Pondok Pesantren Al Anwar yang ada di dusun Bolon Palbapang Bantul memiliki 70 santri yang belajar disana, mereka mayoritas dari kalangan tidak mampu, bahkan ada beberapa anak yang ditinggal orang tuanya di pondok ini dan tidak dijenguk lagi. Pondok ini dipimpin oleh KH Aris Munawar yang merintis dari bangunan dari bambu, dan sekarang pelan pelan dibangun dan menjadi tempat belajar para penghapal Quran. Selama ini anak2 ini tidur hanya beralas tikar, terlentang di sembarang tempat. #SedekahRombongan hadir dengan memberikan bantuan dana untuk pembangunan ruang tidur dan belajar mereka. agar semakin rapi dan tidak gampang sakit dan makin semangat belajar sebagai penghafal Quran.

Jumlah Bantuan: Rp.10.000.000,-
Tanggal Penyerahan: 18 Desember 2013
kurir: @Saptuari

Pondok Pesantren Al Anwar yang ada di dusun Bolon Palbapang Bantul

Pondok Pesantren Al Anwar yang ada di dusun Bolon Palbapang Bantul



———————————————————–

NABILA ZAHRA RAMDHANIA, 8 tahun. Alamat: Kp.Belentuk, Desa Lengansari RT.2/1, Parungkuda, Sukabumi. Ayah: Pendi Suhendi (36) dan Ibu: Ati Renawati (30), Nabila sejak lama tersuspect Leukimia dan selama ini sudah kontrol berobat di RSUD Sukabumi, Ingin rasanya kedua orangtuanya melihat anaknya tercinta ini sembuh karna jenis penyakit ini sangat berbahaya buat anaknya tercinta. Namun apa daya setelah RSUD memintanya untuk dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung, maka buat kedua orangtuanya rencana ini menjadi beban baru yang harus dihadapi, maklum saja Pendi hanya seorang Buruh Tani. Alhamdulillah, #SedekahRombongan diinfokan untuk menjenguk keluarga ini dan langsung keesokan harinya mereka berangkat bersama ke RSHS. Bantuan awal disampaikan, Semoga ihtiar ini berbuah hasil Nabila dapat sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @deri_darusman
Tanggal : 17 Desember 2013.

Nabila sejak lama tersuspect Leukimia

Nabila sejak lama tersuspect Leukimia

———————————————————–

RIO SAPUTRA (8), Kp. Sikiridit Kubang Hurang, Desa Mekarjaya Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Putera pertama dari pasangan Bapak Apip (36), buruh bengkel, dan Ibu Dedeh (31) ini sejak kecil didiagnosa menderita penyakit Jantung bocor. Ia pernah menjalani operasi jantung dua kali, yaitu sewaktu berusia 1,5 tahun dan 2 tahun di RSCM. Setelah itu kondisi Dik Rio mulai membaik, tetapi sebulan yang lalu ia menderita penyakit typhus, dan setelah 4 hari muka dan badannya bengkak-bengkak. Keluarga yang memiliki tanggungan 2 orang anak yang masih kecil-kecil ini segera membawanya ke dokter, dan setelah diperiksa, dokter menyarankan agar Dik Rio segera dibawa ke rumah sakit karena diperkirakan kondisi jantungnya terganggu dan ada cairan di paru-parunya sehingga Dik Rio kerap batuk-batuk. Pak Apip dan Bu Dedeh tidak segera membawa Dik Rio ke rumah sakit karena mereka kesulitan untuk biayanya. Hampir 4 hari sejak disarankan dokter untuk membawa Dik Rio ke rumah sakit, ia belum juga dibawa ke RS. Allah jualah Sang Maha Pengatur, sehingga keluarga miskin ini dipertemukan dengan Kurir SR. Atas persetujuan keluarga, Dik Rio segera dilarikan ke IGD RSUD Tasikmalaya. Setelah mendapatkan penanganan di IGD, malamnya Dik Rio langsung dirawat inap. Karena belum memiliki fasilitas Jaminan Kesehatan, #SedekahRombongan hari Senin 9 Desember 2013 segera membantu pengajuan Jaminan Kesehatan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, alhamdulillah sekarang Dik Rio pengobatannya sudah dijamin PEMKAB Tasikmalaya. Setelah 2 minggu dirawat di RSUD Tasikmalaya, akhirnya Dik RIO diperbolehkan pulang dan untuk selanjutnya menjalani rawat jalan sebelum dirujuk ke RS Provinsi. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk membantu biaya transport, obat, dan oksigen setelah sebelumnya masuk di Rombongan 483 .

