Yupita astiningsih (6th) menderita meningoencepha locele (hernia otak) sejak lahir yg mengakibatkan smpai saat ini tdk bsa berjln n bicara karna kerterbatasan biaya sejak 4thn yg lalu tdk pernah lg penanganan medis,keluarga ayah bp sabrin (53thn) seorang penjaga malam dikandang ayam pedaging dan ibu mngurus rumah tangga selain yupita bp sabrin mempunyai 3 anak lain 1 bekerja 2 masih sekolah di sma dan SD almat desa mekarjaya kec pancalang kab kuningan #SR memberikan santunan 1 jt buat biaya chek up

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
kurir@KarmanMove via @sukarsomp
Tanggal : 30/10/2013

Yupita astiningsih (6th) menderita meningoencepha locele (hernia otak)

Yupita astiningsih (6th) menderita meningoencepha locele (hernia otak)



———————————————————–

Bp sohin (54th) pekerjaan serabutan istri sbagai pengurus rumah tangga punya anak 3 yy ke 1 smk 2 smp 3 paud setelah hasil cekup ke kelinik terdapat penyakit kanker liver biaya untuk perawatan kelurga tdk mampu desa sukasari kec mandirancan kab kuningan #SR memberikan santunan 1 jt buat biata chek up

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
kurir @karmanMove via @sukarsomp
Tanggal : 30/10/2013

Bapak Sohin menderita penyakit kanker liver

Bapak Sohin menderita penyakit kanker liver

———————————————————–

Pak Toto (80 tahun/tidak bekerja/belum menikah), alamat Dusun 1 Desa Towale Kec.Banawa Tengah Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Pak Toto sudah hampir 6 bulan lamanya hanya dirawat di rumah akibat komplikasi penyakit. Pak toto sampai sekarang tidak memiliki rumah dan hanya numpang di rumah keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,- untuk membantu meringankan beban hidup pak Toto.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid,
29 Oktober 2013.

Pak Toto sudah hampir 6 bulan lamanya hanya dirawat di rumah akibat komplikasi penyakit

Pak Toto sudah hampir 6 bulan lamanya hanya dirawat di rumah akibat komplikasi penyakit

———————————————————–

Dik Tezar (7 tahun/Kelas 2 SDN 2 Maleni), ayah bernama supardin (30tahun/pekerjaan sopir truk) istri bernama Imelda (29 tahun/IRT). Alamat Jl.Trans Sulawesi Kelurahan Ganti Kec. Banawa Kab. Donggala Sulawesi Tengah. Dik Tezar sudah seminggu terbaring di rumah karena mengalami patah tulang dibagian paha kiri akibat kecelakaan (tertabrak).

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,- untuk membantu meringan biaya berobat bagi dik Tezar.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid,
2 November 2013

Dik Tezar sudah seminggu terbaring di rumah karena mengalami patah tulang dibagian paha kiri akibat kecelakaan

Dik Tezar sudah seminggu terbaring di rumah karena mengalami patah tulang dibagian paha kiri akibat kecelakaan

———————————————————–

Salimah (70 tahun/IRT), suami bernama Awir (65 tahun/nelayan), anak 3 orang (2 orang laki-laki/1 perempuan), alamat lrg.Tintilo Dusun 1 Desa Towale Kec. Banawa Tengah Kab. Donggala Sulawesi Tengah. Ibu Salimah menderita Asma akut dan sulit untuk berobat sebagaimana mestinya. Kondisi ekonomi yang sulit membuat ibu Salimah hanya bisa pasrah dengan keadaan.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,- untuk meringankan beban hidup bagi ibu Salimah.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid,
2 November 2013.

