WIWI SUDRIYAH, “Derita tiada henti, tak menyurutkan Wiwi mengurus sang Bayi.”, Ibu muda berusia 19 tahun, hanya seorang Ibu Rumah Tangga yang beralamat di Kp. Pelaukan RT.02/02, Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia. sekitar 6 bulan yang lalu pertumbuhan tumor mandibulanya sangat cepat. Di saat yang bersamaan bayi yang baru di kandungnya sudah harus di lahirkan. Akhirnya di RS Annisa Lemah Abang, Cikarang, Wiwi melahirkan bayi prematur 7 bulan namun Alhamdulillah lahir dengan normal dan selamat seorang bayi perempuan, dengan berat 2,5 kg. Usaha keluarga dalam upayanya mengobati bu Wiwi, pernah ke banyak RS di antaranya RS. Dewi Sri Karawang. Sekitar 6 bulan yang lalu berobat ke RSUD Cibitung, kemudian dirujuk ke RSHS Bandung. Tapi karena jarak yang jauh dan ketiadaan dana untuk transportnya jadi hanya sempat bisa satu kali berobat. Sang suami, Ardasin, 22 tahun, hanya buruh kontrak yang menafkahi keluarganyapun sudah pas-pasan. #SedekahRombongan ikut merasakan derita mereka dan kembali menyampaikan bantuan untuk mereka berobat setelah sebelumnya masuk di Rombongan 449. Rencana minggu depan Wiwi akan dirujuk ke RSCM Jakarta.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via @romli_iyom
Tanggal 10 Oktober 2013.

Ibu Wiwi sekitar 6 bulan yang lalu pertumbuhan tumor mandibulanya sangat cepat

Ibu Wiwi sekitar 6 bulan yang lalu pertumbuhan tumor mandibulanya sangat cepat



———————————————————–

Ibu jamilah salasa,tinggal di tengah hutan bersama anaknya, suaminya sudah meninggal dunia, ibu jamilah mempunyai 13 orang anak. Yg meninggal 8 orang, tersisa 5 orang, anak-anak beliau sudah memliki keluarga dan tinggal dengan suami mereka masing-masing.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @saptuari via @ladylidya02
Tanggal: 23 September 2013

Ibu jamilah salasa,tinggal di tengah hutan

Ibu jamilah salasa,tinggal di tengah hutan

———————————————————–

ENTOY (30), alamat: Kp. Nangoh RT 2/9, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Buruh pabrik bordir yang memiliki tanggungan 2 orang ini terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya. Hasil diagnosa Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menunjukkan Entoy mengidap Squasmous Cell Carcinoma G Craniol. Tahun lalu Entoy sempat mendapatkan perawatan intensif selama beberapa bulan di RSHS Bandung, namun sekarang penyakitnya kambuh lagi. Walaupun dengan berat hati karena harus meninggalkan pekerjaannya, terpaksa ia harus kembali melakukan pengobatan intensif mengingat penyakitnya yang tambah parah. Sebagai tulang punggung keluarga tentu keluarganya kehilangan sumber penghasilan. Terpaksa istrinya, Ai Usan (25) untuk sementara menggantikan perannya dengan kerja serabutan, demi menjaga kelangsungan hidup keluarga dan buah hati mereka. Dengan failitas Jamkeskinda, Entoy yang selama ini masih tinggal menumpang di rumah mertuanya akan mulai pengobatan ke RSHS Bandung dengan rujukan dari RSUD Tasikmalaya. Awal Juli 2013 kondisi Entoy sempat memburuk dan #SedekahRombongan segera melarikannya ke IGD RSHS. Operasi Entoy dijadwalkan RSHS tanggal 13 September 2013, namun karena kondisinya memburuk, hari Minggu tanggal 8 September #SR segera membawanya ke RSHS untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, dan sementara tinggal di RSSR Bandung. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya transportasi dan bekal pengobatan Entoy selama berobat ke RSHS setelah sebelumnya masuk di Rombongan 442.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @abahlutung
Tanggal: 23 September 2013

