ADUM, 66 tahun. Alamat: Kp. Nanggerang RT.10/4, Pulosari, Kalapanunggal, Sukabumi. Cerita kondisi pak Adum sangat memilukan, Jika kita lihat tangan kirinya pemandangan mengerikan akan terlihat. Tangannya seperti akar pohon yang menebal oleh daging-daging yang agak membusuk, hingga ia kini tak dapat bekerja lagi sebagai buruh tani di kampungnya. Berawal 2 tahun lalu pak Adum menderita luka kecil di tangan kirinya, namun tak kunjung sembuh bahkan semakin membesar. Dugaan sering terkena pestisida saat ia menjalankan profesinya di sawah. Berobatnya terhenti walau ia telah memiliki Jamkesmas, Istrinya: Juanah (57) merasakan berat untuk ke rumah sakit karna akses yang sangat jauh dan membutuhkan biaya transportasi yang cukup lumayan mengurangi jatah kehidupan mereka. Praktis pak Adum tak bekerja lagi dan bu Juanah harus menggantikannya demi 5 anak yang masih perlu dibiayai. #SedekahRombongan segera menyampaikan Titipan Langit untuk mereka, Agar pak Adum segera memulai berobat kembali ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @deri_darusman
Tanggal : 16 Februari 2014.

Bapak Adum Tangannya seperti akar pohon yang menebal oleh daging-daging yang agak membusuk

Bapak Adum Tangannya seperti akar pohon yang menebal oleh daging-daging yang agak membusuk



———————————————————–

SUMARNI, 15 tahun, Alamat: Kp.Pasir Nangka, RT.3/5, Cipacing, Jatinagor, Sumedang. Ayah: Nehib, 35 tahun, Buruh Harian dan Ibu: Nurhayati, 33 tahun. Sumarni sejak usia 3 tahun terdeteksi ada tumor di wajahnya namun kedua orangtuanya belum sempat melakukan tindakan pengobatan, Maklum mereka hanya orang yang sederhana dari sisi ekonomi dan tidak begitu peduli awalnya. Kini tumor itu sudah membesar bersarang di wajah Sumarni dan mengganggu baik kesehatan dan penampilannya. Pak Nehib pernah membawanya berobat ke RS dengan SKTM namun kurang mendapat pelayanan maksimal hingga akhirnya berhenti dan Alhamdulillah kini Jamkesmas telah dimilikinya. #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk Sumarni yang sebelumnya masuk bantuan Rombongan 487, saat ini Sumarni ada di RSSR Bandung masih menunggu dan meneruskan jadwal Kemoterapi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @abahlutung,
Tanggal : 14 Februari 2014.

Adik Sumarni menderita tumor di wajah

Adik Sumarni menderita tumor di wajah

———————————————————–

CITRA RUSWANTI, 2.5 tahun. Alamat: Kp.Pasir Kolotok RT.2/1, Cikadu, Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Balita cantik ini sungguh malang nasibnya, ia menderita Rabdomiosarcoma. Bermula 7 bulan lalu ada benjolan di pelipis kirinya dan semakin membesar, berbekal BPJS kedua orangtuanya pun memeriksakan Citra ke RSUD Bunut. Dari hasil biopsi ia harus ditangani serius di RSHS Bandung sebagai Rumah Sakit Pusat rujukan daerah Jawa Barat. Ayahnya, Ruswandi (42) yang hanya seorang Tukang Ojek dan Ibunya, Siti Nurjanah setia menemani Citra di Bandung selama ini. Walaupun sudah memiliki BPJS sebagai jaminan pembayarannya, namun mereka berdua mengemukakan kesulitan biaya hariannya yang selama ini mereka butuhkan baik makan atau transportasinya, sementara di rumah mereka tinggalkan anak-anaknya yang lain. #SedekahRombongan ikut merasakan derita mereka, Bantuan lanjutanpun disampaikan kembali untuk kebutuhan membeli obat setelah sebelumnya masuk pada bantuan Rombongan 514.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @abahlutung
Tanggal : 17 Februari 2014.

