Pak Kismadi, duafa sakit inveksi paru-paru akut, warga dusun Jetak Sendangtirto Berbah Sleman Yogyakarta, pekerjaan buruh bangunan. Istrinya bu Tini bakul kecambah di pasar. Anak-anak mereka masih sekolah blm bekerja. Sejak 7 hari lalu sesak nafas dan langsung masuk perawatan intensif di RS Bethesda. Saat ini kondisinya masih darurat, semua makanan yang masuk langsung muntah, dari dokter tidak diijinkan pulang. Biaya selama 7 hari sudah mencapai 11 juta rupiah, bantuan ini untuk meringankan beban mereka.

Jumlah Bantuan: Rp. 10.000.000,-
Tanggal penyerahan 23 Nov 2013
Kurir: @Saptuari

Pak Kismadi, duafa sakit inveksi paru-paru akut

Pak Kismadi, duafa sakit inveksi paru-paru akut



———————————————————–

ASEP APANDI NUGRAHA, 26 tahun. Alamat: Blok Ahad, RT.5/2, Maja Selatan, Maja, Kab.Majalengka. Sejak 8 tahun lalu Asep didiagnosis terkena TB Tulang/Antilosing Spontilitis, saat ini sedang dirujuk ke RSCM Jakarta dari RSUD Cideres Majalengka. Awal keluhan Asep mengalami sakit pinggang dan ditherapi dengat urut, kemudian pada tahun 2009 ia terkena penyakit Paru-paru basah hingga diperiksakan dan dirawat di RSUD Cideres kemudian RSHS Bandung yang akhirnya harus ditangani RSCM karna tak kunjung sembuh. Anak muda yang tidak bekerja ini dan tinggal dengan Ibunya: Eni (61) terus semangat berjuang untuk kesembuhannya dan kembali ingin sehat dapat bekerja mencari nafkah, berbekal Jamkesmas didampingi saudaranya tinggal di sekitar RSCM karna harus rawat jalan. #SedekahRombongan ikut merasakan derita Asep, Bantuan disampaikan untuk kebutuhan Asep selama di Jakarta.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 19 November 2013

Bapak Asep didiagnosis terkena TB Tulang/Antilosing Spontilitis

Bapak Asep didiagnosis terkena TB Tulang/Antilosing Spontilitis

———————————————————–

DEVI, 24 tahun, Alamat: Kp. Kendayakan RT.04/02, Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Sejak usia 5 tahun sering mules dan sakit saat buang air kecil, setelah melakukan pemeriksaan divonis menderita sakit kencing batu (negiopelvisimui-vesilithiosis), derita yang luar biasa plus tiada dana untuk pengobatan, karena ayahnya sudah meninggal. Jaminan Jamkesmas hanya gratis di Rumah Sakit, sementara untuk transport dan operasional di Rumah Sakit tak mampu. Ayah: Almarhum Ijo bin kanin dan sang bunda, Iyah, 43 tahun, hanya kerja serabutan menunggu permintaan dari tetangga untuk membantu kerja serabutan di Sawah, sementara tanggungan 3 orang. Saat ini di usianya yang semakin dewasa yang seharusnya bisa bekerja membantu ibunda tercinta, penyakitnya dirasa justru semakin menderita badannya, apalagi saat buang air kecil. #SedekahRombongan ikut merasakan derita Devi dan menyampaikan titipan langit untuk Devi memulai berobat ke RSUD Kota Bekasi.

Jumlah Bantuan Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @romli_iyom
Tanggal: 21 November 2013.

Devi menderita sakit kencing batu (negiopelvisimui-vesilithiosis)

Devi menderita sakit kencing batu (negiopelvisimui-vesilithiosis)

