Adik felizza juang usia 3 bulan,alamat jl.kh abdul aziz gang anggur no.58,RT02 RW08 desa kebonsari kulon kecamatan kanigaran kabupaten Probolinggo.. Putri pertama pasangan bpk heri ariffendi dan ibu putri tanjungsari ini mengalami sakit benjolan besar dileher.. Ayahnya adalah seorang buruh harian di proyek PLTU paiton.. Kami membawa dek felizza ke malang untuk melakukan pengobatan.. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan disimpulkan oleh dokter bahwa dek felizza menderita tumor getah bening dan ikhtiar yang dilakukan dokter adalah dengan cara operasi,operasi dilakukan 2x.. Saat ini dek felizza tinggal melakukan kontrol rutin.. Bantuan ini dipergunakan untk pelunasam biaya operasi dn keperluan dek felizza

Jumlah Bantuan : Rp.9.720.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan
Tanggal 29/11/2013

Adik Feliza mengalami sakit benjolan besar dileher

Adik Feliza mengalami sakit benjolan besar dileher



———————————————————–

Bapak wiyanto usia 44tahun saat ini bekerja sebagai tukang tambal ban di daerah kenteng ngadirojo, rumah di randusari,kec.ngadirojo,wonogiri ini mempunyai 4 anak yg masih kecil. Keseharian berjuang untuk melawan sakit paru-paru yang di deritanya, hasil dari tambal pun hanya cukup untuk kebutuhan makan. Mengingat berapa besar penghasilan tiap hari hanya sebagai tukang tambal ban di pinggir jalan raya. Saat hujan, tempat nya utk menambal bocor, sebab untuk tidak bocor beliau butuh deklit yang sampai saat ini pun belum bisa membelinya. Bantuan para sedekaholics via #sedekahrombongan, sekedar untuk membeli deklit agar bisa bekerja dengan baik semoga menambah semangat dan rejeki beliau untuk menopang hidup pak wiyanti dan keluarganya. Semoga ALLAH membaikkan.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
diberikan tanggal : 19 nopember 2013.
kurir @mawanhananto @saptuari

Bapak Wiyanto menderita sakit paru-paru

Bapak Wiyanto menderita sakit paru-paru

———————————————————–

HARIS HANDIKA MAULANA. Usianya baru 11 tahun. Ia tercatat sebagai siswa SDN Cihanjawar I Kelas 4. Bersama nenek dan kakeknya, ia tinggal di rumah sangat sederhana di Kampung Tabrik RT.1/2, Desa Margamulya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Ayahnya, Dadang Darojat (42) sehari-hari dikenal sebagai buruh tani dan bangunan. Ibunya, Meri (43) hanya ibu rumah tangga biasa yang kesehariannya disibukkan dengan mengurus ketiga anaknya. Perceraian kedua orangtua Haris telah menorehkan luka psikologis bagi anak pendiam ini. Anak sekecil itu pastilah belum siap memikulnya, Penderitaan Haris tak berhenti sampai di situ. Masih terbayang dalam benaknya saat ia dan ibunya mengalami kecelakaan di dapur. Hari itu, lima bulan lalu, mereka tersiram air panas ketika memasak, Warga langsung membawa mereka ke klinik dan Puskesmas. Sayang, Haris belum pernah diperiksakan ke RSUD Soreang karena takut tidak mampu membayar biaya rumah sakit. Keluarganya tidak memiliki Jamkesmas, Mereka lebih memilih pengobatan alternatif/tradisional. Ibunya Alhamdulillah pulih karena lukanya tidak sebanyak yang dialami Haris. Sayang, ibunya harus terpisah dengan bapaknyadan Kini Haris tinggal bersama neneknya. #SedekahRombongan merasakan kepedihan mereka dengan menyampaikan santunan untuk biaya pengurusan Jamkesmas, transportasi dan biaya sehari-hari selama berobat ke rumah sakit. Anak ini. Jaminan kesehatannya sangat terbatas.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 28 November 2013

