Mbak Jemiyem, 24 tahun warga Girinyono, Rt 43 Rw 22 Sendangsari, Pengasih, KulonProgo, Jogjakarta ini sudah 2 tahun mengalami patah tulang di bagian lutut karena kecelakaan kerja.. Mengalami kecelakaan kerja yang cukup parah sampai mengakibatkan pendarahan.. Pendarahan yang semula di anggap biasa ketika diperiksakan ke dokter di indikasikan ada bakal tumor di lututnya.. Kami bertemu mbak jemiyem dan mendampingi selama pengobatan.. Mbak jemiyem telah menjalani operasi pengambilan pen dan biopsi bakal tumor yang di idapnya.. Dua opsi yang disarankan oleh dokter,opsi pertama adalah amputasi dan yang kedua adalah transplantasi lutut untuk membuatnya bisa berjalan normal dan membersihkan bakal tumornya.. Opsi kedua dipilih untuk ikhtiar pengobatannya dan saat ini mbak jemiyem berada di surabaya untuk pengobatan lanjutan.. Pemeriksaan lengkap pun sudah dilakukan.. Dan tanggal 17 november jm 10 pagi mbak jemiyem dioperasi.. Operasi dilakukan hampir 10 jam.. Alhamdulillah operasi yang dilakukan lancar dan saat ini mbak jemiyem masih pemulihan kondisi pasca operasi dilakukan.. Tanggal 04 desember 2013 mbak jemiyem diperbolehkan pulang oleh dokter.. Saat ini mbak jemiyem masih berada d surabaya dan Fisioterapi untuk mbak jem akan segera dlakukan.. Bantuan ini dipergunakan untuk beli obat,pelunasan biaya RS mbak jemiyem,uang saku dn sgala keperluan mbak jemiyem..

Jumlah bantuan : Rp.16.700.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @estata2 @shelgi @indrapwicaksono
Tanggal : 6-12-2013

Mbak Jemiyem mengalami patah tulang di bagian lutut karena kecelakaan kerja

Mbak Jemiyem mengalami patah tulang di bagian lutut karena kecelakaan kerja



———————————————————–

Pak Budi 38 th Alamat di Jogonalan Kidul RT 2 DK 9 Tirtonirmolo Kasihan Bantul. Ini adalah bantuan ke 3 dari SR. Meskipun ke 2 tangannya buntung karena ledakan kompor gas beberapa tahun yg lalu, pak Budi tetap berusaha menghidupi diri dan anak semata wayangnya yg masih klas 4 SD dg berjualan nuget keluar masuk kampung dg sepeda ontelnya. Istrinya telah meninggal karena sakit Jantung. Saat ini jualannya agak sepi, dagangannya habis dimakan sehari2.

Jumlah bantuan: Rp 1.000.000,- untuk modal usaha.
Kurir : @MarjunulNP via Meirawati
22 November 2013

Bapak Budi ke 2 tangannya buntung karena ledakan kompor gas

Bapak Budi ke 2 tangannya buntung karena ledakan kompor gas

———————————————————–

Acara Festival Anak Indonesia diselenggarakan oleh Badko (Badan Koordinasi HMI) Rayon Jetis dengan mengadakan 19 lomba putra/putri Tgl 3Nov 2013 diikuti oleh 500 anak dilaksanakan di SD Vidya Qasana Jl.Tentara Pelajar No.23 YK.Ketua Badko Rayon Jetis Andry Sunny,bendahara Nur Hamidah.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,- diterima mas Andri sbg ketua panitia.
Kurir : @MarjunulNP via @Toro_Mj
3 November 2013

Acara Festival Anak Indonesia diselenggarakan oleh Badko (Badan Koordinasi HMI) Rayon Jetis

Acara Festival Anak Indonesia diselenggarakan oleh Badko (Badan Koordinasi HMI) Rayon Jetis

———————————————————–

Waris (38 tahun/petani), nama istri Ratna (34 tahun/IRT), anak 3 orang. Alamat Dusun Simbe Desa Towale Kec. Banawa Tengah Kab. Donggala Sulawesi Tengah. Pak Waris mengalami sakit dibagian kepala dan perut sehingga sempat di rawat di RSUD Kabelota Donggala, namun karena kondisi tidak mengalami perubahan dan kesiapan biaya dari keluarga semakin menipis maka pak Waris keluar paksa dari RS. Saat ini pak waris hanya dirawat di rumah seadanya dengan mengandalkan pengobatan tradisional.