Adik Citra menderita Rabdomiosarcoma

Adik Citra menderita Rabdomiosarcoma

———————————————————–

MARSINI , 43 tahun. Warga kampung Pekopen RT.6/7, Kel. Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ini sudah 1 tahun menderita CA Ovarium. Suaminya Bapak Sugita (54) hanyalah seorang buruh harian dengan tanggungan 5 orang anak. Karena keadaan ekonomi mereka yang minim serta tak berkecukupan, maka mereka tak mampu berbuat banyak untuk membiayai pengobatan Ibu Marsini di Rumah Sakit. Sudah 2 Minggu Ibu Marsini berobat di RS. Hasan Sadikin Bandung tanpa dampingan sanak saudara. Selama menetap di Bandung,
Ibu Marsini tidak mampu membiayai kebutuhan hidup sehari-hari karena keadaan ekonomi yg lemah, kasihan sekali bu Marsini dan keluarga. Jaminan Kesehatan tuk berobat telah ia miliki namun operasional sehari-hari mereka di Bandung menjadi hambatan berobatnya. Dalam keadaan terjepit, Alhamdulillah, #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini dan bantuanpun disampaikan untuk makan dan kebutuhan sehari-hari selama berobat di RSHS.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @abahlutung
Tanggal : 10 Februari 2014.

Ibu Marsini menderita CA Ovarium

Ibu Marsini menderita CA Ovarium

———————————————————–

LINDAWATI, 30 tahun, Alamat: Dusun Banjarsari, RT.2/5, Karyamulya, Rambah Samo, Rokan Hulu, Riau. Ibu Linda yang bertubuh mungil ini sedang berobat di RSCM berbekal Jamkesda karna penyakit yang dideritanya mengharuskannya dirujuk ke Jakarta, Ia terkena Fistel Vesicovaginalis. Suaminya: Tupal Siagian (33) adalah seorang Tunanetra yang berprofesi sebagai Tukang Pijit , Menceritakan kesulitan hidupnya selama berobat di Jakarta mereka kehabisan bekal. Tanggungan mereka 1 orang anak yang masih kecil dan Tupal mengharapkan ada bantuan sampai mereka kembali ke Kampung Halamannya bersama istrinya tercinta dengan kesembuhan. Bantuan disampaikan untuk kebutuhan mereka selama berobat di RSCM setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 502. Saat ini bu Linda berada di RSSR dan Suaminya pulang ke Rokan Hulu untuk memperpanjang Jamkesdanya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal : 15 Februari 2014.

Ibu Lindawati terkena Fistel Vesicovaginalis

Ibu Lindawati terkena Fistel Vesicovaginalis

———————————————————–

SAIN (40), beralamat di Desa/Kel Kadu Enggang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Istrinya Bu Uen (33), tidak bekerja, Jumlah tanggungan 2 orang anak. Pak Sain sudah 9 tahun menderita penyakit TB Tulang, saat ini sedang berobat di RSCM Jakarta, rujukan didapat dari RSUD Berkah Pandeglang dengan fasilitas Jamkesmas. Pak Sain berasal dari keluarga miskin, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya sehari-hari dan tempat tinggal sementara selama berobat di Jakarta. Keadaan ekonomi yang pas-pasan karena selama sakit Pak Sain sudah tidak bisa bekerja maksimal. Berbekal keinginan untuk berikhtiar dalam menyembuhkan penyakitnya, terpaksa Pak Sain meminta bantuan dari tetangga sekitar untuk membekali biaya transportasi agar bisa berobat ke RSCM Jakarta. Saat awal ditemui #SedekahRombongan pak Sain sedang kebingungan untuk menginap di sekitar RSCM karna tidak mempunyai uang, bantuan lanjutan kembali disampaikan melalui istrinya pak Sain untuk transport dan biaya operasional berobat setelah sebelumnya masuk di Rombongan 508.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 18 Februari 2014.

