WIWI SUDRIYAH, “Derita tiada henti, tak menyurutkan Wiwi mengurus sang Bayi.”, Ibu muda berusia 19 tahun, hanya seorang Ibu Rumah Tangga yang beralamat di Kp. Pelaukan RT.02/02, Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia. sekitar 6 bulan yang lalu pertumbuhan tumor mandibulanya sangat cepat. Di saat yang bersamaan bayi yang baru di kandungnya sudah harus di lahirkan. Akhirnya di RS Annisa Lemah Abang, Cikarang, Wiwi melahirkan bayi prematur 7 bulan namun Alhamdulillah lahir dengan normal dan selamat seorang bayi perempuan, dengan berat 2,5 kg. Usaha keluarga dalam upayanya mengobati bu Wiwi, pernah ke banyak RS di antaranya RS. Dewi Sri Karawang. Sekitar 6 bulan yang lalu berobat ke RSUD Cibitung, kemudian dirujuk ke RSHS Bandung. Tapi karena jarak yang jauh dan ketiadaan dana untuk transportnya jadi hanya sempat bisa satu kali berobat. Sang suami, Ardasin, 22 tahun, hanya buruh kontrak yang menafkahi keluarganyapun sudah pas-pasan. #SedekahRombongan ikut merasakahn derita mereka dan kembali menyampaikan bantuan untuk mereka berobat setelah sebelumnya masuk di Rombongan 421.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via @romli_iyom
Tanggal 23 September 2013.

Ibu Wiwi sekitar 6 bulan yang lalu pertumbuhan tumor mandibulanya sangat cepat

Ibu Wiwi sekitar 6 bulan yang lalu pertumbuhan tumor mandibulanya sangat cepat



———————————————————–

HARIT MAULANA, 2 tahun, Anak dari keluarga kecil yang tinggal di kampung Giripurwo, RT.2/4, Wonogiri, Jawa Tengah ini menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm. Saat ini sedang berada di Jakarta didampingi Kurir #SedekahRombongan dan akan dijadwalkan dioperasi di RSCM jakarta. Selama ini kondisi Dik Harit sering batuk, badan semakin kurus, Mamat adalah bapaknya yang sangat berharap anaknya bisa sembuh. Mamat hanyalah seorang kuli bangunan, yang tiap hari belum tentu mendapatkan penghasilan. Selama ini Harit dibawa ke RSUD Dr.Muwardi Solo dengan memakai jamkesmas orang tuanya, namun setelah aturan pemerintah bahwa sekarang tidak bisa lagi dipakai, maka nasib tidak jelas. Namun Alhamdulillah, Akhirnya Harit mendapatkan Jamkesmasnya dan mulai bisa berobat ke Jakarta. Bantuan lanjutan disampaikan untuk keperluan harian mereka selama berobat di RSCM Jakarta, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 443.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 16 September 2013.

Adik Harit menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm

Adik Harit menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm

———————————————————–

DEDI, 20 tahun, Alamat: Kp. Cibulus, RT.12/3, Karang Patri, Pabayuran, Bekasi. Ayah: Makar, 50 tahun dan Ibu: Rohayati, 40 tahun. Dedi, Pemuda yang saat ini tidak bekerja dirawat di RSCM atas rujukan dari RSUD Bekasi, Ia mengidap penyakit Anemia Plastik Melena/Pendarahan. Kesulitan kedua orangtuanya dapat dibayangkan karna pak Makar juga kondisinya sedang menganggur, kehidupan mereka cukup sulit saat ini. Alhamdulillah, berbekal Jamkesmas mereka dapat merawat Dedi di Rumah Sakit, walau biaya harian dan transportasi selama di Rumah Sakit menjadi beban tambahan saat ini. #SedekahRombongan kembali manyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan sehari-hari selama perobatan di RSCM Jakarta setelah sebelumnya masuk di Rombongan 439.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal: 16 September 2013.

