ISRO, 50 tahun, Alamat: Kp. Bakung RT.2/4, Ds. Karangpatri, Kec. Pebayuran Kab. Bekasi. Suspect Tumor kulit belakang (Soft tissue Carcinoma), pekerjaan hanya Kuli Tani serabutan. Saat kurir #SedekahRombongan silaturahmi di kediamannya yang sederhana, Pak Isro dan keluarganya sedang berkumpul di atas balai bambu depan rumah. Di sebabkan Tumor yang besar dan membentuk luka, dalam kesehariannya suami dari Esni, 47 tahun, tidak bisa berpakaian meski hanya kaos, karena pakaian yang dikenakan bisa nempel di luka tumornya. Bu Esni yang seorang ibu rumah tangga, menuturkan awal mula tumor yang diderita pak Isro, 10 tahun yang lalu, hanya bisul kecil atau dikenal dengan bisul menir. Saat terlihat sudah matang, dipecahkan dengan dipencet dan dikorek dengan peniti/jarum pentol, nanah yang keluar menimbulkan bau, hanya saja tumor yang dikira bisul tersebut bukannya sembuh malah membesar. Pernah juga saat tumornya sebesar kepalan tangan di sedot di sebuah klinik di daerah Karawang, tapi sekali lagi tumornya malah semakin membesar. Akhirnya karena terbentur biaya, keluarga miskin dengan tanggungan masih 2 orang ini hanya bisa pasrah. Apalagi sawah satu petak miliknya sudah beberapa tahun yang lalu digadaikan untuk mengobati luka pak Isro, sampai saat ini belum bisa ditebus. Bismillah #SedekahRombongan bergerak sampaikan titipan langit, tanpa rumit, sulit dan berbelit-belit agar Pak Isro bisa melanjutkan pengobatannya.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @romli_iyom
Tanggal 2 Oktober 2013.

Adik Isro Suspect Tumor kulit belakang (Soft tissue Carcinoma)

Adik Isro Suspect Tumor kulit belakang (Soft tissue Carcinoma)



———————————————————–

IKA (23), alamat Kp. Kubang Buleud RT 1/6 Kelurahan Sulaksana Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Ibu muda yang masih memiliki anak bayi berusia 4 bulan ini tidak menyangka akan mengalami musibah di rumahnya sendiri. Ia tersiram air panas yang mengakibatkan sebagian kakinya melepuh hebat. Melihat kondisi istrinya, suami Bu Ika, Peri (33) seorang buruh serabutan yang saat itu sedang berjualan pakaian, panik, dan dengan dibantu tetangganya kemudian ia membawanya ke IGD RSUD Tasikmalaya. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, mereka diharuskan membeli obat yang tidak dijamin oleh fasilitas Jamkeskinda yang mereka miliki. Allah adalah sebaik-baik Penolong, keluarga ini dipertemukan dengan Kurir #SR, dan jalinan tali kasih pun terjalin. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk biaya pembelian obat dan transportasi Bu Ika setelah sebelumnya masuk di Rombongan 443.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefeudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 28 September 2013.

