Mas Rudi supriyanto umur 20 th alamat di jl. ikan hiu gg.4 no.49 kota Probolinggo. Mas Rudi menderita kanker tulang. Sakit bermula sejak oktober 2012,kemudian bulan januari melakukan pemeriksaan ke dokter. Setelah dilakukan pemeriksaan lengkap diketahui benjolan itu adalah tumor dan langsung di operasi di RD probolinggo. Selesai operasi dilakukan mas rudi sempat bekerja kembali sebagai buruh bangunan di Bali. Sejak bulan April 2013 bagian yang di operasi tumbuh benjolan baru dan hari ke hari semakin membesar sehingga darah mengucur terus ketika perban dibuka. Mas Rudi sempat dibawa ke rs dr.sutomo untuk melakukan pemeriksaan namun karena keadaan ekonomi dan keadaan fisik mas rudi yang nge drop, akhirnya pemeriksaan tidak dilanjutkan. Tanggal 9 jm 23.30 prtama kali kami bertemu mas rudi di rumahnya. Kemudian dinihari jm 01.00 membawa mas rudi k rs lavalette untk mlakukan pngobatan. Tanggal 11 Desember jam 1 siang dlakukan tindakan biosi untk mas rudi. Hasil dr biopsi mnunjukkn bahwa benjolan yg d tangan kanan mas rudi adalah kanker ganas dan harus segera dlakukan tindakan untk kankernya dan satu2ny cara yg dilakukan adalah dengan cara amputasi tangan kanan. Stlh brnegosiasi dg kluarga akhirny dputuskan hari senin tanggal 15 desember 2013 dilakukan tindakan amputasi d RS Lavalette malang. Saat ini mas rudi masih proses pemulihan kondisi pasca operasi amputasi tangan kanan. Bantuan ini dipergunakan untuk tambahan DP RS+operasi dn uang saku.

Jumlah Bantuan : Rp.14.300.00,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @decepe59
Tanggal : 17/12/2013

Mas Rudi menderita kanker tulang

Mas Rudi menderita kanker tulang


———————————————————–

SUMARNI, 15 tahun, Alamat: Kp.Pasir Nangka, RT.3/5, Cipacing, Jatinagor, Sumedang. Ayah: Nehib, 35 tahun, Buruh Harian dan Ibu: Nurhayati, 33 tahun. Sumarni sejak usia 3 tahun terdeteksi ada tumor di wajahnya namun kedua orangtuanya belum sempat melakukan tindakan pengobatan, Maklum mereka hanya orang yang sederhana dari sisi ekonomi dan tidak begitu peduli awalnya. Kini tumor itu sudah membesar bersarang di wajah Sumarni dan mengganggu baik kesehatan dan penampilannya. Pak Nehib pernah membawanya berobat ke RS dengan SKTM namun kurang mendapat pelayanan maksimal hingga akhirnya berhenti dan Alhamdulillah kini Jamkesmas telah dimilikinya. #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk Sumarni yang sebelumnya masuk bantuan Rombongan 368, saat ini Sumarni ada di RSSR Bandung menunggu jadwal Kemoterapi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @abahlutung,
Tanggal : 13 Desember 2013.

Sumarni sejak usia 3 tahun terdeteksi ada tumor di wajahnya

Sumarni sejak usia 3 tahun terdeteksi ada tumor di wajahnya

———————————————————–

INTAN KURNIA, balita 10 bulan, penderita Tumor anti Ganas yang berada di atas bokong. Beralamat di Kp. Pulogelatik RT.04/01, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Balita kurang beruntung ini lahir dari pasangan Kusaini bin Namin (25) dan Ita Rahayu (18). Lahir dengan posisi bokong terlebih dahulu yang awalnya diperkirakan cesar, tapi Alhamdulillah bisa lahir normal. Kebahagiaan keluarga muda yang bermata pencaharian suami seorang sopir Elf tembak jurusan Cikarang-Muaragembong dan ibunda seorang ibu rumah tangga, tidak berlangsung lama, karena seiring berjalannya waktu ada kelainan pada atas bokong sang bayi yang semakin membesar. Hasil diagnosa RSUD Cibitung Kabupaten Bekasi, ternyata sang balita menderita Tumor anti ganas. Ikhtiar keluarga saat usia Intan 4 bulan sampai ke RSHS Bandung. Hanya saja karena terhalang dana dan proses yang memakan waktu harus bulak balik ke Bandung, keluarga hanya bisa pasrah dan berhenti berobat. Hingga #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ini, Santunan disampaikan agar mereka kembali mulai mengobati Intan lagi.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @Romli_Iyom
Tanggal : 9 Desember 2013.

