Bp.Mudayadi (58 tahun), alamat Sembego RT 2 /RW 38 Maguwo Depok Sleman Yogyakarta. Beliau bekerja sebagai sopir pribadi. Namun sejak sejak 2 tahun lalu tidak lagi bisa bekerja karena menderita sakit stroke hingga tak dapat bicara. Suami dari Ibu Tukiyem (45 tahun), seorang IRT, sejak #SR berkunjung ke kamarnya sudah 2 hari rawat inap di RS.Jogja atas bantuan Jamkesmas dengan diagnosa stroke & gangguan liver. Bp.Mudayadi ini memiliki 3 orang anak & hanya tinggal di kandang sapi kelompok desa. #SR memberikan santunan uang tunai 1.500.000 untuk meringankan beban biaya pengobatan beliau.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir: @KarmanMove via @kdunk_dkdunk.
Tanggal : 15/10/2013

Bapak Mudayadi menderita sakit stroke hingga tak dapat bicara

Bapak Mudayadi menderita sakit stroke hingga tak dapat bicara



———————————————————–

Ibu Ngatinem (44 tahun), beralamatkan di Gunung Cilik, RT 4, Muntuk, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Beliau bekerja sebagai IRT sedangkan suaminya, Bp. Karsito (46 tahun) bekerja sebagai Buruh harian lepas di lading. Dari perkawinan mereka dikaruniai seorang anak. Ibu Ngatinem ini sejak 5 tahun yang lalu menderita sakit CA-Mamae atau kanker payudara. Ikhtiar secara medis sudah pernah dilakukan dengan 1 x Operasi RS Dharmais Jakarta tetapi tidak dijalani kemotherapy dan hanya pengobatan secara alternatif karena keberatan masalah biaya . Sejak kami kurir #SR berkunjung, sudah 2 minggu bu Ngatinem dirawat di RS Sarjito Yogyakarta, dengan bantuan Jamkesda, karena payudara Ibu Ngatinem mengalami pembengkaan & membusuk. #SR memberikan santunan berupa uang tunai 1.500.000 untuk meringankan beban Ibu Ngatinem dan keluarga,.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir: @KarmanMove via @kdunk_dkdunk.
Tanggal : 14/10/2013

Ibu Ngatinem menderita sakit CA-Mamae atau kanker payudara

Ibu Ngatinem menderita sakit CA-Mamae atau kanker payudara

———————————————————–

Dik Khoiril Mustaqim (3 tahun) adalah anak pertama dari Isti Rohimah (Ibu Rumah Tangga, 22 th) dan Pak Marno (buruh bangunan, 26 th). Bertempat tinggal di Desa Dlingo, Gunung Kidul. Dik Khoiril ini sejak usia 3 bulan telah mengalami gangguan di matanya. Pada awal Januari 2011, muncul bintik kuning di mata kirinya. Setelah dibawa ke RS Sarjito, dia didiagnosa menderita Retinoblastoma pada Agustus 2011. Karena merasakan perawatan yang kurang baik di RS, maka Dik Khoiril dibawa pulang dan menjalani pengobatan alternatif di Klaten selama 5 bulan. Setelah 15 bulan, ternyata belum ada hasil yang signifikan sehingga keluarga kembali membawa Dik Khoiril ke RS Sarjito pada November 2012. Bulan Januari 2013, Dik Khoiril mulai menjalani kemoterapi dan operasi. Namun segala ikhtiar yang dilakukan keluarga, dokter dan #SR dikehendaki lain oleh Sang Maha Pencipta, dik Khoiril tanggal 30 September 2013 yang lalu telah berpulang menghadapNya setelah tidak mampu lagi menjalani berbagai rangkaian kemoterapy. Bantuan ini merupakan biaya perawatan terakhir dik Khoiril selama rawat inap di RS Sardjito dan kemotherapy.