Bapak Entoy terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya

Bapak Entoy terserang penyakit tumor ganas di bagian kepalanya

———————————————————–

Bu Lunto Anugraheni : 41 Tahun , pekerjaan Jualan Es Jus Keliling, Saat ini menderita Penebalan Dinding Rahim Sehingga Seperti Mens Terus, Sakitnya Sudah 4 Tahun. Pak Fajar Rohubin 43th Suami bu Lunto pekerjaan Tambal Ban di Depan SMA DeBrito. Ibu Lunto + Bapak Fajar Di Karunia 3 Orang Anak ,Tindakan di RSUD Sleman Adalah : Senin Masuk RSUD , Selasa Operasi Pengangkatan Rahim ,Di Rawat Inap di Cempaka 1 Nomer 5B, sedang Di Usahakan Pindah Kamar Yg klas 3 ,Selama 4 Tahun ini Bu Lunto cuma berobat alternatif , dan senin kemaren harus masuk ke RS karena pendarahan semakin hebat

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,- untuk meringankan beban bu Lunto
3 Oktober 2013
Kurir : @MarjunulNP via Ivan @VisitYogyakarta

Ibu Lunto menderita Penebalan Dinding Rahim

Ibu Lunto menderita Penebalan Dinding Rahim

———————————————————–

Abrar lajengkir, umur 33 tahun pekerjaan tani, alamat Desa Tanahmea dusun 3 kamali Kec.Banawa Selatan Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Pak Abrar terbaring lemas di ruangan atropik rumah sakit Kabelota kab Donggala. Suami dari Armawati ini menderita sakit infeksi di bagian usus yang memerlukan perawatan lanjut (menunggu pemeriksaan lanjutan dari dokter ahli).

Jumlah Bantuan : memberi bantuan Rp.500.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi pak Abrar.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
7 Oktober 2013.

Bapak Abrar menderita sakit infeksi di bagian usus

Bapak Abrar menderita sakit infeksi di bagian usus

———————————————————–

Marvel vanbasten 4,8 tahun alamat Desa Lampo Dusun 2 Kec.Banawa Tengah Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Anak dari bapak Agus (buruh tani) dan Mardiani (IRT) ini harus menjalani perawatan di RSUD Kabelota Donggala. Hingga saat ini belum ada diagnose dr dokter tentang penyakit yg dialami. Kondisi Marvel saat ini masih menggunakan O2 dan kondisi tubuh lemas. Penghasilan ayah sebagai buruh tani ini sangat terbatas membiayai biaya perawatan sibuah hati.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi dik Marvel.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
7 Oktober 2013.

Adik Marvel menjalani perawatan di RSUD Kabelota Donggala

Adik Marvel menjalani perawatan di RSUD Kabelota Donggala

———————————————————–

Muh hilman bayi berumur 6 bulan asal dari Desa Boneoge Kec.Banawa Kab. Donggala Sulawesi Tengah. Ayah bernama Sutarji (buruh) dan ibunya bernama Ani (IRT) ini harus membersamai buah hati mereka di rumah sakit umum kabelota Donggala. Hilman yang terserang penyakit kulit (belum ada diagnose dokter) sehingga sekujur tubuh bayi kecil ini terkelupas dan nyaris sulit ter tidur karena perih di kulit.

Jumlah Bantuan : Rp..500.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi Dik Hilman.
Kurir : @MarjunulNP Via Abdul Rasyid,
7 Oktober 2013.

Hilman yang terserang penyakit kulit (belum ada diagnose dokter)

Hilman yang terserang penyakit kulit (belum ada diagnose dokter)

———————————————————–

Ismail (46 tahun/tani), istri bernama Marlina (48 tahun/IRT), anak 2 orang. Alamat Desa Koromatantu Kec.Patasia Kab. Morowali Sulawesi Tengah. Pak Ismali sudah 6 bulan sakit, dimana kaki bengkak, bernanah dan mengeluarkan bau. Sejak 6 bulan tersebut praktis penghasilan sebagai petani terputus. Sehingga saat ini pak Ismail tidak dapat berobat sesuai dengan penyakit yang diderita.

Jumlah Bantuan : Rp..1.000.000,- untuk meringankan beban hidup bagi pak Ismali.
Kurir : @MarjunulNP via Abdul Rasyid,
7 Oktober 2013.

