover Jamkes setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 511.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini @ddsyaefudin @harji_anis
Tanggal: 20 Februari 2014

Adik Ali Akbar divonis mengalami tumor ganas di bagian kaki kirinya

Adik Ali Akbar divonis mengalami tumor ganas di bagian kaki kirinya

———————————————————–

ELMA TIANA, 7 tahun, Alamat: Lingkungan VII, RT.2/2, Bukit Kemuning, Lampung Utara. Ayah: Abadi, 50 tahun dan Ibu: Mariana, 42 tahun. Elma saat ini berada dalam perawatan jalan di RSCM Jakarta, Karna mengalami jantung bocor – Elma juga lumpuh kedua kakinya. Dirujuk dari RS Abdul Muluk Lampung berbekal Jamkesmas, Kedua Orangtua Elma berihtiar melewati jarak yang begitu jauh dilalui dari rumahnya. Pengorbanan waktu dan tenaga demi ihtiar kesebuhan Elma tercinta, Walau mereka hidup dalam kesulitan – Abadi hanya seorang Buruh Tani dan masih menanggung 5 orang anaknya yang saat ini ditinggalkan. #SedekahRombongan ikut meringankan beban mereka dengan menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan selama di Jakarta setelah sebelumnya masuk bantuan di Rombongan 513. Saat terakhir ditemui, Elma masih dalam tindakan rawat jalan serta persiapan untuk operasi yang kedua dan memerlukan obat yang harus dibeli diluar jaminan kesehatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @endangnumik
Tanggal : 20 Februari 2014.

Adik Elma mengalami jantung bocor

Adik Elma mengalami jantung bocor

———————————————————–

FATAHIAH, 9 tahun, Alamat: Jl. Warakas 1, RT.13/1, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta. Ipat biasa Fatahiah dipanggil, adalah anak yang cantik buah dari pasangan ECIM (38) dan Linah (38). Kasihan sekali Ipat, yang memiliki penyakit yang sangat aneh yaitu Kelebihan Genetik, sudah beberapa tahun mereka berupaya berobat bahkan dibantu oleh Media dan Lembaga Sosial namun tidak konsisten dan berhenti di tengah jalan – terakhir berobat tahun 2011. Penyakit Ipat membuat perhatian banyak orang, bahkan hampir ada yang memanfaatkan untuk dijadikan obyek mencari uang demi bisnis pribadi karna hampir seluruh bagian badan depan dan belakang hingga kaki Ipat ditumbuhi bulu dan pernah baru sekali dioperasi sebagian kulitnya yang memerlukan waktu bertahap dan seharusnya terus berlanjut ke operasi berikutnya, maklum waktu itu yang harus sedianya membantu raib tak melanjutkan bantuannya – Sementara Ecim hanya bekerja sebagai penambal ban di pinggir jalan kampung serta Linah beburuh sebagai Kuli Cuci Gosok. Karna penyakit aneh itu yang membuat Ipat rendah diri serta keadaan ekonomi keluarga Ecim yang menanggung 6 jiwa dengan penghasilan di bawah kecukupan itu, Ipat pun kini baru masuk sekolah di kelas 1 SD. Harapan mereka Ipat dapat dibantu lagi dan tumbuh sehat seperti rekan-rekan sebayanya untuk menatap masa depannya dengan baik, Alhamdulillah – beberapa #Sedekaholics menginfokan tentang keberadaan Ipat dan menitipkan bantuannya khusus untuk Ipat terus dapat berobat hingga sembuh, Bantuan lanjutanpun disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 497. Bantuan saat ini untuk keperluan beberapa rangkaian tindakan setelah Cek darah, Test Kromosom dan lainnya, Kini Ipat sudah melewati Poli Psikiatri, Poli Bedah Kulit, Poli Endoskrin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @harji_anis
Tanggal : 24 Februari 2014.

Adik Fatahiah mengalami Kelebihan Genetik

Adik Fatahiah mengalami Kelebihan Genetik

———————————————————–

AGUSTINI, 32 tahun, Alamat: Talang Batu, RT.1/1, Kabupaten Mesuji, Lampung. Suami: Nurman, 35 tahun, Profesi Nelayan. Riwayat penyakit sejak tahun 2008 terkena Tumor Lunak Pipi kanannya dan sempat 2 kali dioperasi di RSCM Jakarta menggunakan fasilitas Jamkesmas. Belum sembuh total penyakitnya karena harus terus dilakukan penyinaran untuk mematikan jaringan tumornya, Agustini kembali ke Lampung karena merasa tidak mampu menanggung biaya hidup selama berobat di Jakarta. Akhirnya awal 2012 Tumor itu kembali tumbuh dan membesar dan RS. Abdul Muluk merujuknya kembali ke RSCM. Bismillah… #SedekahRombongan kembali membantu biaya operasional mereka selama berobat di Jakarta, Saat ini operasi tahap pertama pembuangan Tumor yang ada di pipi Agustini telah dilakukan dan selanjutnya tindakan kemoterapi terus dilakukan sambil menunggu jadwal operasi perbaikan bagian hidung dan pipinya. Bantuan lanjutan pun disampaikan untuk biaya operasional dan makan sehari-hari mereka setelah sebelumnya masuk di Rombongan 513. Saat ini Agustini masih menjalani rangkaian pemeriksaan sebelum nanti masuk tahap operasi rekonstruksi hidung dan wajahnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @endangnumik
Tanggal: 21 Febuari 2014.

Ibu Agustini terkena Tumor Lunak Pipi kanannya

Ibu Agustini terkena Tumor Lunak Pipi kanannya

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 26,256,593,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 521 ROMBONGAN

Rp. 16,527,540,126,-