Adik Haris tersiram air panas ketika ibunya memasak

Adik Haris tersiram air panas ketika ibunya memasak

———————————————————–

GALIH DWITAMA, 19 tahun, Alamat: Blok X Gang 1, RT.2/3, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Ayah: Yusroni (48), Pekerjaan Sopir Angkot dan Ibu: Hartati (45). Pada tanggal 15 November 2013, Galih mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan dari Tanjung Priok ke Cilincing di sebuah angkot yang ugal-ugalan yang akhirnya menabrak trotoar dan Galih yang duduk di bagian tengah terpental jauh keluar. Syukur dia selamat walaupun badannya terluka cukup lumayan parah, karna angkot itu akhirnya tertabrak mobil kontainer besar yang posisinya ada di belakang angkot tersebut. Galih awalnya langsung dibawa ke RS. Swasta terdekat yang tidak bekerjasama dengan KJS dan menyebabkan ia harus membayar tagihan yang cukup lumayan besar dan membebani pak Yusroni, Maka pak Yusroni kebingungan harus membayar biaya ke RS tersebut walau saat ini Galih sudah dipindahkan ke RS Koja Jakarta Utara, Pak Yusroni mempunyai tanggungan 3 orang dalam keluarganya. #SedekahRombongan ikut merasakan beban mereka, bantuanpun disampaikan untuk membantu membayar rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal: 26 November 2013.

Bapak Galih mengalami kecelakaan

Bapak Galih mengalami kecelakaan

———————————————————–

DIDIN, 38 tahun, Alamat: Kampung Nyalindung RT.3/2, Desa Margamulya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Pekerjaan: Kuli Bangunan. Kang Didin tak berdaya saat ini, jangankan untuk menghidupi anak istrinya bahkan untuk berjalanpun ia tak mampu karena tulang/otot pinggangnya bermasalah tak berfungsi. Mungkin karena terlalu sering memaksakan memikul beban di luar kemampuannya, Sampai saat ini belum ada kepastian diagnosa rumah sakit karena ia belum mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Walaupun memiliki Jamkesmas, keluarganya tak mampu mengupayakan kesembuhannya karena ketiadaan biaya. Pak Mamat, bapaknya, juga terkena stroke hampir 9 bulan. Saat bertemu dengan Kurir #SedekahRombongan, mereka menuturkan kisah hidupnya sambil sesekali menyeka air mata: Terlihat juga kepiluan, rasa malu, dan harapan. Saat pertama kali Pak Didin merasakan duduk di kursi roda, tak henti-hentinya ia mengucapkan terimakasih dan doa bagi semua. Bantuan lanjutan disampaikan untuk pak Didin yang saat ini kondisinya bertambah parah, Ia mengeluarkan nanah terkadang pada saat buang air kecil. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 458.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 28 November 2013.

Bapak Didin untuk berjalanpun ia tak mampu karena tulang/otot pinggangnya bermasalah tak berfungsi

Bapak Didin untuk berjalanpun ia tak mampu karena tulang/otot pinggangnya bermasalah tak berfungsi

———————————————————–

ANNISA, 1 tahun, Alamat: Kampung Bojong Malaka, RT.2/13, Kopo, Kutawaringin, Bandung. Ayah: Wawan, 29 tahun, Pekerjaan Kusir Delman. Pada usia 1 bulan sudah terdiagnosa Hydrochepalus dan sudah dilakukan pemasangan selang namun saat ini harus dirawat lagi karna kambuh dan tersuspect Viningitis. Treatment terhadap kesehatan Annisa sepertinya cukup memakan waktu lama dan perlu moril dan materil, Kedua orangtuanya sangat tidak mampu untuk mengobatinya lagi karna alasan biaya yang sangat mahal. Dan saat ini upaya mendapatkan Gakinda telah mereka miliki serta Annisapun sudah berobat jalan ke RSHS, kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk keluarga ini untuk keperluan transport ke Rumah Sakit dan membeli susu setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 462. Sudah 3 kali Annisa mendapat tindakan dioperasi untuk menyembuhan penyakitnya, Akan tetapi perkembangan kesehatannya sampai saat ini belum menggembirakan. Bahkan kini, ia juga divonis epilepsi serta mata dan pendengarannya tak berfungsi. Dia mati dalam hidup, Haruskan putus asa dan berhenti berharap? “Tidak!” Kata ibunya, Ishma. “Sampai batas kemampuan dan keputusanNYA, kami akan terus berobat”,. Semoga Annisa lekas sembuh….