Pak Ismali sudah 6 bulan sakit, dimana kaki bengkak, bernanah dan mengeluarkan bau

Pak Ismali sudah 6 bulan sakit, dimana kaki bengkak, bernanah dan mengeluarkan bau

———————————————————–

Bpk.Rabo (+/- 55thn),tinggal di daerah pesisir maftutu ,pulau tidore bagian timur,, pekerjaan bpk Rabo sehari-hari hanya membersihkan kubur yg berada dekat dengan rumahnya,,sehari-hari bpk.Rabo makan hanya dengan hasil kebun,, sudah sekitar +/- 8thn bpk Rabo mengalami penyakit “Ular bisa” (semacam penyakit yg dipercaya warga setempat karna pengaruh dari jin).penyakit “ular bisa”ini menyebabkan penglihatan Bp.Rabo sebelah kanan tidak bisa melihat lagi, Bp.Rabo tidak pernah memeriksa penyakitnya ke Rumah Sakit,hanya ke puskesmas terdekat

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Cc: @saptuari via @ladylidya02
7 Oktober 2013.

penglihatan Bp.Rabo sebelah kanan tidak bisa melihat lagi

penglihatan Bp.Rabo sebelah kanan tidak bisa melihat lagi

———————————————————–

TIAS B. CAHYANINGSIH, 9 tahun, Gadis malang ini terkena Tumor Medula sejak tahun 2008, yang berakibat syaraf motoriknya di bagian tulang belakang tidak berfungsi dan hanya dapat berbaring – Saking lamanya berbaring bagian pinggul/pantat Tias membusuk dan berdarah. Anak yatim ini tinggal bersama ibunya Nurhayati/30 tahun di Jl.Asem Raya, RT.8/8, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, beserta 2 orang saudaranya yang salah satunya juga terkena Tumor Otak namun tak mampu berobat. Sungguh iba kita melihat keluarga ini sampai-sampai untuk makanpun mereka kesulitan. Difasilitasi Gakin hanya untuk perobatannya, saat bu Nurhayati ibunda Tias bertemu di RSCM dengan Kurir #SedekahRombongan beliau sedang makan sisa jatah Tias makan dari RSCM. Kembali #SR menyampaikan bantuan lanjutan untuk membelikan keperluan perobatan seperti membeli kain kasa dan obat-obat rujukan dokter dan operasional untuk melanjutkan perobatan jalan setelah bantuan sebelumnya masuk Rombongan 441.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal 6 Oktober 2013

TIAS B. CAHYANINGSIH, 9 tahun, Gadis malang ini terkena Tumor Medula sejak tahun 2008

TIAS B. CAHYANINGSIH, 9 tahun, Gadis malang ini terkena Tumor Medula sejak tahun 2008

———————————————————–

HARIT MAULANA, 2 tahun, Anak dari keluarga kecil yang tinggal di kampung Giripurwo, RT.2/4, Wonogiri, Jawa Tengah ini menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm. Saat ini sedang berada di Jakarta didampingi Kurir #SedekahRombongan dan akan dijadwalkan dioperasi di RSCM jakarta. Selama ini kondisi Dik Harit sering batuk, badan semakin kurus, Mamat adalah bapaknya yang sangat berharap anaknya bisa sembuh. Mamat hanyalah seorang kuli bangunan, yang tiap hari belum tentu mendapatkan penghasilan. Selama ini Harit dibawa ke RSUD Dr.Muwardi Solo dengan memakai jamkesmas orang tuanya, namun setelah aturan pemerintah bahwa sekarang tidak bisa lagi dipakai, maka nasib tidak jelas. Namun Alhamdulillah, Akhirnya Harit mendapatkan Jamkesmasnya dan mulai bisa berobat ke Jakarta. Bantuan lanjutan disampaikan untuk keperluan harian mereka selama berobat di RSCM Jakarta, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 449.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 6 Oktober 2013

Adik Harit menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm

Adik Harit menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm

———————————————————–

ALWAN INAYATULLAH, 9 tahun. Alamat di Kp. Ceger 7/3, Desa Sukadarma, Kec. Sukatani, Kabupaten Bekasi. Memiliki kelainan/tumbuhan di batok kepala bagian depan, belakang telinga dan pangkal paha. Saat usia 3 tahun, ada kelainan di beberapa bagian tubuhnya, tumbuh beberapa tonjolan seperti daging yang setelah diperiksa beberapa waktu kemudian oleh Dokter di RS.Sumber Waras, disimpulkan bahwa kelainannya adalah penyakit Neurofibroma, harus di operasi, tapi belum cukup umurnya, harus menunggu usia sekitar 9 tahun, baru operasi pengangkatan bisa di lakukan. Saat ini setelah usia Alwan 9 tahun, keluarga mulai berusaha kembali dalam upayanya mengobati sang buah hati. Hanya saja, kembali keluarga mengalami kendala saat RSUD Cibitung kabupaten Bekasi merujuk anak dari Hasan Basri, 48 tahun mengharuskannya ke RSHS Bandung. Sementara pekerjaan sang ayah hanya tukang Tambal Ban dan kerjaan Ibundanya, Neneng Suryani, 44 tahun adalah Ibu Rumah Tangga, tidak terbayang dana dari mana untuk biaya akomodasi jika harus sering PP Bekasi-Bandung, sementara tanggungan jiwa masih ada 2 orang di rumahnya. Selama ini Alwan sangat menderita jika setiap malam, kumat sampai kejang, bahkan bisa 3 kali dalam semalam, Karena sakit yang di deritanya, pertumbuhan rohaninya agak terganggu bahkan dia tidak bisa bersekolah. #SedekahRombongan kembali menyampaikan Titipan Langit untuk keperluan Alwan selama berobat, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan441..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via @romli_iyom
Tanggal 1 Oktober 2013.

