Hari ini kami persembahkan sebuah video yang bisa menjadi tamparan bagi kita (setidaknya bagi saya). Dan kali ini saya ingin berbagi dengan anda, sebuah solusi terhadap masalah apapun yang dihadapi. Baik masalah pribadi anda, keluarga anda maupun masalah negeri ini.


Indonesia Negara kaya
tapi…
masih banyak masyarakat miskin papa.
untuk sesuap nasi mereka rela mengorbankan saudaranya

Yang kaya makin kaya.
Yang miskin makin miskin.
Masalahnya bukan pada
jumlah harta, tapi pada
mindset (pola pikir).
Mindset-lah yang harus
diubah lebih dulu.

– Robert T. Kiyosaki –

Meminta tak akan menjadikan kita kaya. Tapi memberi akan memberikan manfaat besar bagi yang memberi. Diantaranya:

  • Memperpanjang Usia
  • Menolak Bala
  • Menyembuhkan penyakit
  • Mendatangkan rejeki

Melakukan suatu hal yang positif terhadap orang lain, dapat memperkuat sistem kekebaln tubuh
– Prof. Davis Mc Clelland –

Menolong orang lain dapat mengurangi rasa sakit dan stres, meningkatkan endorfin dan meningkatkan kesehatan
– Pengakuan 90% lebih dari 3.000 responden riset Allan Luks –

Michael Bloomberg, Walikota Newyork menyumbangkan US$ 254 Juta dari hartanya. Dia mengatakan: “Saya orang yang sangat percaya bahwa memberi dan selalu memberi adalah rencana keuangan terbaik”.

Chow Yun Fat, Aktor Internasional menyumbangkan 99% dari hartanya. Dia mengatakan, “Tidak ada yang lebih berilai daripada kebaikan. Uang bukanlah milik saya sendiri. Itu hanya dititipkan lewat honor yang saya terima. Saya tidak ingin memilikinya sendiri selamanya.”

Orang-orang terkaya di Amerika menyumbangkan lebih dari 50% hartanya. Dan akibatnya MEREKA MAKIN KAYA RAYA

“..datanglah Abu Bakar dengan sedekahnya (100% harta yang dia miliki). Rasulullah bertanya Apa yang engka tinggalkan untuk keluargamu? Abu bakar menjawab: Aku tinggalkan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya.”

Allah mencintai orang-orang yang suka berbagi. Dan apabila Allah sudah mencintai seseorang maka Dia akan selesaikan masalah apapun yang dihadapinya.

Dalam video diatas, anda akan menyaksikan bagaimana Nick Vujicic seorang penyandang cacat permanen, tidak punya tangan dan kaki tapi subhanallah dia mampu menjalankan segala aktifitasnya. Dia bisa berenang, berselancar, mengendarai perahu motor bahkan sepak bola.

Bagaimana dia menjalani hidupnya?

Satu rahasia besar yang dia bagikan untuk kita adalah SYUKUR. Dia tidak meminta belas kasih atas semua keterbatasannya. Dia justru berusaha memberi sesuatu. Bukan hanya pada orang disekitarnya, tapi pada dunia.

Dengan susah payah dia belajar berenang, terjun ke air, memancing, bermain golf dan aneka kegiatan lain. Untuk apa? Agar menjadi pelajaran bagi kita yang lahir sempurna bahwa ada yang bisa kita syukuri.

Dan cara terbaik untuk bersyukur adalah dengan berbagi apapun yang kita miliki dengan orang lain.