Ibu Salimah menderita Asma akut

Ibu Salimah menderita Asma akut

———————————————————–

ARBIL JOKO SATRIO WIBOWO, 18 tahun, Alamat: Jaka Sampurna, Bekasi. Arbil adalah seorang anak pelajar SMU kelas 3 di SMU Teratai Putih Bekasi. Anak ke-4 dari 5 bersaudara ini tinggal bersama orang tuanya di sebuah rumah kontrakan tanpa nomor rumah dan RT/RW, rumah ini terletak persis di pinggir sungai dimana hanya ada 3 rumah termasuk kontrakan rumah Arbil. Adi (53) ayah dari Arbil yang bekerja hanya seorang Honorer lepas pengontrol rel kereta api di Stasiun Tanah Abang dan Aisah (42) ibu dari arbil yang hanya seorang pencuci baju di sebuah komplek perumahan di bekasi. Saat ini Arbil menderita gagal ginjal dan terdapat batu ginjal mengakibatkan kondisinya lemah, kencing darah sampai dengan saat ini. Sudah beberapa kali Arbil sempat putus asa dengan penyakitnya dan ingin mengakhiri hidupnya. Alhamdulilah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Keluarga lemah ini dan memberikan semangat demi kesembuhannya. Semua jaminan SKTM Arbil sudah ada dan saat ini sedang menunggu untuk rawat jalan di RSUD Bekasi yang selanjutnya segera dilakukan proses operasi oleh dokter RSUD. Keinginan Arbil ingin kembali ke bangku sekolah lagi akan menjadi satu keniscayaan, Semoga ikthiar Arbil dan keluarga diberi kemudahan Allah SWT. Bantuan disampaikan untuk membeli obat yang tak ditanggung SKTM dan untuk keperluan lainnya selama berobat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @jawierjawa
Tanggal : 30 Oktober 2013.

Arbil menderita gagal ginjal dan terdapat batu ginjal mengakibatkan kondisinya lemah, kencing darah

Arbil menderita gagal ginjal dan terdapat batu ginjal mengakibatkan kondisinya lemah, kencing darah

———————————————————–

RAMADHANI, Bayi dari pasangan Edi Wiharja (25) dan Devi (20) yang menikah tahun 2012, Warga asal Kp. Cibadak. RT.14/6. Kel/Desa Bojong. Kec. Cikupa. Kab Tangerang. Banten ini sangat bahagia saat istrinya mengandung anak pertamanya, namun proses kelahiran anaknya yang belum cukup umur ini lahir prematur dalam usia 8 bulan menjadi cobaan yang panjang bagi pasangan muda ini. Ramadhani lahir 28 Juni 2013 di sebuah Bidan di kampungnya dengan berat 2,4 kg dan 1 jam setelah kelahirannya bayi Ramadhani diberikan asupan susu formula, namun setelah 1 jam minum susu Ramadhani mengalami muntah-muntah. Oleh suster kembali bayi Ramadhani diberikan susu, namun kembali bayi Ramadhani mengalami muntah-muntah sampai 4x suster memberikan susu formula bayi Ramdhani kembali muntah-muntah. Kali ini kondisi seluruh tubuhnya membiru, melihat kondisi ini suster melarikan ke IGD RSUD Tangerang dan langsung ditangani oleh tim dokter, dari hasil pemeriksaan dokter dan hasil rongent thorax, paru-paru bayi Ramadhani terendam air susu yang diminumnya, baru diketahui bayi Ramadhani tidak memiliki saluran rongga pencernaan/Atresia Esofagus. Setelah 5 hari dirawat di perinatologi RSUD Tangerang, bayi Ramadhani dirujuk ke RSCM Jakarta untuk dilakukan tindakan operasi. Bayi Ramadhani langsung ditangani tim dokter dan operasi penyambungan rongga tenggorokaan ke lambung sudah dilakukan, namun biaya pembelian obat antibiotik dan susu formula yang dibutuhkan bayi Ramadhani sangatlah memberatkan pak Edi yang hanya seorang buruh limbah, sekali suntik pak Edi harus mengeluarkan biaya 1juta belum lagi biaya sehari-hari dan juga tempat tinggal sementara di Jakarta yang juga memberatkan keluarga ini. Alhamdulillah #SedekahRombongan ikut merasakan kesulitan mereka, bantuan disampaikan untuk kebutuhan sehari-hari selama di RSCM.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal 29 Oktober 2013.