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal : 21 Desember 2013

Adik Rio didiagnosa menderita penyakit Jantung bocor

Adik Rio didiagnosa menderita penyakit Jantung bocor

———————————————————–

SANGGI, 14 bulan, Alamat: Kp.Selang Nangka RT.1/30, Wanasari, Cibitung, Bekasi. Sanggi, bayi kecil buah pernikahan dari Dedi (42) dan Umi (42) menderita Tumor Jinak di bagian wajahnya. Mungkin untuk saat ini belumlah mengganggu penampilannya dan belum membahayakan, namun baiknya mengobati dini adalah yang terbaik. Upaya itu sudah dilakukan pada tahap pemeriksaan, dengan berbekal SKTM yang diurus oleh kedua orangtuanya – Harapan itu seolah hadir membawa keyakinan untuk kesembuhan Sanggi tercinta. Dedi merasakan SKTM belumlah cukup dapat menyelesaikan persoalan pengobatan itu, Biaya transportasi dan obat yang harus dibeli di luar jaminan SKTM terasa membebaninya – Maklum saja ia hanya Buruh Serabutan. #SedekahRombongan menyampaikan bantuan untuk transportasi Sanggi agar tak ada halangan lagi buat menyembuhkannya, Semoga Sanggi lekas sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @suharnayana
Tanggal : 17 Desember 2013

Adik Sanggi menderita Tumor Jinak di bagian wajahnya

Adik Sanggi menderita Tumor Jinak di bagian wajahnya

———————————————————–

MARSYANDA DWI YANTI, 8 tahun. Dia adalah anak kedua buah cinta Pak Sani Rahmat (39) dan Nina Yuliawati (38). Mereka tinggal di rumah kontrakan di Jalan Sadakeling, Gang Empi No 7, RT.6/03, Kelurahan Burangrang. Kecamatan Lengkong, Kotamadya Bandung, Jawa Barat. Tanggungan keluarga miskin kota ini ada 3 orang, Sebulan yang lalu anak periang ini tiba-tiba murung – Dikira demam, orangtuanya mengobati Marsya dengan obat warung. Karena ada benjolan di lehernya, Marsya diperiksakan ke Puskesmas dan dokter. Ia juga pernah dibawa berobat ke alternatif, ahli pengobatan amandel. Akan tetapi semua ikhtiar itu tidak membuahkan hasil yang menggembirakan, Benjolan di leher kanan Marsya tetap saja bercokol. Berdasarkan informasi dari keluarga pasien yang pernah menjadi dampingan #SedekahRombongan, Allah mempertemuka kami. Akhirnya, mereka terdorong untuk melanjutkan pengobatan menggunakan fasilitas SKM Kota Bandung. Dalam seminggu ini, Marsya sudah 2 kali mendapatkan pelayanan dari RS. Hasan Sadikin Bandung. Diagnosa memang belum tegas, Tanggal 17 dan 18 Desember dia harus menjalani serangkaian pemeriksaan tim dokter RSHS. Alhamdulillah, Bantuan disampaikan untuk kebutuhan Transportasi perobatan ke RSHS dankeperluan lainnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 7 Desember 2013.

Adik Marsyanda memiliki benjolan di lehernya

Adik Marsyanda memiliki benjolan di lehernya

———————————————————–

SRI INDRIYANTI (49). Alamat Kp. Selang Cau RT. 21/7, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Ibu Sri didiagnosa menderita Tumor Ovarium yang mulai ia rasakan sejak 1 tahun yang lalu. Berbekal fasilitas SKTM yang ia miliki, 3 bulan yang lalu suaminya Ahmad Alatas, telah mengupayakan pengobatan Bu Sri dengan membawanya ke RSUD Cibitung. Namun pengobatannya tidak dapat dilanjutkan karena ketidaan biaya. Pak Ahmad yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan ini memiliki tanggungan 6 orang, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-haripun ia merasa kesulitan, apalagi harus ditambah dengan beban biaya bolak balik ke RS. Sementara Pak Ahmad kebingungan menghadapi situasi sulit ini, penyakit Ibu Sri kian hari semakin parah. Alhamdulillah, keluarga ini dipertemukan dengan #SedekahRombongan yang sangat memahami kesulitan keluarga miskin ini. #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk membantu meringankan beban keluarga ini setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 468. Hari senin minggu depan bi Sri rencana akan dibawa ke RSHS Kembali untuk mengikuti tindakan perobatan lanjutan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini via @ddsyaefudin via @suharnayana,
Tanggal: 20 Desember 2013.