INTAN KURNIA, balita 10 bulan, penderita Tumor anti Ganas yang berada di atas bokong

INTAN KURNIA, balita 10 bulan, penderita Tumor anti Ganas yang berada di atas bokong

———————————————————–

Anak kecil yang masih punya masa depan, generasi bangsa yang mungil,tentunya jika saat ini kekurangan,ada baiknya kita bantu bersama. Anak kecil itu bernama Ramadani saputri ( 3,5th), dia sakit pada pendengaran dan kurang gizi. Kondisi fisik semacam itu mengkhawatirkan,karena resiko terhadap dirinya cukup besar saat harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Dia tinggal di dusun pancuran , kaliancar,selogiri, wonogiri. Ayahnya hanya sebagai buruh srabutan, pak dalimin,hidup bersama istrinya ibu sulastri sebagai rumah tangga. Saat ini, dari pihak kecamatan selogiri berupaya membantu membelikan alat tersebut, dengan harga 6 juta. Dari pengumpulan itu, kurang dana 3juta, dan #sedekahrombongan @srbergerak, sebagai salah satu donatur,memberikan bantuan para sedekaholics untuk pembelian alat bantu dengar tersebut. semoga bermanfaat, dan anak itu bisa mendapatkan harapan kembali. Semoga ALLAH membaikkan,memberi berkah dan rejeki melimpah bagi para sedekaholics yang menitipkan sedekahnya bersama #sedekahrombongan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.500.000,-
Bantuan di berikan tanggal 16 desember 2013. Kurir : @saptuari via @mawanhananto

Ramadani saputri ( 3,5th), dia sakit pada pendengaran dan kurang gizi

Ramadani saputri ( 3,5th), dia sakit pada pendengaran dan kurang gizi

———————————————————–

IDA YULIA FARIDA, 50 tahun, Alamat: Jl.Gading Raya, Gg.Kebembem 7, RT.2/13, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Sejak 9 bulan lalu ibu Ida mengawali ada penyakit di kakinya dengan berasa pegal-pegal, diurut tradisional hingga berobat ke dokter dan Puskesmas namun sakit di kakinya itu tak kunjung sembuh. Hingga ia berangkat ke pengobatan alternatif yang mengakibatkan kakinya semakin bengkak dan parah, lalu ia dibawa ke RSUD Persahabatan berbekal KJS dan barulah terdiagnosa Spodylosis Lumbal. Kini ia terbaring tak berdaya bahkan tak bisa bicara di rumah kakaknya di kawasan Depok karna tak ada yang mengurus bila Suaminya: Ahmad Syaefudin (55) mencari nafkah berjualan ATK di kios kecilnya di sekitar stasiun kereta UI. Ahmad merasakan kesulitan biaya operasionalnya, sementara anaknya masih menjadikan tanggungan baginya karna masih sekolah. #SedekahRombongan ikut merasakan derita mereka, bantuanpun disampaikan untuk transportasi rawat jalan ke RSUD Persahabatan.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin
Tanggal : 14 Desember 2013

Ibu Ida terdiagnosa Spodylosis Lumbal

Ibu Ida terdiagnosa Spodylosis Lumbal

———————————————————–

MUHAMMAD DILLAH MAULANA (4), Kampung Sukasari Girang RT 2/6 Desa Mekarjaya Kecamatan Padakembang Kab Tasik, Ayah Kohar (45) Jualan sendal keliling, Ibu Yani (39) Ibu rumah tangga, tanggungan 3 org anak. Dik Dillah sudah menderita penyakit Tumor di Kelopak matanya sejak ia masih berusia 1 tahun, bermula dari benjolan kecil. Pada saat usianya 1,5 tahun ia pernah diperiksa di RSUD Tasikmalaya dan dirujuk ke RSHS, namun keluarga belum bisa membawanya ke RSHS krn ketiadaan biaya. Mereka berupaya untuk mengobati Dik Dillah dengan pengobatan alternatif, namun penyakitnya tidak kunjung sembuh. Karena mereka tidak mendapatkan fasiitas Jamkesmas, akhirnya mereka mengupayakan untuk mendapatkan fasilitas jaminan kesehatan dari pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya. Alhamdulillah akhirnya Dik Dillah mendapatkan fasilitas Jamkesda. Saat ini benjolannya semakin membesar dan keluarga Dik Dillah berniat untuk mengobati penyakitnya sampai ia sembuh, namun mereka kesulitan untuk biaya sehari-hari dan transportasinya. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga Dik Dillah.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 12 Desember 2013

