KHOFIFAH AULIA UTAMI (16, Radang Kaki Kiri). Alamat : Desa Tahunan, RT 4/2, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa timur. Dialah Khofifah Aulia Utami, merupakan salah satu siswa Madrasah Stanawiyah Al Falah, anak pertama dari pasangan Bapak Sutrisno (39), dan ibu Suratun (36). Pada awalnya lahir dengan kondisi normal, namun pada usia 3 bulan, Allah SWT telah menguji Khofifah Aulia Utami sakit, awalnya bermula dari badan Khofifah Aulia Utami yang panas dan seketika itu kaki kiri Aulia tidak dapat diluruskan, kemudian Aulia hanya dibawa ke bidan setempat. Orang tua Aulia tidak menyadari bahwa ternyata kaki kiri Aulia mengalami kelainan. Sampai usia Aulia 7 Tahun, barulah Aulia dibawa ke Rumah Sakit Umum Soedono Madiun, disana Aulia diberi Gip sekaligus di rongsen dengan diagnosa radang tulang dan disana dirawat 1 bulan dan hanya diberi obat jalan. Hingga saat ini Aulia merasakan kaki kirinya ngilu, nyeri dan meskipun dengan kondisi kaki yang harus menggunakan egrang disetiap harinya, tidak menyurutkan semangat Aulia untuk belajar dan berusaha, serta mempunyai cita cita yang sangat mulia yakni ingin menjadi penjahit yang profesional. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Khofifah sehingga dapat menyampaikan santunan yg ke tiga sebesar Rp. 500.000,- untuk bisa membantu adik Aulia melanjutkan pemeriksaan dan pengobatan kaki kirinya agar dapat kembali sehat, dan kembali bisa jalan normal dan beraktivitas seperti sedia kala. Bantuan sebelumnya telah disampaikan dan tercatat di nomer rombongan 1135. Keluarga Khofifah mengucapkan banyak terimakasih atas bantun yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Mei 2018
Kurir : @ErvinSurvive @EdiSutarto @RestySucia @Hanif @Sukma

Aulia menderita radang tulang


ABAS IMAMI (20, Komplikasi Gagal ginjal + Saraf + Paru-Paru basah). Alamat : Dusun Sinoman Kidul RT 2/6 , Desa Klepu , Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa timur. Abas Imami merupakan putra dari pasangan Bapak Riyanto (61), dan ibu Giyah (52). Setelah lulus dari SMP Abas Imami memutuskan untuk bekerja mengais rejeki ke Solo. Ia mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan di Restoran. Awal keberangkatan ke Solo dengan kondisi sehat dan tidak memiliki keluhan sakit apapun. Namun tahun 2015 Abas Imami sakit dan harus opname selama 2 minggu di PKU Muhammadiyah Solo. Dengan Kondisi badannya bengkak semua. Setelah sakit tersebut akhirnya Abas Imami tidak melanjutkan kerja dan langsung pulang ke desa dengan kondisi sakit yang di deritanya yaitu gagal ginjal. Selama 3 tahun mulai dari tahun 2015 sampai sekarang, keluarga sudah berinisiatif untuk memeriksakan ke rumah sakit. Abas Imami harus bolak balik ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dengan penyakit yang di derita nya. Sekarang bahkan penyakit yang di derita nya komplikasi. Mulai dari saraf, paru paru basah dan penyakit lainnya. Dan yang dilakukannya sekarang adalah ia harus sering kontrol ke Rumah Sakit setiap 2 minggu sekali untuk cuci darah dan 1 Bulan sekali untuk sarafnya. Dan yang perlu menjadi perhatian adalah, keluarga Abas Imami merupakan keluarga yang tidak mampu. Dengan kondisi rumah yang tidak layak huni dan harus ditempati 6 orang di dalamnya. Selain itu untuk merawat sakitnya Abas Imami, keluarganya sudah berusaha semaksimal mungkin. Mulai dari menjual kayu, menjual hewan ternak dan tanah yang di milikinya untuk penyembuhan anaknya. Bahkan sekarangpun masih memiliki beberapa hutang yang harus ditanggung untuk biaya transportasi Abas Imami waktu akan kontrol ke Rumah Sakit Pacitan. Alhamdullillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan nya, sehingga dapat membantu Abas untuk melanjutkan Pengobatan cuci darah dan penyakit saraf serta paru-paru basah yang di derita nya, sehingga dapat kembali sehat dan kembali bisa beraktifitas seperti sediakala. Bantuan ketiga pun disampaikan sebesar Rp. 500.000,- dan digunakan untuk biaya akomodasi berobat. Bantuan sebelumya telah disampaikan dan tercatat di nomer rombongan 1126, dan 1135. Kedua Orang tuanya sangat terharu dan mengucapkan terimakasih kepada sedekahholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan. Semoga Abas bisa segera sembuh, Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Mei 2018
Kurir : @ErvinSurvive @EdiSutaro @Jemi

Abas menderita komplikasi gagal ginjal + saraf + paru-paru basah


RIZKY ARIWIBOWO (21, Flex Paru-Paru). Alamat : Dusun Druju RT 2/2 , Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Propinsi Jawa Timur. Rizki Aribowo merupakan anak dari pasangan Bapak Darta (70), dan ibu Suti (53). Ia merupakan anak terakhir dari 6 bersaudara. Setelah lulus dari sekolah pada tahun 2014, Rizki memutuskan untuk bekerja mengais rejeki ke Jakarta. Ia mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan di Rumah Makan. Awal keberangkatan ke Jakarta dengan kondisi sehat dan tidak memiliki keluhan maupun riwayat sakit apapun, bahkan ia masih sering pulang untuk sekedar bertemu dengan orang tuanya. Namun tepatnya bulan September tahun 2017, Rizki pulang ke desa dengan kondisi sakit yang di deritanya sekarang ini yaitu flek paru – paru. Keluarga sudah berinisiatif untuk memeriksakan ke rumah sakit. Tepatnya bulan Desember 2017 kemarin Rizki harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pacitan Selama 5 hari. Dan yang dilakukannya sekarang adalah harus sering kontrol ke Rumah Sakit setiap 2 minggu sekali. Dan yang perlu menjadi perhatian adalah, keluarga Rizki merupakan keluarga yang tidak mampu. Rumah yang di tempat oleh 6 orang tersebut merupakan bantuan dari Koramil keluarga inipun juga termasuk keluarga yang mendapatkan bantuan beras rastra dari pemerintah yang datangnya tiap 1 bulan sekali. Bahkan untuk makanpun keluarga ini harus kerja membanting tulang dengan bertani maupun dengan membuka usaha mie ayam di pinggir Jalan. Bantuan yang ketiga sebesar Rp 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya berobat dan transportasi setelah sebelumya tercatat di nomer rombongan 1126 dan 1135. Dan tidak lupa keluarga Bapak Darta mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Mei 2018
Kurir : @ErvinSurvive @EdiSutaro @Jemi

Rizki menderita flek paru – paru


ALINA MIKHAILA AHENDRA (4 Bulan, Kelainan jantung). Alamat Dusun Jangkrik RT 02/06 Desa Hadiluwih, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Propinsi Jawa Timur. Adik Alina putri dari bapak Anta Ahendra mengalami kelainan sejak lahir yaitu jantungnya yang kurang normal, karena dilahirkan secara prematur sehingga kesehatannya agak kurang baik. Pertama di deteksi oleh Rsud. dr Darsono kemudian di rujuk ke Rsup. dr Sardjito Yogyakarta. Sudah 2 kali adik Alina harus menempuh perjalan dari Pacitan ke Yogyakata untuk berobat dengan diagnosa kelainan katup jantung yg belum sempurna. Karena harus rutin berobat orang tua dari adik Alina Bapak Ahendra sebagai pekerja serabutan tapi harus berusaha memberikan waktu untuk mengatar anak sedangkan ibu adik Alina sebagai ibu rumah tangga yang otomatis tidak mempunyai penghasilan. Saat ini adik Alina tinggal di rumah kakek neneknya karena Bapak Ahendra dan ibu Ria adalah keluarga baru. Bantuan kedua pun titipan para Sedekaholic disampaikan sebesar Rp. 500.000,- dan digunakan untuk biaya akomodasi berobat. Bantuan sebelumya telah disampaikan dan tercatat di nomer rombongan 1135. Keluarga sangat terharu dan mengucapkan terimakasih banyak kepada Sedekah Rombongan yang telah membantu untuk usaha kesembuhan adek Alina Mikhaila Ahendra.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Mei 2018
Kurir : @ErvinSurvive @EdiSutaro @Baskara

Alina menderita kelainan jantung


SUROTO BIN SAIDI (56, Infeksi saluran kencing). Alamat : Dusun Kebondalem RT 1/4, Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Bapak Suroto sakit Infeksi saluran kencing yang sudah di alami semenjak 3-4 tahun yang lalu dan belum ada pengobatan sama sekali karena sangat minimnya biaya bahkan untuk kebutuhan sehari-hari saja sangat kekurangan karena pekerjaan sebagai buruh kasar dan petani. Jarak dari rumah ke RSUD cukup lumayan sehingga membutuhkan biaya akomodasi sehingga Pak Suroto mengesampingkan kesehatan dan sakit yang di rasankanya. Alhamdullillah keluarga dapat dipertemukan dengan Sedekah Rombongan berdasarkan informasi dari tetangga sekitar yang masih perduli dengan kondisi keluarga pak Suroto. Bantuan kedua pun disampaikan sebesar Rp. 500.000,- dan digunakan untuk biaya akomodasi berobat. Bantuan sebelumya telah disampaikan dan tercatat di nomer rombongan 1135. Semoga bantuan ini dapat
bermanfaat dan dapat membantu keluarga pak Suroto. Ucapan Terimakasih dari pihak keluarga untuk Sedekahholic yang telah memberikan bantuan melalui Sedekah Rombongan. Semoga berbalas rejeki yang berlipat serta diberikan selalu nikmat kesehatan. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Mei 2018
Kurir : @ErvinSurvive @EdiSutaro @Rinanto