Ibu Ika tersiram air panas yang mengakibatkan sebagian kakinya melepuh hebat

Ibu Ika tersiram air panas yang mengakibatkan sebagian kakinya melepuh hebat

———————————————————–

ATING (42), Alamat: Kp. Mayana RT 2/4, Ds. Nangtang, Kec. Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Suami Dindin (49), buruh tani, tanggungan 2 orang. Sejak beberapa bulan yang lalu Bu Ating didiagnosa menderita Kista Ovarium. Dengan fasilitas Jamkesda, upaya pengobatan entah sudah berapa puluh kali dilakukan, mulai ke Puskesmas maupun Dokter Umum namun penyakitnya belum kunjung sembuh, sampai akhirnya dibawa ke Rumah Sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan lab, ternyata Penanda Tumor CA 125 Hasilnya 1.869.36 sementara Nilai Rujukan <= 35 U/ml. Ini menunjukkan kadar tumornya sudah sangat tinggi, sehingga RSUD Tasikmalaya merujuknya ke RSHS Bandung. Di sinilah mulai keluarga besar Bu Ating kebingungan. Mereka tinggal jauh di pelosok, tidak ada yang sanggup untuk berangkat ke Bandung, tidak ada biaya untuk transportasi dan bekal, juga tidak ada yang sanggup mendampingi, karena mereka jarang bepergian jauh apalagi ke Bandung. Terkendala hal ini, Bu Ating belum bisa melanjutkan upaya pengobatannya, walaupun surat rujukan untuk ditangani RSHS sudah diberikan RSUD Tasik. Akhirnya Allah SWT mempertemukan Bu Rohanah (adik Bu Ating) dengan Kurir SR. Kurir #SR mengunjungi Bu Ating ke rumahnya di pelosok yang jaraknya dari Kota Tasikmalaya sekitar 50 km (2 jam perjalanan), dekat perbatasan dengan Kabupaten Garut, kemudian menjemputnya, dan membawanya ke RSHS Bandung. Bu Ating sudah mendapatkan jadwal operasi di bulan Oktober 2013, namun tgl. 30 Juli kemarin kondisi Bu Ating memburuk, sehingga kembali #SR menjemputnya untuk ditangani sementara di RSUD Tasik, untuk kemudian dibawa ke RSHS Bandung esok harinya. Bu Ating termasuk pasien dampingan #SR yang harus berlebaran di Rumah Sakit, sekitar 20 botol cairan telah dikeluarkan dari perutnya. Alhamdulillah, operasi pengangkatan tumor Bu Ating sudah berhasil dilakukan pada tanggal 26 Agustus 2013, dan setelah menjalani perawatan pasca operasi selama sebulan lebih, akhirnya tanggal 1 Oktober 2013 Bu Ating diperbolehkan pulang. Perjalanan panjang sekitar 4 bulan didampingi #SR sejak pertama kali diberikan santunan tanggal 8 Juni 2013 berbuah manis, Bu Ating dan keluarganya yang selama ini ikut mendampingi di RSHS Bandung bisa tersenyum lega. Ia dinyatakan sembuh dari tumor kista ovarium yang selama ini dideritanya. Setelah dibantu melalui Rombongan 450, #SedekahRombongan kembali memberikan santunan kepada Bu Ating untuk transportasi ambulan yang telah membawanya pulang ke kampung halaman dengan membawa senyum kebahagiaan, disambut sanak keluarga yang telah ia tinggalkan selama hampir 2 bulan.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal: 1 Oktober 2013.

Bu Ating didiagnosa menderita Kista Ovarium

Bu Ating didiagnosa menderita Kista Ovarium

———————————————————–

HAURA SYUHAROTUL DALFA (2), Gadis mungil yang beralamat di Kampung Cimacan RT 6/1, Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya ini selalu mengenakan jilbab, lucu dan menggemaskan. Siapa nyana Haura, demikian dia biasa dipanggil, semenjak lahir menderita penyakit Hemangomia, Tumor pada pembuluh darah di bagian leher sebelah kanannya. Sejalan dengan pertambahan usia, tumor yang awalnya hanya seperti bercak kecil, yang dianggap orang tuanya hanya tanda lahir, lama kelamaan tambah membesar. Orang tua Haura, Undang Gunawan, 36 tahun, Guru honorer Madrasah dan ibunya Noneng Rustini, 24 tahun, sebenarnya ingin sekali mengobatinya. Namun ketiadaan biaya menghalangi niat mereka, untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka cukup sulit. Meskipun memiliki fasilitas Jamkesmas, tetap saja perlu biaya untuk ongkos-ongkos dan bekal selama Haura mendapatkan pengobatan dan saat ini harus kontrol 2 minggu sekali ke RSHS yang harus ia tempuh dari rumahnya di Kabupaten Tasikmalaya. #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan kepada Haura untuk biaya operasional dan transportasi, setelah sebelumnya masuk di Rombongan 424. Jadwal operasi dari RSHS Bandung sudah didapat yaitu sekitar 2,5 bulan mendatang. Pemeriksaan Dik Haura memang tergolong panjang karena Tim Dokter harus ekstra hati-hati mengingat posisi tumornya sangat dekat dengan kelenjar ludah, sehingga dikhawatirkan akan terganggu.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem
Tanggal : 2 Oktober 2013.