Bapak Sain menderita penyakit TB Tulang

Bapak Sain menderita penyakit TB Tulang

———————————————————–

M.RAFLI DEDISTIYADI, 10 tahun. Alamat: Perum Bukit Raya, Blok Mandala 18, Pinang Kencana RT.1/5, Tanjung Pinang, Kepri. Anak Yatim ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar Kelas IV menderita suspect Tumor pada Hidung dan Tenggorokannya, gejalanya sudah terlihat dan membuatnya menderita. Setiap sore ia serir demam tinggi, muntah-muntah dan hidungnya mimisan mengeluarkan darah. Ibunya, Dede Oktaviana (34) mencari nafkah hanya berjualan kue dan menjadi buruh setrika di kawasan rumah tinggal mereka, Ayahnya sudah meninggal 4 tahun lalu. Rencana Rafli akan diuruskan dulu Jaminan Kesehatannya agar ia bisa berobat gratis di Rumah Sakit. #SedekahRombongan menyampaikan kembali bantuan lanjutan untuk Rafli berobat selama di RSCM Jakarta setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 509, Semoga Rafli lekas sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @ieda_salim
Tanggal : 15 Februari 2014.

Adik Rafli menderita suspect Tumor pada Hidung dan Tenggorokannya

Adik Rafli menderita suspect Tumor pada Hidung dan Tenggorokannya

———————————————————–

ESTI SETIAWATI (17), Kp. Karang Resik RT.2/1, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Sungguh malang nasib gadis cantik dengan segudang prestasi anak ke-4 dari 5 bersaudara pasangan Pak Adih (51), seorang karyawan pom bensin, dan Bu Rusliah (46) ini. Siswi salah satu SMA Negeri di Tasikmalaya ini selain selalu masuk rangking di kelasnya juga adalah seorang atlet pencak silat yang sejak masih bersekolah di SMP sudah sering menjuarai berbagai macam kejuaraan di tingkat Kota Tasikmalaya. Bahkan pada tahun 2013 ia menjadi Juara I kejuaraan pencak silat tingkat Provinsi Jawa Barat dan kejuaraan antar sekolah O2SN Tingkat Provinsi Jawa Barat, serta berhak untuk mewakili Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Namun malang, sekitar 3 bulan yang lalu ia mengalami kecelakaan lalu lintas sepulangnya dari latihan, sepeda motor yang ia kendarai bersama temannya terserempet truk dan sempat diberikan pertolongan pertama di RS swasta , yang terdekat dari tempat kejadian.
Diagnosa Dokter mengatakan bahwa Dik Esti mengalami patah tulang di bagian kaki dan tangannya, ia pun dirujuk ke RSHS Bandung. Keluarga Dik Esti kebingungan, karena dari informasi yang diterima, biaya perawatannya mungkin bisa mencapai puluhan juta rupiah. Akhirnya, karena khawatir dengan biaya yang jauh di luar kemampuan keluarga, dan tadinya diperkirakan hanya bagian kaki dan tangannya saja yang patah, mereka membawanya ke pengobatan patah tulang tradisional. Namun ternyata kemudian diketahui bahwa tulang belakang Dik Esti juga mengalami patah, sehingga mengakibatkan sebagia badannya dari bagian dada ke bawah tidak dapat digerakkan dan tidak dapat merasakan apa-apa. Setelah selama hampir 2 bulan dirawat dengan pengobatan tradisional, namun tidak menunjukkan kemajuan berarti dan juga karena kehabisan biaya, akhirnya Dik Esti dibawa pulang.
Ketiadaan biaya memaksa Dik Esti hanya dirawat seadanya di rumah, hampir 1 bulan lebih (3 bulan sejak kecelakaan) berlalu tidak ada perbaikan berarti bahkan malah muncul luka melepuh yang dalam menganga di bagian belakang badannya (pantat) yang kian hari kian membesar. Sungguh sangat tragis nasib pendekar silat yang biasanya garang di arena ini, sekarang ia hanya terbaring di tempat tidur, lemah tak berdaya… Alhamdulillah, Allah jualah yang mempertemukan Dik Esti dengan #SedekahRombongan, saat ini ia dalam dampingan penuh #SR yang langsung mengurus pengobatan Dik Esti. Ia dibawa ke RSUD Tasikmalaya untuk perawatan luka di bagian belakang badannya sebelum menjalani pengobatan yang lebih intensif patah tulang yang dideritanya. Setelah sektar 2 minggu dirawat di RSUD Tasikmalaya dengan menghabiskan biaya Rp 17.544.529, lukanya mulai membaik, dan Dik Esti pun diperbolehkan pulang. Pada tanggal 4 Desember 2013, setelah kesepakatan keluarga dan kesiapan Jamkesmas serta kurir pendamping Tasikmalaya dan Solo – Esti berangkat ke RS Orthopedi Solo atas rujukan RSUD Tasikmalaya menggunakan Ambulance dan kini sudah dalam perawatan intensif disana. Bantuan disampaikan untuk kebutuhan sehari-hari selama di Solo setelah sebelumnya masuk di Rombongan 516, Esti sudah dioperasi pemasangan Ven pada tulang belakangnya dan pemulihan dari luka di bagian belakang tubuhnya. Esti akan kembali dulu ke rumahnya di Tasikmalaya sampai jadwal operasi selanjutnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @luchakiem via @aisyahnka
Tanggal: 18 Februari 2014.