Bapak Suroto sakit Infeksi saluran kencing


ANANDA GANIEZ CALLIEZYA PUTRI SULARTO (4 , Acute Lymphoblastic Leukemia). Alamat : Dusun Towo, RT 2/5 , Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Adik Ganies biasa dipanggil demikian oleh keluarganya. Ganies mulai dari November 2016 sudah sering sakit-sakitan dan sudah berobat ke RSUD dr. Darsono Pacitan, karena belum menemukan diagnosa penyakit kemudian di rujuk ke Rsup. dr. Sadjito Yogyakarta. Setelah melalui diagnosa cukup lama sekitar 3 bulan kemudian di ketahui menderita penyakit acute lymphoblastic leukemia. Dek Ganies memilik fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami ananda Ganies. Santunan kelima pun disampaikan sebesar Rp 500.000, dan digunakan untuk biaya transportasi dan akomodasi berobat. Bantuan sebelumya telah disampaikan dan tercatat di nomer rombongan 1109, 1117 , 1126, dan 1135. Alhamdulilah adik Ganiez telah rutin kembali berobat kemoterapi. Orang tua merasa senang sekali, bersyukur, dan tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Mei 2018
Kurir : @ErvinSurvive @EdiSutaro @RestySucia

Ganies menderita penyakit acute lymphoblastic leukemia


SAMIDI BIN SAPARI (43, Infeksi Saluran Kencing + Gangguan Ginjal). Alamat : Desa Srowot, RT 1/1, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Pada tanggal 17 April 2018, Bapak Samidi mengalami demam tinggi, panas dingin dan muntah-muntah. Kemudian keluarga membawa Bapak Samidi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas. Bapak Samidi dirawat selama hampir 2 pekan di RSUD Banyumas dan dilakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium serta USG. Dari hasil pemeriksaan ditemukan saluran kencing Bapak Samidi bengkak serta ginjalnya tidak berfungsi dengan baik. Dokter mendiagnosis beliau megalami infeksi saluran kencing dan gangguan pada ginjal. Bapak Samidi bekerja sebagai buruh tani dan istri beliau, Ibu Hadmini (32) bekerja serabutan. Mereka memiliki 2 orang anak. Penghasilan Bapak Samidi hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Biaya pengobatan Bapak Samidi terbantu oleh Jaminan Kesehatan berupa Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Banyumas. Namun beliau masih terkendala oleh biaya kehidupan sehari-ari. Alhamdulillah Sedekah Rombongan di pertemukan dengan Bapak Samidi. Santunan dari sedekaholics disampaikan untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari pasca rawat inap. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan Bapak Samidi dapat melanjutkan pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 26 Mei 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Pak Samidi megalami infeksi saluran kencing dan gangguan pada ginjal


KIRANA DERMAWAN (2, Kanker Kaki Kanan). Alamat : RT 6/3, Desa Kedondong, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Dik Kirana memiliki benjolan di kaki kanannya sejak ia lahir. Orang tuanya langsung memeriksakan Dik Kirana ke Rumah Sakit (RS) Margono. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Dik Kirana menderita tumor ganas pada kaki kanannya dan harus segera diamputasi. Mendengar hal tersebut, orang tuanya langsung mengupayakan pengobatan ke RS Sardjito. Dik Kirana pun menjalani pengobatan secara radioterapi di RS Sardjito dan RS Margono. Dik Kirana sudah selesai menjalani kemoterapi dan radioterapi. Kini Dik Kirana sudah bisa berjalan dan masih melakukan kontrol ke poli orthopedi RS Sardjito untuk menjalani observasi kanker di kakinya. Dari hasil CT scan terakhir diketahui bahwa kanker di kaki kanan Dik Kirana tidak menyebar ke tulang dan sudah mengecil. Ayah Dik Kirana, Sugeng Prayitno (32) bekerja sebagai penjual bakso keliling dan sesekali berjualan burung dara di pasar, sedangkan ibunya, Lajar Tri Mulyani (30) adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan Pak Sugeng yang kecil hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama kedua anaknya yang masih kecil. Biaya pengobatan Dik Kirana dapat dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI yang dimilikinya. Namun biaya operasional selama pengobatan masih menjadi kendala baginya. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Kirana. Santunan dari sedekaholics kembali disampaikan untuk membantu biaya operasional selama kontrol di RS Sardjito. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 1095. Kini Dik Kirana sedang menjalani kontrol setiap 6 bulan sekali untuk melihat perkembangan sel kanker setelah sinar. Alhamdulillah tidak berkembang. Semoga Dik Kirana segera sembuh, dapat tumbuh sehat dan membanggakan orang tuanya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Mei 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Kirana menderita tumor ganas pada kaki kanan


SUMINI BINTI AMAD NASIR (57, Hipertensi). Alamat : RT 2/4, Desa Madukara, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Pada awal Januari 2014, Ibu Sumini sering mengalami pusing, bahkan waktu mencuci pakaian di kamar mandi beliau merasakan tiba-tiba pusing sampai tak sadarkan diri. Beliau kemudian dibawa ke Puskesmas Madukara oleh anaknya dan baru sadar di puskesmas. Dokter mendiagnosis beliau menderita hipertensi. Bahkan sampai sekarang pun apabila terlalu lelah, beliau masih merasakan pusing. Sebelum sakit, Ibu Sumini selalu membantu suaminya, Noto (61) yang bekerja sebagai buruh tani. Sekarang beliau jarang membantu suaminya dan beliau sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ibu Sumini terdaftar dalam jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sumini sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat dan Ibu Sumini segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 19 Mei 2018
Kurir : @ddeean Suratno @paulsyifa

Bu Sumini menderita hipertensi


MUSHOLA NURUL HUDA (Bantuan Pembelian Cat + Perlengkapan Mushola). Alamat : RT 02/4, Desa Madukara, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Mushola Nurul Huda dibangun pada tahun 1988 oleh masyarakat di wilayah RT 02/4 dan RT 1/4 Desa Madukara. Mushola ini berada di atas tanah seluas 150 m2 dengan luas bangunan 8×12 m. Mushola yang memiliki lebih dari 20-30 orang jamaah yang terdiri dari berbagai kalangan menjadi tempat beribadah dan tempat untuk belajar mengaji anak-anak. Selain itu juga berfungsi sebagai tempat pengajian muslimatan masyarakat sekitar. Seiring perjalanan waktu Mushola Nurul Huda tidak lagi kelihatan bersih, cat dindingnya sudah mengelupas, juga perlengkapan berupa lemari untuk mengyimpan sajadah dan mukena juga tidak ada. Selain itu Al Quran untuk mengaji siswa-siswa Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) juga sangat kurang. Hal ini mendorong masyarakat sekitar untuk berinisiatif mengecat mushola dan membeli lemari kayu dan Al Quran. Namun keinginan tersebut terkendala kondisi ekonomi masyarakat sekitar yang pas-pasan, sehingga keinginan masyarakat belum bisa terlaksana. Pengurus mushola, Bapak Ahmadi Fadla (62) memberitahukan persoalan ini kepada kurir Sedekah Rombongan. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan pengurus Mushola Nurul Huda untuk menyampaikan titipan para sedekaholics untuk membantu kebutuhan mushola. Santunan dipergunakan untuk pembelian cat, lemari kayu dan Al Quran. Alhamdulilah kebutuhan Mushola Nurul Huda dapat terpenuhi. Semoga santunan untuk Mushola Nurul Huda tersebut dapat bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.150.000,-
Tanggal : 22 Mei 2018
Kurir : @ddeean Suratno @paulsyifa

Bantuan pembelian cat + perlengkapan mushola


KHAMAR YULIONO (39, Patah Tulang Rahang). Alamat : RT 2/2, Desa Madukara, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah. Tiga tahun yang lalu, tepatnya di bulan Maret 2014, Khamar mengalami kecelakaan kerja di tempatnya bekerja yaitu di bensoan kayu. Beliau terkena sabetan gergaji bensoan mengenai mulutnya dan beliau langsung tak sadarkan diri. Oleh teman-temanya di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banjarnegara. Dari RSUD Banjarnegara dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Orthopaedi Purwokerto karena Khamar didiagnosis menderita patah tulang rahang. Di sana dilakukan operasi dan dirawat inap sampai 3 hari, karena rahang mulutnya retak bahkan sampai sekarang kadang untuk makan saja terasa sakit. Saat ini meskipun sudah sembuh namun terkdang terasa nyeri. Hal tersebut membuatnya sering tidak masuk kerja, sehingga berakibat pada penghasilan keluarga yang semakin sedikit. Beliau sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan akomodasi untuk berobat. Khamar terdaftar dalam jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Khamar sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan Khamar diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Mei 2018
Kurir : @ddeean Suratno @paulsyifa

Pak Khamar didiagnosis menderita patah tulang rahang


RSSR MAGETAN, (Biaya operasional Rssr dan sembako pasien Rssr Magetan bulan Mei 2018). Rssr adalah Rumah Singgah yang digunakan pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan dari luar kota untuk menginap selama proses pengobatan di Rumah Sakit. RSSR hadir di Magetan sejak bulan Oktober 2015. Kami mengontrak rumah di Jalan Hasanudin RT 4 RW 5 Selosari Magetan selama 2,5 tahun setelah 1 tahun sebelum nya berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomer 25 Magetan. RSSR digunakan sebagai tempat tinggal pasien yang berobat di Rumah Sakit sekitar Magetan. Fungsi dari adanya Rumah Singgah ini adalah untuk transit pasien Sedekah Rombongan yang berasal dari luar kota Magetan, biasanya dari wilayah Madiun, Ngawi atau Ponorogo yang harus menjalani pengobatan di Solo. Jadi untuk memudahkan perjalanan, pasien transit dulu di Rssr Magetan semalam untuk keesok hari nya, pagi Subuh bisa langsung berangkat ke Solo. Laporan ini ditujukan untuk kebutuhan rekening air, listrik, telpon, internet, kebersihan dan prasarana lain untuk melengkapi kebutuhan Rumah Singgah serta sembako pasien dan biaya konsumsi Sedekah Rombongan Magetan selama bulan Mei 2018 setelah sebelum nya masuk rombongan 1136.