Jumlah bantuan: Rp.1.000.000,- untuk membantu biaya berobat dan beban hidup bagi pak Waris.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
9 Desember 2013

Pak Waris mengalami sakit dibagian kepala dan perut

Pak Waris mengalami sakit dibagian kepala dan perut

———————————————————–

Sujais (44 tahun/pedagang asongan), istri bernama Nurulhusniyah (42 tahun/IRT), jumlah tanggungan 4 orang. Alamat Jl.Selar Lrg.3 Kec.Palu Barat Kota Palu Sulawesi Tengah. Pak Sujais menderita penyakit liver dan sempat di rawat di RS selama seminggu, dan saat ini bapak Sujais dirawat di rumah karena ketidakmampuan ekonomi.

Jumlah bantuan: Rp.1.000.000,- untuk membantu meringankan beban hidup bapak Sujais.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
9 Desember 2013.

Pak Sujais menderita penyakit liver

Pak Sujais menderita penyakit liver

———————————————————–

Rusli (55 tahun/nelayan), nama istri Alia (54 tahun/IRT), anak 1 orang, alamat Dusun 2 donggala kodi Desa Towale, Sulawesi Tengah. Pak Rusli mengidap penyakit yang belum diketahui jenisnya, dimana kulit merah bernanah dan pak Rusli sulit tertidur selama sebulan lamanya, belum pernah memeriksakan diri karena khawatir akan biaya yang ditimbulkan.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi pak Rusli.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
9 Desember 2013.

kulit merah bernanah dan pak Rusli sulit tertidur selama sebulan lamanya

kulit merah bernanah dan pak Rusli sulit tertidur selama sebulan lamanya

———————————————————–

Yusi (64 tahun/sudah tidak bekerja), istri bernama Enisia (60 tahun/IRT), anak berjumlah 6 orang. Alamat Dusun Petobo Kelurahan Ganti Kec.Banawa Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Bapak Yusi menderita penyakit Jantung dan sesak nafas.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,- untuk membantu meringankan beban hidup pak Yusi.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
9 Desember 2013

Bapak Yusi menderita penyakit Jantung dan sesak nafas

Bapak Yusi menderita penyakit Jantung dan sesak nafas

———————————————————–

Bu Ndain Gana, 59 tahun, menderita perut membengkak sehingga harus dilakukan penyedotan setiap 2 bulan sekali. Beberapa hari sebelumnya, pihak medis menyedot sekitar 13 liter cairan dari perutnya. Pekerjaan sehari-hari bu Ndain adalah sebagai buruh tani. Bersama keluarga, Bu Ndain tinggal di Jl. Pandan RT/RW 28/008 Kelurahan Kambaniru, Kecamatan kambera Sumba Timur Nusa Tenggara Timur. Bantuan #sedekahrombongan ditujukan untuk meringankan biaya rutin Bu Ndain Gana ke rumah sakit.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids, Salum
Tanggal: 25 November 2013

Bu Ndain Gana, 59 tahun, menderita perut membengkak

Bu Ndain Gana, 59 tahun, menderita perut membengkak

———————————————————–

Bu Agustina Saidui, 66 tahun, menderita kanker wajah yang terus menyebar dan menyebabkan mata kanannya rusak. Pekerjaan Bu Agustina adalah buruh tani dan sangat kesulitan untuk menangani biaya-biaya berobat yang dibutuhkan walaupun ada jaminan kesehatan. Bu Agustina tinggal di BTN Teratai Lorong 1 No. 6A Tablanusu Depapre, Sentani, Jayapura Papua. Semoga dukungan #sedekahholic via #sedekahrombongan dapat membantu pengobatan Bu Agustina.