bayi Ramadhani tidak memiliki saluran rongga pencernaan/Atresia Esofagus

bayi Ramadhani tidak memiliki saluran rongga pencernaan/Atresia Esofagus

———————————————————–

KARTINI, Alamat: Kp.Selang Cau, RT.4/12, Wanasari, Cibitung, Bekasi. Janda berusia 60 tahun ini sungguh menderita dimasa tuanya, Menderita akibat penyakit Kanker Payudara/CA Mamae sudah berbulan-bulan. Akhirnya berbekal SKTM dari Dinkes Bekasi diapun dirujuk berobat ke RSHS Bandung, namun persoalan biaya transportasi dan akomodasi yang menjadi tambahan derita buat Ibu Rumah Tangga ini yang sehari-harinyapun sudah sulit ekonominya. Kembali #SedekahRombongan ikut meringankan beban si Ibu tua miskin ini dengan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya transfusi ke RSUD Cibitung setelah sebelumnya masuk dalam Rombongan 453. Ibu Kartini sudah 1 tahun dalam dampingan #SedekahRombongan dan saat bantuan ini disampaikan kondisinya sangat menurun karna membutuhkan transfusi darah.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via Emma Rahmawati
Tanggal : 31 Oktober 2013.

Ibu Kartini menderita penyakit Kanker Payudara/CA Mamae

Ibu Kartini menderita penyakit Kanker Payudara/CA Mamae

———————————————————–

NAKUM, 49 tahun, Alamat: Kampung Kali, RT.2/3, Desa Kalijaya, Cikarang Barat, Bekasi. Pak Nakum tidak bekerja dan mempunyai tanggungan 3 orang. Berawal dari kecelakaan beberapa tahun yang lalu yang menyebabkan kaki pak Nakum bagian pahanya patah, kemudian dioperasi dan dipasang Ven. 3 tahun lalu Ven tersebut harusnya sudah dibuka kembali melalui operasi di Rumah Sakit namun pak Nakum tidak mempunyai biaya. Kini pak Nakum sudah dicabut Ven dikakinya dan masih dalam perawatan jalan paska operasi. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan transport pak Nakum berobat jalan dan kontrol setelah sebelumnya masuk di Rombongan 449.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana,
Tanggal: 31 Oktober 2013.

pak Nakum bagian pahanya patah, kemudian dioperasi dan dipasang Ven

pak Nakum bagian pahanya patah, kemudian dioperasi dan dipasang Ven

———————————————————–

RANI (33), Gang Zahari RT 4/1 Kelurahan Tawangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Suami Bu Rani, Dede (35), pekerjaan sehari-harinya adalah berjualan mainan anak-anak, layang-layang. Keluarga miskin ini tinggal di rumah kontrakan yang sangat sederhana, dengan tanggungan 1 orang dan memiliki fasilitas Jamkesmas. Sejak sekitar 2 bulan yang lalu, Bu Rani didiagnosa dokter Puskesmas menderita penyakit Kista, dan dirujuk ke RSUD Tasikmalaya. Saat ini ia sedang menjalani pemeriksaan intensif di RSUD Tasikmalaya, sehingga harus bolak-balik dari rumahnya di daerah Tawangsari. Berbagai macam cara mereka ikhtiarkan untuk mengobati penyakitnya, selain berobat ke rumah sakit yang memerlukan biaya transportasi, Bu Rani juga mengkonsumsi beberapa jenis obat herbal, sehingga memperberat beban ekonomi keluarga miskin ini. #SedekahRombongan menyampaikan santunan kepada keluarga Bu Rani yang digunakan untuk biaya pengobatan dan transportasi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal: 31 Oktober 2013.