Adik Haura menderita penyakit Hemangomia, Tumor pada pembuluh darah di bagian leher sebelah kanannya

Adik Haura menderita penyakit Hemangomia, Tumor pada pembuluh darah di bagian leher sebelah kanannya

———————————————————–

SETIA RESMI (54), Kp. Rancabungur RT 1/2, Kelurahan Sukalaksanan Keamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Istri dari Bapak Aen Karnaen (63) yang kini sudah tidak bekerja lagi ini sejak 5 bulan yang lalu menderita penyakit tumor berupa benjolan di kepalanya. Ketidakberdayaan ekonomi membuat ia hanya bisa merasakan sakitnya tanpa mampu berobat secara medis ke Rumah Sakit atau Dokter, meskipun ia mengantongi fasilitas Jamkesmas. Upaya seadanya dengan melakukan pengobatan secara tradisional dengan ramuan-ramuan yang disarankan sudara dan tetangganya belum menghasilkan perbaikan berarti pada penyakitnya. Keluarga yang masih memiliki tanggungan 3 orang ini untuk kebutuhan sehari-harinya hanya mengandalkan bantuan dari anak-anaknya yang sudah bekerja, itu pun hanya sekedar memenuhi resiko kebutuhan makan sehari-hari saja, yang terkadang masih kurang. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk biaya pengobatan dan transportasi Bu Setia Resmi.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefeudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 29 September 2013.

Ibu Setia menderita penyakit tumor berupa benjolan di kepalanya

Ibu Setia menderita penyakit tumor berupa benjolan di kepalanya

———————————————————–

NANIH (63), Kp. Kubangsari RT 1/2 Desa Arjasari, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya. Sepeninggal almarhum suaminya Bu Nanih tinggal menumpang di rumah anak perempuannya. Hari-harinya dihabiskan untuk mengasuh cucu-cucunya, sekaligus meringankan pekerjaan sehari-hari rumah tangga anaknya. Masa tua Bu Nanih ternyata tidak bisa ia nikmati aktifitas normal sehari-hari layaknya ibu-ibu tua seusianya, karena ia didiagnosa menderita penyakit Tumor Abdomen. Lama penyakit itu ia tahan saja karena tidak tega menambah beban anaknya jika harus membiayai pengobatannya ke Rumah Sakit/Dokter. Apalagi ia tahu persis, keluarga anaknya pun bukan tergolong keluarga yang berkelebihan dalam segi ekonominya. Namun akhirnya ia menyerah juga, karena sudah tidak tahan lagi menahan rasa sakit yang ia rasakan, sehingga anaknya tahu ia sakit dan segera membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tasikmalaya dengan berbekal kartu Jamkesmas yang ia miliki. #SedekahRombongan memahami posisi dan kesulitan Bu Nanih yang membutuhkan bantuan, santunan dari #Sedekaholis pun disampaikan untuk meringankan biaya pengobatannya.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefeudin via @luchakiem via Ajat Sudrajat
Tanggal : 28 September 2013.

Ibu Nanih menderita penyakit Tumor Abdomen

Ibu Nanih menderita penyakit Tumor Abdomen

———————————————————–

DARYANTI (39), Kp. Babakan Erwan RT 2/5, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Penyakit TB Paru-paru yang diderita istri dari Bapak Cucu (45), seorang buruh tani ini belum bisa diobati secara intensif karena kerap pengobatan rutin yang harus ia jalani terlambat dilakukan terkendala biaya transportasi ke RSUD yang dirasakan cukup memberatkan mereka. Bagi keluarga miskin ini rupiah demi rupiah sangat berharga untuk menyambung hidup keenam anaknya yang beberapa masih usia sekolah. Meskipun biaya pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tasikmalaya gratis karena ia memiliki fasilitas Jamkesmas, namun tetap saja biaya transportasi cukup menyedot penghasilan mereka yang tidak seberapa. #SedekahRombongan memahami kesulitan keluarga ini dan memberikan santunan untuk meringankan biaya pengobatan Bu Daryanti.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefeudin via @luchakiem via @AdeSRTasik
Tanggal : 29 September 2013.