Dedi mengidap penyakit Anemia Plastik Melena/Pendarahan

Dedi mengidap penyakit Anemia Plastik Melena/Pendarahan

———————————————————–

MUHAMAD ABIT, 7 bulan, Alamat: Jl.Poso Raya No.66, Palu, Sulteng. Ayah: Maryadi (31) dan Ibu: Arfiah (28). Bayi M.Abit, berobat menggunakan Askes dari Sulawesi, tempat yang sangat jauh karna harus mengupayakan penyembuhan hingga ke RSCM. Abit terkena penyakit di matanya, Retinoblastoma penyakit yang sangat berbahaya untuk matanya serta kesehatannya, upaya ini ditempuh karna tanggungjawab kedua orangtuanya ingin Abit sembuh. Beban biaya selama tinggal di Jakarta sangatlah menambah beban derita kedua orangtuanya, Maryadi hanya seorang Karyawan biaya yang saat bertemu dengan #SedekahRombongan mengalami kesulitan karna harus menebus obat yang tidak tercover Askes yang dimilikinya. Ya Allah, semoga mereka tahan mentalnya untuk terus berupaya dan berihtiar atas kesembuhan anaknya. Bantuan disampaikan oleh #SedekahRombongan untuk menebus obat Abit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 13 September 2013.

Abit terkena penyakit di matanya, Retinoblastoma

Abit terkena penyakit di matanya, Retinoblastoma

———————————————————–

Adik Ketzia Dimara, 11 bulan, menderita Leukimia. Pekerjaan orangtua Ketzia sebagai petani. Selama berobat di RSUD, Ketzia menggunakan fasilitas Jamkesmas. Adik Ketzia tinggal di Kampung Solol, Salawati Barat R4, Papua Barat. #sedekahrombongan bantu pengeluaran yang tidak ditanggung Jamkesmas dan biaya lainnya untuk keluarga pendamping selama perawatan di RSUD Sorong.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, @ibe_yapari
Tanggal: 17 September 2013

Adik Ketzia Dimara, 11 bulan, menderita Leukimia

Adik Ketzia Dimara, 11 bulan, menderita Leukimia

———————————————————–

Pak Benny Aaslek, 62 tahun, menderita stroke berat. Sudah 1 bulan di RSUD dan tidak ada keluarga yang mendampingi, alias lepas tangan kepada perawat untuk jaga. Pak Benny sudah tidak dapat bekerja lagi, tinggal di Jl. Selat Karimata Sorong. Saat ini kondisinya mengharuskan menggunakan kateter. Dana #sedekahrombongan disalurkan untuk membeli pampers, makanan dan obat dan biaya lainnya atas sepengetahuan pihak rumah sakit.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, @ibe_yapari
Tanggal: 17 September 2013

Pak Benny Aaslek, 62 tahun, menderita stroke berat

Pak Benny Aaslek, 62 tahun, menderita stroke berat

———————————————————–

NAKUM, 49 tahun, Alamat: Kampung Kali, RT.2/3, Desa Kalijaya, Cikarang Barat, Bekasi. Pak Nakum tidak bekerja dan mempunyai tanggungan 3 orang. Berawal dari kecelakaan beberapa tahun yang lalu yang menyebabkan kaki pak Nakum bagian pahanya patah, kemudian dioperasi dan dipasang Ven. 3 tahun lalu Ven tersebut harusnya sudah dibuka kembali melalui operasi di Rumah Sakit namun pak Nakum tidak mempunyai biaya. Kini pak Nakum sudah dicabut Ven dikakinya dan masih dalam perawatan jalan paska operasi. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan transport pak Nakum berobat jalan setelah sebelumnya masuk di Rombongan 405.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana,
Tanggal: 19 September 2013.

pak Nakum bagian pahanya patah

pak Nakum bagian pahanya patah

———————————————————–

LISNAWATI, 36 tahun, Telah 1 tahun lebih melawan penyakitnya “Tumor Ovarium” terlihat perutnya yang semakin hari semakin membesar, beberapa kali berobat ke RS.Hasan Sadikin Bandung dan rencana bulan Oktober 2013 ini akan menjalani operasi. Suaminya: Bpk. Nurdin (46) saat ini sudah tidak bekerja karena harus merawat isterinya yang sering keluar masuk Rumah Sakit. Tinggal di sebuah Kontrakan rumah di Perumahan Alamanda Blok B 10 No.11 RT.2/12, Tambun Selatan – Bekasi bersama dengan 3 orang anak yang masih sekolah membuat beban pak Nurdin semakin berat. Tapi demi kesembuhan isterinya, pak Nurdin selalu berdoa dan berusaha sekuat tenaga berharap ada setitik harapan untuk kesembuhan isterinya. Allah telah mengatur semuanya dan Allah tidak memberikan ujian ke hambanya tanpa jalan keluar dari ujian tersebut, dengan hanya berbekal Jamkesda dari Dinkes Bekasi pak Nurdin kembali membawa isterinya Ibu Lisnawati untuk dirawat di RSUD Cibitung karena kondisinya sempat menurun. Alhamdulillah setitik harapan pak Nurdin diperlihatkan oleh Allah dengan mempertemukannya dengan #Sedekah Rombongan, Bantuan lanjutan kembali disampaikan setelah sebelumnya masuk di Rombongan 440.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @SuharnaYana,
Tanggal: 16 September 2013.

