KASTEM, 39 tahun, Ibu 2 anak warga kampung Jengkol RT.3/7, Kel. Bojen, Kec. Sobang, Pandeglang ini sudah 20 tahun lebih menderita sakit Tumor di Pipi. Awal sakit tahun 1991 dan pengobatan pertama dilakukan di RSHS Bandung, operasi pertama pengangkatan tumornya dilakukan tahun 1992, pengobatan lanjutan dengan rawat jalan namun karna tidak mempunyai bekal yang cukup selama berada di Bandung, pengobatannyapun sering tidak dilanjutkan. Awal tahun 2013 Tumor di Pipi bu Kastem tumbuh dan membesar kembali. Melihat kondisi ini pak Rokim suami bu Kastem yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani di kampungnya berusaha kembali melakukan pengobatan untuk istrinya, berbekal Jamkesmas yang dimiliki pengobatanpun dilakukan di RSUD Berkah Pandeglang yang kemudian dirujuk ke RSCM jakarta. Tanggal 10 Juni 2013, Operasi ke 2 pengangkatan Tumor bu Kasnem berhasil dilakukan, namun pasca operasi pengobatan akan dilanjutkan dengan rencana beberapa kali penyinaran. Pengobatan yang panjang dan lama menguras bekal mereka selama berada di Jakarta, selain berobat selama tinggal di Jakarta merekapun harus membayar uang sewa kosan dan biaya makan sehari-hari, sementara selama berada di Jakarta pak Rokim praktis sudah tidak bekerja dan harus mendampingi istrinya. Alhamdulillah, Allah mempertemukan #SedekahRombongan dengan keluarga miskin ini dan bantuan lanjutanpun disampaikan untuk biaya hidup sehari-hari selama berobat di RSCM Jakarta setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 433.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 12 September 2013.

Ibu Kastem menderita sakit Tumor di Pipi

Ibu Kastem menderita sakit Tumor di Pipi



———————————————————–

RENDRA MITRA (7,5), Alamat: Jln. Budi Mulya RT.11/4, Pademangan, Jakarta Utara. Mengidap leukimia sejak tiga bulan lalu, Rendra sudah tidak tahan lagi dengan deritanya dan dengan bekal seadanya mencoba untuk berobat ke RSCM dengan memanfaatkan fasilitas KJS. Ayahnya Nana (29) sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek motor, dan ibunya Ita (26) ibu rumah tangga, terpaksa meninggalkan pekerjaanya sementara menunggui buah hatinya berobat di RSCM. Keluarga dengan jumlah tanggungan tiga orang anak ini merasa keberatan untuk biaya transportasi bolak-balik berobat ke RSCM, mengingat untuk makan sehari-hari saja mereka kesulitan. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan lanjutan untuk Rendra untuk keperluan obat yang tak terbeli setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 436, Saat ini Rendra harus setiap minggu kontrol ke RSCM karna terakhir kondisinya melemah.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 12 September 2013.

Adik Rendra Mengidap leukimia

Adik Rendra Mengidap leukimia

———————————————————–

JUDI MARTIN TIMBELONG, 49 tahun, Alamat: Perum Taman Jaya Asri, Blok B2/20, RT.3/15, Batu Aji, Batam. Bapak paruh baya ini sudah tidak dapat mencari nafkah lagi karna penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh: Batu Ginjal, Hypertensi dan Diabetes. Selama ini yang mencari nafkah dan membiayai adala Istrinya, Hartati, 45 tahun, yang baru saja bekerja sebagai Karyawati di Perusahaan swasta yang belum memiliki fasilitas kesehatan keluarga dari kantornya, sungguh berat biaya yang dicita-citakan mereka sementara masih ada 2 anak yang harus terus disekolahkan juga memerlukan biaya. Pak Judi pernah sekali dibawa ke Jakarta dan dioperasi namun belum maksimal, untuk itu ia akan dioperasi lagi di Batam yang memerlukan persiapan biaya operasionalnya. #SedekahRombongan melalui Kurirnya membantu menguruskan Jamkesmasnya dan menyampaikan bantuan untuk operasionalnya agar pak Judi segera dapat berobat lagi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @ieda_salim
Tanggal 12 September 2013.