Jumlah Bantuan : Rp.10.000.000,-
Kurir: @aryani_iyan,@sinta_murtina, @suaravinda
Tanggal : 15/10/2013

Dik Khoiril ini sejak usia 3 bulan telah mengalami gangguan di matanya

Dik Khoiril ini sejak usia 3 bulan telah mengalami gangguan di matanya

———————————————————–

Pak Bambang, 49 tahun, menderita kanker kaki sejak setahun yang lalu. Dulu dia pernah dirawat di RS Sardjito dan dokter menyarankan amputasi tetapi beliau menolaknya. Sekarang setelah kondisinya semakin parah, Pak Bambang hanya pasrah untuk diamputasi kakinya karena berbagai upaya alternatif sudah dilakukan tetapi tidak membuahkan hasil. Sejak menderita kanker kaki ini Pak Bambang dan istrinya tidak bisa bekerja. Biaya hidup sehari-hari berasal dari bantuan kedua adiknya. Beliau dan keluarganya tinggal di perum kaliagung, Sentolo, Kulon Progo, Blok K. No. 1. #SedekahRombongan mengusahakan yang terbaik untuk beliau dan membaikan keluarganya. Pada tanggal 16 September beliau sudah diamputasi kakinya. Saat kami kurir #SedekahRombongan menjenguknya sudah terpancar kebahagiaan yang selama ini dinanti-nanti. Bantuan ini adalah biaya pembaikan kondisi umum di RS. Nur Hidayah dan biaya obat dari RS. Sardjito.

Jumlah Bantuan : Rp.4.178.269,-
Kurir : @KarmanMove via @sinta_murtina, @nurazizrohman
Tanggal : 15/10/2013

Pak Bambang, 49 tahun, menderita kanker kaki sejak setahun yang lalu

Pak Bambang, 49 tahun, menderita kanker kaki sejak setahun yang lalu

———————————————————–

Mbak Maryanti (31th) warga Kampung Gebang, Desa Kalitekuk, Kecamatan Semin, Gunung Kidul, DIY. Pada 24 Mei 2010 Mbak Maryanti mengalami kecelakaan di rumahnya ketika sedang memasak di dapur. Mbak Maryanti terkena minyak dan api hingga hampir sekujur tubuhnya terbakar dan mengalami luka bakar serius (combutio). Karena keterbatasan biaya, Mbak Maryanti hanya memeriksakan lukanya di Puskesmas dan dirawat di rumah dengan perawatan seadanya. Namun luka bakar serius ini mengakibatkan luka Mbak Maryanti memerlukan waktu 2 tahun untuk kering. Bahkan akibat dari kecelakaan ini, membuat Mbak Maryanti ditinggalkan oleh suami, sehingga harus hidup menjanda dan membesarkan putrinya, Prilia Mailana Putri (5th) seorang diri. Dari hasil perawatan di RS, untuk hasil yang optimal, dokter RS. Nur Hidayah merekomendasikan operasi beberapa kali lagi. Ini adalah biaya operasi lanjutan di RS. Nur Hidayah.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir: @KarmanMove via @RofiqSILVER @Simulangkir_
Tanggal : 15/10/2013

Mbak Maryanti mengalami kecelakaan di rumahnya ketika sedang memasak di dapur

Mbak Maryanti mengalami kecelakaan di rumahnya ketika sedang memasak di dapur

———————————————————–

Bu Kami, 55 tahun, beralamatkan di klaci 3 Rt 01/12Margoluwih Seyegan Sleman Yogyakarta. Suami beliau adalah seorang buruh pembuatan genteng press di desanya. Bu Kami menderita Kanker Payudara besar. Selama sakit pernah diikhtiarkan untuk operasi sebanyak satu kali tapi setelah tiga tahun penyakitnya ini kambuh lagi. Namun karena tidak adanya biaya untuk operasi, pengobatanya jadi berhenti. Bu Kami atas bantuan dari para sedekaholics melalui #SR sudah menjalani tindakan kemo terapi sebanyak 30x. Bantuan ini merupakan biaya kontrol dan pembelian obat selama 2 bulan.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @imamnurhuda
Tanggal : 15/10/2013