Ibu Sri didiagnosa menderita Tumor Ovarium

Ibu Sri didiagnosa menderita Tumor Ovarium

———————————————————–

Bantuan santunan untuk biaya hidup sehari-hari untuk bu Semi, mbah Ponirah dan mbah Sujirah warga dusun Jetak Sendangtirto Berbah Sleman Yogyakarta, mereka tidak lagi bekerja dan hanya mengandalkan bantuan dari warga sekitar. Bantuan ini untuk membantu membiayai hidup sehari-hari meraka.

Jumlah Bantuan total: Rp. 2.000.000,-
Kurir penyampai: @saptuari
Tanggal penyampaian: 12 Desember 2013

Biaya hidup sehari-hari untuk bu Semi, mbah Ponirah dan mbah Sujirah

Biaya hidup sehari-hari untuk bu Semi, mbah Ponirah dan mbah Sujirah

———————————————————–

Taman Bacaan Alquran masjid Al Falah dusun Jetak Sendangtirto saat ini sedang dibangun, santri yang belajar semakin banyak, #SedekahRombongan turun meninggalkan jejak kebaikan bantuan operasional bulanan dan pelengkap fasilitas, semoga semakin banyak anak yang semangat mempelajari Alquran, jumlah santri hingga 70 orang terus menebar kebaikan. Diterima ustadz Abdullah bantuan untuk pembuatan seragam para santri, yang membuat mereka semakin semangat hingga mendapat juara di kabupaten sleman

Jumlah Bantuan: Rp. 3.000.000,-
Tanggal penyampaian: 30 November 2013
Kurir penyampai: @Saptuari

Taman Bacaan Alquran masjid Al Falah dusun Jetak Sendangtirto

Taman Bacaan Alquran masjid Al Falah dusun Jetak Sendangtirto

———————————————————–

Bapak Kariyo Wijoyo (74 tahun) adalah warga Ngireng-ngireng, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul. Pak Kariyo adalah seorang duda yang saat ini sudah tidak bekerja dari seorang istri, Ibu Poniyem (alm) dengan 3 orang anak. Beliau menderita sakit prostat dan sudah menjalani berbagai pemeriksaan medis. Pertama kali merasakan sakit, Pak Kariyo langsung dibawa ke dokter praktik setempat, kemudian disarankan untuk dibawa ke RS. Rahma Husada Patalan. Dari rumah sakit ini beliau dirujuk untuk diperiksa di RS. Sardjito untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sampai Tim #SR menjenguk beliau, hasil dari pemeriksaan Lab belum ada sehingga penanganan lebih lanjut belum bisa dilakukan. Santunan ini diberikan untuk meringankan beban derita Pak Kariyo Wijoyo.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @dika_taufiq
Tanggal : 16 Desember 2013

Bapak Kariyo menderita sakit prostat

Bapak Kariyo menderita sakit prostat

———————————————————–

Mbak Mujiyem (27 tahun) adalah anak terakhir dari 2 bersaudara yang tinggal di Karang Asem, Sendang Tirto, Berbah Sleman. Ibunya bernama Supriyatni dan bapak bernama Kardiono yang keduanya bekerja sebagai buruh lepas. Sejak tanggal 29 september 2013 lalu, Mbak Mujiyem mengalami kecelekaan jatuh di dapur yang mengakibatkan kaki kirinya terkena kayu untuk masak yang masih ada apinya. Mbak Mujiyem kemudian dibawa ke Rumah Sakit Rajawali untuk pemeriksaan lebih lanjut, Di RS.Rajawali langsung ditangani oleh dokter dan dianjurkan untuk segera dioperasi. Akan tetapi karena tidak ada biaya, pemeriksaan lanjutan tersebut dan pengobatan tertunda. Bantuan ini digunakan untuk pembiayaan kontrol sebanyak 6x, fisiotherapy 6x dan pembelian obat.

