Mas Susanto, 19 tahun, tinggal di dusun Ngepal Rt 01, Rw 01, Belor. Ngaringan, Grobogan Jateng. Dia adalah seorang buruh harian lepas di daerah Batur Ceper Klaten, yang kebetulan rumahnya cukup jauh dari tempatnya bekerja sehingga dia sering menginap di pabrik. Dia adalah anak kedua dari pasangan yang bekerja sebagai buruh lepas. Dia memiliki 1 kakak yang sudah berumah tangga dan 1 adik yang masih berusia 4 tahun. Mas susanto menderita penyakit uci-uci atau sejenis tumor jinak di bagian pelipis kanan atas sejak usia SD atau sekitar umur 10 tahun. Dia pernah periksa penyakitnya di RS klaten dengan indikasi penyakit kelenjar dan disarankan untuk operasi. Namun, karena keterbatasan biaya operasi tidak bisa dilaksanakan. Akhirnya dia bertemu dengan SedekahRombongan melalui internet. Biaya ini merupakan biaya operasi pengangkatan tumor jinak dan akomodasi.

Jumlah Bantuan : Rp.5.747.200,-
Kurir: @KarmanMove Via @Arizafuadi @RofiqSILVER
Tanggal : 25/9/2013

Mas susanto menderita penyakit uci-uci atau sejenis tumor jinak di bagian pelipis kanan

Mas susanto menderita penyakit uci-uci atau sejenis tumor jinak di bagian pelipis kanan



———————————————————–

Bu Tumiyem 58 tahun beralamat di Selo Timur, Hargorejo,Kokap,Kulon Progo. Dia adalah seorang pedagang sayuran di pasar. Menderita kanker payudara sejak 2010. Pada tahun 2011 pernah di bawa ke RS Sarjito oleh calon bupati waktu itu tapi tidak ada kelanjutan. Kankernya ini memburuk sejak pertengahan 2011. Kami membawa segera Bu Tumiyem ke RS di Jogja untuk segera mendapat penanganan. Hasilnya Bu Tumiyem harus menjalani kemoterapi dan penyinaran. Terapi panjang yang sudah dijalani ini akhirnya Bu Tumiyem menjalani pengangkatan tumor payudara. Selanjutnya rangkaian kemoterapi saat ini sedang dijalani. Bantuan ini merupakan biaya paket kemotherapy ke 6, cek lab, dan kontrol sebelum kemotherapy.?

Jumlah Bantuan : Rp.7.500.000,-
Kurir: @KarmanMove via @RofiqSILVER @arizafuadi
Tanggal : 25/9/2013

Ibu Tumiyem Menderita kanker payudara

Ibu Tumiyem Menderita kanker payudara

———————————————————–

Hysam,asal tangerang usia 27 tahun. Dia adalah seorang tunawisma yang menderita TBC. Sehari-hari di bekerja sebagai tukang parkir. Penyakit TBCnya cukup serius karena sehari-hari dia hanya tidur di pinggir jalan di sekitar terminal Ngabean. Dia dipertemukan dengan SR pada saat penyakitnya semakin parah. Oleh kurir SR, dia di bawa ke RS. Nur Hidayah Bantul untuk tindakan medis. Saat ini Hisyam sudah diperbolehkan keluar RS dan dirujuk ke Puskesmas Ngampilan. Di samping itu, dia juga sedang diupayakan untuk dicarikan panti tuna wisma yang bersedia menerima dan merawat dia. Biaya ini adalah biaya perawatan dia selama di RS dan Rp.500.000 dalam bentuk cash yang digunakan untuk mencari tempat tinggal sementara

Jumlah Bantuan : Rp.9.256.849,-
Kurir: @KarmanMove via @anggaubi, @RofiqSILVER @arizafuadi
Tanggal 25/9/2013