Dik Dillah sudah menderita penyakit Tumor di Kelopak matanya sejak ia masih berusia 1 tahun

Dik Dillah sudah menderita penyakit Tumor di Kelopak matanya sejak ia masih berusia 1 tahun

———————————————————–

ATIK ATIKAH (56), alamat : Kp. Cipasung Pasantren RT 2/7 Ds Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Janda tua yang di Kartu Keluarganya tercatat memiliki tanggungan 6 orang anak ini sudah beberapa tahun ditinggalkan suaminya karena meninggal dunia. Otomatis peran sebagai tulang punggung keluarga ia ambil alih demi kelangsungan hidup keluarganya. Anak-anak Bu Atik memang beberapa ada yang sudah bekerja, namun semuanya hanya bekerja sebagai buruh serabutan, sama dengan dirinya, yang hanya dapat penghasilan jika sedang ada pekerjaan, jika tidak maka mereka tidak dapat apa-apa. Hal ini kerap membuat mereka harus hidup dengan cara “gali lobang tutup lobang”. Apalagi sejak beberapa bulan yang lalu Bu Atik sudah tidak bisa bekerja lagi karena penyakit gula basahnya. Awalnya ia tetap paksakan bekerja sebagai buruh cuci, jualan, atau pun membantu memasak di tempat orang-orang yang sedang mengadakan kenduri. Namun akhirnya ia tidak kuat lagi karena kakinya terasa sakit dan membengkak. Melihat kondisi seperti itu anak-anaknya segera membawanya ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya dengan berbekal Jaminan SKTM dan UPCPK dari Dinas Kesehatan. Setelah 9 hari dirawat, Dokter RSUD menyarankan agar kakinya segera dioperasi. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga Bu Atik yang digunakan untuk biaya pengobatan, transportasi dan bekal sehari-hari selama dirawat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @KangAjatAcok
Tanggal : 13 Desember 2013

Bu Atik sudah tidak bisa bekerja lagi karena penyakit gula basah

Bu Atik sudah tidak bisa bekerja lagi karena penyakit gula basah

———————————————————–

AKMAL AL-AFARIZI, 2 TAHUN, Alamat: Kp.Cabang, Pulobambu, Suka Indah, Sukakarya, Bekasi. Balita Akmal sungguh naas nasibnya, tatkala ia bermain terjatuh dan menimpa sayuran yang sedang dimasak ibunya. Hingga ia terkena luka bakar 45% di bagian punggung dan kakinya, saat ini ia hanya bisa berbaring telungkup karna lukanya. Ayahnya, PAJI (38) hanya sempat membawa berobat ke Puskesmas terdekat, maklum ia hanya tukang ojeg yang khawatir berobat ke Rumah Sakit akan mengeluarkan biaya besar dan saat ini sedang mengurus surat Jaminan Kesehatannya – Ibunya, Siti Aisyah (37) berjualan kecil-kecilan di rumahnya sambil menjaga Akmal. #SedekahRombongan menyampaikan dana untuk membeli obat sementara dari Puskesmas dan rencana Akmal akan didampingi #SedekahRombongan untuk dibawa ke RSUD setempat.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @Romli_Iyom
Tanggal : 14 Desember 2013

Balita Akmal sungguh naas nasibnya, tatkala ia bermain terjatuh dan menimpa sayuran yang sedang dimasak ibunya

Balita Akmal sungguh naas nasibnya, tatkala ia bermain terjatuh dan menimpa sayuran yang sedang dimasak ibunya