Ibu Daryanti menderita Penyakit TB Paru-paru

Ibu Daryanti menderita Penyakit TB Paru-paru

———————————————————–

FAUZAN MUHAMMAD RAMDAN, 5 tahun, Alamat: Cimuncang Selatan, RT.2/8, Ciwidey, Bandung. Ayah: Agus Ramdan, 30 tahun dan bekerja sebagai Pedagang Asongan serta nyambi menjadi guru ngaji, Ibu: Kristina Nuamanah, 28 tahun, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga. Sejak usia 1 tahun Fauzan Menderita Tumor di perut – Intra Abdomen, pernah berobat namun tidak dilanjut karna alasan tidak punya biaya. Maklum memang penghasilan Agus yang hanya bisa mencukupi keluarga mereka untuk makan saja sudah sangat pas-pasan. Alhamdulillah berbekal Surat Kesehatan Gakinda Fauzan sudah mulai berobat jalan praoperasi di RSHS Bandung dan #SedekahRombongan memberi bantuan lanjutan untuk operasional mereka setelah sebelumnya masuk di Rombongan 441.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 6 September 2013.

Fauzan Menderita Tumor di perut – Intra Abdomen

Fauzan Menderita Tumor di perut – Intra Abdomen

———————————————————–

SOPA NUR PAOJA, 6 tahun. Anak ketiga dari 6 bersaudara ini tinggal bersama kedua orangtuanya di KampunG Pasir Pogor RT.9/2, Desa Sirnajaya Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. Ayahnya, Amin (44), buruh harian lepas yang dipekerjakan para pemilik sawah/kebun untuk menggarap usaha pertanian mereka. Ibunya Ikoh (32) tak punya pekerjaan lain selain mengurus rumah tangga dan membesarkan keenam anaknya dengan segala keterbatasan. Tanggungan Pak Amin cukup banyak: 7 orang. Menggunakan JAMKESMAS, sejak 12 bulan lalu ia dibawa berobat ke Puskesmas Cisurupan dan RSUD Dr. Slamet Garut. Divonis mengidap lupus, akhirnyA dirujuk ke RSHS Bandung. Hanya mampu berjalan 3 bulan, orangtua Sopa mengobatinya ke RSHS Bandung. Mereka menghentikan usahanya karena kehabisan biaya. Hampir 9 bulan ia tak mwndapatkan perawatan dan pengobatan medis.Alhamdulillah keluarga miskin ini mendapatkan dampingan dan bantuan #SedekahRombongan agar mereka bisa membebaskan dirinya dari belenggu penderitaan hidup akibat kemiskinan dan penyakit yang dialami anggota keluarga tercintanya!. Bantuan lanjutan disampaikan setelah sebelumnya masuk di Rombongan 443.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal: 29 September 2013.

Adik Sopa Divonis mengidap lupus

Adik Sopa Divonis mengidap lupus

———————————————————–

Bayi KAFA, 3 bulan, Alamat: Kampung Cikunir RT.5/1. Kelurahan Jaka Mulya, Bekasi Selatan. Terdiagnosa Abdomen, Tumor ini teridentifikasi disaat umur 2 bulan. Semakin hari perut Kafa tambah membesar. Anak ke-2 dari pasangan Didin (40) dan Yayah (37) harus menanggung beban penyakit anaknya yang masih bayi ini. Ayahnya hanya seorang tukang bangunan dan ibunya hanyalah seorang tukang cuci baju, Mereka hidup di rumah kontrakan 1 petak dengan harga sewa 350rb perbulan. Pasien Kafa saat ini harus segera dibawa ke RSUD terdekat karena saat ini sudah mulai susah untuk buang air kecil, namun faktor biayalah yang juga membuat orang tua Kafa enggan ke Rumah Sakit. Alhamdulillah, #SedekahRombongan akhirnya bertemu dengan pasien Kafa, Saat ini orang tuanya sedang mengupayakan surat SKTM untuk membawa kafa ke Rumah Sakit. Bantuanpun disampaikan untuk mereka memulai perobatan Kafa, Semoga semangat kafa dan orang tuanya untuk sembuh bukan impian.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @jawierjawa
Tanggal 30 September 2013.