———————————————————–

HAURA SYUHAROTUL DALFA (2), Gadis mungil yang beralamat di Kampung Cimacan RT 6/1, Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya ini selalu mengenakan jilbab, lucu dan menggemaskan. Siapa nyana Haura, demikian dia biasa dipanggil, semenjak lahir menderita penyakit Hemangomia, Tumor pada pembuluh darah di bagian leher sebelah kanannya. Sejalan dengan pertambahan usia, tumor yang awalnya hanya seperti bercak kecil, yang dianggap orang tuanya hanya tanda lahir, lama kelamaan tambah membesar. Orang tua Haura, Undang Gunawan, 36 tahun, Guru honorer Madrasah dan ibunya Noneng Rustini, 24 tahun, sebenarnya ingin sekali mengobatinya. Namun ketiadaan biaya menghalangi niat mereka, untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka cukup sulit. Meskipun memiliki fasilitas Jamkesmas, tetap saja perlu biaya untuk ongkos-ongkos dan bekal selama Haura mendapatkan pengobatan dan saat ini harus kontrol 2 minggu sekali ke RSHS yang harus ia tempuh dari rumahnya di Kabupaten Tasikmalaya. Jadwal operasi dari RSHS Bandung sudah didapat yaitu sekitar 1,5 bulan mendatang. Pemeriksaan Dik Haura memang tergolong panjang karena Tim Dokter harus ekstra hati-hati mengingat posisi tumornya sangat dekat dengan kelenjar ludah, sehingga dikhawatirkan akan terganggu. Selain itu juga ternyata dari hasil pemeriksaan dokter kemudian diketahui bahwa Dik Haura juga menderita kelainan di paru-parunya sehingga sekarang tim dokter RSHS sedang berusaha untuk mengobati paru-parunya terlebih dahulu sebelum Hemangiomanya dioperasi. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan kepada Dik Haura untuk biaya operasional dan transportasi, setelah sebelumnya masuk di Rombongan 458.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem @abahlutung
Tanggal : 20 November 2013

Adik Haura menderita penyakit Hemangomia, Tumor pada pembuluh darah di bagian leher sebelah kanannya

Adik Haura menderita penyakit Hemangomia, Tumor pada pembuluh darah di bagian leher sebelah kanannya

———————————————————–

ENTOY (30), alamat: Kp. Nangoh RT 2/9, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Buruh pabrik bordir yang memiliki tanggungan 2 orang ini terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya. Hasil diagnosa Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menunjukkan Entoy mengidap Squasmous Cell Carcinoma G Craniol. Tahun lalu Entoy sempat mendapatkan perawatan intensif selama beberapa bulan di RSHS Bandung, namun sekarang penyakitnya kambuh lagi. Walaupun dengan berat hati karena harus meninggalkan pekerjaannya, terpaksa ia harus kembali melakukan pengobatan intensif mengingat penyakitnya yang tambah parah. Sebagai tulang punggung keluarga tentu keluarganya kehilangan sumber penghasilan. Terpaksa istrinya, Ai Usan (25) untuk sementara menggantikan perannya dengan kerja serabutan, demi menjaga kelangsungan hidup keluarga dan buah hati mereka. Dengan failitas Jamkeskinda, Entoy yang selama ini masih tinggal menumpang di rumah mertuanya akan mulai pengobatan ke RSHS Bandung dengan rujukan dari RSUD Tasikmalaya. Awal Juli 2013 kondisi Entoy sempat memburuk dan #SedekahRombongan segera melarikannya ke IGD RSHS. Operasi Entoy dijadwalkan RSHS tanggal 13 September 2013, namun karena kondisinya memburuk, hari Minggu tanggal 8 September #SR segera membawanya ke RSHS untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, dan sekarang sudah masuk ruangan untuk ditindak operasi namun belum bisa dilakukan karena kondisinya belum stabil. Karena keadaan Entoy tidak juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, akhirnya keluarga memutuskan untuk membawa Entoy pulang pada tanggal 3 November 2013. Kondisi Entoy yang semakin memburuk membuat keluarganya pasrah dan memutuskan untuk membawanya ke kampung halamannya, Cikatomas, daerah di selatan Tasikmalaya. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi dari Kp. Nangoh ke Cikatomas, setelah sebelumnya masuk di Rombongan 467. Pada hari Selasa tanggal 19 November 2013 pukul 21.30 Entoy dipanggil yang Mahakuasa, Innalillaahi wainna ilaihi rojiuuun…