Bu Kami menderita Kanker Payudara besar

Bu Kami menderita Kanker Payudara besar

———————————————————–

Bu Tumilah, 56 tahun, tinggal di desa Tiwir, RT 05, RW 20, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Jogjakarta. Suami beliau bernama Bapak Musiran yang bekerja sebagai buruh tani. Bu Tumilah ini mengalami sakit kanker payudara yg sudah dideritanya sejak 30 tahun yang lalu. Awalnya sektar tahun 1985 saat itu hanya terlihat sebagai benjolan dan dioperasi oleh seorang mantri dengan alat seadanya. Setelah 27 tahun tidak ada keluhan, Bu Tumilah mengalami kecelakaan tunggal jatuh dari sepeda motor, beliau mengalami gagar otak kecil, patah tulang, dan mata kiri nya tidak bisa terbuka dan harus melakukan terapy dimata kirinya selama 3 bulan. Dalam proses terapynya, kanker payudara yang selama ini tidak ada keluhan, pecah dan semakin membesar. Bu Tumilah, kami bawa ke RS Sarjito Jogja, di bagian kanker. Dari hasil pemeriksaan dokter, Ibu Tumilah harus menjalani kemotherapy dan penyinaran, Kankernya sudah berada di Stadium 4. Alhamdulillah saat ini proses kemotherapy dan penyinaran telah selesai dijalani oleh Bu Tumilah. Bantuan ini merupakan biaya kontrol dan pembelian obat.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir: @KarmanMove via @sinta_murtina
Tanggal : 15/10/2013

Bu Tumilah ini mengalami sakit kanker payudara yg sudah dideritanya sejak 30 tahun yang lalu

Bu Tumilah ini mengalami sakit kanker payudara yg sudah dideritanya sejak 30 tahun yang lalu

———————————————————–

Pada hari Minggu, 13 Oktober 2013 yang lalu, #SR mengunjungi panti asuhan Bina Siwi yang beralamatkan di Kompleks Balai Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta, 55751. Panti ini memiliki anak asuh sebanyak 25 orang yang mayoritas dari mereka dalam kondisi yang berbeda dengan anak pada umumnya dikarenakan keterbelakangan mental atau fisik yang kurang sempurna. Dalam kunjungan tersebut, #SR mengadakan acara makan dan nonton film bareng serta menyalurkan santunan untuk anak-anak panti asuhan Bina Siwi.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Kurir: @arizafuadi, @imamnurhuda, @fajardeddy, @nugie_vqz, @ilhamasmara
Tanggal : 15/10/2013

#SR mengunjungi panti asuhan Bina Siwi yang beralamatkan di Kompleks Balai Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta

#SR mengunjungi panti asuhan Bina Siwi yang beralamatkan di Kompleks Balai Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta

———————————————————–

AHMAD ZAMZANI, Lahir 1 Januari 2012, Bayi dari pasangan keluarga SAPIN bertempat tinggal di Bojong Koneng RT.3/2, Telaga Murni, Cikarang, Bekasi. Sejak lahir tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI dan dibuatkan di sekitar perut sebagai saluran sementara. SAPIN ayah Zamzani sehari-harinya sebagai penjual Sayuran di depan rumahnya – merasa tidak mampu untuk membawa Ahmad Zamzani dioperasi ke Rumah Sakit karna untuk kehidupan sehari-harinya pun membiayai keluarga sudah pas-pasan, Maka berbekal Jamkesda dari Pemda Bekasi serta Bantuan dari #SedekahRombongan saat ini si Bayi malang tersebut memulai tindakan medis untuk pembuatan anusnya agar layak seperti manusia normal lainnya. Saat ini Ahmad Zamzani masih melakukan beberapa tindakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung setelah operasi pertama dilakukan dan kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan selama di Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 453, Dalam waktu dekat Zamzani dijadwal operasi ketiga dan semoga Ahmad Zamzani dapat segera sembuh serta tumbuh menjadi anak yang sehat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana
Tanggal: 22 Oktober 2013.