———————————————————–

JANITA, 5 tahun, Alamat: Pagelaran Utara, Pekon Raja Baru RT.4/1, Pringsewu, Lampung. Anak petani ini mengalami kelainan jantung sejak bawaan lahir yang mengakibatkan lemah kondisinya, Nafas tersengal-sengal bila beraktifitas lebih serta tampak pada bibirnya, serta kukunya membiru. Saat dijenguk Kurir #SedekahRombongan Lampung, Janita bersama Ayahnya: Parwoto (43) seorang petani dan Ibunya: Paini (39) sedang berada di RS.Abdul Muluk Lampung mempersiapkan kelengkapan surat rujukan dan jamkesmas untuk bekal mereka ke RSCM Jakarta. Saat itupun #SedekahRombongan sudah memberikan biaya transport untuk mengurus persiapan tersebut karna jarak rumahnya yang puluhan kilometer dari Lampung juga menjadi kendala. Namun belum selesai persiapan tersebut, pada tanggal 9 Desember 2013 orangtuanya mengabarkan Janita meninggal dunia. Rencana milik kita namun keputusan milik Allah SWT, Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun. Selamat jalan nak.. Allah sudah menyiapkan taman bermain untukmu.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @jawierjawa
Tanggal : 5 Desember 2013

Adik Janita mengalami kelainan jantung sejak bawaan lahir

Adik Janita mengalami kelainan jantung sejak bawaan lahir

———————————————————–

Bayi AKMAL (32 hari), Kampung Nangoh RT 1/ 9 Kelurahan Bungursari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Ayah: Ohik (30), pekerjaan buruh bangunan, Ibu Elis (25) ibu rumah tangga, tanggungan 4 orang. Bayi Akmal lahir di Bidan Desa secara prematur pada usia kandungan memasuki usia delapan bulan, berat badannya hanya 1,5 kg. Selain itu ia juga kerap mengalami sesak nafas sehingga segera dirujuk ke RSUD Tasikmalaya, namun karena RSUD Tasikmalaya penuh, Bayi Akmal akhirnya dirawat di RS Al Islam Tasikmalaya. Dokter menduga ada kelainan pada paru-parunya sehingga ia harus dirawat secara intensif. Keluarga Bapak Ohik memiliki fasilitas Jampersal, namun RS Al Islam hanya bisa melayani rawat inap pasien Jampersal selama 3 hari, sisanya harus bayar sesuai dengan fasiitas umum. Untuk menghindari biaya membengkak, #SedekahRombongan segera memindahkan Bayi Akmal ke RSUD Tasikmalaya, namun lagi-lagi masih penuh, sehingga akhirnya dibawa ke RS Prasetya Bunda. Alhamdulillah setelah 2 hari dirawat di RS Prasetya Bunda, ada Kamar kosong di RSUD Tasikmalaya, Bayi Akmal pun segera dibawa ke sana dan saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif Tim Dokter RSUD Tasikmalaya. Alhamdulillah setelah 10 hari dirawat di Ruang NICU RSUD Tasikmalaya kondisi DIk Akmal mulai membaik dan sudah mulai bisa diberi ASI. Sepulangnya dari RSUD Tasikmalaya, Dik Akmal harus bolak balik lagi ke RSUD, selain untuk kontrol juga karena kadang kondisinya menurun, suhu badannya panas atau kesulitan bernafas. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk biaya pengobatan dan transportasi Dik Akmal setelah sebelumnya masuk di Rombongan 477.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal: 12 Desember 2013

Bayi Akmal lahir di Bidan Desa secara prematur pada usia kandungan memasuki usia delapan bulan

Bayi Akmal lahir di Bidan Desa secara prematur pada usia kandungan memasuki usia delapan bulan

———————————————————–

ELMA TIANA, 7 tahun, Alamat: Lingkungan VII, RT.2/2, Bukit Kemuning, Lampung Utara. Ayah: Abadi, 50 tahun dan Ibu: Mariana, 42 tahun. Elma saat ini berada dalam perawatan jalan di RSCM Jakarta, Karna mengalami jantung bocor – Elma juga lumpuh kedua kakinya. Dirujuk dari RS Abdul Muluk Lampung berbekal Jamkesmas, Kedua Orangtua Elma berihtiar melewati jarak yang begitu jauh dilalui dari rumahnya. Pengorbanan waktu dan tenaga demi ihtiar kesebuhan Elma tercinta, Walau mereka hidup dalam kesulitan – Abadi hanya seorang Buruh Tani dan masih menanggung 5 orang anaknya yang saat ini ditinggalkan. #SedekahRombongan ikut meringankan beban mereka dengan menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan selama di Jakarta setelah sebelumnya masuk bantuan di Rombongan 477. Saat terakhir ditemui, Elma sedang dalam ruangan ICU paska operasi dan semoga lekas sembuh dan kini masih melakukan tindakan kontrol paska operasi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 15 Desember 2013.

