Bapak Suroso (49 th) adalah warga di Jl. Tegalmulyo RT 11, Rw 02, Yogyakarta yang bekerja sebagai security di perusahaan meubel dan buruh angkut di kampungnya. Beliau tinggal bersama seorang istri bernama Ibu Sri Nurarini (45 th/ IRT) dan 4 orang anak. Pak Suroso menderita penyakit hernia sejak 3 tahun lalu namun tidak beliau hiraukan karena keterbatasan biaya. Pada tanggal 11 November kemarena Pak Suroso di bawa ke RS. Nur Hidayah dan langsung dioperasi. Biaya sebesar Rp. 4.440.000 ini merupakan biaya operasi di RS. Nur Hidayah, Bantul.

Jumlah Bantuan : Rp.4.400.000,-
Kurir: @KarmanMove via @nurazizrohman @iblisganteng @dewiiiwulan
Tanggal : 25/11/2013

Pak Suroso menderita penyakit hernia

Pak Suroso menderita penyakit hernia



———————————————————–

Mbah wiji hidup sebatang kara, di usianya saat ini yaitu 85th,beliau tidak punya siapa-siapa. Untuk makan sehari-hari mengandalkan bantuan dari tetangga yang belum tentu tiap hari ada yang bersimpati kepadanya. Dengan kondisi itu, tim kurir sedekahrombongan wonogiri bersama dengan komunitas motor ninjanisti memberikan bantuan kepadanya, beberapa rekan saling membersihkan rumahnya,kerja bakti. Dan insyaallah, kegiatan tersebut berlanjut kemudian. Mbah wiji kini tinggal di dusun pelem, pracimantoro, kab. Wonogiri. Semoga di usia senjanya, beliau tetap diberikan kemudahan dan kebaikan oleh ALLAH SWT, dan mudah-mudahan bantuan para sedekaholics via #sedekahrombongan bisa mengurangi beban beliau saat ini.

Jumlah Bantuan: Rp.1.000.000,-
kurir : @ericksukirgenk @yulianto @mawanhananto @saptuari

Mbah wiji hidup sebatang kara di usia senja

Mbah wiji hidup sebatang kara di usia senja

———————————————————–

Mbah Jayatun Umur 70 Tahun Alamat di Dusun dhogunan rt.2 Tempel Pundong Bantul Yogyakarta. Mbah Jayatun hidup berdua dgn anaknya Mas Ridwan. Mbah Jayatun mengalami penyakit osteoporosis yg sudah lama dan kondisinya sekarang buruk. Mbah Jayatun menghidupi dirinya dan anaknya bernama Ridwan yang bekerja buruh buah lepas dgn pnghasilan tak menentu. Kondisi semakin sulit untuk menghidupi dirinya sendiri karena kondisinya yang bungkuk. Sebagian tanah miliknya ia jual untuk mencukupi kebutuhan hidup. Penghasilan sehari-hari mbah jayatun dan mas Ridwan tak menentu karena hanya mengandalkan barang rongsokan dan upah kerja serabutan.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa via Yuli Teguh dan Ismiyati
Tanggal Pemberian: 14 Nop 2013

Mbah Jayatun mengalami penyakit osteoporosis

Mbah Jayatun mengalami penyakit osteoporosis

———————————————————–

Panti Asuhan Al Anshor Alamat di RT 02 Garon Panggungharjo sewon Bantul Yogyakarta. Pengelola Bulik Mur dan Mbah Joyo. Jumlah penghuni 25 anak, mayoritas anak tidak mampu dan yatim, mereka sangat berpotensi dan ada yg sudah berprestasi

Jumlah Bantuan: Rp 2.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa via Rudianto
Tanggal Pemberian: 14 Nop 2013