Adik Zamzani tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI

Adik Zamzani tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI

———————————————————–

LISNAWATI, 36 tahun, Telah 1 tahun lebih melawan penyakitnya “Tumor Ovarium” terlihat perutnya yang semakin hari semakin membesar, beberapa kali berobat ke RS.Hasan Sadikin Bandung dan rencana bulan Oktober 2013 ini akan menjalani operasi. Suaminya: Bpk. Nurdin (46) saat ini sudah tidak bekerja karena harus merawat isterinya yang sering keluar masuk Rumah Sakit. Tinggal di sebuah Kontrakan rumah di Perumahan Alamanda Blok B 10 No.11 RT.2/12, Tambun Selatan – Bekasi bersama dengan 3 orang anak yang masih sekolah membuat beban pak Nurdin semakin berat. Tapi demi kesembuhan isterinya, pak Nurdin selalu berdoa dan berusaha sekuat tenaga berharap ada setitik harapan untuk kesembuhan isterinya. Allah telah mengatur semuanya dan Allah tidak memberikan ujian ke hambanya tanpa jalan keluar dari ujian tersebut, dengan hanya berbekal Jamkesda dari Dinkes Bekasi pak Nurdin kembali membawa isterinya Ibu Lisnawati untuk dirawat di RSUD Cibitung karena kondisinya sempat menurun. Alhamdulillah setitik harapan pak Nurdin diperlihatkan oleh Allah dengan mempertemukannya dengan #Sedekah Rombongan, Bantuan lanjutan kembali disampaikan setelah sebelumnya masuk di Rombongan 454.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @SuharnaYana,
Tanggal: 22 Oktober 2013.

Ibu Lisnawati menderita penyakit Tumor Ovarium

Ibu Lisnawati menderita penyakit Tumor Ovarium

———————————————————–

RENDRA MITRA (7,5), Alamat: Jln. Budi Mulya RT.11/4, Pademangan, Jakarta Utara. Mengidap leukimia sejak tiga bulan lalu, Rendra sudah tidak tahan lagi dengan deritanya dan dengan bekal seadanya mencoba untuk berobat ke RSCM dengan memanfaatkan fasilitas KJS. Ayahnya Nana (29) sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek motor, dan ibunya Ita (26) ibu rumah tangga, terpaksa meninggalkan pekerjaanya sementara menunggui buah hatinya berobat di RSCM. Keluarga dengan jumlah tanggungan tiga orang anak ini merasa keberatan untuk biaya transportasi bolak-balik berobat ke RSCM, mengingat untuk makan sehari-hari saja mereka kesulitan. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan lanjutan untuk Rendra untuk keperluan obat yang tak terbeli setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 443, Saat ini Rendra harus setiap minggu kontrol ke RSCM karna terakhir kondisinya melemah dan Rencana Rendra akan dikhitan segera atas anjuran dokter.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 22 Oktober 2013.