Adik Elma mengalami jantung bocor dan lumpuh kakinya

Adik Elma mengalami jantung bocor dan lumpuh kakinya

———————————————————–

MUH. RIZKI, 2 tahun, Alamat: Kp.Pabuaran RT.1/5, Kertajaya, Rumpin, Bogor. Sungguh menyedihkan nasib bayi Rizki, Sejak kecil sudah terkena penyakit yang sangat menyakitinya. Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS, Mata sebelah kirinya menonjol keluar dan saat ini sedang berobat jalan ke RSCM Jakarta. Sepertinya akan mengalami tindakan perobatan panjang, begitu kata ibunya: Siti Solihat, 39 tahun menyatakan kesulitan yang mereka hadapi dimana tanggungan anakpun semuanya 5 orang masih kecil-kecil. Ayahnya: Acang, 41 tahun adalah seorang Supir Truk pengangkut pasir, Kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan membeli obat setelah sebelumnya masuk di Rombongan 479, Semoga anak Dhuafa ini diberikan kesehatan yang pulih hingga dapat tumbuh besar dan jadi harapan kedua orangtuanya. Saat terakhir ditemui, kondisi rizki sedang buang-buang air dan ibunya membutuhkan Napkins untuk Rizki.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 15 Desember 2013.

Adik Rizki Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS

Adik Rizki Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS

———————————————————–

SADIAH, 70 tahun, Alamat: Jl.Jatimulya RT.2/5, Desa Sukaharja, Telukjambe Timur, Karawang. Janda tua ini seseungguhnya sudah lama bermasalah dengan matanya, Ia terkena Katarak – matanya sering gatal dan penglihatan kabur hingga menghalangi pencarian nafkahnya sebagai pedagang Telur Asin di kampungnya. Walau sudah tua ia terus bekerja untuk menghidupi dirinya sendiri karna dia mempunyai 3 orang anak yang sudah menikah namun semuanya keadaan ekonominya sama belum beruntung. Anak-anaknya tidak sanggup untuk membiayai pengobatan ibunya, maka tetangga di kampungnya berusaha membantu dengan membawanya ke RS Bayukarta di Karawang tanpa bekal surat jaminan kesehatan dari pemerintah. Maka tak disangka biayanya sangat di luar dugaan dan semuanya mencari jalan keluar untuk melunasinya, #SedekahRombongan ikut membantu ibu Sadiah membayar biaya kekurangan operasi Kataraknya dan Alhamdulillah kini ia sudah dapat melihat lagi dengan normal.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @zerinabanu
Tanggal: 12 November 2013.

Ibu Sadiah terkena Katarak - matanya sering gatal dan penglihatan kabur

Ibu Sadiah terkena Katarak – matanya sering gatal dan penglihatan kabur

———————————————————–

Pondok pesantren Tahfidz Quran Halimahtus Assadiyah yang beralamatkan di Jl. H. Sulaeman no. 24 RT 04 RW 07 Perigi Bedahan Sawangan baru beberapa bulan terakhir didirikan oleh dari KH. Imam (085880572155). Sebidang tanah milik KH. Imam didirikan secara swadaya untuk menampung santriwati yang benar benar bertujuan untuk menjadi penghafal Al Quran. Hingga kini sudah lebih dari 30 santriwati yang mukim, yang kebanyakan dari mereka adalah keluarga dhuafa yang berasal dari luar daerah. Kebutuhan yang masih sangat mendasar yaitu keperluan rak buku, lemari pakaian, kasur dll. sedekahrombongan.com menyampaikan titipan dari sedekaholic berupa rak buku dan lemari serbaguna. semoga bermanfaat untuk para santriwati dalam menghafal Kitab Suci Al Quran