Bu Rani didiagnosa dokter Puskesmas menderita penyakit Kista

Bu Rani didiagnosa dokter Puskesmas menderita penyakit Kista

———————————————————–

ATING (42), Alamat: Kp. Mayana RT 2/4, Ds. Nangtang, Kec. Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Suami Dindin (49), buruh tani, tanggungan 2 orang. Sejak beberapa bulan yang lalu Bu Ating didiagnosa menderita Kista Ovarium. Dengan fasilitas Jamkesda, upaya pengobatan entah sudah berapa puluh kali dilakukan, mulai ke Puskesmas maupun Dokter Umum namun penyakitnya belum kunjung sembuh, sampai akhirnya dibawa ke Rumah Sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan lab, ternyata Penanda Tumor CA 125 Hasilnya 1.869.36 sementara Nilai Rujukan <= 35 U/ml. Ini menunjukkan kadar tumornya sudah sangat tinggi, sehingga RSUD Tasikmalaya merujuknya ke RSHS Bandung. Di sinilah mulai keluarga besar Bu Ating kebingungan. Mereka tinggal jauh di pelosok, tidak ada yang sanggup untuk berangkat ke Bandung, tidak ada biaya untuk transportasi dan bekal, juga tidak ada yang sanggup mendampingi, karena mereka jarang bepergian jauh apalagi ke Bandung. Terkendala hal ini, Bu Ating belum bisa melanjutkan upaya pengobatannya, walaupun surat rujukan untuk ditangani RSHS sudah diberikan RSUD Tasik. Akhirnya Allah SWT mempertemukan Bu Rohanah (adik Bu Ating) dengan Kurir SR. Kurir #SR mengunjungi Bu Ating ke rumahnya di pelosok yang jaraknya dari Kota Tasikmalaya sekitar 50 km (2 jam perjalanan), dekat perbatasan dengan Kabupaten Garut, kemudian menjemputnya, dan membawanya ke RSHS Bandung. Bu Ating sudah mendapatkan jadwal operasi di bulan Oktober 2013, namun tgl. 30 Juli kemarin kondisi Bu Ating memburuk, sehingga kembali #SR menjemputnya untuk ditangani sementara di RSUD Tasik, untuk kemudian dibawa ke RSHS Bandung esok harinya. Bu Ating termasuk pasien dampingan #SR yang harus berlebaran di Rumah Sakit, sekitar 20 botol cairan telah dikeluarkan dari perutnya. Alhamdulillah, operasi pengangkatan tumor Bu Ating sudah berhasil dilakukan pada tanggal 26 Agustus 2013, dan setelah menjalani perawatan pasca operasi selama sebulan lebih, akhirnya tanggal 1 Oktober 2013 Bu Ating diperbolehkan pulang. Perjalanan panjang sekitar 4 bulan didampingi #SR sejak pertama kali diberikan santunan tanggal 8 Juni 2013 berbuah manis, Bu Ating dan keluarganya yang selama ini ikut mendampingi di RSHS Bandung bisa tersenyum lega. Ia dinyatakan sembuh dari tumor kista ovarium yang selama ini dideritanya. Namun ternyata kebahagiaan keluarga ini tidak berlangsung lama, sebulan setelah pulang dari RSHS, Bu Ating sesak nafas dan tak lama kemudian meninggal dunia di rumahnya. Setelah dibantu melalui Rombongan 453, #SedekahRombongan menyampaikan uang duka kepada keluarga almarhumah Bu Ating. Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal: 31 Oktober 2013.

Bu Ating didiagnosa menderita Kista Ovarium

Bu Ating didiagnosa menderita Kista Ovarium

———————————————————–

KURNIASARI (15), Alamat; Kp Sukasari RT. 1/7, Desa Mangunsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Ayahnya Gunawan (51), pekerjaan buruh tani dan Ibunya Tati (38), ibu rumah tangga biasa, dengan tanggungan 3 orang anak. Salah satu anak mereka Kurniasari yang masih seorang pelajar SMP mempunyai riwayat penyakit Leukimia sudah hampir 1 tahun. Harta yg tak seberapa yg dikumpulkannya susah payah akhirnya habis dipakai biaya berobat anak tercintanya. Rawat inap dan bolak-balik Bandung-Tasikmalaya jadi rutinitas yg menguras segalanya walaupun Jamkesmas telah mereka miliki. Sebelum mendapat musibah berat, keluarga ini termasuk fakir miskin dan penyakit yg diderita anaknya membuat mereka makin terpuruk. Pada 21 Juni 2013, Anak manis ini mengalami kritis, HB-nya hanya 2. Dengan tanggap dan atas izin keluarga Tim #SR Tasikmalaya segera membawanya ke RSHS, selanjutnya disambut Tim #SR Bandung. Alhamdulillah, ia terselamatkan dan pada hari yg sama sedekaholic #SR memberinya santunan untuk transportasi dan biaya sehari-hari. Ibunya hanya terpana menyaksika bagaimana Allah memberinya rezeki tanpa diduga. Setelah beberapa kali bolak-balik Bandung-Tasikmalaya, akhirnya Dik Kurniasari kembali dirawat untuk pemeriksaan dan perawatan penyakit lainnya, suspect kista. Saat ini Dik Kurniasari kembali harus dirawat di RSHS Bandung karena kondisinya ngedrop. #SedekahRombongan pun kembali menyampaikan santunan untuk kebutuhan transportasi dan biaya sehari-hari selama ia dirawat di RSHS Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan …..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 30 Oktober 2013.