Jumlah bantuan: Rp. 1.500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids
Tanggal: 25 November 2013

Bu Agustina Saidui, 66 tahun, menderita kanker wajah

Bu Agustina Saidui, 66 tahun, menderita kanker wajah

———————————————————–

Adik Orion Taime, 8 tahun, menderita patah tulang akibat terjatuh tangga 5 November lalu. Ayahnya seorang tentara dan bertugas diperbatasan Papua, namun sepertinya kurang memperhatikan keluarganya. Besok akan dilakukan pemasangan pen pada tangannya yang patah di RSU Marthen Indey Jayapura dan membutuhkan biaya. Dik Orion tinggal di Jl. Dunlop Hawai Sentani, Jayapura Papua. Pengumpulan biaya dilakukan salah satunya dari #sedekahrombongan. Semoga cepat sembuh ya dik Orion!

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Frids
Tanggal: 25 November 2013

Adik Orion Taime, 8 tahun, menderita patah tulang

Adik Orion Taime, 8 tahun, menderita patah tulang

———————————————————–

Adik Ayub Zubaidi,14 tahun, tidak mempunyai saluran pembuangan sejak lahir dan harus dikolostomi. Operasi baru akan dilakukan untuk membuat saluran pembuangan. Saat ini Adik Ayub bersekolah di MTS MUH 1 Salawati kelas 9. Orangtua adik Ayub bekerja sebagai buruh dan tinggal di Jl. Wilis Kelurahan Makbalim Distrik Mayamuk Kab. Sorong Papua Barat. Bantuan #sedekahrombongan untuk melengkapi biaya kebutuhan operasi Adik Ayub.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Hudaibiyah
Tanggal: 8 Desember 2013

Adik Ayub Zubaidi,14 tahun, tidak mempunyai saluran pembuangan sejak lahir dan harus dikolostomi

Adik Ayub Zubaidi,14 tahun, tidak mempunyai saluran pembuangan sejak lahir dan harus dikolostomi

———————————————————–

Adik Tutik, 1 tahun, menderita infeksi pernafasan sudah 2 bulan lamanya. Pernah diopname RSUD untuk mengeluarkan cairan dalam paru-paru menurut penuturan ayah Adik Tutik, Pak Sunaryo. Pembiayaan sementara ini baru mengandalkan Jamkesmas, namun tetap saja banyak biaya-biaya lainnya yang tidak ter-cover. Adik Tutik tinggal di Jl. Malaus Kampung Makbalim Kabupaten Sorong.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Ammar, Endang
Tanggal: 8 Desember 2013

Adik Tutik, 1 tahun, menderita infeksi pernafasan

Adik Tutik, 1 tahun, menderita infeksi pernafasan

———————————————————–

Bu sulikah berumur 49tahun beralamat di Lingkungan Dander RT 03 RW 04 Kel. Talun Kab. Blitar.. Bu Sulikah menderita mioma uteri,berawal dari pendarahan 5 tahun lalu dan kemudian dikiret di klinik terdekat. Setelah itu thn 2012 beliau itu tumbuh benjolan pada perutnya.. Yg kemudian dirujuk ke RS setempat dan kemudian dioperasi.. Setelah dioperasi sekitar 2bln pasca operasi benjolannya tumbuh lagi .. Dokter jg menyarankan agar beliau menjalani pengobatan di RS di malang / surabaya namun karena keterbatasan biaya shg selama ini hanya mengandalkan pengobatan alternatif/sekedar mengkonsumsi ramuan tradisional.. Saat ini bu sulikah sudah kami bawa ke malang untuk melakukan tindakan operasi dan tindakan operasi akan dilakukan setelah lebaran.. Sehari-hari bu sulikah hanya mengandalkan uang pensiunan suaminya yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.. Tanggal 16 agustus 2013 bu sulikah melakukan operasi pengangkatan myoma nya.. Alhamdulillah operasi sukses dlakukan.. Pasca operasi bu sulikah melakukan kontrol dan dokter menyarankan untk melakukan kemoterapi.. Saat ini kemoterapi keempat sudah dilakukan.. Bantuan ini dipergunakan untuk uang saku,transportasi,beli obat..

