“Saya ingin segera sembuh.”
“Saya ingin melihat anak saya yang paling kecil ini sukses,” tutur Bu Turyati sembari mengelus putra terakhirnya yang berumur 11 tahun.

Bu Turyati (48 th), ibu rumah tangga asal Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah kini berjuang melawan kanker serviks yang sudah dua tahun dideritanya.


Awal Januari 2017, ia mengalami pendarahan dan langsung dibawa ke RSIA Panti Nugroho, Purbalingga oleh pihak keluarga.Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di sana, dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi memvonis terdapat sel kanker pada leher rahimnya.

Bu Turyati pun harus ikhlas dan merelakan rahimnya diangkat.Pascaoperasi, ibu empat anak ini dirujuk ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto untuk menjalani radioterapi sebanyak 28 kali.Namun, perjuangannya itu sempat terhenti karena masalah biaya dan akomodasi.

Suaminya yang berprofesi sebagai sopir kesulitan membiayai akomodasi saat berobat.Penghasilan Pak Daryanto (49 th) hanya cukup membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.

Oktober 2018, #SedekahRombongan dipertemukan dengan Ibu Turyati, sehingga beliau dapat mulai melakukan radioterapi.

“Ya, kemaren langsung lemas. Jadi masuk rawat inap lagi,” jelas beliau terkait radioterapi pertamanya.

“Tapi saya nggak mau nyerah.””Saya pasti bisa dan kuat menjalani semua ini.”.Berasal dari keluarga pra-sejahtera tak jadi alasan untuk berhenti berjuang. Ia yakin, Tuhan Maha Mendengar Doa dan Maha Mengetahui usahanya untuk sembuh.

Semoga Bu Turyati beserta keluarga diberikan kesabaran dan kemudahan dalam perjuangan melawan kanker.

Dampingi Bu Turyati dan Pasien Dampingan #SedekahRombongan lainnya #lawankanker dengan melakukan donasi langsung.

Rekening donasi:
SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45
MUAMALAT 532-000-6666
BCA 84655-23456 
MANDIRI 137-00-111-00-118
a.n. Sedekah Rombongan.

“Karena apa yang kita miliki, tak ‘kan berkurang saat kita berbagi.”