Bapak Hysam menderita TBC

Bapak Hysam menderita TBC

———————————————————–

RASIH, 43 tahun, ibu 2 anak warga Kejawang RT. 1 / 2, Sruweng, Kebumen ini menderita Tumor payudara (Ca mammae) setelah dilakukan pengangkatan Tumor bu Rasih merasa sudah sehat tetapi karena tidak mempunyai pengetahuan mengenai penyakit yang dideritanya pengobatan tidak dilanjutkan ditambah dengan kondisi ekonomi yang mengharuskan bu Rasih yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh pembuat gendeng di Sruweng harus menyekolahkan anaknya yang baru kelas 3 SD, sedangkan suami kerja serabutan tidak pasti penghasilannya sehingga Tumor tersebut kembali tumbuh dan tangan kanannya membesar, setelah parah dibawa ke RSUP Margono Purwokerto dan setelah 12 kali Kemo kondisi bu Rasih belum juga membaik. Bantuan ini diberikan utk biaya transportasi kontrol rutin dari kebumen ke purwokerto

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @karmanmove via @arfanesia
Tanggal : 16/10/2013

Ibu Rasih menderita Tumor

Ibu Rasih menderita Tumor

———————————————————–

SUPARTI, 39 tahun, ibu 3 anak kampung Jatiroto RT. 4/1 Kel. Golongan, Kec. Buayan, Kebumen pada tahun 2011 melahirkan anak yang ketiga secara operasi cesar dan di awal tahun 2013 baru terdeteksi menderita Kanker Rahim dan Kista, kemudian dilakukan operasi pengangkatan tumor dan kista tersebut, namun setelah 6 bulan kumat lagi dan kondisi semakin parah jika sakitnya kumat bu Suparti merasa sesak napas sehingga keluarga menyediakan tabung oksigen di rumahnya, pak Supri yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang las merasa berat untuk membawa istrinya ke RS lagi disamping karena Jamkesmas tidak punya juga harus menghidupi ketiga anaknya yang masih kecil-kecil

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @arfanesia
Tanggal : 16/10/2013

Ibu Suparti menderita Kanker Rahim dan Kista

Ibu Suparti menderita Kanker Rahim dan Kista

———————————————————–

Bapak Supriyanto, 42thn, Alamat kertosari RT 1 RW. 1 Temanggung , bapak supriyanto adalah salah satu dampingan kita yg pernah kita upayakan untuk proses pengobatan di RS besar di daerah jogja namun setelah 9 bulan pendampingan tak ada perubahan malah tumor yg di mukanya semakin besar dan sampai dokter pun harus melakukan tindakan apa maka dokter menyarankan untuk membawanya pulang terlebih dahulu , alhamdulillah sang maha penyembuh menyembuhkan pak supriyanto dengan cara yg lain setelah mengkonsumsi obat herbal pak supriyanto berangsur-angsur membaik kanker di pipinya semakin mengecil . Trimakasih sedekaholic sudah memberikan uluran tangan dan meringankan beban pak supriyanto .

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @gatzmahess
Tanggal : 18/10/2013?

Kondisi pak supriyanto berangsur-angsur membaik kanker di pipinya semakin mengecil

Kondisi pak supriyanto berangsur-angsur membaik kanker di pipinya semakin mengecil

———————————————————–

Pak Mardiyono, 50thn, beralamatkan di Jogomertan , Bulu, Temanggung . Pria paruh baya yg hidup sendiri ini mendapatkan cobaan penyakit kanker pada mukanya , beberapa bulan yang tahun yang lalu pak mardiyono sudah pernah dibawa orang yg peduli dengan beliau ke rumah sakit daerah setempat, namun setelah menjalani pengobatan selama 4x dan tidak mendapatkan kesembuhan, beberapa waktu yang lalu team #sedekahrombongan bermaksud menjemput dan mendampingi penyembuhan pak mardiyono namun lelaki paruh baya ini sudah putus asa dan pasrah menerima coba’an . Semoga tuhan menyembuhkan dan membaikan dengan caranya .