Jumlah bantuan : Rp. 3.189.100,-
Kurir : @wirawiry

Pondok pesantren Tahfidz Quran Halimahtus Assadiyah

Pondok pesantren Tahfidz Quran Halimahtus Assadiyah

———————————————————–

NINA usia 38 tahun istri dari Bapak aang (52 th) berprofesi sebagai juru parkir lepas, beralamatkan di Jalan damai babakan kelapa dua rt 1 rw 3, setu, tangerang selatan ini mulai terasa sakitnya dalam 3 bulan terakhir. Walaupun indikasi penyakitnya (Kanker Serviks) itu sudah 1 tahun yang lalu. Ibu satu anak ini berobat di puskesmas. Namun kemudian dirujuk ke RSUD dan setelah itu dirujuk ke RS Cipto untuk melakukan rawat jalan. Sudah seminggu ini bu nina melakukan rawat jalan. Bantuan dari sedekah rombongan digunakan untuk biaya operasional. Karena untuk berobat ke RS cipto, bu nina mengeluh soal operasional. Bu nina juga mendapatkan bantuan meminjam mobil dari tetangganya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Kurir : @wirawiry via @ririn_restu @nu_maulana

Ibu Nina indikasi penyakit Kanker Serviks

Ibu Nina indikasi penyakit Kanker Serviks

———————————————————–

Alfredo Matthew putra Ibu Rina (31) dan Bpk Sudung (41) yang beralamatkan di Jalan masjid al mujahidin, RT 2 RW 6, No 34, Meruyung, Depok. Awalnya alfredo sakit seperti DBD, tapi ternyata setelah di RS mendapat diagnosa kanker darah (sejak November 2012). Alfredo sudah 2 bln stengah di RS Fatmawati. Alfredo kini melakukan Kemo yang kesembilan. Dan Kemungkinan akan melakukan 2 tahun kemo. Alfredo membutuhkan Obat emla, semacam salep yang dioleskan di tempat pengambilan cairan dari tulang sumsum belakang. Beberapa kali keluar masuk RS Fatmawati untuk menjalani tindakan medis seperti kemotherapy, sedekahrombongan membantu untuk biaya operasional sebelumnya alfredo juga sudah beberapa kali dibantu, terakhir pada rombongan 389 lalu.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @pitungmasakini @wirawiry via @nu_maulana @ririn_restu

Adik Alfredo diagnosa kanker darah

Adik Alfredo diagnosa kanker darah

———————————————————–

ARYA didiagnosa menderita penyakit sepsis dan mengalami pendarahan di kepala. Kondisi hilang kesadaran dan dipasang ventilator karena tidak bisa bernafas secara mandiri. Merupakan putra dari Bp. Purwanto dan Ibu Ade Sri yang bekerja sebagai karyawan dan tinggal di jalan cakrabuana 2 no. 17 kelurahan kunciran, kota Tangerang Banten

Sampai hari ini (7 November) memasuki hari ke 10. Pihak RS hermina sudah tidak mampu lagi menangani Arya karena didalam kepala Arya masih terus terjadi pendarahan. Dokter menyarankan agar Arya dilakukan tindakan bedah dikepalanya, itu pun harus merujuk ke RS internasional seperti RSPI, premier bintaro, eka hospital, dengan biaya menurut pengalaman dokter yang pernah punya pasien seperti Arya dengan biaya yang sangat besar. Bantuan dari SR digunakan untuk menutupi kekurangan biaya rumah sakit. Arya menggunakan jaminan umum. Hari yang sama pada Pukul 19:40 Arya meninggal dunia

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @pitungmasakini @wirawiry via @nu_maulana @ririn_restu

ARYA didiagnosa menderita penyakit sepsis

ARYA didiagnosa menderita penyakit sepsis

———————————————————–

Adik MUHAMMAD ARAS KHAIRUL atau kerap disapa ARAS (1 thn) oleh ayahnya, Bpk. Eko (23 th) dan Ibunya Eni (20 th) dari sejak lahir sudah menderita kelainan pada jantungnya. Saat ini aras hanya dirumah saja. Sebelumnya hanya dibawa ke klinik dan RS Swasta untuk mengecek kepastian kondisi aras dan tidak dirawat inap Karena ketiadaan biaya. Dan karena kurang memahami soal jaminan kesehatan, aras dibawa ke pengobatan alternatif. Orang tua aras kita sarankan untuk mengurus jaminan kesehatan dan untuk segera membawa aras ke puskesmas terdekat agar segera dilakukan pengobatan secara medis. Bantuan dari sedekah rombongan diberikan untuk pengurusan jaminan kesehatan dan kebutuhan aras sehari-hari. Kondisi Aras tidak bisa mengalami keterkejutan sedikitpun, untuk itu orang tua memang agak berhati-hati melakukan komunikasi dengan aras