Kurniasari yang masih seorang pelajar SMP mempunyai riwayat penyakit Leukimia

Kurniasari yang masih seorang pelajar SMP mempunyai riwayat penyakit Leukimia

———————————————————–

KASTEM, 39 tahun, Ibu 2 anak warga kampung Jengkol RT.3/7, Kel. Bojen, Kec. Sobang, Pandeglang ini sudah 20 tahun lebih menderita sakit Tumor di Pipi. Awal sakit tahun 1991 dan pengobatan pertama dilakukan di RSHS Bandung, operasi pertama pengangkatan tumornya dilakukan tahun 1992, pengobatan lanjutan dengan rawat jalan namun karna tidak mempunyai bekal yang cukup selama berada di Bandung, pengobatannyapun sering tidak dilanjutkan. Awal tahun 2013 Tumor di Pipi bu Kastem tumbuh dan membesar kembali. Melihat kondisi ini pak Rokim suami bu Kastem yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani di kampungnya berusaha kembali melakukan pengobatan untuk istrinya, berbekal Jamkesmas yang dimiliki pengobatanpun dilakukan di RSUD Berkah Pandeglang yang kemudian dirujuk ke RSCM jakarta. Tanggal 10 Juni 2013, Operasi ke 2 pengangkatan Tumor bu Kasnem berhasil dilakukan, namun pasca operasi pengobatan akan dilanjutkan dengan rencana beberapa kali penyinaran. Pengobatan yang panjang dan lama menguras bekal mereka selama berada di Jakarta, selain berobat selama tinggal di Jakarta merekapun harus membayar uang sewa kosan dan biaya makan sehari-hari, sementara selama berada di Jakarta pak Rokim praktis sudah tidak bekerja dan harus mendampingi istrinya. Alhamdulillah, Allah mempertemukan #SedekahRombongan dengan keluarga miskin ini dan bantuan lanjutanpun disampaikan untuk biaya hidup sehari-hari selama berobat di RSCM Jakarta setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 454.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal : 2 November 2013.

Ibu Kastem menderita sakit Tumor di Pipi

Ibu Kastem menderita sakit Tumor di Pipi

———————————————————–

DEDI, 20 tahun, Alamat: Kp. Cibulus, RT.12/3, Karang Patri, Pabayuran, Bekasi. Ayah: Makar, 50 tahun dan Ibu: Rohayati, 40 tahun. Dedi, Pemuda yang saat ini tidak bekerja dirawat di RSCM atas rujukan dari RSUD Bekasi, Ia mengidap penyakit Anemia Plastik Melena/Pendarahan. Kesulitan kedua orangtuanya dapat dibayangkan karna pak Makar juga kondisinya sedang menganggur, kehidupan mereka cukup sulit saat ini. Alhamdulillah, berbekal Jamkesmas mereka dapat merawat Dedi di Rumah Sakit, walau biaya harian dan transportasi selama di Rumah Sakit menjadi beban tambahan saat ini. #SedekahRombongan kembali manyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan sehari-hari selama perobatan di RSCM Jakarta setelah sebelumnya masuk di Rombongan 449.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal: 3 November 2013.