Bapak Judin menderita komplikasi Batu Ginjal, Hypertensi dan Diabetes

Bapak Judin menderita komplikasi Batu Ginjal, Hypertensi dan Diabetes

———————————————————–

HARIT MAULANA, 2 tahun, Anak dari keluarga kecil yang tinggal di kampung Giripurwo, RT.2/4, Wonogiri, Jawa Tengah ini menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm. Saat ini sedang berada di Jakarta didampingi Kurir #SedekahRombongan dan akan dijadwalkan dioperasi di RSCM jakarta. Selama ini kondisi Dik Harit sering batuk, badan semakin kurus, Mamat adalah bapaknya yang sangat berharap anaknya bisa sembuh. Mamat hanyalah seorang kuli bangunan, yang tiap hari belum tentu mendapatkan penghasilan. Selama ini Harit dibawa ke RSUD Dr.Muwardi Solo dengan memakai jamkesmas orang tuanya, namun setelah aturan pemerintah bahwa sekarang tidak bisa lagi dipakai, maka nasib tidak jelas. Namun Alhamdulillah, Akhirnya Harit mendapatkan Jamkesmasnya dan mulai bisa berobat ke Jakarta. Bantuan disampaikan untuk keperluan harian mereka selama berobat di RSCM Jakarta, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 440.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @harji_anis
Tanggal 5 September 2013.

Adik Harit menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm

Adik Harit menderita Jantung Bocor (ASD) 1,1cm

———————————————————–

AFRIANSYAH, Siswa SD kelas 3 ini baru berumur 9 tahun. Bersama kedua ortunya dia tinggal di Kampung Cipicung, RT.8/3, Desa Manggahang, Kec. Bale Endah, Kab. Bandung. Bungsu dari pasangan Rahmat Supriatna (53) dan Bu Eem Sumarni (43). Beban hidup kedua orangtuanya semakin berat, apalagi sejak satu tahun lalu anak bungsunya divonis mengidap Tumor kelenjar getah bening. Berbekal Jamkesmas mereka mengobatinya rutin ke RSHS, Hampir 5 minggu sampai saat ini Afriansyah dirawat inap di Ruang Kenanga RSHS Bandung. Setiap hari Bapak Ibunya bergantian mengurangi makan minumnya supaya bisa bertahan mendampingii anaknya dirawat, Tak terhitung barang yg mereka jual untuk biaya sehari-hari di rumah sakit. Baru satu kali kemoterapi dijalani anak pendiam ini dan masih tersisa 23 kali kemoterapi lagi . Sikap putus asa kerap terlintas di mata mereka, Namun saat #SedekahRombongan berkunjung akan memberikan santunan tampak begitu terasa kami tangkap jeritan kepiluaan yang bergemuruh di dada mereka. Kami merasakan kegembiraan dan terbukanya harapan untuk melanjutkan pengobatan, dapat membeli obat yang tak ditanggung Jamkesmas serta untuk biaya sehari-hari. Sambil mendekap anaknya, Bapaknya menangis dan mendoakan kebaikan untuk kita semua, Pemandangan nan mengharukan. Insya Allah Tembus Langit… Bantuan lanjutan disampaikan untuk mereka setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 415.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 12 September 2013.

Adik Afriansyah divonis mengidap Tumor kelenjar getah bening

Adik Afriansyah divonis mengidap Tumor kelenjar getah bening

———————————————————–

Adik FENINA, 3 tahun, Anak yang cantik, cerdas dan lucu yang tinggal di Kp. Warung Bambu RT.1/9, Desa Telagamurni, Kec. Cikarang Barat, Kab. Bekasi, sejak lahir sudah keluar masuk Rumah Sakit karena ketika lahir Fenina menderita kelainan ginjal dan sempat dioperasi pada usia 4 bulan di RS.Hasan Sadikin Bandung, disarankan oleh dokter supaya terus memeriksakan penyakitnya ke RS.Hasan Sadikin, tapi karena ayahnya Husen, 43 tahun, hanya seorang tukang ojek dan ibunya Ayat, 34 tahun, seorang ibu rumah tangga biasa serta penghasilan orang tuanya yang pas-pasan membuat Fenina tidak bisa kontrol dan periksa secara rutin ke RSHS. Dan saat ini keceriaan Fenina serasa hilang, belakangan Fenina sering menangis seperti menahan rasa sakit, melihat hal demikian orangtua Fenina membawanya ke dokter dan dokter menyarankan supaya segera dibawa ke rumah sakit karena ada pembengkakan disela pahanya yang diduga dokter sebagai “Hernia” yang harus segera dioperasi, orangtua fenina merasa kebingungan untuk biayanya, Bersyukur berita kesedihan orangtua Fenina sampai kepadaKurir #Sedekah Rombongan yang langsung datang dan langsung menyampaikan bantuan untuk biaya periksa dan berobat ke RSUD Cibitung. Bantuan ini merupakan lanjutan dari sebelumnya yang sudah masuk di Rombongan 436.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @SuharnaYana
Tanggal: 10 September 2013.