Jumlah Santunan : Rp 2.131.818,-
Tanggal : 31 Mei 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional Rssr dan sembako pasien Rssr Magetan bulan Mei 2018


NAPSIYAH BINTI AKHMAD (49, Tumor Syaraf). Alamat : Padangan RT 1/4, Desa Kembangsari, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Ibu rumah tangga sekaligus tulang punggung keluarga, sebut saja namanya Bu Napsiyah. Sedikit mengutip dari sejarah panjang keluarga beliau, mula-mula adalah sebuah keluarga harmonis layaknya keluarga pada umumnya. Ayah bekerja sesuai tugasnya sebagai seorang pencari nafkah dan ibu sebagai pengurus rumah tangga dan anak-anaknya. Merawat dua orang anak sudah menjadi hal biasa bagi Ibu Napsiyah sekeluarga, ditambah lagi dengan merawat mertua yang sudah lanjut usia. Iklim keluarga harmonis Bu Napsiyah berubah tatkala suami yang biasa memberi nafkah dari liar kota untuk keluarga hilang kabar tak ada tanggung jawab, merupakan sebuah pukulan batin bagi Ibu Napsiyah yang saat itu merawat dua orang anak dan satu mertua. Banyak beban yang otomatis dipikul oleh Ibu Napsiyah, selain juga menjadi tulang punggung keluarga dia juga mengidap tumor syaraf di bagian ketiak kanannya. Sudah dua tahun berlalu dia berjuang menyembuhkan penyakitnya melalui beberapa usaha pengobatan di RSUD Temanggung, dalam satu tahun terakhir dia sudah menjalankan operasi sebanyak dua kali. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RSUD selepas operasi, disarankan oleh dokter bahwa Bu Napsiyah harus melakukan kontrol ke RSUD dua kali dalam satu minggu. Walaupun biaya berobat dilakukan dengan BPJS tapi biaya transportasi tidak ada yang gratis, setiap kali kontrol tak cukup hanya belasan ribu karena memang jarak lumayan jauh. Bahkan dia harus bermalam di rumah sakit hanya untuk menunggu obat dari dokter dikarenakan antri lama dan obat khusus. Terkadang juga ada bantuan dari tetangga untuk transportasi Bu Napsiyah ke RSUD setiap pekan, bantuan tak banyak dan habis untuk sekali atau dua kali kontrol saja. Pernah menerima bantuan dari pemerintah desa berupa PKH dan lagi-lagi habis untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan anaknya. Perlu perjuangan keras bagi Bu Napsiyah untuk menutup kebutuhan sekeluarga selain dari bantuan dari tetangga sekitar. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Napsiyah dengan membawakan titipan dari sedekaholic yang telah berdonasi di Sedekah Rombongan. Santunan disampaikan untuk biaya kebutuhan sehari-hari dan biaya transportasi terapi pengobatan. Semoga dapat bermanfaat dan Bu Napsiyah mendapatkan kesehatan serta beraktivitas seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 20 Mei 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko, Wahyu Anggoro

Bu Napsiah menderita tumor syaraf


BANDEL PURWOKO (37,patah kaki). Alamat : Dusun Karanganyar RT 02 RW 05, Desa Tegowanuh, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Suami dari seorang istri yang bernama Pujiyati(33,petani) ,memiliki seorang anak yang masih sekolah kelas 6 SD. Bandel adalah petani yang juga bekerja serabutan ikut tenaga bongkar muat batubata. Bandel mengalami musibah kecelakaan tunggal sebuah truk pada saat ikut bongkar muat batu bata di daerah Bejen sehingga mengalami patah pada kedua kakinya dan luka2 di sekujur tubuhnya,karena saat itu sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga truk terguling dan semua tenaga bongkar muat yang ada di bak truk belakang mengalami luka parah sampai meninggal dunia. Alhamdulillah Bandel masih bisa selamat dari kecelakaan tersebut.Akhirnya dibawa ke RSUD Temanggung untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Sampai saat ini Bandel masih menjalani kontrol sebulan sekali ke RSUD Temanggung. Bandel selaku kepala keluarga selama mengalami patah kaki tidak bekerja dan sang istri harus merawatnya, maka untuk kontrol dan transportasi mereka terkendala biaya, sehingga kadang harus mencari pinjaman dan menunggu uluran tangan dari saudara dan tetangga. Alhamdulillah Sedekah Rombongan mengetahui dan bisa bersilaturahmi ke rumah Bandel untuk menyampaikan bantuan dari sedekaholic guna biaya transport dan kontrol ke rumah sakit. Keluarga Bandel sangat berterimakasih atas bantuan yang diterimanya,dan mendoakan kepada sedekaholic selalu diberikan rezeki yang melimpah.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000
Tanggal : 21 Mei 2018
Kurir : @fathurrozaq82,Swastiko,Rita Cahyaningsih

Pak Bandel engalami patah kaki


FINA IDAM AT USSILMI BINTI (4,gangguan syaraf otak). Alamat Dusun Pongangan RT 04 RW 05,Desa Tegowanuh, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Anak dari bapak Junaedi (45,buruh tani) dan ibu Umima’bad (44,ibu rumah tangga). Sejak dilahirkan Fina mengalami koma selama 9 hari dan dirawat 35 hari karena saat kehamilan ibunya mengalami keracunan obat, karena tidak biasa menelan makanan dan minuman Fina harus diselang untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya dari umur 1 hari sampai 4 bulan. Tidak hanya itu, Fina juga tidak bisa melihat dan mendengar dan menangis,hal ini disebabkan karena pada saat kelahirannya ada tindakan vacum yang mengakibatkan syaraf otak terganggu. Hal ini sudah dikonsultasikan ke beberapa dokter spesialis tapi hasilnya belum ada perkembangan, akhirnya orang tua Fina membawanya berobat alternatif/ terapi, Alhamdulillah Fina sudah bisa menangis saat berumur 5 bulan.Pada umur 10 bulan Fina mengalami demam tinggi dan harus kembali dirawat di ICU selama 24 hari ,tapi alangkah malangnya Fina mengalami kelumpuhan sehingga tubuhnya menjadi kaku dan tidak bisa digerakkan. Selama perawatan di RS Fina masih lumpuh dan dibawa pulang karena orangtua sudah tidak sanggup melihat Fina dirawat di RS dengan peralatan yang menurut mereka mengerikan. Akhirnya mereka memilih untuk melanjutkan berobat di pengobatan Alternatif/ terapi. Alhamdulillah ada kemajuan,kesehatan Fina membaik dan beberapa bagian tubuh sudah mulai bisa digerakkan walaupun tidak maksimal. Pengobatan ini berlanjut terus sampai sekarang sehingga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Karena pak Junaedi hanya seorang buruh tani biasa,maka mereka terkendala masalah biaya pengobatan dan transport sehingga pengobatan sementara terhenti. Alhamdulillah ada info dari beberapa orang tentang kesulitan keluarga Fina ini sehingga kurir Sedekah Rombongan bisa menuju ke rumah Fina untuk menyalurkan bantuan dari sedekaholic agar bisa digunakan untuk biaya berobat dan transport secepatnya. Keluarga Fina mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan dari Sedekah Rombongan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 21 Mei 2018
Kurir: @fathurrozaq82,Swastiko,Rita Cahyaningsih

Fina mengalami gangguan syaraf otak


KASWATI BINTI SAHRI (64,Intra-abdominal and pelvic swelling, massand lump). Alamat : Dusun Muncar Gumuk RT 01 RW 03 Desa Muncar, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, Propinsi Jawa Tengah. Bu kaswati biasa dipanggil adalah seorang petani serabutan dan mempunyai anak bernama Sukarman dan mereka hanya hidup berempat bersama istri pak Sukarman dan cucunya. Sejak satu tahun yang lalu, bu Kaswati awalnya merasakan sakit perut setelah diperiksakan ke dokter ternyata ditemukan benjolan di dalam perut, karena tidak kunjung sembuh, hingga akhirnya di rawat di RSUD Temanggung dengan waktu cukup lama. disaat sakitnya bu Kaswati merasakan sangat sesak nafas. Terakhir seminggu yang lalu di rawat di RSK Ngesti waluyo namun pihak rumah sakit menyarankan untuk segera dirujuk ke RSUP Kariyadi Semarang. Karena kondisi finansial tidak ada, keluarga membawa pulang bu Kaswati untuk dirawat di rumah. Selama pengobatan ini biaya ditanggung BPJS Kesehatan yang dimilikinya. Saat ini, untuk kelangsungan hidup bu Kaswati dibantu oleh anak-anaknya yang bekerja sebagai Petani. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan bisa silahturohmi ke keluarga bu Kaswati untuk menyalurkan bantuan dari Sedekaholic guna biaya transport dan akomodasi ke RSUP Kariyadi Semarang. Keluarga bu Kawati sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Mei 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko, @M_Ilyam17

Bu Kaswati mendeeita ,Intra-abdominal and pelvic swelling, massand lump


NAJWA ZASKIA (6, Leukimia). Alamat : Dusun Sembir RT 2/2, Desa Pagergunung, Kec. Wonoboyo, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Najwa adalah anak kedua yang terlahir dari pasangan Judiyanto (34, buruh tani) dan Jumiyati (36, Ibu rumah tangga). Derita Najwa sudah sejak sekitar 1 tahun yang lalu, dimana saat itu mengalami kejang kejang dan disertai dengan lemas. Orang tuanya segera membawa ke RSUD Temanggung, namun angsung diberikan Rujukan ke RS Sarjito Yogyakarta untuk penanganan lebih intensif . setelah dilakukan pemeriksaan laborat dan lain sebagainya diketahui Najwa mengalami Leukimia sehingga diwajibkan untuk iut terapi sterilisasi selama beberapa pekan sesuai paket kemoterapinya.setelah menjalani kemoterapi secara rutin Dokter memperolehkan untuk pulang dan harus kontrol rutin setiap minggunya serta mengkonsumi obat secara rutin.sekitar 1 bulan yang lalu kondisi Najwa mengalami drop dan segera dibawa ke RS Sarjito lagi dan harus dilakukan kemoterapi lagi selam 17 minggu. Kedua orang tuanya sangat berat baik dari mental dan finansial mengingat hanya sebagi buruh tani dan masih harus memikirkan anak pertamanya yang masih harus sekolah. Saat ini kondisi Najwa masih berada di RS Sarjito dan mendapatkan tempat yang steril dari siapapun. Keluarga hanya bisa pasrah dan berdoa yang terbaik bagi Najwa. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat menjenguk di RS Sarjito meskipun tidak diperkenankan untuk masuk , namun bantuan dari para Sedekahholics ini diterimakan oleh Ayahnya dimana bantuan ini dipergunakan untuk biaya berobat dan akomodasi selam di RS Sarjito. Keluarga mengucapkan terimakasih dan meminta doa supaya Najwa segera diberikan kesembuhan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Mei 2018
Kurir : @fathurrozaq82, Swastiko,