Panti Asuhan Al Anshor Bantul Yogyakarta

Panti Asuhan Al Anshor Bantul Yogyakarta

———————————————————–

Bapak Bagyo Umur: 80 Tahun Alamat: RT 02 Karang Poncowati Srandakan Bantul Yogyakarta. Pekerjaan Tukang Deres Kelapa dan mengolahnya menjadi gula jawa. Bpk Bagyo hidup berdua dgn anak nya mbak surti, dirumah bantuan gempa yg sangat memprihatinkan, kondisi fisik bpk bagyo sudah mulai renta, pendengarannya berkurang dan mata kabur, kondisi anaknya lebih memprihatinkan lg menderita epilepsy dan sering kambuh. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, bpk bagyo bekerja menderes kelapa, dengan fisik yg sudah renta masih sanggup untuk memanjat pohon kelapa untuk mengambil nira, yang kemudian mereka masak untuk menjadi gula jawa, dari hasil menjual gula kelapa itulah mereka mendapatkan uang untuk membeli kebutuhan hidup sehari- hari. Karena kondisi mbak surti yg menderita epilepsi membuat dirinya tersisih dari pergaulan di kampungnya, yg menimbulkan rasa minder yg terus berkepanjangan, efek dari itu sekarang kepercayaan dirinya habis karena tidak bisa hidup sewajarnya sehingga hanya dirumah saja, sehingga dia tidak bisa bekerja untuk membantu bapaknya

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa via Rudianto
Tanggal Pemberian: 14 Nop 2013

bpk bagyo sudah mulai renta, pendengarannya berkurang dan mata kabur

bpk bagyo sudah mulai renta, pendengarannya berkurang dan mata kabur

———————————————————–

Mas Loso Umur 30 Tahun Alamat di RT 69 Pedak Trimurti Srandakan Bantul Yogyakarta. Pekerjaan Buruh Cuci Piring Angkringan dan buruh mencari rumput dan kayu bakar. Mas Loso dan ibunya hidup menumpang dirumah Pakdenya, karena tidak punya tempat tinggal, ibu dan pakdenya sudah sangat tua dan sering sakit-sakitan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, Mas Loso bekerja untuk mencari rumput atau kayu bakar jika ada yg menyuruh dan mendapat upah 5rb-10rb, itu untuk makan mas loso, ibunya, pakde dan budenya, jika sore hari mas loso bekerja membantu mencuci gelas dan piring di sebuah angkringan dan mendapat upah uang 5rb dan diberi makan. Karena kondisi fisiknya mas loso sering mendapat perlakuan yg tidak sewajarnya, diacuhkan lingkungan sekitar, tidak pernah mangenyam sekolah, membuat dirinya terbelakang, walaupun begitu mas loso tetap bersyukur masih bisa berjalan dan bekerja sebisanya untuk dapat makan dan minum. Mas loso adalah anak yatim dan tidak punya saudara lain, ibunya sudah tua dan sakit-sakitan, dalam keterbatasan yg dia miliki harus tetap bertahan hidup dan melanjutkan hidupnya dengan tiga orang yang sudah tua dan sakit-sakitan

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa via Rudianto
Tanggal Pemberian: 14 Nop 2013

Mas Loso Buruh Cuci Piring Angkringan dan buruh mencari rumput dan kayu bakar

Mas Loso Buruh Cuci Piring Angkringan dan buruh mencari rumput dan kayu bakar

———————————————————–

Mbah Siswo Suprapto Umur 92 Tahun Alamat di RT 04 Karang Poncosari Srandakan Bantul Yogyakarta. Mbah Siswo hidup berdua dng istrinya bu kayem di rumah yg sangat sederhana, mereka berdua tidak dikaruniai anak sejak menikah. Pekerjaan mbah sis adalah tukang deres kelapa, di usianya ygg sudah 92 thn masih sanggup memanjat kelapa untuk diambil niranya, kemudian diolah menjadi gula jawa, dari hasil menjual gula jawa itulah mereka membeli kebutuhan hidup, yg lebih memprihatinkan kelapa yg di deres cuma satu pohon saja

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa Via Rudianto & Irfan Rohudin
Tanggal Pemberian: 27 Nop 2013

mbah sis adalah tukang deres kelapa

mbah sis adalah tukang deres kelapa

———————————————————–

Sukamno Umur 60 thn Alamat di Dusun Tegalsari, kel. Semanu, kec semanu, kab Gunung Kidul, Yogyakarta. Bantuan ini adalah bantuan oprasional berobat ke RS cicendo Bandung. Bapak Sukamno adalah pasien dampingan sedekah rombongan yang sedang menunggu proses operasi mata di RS Cicendo Bandung. Bapak Sukamno sebelumnya telah menerima bantuan dari donatur sedekah rombongan pada rombongan 448 (sejumlah Rp. 2.000.000), 456 (sejumlah Rp. 1.500.000) dan 470 (sejumlah Rp. 1.000.000)