Adik Fenina menderita kelainan ginjal

Adik Fenina menderita kelainan ginjal

———————————————————–

KUSNADI (12), putus sekolah, Alamat: Kp. Citarisi RT.3/3, Desa Margasari, Kec. Naringgul Kab. Cianjur. Ayah: Kandi (45 thn), menganggur, tidak bisa bekerja karena sakit. Ibu: Encring (40 thn), buruh tani, tanggungan: 3 orang. Jaminan: JAMKESMAS. Sejak usia 10 tahun Kusnadi mengalami kelainan pada kaki, dan tangannya tidak dapat berfungsi sebagaimana orang normal. Mulai melakukan pengobatan ke rumah sakit sejak 6 bulan yang lalu, setelah punya Jamkesmas. Diagnosa RSHS menunjukkan Kusnadi menderita Polianlitip akut. Keluarga Kusnadi termasuk kategori fakir miskin, transport dari rumah ke RSHS dengan jarak yang sangat jauh, memerlukan biaya transportasi yang mahal, penyakit cukup berat, masa depan anak masih terbuka. #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan kepada Dik Kusnadi setelah sebelumnya masuk di Rombongan 433.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via @abahSPwijaya
Tanggal 12 September 2013.

Adik Kusnadi menderita Polianlitip akut

Adik Kusnadi menderita Polianlitip akut

———————————————————–

NURSEHAN, 52 tahun, Alamat Kontrakan: Griya Asri, Blok F6/25, Sumber Jaya, Tambun, Bekasi. Suami: Soma, 56 tahun, Pekerjaan Buruh. Bu Nursehan menderita Kanker Payudara dan kondisinya saat ini sangat mengenaskan, Payudara kirinya sudah pecah dan membusuk. Bu Nursehan hanya bisa menahan perih dan sakit sementara kebingungan untuk ke Rumah Sakit karna tidak ada biaya operasionalnya walau Gakinda sudah dimilikinya. Kurir #SedekahRombongan langsung tanggap mempersiapkan MTSR untuk membawa bu Nursehan ke RSHS Bandung dan Alhamdulillah saat ini sudah dirawat disana. Bantuan lanjutan disampaikan untuk operasional ke RSHS setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 433.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana
Tanggal: 12 September 2013.

Bu Nursehan menderita Kanker Payudara

Bu Nursehan menderita Kanker Payudara

———————————————————–

SOPA NUR PAOJA, 6 tahun. Anak ketiga dari 6 bersaudara ini tinggal bersama kedua orangtuanya di KampunG Pasir Pogor RT.9/2, Desa Sirnajaya Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. Ayahnya, Amin (44), buruh harian lepas yang dipekerjakan para pemilik sawah/kebun untuk menggarap usaha pertanian mereka. Ibunya Ikoh (32) tak punya pekerjaan lain selain mengurus rumah tangga dan membesarkan keenam anaknya dengan segala keterbatasan. Tanggungan Pak Amin cukup banyak: 7 orang. Menggunakan JAMKESMAS, sejak 12 bulan lalu ia dibawa berobat ke Puskesmas Cisurupan dan RSUD Dr. Slamet Garut. Divonis mengidap lupus, akhirnyA dirujuk ke RSHS Bandung. Hanya mampu berjalan 3 bulan, orangtua Sopa mengobatinya ke RSHS Bandung. Mereka menghentikan usahanya karena kehabisan biaya. Hampir 9 bulan ia tak mwndapatkan perawatan dan pengobatan medis.Alhamdulillah keluarga miskin ini mendapatkan dampingan dan bantuan #SedekahRombongan agar mereka bisa membebaskan dirinya dari belenggu penderitaan hidup akibat kemiskinan dan penyakit yang dialami anggota keluarga tercintanya!