Adik Alwan Memiliki kelainan/tumbuhan di batok kepala bagian depan, belakang telinga dan pangkal paha

Adik Alwan Memiliki kelainan/tumbuhan di batok kepala bagian depan, belakang telinga dan pangkal paha

———————————————————–

SYAHRUL, 6 tahun, Alamat Kp. Pinggirsari RT.1/10, Cihawuk, Kertasari, Bandung. Ayah sudah meninggal dan Ibu: Enyi, 43 tahun. Sejak bulan Desember 2012 lalu Syahrul divonis ALL1 dan pada awal Januari masuk RSHS Bandung, Berobat dibantu PKH – Program Keluarga Harapan bidang kesehatan dan pendidikan. Ibu Enyi sungguh dalam kondisi lemah dan dalam kesulitan serta menanggung 5 orang anak yang masih belum produktif. #SedekahRombongan ikut merasakan penderitaan mereka dan bebrapa kali bantuanpun sudah disampaikan untuk keperluan mereka sehari-hari selama berobat di RSHS Bandung. Demikian sekilas cerita pendampingan #SedekahRombongan untuk Syahrul, hingga pada 3 Oktober 2013 Allah mempunyai rencana lain untuk Syahrul. Anak kecil malang ini meninggal dunia dan kita ikut melayat ke rumahnya, Bantuanpun disampaikan sebagai uang duka setelah bantuan terakhir masuk di Rombongan 395. Selamat jalan nak, Allah menyiapkan tempat lebih baik di sampingNYA, Amiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal 3 Oktober 2013.

Adik Syahrul divonis ALL1 dan pada awal Januari masuk RSHS Bandung

Adik Syahrul divonis ALL1 dan pada awal Januari masuk RSHS Bandung

———————————————————–

ANNISA, 1 tahun, Alamat: Kampung Bojong Malaka, RT.2/13, Kopo, Kutawaringin, Bandung. Ayah: Wawan, 29 tahun, Pekerjaan Kusir Delman. Pada usia 1 bulan sudah terdiagnosa Hydrochepalus dan sudah dilakukan pemasangan selang namun saat ini harus dirawat lagi karna kambuh dan tersuspect Viningitis. Treatment terhadap kesehatan Annisa sepertinya cukup memakan waktu lama dan perlu moril dan materil, Kedua orangtuanya sangat tidak mampu untuk mengobatinya lagi karna alasan biaya yang sangat mahal. Dan saat ini upaya mendapatkan Gakinda telah mereka miliki serta Annisapun sudah berobat jalan ke RSHS, kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk keluarga ini untuk keperluan transport ke Rumah Sakit dan membeli susu setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 442. Terakhir bertemu mereka sudah menumpang dikontrakan saudaranya dan sedang diupayakan untuk dapat dirujuk ke RSUD Soreang agar terapi untuk Annisa bisa berlanjut, Semoga Annisa lekas sembuh agar dapat tumbuh normal seperti anak-anak yang sehat lainnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal 4 Oktober 2013.

Adik Annisa terdiagnosa Hydrochepalus

Adik Annisa terdiagnosa Hydrochepalus

———————————————————–

KARTINI, 42 tahun, Alamat: Kp.Rawa Sapi, RT.4/10, Jati Mulya, Tambun Selatan. Suami: Encep Nurjaya, Profesi: Penjual Batagor. Berawal dari ketidak mengertian bu Kartini atas kondisi kehamilannya yang harus melahirkan dengan cara tidak normal padahal dia mempunyai Jampersal, Kartini berpindah rencana dari RSUD Cibitung ke RS.Sentosa Bekasi. Hingga akhirnya persalinanpun berjalan dengan baik dan lancar namun biayanya menjadi masalah buat bu Kartini, Tagihan membengkak paska melahirkan hingga akhirnya bu Kartini berhutang. #SedekahRombongan melanjutkan sisa pembayaran di Bagian Administrasi Rumah Sakit setelah sebelumnya masuk di Rombongan 418.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @didiksdoank
Tanggal : 7 Oktober 2013.