Adik Esti mengalami kecelakaan lalu lintas sepulangnya dari latihan

Adik Esti mengalami kecelakaan lalu lintas sepulangnya dari latihan

———————————————————–

SARTINAH, 37 tahun. Seorang ibu rumah tangga yang sudah 2 tahun diuji dengan penyakit Anemia Hemolitik, beralamat di Kp.Srengseng Jaya RT.3/2, Sukadarma, Sukatani, Bekasi. Sementara pekerjaan suaminya, Sutarji (42) yang hanya seorang penarik becak odong-odong dan juga memiliki tanggungan 2 orang anak yang masih kecil dan usia sekolah – Merasakan beban yang berat dalam membiayai istrinya berobat selama ini. Berulangkali ia antarkan istrinya bulak-balik ke RSUD Bekasi dan seminggu ini kondisi Sartinah drop dengan HB mencapai 2,6, kemudian ia dibawa ke RSUD Bekasi kembali untuk dirujuk ke Ruang ICU. Sayangnya ICU saat itu kondisinya penuh dan harus menunggu antria, iapun dipindahkan ke RS.Karya Medika. Sutarji tambah kebingungan dari mana ia harus membiayai ini semua, Alhamdulillah #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan untuk kebutuhan bu Sartinah berobat ke RSUD setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 502. Semoga bu Sartinah lekas sembuh….

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @suharnayana
Tanggal : 17 Februari 2014

Ibu Sartinah menderita penyakit Anemia Hemolitik

Ibu Sartinah menderita penyakit Anemia Hemolitik

———————————————————–

RIFKI FERDIANSYAH, 1.8 tahun. Alamat: Jl.Berdikari II, Tanjung Uban Timur, Bintan Utara, Kepri. Buah tercinta dari pasangan muda Purnama (20) dan Nuryani (19) ini sejak lahir sudah menderita kelainan pada kepalanya, Rifki terkena Hedrochepalus. Apa boleh buat amanah sudah terlanjur diberikan pada pasangan muda ini untuk membesarkan bayi Rifki, Pada usia 4 bulan pernah dioperasi sekali dan hingga kini masih dalam proses kontrol kesehatannya setiap saat. Berobat menggunakan Jamkesda dan harus mereka tempuh jaak yang lumayan jauh, RS. Otorita Btam menjadi pusat rujukannya. Bagi Purnama kesetiaan mengobati anak si mata wayangnya ini adalah bukti cintanya pada si buah hati, namun ia hanya seorang Karyawan kontrak yang sebentar lagi habis. Mereka perlu biaya tambahan untuk transportasi karna tergolong keluarga prasejahtera. #SedekahRombongan ikut merasakan derita mereka, bantuan awalpun disampaikan untuk transportasi mengobati Rifki ke RSO Batam.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @ieda_salim
Tanggal : 18 Februari 2014

Adik Rifki terkena Hedrochepalus

Adik Rifki terkena Hedrochepalus

———————————————————–

YAYAT SUMIYATI, 29 tahun, Alamat: Kampung Lamaran 1, RT.8/4, Solokan, Pakis Jaya, Karawang. Yayat Sumiati menderita Tumor Kista yang begitu membebaninya, Perutnya besar melebihi orang hamil. Saat dijenguk Kurir #SedekahRombongan, Yayat mengeluhkan keadaannya yang ingin berobat namun tak mempunyai biaya karna Yayat hanya seorang Janda dan sudah tidak bekerja lagi karna terhalang oleh penyakitnya tersebut. Alhamdulillah, #SedekahRombongan terus mendampingi Yayat di RSCM Jakarta. Bantuan lanjutan disampaikan untuk biaya sehari-hari selama rawat jalan dan tinggal di sekitar RSCM setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 502. Setelah beberapa kali menjalani kemo dan tindakan lainnya pra operasi, Yayat saat ini sudah berada di Rumah Singgah setelah menjalani operasi dan masih dalam proses pemulihan juga masih menjalani kontrol, seperti ke Laboratorium, USG dan lainnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal: 28 Januari 2014.