Jumlah Bantuan: Rp 2.000.000,-
Kurir Pemberi: @IqbalRekarupa via @JatunWN dan @FiterJimmy
Tanggal Pemberian: 22 Nop 2013

Bapak Sukamno adalah pasien dampingan sedekah rombongan yang sedang menunggu proses operasi mata

Bapak Sukamno adalah pasien dampingan sedekah rombongan yang sedang menunggu proses operasi mata

———————————————————–

Mbak Maryanti (31th) warga Kampung Gebang, Desa Kalitekuk, Kecamatan Semin, Gunung Kidul, DIY. Pada 24 Mei 2010 Mbak Maryanti mengalami kecelakaan di rumahnya ketika sedang memasak di dapur. Mbak Maryanti terkena minyak dan api hingga hampir sekujur tubuhnya terbakar dan mengalami luka bakar serius (combutio). Karena keterbatasan biaya, Mbak Maryanti hanya memeriksakan lukanya di Puskesmas dan dirawat di rumah dengan perawatan seadanya. Namun luka bakar serius ini mengakibatkan luka Mbak Maryanti memerlukan waktu 2 tahun untuk kering. Bahkan akibat dari kecelakaan ini, membuat Mbak Maryanti ditinggalkan oleh suami, sehingga harus hidup menjanda dan membesarkan putrinya, Prilia Mailana Putri (5th) seorang diri. Dari hasil perawatan di RS, Mbak Maryanti dinyatakan sudah sembuh dengan tumbuhnya jaringan baru di kulit.. Ini adalah biaya kontrol dan akomodasi sebesar

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @dika_taufiq
Tanggal : 25/11/2013

Mbak Maryanti mengalami kecelakaan di rumahnya ketika sedang memasak di dapur

Mbak Maryanti mengalami kecelakaan di rumahnya ketika sedang memasak di dapur

———————————————————–

Dengan semakin banyaknya pasien yang harus menginap di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Jogja, kebutuhan akan perlengkapan tidur bagi pasien juga semakin bertambah. Oleh karena itu, Tim #SR Jogja menambah jumlah kasur dan bantal dengan rincian 6 buah kasur seharga @ Rp. 330.000 dan 6 bantal seharga @ Rp. 25.000. Sehingga total pengeluaran untuk pembelian kasur dan bantal RSSR Jogja.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.130.000,-
Kurir: @KarmanMove via @kdunk_dkdunk, @awansan123
tanggal : 25/11/2013

Perlengkapan tidur dan kasur RSSR Yogyakarta

Perlengkapan tidur dan kasur RSSR Yogyakarta

———————————————————–

Ibu Sumirah (85 th) warga Tangkisan, Towangsan, Gatiwarno, Klaten Jawa Tengah. Beliau adalah istri dari alm. Bp. Mulyodadi (meninggal tahun 1996). Sejak tahun 2006 menderita stroke hingga mengalami kelumpuhan sebagian di sebagian kiri badannya. Pengobatan yang selama ini dilakukan terpaksa dihentikan karena masalah biaya (tidak punya Jamkesmas) dan ketakutan keluarga akan ketergantungan obat yang menyebabkan efek lain pada organ tubuh yang lain. Janda beranak 6 ini masih menanggung beban seorang anak yang belum berkeluarga. #SR memberikan santunan sebesar Rp. 1.000.000 untuk meringankan beban derita Ibu Sumirah.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @kdunk_dkdunk.
Tanggal : 25/11/2013

