Pak Ismadi 54 thn Istrinya bernama Ibu Kartini mempunyai anak 3 yg pertama bernama Tri Widodo, anak kedua bernama Imawan Muaji, yg terakhir Wahyu Tri Anggono masih sekolah di salah satu SMK. Alamat beliau di Jetak Sendang Tirto Berbah Sleman RT 05 Rw 29. Awal sakit bpk Ismadi sekitar tahun 2009 mengalami gejala Stroke, dan dibawa Ke RS.Betesdha utk penanganan lebih lanjut. Setelah pengobatan Di Betesdha bpk Ismadi melanjutkan pengobatan terapi di luar medis, namun kondisi bpk Ismadi masih blum pulih normal seperti biasa, dan Sekarang Bpk Ismadi di rawat Di Rs.Betesdha utk penyembuhan. #SedekahRombongan membantu biaya rawat inap bpk Ismadi di RS Bethesda.

Jumlah Bantuan: Rp. 7.799.400,-
Kurir : @saptuari via @FajarDeddy @Sinta_Murtina

Bpk Ismadi di rawat Di Rs.Betesdha

Bpk Ismadi di rawat Di Rs.Betesdha



———————————————————–

Keluarga Pak Panut sedang mendapat cobaan beruntun. Bapak Panut (50 th) sebelumnya adalah seorang pedagang angkringan. Istrinya bernama ibu Sugiyarti (46 th) seorang ibu rumah tangga. 3 putra beliau adalah: Wahyu Muslim (24 th, buruh); Muttaqin (19 th, lulusan SMK); dan Jihad Ridho Pangestu ( 12th, siswa SLB). Pak Panut dan keluarga tinggal dalam rumah sangat sederhana di Kemoro Sari 1, RT 04 RW 06 Wonosari, GK. 4 bulan lalu, ibu Sugiyarti jatuh di rumah sehingga tulang belakangnya mengalami pergeseran. Karena ketiadaan jamkesmas, bu Sugiyarti hanya berobat di tabib tradisional. Pengobatan dilakukan tiap pekan dan kondisinya semakin membaik. Sudah sebulan ini, Bu Sugiyarti hanya dapat tiduran saja di rumah. Pada tgl 4 November 2013, Pak Panut mengalami kecelakaan motor di Depan SMP 4 Piyaman. Kecelakaan ini membuat Pak Panut harus dirawat di ICU selama 3 hari karena mengalami pendarahan otak. Setelah 23 hari dirawat di RS Sarjito akhirnya Pak Panut diijinkan pulang. Putra ke 3 Pak Panut pada tgl 31 Oktober 2013 mengalami sesak nafas, hingga mengalami koma selama beberapa hari di RS. Saat ini telah pulang, walaupun kondisinya masih sering kejang dan sesak nafas. Bantuan total yang diberikan kepada Bapak Panut dan Ibu Sugiyarti ini digunakan untuk meringankan beban derita yang dialami keluarga ini.

Jumlah Bantuan: Rp.3.000.000,-
Kurir: @KarmanMove Via @aniesanorma @ilhamasmara
Tanggal : 10 Desember 2013

ibu Sugiyarti jatuh di rumah sehingga tulang belakangnya mengalami pergeseran

ibu Sugiyarti jatuh di rumah sehingga tulang belakangnya mengalami pergeseran

———————————————————–

Dik Rizkia Nur Sabrina (TTL: 9 Des 2013) adalah anak dari pasangan Bapak Abdul Aziz (33 th, seorang pedagang) dan Ibu Feti Nur Cahyati (31 th, IRT). Keluarga ini tinggal di sebuah ruko yang mereka kontrak di daerah Bakungan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Dik Rizkia ini menderita sejak lahir berbagai kelainan yakni dalam kondisi dimana tidak memiliki anus, bola mata tidak tumbuh, bibir sumbing dalam, jantung bocor, dan terjadi infeksi pada paru-parunya. Oleh bidan yang membantu kelahirannya, dik Rizkia langsung dirujuk ke RS. Sardjito. Saat terakhir tim #SR bertemu dengan keluarga dik Rizkia, dokter belum melakukan Ct Scan karena kondisi dik Rizkia ini masih kritis dan kondisi jantung belum stabil. Bantuan ini diberikan kepada keluarga dik Rizkia untuk membantu meringankan beban derita yang dialaminya.

