“Rasa bosan pasti ada, tapi saya kan suami bertanggung jawab. Ya, harus siap menemani istri berobat kemanapun,” tutur Pak Mono dengan bangga..

“Saya nggak mau merepotkan orang lain, termasuk anak saya yang sekarang bekerja.”.

Bapak Sutarmono (60 th) merupakan suami dari Ibu Pariyah (50 th) yang mengidap kanker payudara.Beliau selalu setia menemani sang istri berobat sejak istrinya divonis kanker pada tahun 2017 lalu.

Kondisi kanker istrinya kini telah bermetastase (menyebar) ke tulang.“Sebelum dilakukan operasi payudara, pengeroposan tulang akibat kankernya ditangani dulu sama dokter.”Dari RSUD Purworejo, kami dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito untuk diobati lebih lanjut di sana.”

Meski hari-harinya kini dihabiskan menemani istrinya di Rumah Singgah #SedekahRombongan (RSSR) dan rumah sakit, Pak Mono hampir tak pernah mengeluh.”Susah-senang pokoknya bareng,” tukas Pak Mono dengan semangat.

Walau kadang Bu Pariyah mengeluh sakit padanya, Pak Mono tetap tak terpengaruh.Raut wajah dan tutur katanya selalu menunjukkan ketegaran dan optimisme. 

“Namanya orang sakit kan nggak enak, pengen cepet sembuh.”Kita selaku pendamping harus punya jiwa kesabaran.”Sabarnya ya harus double,” tukas beliau.

Pak Mono juga sering membantu di RSSR Jogja.Dengan inisiatif sendiri, beliau tak segan mencuci MTSR yang terus #bergerak mengantar pasien.”Ya kan, ini mobil yang mengantar istri saya juga,” tuturnya disambung tawa.

#SedekahRombongan senantiasa membersamai perjuangan Pak Mono mendampingi sang istri ke gerbang kesembuhan.Bersama, kami berikhtiar memenuhi kebutuhan yang diperlukan Bu Pariyah dan Pasien Dampingan #SR lainnya.Semoga dapat menjadi jalan rezeki yang sudah ditetapkan Tuhan Sang Maha Pemberi.


Yuk, #sedekaholics kita dukung Bu Pariyah dan pejuang kanker lainnya dengan donasi langsung ke #SedekahRombongan.

Rekening donasi:SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45MUAMALAT 532-000-6666BCA 84655-23456 MANDIRI 137-00-111-00-118a.n. Sedekah Rombongan
“Saat berbagi, kita akan menyadari betapa banyak yang dapat kita syukuri.”