Ibu Sumirah menderita stroke

Ibu Sumirah menderita stroke

———————————————————–

Bapak Ahmad Subeni (37 th) beralamatkan di Mintoragan Rt 1 Nglaren Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Beliau sehari-hari bekerja sebagai produsen tempe. Suami dari Ibu Atin Afika (35 th/ IRT), sejak seminggu yang lalu mengalami sakit serangan jantung secara mendadak. Pak Ahmad kemudian langsung dilarikan ke RS Panti Rapih Yogyakarta untuk pengobatan. Setelah selama 5 hari dirawat di R. ICCU, beliau dipindahkan ke Bangsal untuk perawatan selanjutnya. Sebagai kepala keluarga yang sekaligus tulang punggung ini diharuskan istirahat total karena diagnosa penyumbatan pembuluh darah di Jantung. Pak Ahmad ini tidak memiliki Jamkes apapun dan memiliki tanggungan seorang istri dengan 2 anak yang masih duduk di kelas 2 SMP dan kelas 4 SD. Tagihan dari RS yang harus beliau tanggung sebesar 20 jutaan. #SR memberikan santunan untuk meringankan beban keluarga ini

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Kurir: @KarmanMove via @kdunk_dkdunk
Tanggal : 25/11/2013

Bapak Subeni diagnosa penyumbatan pembuluh darah di Jantung

Bapak Subeni diagnosa penyumbatan pembuluh darah di Jantung

———————————————————–

Ibu Ngatini (43th) beralamatkan di Bokoharjo Rt 02, Rw 04, Prambanan Sleman. Beliau tinggal bersama suaminya, Bapak Setiawan (41 th), bekerja sebagai buruh lepas dan seorang anak bernama Dika ( 9 th) yang juga mengalami penyakit Hemofili. Sejak 6 bulan lalu menderita sakit kanker payudara dan sudah dioperasi dibagian kiri. Namun sejak awal belum pernah dikemo dan disarankan untuk kemo. Saat ini sedang metastase ke paru-paru dan di rawat di RS. Hardjolukito Yogyakarta sudah lebih dari 1 bulan. Uang santunan sebesar Rp. 2.000.000 diberikan kepada Ibu Ngatini untuk meringankan biaya Rumah Sakit.

Jumlah Bantuan : Rp.2.000.000,-
Kurir: @KarmanMove via @RofiqSIVER @keliqer @imamnurhuda
Tanggal : 25/11/2013

Ibu Ngatini menderita sakit kanker payudara

Ibu Ngatini menderita sakit kanker payudara

———————————————————–

Dik Adit Khaerul Anam (4 th) adalah putra dari Bapak Mubadri (35 th) seorang buruh dan Ibu Kusmilah (36 th) seorang IRT. Dik Adit tinggal di dusun Pesentran Rt 3 Rw 1 Wonosuko, Kemiri, Purworejo, Jawa Tengah. Dik Adit adalah anak kedua dari dua bersaudara. Dik Adit menderita sakit Neuroblastoma yang awalnya matanya terkena debu (kelilipan) yang dikucek-kucek sehingga menimbulkan infeksi yang disertai demam. Dik Adit kemudian dibawa ke bidan dan diberi obat antibiotik namun tidak ada perubahan. Setelah itu dia dibawa ke Puskesmas dan diberi salep mata serta antibiotik, namun juga tidak ada perubahan. Keluarga dik Adit membawanya ke dokter mata yang hingga akhirnya dibawa ke RS Bethesda Purworejo dan dirujuk ke RS. Sardjito Yogyakarta. Di Sardjito dik Adit divonis menderita Radomiasarkoma dan protokol 1 kemo selama 19 minggu. Selama itu pula dik Adit tetap tidak mengalami perkembangan yang baik yang kemudian diganti protokol 2 dengan memvonis dik Adit menderita neuroastoma dan hingga kini kemo yang ke 20. Kondisi dik Adit justru semakin memburuk yang disertai perutnya mengecil. Dokter akhirnya memvonis dia tidak bisa disembuhkan lagi. Pada tanggal 21 November kemarena dik Adit dibawa pulang ke rumah. Dan pada tanggal 22 November 2013 ukul 16.39 WIB dik Adit dinyatakan meninggal dunia. Santunan sebesar Rp. 1.700.000 digunakan untuk meringankan beban derita keluarga dik Adit.