Tagihan membengkak paska melahirkan hingga akhirnya bu Kartini berhutang

Tagihan membengkak paska melahirkan hingga akhirnya bu Kartini berhutang

———————————————————–

KASTEM, 39 tahun, Ibu 2 anak warga kampung Jengkol RT.3/7, Kel. Bojen, Kec. Sobang, Pandeglang ini sudah 20 tahun lebih menderita sakit Tumor di Pipi. Awal sakit tahun 1991 dan pengobatan pertama dilakukan di RSHS Bandung, operasi pertama pengangkatan tumornya dilakukan tahun 1992, pengobatan lanjutan dengan rawat jalan namun karna tidak mempunyai bekal yang cukup selama berada di Bandung, pengobatannyapun sering tidak dilanjutkan. Awal tahun 2013 Tumor di Pipi bu Kastem tumbuh dan membesar kembali. Melihat kondisi ini pak Rokim suami bu Kastem yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani di kampungnya berusaha kembali melakukan pengobatan untuk istrinya, berbekal Jamkesmas yang dimiliki pengobatanpun dilakukan di RSUD Berkah Pandeglang yang kemudian dirujuk ke RSCM jakarta. Tanggal 10 Juni 2013, Operasi ke 2 pengangkatan Tumor bu Kasnem berhasil dilakukan, namun pasca operasi pengobatan akan dilanjutkan dengan rencana beberapa kali penyinaran. Pengobatan yang panjang dan lama menguras bekal mereka selama berada di Jakarta, selain berobat selama tinggal di Jakarta merekapun harus membayar uang sewa kosan dan biaya makan sehari-hari, sementara selama berada di Jakarta pak Rokim praktis sudah tidak bekerja dan harus mendampingi istrinya. Alhamdulillah, Allah mempertemukan #SedekahRombongan dengan keluarga miskin ini dan bantuan lanjutanpun disampaikan untuk biaya hidup sehari-hari selama berobat di RSCM Jakarta setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 453.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 8 Oktober 2013.

Ibu Kastem sudah 20 tahun lebih menderita sakit Tumor di Pipi

Ibu Kastem sudah 20 tahun lebih menderita sakit Tumor di Pipi

———————————————————–

LISNAWATI, 36 tahun, Telah 1 tahun lebih melawan penyakitnya “Tumor Ovarium” terlihat perutnya yang semakin hari semakin membesar, beberapa kali berobat ke RS.Hasan Sadikin Bandung dan rencana bulan Oktober 2013 ini akan menjalani operasi. Suaminya: Bpk. Nurdin (46) saat ini sudah tidak bekerja karena harus merawat isterinya yang sering keluar masuk Rumah Sakit. Tinggal di sebuah Kontrakan rumah di Perumahan Alamanda Blok B 10 No.11 RT.2/12, Tambun Selatan – Bekasi bersama dengan 3 orang anak yang masih sekolah membuat beban pak Nurdin semakin berat. Tapi demi kesembuhan isterinya, pak Nurdin selalu berdoa dan berusaha sekuat tenaga berharap ada setitik harapan untuk kesembuhan isterinya. Allah telah mengatur semuanya dan Allah tidak memberikan ujian ke hambanya tanpa jalan keluar dari ujian tersebut, dengan hanya berbekal Jamkesda dari Dinkes Bekasi pak Nurdin kembali membawa isterinya Ibu Lisnawati untuk dirawat di RSUD Cibitung karena kondisinya sempat menurun. Alhamdulillah setitik harapan pak Nurdin diperlihatkan oleh Allah dengan mempertemukannya dengan #Sedekah Rombongan, Bantuan lanjutan kembali disampaikan setelah sebelumnya masuk di Rombongan 449.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @SuharnaYana,
Tanggal: 8 Oktober 2013.