Dedi mengidap penyakit Anemia Plastik Melena/Pendarahan

Dedi mengidap penyakit Anemia Plastik Melena/Pendarahan

———————————————————–

ASSYIFA VIRGINIA PUTRI, 1,5 tahun. Anak ke-2 dari pasangan Wawan Kurniawan (33) dan Septa Warni (30) yang bermukim di Dusun Sukajaya, Muko Bathin 7,Kabupaten Muarabungo, Jambi ini sejak usia 3 bulan sudah sakit menderita suspect Hirsprunch Desease dan saat ini sedang berobat di RSCM Jakarta. Gejala awal Assyifa sulit BAB dan dalam beberapa bulan perut membuncit, melihat kondisi ini Wawan yang sehari-hari bekerja sebagai Buruh serabutan membawanya ke Puskesmas terdekat. Syifa dirujuk ke RS.HANAFI Muara Bungo, RS.Raden Mataher untuk berobar jalan dalam beberapa bulan dan kemudian akhirnya dirujuk ke RSCM Jakarta, Kini Syifa bersiap untuk operasi ke-3 di RSCM setelah sebelumnya operasi Colostomi dan Repair Stoma. Biaya yang sudah melebihi batas Jamkesda Jambi sudah mencapai hampir 12jt dan ditambak estimasi untuk operasi ke-3 sekitar 37jt – itulah yang menjadi penyebab operasi ke-3 belum dilaksanakan, Sambil menjadi berihtiar menjadi Supir tembak angkot di Jakarta – Wawan terus tawakal dan berharap ada bantuan Rezeki dari manapun buat anaknya tercinta hingga dapat kembali sehat. Bantuan disampaikan #SedekahRombongan untuk kebutuhan mereka sehari-hari selama di RSCM Jakarta.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 30 Oktober 2013.

Adik Asy-syifa menderita suspect Hirsprunch Desease

Adik Asy-syifa menderita suspect Hirsprunch Desease

———————————————————–

Ibu Sugiryati seorang janda (53/buruh) tinggal di Ngaglik, Segondang, Gebang Purworejo. Beliau dalam keadaan lumpuh, dan hanya bisa berbaring di balai bambunya dan beliau tinggal serumah dengan ibunya yang sudah tua. Untuk kebutuhan sehari-hari banyak dibantu oleh para tetangganya. Semoga santunan dari #sedekahrombongan ini bisa bermanfaat dan bisa sedikit menutup kebutuhan hidup sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir: @dhe_mang Via Yadi
Tangaal: 4-11-2013

Ibu Sugiyarti dalam keadaan lumpuh, dan hanya bisa berbaring di balai bambunya dan beliau tinggal serumah dengan ibunya yang sudah tua

Ibu Sugiyarti dalam keadaan lumpuh, dan hanya bisa berbaring di balai bambunya dan beliau tinggal serumah dengan ibunya yang sudah tua

———————————————————–

Bpk Sugiyo (42/buruh) mengalami sakit tumor pada kaki sebelah kanan. Kaki tersebut memang sudah cacat terkena polio sejak lahir, namun semenjak beberapa bulan ini mengalami pembengkaan. Sempat diperiksakan ke RSKB Diponegoro Klaten namun pihak rumah sakit merujuk ke bagian ortophedi di rumah sakit dr Soeharso Solo. Pengobatan untuk pak Sugiyo yang tinggal di Borongan, Tlogo, Prambanan, Klaten ini akan terus diupayakan oleh #SedekahRombongan demi kesembuhannya. Ini bantuan ke dua untuk Bpk Sugiyo

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir: @dhe_mang Via @bangwidji
Tanggal: 5-11-2013