Najwa mengalami Leukimia


SUMI BINTI PUJO ( 52, Liver dan Gangguan pernafasan). Alamat : Desa Bagusan RtT 2/1, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Bu Sumi adalah seorang yang bersuamikan Pak Sucipto ( 61, petani) dan mempunyai 3 orang anak yang sudah berumah tangga sendiri sendiri. Derita ini dimulai sekitar 6 bulan yang lalu, diwali dengan sesak nafas pada setiap malamnya serta sering muntah dan sakit dibagian perutnya. Suami dan anaknya membawa ke RSUD Temanggung dan dilakukan oname selama hampir 10 hari. Dari hasilnya Dokter memberikan kesimulan jika Bu Sumi mengalami Liver serta gangguan pernafasan sehingga diharuskan untuk kontrol secara rutin dan diperbanyak untuk istirahat. Selama kurun waktu 6 bulan ini sudah beberapa kali keluar masuk RSUD Temanggung dikarenakan kondisi yang naik turun. Kondisi saat ini masih lemas dan hanya bisa tidur dan hanya bisa di dalam rumah saja sambil setiap minggunya harus kontrol. Suami dan anaknya merasa sangat berat untuk biayanya , meskipun pengobatannya menggunakan Jaminan Kesehatan KIS PBI JKN dari pemerintah , namun untuk biaya transportasinya sangatlah besar sehingga kadang keluarganya tidak bisa secara rutin untuk mengantar kontrol ke RSUD Temanggung. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahmi ke rumah beliau untuk menyampaikan amanah dari Sedekahholics dimana bantuan ini digunakan untuk biaya transportasi untuk kontrol ke RSUD Temanggung. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan berharap semoga Bu Sumi segera diberikan kesembuhan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Mei 2018
Kurir : @fathurrozaq82, Swastiko,

Bu Sumi mengalami Liver serta gangguan pernafasan


MARDIYAH BINTI TARMUJI ( 55, Liver). Alamat : Desa Bagusan RtT 4/2, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Bu mardiyah adalah istri dari Pak Nursiman (58, Buruh Tani) dan mempunyai 2 orang anak yang kesemuanya sudah berumah tangga sendiri sendiri. Awal derita Bu Mar begitau sapaannya adalah sekitar 1 tahun yang lalu, diawali sakit di bagian perut dan sering muntah muntah. Mengetahui hal tersebut suaminya segera memawa ke Puskesmas setempat, namun dari Puskesmas diberikan Rujukan ke RSUD Temanggung untuk penanganan yang lebih intensif. Sempat dirawat selama 1 minggu Bu mar diperbolehkan pulang dan masih harus melakukan kontrol secara rutin. Dokter juga menyarankan agar mengatur pola makan dan teratur dalam beristirahat. Sampai saat ini setiap minggu masih harus kontrol ke RSUD Temanggung. Disini kendala muncul dimana masalah ekonomi. Meskipun untuk berobat menggunakan Jaminan Kesehatan KIS PBI JKN, namun untuk biaya Transportasinya sangatlah besar mengingat suamiya hanya sebagi buruh dengan penghasilan tidak menentu serta anak anaknya juga sudah mempunyai tanggungan sendiri sendiri. Bu Mar hanya bisa pasrah akan keadaan ini. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan dapat menyampaikan amanah dari para Sedekahholics dimana bantuan tersebut digunakan untuk biaya transportasi dan akomodasi untuk kontrol di RSUD Temanggung. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bentuan ini dan meminta doanya agar Bu Mar segera diberikan kesembuhan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Mei 2018
Kurir : @fathurrozaq82, Swastiko,

Bu Mar menderita liver


MARYAM BINTI WIRO JUMADI (67, Santunan Duafa). Alamat : Dusun Klumpit RT 4/6, Desa Nampirejo, Kec. Temanggung, Kab. Temanggung Prov. Jawa Tengah. Mbok Yam begitu dikenal adalah seorang janda dan tidak mempunyai anak. Beliau hidup disebuah rumah petakan kecil dimana rumahnya baru setahun ini mendapat bantuan program RTLH dari Pemerintah. Keseharian Mbok Yam adalah sebagai buruh tani, namun sudah beberapa bulan ini sudah tidak bisa bekerja lagi dikarenakan mengalami sakit di kakinya sehingga untuk berjalan menggunakan bantuan tongkat. Beberapa orang yang bersimpati sempat membawa Mbok Yam periksa ke Puskesmas setempat dan diberikan obat dari Puskesmas. Alhamdulillah untuk berobatnya Mbok Yam sudah mempunyai Jaminan Kesehatan KIS PBI JKN dari pemerintah. Kehidupannya sekarang hanya dihabiskan untuk sekedar menyapu rumahnya meskipun sangat pelan pelan, untuk makannya hanya berharap ada tetangga dan yang lainnya yang sudi untuk memberikan makanan. Alhamdulillah sore itu Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahmi dan mendengarkan keluh kesah beliau, dan memberikan bantuan dari Sedekahholics dimana bantuan ini digunakan untuk biaya sehari hari dan membeli sembako. Mbok Yam tak henti hentinya menangis sambil mengucap syukur dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Sedekah Rombongan atas bantuan yang diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,
Tanggal : 24 Mei 2018
Kurir : @fathurrozaq82,swastiko

Bantuan tunai


KUNTIYO SAWITRI (30 Amputasi kaki). Alamat : Dusun Campurejo Rt 03/07, Desa Geblok, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Kuntiyo adalah anak pertama dari 2 bersaudara, dan saat ini tinggal bersama orang tuannya. Kuntiyo bekerja di konter HP milik saudarannya di daerah Tepusen Kaloran, orang tuannya yang bekerja sebagai buruh tani. Selama Mas Kuntiyo sawitri ini sakit sudah tidak lagi membantu orang tuannya untuk menambah pendapatan keluarga dan semua kebutuhan Kuntiyo pun yang memenuhi kebutuhannya. Setelah kuntiyo sakit Diabetesmilitus hingga akhirnya di amputasi kaki kanannya semenjak tahun 2008 hingga saat ini, tak lagi bisa berjalan seperti yang lainnya di kerenakan kakinya telah di amputasi, ia hanya bisa bergerak dengan 1 kaki bahkan ketika ia merasaa lelah dengan pijakan 1 kakinya , kuntiyo melilih untuk merangkak. Selama beberapa tahun Kuntiyo menjadi minder karena ada keterbatasan didalam dirinya. Kuntiyo berharap mempunyai kaki palsu yang bisa digunakan membantunya berjalan dan beraktifitas lagi, namun lagi lagi kondisi biaya yang sangat besar yang membuat harapannya pupus. Alhamdulillah Sdekah Rombongan siang ini bisa bersilaturohmi dan memberikan bantuan dari sedekaholic,guna untuk biaya pembelian kaki palsu. Kuntiyo sangat senang dan mengucapkan terimakasih atas bantuan ini. Dia berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan ia bisa segera bekerja kembali seperti sedia kala.

Jumlah bantuan :1.500.000
Tanggal : 21 mei 2018
Kurir :@fathurrozaq82,Swastiko,Nasikin

Pak Kuntiyo sakit Diabetesmilitus hingga akhirnya di amputasi kaki kanannya


WIJI BINTI ATMO PIKIR ( 88, benjolan di punggung ), Alamat : Dusun carikan RT 08/ 01 Desa Kedu Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung , Propinsi Jawa Tengah. Wiji adalah seorang ibu rumah tangga yg mempunyai 4 orang anak yg kesemuanya sudah berumah tangga dan tinggal jauh dari nya. Tidak ada pekerjaan yg berarti yang bisa mbah wiji lakukan untuk menghidupi dirinya sendiri, hanya memcari kayu bakar yang nanti untuk menanak nasi, untuk lauknya biasanya diberi oleh beberapa tetangga. Tahun 2012 mulai muncul gangguang kesehatan pada Mbah Wiji, awalnya muncul benjolan kecil dipunggung lama kelamaan semakin membesar, karena tidak ada biaya dan tidak mempunyai kartu Jamkesmas Mbah Wiji tidak berani memeriksakan keluhannya ke Puskesmas maupun ke RSUD Temanggung. Hari demi hari benjolan itu sudah semakin membesar sehingga oleh saudaranya dibawa ke RSUD Temanggung , Setelah dilakukan pemeriksaan Dokter memberika beberapa obat yang harus diminum secara rutin. Namun untuk membeli dan membayar obat tersebut beliau tidak mempunyai biaya mengingat sudah tidak bisa bekerja dan hanya cukup untuk kebutuhan sehari harinya saja. Alhamdulillah sore ini Sedekah Rombongan bisa bersilaturahim ke rumah beliau, dan menyampaikan bantuan dari sedekaholic guna untuk biaya berobat ke RSUD Temanggung dan untuk biaya sehari hari, Mbah Wiji sangat berterimakasih atas bantuan yg telah diberikan. Semoga segera diberikan jalan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 26 mei 2018
Kurir : @fathurrozaq82, swastiko, ika widyasari

Mbah wiji menderita benjolan di punggung


MUJIYEM BINTI JUMADI( 57,Dhuafa). Alamat: Dusun Muncar Lor RT 02 Rw 02, Desa Muncar Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Mujiyem adalah seorang ibu rumah tangga yang baru saja ditinggal meninggal anaknya dan Bu Mujiyem lama menjanda setelah ditinggal suami. Kondisi inilah yang membuat Beliau harus mencari nafkah sendiri dengan menjadi buruh tani dengan upah yang tidak menentu, terkadang bu Mujiyem bekerja mencuci pakean tetangga-tetangga untuk menutupi kebutuhan sehari hari. Kehidupan Bu Mujiyem sangatlah berat disamping harus mencari nafkah juga harus mencari uag untuk sekolah kedua anaknya yang masih duduk dibangku sekolah menengah. Terkadang rasa sakit di kakinya tidak dirasakan mengingat jika ia tidak bekerja maka beliau dan anak anaknya tidak makan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim di rumah kecilnya dan memberikan santunan dimana santunan ini digunakan untuk biaya sehari hari . Bu Mujiyem tampak menangis saat Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim . Tak lupa beliau mengucapkan terimakasih kepada Sedekah Rombongan dan berdoa semoga para Sedekahholics diberikan umur panjang dan rizki yang melimpah.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tangal : 24 Mei 2018
Kurir :@ Fathurrozaq82,Swastiko,Hajar Kurniawan.