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal: 18 November 2013

Bapak Entoy terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya

Bapak Entoy terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya

———————————————————–

WARSA (53), Kp Rancapaku Desa Rancapaku Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Pak Warsa adalah seorang buruh tani yang dikenal oleh tetangga sekitarnya sebagai pribadi yang sangat rajin dan terkenal gigih bekerja. Begitupula dalam kegiatan kemasyarakatan, baik pengajian-pengajian apalagi kerja bakti dan gotong royong ia selalu berada di barisan paling depan. Tak heran jika pada saat ia sakit, sekarang, tak henti-hentinya tetangga, kerabat, dan saudara-saudaranya yang datang menjenguk, baik ketika masih di rumah maupun setelah dirawat di Rumah Sakit. Pak Warsa, hari Rabu tanggal 6 November yang lalu tiba-tiba mendadak tak sadarkan diri di rumahnya, diperkirakan mederita stroke. Sebelumnya ia tidak memiliki riwayat penyakit yang serius. Istri Pak Warsa, Euis Atikah (47) ibu rumah tangga, tidak segera membawanya ke Dokter ataupun Rumah Sakit karena menganggapnya hanya sakit biasa saja. Namun setelah besoknya ternyata belum sadar juga akhirnya mereka membawa Pak Warsa ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya dengan berbekal Jamkesmas. Dua hari dirawat di sana ternyata belum ada perubahan berarti, mereka pun membawanya pulang. Setelah selama dua hari dirawat di rumah, kondisi Pak Warsa malah semakin mengkhawatirkan, lalu ia pun kembali dibawa ke Klinik terdekat. Satu hari satu malam dirawat di klinik, akhirnya Dokter merujuknya ke RSUD Kota Tasikmalaya. Sudah hampir dua minggu sejak Bapak dari 7 orang anak ini tak sadarkan diri kondisinya masih belum menunjukkan perbaikan yang signifikan, dan saat ini sedang dirawat secara intensif di RSUD Kota Tasikmalaya. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk membantu meringankan beban pengobatan keluarga miskin ini setelah sebelumnya masuk di Rombongan 470.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via Rahmat Muzaqi
Tanggal: 20 November 2013

Bapak Warsa diperkirakan mederita stroke

Bapak Warsa diperkirakan mederita stroke

———————————————————–

Dik Arrahman (4 tahun). Anak ke 3 dari pak Anton (44 tahun/Tani) dan Lismayanti (28 tahun/ ibu rumah tangga). Alamat Desa Oti Kec. Sindue Tobata Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Dik Arrahman sudah 3 tahun menderita sakit dimana lubang pusar selalu mengeluarkan cairan, sehingga dokter harus melakukan operasi.

Jumlah Bantuan: Rp.1.000.000,- untuk membantu meringankan biaya perawatan dan berobat bagi dik Arrahman.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
16 Noevember 2013.

Dik Arrahman sudah 3 tahun menderita sakit dimana lubang pusar selalu mengeluarkan cairan

Dik Arrahman sudah 3 tahun menderita sakit dimana lubang pusar selalu mengeluarkan cairan

———————————————————–

Supardi 17 Siswa SMK 1 Donggala. Anak dari pasangan bapak saleh (petani)dan ibu asma (urt) yg beralamat di desa lumbutarombo Kec. Bansel Kab.Donggala. Supardi mengalami kecelakaan lakalantas yg mengakibat dirinya harus dirawat dirumah sakit daerah Undata palu. Hingga saat ini (hari ke 5) supardi masih terbaring lemas di ruang teratai.

Jumlah Bantuan: Rp.500.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi Supardi.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
16 November 2013.

Supardi mengalami kecelakaan lakalantas

Supardi mengalami kecelakaan lakalantas

———————————————————–

Fatimah (61 tahun/janda). Alamat Desa Lalombi Kecamatan Banawa Selatan Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Ibu Fatimah saat ini diagnose dokter positif mengidap penyakit TBC. Sehingga saat ini masih dirawat di RSUD Undata Palu.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi Ibu Fatimah.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
16 November 2013.

Ibu Fatimah diagnose dokter positif mengidap penyakit TBC

Ibu Fatimah diagnose dokter positif mengidap penyakit TBC

———————————————————–

Taher Modjo (57 tahun/sudah tidak bekerja), memiliki anak 2 orang. Alamat Jl.Sungai Wera Ujuna Barat Kota Palu Sulawesi Tengah. Bapak Taher menderita penyakit Tumor Kulit.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,- untuk membantu meringankan beban hidup pak Taher Modjo.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
16 November 2013.

Bapak Taher menderita penyakit Tumor Kulit

Bapak Taher menderita penyakit Tumor Kulit

———————————————————–

Pak Tukiman / 53 tahun Alamat di Dukuh Kanoman RT 01 RW 03 desa Gunung Mujil kecamatan Kuwarasan kabupaten Kebumen. Jawa Tengah. Pekerjaan Pak Tukiman setiap hari narik becak, pas bawa penumpang subuh kepasar ditabrak mobil dari belakang dan pengendara mobil tidak bertanggung jawab kabur. Sekarang Pak Tukiman sudah dirawat dirumah setelah dirawat rumah sakit PKU Kebumen. Selama 9 hari menjalani operasi pemasangan pen dikaki menghabiskan dana 20jt. Gigi depan patah muka memar yang paling parah kaki kanannya yang di pen sehingga sekarang tidak bisa lagi bekerja mencari nafkah untuk beberapa bulan kedepan. Pihak rumah sakit membantu memperbolehkan pulang dan membantu untuk mengurus asuransi jasa raharja semoga bisa.