Adik Kafa Terdiagnosa Abdomen

Adik Kafa Terdiagnosa Abdomen

———————————————————–

AHMAD ZAMZANI, Lahir 1 Januari 2012, Bayi dari pasangan keluarga SAPIN bertempat tinggal di Bojong Koneng RT.3/2, Telaga Murni, Cikarang, Bekasi. Sejak lahir tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI dan dibuatkan di sekitar perut sebagai saluran sementara. SAPIN ayah Zamzani sehari-harinya sebagai penjual Sayuran di depan rumahnya – merasa tidak mampu untuk membawa Ahmad Zamzani dioperasi ke Rumah Sakit karna untuk kehidupan sehari-harinya pun membiayai keluarga sudah pas-pasan, Maka berbekal Jamkesda dari Pemda Bekasi serta Bantuan dari #SedekahRombongan saat ini si Bayi malang tersebut memulai tindakan medis untuk pembuatan anusnya agar layak seperti manusia normal lainnya. Saat ini Ahmad Zamzani masih melakukan beberapa tindakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung setelah operasi pertama dilakukan dan kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan selama di Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 443, Dalam waktu dekat Zamzani dijadwal operasi ketiga dan semoga Ahmad Zamzani dapat segera sembuh serta tumbuh menjadi anak yang sehat.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana
Tanggal: 30 September 2013.

Adik Zamzani tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI

Adik Zamzani tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI

———————————————————–

KARTINI, Alamat: Kp.Selang Cau, RT.4/12, Wanasari, Cibitung, Bekasi. Janda berusia 60 tahun ini sungguh menderita dimasa tuanya, Menderita akibat penyakit Kanker Payudara/CA Mamae sudah berbulan-bulan. Akhirnya berbekal SKTM dari Dinkes Bekasi diapun dirujuk berobat ke RSHS Bandung, namun persoalan biaya transportasi dan akomodasi yang menjadi tambahan derita buat Ibu Rumah Tangga ini yang sehari-harinyapun sudah sulit ekonominya. Kembali #SedekahRombongan ikut meringankan beban si Ibu tua ini dengan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya transportasi ke RSHS Bandung setelah sebelumnya masuk dalam Rombongan 431.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana
Tanggal : 30 September 2013.

Ibu Kartini Menderita akibat penyakit Kanker Payudara/CA Mamae sudah berbulan-bulan

Ibu Kartini Menderita akibat penyakit Kanker Payudara/CA Mamae sudah berbulan-bulan

———————————————————–

ABDUL MUKTI, 65 tahun, Alamat: Kav. Bangsam Lestari, RT.3/12, No.80, Duri Angkang, Batam. Bapak yang sudah beranjak tua ini tidak bekerja namun berupaya keras melawan Tumor Parutis yang dideritanya sejak 2011. Sudah hampir 1 tahun menetap di Rumah Singgah pasien RSCM karna harus efektif berobat jalan melalui penyinaran dan lainnya dengan fasilitas Jamkesda. Ditemani setia oleh anaknya yang bernama Yudi, Pak Abdul Mukti sabar berobat namun untuk biaya hari-harinya selama ini dengan tdk berpenghasilan semakin membuatnya menderita. Alhamdulillah setelah sebelumnya masuk dalam Rombongan 176 kembali #SedekahRombongan memberikan bantuan lanjutan untuk keperluan sehari-hari pak Abdul Mukti yang saat ini sudah berada di RSCM lagi karna Tumor Parutisnya terindikasi kambuh lagi.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 1 Oktober 2012

Bapak Mukti berupaya keras melawan Tumor Parutis yang dideritanya

Bapak Mukti berupaya keras melawan Tumor Parutis yang dideritanya

———————————————————–

SAIN (40), Alamat: Desa/Kel Kadu Enggang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Istrinya Bu Uen (33), tidak bekerja, Jumlah tanggungan 2 orang anak. Pak Sain sudah 9 tahun menderita penyakit TB Tulang, saat ini sedang berobat di RSCM Jakarta, rujukan didapat dari RSUD Berkah Pandeglang dengan fasilitas Jamkesmas. Pak Sain berasal dari keluarga miskin, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya sehari-hari dan tempat tinggal sementara selama berobat di Jakarta. Keadaan ekonomi yang pas-pasan karena selama sakit Pak Sain sudah tidak bisa bekerja maksimal. Berbekal keinginan untuk berikhtiar dalam menyembuhkan penyakitnya, terpaksa Pak Sain meminta bantuan dari tetangga sekitar untuk membekali biaya transportasi agar bisa berobat ke RSCM Jakarta. #SedekahRombongan mengunjungi pak Sain saat kebingungan untuk menginap di sekitar RSCM karna tidak mempunyai uang dan langsung menyampaikan bantuan lanjutan untuk penginapan dan makannya setelah sebelumnya masuk di Rombongan 415.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 1 Oktober 2013.