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal 28 November 2013.

Adik Annisa terdiagnosa Hydrochepalus

Adik Annisa terdiagnosa Hydrochepalus

———————————————————–

MUH. RIZKI, 17 bulan, Alamat: Kp.Pabuaran RT.1/5, Kertajaya, Rumpin, Bogor. Sungguh menyedihkan nasib bayi Rizki, Sejak kecil sudah terkena penyakit yang sangat menyakitinya. Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS, Mata sebelah kirinya menonjol keluar dan saat ini sedang berobat jalan ke RSCM Jakarta. Sepertinya akan mengalami tindakan perobatan panjang, begitu kata ibunya: Siti Solihat, 39 tahun menyatakan kesulitan yang mereka hadapi dimana tanggungan anakpun semuanya 5 orang masih kecil-kecil. Ayahnya: Acang, 41 tahun adalah seorang Supir Truk pengangkut pasir, Kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan membeli obat setelah sebelumnya masuk di Rombongan 461, Semoga anak Dhuafa ini diberikan kesehatan yang pulih hingga dapat tumbuh besar dan jadi harapan kedua orangtuanya. Saat terakhir ditemui, kondisi rizki sedang melemah dan dalam perhatian khusus dokter.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal : 28 November 2013.

Adik Rizki Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS

Adik Rizki Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS

———————————————————–

FITRIA NIKMATUL HASANAH, 5 tahun, Alamat: Jl. Gema Harjo IV, Pengkol, Jepara, Jawa Tengah. Ayah: Sutrisno Tri Widodo dan Ibu: Sari. Sejak lahir ananda Fitria sudah terindikasi Jantung bocor dgn badan, bibir, jemari membiru – Namun dokter memberitahukan bahwa Fitria belum cukup umur untuk dioperasi. Hingga saat ini Fitri masih terus merasakan penderitaan yang seharusnya tidak dia alami pada usia ceria umumnya anak-anak, Suhu badan naik turun, nafas tersengal-sengal. Apa daya Ayah Fitria hanya seorang Karyawan Koperasi di desanya serta Ibunya tidak bekerja karna harus menjaga Fitria, tak mampu untuk membiayai operasi fitri yang berkisar akan menghabiskan dana 70juta lebih. Saat ini merekapun tinggal di rumah Kakak pak Sutrisno yang hanya seorang Tukang Kayu. Hingga akhirnya #SedekahRombongan dipertemukan Tuhan dengan keluarga Fitria, yang akan membantu dan mendampingi perobatannya dan Tanggal 2 April 2013 Fitria masuk Ruang Operasi di UPJT RSCM. Kini Fitria telah kembali ke Jakarta untuk operasi kedua, Bantuan lanjutan diberikan untuk biaya sehari-hari mereka selama kontrol dan menunggu jadwal operasi di RSCM setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 461. Rencana operasi kedua Fitria pada minggu pertama November, Semoga dimudahkan Allah…

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal : 28 November 2013.