Jumlah Bantuan: Rp 3.000.000,- untuk meringankan beban kluarga pak Tukiman.
22 November 2013
Kurir : @MarjunulNP via Yayan Yulianto

Bapak Tukiman mengalami kecelakaan yg menyebabkan Gigi depan patah muka memar yang paling parah kaki kanannya yang di pen

Bapak Tukiman mengalami kecelakaan yg menyebabkan Gigi depan patah muka memar yang paling parah kaki kanannya yang di pen

———————————————————–

Adik Dany Ella Rifki Farisa (10 tahun) putra bapak Mulyono (40 thn) dan ibu Rubiani (31 thn) menderita sakit bocor jantung. Gejala ini baru diketahui pada saat umur 2 tahun. Kondisi fisik lemah, apabila melakukan aktivitas sedikit berat selalu tersengal-sengal dan sesak nafas. Pada usia 10 tahun keluarga ini dipertemukan dengan #SedekahRombongan sehingga upaya membaikan kondisi Rifki bisa dilakukan dengan merujuknya ke RSU Sarjito Yogyakarta. Selama ini bapak dan ibuknya tidak mampu mengobatkan Rifki karena pekerjaan ayahnya sebagai kuli bangunan dan ibunya berjualan mracang di depan rumah. Semoga ikhtiar yang dilakukan oleh #Sedekah Rombongan bisa menyembuhkan Rifki. Keluarga ini tingga di RT 4 RW R Dukuh Sumberejo Ringinagung Magetan Jawa Timur. Ini adalah bantuan kedua untuk biaya kost, transport dan akomodasi pasien dan keluarga.

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,-
Kurir: @dhe_mang Via Yadi
Tanggal: 22-11-2013

Adik Dany menderita sakit bocor jantung

Adik Dany menderita sakit bocor jantung

———————————————————–

ENGKAR SUDARMAN (65), Perum Rancapaku RT 3/4 Blok K. 7B, Desa Rancapaku Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Istri Bu Oneng (60) ibu rumah tangga dan memiliki tanggungan 3 orang. Pak Engkar di usianya yang sudah beranjak senja masih gigih bekerja untuk menafkahi keluarganya. Ia bekerja sebagai buruh bangunan, pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh mereka yang jauh lebih muda dari usianya, karena memerlukan tenaga dan stamina yang kuat. Pak Engkar sedang bekerja seperti biasanya di Kota Bandung, ketika tiba-tiba tak sadarkan diri. Setelah diistirahatkan selama sehari, kondisinya semakin kritis, melihat keadaan ini, rekan-rekannya segera membawa pulang Pak Engkar ke keluarganya di Tasikmalaya. Ketika sampai di rumahnya, keluarganya segera menghubungi Kurir #SedekahRombongan karena mereka tidak memiliki biaya untuk transportasi dan biaya ke Rumah Sakit. #SedekahRombongan pun dengan cepat mengantar Pak Engkar ke IGD RSUD Tasikmalaya berbekal fasilitas Jamkesda dari Pemda Kabupaten Tasikmalaya. Setelah mendapat pertolongan pertama di ruang IGD, Pak Engkar dirawat di ruangan rawat inap dengan diagnosis sementara suspect stroke berat, namun beberapa jam kemudian ia meninggal dunia. Ikhtiar telah dilakukan, namun Allah jualah yang Sang Pemilik Takdir yang menentukan. #SedekahRombongan menyampaikan santunan kepada keluarga Almarhum Pak Engkar untuk biaya transportasi dan pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem @AdeSRTasik
Tanggal : 18 November 2013