Pak Sain sudah 9 tahun menderita penyakit TB Tulang

Pak Sain sudah 9 tahun menderita penyakit TB Tulang

———————————————————–

KANAH, 33 tahun, Alamat: Kp.Wates RT.7/1, Jayalaksana, Cabang Bungin, Bekasi. Bu Kanah divonis terkena Tumor di matanya saat setelah berobat ke RSUD Cibitung dan RS. Karya Medika Cibitung, Karna keterbatasan alat di kedua RSUD tersebut maka Kanah dirujuk ke RS Mata Cicendo Bandung. Kebingunganpun menambah beban Kanah yang bersuamikan Muhamad Kaji, 39 tahun, yang berprofesi hanya Buruh Serabutan saat melihat Jamkesmasnya terjadi kesalahan data di mana harus mengurus ulang sampai selesai dulu baru mereka bisa ke Bandung. Hidup pas-pasan adalah irama kehidupan mereka dimana masih ada 4 jiwa yaitu anak-anaknya yang harus mereka biayai pendidikannya juga, namun mereka selalu berdoa kepada Tuhan agar selalu diberikan jalan keluar. Bukankah penentu rezeki adalah Tuhan? Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan membantu mereka mengurus perbaikan Jamkesmasnya dan selesai, hingga mengantarkan bu Kanah ke RS.Cicendo, Bandung. Bantuan lanjutan pun disampaikan setelah sebelumnya masuk di Rombongan 443.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via @romli_iyom
Tanggal: 2 Oktober 2013.

Bu Kanah divonis terkena Tumor di matanya

Bu Kanah divonis terkena Tumor di matanya

———————————————————–

FITRIA NIKMATUL HASANAH, 5 tahun, Alamat: Jl. Gema Harjo IV, Pengkol, Jepara, Jawa Tengah. Ayah: Sutrisno Tri Widodo dan Ibu: Sari. Sejak lahir ananda Fitria sudah terindikasi Jantung bocor dgn badan, bibir, jemari membiru – Namun dokter memberitahukan bahwa Fitria belum cukup umur untuk dioperasi. Hingga saat ini Fitri masih terus merasakan penderitaan yang seharusnya tidak dia alami pada usia ceria umumnya anak-anak, Suhu badan naik turun, nafas tersengal-sengal. Apa daya Ayah Fitria hanya seorang Karyawan Koperasi di desanya serta Ibunya tidak bekerja karna harus menjaga Fitria, tak mampu untuk membiayai operasi fitri yang berkisar akan menghabiskan dana 70juta lebih. Saat ini merekapun tinggal di rumah Kakak pak Sutrisno yang hanya seorang Tukang Kayu. Hingga akhirnya #SedekahRombongan dipertemukan Tuhan dengan keluarga Fitria, yang akan membantu dan mendampingi perobatannya dan Tanggal 2 April 2013 Fitria masuk Ruang Operasi di UPJT RSCM. Kini Fitria telah kembali ke Jakarta untuk operasi kedua, Bantuan lanjutan diberikan untuk biaya sehari-hari mereka selama kontrol dan menunggu jadwal operasi di RSCM setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 442.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 29 September 2013.