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal: 11 September 2013.

Adik Sopa Divonis mengidap lupus

Adik Sopa Divonis mengidap lupus

———————————————————–

AHMAD ZAMZANI, Lahir 1 Januari 2012, Bayi dari pasangan keluarga SAPIN bertempat tinggal di Bojong Koneng RT.3/2, Telaga Murni, Cikarang, Bekasi. Sejak lahir tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI dan dibuatkan di sekitar perut sebagai saluran sementara. SAPIN ayah Zamzani sehari-harinya sebagai penjual Sayuran di depan rumahnya – merasa tidak mampu untuk membawa Ahmad Zamzani dioperasi ke Rumah Sakit karna untuk kehidupan sehari-harinya pun membiayai keluarga sudah pas-pasan, Maka berbekal Jamkesda dari Pemda Bekasi serta Bantuan dari #SedekahRombongan saat ini si Bayi malang tersebut memulai tindakan medis untuk pembuatan anusnya agar layak seperti manusia normal lainnya. Saat ini Ahmad Zamzani masih melakukan beberapa tindakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung setelah operasi pertama dilakukan dan kembali #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan selama di Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 395, Dalam waktu dekat Zamzani dijadwal operasi ketiga dan semoga Ahmad Zamzani dapat segera sembuh serta tumbuh menjadi anak yang sehat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana
Tanggal: 11 September 2013.

Adik Zamzani tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI

Adik Zamzani tidak mempunyai ANUS atau COLOSTOMI

———————————————————–

KANAH, 33 tahun, Alamat: Kp.Wates RT.7/1, Jayalaksana, Cabang Bungin, Bekasi. Bu Kanah divonis terkena Tumor di matanya saat setelah berobat ke RSUD Cibitung dan RS. Karya Medika Cibitung, Karna keterbatasan alat di kedua RSUD tersebut maka Kanah dirujuk ke RS Mata Cicendo Bandung. Kebingunganpun menambah beban Kanah yang bersuamikan Muhamad Kaji, 39 tahun, yang berprofesi hanya Buruh Serabutan saat melihat Jamkesmasnya terjadi kesalahan data di mana harus mengurus ulang sampai selesai dulu baru mereka bisa ke Bandung. Hidup pas-pasan adalah irama kehidupan mereka dimana masih ada 4 jiwa yaitu anak-anaknya yang harus mereka biayai pendidikannya juga, namun mereka selalu berdoa kepada Tuhan agar selalu diberikan jalan keluar. Bukankah penentu rezeki adalah Tuhan? Alhamdulillah
Kurir #SedekahRombongan membantu mereka mengurus perbaikan Jamkesmasnya dan selesai, hingga mengantarkan bu Kanah ke RS.Cicendo, Bandung.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via @romli_iyom
Tanggal: 11 September 2013.

Bu Kanah divonis terkena Tumor di matanya

Bu Kanah divonis terkena Tumor di matanya

———————————————————–

RIKI MAULANA, 25 tahun, anak pertama dari dua dua bersaudara. Bapaknya, Mamat (48), tercatat sebagai warga Kampung Ciseupan I, RT. 1/4, Desa Panyocokan, Kec.Ciwidey. Kab. Bandung, Provinsi Jawa Barat. Sehari-hari bapaknya bekerja sebagai buruh bangunan. Ibunya, Dedah Faridah (44) membuka warung di teras rumahnya. Di tengah himpitan ekonomi dengan jumlah tanggungan 3 orang, mereaa juga harus banting tulang mengobati anak pertamanya, Riki Maulana. Sejak dilahirkan, Riki menderita sakit bocor Jantung. Gejala awal, sejak bayi, ia sering mengalami panas tinggi dan kejang-kejang. Pengobatan pertama dilakukan saat Riki berusia 2 tahun di RSHB Jakarta. Tim dokter RSHB saat itu mendiagnosa Riki mengalami kebocoran Jantung dan merekomendasikannya untuk dioperasi Jantung. Karena kondisi keuangan yang pas-pasantindakan operasinya tidak dilakukan. Kondisi Riki berlanjut hingga usianya 17 tahun. Selama usia remaja ini Riki sering mengeluarkan darah dari hidungnya dan masih sering kejang-kejang serta mudah lelah, Tahun 2005 Pak Mamat membawa Riki kembali menjalani pengobatan di RS Harapan Kita Jakarta. Melihat kondisi Riki saat itu, Team dokter RS Harkit menyarankan untuk segera dilakukan operasi. Namun, juga karena alasan ekonomi/tidak mampu membayar biaya operasi yang cukup tinggi, untuk kali kedua pengobatan Riki Maulana tidak dilanjutkan. Cobaan berupa penyakit yang dialami keluarga ini seolah tak pernah henti. Pak Mamat tak bisa beraktivitas normal sejak 8 tahan yg lalu sampai sekarang karena kedua kakinya lumpuh, Dia kehilangan pelerjaannya sbagai tukang bangunan. AlhamdulillAh, Bantuan lanjutanpun disampaikan kembali untuk Riki berobat ke Jakarta dilengkapi Jamkes dari Pemerintah, Setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 433.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.200.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via @harji_anis
Tanggal 21 Agustus 2013.