Ibu Yayat Sumiati menderita Tumor Kista

Ibu Yayat Sumiati menderita Tumor Kista

———————————————————–

ASEP APANDI NUGRAHA, 26 tahun. Alamat: Blok Ahad, RT.5/2, Maja Selatan, Maja, Kab.Majalengka. Sejak 8 tahun lalu Asep didiagnosis terkena TB Tulang/Antilosing Spontilitis, saat ini sedang dirujuk ke RSCM Jakarta dari RSUD Cideres Majalengka. Awal keluhan Asep mengalami sakit pinggang dan ditherapi dengat urut, kemudian pada tahun 2009 ia terkena penyakit Paru-paru basah hingga diperiksakan dan dirawat di RSUD Cideres kemudian RSHS Bandung yang akhirnya harus ditangani RSCM karna tak kunjung sembuh. Anak muda yang tidak bekerja ini dan tinggal dengan Ibunya: Eni (61) terus semangat berjuang untuk kesembuhannya dan kembali ingin sehat dapat bekerja mencari nafkah, berbekal Jamkesmas didampingi saudaranya tinggal di sekitar RSCM karna harus rawat jalan. #SedekahRombongan ikut merasakan derita Asep, Bantuan lanjutan disampaikan untuk kebutuhan Asep membeli tongkat bantuan untuk berjalan setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 506.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 29 Januari 2014.

Bapak Asep didiagnosis terkena TB Tulang/Antilosing Spontilitis

Bapak Asep didiagnosis terkena TB Tulang/Antilosing Spontilitis

———————————————————–

Haerun (32 tahun/tani), istri bernama Rosmiati (26 tahun/IRT), anak berjumlah 2 orang. Alamat Dusun 3 Simbe Desa Towale Kec. Banawa Tengah Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Pak Haerun saat ini dirawat di ruang ICU RSUD Kabelota Donggala akibat mengalami Muntah darah yang dikarenakan kecelakaan (terjatuh dari atap rumah saat akan memperbaiki rumah).

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,- untuk membantu meringankan biaya perawatan selama di RS.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 13 Februari 2014.

Pak Haerun saat ini dirawat di ruang ICU RSUD Kabelota Donggala akibat mengalami Muntah darah yang dikarenakan kecelakaan

Pak Haerun saat ini dirawat di ruang ICU RSUD Kabelota Donggala akibat mengalami Muntah darah yang dikarenakan kecelakaan

———————————————————–

Faren (5 tahun), ayah bernama Andre (32 tahun/pekerjaan Buruh kasar di toko), ibu bernama Fani (28 tahun/IRT), alamat Jl. Trans Sulawesi Lorong 2 Maleni Kec. Banawa Kab. Donggala Sulawesi Tengah. Dik Faren mengalami infeksi usus/pencernaan sehingga harus dirawat di RSUD Kabelota Donggala.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi dik Faren.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 13 Februari 2014.

Dik Faren mengalami infeksi usus/pencernaan

Dik Faren mengalami infeksi usus/pencernaan

———————————————————–

Wiwi (56 tahun/IRT), suami bernama Tamrin (70 tahun/sudah tidak bekerja karena mengalami buta akibat katarak), anak 3 orang. Ibu wiwi mengalami kelumpuhan akibat Hypertensi dan dilarikan ke RSUD Kabeota Donggala untuk mendapatkan perawatan. Kondisi suami yang sudah tidak bekerja dan juga mengalami kebutaan menambah penderitaan bagi ibu Wiwi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,- untuk membantu meringankan beban hidup bagi ibu Wiwi.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 13 Februari 2014