Bapak Engkar diagnosis sementara suspect stroke berat

Bapak Engkar diagnosis sementara suspect stroke berat

———————————————————–

TINI KARTINI (53), Janda tua, suami sudah meninggal, alamat Kampung Rancabungur RT 1/2 Kelurahan Sukalaksana Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Bu Tini sehari-hari bekerja sebagai seorang buruh tani dengan tanggungan 5 orang. Sepeninggal almarhum suaminya, Bu Tini harus bekerja membanting tulang untuk menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan kelima anaknya. Sejak beberapa bulan yang lalu di bagian lehernya muncul bejolan yang kian hari kian membesar. Setelah melakukan pemeriksaan di Puskesmas, ia dirujuk ke RSUD Tasikmalaya. Diagnosa dokter menunjukkan bahwa ia menderita panyakit pembengkakan kelenjar getah bening. Saat ini ia sedang menjalani pemeriksaan intensif di RSUD Tasikmalaya, ia harus bolak-balik ke RSUD seminggu sekali dan sudah mendapatkan jadwal untuk operasi, berbekal kartu Jamkesmas yang ia miliki. #SedekahRombongan menyampaikan santunan kepada Bu Tini untuk biaya operasional dan transportasi ke RSUD Tasikmalaya. Tangis haru dan ucapan terima kasih dari Bu Tini kepada para sedekaholic dan Kurir SR mengalir deras ketika santunan diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem @AdeSRTasik
Tanggal : 18 November 2013

Ibu Tini menderita panyakit pembengkakan kelenjar getah bening

Ibu Tini menderita panyakit pembengkakan kelenjar getah bening

———————————————————–

DELA (8), alamat: Kp. Ranjeng RT.2/5, Desa Bungursari, Kec. Bungursari, Kota Tasikmalaya. Putri dari Bapak Jajak (54), Buruh tani, tukang mencangkul di sawah dan Ibu: Empat, ini mengalami luka bakar yang cukup berat di hampir sekujur tubuhnya. Gadis kecil malang ini sudah sekitar sepuluh bulan terbaring di tempat tidur dan tidak dapat bersekolah. Penghasilan Pak Jajak, yang memiliki tanggungan 4 orang anak ini, hanya sekitar 20-30 ribu rupiah per hari, itu pun tidak setiap hari ia dapatkan, karena kadang dapat pekerjaan kadang tidak. Luka bakar tingkat 3 yang dialami Dik Dela diderita ketika ia tersiram thinner saat sedang bermain masak-masakan dengan temannya dan tersulut api yang kemudian membakar badannya. Ia sempat dirawat di RSUD Tasikmalaya selama 5 hari, namun terpaksa dibawa pulang sebelum pengobatannya selesai, karena meskipun memiliki fasilitas Jamkesmas, mereka tidak mempunyai biaya untuk transport dan bekal selama Dik Dela dirawat. Waktu itu ayahnya tidak bisa bekerja karena harus menunggui Dik Dela di Rumah Sakit. Hampir setaun Dela terbaring di rumahnya, di atas ubin dengan hanya beralaskan tikar dan kain sarung yang ditumpuk-tumpuk berselimutkan kain gorden. Alhamdulillah…ada sedekaholic yang tergugah melihat kondisi Dik Dela yang sangat menyedihkan ini, dan memberikan santunan untuk membeli karpet, kasur, bantal dan obat-obatan untuk Dik Dela. Alhamdulillah sekarang luka bakar Dik Dela sudah membaik dan sudah selesai menjalani operasi lutut kaki kiri yang ternyata mengalami dislokasi dan terlalu lama (lebih dari satu tahun) tidak digerakkan sehingga menjadi kaku. Saat ini Dik Dela sudah kembali berada di rumahnya untuk selanjutnya akan menjalani perawatan pasca operasi dengan kontrol rutin seminggu sekali. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk biaya transportasi dan obat Dik Dela setelah sebelumnya masuk di Rombongan 429.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal: 21 November 2013

Luka bakar tingkat 3 yang dialami Dik Dela diderita ketika ia tersiram thinner saat sedang bermain masak-masakan

Luka bakar tingkat 3 yang dialami Dik Dela diderita ketika ia tersiram thinner saat sedang bermain masak-masakan

———————————————————–
Rosalina, 55 tahun Alamat di Perum Kanisius F5, RT 20/RW 67, Jetis, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY. Sejak 23 Agustus 2013, Ibu Rosalina koma hipertensi selama 3 minggu dan dirawat di RS JIH 1 bulan. Sekarang perawatan home care. Dimana biaya tenaga medis, peralatan tidak sedikit setiap minggunya. Karena terbatas dana, alat bantu pernafasan sudah lama tidak dipakai.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,- untuk membantu pembelian alat bantu pernafasan.
17 November 2013
Kurir : @MarjunulNP via @youdanok