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir : @KarmanMove via @gatzmahess @romadhon_move
Tanggal : 18/10/2013

Bapak Mardiyono mendapatkan cobaan penyakit kanker pada mukanya

Bapak Mardiyono mendapatkan cobaan penyakit kanker pada mukanya

———————————————————–

Mursidin Umur 27 tahun. Alamat di manggal 5/9 gunung sari, windusari , magelang.Mursidin menderita sakit Infeksi Saraf. Terjadi Luka dibagian perut kebawah sdh 9 tahun. Sdh pernah beberapa kali dibawa ke rumahsakit tp blm kunjung sembuh. Diagnosa dokter juga menyebutkan bahwa infeksi saraf tersebut bisa menyebabkan kelumpuhan permanen. Mas mursidin hidup bersama orang tuanya yg bergiat menjadi tani bapak suyatno 55th. Terimakasih #sedekaholic sudah membantu sedikit meringankan beban mas mursidin via #sedekahrombongan

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove via @gatzmahess @fathurozaq83
Tanggal : 18/10/2013

Bapak Mursidin menderita sakit Infeksi Saraf

Bapak Mursidin menderita sakit Infeksi Saraf

———————————————————–

ECIN (48), Kp. Cigeureung Gang Lurah RT 1/10 Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Bu Ecin sejak sakit sudah tidak bisa bekerja lagi, suaminya Pak Maman telah mendahuluinya, meninggal dunia beberapa bulan yang lalu dengan meninggalkan 4 orang anak. Sepeninggal suaminya, penyakit diabetes yang dideritanya bertambah parah, kaki kanannya terluka yang susah sembuh, bahkan membusuk. Hampir 2 bulan ia dirawat di RSUD Tasikmalaya, kondisinya sempat membaik dan ia diperbolehkan pulang. Namun setelah 11 hari di rumah, kondisinya kembali memburuk yang mengharuskannya dirawat kembali di RSUD Tasikmalaya. Setelah 24 hari dirawat kondisi Bu Ecin belum meunjukkan perkembangan yang menggembirakan, bahkan sempat disarankan untuk mengamputasi kakinya. Selama ini ia dibiayai oleh anaknya yang hanya buruh serabutan, dan saat ini sudah kehabisan bekal. Untunglah selama dirawat di RSUD ia ditunggui anak laki-lakinya yang dengan sabar dan telaten mendampinginya. Walaupun Bu Ecin memiliki fasilitas jaminan Jamkesmas, namun pengobatan yang panjang tetap saja memerlukan biaya untuk keperluan sehari-hari yang cukup memberatkan keluarganya. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk meringankan beban Bu Ecin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir :@ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 20 Oktober 2013.

Ibu Ecin penyakit diabetes yang dideritanya bertambah parah

Ibu Ecin penyakit diabetes yang dideritanya bertambah parah

———————————————————–

HAYATI (56), Kp. Cimuncang RT 4/4 Desa Gunung Sari Kec Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya. Janda tua ini di usianya yang menjelang senja tadinya masih kuat bekerja sebagai buruh tani di sawah, ia tak pernah mengeluh meski dititipi almarhumah anak perempuannya yang sudah meninggal untuk mengurus ke-2 orang cucunya, sementara menantunya sudah menikah lagi. Namun penyakit stroke 14 hari yang lalu menghentikan kegigihannya. Ia terjatuh selagi bekerja di sawah, menurut dokter ada pendarahan di otak, sehingga sampai saat ini masih koma di RSUD Tasikmalaya ditunggui oleh kedua cucu perempuannya. Bu Hayati memiliki fasilitas Jaminan Jamkesmas, namun keluarganya kehabisan biaya untuk bekal dan transportasi selama ia dirawat. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk meringankan beban Keluarga Bu Hayati.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir :@ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal : 20 Oktober 2013.