ananda Fitria sudah terindikasi Jantung bocor dgn badan, bibir, jemari membiru

ananda Fitria sudah terindikasi Jantung bocor dgn badan, bibir, jemari membiru

———————————————————–

KASTEM, 39 tahun, Ibu 2 anak warga kampung Jengkol RT.3/7, Kel. Bojen, Kec. Sobang, Pandeglang ini sudah 20 tahun lebih menderita sakit Tumor di Pipi. Awal sakit tahun 1991 dan pengobatan pertama dilakukan di RSHS Bandung, operasi pertama pengangkatan tumornya dilakukan tahun 1992, pengobatan lanjutan dengan rawat jalan namun karna tidak mempunyai bekal yang cukup selama berada di Bandung, pengobatannyapun sering tidak dilanjutkan. Awal tahun 2013 Tumor di Pipi bu Kastem tumbuh dan membesar kembali. Melihat kondisi ini pak Rokim suami bu Kastem yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani di kampungnya berusaha kembali melakukan pengobatan untuk istrinya, berbekal Jamkesmas yang dimiliki pengobatanpun dilakukan di RSUD Berkah Pandeglang yang kemudian dirujuk ke RSCM jakarta. Tanggal 10 Juni 2013, Operasi ke 2 pengangkatan Tumor bu Kasnem berhasil dilakukan, namun pasca operasi pengobatan akan dilanjutkan dengan rencana beberapa kali penyinaran. Pengobatan yang panjang dan lama menguras bekal mereka selama berada di Jakarta, selain berobat selama tinggal di Jakarta merekapun harus membayar uang sewa kosan dan biaya makan sehari-hari, sementara selama berada di Jakarta pak Rokim praktis sudah tidak bekerja dan harus mendampingi istrinya. Alhamdulillah, Allah mempertemukan #SedekahRombongan dengan keluarga miskin ini dan bantuan lanjutanpun disampaikan untuk biaya hidup sehari-hari dan mengontrak selama berobat di RSCM Jakarta setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 466.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 29 November 2013.

Ibu Kastem menderita sakit Tumor di Pipi

Ibu Kastem menderita sakit Tumor di Pipi

———————————————————–

ROMLI HASAN, 22 tahun, Warga asal Dusun II RT.4. Kel/Desa. Kandis II, Kec. Kandis. Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan. 8 bulan yang lalu saat ia masih bekerja di ladang, tiba-tiba dadanya terasa sesak dan sulit bernafas, Romli Hasan mengira apa yang ia rasakan adalah sakit sesak napas biasa, namun setelah pulang kerumahnya sesak napasnya semakin berat. Oleh orangtuanya Romli pun dilarikan ke Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi dan langsung dirawat di IGD Rumah Sakit tersebut, dari hasil pemeriksaan dokter diketahui Romli terkena serangan Jantung. Pengobatan dilakukan beberapa kali rawat jalan dan oleh team dokter Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi Romli dirujuk pengobatan lanjutannya ke RSCM Jakarta. Bpk Aridi, 61 tahun, orangtua Romli Hasan yang sehari-harinya juga menjadi petani ini sangat sedih melihat kondisi anaknya, apalagi pengobatan selanjutnya Romli Hasan harus jalani operasi Jantung di RSCM Jakarta. Keterbatasan ekonomi menjadi kendala keluarga ini, namun pengobatan harus dilanjutkan demi kesembuhan anaknya, dengan bekal seadanya akhirnya pak Aridi membawa Romli Hasan ke RSCM Jakarta. Sudah hampir 3 bulan pak Aridi dan Romli Hasan berada di Jakarta, proses pengobatan tidak seperti apa yang mereka bayangkan, datang dan bisa langsung dilakukan operasi. Di RSCM Jakarta Romli Hasan harus lakukan serangkaian pemeriksaan, dari mulai konsul di poli Cardiologi, Tes Lab, CTscan, Rongent Thorax, dll yang memakan jangka waktu panjang sebelum penjadwalan operasinya dan itu tentunya berkaitan dengan bekal yang mereka bawa untuk sementara tinggal di Jakarta selama berobat rawat jalan, mereka harus sewa tempat/kos dan biaya sehari-hari yang memang cukup tinggi. Bantuan lanjutan disampaikan untuk keperluan mereka sehari-hari setelah bantua sebelumnya masuk di Rombongan 462.