Sejak lahir ananda Fitria sudah terindikasi Jantung bocor dgn badan, bibir, jemari membiru

Sejak lahir ananda Fitria sudah terindikasi Jantung bocor dgn badan, bibir, jemari membiru

———————————————————–

ALFINO ALIF RAMADHAN, 2 tahun, Alamat; Kampung Citayam, Desa Ragajaya, RT.2/5, Bojonggede, Depok. Ayah: Kris Sukma, 28 tahun dan Ibu: Yuyun, 23 tahun. Sejak usia 4 bulan, Alfino menderita Hedrochepalus + Holoprocepaly dan sudah 2 kali dioperasi di RSCM Jakarta dengan dukungan Surat Gakin untuk pembiayaannya. Saat ini harus terus menjalani rawat jalan dan merekapun terus berusaha mengikutinya sesuai schedule yang sudah ditentukan. Namun berat biaya operasional transportasi serta menyiapkan Susu Khusus seminggu minimal 1 kaleng seharga 500ribuan yang menjadi beban Kris dan Yuyun selama ini, Kris hanya seorang Buruh harian dengan penghasilan Rp.30.000/hari, Alhamdulillah #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan mereka berobat setelah sebelumnya masuk di Rombongan 434.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal 4 Oktober 2013.

Alfino menderita Hedrochepalus + Holoprocepaly

Alfino menderita Hedrochepalus + Holoprocepaly

———————————————————–

MUH. RIZKI, 17 bulan, Alamat: Kp.Pabuaran RT.1/5, Kertajaya, Rumpin, Bogor. Sungguh menyedihkan nasib bayi Rizki, Sejak kecil sudah terkena penyakit yang sangat menyakitinya. Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS, Mata sebelah kirinya menonjol keluar dan saat ini sedang berobat jalan ke RSCM Jakarta. Sepertinya akan mengalami tindakan perobatan panjang, begitu kata ibunya: Siti Solihat, 39 tahun menyatakan kesulitan yang mereka hadapi dimana tanggungan anakpun semuanya 5 orang masih kecil-kecil. Ayahnya: Acang, 41 tahun adalah seorang Supir Truk pengangkut pasir, Kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan membeli obat setelah sebelumnya masuk di Rombongan 441, Pada minggu malam, Rizki kondisinya melemah dan masuk IGD didampingi Kurir #SR, Ya Allah… Semoga anak Dhuafa ini diberikan kesehatan yang pulih hingga dapat tumbuh besar dan jadi harapan kedua orangtuanya.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 29 September 2013.

Adik Rizki Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS, Mata sebelah kirinya menonjol keluar

Adik Rizki Terdiagnosa Rabdomiosarcoma OS, Mata sebelah kirinya menonjol keluar

———————————————————–

KASTEM, 39 tahun, Ibu 2 anak warga kampung Jengkol RT.3/7, Kel. Bojen, Kec. Sobang, Pandeglang ini sudah 20 tahun lebih menderita sakit Tumor di Pipi. Awal sakit tahun 1991 dan pengobatan pertama dilakukan di RSHS Bandung, operasi pertama pengangkatan tumornya dilakukan tahun 1992, pengobatan lanjutan dengan rawat jalan namun karna tidak mempunyai bekal yang cukup selama berada di Bandung, pengobatannyapun sering tidak dilanjutkan. Awal tahun 2013 Tumor di Pipi bu Kastem tumbuh dan membesar kembali. Melihat kondisi ini pak Rokim suami bu Kastem yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani di kampungnya berusaha kembali melakukan pengobatan untuk istrinya, berbekal Jamkesmas yang dimiliki pengobatanpun dilakukan di RSUD Berkah Pandeglang yang kemudian dirujuk ke RSCM jakarta. Tanggal 10 Juni 2013, Operasi ke 2 pengangkatan Tumor bu Kasnem berhasil dilakukan, namun pasca operasi pengobatan akan dilanjutkan dengan rencana beberapa kali penyinaran. Pengobatan yang panjang dan lama menguras bekal mereka selama berada di Jakarta, selain berobat selama tinggal di Jakarta merekapun harus membayar uang sewa kosan dan biaya makan sehari-hari, sementara selama berada di Jakarta pak Rokim praktis sudah tidak bekerja dan harus mendampingi istrinya. Alhamdulillah, Allah mempertemukan #SedekahRombongan dengan keluarga miskin ini dan bantuan lanjutanpun disampaikan untuk biaya hidup sehari-hari selama berobat di RSCM Jakarta setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 443.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 29 September 2013.