Ibu Hayati menderita penyakit stroke

Ibu Hayati menderita penyakit stroke

———————————————————–

DARYANTI (39), Kp. Babakan Erwan RT 2/5, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Penyakit TB Paru-paru yang diderita istri dari Bapak Cucu (45), seorang buruh tani ini belum bisa diobati secara intensif karena kerap pengobatan rutin yang harus ia jalani terlambat dilakukan terkendala biaya transportasi ke RSUD yang dirasakan cukup memberatkan mereka. Bagi keluarga miskin ini rupiah demi rupiah sangat berharga untuk menyambung hidup keenam anaknya yang beberapa masih usia sekolah. Meskipun biaya pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tasikmalaya gratis karena ia memiliki fasilitas Jamkesmas, namun tetap saja biaya transportasi cukup menyedot penghasilan mereka yang tidak seberapa. Tanggal 18 Oktober kondisi Bu Daryanti memburuk, ia kemudian dilarikan ke RSUD Tasikmalaya dan langsung diharuskan rawat inap.#SedekahRombongan memahami kesulitan keluarga ini dan kembali memberikan santunan untuk meringankan biaya pengobatan Bu Daryanti setelah sebelumnya masuk di Rombongan 453. Sambil menangis Bu Daryanti tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada para Sedekaholic dan Kurir #SedekahRombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir :@ddsyaefudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 20 Oktober 2013.

Ibu Daryanti menderita penyakit paru-paru

Ibu Daryanti menderita penyakit paru-paru

———————————————————–

HANI NURHAWATI, 33 tahun, Alamat: Jl.Cicadas Girang, RT.1/6, Cikutra, Cibeunying Kidul, Bandung. Bu Hani adalah seorang Buruh Cuci Pakaian dan tinggal mengontrak dengan suaminya: Aji Hendratna, 39 tahun, Berprofesi sebagai Pedagan Asongan. Saat ini bu Hani sedang berobat jalan ke RSHS Bandung karna ia sudah 14 bulan mengidap Kanker pada Kulitnya dan Lupus, saat kambuh keluar darah dari kulit kepalanya hingga saat ini dia harus rutin membeli obat yang tidah tercover Jamkesda yang dimilikinya. Aji Hendratna begitu setia menemani bu Hani berobat, mereka masih mempunyai tanggungan anak 4 orang. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan titipan langit untuk Hani setelah sebelumnya masuk di bantuan Rombongan 439.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 17 Oktober 2013.

Ibu Hani sudah 14 bulan mengidap Kanker pada Kulitnya dan Lupus

Ibu Hani sudah 14 bulan mengidap Kanker pada Kulitnya dan Lupus

———————————————————–

DIDIN, 38 tahun, Alamat: Kampung Nyalindung RT.3/2, Desa Margamulya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Pekerjaan: Kuli Bangunan. Kang Didin tak berdaya saat ini, jangankan untuk menghidupi anak istrinya bahkan untuk berjalanpun ia tak mampu karena tulang/otot pinggangnya bermasalah tak berfungsi. Mungkin karena terlalu sering memaksakan memikul beban di luar kemampuannya, Sampai saat ini belum ada kepastian diagnosa rumah sakit karena ia belum mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Walaupun memiliki Jamkesmas, keluarganya tak mampu mengupayakan kesembuhannya karena ketiadaan biaya. Pak Mamat, bapaknya, juga terkena stroke hampir 9 bulan. Saat bertemu dengan Kurir #SedekahRombongan, mereka menuturkan kisah hidupnya sambil sesekali menyeka air mata: Terlihat juga kepiluan, rasa malu, dan harapan. Saat pertama kali Pak Didin merasakan duduk di kursi roda, tak henti-hentinya ia mengucapkan terimakasih dan doa bagi semua. Bantuan disampaikan untuk pak Didin mulai lagi berobat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via @abahlutung
Tanggal 20 Oktober 2013.

Kang Didin tak berdaya saat ini, jangankan untuk menghidupi anak istrinya bahkan untuk berjalanpun ia tak mampu karena tulang/otot pinggangnya bermasalah tak berfungsi

Kang Didin tak berdaya saat ini, jangankan untuk menghidupi anak istrinya bahkan untuk berjalanpun ia tak mampu karena tulang/otot pinggangnya bermasalah tak berfungsi