Jumlah Bantuan : Rp.1.700.000,-
Kurir: @RofqSILVER @tya_nurulendah @keliqer
Tanggal : 25/11/2013

Dik Adit menderita sakit Neuroblastoma

Dik Adit menderita sakit Neuroblastoma

———————————————————–

Dik Isma atau Ismatul Hawa (1,5 th), adalah putri dari Bapak Muh. Zarqoni (24th, pekerja bengkel) dan Ibu Yuni Astika Supriyatin (19th, IRT) asal Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah. Sejak 2012, di usia 1 tahun mulai tumbuh tumor di punggung dan bibir Dik Isma. Setelah diperiksa di puskemas, kemudian dirujuk ke RS Pekalongan, dan kemudian dirujuk kembali ke RS Karyadi Semarang. Terakhir akhirnya dirujuk ke RS Sarjito.Tahun 2012 itu pula Dik Isma didiagnosa tumor jinak pada punggung dan bibirnya. Dik Isma kemudian menjalani Operasi Pengangkatan Tumor Punggung, penyuntikan bibir dan saat ini masih menjalani kontrol rutin untuk mempersiapkan operasi pengangkatan tumor pada bibir. Bantuan sebesar Rp. 800.000 ini merupakan biaya akomodasi dari pekalongan ke jogja menuju RS. Sardjito.

Jumlah Bantuan : Rp.800.000,-
Kurir: @KarmanMove via @sinta_murtina @maryatiara
Tanggal : 25/11/2013

Dik Isma didiagnosa tumor jinak pada punggung dan bibirnya

Dik Isma didiagnosa tumor jinak pada punggung dan bibirnya

———————————————————–

Sri wahyuningsih,24 tahun asal dusun karanggayam,desa sukosari,kecamatan kauman ponorogo,setahun yg lalu mengalami sakit perut hebat..kemudian keluarga sri membawanya ke RSUD ponorogo.. Setelah dilakukan bbrp pemeriksaan diputuskan untuk dioperasi di RS ponorogo… Operasi dilakukan karena mbak sri menderita usus buntu,stlah operasi dilakukan ternyata mbak sri masih mengalami sakit perut dan luka bekas operasinya tak kunjung kering.. bahkan 6 bulan terakhir mulai mengeluarkan nanah… hal tersebut terus berlanjut sampai lukanya semakin parah sehingga kotoran pun keluar dari luka tersebut,bahkan akhir2 ini mbak sri sering mengalami sesak nafas.. Keluarga mbak sri tidak mampu membiayai biaya pengobatan..karena ibunya hanya buruh tani dan bapaknya buruh serabutan.. mereka masih punya tanggungan sekolah anak mereka yg kedua.. Kami membawanya ke malang untuk berobat..saat ini mbak sri baru saja keluar rumah sakit setelah hampir 3 minggu brada d RS.. Bantuan ini dipergunakan untuk beli obat,uang saku selama di malang dan keperluan sri

Jumlah Bantuan : Rp.2.080.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @decepe59 @annas_fuadi dan estata2
Tanggal : 27/11/2013

mbak sri menderita usus buntu

mbak sri menderita usus buntu

———————————————————–

Bu nawami beralamat di Desa pleyan kp.krajan kec panarukan rt 2 rw 1 45th situbondo menderita kanker payudara. Bu nawami adalah seorang istri dari p.beni. Pk beni hanya seorang kuli bangunan yang pekerjaan nya pun tidak menentu. Ikhtiar yan kami lakukan adalah dengan cara kemoterapi. Kemoterapi sampai keenam pun sudah dilakukan.. Ikhtiar lanjutan adalah dengan cara penyinaran.. Sinar seri pertama,kedua,ketiga dn keempat sudah dilakukan.. Dan saat ini sinar seri kelima sudah selesai dilakukan.. Saat ini pengobatan yang dilakukan dengan cara kontrol rutin.. Setelah dilakukan pemeriksaan rutin dokter menyarankan untuk melakukan penyinaran tambahan.. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya kontrol,general check up,transportasi..