Jumlah Bantuan Rp. 500.000,-
Kurir @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal: 29 November 2013.

Bapak Romli terkena serangan Jantung

Bapak Romli terkena serangan Jantung

———————————————————–

SAMI, 46 tahun, Alamat Kampung Gili-gili RT.1/6, Sukatani, Bekasi. Suami: Suhandi, 53 tahun, Pekerjaan Pencari Barang Bekas. Ibu Sami terkena penyakit Kusta yang membuat dirinya rendah diri dan berasa terasing dari lingkungannya, pernah berobat 2 tahun lalu ke RS.Sitanala Tangerang namun tidak dilanjutkan karna alasan biaya. #SedekahRombongan membantunya untuk melanjutkan terus perobatannya karna saat ini fasilitas kesehatan dari Pemerintah sudah bu Sami dapatkan dan diperkirakan akan terus melakukan kontrol hingga 10 kali, Bantuan lanjutanpun disampaikan untuk kebutuhan operasional transport ke RS Sitanala, Tangerang setelah sebelumnya masuk di bantuan Rombongan 458.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via @romli_iyom
Tanggal : 29 November 2013

Ibu Sami terkena penyakit Kusta

Ibu Sami terkena penyakit Kusta

———————————————————–

Ibu Rosidah usia 35thn,alamat jalan Riau gang XI no.13 Sumbersari,Jember.Sejak bulan puasa ramadhan kemarin beliau mulai sakit yang disebabkan saat berbuka puasa ibu Rosidah mengkonsumsi buah pepaya&mengalami infeksi lambung,infeksi ini menyebabkan lambungnya bengkak sehingga membuat ibu Rosidah tdk dpt beraktifitas&hanya bisa terbaring lemas sampai saat ini.Ini disebabkan keterbatasan biaya utk membawa berobat karena suaminya bapak Sugeng usia 40thn hanya bekerja sebagai tukang kebun sebuah Taman Kanak-Kanak.Semoga bantuan ini bisa membantu kesembuhan ibu Rosidah,Aamiin….

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @YudhoAri
Tanggal : 27/11/2013

Ibu Rosidah mengalami infeksi lambung

Ibu Rosidah mengalami infeksi lambung

———————————————————–

Adik nurulaini berumur 4thn berasal dari dusun sumbernangka,ledokombo,jember. Dia adalah anak yg normal pd saat lahir,pd usia 2thn ada benjolan di mata kanannya yg semakin membesar,setelah di periksakan ke RS jember akhirnya di rujuk ke RS soetomo surabaya utk dilakukan pengangkatan mata kanannya menggunakan jamkesmas ortunya pada bln juli,seharusnya bln agustus kontrol utk dilakukan kemotherapy tp karna ortunya yg buruh serabutan tidak punya biaya lg utk ongkos&hidup selama disurabaya akhirnya tdk kontrol,pada bulan september 2012 benjolan dilehernya muncul hingga membesar sampai sekarang,ortunya hanya bisa pasrah krna ortunya sudah tidak mendapat jatah jamkesmas yang baru tahun 2013. Kami membawa dek nurulaini untuk melanjutkan pengobatan yang sempat terputus. Dan tindakan yang dilakukan dokter adalah dengan cara kemoterapi.. Saat ini protokol kemo nurulaini dganti karena setelah dilakukan pemeriksaan kanker diindikasikan menyebar ke mata yang satu nya.. Saat ini nurulaini sudah selesai melakukan kemo keenam dg protokol baru.. Bantuan ini dipergunakan biaya RS dan beli obat untuk kemo keenam serta uang saku selama di malang..