Bantuan tunai


KARTINI BINTI SUMARDI (64, Stroke). Alamat: Dusun Muncar Gumuk RT 01 RW 03 Desa Muncar, Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Kartini adalah seorang ibu rumah tangga yang mempunyai enam anak yang sudah berumah tangga sendiri sendiri,dan Bu Kartini hanya berdua dengan suaminya, setiap harinya Bu Kartini membantu suaminya bekerja di sawah sebagai buruh petani Selama Bu Kartini sakit maka suaminya lah yang selama ini menggantikan tugas tugas mengurus rumah tangga. Derita Stroke ini sudah sejak bulan Agustus 2009 Sejak saat itu Bu Kartini tidak lagi mampu untuk berjalan dengan topangan dua kakinya dan keduannya tidak bisa digerakan Bahkan hingga saat ini kedua kakinya mengalami kelumpuhan. Ia hanya terbaring lemas ditempat tidur dan tidak bisa kemana-mana, lebih memprihatinkan lagi keluarganya tidak mampu membiayai berobat ke Puskesmas dan beli pempes, terkadang ada tetangga yang membantu. Kondisi inilah yan membuat suaminya da Bu artini pasrah akan keadaan . Alhamdulillah Sedekah Rombongan siang itu bisa bersilahturohmi dan memberikan bantuan dari sedekaholic guna untuk biaya kebutuhan sehari hari dan membeli pempes, Keluarga bu Kartini sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan dan berharap agar segera diberikan kesembuhan seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 24 Mei 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko,Hajar Kurniawan

Bu Kartini menderita stroke


WALDI BIN SUNARTO ( 54, Patah tulang ). Alamat: Desa Tlogowero Rt. 02 Rw. 01 Kec. Bansari Kab. Temanggung Prov. Jawa Tengah. Bapak Waldi adalah seorang kepala keluarga yg mempunyai dua anak. Bapak waldi yang aktivitas sehari-hari hanya sebagai seorang buruh tani di ladang milik tetangganya. Kadang juga ditemani istrinya( Turiyah 41 th) itu aja kalau pas hari minggu atau hari libur lainya.karena istri bapak waldi setelah selesai pekerjaan dapor juga harus mengantar putranya yang sekolah karena masih kecil. Bapak waldi seorang pekerja yang sangat tekun. Setiap pukul setengah tujuh pagi beliau sudah bergegas berangkat kerja ke ladang milik tetangganya. Karena beliau sebagai tulang punggung keluarga dan harus menghidupi istri dan kedua anaknya. Patah tulang dibagian lambung yang di alami bapak waldi akibat kecelakaan waktu sedang bekerja. Bapak Waldi terjatuh dari atas tebing dengan ketinggian kurang kebih 25 meter. Saat itu bapak waldi sedang bekerja di ladang milik tetangga. Saat sedang bekerja beliau mengalami kecelakaan terjatuh dari atas tebing sehingga tulang lambungnya patah karena terjadi benturan yang sangat keras. Saat itu juga beliau sempat dilarikan ke RSK Ngesti Waluyo Parakan sempat di rawat selama dua hari. Di karenakan dari pihak rumah sakit tidak bisa menangani beliau langsung dibawa ke RS Purwokerto dan di rawat selama sembilan hari disana dan kondisinya berangsur angsur membaik dan diberikan rujukan ke RSUD Temanggung untuk perawatan selanjutnya. Namun kontrol rutin terkadang tidak dilakukan mengingat kondisi ekonomi yag tidak ada. Saat Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahmi Kondisi beliau masih belum pulih dan hanya bisa berbaring ditempat tidur. Kurir Sedekah Rombongan pun menyampaikan amanah dari para sedekahholics yang digunakan untuk biaya kontrol dan berobat ke RSUD Temanggung. Keluarga sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan semoga segera mendapatkan jaan kesembuhan.

Jumlah bantuan: Rp. 1.500.000,-
Tanggal: 21 Mei 2018
Kurir: @Fathurrozaq82, Swastiko, Basyir

Pak Waldi menderita patah tulang


ASYHURI BIN AMAT ( 76, Stroke) Alamat: Tambahrejo Rt 02 Rw 03 Deas. Bansari Kec. Bansari Kab. Temanggung Prov. Jawa Tengah. Pak Ashuri adalah seorang kepala keluarga dengan di dampingi istri ( Pawit ,59) . sebelumnya Pak Asyhuri setiap harinya hanya pekerja serabutan karena tidak mempunyai ladang Pak Asyhuri dikaruniai tiga anak satu laki laki dua perempuan dan sudah berkeluarga sendiri sendiri. Derita beiau dimulai sekitar 2 tahun yang lalu saat itu beiau mengalami tekanan darah yang sangat tinggi sehingga membuat aki dan tangannya sulit untuk digerakkan. Keluarga segera membawanya ke RSUD Temanggung berbekal Jaminan Kesehtan yag dimilikinya. Sempat dirawat selama 1 minggu , Dokter yang menangani mengatakan jika Pak Asyhuri mengalami Stroke dan dianjurkan untuk terapi setiap minggunya. Awalnya terapi rutin pun dilakukan dan beliau mengalami beberapa erkembangan yang sangat bagus. Namun mengingat beliau adalah tulah punggung keluarga dan an anknya uga sudah mempunyai taggungan sendiri mak untuk berobat dan terapi tidak lagi dilakukan secara rutin. Alhamdulilah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahmi dan menitipkan amanah dari para Sedekahholics dimana santunan itu digunakan untuk biaya berobat dan terapi rutin ke RSUD Temanggung. Keluarga sangat terharu dan berterimakasih dan berharap semoga Pak Asyhuri segera mendapatkan kesembuhan.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 19 Mei 2018
Kurir: : @Fathurrozaq82, Swastiko, Basyir

Pak Asyhuri mengalami Stroke


SALSABILA FAHDA (0,4, CETV) Alamat Dusun Limbangan RT07 RW02, Kelurahan Mudal, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Salsa begitulah orang tuanya biasa memanggil, mengalami gangguan kesehatan pada kakinya sejak lahir. Telapak kaki sebelah kiri Salsa mengalami pembengkokan atau dalam istilah kesehatanya disebut CETV dan bisa berakibat kaki menjadi pincang jika digunakan untuk berjalan. Beruntung dokter RSUD Wonosobo yang menangani Salsa tanggap dan segera memasang gib pada kaki kikri Salsa dan merujuk ke Rumah Sakit Ortophaedi dr. Soeharso Solo untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut. Orang tua Salsa, Ngahadi (35) dan Kholifah (31) shok mendengar informasi dari dokter tentang anaknya yang mengalami kelainan pada kakinya. Ngahadi yang sehari-hari berjualan siomay, merasa berat jika harus membawa anaknya ke Solo. Biaya kelahiran anaknya saja sudah sangat berat, apalagi jika harus di tambah dengan biaya di Rumah Sakit Soeharso Solo. Demi meringankan biaya perawatan anaknya di rumah sakit rujukan, Ngahadi terpaksa mendaftar BPJS Mandiri kelas III untu Salsa, agar biaya perwatanya lebih ringan. Ngahadi bermaksud ke Dinas Sosial untuk memohonkan anaknya masuk dalam kepesertaan KIS PBI (Penerima Bantuan Iuran) dari pemerintah,supaya tiap bulan tidak mengiur BPJS Mandiri. Hanya saja, untuk transportasi ke Solo yang dirasakan berat oleh Ngahadi dan istrinya, karena untuk ke Solo tidak cukup sekali saja. Beruntung #Sedekah Rombongan mengetahui permasalahan tersebut dan memberikan bantuan kepada keluarga Ngahadi untuk transport pengobatan Salsa ke RS dr. Soeharso Solo. Ngahadi bersujud tanda bersukur menerima bantuan dari #Sedekah Rombongan,sehingga anaknya bisa segera di bawa ke Rumah Sakit dr. Soeharso Solo agar tertangani secepatnya. Ngahadi hanya bisa mengirim doa kepada para donatur #Sedekah Rombongan supaya diberikan rizki yang berlimpah untuk membantu masarakat yang membutuhkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Mei 2018
Kurir : @fathurrozaq89,swastiko,Tri.P

Salsa mengalami gangguan kesehatan pada kakinya


SURKINO BIN SURDI (38, TUMOR KELENJAR LIMFE). Alamat : Dusun Panggrungan RT03 RW05, Kelurahan Andonsilu, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Prov Jateng. Derita Surkino berawal ketika dia terjatuh dari sepeda motor yang di naikinya. Luka parah akibat kecelakaan yg dialami Surkino pada mukanya, mengharuskan Surkino untuk naik ke meja operasi di RSUD Setjonegoro Wonosobo, Jateng. Muka Surkino yg hancur karena ada beberapa tulang yang patah, berhasil di selamatkan oleh tim dokter bedah RSUD Setjonegoro, melalui tindakan medis yang cepat. Muka Surkino yang tadinya tidak berbentuk, kini sudah terlihat sempurna lagi. 2 Bulan setelah pulang dari rumah sakit, Surkino masih merasakan rasa sakit pada bagian bawah matanya. Bagian bawah mata kanan Surkino yang ada bekas jahitan operasi, tertarik kebawah sehingga mata Surkino tidak bisa menutup sempurna jika dipejamkan. Bagian bawah mata harus selalu di pegang dengan jari tangan agar tidak terasa sakit. Keluarga membawa Surkino ke RSUD Wonosobo lagi, kemudian di rujuk ke RSUD Margono Purwokerto, tetapi tidak mendapat perawatan sesuai yang di harapkan. Keluarga Surkino masih belum patah semangat untuk kesembuhan anaknya. Surkino di periksakan lagi ke RS PKU Wonosobo, hasilnya dinyatakan ada dugaan Tumor pada kelenjar limfe nya dan Surkino di sarankan untuk dibawa ke RSUP Sardjito Jogja, supaya mendapat tindakan medis yang lebih baik lagi. Surdi (60) dan Sarmi (51) orang tua Surkino hanya bisa pasrah dan berdoa supaya ada orang yang bisa membantu dirinya demi kesembuhan anaknya. Hasil dari pekerjaanya sebagai buruh tani, tidak cukup untuk biaya perjalanan ke RS Sarjito Jogja, karena sudah habis untuk perjalanan ke Purwokerto dan biaya selama anaknya dirawat di rumah sakit. Bersama perangkat desa Andonsili, tim Sedekah Rombongan mengunjungi keluarga Surkino untuk memberikan bantuan dari Sedekaholic guna kelancaran pengobatan Surkino ke RSUP Sardjito Jogja. Surdi dan Sarmi sangat berterima kasih kepada para donatur Sedekah Rombongan yang sudah memperhatikan nasib anaknya. Semoga para donatur Sedekah Rombongan selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT untuk selalu membantu keluarga yang kurang beruntung.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Mei 2018
Kurir : @fathurrozq89,swastiko,Tri.P