Jumlah Bantuan : Rp.1.250.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan
Tanggal : 26/11/2013

Ibu Nawami menderita kanker payudara

Ibu Nawami menderita kanker payudara

———————————————————–

Ibu Mahrus Manisa beralamat di desa mlandingan wetan kecamatan bungatan kabupaten situbondo.. Beliau di diagnosa dokter mengalami Kanker payudara (ca mamae) stadium 4 dan sudah di deritanya kurang Lebih 1 tahun. Bu manisa sudah melakukan kemoterapi sampai enam kali.. Ikhtiar selanjutnya adalah dengan cara penyinaran. Penyinaraan seri ketiga saat ini sudah selesai dilakukan.. Pasca sinar seri ketiga bu manisa melakukan kontrol rutin .. Saat ini bu manisa sudah berada di malang untuk melakukan kontrol rutin pasca penyinaran yang telah dilakukan.. Setelah dilakukan pemeriksaan lengkap dokter menyarankan bu manisa untuk melakukan penyinaran tambahan setelah lebaran.. Dan penyinaran tambahanpun selesai dilakukan.. Saat ini bu manisa tinggal melakukan kontrol rutin saja.. Bantuan ini dipergunakan untuk uang saku,obat, biaya kontrol dan transportasi

Jumlah Bantuan : Rp.1.200.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @decepe59
Tanggal : 26/11/2013

Ibu Manisa mengalami Kanker payudara (ca mamae) stadium 4

Ibu Manisa mengalami Kanker payudara (ca mamae) stadium 4

———————————————————–

Bu Surahni berusia 65thn warga dusun kelapa sawit desa wonosari kabupaten bondowoso ini menderita sakit kanker serviks.. Beliau adalah seorang janda dengan pekerjaan.sehari-hari sebagai buruh tani di.desanya dan.penghasilannya hanya cukup untuk biaya sehari-hari.. Kami membawa bu surahni ke malang untuk melakukan ikhtiar pengobatan.. Setelah dilakukan beberapa pemeriksaan secara lengkap dan.maraton dpastikan bahwa.bu surahni.menderita kanker serviks dan ikhtiar yang dilakukan dokter adalah dengan cara penyinaran,saat ini penyinaran sampai seri ketujuh telah selesai dilakukan.. Bantuan ini dipergunakan untuk uang saku,obat dn transportasi

Jumlah Bantuan : Rp.1.035.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan
Tanggal : 26/11/2013

Ibu Surahni menderita sakit kanker serviks

Ibu Surahni menderita sakit kanker serviks

———————————————————–

Erinda Afikah (5bln), putri terakhir dari bapak Ariyono dan ibu Wagirah yang bekerja membuka bengkel dan warung di rumahnya yang beralamat desa Pangen Juru Tengah RT 02 RW 1 Purworejo. Dek Erinda sakit glaukoma (kelainan pada mata) sejak lahir. Sejak umurnya masih 2 bulan, kami mendampingi pengobatan dek Erinda di RS Sardjito. Setiap bulan, dek Erinda kontrol dengan dokter untuk melihat perkembangan matanya. Bantuan ini digunakan untuk biaya pemeriksaan dan pembelian obat setiap bulannya.

Jumlah Bantuan : Rp.1.127.000,-
Kurir : @KarmanMove via @tya_nurulendah
Tanggal : 26/11/2013

Dek Erinda sakit glaukoma (kelainan pada mata) sejak lahir

Dek Erinda sakit glaukoma (kelainan pada mata) sejak lahir

———————————————————–

Purnomo (36 th) istrinya bernama Sunarti (35 th) warga RT 01 RW 06 Brenggong Purworejo. Pekerjaan sebagai buruh/penjual kayu bakar. Pak Purnomo jatuh tertimpa kayu gelondongan, saat itu tidak dapat berjalan dan hanya bisa duduk karena ada syaraf yang terjepit dan tulang belakangnya ada yg menonjol ke luar, menurut dokter harus dioperasi. Namun karena beliau takut, akhirnya tidak dilakukan operasi kemudian hanya dilakukan pengobatan alternatif dengan dipijat dan kini sudah ada perkembangan (bisa berjalan). Waktu bulan Juli pernah berobat di RS Sardjito namun belum melunasi biaya pengobatan. Bantuan ini kami berikan untuk membantu pelunasaan biaya tersebut.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @Tya_Nurulendah
Tanggal : 26/11/2013

Pak Purnomo jatuh tertimpa kayu gelondongan

Pak Purnomo jatuh tertimpa kayu gelondongan

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 31,722,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 478 ROMBONGAN

Rp. 15,143,699,713,-