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @pitungmasakini @wirawiry via @nu_maulana @ririn_restu

Adik Aras menderita kelainan pada jantungnya

Adik Aras menderita kelainan pada jantungnya

———————————————————–

Pak Relo usia 50thn beralamat di kelurahan kotakulon,kabupaten bondowoso. Sudah lebih dari 1tahun beliau sakit kanker kelenjar getah bening.selama ini beliau hanya berobat dng pengobatan alternatif.Selama ini hanya istrinya yg mencari nafkah utk menghidupi ketiga anaknya yg bekerja sebagai guru sekolah dasar karena sdh 1tahun pak relo tidak mampu bekerja seiring sakitnya yg bertambah parah. Saat ini pak Relo berada di surabaya untuk melakukan ikhtiar pengobatan. Pengobatan yang dilakukan adalah dengan cara kemoterapi. Dan kemoterapi pun sudah selesai dilakukan, saat ini pak relo melanjutkan ikhtiar yang selanjutnya yakni penyinaran. Penyinaran seri pertama dan kedua sudah selesai dilakukan,penyinaran seri ketiga baru selesai dilakukan. Saat ini Pak relo kembali ke Bondowoso sembari menunggu jadwal kontrol 1 bulan lg. Bantuan ini dipergunakan untuk beli obat,bayar biaya sinar,uang saku + makan selama di surabaya dn transport.

Jumlah Bantuan : Rp.5.361.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @estata2 @shelgi @indrapwicaksono @yudhoari
Tanggal : 17/12/2013

Bapak Relo sakit kanker kelenjar getah bening

Bapak Relo sakit kanker kelenjar getah bening

———————————————————–

Ibu Indriani 23thn. alamat di desa maron, rt 01 rw 02 . kec.srengat kab.blitar. Sakit bermula saat mbak indriani tidak bisa kentut dan bab . Oleh pihak keluarga mbak indri di bawa ke rs terdekat. setelah beberapa kali pemeriksaan dilakukan dokter berkesimpulan harus segera dilakukan operasi karena ada sumbatan di usus besar. perkiraan biaya yang dbutuhkan untuk operasi pertama kurang lebih 60 juta dan mbak indriani tidak memiliki jaminan kesehatan (jamkes / spm / sktm). Dan akhirnya bapak husain menjual tanahnya 1-1 nya yang dimiliki untuk biaya operasi sang istri. Operasi pertama telah dilakukan (operasi pemotongan usus besar) dan anus buatan (diperut) sdh dbuatkn oleh tim dokter. namun saat akan menginjak ke operasi kedua keluarga tidak mampu menyediakan biayanya sehingga operasi kedua urung dilakukan. Saat ini beliau numpang di rumah orang tua karena rumah sudah dijual untuk biaya operasi pertama. Pekerjaan suami dulu buruh bengkel dan sekarang nganggur karena harus merawat istri dan anaknya. Kami pertama kali bertemu denganya tanggal 3 desember 2013 dan keesokan hari nya kami mmbawa mbk indriani k malang untk mlakukan pngobatan. Saat itu jg kami membawa mbak indriani ke rs lavalette karena kondisi secara umumnya tdk bagus. Operasi tdk bs langsung dilakukan karena bekas luka operasi infeksi dan kondisinya menurun. Setelah dilakukan perbaikan KU. tanggal 13 desember 2013 mbak indri akan melakukan operasi penyambungan usus. Dan alhamdulillah operasi berjalan sukses dan lancar, saat ini mbak indriani masih melakukan pemulihan kondisi pasca operasi d RS Lavalette.

Jumlah Bantuan : Rp.10.360.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @annas_fuadi @decepe59
Tanggal : 17/12/2013

Ibu Indriani ada sumbatan di usus besar

Ibu Indriani ada sumbatan di usus besar

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 46,710,100,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 487 ROMBONGAN

Rp. 15,483,401,558,-