Bpk Sugiyo (42/buruh) mengalami sakit tumor pada kaki sebelah kanan

Bpk Sugiyo (42/buruh) mengalami sakit tumor pada kaki sebelah kanan

———————————————————–

ENDANG WIKARSA (58), Kp. Rancabungur RT 2/1 Desa Sukalaksana Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Pak Endang tercatat di kelurahan sebagai warga yag termasuk kategori keluarga miskin. Bekerja sebagai seorang buruh tani, hanya memberinya penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari bersama istri dan keempat orang anak yang masih menjadi tanggungannya. Isterinya, Ibu Dania (46) sehari-hari hanya disibukkan dengan kegiatan mengurus keperluan rumah tangga dn anak-anaknya. Sejak 2 tahun yang lalu Pak Endang menderita Hernia, sehingga karena penyakitnya ini kegiatan sehari-harinya pun tidak lagi bisa segesit dulu, sewaktu ia masih sehat. Bahkan akhirnya sejak beberapa bulan yang lalu ia sudah tidak bisa bekerja lagi. Dengan fasilitas Jamkesmas yang dimilikinya Pak Endang akhirnya dirawat di RSUD Tasikmalaya dan menjalani operasi tanggal 2 Nopember 2013. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk membantu keluarga Pak Endang yang digunakan untuk biaya transportasi dan bekal selama menjalani perawatan dan operasi di RSUD Tasikmalaya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir: @ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 2 November 2013.

Pak Endang menderita Hernia

Pak Endang menderita Hernia

———————————————————–

ELSA NURAENI (7), Kp Sindangsari RT 1/2, Desa Rancapaku, Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Ayah Dik Elsa, Aen Zulkarnaen (42), sehari-harinya bekerja serabutan, kadang sebagai buruh bangunan, buruh tani, buruh jahit, berjualan atau apa saja yang bisa memberikan penghasilan demi menafkahi ke-5 orang yang menjadi tanggungannya, yaitu istri, 3 orang anak, dan ibunya. Pak Aen hanyalah tamatan sekolah menengah, sehingga kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan tetap. Pak Aen kadang dapat pekerjaan kadang juga tidak, sehingga penghasilannya tidak menentu. Untuk membantu perekonomian keluarga, ibu Dik Elsa, Bu Dede Munawaroh (36) bekerja sebagai guru honorer di Madrasah Diniyyah yang dekat dengan rumahnya, itupun tidak seberapa membantu perekonomian keluarga ini. Dik Elsa menderita penyakit Hernia yang cukup mengganggu kesehariannya. Kalau sedang kambuh ia sering menangis kesakitan. Selama ini ia belum pernah berobat secara intensif karena selain karena alasan ekonomi, juga karena keluarga terutama ibunya merasa belum tega jika Dik Elsa harus menjalani operasi. Untuk itu saat ini mereka ingin mencoba pengobatan dengan celana Hernia. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk membantu ikhtiar pengobatan Dik Elsa yang digunakan untuk membeli celana hernia dan biaya pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir :@ddsyaefudin via @luchakiem via Rahmat Muzzaqi
Tanggal : 3 November 2013.

Dik Elsa menderita penyakit Hernia

Dik Elsa menderita penyakit Hernia

———————————————————–

SETIA RESMI (54), Kp. Rancabungur RT 1/2, Kelurahan Sukalaksanan Keamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Istri dari Bapak Aen Karnaen (63) yang kini sudah tidak bekerja lagi ini sejak 5 bulan yang lalu menderita penyakit tumor berupa benjolan di kepalanya. Ketidakberdayaan ekonomi membuat ia hanya bisa merasakan sakitnya tanpa mampu berobat secara medis ke Rumah Sakit atau Dokter, meskipun ia mengantongi fasilitas Jamkesmas. Upaya seadanya dengan melakukan pengobatan secara tradisional dengan ramuan-ramuan yang disarankan sudara dan tetangganya belum menghasilkan perbaikan berarti pada penyakitnya. Keluarga yang masih memiliki tanggungan 3 orang ini untuk kebutuhan sehari-harinya hanya mengandalkan bantuan dari anak-anaknya yang sudah bekerja, itu pun hanya sekedar memenuhi resiko kebutuhan makan sehari-hari saja, yang terkadang masih kurang. Bu Setia Resmi pada tanggal 1 Oktober 2013 telah menjalani operasi untuk mengangkat benjolan tumornya. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk biaya pengobatan dan transportasi Bu Setia Resmi setelah sebelumnya masuk di Rombongan 453.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefeudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 2 November 2013.

Ibu Setiaresmi menderita penyakit tumor berupa benjolan di kepalanya

Ibu Setiaresmi menderita penyakit tumor berupa benjolan di kepalanya

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 13,500,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 466 ROMBONGAN

Rp. 14,637,567,313,-