Kisah Ardy Prayogo: Patah Tulang Namun Tetap Berjuang

Diposting : 20 Januari 2020
Dilihat : 265 kali

KISAH ARDY PRAYOGO. PATAH TULANG NAMUN TETAP BERJUANG.
.
Tahun 2019 menjadi tahun penuh perjuangan bagi Ardy Prayogo (19 Tahun). Di awal tahun, ia mengalami kecelakaan lalu lintas yang tak pernah diinginkannya...
.
“Saya mengalami kecelakaan, ditabrak kendaraan pada pertengahan Januari 2019,” kata Ardy memulai ceritanya.
Saat kecelakaan, Ardy segera dibawa ke sebuah rumah sakit. Ia kemudian dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar di Purwokerto, Jawa Tengah.
.
“Kecelakaan yang saya alami terbilang cukup parah,” lanjut Ardy.
“Di rumah sakit saya menjalani banyak operasi. Operasi untuk mengeluarkan cairan yang ada di paru-paru dan lambung. Lalu operasi  rahang dan operasi patah tulang lengan dan pundak bagian kanan,” kata Ardy lagi.
.
Sebelum diperbolehkan pulang, Ardy dirawat inap selam 19 hari. Setelah itu, Ardy wajib melanjutkan pengobatannya dengan kontrol rutin. Setelah kontrol pertamanya, ternyata luka bekas operasi di lengan atas / bahu terbuka.
.
Tapi Ardy masih boleh dirawat di rumah, setiap hari dilakukan ganti perban. “Pada saat kontrol yang ke-2, dokter menjadwalkan operasi lagi. Jadi saya opname lagi, di awal Maret 2019,” ungkap Ardy.

Bukan hanya Ardy yang berjuang, tapi juga kedua orang tua dan keluarganya. Ardy berasal dari keluarga pra-sejahtera. Ayahnya, Parji (56 Tahun), bekerja sebagai buruh, dan ibunya, Maryamah (48 Tahun), ibu rumah tangga yang nyambi jualan sayur keliling.
.
Keluarga ini berasal dari sebuah desa kecil di Dusun Sokatengah, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sang ayah bekerja keras untuk memenuhi biaya perawatan dan transportasi & akomodasi berobat.

Ardy kemudian dirujuk ke RS Orthopedi yang ada di Surakarta, Jawa Tengah. Pihak keluarga merasa tidak mampu membiayai pengobatan Ardi. Sedekah Rombongan merasa beruntung dipertemukan dengan Ardy dan keluarganya melalui salah satu kurir.
.
Atas rekomendasi Ibu Tuti, Kurir Sedekah Rombongan, Ardy kemudian menjadi Pasien Dampingan Sedekah Rombongan Solo.
.
“Ardy dirujuk ke Rumah Sakit Ortopedi Dr. Soeharso karena harus menjalani tindakan lebih lanjut. Saraf yang menghubungkan tangan kanan dan leher mengalami masalah (kaku). Dan rumah sakit daerah belum bisa menangani,” kata Nisa, Kurir Sedekah Rombongan Solo yang memantau proses pengobatannya.
.
Selama berobat di Solo, Ardy tinggal sementara di RSSR. Saat berobat ia pun menggunakan fasilitas MTSR untuk berangkat atau pulang. Selama berobat di Solo, Ardy sudah menjalani opersi 2 kali di RSO Soeharso. 
.
Operasi yang pertama tanggal 18 Juli 2019. Setelah operasi, Ardy dijadwalkan terapi seminggu 3 kali. Operas kedua Tanggal 7 Januari 2020.
.
Ardy dikenal sebagai remaja yang ramah, mudah bergaul, dan rajin ibadah. Ardy tak segan ngobrol dengan Kurir SR, cerita, tukar pikiran atau pendapat.
.
Nisa menuturkan, “Bila terdengar azan, dia langsung bergegas ke masjid dekat rumah singgah, sholatnya nggak pernah lupa. Meski lengan dan tangannya kaku, dia berusaha tampil rapi, pakai sarung dan pakaian terbaik.”
.
Selama berobat di Solo, Ardy didampingi oleh ayahnya, tapi hanya saat kontrol saja. Sang ayah datang dari Kebumen naik motor, demi mendampingi buah hatinya. Selesai kontrol, sang ayah pulang kembali ke Kebumen untuk bekerja.
.
“Kalau untuk terapi rutin, Ardy sudah bisa mandiri. Kedua orang tuanya ramah, ayahnya bercerita, beliau memang “melatih” Ardy supaya mandiri,” kata Nisa.
.
Keinginan Ardy untuk segera sembuh begitu besar. Ia juga memiliki keyakinan penuh bahwa dirinya segera pulih, perjuangannya mulai menunjukkan perkembangan. Perjuangan Ardy belum berakhir, ia masih butuh dukunganmu untuk melanjutkan pengobatannya.
.
Yuk! Kita dukung Ardy supaya ia tetap kuat, pantang menyerah, dan segera sembuh dari penyakit yang dideritanya.
.
.
.
Seperti Ardy, Pasien Dampingan #SedekahRombongan lainnya masih berjuang untuk sembuh!
Yuk, dukung mereka melalui #SedekahRombongan.
.
Rekening donasi :
BCA 84655-23456
MANDIRI 137-00-111-00-118
SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45
MUAMALAT 532-000-6666
a.n. Sedekah Rombongan
.
BNI 46-9090-9097
Atas Nama Yayasan Gerakan Sedekah Rombongan