Riki menderita sakit bocor Jantung

Riki menderita sakit bocor Jantung

———————————————————–

SINTA, 6 tahun, Alamat: Kampung Papanggungan RT.1/6, Mekarsari, Cikajang, Garut. Sinta anak dari pasangan A.Syarifudin, 48 tahun dan Eneng Suryati, 47 tahun ini menderita Kanker Darah. Mereka sudah sangat kesulitan buat membiayai operasional selama tinggal di Bandung walau berobat sudah difasilitasi Jamkesmas, Syarifudin hanyalah seorang Tukang Ojeg yang praktis tak bisa mencari nafkah sementara karna harus mendampingi Sinta berobat, bahkan kini mereka sudah terbelit hutang. Bismillah, #SedekahRombongan akan membantu mereka dan bantuan lanjutanpun disampaikan untuk biaya makan mereka sehari-hari selama berobat di RSHS Bandung setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 419. Kini Sinta sedang menunggu jadwal Kemoterapi untuk yang ke-21 kalinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via @abahSPwijaya
Tanggal 24 Agustus 2013.

Adik Sinta menderita Kanker Darah

Adik Sinta menderita Kanker Darah

———————————————————–

SONI F ABDILLAH, 4 tahun, Bersama kedua orangtuanya dia tinggal di Kampung Cigeureh RT.4/4, Desa Cipinang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Ayah: Cecep Rahmat, 25 tahun, hanya buruh tani harian di kebun atau sawah milik warga desa yang memperkerjakannya. Ibunya: Laelasari, 22 tahun, kesehariannya mengurus rumah tangga saja. Walaupun tanggungan Pak Cecep cuma 2 orang namun keadaan ekonominya yang murat-marit tak memungkinkan mereka menjalani kehidupan yang wajar. “Kami serba kekurangan, Pak. Untuk makan dan kebutuhan sehari-hari aja susah. Kehidupan kami makin berat karna harus punya uang untuk ke rumah sakit.” Kata Pak Cecep sambil menundukkan kepala. Hampir setahun, anaknya mengidap rabdomiosarcoma dan berobat menggunakan Jamkesmas, mereka memeriksakan anaknya ke rumahsakit dan akhirnya rutin pulang-pergi dirawat di RSHS Bandung menjalani rangkaian pengobaatan dan kemoterapi. Saat bertemu dengan #SedekahRombongan, ibu Soni menceritakan kepedihan hidup sambil sesekali mohon maaf dan berterimakasih, ” Nuhuun pisan. Insya Allah digentos ku Allah,” doanya menutup perjumpaan kami. Bantuan lanjutanpun disampaikan untuk keperluan harian selama berobat di RSHS setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 425.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Kurir: @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 24 Agustus 2013.