———————————————————–

WAHYUDIN (28), Kp. Sambah Pamulang RT.2/4, Desa Cikeusal, Kecamatan Tanjung Jaya, Kabupaten Tasikmalaya. Pekerjaan sehari-hari menggembalakan ternak milik tetangganya. Meskipun matanya sejak kecil tidak bisa melihat jauh, ia tidak pernah mengeluh. Lima bulan lalu, ia mengalami sakit secara beruntun: Hernia, tekanan darah tinggi dan gagal ginjal yang memaksanya 35 hari dirawat di RSUD dan kemudian diharuskan melakukan cuci darah 2 kali seminggu. Dengan berbekal Jamkesda, Wahyudin berobat jalan di RSUD Tasikmalaya. Mereka tinggal di ruangan 2X3m sebelah mushola di daerah sekitar Jalan Galunggung Kota Tasikmalaya, ditemani ayahnya Saepudin (68), yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang becak. Ibunya Nining (57) seorang buruh tani, tinggal di kampung menjaga adik-adiknya. Kondisi Wahyudin Rabu tanggal 22 Oktober 2013 kembali ngedrop sehingga ia kembali harus ditransfusi darah. Alhamdulillah kondisinya sekarang sudah mulai stabil kembali.#SedekahRombongan menyampaian santunan lanjutan untuk biaya transportasi dan pengobatan Wahyudin, setelah sebelumnya masuk di Rombongan 434.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal: 22 Oktober 2013.

Bapak Wahyudin mengalami sakit secara beruntun: Hernia, tekanan darah tinggi dan gagal ginjal

Bapak Wahyudin mengalami sakit secara beruntun: Hernia, tekanan darah tinggi dan gagal ginjal

———————————————————–

HAURA SYUHAROTUL DALFA (2), Gadis mungil yang beralamat di Kampung Cimacan RT 6/1, Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya ini selalu mengenakan jilbab, lucu dan menggemaskan. Siapa nyana Haura, demikian dia biasa dipanggil, semenjak lahir menderita penyakit Hemangomia, Tumor pada pembuluh darah di bagian leher sebelah kanannya. Sejalan dengan pertambahan usia, tumor yang awalnya hanya seperti bercak kecil, yang dianggap orang tuanya hanya tanda lahir, lama kelamaan tambah membesar. Orang tua Haura, Undang Gunawan, 36 tahun, Guru honorer Madrasah dan ibunya Noneng Rustini, 24 tahun, sebenarnya ingin sekali mengobatinya. Namun ketiadaan biaya menghalangi niat mereka, untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka cukup sulit. Meskipun memiliki fasilitas Jamkesmas, tetap saja perlu biaya untuk ongkos-ongkos dan bekal selama Haura mendapatkan pengobatan dan saat ini harus kontrol 2 minggu sekali ke RSHS yang harus ia tempuh dari rumahnya di Kabupaten Tasikmalaya. #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan kepada Haura untuk biaya operasional dan transportasi, setelah sebelumnya masuk di Rombongan 453. Jadwal operasi dari RSHS Bandung sudah didapat yaitu sekitar 2,5 bulan mendatang. Pemeriksaan Dik Haura memang tergolong panjang karena Tim Dokter harus ekstra hati-hati mengingat posisi tumornya sangat dekat dengan kelenjar ludah, sehingga dikhawatirkan akan terganggu. Selain itu juga ternyata dari hasil pemeriksaan dokter kemudian diketahui bahwa Dik Haura juga menderita kelainan di paru-parunya sehingga sekarang tim dokter RSHS sedang berusaha untuk mengobati paru-parunya terlebih dahulu sebelum Hemangiomanya dioperasi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal : 22 Oktober 2013