Adik Rendra Mengidap leukimia sejak tiga bulan lalu

Adik Rendra Mengidap leukimia sejak tiga bulan lalu

———————————————————–

AHMAD AT THORIEQ, 15 bulan, Alamat: Jl. Setia 1F, RT.4/10, No.83, Jatiwaringin, Pondokgede, Jakarta Timur. Bayi malang ini awalnya premature lahir saat usia 6 bulan dengan berat badan yang hanya 1,5 kilogram, maka kondisi tubuhnya pun kurang normal dan kesehatannya terganggu. Dengan maksud berobat agar memperbaiki kesehatan dilakukan infus dari bagian kepala karna bagian lainnya belum dapat dijadikan akses, Namun akhirnya jadi timbul benjolan dan berair di kepala Thorieq. Upaya terus dilakukan hingga menghabiskan biaya 24jtan yang dipaksakan orangtuanya dari pinjaman-pinjaman, karna orangtua Thorieq, Bambang tidak bekerja dan Ibunya: Wati hanya seorang buruh Pabrik. Pada bantuan terakhir di Rombongan 450 #SedekahRombongan memberikan untuk biaya operasional karna harus dilakukan kontrol rutin, Alhamdulillah bantuan kembali disampaikan #SR untuk membeli susu sebagai tambahan makanan bergizi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 20 September 2013.

timbul benjolan dan berair di kepala Thorieq

timbul benjolan dan berair di kepala Thorieq

———————————————————–

ASLAM HUBAIBILLAH, 1 bulan, Alamat: Pesantren Tahfidz Madinatul Quran, Jl. Alhidayah RT.5/2, Jatimulya, Cilodong, Depok. Aslam adalah anak kedua dari pasangan Akhmad Mujayin (33) dan Sulaimah (25) yang keduanya adalah Juru Masak di Pesantren Tahfidz Madinatul Quran tersebut, Aslam lahir prematur di usia kandungan ibunya 5 bulan dan mengalami bobot yang tidak ideal sebagai bayi sehat karna beratnya hanya 1,2kg. Maka 3 minggu pertama Aslam dirawat hingga menghabiskan biaya 25jt hingga saat ini masih berhutang, dibantu oleh sanak saudara dan kerabat pesantren, Saat ini Alhamdulillah beratnya sudah mencapai 2kg lebih dan sudah dipindahkan ke RS.Sentra Medika Depok untuk perawatan lebih intensif. Informasi ini sampai ke #SedekahRombongan dari twitter folloer @SRbergerak, maka kamipun langsung menemui kedua orangtuanya dan menjenguk Aslam – Beban berat diutarakan kedua orangtuanya selain berharap Aslam sembuh, Bismillah… Bantuanpun disampaikan agar meringankan beban orangtua Aslam.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin
Tanggal: 22 Oktober 2013

Aslam lahir prematur di usia kandungan ibunya 5 bulan

Aslam lahir prematur di usia kandungan ibunya 5 bulan

———————————————————–

RAKA, 2 tahun, Alamat: Pondok Hijau Permai Gandaria 1, Blok F1 No.35, Narogong, Bekasi. Pasien Raka seorang anak laki-laki yang lucu, saat kami bertemu Raka mengajak kami bermain seakan-akan seperti anak kecil lainya yang sehat. Raka mengalami pembengkakan otak akibat terjatuh dan mengharuskan untuk di lakukan operasi dengan membuka sedikit tempurung otaknya. Ayahnya: Sutiyohadi (38) hanya seorang driver outsourcing dan harus kehilangan pekerjaannya karna harus menunggu Raka di RS. Rawalumbu, Bekasi dan yang begitu membuat kami kaget adalah bahwa operasi pertama Raka menghabiskan dana 70juta dan baru terbayar 30juta. Saat ini orangtuanya harus menyiapkan dana sekitar 70jutaan untuk operasi penutupan tempurung otaknya. semoga dengan ikhtiar kedua orang tuanya Allah akan menberi jalan keluar dan kesembuhan. Saat ini kami dari #SedekahRombongan mengupayakan untuk pembuatan SKTM untuk Raka, Bantuan disampaikan untuk membuat SKTM.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @jawierjawa
Tanggal: 19 Oktober 2013

Raka mengalami pembengkakan otak akibat terjatuh dan mengharuskan untuk di lakukan operasi

Raka mengalami pembengkakan otak akibat terjatuh dan mengharuskan untuk di lakukan operasi