LISNAWATI, 36 tahun, Telah 1 tahun lebih melawan penyakitnya “Tumor Ovarium”

LISNAWATI, 36 tahun, Telah 1 tahun lebih melawan penyakitnya “Tumor Ovarium”

———————————————————–

SAMI, 46 tahun, Alamat Kampung Gili-gili RT.1/6, Sukatani, Bekasi. Suami: Suhandi, 53 tahun, Pekerjaan Pencari Barang Bekas. Ibu Sami terkena penyakit Kusta yang membuat dirinya rendah diri dan berasa terasing dari lingkungannya, pernah berobat 2 tahun lalu ke RS.Sitanala Tangerang namun tidak dilanjutkan karna alasan biaya. #SedekahRombongan membantunya untuk melanjutkan terus perobatannya karna saat ini fasilitas kesehatan dari Pemerintah sudah bu Sami dapatkan dan diperkirakan akan terus melakukan kontrol hingga 10 kali, Bantuan lanjutanpun disampaikan untuk kebutuhan operasional transport ke RS Sitanala, Tangerang setelah sebelumnya masuk di bantuan Rombongan 431.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via Romli
Tanggal : 19 September 2013.

Ibu Sami terkena penyakit Kusta

Ibu Sami terkena penyakit Kusta

———————————————————–

SAIDI SUKANDI, 59 tahun, Alamat: Kebalen RT.2/22, Babelan, Bekasi. Pada saat hari itu keluarga pak Saidi menghubungi Kurir #SedekahRombongan adalah pak Saidi telah berada di RSUP Gatot Subroto, dalam keadaan koma akibat derita stroke yang sudah terindikasi lama menyerang pak Saidi. Keluarga sederhana ini bergotong royong karna panik membawa kepala keluarganya dari Bekasi hingga RSGS, Apa boleh buat atas usulan kerabatnya yang akhirnya ibu Sawilem, istrinya pak Saidi harus membayar tunai pengobatan yang baru beberapa hari atas pengobatan pak Saidi dalam ruang ICU walaupun akhirnya meninggal. Terakhir masa hidupnya pak Saidi menderita stroke yang akhirnya ia sudah tidak dapat bekerja lagi, Ia meninggalkan Istri dan anak-anaknya yang masih sekolah. Bantuan duka disampaikan untuk keluarga pak Saidi.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via@suharnayana via @romli_iyom,
Tanggal : 15/9/2013.

pak Saidi telah berada di RSUP Gatot Subroto, dalam keadaan koma akibat derita stroke

pak Saidi telah berada di RSUP Gatot Subroto, dalam keadaan koma akibat derita stroke

———————————————————–

ERNA, 42 tahun, Alamat: Jl.Tipar Kampung Baru, RT.9/8, Cakung, Jakarta Timur. Ibu Erna adalah warga Jakarta Utara yang saat ini sedang berobat jalan ke RS Koja, karna pada bulan Oktober 2012 pernah dioperasi disana. Suami: Endang, 43 tahun, adalah seorang Sopir. Kini mereka sudah dapat melanjutkan kontrol paska operasinya ke RS Koja setelah sebelumnya menyampaikan kesulitan biaya mereka kepada #SedekahRombongan. Kini bu Erna sudah dirujuk ke RSCM Jakarta dan sudah mulai berobat jalan, Bantuan lanjutanpun kembali disampaikan untuk kebutuhan transportasi bu Erna setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 433.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
urir : @ddsyaefudin via @harji_anis,
Tanggal 21 September 2013.