Adik Haura menderita penyakit Hemangomia

Adik Haura menderita penyakit Hemangomia

———————————————————–

ENTOY (30), alamat: Kp. Nangoh RT 2/9, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Buruh pabrik bordir yang memiliki tanggungan 2 orang ini terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya. Hasil diagnosa Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menunjukkan Entoy mengidap Squasmous Cell Carcinoma G Craniol. Tahun lalu Entoy sempat mendapatkan perawatan intensif selama beberapa bulan di RSHS Bandung, namun sekarang penyakitnya kambuh lagi. Walaupun dengan berat hati karena harus meninggalkan pekerjaannya, terpaksa ia harus kembali melakukan pengobatan intensif mengingat penyakitnya yang tambah parah. Sebagai tulang punggung keluarga tentu keluarganya kehilangan sumber penghasilan. Terpaksa istrinya, Ai Usan (25) untuk sementara menggantikan perannya dengan kerja serabutan, demi menjaga kelangsungan hidup keluarga dan buah hati mereka. Dengan failitas Jamkeskinda, Entoy yang selama ini masih tinggal menumpang di rumah mertuanya akan mulai pengobatan ke RSHS Bandung dengan rujukan dari RSUD Tasikmalaya. Awal Juli 2013 kondisi Entoy sempat memburuk dan #SedekahRombongan segera melarikannya ke IGD RSHS. Operasi Entoy dijadwalkan RSHS tanggal 13 September 2013, namun karena kondisinya memburuk, hari Minggu tanggal 8 September #SR segera membawanya ke RSHS untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, dan sekarang sudah masuk ruangan untuk ditindak operasi namun belum bisa dilakukan karena kondisinya belum stabil. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya transportasi dan bekal pengobatan Entoy selama berobat ke RSHS setelah sebelumnya masuk di Rombongan 454.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @cucucuanda
Tanggal: 23 Oktober 2013

Bapak Entoy terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya

Bapak Entoy terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya

———————————————————–

ATIK SARAH, 40 tahun, Seorang ibu rumah tangga, istri dari Pak Marda, seorang pedagang koran yang tinggal di Kampung Rukem RT.3/13, Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kota Bekasi. Bu Atik sudah lama menderita penyakit darah tinggi, sejak sekitar 4 tahun yang lalu dan ia pun mengalami stroke ringan. Akhir-akhir ini Bu Atik sering mengeluh sakit kepala, yang dirasakannya sejak 1 bulan yang lalu. Pak Marda, suaminya segera memeriksakan Bu Atik ke RSUD Bekasi. Hasil pemeriksaan Dokter, setelah dilakukan CT SCAN pada hari Kamis malam tanggal 10 Oktober 2013, ternyata menunjukan ada cairan di kepala Bu Atik sehingga harus segera dilakukan tindakan operasi. Keluarga miskin yang memiliki tanggungan 3 orang ini kebingungan, karena dengan kondisi ekonomi mereka yang seperti saat ini tidak memungkinkan untuk membayar biaya operasi. Pak Marda sehari-hari hanya berjualan koran, anak perempuannya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, sedangkan anak laki-lakinya bekerja sebagai seorang cleaning servis. Hasil perasan keringat mereka sehari-hari hanya cukup untuk makan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga dengan sakitnya Bu Atik dirasakan sangat membebani perekonomian mereka. #SedekahRombongan memahami kesulitan keluarga ini dan segera menyampaikan santunan untuk membantu meringankannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @ahmadfathoni78
Tanggal : 16 Oktober 2013.

Bu Atik sudah lama menderita penyakit darah tinggi, sejak sekitar 4 tahun yang lalu dan ia pun mengalami stroke ringan

Bu Atik sudah lama menderita penyakit darah tinggi, sejak sekitar 4 tahun yang lalu dan ia pun mengalami stroke ringan

———————————————————–

SAMI, 46 tahun, Alamat Kampung Gili-gili RT.1/6, Sukatani, Bekasi. Suami: Suhandi, 53 tahun, Pekerjaan Pencari Barang Bekas. Ibu Sami terkena penyakit Kusta yang membuat dirinya rendah diri dan berasa terasing dari lingkungannya, pernah berobat 2 tahun lalu ke RS.Sitanala Tangerang namun tidak dilanjutkan karna alasan biaya. #SedekahRombongan membantunya untuk melanjutkan terus perobatannya karna saat ini fasilitas kesehatan dari Pemerintah sudah bu Sami dapatkan dan diperkirakan akan terus melakukan kontrol hingga 10 kali, Bantuan lanjutanpun disampaikan untuk kebutuhan operasional transport ke RS Sitanala, Tangerang setelah sebelumnya masuk di bantuan Rombongan 449.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via @romli_iyom
Tanggal : 22 Oktober 2013.

Ibu Sami terkena penyakit Kusta

Ibu Sami terkena penyakit Kusta

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 34,504,049,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 458 ROMBONGAN

Rp. 14,395,896,338,-