Ibu Lisnawati melawan penyakitnya “Tumor Ovarium”

Ibu Lisnawati melawan penyakitnya “Tumor Ovarium”

———————————————————–

NENG CUCU, 5 tahun, Keluarga kecil dan papa ini tinggal di rumah keluarga di Kampung Neglasari RT.4/4, Desa Cikondang, Kecamatan Pameungpeuk, Kab.Garut, (masuk wilayah Garut Selatan, berbatasan dengan kab. Bandung dan Kab. Cianjur). Ayahnya: Dad, (38) hanya Buruh Tani, pekerja kelas sendal jepit yang dibayar harian, itupun kalau ada yang mempekerjakan. Ibunya Heni (35), mangurus rumah tangga saja. Pekerjaan ini pun sangat berat ia rasakan karna kemiskinan dan penyakit yang diderita anaknya. Tangungan mereka 3 orang dan Cucu adalah anak yang kedua. Berbekal JAMKESMAS, Kedua orangtua Neng Cucu membawanya berobat ke rumah sakit sejak 14 bulan lalu. RSUD Garut mendiagnosa anak manis ini menderita Retinoblastoma dan 2 minggu terakhir ia dirawat di RSUD dr.Slamet, Garut. Kemudian dirujuk ke RSHS Bandung. Kehendak Allah mempertemukan #SedekahRombongan di RSHS, Bagi keluarga papa ini pertemuan dengan #SR rupanya menjadi jawaban atas doa-doa mereka selama ini, Mereka semakin bersemangat tuk terus mengobati anaknya. Mereka memang layak bahkan berhak dibantu; Rumah tidak punya, kerjaan tidak jelas, penanganan penyakit anaknya cukup lama dan sudah memakan banyak biaya. Bismillah, Bantuan lanjutan disampaikan buat mereka untuk keperluan harian selama berobat di RSHS setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 439 dan kini benjolan di mata Cucu sudah mulai mengecil.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal 6 Oktober 2013.

Nengcucu menderita Retinoblastoma

Nengcucu menderita Retinoblastoma

———————————————————–

SITI SENANGSIH, 30 tahun, Kampung Lebakwangi RT.1/1, Sekarwangi, Soreang, Bandung. Suami: Sukandi, 30 tahun, Buruh Pabrik Sepatu. 3 bulan lalu bu Senangsih didiagnosa terkena Tumor di pahanya dan sangat mengganggu karna sakit yang dirasa, Keluarga miskin ini berihtiar menggunakan Jamkesmas untuk berobat karna kebutuhan harian yang tidak cukup untuk berangkat dan operasional ke RS maka perobatanpun belum dimulai lagi. Mereka hidup di tumah orangtuanya dan juga anaknya yang masih bayi terkena penyakit Paru-paru menjadi beban tambahan buat mereka. #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya mereka berobat ke Rumah Sakit setelah sebelumnya masuk bantuan di Rombongan 443. Terapi untuk bu Senangsih kini sudah dirubah dan akan menggunanakan sinar, Kondisinya ada perbaikan walau belum signifikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 7 Oktober 2013.

Ibu Siti Senangsih didiagnosa terkena Tumor di pahanya

Ibu Siti Senangsih didiagnosa terkena Tumor di pahanya

———————————————————–

SITI, 29 tahun, adalah seorang Ibu Rumah Tangga dengan 2 orang anak yang masih sekolah. Sudah 9 hari dirawat di RSUD Cibitung karena menderita Hepatitis B dan bermasalah dengan empedunya, suaminya Ratno (32) tidak memiliki pekerjaan tetap, beralamat di Kp. Galian RT.8/3, Desa Sukakerta, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi. Walaupun sudah menggunakan Jamkesda dari Dinkes Kab. Bekasi tapi tetap saja Ratno dan Isterinya Siti yang dirawat di RSUD Cibitung merasa kebingungan dan kesulitan untuk memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari di RS, selesai perawatan selama 9 hari keadaan Siti sudah membaik dan dipersilahkan pulang dulu kerumah untuk selanjutnya hanya berobat jalan seminggu sekali ke RSUD, rasa bahagia bercampur sedih dialami oleh suami isteri ini, rasa bahagia karena ibu Siti kondisinya sudah membaik dan boleh pulang. Rasa sedih menyelimuti ibu Siti dan suaminya karena untuk pulang mereka tidak memiliki uang untuk transportnya. Alhamdulillah, #Sedekah Rombongan kembali menyampaikan santunan lanjutan untuk operasional Siti berobat ke RSUD Cibiitung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 436.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @SuharnaYana
Tanggal: 6 Oktober 2013.

Ibu Siti menderita Hepatitis B

Ibu Siti menderita Hepatitis B

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 12,500,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 454 ROMBONGAN

Rp. 14,248,456,789,-