Pak Sukirno menderita tumor pada kelenjar limfe


SUYITNO BIN ALI MASKUR (59, Santunan Dhuafa) Alamat : Dusun Ngadisari RT02 RW04 Kelurahan Kalikajar, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Suyitno mempunyai 3 orang anak yang semuanya perempuan dan ketiganya mengalami keterbelakangan mental, sehingga ketiga anaknya masih harus selalu di jaga dan di tunggui walaupun sudah beranjak dewasa. Keperluan sehari-hari ketiga anaknya harus di bantu dan disiapkan oleh Suyitno. Semula Suyitno masih bisa bekerja sebagai buruh bangunan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Namun sekarang Suyitno hanya bisa pasrah menjaga anaknya dirumah dan tidak bisa bekerja, hanya mengandalkan belas kasih dari saudara dan tetangga dekatnya. Hal ini terjadi sejak 3 bulan yang lalu, setelah istri Suyitno meninggal dunia karena sakit. Semula istri Suyitno lah yang menjaga ketiga anaknya dirumah ketika Suyitno bekerja. Mereka masih bisa memenuhi kebutuhan hidupnya walaupun serba pas-pasan. Namun sekarang kondisi keluarga tersebut sangat memprihatinkan, karena Suyitno tidak bisa keluar rumah lagi untuk bekerja mencari nafkah. Suyitno harus selalu dirumah untuk merawat dan melayani anak-anaknya yang sudah beranjak deasa tetapi mempunyai tingkah polah seperti anak kecil, sehingga sangat tidak memungkinkan bagi Suyitno untuk meninggalkan anak-anaknya karena akan sangat berbahaya jika anak-anaknya ditinggalkan sendirian dirumah. Suyitno hanya bisa berharap agar saudara dan tetangganya selalu berbaik hati supaya anak-anaknya tidak kelaparan karena tidak ada makanan. Alhamdulillah Sedekah Rombongan mengetahui kondisi tersebut dan memberikan bantuan dari Sedekah holic untuk kebutuhan sehari-hari. Suyitno sangat senang dan berterima kasih kepada Sedekah Rombongan yang sudah memperhatikan kehidupanya. Suyitno berpesan kepada Sedekah Rombongan agar tetap istiqomah membantu masarakat miskin kurang mampu agar bisa meringankan beban hidupnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Mei 2018
Kurir : @fathurrozaq82,swastiko,Tri.P

Bantuan tunai


NARTI BINTI DIMEJO NGADUL (21, TB Paru ). Alamat : Dusun Krajan RT 1/3 Ds Ngabeyan, Kec.Candiroto, Kab.Temanggung, Prov. Jateng. Adik Narti menderita TB Paru sejak 5 Bulan lalu. Awalnya dirasakan sering batuk, mengetahui hal tersebut orang tuanya membawa periksa ke Puskesmas setempat dan diberikan obat. Namun, kondisinya tidak kunjung sembuh dan dibawa kembali ke Puskesmas dan disarankan untuk ke RSUD Temanggung untuk tindakan lebih lanjut. Berbekal Jaminan Kesehatan KIS PBI JKN orang tuanya membawa ke RSUD Temanggung. Setelah mendapat perawatan Dokter yang menangani mengatakan jika Dik Narti mengaami TB Paru dan harus mendapatkan perawatan khusus. Dokter menyarankan untuk rutin mengkonsumsi obat dan kontrol ke RSUD Temanggung. Dia tinggal di rumah berukuran 2 x 4 m2 disebuah perkampungan dan dekat selokan air bersama ibunda tercinta. Rumahnya jauh dari kata layak. Tak ada ventilasi maupun cahaya masuk kerumah. Kondisi iniah yang membuat orang tuanya tidak bisa rutin kontrol ke RSUD Temanggung apalagi kondisi Dik Narti sekarang hanya bsa tidur dengan kondisi yang masih lemas. Alhamdulillah Sedekah Rombongan bisa bersilaturahim dan memberikan santunan dari para Sedekahhholics dimana santunan itu digunakan untuk biaya trasnportasi kontrol ke RSUD Temanggung. Keluarga bersyukur dan mengucapkan terimakasih atas bantuan ini semoga dapat bermanfaat dan semoga menjadi jalan kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 26 Mei 2018
Kurir @fathurrozq89, swastiko @mahendrayudhia

Adik Narti menderita TB Paru


MARMINAH BINTI HARJO WINARNO ( 66, Stroke). Alamat : Dusun Nglarangan, RT 01 Rw 03 Desa Soborejo, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Mbah Minah adalah seorang lansia yang bersuamikan Mbah Atmo (69). Keduanya menempati sebuah rumah yang sangat sederhana. Anaknya sudah berumah tangga sendiri dan tidak serumah dengan beliau. Derita Mbah Minah itu sudah terjadi sejak 8 tahun yang lalu. Awalnya dirasakan nyeri di seluruh kakinya. Namun keadaan itu tidak digubrisnya dan tetap digunakan untuk bekerja. Namun seja 1 tahun terakhir ini kondisi Mbah Minah sangatlah menurun. Hal ini disebabkan kaki dan tangannya sangat sulit digerakkkan. Suaminya membawa ke RSUD Temanggung dan dilakukan perawatan sehingga harus dilakukan opname. Setelah diperbolehkan pulang Mbah Minah diwajibkan kontrol dan terapi rutin setiap minggunya. Hal inilah yang membuat Mbah Minah tidak bisa melakukan kontrol karena kondisi ekonomi dan suaminya yang hanya seorang petani. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memberikan bantuan dari para Sedekahholics dimana bantuan ini digunakan untuk biaya transportasi ke RSUD Temanggung. Keluarga mersa terharu dan mengucapkan terimakasih dan berharap bantuan ini dapat bermanfaat sehingga Mbah Minah segera mendapatkan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : @fathurrozaq82,swastiko, @mahendrayudhia

Mbah Minah menderita stroke


YATIMAN BIN SAHURI ( 52, Kelenjar Getah Bening ). Alamat : Dusun Ngebong RT 02 Rw 09 Desa Pingit , Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung , Provinsi Jawa Tengah. Pak Yatiman adalah seorang Penderita Sakit Jiwa beliau hidup numpang dirumah saudaranya. Dia tidak memiliki istri maupun anak. Dalam keseharian beliau hanya hidup dari belas kasih tetangga maupun saudaranya. 3 Tahun lalu pak Yatiman mengeluhkan ada sakit disekitar lehernya, untuk berobat dia memiliki BPJS sehingga keluarganya dibantu Ibu Kadus kerap mengantar cek ke RSUD Temanggung untuk periksa kesehatan terutama sakit dileher tersebut. Puncaknya 4 bulan lalu rasa sakit dileher Pak Yatiman semakin parah dan dibawa kembali ke RSUD Temanggung untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Hasil pemeriksaan diketahui ternyata beliau mengidap kelenjar getah bening. Keluarga berinisiatif untuk membawa ke RSUD Temanggung untuk dilakukan operasi .Permasalahan muncul ketika Pak Yatiman harus sering melakukan cek kesehatan ke RSUD Temanggung yaitu kendala biaya untuk berobat dan biaya transportasi dan akomodasinya serta membeli obat untuk meredakan rasa nyerinya. Keluarga akhirnya hanya bisa pasrah sambil terus berusaha agar mempunyai biaya untuk membawa Pak Yatiman ke RSUD temanggung mengingat penyakitnya semakin membuat Pak Yatiman hanya bisa duduk dan tidur saja. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan bisa bersilaturahmi ke tempat Pak Yatiman, sehingga bisa menyampaikan sedekah dari Sedekaholic untuk memberikan bantuan yang bisa digunakan untuk biaya trasportasi ke RSUD Temanggung. Keluarga yang diwakili Ibu Kadus mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan , semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan semoga bisa menjadi jalan menuju kesembuhan.