———————————————————–

YAYAT SUMIYATI, 29 tahun, Alamat: Pakis Jaya, Karawang. Yayat Sumiati menderita Tumor Kista yang begitu membebaninya, Perutnya besar melebihi orang hamil. Saat dijenguk Kurir #SedekahRombongan, Yayat mengeluhkan keadaannya yang ingin berobat namun tak mempunyai biaya karna Yayat hanya seorang Janda dan sudah tidak bekerja lagi karna terhalang oleh penyakitnya tersebut. Alhamdulillah, #SedekahRombongan terus mendampingi Yayat di RSCM Jakarta. Bantuan lanjutan disampaikan untuk biaya sehari-hari selama rawat jalan dan tinggal di sekitar RSCM setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 455. Yayat saat ini masih menjalani Kemoterapi.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal: 23 Oktober 2013

Yayat Sumiati menderita Tumor Kista

Yayat Sumiati menderita Tumor Kista

———————————————————–

Jarni usia 29 tahun yang tinggal di, Ibu rumah tangga yang tinggal di lapak bulakan di daerah Pondok Ranji tanggerang selatan, merupakan pemukiman para tuna wisma itu kini hanya bisa berbaring di tempat tidurnya. Semenjak lebaran kemarin, ibu dua anak itu dijangkiti tumor jinak di bagian pantat sebelah kanan. Tumor tersebut muncul tak lama ia melakukan suntik KB. Pak Adung, yang bekerja sebagai penjual ketupat sayur tidak bisa berbuat banyak. Ia kurang paham mengenai cara berobat di puskesmas ataupun di RS. Karena ia sangat ketakutan dengan soal pembiayaannya. Maklum, pendapat yang tak seberapa hanya bisa untuk membeli makan sehari-hari keluarganya. Info Keberadaan Bu Jarni, kita dapatkan dari tetangganya, tepatnya malam hari, Kamis, 6 September 2013. Malam ituBu jarni kita bawa ke RSUD Tangerang Selatan. Karena melihat kondisinya yang begitu kritis.

Bantuan dari SR sebesar Rp. 500.000 digunakan untuk operasional Bu Jarni, karena bu Jarni setelah di cek di RSUD Tangerang Selatan dianjurkan untuk rawat jalan. Bu jarni menggunakan JAMKESMAS. Bu Jarni beserta keluarga adalah seorang pendatang, di mana KTP yang dimilikinya beralamat di Pandeglang, Kampung Pasir panjang, RT 5 RW 2, Kabupaten Pandeglang.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir @wirawiry @nurman_maulana @ririn_restu
Tanggal: 23 Oktober 2013

Ibu Jarni dijangkiti tumor jinak di bagian pantat sebelah kanan

Ibu Jarni dijangkiti tumor jinak di bagian pantat sebelah kanan

———————————————————–

M. Lutfi, usia 14 tahun saat ini masih terbaring di RSUD Tangerang Selatan. Lutfi terkena TB Tulang. Efek dari penyakitnya saat ini, kedua bola matanya tidak bisa melihat. Lutfi dibawa ke RSUD Jumat, 20 September 2013. Kondisi Lutfi saat itu semakin kritis, karena 1 tahun lamanya Lutfi hanya berbaring dirumah. Lutfi dijadwalkan akan dirujuk ke RSCM, untuk dilakukan speckcity di mana yang mempunyai alat tersebut hanya di RSCM dan RSHS. Ayah Lutfi beserta istrinya yang beralamatkan di kampung tegal rotan RT 003/08 kebingungan persoalan biaya, karena hasil dari pekerjaan pak Abdul Hamid tidak mampu mencukupi kebutuhan di RS. Bantuan dari SR sebesar Rp. 500.000 digunakan untuk operasional di RSCM. Lutfi berobat menggunakan JAMKESDA Tangerang Selatan

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir @wirawiry @nurman_maulana @ririn_restu
Tanggal: 23 Oktober 2013

Adik Lutfi terkena TB Tulang

Adik Lutfi terkena TB Tulang

———————————————————–

Iqbal sudah hampir 1 minggu dirawat di RSUD Tangerang selatan. Kondisi Iqbal sebelum dibawa ke RSUD mengalami panas tubuh yang tak turun-turun serta buang air besar yang terus-menerus. Kemudian dibawa ke puskesmas Jurangmangu, langsung dirujuk ke RSUD. Sampai saat ini kondisi Iqbal masih harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang itensif.