Ibu wiwi mengalami kelumpuhan akibat Hypertensi

Ibu wiwi mengalami kelumpuhan akibat Hypertensi

———————————————————–

Kamal (2 tahun 2 bulan), anak dari Ufwan (24 tahun/pekerjaan Ojek), ibu bernama Nirmayanti (21 tahun/IRT), alamat Dusun Sanggulara Kel. Ganti Kec. Banawa Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Dik Kamal sudah 2 hari dirawat di RSUD Kabelota (menunggu hasil laboratorium), dimana dik Kamal kondisi tubuhnya semakin kurus dan lemas.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi dik Kamal.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 13 Februari 2014.

dik Kamal kondisi tubuhnya semakin kurus dan lemas

dik Kamal kondisi tubuhnya semakin kurus dan lemas

———————————————————–

Jaharia (50 tahun/Janda) pekerjaan pencari kayu bakar, anak berjumlah 7 orang. Alamat Desa Kola-kola Kec. Banawa Tengah Kab. Donggala Sulawesi Tengah. Ibu Jaharia saat ini hanya bisa terduduk di rumah akibat penyakit tulang yang diderita, namun terkadang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari Ibu Jaharia tetap memaksakan diri untuk mencari kayu bakar untuk dijual.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,- untuk membantu meringankan beban hidup ibu Jaharia.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 13 Februari 2014.

Ibu Jaharia saat ini hanya bisa terduduk di rumah akibat penyakit tulang yang diderita

Ibu Jaharia saat ini hanya bisa terduduk di rumah akibat penyakit tulang yang diderita

———————————————————–

Basrul (50 tahun/duda/pekerjaan tukang ojek), anak 2 orang, alamat Jl. Sungai Malino No. 6 Kec. Palu Barat Kota Palu Sulawesi Tengah. Pak Basrul mengalami gangguan dibagian usus, sehingga harus menjalani operasi di RSUD Umum Anutapura Palu.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi pak Basrul.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid
Tanggal : 13 Februari 2014.

Pak Basrul mengalami gangguan dibagian usus

Pak Basrul mengalami gangguan dibagian usus

———————————————————–

Dik SOFI YANUARI MARWAH (5 th), Kp Bantar RT 2/12 Kelurahan Bantar Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Ayahnya Pak Dedi Kurniadi (41) bekerja sebagai buruh jahit, sedangkan ibunya, Bu Eti Rohayati (35) adalah ibu rumah tangga biasa yang sehari-harinya disibukkan dengan urusan rumah tangga. Pak Dedi memiliki tanggungan 3 orang yang kesemuanya masih kecil. Dik Sofi didiagnosa menderita penyakit Abses Mandibula, dan tim dokter RSUD Tasikmalaya merekomendasikan untuk menjalani operasi. Dengan bantuan fasilitas Jamkeskinda dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, Dik Sofi dirawat dan menjalani operasi. Alhamdulillah operasinya pada tanggal 25 Januari berhasil, dan sekarang ia harus menjalani kontrol pasca operasi seminggu sekali. #SedekahRombongan memberikan bantuan berupa penyampaian santunan untuk biaya transport, bekal, dan obat-obatan yg tidak dijamin oleh Jamkeskinda.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal : 27 Januari 2014

Dik Sofi didiagnosa menderita penyakit Abses Mandibula

Dik Sofi didiagnosa menderita penyakit Abses Mandibula

———————————————————–

Bu KILOH (57), Kp. Nangkaleah RT 4/2 Desa Cilampunghilir Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Bu Kiloh adalah janda tua yang sudah lama ditinggalkan meninggal oleh suaminya. Saat ini ia tinggal bersama anak bungsunya Dik Sarip, yang masih sekolah di SMK, sementara ketiga anaknya yang lain ada yang sudah berkeluarga atau bekerja dan tinggal di luar kota. Bu Kiloh sudah 7 hari tidak bisa makan nasi karena penyakit Maagnya yang sudah kronis kambuh, sehingga setiap makan selalu dimuntahkan lagi. Kondisinya sangat lemah waktu tim #SR mendatanginya, bahkan untuk berbicara pun sudah tidak bisa. Melihat kondisi seperti ini, atas inisiatif Ketua RT setempat dan seijin anaknya, hari Selasa tanggal 28 Januari 2014 sekitar pukul 15.00 sore, #SedekahRombongan segera melarikan Bu Kiloh ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya. Sesampainya di sana Bu Kiloh masuk ke Ruang IGD dan segera ditangani tim perawat dan dokter IGD RSUD Kabupaten Tasikmalaya. Alhamdulillah, sekitar pukul 19.00 Bu Kiloh sudah bisa dipindahkan ke Ruangan Rawat Inap untuk selanjutnya menjalani perawatan di sana, dengan memanfaatkan fasilitas Jamkesda. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk Bu Kiloh yang dipergunakan untuk biaya transportasi ambulan, dan bekal selama ia dirawat di RSUD Kabupaten Tasikmalaya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal : 28 Januari 2014