bu Erna sudah dirujuk ke RSCM Jakarta dan sudah mulai berobat jalan

bu Erna sudah dirujuk ke RSCM Jakarta dan sudah mulai berobat jalan

———————————————————–

ADNAN, 37 tahun, Pekerjaan: Buruh. Tinggal di Desa Kutampel, RT.5/2, Batujaya, Karawang. Pak Adnan sudah 1 tahun menderita Tumor Nasofaring/KNF dan saat ini berobat jalan di RSCM Jakarta menggunakan fasilitas Jamkesmas, dirujuk ke RSCM oleh RSUD Karawang untuk dilakukan penyinaran. Walaupun Jamkesmas sudah dikantonginya namun operasional ke RSCM yang akan terus dilakoninya membutuhkan biaya yang tidak sedikit, ditemani istrinya: Mudrika, Adnan bercerita tentang kesulitan biaya yang mereka rasakan ditambah tanggungan 2 anak-anak mereka yang masih dalam tanggungan pembiayaan. Awalnya #SedekahRombongan menemui keluarga yang sedang kesulitan ini di Shelter RSCM dan menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan sehari-hari serta makan setelah sebelumnya masuk di Rombongan 428.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis,
Tanggal : 21 September 2013.

Pak Adnan sudah 1 tahun menderita Tumor Nasofaring/KNF

Pak Adnan sudah 1 tahun menderita Tumor Nasofaring/KNF

———————————————————–

KHOIRANI, 3,7 tahun. Alamat: Danau Embat RT.2/1 Kel. Danau Embat, Kec. Maro Sebo Ilir, Kabupaten Jambi. Ayah: Muamar (32 th), buruh petani, Ibu: Ratna Holila (29 th), tanggungan: 2 anak. Sejak lahir Khoirani menderita sakit dengan diagnosis Atresia ani, operasi colostomi sudah dilakukan di RSUD Raden Mataher Jambi dan untuk operasi lanjutan pembuatan lubang anus (PSARP) akan dilakukan di RSCM Jakarta, dengan fasilitas Jamkesda. Waktu pengobatan yang cukup panjang selama di Jakarta, membuat bekal keluarga ini terkuras habis, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya tinggal sementara (kos) dan biaya sehari-hari selama berobat di Jakarta. #SedekahRobongan menjumpai Khoirani, menjalin tali kasih dan santunan lanjutanpun disampaikan untuk keperluan biaya sehari-hari selama rawat jalan di RSCM setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 442.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis,
Tanggal 21 September 2013.

Khoirani menderita sakit dengan diagnosis Atresia ani

Khoirani menderita sakit dengan diagnosis Atresia ani

———————————————————–

RIKI MAULANA, 25 tahun, anak pertama dari dua dua bersaudara. Bapaknya, Mamat (48), tercatat sebagai warga Kampung Ciseupan I, RT. 1/4, Desa Panyocokan, Kec.Ciwidey. Kab. Bandung, Provinsi Jawa Barat. Sehari-hari bapaknya bekerja sebagai buruh bangunan. Ibunya, Dedah Faridah (44) membuka warung di teras rumahnya. Di tengah himpitan ekonomi dengan jumlah tanggungan 3 orang, mereaa juga harus banting tulang mengobati anak pertamanya, Riki Maulana. Sejak dilahirkan, Riki menderita sakit bocor Jantung. Gejala awal, sejak bayi, ia sering mengalami panas tinggi dan kejang-kejang. Pengobatan pertama dilakukan saat Riki berusia 2 tahun di RSHB Jakarta. Tim dokter RSHB saat itu mendiagnosa Riki mengalami kebocoran Jantung dan merekomendasikannya untuk dioperasi Jantung. Karena kondisi keuangan yang pas-pasantindakan operasinya tidak dilakukan. Kondisi Riki berlanjut hingga usianya 17 tahun. Selama usia remaja ini Riki sering mengeluarkan darah dari hidungnya dan masih sering kejang-kejang serta mudah lelah, Tahun 2005 Pak Mamat membawa Riki kembali menjalani pengobatan di RS Harapan Kita Jakarta. Melihat kondisi Riki saat itu, Team dokter RS Harkit menyarankan untuk segera dilakukan operasi. Namun, juga karena alasan ekonomi/tidak mampu membayar biaya operasi yang cukup tinggi, untuk kali kedua pengobatan Riki Maulana tidak dilanjutkan. Cobaan berupa penyakit yang dialami keluarga ini seolah tak pernah henti. Pak Mamat tak bisa beraktivitas normal sejak 8 tahan yg lalu sampai sekarang karena kedua kakinya lumpuh, Dia kehilangan pelerjaannya sbagai tukang bangunan. AlhamdulillAh, Bantuan lanjutanpun disampaikan kembali untuk keperluan sehari-hari selama Riki berobat di Jakarta, Setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 443.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via @harji_anis,
Tanggal 21 September 2013.