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir: @KarmanMove Via @Rizkiaditya4
Tanggal : 13 Desember 2013

Dik Rizkia ini menderita sejak lahir berbagai kelainan

Dik Rizkia ini menderita sejak lahir berbagai kelainan

———————————————————–

Mbah Joyo Umur 87 Tahun Alamat di RT 08/13 Tegal Senggotan Tirtonirmolo Kasihan Bantul Yogyakarta. Mbah Joyo tidak memiliki rumah sendiri, dia tinggal menumpang di rumah milik saudaranya yang telah meninggal. Rumah mbah joyo sendiri telah dijual untuk biaya menikahkan anak tunggalnya yang saat ini tidak diketahui keberadaanya. Kondisi keseharian mbah joyo sangat memprihatinkan, terkadang bisa makan terkadang tidak, karena mbah joyo tidak punya penghasilan tetap dan tidak ada yg menanggung kehidupannya saat ini. Saudara dan tetangga yg merasa bersimpati bergantian memberikan makanan untuk mbah joyo setiap harinya. Harapan untuk mendapatkan uang hanya dari jasa memijat, itupun tidak pasti, kadang seminggu sekali. Kondisi beliau yg sudah sepuh membuat tenaganya memijat kurang kuat sehinggga tidak semua orang mau menggunakan jasanya. Kondisi fisik mbah joyo sudah pikun, pendengaran berkurang dan untuk berjalan kemana-mana menggunakan tongkat kayu. Di usianya yang sepuh, mbah joyo hanya menjalankan kehidupan sekuatnya.

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa Via Yuli Teguh dan Rudianto
Tanggal Pemberian: 14 Desember 2013

Kondisi keseharian mbah joyo sangat memprihatinkan, terkadang bisa makan terkadang tidak

Kondisi keseharian mbah joyo sangat memprihatinkan, terkadang bisa makan terkadang tidak

———————————————————–

Adik Afgan Alfino usia 14bulan adalah putra dari pasangan bpk Abdul Muis 23thn & ibu Vita 23thn alamat desa kalibaru wetan RT 01/RW 01 kab.Banyuwangi.Sejak didalam kandungan sdh diketahui oleh dokter bahwa adik Afgan mengalami kelainan pada kepalanya,yaitu sakit Hydrocepalus maka dari itu dilakukan operasi caesar utk kelahiran adik Afgan menggunakan Jampersal.Pada saat usia adik Afgan 6bulan dilakukan operasi pemasangan selang utk mengatasi kelebihan cairan otaknya dngan menggunakan fasilitas Jamkesmas.Tapi ternyata saat ini adik Afgan mengalami infeksi pada saluran buang cairan tersebut hingga akhirnya dokter memutuskan utk dilakukan operasi ulang memperbaiki saluran buang.Ayahnya yang bekerja sebagai buruh bangunan di pulau bali hanya bisa pasrah karena saat ini adik Afgan tidak tercover Jamkesmas,jadi ayahnya harus menyediakan sejumlah uang utk bisa dilaksanakan operasi tersebut.Semoga bantuan ini dapat berguna utk pengobatan adik Afgan

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @YudhoAri
Tanggal : 17/12/013