Bu Kiloh sudah 7 hari tidak bisa makan nasi karena penyakit Maagnya yang sudah kronis kambuh

Bu Kiloh sudah 7 hari tidak bisa makan nasi karena penyakit Maagnya yang sudah kronis kambuh

———————————————————–

Bayi ALYA ALIFATUSSOFIA (31 hari), Kp. Cikarang RT 3/1 Desa Pasir Batang Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Bayi Alya adalah anak ketiga pasangan Pak Sofiyulloh Al Sukanhori (30), pekerjaan buruh jualan es keliling dan Ibu Lilim Amilia (25) yang memiliki tanggungan 3 orang anak. Dengan penghasilan berkisar antara 20-30 ribu per hari Pak Sofiyulloh harus mengalami cobaan yang sangat berat, karena Kakak Bayi Alya juga menderita kelainan yang mirip, yatu penyempitan di bagian ususnya sehingga kesulitan untuk BAB. Kakak Bayi Alya baru saja selesai dirawat selama 2 bulan di RSHS Bandung, dan sekarang masih dalam masa pemulihan pasca operasi. Permasalahn yang satu belum kelar, Pak Safiyulloh sudah dihadapkan lagi dengan masalah baru. Bayi Alya tadinya akan dirujuk ke RSHS Bandung, namun saat ini tim dokter RSUD Tasikmalaya sedang berupaya untuk dapat menanganinya, dan rencananya akan dilakukan tindakan operasi. Bayi Alya dirawat dengan bantuan fasilitas BPJS-JKN yang pendaftarannya dibantu oleh tim #SR. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk membantu keluarga Pak Safiyulloh yang dipergunakan untuk biaya pembuatan BPJS-JKN, transport, dan bekal selama Bayi Alya dirawat di RSUD Tasikmalaya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal : 27 Januari 2014

Adik Alya mengalami penyempitan di bagian ususnya sehingga kesulitan untuk BAB

Adik Alya mengalami penyempitan di bagian ususnya sehingga kesulitan untuk BAB

———————————————————–

Pak SAHMAD (55) Kp. Gunung Kasur RT 2/7 Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Pak Sahmad bekerja sebagai buruh bangunan, Istrinya Ibu Yuyun Yuningsih (48) sehari-hari sebagai ibu rumah tangga mengurus ketiga orang anak yang menjadi tanggungannya. Pak Sahmad tertimpa musibah sewaktu ia bekerja. Matanya tersiram adukan semen, sehingga sekarang mata sebelah kirinya tidak bisa melihat. Setelah ia memeriksakan matanya ke Puskesmas, ia pun dirujuk ke RSUD Tasikmalaya, namun belum bisa berangkat karena setelah ia tidak bisa bekerja lagi karena sakit, Pak Sahmad tidak punya lagi sumber penghasilan, sehingga untuk sekedar ongkos pun tidak punya, walaupun ia memiliki fasilitas Jamkesmas. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk membantu keluarga Pak Sahmad agar ia dapat melanjutkan pengobatannya ke RSUD Tasikmalaya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 28 Januari 2014

Bapak Sahmad Matanya tersiram adukan semen, sehingga sekarang mata sebelah kirinya tidak bisa melihat

Bapak Sahmad Matanya tersiram adukan semen, sehingga sekarang mata sebelah kirinya tidak bisa melihat

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 14,000,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 518 ROMBONGAN

Rp. 16,440,478,833,-