Rangkaian acara Sunatan Massal 1400 orang di NTT pada tanggal 13-16 Oktober 2013 ini merupakan kerjasama antara beberapa LSM Islam, RS Nur Hidayah dan Sedekah Rombongan. Di samping acara sunatan massal juga dilaksanakan acara pembagian hewan kurban dan pengajian di daerah-daerah terpencil di Kecamatan Ende, Solor dan Lambata. Flores, NTT. Team #SR, mendampingi di Kabupaten Lambata, kec. Omasuri dan Buyasari, yang ditempuh dengan 5 jam perjalanan darat dan 2 jam perjalanan laut dari Kab. Maumere. Setiba di Kec Omasuri, sore hari tanggal 13 Oktober 2013. Team langsung melakukan sunatan massal. Sehari berikutnya dilanjutkan di Kec. Buyasari. Selama dua hari tanggal 13-14 Oktober 2013 jumlah total peserta yang di sunat di Lembata 340 orang, di Solor 193 orang, dan 900 orang di Ende. Peserta sunatan mendapat bingkisan berupa sarung, peci, mukena untuk wanita, dan uang saku. Selanjutnya tanggal 15 Oktober 2013, bertepatan Hari Raya Idul Adha, team Sunatan Massal, melaksanakan sholat Ied di Kec Buyasari, dan dilanjutkan menyembelih dan berbagi hewan kurban di beberapa masjid setempat seperti di Lambata, Solor, Ende Provinsi NTT. Team kembali ke Maumere tanggal 16 Oktober 2013 untuk kembali pulang ke Jogja. Bantuan ini kami sampaikan kepada panitia, untuk melancarkan acara Sunatan Masal di NTT. 100% sedekah kami

Jumlah Bantuan : Rp.10.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @RofiqSILVER
Tanggal : 10/12/2013

Rangkaian acara Sunatan Massal 1400 orang di NTT pada tanggal 13-16 Oktober 2013 ini merupakan kerjasama antara beberapa LSM Islam, RS Nur Hidayah dan Sedekah Rombongan

Rangkaian acara Sunatan Massal 1400 orang di NTT pada tanggal 13-16 Oktober 2013 ini merupakan kerjasama antara beberapa LSM Islam, RS Nur Hidayah dan Sedekah Rombongan



———————————————————–

Ibu Dewi Karyati (45 th) adalah warga di BTN Klangenan RT 03 RW 04 No B-42 Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Beliau tinggal bersama suaminya, Bapak Mulyani yang bekerja sebagai buruh dan 2 orang anak yang masih duduk di bangku sekolah, yaitu: Nadia Rohadatul Aisyi (15 th, pelajar SMP kelas 3) dan Abdul Hafidz (12th, kelas 6 SD). Sejak bulan Maret tahun 2011, Bu Dewi merasakan benjolan di payudara kiri. Dalam waktu 1 bulan, benjolan tersebut semakin membesar sebiji salak. 2 bulan menjalani pengobatan alternatif, benjolan semakin membesar. Berbagai pengobatan alternatif dijalani Bu Dewi hingga akhir tahun 2011, namun benjolan semakin membesar dan pecah. Tahun 2011, Bu Dewi berobat di RS Arja Winangun (Cirebon) dan menjalani biopsi serta obat jalan. Sebenarnya dokter menyarankan untuk operasi, namun karena ketiadaan biaya Bu Dewi menghentikan upaya pengobatan medis dan menjalani kembali pengobatan alternatif tanpa hasil. Melalui Koran Radar Cirebon, Tim Sedekah Rombongan mendapatkan informasi tentang Bu Dewi dan mensurvey kondisinya di pertengahan bulan Oktober 2013. Tanggal 4 November 2013 Tim Sedekah Rombongan membawa Bu Dewi ke Yogyakarta untuk menjalani pengobatan. Saat ini, Bu Dewi telah memulai proses pengobatan di RS Sarjito dan menjalani kemoterapi serta proses pengobatan selanjutnya. Bantuan ini adalah biaya kemo ke 2, cek laboratorium, kontrol dan obat di Rs. Sardjito.

Jumlah Bantuan : Rp.5.500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @RofiqSILVER
Tanggal : 10/12/2013

Bu Dewi telah memulai proses pengobatan di RS Sarjito dan menjalani kemoterapi

Bu Dewi telah memulai proses pengobatan di RS Sarjito dan menjalani kemoterapi

———————————————————–

Dek Helmy Taqiyudin (3 tahun) adalah putra dari bapak Turisman (35 tahun) seorang buruh harian lepas dan Ibu Kamsiyah (33 tahun) seorang Ibu Rumah Tangga. Keluarga ini tinggal di Desa Danasri RT 002 Rw 001,Kelurahan Buayan, Kecamatan Buayan. Dek Helmy sejak usia 2 bulan dideteksi oleh dokter menderita infeksi mata. Oleh keluarganya hanya diberi obat tetes mata. Namun lama kelamaan mata kirinya semakin membesar seperti bola pingpong. Saat ini dek Helmy sudah dioperasi dan menjalani serangkaian kemotherapy yang ke 51 dari 105 yang dijadwalkan oleh dokter yang juga bertepatan dengan ulang tahun dek Helmy yang ke 3. Kami akan terus mendampingi dek Helmy hingga kesembuhannya kelak. Bantuan ini merupakan biaya kemotherapy yang ke 54.