Adik Afgan menderita sakit Hydrocepalus

Adik Afgan menderita sakit Hydrocepalus

———————————————————–

Iin apriyatin Umur 17 Tahun putri dari Ibu Arwati yang beralamat di Desa Batembat Kec. Tengah tani Rt.01 Rw. 02 Blok Soka Kab. Cirebon. Iin mengalami kecelakaan motor, dia mengalami kebocoran pada organ limfanya, sehingga diperlukan tindakan operasi besar, Iin seorang anak yatim, bapaknya sudah meninggal, ibunya bekerja sebagai pedagang makanan empal, dan harus menghidupi 4 orang anaknya termasuk iin. Bantuan ini untuk memperingan beban keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @SukarsoMP
tanggal :17/12/2013

Iin mengalami kecelakaan motor, dia mengalami kebocoran pada organ limfanya

Iin mengalami kecelakaan motor, dia mengalami kebocoran pada organ limfanya

———————————————————–

Beliau ibu rumah tangga, menahan sakit dalam setahun ini. Tidak ada yang ingin sakit,pasti semua orang pengen sehat. Dan ketika para sedekaholics bersama @srbergerak,sedekahrombongan, yang dipercaya untuk menyampaikan apa yang mereka titipkan, sebagian memberi dan membaikkan kepada beliau, nama, ibu sri sunarwi (44th), yang saat ini tinggal di lingkungan salak RT2,RW4,kelurahan giripurwo, kabupaten wonogiri. Ibu rumah tangga ini mengidap sakit kanker rahim dan saluran kenciing.sehingga sehari-hari hanya bisa tergolek lemah tak berdaya di tempat tidurnya.semoga bantuan ini dapat meringankan beban beliau, semoga para sedekaholics yang bersama @srbergerak selalu diberikan limpahan rejeki yang luas. Semoga ALLAH membaikkan.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @saptuari via @mawanhananto

Ibu Sri mengidap sakit kanker rahim dan saluran kenciing

Ibu Sri mengidap sakit kanker rahim dan saluran kenciing

———————————————————–

Mbah Arjo Tugi Umur 80 tahun Alamat di RT 03, Pangkak, Gatak, Sumber Agung, Jetis, Bantul, Yogyakarta. Mbah Arjo Tugi tinggal sebatang kara dirumahnya yang berukuran 4×5 meter, rumah itu hasil dari bantuan pokmas. Mbah Arjo Tugi sebenarnya masih memiliki suami, tapi sampai saat ini tidak diketahui keberadaanya. Sebenarnya mbah Arjo Tugi memiliki anak, ketika tim #SR bertanya Mbah Tugi hanya menunduk dan menangis. Ada informasi dari tetangga yang mengatakan jika anaknya sudah tidak peduli dengan ibunya. Pekerjaan Mbah Arjo Tugi biasanya buruh jemur karak gendar, itu pun tidah setiap hari, jika ada pekerjaan menjemur beliau di undang tetangganya untuk membantu menjemur (jereng) karak gendar. Karak gendar adalah semacam krupuk yang diolah dari daur ulang nasi yg ditambah ragi untuk diolah menjadi gendar. Gendar kemudian diiris-iris tipis menjadi bentuk karak yg kemudian di jemur sampai kering. Upah dari buruh jemur karak yang tidak setiap hari ada ternyata tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari seperti makan, minum dan kebutuhan yang lain. Hal itu lah yg menimbulkan simpati tetangga untuk membantu Mbah Arjo Tugi dengan mengirimkan makanan.

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa via Yuli Teguh dan Ismiyati
Tanggal Pemberian: 18 Desember 2013