Jumlah Bantuan : Rp.1.219.600,-
Kurir : @KarmanMove Via @imamnurhuda
Tanggal : 18 Desember 2013

Mbak Mujiyem mengalami kecelekaan jatuh di dapur

Mbak Mujiyem mengalami kecelekaan jatuh di dapur

———————————————————–

Ibu Sri Muning (TTL:06 September 1957) adalah seorang IRT warga Tapan Karanglo, RT 006/001 Purwomartani, Kalasan. Suami beliau adalah bapak Ahmat Radikin (TTL:10 Agustus 1953). Pasangan suami istri ini mempunyai 5 orang anak yang tinggal di sebuah rumah kontrakan. Ibu Sri Muning menderita sakit tumor payudara sejak Februari 2013. Beliau pernah di bawa di beberaap rumah sakit dan disarankan untuk operasi atau terapi sinar, tapi dikarenakan tidak ada biaya untuk rumah sakit, ibu Sri Muning hanya melakukan obat jalan biasa. #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk meringankan beban derita keluarga ini dengan membiayai CT Scan Kontras Abdomen di RS. Panti Rapih Yogyakarta dan akomodasi PP.

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @keliqer
Tanggal : 20 Desember 2013

Ibu Sri Muning menderita sakit tumor payudara

Ibu Sri Muning menderita sakit tumor payudara

———————————————————–

Citra Pravitastia (19 tahun) adalah Mahasiswa AKRB Yogyakarta yang tinggal di daerah Gringsing Gg Masjid 14b Batang Jawa Tengah. Anak Pasangan dari Bp.Edi Setia Febrianto(45 th seorang Jurnalis & Ibu. Ida Setyani (40th) yang bekerja sebagai TKI, Sejak 2 Minggu yang lalu.Citra mengalami panas demam yang tak kunjung reda. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan awal didianosa sakit Thypus akut hingga Dokter menyarankan tindakan operasi. Operasi Pengangkatan dilaksanakan kamis tanggal 12 Desember 2013 yang lalu di RSI Hidayatullah Yogyakarta. Untuk biaya Operasi membutuhkan biaya sekitar 7 jutaan. #SR memberikan Santunan kepada Citra untuk meringankan biaya berobat.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @KedunkUSSIL @riskyaditya4
Tanggal : 17 Desember 2013

Adik Citra didianosa sakit Thypus akut

Adik Citra didianosa sakit Thypus akut

———————————————————–

Ibu.Maryati (51 tahun) adalah seorang IRT yang beralamatkan di Ngabean RT 3/ RT 02 Nogotirto Gamping Sleman. Suaminya adalah Bp.Sumarno (49 tahun) yang bekerja sebagai Tukang Ojek di perempatan Demak Ijo. Ibu dari seorang anak ini sejak 3 bulan terakhir ini perutnya terasa kaku dan membesar. Pernah di periksakan ke Puskesmas setempat dan mendapat Rujukan Ke RS Sarjito Yogyakarta dan didiagnosa tumor kandungan .Bu Maryati sejak kurir #SR berkunjung sudah 2 hari dirawat inap di RS Sarjito Yogyakarta dengan jaminan JAMKESDA. #SR memberikan bantuan untuk meringankan beban derita yang dialami Ibu Maryati dan keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @KedunkUSSIL
Tanggal : 20 Desember 2013

Ibu Maryati didiagnosa tumor kandungan

Ibu Maryati didiagnosa tumor kandungan

———————————————————–

Ibu Sunarti (57 tahun) adalah seorang IRT yang beralamat di Tangkilan Sidoarum Godean Sleman, Suami beliau adalah Bp.Sarbini(58 tahnu) yang bekerja sebagai buruh harian lepas (tukang batu).Ibu dari 4 orang anak ini sejak 5 bulan yang lalu menderita sakit tumor payudara .3 bln terakhir ini semakin parah dikarenakan sudah pecah. Selama ini sudah dibawa ke RS PKU Gamping yang kemudian diurujuk ke RS Sarjito. Akan tetapi beliau menolak untuk dibawa ke Sardjito karena takut. #SedekahRombongan memberi bantuan ini untuk meringankan beban yang dialami oleh Ibu Sunarti.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @KedunkUSSIL @riskyaditya4
Tanggal : 20 Desember 2013