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,00
Tanggal : 28 Mei 2018
Kurir: @fathurrozaq82,swastiko,@mahendrayudhia

Pak Yatiman mengidap kelenjar getah bening


MTSR MALANG (AB 9044 WK, Biaya Operasional Bulan April 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil yang dikendarai oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk beraktivitas seperti mengantar / menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang, mensurvei pasien yang akan dijadikan pasien dampingan dan bahkan menyampaikan santunan titipan yang diberikan dari Sedekaholics. Dengan nomor hotline 0818-0808-8001 yang tertera di badan mobil ambulance MTSR ini diharapkan masyarakat yang membutuhkan dapat langsung menghubungi MTSR ini. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, uang konsumsi kurir saat move, cuci ambulan, biaya pemeliharaan dan perbaikan. Bantuan bulan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1135. Semoga MTSR semakin bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi ladang amal bagi para Sedekaholics. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.676.500,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rofik @SiscaDwi

Biaya Ooperasional bulan April 2018


MTSR MALANG (N 1208 CJ, Biaya Operasional Bulan April 2018). Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobilitas kurir yang biasa disebut dengan “move” pun cepat dan padat sekali. Kebutuhan antar pasien tak jarang juga berbeda-beda, beda rumah sakitnya, beda tempat tinggalnya dan perbedaan tujuan tempat yang lain. Untuk mendukung performa mobil agar tetap dalam kondisi baik, maka bulan ini keperluan MTSR (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) yang diperlukan antara lain untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, konsumsi kurir saat move ke luar kota, cuci ambulance dan service rutin setiap bulannya. Laporan keuangan MTSR pada bulan sebelumnya telah masuk di nomor rombongan 1135. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dan ibadah yang kita lakukan dengan sebaik-baiknya pembalasan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.718.000,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rofik @SiscaDwi

Biaya Ooperasional bulan April 2018


MTSR MALANG (L 1533 MF, Operasional April 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobil luxio hitam yang dimiliki Sedekah Rombongan Malang ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, untuk survey pasien baru, menyampaikan santunan di area Malang, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lainnya. Perawatan serta kebersihan terus dilakukan oleh para kurir agar tetap bisa memberikan kenyamanan saat digunakan. Dengan adanya MTSR baru ini diharapkan lebih bisa membantu masyarakat dan pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang yang berada di Kota Kediri, Blitar dan Tulungagung. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli bahan bakar untuk kebutuhan penjemputan pasien. Bantuan untuk MTSR sebelumnya masuk rombongan nomor 1135. Semoga para Sedekaholics diberikan kelancaran untuk segala urusan yang dijalani. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.325.000,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir: @FaizFaeruz @KatinoRianto Fatir @SiscaDwi

Biaya Ooperasional bulan April 2018


RSSR MALANG (Sembako Pasien RSSR Bulan April 2018). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, seperti menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Jumlah bantuan yang tertera di bawah ini digunakan untuk membeli bahan pokok dan sekunder seperti lauk pauk, sayur-sayuran, telur, buah-buahan, kebutuhan bumbu dapur, air minum, gula, kopi, the dan bahan bakar memasak. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1135. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.567.800,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Biaya sembako pasien RSSR bulan April 2018


RSSR MALANG (Biaya Operasional RSSR Bulan April 2018). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, seperti menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Jumlah bantuan yang tertera di bawah ini digunakan untuk biaya listrik, air PDAM, obat-obatan, membeli kebutuhan ATK, membeli kresek untuk tempat sampah, sabun cuci baju, pewangi pakaian, sabun cuci piring dan pembersih lantai. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1135. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.879.252,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Biaya operasional RSSR bulan April 2018


RSSR MALANG (Pembelian Inventaris RSSR Bulan April 2018). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, selain menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Untuk melengkapi kebutuhan RSSR dalam kenyamanan istirahat untuk pasien dampingan yang semakin banyak berdatangan. Kurir Sedekah Rombongan Malang pun menggunakan bantuan yang telah diberikan para Sedekaholics untuk membeli vacuum cleaner atau penyedot debu. Penyedot debu digunakan untuk membersihkan MTSR dan karpet di rumah singgah. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1135. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 788.000,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Pembelian inventaris RSSR bulan April 2018


APRILIA KUSUMA SARI (17, Gastritis Akut + Epilepsy). Alamat : Jalan Balean Barat No 47 RT 1/11, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2014 Aprilia sering merasakan mual, sakit dibagian perut, pusing dan kejang-kejang. Awalnya dibiarkan saja tetapi semakin lama semakin parah dan diperiksakan ke rumah sakit Tentara Dr. Soepraoen Malang. Setelah diperiksakan kondisi Aprilia membaik dan dokter mengharuskan untuk kontrol rutin sesuai yang telah dijadwalkan. Kondisi sekarang ini, Aprilia sering mual dan kejang. Aprilia sudah tidak lagi bersekolah karena kondisi ekonomi yang sangat terbatas. Orangtua Aprilia yaitu Bapak Pujiono (58) mencari nafkah sebagai tukang parkir dan Ibunya telah meninggal dunia sejak Aprilia masih kecil. Aprilia mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga Aprilia segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Aprilia menderita gastritis akut + epilepsy


ASIS DWI YONO (40, Kanker Laring). Alamat : Dusun Maskuning Wetan RT 04/01, Desa Maskuning Wetan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Januari 2018, Bapak Asis mengalami gejala suara serak, batuk-batuk dan sesak nafas. Semakin lama batuk semakin parah. Bapak Asis memeriksakannya di puskesmas terdekat dan dirujuk ke rumah sakit dr. Soebandi Jember. Setelah dilakukan perawatan disana, Bapak Asis dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi Bapak Asis sekarang ini, pada saluran tenggorokan dipasangi selang trakeostomi. Pada bulan ini Bapak Asis menjalankan cek laboratorium, pemeriksaan kanker, foto rongten, dilakukan teropong dan konsultasi hasil teropong. Dokter menyatakan kanker yang berada pada laring Bapak Asis adalah kanker ganas. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan USG dan CT scan. Bapak Asis bekerja sebagai pedagang sebelum beliau sakit, Istrinya Ibu Nur Aeni (31) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya dapat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sekarang kebutuhan dibantu oleh pihak keluarga. Bapak Asis mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya rawat luka, biaya suplemen, biaya transportasi, dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Semoga Bapak Asis dilancarakan pengobatannya dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 570.300,-
Tanggal : 31 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bapak Asis menderita kanker laring


ASISEH BINTI SUTIYA (48, Kanker Servik). Alamat : Dusun Banyuwuluh, RT 4/2, Desa Banyuwuluh, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Gejala awal yang dirasakan Ibu Asiseh sudah dari 1 tahun yang lalu. Beliau mengaku kalau sering mengalami pendarahan dan keputihan serta rasa nyeri dibagian alat vital beliau. Beberapa hari kemudian beliau merasa kalau kondisinya semakin lemah dan sering mual-mual. Ibu Asiseh pun akhirnya diperiksakan ke Puskesmas Wringin, Puskesmas puna akhirnya memberikan surat rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang lengkap. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya dapat mendiagnosis kalau Ibu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim. Dokter akhirnya memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, Ibu Asiseh yang pada awalnya akan direncanakan untuk sinar dirubah oleh dokter dan di rencanakan untuk kemo terapi. Pada bulan ini, Ibu Asiseh telah menjalani evaluasi hasil pemeriksaan yang telah dilakukan yaitu cek laboratorium dan hasilnya normal. Dokter menjadwalakan untuk pengobatan selanjutnya adalah papsmear setiap satu bulan sekali. Ibu Asiseh merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Adenan (47). Bapak Adenan yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang dimiliki Bapak Adenan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Asiseh memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang. Ibu Asiseh merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Asiseh, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari para Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli susu, membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit dan transportasi pulang pergi Malang-Bondowoso. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1139. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Asiseh diberikan kelancaran dan dapat lekas mendapat sembuh. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Asiseh mengalami kanker servik


ATIM BINTI JUPRI (50, Tumor Lunak Abdomen + Jantung). Alamat : Dusun Bangsri RT 014/004, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2010 Ibu Atim sudah mempunyai penyakit ini dan sudah dilakukan tindakan operasi di RSUD Kepanjen. Pada akhir tahun 2017, perut kembali membesar dan dibawa ke puskesmas terdekat lalu dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (Malang). Kondisi sekarang ini Ibu Atim sering merasa kesakitan. Pada bulan ini, Ibu Atim menjalankan kontrol ke poli jatung, kontrol ke poli penyakit dalam dan dilakukan cek fisik, dan menjalankan sedot cairan yang ada di paru-paru. Ibu Atim kesulitan untuk BAK, sesak nafas dan kondisi lemas karena perut semakin membesar akhirnya dibawa ke IGD RSSA. Setelah lebih baik, Ibu Atim dipindahkan ke ruangan dan diberikan obat untuk BAK lancar. Suami Ibu Atim yaitu Bapak Untung (50) bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Atim memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk kebutuhan Ibu Atim seperti susu, pampes, biaya transportasi dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesejatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1139. Semoga Ibu Atim dilancarkan pengobatannya dan segera diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 533.400
Tanggal : 31 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Atim menderita tumor lunak abdomen + jantung


BAYI NY. WIJI ASTUTIK (1, Biaya Melahirkan). Alamat : Jalan Pulau Mas Wringin Anom RT 4/1, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada tanggal 21 Mei 2018, Ibu Wiji telah melahirkan seorang anak perempuan secara normal di rumah sakit Prasetya Husada Malang. Setelah melahirkan kondisi bayi Ibu Wiji tiba-tiba ngedrop dengan HB yang sangat rendah dan mengalami gagal nafas. Akhirnya bayi Ibu Wiji harus mendapatkan perawatan intensif. Pihak rumah sakit pun akhirnya memberikan alat bantu berupa alat untuk pernafasan dan diletakkan di inkubator. Setelah dirawat kondisi bayi Ibu Wiji semakin membaik dan sudah bisa bernafas secara normal. Ibu Wiji dan bayinya sudah diperbolehkan untuk pulang tetapi terkendala biaya rumah sakit yang masih belum dibayarakan. Ibu Wiji tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga sangat kesulitan untuk membayar biaya rumah sakit. Ibu Wiji hanya ibu rumah tangga biasa sedangkan suaminya, Bapak Eko mencari nafkah sebagai buruh pabrik yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya rawat inap selama berada di rumah sakit dan kebutuhan lainnya selepas keluar dari rumah sakit. Semoga bayi Ibu Wiji selalu diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 10.000.000
Tanggal : 22 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bantuan untuk biaya rawat inap


BUDI HARTONO (41, Leukimia). Alamat : Dusun Jurangsapi, RT 54/18, Desa Jurangsapi, Kecamatan Yapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Bapak Budi sering mengeluh kalau sakit perut, badannya menjadi lemas dan tidak punya tenaga lagi. Pihak keluarga yang mengetahui akan hal tersebut berinisiatif membawa beliau ke RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukannya pemeriksaan, Bapak Budi akhirnya didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah. Pihak dokter menyarankan untuk merujuk Bapak Budi dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih intensif. Bulan ini Bapak Budi menjalankan kontrol rutin, cek laboratorium dan mengambil obat. Saat ini Bapak Budi tinggal bersama Istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Beliau bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan istri beliau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan dari Bapak Budi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi beliau sangat bersyukur dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III sangat membantu proses pengobatan. Akan tetapi beliau masih mengalami kendala saat akan kontrol ke Malang. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan Jember dipertemukan dengan Bapak Budi dan santunan yang diberikan kepada Bapak Budi dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, biaya BPJS dan perbaikan keadaan umum beliau. Bapak Budi dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekah Rombongan dan Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1139. Semoga Bapak Budi akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani pengobatan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bapak Budi sakit leukimia