Pekerjaan Mbah Arjo Tugi biasanya buruh jemur karak gendar

Pekerjaan Mbah Arjo Tugi biasanya buruh jemur karak gendar

———————————————————–

Ibu Sokinah Umur 60 tahun Alamat di RT 03, Pangkak, Gatak, Sumber Agung, Jetis, Bantul, Yogyakarta. Bu Sokinah adalah seorang janda yang sudah ditinggal meninggal suaminya beberapa tahun yang lalu. Ia tinggal bersama anaknya semata wayang bernama Aisyah yg ber umur 15 thn yg duduk di bangku SMP. Aisyah terpaksa harus meninggalkan bangku sekolah untuk membantu ibunya mencari nafkah guna mencukupi kebutuhan hidup ibu dan dirinya semenjak bapaknya meninggal. Dik Aisyah bekerja sebagai pramuniaga disebuah toko. Sebenarnya keinginan sekolah Dik Aisyah cukup besar tetapi pupus karena kondisi ibunya yang tidak mampu membarikan biaya sekolah untuk dirinya semenjak suaminya meninggal. Sebenarnya bu sokinah tidak ingin anaknya putus sekolah, tetapi melihat kondisi ibunya dik Aisyah tidak tega dan memutuskan untuk bekerja membantu ekonomi ibunya. Masih terlihat keinginan dan harapan dik Aisyah untuk meneruskan sekolah, dari hasil bekerja sebagian ditabung siapa tahu nanti ada kesempatan untuknya bersekolah lagi. Pekerjaan Bu Sokinah hanya mengandalkan buruh serabutan itu pun jika ada orang yang membutuhkan tenaganya. Hal tersebut yg membuat Bu Sokinan harus meminjam uang tetangganya untuk membeli kebutuhan hidup dia dan anaknya, seperti makan, minum dan kebutuhan lainnya. Uang pinjaman itu akan dikembalikan jika bu Sokinah sudah mendapat uang dari buruh serabutan yg ia kerjakan. Sepintas kondisi fisik bu Sokinah terlihat normal tapi tidak dengan mental dan semangat hidupnya, rasa kehilangan suami dan ayah bagi anaknya masih belum hilang dari dirinya. Penghasilan yg tidak tetap, pekerjaan tidak pasti dan keinginan untuk anaknya tetap bersekolah membuat tekanan batin yg berat jika melihat kenyataan yg ada.

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa via Yuli Teguh dan Ismiyati
Tanggal Pemberian: 18 Desember 2013

Bu Sokinah hanya mengandalkan buruh serabutan

Bu Sokinah hanya mengandalkan buruh serabutan

———————————————————–

Dwi Cahyono (25 tahun) beralamat di Kedundang 1 Rt 027/Rw 012 Temon Kulon Progo. Bekerja sebagai sebagai buruh pabrik di Jakarta. Sudah berkeluarga dengan Dwi Astuti (23 tahun) dan dikaruniai anak Rafkah (6bulan). Mas Dwi awalnya hanya mengalami sakit sariawan biasa namun kemudian terdapat benjolan di lidahnya. Semasa tinggal di Jakarta pernah diperiksakan berobat namun tidak tuntas. Kondisi lidahnya saat ini semakin serius yang menyebabkan dia kesulitan untuk berbicara. Dalam kondisi tersebut Mas Dwi pulang ke Kulonprogo untuk melakukan pengobatan alternatif baik di Purwokerto maupun di Tawangmangu. Praktis, semenjak pulang ke Jogja, kondisi ekonominya berubah karena dia tidak lagi bekerja. Saat ini istrinya pulang ke rumah orang tuanya bersama anakna, sedangkan Mas Dwi menjadi tanggungan Ibunya yang hanya berdagang sayuran kecil-kecilan. Biaya ini merupakan biaya untuk CT Scan, Patologi Anatomi, kontrol dan pembelian obat.

Jumlah Bantuan : Rp.6.000.000,-
Kurir: @KarmanMove Via @nurazizrohman
Tanggal : 11 Desember 2013

Mas Dwi awalnya hanya mengalami sakit sariawan biasa namun kemudian terdapat benjolan di lidahnya

Mas Dwi awalnya hanya mengalami sakit sariawan biasa namun kemudian terdapat benjolan di lidahnya

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 30,299,400,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 489 ROMBONGAN

Rp. 15,545,700,958,-