Jumlah Bantuan : Rp.4.550.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @yudhoari
Tanggal : 29/11/2013

Adik Nurulaini usia 2thn ada benjolan di mata kanannya yg semakin membesar

Adik Nurulaini usia 2thn ada benjolan di mata kanannya yg semakin membesar

———————————————————–

Jemiyem, 24 tahun warga Girinyono, Rt 43 Rw 22 Sendangsari, Pengasih, KulonProgo, Jogjakarta ini sudah 2 tahun mengalami patah tulang di bagian lutut karena kecelakaan kerja.. Mengalami kecelakaan kerja yang cukup parah sampai mengakibatkan pendarahan.. Pendarahan yang semula di anggap biasa ketika diperiksakan ke dokter di indikasikan ada bakal tumor di lututnya.. Kami bertemu mbak jemiyem dan mendampingi selama pengobatan.. Mbak jemiyem telah menjalani operasi pengambilan pen dan biopsi bakal tumor yang di idapnya.. Dua opsi yang disarankan oleh dokter,opsi pertama adalah amputasi dan yang kedua adalah transplantasi lutut untuk membuatnya bisa berjalan normal dan membersihkan bakal tumornya.. Opsi kedua dipilih untuk ikhtiar pengobatannya dan saat ini mbak jemiyem berada di surabaya untuk pengobatan lanjutan.. Pemeriksaan lengkap pun sudah dilakukan.. Dan tanggal 17 november jm 10 pagi mbak jemiyem dioperasi.. Operasi dilakukan hampir 10 jam.. Alhamdulillah operasi yang dilakukan lancar dan saat ini mbak jemiyem masih pemulihan kondisi pasca operasi dilakukan.. Fisioterapi untuk mbak jem akan segera dlakukan.. Bantuan ini dipergunakan untuk beli obat,deposit rs pasca operasi,uang saku dn sgala keperluan mbak jemiyem..

Jumlah Bantuan : Rp.7.000.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @estata2 @shelgi @indrapwicaksono
Tanggal : 29/11/2013

Ibu Jemiyem mengalami patah tulang di bagian lutut karena kecelakaan kerja

Ibu Jemiyem mengalami patah tulang di bagian lutut karena kecelakaan kerja

———————————————————–

Pak Relo usia 50thn beralamat di kelurahan kotakulon,kabupaten bondowoso. Sudah lebih dari 1tahun beliau sakit kanker kelenjar getah bening.selama ini beliau hanya berobat dng pengobatan alternatif.Selama ini hanya istrinya yg mencari nafkah utk menghidupi ketiga anaknya yg bekerja sebagai guru sekolah dasar karena sdh 1tahun pak relo tidak mampu bekerja seiring sakitnya yg bertambah parah.. Saat ini pak Relo berada di surabaya untuk melakukan ikhtiar pengobatan.. Pengobatan yang dilakukan adalah dengan cara kemoterapi.. Dan kemoterapi pun sudah selesai dilakukan, saat ini pak relo melanjutkan ikhtiar yang selanjutnya yakni penyinaran.. Penyinaran seri pertama dan kedua sudah selesai dilakukan,penyinaran seri ketiga saat ini masih berlangsung berlangsung.. Bantuan ini dipergunakan untuk beli obat,uang saku + makan selama di surabaya dn kebutuhan lain-lain..

Jumlah Bantuan : Rp.3.000.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @estata2 @shelgi
Tanggal : 29/11/2013

Bapak Relo sakit kanker kelenjar getah bening

Bapak Relo sakit kanker kelenjar getah bening

———————————————————–

Bu sutinah berumur 44 tahun beralamat di jalan tlogosari 03/04 desa tosari kabupaten pasuruan jawa timur.. Beliau adalah janda beranak 3 menderita kanker payudara sejak 4 tahun yang lalu.. Pengobatan pun dlu sudah sempat dilakukan dengan cara kemoterapi dengan menggunakan jamkesda.. Namun sayang pengobatan dan kontrol rutin pun tidak diterskan oleh bu sutinah.. Bbrp bulan terakhir bu sutinah mengeluh nyeri hebat dan sedikit pendarahan disertai nanah dbenjolan yang sama.. Kami membawa bu sutinah ke malang untuk berobat lagi dan dokter mengharuskan bu sutinah untuk melakukan kemoterapi lagi.. Bantuan ini dipergunakan pembayaran biaya RS untuk kemoterapi keempat dan kelima..