Jumlah bantuan : Rp.3.043.350,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan
Tanggal : 6-12/2013

Bu Sulikah menderita mioma uteri

Bu Sulikah menderita mioma uteri

———————————————————–

ANDI WAYARTO, 24 tahun. Alamat: Jl.Joho Kidul RT.3/4, Mojolaban, Sukoharjo. Sudah hampir setahun Andi mengidap Kanker Darah/Leukimia Akut yang menyebabkan aktifitasnya terganggu, Ia bekeja sebagai Pengurus Pondok Pesanren Tahfidzul Quran di daerahnya Sukoharjo. Apa daya penghasilannya tidak seberapa namun penyakitnya harus segera diobati dan dirawat intensif di RS,Dharmais Jakarta, begitu istrinya: Amaliyah Salsabiela (23) menyampaikan sedikit perasaan derita suaminya dan sementara harus menanggung beban keluarga. Saat ini mereka sudah berada di RS.Dhamais, Jakarta untuk menghadapi tindakan kemoterapi awal yang sangatlah besar biayanya. Sambil proses perobatan berjalan mereka sedang mengusahakan pembuatan Jamkesmas yang nantinya akan meringankan biaya pengobatannya dan #Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan mereka – Bantuanpun disampaikan untuk biaya mereka selama di Jakarta.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal : 8 Desember 2013.

Andi mengidap Kanker Darah/Leukimia Akut

Andi mengidap Kanker Darah/Leukimia Akut

———————————————————–

DELA (8), alamat: Kp. Ranjeng RT.2/5, Desa Bungursari, Kec. Bungursari, Kota Tasikmalaya. Putri dari Bapak Jajak (54), Buruh tani, tukang mencangkul di sawah dan Ibu: Empat, ini mengalami luka bakar yang cukup berat di hampir sekujur tubuhnya. Gadis kecil malang ini sudah sekitar sepuluh bulan terbaring di tempat tidur dan tidak dapat bersekolah. Penghasilan Pak Jajak, yang memiliki tanggungan 4 orang anak ini, hanya sekitar 20-30 ribu rupiah per hari, itu pun tidak setiap hari ia dapatkan, karena kadang dapat pekerjaan kadang tidak. Luka bakar tingkat 3 yang dialami Dik Dela diderita ketika ia tersiram thinner saat sedang bermain masak-masakan dengan temannya dan tersulut api yang kemudian membakar badannya. Ia sempat dirawat di RSUD Tasikmalaya selama 5 hari, namun terpaksa dibawa pulang sebelum pengobatannya selesai, karena meskipun memiliki fasilitas Jamkesmas, mereka tidak mempunyai biaya untuk transport dan bekal selama Dik Dela dirawat. Waktu itu ayahnya tidak bisa bekerja karena harus menunggui Dik Dela di Rumah Sakit. Hampir setaun Dela terbaring di rumahnya, di atas ubin dengan hanya beralaskan tikar dan kain sarung yang ditumpuk-tumpuk berselimutkan kain gorden. Alhamdulillah…ada sedekaholic yang tergugah melihat kondisi Dik Dela yang sangat menyedihkan ini, dan memberikan santunan untuk membeli karpet, kasur, bantal dan obat-obatan untuk Dik Dela. Sekarang luka bakar Dik Dela sudah membaik dan sudah masuk ruangan untuk persiapan menjalani jadwal operasi lutut kaki kiri yang ternyata mengalami dislokasi dan terlalu lama (lebih dari satu tahun) tidak digerakkan sehingga menjadi kaku. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk membantu pengobatan dan operasi Dik Dela setelah sebelumnya masuk di Rombongan 476.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal: 4 Desember 2013