Ibu Kastem menderita sakit Tumor di Pipi

Ibu Kastem menderita sakit Tumor di Pipi

———————————————————–

Adik Lukas Sansior, 5 tahun, menderita tumor diperut. Saat ditemui baru saja selesai operasi walaupun masih diruangan ICU RSUD Sorong. Bapaknya seorang petani, tinggal di Maybrat, Papua Barat. Adik Lukas adalah peserta Jamkesmas, bantuan #sedekahrombongan ditujukan untuk kebutuhan perawatan diluar Jamkesmas dan keluarga yang mendampingi.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, @ibe_yapari
Tanggal: 3 Oktober 2013

Adik Lukas Sansior, 5 tahun, menderita tumor diperut

Adik Lukas Sansior, 5 tahun, menderita tumor diperut

———————————————————–

Adik Rosyad Rabani, 7 tahun, didiagnosa untuk suspect hemofili. Awalnya diketahui kencingnya keruh kecoklatan, namun sekarang sudah mulai agak terang. Selain itu adik Rosyad diketahui tuna wicara saat umur 1 tahun. Bapaknya bekerja sebagai pengrajin batu merah di Waisai R4. Bersama keluarga, adik Rosyad tinggal di Jl. Sawo Navigasi Klademak 2 Sorong, Papua Barat. Santunan #sedekahrombongan untuk bantuan biaya berobat selama di RSUD Sorong.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, @ibe_yapari
Tanggal: 3 Oktober 2013

Adik Rosyad Rabani, 7 tahun, didiagnosa untuk suspect hemofili

Adik Rosyad Rabani, 7 tahun, didiagnosa untuk suspect hemofili

———————————————————–

Adik Petrus Suklu, 2 tahun, didiagnosa menderita meningitis. Saat ini dirawat di RSUD Sorong. Orangtua adik petrus bekerja sebagai petani. Malangnya pada saat yang bersamaan, ibunya adik Petrus juga diopname di RSUD Sorong sudah satu minggu. Adik Petrus menggunakan layanan tidak mampu via surat keterangan tidak mampu dari tempat tinggalnya. Tinggal di Segior, Maybrat, Papua Barat. Bantuan #sedekahrombongan ditujukan untuk meringankan biaya perawatan adik Petrus bersama ibunya dirumah sakit.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, @ibe_yapari
Tanggal: 3 Oktober 2013

Adik Petrus Suklu, 2 tahun, didiagnosa menderita meningitis

Adik Petrus Suklu, 2 tahun, didiagnosa menderita meningitis

———————————————————–

Dwi Suratman, 24 tahun, menderita demam berdarah sudah 4 hari dan masih dirawat inap dipuskesmas Mariyai SP2. Awalnya dikira hanya gejala malaria biasa namun suhu badannya tinggi langsung dilarikan ke puskesmas. Dwi adalah seorang guru honor di salah satu SMP swasta di Aimas dan tinggal menumpang rumah orang. Keluarganya semua ada di Jayapura, orangtuanya bekerja sebagai petani dan termasuk keluarga tidak mampu. Tempat tinggal Dwi sementara ini di Jl.Nangka Aimas Kab.Sorong, Papua Barat. Bantuan #sedekahrombongan untuk biaya selama rawat inap.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Ammar Malik dan Hendro Purnomo
Tanggal: 4 Oktober 2013

Dwi Suratman, 24 tahun, menderita demam berdarah

Dwi Suratman, 24 tahun, menderita demam berdarah

———————————————————–

Bapak Ponimin, 60 tahun, menderita paru-paru basah dan darah tinggi. Pekerjaan Pak Ponimin sebagai petani. Semenjak sakit, istrinya harus menggantikan Pak Ponimin mencari nafkah sebagai buruh. Pak Ponimin menuturkan bahwa penghasilannya masih di bawah rata-rata adalah berkisar 600 ribu perbulan. Sakitnya sudah diderita sejak 2 bulan lalu. Alamat Pak Ponimin di Jl. Buton RT.07, RW.02 Kelurahan Majaran Kab.Sorong. Bantuan #sedekahrombongan untuk kebutuhan selama pengobatan.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Ammar Malik dan Hendro Purnomo
Tanggal: 4 Oktober 2013

Bapak Ponimin, 60 tahun, menderita paru-paru basah dan darah tinggi

Bapak Ponimin, 60 tahun, menderita paru-paru basah dan darah tinggi

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 15,500,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 453 ROMBONGAN

Rp. 14,235,956,789,-