Jumlah Bantuan : Rp.2.970.600,-
Kurir: @karmanmove @adist_ramadhan @decepe59
Tanggal : 29/11/2013

Ibu Sutinah menderita kanker payudara

Ibu Sutinah menderita kanker payudara

———————————————————–

Karista maulida, umurnya 4 thn , sakit sejak berumur 3 tahun. Aslinya berasal dari morome konda kab konawe sulawesi tenggara.. Di diagnosis tumor otot oleh dokter di sulawesi tenggara. Karena dokter di rs daerah sulteng tidak sanggup kemudian dek karista dirujuk ke surabaya.. Tepatnya di rs dr. Soetomo akhirnya diketahui diagnosis small round cell carcinoma.. Dokter di rs soetomo karista diharuskan utk melakukan kemoterapi sebanyak 8x tapi pada kemoterapi yg ke 5 harus berhenti karena jamkesmas yang selama ini dipakai tdk berlaku lagi.. Beberapa kali keluarga kesulitan untuk mengurusi jamkes yg baru.. Sehingga terhentilah pengobatan dek karista.. Selama pengobatan di surabaya, karista tinggal di rumah saudara neneknya di desa singkul, kec karang tawar, Lamongan.. Kami membawa dek karista ke malang untuk melanjutkan ikhtiar pengobatannya.. Alhamdulillah kemoterapi sampai seri kedelapan sudah dilalui sesuai protokol kemo yang sudah diterbitkan oleh dokter.. Pasca kemo selesai dek karista diharuskan melakukan CT scan setelah dilakukan CT scan dokter menambah kemo karista menjadi 3x lagi.. Saat ini karista sudah selesai melakukan melakukan kemoterapi tambah dan dokter menyarankan untuk melakukan MRI.. MRI sudah dilakukan dan tindakan selanjutnya adalah dengan cara operasi.. Operasi pengambilan sisa tumor dilakukan tanggal 28 november 2013.. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya operasi dan beli obat

Jumlah Bantuan : Rp.5.523.500,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @decepe59
Tanggal : 29/11/2013

Adik Karisa diagnosis small round cell carcinoma

Adik Karisa diagnosis small round cell carcinoma

———————————————————–

Ibu Mahrus Manisa beralamat di desa mlandingan wetan kecamatan bungatan kabupaten situbondo . Beliau di diagnosa dokter mengalami Kanker payudara (ca mamae) stadium 4 dan sudah di deritanya kurang Lebih 1 tahun. Bu manisa sudah melakukan kemoterapi sampai enam kali.. Ikhtiar selanjutnya adalah dengan cara penyinaran.. Penyinaran seri ketiga sudah selesai dilakukan.. Stelah dilakukan pemeriksaan ulang dokter menyarankan bu manisa untuk melakukan penyinaran tambahan setelah lebaran.. Penyinaran tambahan pun sudah selesai dilakukan..Saat ini bu manisa berada di malang untuk melakukan kontrol rutin..Dn hasilnya baik..Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pemeriksaan,biaya kontrol,obat,transportasi dn uang saku selama di malang

Jumlah Bantuan : Rp.1.086.500,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan
Tanggal : 29/11/2013

Ibu Marisa di diagnosa dokter mengalami Kanker payudara (ca mamae) stadium 4

Ibu Marisa di diagnosa dokter mengalami Kanker payudara (ca mamae) stadium 4

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 40,850,600,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 479 ROMBONGAN

Rp. 15,184,550,313,-