Riki menderita sakit bocor Jantung

Riki menderita sakit bocor Jantung

———————————————————–

YUDISTIRA PRATAMA, 3,5 tahun, Alamat: Kampung Caringin, Desa Cimahi, RT.2/4, Kosambi, Karawang. Ayah: Yusuf, 30 tahun dan Ibu: Neneng Sartika, 26 tahun. Keceriaan Balita Yudistira suram tak bersemangat, tak seperti teman-teman sebayanya yang membuat berisik dalam kehidupan isi rumah karna teriakan dan lari-lari kecil anak-anak. Sejak kecil Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy, Astaghfirullah… Anak sekecil Yudistira harus menanggung beban komplikasi penyakit yang begitu serius. Itulah nasib yang harus diterima kedua orangtuanya yang dalam agama harus mengimaninya, upaya melawan nasibpun diihtiarkan. Beberbekal Jamkesmas Yudistira sudah mulai berobat, Persoalan baru yakni biaya harian selama di RSUD Karawang terkadang dan sering membuat mereka menahan lapar – Yusuf hanya seorang Buruh Harian. Bismillah… Kini Yudistira sudah dirujuk di RSCM Jakarta dan #SedekahRombongan hadir ikut merasakan penderitaan mereka, Titipan lanjutan disampaikan untuk keperluan harian Yudistira setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 439.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @zerinabanu via @endangnumik,
Tanggal: 22 September 2013.

Sejak kecil Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy

Sejak kecil Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy

———————————————————–

JUDI MARTIN TIMBELONG, 49 tahun, Alamat: Perum Taman Jaya Asri, Blok B2/20, RT.3/15, Batu Aji, Batam. Bapak paruh baya ini sudah tidak dapat mencari nafkah lagi karna penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh: Batu Ginjal, Hypertensi dan Diabetes. Selama ini yang mencari nafkah dan membiayai adala Istrinya, Hartati, 45 tahun, yang baru saja bekerja sebagai Karyawati di Perusahaan swasta yang belum memiliki fasilitas kesehatan keluarga dari kantornya, sungguh berat biaya yang dicita-citakan mereka sementara masih ada 2 anak yang harus terus disekolahkan juga memerlukan biaya. Pak Judi pernah sekali dibawa ke Jakarta dan dioperasi namun belum maksimal, untuk itu ia akan dioperasi lagi di Batam yang memerlukan persiapan biaya operasionalnya. #SedekahRombongan melalui Kurirnya membantu menguruskan Jamkesmasnya dan menyampaikan bantuan lanjutan untuk operasionalnya agar pak Judi segera dapat berobat lagi setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 443.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @ieda_salim
Tanggal 20 September 2013.

Bapak Judi menderita Batu Ginjal, Hypertensi dan Diabetes

Bapak Judi menderita Batu Ginjal, Hypertensi dan Diabetes

———————————————————–

HERLINA, 25 tahun, Alamat: Kp.Jati Bulak RT.3/1, Jatimulya, Tambun, Bekasi. Sehari-hari Herlina bekerja sebagai Pemulung bersama suaminya, namun saat ini suaminya terpaksa harus bekerja sendiri karna Herlina sedang menderita sakit radang paru-paru dan saluran pencernaannya terganggu serta di bagian perutnya ada timbul benjolan yang harus segera diperiksakan ke RSUD terdekat. Lengkap sudah derita ibu muda yang miskin ini, bersama suaminya Suherman (26) yang juga pernah mendapat santunan karna penyakit yang sama yaitu saluran pencernaan – Herlina tinggal bertiga dengan anaknya yang baru berusia 2 tahun, FAKA yang juga sedang sakit bengkak bernanah pada bagian tangan dan kakinya. Di dalam rumah kontrakan yang sangat tidak layak dari segi kesehatannya untuk ditinggali, terlihat ada 2 buah kasur tipis lipat yang sudah kotor dan usang digunakan untuk menghangatkan keluarga ini saat tidur. Alhadulillah #SedekahRombongan bertemu dengan mereka dan langsung menyampaikan bantuan untuk langkah awal mengurus KTP serta SKTM bu Herlina agar bisa mulai berobat.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via@suharnayana via @jawierjawa,
Tanggal : 22 September 2013.