Adik Dela mengalami luka bakar yang cukup berat di hampir sekujur tubuhnya

Adik Dela mengalami luka bakar yang cukup berat di hampir sekujur tubuhnya

———————————————————–

LINDAWATI, 30 tahun, Alamat: Dusun Banjarsari, RT.2/5, Karyamulya, Rambah Samo, Rokan Hulu, Riau. Ibu Linda yang bertubuh mungil ini sedang berobat di RSCM berbekal Jamkesda karna penyakit yang dideritanya mengharuskannya dirujuk ke Jakarta, Ia terkena Fistel Vesicovaginalis. Suaminya: Tupal Siagian (33) adalah seorang Tunanetra yang berprofesi sebagai Tukang Pijit , Menceritakan kesulitan hidupnya selama berobat di Jakarta mereka kehabisan bekal. Tanggungan mereka 1 orang anak yang masih kecil dan Tupal mengharapkan ada bantuan sampai mereka kembali ke Kampung Halamannya bersama istrinya tercinta dengan kesembuhan. Bantuan disampaikan untuk kebutuhan mereka selama berobat di RSCM setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 468.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal : 9 Desember 2013.

ibu Lindawati terkena Fistel Vesicovaginalis

ibu Lindawati terkena Fistel Vesicovaginalis

———————————————————–

YAYAT SUMIYATI, 29 tahun, Alamat: Kampung Lamaran 1, RT.8/4, Solokan, Pakis Jaya, Karawang. Yayat Sumiati menderita Tumor Kista yang begitu membebaninya, Perutnya besar melebihi orang hamil. Saat dijenguk Kurir #SedekahRombongan, Yayat mengeluhkan keadaannya yang ingin berobat namun tak mempunyai biaya karna Yayat hanya seorang Janda dan sudah tidak bekerja lagi karna terhalang oleh penyakitnya tersebut. Alhamdulillah, #SedekahRombongan terus mendampingi Yayat di RSCM Jakarta. Bantuan lanjutan disampaikan untuk biaya sehari-hari selama rawat jalan dan tinggal di sekitar RSCM setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 475. Setelah beberapa kali menjalani kemo dan tindakan lainnya pra operasi, Yayat saat ini sudah menjalani operasi dan masih dalam proses pemulihan di ruang rawat inap, semoga ia dapat berangsur sehat dan baik.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal: 7 Desember 2013

Ibu Yayat Sumiati menderita Tumor Kista

Ibu Yayat Sumiati menderita Tumor Kista

———————————————————–

ADE BAHTIAR (8), Kp. Sukasari Desa Rancapaku RT 3/8 Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Putra dari Pak Lili (44) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang jualan kupat tahu dan cimol (sejenis makanan kecil jajanan anak-anak) ini sekitar pukul 15.00 sore 5 hari yang lalu tiba-tiba tidak sadarkan diri dan suhu badannya panas sekali. Badannya kejang-kejang dan Dik Ade sperti yang kehilangan kesadarannya. Melihat kondisi yang mengkhawatirkan seperti itu Bu Yayah (42), ibunya, dengan bantuan para tetangganya segera membawa Dik Ade ke Dokter, karena Pak Lili saat itu sedang berkeliling menjajakan jualannya. Setelah diperiksa Dokter dan diberi obat, Dokter menyarankan agar Dik Ade segera dibawa ke RSUD apabila panas badannya tidak turun-turun. Besoknya suhu badan Dik Ade tidak juga kunjung turun, keluarga kebingungan karena tidak memiliki biaya untuk transportasi dan bekal jika harus dibawa ke RSUD Tasikmalaya, meskipun mereka memiliki JAMKESMAS. Menerima kabar tentang kesulitan keluarga Dik Ade Bahtiar, Kurir segera menemui keluarga miskin ini langsung ke rumahnya. Melihat keadaan rumah,dan informasi tentang keadaan keluarga ini yang didukung oleh Ketua RT setempat, serta kondisi Dik Ade Bahtiar yang terbaring lemah dengan panas badan tinggi dan tak sadarkan diri, atas ijin keluarga, Kurir SR segera membawanya ke IGD RSUD Tasikmalaya saat itu juga. Alhamdulillah setelah mendapatkan penanganan Tim Dokter dan menginap semalam di IGD, akhirnya kondisi Dik Ade Bahtiar yang didiagnosa menderita susp. Meningitis mulai membaik, dan akhirnya dirawat inap. Menurut Dokter, kalau saja Dik ade Bahtiar terlambat ditangani mungkin akan berakibat fatal. #SedekahRombongan mendampingi penuh proses perawatan Dik ADe Bahtiar dan menyampaikan santunan untuk biaya transportasi serta pengobatannya.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal : 8 November 2013