Ibu Sunarti menderita sakit tumor payudara

Ibu Sunarti menderita sakit tumor payudara

———————————————————–

Ibu Kusmawati (36 tahun) adalah seorang IRT yang beralamatkan di Jl. Gelatik Rt 01 RW 05, Panjer Kebumen. Suaminya bernama Bapak Irfandi Alfian (43 th, swasta-tukang sablon plastik). Pasangan ini memiliki 3 orang putra yakni; Noval Akram Alfian (10th, kelas 4 SD), Gilang Ramadhan Dwi Alfian (2th), Muhammad Hanung Pramudias (8 bulan). Sudah sejak 8 bulan ini merasakan sakit dan sudah melakukan operasi bagian atas payudara di RS Kebumen. 3 bulan kemudian, tumbuh benjolan di atas jahitan operasi. Semakin membesar dan masuk ke payudara. Dr merekomendasikan untuk dikemo, namun tidak ada biaya, sehingga memilih pengobatan alternatif. Benjolan tersebut akhirnya pecah pada hari Jumat, tanggal 22 November 2013. Pada hari Selasa, 26 November 2013 Bu Kusmawati datang ke RSSR Jogja yang kemudian dibawa ke RS. Sardjito. Beliau sempat menjalani rawat inap selama beberapa hari di RS, namun pada tanggal 9 Desember 2013 beliau meninggal dunia karena tidak sanggup menahan derita yang dialaminya. Bantuan ini digunakan untuk biaya perawatan beliau selama di RS.

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @ilhamasmara
Tanggal : 09 Desember 2013

Ibu Kusmawati tumbuh benjolan di atas jahitan operasi

Ibu Kusmawati tumbuh benjolan di atas jahitan operasi

———————————————————–

Ibu Kusmawati (36 tahun) adalah seorang IRT yang beralamatkan di Jl. Gelatik Rt 01 RW 05, Panjer Kebumen. Suaminya bernama Bapak Irfandi Alfian (43 th, swasta-tukang sablon plastik). Pasangan ini memiliki 3 orang putra yakni; Noval Akram Alfian (10th, kelas 4 SD), Gilang Ramadhan Dwi Alfian (2th), Muhammad Hanung Pramudias (8 bulan). Sudah sejak 8 bulan ini merasakan sakit dan sudah melakukan operasi bagian atas payudara di RS Kebumen. 3 bulan kemudian, tumbuh benjolan di atas jahitan operasi. Semakin membesar dan masuk ke payudara. Dr merekomendasikan untuk dikemo, namun tidak ada biaya, sehingga memilih pengobatan alternatif. Benjolan tersebut akhirnya pecah pada hari Jumat, tanggal 22 November 2013. Pada hari Selasa, 26 November 2013 Bu Kusmawati datang ke RSSR Jogja yang kemudian dibawa ke RS. Sardjito. Beliau sempat menjalani rawat inap selama beberapa hari di RS, namun pada tanggal 9 Desember 2013 beliau meninggal dunia karena tidak sanggup menahan derita yang dialaminya. Bantuan ini digunakan untuk santunan atas meninggalnya Ibu Kusmawati.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @ilhamasmara
Tanggal : 09 Desember 2013

Ibu Kusmawati tumbuh benjolan di atas jahitan operasi

Ibu Kusmawati tumbuh benjolan di atas jahitan operasi

———————————————————–

Bu Suminah (60) adalah warga Desa Kalibawang Kulonprogo. Sejak ditinggal suaminya (alm. Moh.Zamroni) 20 tahun lalu, bu Minah bekerja sebagai buruh serabutan untuk menghidupi ketiga anaknya. Pada tahun 2006 lalu, bu Minah mendapati benjolan kecil di lehernya. Merasa hanya benjolan biasa, beliau membawanya ke pengobatan alternatif. Akan tetapi, pengobatan tersebut tidak memberi perubahan yang berarti. Alhasil, benjolan tersebut semakin membengkak. Melalui pemeriksaan di RSUD Wates, benjolan tersebut didiagnosa sebagai pembengkakan kelenjar getah bening. Dokter mengharuskan beliau untuk menjalani operasi. Akan tetapi karena ketiadaan biaya dan tidak adanya jamkes, beliau memutuskan untuk menghentikan pengobatan. Di tahun 2012 benjolan tersebut sudah semakin membesar dan menyulitkan aktifitas beliau. Melalui pemeriksaan di RSUP Dr.Sardjito, benjolan tersebut dinyatakan telah berkembang menjadi tumor jinak sehingga harus segera dilakukan operasi pengangkatan tumor. Lagi-lagi karena ketiadaan biaya, beliau memutuskan untuk menunda tindakan operasi tersebut. Hingga pada awal tahun 2013, beliau bertemu dengan sedekah rombongan. Saat ini, bu Minah masih dalam dampingan #sedekahrombongan dan beliau harus menjalani serangkaian pengobatan sebelum operasi pengangkatan tumor dilakukan. Bantuan ini digunakan untuk biaya paket penyinaran di RS. Sardjito.