Adik Soni mengidap rabdomiosarcoma

Adik Soni mengidap rabdomiosarcoma

———————————————————–

EDI ROFIQI, 12 tahun, Alamat: Kp.Karang Pupa VIII, RT.4/9, Sukapura, Kejaksaan, Cirebon. Ayah: Bambang Istiharso, 38 tahun, Pekerjaan sehari-hari sebagai Montir dan Ibu: Daniah, 34 tahun. Kedua orangtua Edi sangat tabah menghadapi derita anaknya yang masih pelajar ini yang mengidap Ostesarcoma, Berawal 2 tahun lalu dan melakukan therapi ke RSUD Cirebon – Kemudian 5 bulan lalu dirujuk ke RSHS Bandung, malahan didiagnosa terkena Kanker pada Tulangnya. Edi begitu tabah menghadapi cobaan ini yang paling mengenaskan pada akhir Maret 2013 dia harus diamputasi. Semoga Allah SWT dapat mengangkat penyakitnya Edi, Kini Edi tinggal di Rumah Singgah YKAKB Bandung dan terus berobat menggunakan Jamkesda. Edi ingin terus melanjutkan sekolahnya yang sempat terhenti sampai kelas V SD, #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan untuk keperluan Edi selama dirawat di RSHS Bandung, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 418. Mohon doa ya! Kaki kanannya terpaksa diamputasi lagi karna ada infeksi menyebar. Edi, Si Kutu Buku, juga harus menjalani kemo ke-11. Masya Allah!

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via Abah Supendi
Tanggal : 24 Agustus 2013.

Adik Edi mengidap Ostesarcoma

Adik Edi mengidap Ostesarcoma

———————————————————–

SITI SENANGSIH, 30 tahun, Kampung Lebakwangi RT.1/1, Sekarwangi, Soreang, Bandung. Suami: Sukandi, 30 tahun, Buruh Pabrik Sepatu. 3 bulan lalu bu Senangsih didiagnosa terkena Tumor di pahanya dan sangat mengganggu karna sakit yang dirasa, Keluarga miskin ini berihtiar menggunakan Jamkesmas untuk berobat karna kebutuhan harian yang tidak cukup untuk berangkat dan operasional ke RS maka perobatanpun belum dimulai lagi. Mereka hidup di tumah orangtuanya dan juga anaknya yang masih bayi terkena penyakit Paru-paru menjadi beban tambahan buat mereka. #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya mereka berobat ke Rumah Sakit setelah sebelumnya masuk bantuan di Rombongan 418. Terapi untuk bu Senangsih kini sudah dirubah dan akan menggunanakan sinar, Kondisinya ada perbaikan walau belum signifikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-,
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 20 Agustus 2013.

bu Senangsih didiagnosa terkena Tumor di pahanya

bu Senangsih didiagnosa terkena Tumor di pahanya

———————————————————–

HERI SUMARNA (28), alamat Kp. Tawang Banteng RT 2/1 Desa Tawang Banteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya. Bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu adalah potret kelam keluarga miskin sebagian saudara-saudara kita. Demikian juga dengan Heri, kesulitan ekonomi yang selama ini dihadapinya harus ditambah lagi dengan penyakit yang membuat ia tidak bisa mencari nafkah lagi. Diagnosa Dokter menunjukkan bahwa Heri menderita penyakit Abses Mandibula, penyakit yang cukup berat apalagi jika tidak segera ditangani dengan segera. Selama ini ia hanya berobat seadanya ke Puskesmas terdekat, itu pun jika orang tuanya, Pak Maman (54) dan Ibu Entin (48), yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani sedang memiliki uang. Jika sedang tidak, Heri terpaksa harus bergelut sendiri dengan rasa sakitnya. Karena sudah tidak tahan melihat kondisi anaknya yang terus kesakitan, dengan berbekal fasilitas Jamkesda, akhirnya keluarga Heri membawanya ke RSUD Tasikmalaya, biarpun harus meminjam ongkos ke sana ke mari. Allah jualah yang mempertemukan keluarga miskin ini dengan #SedekahRombongan, dan dengan dukungan para sedekaholics telah disampaikan santunan untuk meringankan biaya pengobatan Heri.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via Ade Buser
Tanggal : 29 Agustus 2013.