Dik Ade Bahtiar yang didiagnosa menderita susp. Meningitis

Dik Ade Bahtiar yang didiagnosa menderita susp. Meningitis

———————————————————–

IING (55), Kp. Sayuran RT 5/8, Desa Padakembang Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Di usia tuanya suami dari Bu Cicih (50) ini harus mengalami penderitaan yang cukup berat. Komplikasi beberapa penyakit menghinggapi bapak 3 orang anak yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani ini. Hernia, pembengkakan jantung, dan ginjal. Praktis aktivitas sehari-harinya berhenti total, dan keluarganya pun kehilangan tulang punggung yang selama ini selalu menjadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Meskipun mereka memiliki kartu Jamkesmas, hampir saja Pak Iing pulang paksa dari rumah sakit karena mereka sudah kehabisan bekal setelah lebih dari 2 minggu dirawat di RSUD Tasikmalaya. Untunglah Allah mempertemukan keluarga miskin ini dengan Kurir #SedekahRombongan, yang segera menaggapi kesuitan Pak Iing dengan menyampaikan santunan dari sedekahoics untuk membantu kelanjutan perawatannya.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 9 Desember 2013

Bapak Iing menderita Hernia, pembengkakan jantung, dan ginjal.

Bapak Iing menderita Hernia, pembengkakan jantung, dan ginjal.

———————————————————–

RIO SAPUTRA (8), Kp. Sikiridit Kubang Hurang, Desa Mekarjaya Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Putera pertama dari pasangan Bapak Apip (36), buruh bengkel, dan Ibu Dedeh (31) ini sejak kecil didiagnosa menderita penyakit Jantung bocor. Ia pernah menjalani operasi jantung dua kali, yaitu sewaktu berusia 1,5 tahun dan 2 tahun di RSCM. Setelah itu kondisi Dik Rio mulai membaik, tetapi sebulan yang lalu ia menderita penyakit typhus, dan setelah 4 hari muka dan badannya bengkak-bengkak. Keluarga yang memiliki tanggungan 2 orang anak yang masih kecil-kecil ini segera membawanya ke dokter, dan setelah diperiksa, dokter menyarankan agar Dik Rio segera dibawa ke rumah sakit karena diperkirakan kondisi jantungnya terganggu dan ada cairan di paru-parunya sehingga Dik Rio kerap batuk-batuk. Pak Apip dan Bu Dedeh tidak segera membawa Dik Rio ke rumah sakit karena mereka kesulitan untuk biayanya. Hampir 4 hari sejak disarankan dokter untuk membawa Dik Rio ke rumah sakit, ia belum juga dibawa ke RS. Allah jualah yang Maha Pengatur, sehingga keluarga miskin ini dipertemukan dengan Kurir SR. Atas persetujuan keluarga, Dik Rio segera dilarikan ke IGD RSUD Tasikmalaya. Setelah mendapatkan penanganan di IGD, malamnya Dik Rio langsung dirawat inap. Karena belum memiliki Jamkesmas, #SedekahRombongan hari Senin kemarin segera membantu pengajuan Jaminan Kesehatan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya. #SedekahRombongan menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk meringankan beban keluarga ini.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 8 Desember 2013

Adik Rio didiagnosa menderita penyakit Jantung bocor

Adik Rio didiagnosa menderita penyakit Jantung bocor

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 34,743,350,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 483 ROMBONGAN

Rp. 15,331,442,458,-