CHAYRA FAYYOLA NADHIFA (1, Hemangioma). Alamat : Dusun Punjul RT 4/4, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Chayra memiliki benjolan pada lehernya sejak lahir. Awalnya benjolannya kecil dan semakin lama semakin membesar. Orangtua Chayra memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD Pelem Kabupaten Kediri kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi Chayra sekarang ini benjolan semakin membesar. Bulan ini Chayra menjalankan kontrol rutin dan penyuntikan injeksi. Orangtua Chayra yaitu Bapak Imam Taufik (24) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan ibu Erlina Rahayu (20) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Chayra mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Chayra, bantuan diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang, biaya supplement seperti susu dan pampes, dan kebutuhan lainnya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1139. Semoga pengobatan yang dilakukan Chayra diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 9 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Chayra menderita hemangioma


DJUMADI BIN WAGIYO (51, Hernia). Alamat : Dusun Klakah, RT 09/01, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Bapak Djumadi sudah mengidap penyakit hernia selama lima tahun terakhir. Bapak Djumadi sudah pernah menjalankan operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan setelah melakulan operasi beliau sudah menjadi lebih baik. Tetapi, pada dua tahun terakhir ini terjadi penyempitan saluran kencing dan baru sekarang memulai pemeriksaan kembali. Setelah dilakukannya pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyampaikan bahwa Bapak Djumadi harus menjalankan operasi lagi. Pada bulan Mei, Bapak Djumadi menjalankan kontrol rutin dan penggantian selang kateter. Bapak Djumadi mencari nafkah dengan cara bertani sehingga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bapak Djumadi tinggal dan dirawat oleh saudara-saudaranya. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan mereka, bantuan pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama pemeriksaan dirumah sakit dan untuk keperluan lainnya, selain itu Sedekah Rombongan memutuskan untuk mendampingi beliau selama masa pengobatan karena melihat kondisi Bapak Djumadi dan keluarga. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1139. Semoga beliau segera mendapatakan operasi dan keadaannya semakin membaik. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 31 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bapak Djumadi sudah mengidap penyakit hernia selama lima tahun


EDI SUPRAPTO (46, Ca. Nasofaring). Alamat : Jalan A. Yani, RT 01/01, Desa Dasabah, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2016 Bapak Edi merasakan sakit ditenggorokannya tetapi beliau abaikan dan tidak diperiksakan ke dokter. Setelah dua bulan berlalu rasa sakitnya semakin parah dan akhinya diperiksakan ke dokter. Selain rasa sakit di tenggorokan Bapak Edi juga mengalami penurunan pengelihatan. Dokter mengarahkan untuk memeriksakan ke dokter saraf. Pada bulan Juli 2016 Bapak Edi memeriksakan ke dokter saraf dan melalukan pengobatan sesuai anjuran dokter. Suatu hari tiba-tiba muncul benjolan kecil pada leher Bapak Edi dan semakin lama semakin membesar. Pada tahun 2017 Bapak Edi memeriksakan ke RSUD Bondowoso dan dokter mendiagnosa Ca. Nasofaring. Bapak Edi dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang lebih lengkap. Pada bulan ini Bapak Edi menjalankan jadwal kemoterapi yang ke 6, cek laboratorium dan evaluasi hasil pemeriksaan untuk tindakan pengobatan selanjutnya. Bapak Edi bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil dan istrinya, Ibu Septin (25) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Bapak Edi memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas II yang sangat membantu biya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun disampaikan untuk biaya transportasi dan juga suplemen seperti susu, peptamen. Bantuan sebelumnya telah tercacat dalam nomor rombongan 1139. Semoga Bapak Edi segera diberikan kesehatan agar dapat bekerja kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 9 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Pak Edi menderita ca. nasofaring


KUROTIN ASMA (45, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Punjul RT 4/1, Desa Punjul, Kecamatan Ploso Klaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Januari 2018 Ibu Kurotin menemukan benjolan di payudara sebelah kirinya. Ibu Kurotin memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah melakukan pemeriksaan, Ibu Kurotin didiagnosa mempunyai sakit kanker payudara. Pada bulan ini, Ibu Kurotin menjalankan cek laboratorium, kemoterapi yang ke 2, cek laboratorium dan kemoterapi yang ke 3. Suami Ibu Kurotin yaitu Bapak Samsul (51) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan Ibu Kurotin hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Kurotin mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, biaya suplemen, dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Kurotin diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 31 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Kurotin didiagnosa mempunyai sakit kanker payudara


LAILATUL MUKAROMAH (1, Hydrocephalus) Alamat : Dusun Podokaton, RT 3/11, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Lailatul adalah seorang anak yang dari sejak lahir didiagnosa mempunyai penyakit Hydrocephalus oleh dokter. Dari sejak lahir kelapa Lailatul lebih besar dari badannya sehingga rumah sakit melakukan pemeriksaan. Pengobatan yang dilakukan hanya obat jalan di RSUD Bangil setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Lavalatte Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan ini, Lalilatul menjalankan kontrol rutin untuk mengecek selang VP shunt dan hasilnya normal. Orangtua Lailatul, Bapak Mulyadi (25) mencari nafkah sebagai kuli bangunan dan Ibu Rohmania (21) yang hanya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lailatul memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri kelas III sehingga dapat meringankan biaya yang ditanggung. Kendala lain yang dirasakan kedua orangtua Lailatul yaitu biaya pengobatan, biaya transportasi dan tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka, dan kebutuhan saat berada di rumah sakit. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1139. Semoga Lailatul lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Lailatul mempunyai penyakit hydrocephalus


MAHDI BIN TUR (59, Kanker Kulit). Alamat : Dusun Wonosroyo Barat, RT 26/6, Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada 2 tahun yang lalu, Bapak Mahdi yang kala itu bekerja mengalami kecelakaan kerja. Batu yang beliau hancurkan serpihannya mengenai tahi lalat di hidung beliau. Karena tidak dirasa parah, beliau hanya mengobatinya di Puskesmas terdekat. Setelah beberapa minggu, kejadian kecelakaan kerja itu terulang kembali dan mengakibatkan luka beliau semakin parah. Karena diketahui luka beliau semakin parah, beliau pun diberika surat rujukan ke Rumah Sakit Dr. H. Koesnadi. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis beliau mengalami kanker kulit. Beliau pun akhirnya mendapatkan perawatan rawat luka pada hidung beliau. Setelah menjalani perawatan, Bapak Mahdi pun diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. Akan tetapi setelah beberapa bulan, luka beliau semakin parah, Mengetahui akan hal tersebut, keluarga pun membawa beliau ke rumah sakit lagi dan beliau pun diberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini beliau menjalankan cek laboratorium, konsultasi benjolan, pengambilan hasil laboratorium dan dilakukan seminar. Dari hasil seminar yang didapatkan, Bapak Mahdi disarankan untuk menjalankan CT Scan. Bapak Mahdi tinggal bersama istri beliau Ibu Suwarnik (54) yang setiap harinya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan Bapak Mahdi sebagai buruh menghancurkan batu memiliki penghasilan yang sangat sedikit. Jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki sangat membantu dalam biaya berobat. Akan tetapi beliau sangat terkendala akan biaya transportasi ke Malang dan kebutuhan hidup di Malang sangat tidak sedikit. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Mahdi. Bantuan pada bulan ini pun telah diberikan kepada untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, membeli obat dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1139. Semoga Bapak Mahdi lekas diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Mei 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Pak Mahdi mengalami kanker kulit

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 KHOFIFAH AULIA UTAMI 500,000
2 ABAS IMAMI 500,000
3 RIZKY ARIWIBOWO 500,000
4 ALINA MIKHAILA AHENDRA 500,000
5 SUROTO BIN SAIDI 500,000
6 ANANDA GANIEZ CALLIEZYA PUTRI SULARTO 500,000
7 SAMIDI BIN SAPARI 750,000
8 KIRANA DERMAWAN 500,000
9 SUMINI BINTI AMAD NASIR 750,000
10 MUSHOLA NURUL HUDA 2,150,000
11 KHAMAR YULIONO 1,000,000
12 RSSR MAGETAN 2,121,818
13 NAPSIYAH BINTI AKHMAD 1,000,000
14 BANDEL PURWOKO 1,000,000
15 FINA IDAM AT USSILMI BINTI 1,000,000
16 KASWATI BINTI SAHRI 500,000
17 NAJWA ZASKIA 1,000,000
18 SUMI BINTI PUJO 1,000,000
19 MARDIYAH BINTI TARMUJI 1,000,000
20 MARYAM BINTI WIRO JUMADI 500,000
21 KUNTIYO SAWITRI 1,500,000
22 WIJI BINTI ATMO PIKIR 1,000,000
23 MUJIYEM BINTI JUMADI 500,000
24 KARTINI BINTI SUMARDI 1,000,000
25 WALDI BIN SUNARTO 1,500,000
26 ASYHURI BIN AMAT 1,000,000
27 SALSABILA FAHDA 1,000,000
28 SURKINO BIN SURDI 1,000,000
29 SUYITNO BIN ALI MASKUR 500,000
30 NARTI BINTI DIMEJO NGADUL 1,000,000
31 MARMINAH BINTI HARJO WINARNO 1,000,000
32 YATIMAN BIN SAHURI 1,000,000
33 MTSR MALANG 2,676,500
34 MTSR MALANG 4,178,000
35 MTSR MALANG 2,325,000
36 RSSR MALANG 4,567,800
37 RSSR MALANG 4,879,252
38 RSSR MALANG 788,000
39 APRILIA KUSUMA SARI 500,000
40 ASIS DWI YONO 570,300
41 ASISEH BINTI SUTIYA 500,000
42 ATIM BINTI JUPRI 533,400
43 BAYI NY. WIJI ASTUTIK 10,000,000
44 BUDI HARTONO 500,000
45 CHAYRA FAYYOLA NADHIFA 500,000
46 DJUMADI BIN WAGIYO 500,000
47 EDI SUPRAPTO 500,000
48 KUROTIN ASMA 500,000
49 LAILATUL MUKAROMAH 500,000
50 MAHDI BIN TUR 500,000
Total 64,290,070

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 64,290,070,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1143 ROMBONGAN

Rp. 61,810,576,640,-