Bapak Heri menderita penyakit Abses Mandibula

Bapak Heri menderita penyakit Abses Mandibula

———————————————————–

KURNIASARI (15), Alamat; Kp Sukasari RT. 1/7, Desa Mangunsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Ayahnya Gunawan (51), pekerjaan buruh tani dan Ibunya Tati (38), ibu rumah tangga biasa, dengan tanggungan 3 orang anak. Salah satu anak mereka Kurniasari yang masih seorang pelajar SMP mempunyai riwayat penyakit Leukimia sudah hampir 1 tahun. Harta yg tak seberapa yg dikumpulkannya susah payah akhirnya habis dipakai biaya berobat anak tercintanya. Rawat inap dan bolak-balik Bandung-Tasikmalaya jadi rutinitas yg menguras segalanya walaupun Jamkesmas telah mereka miliki. Sebelum mendapat musibah berat, keluarga ini termasuk fakir miskin dan penyakit yg diderita anaknya membuat mereka makin terpuruk. Pada 21 Juni 2013, Anak manis ini mengalami kritis, HB-nya hanya 2. Dengan tanggap dan atas izin keluarga Tim #SR Tasikmalaya segera membawanya ke RSHS, selanjutnya disambut Tim #SR Bandung. Alhamdulillah, ia terselamatkan dan pada hari yg sama sedekaholic #SR memberinya santunan untuk transportasi dan biaya sehari-hari. Ibunya hanya terpana menyaksika bagaimana Allah memberinya rezeki tanpa diduga. Setelah beberapa kali bolak-balik Bandung-Tasikmalaya, akhirnya Dik Kurniasari kembali dirawat untuk pemeriksaan dan perawatan penyakit lainnya, suspect kista. #SedekahRombongan pun ikut merasakan penderitaan Kurniasari dan keluarganya, dengan kembali menyampaikan santunan untuk kebutuhan mereka selama di RSHS Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 424.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @abahSPWijaya
Tanggal : 29 Agustus 2013.

Adik Kurniasari mempunyai riwayat penyakit Leukimia

Adik Kurniasari mempunyai riwayat penyakit Leukimia

———————————————————–

HARISAH (25), alamat Kp. Cikeusal RT 9/3 Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Ibu muda istri dari Hasyadi (33) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini langsung dirujuk ke IGD RSUD Tasikmalaya karena penyakit jantung dan paru-paru basah yang dideritanya. Jika saja kondisinya tidak memburuk, mungkin keluarga ini tidak akan berani membawanya ke Rumah Sakit, karena mereka sadar biarpun memiliki fasilitas Jamkesda, namun mereka tidak memiliki biaya untuk transportasi dan bekal selama dirawat di RSUD yang letaknya jauh dari tempat mereka tinggal, di pesisir pantai selatan Kabupaten Tasikmalaya. Kebingungan terpancar di wajah Hasyadi, bapak dari 4 orang anak ini. Pertolongan Allah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Di tengah kondisi yang sulit ini, Allah mempertemukan keluarga ini dengan Kurir #SR. #SedekahRombongan segera meresponnya dengan menyampaikan santunan untuk transport dan biaya bekal selama Bu Harisah dirawat di RSUD Tasikmalaya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefeudin via @luchakiem via Ade Buser
Tanggal : 29 Agustus 2013.

Ibu Harisah menderita penyakit jantung dan paru-paru basah

Ibu Harisah menderita penyakit jantung dan paru-paru basah

———————————————————–

IKA (23), alamat Kp. Kubang Buleud RT 1/6 Kelurahan Sulaksana Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Ibu muda yang masih memiliki anak bayi berusia 4 bulan ini tidak menyangka akan mengalami musibah di rumahnya sendiri. Ia tersiram air panas yang mengakibatkan sebagian kakinya melepuh hebat. Melihat kondisi istrinya, suami Bu Ika, Peri (33) seorang buruh serabutan yang saat itu sedang berjualan pakaian, panik, dan dengan dibantu tetangganya kemudian ia membawanya ke IGD RSUD Tasikmalaya. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, mereka diharuskan membeli obat yang tidak dijamin oleh fasilitas Jamkeskinda yang mereka miliki. Allah adalah sebaik-baik Penolong, keluarga ini dipertemukan dengan Kurir #SR, dan jalinan tali kasihpun terjalin. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk biaya pembelian obat dan transportasi Bu Ika.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefeudin via @luchakiem via Ade Buser
Tanggal : 30 Agustus 2013.

Ibu Ika tersiram air panas yang mengakibatkan sebagian kakinya melepuh hebat

Ibu Ika tersiram air panas yang mengakibatkan sebagian kakinya melepuh hebat

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 11,200,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 443 ROMBONGAN

Rp. 13,944,409,694,-