Ayah Iqbal, pak coki di mana seorang yang bekerja sebagai buruh serabutan yang beralamatkan di jalan panti asuhan, RT 002/11, ceger, jurang mangu barat, Pondok aren ini mau tidak mau harus menemani sang istri dan anaknya selama di RSUD. Bantuan dari SR sebesar Rp. 500.000 digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama di RS dan untuk membeli obat-obatan yang tidak dicover pemerintah tangerang selatan. Ayah Iqbal khawatir jika ada obat yang harus ditebus. Iqbal selama berobat, biayanya dicover oleh pemerintah tangerang selatan yang hanya cukup menggunakan EKTP.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir @wirawiry @nurman_maulana @ririn_restu
Tanggal: 23 Oktober 2013

Kondisi Iqbal sebelum dibawa ke RSUD mengalami panas tubuh yang tak turun-turun serta buang air besar yang terus-menerus

Kondisi Iqbal sebelum dibawa ke RSUD mengalami panas tubuh yang tak turun-turun serta buang air besar yang terus-menerus

———————————————————–

Ibu Murtofingah (47 tahun), alamat di Kedaleman Wetan RT 1 RW 3, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Suaminya bernama Bapak Muhdi (48 tahun) seorang petani kebun. Dari pernikahan mereka dikaruniai 2 orang anak, Tatik Fajriyati (21 tahun, IRT) dan Anisa Kurniawati Rizki (9 tahun, pelajar kelas 4 SD). Bu Murtofingah adalah seorang yang menderita kanker payudara (Ca Mamae) sejak tahun 2010. Bu Murtofingah sebenarnya pada tahun 2010 sudah menjalani operasi benjolan di payudara di RS Kebumen. Setelah itu menjalani kontrol untuk mengetahui apakah jinak/ ganas. Karena ketiadaan biaya, Bu Murtofingah tidak menjalani kontrol rutin dan tidak mengetahui bahwa kankernya tergolong ganas. Tahun 2012, barulah Bu Murtofingah menjalani pemeriksaan kembali di RS Sarjito, menemui Prof Teguh. Dari pemeriksaan di Klinik Onkologi barulah diketahui bahwa kankernya ganas dan sudah stadium 3. Bu Murtofingah kemudian menjalani 4x kemoterapi, Operasi Pengangkatan payudara dan terapi hormon. Bu Murtofingah menjalani beberapa kali penyinaran juga sbg bagian dari perawatan. Di akhir tahun 2012, Bu Murtofingah telah menjual tanah dan rumahnya untuk biaya pengobatan. tapi ternyata biaya yang dibutuhkan masih banyak. Oleh Dr. Retno direkomendasikan kepada #SedekahRombongan untuk mendapat bantuan. Oktober 2012, Bu Murtofingah mulai didampingi oleh SR untuk mendapat perawatan pasca operasi. Beliau masih membutuhkan banyak biaya untuk penyinaran, kontrol dan pengobatan. Biaya ini merupakan biaya 20x penyinaran, 2x simulator, dan 2x obat pasca penyinaran ke 10.

Jumlah Bantuan : Rp.13.000.000,-
Kurir: @KarmanMove via @rofiqsilver @indra07des
Tanggal : 21/10/2013

Bu Murtofingah adalah seorang yang menderita kanker payudara (Ca Mamae) sejak tahun 2010

Bu Murtofingah adalah seorang yang menderita kanker payudara (Ca Mamae) sejak tahun 2010

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 41,178,269,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 459 ROMBONGAN

Rp. 14,437,074,607,-