Ibu Rosalina koma hipertensi selama 3 minggu

Ibu Rosalina koma hipertensi selama 3 minggu

———————————————————–

SENU, 14 Tahun tinggal di Dusun Baras Rt. 08 Rw. 04, Desa Karang Mulyo, Kecamatan Sudimoro Kab. Pacitan Jatim. Senu kondisinya tubuhnya sekarang lemas seperti tak bertulang entah penyakit apa yang menggerogoti dirinya. Tidak mampu bergerak tanpa bantuan orang lain. Hidup bersama ibunya yang janda yang menjadi tulang punggung keluarga dengan aktivitas buruh seadanya. Tegolong keluarga tidak mampu, karena untuk makan dan pakaian saja susah.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,- untuk meringankan beban keluarga Senu.
23 November 2013
Kurir : @MarjunulNP via @youdanok

Adik Senu tubuhnya sekarang lemas seperti tak bertulang

Adik Senu tubuhnya sekarang lemas seperti tak bertulang

———————————————————–

Pawit, 19 tahun alamat di Dusun Karangsono Rt. 33 Rw. 16, Desa Karang Mulyo, Kecamatan Sudimoro, Kab. Pacitan Jatim. Pawit cacat sejak lahir hingga skrg berusia 19 th, kondisi tubuh lemas (seperti tdk punya tulang), terkena penyakit apa sampai sekarang belum jelas, dan belum pernah didiagnosis dokter karena tidak ada biaya untuk memeriksa. Orang tua berstatus janda, kerja buruh tani dengan pendapatan yang tidak seberapa. Keluarga ini tdk memiliki tempat tinggal, untuk saat ini hidup masih menumpang dirumah adiknya.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,- untuk meringankan beban keluarga ini.
23 Novembr 2013
Kurir : @MarjunulNP via @youdanok

Pawit cacat sejak lahir hingga skrg berusia 19 th

Pawit cacat sejak lahir hingga skrg berusia 19 th

———————————————————–

Suyitno, 49 tahun Dusun Tanggalan Rt. 39 Rw. 19, Desa Pager Lor Kecamatan Sudimoro Kab. Pacitan Jatim. Pak Suyitno patah tulang punggung akibat jatuh dari pohon saat usia 32 th. Dari awal jatuh, tidak langsung dioperasi karena tidak ada biaya. Sekarang kemungkinan dioperasi sangat sulit untuk sembuh krn lumpuhnya sudah lama ( 14th). Memiliki istri dan 2 orang anak. Yang satu kelas 3 SMK. Karena hanya bisa berbaring di tempat tidur, maka istrinya jadi tulang punggung ekonomi dengan buruh ngambil daun cengkeh milik tetangga. Untuk biaya sekolah anaknya saat ini sangat sulit.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,- untuk meringankan beban keluarga ini .
23 November 2013
Kurir : @MarjunulNP via @youdanok

Pak Suyitno patah tulang punggung akibat jatuh dari pohon

Pak Suyitno patah tulang punggung akibat jatuh dari pohon

———————————————————–

Yatuni, 78 tahun tinggal di Dusun Kebondalem Rt. 01 Rw. 04 Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo Kab. Pacitan Jatim. Dengan umur yang sudah tua, Pak Yatuni tidak bisa bekerja/ berbuat banyak untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari (makan). Karena tidak punya lahan/sawah, dia mencoba untuk mencari ikan di sungai/pantai. Itupun tidak setiap hari pasti dapat tangkapan. Apalagi sekarang sakit-sakitan ( gangguan nafas dan gangguan pencernaan ) karena sering terlambat makan, ketika mencari ikan di pantai hingga malam hari. Sehingga tubuhnya semakin kurus dan lemah. Istrinya yang umurnya sebaya jg tidak bisa berbuat banyak, hanya sebagai buruh tandur jika ada yang membutuhkan. Dulu pernah mencoba jualan pecel gendhong kecil2an. Tetapi sudah lama berhenti karena tidak ada modal untuk jualan.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
23 November 2013
@MarjunulNP via @Youdanok

Bapak Yatuni sakit-sakitan ( gangguan nafas dan gangguan pencernaan ) karena sering terlambat makan

Bapak Yatuni sakit-sakitan ( gangguan nafas dan gangguan pencernaan ) karena sering terlambat makan

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 24,000,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 476 ROMBONGAN

Rp. 15,096,477,713,-