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @RofiqSILVER
Tanggal : 10/12/2013

Dek Helmy sejak usia 2 bulan dideteksi oleh dokter menderita infeksi mata

Dek Helmy sejak usia 2 bulan dideteksi oleh dokter menderita infeksi mata

———————————————————–

Sabtu, 30 November 2013 #SR mengadakan RUPO #SR di Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al Falah yang berlokasi di Winong RT 11 RW 03, Gang Mustaghfirin Kotagede, Yogyakarta. Rumah Tahfidz ini mulai berdiri sejak 9 September 2012. Rumah Tahfidz ini dikelola oleh seorang pemuda usia 24 tahun, bernama Edo Agustian. Pemuda kelahiran Bengkulu 17 Agustus 1988 ini awalnya membantu 5 orang anak asal Bengkulu yang ingin bersekolah di Jogja namun kesulitan biaya dan tempat tinggal. Atas bantuan seorang donatur, Edo dapat menyewa sebuah rumah dan yang menjadi cikal bakal Rumah Tahfidz ini hingga sekarang. Saat ini Rumah Tahfidz ini mengelola pendidikan 15 orang anak yatim dan dhuafa. Para santri berasal dari berbagai penjuru Indonesia, yaitu: Bengkulu, Medan, Bandung, Jakarta, Sleman, Magelang; bahkan ada santri yang berasal dari Timor Timur. Santri-santri ini juga mengenyam pendidikan dasar, MTs, MAN hingga bangku kuliah. Semua biaya hidup dan pendidikan para santri berasal dari donatur tidak tetap. Ketika Tim Sedekah Rombongan menyelenggarakan RUPO di Rumah Tahfidz ini, para santri sangat antusias dan dengan ramah bertukar pengalaman dengan para kurir. Menonton film dan makan bersama menjadi agenda utama selain penyerahan bantuan berupa uang tunai dari Tim Sedekah Rombongan kepada Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al Falah. Acara ditutup dengan doa bersama untuk kebaikan, kesembuhan dhuafa dan keistiqomaham dalam beribadah. Kurir: @rofiqSILVER, @imamnurhuda, @annisanorma, @ilhamasmara, dll

Jumlah Bantuan : Rp.1.250.000,-
Kurir : @KarmanMove via Kurir Pendamping Jogja
Tanggal : 10/12/2013

Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al Falah yang berlokasi di Winong RT 11 RW 03, Gang Mustaghfirin Kotagede, Yogyakarta

Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al Falah yang berlokasi di Winong RT 11 RW 03, Gang Mustaghfirin Kotagede, Yogyakarta

———————————————————–

Annisa Nurul Afifah (20 th, seorang karyawan swasta) adalah anak dari ibu Trimaryuni (45th) seorang janda yang memiliki 4 anak yang masih sekolah. Annisa bertempat tinggal di jl.Rinjani gg.Argosari 7 rt 1/7 Cilacap. Sejak tahun 2012 Annisa sudah merasakan adanya benjolan pada payudaranya namun dia menganggapnya tidak berbahaya. Dia baru memeriksakan ke puskesmas saat mulai merasakan benjolan yang semakin membesar. Oktober 2013 lalu Annisa bertemu dengan SR dan dibantu untuk berobat pertama kali di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Dia didiagnosa menderita tumor payudara oleh dokter dan harus segera diangkat. Annisa menjalani operasi di RS NH pada 14 november 2013 dan sehari berikutnya langsung diperbolehkan pulang karena kondisinya baik. Tanggal 18 November 2013 Annisa menjalani kontrol pasca operasi di RS NH dengan didampingi oleh SR. hasil dari kontrol tersebut menyatakan bahwa kondisi Annisa sangat baik dan dia sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasanya di kampungnya di Cilacap. Bantuan ini merupakan biaya obat, operasi, ranap, kontrol di RS. NH bantul.