Herlina sedang menderita sakit radang paru-paru

Herlina sedang menderita sakit radang paru-paru

———————————————————–

RONI ABDUL GANI, 13 tahun, Alamat: Bebedilan RT.1/12, Cilembang, Cihideung, Tasikmalaya. Roni hanya tinggal bersama Ayahnya: Mamat, 49 tahun, yang berprofesi sebagai Tukang Becak dan Ibunya sudah meninggal dunia. Roni terkena Tumor Nasopharinx dan saat ini dirawat di RSHS Bandung berbekal Jamkesmas dari Pemda Tasikmalaya. Praktis Ayahnya tidak berpenghasilan karna harus menemani Roni berobat di Bandung sementara tanggungan pak Mamat ada 4 orang anak. Kurir #SedekahRombongan menemui mereka saat kesulitan untuk membiayai hidup mereka selama berobat di Bandung, Bantuan lanjutanpun disampaikan untuk biaya sehari-hari Roni selama berobat di RSHS Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 436.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via @abahSPwijaya,
Tanggal 23 September 2013.

Roni terkena Tumor Nasopharinx

Roni terkena Tumor Nasopharinx

———————————————————–

RENALDI, 12 tahun. Ibu seorang janda: SRI SURYANI (37) hanya ibu rumah tangga biasa yang profesinya sekadar pembantu. Alamat: Dusun Pongporang, RT.19/5, Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten CIAMIS, Jawa Barat. Rumah ini adalah harta satu-satunya peninggalan almarhum suaminya, Suhardiman. Dengan tanggungan 3 anak, bisa kita bayangkan kesejahteraan seperti apa yang mereka dapatkan dari usahanya yang tak seberapa. Apalagi dalam setahun ini mereka harus menghadapi cobaan lain yang cukup berat. Renaldi divonis mengidap tumor pada ginjalnya, Ya Alllaaah… Fasilitas Jamkesmas memang telah membantu ibunya membiayai pengobatan anaknya selama ini, Akan tetapi tak bisa dipungkiri biaya sehari-hari dan transportasi saat berobat sangatlah memberatkan. Kerap kali mereka pinjam ke saudara dan tetangga utk menutupinya, Pinjaman yang sampai sekarang belum terbayar. Mereka sangat layak kita bantu. Mereka datang dari keluarga miskin, terlahir dalam kemiskinan dan kini harus menghadapi cobaan lain. Mengobati anaknya yang sakit yang perjalanaan berobatnya masih sangat panjang. Alhamdulillah #SedekahRombongan ikut merasakan penderitaan mereka, Bantuan lanjutanpun disampaikan untuk kebutuhan mereka sehari-hari selama berobat di RSHS Bandung, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 436.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir: @ddsyaefudin via @cucucuanda via @abahlutung,
Tanggal : 23 September 2013.

Renaldi divonis mengidap tumor pada ginjalnya

Renaldi divonis mengidap tumor pada ginjalnya

———————————————————–

Tuharni Misi (42 tahun/IRT), suami bernama Sudirman (44 tahun/pekerjaan petani), anak 1 orang. Alamat Desa Sikara Kec.Sindue Tobata Kab. Donggala Sulawesi Tengah. Ibu Tuharni menderita penyakit Gondok beracun sehingga harus menjalani operasi. Dengan kondisi penghasilan suami yang hanya bertani dan juga tidak memiliki Jamkes Ibu Tuharni menjanali operasi di RSUD Madani Palu.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,- untuk meringankan biaya berobat bagi Ibu Tuharni.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid
20 September 2013.

Ibu Tuharni menderita penyakit Gondok beracun

Ibu Tuharni menderita penyakit Gondok beracun

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 12,000,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 449 ROMBONGAN

Rp. 14,136,245,289,-