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @RofiqSILVER
Tanggal : 19 Desember 2013

Ibu Suminah menderita pembengkakan kelenjar getah bening

Ibu Suminah menderita pembengkakan kelenjar getah bening

———————————————————–

Bu Tumiyem 58 tahun beralamat di Selo Timur, Hargorejo,Kokap,Kulon Progo. Dia adalah seorang pedagang sayuran di pasar. Menderita kanker payudara sejak 2010. Pada tahun 2011 pernah di bawa ke RS Sarjito oleh calon bupati waktu itu tapi tidak ada kelanjutan. Kankernya ini memburuk sejak pertengahan 2011. Kami membawa segera Bu Tumiyem ke RS di Jogja untuk segera mendapat penanganan. Hasilnya Bu Tumiyem harus menjalani kemoterapi dan penyinaran. Terapi panjang yang sudah dijalani ini akhirnya Bu Tumiyem menjalani pengangkatan tumor payudara. Selanjutnya rangkaian kemoterapi saat ini sedang dijalani. Bantuan ini merupakan biaya paket penyinaran, cek lab, dan obat.

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir: @KarmanMove Via @RofiqSILVER
Tanggal: 19 Desember 2013

Ibu Tumiyem menderita kanker payudara

Ibu Tumiyem menderita kanker payudara

———————————————————–

Pada hari Minggu, 15 Desember 2013 yang lalu, RUPO #SR mengunjungi pondok Pesantren Al Murtadlo yang beralamatkan di Genjahan Ponjong, Gunung Kidul. Pondok ini memiliki anak asuh sebanyak 40an santri dari berbagai usia. Pondok ini dipimpin langsung oleh Bp. Sudiarto yang merangkap sebagai guru SMP Muhammadiyah. Dalam kunjungan tersebut, #SR mengadakan acara makan dan nonton film bareng serta menyalurkan santunan untuk anak-anak pondok pesantren al-Murtadlo.

Jumlah Bantuan : Rp.2.000.000,-
Kurir: @KarmanMove Via @RofiqSILVER, @tya_nurulendah @imamnurhuda, @fajardeddy, @arizafuadi @ilhamasmara
Tanggal : 15 Desember 2013

RUPO #SR mengunjungi pondok Pesantren Al Murtadlo

RUPO #SR mengunjungi pondok Pesantren Al Murtadlo

———————————————————–

Bu Tarmini, 50 tahun, adalah pasien kanker payudara (ca mamae) dampingan #SedekahRombongan. Beliau berasal dari Purwodadi, Grobogan, Jawa tengah. Suaminya, Pak Suwanto (53 tahun) adalah seorang kuli bangunan. Dua putranya, Didik Riyanto (30 tahun) juga adalah seorang kuli bangunan, dan Listyani (20 tahun) bekerja sebagai karyawan swasta. Tahun 2010, Bu Tarmini merasakan nyeri pada payudaranya. Sempat berobat di Suwur dan Purwodadi, namun berhenti karena ketiadaan biaya. hingga akhirnya bulan Juni 2013, #SedekahRombongan bertemu dengan Bu Tarmini dan mendampingi pengobatannya. Saat ini, Bu Tarmini sedang pada tahap proses kemotherapy. Biaya ini adalah biaya untuk biaya rawat inap dan pembelian obat di RS Nur Hidayah Bantul.

Jumlah Bantuan : Rp.3.699.000,-
Kurir @KarmanMove Via @rofiqSILVER, @awansan123
Tanggal : 18 Desember 2013

Bu Tarmini, 50 tahun, adalah pasien kanker payudara (ca mamae) dampingan #SedekahRombongan

Bu Tarmini, 50 tahun, adalah pasien kanker payudara (ca mamae) dampingan #SedekahRombongan

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 43,418,600,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 491 ROMBONGAN

Rp. 15,604,719,558,-