Jumlah Bantuan : Rp.7.229.000,-
Kurir : @KarmanMove via @sinta_murtina
Tanggal : 10/12/2013

Ibu Annisa didiagnosa menderita tumor payudara

Ibu Annisa didiagnosa menderita tumor payudara

———————————————————–

Bu Dyah Wuryatiningsih, usia 43 tahun. Beliau tinggal di Penambongan Rt. 2 Rw.1 Purbalingga. Sejak 2 tahun lalu menderita ca mamae dan sudah pernah dioperasi di RS. Margono Purwokerto. Pengobatan Bu Dyah membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga, untuk biaya pengobatannya, Bu Dyah harus menggadaikan rumah miliknya untuk biaya pengobatan tersebut. Namun, pada perkembangannya di akhir tahun 2012 tumbuh lagi benjolan di sekitar bawah ketiak sehingga memaksa Bu Dyah untuk menjalani pengobatan yang membutuhkan biaya yang sangat besar. Tim SR membantu Ibu Dyah ini untuk pengobatan pasca operasi dimana diharuskan untuk penyinaran dan kemoterapi lanjutan di RS. Sardjito yogyakarta. Bantuan ini merupakan biaya untuk USG, cek Laboratorium, Kontrol, obat dan akomodasi pasien.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @Annisanorma
Tanggal : 10/12/2013

Ibu Dyah menderita ca mamae

Ibu Dyah menderita ca mamae

———————————————————–

Bu Kami, 55 tahun, beralamatkan di klaci 3 Rt 01/12Margoluwih Seyegan Sleman Yogyakarta. Suami beliau adalah seorang buruh pembuatan genteng press di desanya. Bu Kami menderita Kanker Payudara besar. Selama sakit pernah diikhtiarkan untuk operasi sebanyak satu kali tapi setelah tiga tahun penyakitnya ini kambuh lagi. Namun karena tidak adanya biaya untuk operasi, pengobatanya jadi berhenti. Bu Kami atas bantuan dari para sedekaholics melalui #SR sudah menjalani tindakan kemo terapi sebanyak 30x. Bantuan ini merupakan biaya kontrol, cek laboratorium dan pembelian obat.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @RofiqSILVER
Tanggal : 10/12/2013

Bu Kami menderita Kanker Payudara besar

Bu Kami menderita Kanker Payudara besar

———————————————————–

Bu Tarmini, 50 tahun, adalah pasien kanker payudara (ca mamae) dampingan #SedekahRombongan. Beliau berasal dari Purwodadi, Grobogan, Jawa tengah. Suaminya, Pak Suwanto (53 tahun) adalah seorang kuli bangunan. Dua putranya, Didik Riyanto (30 tahun) juga adalah seorang kuli bangunan, dan Listyani (20 tahun) bekerja sebagai karyawan swasta. Tahun 2010, Bu Tarmini merasakan nyeri pada payudaranya. Sempat berobat di Suwur dan Purwodadi, namun berhenti karena ketiadaan biaya. hingga akhirnya bulan Juni 2013, #SedekahRombongan bertemu denga Bu Tarmini dan mendampingi pengobatannya. Saat ini, Bu Tarmini sedang pada tahap proses kemotherapy. Biaya ini adalah biaya untuk kemotherapy ke 6 dan biaya obat.

Jumlah Bantuan : Rp.9.449.000,-
Kurir : @KarmanMove via @rofiqSILVER, @fahmishiddiqi1
Tanggal : 10/12/2013

Bu Tarmini, 50 tahun, adalah pasien kanker payudara (ca mamae)

Bu Tarmini, 50 tahun, adalah pasien kanker payudara (ca mamae)

———————————————————–

Bu Tumilah, 56 tahun, tinggal di desa Tiwir, RT 05, RW 20, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Jogjakarta. Suami beliau bernama Bapak Musiran yang bekerja sebagai buruh tani. Bu Tumilah ini mengalami sakit kanker payudara yg sudah dideritanya sejak 30 tahun yang lalu. Awalnya sektar tahun 1985 saat itu hanya terlihat sebagai benjolan dan dioperasi oleh seorang mantri dengan alat seadanya. Setelah 27 tahun tidak ada keluhan, Bu Tumilah mengalami kecelakaan tunggal jatuh dari sepeda motor, beliau mengalami gagar otak kecil, patah tulang, dan mata kiri nya tidak bisa terbuka dan harus melakukan terapy dimata kirinya selama 3 bulan. Dalam proses terapynya, kanker payudara yang selama ini tidak ada keluhan, pecah dan semakin membesar. Bu Tumilah, kami bawa ke RS Sarjito Jogja, di bagian kanker. Dari hasil pemeriksaan dokter, Ibu Tumilah harus menjalani kemotherapy dan penyinaran, Kankernya sudah berada di Stadium 4. Alhamdulillah saat ini proses kemotherapy dan penyinaran telah selesai dijalani oleh Bu Tumilah. Bantuan ini merupakan biaya kontrol dan pembelian obat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @Sinta_murtina
Tanggal : 10/12/2013

Bu Tumilah ini mengalami sakit kanker payudara

Bu Tumilah ini mengalami sakit kanker payudara

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 39,928,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 485 ROMBONGAN

Rp. 15,404,417,458,-